Nostalgia Hari Ini: Ketika Premier League Bukan Lagi “Punya” Inggris

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – 15 Agustus 2011, boleh dibilang menjadi sebuah hari bersejarah buat kompetisi strata teratas sepak bola Inggris, Premier League. Sebab, saat itu untuk kali pertama kalau kompetisi itu bukan lagi milik Inggris semata.

Hal itu setelah pada 15 Agustus 2011, Swansea City menjadi tim non-Inggris pertama yang bermain di Premier League. Hal itu setelah mereka mengunjungi markas Manchester City pada partai pembuka musim 2011-12.

Meskipun berbasis di Wales, Swansea telah bermain di sistem liga Inggris sejak didirikan pada 1912. Dari 1981 hingga 1983, mereka bermain di papan atas Inggris, mengikuti jejak sesama tim sesama Wales Cardiff City, yang menghabiskan tiga periode berbeda di Divisi Pertama, yakni 1921-29, 1952-57, dan 1960-62. Tetapi tidak ada klub dari luar Inggris yang mencapai papan atas sejak pembentukan Premier League pada 1992.

Nostalgia Hari Ini: Ketika Premier League Bukan Lagi "Punya" Inggris
City Til I Die

Namun demikian, semuanya berubah pada 2011. Kesuksesan tersebut terjadi usai Swansea menyelesaikan musim pada Divisi Championship 2010-11 di tempat ketiga, kemudian mengalahkan Nottingham Forest dan Reading dalam laga play-off promosi.

Sayangnya, debut Swansea City di Premier League berakhir buruk. Mereka dihujani empat gol tanpa balas oleh Manchester City. The Swans sempat menahan Manchester City pada paruh pertama. Namun, pertahanan mereka berantakan usai turun minum.

Edin Džeko (57′), Sergio Agüero (68′, 90’+1), dan David Silva (71′) secara bergantian mencetak gol ke gawang mereka. Saat itu, pada akhirnya Man City sukses memenangkan liga dan Swansea City selesai di urutan kesebelas.

Mengapa Swansea Bisa Main di Premier League?

Nostalgia Hari Ini: Ketika Premier League Bukan Lagi "Punya" Inggris

Sebenarnya, tim-tim Britania Raya memiliki liganya masing-masing seperti Irlandia Utara dan Skotlandia. Namun, Wales menjadi satu-satunya negara yang klubnya mentas di piramida kompetisi Inggris.

Swansea, bersama dengan Cardiff City, Newport County, Wrexham dan Merthyr Town memilih berkompetisi di Inggris. Padahal, pada 1992 sempat muncul pembentukan Liga Premier Welsh. Namun, klub-klub tersebut tetap ingin bermain di kompetisi Inggris.

Nostalgia Hari Ini: Ketika Premier League Bukan Lagi "Punya" Inggris

Cardiff, Swansea, dan Newport juga diizinkan main di Piala FA. Mereka dulunya berada di bawah Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) hingga 2012. Mereka pun lantas menyeberang ke FA Inggris. Sedang, tim-tim seperti Wrexham dan Merthhyr Town tetap berada di bawah otoritas FAW.

Swansea dan Cardiff City adalah dua klub Welsh yang paling konsisten bermain di kasta teratas sepak bola papan atas Inggris. Swansea City agak menonjol setelah menjuarai Piala Liga 2013. Hal itu bikin mereka menjadi tim Wales pertama yang lolos ke kompetisi Eriopa melalui jalur itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Nostalgia Hari Ini: Beri Penalti, Mike Dean Berdarah-darah

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kompetisi kasta kedua tak jarang berlangsung lebih keras dari kasta teratas. Hal ini setidaknya pernah terjadi di Divisi Championship Inggris.

Bukan hanya permainan kedua tim yang keras dan menarik disaksikan. Tapi juga fanatisme fan di stadion yang kerap jadi perhatian.

Apalagi dalam pertandingan derbi. Seperti sudah menjadi hukum di sepak bola jika derbi memunculkan gengsi yang berbeda. Tidak peduli kedua klub hanya berstatus semenjana, atau mereka tidak bermain di kasta elit.

mike dean walesonline
walesonline.co.uk

Derbi tetaplah pertandingan terbaik bagi kedua fan. Ini pula yang terjadi pada derbi Wales antara Cardiff City vs Swansea City.

Sebagai informasi, kedua klub sama-sama berasal dari Wales dan sudah terdaftar di Liga Inggris sejak lama. Tak pelak, derbi satu negara ini kerap memunculkan ketegangan.

Salah satu yang paling bergengsi terjadi 5 April 2009 silam. Cardiff City menjamu Swansea City dalam lanjutan Divisi Championship.

Laga yang dipimpin Mike Dean berlangsung sengit. Apalagi pada dua pertemuan sebelumnya di Piala Liga kedua belah suporter terlibat bentrokan.

Bertanding di stadion Ninian Park, Swansea mengejutkan tuan rumah. Tepat sebelum jeda mereka memimpin lewat sontekan Nathan Dyer.

Gol ini pula yang jadi awal masalah. Tidak lama setelah Nathan Dyer mencetak gol, seorang suporter Cardiff City melempar koin ke wajah Mike Dean. Nahas, koin itu tepat mengenai kepala sang pengadil.

Pelempar Koin Dihukum Seumur Hidup

Akibat lemparan koin itu, kepala Dean sampai mengeluarkan darah dan menimbulkan sobek yang cukup besar. Pertandingan terpaksa dihentikan selagi sang wasit mendapat perawatan intensif.

Adapun para pemain Swansea City dan Cardiff City mencoba menenangkan suporter. Beruntung bagi wasit kenamaan Inggris itu mampu melanjutkan pertandingan.

mike dean the guardian
The Guardian

Babak kedua berjalan sengit. Cardiff sempat menyamakan kedudukan melalui Michael Chopra. Tapi kemudian Joe Allen kembali membuat tim tamu unggul dua menit jelang laga berakhir.

Pertandingan belum berakhir. Pada masa injury time, Mike Dean memberi hadiah penalti untuk tuan rumah setelah Ashley Williams melanggar Ross McCormack. McCormack yang maju sebagai eksekutor sukses memaksa laga berakhir sama kuat 2-2.

Kendati laga sudah berakhir dan Mike Dean terus memimpin selama 90 menit dengan kepala diperban, pihak berwajib tetap menyelidiki pelemparan koin tersebut. Mereka berhasil mengidentifikasi pelaku dan menjatuhinya hukuman tak boleh menonton pertandingan Cardiff City seumur hidup.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kabar Terbaru Craig Bellamy, Bomber Temperamental Kebanggaan Cardiff City

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Penggemar Liga Inggris tentu sudah tak asing lagi dengan nama Craig Bellamy, bomber temperemental kebanggaan Cardiff City dan andalan timnas Wales. Sepanjang kariernya, Bellamy memang sempat bermain untuk sejumlah klub besar di Inggris.

Diantaranya adalah Liverpool, Manchester City, Newcastle United, West Ham United, dan Cardiff City. Selain sempat bermain untuk klub-klub diatas, Bellamy juga dikenal sebagai salah satu pemain paling tempramental di Liga Inggris.

Ketika memperkuat Newcastle United, Bellamy sempat terlibat perselisihan dengan Alan Shearer. Perselisihan tersebut membuat Bellamy akhirnya dilepas The Magpies ke Blackburn Rovers pada 2005. Semusim berselang, Bellamy memutuskan untuk hengkang ke Liverpool.

Kabar Terbaru Craig Bellamy Bomber Tempramen Kebangaan Cardiff City Pinterest
Pinterest

Di Liverpool, Bellamy mampu menunjukkan penampilan yang cukup baik. Ia pun sukses mencetak sembilan gol dari 41 penampilan di semua kompetisi. Bellamy pun sukses mengantar Liverpool lolos ke final Liga Champions.

Namun, pelatih The Reds ketika itu, Rafa Benitez, memutuskan untuk tak menurunkan Bellamy. Keputusan tersebut berbuah fatal karena Liverpool dipaksa untuk mengakui keunggulan AC Milan.

“Saya hanya menjadi penghangat bangku cadangan di final Liga Champions 2007 dan sama sekali tak dipercaya untuk tampil. Saya sangat kecewa dengan keputusan Benitez dan hampir kehilangan akal sehat,” ujar Bellamy kepada Liverpool Echo.

Setelah semusim bermain di Liverpool, Bellamy memutuskan untuk hijrah ke West Ham United. Satu setengah musim setelahnya, Bellamy hengkang ke Manchester City yang ketika itu diasuh oleh Mark Hughes.

Kabar Terbaru Craig Bellamy, Bomber Tempramen Kebangaan Cardiff City - Zimbio
Zimbio

Bersama Hughes, Bellamy sukses menunjukkan penampilan terbaiknya. Namun pemecatan Hughes menjadi akhir dari kisah manis Bellamy di Manchester City.

Pada 2010, Bellamy dipinjamkan ke Cardiff City. Semusim berselang, ia memutuskan untuk kembali ke Liverpool. Namun, ia tak bertahan lama di Anfield karena memutuskan untuk kembali ke Cardiff City pada 2012 sebelum akhirnya gantung sepatu dua tahun berselang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Klub Eropa Milik Pengusaha Asal Asia Tenggara

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Dalam beberapa tahun terakhir, pengusaha asal Asia Tenggara berani unjuk gigi di kancah sepak bola Eropa. Sebut saja nama-nama seperti Erick Thohir yang pernah menjadi pemilik Inter Milan serta Vichai Srivaddhanaprabha, eks bos Leicester City.

Selain kedua sosok tersebut, ada juga sejumlah pengusaha asal Asia Tenggara lainnya yang berani unjuk gigi di kancah sepak bola Eropa. Berikut www.old.football5star.com sudah merangkum 5 klub Eropa yang dimiliki oleh pengusaha asal Asia Tenggara:

1. LEICESTER CITY
Asia Tenggara - Leicester City - Vichai Srivaddhanaprabha
Himalayan Times

Leicester City sudah menjadi milik konglomerat asal Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha semenjak tahun 2010 lalu. Ketika dibeli Srivaddhanaprabha, Leicester merupakan tim peserta divisi Championship di Inggris.

