Aksi Sensasional Mesin Gol Jepang Warnai Kemenangan Perdana Celtic

gamespool
Aksi Sensasional Mesin Gol Jepang Warnai Kemenangan Perdana Celtic 5

Football5star.com, Indonesia – Bintang Jepang, Kyogo Furuhashi, langsung menunjukkan performa impresif dalam laga keduanya bersama Celtic. Furuhashi berhasil mencetak tiga gol dalan laga pekan kedua Liga Skotlandia melawan Dundee FC, Minggu (9/8) malam WIB.

Gol pertama Furuhashi datang ketika laga baru berjalan 20 menit. Lima menit setelahnya, Furuhashi berhasil mencetak gol keduanya. Pemain berumur 26 tahun itu mencetak gol ketiganya pada menit ke-67.

Tiga gol Furuhashi membuat Celtic berhasil mengalahkan Dundee FC dengan skor telak, 6-0. Tiga gol The Bhoys lainnya dicetak oleh Tom Rogic (49′), Anthony Ralston (84′) serta Odsonne Edouard (90′).

Ini merupakan kemenangan pertama Joe Hart dkk di Liga Skotlandia 2021-22. Di pekan pertama, The Bhoys secara mengejutkan harus menelan kekalahan dari tim promosi, Hearts of Midlothian.

Kyogo Furuhashi - Jepang - Celtic - FourFourTwo
FourFourTwo
PELATIH CELTIC TAK KAGET DENGAN HAT-TRICK KYOGO FURUHASHI

Pelatih The Bhoys, Ange Postecoglou, tak kaget dengan keberhasilan Furuhashi mencetak hat-trick dalam laga keduanya di Liga Skotlandia. Postecoglou tak kaget karena sempat menyaksikan performa impresif Furuhashi ketika masih bermain di J-League.

“Furuhashi tampil luar biasa. Menurut saya, dia seharusnya bisa mencetak satu atau dua gol lagi di laga ini,” tutur Postecoglou dikutip Football5star dari laman Planet Radio.

“Orang-orang baru melihat kemampuan asli Furuhashi. Saya sudah sangat familiar dengan Furuhashi karena saya sangat memperhatikan performanya di J-League selama tiga atau empat tahun terakhir,” imbuh pelatih berpaspor Australia itu.

Kyogo Furuhashi - Jepang - Celtic - The Scotsman
The Scotsman

Postecoglou tak cuma kagum dengan tiga gol yang dicetak Furuhashi. Ia juga sangat senang dengan etos kerja yang ditunjukkan Furuhashi dalam dua laga Liga Skotlandia musim ini.

“Tentu saja saya sangat senang dengan tiga gol yang dicetak Furuhashi. Tapi, saya juga sangat kagum melihat usaha kerasnya ketika kami sedang bertahan. Hal itu menunjukkan kalau Furuhashi bermain dengan rasa bangga yang sangat tinggi dan siap berjuang keras demi kepentingan klub,” tuntas Postecoglou.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Joe Hart Tak Sabar Ingin Rasakan Atmosfer Celtic Park

gamespool
Joe Hart Tak Sabar Ingin Rasakan Atmosfer Celtic Park 8

Football5star.com, Indonesia – Mantan kiper timnas Inggris, Joe Hart, resmi bergabung ke Celtic pada Selasa (3/8) malam WIB. Penjaga gawang berumur 34 tahun itu ditebus dengan banderol 1 juta Poundsterling dari Tottenham Hotspur dan diikat hingga musim panas 2024.

Hart merasa sangat senang karena bakal bermain di hadapan ribuan suporter The Bhoys musim depan. Ia pun tak sabar ingin merasakan atmosfer pertandingan di Celtic Park.

“Bermain di hadapan ribuan suporter di Celtic Park akan menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya tentu ingin kembali bermain di hadapan suporter,” ungkap Joe Hart dikutip Football5star dari laman resmi klub.

Lebih lanjut, Hart juga merasa kagum dengan totalitas para pendukung The Bhoys. Menurutnya, totalitas para suporter sudah membuat Celtic menjadi salah satu klub terkanal di dunia.

“Orang-orang yang tidak berasal dari Skotlandia pasti pernah mendengar nama Celtic. Klub ini dikenal para pecinta sepak bola karena totalitas para suporternya dalam situasi apa pun.”

“Kami memiliki kelompok suporter, stadion dan sejarah di Eropa yang luar biasa. Tentu saja saya berharap akan bisa merasakan itu semua dan mencatatkan nama di buku sejarah klub,” tuntas Hart.

Hart bukanlah satu-satunya nama besar yang merapat ke Glasgow tahun ini. The Bhoys juga resmi mengamankan jasa James McCarthy dan top skorer Liga Jepang, Kyogo Furuhashi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Celtic Amankan Tanda Tangan Top Skorer J League

gamespool
Celtic Amankan Tanda Tangan Top Skorer J League 11

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Skotlandia, Celtic, resmi mengamankan tanda tangan top skorer J League, Kyogo Furuhashi, pada Jumat (16/7) sore WIB. Pemain berusia 26 tahun itu diangkut dari Vissel Kobe dan diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Kedatangan Furuhashi ke Parkhead tentu tak lepas dari buah tangan pelatih kepala, Ange Postecoglou. Pasalnya, Postecoglou sudah sangat mengenal karakteristik Furuhashi karena sempat melatih klub J League, Yokohama F Marinos, selama tiga tahun.

“Kami sangat bangga dengan keberhasilan mendatangkan Kyogo Furuhashi. Dia adalah pemain yang sudah saya kenal dan memiliki kualitas luar biasa,” ujar Ange Postecoglou dikutip Football5star dari laman resmi klub.

“Saya yakin Furuhashi akan bisa menambah kualitas skuat kami dan para suporter akan senang dengan gaya bermainnya. Kami sudah tak sabar ingin memberi sambutan hangat kepadanya,” sambung Postecoglou.

Furuhashi merupakan salah satu pemain bintang di J League dalam beberapa musim terakhir. Ia sukses mencuri perhatian klub-klub Eropa berkat torehan 48 gol dan 18 assist dalam 110 pertandingan bersama Visel Kobe.

Saat ini, Furuhashi duduk di puncak daftar top skorer J League dengan torehan 14 gol dari 20 partai. Unggul dua gol dari Leandro Damiao (Kawasaki Frontale) dan Ado Onaiwu (Yokohama F. Marinos).

Tak cuma gemilang di Vissel Kobe, Furuhashi juga mampu menunjukkan performa apik bersama timnas Jepang. Saat ini, ia tercatat berhasil menyumbang tiga gol dari enam penampilan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nostalgia Hari Ini: Mo Johnston Khianati Celtic, Tak Diterima Rangers

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pindah ke klub rival sudah hal biasa di sepak bola. Di Italia, Inggris, Spanyol, Jerman, hingga Belanda banyak pemain yang melakukannya.

Akan tetapi bagaimana dengan Skotlandia? Liga di sana memang kalah pamor dibandingkan yang disebut di atas. Tapi untuk urusan tensi pertandingan sekota, mereka setara.

Skotlandia punya musuh abadi dalam diri Celtic dan Rangers. Dua klub ibu kota yang sudah berseberangan sejak dalam pikiran.

mo johnston junipersports
junipersports

Perbedaan agama membuat mereka enggan bersatu. Yang ada setiap Old Firm Derby berlangsung kedua belah suporter selalu menebar kebencian.

Mo Johnston tentu tahu apa artinya Old Firm Derby. Pemuda asli Glasgow terlahir sebagai penggemar berat Celtic.

Sebagai fan sejak kecil, Mo Johnston baru bisa mewujudkan mimpinya berseragam Celtic pada 1984 silam. Ia menyelesaikan kepindahannya dari Watford dengan transfer 500 ribu euro.

Dia langsung menuai sukses dan jadi kebanggaan para suporter. Tiga tahun di sana, Johnston mempersembahkan dua trofi. Yakni Liga Skotlandia dan Piala Super Skotlandia.

Setelah itu Johnston sempat mengadu nasib ke Prancis dengan memperkuat Nantes selama dua musim. Mulai tidak betah dalam perantauan, ia minta pulang ke Skotlandia.

Akan tetapi, bukan Celtic yang jadi tujuannya. Melainkan musuh abadi, Rangers. Transfer kontroversi dalam sejarah Old Firm ini pun terjadi tepat hari ini 32 tahun silam.

Pemain Katolik Pertama Rangers

Bukan latar belakang Mo Johnston saja yang membuat transfer ini menuai amarah fan Celtic. Tapi juga cara dia pergi disebut sangat tidak sopan.

