Juara Copa del Rey Jadi Modal Barcelona Pertahankan Messi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Barcelona menjuarai Copa del Rey musim ini. Keberhasilan tersebut diyakini presiden klub, Joan Laporta, sebagai modal untuk mempertahankan Lionel Messi.

Di stadion La Cartuja, Minggu (18/4/2021) dinihari WIB Lionel Messi tampil memukau. Dia mencetak dua gol dalam kemenangan 4-0 Barcelona.

Bagi Joan Laporta, apa yang ditunjukkan La Pulga sebagai bukti bahwa dia masih jadi pemain terbaik dunia. Dan dengan apa yang dilihat, sang presiden makin yakin pemain berharganya itu akan bertahan di Camp Nou musim depan.

joan laporta JoanLaportaFCB
@JoanLaportaFCB

“Leo adalah yang terbaik di dunia dan di klub, dia mengakar kuat di klub ini,” ungkap Laporta kepada Marca seperti dikutip Football5star dari Football Espana, Minggu (18/4/2021).

“Saya yakin dia ingin bertahan setelah memenangi Copa del Rey musim ini dan kami akan melakukan segalanya sesuai kemampuan kami dan dengan kekuatan kami untuk membuatnya bertahan,” sambung sang presiden.

Ini jadi trofi pertama Barcelona sejak musim lalu. Yang mana saat itu mereka gagal memenangkan semua kejuaraan yang diikuti. Adapun bagi Messi, trofi Copa del Rey jadi trofi ke-35 yang dimenangkan bersama klub Katalonia.

Sedangkan untuk Copa del Rey, ini jadi piala ketujuh yang dia menangkan. Uniknya, ada dua pemain lain yang sama-sama meraih tujuh piala bersama Barca saat ini. Yaitu Gerard Pique dan Sergio Busquets.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Setelah Juarai Copa del Rey, Barcelona Incar Trofi LaLiga

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Barcelona akhirnya meraih gelar musim ini. Anak asuh Ronald Koeman menjuarai Copa del Rey usai mengalahkan Athletic Bilbao 4-0, Minggu (18/4/2021) dinihari WIB.

Keberhasilan Barcelona menjuarai Copa del Rey membuat Ronald Koeman bahagia. Menurutnya, Lionel Messi dkk pantas meraih hasil fantastis ini.

Tidak hanya itu, trofi copa juga akan jadi pemicu Azulgrana untuk terus mengejar Real Madrid dan Atletic Madrid di LaLiga. Mereka akan terus berjuang hingga laga terakhir demi menyabet dua gelar.

ronald koeman LaLigaLowdown
@LaLigaLowdown

“Kami sangat senang dan kami pantas memenangkan setidaknya satu gelar musim ini. tapi kami akan terus berjuang untuk LaLiga hingga pertandingan terakhir,” kata Koeman kepada Marca seperti dikutip Football5star dari Football Espana, Minggu (18/4/2021).

“Klub layak mendapatkannya. Ini adalah hari yang membahagiakan bagi semua publik Katalonia. Ini adalah kesuksesan yang pantas. Kami telah membuat perubahan pada tim tahun ini, tapi para pemain telah berhasil,” ia menambahkan.

Tampil di stadion La Cartuja, Barcelona sempat kesulitan menembus pertahan Athletic Bilbao. Mereka pun menyudahi babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.

Baru pada babak kedua Lionel Messi dkk mengamuk. Empat gol langsung mereka sarangkan ke gawang Bilbao lewat Antoine Griezmann, Frenkie de Jong, dan La Pulga yang memborong dua gol.

Adapun di LaLiga, Barca masih tertahan di peringkat ketiga. Mereka terpaut satu angka dari Real Madrid di urutan kedua dan dua poin dari Atletico di puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Juara Copa del Rey Jadi Ajang Perpisahan Lionel Messi?

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Barcelona merebut gelar juara Copa del Rey 2020-21. Minggu (18/4/2021) dini hari WIB, Lionel Messi cs. melumat Athletic Bilbao dengan skor 4-0 pada laga final. Adapun bagi Bilbao, ini kekalahan beruntun di final ajang yang sama. Sebelumnya, mereka kalah dari Real Sociedad.

Seperti biasa, Messi jadi sosok penting dalam kesuksesan Barcelona. Pada final Copa del Rey kali ini, La Pulga mencetak 2 gol. Ini juga jadi momen pertamanya mengangkat trofi juara sebagai kapten El Barca. Lalu, dia juga menjadi pencetak gol terbanyak pada laga final dalam sejarah sepak bola.

Akan tetapi, ada satu hal yang bisa dikatakan janggal. Saat perayaan juara, para pemain Barcelona mengantre berfoto dengan Messi dan trofi Copa del Rey. Ada aroma perpisahan di sana. Adakah ini berarti La Pulga akan meninggalkan Camp Nou pada akhir musim nanti?

Pertanyaan itu wajar diapungkan karena Messi akan habis kontrak pada akhir musim nanti. Lalu, publik sepak bola juga tentu tak lupa insiden pada akhir musim lalu ketika dia mengirim burofax yang meminta dilepas oleh Barcelona. Namun, pada akhirnya, dia bertahan dan semuanya berubah jadi lebih baik bersama pelatih Ronald Koeman.

Tentu saja, manajemen Barcelona tak menginginkan Messi pergi. Selepas laga Barcelona vs Bilbao pada final Copa del Rey, Presiden Joan Laporta kembali menegaskan hasratnya menahan La Pulga.

“Saya selalu katakan, itu adalah prioritas. Sebagai presiden, saya akan melakukan hal terbaik untuk membuat Messi terus bersama Barca. Messi di Barcelona adalah mimpi yang jadi kenyataan. dari laga ke laga, gelar ke gelar. Saya pikir sangat jelas dia ingin lanjut. Dia mencintai Barca dan Barca mencintai dia,” kata Laporta seperti dikutip Football5Star.com dari Esport3.

Messi Bangga Angkat Piala

Lionel Messi mengangkat trofi juara untuk kali pertama sebagai kapten Barcelona. (larepublica.pe)
larepublica.pe

Terlepas dari kejanggalan saat perayaan juara, Lionel Messi mengakui kesuksesan Barcelona memenangi Copa del Rey musim ini sangat spesial. Salah satunya, tentu saja karena dia mengangkat piala sebagai kapten El Barca.

“Sungguh menyenangkan dapat mengangkat piala. Ini hari yang sangat bahagia bagi tim ini,” urai Lionel Messi seperti dikutip Marca. “Menjadi kapten klub ini sangatlah istimewa. Ini trofi yang sangat istimewa bagiku.”

Hal lain yang membuat Messi senang bukan kepalang adalah perjuangan Barcelona musim ini. Mereka mengawali musim dengan buruk, tapi mampu bangkit dan kini di ambang double winners karena masih berpeluang juara LaLiga.

“Kami menjalani start yang sulit pada paruh pertama musim ini. Kami kehilangan banyak poin karena kenaifan. Lalu, kami jadi lebih kuat, lebih bagus, dan masuk ke percaturan juara. Beberapa hari lalu, sangat disayangkan, kami tak dapat meraih hasil bagus pada El Clasico,” ujar Lionel Messi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Barcelona Juara Copa del Rey: Gelar Pertama untuk 15 Pemain

gamespool
Barcelona Juara Copa del Rey: Gelar Pertama untuk 15 Pemain 13

Football5star.com, Indonesia – Barcelona berhasil meraih gelar pertamanya musim ini. Melawan Athletic Bilbao di final Copa del Rey, Barcelona berhasil meraih kemenangan 4-0 di Estadio de La Cartuja, Minggu (18/4/2021). Lionel Messi jadi bintang pada laga ini dengan menyumbangkan dua gol.

Dua gol ini membuat Messi tercatat sudah mencetak 31 gol untuk Barcelona pada musim ini. Dua gol tambahan Barca lainnya dicetak oleh Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong. Gelar ini tentu saja jadi sangat spesial untuk pelatih Ronald Koeman.

Athletic Bilbao vs Barcelona

Ini menjadi gelar pertama Koeman sebagai pelatih Barcelona. Selain fakta menarik itu, masih ada sejumlah fakta lainnya di balik gelar ke-31 Blaugrana di ajang Copa de Rey.

7 – Barca telah mencetak 7 kemenangan di Copa del Rey dalam 13 musim terakhir. Gelar musim ini membuat Barca menjadi klub tersukses di Copa de Rey.

15 – Tidak hanya Koeman yang meraih gelar pertama pada musim ini. Sedikitnya terdapat 15 pemain Barcelona yang baru meraih gelar perdana, mereka adalah Sergio Dest, Araujo, Griezmann, Pjanic, Braithwaite, Riqui Puig, Neto, Pedri, Trincao, Matheus, De Jong, Ansu Fati, Junior, Mingueza dan Ilaix.

8 – Gelar ke-31 musim ini juga membuat Barca saat ini terpaut 8 gelar dengan runner up, Athletic Bilbao yang telah meraih 23 gelar juara Copa del Rey. Di tempat ketiga ada Real Madrid dengan 15 gelar, Atletico Madrid 10 gelar dan Valencia dengan 8 gelar.