Di bawah arahan Srivaddhanaprabha Leicester berhasil meraih tiket promosi ke Premier League pada tahun 2014-15. Semusim berselang, The Foxes secara mengejutkan mampu menjadi juara Liga Inggris.

Pada tahun 2018, Vichai Srivaddhanaprabha tewas setelah terlibat kecelakaan helikopter. Posisinya sebagai CEO Leicester pun digantikan oleh sang putra, Aiyawatt Srivaddhanaprabha.

2. CARDIFF CITY
Asia Tenggara - Leicester City - Vichai Srivaddhanaprabha
The Sun

Pengusaha asal Malaysia, Vincent Tan, resmi menjadi pemilik Cardiff City pada tahun 2010 lalu. Di bawah arahan Tan, The Bluebirds sukses meraih tiket promosi ke Premier League pada musim 2013-14.

Namun, keberhasilan tersebut diwarnai oleh kontroversi Tan yang mengubah warna jersey Cardiff menjadi merah. Tak hanya itu, pergantian warna jersey ini juga gagal membawa dampak positif karena Cardiff harus kembali berlaga di Championship semusim berselang.

Cardiff City bukanlah satu-satunya klub yang dimiliki Tan. Pria 68 tahun itu juga memiiki saham di Los Angeles FC (Amerika Serikat), FK Sarajevo (Bosnia & Herzegovina), serta KV Kortrijk (Belgia).

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Mantan Anak Asuh Solskjaer Meninggal Dunia

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kabar duka datang dari Inggris. Mantan anak asuh Ole Gunnar Solskjaer, Peter Whittingham, meninggal dunia.

Peter Whittingham meninggal pada Kamis (19/3/2020). Meninggalnya mantan pemain Cardiff City akibat jatuh yang membuat kepalanya mengalami cedera yang cukup parah. Kepolisian Wales menjelaskan bahwa tidak ada unsur pembunuhan dalam peristiwa tersebut.

Meninggalnya Peter Whittingham ini membuat mantan pelatihnya, Ole Gunnar Solskjaer merasa kehilangan. Baginya, sang pemain adalah sosok fantastis di dalam dan luar lapangan.

peter whittingham
Daily Mail

“Saya sangat terkejut dan tidak menyangka mendengar kepergian Peter. Dia adalah pesepak bola fantastis dan orang yang luar biasa. Saya sangat menikmati bekerja sama dengannya saat masih di Cardiff City,” ujar Solskjaer seperti dilansir Daily Mail, Jumat (20/3/2020).

“Sulit dipercaya bahwa dia telah meninggalkan kita semua di usia yang masih sangat muda. Peter akan sangat dirindukan dan pikiran kita semua sekarang bersama keluargnya,” ia menambahkan.

Pelatih Manchester United itu menjadi mentor pemain 35 tahun saat masih menangani Cardiff City 2014 lalu. Tapi kebersamaan mereka tidak bertahan lama karena Solskjaer mengundurkan diri semusim kemudian.

Whittingham adalah legenda Cardiff City. Ia memperkuat klub Wales selama 10 tahun, sejak 2007 hingga 2017. Setelah itu sempat berseragam Blackbur Rovers dan memutuskan pensiun di akhir musim 2017-2018.

Emiliano Sala Dibuang Cardiff Bak Binatang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Sebuah video dokumenter jadi kontroversi terkait mendiang pesepak bola asal Argentina, Emiliano Sala. Eks klub Sala, Cardiff dianggap membuang pemain yang meninggal dunia karena kecelakaan pesawat itu.

Dalam video dokumenter itu, Ayah Sala, Horacio Sala, sebelum meninggal dunia pada 27 April 2019 ternyata yang melontarkan kalimat pernyataan kontroversial tersebut.

“Kenapa mereka (Cardiff) meninggalkannya sendirian? Mereka meninggalkannya seperti binatang,” kata Horacio dalam video dokumenter tersebut, Senin (20/5/2019).

Video dokumenter tersebut baru-baru ini dirilis oleh BBC. Pernyataan keras Horacio itu terkait sikap Cardiff setelah terjadinya insiden kecelakaan pesawat yang menewaskan Sala.

Warga Progreso terbenam dalam duka saat peti jenazah Emiliano Sala diangkut ke mobil duka.

“Dengan semua uang yang telah dibayarkan untuknya (transfer Sala dari Nantes ke Cardiff), mengapa sulit untuk menemukan tubuh anakku?” tambah Horacio.

Dalam video dokumenter tersebut, ibu Sala, Mercedes Taffarel juga mengatakan bahwa ia sangat terpukul saat kejadian tersebut.

“Saya terus berpikir bahwa telepon akan datang darinya, namun tidak akan pernah,” kata Mercedes.

Pihak Cardiff sendiri menyangah jika tak berperan besar saat proses pencarian dan evakuasi jasad Sala.

“Cardiff City telah bekerja sama dengan pihak terkait saat itu untuk Sala segera ditemukan. Kami juga memastikan keluarga Sala mendapat pelayanan terbaik,” kata salah satu juru bicara klub.

Meninggalnya Sala juga membuat hubungan tak harmonis antara keluarga dengan Cardiff. Pihak Cardiff meminta FIFA agar proses transfer Sala dari Nantes dibatalkan demi hukum.

Federasi sepak bola Inggris sendiri masih menggantung soal status mendiang Sala. Ia belum dimasukkan dalam daftar transaksi transfer Liga Inggris musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rapor Kiper Liga Inggris: Alisson Terbaik, Neil Etheridge Terburuk

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kompetisi Liga Inggris musim 2018-2019 menghasilkan beberapa catatan menarik. Salah satunya adalah catatan kiper-kiper yang berkompetisi dikasta tertinggi sepak bola Inggris ini. Nama Alisson Becker pun mencuat sebagai yang terbaik musim ini

Pada musim pertamanya berkiprah di Liga Inggris, Alisson langsung tampil impresif dengan catatan 21 cleansheet. Torehan ini jadi yang terbanyak dari kiper lain dan membuatnya menerima penghargaan Golden Glove musim ini.

alisson save liverpool premier league football5star independent co uk
independent.co.uk

Tidak cukup sampai di situ, keberhasilan kiper timnas Brasil ini sekaligus menjadikannya sebagai kiper ketiga dalam sejarah Premier League yang mampu meraih Golden Glove di musim debutnya. Sebelumnya capaian tersebut diraih mantan kiper Chelsea, Petr Cech, dan mantan penjaga gawang Liverpool lainnya, Pepe Reina.

Keberhasilan kiper yang didatangkan dari AS Roma ini sekaligus mengungguli rekan senegaranya yang sudah lebih dulu berlaga di Inggris, Ederson Moraes. Kiper Manchester City itu harus rela duduk di peringkat kedua dengan catatan 20 cleansheet.

Walau berhasil merengkuh gelar kiper terbaik bukan berarti Alisson menyandang status sebagai kiper yang melakukan penyelamatan terbanyak. Untuk kategori ini ia masih kalah jauh dari palang pintu West Ham United, Lukasz Fabianski.

lukasz fabianski (@Squawka)
@Squawka

Dari 38 penampilan bersama West Ham musim ini Fabianski sukses melakukan 148 penyelamatan. Catatan ini sekaligus jadi yang pertama kali diraih kiper buangan Arsenal tersebut. Untuk kategori ini nama Alisson Becker bahkan tidak masuk dalam lima besar. Ia masih kalah cekatan dari kiper Cardiff City, Neil Etheridge, kiper Watford, Ben Foster, penjaga gawang Manchester United, David de Gea, serta kiper Fulham, Sergio Rico.

Tapi menariknya, jumlah penyelamatan para kiper di atas tidak serta merta membuat gawang mereka kemasukan sedikit gol. Neil Etheridge yang melakukan 141 penyelamatan justru berada di peringkat paling atas sebagai kiper yang paling sering kebobolan musim ini.

neil etheridge (@Neil38Etheridge)
@Neil38Etheridge

Seperti yang dikutip Football5star.com dari situs resmi Premier League, penjaga gawang berkebangsaan Filipina tersebut kemasukan 69 gol. Jumlah ini bahkan lebih banyak 10 gol dari Ben Foster yang menghuni peringkat kedua.

Jika dilihat dari capaian klub yang dibela tidak mengherankan memang jika Etheridge jadi kiper yang paling sering dibobol musim ini. Bagaimana tidak, Cardiff City hanya berada di peringkat ke-18 dan kembali terdegradasi ke Divisi Championship musim depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rapor Tiga Tim Promosi Premier League Musim 2018-2019

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kompetisi Premier League musim 2018-2019 sudah resmi berakhir. Manchester City kembali membuktikan kedigdayaannya dengan mempertahankan gelar musim ini. Tapi Liga Inggris musim ini bukan hanya soal City juara saja, tapi juga tentang perjalanan tiga tim promosi.

Musim 2018-2019 Premier League kedatangan tiga klub dari Divisi Championship, mereka adalah Wolverhampton Wandererers, Fulham, serta Cardiff City. Tiga klub itu menggantikan West Bromwich Albion, Stoke City, dan Swansea City yang terdegradasi ke kasta kedua Liga Inggris.

Jika melihat dari capaian ketiga klub di atas, tentu Wolverhampton yang paling mentereng. Mereka tidak hanya jadi satu-satunya tim promosi yang bertahan di Premier League musim depan, tapi anak asuh Nuno Espirito Santo itu juga sukses merangsek ke peringkat ketujuh klasemen akhir.

Koneksi Portugal Lambungkan Wolverhampton

wolverhampton wanderers vs arsenal - Twitter @Squawka
@Squawka

Sebenarnya kesuksesan Wolverhampton di Premier League musim ini sudah ditebak banyak pihak, bahkan sebelum musim 2018-2019 dimulai. Penyebabnya tentu saja laju kencang mereka di Divisi Championship musim lalu yang sudah berhasil memastikan diri promosi jauh sebelum musim berakhir.

Ekspektasi banyak orang itu terbukti nyata. Mereka jadi tim pembunuh raksasa musim ini, terutama ketika bermain di Stadion Molineux. Dari enam tim teratas hanya Liverpool yang mampu mengalahkan Raul Jimenez dkk. Sisanya, klub-klub seperti Manchester City, Manchester United, ditahan imbang. Adapun Arsenal dan Chelsea justru tersungkur.

