Tuchel: Azpilicueta Punya Semua yang Dibutuhkan Sebagai Kapten

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Thomas Tuchel kembali menyanjung Cesar Azpilicueta. Kali ini ia menyebut kapten Chelsea sebagai kapten yang komplet.

Pada tahun perdana kerja sama Thomas Tuchel dan Cesar Azpilicueta langsung membuahkan trofi Liga Champions. Musim depan mereka menginginkan trofi yang lebih banyak lagi.

Pelatih asal Jerman menyebut kapten Chelsea punya semua yang dibutuhkan seorang kapten. Tidak hanya mampu bertahan dan menyerang sama baiknya, dia juga punya jiwa kepemimpinan.

chelsea-ChelseaFC
@ChelseaFC

“Ya dia punya semua itu. Cesar adalah pria yang bisa diandalkan. Semua orang bisa sangat bangga bahwa kami memilikinya sebagai kapten kami,” ujar Thomas Tuchel seperti dikutip Football5star dari Tribal Football, Minggu (25/7/2021).

“Cesar Azpilicueta punya semua yang Anda inginkan dari seorang kapten. Dan saya yakin jika mereka memilihnya, apa pun situasinya, Anda bisa mengandalkannya dan dia akan memberikan 100 persen,” ia menambahkan.

Performa apik bek kanan itu tidak hanya dirasakan Chelsea. Ia juga tampil impresif kala membela Spanyol di Euro 2020.

Di sana pula dia mencetak gol perdananya untuk La Furia Roja. “Ketika saya tahu dia akan bermain di pertandingan terakhir grup saya melihat bahwa itu adalah pertandingan yang menentukan,” ungkapnya.

“Saya pikit dia adalah orang yang Anda inginkan di lapangan karena dia bisa memberikan tekanan. Inilah yang dia lakukan, dia pemain yang fantastis,” tutup Thomas Tuchel.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cesar Azpilicueta Geleng-geleng Lihat Performa Pedri

gamespool
Cesar Azpilicueta Geleng-geleng Lihat Performa Pedri 7

Football5star.com, Indonesia – Bek kanan timnas Spanyol, Cesar Azpilicueta, mengaku kaget dengan kualitas mumpuni yang dimiliki gelandang muda Barcelona, Pedri. Azpilicueta juga dibuat kaget dengan kepercayaan diri tinggi milik Pedri.

Pedri merupakan salah satu pemain kunci La Furia Roja di Euro 2020. Ia selalu menjadi pilihan utama Luis Enrique dan memiliki koleksi lima penampilan di ajang Euro 2020.

“Pedri merupakan pemain yang paling mengejutkan buat saya pribadi,” ujar Cesar Azpilicueta dikutip football5star dari laman Football Espana.

Cesar Azpilicueta - Spanyol - fcbarcelona. com 2
fcbarcelona.com

“Pedri bisa melakukan banyak hal ketika menguasai bola. Tak cuma itu, ia juga memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi. Menurut saya, hal itu merupakan sesuatu yang sangat penting,” sambung pria 31 tahun itu.

Pedri bukanlah satu-satunya pemain muda yang dipercaya masuk skuat La Furia Roja di Euro 2020. Ada beberapa pemain muda lain seperti Eric Garcia (20 tahun), Dani Olmo (23 tahun), dan Ferran Torres (21 tahun).

Kualitas yang dimiliki ketiga pemain itu juga membuat Azpilicueta terkesan. “Sejujurnya, saya sangat terkejut dengan kualitas para pemain muda di tim nasional Spanyol.”

Banyaknya pemain muda berkualitas membuat Azpilicueta cukup optimistis dengan peluang timnas Spanyol meraih prestasi gemilang di masa depan. Ia pun yakin La Furia Roja akan bisa melaju ke partai final Euro 2020.

“Kami memiliki ambisi yang sangat besar. Kami tentu tak cukup puas dengan keberhasilan melaju ke semifinal, kami ingin meraih prestasi yang lebih baik lagi di Euro 2020,” tandas Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Spanyol Bakal Kalahkan Italia Jika Bisa Matikan Jorginho

gamespool
Spanyol Bakal Kalahkan Italia Jika Bisa Matikan Jorginho 11

Football5Star.com, Indonesia – Bek kanan timnas Spanyol, Cesar Azpilicueta, memperingati rekan-rekannya akan kehebatan Jorginho jelang lawan Italia, Rabu (7/7/21). Azpilicueta yakin Spanyol punya peluang menang lebih besar jika bisa mematikan rekan timnya di Chelsea itu.

Spanyol akan bertemu Italia di semifinal Euro 2020. Gli Azzurri memang sangat mengandalkan lini tengahnya di turnamen ini dengan trio Nicolo Barella, Jorginho, dan Marco Verratti. Azpilicueta memperingatkan kemampuan lini tengah Italia, terutama Jorginho yang Azpilicueta sangat kenal karena sudah bermain bersama di Chelsea sejak 2018.

Lorenzo Insigne Sebut Jorginho Pantas Dapat Ballon d'Or (Tumgir
Tumgir

“Kami memiliki grup WhatsApp dengan rekan satu tim kami di Chelsea, tetapi akan menyenangkan bertemu dengannya lagi di lapangan. Itulah mengapa sepakbola itu hebat, sekarang kami akan memberikan yang terbaik untuk tim nasional kami. Jorginho telah terbukti menjadi pemain penting bagi Italia,” ucap Cesar Azpilicueta seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Mantan bek Olympique Marseille itu melanjutkan, “Dia memiliki kualitas penting, dia suka menjaga bola di kakinya dan mengontrol permainan. Jika kami bisa membatasi keterlibatannya, kami akan memiliki lebih banyak peluang untuk lolos ke final.”

Media ternama Italia, La Gazetta dello Sport baru-baru ini menyebut bahwa Jorginho berpeluang untuk bisa meraih Ballon d’Or tahun ini jika dia bisa membawa Italia juara Euro 2020 mengingat dia sudah membawa Chelsea juara Liga Champions musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Morata Terbebani Kesuksesan David Villa dan Torres

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Alvaro Morata jadi sasaran cemooh fan Spanyol. Performanya yang kurang meyakinkan membuat dirinya jadi bahan ejekan.

Kendati telah mencetak dua gol di Euro 2020, Alvaro Morata tetap dianggap sebagai salah satu titik lemah timnas Spanyol. Ini tak lepas dari banyaknya peluang yang terbuang percuma dari kaki dan kepalanya.

Apa yang dialami bomber Juventus membuat rekan setim, Cesar Azpilicueta, berempati. Menurutnya sang bomber terbebani kesuksesan dua pendahulunya seperti David Villa dan Fernando Torres.

david villa fernando torres flickr
flickr

“Alvaro terus menjadi lebih dewasa setiap harinya. Dia telah menerima tongkat estafet sebagai striker timnas Spanyol. Tapi untuk sukses seperti David Villa atau Fernando Torres tidaklah mudah. Mungkin itu yang sedikit membebaninya,” ujar Azpilicueta kepada Marca, Kamis (1/7/2021).

“Dia sudah menunjukkan bahwa dia tahu bagaimana menjadi dan bagaimana menghadapi tantangan yang dia miliki. Alvaro punya kepercayaan diri dan bukan hanya karena golnya, tapi juga permainan hebat yang dimiliki,” sambung kapten Chelsea.