4 – Koeman jadi pelatih Belanda ke-4 yang mempersembahkan gelar Copa del Rey untuk Blaurgana. Dari lima pelatih asal Belanda yang berkarier di Nou Camp, hanya Frank Rijkaard yang absen memberikan gelar juara Copa del Rey.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Barcelona Gunakan Jersey Spesial di Laga Final Copa del Rey

gamespool
Barcelona Gunakan Jersey Spesial di Laga Final Copa del Rey 16

Football5star.com, Indonesia – Barcelona akan hadapi Athletic Bilbao di babak final Copa del Rey, Minggu (18/4/2021) pukul 02:30 WIB. Pada laga yang berlangsung di Estadio de La Cartuja, anak asuh Ronald Koeman akan menggunakan jersey spesial.

Dikutip Football5star.com dari laman resmi klub, Blaugrana tidak akan menggunakan jersey kandang biasa mereka. Sebagai gantinya, Barcelona akan gunakan jersey yang diilhami oleh bendera tidak resmi wilayah Catalonia.

Jersey spesial itu mencerminkan bendera Senyera, bendera berbintang dengan corak biru, kuning merah. Bendera yang selama ini dikibarkan oleh masyarakat Catalonia. Nantinya jersey spesial Barcelona itu akan memperlihatkan warna dominan kuning dan merah disertai dengan sentuhan warna biru.

Partai final Copa del Rey ini menjadi penting untuk Blaugrana. Ini kesempatan untuk Lionel Messi dkk meraih gelar juara pertama mereka musim ini.

Jelang laga final, kiper Barcelona, Marc Andre Ter Stegen menampik bahwa timnya lebih diunggulkan untuk meraih gelar juara.

Menurut kiper asal Jerman itu, pertandingan final akan selalu berat untuk tim manapun. Peluang kedua tim pun kata Ter Stegen masih sama kuat.

“Ini adalah pertandingan final. Kedua tim sama-sama memilki peluang 50:50. Tapi kami telah berusaha keras untuk sampai ke sana dan kami akan memberikan segalanya untuk menang,” ucap Ter Stegen

Hadapi Bilbao, Barcelona berpeluang untuk meraih gelar ke-31 Copa del Rey. Ini juga akan menjadi gelar pertama Ronald Koeman sebagai pelatih Blaugrana.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Copa del Rey: Barcelona Sering Difavoritkan, tapi Tak Selalu Menang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Final Copa del Rey musim 2020-2021 akan berlangsung Minggu (18/4/2021) dinihari WIB. Athletic Bilbao akan menghadapi Barcelona di partai puncak.

Sebelumnya Athetic Bilbao sudah menghadapi Barcelona di Piala Super. Mereka sukses mengalahkan Azulgrana.

Bermodalkan kemenangan itu, Marcelino Garcia Toral nyatanya tetap menganggap klub asal Katalonia tetap jadi favorit juara. Namun, baginya tim yang difavoritkan tidak selalu meraih kemenangan.

marcelino bilbao Athletic en
@Athletic_en

“Kami tahu kami harus menderita karena Anda tidak bisa mengalahkan Barca tanpa penderitaan, bahkan klub paling kuat pun tidak tahu itu,” ujar Marcelino seperti dikutip Football5star dari Marca, Sabtu (17/4/2021).

“”Barca akan selalu menjadi favorit melawan tim LaLiga mana pun. Tapi tim favorit tidak selalu yang jadi pemenang di pertandingan. Pemenangnya adalah tim yang bermain baik selama 90 menit dan bisa memanfaatkan peluang,” ia menambahkan.

Salah satu faktor yang harus dilakukan Bilbao untuk mengalahkan Barcelona untuk kedua kalinya dengan mematikan pergerakan lini depan. Terutama Lionel Messi.

Marcelino ingin memastikan bahwa Lionel Messi tidak berada dalam performa terbaiknya. Dan dia mau para pemain melakukan segala cara untuk membuat La Pulga tak berdaya.

“Apa yang paling menentukan dalam permainan dan yang paling mempengaruhi hasil adalah pemain ofensif mereka tidak mencapai level terbaik. Terutama Messi. Itu yang harus kami pastikan,” tutup sang nakhoda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Ter Stegen Tak Merasa Barcelona Favorit Juara Copa del Rey

gamespool
Ter Stegen Tak Merasa Barcelona Favorit Juara Copa del Rey 23

Football5star.com, Indonesia – Barcelona akan menghadapi Athletic Bilbao pada laga final Copa del Rey di Estadio de La Cartuja, Minggu (18/4/2021). Jelang laga final, kiper Barcelona, Marc Andre Ter Stegen menampik bahwa timnya lebih diunggulkan untuk meraih gelar juara.

Menurut kiper asal Jerman itu, pertandingan final akan selalu berat untuk tim manapun. Peluang kedua tim pun kata Ter Stegen masih sama kuat.

Ousmane Dembele - Barcelona - Kontrak - Marca
Marca

“Ini adalah pertandingan final. Kedua tim sama-sama memilki peluang 50:50. Tapi kami telah berusaha keras untuk sampai ke sana dan kami akan memberikan segalanya untuk menang,” ucap Ter Stegen seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Sabtu (17/4).

“Jika Anda memenangkan pertandingan ini, Anda akan memiliki perasan yang baik. Jika tidak, tentu akan menjadi buruk. Yang kami inginkan adalah Anda membantu kami untuk bisa memenangkan pertandingann ini. Tentu saja kami ingin gelar ini,” tambahnya.

Ter Stegen menyebut bahwa untuk laga final Copa del Rey nanti yang dibutuhkan ia dan rekan-rekannya ialah tetap fokus dan memberikan penampilan terbaik sepanjang pertandingan.

“Kami tidak akan memikirkan tentang apa yang terjadi besok, hanya tentang apa yang datang kepada kami. Dan itu harus menjadi referensi untuk kami menjalani sisa musim ini,”

“Apapun bisa terjadi dalam laga nanti. Di babak kedua kami akan melakukan usaha bagus, tetapi Anda harus bermain bagus sepanjang pertandingan. Kami lebih baik, kami memiliki lebih banyak sesi latihan karena jeda internasional selalu mengganggu,” tutup Ter Stegen.

Hadapi Bilbao, Barcelona berpeluang untuk meraih gelar ke-31 Copa del Rey. Ini juga akan menjadi gelar pertama Ronald Koeman sebagai pelatih Blaugrana.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Lawan Bilbao, Barcelona Harus Belajar dari Kekalahan di Piala Super Spanyol

gamespool
Lawan Bilbao, Barcelona Harus Belajar dari Kekalahan di Piala Super Spanyol 27

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, meminta para pemainnya untuk belajar dari kekalahan di Piala Super Spanyol jelang Athletic Bilbao lawan di final Copa del Rey. Koeman juga berbicara soal masa depannya di Barcelona.

Barcelona akan berhadapan dengan Athletic Bilbao di final Copa del Rey, Minggu (18/4/21). Januari lalu, Bilbao secara mengejutkan mampu mengalahkan Barcelona di final Piala Super Spanyol. Koeman meminta para pemainnya belajar dari kekalahan itu.

“Kami membutuhkan semua orang untuk bermain bagus besok, ada beberapa yang memiliki pengalaman, yang telah bermain di banyak final dan memenangkannya, mereka harus membantu para pemain muda,” ucap Koeman seperti dilansir Football5Star.com dari Marca.

Ronald Koeman memaklumi aksi Lionel Messi terhadap Asier Villalibre yang berbuah kartu merah saat Barcelona vs Athletic Bilbao.
The Sun

Koeman melanjutkan, “Mereka perlu belajar dari Supercopa (Januari lalu), dan mendapatkan pengalaman bermain di final, baik menang maupun kalah. Begitulah cara Anda dewasa sebagai pemain, itu yang paling penting.”

Laga nanti akan menjadi kesempatan emas untuk Barcelona bisa meraih gelar musim ini. Jika gagal, posisi Ronald Koeman bisa terancam walaupun mereka juga masih berpeluang untuk menjadi juara La Liga.

“Aneh rasanya saya harus menanggapi hal semacam ini, saya tahu sebelum pertandingan apa yang akan terjadi jika kami menang dan apa yang akan terjadi jika kami tidak menang. Kami memiliki 19 pertandingan beruntun (tak terkalahkan) dan saya harus menjawab pertanyaan tentang masa depan saya, saya harus menerimanya tetapi saya tidak setuju dengan itu,” kata Koeman.