Kehebatan Wolves musim ini memang tak lepas dari skuat yang mereka miliki. Menariknya jika beberapa klub mengandalkan pemain dari beberapa negara, mereka justru mempercayakan starting 11 dengan talenta-talenta asal Portugal.

Bahkan pemain asal Portugal di Wolverhampton merata di semua lini. Untuk posisi penjaga gawang, kiper berlabel timnas seperti Rui Patricio berhasil didatangkan. Sementara di posisi bek ada Ruben Vinagre yang masih berusia 20 tahun.

Duet lini tengah Wolves lebih mengerikan lagi. Ruben Neves dan Joao Moutinho menjadi momok menakutkan bagi 19 klub peserta lain di Premier League musim ini. Keduanya juga bisa menjadi pemecah kebuntuan jika lini depan sedang bermasalah. Alhasil lima gol berhasil mereka sarangkan musim ini.

Sementara di lini depan, Diogo Jota menjadi Portugal lain yang permainannya langsung menggebrak di musim perdananya berkiprah di Premier League. Duetnya bersama striker asal Meksiko, Raul Jimenez, seakan menjadi jaminan bahwa kerja sama mereka tidak kalah menyeramkan dengan Sadio Mane dan Mohamed Salah.

Dari koneksi Portugal antarlini tersebut pula Wolverhampton mampu tampil konsisten sepanjang musim. Kendati produktivitas gol mereka sangat buruk, pelatih Nuno Espirito Santo tahu betul bagaimana memaksimalkan skuat yang dia miliki.

Boros Tak Tepat Sasaran ala Fulham

Shahid Khan - Fulham - Premier League - Sky Sports
skysports.com

Jelang musim 2018-2019 bergulir banyak yang mengira jika Fulham akan berlomba dengan Wolverhampton sebagai tim promosi terbaik. Tapi kenyataan justru mengatakan sebaliknya. Alih-alih berada di papan tengah, klub asal London ini justru terpuruk di papan bawah klasemen.

Padahal musim ini mereka sudah mendatangkan banyak pemain baru. Yang didatangkan pun bukan nama-nama sembarangan. Sebut saja Sergio Rico (Sevilla), Alfie Mawson (Swansea City), Calum Chambers (Arsenal), Andres Schuerrle (Borussia Dortmund), Ryan Babel (Besiktas), serta Luciano Vietto (Atletico Madrid).

Royalnya pemilik Fulham dalam membangun skuat pun dibuktikan dengan keberhasilannya mendatangkan gelandang milik Nice, Jean Michael Seri. Bukan perkara mudah bagi klub yang bermarkas di Craven Cottage untuk mendapatkan pemain Pantai Gading ini.

Mereka harus bersaing dengan tim-tim lain yang lebih mapan dalam segala hal seperti Manchester United, Arsenal, Inter Milan, hingga Barcelona. Tapi apa yang kemudian terjadi di lapangan membuyarkan semua kemewahan skuat yang mereka miliki.

Dari enam laga awal yang dimainkan saja klub berjuluk The Cottagers ini hanya mampu meraih satu kemenangan. Memasuki bulan kedua performa Fulham malah makin memburuk. Hal ini kemudian berimbas pada dipecatnya sang pelatih, Slavisa Jokanovic.

Lengsernya Jokanovic membuat manajemen bergerak cepat menentukan pelatih baru. Pilihan pun jatuh pada guru Jokanovic di Chelsea dulu, Claudio Ranieri. Tapi lagi-lagi pelatih yang sukses membawa Leicester City juara Premier League itu menemui kegagalan.

Praktis dia hanya bekerja selama dua bulan saja. Ranieri hanya mampu meraih tiga kemenangan dari 19 pertandingan. Setelah itu tampuk kepemimpinan pun jatuh kepada legenda klub, Scott Parker. Tapi kehadirannya sudah terlambat.

Ia hanya memiliki waktu tiga pertandingan saja sebelum akhirnya Fulham dinyatakan degradasi lagi ke Divisi Championship. Kepastian ini pun membuat tiga kemenangan beruntun yang mereka dapat di pekan ke-33 hingga pekan ke-35 menjadi sia-sia.

Cardiff Memang Ditakdirkan Degradasi

Neil Warnock - Cardiff City - Premier League - @CardiffCityLive
@CardiffCityLive

Dari kedua klub di atas, mungkin hanya Cardiff City saja yang sudah punya tanda-tanda akan terdegradasi sejak musim 2018-2019 belum dimulai. Dari skuat yang mereka punya tidak ada yang istimewa.

Klub asal Wales ini hanya mampu mendatangkan pemain “kelas dua” seperti Greg Cunningham dari Preston North End, Victor Camarasa dari Real Betis, Leandro Bacuna dari Reading, serta Oumar Niasse asal Everton.

Alhasil Cardiff tidak pernah meraih posisi lebih tinggi dari peringkat ke-15 musim ini. Selain komposisi pemain, faktor pelatih Neil Warnock juga menjadi sorotan. Skema permainan Kick n Rush yang ia terapkan di Cardiff dianggap banyak orang sudah sangat usang di era sepak bola modern seperti sekarang.

Walau begitu, klub yang bermarkas di Stadion Cardiff City itu setidaknya menunjukkan performa lebih baik dibanding Fulham. Raihan kemenangan mereka pun lebih banyak, yakni 10 kali menang, sedangkan Fulham yang hanya meraih tujuh kemenangan saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pogba Dapat Sambutan Buruk dari Publik Old Trafford

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Menjalani laga kandang terakhir di penghujung musim nyatanya tidak melulu menyisakan kenangan yang bagus. Tanyakan saja pada bintang Manchester United, Paul Pogba, yang mendapat sambutan buruk dari publik Old Trafford.

Manchester United mendapat hadangan keras di pekan terakhir Premier League musim ini. Walau hanya menjamu klub yang sudah terdegradasi, Cardiff City, mereka justru tampil mengecewakan. Alhasil Teater Impian menjadi tempat bagaimana anak asuh Ole Gunnar Solskjaer dipermainkan sang tamu.

Mereka kalah 0-2 dan hasil ini pun membuat fan yang memadati Stadion Old Trafford murka. Target amarah pun merujuk pada satu nama, yakni Paul Pogba.

Kendati memimpin daftar pencetak gol terbanyak klub musim ini, Paul Pogba sepertinya belum benar-benar dianggap bisa menaikkan level permainan Manchester United. Apalagi performanya di lima laga pamungkas sangat mengecewakan.

Ketika para pemain Setan Merah mengelilingi lapangan setelah laga melawan Cardiff City berakhir, Pogba langsung dihujani hujatan oleh pendukungnya. Bahkan beberapa suporter meminta sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer untuk menjual gelandang Prancis tersebut.

Mendapat sambutan seperti itu, mantan pemain Juventus tersebut hanya melempar senyuman. Ia juga sesekali menunjukkan gestur minta maaf kepada fan karena gagal membawa United berprestasi musim ini.

Di sisi lain, masa depan Pogba memang masih belum jelas. Banyak yang mengatakan dia akan hengkang ke Barcelona atau Real Madrid musim depan. Tapi hingga saat ini pihak Setan Merah dan sang pemain belum berkomentar terkait isu tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pelatih Cardiff City Sudah Tak Ingin Melatih Lagi di Premier League

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kegagalan membawa Cardiff City bertahan di Premier League ternyata membuat Neil Warnock merasa tak ingin lagi melatih klub kasta teratas di Inggris. Ia pun mengaku sudah menyiapkan rencana pensiunnya.

Meskipun sudah dipastikan terdegradasi, Cardiff City berhasil meraih kemenangan di markas Manchester United pada partai pamungkas musim ini. Ia pun bertekad untuk membawa The Bluebirds tampil maksimal di Championship musim depan dan kembali meraih tiket promosi.

“Partai melawan Manchester United merupakan pertandingan terakhir saya sebagai manajer di Premier League. Saya akan menjalani satu musim terakhir di Championship dan berharap bisa kembali mendapatkan tiket promosi,” ujar Neil Warnock dikutip dari BBC.

Neil Warnock - Cardiff City - Premier League - BBC
BBC

“Saya sebenarnya tak ingin membicarakan soal masa depan. Karena, hal itu akan merusak hari ini. Saya juga sebenarnya tak ingin mendapatkan tiket promosi kembali karena ingin pensiun. Tapi, istri saya sangat senang tinggal di Cardiff,” imbuh pria 70 tahun itu.

Salah satu kejadian yang mewarnai gelaran Premier League musim ini adalah kematian Emiliano Sala yang baru saja didatangkan oleh Cardiff City. Menurut Neil Warnock, tragedi itu membuat para penggawa The Bluebirs tampil maksimal hingga ke akhir musim 2018-19.

“Jujur, saya tak pernah mengalami tragedi seperti kematian Emiliano Sala. Tapi, hal itu membuat para pemain bermain dengan maksimal dan terus berjuang hingga ke akhir musim. Saya rasa, kami pantas mendapatkan satu tempat di Premier League musim depan,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manchester United Tutup Musim dengan Kekalahan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manchester United tumbang 0-2 di tangan Cardiff City pada laga terakhir Liga Inggris musim 2018/2019 di Stadion Old Trafford, Minggu (12/5) malam WIB.

Tuan rumah kecolongan pada menit 23. Menyusul pelanggaran Diogo Dalot kepada Nathaniel Mendez-Laing di kotak terlarang, penalti diberikan dan dieksekusi sempurna oleh Mendez-Laing untuk mengubah skor jadi 1-0.

Cardiff menambah keunggulan lagi di menit 54. Kembali Mendez-Laing yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia sukses memanfaatkan assist dari Josh Murphy.

Manchester United yang tak mau malu di depan pendukungnya mencoba bangkit. Serangan demi serangan dibangun Paul Pogba dan kawan-kawan. Namun, usaha mereka tak membuahkan hasil. Hingga laga usai skor tetap 2-0 untuk keunggulan Cardiff.

Manchester United vs Cardiff City
Getty Images

Dengan kekalahan ini, Manchester United finis di posisi enam klasemen dengan 66 poin. Sementara Cardiff sudah dipastikan degradasi sebelumnya dan finis di posisi 18.