Beban Morata di timnas Spanyol memang cukup berat. Sebab dia merupakan suksesor David Villa dan Fernando Torres, dua bomber maut yang dimiliki La Furia Roja.

Apalagi bersama Torres dan Villa, Spanyol berhasil merengkuh trofi. Kedua bintang sukses mempersembahkan trofi Piala Dunia 2010, Euro 2008 serta 2012.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Azpilicueta: Chelsea Sudah Siapkan Strategi Khusus untuk Kalahkan Man. City

gamespool
Azpilicueta: Chelsea Sudah Siapkan Strategi Khusus untuk Kalahkan Man. City 17

Football5Star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, percaya diri timnya bisa kembali mengalahkan Manchester City di final Liga Champions, Minggu (30/5/21). Bek sayap timnas Spanyol itu menyebut bahwa timnya punya senjata khusus untuk mengalahkan The Cityzens.

Azpilicueta berhasil membawa timnya masuk ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak mereka memenangkannya pada 2012. Ini juga pertama kalinya Azpilicueta bermain di partai final Liga Champions. Menurutnya, ini adalah pertandingan paling spesial sepanjang kariernya.

“Ya tentu saja (laga spesial). Sejak kecil saya selalu bermimpi bermain di Liga Champions, dan jelas tampil di final itu sendiri sangat istimewa bagi pemain mana pun. Itu adalah sesuatu yang dapat Anda lihat kembali. Memenangkan trofi ini adalah salah satu hal terbesar yang dapat Anda raih dalam sepakbola, baik secara kolektif maupun individu,” ucap Azpilicueta seperti dilansir Football5Star.com dari AS.

Mantan pemain Marseille itu melanjutkan, “Saya tiba di Chelsea pada tahun 2012, tepat setelah klub tersebut memenangkan gelar Liga Champions, dan saya selalu berpikir untuk mengulangi prestasi itu. Kami sangat dekat di tahun 2014, dan sekarang kami mendapatkan kesempatan ini untuk memenangkannya.”

Sebelum laga ini, Chelsea berhasil mengalahkan City dua kali, di Piala FA dan Premier League. Azpilicueta yakin The Blues bisa mengulanginya karena mereka sudah menyiapkan strategi khusus.

“Mereka (City) telah bersama selama bertahun-tahun, mereka memiliki pemain top dan sistem yang terdefinisi dengan jelas. Apa yang dapat saya ceritakan tentang City yang belum Anda ketahui? Kami telah melawan mereka beberapa kali dan kami tahu kami harus menampilkan performa yang sempurna untuk menang. Tapi kami memiliki senjata kami dan ini final. Kami akan memberikan yang terbaik untuk memenangkannya,” ujar Cesar Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Azpilicueta Ungkap Momen Dirinya Ubah Posisi dari Winger ke Fullback

gamespool
Azpilicueta Ungkap Momen Dirinya Ubah Posisi dari Winger ke Fullback 20

Football5Star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, menceritakan pengalamannya saat dia dulunya bermain sebagai penyerang sayap atau winger dan sekarang berubah menjadi bek sayap atau fullback. Azpilicueta menyebut salah satu alasan dia merubah posisinya, karena cedera yang dia dapatkan saat memperkuat Marseille.

Azpilicueta merupakan salah satu bek sayap terbaik di Premier League dengan sudah mencatatkan 296 penampilan dan meraih dua gelar. Namun, sebenarnya dia memulai kariernya sebagai winger.

“Saya adalah seorang penyerang! Saya melakukan debut tim utama saya di Osasuna sebagai pemain sayap kanan dan setelah itu saya mulai mengubah hampir semua posisi lain di lapangan. Itu (mantan pelatih Osasuna) Cuco Ziganda yang memainkan saya di sana. “ucap Azpilicueta seperti dilansir Football5Star.com dari AS.

Azpilicueta melanjutkan, “Dia tetap bersama saya dan menunjukkan kepercayaan kepada saya sebagai bek sayap, dan sedikit demi sedikit saya tumbuh dalam peran tersebut. Dan yang terpenting, karena cedera yang saya derita (di Marseille, cedera ACL), tubuh saya berubah. Saya menambahkan sedikit lebih banyak dan perubahan itu membuat saya lebih cocok untuk permainan Eropa yang lebih fisik, pertama di Prancis dan kemudian di Premier League.”

Kini pemain timnas Spanyol itu juga sering dipasang sebagai bek tengah terutama saat bermain dengan formasi tiga bek. Azpilicueta menyebut bahwa dia tak masalah bermain di bek tengah maupun bek sayap.

“Keduanya tak masalah. Saya telah bermain dalam pertahanan tiga bek, pertahanan empat bek, sebagai bek sayap, sebagai bek tengah, sebagai bek kanan, sebagai bek kiri. Saya selalu sadar bahwa saya dapat berguna di berbagai posisi dan, tergantung pada sistem atau para pemain, para pelatih berpikir saya dapat menawarkan lebih banyak kepada tim dalam satu posisi atau lainnya. Bagi saya, itu bagus,” kata Cesar Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cesar Azpilicueta Tak Ingin Kejadian di Musim 2019-20 Terulang

gamespool
Cesar Azpilicueta Tak Ingin Kejadian di Musim 2019-20 Terulang 24

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, berharap kenangan buruk di final Piala FA musim 2019-20 tak terulang. Ia menjadikan kekalahan tahun lalu sebagai motivasi terbesar jelang final Piala FA malam nanti.

Seperti yang diketahui, Chelsea menelan kekalahan atas Arsenal di final Piala FA musim lalu. Tak cuma menelan kekalahan, Azpilicueta juga mengalami cedera hamstring dan harus ditarik keluar di babak pertama.

“Saya tak memerlukan motivasi khusus jelang final Piala FA. Karena, saya tahu seberapa penting gelar ini bagi Chelsea dan masyarakat Inggris secara keseluruhan,” ujar Cesar Azpilicueta dikutip football5star dari Mirror.

Cesar Azpilicueta - Chelsea - Piala FA - Nettavisen
Nettavisen

“Tapi, kenangan buruk di final FA Cup musim lalu membuat kami mendapatkan motivasi ekstra. Hal ini sama seperti kekalahan pada 2017 lalu. Setahun setelah kekalahan tersebut, kami berhasil kembali ke final dan menjadi juara.”

“Saya tentunya berharap kami bisa mengulangi kejadian itu di final tahun ini. Melaju ke final dan tidak menjadi juara merupakan pengalaman yang sangat pahit,” sambung Azpilicueta.

FA Cup bukanlah satu-satunya partai final yang akan dijalani Chelsea dalam waktu dekat. Pada Minggu (30/5) dinihari WIB, The Blues menjalani final Liga Champions melawan jawara Liga Inggris, Manchester City di Stadion Do Dragao, Portugal.

Selain kedua laga final tersebut, Chelsea juga masih harus menjalani dua partai Liga Inggris. Yakni melawan Leicester City (19/5) dan Aston Villa (23/5).

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cesar Azpilicueta: Edouard Mendy Bawa Chelsea ke Final Liga Champions

gamespool
Cesar Azpilicueta: Edouard Mendy Bawa Chelsea ke Final Liga Champions 28

Football5star.com, Indonesia – Cesar Azpilicueta mengatakan Edouard Mendy merupakan faktor kunci di balik keberhasilan Chelsea dan melaju ke final Liga Champions. Azpilicueta sangat terkesan dengan sejumlah penyelamatan Mendy pada partai melawan Real Madrid dinihari tadi.