Mantan pemain Barcelona itu melanjutkan melanjutkan, “Ini hal yang aneh, tapi ini pekerjaan saya. Saya tahu saya harus menghadapi tekanan ini dan saya tahu bagaimana menanganinya.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Prediksi: Athletic Bilbao vs Barcelona

cover Bilbao vs Barcelona
Prediksi: Athletic Bilbao vs Barcelona 35
GamesPools GIF
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Bilbao 1-2 Barcelona
Predictz 
 Bilbao 2-2 Barcelona
Footballpredictions.net
Bilbao 1-2 Barcelona
FOOTBALL5STAR
Bilbao 1-2 Barcelona

Stadion La Cartuja, Minggu (18/4/2021) Pukul 02.30 WIB (Streaming)

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik akan tersaji di final Copa del Rey yang mempertemukan Athletic Bilbao vs Barcelona. Blaugrana seharusnya di atas kertas bisa menang, namun Bilbao bisa mengejutkan seperti di Piala Super Spanyol Januari lalu.

Bilbao tak mau kalah di final Copa del Rey dua kali dalam waktu dua minggu. Sebelumnya mereka kalah melawan Real Sociedad 1-0 di laga final Copa del Rey 2019-20 yang baru dimainkan awal bulan ini. Marcelino berharap performa timnya saat final Piala Super Spanyol terulang dimana Bilbao bisa mengalahkan Barcelona 3-2. Inaki Williams tentu akan menjadi andalan utama Bilbao di lini depan.

Sedangkan Barcelona, ini adalah kesempatan mereka untuk bisa meraih gelar musim ini. Walaupun tentu saja mereka masih bisa meraih gelar La Liga, namun kesempatan mereka untuk mendapatkan gelar Copa del Rey lebih besar. Kabar baik untuk Ronald Koeman adalah Gerard Pique yang sudah pulih sepenuhnya dan siap bermain.

REKOR PERTEMUAN
head to head Bilbao vs Barcelona
Prediksi: Athletic Bilbao vs Barcelona 36
TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Bilbao vs Barcelona
Prediksi: Athletic Bilbao vs Barcelona 37
GamesPools GIF
STATISTIK MENARIK
  • Barcelona paling tidak mencetak 2 gol di 3 laga terakhirnya melawan Bilbao di semua kompetisi.
  • Musim lalu, Bilbao berhasil mengalahkan Barcelona di perempat final Copa del Rey.
  • Barcelona hanya kalah 1 kali dari 10 laga terakhirnya di semua kompetisi.
  • Bilbao tak pernah menang di 7 laga terakhirnya di semua kompetisi.
  • Rekor gol Lionel Messi melawan Bilbao: 40 laga, 27 gol.
PELATIH
  • Kedua pelatih, Marcelino dan Ronald Koeman sudah bertemu 5 kali sebelumnya.
  • Marcelino menang 3 kali, Koeman menang 2 kali.
  • Rekor Marcelino melawan Barcelona sangat buruk: 24 laga, 2 menang, 6 imbang dan 16 kalah.
  • Rekor Koeman melawan Bilbao: 5 laga, 2 menang dan 3 kalah.
WASIT
  • Laga Athletic Bilbao vs Barcelona akan dipimpin oleh wasit Juan Martinez Munuera.
  • Munuera sudah memimpin 2 laga Copa del Rey musim ini dengan catatan 8 kartu kuning.
  • Rekor Bilbao saat diwasiti Munuera di Copa del Rey: 3 laga, 2 menang dan 1 kalah.
  • Rekor Barcelona saat diwasiti Munuera di Copa del Rey: 4 laga, 2 menang, 1 imbang dan 1 kalah.
  • Munuera merupakan wasit laga Bilbao vs Barcelona di perempat final Copa del Rey musim lalu. Bilbao menang 1-0.
PEMAIN KUNCI

Athletic Bilbao

Top Scorer: Alex Berenguer (7 gol)
Top Assist: Inaki Williams (5 assist)
Top Rating: Yeray Alvarez (6,86)

Barcelona

Top Scorer: Lionel Messi (23 gol)
Top Assist: Lionel Messi (8 assist)
Top Rating: Lionel Messi (8,52)

*Statistik La Liga 2020-21 berdasarkan WhoScored

BERITA KEDUA TIM

Bilbao: Peru Nolaskoain cedera.
Barcelona: Neto, Philippe Coutinho, Ansu Fati cedera.

PRAKIRAAN FORMASI
line up Bilbao vs Barcelona

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Real Sociedad Persembahkan Copa del Rey untuk Tenaga Medis

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Real Sociedad tidak merayakan trofi Copa del Rey sendirian. Mereka juga turut merayakannya bersama tenaga medis yang ada di kota San Sebastian.

Pada Jumat kemarin seluruh skuat Real Sociedad mengunjungi rumah sakit Donostia yang ada di kota San Sebastian. Setibanya di rumah sakit, satu persatu pemain turun.

Bukan hanya para pemain yang datang. Pelatih Imanol Alguacil dan presiden klub, Jokin Aperribay juga turut serta dalam rombongan.

Piala Copa del Rey yang dibawa Mikel Oyarzabal dan Asier Illaramendi kemudian diserahkan ke tim medis. Piala pun dipamerkan. Lalu tim medis turut mengangkat piala itu seolah baru saja memenangkannya.

Kedatangan La Real disambut hangat para dokter di sana. Mereka turut didampingi kepala poliklinik Gipuzkoa dan Quironsalud Donostia.

Di Twitter, Sociedad menyebut tenaga medis inilah yang berstatus sebagai juara sebenarnya. Sebab mereka sudah bekerja keras selama setahun terakhir menghadapi covid-19 yang tak kunjung usai.

Ya, Real Sociedad mempersembahkan juara Copa del Rey untuk tenaga medis yang selama ini berjuang melawan covid-19. “Jika saat pandemi ini ada juara sejatinya, mereka lah orangnya. Mereka selalu melakukan yang terbaik,” demikian pernyataan resmi klub

“Klub ingin memberikan memberikan penghormatan kepada petugas kesehatan dalam tindakan sederhana dan emosional yang dilakukan selama ini di Rumah Sakit Donostia. Ini adalah pengakuan kami sebagai kerja hebat mereka,” sambung Real Sociedad.

Bentrok Mengerikan Antara Polisi dan Suporter Athletic Bilbao

gamespool
Bentrok Mengerikan Antara Polisi dan Suporter Athletic Bilbao 42

Football5star.com, Indonesia – Real Sociedad sukses meraih gelar juara Copa del Rey setelah di partai final mengalahkan Athletic Bilbao, Minggu (4/4/2021). Dalam laga yang berlangsung di Estadio de La Cartuja, penalti Mikel Oyarzabal membuat Sociedad akhiri puasa gelar selama 34 tahun.

Namun sebelum Real Sociedad angkat piala, sempat terjadi bentrok mengerikan antara suporter Bilbao dengan aparat kepolisian. Dikutip Football5star.com dari Marca, sejumlah suporter Bilbao membakar sejumlah barang di jalanan.

Pihak kepolisian yang berusaha mencegah aksi vandal ini mau tak mau harus bentrok dengan para suporter tersebut.

“Rekaman video menunjukkan ribuan penggemar Bilbao yang melemparkan sejumlah botol dan barang ke wadah besar yang sudah terbakar. Mereka melemparkan botol minuman ke dalam api yang semakin membesar,” tulis media Inggris, Daily Mail.

Kejadian bentrok antara suporter dengan polisi itu sendiri terjadi di dekat markas Bilbao, Stadion San Memes. Menurut laporan media setempat, setelah pertandingan, beberapa suporter juga masih sempat melempari polisi dengan botol dan benda tumpul lainnya.

“Tindakan para fans telah melanggar pandemi di Spanyol, dengan kerumunan fans yang mengabaikan pedoman pembatasan sosial dan beberapa dari mereka juga tidak menggunakan masker,”

Adegan tak jauh berbeda juga terjadi di San Sebastian, markas Sociedad setelah klub ini dipastikan juara. Para penggemar Real Sociedad tampak berkumpul beramai-ramai untuk merayakan gelar juara Copa de Rey. Meski tidak dilaporkan bentrok seperti di markas Bilbao.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Heroik! Selebrasi Juara Copa del Rey Alguacil di Konferensi Pers

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Real Sociedad memastikan diri sebagai juara Copa del Rey musim 2019-2020. Kepastian ini didapat usai anak asuh Imanol Alguacil menang 1-0 atas klub sekota, Athletic Bilbao, Minggu (4/4/2021) dinihari WIB.

Bermain di stadion La Cartuja, Sevilla, Mikel Oyarzabal memastikan kemenangan Real Sociedad. Sontekan penaltinya pada pertengahan babak kedua membuat klub asal Basque merengkuh gelar Copa del Rey ketiga sepanjang sejarah klub.

Bagi La Real, ini jadi gelar Copa del Rey pertama sejak 34 tahun silam. Tak pelak kesuksesan ini disambut gegap gempita oleh seluruh skuat.

Tak terkecuali pelatihnya, Imanol Alguacil. Seakan tidak mau kalah dengan para pemain, sang nakhoda melakukan hal yang tak terduga.

Sosok kalemnya selama mengawasi para pemain di pinggir lapangan sekejap sirna saat menghadiri konferensi pers sesaat usai laga. Alguacil yang mengawali konferensi pers dengan tenang tiba-tiba melakukan aksi heroik.