Susunan Pemain

Manchester United: David de Gea; Ashley Young, Phil Jones (Anthony Martial 46′), Chris Smalling, Diogo Dalot (Antonio Valencia 74′); Andreas Pereira (Angel Gomes 74′), Scott McTominay, Paul Pogba; Mason Greenwood, Marcus Rashford, Jesse Lingard.

Cardiff City: Neil Etheridge; Lee Peltier, Sean Morrison, Bruno Ecuele Manga, Joe Bennett; Nathaniel Mendez-Laing (Junior Hoilett 80′), Aron Gunnarsson (Jazz Richards 59′), Leandro Bacuna, Josh Murphy; Bobby De Cordova-Reid, Kenneth Zohore (Danny Ward 74′).

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Siapa Tim Terakhir yang Akan Turun Kasta dari Premier League?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia -Setelah menjalani 36 partai yang cukup sengit selama sembilan bulan terakhir, Premier League akan menjalani dua laga pamungkasnya dalam beberapa pekan ke depan. Bagi Cardiff City dan Brighton & Hove Albion, kedua partai tersisa memiliki arti yang sangat penting untuk mereka.

Brighton dan Cardiff City akan berusaha untuk mempertahankan tempat mereka di Premier League. Saat ini, The Seagulls masih berada di posisi ke-17 dengak koleksi 35 poin. Unggil empat angka dari Cardiff City yang ada di posisi ke-18. Salah satu dari kedua tim itu akan menemani Fulham dan Huddersfield Town yang sudah dulu memastikan nasibnya.

SAMA-SAMA AKAN MENGHADAPI TIM TANGGUH

Di dua partai tersisa, Brighton masih harus menghadapi Arsenal dan Manchester City. Sementara itu, Cardiff juga mendapatkan tugas yang berat karena masih harus melawan Crystal Palace dan Manchester United.

Jika melihat dari tren performa dalam lima laga terakhir, wajar rasanya apabila Cardiff merasa cukup percaya diri. Pasalnya, mereka berhasil meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir. Empat pertandingan tersisa berakhir dengan kekalahan

Hal itu cukup baik ketimbang Brighton yang hanya memiliki rekor dua menang dan tiga kalah dari lima partai terakhir. Selain itu, mereka juga masih harus menghadapi dua tim yang jauh lebih superior dalam diri Arsenal dan Manchester City.

Premier League - Brighton - Cardiff - Wales Online
Wales Online

Apabila ingin mempertahankan tempatnya di Premier League. pasukan Neil Warnock harus bisa mengamankan setidaknya empat angka dari pertandingan melawan Crystal Palace dan Manchester United. Selain itu, mereka juga wajib berharap Brighton menelan dua kekalahan dengan skor yang cukup besar.

Bagi The Seagulls, mereka hanya membutuhkan tambahan tiga angka untuk memastikan nasibnya. Melihat penampilan Arsenal yang tampil buruk dari beberapa partai terakhir, rasanya membawa pulang tiga angka dari Stadion Emirates bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

BEREBUT TIKET PROMOSI TERAKHIR

Dari divisi Championship, dua tim sudah dipastikan mendapatkan tiket promosi ke Premier League. Kedua tim itu adalah Norwich City dan Sheffield United. Meskipun keduanya dipastikan akan bermain di ajang Premier League, belum ada tim yang bisa memastikan gelar juara divisi Championship musim ini.

Keberhasilan Sheffield United merupakan buah dari hasil imbang yang didapatkan oleh Leeds United ketika menjamu Aston Villa akhir pekan lalu. Hasil ini membuat Leeds dipastikan tak akan finis sebagai tim runner up di divisi Championship musim ini.

Premier League - Brighton - Cardiff - ABC
ABC

Namun, Leeds tak perlu berkecil hati. Pasalnya, mereka masih bisa mendapatkan tiket promosi terakhir melalui jalur play-off. Di babak play-off, anak asuh Marcelo Bielsa akan saling sikut dengan beberapa tim lainnya.

Sejauh ini, baru Leeds dan West Bromwich Albion yang memastikan satu tiket untuk berlaga ke babak play-off. Dua tempat tersisa akan diperebutkan oleh Derby County, Aston Villa, Middlesbrough, Swansea City dan Bristol City.

Dengan tiga pertandingan tersisa dan jarak antara klub-klub pesaing yang tak terlalu jauh, patut dinanti siapa yang akan menemani Leeds United dan West Bromwich Albion ke babak play off.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Belum Juara, Liverpool Sudah Torehkan Poin Tertinggi

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan Liverpool atas Cardiff City dengan skor 2-0, Minggu (21/4/2019) membuat mereka kini mengumpulkan 88 poin. Jumlah poin ini menjadi perolehan tertinggi anak asuh Juergen Klopp sepanjang sejarah mereka di Premier League.

Tambahan tiga poin Liverpool ini dipersembahkan lewat gol Giorginio Wijnaldum dan James Milner di babak kedua. Mereka juga berhak kembali ke puncak klasemen setelah sehari sebelumnya sempat digusur Manchester City.

Kendati belum memastikan gelar juara, klub berjuluk The Reds ini tetap bangga dengan kemenangan di Stadion Cardiff City tadi malam. Pasalnya mereka baru saja membuat sejarah dengan mencapai 88 poin dari 35 pertandingan.

Catatan ini menjadi yang tertinggi bagi mereka dalam semusim kompetisi. Sebelumnya perolehan paling tinggi The Reds di era Premier League terjadi pada musim 2008-2009. Ketika itu klub yang masih dilatih Rafael Benitez ini mengoleksi 86 poin dari 38 pertandingan.

Untuk penampilan musim ini, Liverpool memang tidak terbendung di Liga Inggris. Dari 35 penampilan mereka mencatatkan 27 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan hanya sekali menelan kekalahan.

Dengan menyisakan tiga pertandingan lagi, bukan tidak mungkin jumlah 88 poin yang diperoleh saat ini terus bertambah. Jika berhasil menyapu bersih tiga poin di sisa kompetisi musim ini, Jordan Henderson dkk akan mengumpulkan 97 angka.

Di sisi lain, rekor tidak hanya dibuat klubnya saja. Kiper andalan Liverpool, Alisson Becker juga mencatatkan rekor tersendiri. Hingga pekan ke-35 ini ia menjadi kiper dengan catatan cleansheet terbanyak dengan 19 kali nirbobol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Warnock Samakan Mohamed Salah dengan Atlet Diving Inggris

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Cardiff City, Neil Warnock, mengecam aksi Mohamed Salah yang ia anggap melakukan diving. Bahkan, pria berusia 70 tahun tersebut menyamainya dengan atlet kompat indah Inggris, Tom Daley.

Mohamed Salah dijatuhkan di kotak penalti pada babak kedua oleh James Morisson. Warnock menganggap hal tersebut bukan sebuah pelanggaran. Melainkan hanya akal-akalan si penyerang asal Mesir saja. Penalti pun diberikan untuk Liverpool dan tim tamu menang dua gol.

“Tangan James memang kebetulan menyentuh tubuh Salah dan sisanya, aku rasa ia melakukan pekerjaan Tom Daley. Aku yakin dia akan mendapatkan nilai lebih tinggi di papan lompat indah,” ucap pria kelahiran Sheffield tersebut dikutip dari SkySports.

“Itu adalah penalti yang sangat mudah untuk tim lawan. Kami memberi kesempatan kepada wasit untuk melakukannya. Aku memang sudah punya firasat tidak akan mendapatkan apa-apa hari ini. Satu kesalahan marking jadi bayaran untuk penampilan bagus tim lawan,” kata Warnock melanjutkan.

Saat ini, Cardiff City masih terancam terdegradasi setelah masih tercecer di peringkat ke-18 klasemen sementara Liga Inggris. Mereka butuh enam poin tambahan dan berharap Brighton terpeleset selama tiga pertandingan sisa.

Sedangkan Liverpool, kembali mengambil alih puncak klasemen dari Manchester City. Mohamed Salah dkk mengoleksi 88 poin sejauh ini. Capaian tersebut menjadi jumlah terbanyak mereka selama era Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Klopp: Liverpool Luar Biasa!

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengapresiasi semangat juang para pemainnya saat melawan Cardiff City di Stadion Cardiff City, Minggu (21/4/2019).

Pada laga pekan ke-35 Premier League tersebut, The Reds sempat kesulitan mencetak gol. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata meski Mohamed Salah dan Roberto Firmino sempat mendapat peluang emas.

Kesabaran tim tamu membuahkan hasil manis pada paruh kedua. Klub besutan Juergen Klopp mencetak dua gol, masing-masing lewat Georginio Wijnaldum (57′) dan penalti James Milner (81′).

“Itu (laga melawan Cardiff) berpotensi menjadi batu sandungan dan kami mengetahuinya. Para pemain kami luar biasa. Itu jelas merupakan laga yang sulit bagi kami,” ujar Juergen Klopp, seperti dilansir BBC.

“Cuaca berubah dan membuat pertandingan menjadi lebih intens. Kami tahu harus tetap bersabar dan melakukan hal yang tepat. Lapangan sangat kering sehingga kami tidak mudah melakukan operan,” tutur manajer asal Jerman tersebut.

“Para pemain tidak frustrasi. Kami memiliki beberapa peluang matang pada babak pertama. Kami tahu jika terus seperti itu, kami akan mendapat peluang. Cara kami mencetak gol sungguh brilian,” kata Klopp.

liverpool vs cardiff city - @liverpool
@liverpool

Berkat kemenangan ini, Liverpool kembali menggeser Manchester City dari puncak klasemen. The Reds mengoleksi 88 poin atau unggul dua angka atas Man. City yang masih mempunyai tabungan satu laga.

Selanjutnya, Liverpool bakal menjamu Huddersfield Town pada laga pekan ke-36 Premier League di Anfield, Jumat (26/4/2019).

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kesabaran Liverpool Berbuah Manis di Cardiff

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Liverpool, James Milner, menilai kemenangan atas Cardiff City merupakan buah dari kesabaran timnya. Pada laga pekan ke-35 di Stadion Cardiff City, Minggu (21/4/2019), The Reds menang dua gol tanpa balas.

Cardiff memaksa pasukan Juergen Klopp bermain imbang tanpa gol pada paruh pertama. Padahal tim tamu mendapat peluang emas lewat Mohamed Salah dan Roberto Firmino.