Pada partai melawan Real Madrid, Mendy berhasil mematahkan sejumlah peluang yang diciptakan Karim Benzema cs. Ia pun berhasil kembali mencatat clean sheet. Total, Mendy itu berhasil mencatat 23 clean sheet dari 39 penampilannya bersama The Blues.

“Kami berhadapan dengan tim yang sangat tangguh. Tapi, kami berhasil tampil baik dan mampu mencetak dua gol. Tapi, tentu saja kami tak bisa melupakan berbagai penyelamatan yang dilakukan Edouard Mendy di babak pertama,” ujar Cesar Azpilicueta kepada BT Sport.

Edouard Mendy - Chelsea - Final Liga Champions - Cesar Azpilicueta - BT Sport 2
BT Sport

“Di babak kedua, kami tampil lebih baik lagi dan mampu menciptakan banyak peluang. Menurut saya, kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol ke gawang Real Madrid,” sambung Azpilicueta.

Di partai final, Chelsea akan menghadapi tim Inggris lainnya, Manchester City. Laga final Liga Champions akan digelar di Istanbul, Turki pada 29 Mei 2021.

Azpilicueta merasa cukup optimistis dengan peluang The Blues membawa pulang trofi Liga Champions. Terlebih, Azpilicueta sudah kenyang pengalaman bermain melawan Manchester City.

“Kami sudah cukup sering bermain melawan Manchester City. Tapi, laga kali ini akan digelar di final Liga Champions. Tentu saja kami sangat percaya akan kemampuan kami. Kami harus bekerja ekstra keras agar bisa menjadi juara,” tandas Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cesar Azpilicueta: Tak Ada Antonio Ruediger di Balik Pemecatan Lampard

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, membantah adanya peran pemain dalam pemecatan Frank Lampard. Hal itu diungkapkan sebagai jawaban atas spekulasi yang menyudutkan bek Antonio Ruediger.

Saat Lampard masih menangani Chelsea, Ruediger tersisih. Kabar yang beredar menyebutkan, pemain asal Jerman tersebut lantas menjadi toxic di ruang ganti. Bek yang pernah membela AS Roma itu pun disebut-sebut memecah skuat dan terlibat pertikaian dengan Azpilicueta.

Hal itu dibantah habis-habisan oleh Azpilicueta. Bersama Tammy Abraham, dia sudah memberikan dukungan kepada Ruediger lewat unggahan di Twitter. Dia menegaskan, tak ada masalah apa pun di skuat dengan sang bek tengah.

“Dengan Toni, kami tak punya masalah dan sudah bekerja sama selama beberapa tahun. Itu hanya kabar dari luar dan kami tak yakin akan hal itu. Makanya, Tammy dan aku membuat tweet,” urai Cesar Azpilicueta seperti dikutip Football5Star.com dari The Independent.

Soal tudingan Ruediger berperan pada pemecatan Frank Lampard, Azpilicueta mengungkapkan, “Kita sudah lihat itu sebelumnya. Kadang kala, ketika manajer dipecat, orang-orang menyalahkan beberapa pemain. Namun, kami, para pemain, adalah manusia dan kami selalu ingin melakukan yang terbaik untuk klub dan manajer.”

Azpilicueta Minta Fan Tak Serang Ruediger

Atas dasar itu, Cesar Azpilicueta meminta para fan Chelsea menghentikan serangan terhadap Antonio Ruediger. Menurut dia, itu sama sekali tak ada gunanya. Serangan terhadap pemain justru tak bagus bagi the Blues yang tengah menata langkah baru bersama Thomas Tuchel.

“Tentu saja, tentu saja, 100 persen (jangan caci Ruediger). Anda bisa lihat di media sosial, ada banyak cacian. Kalian tahu, kami berkampanye soal rasialisme. Sungguh menyedihkan ketika melihat orang mencaci maki,” ujar Azpilicueta.

Lebih lanjut, Azpilicueta berujar, “Saya meminta para fans untuk bersatu, bersama-sama pada masa sulit. Kami ingin yang terbaik bagi tim. Semoga saja kami bisa segera meninggalkan hal negatif ini dan berjalan bersama-sama.”

Cesar Azpilicueta yakin hanya kebersamaan sebagai sebuah kesatuan yang akan mampu membangkitkan Chelsea yang saat ini terseok-seok di papan tengah klasemen Liga Inggris. Dia menyebut sejarah sudah membuktikan hal itu. “Kami selalu mampu keluar dari berbagai kesulitan,” kata dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Momen Kocak Saat Thomas Tuchel Salah Sebut Nama Cesar Azpilicueta

gamespool
Momen Kocak Saat Thomas Tuchel Salah Sebut Nama Cesar Azpilicueta 33

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, baru mengetahui betapa sulitnya menjadi pelatih Chelsea saat ditahan imbang Wolves, 0-0 (28/1/21). Tapi bukan hanya itu, Tuchel ternyata juga mengetahui betapa sulitnya nama kaptennya, Cesar Azpilicueta.

Tuchel baru saja menjalani debutnya sebagai pelatih Chelsea menggantikan Frank Lampard yang dipecat pada Senin. Tapi debutnya tak berjalan manis karena hanya bisa bermain 0-0. Namun. ada satu momen lucu saat akan dimulainya babak kedua dimana Tuchel memanggil Azpilicueta untuk memberinya instruksi.

Tuchel memanggil Azpilicueta dengan sebutan “Azpli”, setelah memberinya instruksi, Christian Pulisic yang memang sudah akrab dengan Tuchel sejak di Borussia Dortmund mendekatinya dan mengajari cara menyebut nama Azpilicueta dengan benar. Keduanya langsung tertawa setelah itu dan Tuchel mengkonfirmasinya pasca laga.

https://twitter.com/TheLampardView/status/1354714235763232768?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1354714235763232768%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.sportbible.com%2Ffootball%2Ffunny-christian-pulisic-corrects-thomas-tuchel-on-cesar-azpilicuetas-name-20210128

“Pada pergantian babak dia (Pulisic) mengatakan ke saya ‘pelatih, Anda salah menyebut nama Azpi.’ Dan dia menolong saya dengan itu jadi itu adalah pertolongan besar dan itulah mengapa kami berdua tertawa,” kata Thomas Tuchel seperti dikutip Football5Star.com dari Hayters TV.

Cesar Azpilicueta sendiri terlihat tak masalah melihat pelatihnya salah menyebut namanya. Tapi mungkin saja dia sudah terbiasa mendengar orang lain salah menyebut namanya. Karena beberapa tahun lalu, Azpilicueta sempat membuat video cara yang benar menyebut nama belakangnya.

Pasukan Thomas Tuchel akan kembali bermain pada Minggu, (31/1/21) melawan Burnley.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kapten Chelsea Sudah Capek Main di Stadion Kosong

gamespool
Kapten Chelsea Sudah Capek Main di Stadion Kosong 37

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, berharap bisa kembali tampil di hadapan para suporter pada 2021 mendatang. Menurutnya, kehadiran suporter di stadion menjadi pertanda situasi normal sudah mulai kembali.