Ketika mengumumkan niatnya kembali ke Skotlandia, sang bomber menegaskan hanya ingin kembali untuk The Hoops. Dia bahkan sudah melangsungkan konferensi pers di markas klub.

Beberapa hari kemudian, dirinya justru menandatangani kontrak dengan Rangers. Cara ini membuat fan The Hoops mengamuk. Mereka membakar jersey sang pemain karena merasa dikhianati.

mo johnston rangersnews
rangersnews.uk

Menurut laporan Daily Record, sang bomber juga mendapat ancaman pembunuhan dari suporter garis keras Celtic. Masalah kian bertambah karena bukan fan The Hoops saja yang marah.

Penggemar Rangers juga tidak menerima kehadiran Mo Johnston. Alasan mereka membenci mantan penggawa timnas Skotlandia bukan hanya masa lalunya sebagai fan dan pemain Celtic.

Akan tetapi juga fakta bahwa dia penganut Katolik. Untuk diketahui, Rangers lebih identik dengan Protestan dan mendukung persatuan Skotlandia-Inggris, Sedangkan Celtic penganut Katolik yang memperjuangkan kemerdekaan Skotlandia-Irlandia.

Selama dua musim mengabdi di stadion Ibrox, Mo Johnston terus dikecam suporter. Bahkan kala berlangsungnya Old Firm Derby, dia benar-benar jadi musuh seisi stadion, baik itu di Ibrox maupun Celtic Park.

Kendati demikian dia mampu mempersembahkan tiga gelar untuk Rangers. Yakni dua Liga Skotlandia dan satu Piala Liga Skotlandia. Dia juga menjadi pemain Katolik pertama sejak Perang Dunia 1 yang memperkuat Rangers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Celtic Resmi Tunjuk Mantan Pelatih Timnas Australia

gamespool
Celtic Resmi Tunjuk Mantan Pelatih Timnas Australia 18

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Skotlandia, Celtic, resmi menunjuk mantan nakhoda timnas Australia, Ange Postecoglou sebagai pelatih anyar pada Kamis (10/6) sore WIB. Postecoglou diikat dengan kontrak berdurasi satu tahun.

Postecoglou merasa sangat terhormat karena mendapat kesempatan melatih klub sebesar Celtic. Pelatih berusia 55 tahun itu berjanji akan berusaha keras menunjukkan penampilan yang bisa memuaskan para suporter.

“Saya akan melakukan segalanya untuk bisa membawa klub ini kembali berjaya dan di saat yang bersamaan menunjukkan gaya bermain yang akan memuaskan para suporter,” tutur Ange Postecoglou dikutip football5star dari laman resmi klub.

“Tujuan utama kami adalah menghibur para suporter dan meraih kemenangan di setiap pertandingan. Itu adalah tujuan yang selalu saya pegang selama berkarier sebagai pelatih. Kini, saya akan memulai proses persiapan untuk bisa mencapai target,” sambung Postecoglou.

Nama Postecoglou mulai mencuat ketika ia menangan timnas Australia pada 2013 hingga 2017 lalu. Di bawah komando Postecoglou, Socceeroos berhasil melaju ke Piala Dunia 2014 dan 2018 serta menyabet gelar Piala Asia edisi 2015.

Selepas menangani timnas Australia, Postecoglou sempat menangani tim Jepang, Yokohama F. Marinos. Ia berhasil membawa Marinos meraih gelar J-League musim 2018-19.

Bersama Celtic, Postecoglou mendapat tugas yang cukup berat. Ia ditugaskan untuk mencegah Rangers menjadi juara Liga Skotlandia musim 2020-21 sekaligus membawa The Bhoys menunjukkan performa terbaik di kompetisi Eropa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

AC Milan vs Celtic: Banjir Gol dan Pembuktian Jens Petter Hauge

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Banjir gol tercipta di san Siro pada laga AC Milan vs Celtic di Liga Europa, Jumat (4/12/2020) dinihari WIB. Sempat tertinggal dua gol, tuan rumah akhirnya membalikkan keadaan untuk menang 3-2.

Rotasi yang dibuat Stefano Pioli harus dibayar mahal pada awal-awal pertandingan. AC Milan sudah kebobolan dua gol saat laga belum genap 15 menit.

Tom Rogic sukses membuka keunggulan Celtic pada menit ketujuh. Dalam keadaan tertinggal, I Rossoneri kian gusar lantaran Simon Kjaer mengalami cedera empat menit kemudian.

castillejo ac milan vs celtic acmilan
@acmilan

Dia tidak bisa melanjutkan laga dan harus digantikan Alessio Romagnoli. Masuknya sang kapten rupanya belum memberikan dampak positif. Mengingat tiga menit kemudian mereka kembali tertinggal.

Kali ini Odsonne Edouard yang membuat Gianluigi Donnarumma memungut bola dari gawangnya. Ketinggalan dua gol, Milan akhirnya bangkit. Mereka mampu menyamakan kedudukan hanya dalam tempo dua menit.

Tendangan akurat Hakan Calhanoglu pada menit ke-24 memperkecil ketinggalan. Setelah itu aksi Samu Castillejo memastikan angka sama kuat 2-2 hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, pasukan Stefano Pioli tidak ingin membuat kesalahan serupa. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya pun terlihat lima menit kemudian.

Pioli harus berterima kasih pada pemain mudanya, Jens Peter Hauge. Aksi solo run sang wonderkid ditutup oleh tendangan terukur ke gawang Celtic untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Setelah itu, pertandingan praktis menjadi milik tuan rumah. Apalagi setelah Sandro Tonali dan Ismael Bennacer dimasukkan. Keseimbangan lini tengah lebih terjaga dibanding pada babak pertama.

Hal ini praktis membuat Celtic kesulitan mengembangkan permainan. Namun, bukan berarti mereka tidak punya peluang untuk menyamakan kedudukan. Salah satu peluang yang didapat tim tamu lewat tendangan kaki kiri Jeremie Frimpong yang menyamping dari gawang.

Memasuki delapan menit terakhir laga, justru AC Milan yang menjauhkan keunggulan. Umpan Jens Petter Hauge berhasil disambut Brahim Diaz untuk memastikan kemenangan 4-2 tuan rumah.

Tambahan tiga poin membuat AC Milan kokoh di puncak klasemen Grup H Liga Europa dengan 10 angka. Sementara Celtic tak beranjak dari dasar klasemen dengan mengumpulkan satu poin saja.

Susunan Pemain:

AC Milan (4-3-3): 99-Gianluigi Donnarumma; 19-Theo Hernandez, 45-Matteo Gabbia, 24-Simon Kjaer (Alessio Romagnoli 11’), 5-Diogo Dalot; 33-Rade Krunic (Sandro Tonali 46’), 79-Franck Kessie (Ismael Bennacer 61’), 10-Hakan Calhanoglu (Brahim Diaz 61’); 15-Jens Peter Hauge, 12-Ante Rebic (Lorenzo Colombo 83’), 7-Samu Castillejo

Pelatih: Stefano Pioli

Glasgow Celtic (4-2-3-1): 1-Vasilios Barkas; 44-Hatem Elhamed, 6-Nir Bitton, 35-Kristoffer Vassbakk Ajer, 93-Diego Laxalt; 8-Scott Brown (Ismaila Soro 78’), 42-Callum McGregor; 17-Ryan Christie (Patryk Klimala 86′); 18-Tom Rogic (Oliver Nicham 67’), 30-Jeremie Frimpong; 22-Odsonne Edouard

Pelatih: Neil Lennon

Prediksi: AC Milan vs Celtic

cover AC Milan vs Celtic
Prediksi: AC Milan vs Celtic 29
GamesPools GIF
PREDIKSI HASIL
WhoScored
AC Milan 4-0 Celtic
Predictz
 AC Milan 3-0 Celtic
Footballpredictions.net
AC Milan 2-1 Celtic
FOOTBALL5STAR
AC Milan 2-0 Celtic
San Siro, Jumat (4/12/2020) Pukul 00.55 WIB (Vidio)

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan kelima Grup H Liga Europa yang mempertemukan AC Milan vs Celtic. Rossoneri seharusnya bisa menang mudah mengingat Celtic sudah dipastikan tak mengincar apa-apa lagi.

Performa Milan di Liga Europa tak sebagus performa mereka di Serie A. Mereka gagal menang di dua laga terakhirnya melawan Lille. Dan itu mengakibatkan mereka berada di posisi kedua dan hanya berjarak satu poin dari Sparta Praha di bawahnya. Mereka juga masih tak bisa diperkuat Zlatan Ibrahimovic.