Dia melepas jasnya lalu memakai jersey kebanggaan Sociedad. Kemudian mengalungkan syal biru-putih milik klub.

Pelatih asli Basque itu berdiri. Dia kemudian berteriak layaknya suporter yang sedang mendukung tim kesayangan bertanding.

Ya, Imanol Alguacil ngechants di hadapan media. Seluruh suara ia keluarkan sebagai bentuk bangga dan rasa syukur usai mengakhiri puasa gelar Real Sociedad. Aksi heroik ini pun mendapat sambutan positif dari awak media.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Final Copa del Rey: Mikel Oyarzabal Akhiri Puasa Real Sociedad

gamespool
Final Copa del Rey: Mikel Oyarzabal Akhiri Puasa Real Sociedad 48

Football5star.com, Indonesia – Mikel Oyarzabal berhasil mengakhiri puasa gelar Real Sociedad yang sudah berlangsung selama 34 tahun. Gol penalti Oyarzabal membuat partai final Copa del Rey 2019-20 antara Athletic Bilbao vs Real Sociedad berakhir dengan skor 0-1.

Kedua tim tampil cukup berhati-hati di awal-awal pertandingan. Baik Real Sociedad maupun Athletic Bilbao tak memiliki peluang yang membahayakan pada 20 menit pertama.

Pada menit ke-23, Real Sociedad nyaris membuka keunggulan. Akan tetapi, Alexander Isak gagal memanfaatkan peluang meski hanya tinggal menaklukkan Unai Simon dan momentum La Real menghilang.

Memasuki menit ke-30, giliran Athletic Bilbao yang balik menyerang. Pada menit ke-33, Inigo Martinez mendapat peluang emas. Tapi, tembakannya berhasil dipatahkan Alex Remiro dengan baik. Skor 0-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.

mikel oyarzabal - Copa del Rey - Athletic Bilbao vs Real Sociedad - @athletic_en
twitter.com/athletic_en

Selepas turun minum, Real Sociedad langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-60, La Real mendapatkan hadiah penalti setelah Inigo Martinez melanggar Christian Portu di area terlarang.

Mikel Oyarzabal yang maju sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Real Sociedad unggul satu gol. Gol Oyarzabal membuat Real Sociedad makin gencar membombardir lini belakang Athletic Bilbao.

Gencarnya serangan Real Sociedad membuat Athletic kesulitan membangun momentum dan keluar menyerang. Namun, Real Sociedad gagal menambah pundi-pundi golnya dan skor 0-1 tak berubah hingga laga berakhir.

Keberhasilan menyabet gelar Copa del Rey mengakhiri puasa panjang Real Sociedad. Ini merupakan gelar bergengsi pertama yang dijuarai La Real semenjak musim 1986-87.

Kekalahan ini menjadi alarm tanda bahaya bagi Athletic Bilbao. Pasalnya, mereka akan menjalani final Copa del Rey musim 2020-21 melawan Barcelona pada 17 April mendatang.

SUSUNAN PEMAIN ATHLETIC BILBAO VS REAL SOCIEDAD:

Athletic Bilbao: 1-Unai Simon; 18-Oscar de Marcos, 5-Yeray Alvarez, 4-Inigo Martinez, 17-Yuri Berchiche (21-Ander Capa 90′); 12-Alex Berenguer (20-Asier Villalibre 76′), 27-Unai Vencedor (8-Unai Lopez 68′), 14-Dani Garcia (6-Mikel Vesga 76′), 10-Iker Muniain; 22-Raul Garcia, 9-Inaki Williams

Pelatih: Marcelino

Real Sociedad: 1-Alex Remiro; 18-Andoni Gorosabel (6-Aritz Elustondo 90′), 5-Igor Zubeldia, 24-Robin Le Normand, 20-Nacho Monreal; 8-Mikel Merino, 35-Martin Zubimendi, 21-David Silva (16-Ander Guevara 85′); 7-Christian Portu (22-Ander Barrenetxea 89′), 19-Alexander Isak (9-Carlos Fernandez 89′), 10-Mikel Oyarzabal

Pelatih: Imanol Alguacil

Kartu Kuning: D. Garcia 35′, Martinez 62′ – Merino 71’b

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Athletic Bilbao Lakoni 2 Final Copa del Rey Musim Ini, Kok Bisa?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Athletic Bilbao akan menjalani final Copa del Rey melawan Real Sociedad, Sabtu (3/4/2021). Laga ini sangat spesial karena kedua klub sama-sama berasal dari Basque.

Pertemuan Athletic Bilbao dengan Real Sociedad akan tersaji di stadion La Cartuja, Sevilla. Bagi mereka ini jadi pertemuan pertama di final Copa del Rey setelah 110 tahun.

Dalam sejarahnya, Bilbao bisa sedikit jemawa. Mereka lebih digdaya dibanding Sociedad. Klub yang bermarkas di San Mames sudah 23 kali juara.

Sementara La Real hanya memenanginya dua kali. Kendati demikian, konsentrasi pasukan Imanol Alguacil setidaknya tidak akan terpecah dengan final lainnya.

Ya, pada kalender 2020-2021 terdapat dua final Copa yang melibatkan Bilbao. Sebagai informasi, dua pekan setelah melawan Sociedad, anak asuh Marcelino Garcia Toral akan menghadapi Barcelona, juga di turnamen yang sama.

Barcelona gagal merebut trofi Supercopa de Espana karena kalah 2-3 dari Athletic Bilbao pada laga final.
the4thofficial.net

Lalu, kenapa ada dua final Copa del Rey dalam satu musim? Ini terjadi karena final musim lalu batal terlaksana akibat pandemi covid-19.

Derbi Basque malam nanti merupakan final musim lalu yang diundur ke tengah musim ini. Mundurnya final musim lalu ke musim ini dimaksudkan agar suporter kedua kesebelasan bisa menyaksikan tim kesayangan bertanding di stadion.

Akan tetapi, otoritas setempat membatalkan rencana tersebut karena covid-19 masih merajalela di Spanyol. Adapun laga melawan Barcelona dua pekan lagi merupakan final musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Nostalgia Hari Ini: Deportivo Hancurkan Pesta Ulang Tahun Real Madrid

gamespool
Nostalgia Hari Ini: Deportivo Hancurkan Pesta Ulang Tahun Real Madrid 56

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 6 Maret, 19 tahun yang lalu, Deportivo La Coruna berhasil menjadi juara Copa del Rey. Namun, headline pertandingan bukanlah soal Deportivo menjadi juara, tapi karena mereka mengalahkan Real Madrid di momen spesialnya. Pertandingan ini mendapatkan nama El Centenariazo dari media Spanyol.

Ya, 6 Maret merupakan hari kelahiran Real Madrid dan pada tahun 2002 adalah hari jadi klub yang ke-100. Presiden Florentino Perez bahkan sampai menekankan kepada pelatih Vicente Del Bosque bahwa ini adalah target prioritas. Wajar saja, bukan hanya final akan diadakan tepat di ulang tahun Madrid, tapi juga karena laga final akan diadakan di Santiago Bernabeu.

Semuanya seperti sudah dipersiapkan untuk kemenangan dan pesta ulang tahun Real Madrid, tapi yang terjadi justru sebaliknya.

Nostalgia Hari Ini Deportivo Hancurkan Pesta Ulang Tahun Real Madrid
Getty Images

Jalannya pertandingan

Deportivo La Coruna saat itu berada di masa emasnya. Pasukan Javier Irureta saat itu diisi oleh pemain-pemain top, seperti Diego Tristan, Juan Valeron, Lionel Scaloni, Joan Capdevilla dan Roy Makaay. Dua tahun sebelumnya mereka berhasil menjadi juara La Liga, dan musim sebelumnya menjadi runner-up.

Namun secara skuat Real Madrid tentu saja lebih superior. Los Blancos diisi oleh pemain-pemain bintang seperti Roberto Carlos, Luis Figo, Raul, Fernando Morientes, Claude Makelele, dan masih banyak lagi.

Tampil dihadapan 75 ribu penonton, Super Depor tampil dominan. Diego Tristan sudah mendapatkan kesempatan di awal babak. Tapi tendangannya ditepis oleh kiper Cesar Sanchez. Namun hanya berselang beberapa menit, Deportivo langsung mencetak gol. Sergio Gonzalez dengan ciamik melewati kapten Fernando Hierro sebelum berhasil menceploskan bola ke gawang.

Nostalgia Hari Ini Deportivo Hancurkan Pesta Ulang Tahun Real Madrid
All To Play For

Deportivo lalu unggul 2-0 pada menit ke-37 kali ini Diego Tristan akhirnya berhasil mencetak gol lewat umpan dari Victor Sanchez.

Vicente Del Bosque langsung melakukan taktik menyerang di babak kedua dengan memasukkan Santiago Solari untuk menggantikan Francisco Pavon. Los Blancos berhasil memperkecil kedudukan lewat Raul Gonzalez pada menit ke-58, tapi skor tetap bertahan 2-1 sampai penghujung laga.