Chelsea memang sempat tampil di hadapan para suporter ketika menjamu Leeds United pada 6 Desember lalu. Akan tetapi, kebijakan lockdown yang kembali diberlakukan membuat The Blues harus rela menjalani pertandingan di stadion kosong.

“Saya tentu saja ingin melihat para suporter kembali memadati stadion tahun depan. Hal itu menjadi pertanda kalau situasi normal sudah kembali,” ujar Cesar Azpilicueta dikutip dari laman resmi The Blues.

Cesar Azpilicueta - Chelsea - Suporter - SB Nation
SB Nation

Meski merasa resah, Azpilicueta tetap mengingatkan kepada para suporter Chelsea agar tak melanggar aturan yang berlaku di Inggris. Menurutnya, semua orang harus menjalankan aturan tersebut agar situasi tetap kondusif.

“Sayangnya, banyak orang yang terjebak dalam situasi sulit semenjak Maret 2020. Banyak orang yang pekerjaannya terancam. Jadi, kini adalah saatnya bagi kita semua untuk tetap bertanggung jawab dan menaati peraturan yang ada,” sambung Azpilicueta.

“Banyak orang yang sedang melalui situasi sulit. Tapi, kami harus sebisa mungkin coba menunjukkan perilaku positif di tengah-tengah kondisi seperti ini. Semoga saja situasi akan segera membaik. Kami tentu akan sangat menikmatinya,” tandas Azpilicueta.

Meski berstatus sebagai kapten tim, Azpilicueta harus puas dengan peran pelapis musim ini. Pasalnya, Frank Lampard lebih senang menurunkan Reece James untuk mengisi pos bek kanan. Hal itu membuat Azpilicueta hanya mencatat 13 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard: Insiden Maguire dan Azpilicueta Seharusnya Penalti

gamespool
Frank Lampard: Insiden Maguire dan Azpilicueta Seharusnya Penalti 41

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Frank Lampard memprotes keputusan wasit dan VAR soal insiden yang melibatkan Harry Maguire dan Cesar Azpilicueta, di laga Manchester United vs Chelsea, (25/10/20). Menurut Lampard insiden itu seharusnya membuahkan timnya penalti.

Chelsea harus tertahan imbang 0-0 di Old Trafford melawan United. The Blues beberapa kali diselamatkan oleh kiper Edouard Mendy. Namun insiden antara Maguire dan Azpilicueta sebelum jeda babak pertama paling membekas diingatan Lampard.

Frank Lampard Insiden Maguire dan Azpilicueta Seharusnya Penalti
football.london

“Saya pikir itu jelas penalti. Saya tidak dapat melihatnya pada saat dari tempat saya berdiri, dan menurut saya itu adalah panggilan yang sulit bagi wasit di lapangan. Itulah mengapa ada VAR di dalam permainan, tetapi VAR dengan sangat cepat menolak (untuk meninjau kejadian),” ucap Lampard seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

Lampard melanjutkan, “Mereka seharusnya mengambil waktu, dan menyarankan wasit untuk melihat ke monitor. Jika dia melihat monitor, dia harus memberikan penalti, jadi sangat membingungkan dari sudut pandang saya.”

Mantan pelatih Derby County itu yakin jika seandainya wasit Martin Atkinson diizinkan melihat monitor VAR, kejadian itu sudah pasti penalti.

“Ada kekecewaan karena peraturan sepertinya bergerak ke arah yang benar. Para wasit lebih banyak melihat monitor di awal musim. Wasit di lapangan harus selalu mengambil tanggung jawab pertama, dan itu diberikan kembali kepada mereka dengan monitor. Itu adalah hal yang sulit bagi VAR untuk diberikan, tetapi jika mereka memberi wasit di lapangan panggilan, dan meminta mereka untuk memeriksanya, itu akan menjadi penalti,” kata Frank Lampard.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Azpilicueta: Kasihan Eden Hazard

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, angkat bicara soal Eden Hazard yang terpuruk di Real Madrid. Ia berharap pemain Belgia itu bangkit musim depan.

Eden Hazard baru menyelesaikan petualangan perdananya di Madrid. Walau sukses mengantarkan timnya mengakhiri musim 2019/20 dengan titel juara La Liga, cedera membuat penampilannya jauh dari kata meyakinkan sepanjang musim 2019/2020.

Ia cuma bermain dalam 22 pertandingan dan menyumbangkan satu gol serta tujuh assist. Hal ini jelas tak sebanding dengan harganya yang mencapai 100 juta euro.

Azpilicueta diminta mengomentari situasi ini. Keduanya berbagi kamar ganti di the Blues selama tujuh tahun. Jelas pria Spanyol itu paham bagaimana kualitas terbaik eks rekan setimnya itu.

Eden Hazard - Real Madrid - Gol - @hazardeden_10 2
@hazardeden

“Musim ini Hazard terhambat oleh cedera dan ia belum mencapai 100 persen. Saya berharap dia bisa mengambil ritme untuk membantu timnya,” kata Azpilicueta kepada Radio Marca.

Mantan bek Olympique Marseille juga memuji kualitas skuat El Real secara keseluruhan. Dengan banyak jugador hebat di sekelilingnya, Hazard diyakini akan menemukan sentuhan seperti saat bermarkas di Stamford Bridge.

“Saya yakin Real Madrid memiliki banyak pemain berkualitas dan Hazard bisa menunjukkan kemampuannya di tim itu. Semoga kita bisa melihat Hazard yang kita lihat di Chelsea,” ia menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Azpilicueta Harap Werner dan Ziyech Bisa Cepat Beradaptasi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Dua penggawa anyar Chelsea, Timo Werner dan Hakim Ziyech, sudah berlatih dengan rekan-rekan barunya. Bergabungnya dua amunisi baru ini membuat kapten tim, Cesar Azpilicueta, senang.

Cesar Azpilicueta mendapat kesan pertama yang cukup positif dari Timo Werner dan Hakim Ziyech. Menurutnya kehadiran mereka akan sangat membantu Chelsea musim depan.

Kini yang diharapkan sang kapten adalah proses adaptasi yang cepat dari mantan pemain RB Leipzig dan Ajax Amsterdam itu. Walau begitu ia yakin keduanya bisa melewati proses ini dengan baik.

timo werner the chelsea chronicle
The Chelsea Chronicle

“Keduanya sudah menunjukkan kualitasnya dalam latihan beberapa minggu terakhir.  Kami sudah melihat potensi mereka dari segi serangan. Cara mereka menciptakan peluang dan cara mereka mencetak gol sehingga mereka adalah tambahan besar untuk tim,” kata Azpilicueta kepada Sky Sports, Sabtu (15/8/2020).

“Semakin cepat dan mudah mereka beradaptasi dengan Premier League akan semakin baik bagi semua orang. Saat ini mereka sedang menjalani proses itu bersama rekan yang lain dan ini sangat positif,” ia menambahkan.

Lebih lanjut pemain asal Spanyol mengaku sudah tidak sabar ingin melihat Werner dan Ziyech bertanding pada ajang resmi.

“Mereka sudah terintegrasi dan mengenal semua orang jadi ini waktu yang sangat baik untuk itu dan sekarang kami semua menantikan mereka bertanding di lapangan,” tutup Cesar Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cesar Azpilicueta Akui Chelsea Kalah karena Bermain Buruk

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Cesar Azpilicueta kecewa Chelsea kalah 1-2 dari Arsenal pada final Piala FA, Sabtu (1/8/2020). Menurutnya kekalahan ini didapat karena timnya bermain buruk.