Sedangkan Celtic saat ini berada di posisi juru kunci dan membuat mereka dipastikan tak akan lolos ke babak selanjutnya. Pelatih Neil Lennon sendiri sebenarnya posisinya di kursi kepelatihan terancam mengingat mereka saat ini bukan hanya tersingkir dari Liga Europa, namun juga berada 11 poin di bawah rival mereka, Rangers di Liga Skotlandia.

REKOR PERTEMUAN
head to head Milab vs Celtic
Prediksi: AC Milan vs Celtic 30
TREN PERFORMA
Lima laga terakhir AC MILAN VS CELTIC
Prediksi: AC Milan vs Celtic 31
GamesPools GIF
STATISTIK MENARIK
  • AC Milan menang di 4 laga terakhirnya melawan Celtic di semua kompetisi.
  • AC Milan mencatatkan 3 cleansheet di 3 laga terakhirnya melawan Celtic di semua kompetisi.
  • Celtic kebobolan paling tidak 2 gol di 4 laga terakhirnya di Liga Europa.
  • AC Milan palting tidak mencetak 2 gol di 3 laga terakhirnya melawan Celtic di semua kompetisi.
PELATIH
  • Kedua pelatih, Stefano Pioli dan Neil Lennon baru bertemu satu kali yakni pada pertemuan pertama.
  • Pioli menang 3-1 di laga itu.
  • Laga itu juga merupakan pertemuan pertama dari masing-masing pelatih melawan lawan klubnya masing-masing.
WASIT
  • Laga AC Milan vs Celtic akan dipimpin oleh wasit asal Spanyol Ricardo De Burgos.
  • Laga ini merupakan laga debut Burgos di kompetisi Liga Europa.
  • Ini juga laga pertama bagi kedua tim yang akan dipimpin oleh Burgos.
PEMAIN KUNCI

AC Milan

Top Scorer: Brahim Diaz (4 gol)
Top Assist: Theo Hernandez dan 6 pemain lainnya (1 assist)
Top Rating: Diogo Dalot (7,32)

Celtic

Top Scorer: Mohamed Elyounoussi (3 gol)
Top Assist: Mohamed Elyounoussi dan 3 pemain lainnya (1 assist)
Top Rating: Mohamed Elyounoussi (7,37)

*Statistik di Liga Europa 2020-21 menurut WhoScored

BERITA KEDUA TIM

AC Milan: Zlatan Ibrahimovic, Mateo, Musacchio, Rafael Leao cedera.
Celtic: James Forrest diragukan.

PRAKIRAAN FORMASI
line up AC Milan vs Celtic

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Celtic vs AC Milan: Gol Jens Petter Hauge Warnai Kemenangan Rossoneri

gamespool
Celtic vs AC Milan: Gol Jens Petter Hauge Warnai Kemenangan Rossoneri 34

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada babak grup Liga Europa yang mempertemukan Celtic vs AC Milan. Tim tamu berhasil menang dengan skor 3-1, lewat gol dari Radu Krunic, Brahim Diaz, dan Jens Peter Hauge

Milan berhasil unggul pada menit ke-12. Umpan dari Samu Castillejo dari sisi kanan berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Radu Krunic.

Kedua tim sama-sama kesulitan mengembangkan permainan. Celtic selalu melakukan salah umpan dan AC Milan kesulitan menembus pertahanan yang dipimpin Shane Duffy.

Rossoneri akhirnya berhasil membongkarnya pada menit ke-41. Lewat serangan balik, Theo Hernandez berhasil memberi umpan ke Brahim Diaz yang dengan tenang memasukkan bola ke gawang Vasilios Barkas.

Babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Kesempatan pertama pada babak kedua datang dari pemain pinjaman Milan, Diego Laxalt pada menit ke-51 lewat tendangan voli, namun tipis melebar di atas gawang Gigi Donnarumma.

Celtic benar-benar terus mengurung pertahanan Milan, namun mereka kesulitan untuk menembus pertahanan yang dijaga oleh duet Alessio Romagnoli dan Simon Kjaer.

Akhirnya pada menit ke-76, Celtic memperkecil kedudukan. Lewat tendangan penjuru, umpan dari Ryan Christie mampu disambut oleh pemain pengganti Mohamed Elyounoussi dan masuk ke gawang Donnarumma.

Celtic terus menyerang, namun itu membuat pertahanan mereka bolong. Dan itu terbukti di penghujung laga. Jens Hauge berhasil mencetak gol setelah menerima umpan dari Alexis Saelemaekers.

Laga Celtic vs AC Milan berakhir dengan skor 3-1.

Susunan Pemain Celtic vs AC Milan:

Celtic (3-5-1-1): 1-Vasilios Barkas; 57-Stephen Welsh (27-Mohamed Elyounoussi), 4-Shane Duffy, 35-Kristoffer Ajer; 30-Jeremie Frimpong, 21-Olivier Ntcham, 8-Scott Brown (18-Tom Rogic), 42-Callum McGregor, 93-Diego Laxalt (3-Greg Taylor); 10-Albian Ajeti (11-Patryk Kimala); 9-Leigh Griffiths (17-Ryan Christie).

Pelatih: Neil Lennon.

AC Milan (4-3-3): 99-Gigi Donnarumma; 5-Diogo Dalot, 13-Alessio Romagnoli, 24-Simon Kjaer, 19-Theo Hernandez; 33-Rade Krunic, 8-Sandro Tonali, 79-Franck Kessie (4-Ismail Bennacer); 7-Samu Castillejo (56-Alexis Saelemaekers), 11-Zlatan Ibrahimovic (17-Rafael Leao), 21-Brahim Diaz (15-Jens Hauge).

Pelatih: Stefano Pioli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pioli Tak Khawatir Milan Tandang ke Celtic Tanpa Calhanoglu

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan akan tandang ke Skotlandia untuk menghadapi tuan rumah Glasgow Celtic, Jumat (23/10/2020) dinihari WIB. Stefano Pioli mengonfirmasi timnya tidak akan tampil dengan kekuatan penuh.

Stefano Pioli akan merotasi skuatnya. Zlatan Ibrahimovic kemungkinan akan diistirahatkan karena baru pulih dari covid-19 dan sempat dimainkan pada laga derbi melawan Inter Milan di akhir pekan.

Satu nama lain yang dipastikan tidak akan tampil adalah Hakan Calhanoglu. Bedanya, sang gelandang mengalami cedera. Kendati begitu sang pelatih tidak khawatir.

Hakan Calhanoglu - Stefano Pioli - AC Milan - The Independent
The Independent

“Sayangnya cedera adalah bagian dari pekerjaan ini. Dan kami kehilangan Calhanoglu. Tapi kami punya pemain lain meskipun dengan karakteristik yang berbeda. Kami akan menemukan soluasi terbaik untuk menurunkan tim yang kompetitif,” ujar Pioli kepada Milan TV, Kamis (22/10/2020).

Mantan pelatih Lazio akan memberikan kesempatan pada pemain muda di Celtic Park dinihari nanti. Lini depan akan diisi oleh Lorenzo Colombo dan wonderkid baru asal Norwegia, Jens Petter Hauge.

Selain itu, laga pembuka fase grup Liga Europa ini juga akan menjadi ajang debut untukDiogo Dalot yang baru didatangkan dari Manchester United. Sang nakhoda mengonfirmasi bahwa sang bek sayap siap dimainkan.

“Jens Hauge dan Diogo Dalot masih muda tapi sudah menujukkan kemampuan beradaptasi dengan baik. Mereka siap untuk bermain di Liga Europa,” tutup Stefano Pioli.

Prediksi: Celtic vs AC Milan

cover celtic vs ac milan

GamesPools GIF

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Celtic 1-3 Milan
ScorePredictor
Celtic 0-1 Milan
Predictz
Celtic 1-2 Milan
FOOTBALL5STAR
Celtic 2-3 Milan
Stadion Celtic Park, Jumat (23/10/2020) Dinihari Pukul 2.00 Dinihari WIB (SCTV)

Football5Star.com, Indonesia – Laga seru akan tersaji di Celtic Park saat tuan rumah Glasgow Celtic menjamu AC Milan pada fase grup Liga Europa.

Bisa dibilang ini adalah pertemuan dua klub langganan Liga Champions. Ya, mereka selama ini lebih akrab dengan Liga Champions. Bahkan pernah mencicipi gelar Si Kuping Besar.

Pada laga nanti mental tim tuan rumah sedang jatuh. Mereka baru saja dikalahkan rival abadi, Rangers, di Liga Skotlandia.