Liverpool akhirnya memecah kebuntuan melalui Georginio Wijnaldum pada menit ke-57. James Milner menggenapkan kemenangan The Reds menjadi 2-0 berkat gol penalti sembilan menit jelang waktu normal berakhir.

“Saya pikir kami mengontrol permainan hampir sepanjang laga. Anda harus tetap bersabar. Mudah untuk tidak bersabar dan mulai bermain dengan cara yang salah,” kata Milner, seperti dilansir Sky Sports.

Tambahan tiga poin mendongkrak posisi Liverpool ke puncak klasemen sementara Premier League. The Reds mengoleksi 88 angka dan unggul dua angka atas pesaing terdekatnya, Manchester City.

Kendati demikian, Liverpool belum pasti merengkuh trofi juara musim ini. Pasalnya, Man. City masih mengantongi satu pertandingan sisa.

James Milner mengaku tetap optimistis dengan peluang juara Premier League. Pemain berusia 33 tahun tersebut menegaskan timnya bakal berjuang untuk memenangi seluruh pertandingan yang tersisa.

liverpool vs cardiff city - @Squawka
@Squawka

“Kami hanya perlu berkonsentrasi kepada tim sendiri. Apa yang bisa kami lakukan adalah terus memberi tekanan dengan memenangi pertandingan,” katanya.

“Manchester City tahu harus sempurna. Apa yang bisa kami lakukan adalah memenangi semua laga dan semoga itu cukup. Kedua tim cukup tajam dan mematikan. Tidak mudah menjalani laga setiap pekan. Kami sempat kalah dan turun ke posisi kedua,” tutur James Milner.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tekuk Cardiff, Liverpool Kembali Puncaki Klasemen

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Liverpool mengalahkan Cardiff City dua gol tanpa balas pada pekan ke-35 Premier League di Stadion Cardiff City, Minggu (21/4/2019).

Peluang pertama The Reds lahir dari kaki Sadio Mane pada menit ke-13. Namun, tembakan jarak jauh winger timnas Senegal tersebut masih melambung di atas gawang Neil Etheridge.

Etheridge mengagalkan dua kesempatan tim tamu lainnya, yakni melalui Roberto Firmino pada menit ke-22 dan Mohamed Salah menit ke-34.

Jelang turun minum, Cardiff gagal mengonversi peluang emas menjadi gol setelah tendangan voli Oumar Niasse dihalau penjaga gawang Alisson Becker. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Liverpool akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-57. Georginio Wijnaldum manyambar umpan Tren Alexander-Arnold dari sepak pojok dengan sepakan kaki kanannya dan membuahkan gol.

liverpool vs cardiff city - @liverpool
Foto: @liverpool

Tiga menit kemudian, Cardiff City berupaya menyamakan skor. Namun, Alisson berhasil menggagalkan tendangan jarak jauh Junior Hoilett yang mengarah kiri bawah gawangnya.

Wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran Sean Morrison kepada Mohamed Salah. James Milner yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menceploskan bola ke gawang Etheridge dan membuahkan gol kedua The Reds.

Hingga laga usai, Liverpool mampu mempertahankan keunggulan 2-0 atas Cardiff. Alhasil, pasukan Juergen Klopp sukses menggeser Manchester City dari puncak klasemen sementara Premier League.

The Reds mengoleksi 88 poin atau unggul dua angka atas Man. City. Sementara itu, Cardiff City tidak beranjak dari urutan ke-18 dengan 31 poin.

Susunan Pemain

Cardiff City (4-5-1): 1-Neil Etheridge; 2-Lee Peltier, 4-Sean Morrison, 5-Bruno Ecuele Manga 3-Joe Bennett; 17-Aron Gunnarson, 33-David Hoilett (11-Josh Murphy 83′), 21-Victor Camarasa, 8-Joe Ralls (15-Leandro Bacuna 73′), 19-Nathaniel Mendez-Laing; 29-Oumar Niasse (10-Kenneth Zohore 67′)
Pelatih: Neil Warnock

Liverpool (4-3-3): 13-Alisson Becker; 66-Trent Alexander-Arnold (12-Joe Gomez 86′), 32-Joel Matip, 4-Virgil van Dijk, 26-Andy Robertson; 8-Naby Keita (3-Fabinho 71′, (7-James Milner 75′)), 5-Georginio Wijnaldum, 14-Jordan Henderson; 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino, 10-Sadio Mane
Pelatih: Juergen Klopp

Kartu Kuning: Aron Gunnarsson 80′, James Milner 90′
Kartu Merah: –

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi: Cardiff City vs Liverpool

Cardiff City vs Liverpool - Premier League

Stadion Cardiff City, Minggu (21/4/2019) Pukul 22:00 WIB 

Football5Star.com, Indonesia – Liverpool berusaha untuk mengejar Manchester City di klasemen sementara Premier League ketika melawat ke markas Cardiff City. Partai Cardiff City vs Liverpool akan digelar pada Minggu (21/4) di Stadion Cardiff City, Cardiff.

Di ajang Premier League musim ini, pasukan Juergen Klopp mampu menunjukkan penampilan yang konsisten. Mereka berhasil meraih lima kemenangan dari lima partai Premier League terakhirnya. Saat ini, mereka sedang duduk di posisi kedua klasemen sementara Premier League dengan raihan 85 poin dari 34 pertandingan.

Sementara itu, Cardiff menjadi salah satu tim yang sedang berjuang untuk menjauhi zona degradasi. Pasukan Neil Warnock hanya berhasil meraih dua kemenangan dari lima pertai Premier League terakhirnya.

Sejauh ini, mereka baru berhasil mencetak sembilan kemenangan dan empat imbang dari 34 partai Premier League musim ini. Mereka kini berada di peringkat ke-18 klasemen dengan raihan 31 poin.

LIMA LAGA TERAKHIR

Cardiff City vs Liverpool - Premier League

HEAD TO HEAD

Cardiff City vs Liverpool - Premier League

STATISTIK MENARIK
  • Cardiff menjadi salah satu tim yang berhasil mencetak gol di Anfield musim ini.
  • Cardiff hanya berhasil meraih dua kemenangan dari lima partai Premier League terakhirnya.
  • Cardiff hanya mampu mencetak 30 gol dari 34 pertandingan Premier League musim ini.
  • The Redsmenjadi tim dengan lini pertahanan terbaik di Premier League musim ini (kebobolan 20 gol)
  • The Redsmenjadi salah satu tim terproduktif di Premier League musim ini (mencetak 77 gol)
  • The Redsselalu meraih kemenangan dari lima pertemuan terakhir melawan Cardiff.
  • Cardiff berhasil mencetak lima gol dan kebobolan enam gol dari lima pertandingan terakhirnya.
  • The Reds berhasil mencetak 13 gol dan kebobolan tiga gol dari lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
PELATIH
  • Partai Cardiff City vs Liverpool kali ini merupakan pertemuan ke-2 antara Neil Warnock dan Juergen Klopp.
  • Klopp berhasil meraih kemenangan di pertemuan pertama.
  • Rekor Klopp ketika menghadapi Cardiff: satu menang.
  • Rekor Warnock ketika menghadapi The Reds: dua menang, satu imbang, enam kalah.
WASIT
  • Laga Cardiff City vs Liverpool kali ini akan dipimpin oleh wasit Martin Atkinson.
  • Dari 27 partai Premier League yang ia pimpin musim ini, Atkinson sudah mengeluarkan 87 kartu kuning dan satu kartu merah.
  • Rekor The Reds di pertandingan yang dipimpin oleh Atkinson: 25 menang, 18 imbang dan 15 kalah.
  • Rekor Cardiff di pertandingan yang dipimpin oleh Atkinson: lima menang, tiga imbang, enam kalah.
PEMAIN KUNCI*
CARDIFF CITY:
Top Scorer: Victor Camarasa (5 gol)
Top Assist:  Victor Camarasa (4 assist)
Top Rating: Sol Bamba (7,15)
LIVERPOOL:
Top ScorerMohamed Salah (19 gol)
Top Assist:  Andrew Robertson (9 assist)
Top Rating: Mohamed Salah (7,53)

*statistik di Premier League musim 2018-19 menurut whoscored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Cardiff City: Sol Bamba, Callum Paterson, Matthew Connolly cedera. Aron Gunnarsson, Jazz Richards, Alex Smithies, Harry Arter diragukan.
  • Liverpool: Alex Oxlade-Chamberlain cedera. Adam Lallana, Dejan Lovren diragukan.
PREDIKSI LINE-UP

Cardiff City vs Liverpool - Premier League

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Cardiff 0-3 Liverpool
ScorePredictor
Cardiff 0-3 Liverpool
Predictz
Cardiff 0-2 Liverpool
FOOTBALL5STAR
Cardiff 0-2 Liverpool

Libas Cardiff, Manchester City Melesat ke Puncak Klasemen

Fooball5star.com, Indonesia – Manchester City menang 2-0 atas tamunya Cardiff City pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium, Kamis (4/4/2019) dini hari WIB.

Dengan hasil ini, Manchester City berhasil menyalip Liverpool dan naik ke puncak klasemen. The Citizens mengoleksi 80 poin, unggul satu angka atas The Reds yang berada di bawahnya.

Leroy Sane manchester city
@ManCity

Baru enam menit laga berjalan, tuan rumah langsung unggul. Mendapat umpan terobosan dari Aymeric Laporte, tembakan Kevin De Bruyne dari sudut sempit sukses menggetarkan gawang Neil Etheridge.

City berhasil menggandakan keunggulan pada menit 44 melalui Leroy Sane. Mendapat umpan dari De Bruyne, Sane mengirim tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengujam deras ke gawang tim tamu. Skor jadi 2-0 untuk tuan rumah dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Dengan kekalahan ini, Cardiff terpaku di posisi 18 klasemen dengan 28 angka. dan kawan-kawan tertinggal lima poin dari Burnley yang berada di atas mereka.