Pada laga di stadion Wembley itu Chelsea mampu unggul cepat melalui aksi Christian Pulisic. Namun, mereka gagal menjaga momentum hingga Arsenal membalikkan keadaan lewat brace Pierre-Emerick Aubameyang.

Kalah karena kesalahan sendiri membuat Cesar Azpilicueta merasa terpukul. Hingga saat ini ia masih belum menerima kalah di laga final Piala FA.

cesar azpilicueta chelsea Squawka
@Squawka

 “Sering kali kami berpeluang 50-50 melawan Arsenal dan kami mengalami hal yang sama 2017 lalu. Tapi kami harus melihat lebih jauh dari ini. Kami harus melihat diri kami sendiri. Kami tahu dua minggu lalu ketika melawan Manchester United kami benar-benar mengendalikannya,” kata sang kapten seperti dilansir laman resmi klub, Minggu (2/8/2020).

“Ini sangat menyakitkan dan sulit untuk diterima. Jelas ketika Anda kalah di final itu akan selalu menyakitkan. Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencetak gol cepat. Itu membuat kami lebih percaya diri. Tapi kami tidak bisa memanfaatkan itu,” ia menambahkan.

Pemain asal Spanyol menuturkan timnya tampil di bawah performa terbaik. Terutama pada babak kedua. Kondisi ini pula yang akhirnya membuat Arsenal mampu membalikkan keadaan.“Kami menurunkan level permainan dan kami dihukum karena itu,” tegasnya.

The Blues mengalami nasib sial di final Piala FA kali ini. Selain kalah mereka juga harus kehilangan Cesar Azpilicueta dan Christian Pulisic yang cedera. Sedangkan Matteo Kovacic diusir wasit karena mendapat kartu kuning kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard Minta Pemain Chelsea Contoh Azpilicueta

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Cesar Azpilicueta adalah pemain terlama yang memperkuat Chelsea saat ini. Ia sudah berseragam The Blues sejak 2012 lalu. Tak heran jika Frank Lampard tetap mempercayakan ban kapten padanya.

Frank Lampard yang pernah bahu-membahu sebagai pemain di Chelsea bersama Cesar Azpiluceta tahu betul kapabilitasnya. Maka dari itu dia meminta pemain lain untuk mencontoh sang kapten.

“Level performanya dan dampak yang diberikan sebagai kapten sangat menakjubkan. Saya tidak bisa membantah itu. penampilannya di sebagian besar laga musim ini, sikapnya, teladannya setipap hari, ini adalah standar mutlak untuk pemain muda mana pun,” kata Lampard seperti dilansir Daily Mail, Kamis (30/7/2020).

cesar azpilicueta chelsea
Daily Mail

“Dia adalah lambang klub. Yang kami sayangkan dan semua orang adalah kami tidak memiliki penggemar di stadion,” sambung pelatih yang juga legenda The Blues tersebut.

Pria asal Inggris ini juga menegaskan bahwa pemain asal Spanyol itu sangat dicintai fan chelsea. Bahkan menurutnya fan menganggap kapten mereka itu adalah representasi klub selama ini.

“Ketika Anda memiliki pemain seperti Azpi dialah yang dilihat oleh para penggemar dan katakan ‘lihat itu, itulah yang kami rasakan tentang Chelsea’. Dia adalah kapten tim ini karena alasan itu,” tegasnya.

Cesar Azpilicueta masih jadi sosok vital di klub London Utara. Sepanjang musim ini ia hanya absen di dua pertandingan Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Willian: Bukan Saatnya Pemain Chelsea Meratapi Nasib!

Willian: Bukan Saatnya Pemain Chelsea Meratapi Nasib! 57

Football5star.com, Indonesia – Hasil buruk dialami oleh Chelsea. Melawan West Ham United, Jumat (3/7/2020), anak asuh Frank Lampard tersebut kalah 3-2. Kekalahan ini pun membuat kesempatan The Blues naik ke posisi ketiga klasemen Liga Inggris gagal.

Kekecewaan atas hasil ini tentu dirasakan oleh semua penggawa Chelsea, utamanya pemain Brasil, Willian. Torehan 2 gol Willian tak bisa membuat The Blues bisa meraih poin penuh di laga tersebut. Meski kecewa, menurut Willian kondisi saat ini bukan saatnya untuk mengeluh.

“Kekalahan memang menyakitkan. Rencananya kami memanangkan pertandingan dan bisa berada di tempat ketiga. Tapi ini bukan waktu untuk mengeluh.” ucp Willian seperti dikutip Football5star.co, dari Daily Mail.

@ChelseaFC Willian Tammy Abraham

“Chelsea harus bisa kembali meriah kemenangan pada pertandingan berikutnya,” tambahnya.

Kekecewaan juga diutarakan oleh Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, mengaku sedih timnya seperti tak bertaji melawan West Ham. “Itu membuat kami down. Kami tidak cukup kejam untuk menyelesaikan pertandingan,” ucap bek asal Spanyol itu

Sementara itu, Frank Lampard menyoroti soal kinerja dan mental para pemainnya. Menurut Lampard, di pekan-pekan terakhir seperti saat ini dibutuhkan pemain dengan mental sangat bagus untuk bisa meraih kemenangan.

“Jika tim Anda sedang dalam performa tidak bagus atau membuat satu-dua kesalahan, maka Anda akan melecut tim lain. Para pemain harus menunjukkan mentalitas ekstra dalam laga-laga seperti ini.” ucap Lampard.

“Kami kecewa karena ini pertandingan yang semestinya dimenangkan karena kami sedang berada di posisi yang menguntungkan,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Azpilicueta Terkejut Injakan Lo Celso Tak Berbuah Kartu

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Laga keras Chelsea vs Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Sabtu (22/2/2020) kembali menjadi sorotan. Kali ini cerita berasal dari Cesar Azpilicueta dan Giovanni Lo Celso.

Pada awal babak kedua Cesar Azpilicueta dan Giovanni Lo Celso terlibat dalam perebutan bola. Kapten The Blues yang mencoba menekel berhasil meraih bola. Namun, ia tidak bisa menghindari injakan kaki gelandang Tottenham tersebut.

Injakan keras sang gelandang kemudian membuat Azpilicueta meringis kesakitan. Namun, kejadian tersebut nyatanya tidak membuat wasit mengambil tindakan tegas. Jangankan memberi kartu merah, kartu kuning pun tidak dikeluarkan sang pengadil.

Keputusan tersebut praktis membuat kapten The Blues terkejut. “Kalian semua tahu saya bukan seorang pemain yang suka terjatuh karena saya seorang bek yang tangguh. Dan saya membuat pelanggaran,” katanya kepada BT Sport, Sabtu (22/2/2020).

“Itu adalah tekel yang jelas di tulang kering saya dan saya langsung merasa kesakitan. Tapi keputusan wasit benar-benar membuat saya terkejut. Dia tidak mengeluarkan kartu merah, bahkan tidak mengeluarkan kartu kuning,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, pemain asal Spanyol memahami bahwa semua orang bisa membuat kesalahan. Tapi untuk hal yang sudah jelas-jelas terjadi di depan mata dan ada VAR di dalamnya, ia tidak habis pikir kejadian tersebut luput dari perhatian wasit.