Sebaliknya AC Milan dalam percaya diri tinggi. Anak asuh Stefano Pioli tampil perkasa musim ini dengan menyapu bersih semua laga dengan kemenangan. Termasuk mengalahkan Inter Milan di Serie A.

REKOR PERTEMUAN

head to head Celtic vs Milan

TREN PERFORMA

Lima laga terakhir Celtic vs AC milan

STATISTIK MENARIK
  • Dari 7 laga kandang musim ini, Celtic menang 5 kali.
  • Celtic hanya sekali gagal cetak gol pada kompetisi musim ini.
  • Milan selalu menang pada 7 laga musim ini.
  • Milan setidaknya selalu mencetak 2 gol di semua kompetisi musim ini.
  • I Rossoneri selalu menang pada 3 laga terakhir melawan Celtic.
  • Satu-satunya kekalahan Milan dari Celtic terjadi di Celtic Park 2007 silam.
  • Anak asuh Stefano Pioli catatkan cleansheet pada 3 lawatan terakhir ke Celtic Park.
PELATIH
  • Ini pertama kalinya Neil Lennon dan Stefano Pioli bertemu.
  • Neil Lennon baru 2 kali menghadapi Milan dan dia selalu kalah.
  • Klub asuhan Lennon belum pernah membobol gawang Milan.
  • Stefano Pioli belum pernah menghadapi Celtic.
WASIT
  • Laga Glasgow Celtic vs AC Milan akan dipimpin oleh wasit asal Slovenia, Matej Jug.
  • Sepanjang musim ini tim yang bertindak sebagai tuan rumah selalu menang saat Matej Jug memimpin laga.
  • Matej Jug baru sekali pimpin laga Celtic dan raksasa Skotlandia itu kalah.
  • Jug belum pernah memimpin laga Milan.
PEMAIN KUNCI

GLSGOW CELTIC:

Top Scorer:

Top Assist:

Top Rating:

AC MILAN:

Top Scorer:

Top Assist:

Top Rating:

BERITA KEDUA TIM
  • Neil Lennon tak bisa menurunkan James Forrest dan Michael Johnston karena cedera.
  • Leight Griffith akan diduetkan dengan Albian Aljeti di lini depan.
  • Bintang anyar Celtic, Diego Laxalt akan dimainkan sebagai starter melawan mantan klubnya.
  • Stefano Pioli akan merotasi skuat. Salah satunya mengistirahatkan Zlatan Ibrahimovic.
  • Lorenzo Colombo dan Jens Petter Hauge akan diduetkan sebagai penyerang.
  • Rade Krunic akan menggantikan peran Hakan Calhanoglu yang alami cedera.
PRAKIRAAN FORMASI

Lineup Celtic vs AC milan

Kabar Terbaru Henrik Larsson, Bomber Swedia yang Melegenda di Skotlandia

dinasti
Kabar Terbaru Henrik Larsson, Bomber Swedia yang Melegenda di Skotlandia 47

Football5star.com, Indonesia – Henrik Larsson sempat menjadi salah satu penyerang yang ditakuti publik Eropa pada akhir dekade 1990an dan awal 2000an. Larsson menjadi sosok yang disegani berkat penampilan ganasnya bersama Celtic, Barcelona dan timnas Swedia.

Nama Larsson mulai mencuri perhatian publik Eropa berkat penampilan gemilangnya bersama Celtic pada periode 1997 hingga 2004. Selama tujuh tahun bermain di Skotlandia, Larsson berhasil mencetak 242 gol dari 313 penampilannya di semua kompetisi.

Tak hanya itu, Larsson juga mampu meraih cukup banyak gelar bersama Celtic. Beberapa gelar yang sukses dimenangkan Larsson diantaranya adalah empat Liga Skotlandia, dua Piala Skotlandia, serta dua Piala Liga Skotlandia.

Celtic - Swedia - Kabar Terbaru Henrik Larsson
SportBible

Selepas Celtic, Larsson memutuskan untuk menjajal peruntungannya bersama raksasa Spanyol, Barcelona. Di Spanyol, Larsson tetap berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya meski tak selalu menjadi pilihan utama.

Total, Larsson sukses mencetak 19 gol dari 59 penampilannya bersama Blaugrana. Selain itu, Larsson juga sukses menambah koleksi medali juaranya setelah mampu mengantar Barcelona meraih dua gelar Liga Spanyol serta satu Liga Champions.

Larsson memutuskan untuk gantung sepatu bersama Helsinborg pada Oktober 2009. Ketika gantung sepatu, Larsson sudah berusia 38 tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Terbaik Jebolan Celtic

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Celtic merupakan salah satu klub profesional tertua di dunia sepak bola. Sepanjang sejarahnya, The Hoops sudah menelurkan nama-nama legendaris seperti Virgil van Dijk dan Henrik Larsson.

Selain kedua pemain tersebut, ada juga sejumlah nama-nama legendaris lainnya yang sukses diorbitkan Celtic. Berikut, www.old.football5star.com sudah merangkum 5 pemain terbaik jebolan Celtic:

1. VIRGIL VAN DIJK
Virgil van Dijk - 5 Pemain Terbaik Jebolan Celtic - Henrik Larsson - The Scottish Sun
The Sun

Virgil van Dijk didatangkan Celtic dari Gronigen pada 2013 lalu dengan banderol 2,75 juta Euro. Di Skotlandia, Van Dijk berhasil menasbihkan diri sebagai salah satu bek terbaik di Britania Raya.

Total, Van Dijk berhasil mengemas 115 penampilan di semua kompetisi bersama The Hoops. Pada musim panas 2015, Van Dijk dilepas ke Southampton dengan banderol 15,7 juta Euro. Dua setengah tahun kemudian, Van Dijk merapat ke Liverpool setelah ditebus dengan harga 75 juta Euro.

Bersama Liverpool, Van Dijk berhasil menjadi bek terbaik di Eropa. Pemain 28 tahun itu pun menjadi kunci keberhasilan The Reds yang merengkuh gelar Liga Champions musim lalu.

2. HENRIK LARSSON
Virgil van Dijk - 5 Pemain Terbaik Jebolan Celtic - Henrik Larsson - The Scottish Sun
The Scottish Sun

Henrik Larsson didatangkan Celtic dari Feyenoord pada 1997. Di Skotlandia, Larsson langsung membuktikan ketajamannya dan menjadi salah satu penyerang terbaik di Eropa.

Selama tujuh tahun bermain untuk The Hoops, Larsson berhasil mencetak 242 gol dari 313 penampilannya di semua kompetisi. Catatan tersebut membuat Larsson menduduki peringkat tiga dalam daftar top skorer sepanjang masa Celtic.

Pada 2004, Larsson hengkang dari Celtic dan bergabung ke Barcelona. DI Barcelona, Larsson berhasil meraih dua gelar Liga Spanyol dan satu Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

CEO Celtic: Kami Memang Pantas Jadi Juara

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Celtic dinyatakan sebagai jawara Liga Skotlandia musim 2019-20 setelah kompetisi resmi dihentikan. Menurut CEO The Hoops, Peter Lawwell, timnya memang pantas diberi gelar juara Skotlandia.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas komitmennya. Komitmen dari mereka membuat kami berhasil membentuk tim yang lagi-lagi menjadi berhasil menjadi juara Skotlandia,” ucap Peter Lawwell dikutip dari laman resmi klub.

“Tentu saja saya sedikit menyayangkan keputusan ini karena kami tak bisa melanjutkan kompetisi di hadapan para suporter. Tapi, tak ada satu pihak pun yang bisa mengatakan kami tak pantas menjadi juara,” sambung Lawwell menambahkan.

Celtic - Peter Lawwell - Liga Skotlandia - @celticfc
instagram.com/celticfc

Lebih lanjut, Lawwell juga mempersembahkan gelar juara musim 2019-20 kepada seluruh suporter Celtic dan masyarakat Skotlandia. “Kami mempersembahkan gelar juara ini kepada semua orang yang terkena dampak akibat situasi sulit ini.”

“Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, dengan latar belakang krisis global, semua bidang masyarakat mengalami kesulitan besar dan penting bagi kita untuk meluangkan waktu sejenak untuk mengingat ini,” sambung Lawwell.

Sebelum kompetisi dihentikan, Celtic duduk di puncak klasemen Liga Skotlandia. Unggul 13 poin dari Rangers yang menguntit di posisi dua.