Deportivo La Coruna berhasil merengkuh gelar Copa del Rey keduanya dan Real Madrid gagal menang setelah terakhir mereka mendapatkan gelar itu pada 1993. Pada musim itu (2001-02), Deportivo juga finis (2) di atas Real Madrid (3) dalam posisi klasemen La Liga dengan Valencia keluar sebagai juara. Namun musim Los Blancos terselamatkan ketika mereka berhasil menjadi juara Liga Champions dengan mengalahkan Bayer Leverkusen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Athletic Bilbao Jadi Lawan Barcelona di Final Copa del Rey

gamespool
Athletic Bilbao Jadi Lawan Barcelona di Final Copa del Rey 59

Football5Star.com, Indonesia – Athletic Bilbao berhasil lolos ke babak final Copa del Rey setelah mengalahkan Levante (5/3/21) di semi final. Dengan begitu, mereka akan bertemu Barcelona di final.

Sama seperti Barcelona saat melawan Sevilla, Bilbao juga membutuhkan babak tambahan untuk lolos. Pada leg pertama, Bilbao tertahan di kandang sendiri, 1-1.

Pada leg kedua, mereka tertinggal lebih dahulu lewat gol Roger Marti. Los Leones membalas lewat gol penalti Raul Garcia pada menit ke-30. Laga dilanjutkan ke babak tambahan dan Alex Berenguer berhasil membawa Bilbao unggul pada menit ke-112. Pasukan Marcelino lolos dengan aggregat 3-2.

Laga final Copa del Rey Barcelona vs Bilbao akan diadakan pada 17 April 2021 di Stadion La Cartuja, Seville. Barcelona akan mengusung misi balas dendam mengingat pada Januari lalu, pasukan Ronald Koeman dikalahkan Bilbao di final Piala Super Spanyol 3-2.

Bicara soal Athletic Bilbao, ada sesuatu yang unik setelah mereka lolos ke final Copa del Rey tahun ini. Bilbao juga berhasil masuk ke final Copa del Rey musim lalu melawan Real Sociedad dan final itu sampai saat ini belum dimainkan. Laga final itu ditunda karena pandemi dan baru akan dimainkan pada 3 April 2021, dan juga akan bermain di Stadion La Cartuja. Jadi, Bilbao akan bermain di dua final Copa del Rey dalam kurun waktu 2 minggu.

Khusus untuk pelatih Bilbao, Marcelinho, dia punya kesempatan untuk memenangkan Copa del Rey tiga musim beruntun, karena dia berhasil menang bersama Valencia pada musim 2018-19.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Ter Stegen Senang Bisa Bantu Barcelona dengan Selamatkan Penalti

gamespool
Ter Stegen Senang Bisa Bantu Barcelona dengan Selamatkan Penalti 62

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, semringah setelah timnya berhasil secara dramatis lolos ke final Copa del Rey, dengan mengalahkan Sevilla (4/3/21). Apalagi, ter Stegen berperan besar karena dia menyelamatkan tendangan penalti dari Lucas Ocampos.

Barcelona berhasil memutarbalikkan skor aggregat menjadi 3-2 setelah kalah 2-0 di leg pertama melawan Sevilla, (4/3/21). Dembele mencetak gol di babak pertama dan Gerard Pique mencetak gol di penghujung laga dan memaksa laga masuk ke babak tambahan. Martin Braithwaite lalu mencetak gol ketiga di babak tambahan.

Tapi hal itu tidak akan terjadi jika bukan karena ter Stegen. Sevilla mendapatkan penalti saat skor masih 1-0 pada menit ke-73. Kiper timnas Jerman itu berhasil mengamankan tendangan Ocampos dan memaksa skor tetap 1-0. Ter Stegen mengatakan timnya memang pantas menang.

“Jika mereka berhasil mencetak gol, itu akan menjadi rumit. Kami memainkan permainan yang lengkap, dan kami pantas mendapatkannya,” ucap ter Stegen seperti dikutip Football5Star.com dari Football Espana.

Marc-Andre ter Stegen melanjutkan, “Senang untuk membantu tim dengan menyelamatkan penalti, meskipun itu perjudian. Tapi saya sangat senang. Mentalitas (yang ditunjukkan oleh tim) sangat penting. Kami sangat senang. Kami tidak berhenti percaya pada apa yang kami lakukan, kami meningkat dan kami berharap untuk memenangkan gelar ini.”

Barcelona akan menunggu pemenang antara Levante atau Athletic Bilbao di final Copa del Rey. Pertandingan itu akan dimainkan Jumat dini hari (5/3/21).

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Koeman Sebut Mentalitas yang Buat Barcelona Lolos ke Final Copa del Rey

gamespool
Koeman Sebut Mentalitas yang Buat Barcelona Lolos ke Final Copa del Rey 66

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, percaya bahwa mentalitas kuatlah yang bisa membuat Barca kalahkan Sevilla, 3-0, (4/3/21) di semi-final Copa del Rey. Koeman juga merasa timnya pantas lolos bahkan sejak leg pertama.

Barcelona secara dramatis bisa memutarbalikkan aggregat skor menjadi 3-2 setelah kalah 2-0 di leg pertama. Ousmane Dembele terlebih dahulu mencetak gol pada babak pertama. Marc-Andre ter Stegen berhasil menyelamatkan penalti Lucas Ocampos di babak kedua. Lalu sundulan Gerard Pique di penghujung laga memaksa laga harus masuk ke babak tambahan, dan Martin Braithwaite berhasil mencetak gol di babak itu.

“Kami selalu percaya. Kami tidak pernah menyerah di Copa. Ini masalah mentalitas,” ucap Koeman seperti dilansir Football5Star.com dari Marca.

Gol Gerard Pique memaksakan laga Barcelona vs Sevilla berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Getty Images

Koeman melanjutkan, “Saya, sebagai pelatih, tidak bisa meminta tim saya untuk melakukan lebih dari apa yang saya lihat malam ini. Kami berjuang sampai perpanjangan waktu dan itu luar biasa. Saya sangat senang dengan kerja tim malam ini. Kami pantas lolos. Saya pikir kami lebih baik dalam dua leg. Kami adalah tim terbaik.”

Pada akhir pekan kemarin, Barcelona juga berhasil mengalahkan Sevilla dengan skor 2-0 di liga. Pada lagi itu, Koeman memakai formasi 3-5-2 dan pada laga ini dia menggunakannya lagi.

“Itu (laga melawan Sevilla di liga) sangat penting untuk kepercayaan kami. Cara kami bermain di sana. Itu adalah pertandingan pertama kami (dengan 3-5-2). Kami mencoba memainkan permainan yang sama hari ini dan kami melakukannya. Kami berhasil mencetak tiga gol dan bisa mencetak lebih banyak. Anda tidak bisa meminta lebih.” ujar Ronald Koeman.

Barcelona akan menunggu pemenang antara Levante atau Athletic Bilbao di final Copa del Rey. Pertandingan itu akan dimainkan Jumat dini hari (5/3/21).

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui Tuding Wasit Bantu Barcelona Kalahkan Sevilla

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Julen Lopetegui, pelatih Sevilla, menuding wasit Jose Maria Sanchez Martinez tak berlaku adil pada laga leg II semifinal Copa del Rey. Dia menilai sang wasit cenderung memihak Barcelona yang akhirnya lolos ke final setelah menang 3-0.

Hal yang menjadi sorotan Lopetegui adalah putusan Sanchez Martinez tak mengusir Oscar Mingueza saat menjatuhkan Lucas Ocampos di kotak penalti. Dia menilai hal tersebut sangat memengaruhi hasil akhir pertandingan. Apalagi kemudian Los Nervionenses malah kehilangan Fernando yang menerima kartu kuning kedua.

“Kami hanya bisa berikan sedikit komentar karena jika bicara banyak, kita tahu apa yang akan terjadi. Saya kira tindakan wasit terhadap Mingueza tidaklah tepat karena itu adalah kans besar untuk mencetak gol,” urai Julen Lopetegui seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Sevilla.

Lopetegui juga mengungkapkan hal lain terkait kepemimpinan wasit laga Barcelona vs Sevilla. “Lihat saja dan nilai sendiri. Jika saya yang mengatakanny, saya pasti dikenai sanksi. Lihat juga aksi (Clement) Lenglet. Namun, wasit punya pandangan lain dan saya tak bisa bicara lagi,” ujar dia.

Lebih lanjut, Lopetegui coba bersikap bijak. Menurut dia, seperti halnya para pemain, para wasit juga bisa melakukan kesalahan di lapangan. Hal itu jadi bagian yang harus diterima dengan lapang dada walaupun sakitnya tak terperi.

Lopetegui Minta Sevilla Segera Bangkit

Soal kekalahan dramatis yang membuat Sevilla gagal lolos ke final Copa del Rey, Julen Lopetegui menyebutnya sebagai sisi kejam dari sepak bola. Di Camp Nou, kekejaman itu sempurna bagi Los Nervionenses.

“Pertandingan ini memberi kami pengalaman tentang bagian terkejam sepak bola. Kami tersisih lewat aksi terakhir pada pertandingan dan main dengan 10 pemain ketika lawan juga seharusnya bermain dengan 10 pemain,” urai Lopetegui lagi.