“Jelas semua orang bisa membuat kesalahan. Tapi ketika Anda punya banyak video dan melihatnya dari dekat kesalahan itu seharusnya tidak boleh terjadi,” tutup Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cesar Azpilicueta Bertekad Perbaiki Performa Kandang Chelsea

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, merasa cukup kesal dengan performa inkonsisten timnya ketika bermain di Stamford Bridge musim ini. Ia pun bertekad untuk memperbaiki hal tersebut selepas menjalani winter break.

Musim ini, Chelsea seolah kehilangan tajinya ketika bermain di Stamford Bridge. Tammy Abraham cs pun sudah menelan enam kekalahan dari 18 partai kandang di semua kompetisi.

Beberapa tim yang sukses membawa pulang tiga poin dari Stamford Bridge musim ini diantaranya adalah Liverpool dan Valencia. Selain itu, The Blues juga sempat takluk oleh Southampton, Bournemourh serta West Ham United di Stamford Bridge.

Cesar Azpilicueta - Chelsea - Stamford Bridge - Bleacher Report
Bleacher Report

“Kami belum bisa membuat Stamford Bridge berdiri sebagai sebuah benteng tangguh musim ini. Saya rasa, saat ini adalah momen yang tepat bagi kami semua untuk kembali bekerja keras dan membuat Stamford Bridge kembali ditakuti,” kata Cesar Azpilicueta dikutip dari laman resmi klub.

Misi Azpilicueta pun harus langsung mendapatkan tantangan berat. Pasalnya, The Blues akan menjamu Manchester United (18/2), Tottenham Hotspur (22/2) serta Bayern Munich (26/2) dalam tiga partai kandang selanjutnya.

Namun, ketiga tim tangguh tersebut tak membuat nyali Azpilicueta ciut. Pemain asal Spanyol itu malah semakin bersemangat untuk bisa meraih kemenangan atas ketiga tim tersebut.

“Saya merasa waktu ini adalah momen yang tepat karena kami akan menghadapi tiga tim tangguh di tiga laga kandang selanjutnya. Kami pun siap bekerja keras dan membuat Stamford Bridge kembali tangguh,” tandas Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Azpilicueta: Febuari akan Jadi Bulan Penentuan untuk Chelsea

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Cesar Azpilicueta mulai mewanti-wanti nasib Chelsea musim ini. Sang kapten mengatakan jika Februari nanti akan jadi bulan menentukan untuk timnya.

Pernyataan Azpilicueta memang tak lepas dari hasil imbang yang diraih Chelsea saat menjamu Arsenal. Mereka hanya mampu bermain imbang 2-2. Hasil tersebut sekaligus membuat The Blues belum menang di tiga laga terakhir.

Ia mengatakan timnya tidak boleh kehilangan poin lagi pada Februari mendatang. Apalagi lawan yang akan dihadapi adalah tim-tim kuat seperti Leicester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

david luiz chelsea vs arsenal
Daily Mail

“Kami kehilangan banyak peluang untuk menjadi yang teratas, jadi kami harus belajar dari itu. Kami tidak bisa kembali dan mengubah hasil di beberapa pertandingan terakhir. Sekarang kami punya tiga laga sisa bulan ini dan itu akan sangat menentukan posisi kami di klasemen,” kata Azpilicueta kepada Sky Sports, Rabu (22/1/2020).

“Bulan depan akan jadi bulan yang penting untuk kami karena kami akan menjalani laga-laga besar. Setiap pertandingan adalah tiga poin dan kami harus meraih itu dengan cara yang sama seperti yang sudah kami perjuangkan selama ini,” ia menambahkan.

Klub asal London Barat saat ini masih berada di peringkat keempat klasemen dengan 40 poin. Posisi ini terbilang masih aman karena anak asuh Frank Lampard unggul enam angka dari Manchester United yang menguntit di peringkat kelima.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Misi Raih Trofi Selalu Ada di DNA Chelsea

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, merasa timnya punya DNA untuk meraih trofi tiap musim. Ia berkaca pada pengalamannya di Stamford Bridge.

Cesar Azpilicueta hengkang ke Stamford Bridge pada musim panas 2012. Saat itu, ia bergabung dengan tim kuat yang sudah menjuarai Premier League, Liga Champions, dan FA Cup dalam satu dekade terakhir.

Sejak kedatangan Azpilicueta, The Blues kemudian menambah dua trofi domestik. Mereka juga meraih dua trofi Liga Europa, juga menjuarai FA Cup dan Piala Liga. Bicara soal torehan trofi, memang tidak ada tim Inggris lain yang lebih baik dari Chelsea dalam satu dekade terakhir.

Cesar Azpilicueta - Chelsea - @cesarazpi
@cesarazpi

“Saya pikir salah satu karakteristik Chelsea selama periode ini adalah memenangkan trofi dan bahkan ketika kami tidak memenangkan sesuatu, kami tidak memiliki periode panjang tanpa mengangkat trofi,” kata Cesar Azpilicueta di Soccerway.

“Itu jelas merupakan bagian besar dari ambisi klub, untuk selalu mengincar piala, dan itu adalah sesuatu yang telah kami lakukan tidak hanya di Inggris, tetapi juga di Eropa, dengan Liga Champions dan Liga Europa dua kali.”

“Kami telah memenangkan Liga Premier beberapa kali sejak saya tiba. Jadi saya pikir dalam DNA kami bahwa kami selalu berjuang untuk trofi dan mudah-mudahan kami dapat terus berjalan ke arah ini,” ucap Cesar Azpilicueta menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pemain Muda Chelsea Harus Tingkatkan Naluri Pembunuh

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, menilai timnya sudah berada di jalur yang benar. Namun, untuk jangka pendek, ia merasa naluri pembunuh dari skuat muda The Blues harus diperbaiki.

Selain Willian, lini depan Chelsea diisi oleh pemain-pemain muda macam Tammy Abraham, Christian Pulisic dan Mason Mount. Ketiganya membunuh pertandingan saat bermain imbang 1-1 dengan Brighton. Padahal The Blues memiliki banyak peluang di laga itu.

Cesar Azpilicueta - Chelsea - @cesarazpi
Getty Images

“Ketika kami menang secara beruntun, kami menang sebagai sebuah tim. Sekarang kami tidak menang; itu tergantung kami. Kami bekerja sama untuk mencoba mendapatkannya karena kami tidak bisa lupa bahwa kami memiliki pemain muda, tapi kami adalah Chelsea,” kata Cesar Azpilicueta di Soccerway.

“Setiap kali kami pergi ke lapangan, kami pergi untuk menang. Dalam setiap pertandingan, kami menunjukkan bahwa kami ingin menang. Memang benar bahwa kadang-kadang kami tidak berada di level kami, tetapi terserah pada kami untuk menaikkannya.”

“Kami tidak bisa melupakan di mana sebagian besar pemain muda kami musim lalu. Mereka bermain di lingkungan dan keadaan yang berbeda. Ini adalah tahun pertama mereka di Liga Premier dan mereka tampil luar biasa, itu adalah bagian dari proses dan kami harus menjaga semuanya.”