Keberhasilan ini merupakan kali ke-9 secara beruntun Celtic berhasil menjadi juara Skotlandia. Pencapaian ini membuat The Hoops kini memiliki koleksi 51 gelar Liga Skotlandia. Hanya terpaut tiga dari Rangers yang punya koleksi 54 gelar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

BREAKING! Liga Skotlandia Diberhentikan, Celtic Jadi Juara

terassd
BREAKING! Liga Skotlandia Diberhentikan, Celtic Jadi Juara 57

Football5Star.com, Indonesia – Ladbrokes Premiership atau Liga Skotlandia resmi diberhentikan dan Badan Liga Skotlandia (SPFL) resmi mengumumkan bahwa Celtic dinobatkan menjadi juara. Dengan begitu pula, Rangers finis di posisi runner-up dan Hearts terdegradasi.

SPFL mengkonfimasi lewat pernyataan yang dikeluarkan pada Senin (18/5/20). Mereka menggunakan sistem poin per pertandingan untuk bisa menentukan klasemen akhir, seperti Ligue 1.

“SPFL hari ini mengumumkan bahwa, setelah berkonsultasi dengan semua 12 klub. Dewan SPFL telah menetapkan bahwa Ladbrokes Premiership musim 2019-20 telah disimpulkan berakhir. Ladbrokes Championship, Ladbrokes, League One, dan Ladbrokes League Two akan menggunakan sistem point per game sejak laga tanggal 13 Maret 2020 untuk menentukan klasemen akhir,” tulis SPFL seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi mereka.

SPFL melanjutkan, “keputusan ini membuat Celtic menjadi juara musim 2019-20 dan Hearts terdegradasi ke Ladbrokes Championship.”

Dengan begitu Celtic berhasil menjadi juara liga selama 9 musim beruntun. Total The Hoops sudah menjadi juara liga Skotlandia sebanyak 51 kali. Semakin mendekati rivalnya Rangers yang menjadi juara 54 kali.

Celtic sendiri saat ini memiliki selisih 13 poin dari Rangers yang berada pada posisi kedua. Mayoritas klub sudah bermain sebanyak 30 kali. Hanya Rangers dan St. Johnstone yang baru bermain 29 kali. Sedangkan Heart of Midlothian hanya mengemas 23 poin dan berjarak 4 poin dari posisi aman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bek Arsenal Ungkap Jasa Shunsuke Nakamura dalam Kariernya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kehebatan legenda Jepang, Shunsuke Nakamura, masih sangat berkesan untuk bintang muda Arsenal, Kieran Tierney. Ia pun menganggap sang gelandang punya jasa besar dalam kariernya.

Shunsuke Nakamura pernah lama membela Glasgow Celtic. Pada saat yang sama Kieran Tierney masih seorang bocah yang berada di akademi Celtic.

Dalam masa pertumbuhannya sebagai pemain profesional, Kieran Tierney ternyata sangat terpengaruh dengan permainan Nakamura. Terlebih mereka sama-sama pemain yang punya kelebihan di kaki kiri.

kieran tierney shunsuke nakamura celtic
uefa

“Shunsuke Nakamura adalah salah satu pemain yang paling saya kagumi. Perannya selama di Celtic sangat penting dalam membentuk karakter saya. Dia pemain kaki kiri seperti saya dan saya selalu takjub dengan pemain yang punya kekuatan pada kaki kiri,” kata Tierney seperti dilansir Mirror, Minggu (10/5/2020).

“Dia juga punya tendangan bebas yang fantastis. Kelebihannya satu ini membuktikan di mana level dia berada. Saya dan teman-teman lainnya sangat menikmati permainannya,” ia menambahkan.

Sebagai informasi, pemain yang kini berusia 41 tahun berseragam Celtic dari 2005 hingga 2009. Salah satu gol yang akan selalu diingat fan Celtic darinya adalah tendangan bebasnya ke gawang Manchester United di Liga Champions 2007 silam.

Sementara itu, Kieran Tierney baru merasakan tim senior Celtic 2016 lalu. Dan pada musim ini pemain 22 tahun hengkang ke Arsenal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Klub Eropa dengan Koleksi Gelar Juara Liga Terbanyak

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola memiliki sejarah yang cukup panjang di Eropa. Hal itu membuat sejumlah klub seperti Benfica dan Celtic berhasil puluhan gelar juara liga di kompetisi domestiknya masing-masing.

Selain kedua klub tersebut, ada juga beberapa tim lainnya yang sukses menjadi raja di kompetisi domestiknya. Berikut, www.old.football5star.com sudah merangkum 5 klub Eropa dengan koleksi gelar juara liga terbanyak

5. BENFICA (PORTUGAL – 37 GELAR)
Celtic - 5 Klub Eropa dengan Koleksi Gelar juara Liga Terbanyak - Benfica - slbenfica. pt
slbenfica.pt

Benfica merupakan tim dengan koleksi gelar juara liga terbanyak di Portugal. Total, tim asal kota Lisbon ini sudah berhasil meraih 37 gelar juara Liga Portugal sepanjang sejarahnya.

Gelar juara liga perdana Benfica didapatkan pada musim 1935-36. Sementara, gelar Liga Portugal terakhir mereka didapatkan pada musim 2018-19 lalu.

Tak hanya galak di Portugal, Benfica juga sempat menjadi tim yang ditakuti di Eropa. Sepanjang sejarahnya, Aguias pernah dua kali meraih gelar Piala Champions (pendahulu Liga Champions) pada musim 1960-61 dan 1961-62.

4. OLYMPIACOS (YUNANI – 44 GELAR)
5 Klub Eropa dengan Koleksi Gelar Liga Terbanyak Olympiacos @olympiacosfc
twitter.com/olympiacosfc

Di kancah sepak bola Eropa, Olympiacos memang bukan menjadi tim yang ditakuti. Akan tetapi, mereka menjadi klub paling ditakuti sepanjang sejarah sepak bola Yunani.

Sepanjang sejarahnya, Olympiacos berhasil meraih 44 gelar Liga Super Yunani. Tak hanya itu, Olympiacos juga berhasil meraih 27 gelar Piala Yunani serta empat Piala Super Yunani. Ketiga catatan itu membuat Olympiacos menjadi tim tersukses sepanjang sejarah sepak bola Yunani.

Meski memiliki sejarah panjang, dalam dua musim terakhir Olympiacos gagal meraih gelar Liga Super Yunani. Gelar juara musim 2017-18 jatuh ke tangan AEK Athena. Semusim berselang, PAOK berhasil menasbihkan diri sebagai jawara Yunani.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Daftar Tim Peserta Babak 32 Besar Liga Europa

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Liga Europa sudah menyelesaikan seluruh pertandingan di matchday V dinihari tadi. Dari 24 laga yang berlangsung, 13 tim sudah memastikan satu tempat di babak 32 besar.

Sevilla, Espanyol, dan Celtic berhasil lolos ke fase gugur sebagai juara grup. Ketiga tim itu sukses tampil gemilang di lima partai Liga Europa dan perolehan poin mereka sudah tak bisa lagi dikejar oleh lawan-lawannya.

Sementara itu, APOEL menjadi satu-satunya tim yang sudah lolos sebagai runner up. Mereka sukses mendapatkan tiket ke babak 32 besar setelah meraih kemenangan dari wakil Luksemburg, Dudelange, dinihari tadi. Mereka menemani Sevilla sebagai perwakilan dari grup A.

Daftar Tim Peserta Babak 32 Besar Liga Europa - @EuropaLeague
twitter.com/apoelfcofficial

Berikut adalah daftar tim yang sudah lolos ke babak 32 besar Liga Europa:

  • Sevilla (Spanyol)
  • Espanyol (Spanyol)
  • Celtic (Skotlandia)
  • APOEL (Siprus)
  • FC Basel (Swiss)
  • Sporting CP (Portugal)
  • LASK (Austria)
  • Gent (Belgia)
  • Wolfsburg (Jerman)
  • Braga (Portugal)
  • Wolves (Inggris)
  • Manchester United (Inggris)
  • AZ Alkmaar (Belanda)

Masih ada sembilan tim lagi yang bisa mengamankan tiket ke babak gugur Liga Europa musim ini. Tim-tim besar seperti Arsenal, Lazio, AS Roma, Rangers, dan FC Porto pun dipastikan akan tampil habis-habisan di matchday VI untuk bisa lolos ke babak gugur. Delapan tempat tersisa akan dihuni oleh tim-tim yang finis di posisi tiga babak grup Liga Champions.

UEFA sendiri baru akan melakukan pengundian babak 32 besar pada tanggal 16 Desember mendatang di Nyon, Swiss. Tepat setelah pengundian babak 16 besar Liga Champions.