Susunan Pemain

Manchester City: 21-Ederson; 2-Kyle Walker, 5-John Stones, 14-Aymeric Laporte, 35-Oleksandr Zinchenko (2-Kyle Walker 19′); 21-David Silva, 25-Fernandinho, 17-Kevin de Bruyne; 7-Raheem Sterling, 33-Gabriel Jesus, 19-Leroy Sane

Cardiff City: 1-Neil Etheridge; 2-Lee Peltier, 5-Bruno Ecuele Manga, 4-Sean Morrison, 3-Joe Bennet; 7-Harry Arter, 17-Aron Gunnarsson (15-Leandro Bacuna 81′); 11-Josh Murphy (19-Nathaniel Mendez-Laing 60′), 21-Victor Camarasa (14-Bobby Reid 83′), 33-Junior Hoilett; 10-Kenneth Zohore, 29-Oumar Niasse.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi: Manchester City Vs Cardiff City

Manchester City vs Cardiff main
Etihad Stadium, Kamis (4/4/2019) Pukul 01.45 WIB 

Football5star.com, Indonesia – Manchester City akan menjamu Cardiff City pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium, Kamis (4/4/2019) dini hari WIB. Kemenangan jadi harga mati bagi The Citizens.

Manchester City saat ini berada di peringkat dua klasemen Liga Inggris. The Citizens tertinggal dua angka dari Liverpool di singgasana. Jika menang, maka mereka akan menyalip posisi The Reds di puncak.

Sementara itu, Cardiff juga butuh kemenangan. Pasukan Neil Warnock sementara berada di posisi 18 klasemen dengan 28 angka. Víctor Camarasa dan kawan-kawan butuh kemenangan untuk mengejar Burnley yang berada di atas mereka. Kedua tim terpaut lima poin.

TREN PERFORMA
Manchester City vs Cardiff Lima laga trakhir
REKOR PERTEMUAN
Manchester City vs Cardiff head to head
STATISTIK MENARIK
  • Man City telah mencetak setidaknya 2 gol dalam 16 dari 17 pertandingan kandang terakhir mereka (Liga Premier).
  • Man City telah memenangkan 7 pertandingan terakhir mereka (Liga Premier).
  • Ada lebih dari 2,5 gol yang dicetak dalam 11 dari 12 pertandingan kandang terakhir Man City (Liga Premier).
  • Man City telah menjaga clean sheet dalam 5 dari 6 pertandingan terakhir mereka (Liga Premier).
  • Man City telah memenangkan 3 pertandingan terakhir mereka melawan Cardiff di semua kompetisi.
  • Man City telah mencetak setidaknya 2 gol dalam 4 pertandingan terakhir mereka melawan Cardiff di semua kompetisi.
PELATIH
  • Pep Guardiola sudah 2 kali menghadapi Cardiff dan selalu menang.
  • Pep Guardiola sudah 2 kali menghadapi Neil Warnock dan selalu menang.
  • Neil Warnock sudah 10 kali menghadapai City dengan hasil 2 kali imbang dan 8 kekalahan.
WASIT
  • Jonathan Moss sudah memimpin 22 pertandingan Liga Inggris musim ini.
  • Jonathan Moss sudah memimpin 22 pertandingan City dengan hasil 17 kemenangan, 4 kali imbang dan 1 kekalahan.
  • Jonathan Moss sudah memimpin 15 pertandingan Cardiff dengan hasil 8 kemenangan, 2 kali imbang dan 5 kekalahan.
PEMAIN KUNCI

MANCHESTER CITY

Top Scorer: Sergio Agüero (19 gol)
Top Assist: Raheem Sterling (9 Assist)
Top Rating: Raheem Sterling (7,71)

CARDIFF CITY

Top Scorer: Víctor Camarasa (5 Gol)
Top Assist: Sean Morrison (3 Assist)
Top Rating: Sol Bamba (7,15)

BERITA KEDUA TIM
  • Sergio Aguero ditarik keluar sebagai tindakan pencegahan dalam kemenangan 2-0 atas Fulham dan takkan jadi starter di laga ini. Gabriel Jesus akan mengisi posisinya.
  • Fernandinho dan John Stones cukup fit untuk masuk skuat di laga terakhir dan ingin jadi starter di laga ini
  • Leroy Sane dan Riyad Mahrez berada di bangku cadangan melawan Fulham dan akan berharap untuk mendapat manfaat dari setiap rotasi.
  • Fabian Delph, Benjamin Mendy, Vincent Kompany, dan Claudio Bravo adalah daftar cedera City.
  • Manajer Cardiff Neil Warnock telah mengancam akan menurunkan tim dari pemain muda, menyusul kekalahan kontroversial mereka di kandang dari Chelsea pada hari Minggu.
  • Cardiff akan bermain tanpa Sol Bamba, Callum Paterson, Matthew Connolly dan Jazz Richards.
PRAKIRAAN FORMASI
Manchester City vs Cardiff line up
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Manchester City 4-0 Cardiff City
Forebet
Manchester City 3-1 Cardiff City
Predictz
Manchester City
 3-0 Cardiff City
FOOTBALL5STAR
MANCHESTER CITY 2-0 CARDIFF CITY

 



[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pelatih Cardiff City: Kami Kalah Karena Ulah Hakim Garis

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Cardiff City, Neil Warnock, mengungkapkan bahwa anak asuhnya harus menelan kekalahan dari Chelsea karena kinerja tak maksimal dari hakim garis. Ia pun melemparkan kritik pedas kepada para perangkat pertandingan karena mengesahkan gol Cesar Azpilicueta yang berbau off-side.

Di partai melawna Chelsea, Cardiff City berhasil unggul hingga ke menit 84. Di menit ke-84, The Blues berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Cesar Azpilicueta yang berada di dalam posisi off-side. Di penghujung pertandingan, Ruben Loftus-Cheek berhasil mencetak gol kemenangan Chelsea.

“Kami sangat membutuhkan VAR. Tanpanya, para perangkat pertanidngan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menentukan keputusan besar. Gol dari Azpilicueta berhasil menghancurkan semangat juang kami,” kata Neil Warnock dikutip dari laman Football London.

Neil Warnock - Cardiff City - Chelsea - @LaticsSpeyk
@LaticsSpeyk

“Selain itu, saya merasa (Antonio) Ruediger juga seharusnya mendapatkan kartu merah. Menurut saya, Craig Pawson adalah wasit yang sangat hebat. Tapi, saya tak mengerti alasan komite wasit di balik pemilihan hakim garis. Karena mereka tak bisa melihat garus lurus,” kata pelatih 70 tahun itu menambahkan.

Selepas gol dari Azpilicueta, Neil Warnock sempat terlihat beradu argumen dengan Maurizio Sarri. Namun, Sarri mengatakan dirinya dan Warnock sama sekali tak beradu argumen dan ia pun setuju dengan pendapat yang dilontarkan oleh Neil Warnock.

“Saya belum melihat gol dari Azpi dengan pasti. Tapi, Neil mengatakan Azpi berada dalam posisi off-side. Saya sangat setuju dengan hal itu. Dia melemparkan kritik mengenai performa wasit. Bukan beradu argumen dengan saya,” kata Maurizio Sarri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Sempat Tertinggal, Chelsea Hajar Cardiff City

Football5star.com, Indonesia – Sempat tertinggal, Chelsea bangkit dan menang 2-1 atas tuan rumah Cardiff City pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Cardiff City Stadium, Minggu (31/3/2019) malam WIB.

Dalam laga ini, Manajer Chelsea Maurizio Sarri secara mengejutkan tak memainkan N’Golo Kante dan Eden Hazard sebagai starter. Posisi keduanya digantikan Ross Barkley dan Pedro Riodriguez.

Cardiff unggul lebih dulu pada menit 46. Adalah Victor Camarasa yang mencatatkan namanya di papan skor. Usai menerima umpan Harry Arter, Camarasa melepas tendangan voli yang membuat kiper Kepa Arrizabalaga tak berkutik.

Cardiff City vs Chelsea Ross Barkley

Chelsea kemudian memasukkan Hazard, Ruben Loftus-Cheek dan Olivier Giroud untuk menambah daya gedor. Usaha ini tak sia-sia karena Cesar Azpilicueta sukses menyamakan kedudukan, enam menit sebelum laga usai. Ia memanfaatkan assist Marcos Alonso.

The Blues memastikan kemenangan mereka di masa injury time lewat
Loftus-Cheek. Skor akhir jadi 2-1 untuk tim tamu.

Dengan hasil ini, Chelsea terpaku di posisi enam klasemen. The Blues tertinggal satu angka dari Manchester United di posisi empat (batas akhir Liga Champions). Sementara Cardiff di posisi 18 dengan 28 angka.

Susunan Pemain

Cardiff City: 1-Neil Etheridge; 2-Lee Peltier, 5-Ecuele Manga, 4-Sean Morrison, 3-J Bennett; 7-H Arter, 17-Aron Gunnarsson; 11-Josh Murphy, 21-Victor Camarasa, 33-Junior Hoilett; 29-Oumar Niasse

Chelsea: 1-Kepa Arrizabalaga; 28-Cesar Azpilicueta, 30-David Luiz, 2-Antonio Ruediger, 3-Marcos Alonso; 5-Jorginho, 17-Mateo Kovacic, 8-Ross Barkley; 11-Pedro Rodriguez, 9-Gonzalo Higuain, 22-Willian

Prediksi: Cardiff vs Chelsea

Cardiff City vs Chelsea - Premier League

Stadion Cardiff City, Minggu (31/3/2019) Pukul 20:05 WIB 

Football5Star.com, Indonesia – Chelsea akan berusaha untuk mengembalikan tren positifnya pada partai lanjutan Premier League melawan klub papan bawah, Cardiff City. Partai Cardiff City vs Chelsea akan digelar di Stadion Cardiff City pada Minggu (31/3) siang waktu setempat.

Di ajang Premier League musim ini, pasukan Maurizio Sarri gagal menunjukkan penampilan yang konsisten. Saat ini, mereka sedang duduk di peringkat ke-6 klasemen sementara Premier League dengan raihan 57 poin dari 30 pertandingan.

Sementara itu, Cardiff menjadi salah satu tim yang kesulitan untuk meraih kemenangan musim ini. Skuat asuhan Neil Warnock baru berhasil mencetak delapan kemenangan dan empat imbang dari 30 partai Premier League musim ini. Mereka kini berada di peringkat ke-18 klasemen sementaraBundesliga dengan raihan 28 poin.