“Kami sangat senang bahwa setelah kerja keras dari para pelatih dan staf akademi, para pemain muda ini memiliki peluang. Beberapa kembali dari masa pinjaman; beberapa dari akademi dan langsung bermain sekarang bersama kami. Ini adalah bagian dari kemajuan mereka dan saya yakin mereka akan membuat kami terus berkembang sebagai sebuah tim,” Cesar Azpilicueta menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Chelsea yang Tak Lagi Menakutkan di Stamford Bridge

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, mengaku tak bisa menjelaskan kenapa timnya terus menelan kekalahan di kandang sendiri.

Chelsea kalah 0-2 dari Southampton di Stamford Bridge. Pada dua laga kandang sebelumnya, The Blues juga kalah West Ham dan Bournemouth.

Menurut Cesar Azpilicueta, gara-gara hasil buruk itu, Chelsea kini bulan lagi tim yang ditakuti di Stamford Bridge.

Chelsea vs Southampton - Premier League - Reuters
Getty Images

“Memang benar bahwa ketika tim melihat kami belum memenangkan pertandingan, mereka datang ke sini dengan lebih percaya diri karena mereka melihat mereka bisa melakukannya. Jadi, lupakan taktik. Semuanya adalah tentang memulihkan rasa hormat di Anda, menjadi solid di kandang, karena tidak normal kalah begitu banyak di stadion Anda sendiri,” kata Cesar Azpilicueta di Soccerway.

“Saya tidak berpikir tekanan bermain di kandang harus negatif. Justru harus sebaliknya. Kami memiliki para pemain, kami memiliki kualitas dan kami harus segera memutar keadaan. Pelajarannya sangat keras, kalah tiga pertandingan terakhir di kandang dan tidak mencetak gol. ”

“Sulit untuk memahami mengapa ini terjadi. Biasanya di kandang Anda menemukan tim yang sedikit lebih defensif, kami dapat menikmati lebih banyak waktu dengan bola dan Anda dapat menciptakan lebih banyak peluang.”

“Tergantung kami. Ketika Anda bermain di kandang, ini bukan tentang rival, ini tentang diri Anda, tentang menggerakkan bola dengan cepat untuk menemukan ruang, untuk menciptakan peluang,” Cesar Azpilicueta menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Semangat Juang Chelsea Bikin Azpilicueta Geleng-Geleng

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, memuji semangat juang timnya yang berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Hal ini ia katakan usai kemenangan atas Lille.

Chelsea menang 2-1 atas tamunya Lille pada matchday 6 Grup H Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB.

Kemenangan Chelsea dibuka oleh Tammy Abraham pada menit ke-19. Cesar Azpilicueta kemudian menggandakan keunggulan the Blues di menit ke-35. Gol balasan dari Lille sendiri baru lahir jelang pertandingan usai berkat Loic Remy.

Tammy Abraham chelsea @chelseafc
@chelseafc

Kemenangan itu membuat Chelsea berhasil mengamankan satu tempat di babak 16 besar. Mereka dinyatakan unggul satu angka dari Ajax Amsterdam yang hanya duduk di peringkat ketiga dengan koleksi 11 poin.

Sayangnya, mereka memiliki kemungkinan besar bertemu dengan lawan berat di babak 16 besar. Pasalnya, mereka melewati fase grup dengan status runner-up karena kalah head-to-head dari pemuncak klasemen, Valencia.

Terlepas dari itu, Cesar Azpilicueta selaku kapten tim merasa senang bisa mengantarkan Chelsea ke babak 16 besar. Tidak lagi harus berpartisipasi di ajang Liga Europa seperti musim-musim sebelumnya.

“Liga Champions adalah tempat Chelsea berada. Kami tahu itu adalah grup yang sulit, semifinalis tahun lalu Ajax tersingkir,” kata Cesar Azpilicueta kepada BT Sport.

“Kami harus berjuang dan pulih setelah kalah melawan Valencia di kandang pada pertandingan pertama kami. Tetapi sekarang kami berada di babak 16 besar fokusnya harus beralih kembali ke Liga Premier hingga kompetisi dimulai lagi tahun depan,” Azpilicueta menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Dikelilingi Pemain Muda, Kapten Chelsea Merasa Bahagia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, mengaku sangat senang karena ia bermain dengan cukup banyak pemain muda musim ini. Menurutnya, para pemain muda The Blues memang pantas mendapatkan panggung musim ini.

Adanya sanksi embargo transfer membuat Chelsea mau tak mau harus memaksimalkan jasa pemain mudanya musim ini. Nama-nama seperti Tammy Abraham, Mason Mount, Fikayo Tomori, dan Callum Hudson-Odoi pun berhasil mengemban tugas tersebut dengan maksimal.

“Sebagai kapten klub, saya tentu saja merasa punya tanggung jawab yang lebih besar. Tapi, saya merasa sangat senang melihat permainan dari para pemain muda yang kami miliki,” ujar Cesar Azpilicueta kepada GQ.

Cesar Azpilicueta - Chelsea - nu. nl
nu.nl

“Mereka sudah melalui jalan yang panjang untuk bisa sampai ke level ini. Saya rasa, mereka memang pantas mendapatkan kesempatan bermain musim ini. Saya rasa, saat ini Chelsea sedang berada di jalur yang tepat dan saya merasa sangat senang,” kata Azpilicueta menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Azpilicueta juga mengaku tak terkejut dengan penampilan gemilang Chelsea musim ini. Ia mengaku sudah merasa yakin karena tingginya kualitas dari para pemain muda jebolan akademi The Blues.

“Saya tak terlalu kaget karena kami memiliki pemain-pemain berkualitas di dalam skuat. Dengan kualitas yang dimiliki oleh para pemain muda, saya selalu yakin akan bisa mendapatkan hasil terbaik musim ini,” tandas Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Azpilicueta Beri Dukungan kepada Christian Pulisic

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, mengaku yakin Christian Pulisic akan bangkit dan jadi bagian penting dari skuat The Blues musim ini.

“Seperti yang dikatakan manajer, kami adalah grup, kami semua penting di jalan panjang ini, dan kami baru di bulan Oktober. Terkadang manajer harus membuat keputusan, tetapi saya melihat Pulisic bekerja keras dalam latihan,” kata Azpilicueta di Soccerway.

Christian Pulisic tampil apik saat Chelsea menang 5-3 dalam uji tanding melawan RB Salzburg.
Getty Images

Pulisic kesulitan beradaptasi dengan gaya sepak bola Inggris. Alhasil, Manajer Chelsea Frank Lampard pun mulai mengesampingkan sang pemain dari skuatnya.

Lebih parahnnya lagi, Lampard tidak mengikutsertakan Pulisic ketika anak asuhnya bertandang ke markas Lille di Liga Champions. Walau menit bermainnya menjadi minim, Pulisic ternyata masih mendapatkan dukungan dari Azpilicueta.

Pemain asal Spanyol itu percaya, Pulisic hanya butuh waktu lebih untuk adaptasi di Chelsea. Ia juga yakin pemain asal Amerika Serikat itu bakal mendapat kesempatan.

“Apa yang bisa saya katakan adalah mendorong Pulisic untuk terus bekerja, karena kita tahu ini adalah negara baru, tim baru dan sedikit waktu diperlukan untuk adaptasi. Saya melihat karakternya, bekerja keras dalam latihan, dan saya yakin dia akan sangat penting bagi kami untuk musim ini,” ucap Azpilicueta.