Lazio vs Celtic: Akhir Dramatis di Olimpico

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Lazio harus kembali mengakui keunggulan Celtic di ajang Liga Europa. Partai Lazio vs Celtic di Stadio Olimpico pada Jumat (8/11) dinihari dengan skor 2-1 di Stadio Olimpico berkat gol Olivier Ntcham di penghujung pertandingan.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Lazio tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Baru tujuh menit laga berjalan, Ciro Immobile berhasil menjebol gawang Fraser Forster setelah menerima umpan Manuel Lazzari.

Pada menit ke-25, Lazio hampir menggandakan keunggulan. Namun, Forster berhasil mengamankan gawangnya setelah Christopher Jullien hampir mencetak gol bunuh diri.

Pada menit ke-38, Celtic akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui upaya James Forrest yang memaksimalkan kesalahan dari lini belakang tim tuan rumah. Paruh pertama pun berakhir dengan skor sama kuat, 1-1.

Lazio vs Celtic - Liga Europa - @officialsslazio
twitter.com/officialsslazio

Selepas turun minum, Celtic yang mengincar tiga poin langsung keluar menyerang. Pada menit ke-50, mereka sempat mendapatkan peluang melalui Odsonne Edouard. Namun, usahanya masih bisa dimentahkan oleh Thomas Strakosha.

Pada menit ke-68, Forster dipaksa bekerja keras untuk mengamankan gawangnya dari sundulan Sergej Milinkovic-Savic. Tujuh menit berselang, Forster kembali menjadi pahlawan Celtic setelah ia mampu mengamankan gawangnya dari kemelut yang terjadi.

Di menit ke-85 dan 86, Lazio kembali mendapat peluang emas melalui Valon Berisha dan Alberto. Namun, upaya dari kedua pemain itu masih bisa dimentahkan oleh Forster yang tampil heroik.

Asyik menyerang, Lazio malah kecolongan di menit ke-5 masa injury time. Berawal dari kesalahan Berisha, pemain pengganti, Olivier Ntcham berhasil menjebol gawang Lazio tanpa kesulitan berarti. Pertandingan Lazio vs Celtic pun berakhir tak lama setelah Ntcham mencetak gol.

Kekalahan ini semakin menyulitkan misi Lazio untuk melaju ke babak 32 besar Liga Europa. Saat ini, mereka ada di posisi tiga klasemen grup E dengan koleksi tiga poin. Sementara, kemenangan ini membuat Celtic dipastikan melaju ke babak 32 besar Liga Europa.

SUSUNAN PEMAIN LAZIO VS CELTIC:

Lazio: 1-Thomas Strakosha; 3-Luiz Felipe, 93-Denis Vavro (7-Valon Berisha 82′), 33-Francesco Acerbi; 29-Manuel Lazzari, 16-Marco Parolo, 6-Lucas Leiva (10-Luis Alberto 58′), 21-Sergej Milinkovic-Savic, 22-Jony Rodriguez (19-Senad Lulic 58′); 20-Felipe Caicedo, 17-Ciro Immobile

Pelatih: Simone Inzaghi

Celtic: 67-Fraser Forster; 33-Hatem Abd Elhamed (6-Nir Bitton 83′), 2-Christopher Jullien, 35-Kristoffer Ajer; 49-James Forrest (13-Moritz Bauer 89′), 17-Ryan Christie (21-Olivier Ntcham 77′), 8-Scott Brown, 42-Callum McGregor, 15-Jonny Hayes; 27-Mohamed Elyounoussi, 22-Odsonne Edouard

Pelatih: Neil Lennon

Kartu Kuning: Caicedo 42′ – Brown 51′

Jauh dari Orang Tua Jadi Masalah Besar Kieran Tierney di Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bintang baru Arsenal, Kieran Tierney, belum diturunkan sebagai starter di Premier League musim ini. Situasi ini tak lepas dari cedera yang membekapnya di awal musim.

Kini Kieran Tierney sudah pulih dan sudah dimainkan dalam tiga laga Arsenal di Liga Europa dan Carabao Cup. Tapi kembali merumputnya sang bek sepertinya tidak mengakhiri masalah yang dia alami selama ini.

Ya, pemain yang didatangkan dari Celtic itu mengaku masih kesulitan beradaptasi di Arsenal. Ia mengatakan keberadaannya yang jauh dari orang tua jadi faktor utamanya.

Kieran Tierney - Arsenal - @kierantierney 2
instagram.com/kierantierney

“Datang ke London dan bermain untuk Arsenal adalah perubahan besar bagi saya. Saya adalah anak rumahan yang selalu tinggal bersama orang tua. Sekarang saya datang ke negara baru dan kota yang sangat besar,” kata Tierney seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (5/10/2019).

“Saya hidup sendiri untuk pertama kalinya dan itu tidak bagus. Orang-orang bertanya pada saya seperti apa London. tapi saya tidak bisa menjawabnya karena saya belum pernah ke kota. Situasi ini tidak bagus karena sedikit memengaruhi saya di lapangan,” katanya lagi.

Pemain timnas Skotlandia juga menegaskan bahwa bermain untuk Meriam London adalah keputusan yang sangat sulit. Bukan karena dirinya takut bersaing dengan pemain lain, tapi karena dirinya harus tinggal berjauhan dari orang tua.

“Menandatangani kontrak dengan Arsenal adalah keputusan tersulit dalam hidup saya. Untuk pertama kalinya saya meninggalkan klub yang sudah saya bela selama 15 tahun, dan untuk pertama kalinya pula saya meninggalkan orang tua saya di Glasgow,” tutup Kieran Tierney.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kieran Tierney: Sulit Terima Tawaran Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain anyar Arsenal, Kieran Tierney, mengatakan bahwa pergi meninggalkan Celtic adalah keputusan tersulit yang harus ia ambil sepanjang hidupnya. Ia pun akhirnya menerima tawaran dari Arsenal karena ingin mengambil kesempatan besar di Premier League.

Kieran Tierney datang ke Arsenal dengan banderol 25 juta Poundsterling. Di Stadion Emirates musim depan, penggawa timnas Skotlandia itu akan bersaing dengan Sead Kolasinac dan Nacho Monreal untuk mendapatkan posisi di starting XI Unai Emery.

“Saya sudah memilih pilihan tersulit dalam hidup saya. Saya harus bicara dengan keluarga, teman-teman dekat, dan agen karena saya harus mengambil keputusan sulit dan pergi meninggalkan klub yang sangat dicintai,” kata Tierney dikutip dari laman resmi Arsenal.

“Saya rasa, orang-orang juga harus mengetahui kesulitan yang saya alami. Tapi, Arsenal merupakan klub yang sangat besar dan ini merupakan kesempatan yang tepat bagi saya untuk bersinar. Saya sangat senang bisa berada di sini,” sambung Tierney menambahkan.

Bagi Tierney, mimpi terbesarnya di dunia sepak bola adalah meraih gelar juara bersama Celtic. Ia pun berhasil mewijudkan mimpi tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Kini, sudah saatnya Tierney mengambil langkah baru bersama Arsenal.

“Mimpi saya adalah bermain dan membawa Celtic meraih gelar juara. Saya sudah melakukan hal itu dan kini sudah siap untuk melangkahkan kaki ke tempat lain. Sekarang rasanya adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mencari tantangan baru,” tandas Tierney.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Resmi: Arsenal Ikat Kieran Tierney dengan Kontrak Jangka Panjang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Perburuan Arsenal untuk posisi bek tengah dipastikan selesai. Mereka akhirnya meresmikan bintang muda Celtic, Kieran Tierney, di hari terakhir jendela transfer musim panas ini.

Arsenal mengeluarkan dana sebesar 25 juta pounds untuk menggaet Kieran Tierney. Di Stadion Emirates dia diikat kontrak selama enam musim.

Kepastian transfer ini sekaligus menjadi jawaban banyak fan The Gunners. Pasalnya klub kesayangannya sudah lama dikaitkan dengan sang bek. Kedatangan Kieran Tierney ini sekaligus menjadikannya sebagai suksesor Laurent Koscielny yang hengkang ke Bordeaux.

Sang pelatih, Unai Emery, mengaku bersyukur dengan terjadinya transfer ini. Ia pun siap mengandalkan pemain berusia 22 tahun tersebut musim 2019-2020.

“Kami senang Kieran akhirnya bergabung dengan kami. Dia pemain yang sangat bertalenta dan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Unai Emery seperti dikutip Football5star.com dari situs resmi klub, Kamis (8/8/2019).

“Dia menjadi opsi utama kami sebagai pemain bertahan dan saya sudah tidak sabar melihatnya bergabung dengan rekan-rekan baru di sini,” sambung mantan pelatih Paris Saint-Germain tersebut.