Para pemain Sevilla diminta Julen Lopetegui segera melupakan kekalahan pahit dari Barcelona.
Getty Images

Lopetegui menjelaskan, para pemainnya sangat terpukul oleh kekalahan dramatis dari Barcelona itu. Dia memaklumi hal itu. Namun, dia berharap Ivan Rakitic cs. segera bangkit dan melupakan malam jahanam di Camp Nou tersebut.

“Kami telah mengalami bagian terpahit dari sepak bola. Kami harus secepatnya bangkit dan memikirkan laga LaLiga. Kami bersedih, tapi pada saat bersamaan bangga atas usaha yang dilakukan tim hingga babak perpanjangan waktu,” kata Lopetegui.

Sevilla memang tak bisa terus larut dalam kesedihan dan kekecewaan. Akhir pekan nanti, tim asuhan Julen Lopetegui dijadwalkan melawat ke kandang Elche. Andai tak fokus, tren buruk bisa saja terus berlanjut. Patut dicatat, Los Nervionenses hanya 1 kali menang dalam 4 laga terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Hasil Barcelona vs Sevilla: Dramatis! El Barca Lolos ke Final Copa del Rey

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Barcelona secara dramatis memastikan diri lolos ke final Copa del Rey musim ini setelah menang agregat 3-2 atas Sevilla. Kepastian itu didapatkan berkat kemenangan pada semifinal leg II di Camp Nou. Laga Barcelona vs Sevilla berakhir 3-0 lewat perpanjangan waktu.

Meskipun menang telak, kelolosan Barcelona diperoleh secara dramatis. Gol yang memaksakan perpanjangan waktu baru lahir saat injury time memasuki menit ke-4. Dua menit sebelumnya, Sevilla harus bermain dengan 10 pemain karena Fernando dikartu merah wasit.

Berbekal kekalahan 0-2 pada leg I di markas Sevilla, Barcelona langsung menggebrak pada menit-menit awal. Hasilnya, tim asuhan Ronald Koeman berhasil menggetarkan gawang Los Nervionenses saat pertandingan baru berjalan 12 menit.

Ousmane Dembele mencetak gol pada menit ke-12 laga Barcelona vs Sevilla pada leg II semifinal Copa del Rey.
Getty Images

Berawal dari akselerasi Lionel Messi yang lantas memberikan umpan ke kotak penalti Sevilla, Ousmane Dembele langsung disergap dua pemain belakang. Namun, dia berhasil menguasai bola, lalu keluar dari kotak penalti dan bebas dari kawalan.

Berada dalam keadaan bebas, Dembele memutar tubuhnya dan melepaskan tendangan akurat dari luar kotak penalti. Bola melesak mulus di gawang Sevilla yang dikawal Tomas Vaclik. Skor jadi 1-0 dan bertahan hingga turun minum meskipun Barcelona sangat mendominasi permainan.

Memasuki babak kedua laga Barcelona vs Sevilla, tuan rumah tetap memegang kendali permainan. Namun, berkali-kali kreasi apik Lionel Messi dkk. mampu dipatahkan para pemain Sevilla dan kesalahan sendiri.

Petaka hampir menghampiri Messi cs. saat laga Barcelona vs Sevilla memasuki menit ke-71. Bek Oscar Mingueza melakukan kesalahan fatal. Dia mendorong Lucas Ocampos di kotak penalti saat berupaya membendung serangan balik Los Nervionenses. Wasit pun menunjuk titik putih.

Ocampos mengambil eksekusi penalti itu. Dia mengarahkan bola ke kiri bawah gawang Barcelona. Namun, kiper Marc-Andre ter Stegen mampu membaca arah bola dan mengamankannya. Kedudukan Barcelona vs Sevilla pun tetap 1-0.

Tradisi Buruk Los Nervionenses

Kegagalan penalti Ocampos harus dibayar mahal. Pada masa injury time, Barcelona menggandakan keunggulan jadi 2-0 berkat sundulan Gerard Pique memanfaatkan umpan silang Antoine Griezmann. Kedudukan agregat Barcelona vs Sevilla pun jadi 2-2 dan pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

https://twitter.com/FUT21News/status/1367232088928374788

Pada perpanjangan waktu barcelona vs Sevilla, tim tamu makin kesulitan karena harus bermain dengan 10 pemain. Gara-garanya, Fernando mendapatkan kartu kuning kedua hanya 2 menit sebelum gol Pique. Hasilnya, Martin Braithwaite membuat gol ketiga Barcelona dengan sundulannya pada menit ke-95 setelah menerima umpan silang Jordi Alba.

Enam menit setelah gol itu, Sevilla berpeluang mendapatkan penalti. Namun, wasit tak memberikannya setelah melakukan konsultasi dengan petugas VAR dan melihat monitor. Setelah itu, tensi para pemain Los Nervionenses meningkat. Luuk de Jong diganjar kartu merah pada menit ke-103.

https://twitter.com/HD24BM4/status/1367234041213255684

Hingga wasit mengakhiri pertandingan, kedudukan tetap 3-0 untuk Barcelona. Hal itu membuat tim asuhan Ronald Koeman lolos ke final dengan kemenangan agregat 3-2. Di final, mereka anak menghadapi pemenang laga Levante vs Athletic Bilbao.

Hasil semifinal musim ini kian menegaskan kesialan Sevilla saat bertemu Barcelona pada ajang Copa del Rey. Dalam 6 kesempatan terdahulu, hanya sekali mereka mampu melewati adangan El Barca. Itu terjadi pada babak 16-besar musim 2009-10. Hasilnya, Los Nervionenses melaju ke final dan lantas juara.

Pada lima kesempatan lain, Sevilla selalu gigit jari. Dua kali di antaranya pada partai final. Los Nervionenses kalah 0-2 lewat perpanjangan waktu pada musim 2015-16. Dua musim kemudian, mereka malah dibantai 0-5. Adapun tiga kegagalan lain dialami pada perempat final 1990-91 dan 2018-19 serta babak 16-besar 2007-08.

Susunan Pemain Barcelona vs Sevilla:

Barcelona (3-1-4-2): 1-Marc-Andre ter Stegen, 20-Oscar Mingueza (24-Junior Firpo 78), 3-Gerard Pique, 15-Clement Lenglet, 5-Sergio Busquets (27-Ilaix Moriba 78), 21-Frenkie de Jong, 2-Sergino Dest (7-Antoine Griezmann 63), 16-Pedri (9-Martin Braithwaite 89), 18-Jordi Alba, 10-Lionel Messi, 11-Ousmane Dembele (17-Trincao 89)
Pelatih: Ronald Koeman

Sevilla (4-3-3): 1-Tomas Vaclik, 17-Aleix Vidal (16-Jesus Navas 54), 12-Jules Kounde, 20-Diego Carlos, 19-Marcos Acuna (4-Karim Rekik 54), 8-Joan Jordan (11-Munir El Haddadi 106), 21-Oliver Torres (5-Lucas Ocampos 62), 25-Fernando, 7-Suso (24-Papu Gomez 79), 15-Youssef En-Nesyri, 9-Luuk de Jong (10-Ivan Rakitic 54)
Pelatih: Julen Lopetegui

K. Kuning: Mingueza 67, Messi 73, Trincao 119- Fernando 37, Jordan 100, Kounde 101, Nes-Nesyri 103
K. Merah: Fernando 90, L. de Jong 103
Wasit: Jose Maria Sanchez Martinez

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Dihajar 1-4 oleh PSG, Barcelona Terancam Ulangi Kisah 17 Tahun Lalu

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan 1-4 yang dialami saat menjamu Paris Saint-Germain, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB, membuat Barcelona kian sulit meraih trofi musim ini. Andai benar-benar nirtrofi, mereka akan mengulangi kisah 17 tahun silam.

Bila gagal meraih trofi pada musim ini, Barcelona akan mencatatkan nirtrofi dua musim beruntun. Musim lalu, El Barca gagal total di semua ajang. Mereka kalah 2-3 dari Atletico Madrid pada semifinal Supercopa de Espana, lalu disisihkan Athletic Bilbao pada perempat final Copa del Rey.

Nasib nahas juga dialami El Barca di Liga Champions. Mereka disingkirkan Bayern Munich pada babak perempat final dengan skor 2-8. Adapun di LaLiga, mereka hanya finis sebagai runner-up dengan terpaut 5 poin dari sang juara, Real Madrid.

Barcelona gagal merebut trofi Supercopa de Espana karena kalah 2-3 dari Athletic Bilbao pada laga final.
the4thofficial.net

Dua musim beruntun tak meraih trofi bukanlah hal yang biasa bagi Barcelona. Kali terakhir itu terjadi pada 1999 hingga 2004. Ketika itu, tak tanggung-tanggung, El Barca nirtrofi selama 5 musim. Puasa trofi baru dapat diakhiri dengan gelar juara LaLiga 2004-05.