Chelsea sendiri kini berada di posisi tujuh klasemen Liga Inggris. The Blues mengoleksi 11 poin dari tujuh pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kapten Chelsea Heran Timnya Kalah di Kandang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan Chelsea di Stamford Bridge pada Rabu (18/9) pagi terbilang mengejutkan. Selain berlangsung di kandang sendiri, lawan Cesar Azpilicueta dkk adalah tim yang sedang dalam masa transisi buntut pemecatan pelatih beberapa waktu lalu, Valencia.

Azpilicueta menilai, meski menelaah kekalahan, timnya bermain lebih baik sepanjang pertandingan. Ada benarnya, karena menurut situs resmi UEFA, The Blues catatkan penguasaan bola sebesar 56 persen. Aliran umpan juga lebih banyak dari tim tuan rumah yakni 635 berbanding 428.

“Hasil seperti ini sangat sulit untuk diterima karena kami bermain lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim lawan berhasil mencetak gol dari peluang yang mereka dapatkan. Sementara itu yang tidak bisa kami lakukan tadi,” ucapnya seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Frank Lampard jadi manajer pertama Chelsea yang mengalami kekalahan saat debut pada pentas Liga Champions.
uefa.com

“Secara keseluruhan, kami memang bermain lebih baik. Kita tahu ini adalah Liga Champions, semuanya bisa ditentukan lewat hal-hal kecil. Kesalahan sepele pun bisa berujung hukuman pahit dan harus kami terima. Kami sedang membangun sesuatu yang istimewa dengan skuat muda ini,” lanjutnya.

Kekalahan ini tentu menjadi hasil minor Chelsea yang akhir pekan nanti sudah punya agenda berat. Liverpool akan mereka jamu di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Inggris pekan keenam. Azpilicueta pun meminta publik sabar menanti perkembangan tim.

“Kami punya pemain-pemain muda potensial dan dituntut meraih hasil maksimal dalam waktu dekat. Ini pelajaran yang bisa kami ambil untuk jadi evaluasi. Masih ada lima pertandingan,” sambung pemain asal Spanyol tersebut.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Azpilicueta Tak Ingin Salahkan Barkley

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Chelsea menelan kekalahan di laga perdana Liga Champions ketika menjamu Valencia, Rabu (18/9) pagi. Tragisnya, Cezar Azpilicueta dkk tampil di kandang sendiri namun tetap tak mampu meraih poin maksimal menghadapi wakil Spanyol tersebut.

Chelsea sebenarnya mendapat peluang matang lewat eksekusi penalti Ross Barkley. Namun, pemain 25 tahun tersebut gagal menceploskan bola. Soal kegagalan penalti itu, kapten tim, Cesar Azpilicueta tidak ingin menjadikan hal itu sebagai alasan kekalahan timnya.

“Ross adalah salah satu penendang penalti terbaik di tim. Lagipula kami mendapatkan peluang lebih banyak di pertandingan tadi. Hari ini dia hanya tidak beruntung karena bola tendangannya membentur mistar gawang. Sekarang, tugas pemain lain untuk menyemangati,” katanya setelah pertandingan menurut situs UEFA.

Ross Barkley - Chelsea - Football5star - -
uefa.com

Kekalahan ini tentu menambah rentetan rekor buruk Chelsea bersama Lampard musim ini. Terlebih akhir pekan ini mereka akan menyambut pemuncak klasemen sementara, Liverpool, di tempat yang sama. Azpilicueta pun mengatakan saat ini timnya sedang berproses.

“Beban yang ditanggung memang sangat besar. Hari ini dia gagal melakukannya tapi itu bukan akhir cerita. Masih ada kesempatan lain untuk memperbaikinya. Sekali lagi, pemain lain tetap menyemangatinya soal apa yang terjadi tadi,” tuturnya lagi.

Chelsea pun menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup H Liga Champions musim ini. Dua peringkat teratas menjadi milik Ajax dan Valencia yang catatkan kemenangan di laga perdana. Pada pertandingan lain, Ajax sukses tumbangkan Lille tiga gol tanpa balas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Chelsea Inkonsisten, Lampard Soroti Azpilicueta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Chelsea, Frank Lampard, menyoroti penampilan Cesar Azpilicueta dalam empat laga awal The Blues di Liga Inggris. Menurutnya, performa sang kapten tim masih labil dan belum seperti yang diharapkan.

Jelang laga kelima menghadapi Wolverhampton malam nanti, Lampard meminta Azpilicueta untuk segera bangkit. Chelsea sedang “kejar setoran” di awal musim demi posisi yang lebih baik ke depannya. Saat ini, mereka tertahan di peringkat ke-11 dengan baru mengoleksi empat poin.

“Aku sudah pernah bermain bersamanya dan tahu betul kualitas yang dimiliki. Ia akan bangkit jika diperlukan. Salah satu alasan aku menjadikannya kapten adalah profesionalisme yang ia miliki. Sikapnya selama berada di klub ini juga sangat luar biasa,” katanya seperti dikutip dari SkySports.

Cesar Azpilicueta chelsea
skysports.com

Dari empat pertandingan yang sudah dilakoni, Azpilicueta selalu diberi kesempatan tampil penuh. Hal itu tidak terlepas dari keyakinan Lampard akan kemampuan yang dimiliki sang pemain. Mantan gelandang tengah timnas Inggris itu pun belum habis keyakinan.

Meski belum mencetak gol, kontribusinya untuk Chelsea musim ini tidak terlalu mengecewakan. Satu assist ia torehkan ketika timnya menang di Carrow Road atas Norwich City bulan lalu. Melawan Wolves di Mollineux nanti, tidak menutup kemungkinan ia kembali jadi starter.

Tiga angka cukup untuk membawa Chelsea untuk sementara menembus empat besar. Peluang The Blues meraih angka cukup besar mengingat sang lawan belum sekali pun menang dan selalu imbang di tiga laga terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cesar Azpilicueta Penyebab Chelsea Raih Hasil Buruk

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Liverpool yang saat ini berprofesi sebagai pengamat sepak bola, Graeme Souness menyebut Cesar Azpilicueta sebagai penyebab permainan buruk Chelsea, Senin (19/8/2019).

“Azpilicueta sebenarnya bek yang brilian. Tetapi dia tidak bisa mengantisipasi gerakan dari (Wilfred) Ndidi. Ia hanya menyaksikan saat gol itu terjadi,” kata Souness seperti dikutip dari dailymail.

Laga Chelsea versus Leicester city pada akhir pekan lalu berakhir dengan skor imbang 1-1. Sempat unggul lewat gol Mason Mount, pada menit ke-67 Leicester samakan kedudukan lewat Wilfred Ndidi.

cesar azpilicueta

Menurut Souness, kesalahan kapten Chelsea itu juga ia lakukan saat The Blues dikalahkan Manchester United 0-4 pada pekan pertama Liga Inggris.

“Dia membiarkan dua gol di pekan pertama, dan hal itu ia ulangai saat melawan Leicester City,” ucapnya.

Kritikan dari Souness juga diamini oleh mantan full back Chelsea, Ashley Cole. Pemain yang memutuskan untuk pensiun ini mengatakan bahwa gol Ndidi murni kesalahan dari Azpilicueta.

“Gerakan tubuh dari Azpilicueta salah. Jika ia menggerakan tubuhnya ke arah yang benar, gol itu tidak akan tercipta,” kata Cole.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]