Adapun transfer ini menjadikan Kieran Tierney sebagai pembelian termahal dalam sejarah Liga Skotlandia. Angka 25 juta pounds melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Virgil van Dijk yang beberapa musim lalu digaet Southampton dari Celtic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pelatih Celtic Tidak Tahu Kieran Tierney akan ke Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bintang muda Celtic, Kieran Tierney, dilaporkan segera menandatangani kontrak dengan Arsenal dalam waktu dekat. Tapi terwujudnya transfer ini sepertinya tidak diketahui sang pelatih, Neil Lennon.

Celtic dan Arsenal sudah menyetujui nilai transfer sang pemain yang mencapai 25 juta pounds. Sky Sports bahkan melaporkan bahwa peresmiannya akan diumumkan The Gunners dalam beberapa jam ke depan.

Akan tetapi Neil Lennon belum mengetahui soal hal itu. Walau begitu ia menegaskan tidak akan kaget jika transfer ini benar-benar terwujud.

Kieran Tierney - Virgil van Dijk - Celtic - Premier League - @kierantierney 2
instagram.com/kierantierney

“Saya tidak tahu apa-apa. Tapi seperti yang saya katakan beberapa hari lalu saya tidak akan terkejut jika dia benar-benar menandatangani kontrak bersama Arsenal. Jika dia pergi, para pemain Celtic akan mendoakan kesuksesannya di sana,” ujar Neil Lennon kepada Mirror, Kamis (8/8/2019).

Dia pemain yang luar biasa. Talentanya tidak pernah saya ragukan dan dia seorang pemuda tangguh yang saya kenal,” sambung pelatih yang menggantikan posisi Brendan Rodgers di pertengahan musim lalu itu.

Kieran Tierney merupakan bek tengah tangguh yang dimiliki Celtic. Debut di tim utama sejak 2015 lalu, pemain berusia 22 tahun sudah mengoleksi 170 penampilan. Ia juga berjasa atas kesuksesan raksasa Skotlandia menjuarai empat gelar liga Skotlandia, dua Piala Skotlandia, dan dua Piala Liga Skotlandia.

Jika Arsenal dan Celtic sudah memastikan kepindahan Tierney dengan dana 25 juta pounds, maka dia akan menjadi transfer termahal dalam sejarah Liga Skotlandia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Carlo Ancelotti: Kieran Tierney Adalah Pemain Hebat

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mengatakan bahwa bek kiri andalan Celtic, Kieran Tierney, merupakan pemain hebat dengan bakat yang luar biasa. Namun, ia tak tertarik untuk memboyong Tierney ke Stadio San Paolo di bursa transfer musim panas tahun ini.

Napoli sempat dikabarkan siap mendaratkan Kieran Tierney untuk mengantisipasi kepergian Faouzi Ghoulam. Selain Napoli, Arsenal juga menjadi klub lain yang tertarik untuk menggunakan jasa pemain 22 tahun itu pada musim 2019-20.

“Saya mengenalnya. Dia adalah pemain muda yang sangat hebat dan mampu tampil luar biasa di posisi bek kiri bersama Celtic,” tutur Carlo Ancelotti dikutip www.old.football5star.com dari laman BBC Sport.

“Tapi, kami sama sekali tak tertarik untuk menggunakan jasanya pada musim depan. Kami sudah memiliki dua orang bek kiri hebat dalam sosok Faouzi Ghoulam dan Mario Rui. Saya hanya berharap Tierney bisa menemukan klub yang tepat,” sambung Ancelotti.

Selama lima tahun bermain untuk Celtic, Tierney mampu menunjukkan penampilan yang sangat konsisten. Penggawa timnas Skotlandia itu berhasil mengumpulkan delapan gol dari 170 penampilannya di semua kompetisi. Ia menjadi bagian dari skuat Celtic yang berhasil meraih treble domestik di Skotlandia dalam tiga musim terakhir secara beruntun.

Penampilan impresif Tierney di Parkhead membuatnya menjadi buruan utama Arsenal. The Gunners pun dikabarkan sudah melempar tawaran sebesar 25 juta Poundsterling untuk mendaratkan Tierney. Namun, The Hoops menolak mentah-mentah penawaran tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Soal Tierney, Celtic Tutup Pintu Untuk Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Celtic, Neil Lennon, mengungkapkan bahwa transfer Kieran Tierney ke Arsenal sudah dipastikan batal. Ia yakin bek Skotlandia itu takkan pindah ke Emirates Stadium di bursa transfer musim panas ini.

Tierney sedang jadi incaran Arsenal. Namun, usaha The Gunners menemukan kesulitan. Karena, meski sudah menaikkan harga dengan mengajukan tawaran menjadi 25 juta pound, The Hoops tetap menolaknya.

“Kesepakatan itu, sejauh yang saya ketahui, tidak terjadi. Kami senang tentang itu dan ini hanya masalah menenangkan pikiran Tierney sekarang. Setahu saya, semuanya sudah selesai. Saya tidak tahu apakah Arsenal akan memenuhi penilaian kami. Jadi pada dasarnya batal,” kata Lennon di Soccerway.

“Itu mungkin sulit bagi Tierney untuk menerimannya. Saya harus berbicara dengannya dan saya yakin klub juga akan melakukannya,” Lennon menambahkan.

Kieran Tierney - Arsenal - Unai Emery - The Times

Arsenal butuh bek kiri baru. The Gunners ingin melepas Nacho Monreal yang performanya tak stabil musim lalu.

Selain Arsenal, klub lain yang dilaporkan tertarik kepada Tierney adalah Napoli. Namun, runner up Serie A itu belum melakukan pendekatan formal kepada pemain 22 tahun tersebut.

Tierney sendiri sudah empat musim menjadi starter reguler di lini pertahanan Celtic. Alhasil bek muda ini diyakini punya potensi untuk menjadi salah satu bek terbaik di Eropa dalam beberapa tahun ke depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kieran Tierney di Antara Napoli dan Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan Pelatih Skotlandia, Alex McLeish, mengaku yakin Kieran Tierney sudah siap untuk meninggalkan Celtic dan pindah ke klub yang lebih besar seperti Arsenal atau Napoli.

Satu minggu terakhir muncul kabar bahwa Arsenal dan Napoli mengincar jasa Tierney. Keduanya siap mendapatkan tanda tangan bek 22 tahun itu.

Tierney sendiri sudah empat musim menjadi starter reguler di lini pertahanan Celtic. Alhasil bek muda ini diyakini punya potensi untuk menjadi salah satu bek terbaik di Eropa dalam beberapa tahun ke depan.

Kieran Tierney - Arsenal - Unai Emery - The Times
The Times

“Tierney siap untuk lompatan besar dan pergi ke klub yang lebih penting daripada Celtic. Ketika timnya bermain Barcelona, Manchester City atau Paris Saint-Germain di Liga Champions, dia selalu menonjol, dan itu membuatnya siap,” kata McLeish di Soccerway.

“Dia punya kualitas menyerang, tetapi juga seorang bek yang hebat. Dia sangat muda dan walau dia memiliki beberapa cedera, tidak ada masalah khusus. Dia benar-benar cepat dan bukan hanya pemain yang tahu bagaimana bertahan. Dia punya stamina, bisa berlari beberapa kilometer tanpa henti.”

“Kami berbicara tentang atlet sungguhan. Carlo Ancelotti memiliki kualitas yang tepat untuk mengeluarkan potensi Tierney, dan Napoli akan menjadi langkah besar baginya,” McLeish menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bek Liverpool Sanggah Sarankan Tierney Hengkang dari Celtic

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Liverpool, Andy Robertson, membantah menyarankan rekan setimnya di timnas Skotlandia, Kieran Tierney hengkah dari Celtic. Tierney dikaitkan dengan dengan salah satu klub Liga Inggris, Arsenal, dan dirumorkan akan bergabung ke Stadion Emirates.

Unai Emery, manajer Arsenal, sebelumnya menginginkan bek kiri berusia 22 tahun itu bergabung dengan skuatnya. Guna menggantikan Nacho Monreal yang dikabarkan akan hengkang pada musim panas ini.

Andy Robertson Kieran Tierney The Scottish Sun
thescottishsun.co.uk

Sebelumnya, konsultan transfer pemain, Ian McGarry, mengklaim Andy Robertson menyarankan Tierney untuk hengkang dari The Hoops, julukan Celtic, guna mengembangkan karier sepak bola kelahiran tahun 1997 itu.

“Hal yang telah berubah bagi Kieran Tierney adalah berbicara kepada rekan satu tim internasionalnya Andy Robertson. Setelah memenangkan Liga Champions pada akhir musim lalu, dia memberi tahu Tierney, ‘lihat, jangan lalai karier Anda’,” ujar McGarry mengenai Robertson yang memberikan saran kepada Tierney.