LIMA LAGA TERAKHIR

Cardiff City vs Chelsea - Premier League

HEAD TO HEAD

Cardiff vs Chelsea head to head

STATISTIK MENARIK
  • Kedua tim hanya berhasil meraih dua kemenangan dari lima pertandingan Premier League terakhirnya.
  • Cardiff selalu menelan kekalahan dari lima pertemuan terakhir melawan The Blues.
  • The Blues berhasil meraih 12 kemenangan dan empat imbang dari 17 pertandingan terakhir melawan tim asal Wales.
  • The Blues berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-1 di tiga dari lima pertemuan terakhir kedua tim.
  • The Blues gagal mencetak clean sheet dari lima pertemuan terakhir melawan Cardiff.
  • The Blues berhasil mencetak 11 gol dan hanya kebobolan empat gol dari lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
  • Cardiff hanya berhasil mencetak lima gol dan kebobolan 11 gol dari lima pertandingan Premier League terakhirnya.
PELATIH
  • Partai Cardiff City vs Chelsea kali ini merupakan pertemuan ke-2 antara Neil Warnock dan Maurizio Sarri.
  • Sarri berhasil meraih kemenangan di pertemuan pertama.
  • Rekor Warnock ketika menghadapi The Blues: dua menang, satu imbang, lima kalah.
WASIT
  • Laga Cardiff City vs Chelsea kali ini akan dipimpin oleh wasit Craig Pawson.
  • Dari 23 partai Premier League yang ia pimpin musim ini, Pawson sudah mengeluarkan 77 kartu kuning dan empat kartu merah.
  • Rekor The Blues di pertandingan yang dipimpin oleh Pawson: 10 menang, satu imbang dan empat kalah.
  • Rekor Cardiff di pertandingan yang dipimpin oleh Pawson: tiga menang, dua imbang, satu kalah.
PEMAIN KUNCI*
CARDIFF CITY:
Top Scorer: Sol Bamba, Callum Peterson, Victor Camarasa, Bobby Reid (4 gol)
Top Assist:  Sean Morisson, Victor Camarasa (3 assist)
Top Rating: Sol Bamba (7,15)
CHELSEA:
Top ScorerEden Hazard (13 gol)
Top Assist:  Eden Hazard (11 assist)
Top Rating: Eden Hazard (7,69)

*statistik di Premier League musim 2018-19 menurut whoscored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Cardiff City: Sol Bamba, Callum Peterson cedera. Harry Arter, Joe Bennett diragukan.
  • Chelsea: Ruben Loftus-Cheek, Davide Zappacosta, Ethan Ampadu diragukan.
PREDIKSI LINE-UP

Cardiff City vs Chelsea - Premier League

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Cardiff City 1-3 Chelsea
ScorePredictor
Cardiff City 1-2 Chelsea
Predictz
Cardiff City 0-1 Chelsea
FOOTBALL5STAR
Cardiff City  0-2 Chelsea

Pilot Sala Tak Punya Izin Terbang Malam

Football5star.com, Indonesia – Fakta baru soal kecelakaan pesawat yang ditumpangi Emiliano Sala, mencuat ke publik. Baru-baru ini, pihak berwenang menemukan bahwa ternyata pilot yang bertugas tidak punya izin terbang malam hari.

BBC merilis, David Ibbotson, sang pilot diketahui memiliki masalah dalam mengenali warna. Hal ini membuatnya dilarang terbang malam. Otoritas Penerbangan Kerajaan Inggris belum mengeluarkan pernyataan resmi soal fakta baru ini.

Pada pertengahan Januari lalu, pesawat Piper Malibu yang ditumpangi Sala terjatuh di Selat Inggris. Ia sedang dalam perjalanan menuju Wales untuk menandatangani kontrak bersama Cardiff City. Namun, pemain asal Argentina tersebut tidak pernah benar-benar menginjakkan kakinya di tanah Inggris Raya.

Piper Malibu
wikipedia

Fakta lainnya adalah, Ibbotson tidak pernah memiliki izin terbang di wilayah Inggris. Lisensi yang selama ini ia pegang dikeluarkan oleh Amerika Serikat. Itulah sebabnya ia hanya bisa menerbangkan Piper Malibu yang merupakan produksi Negeri Paman Sam.

“Ibbotson harus menggunakan bantuan kaca mata untuk melihat obyek dari jarak dekat. Hal ini yang membuatnya tidak bisa mengantongi lisensi terbang di Inggris. Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak terkait,” ujar salah satu sumber yang dirilis BBC.

 “Atas keterbatasan yang dimilikinya, Ibbotson hanya diperbolehkan untuk terbang pada siang hari,” lanjut sumber tersebut. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki mengapa yang bersangkutan bisa mendapat izin terbang pada malam hari.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ibunda Emiliano Sala Minta Cardiff Hormati Kesepakatan dengan Nantes

Football5Star.com, Indonesia – Kamis (21/3/2019), tepat dua bulan berlalu sejak maut merenggut nyawa Emiliano Sala dalam kecelakaan pesawat di Selat Inggris. Polemik masih berlanjut. Di antaranya soal ketegangan Cardiff City dengan FC Nantes. Cardiff berusaha mangkir dari kewajiban membayar uang transfer sang striker.

Mengenai hal tersebut, ibunda Emiliano Sala, Mercedes Taffarel, mengaku sangat sedih. Dia berharap kubu Cardiff City menunjukkan rasa hormat dan memenuhi kewajiban kepada Nantes sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani bersama.

Cardiff City masih enggan membayar uang transfer Emiliano Sala kepada FC Nantes.
tenemosnoticias.com

“Jika dikatakan tak menghormati keluar, saya rasa memang demikian,” ujar Mercedes Taffarel seperti dikutip Football5Star.com dari L’Equipe. “Akan beda halnya bila kontrak belum ditandatangani. Namun, kesepakatan sudah tercapai.”

Mercedes Taffarel menambahkan, “Dia membubuhkan tanda tangan di depan pers, di depan semua orang. Untuk itu, mereka (Cardiff City) harus membayar (uang transfer). Mereka harus menepati janji. Tanda tangan tidak bisa dihapus begitu saja.”

Sementara itu, mengenai kasus kematian tragis Emiliano Sala, Mercedes Taffarel masih menuntut keadilan. Dia ingin mengetahui secara pasti penyebab kematian sang anak. Bila memang ada yang harus bertanggung jawab, dia menuntut langkah hukum.

“Saya harap kami sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi sebelum tutup tahun. Saya hanya menuntut keadilan bagi anak saya. Saya hanya meminta kebenaran diungkapkan. Apakah ada keteledoran? Adapakah ada orang yang membuat kesalahan? Apakah ada orang yang harus bertanggung jawab?” terang sang ibunda Emiliano Sala itu lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hadiri Penghormatan Terakhir, Warnock Kenang Janji Emiliano Sala

Football5Star.com, Indonesia – Neil Warnock, manajer Cardiff City, mengaku sangat takjub dan terkesan melihat prosesi penghormatan terakhir kepada mendiang Emiliano Sala. Datang ke Progreso, Argentina, dia menyaksikan langsung betapa kuat ikatan kekeluargaan di antara mereka.

Atas dasar itu, Warnock memahami betul duka mendalam dan kehilangan yang dirasakan warga Progreso. Dia pun sadar, klubnya telah merekrut seorang pahlawan ketika Emiliano Sala sepakat bergabung dari FC Nantes, Januari lalu.

Neil Warnock menghadiri penghormatan terakhir mendiang Emiliano Sala di Progreso.
grimsbytelegraph.co.uk

Hadir langsung dalam prosesi di Progreso, Warnock pun lantas teringat janji yang sempat dilontarkan Emiliano Sala. “Dia berkata kepada saya, ‘Saya akan memberi Anda banyak gol. Saya akan jadi kunci bagi tim.’,” ucap manajer Cardiff itu seperti dikutip Football5Star.com dari Clarin.

Warnock menambahkan, “Dia tipe pemain dengan hati besar. Sebagai pribadi, saya tak pernah mendengar ada komentar buruk tentang dia. Tak ada satu pun orang yang bicara buruk tentang dia.”

Akan tetapi, janji itu tak tertunaikan. Bahkan, Emiliano Sala tak sempat sekali pun bermain untuk Cardiff. Itu karena pesawat yang ditumpanginya selepas berpamintan kepada rekan-rekannya di FC Nantes jatuh di Selat Inggris.

Bagi Warnock, tragedi kematian Emiliano Sala sangat memukulnya. Itu karena tragedi seperti itu sangat jarang dan baru kali ini dialaminya. “Selama 40 tahun karier saya, ini sesuatu yang tak pernah saya alami dan tak tak diinginkan terjadi. Dia adalah pemain saya. Perasaan itu selalu mengejar saya sepanjang waktu,” beber dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tangisan Panjang Progreso untuk Emiliano Sala

Football5Star.com, Indonesia – Emiliano Sala memang bukan siapa-siapa bila dibandingkan dengan Lionel Messi atau Gonzalo Higuain. Dia bukan megabintang. Namun, kematian tragisnya telah mendatangkan duka di semua penjuru dunia. Tragedi kematiannya telah membuat warga Progreso, kampung halamannya, sangat berduka.

Sabtu (16/2/2019), tangisan panjang bergema di Progreso. Ratusan warga menunduk dalam-dalam dengan leher tercekat karena menahan haru yang menyeruak ketika melihat peti jenazah sang striker. Pun ketika peti itu dibawa ke Santa Fe, tempat jasad Emiliano Sala dikremasi sesuai permintaan keluarganya.

Warga Progreso terbenam dalam duka saat peti jenazah Emiliano Sala diangkut ke mobil duka.
clarin.com

Tentu saja, duka paling dalam dan tangisan terpanjang adalah milik keluarga Emiliano Sala. Horacio, ayahnya, hanya bisa melempar pandangan menerawang ke angkasa. Sementara itu, Mercedes, sang ibunda, tak kuasa menahan air mata. Tangisnya pecah di dada seorang anggota keluarga lainnya.

Saat itu, semua kenangan soal Emiliano Sala bangkit di benak orang-orang yang telah begitu mengenalnya. “Saya menyesalkan kehilangan seperti ini. Dia adalah pahlawan kami, seseorang yang menjadi buah bibir setiap orang,” ucap Diego Solis, mantan pelatih Emiliano Sala di Progreso, seperti dikutip Football5Star.com dari Clarin.