Kemungkinan Barcelona nirtrofi dua musim beruntun kini kian terbuka lebar. Tim asuhan Ronald Koeman bahkan sudah kehilangan satu gelar. Pada final Supercopa de Espana, medio Januari lalu, Lionel Messi cs. kalah 2-3 dari Athletic Bilbao.

Barcelona di Ujung Tanduk

Barcelona kalah 0-2 dari Sevilla pada leg I semifinal Copa del Rey.
elconfidential.com

Kans merebut trofi tinggal tersisa di tiga ajang, yakni LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Namun, kans itu justru kian mengecil. Di LaLiga, meskipun menunjukkan peningkatan performa, Barcelona masih berada di posisi ketiga. Mereka terpaut 8 poin dari sang pemuncak klasemen, Atletico Madrid. Itu pun Los Colchoneros punya satu tabungan laga lebih banyak.

Di Liga Champions, kekalahan 1-4 pada leg I babak 16 besar di kandang sendiri membuat El Barca berada di ujung tanduk. Menurut Gracenote, kans Messi cs. untuk lolos bahkan dinyatakan tak lagi ada. Sepanjang sejarah Liga Champions, tak ada tim yang bangkit setelah menelan kekalahan kandang dengan skor setelak itu.

Posisi Barcelona juga tak begitu baik di Copa del Rey. Tim asuhan Koeman menelan kekalahan 0-2 pada leg I semifinal dari Sevilla. Untungnya, mereka akan tampil sebagai tuan rumah pada leg II. Ini setidaknya membuka kans lebih besar untuk lolos meskipun sang lawan sedang dalam tren sangat bagus.

Menilik lawan tersisa, Copa del Rey jadi ajang yang paling mungkin dijuarai Barcelona. Tak ada lagi Madrid dan Atletico yang sudah tersisih. Bila mampu menyingkirkan Sevilla, mereka hanya akan menghadapi Bilbao atau Levante. Di atas kertas, Messi dkk. seharusnya dapat mengalahkan mereka.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Main Bagus tapi Kalah, Ronald Koeman Kecewa Berat

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Barcelona kembali menelan kekalahan. Menghadapi Sevilla di leg pertama Copa del Rey, Skamis (11/2/2021) dinihari WIB anak asuh Ronald Koeman menyerah 0-2.

Usai pertandingan Ronald Koeman menumpahkan kekecewaannya. Ia menilai Barcelona layak mendapat hasil lebih karena tampil lebih bagus dari Sevilla.

“Saya pikir kami pantas mendapatkan lebih. Kami bermain bagus dan menciptakan peluang untuk mencetak gol. Saya pikir hasil akhir tidak mencerminkan apa yang terjadi di lapangan. terlalu banyak keuntungan yang mereka dapatkan,” kata pelatih asal Belanda kepada Marca, Kamis (11/2/2021).

Ivan Rakitic yakin perjuangan Sevilla akan lebih berat pada leg II semifinal Copa del Rey di kandang Barcelona.
diariodesevilla.es

“Kami berada dalam momen yang bagus dan kami akan terus berjuang. Kami bermain bagus tapi kami melawan tim yang hebat, tim yang mengandalkan fisik. Kami punya peluang. Ada VAR tapi saya pikir kami harusnya mendapatkan penalti,” ia menambahkan.

Walau tertinggal agregat 0-2, Ronald Koeman pantang menyerah. Masih ada leg kedua di Camp Nou yang bisa dimanfaatkan Barcelona untuk membalikkan keadaan.

“Kami harus menganalisis permainan. Anda banyak pertandingan sebelum leg kedua dan ada banyak rasa lapar yang kami rasakan. Kami harus mencoba bermain untuk menang di leg kedua ada harapan. Di Camp Nou kami bisa melakukan apa saja,” imbuhnya.

Sementara itu, ini jadi kekalahan pertama Barcelona dalam delapan pertandingan terakhir. Sebelumnya mereka telah melahap tujuh laga beruntun dengan kemenangan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Jules Kounde: Kalahkan Barcelona dan Cleansheet, Sevilla Sempurna

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jules Kounde jadi salah satu bintang kemenangan Sevilla atas Barcelona, Kamis (11/2/2021) dinihari WIB. Satu golnya melengkapi kemenangan 2-0 tuan rumah di leg pertama semifinal Copa del Rey.

Jules Kounde membuka keunggulan Sevilla pada pertengahan babak pertama. Ia mengaku nyaris gagal mencetak gol karena kehilangan keseimbangan.

Akan tetapi sapuan bola pemain Barcelona membuatnya bisa mendapatkan bola dan mencetak gol. “Pada awal gerakan saya kehilangan bola, tapi blok mereka tidak sempurna hingga saya bisa meraihnya lagi untuk menggiring bola dan mencetak gol,” ujar Kounde kepada Diario AS, Kamis (11/2/2021).

Sevilla vs Barcelona
@Sevilla_ENG

“Saya tahu saya bisa menyelesaikannya dengan baik dan membantu tim meraih kemenangan,” ia menambahkan. Bukan hanya gol yang membuat pemain asal Prancis senang.

Berhasil mengalahkan klub sekuat Barcelona dan tidak kebobolan menjadi kebahagiaan lain sang pemain. Bahkan baginya apa yang diraih Sevilla di Ramon Sanchez Pijzuan sangatlah sempurna.

“Saya pikir cleansheet adalah hasil kerja keras seluruh tim. kami memainkan permainan yang lengkap dengan babak pertama yang sangat bagus. Tapi di babak kedua kami sedikit menderita dan kehilangan banyak bola,” sambungnya.

“Mereka benar-benar bersemangat untuk mengejar gol tapi kami tidak membiarkan itu terjadi. Pada akhirnya kami tidak kebobolan dan menang 2-0. Ini kemenangan yang sempurna,” tutup Jules Kounde.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sevilla vs Barcelona: Menang, Lopetegui Merasa Belum Aman

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Semifinal Copa del Rey antara Sevilla vs Barcelona, Kamis (11/2/2021) dinihari WIB berhasil dimenangkan tuan rumah. Pada leg pertama anak asuh Julen Lopetegui menang 2-0.

Dua gol kemenangan Sevilla tercipta pada masing-masing babak lewat Jules Kounde dan Ivan Rakitic. Hasil ini jelas membuat Julen Lopetegui senang. Menurutnya, tim bermain di level tertinggi.

“Tim memainkan pertandingan yang hebat melawan saingan luar biasa yang sedang dalam momen bagus. Untuk menghadapi mereka Anda harus berada di level tinggi dan kami melakukannya,” kata sang pelatih seperti dikutip Football5star dari Marca, Kamis (11/2/2021).

Ivan Rakitic yakin perjuangan Sevilla akan lebih berat pada leg II semifinal Copa del Rey di kandang Barcelona.
diariodesevilla.es

“Mereka memiliki momen karena punya banyak pemain berkualitas, tapi kami bisa menandaingi mereka dan meraih kemenangan hari ini,” ia menambahkan.

Menang 2-0 membuat satu kaki Sevilla kini sudah berada di final Copa del Rey. Pada leg kedua nanti di Camp Nou mereka hanya butuh hasil imbang atau setidaknya kalah dengan selisih satu gol saja..

Kendati demikian, tetap saja mantan pelatih Real Madrid merasa belum aman. Karena baginya tidak pernah mudah menghadapi Barcelona di Camp Nou.

“Tentu saja kami masih memiliki pertandingan yang sulit untuk dilakukan, yaitu bermain di Barcelona. Kami tahu betapa sulitnya bertanding di Camp Nou. Mereka akan menekan kami sepanjang pertandingan untuk menang,” tutup Julen Lopetegui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Menangi Leg I, Ivan Rakitic Ketakutan Tatap Leg II di Markas Barcelona

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Ivan Rakitic tak terlena oleh kemenangan 2-0 yang dituai Sevilla atas Barcelona pada leg I semifinal Copa del Rey. Dia mengingatkan rekan-rekannya bahwa laga leg II akan sulit karena harus dilakoni di kandang lawan, Stadion Camp Nou.

Sevilla memenangi leg I semifinal Copa del Rey berkat gol yang dijaringkan Jules Kounde dan Rakitic. Kemenangan 2-0 itu jadi modal berharga untuk melakoni leg II pada 4 Maret mendatang. Namun, sang gelandang masih ketar-ketir. Dia menilai modal itu belum cukup bagus.

“Kami tahu hari ini akan sulit karena melawan salah satu tim terbaik. pada akhirnya, perjuangan dan kerja keras kami terbayarkan. Aku senang, tapi tahu persis masih ada PR besar untuk menyelesaikan ini di Barcelona,” kata Ivan Rakitic seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Sevilla.

Ivan Rakitic mencetak satu gol saat Sevilla menang 2-0 atas Barcelona pada leg I semifinal Copa del Rey.
diariodesevilla.es

Atas dasar itu, Rakitic berharap Sevilla segera mencari strategi jitu untuk laga leg II di kandang Barcelona. Dia berharap kerja keras tim dan kesabaran mencari momentum akan dapat diulangi di Camp Nou nanti.