Akan tetapi, dilansir The Scottish Sun dikutip Football5star.com, Robertson membantah apa yang diucapkan McGarry mengenai pernyataan dirinya. “Penuh dengan sampah,” tegas Robertson menampik pernyataan McGarry melalui sosial media pribadi bek Liverpool tersebut.

Kieran Tierney tampil konsisten sepanjang musim 2018-19 bersama Celtic, ia bermain 40 pertandingan di seluruh kompetisi bersama The Hoops. Perannya cukup vital dan tidak tergantikan di lini belakang sehingga mampu membawa klubnya menjuarai Liga Skotlandia dan hanya kebobolan 20 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bawa Celtic Treble, Lennon Ditawari Kontrak

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaNeil Lennon mengaku senang ditawari kontrak setelah berhasil membawa Celtic meraih treble di kompetisi domestik.

Neil Lennon sementara ini menggantikan Brendan Rodgers yang mengundurkan diri dan hengkang ke Leicester City. Lennon berhasil mengantarkar Celtic meraih Piala Skotlandia setelah mengalahkan Hearts 2-1 di Stadion Hampden Park.

“Ini suatu keistimewaan,” kata Lennon dilansir BBC, Sabtu (25/5/2019) dikutip Football5star.com.

Neil Lennon Daily Record Celtic
dailyrecord

Menjabat sebagai manajer sementara Celtic, Lennon mengaku ditawari kontrak untuk menukangi Scott Brown cs. oleh kepala eksekutif klub Peter Lawwell dan Dermot Desmond selaku pemegang saham terbesar setelah memastikan meraih Piala Skotlandia.

“Peter, Mr Desmond dan beberapa anggota dewan masuk setelah itu ke area shower. Kami melakukan obrolan lima menit dan mereka mengatakan mereka ingin menawari saya pekerjaan itu.” Lennon mengaku.

Meski sebelumnya sempat menukangi Celtic, tawaran yang ia dapatkan kali ini tetap membuatnya bahagia.

“Saya tahu orang mungkin merasa sulit percaya, tetapi saya adalah seorang profesional. Saya berdedikasi untuk pekerjaan saya. Saya memiliki karier buruk di Bolton dan kemudian meraih kesuksean selama dua tahun di Hibernian dan saya percaya dengan kemampuan saya sendiri.” ujar Lennon mengungkapkan kebahagiannya.

Keberhasilan Celtic meraih gelar Piala Skotlandia menyusul dua trofi lainnya yang telah berhasil diraih. Sebelumnya berhasil mengamankan gelar Piala Liga Skotlandia dan gelar Liga Skotkandia pada awal Mei lalu dengan keunggulan sembilan angka dari rivalnya, Glasgow Rangers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Celtic Raih Treble Domestik Untuk Kali Ketiga Secara Beruntun

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Dominasi Celtic di Liga Skotlandia semakin terlihat jelas setelah Scott Brown dkk berhasil mengamankan gelar Piala Skotlandia pada Sabtu (25/5). Kemenangan ini membuat mereka berhasil meraih seluruh gelar domestik dalam tiga musim terakhir.

Sebelum meraih gelar Piala Skotlandia, Celtic sudah terlebih dahulu mengamankan gelar Piala Liga Skotlandia pada Desember 2018 lalu setelah mengalahkan Aberdeen di partai final. Pasukan Neil Lennon kemudian berhasil gelar Liga Skotkandia pada awal Mei 2019 lalu dengan keunggulan sembilan angka dari musuh bebuyutannya, Rangers.

Celtic berhasil meraih gelar Piala Skotlandia setelah mengalahkan Hearts dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan The Bhoys di partai itu dicetak oleh pemain asal Prancis, Odsonne Edouard pada menit ke-62 dan 82. Sementara, satu gol Hearts dicetak oleh Ryan Edwards pada menit ke-52.

Celtic - Treble - @celticfc
twitter.com/celticfc

Tiga gelar yang mereka raih musim ini membuat Celtic menjadi salah satu klub dengan koleksi trofi domestik terbanyak di dunia sepak bola. Sejauh ini, The Bhoys sudah berhasil meraih 50 gelar Liga Skotlandia, 39 Piala Skotlandia serta 18 Piala Liga Skotlandia.

Meskipun menjadi tim yang dominan di Skotlandia, Celtic gagal menunjukkan penampilan serupa di kompetisi Eropa. Musim ini, langkah mereka harus kandas di babak 32 besar Liga Europa setelah dikandaskan oleh klub LaLiga, Valencia.

Keberhasilan meraih gelar Liga Skotlandia membuat Scott Brown dkk akan berlaga di babak kualifikasi Liga Champions musim depan. Mereka tentunya ingin kembali berlaga di kompetisi antar klub terakbar di Eropa setelah absen selama beberapa musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Klub Skotlandia Bakal Raup Untung jika Man United Rekrut Dembele

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaManchester United dikabarkan tengah serius untuk mendekati striker Lyon, Moussa Dembele. Kabar terbaru, klub berjuluk Red Devils itu siap gelontorkan dana mencapai 35 juta poundsterling.

Rumor tentang ketertarikan Manchester United pada Dembele tentu saja bakal membuat klub Skotlandia, Glasgow Celtic meraih keuntungan. Kok bisa?

Glasgow Celtic bakal mendapat keuntungan 10 persen dari perekrutan Dembele ke Manchester United. Hal ini disebabkan tim yang dilatih oleh Neil Lennon itu masih memiliki hak atas status Dembele.

Pada Agustus 2018 lalu, Dembele direkrut Lyon dari Celtic. Dalam klausul kontrak antara Lyon dan Celtic, klub Prancis itu akan membayar 10 persen jika Dembele direkrut oleh tim lain dalam periode tertentu.

Akan tetapi keinginan Red Devils untuk bisa mendapakan Dembele sepertinya cukup sulit. Tawaran Manchester United sebesar 35 juta poundsterling dianggap kurang, Lyon mematok Dembele dengan harga 40 juta poundsterling.

Harga itu cukup standar sebenarnya jika melihat penampilan pemain 22 tahun tersebut. Pada musim ini, Dembele telah menjalani 33 pertandingan dan mencetak 15 gol di Ligue 1.

Dembele menjadi salah satu striker alternatif yang wajib diboyong oleh Red Devils di bursa transfer musim panas mendatang. Pasalnya, mereka bisa saja kehilangan salah satu striker andalannya, Romelu Lukaku.

Striker asal Belgia itu santer diberitakan akan angkat koper dari Old Trafford pada musim panas nanti. Ia kabarnya tengah dilirik oleh klub Italia, Inter Milan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mantan Manajer West Ham Tertarik Melatih Celtic

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan manajer West Ham, Slaven Bilic, mengaku berminat menjadi manajer klub asal Skotlandia, Celtic. Manajer asal Kroasia itu saat ini sedang tidak menangani klub manapun.

Celtic saat ini ditangani oleh manajer sementara, Neil Lennon, yang diangkat setelah Brendan Rodgers mengundurkan diri pada bulan Februari. Lennon dikabarkan tidak ingin mempermanenkan statsusnya.

Slaven Bilic The National Celtic
thenational.ae

Menurut Football Scotland dikutip Football5star.com, Bilic yang sempat memperkuat timnas Kroasia di Piala Eropa 1996 dan Piala Dunia 1998 ini berminat menukangi klub yang berjuluk The Bhoys ini.

“Slaven sangat tertarik dengan pekerjaan di Celtic. Ini adalah klub besar dengan sejarah dan emosi yang hebat. Dia mengetahui semua tentang sejarah dan basis penggemar Celtic. Energi serta semangat mereka akan menjadi langkah yang baik baginya.”

“Celtic adalah klub yang sangat populer di Kroasia. Skotlandia, Irlandia dan Kroasia sangat mirip dengan populasi dengan ukuran yang sama dan sangat bangga karena memiliki nilai yang sama.” demikian dilansir Football Scotland dari sumber terdekat Bilic.

Bilic terakhir kali menukangi salah satu klub Liga Premier Arab Saudi, Al-Ittihad. Ia mengundurkan diri pada Februari lalu setelah hanya memenangkan tiga pertandingan dari 15 laga yang dijalani. Bilic sebelumnya sempat melatih Besiktas, Lokomotiv Moscow dan klub kota kelahirannya Hajduk Split.

Selama aktif sebagai peman sepak bola, Slaven Bilic, bermain sebagai pemain bertahan. Bilic sempat bermain di Liga Inggris bersama West Ham dan Everton.