Tak Akan Mudah Dilupakan

Mirta Taffarel, bibi sang striker, juga punya kenangan indah. “Saya punya kenangan-kenangan terbaik. Segala yang dia capai adalah apa yang saya impikan. Dia tengah berada dalam karier terbaiknya. Saya mengingat senyumnya, seorang anak yang benar-benar bersahaja. Dia punya teman di mana-mana. Ini sungguh hari kelabu bagi kami,” kenang sang bibi.

Di tengah duka dan rasa kehilangan mendalam itu, sejumput kekecewaan memang ada. Itu terkait misteri besar di balik tragedi tersebut. Keluarga merasa tak mendapatkan penjelasan lengkap soal kematian tragis Emiliano Sala.

Warga Progreso memberikan penghormatan terakhir kepada Emiliano Sala.
clarin.com

Mengenai hal itu, Mirta coba bersikap bijak. “Saya kira tragedi ini membuat kami sangat kehilangan sesuatu dan kami di kota ini akan selalu mengingatnya. Saya ingin menemukan pihak yang bertanggung jawab pada tragedi ini. Namun, sepertinya tragedi ini merupakan takdir,” ucap dia lagi.

Progreso memang akan sulit melupakan Emiliano Sala. Sambutan luar biasa dalam prosesi pelepasan jenazahnya menjadi bukti tak terbantahkan. Neil Warnock, manajer Cardiff City, sampai takjub. “Ini momen yang sangat istimewa. Semua warga kota berkumpul. Saya sangat terkesan oleh ikatan kebersamaan yang terbangun dalam mengingat dia,” ujar Warnock.

Warnock jadi saksi tangisan panjang Progreso untuk Emiliano Sala. Tangisan yang entah kapan akan benar-benar sirna. Mungkin hingga ada anak lain dari kota kecil itu yang menggebrak dunia dan membuat seluruh warganya sangat bangga seperti.

Istirahatlah dalam damai, Emiliano Sala!

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kekasih Emiliano Sala: Saya Akan Mencintaimu Selamanya

Football5star.com, Indonesia – Valentine tahun ini menjadi momen menyedihkan bagi Luiza Ungerer. Betapa tidak, kini ia tidak lagi bisa bersama sang kekasih Emiliano Sala yang telah pergi untuk selamanya.

Ungerer mengungkapkan bahwa dirinya masih sempat berkencan dengan Emiliano Sala sesaat tragedi merenggut nyawa penyerang Cardiff City itu. Namun, takdir harus berkata lain dan keduanya kini harus berpisah untuk selamanya.

Emiliano Sala dipastikan meregang nyawa setelah Kepolisian Dorset mengonfirmasi telah menemukan jasadnya dari dasar selat Inggris, Kamis (7/2/2019) waktu setempat. Sebelumnya, pesawat Piper Malibu yang dikendarai pilot David Ibbotson dan ditumpangi Sala hilang kontak pada 21 Januari 2019.

Dihadapkan dengan pahitnya kenyataan, sosok yang juga berkarier sebagai pevoli wanita dari Brasil itu, berusahan untuk tetap tegar. Kendati demikian, Ungerer memastikan cintanya kepada Emiliano Sala tak akan pernah hilang selamanya.

“Saya akan mencintaimu selamanya,” tulis Ungerer dalam akun Instagram pribadinya seperti dikutip Football5star.com.

Emiliano Sala - Guardian
Guardian

Ungerere juga mengaku sempat sangat sedih ketika upaya pencarian pesawat yang ditumpangi Sala dihentikan. Di satu sisi, ia tak memungkiri masih sangat berharap bisa bertemu sang kekasih dalam keadaan hidup sekalipun saat jasad Sala telah ditemukan.

“Ada banyak kesedihan karena kami tidak tahu di mana pesawat itu dan apa yang terjadi. Proses pencarian seharusnya tidak berhenti,” kata Luiza Ungerer seperti dikutip dari O Globo.

“Saya selalu berharap karena Anda membutuhkan itu. Saya masih berharap hingga saat mereka menemukan jasadnya. Namun, di saat bersamaan saya berharap mereka menemukannya hidup,” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tewasnya Emiliano Sala Jadi Bahan Ejekan Suporter Southampton

Football5star.com, Indonesia – Southampton berencana untuk menghukum dua suporter yang tertangkap karena mengejek fan Cardiff City terkait tewasnya penyerang Emiliano Sala.

Emiliano Sala merupakan pemain Cardiff City yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat hampir tiga pekan lalu. Jasadnya telah ditemukan, Kamis (7/2/2019).

Sabtu (9/2/2019), Southampton melakoni pertandingan melawan Cardiff City di Stadion Saint Mary. Sebelum kick-off partai tersebut, pemain dan suporter di dalam stadion melakukan penghormatan dengan hening sejenak. Di pertandingan ini, Cardiff menuai kemenangan 2-1 atas tuan rumah.

Namun, selama pertandingan berlangsung terjadi insiden yang tidak patut ditunjukkan sejumlah suporter Southampton. Salah satunya adalah dengan membuat gestur pesawat dengan maksud mengejek fan Cardiff.

emiliano sala
@CardiffCityFC

“Tidak ada ruang dalam permainan kami untuk sikap seperti itu dan tidak akan ditoleransi di Saint Mary. Southampton FC dapat mengonfirmasi bahwa dua suporter telah ditahan dan rincian mengenai mereka sudah didapatkan pihak kepolisian saat pertandingan melawan Cardiff City,” tulis pernyataan resmi Southampton seperti dikutip Football5star.com.

“Klub akan melanjutkan kerja sama dengan kepolisian Hampshire guna mengidentifikasi setiap individu yang dianggap melakukan gestur senonoh terhadap suporter Cardiff. Klub akan mengambil sikap terhadap siapa pun yang terlibat dan menghukum suporter yang teridentifikasi.”

Setelah pertandingan pelatih tim berjulukan The Bluebirds, Neil Warnock, mengungkapkan kebanggaannya terhadap anak asuhnya. “Kami ingin melakukannya untuk Emiliano Sala dan saya bangga pemain berhasil melakukannya,” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kronologi Kecelakaan Pesawat yang Menewaskan Emiliano Sala

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Cardiff City, Emiliano Sala telah dinyatakan meninggal pada Kamis (7/2) lalu. Ia menjadi korban dari kecelakaan pesawat yang dikemudikan oleh pilot asal Iggris, David Ibbotson.

Emiliano Sala sebenarnya sudah dinyatakan hilang pada 21 Januari lalu di Selat Inggris. Namun, jasadnya baru ditemukan oleh Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) pada 7 Februari lalu. Berikut adalah kronologi mulai dari kecelakaan hingga ditemukannya jasad dari Emiliano Sala

19 JANUARI 2019

Emiliano Sala meresmikan kepindahannya dari FC Nantes ke Cardiff City. Ia didatangkan dengan mahar sebesar 15 juta Poundsterling. Angka tersebut membuat penyerang asal Argentina itu menjadi pemain termahal dalam sejarah The Bluebirds.

Setelah meresmikan kepindahannya, Sala memutuskan untuk kembali ke Nantes untuk mengambil beberapa barang pribadi serta berpamitan dengan rekan-rekan setimnya. Ia menolak tawaran dari pelatih Cardiff, Neil Warnock untuk menonton pertandingan melawan Newcastle United di Cardiff City Stadium.

21 JANUARI 2019

Setelah berpamitan dengan rekan-rekan setimnya, Sala langsung pergi ke bandara setempat untuk bertolak ke Cardiff. Ia berangkat menggunakan pesawat pribadi dengan jenis Piper Malibu yang dikemudikan oleh David Ibbotson.

Setelah mengudara selama 75 menit, pesawat Piper Malibu yang ditumpangi Ibbotson dan Sala hilang kontak dengan Air Traffic Control setempat. Keduanya diketahui sedang berada di wilayah Selat Inggris ketika hilang kontak.

22 JANUARI 2019

Pihak kepolisian Guernsey mulai melakukan pencarian pesawat Sala dan Ibbotson. Pencarian dilakukan setelah keduanya dinyatakan hilang.

Emiliano Sala - Kronologi - Cardiff City - CNN
CNN
23 JANUARI 2019

Setelah melakukan pencarian selama satu hari, pihak kepolisian Guernsey menyatakan bahwa Ibbotson dan Sala memiliki kesempatan yang sangat kecil untuk selamat. 

Selain itu, salah satu kerabat dekat dari Emiliano Sala juga menyebarluaskan rekaman suara Sala sesaat sebelum pesawat hilang kontak. Di dalam rekaman suara itu, Emiliano Sala sudah mengetahui bahwa pesawat yang ditumpanginya sedang mengalami masalah. Ketika itu, ia mengaku sangat takut.

24 JANUARI 2019

Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, pihak kepolisian Guernsey mulai menyerah. Mereka mengaku sudah tidak akan lagi melanjutkan pencarian. Keputusan itu membuat para suporter sepak bola menggelar aksi solidaritas. Lewat situs GoFundMe, para pesepak bola dan suporter melakukan donasi agar pencarian Emiliano Sala bisa terus dilanjutkan.

Selain itu, bintang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi serta Presiden Argentina, Mauricio Macri meminta pemerintah Inggris untuk terus melakukan pencarian. PAda akhirnya, pencarian bisa dilanjutkan setelah uang hasil donasi sebesar 280.000 Poundsterling berhasil dikumpulkan.

26 JANUARI 2019

Pencarian pribadi dimulai

3 Februari 2019

Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) telah berhasil menemukan bangkai pesawat Piper Malibu yang ditumpangi oleh Emiliano Sala. Bangkai pesawat itu ditemukan di sebuah lokasi yang berjarak 33 KM dari lepas pantai Guernsey dengan kedalaman sekitar 61 meter di bawah permukaan laut.

4 FEBRUARI 2019

Sebuah jasad ditemukan di dalam bangkai pesawat Piper Malibu yang ada di bawah laut. Jasad tersebut berhasil ditemukan dengan bantuan Remotely Operated Vehicle (ROV).

7 FEBRUARI 2019

Dengan menggunakan bantuan Remotely Operated Vehicle (ROV), jasad berhasil diangkat ke permukaan. Selanjutnya, jasad itu dibawa ke pantai untuk dilakukan identifikasi. Tak lama setelahnya, pihak kepolisian Dorset memastikan bahwa jasad yang berhasil diangkat merupakan Emiliano Sala.