“Hal terpenting, kami akan menikmati malam ini dan besok. Lalu, kami akan memikirkan soal (laga) akhir pekan dan segala yang akan kami hadapi,” ucap Rakitic.

Rakitic Dibayangi Rekor Buruk

Ivan Rakitic yakin perjuangan Sevilla akan lebih berat pada leg II semifinal Copa del Rey di kandang Barcelona.
diariodesevilla.es

Ketakutan Ivan Rakitic bukan tanpa alasan. Secara pribadi, gelandang Kroasia itu tak punya memori indah saat datang ke Camp Nou sebagai lawan. Beda halnya dengan saat dia menjadi bagian dari skuat Blaugrana. Empat kali melawat ke sana, dia hanya menuai 2 hasil imbang dan 2 kekalahan.

Oktober lalu, saat datang sebagai musuh, Rakitic gagal membawa Sevilla menang di Camp Nou. Sempat unggul lewat gol Luuk de Jong pada menit ke-8, El Barca menyamakan skor melalui Philippe Coutinho hanya 2 menit kemudian.

Bila ditelusur, bukan hanya Ivan Rakitic yang tak punya rekor bagus di Camp Nou. Sevilla pun demikian. Sudah dua dekade Los Nervionenses tak menang di kandang Barcelona itu. Kemenangan terakhir diraih pada 13 Januari 2010 dengan skor 2-1. Setelah itu, mereka menuai 2 hasil imbang dan 14 kekalahan saat melawat ke Camp Nou.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sevilla vs Barcelona: Kemenangan Beruntun Barca Terhenti

gamespool
Sevilla vs Barcelona: Kemenangan Beruntun Barca Terhenti 93

Football5star.com, Indonesia – Laga leg pertama babak semifinal Copa del Rey antara Sevilla vs Barcelona di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán, Kamis (11/2/2021) berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim asuhan Julen Lopetegui.

Pada babak pertama, Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan.Pada menit 13, Barcelona mendapat peluang pertama untuk menetak gol. Kerjasama antara Antoine Griezmann dan Lionel Messi hampir bisa membobol gawang Sevilla.

Sevilla vs Barcelona

Memasuki pertengahan laga, Sevilla mulai berani untuk melakukan serangan. Termasuk peluang emas yang didapat Suso pada menit 20, tetapi masih melebar tipis dari gawang Barcelona.

Sevilla akhir mampu memecah kebuntuan pada menit ke-25 setelah sepakan dari Jules Kounde tak mampu dihalau oleh Marc-Andre ter Stegen. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Pada babak kedua, Barca berupaya untuk bisa menyamakan kedudukan. Sejumlah peluang mampu diciptakan oleh anak asuh Ronald Koeman tersebut. Salah satunya dari sepakan Lionel Messi yang hanya menyamping tipis dari gawang Everton. Malah menit ke-85, Barca kebobolan lewat aksi mantan pemainnya, Ivan Rakitic.

Skor 2-0 untuk Sevilla bertahan hingga akhir babak kedua. Hasil ini membuat kemenangan beruntun sebanyak 5 pertandingan dihentikan oleh Sevilla.

Susunan pemain Sevilla vs Barcelona:

Sevilla: Yassine Bounou; Aleix Vidal, Jules Kounde, Diego Carlos, Sergio Escudero; Joan Jordan, Fernando, Ivan Rakitic; Suso, Youssef En-Nesyri, Alejandro Gomez.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Julen Lopetegui

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Junior Firpo, Oscar Mingueza, Samuel Umtiti, Jordi Alba; Frenkie de Jong, Sergio Busquets, Pedri; Ousmane Dembele, Lionel Messi, Antoine Griezmann.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Ronald Koeman

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Barcelona dalam Momen Bagus, Sevilla Pantang Takut

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sevilla akan menjamu Barcelona pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Kamis (11/2/2021) dinihari WIB. Tuan rumah yakin bisa tampil apik di Ramon Sanchez Pijzuan.

Saat ini kedua tim sama-sama dalam periode bagus. Terlebih Barcelona yang mulai bangkit dengan meraih tujuh kemenangan beruntun.

Kendati begitu, Sevilla tidak akan gentar melawan klub Katalonia. Direktur klub, Luis Monchi, yakin timnya bisa berbicara banyak dan menghentikan laju kemenangan lawan.

RamonRodriguezVerdejoLiverpoolvSevillatWBpSVh2sCol
Getty Images

“Barca tidak akan pernah bisa ditarik dalam konfrontasi apa pun karena mereka adalah lawan yang sangat rumit dan sedang mengalami musim terbaik saat ini. Setelah awal musim yang meragukan mereka melaju kencang dan terus menuai poin di LaLiga,” kata Monchi kepada Diario AS, Rabu (10/2/2021).

“Mereka akan menjadi lawan yang sulit dalam satu atau dua pertandingan dan saya pikir Barcelona akan menjadi rival yang akan menuntut banyak dari kami. Kami harus mengalahkan mereka dengan argumen, gaya, dan filosofi kami,” Luis Monchi menambahkan.

Seperti halnya Barcelona, Sevilla juga dalam percaya diri tinggi. Mereka melahap tujuh laga terakhir dengan kemenangan.

Akan tetapi, posisi klub Andalusia di LaLiga masih di bawah Azulgrana. Anak asuh Julen Lopetegui berada di peringkat keempat dengan 42 poin. Tertinggal satu angka dari sang lawan yang berada tepat di atasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Granada vs Barcelona: Hujan 8 Gol, Barca Lolos ke Semifinal Copa del Rey

gamespool
Granada vs Barcelona: Hujan 8 Gol, Barca Lolos ke Semifinal Copa del Rey 99

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada babak perempat final Copa del Rey yang mempertemukan Granada vs Barcelona. Barca melakukan comeback dramatis setelah tertinggal terlebih dahulu 2-0 sebelum disamakan tepat sebelum laga berakhir. Laga dilanjutkan ke babak tambahan dan merubah skor menjadi 5-3 untuk kemenangan Blaugrana.

Barcelona dapat kesempatan pada menit ke-11. Lionel Messi memberi umpan kepada Antoine Grizemann. Namun tendangan pemain timnas Prancis itu berhasil diblok oleh bek Granada dan membuat bola melebar.

Lionel Messi dapat kesempatan lewat tendangan bebas pada menit ke-22, tapi tendangannya bisa ditepis oleh Aaron Escandell.

Granada unggul pada menit ke-33. Lini pertahanan Barcelona membuat blunder dengan kehilangan bola di area berbahaya. Alberto Soro yang merebut bola memberi umpan ke Kenedy yang berhasil memasukkan bola ke gawang Marc-Andre ter Stegen.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Barcelona lagi-lagi kebobolan. Dua menit setelah sepak mula, Angel Montoro memberi umpan panjang dan diterima oleh Roberto Soldado. Mantan pemain Real Madrid itu berhasil mengalahkan ter Stegen dan merubah skor menjadi 2-0.

Aaron Escandel melakukan penyelamatan brilian pada menit ke-60. Messi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi Escandel berhasil menepis tendangan dengan tangan kanannya.

Dua menit kemudian, Trincao mendapat peluang emas setelah mendapat umpan dari Messi. Tapi tendangan kaki kanannya membentur mistar gawang.

Escandel kembali melakukan penyelamatan spektakuler pada menit ke-82. Kemelut di depan gawangnya berhasil dieksekusi oleh Griezmann dengan tendangan salto, tapi dia berhasil menepisnya.

Serangan bertubi-tubi Barca belum membuahkan hasil sampai menit ke-86. Tendangan kaki kiri Ousmane Dembele membentur mistar gawang.

Namun satu menit kemudian, mereka berhasil memperkecil kedudukan. Messi memberi umpan ke Griezmann yang berhasil menyambut bola dengan kakinya dan masuk ke gawang.

Menit ke-90, Messi hampir membuat Barca menyamakan kedudukan, tapi tendangan kerasnya membentur tiang gawang.

Tapi, satu menit kemudian, Barca berhasil menyamakan kedudukan. Lewat skema yang sama, Messi memberi umpan lambung ke Griezmann di tiang jauh. Tapi Griezmann kali ini tidak mencoba memasukkan bola, tapi memberi umpan ke Jordi Alba yang berhasil memasukkan bola.

Laga Granada vs Barcelona dilanjutkan ke babak tambahan setelah imbang 2-2.

Babak Tambahan

Barcelona unggul pada menit ke-100 Jordi Alba memberi umpan lambung kepada Griezmann yang sukses menanduk bola ke gawang.

Granada mendapatkan penalti pada menit ke-103 setelah Sergino Dest mendorong Carlos Neva. Fede Vico yang menjadi eksekutor berhasil memasukkan bola ke kiri gawang.

Frenkie de Jong berhasil mencetak gol pada menit ke-107 setelah menerima bola liar dari tendangan Messi yang ditepis oleh Escandell.

Barcelona unggul 3-5 pada menit ke-112. Kembali kerjasama Griezmann dan Jordi Alba membuahkan hasil setelah Alba melepaskan tembakan voli hasil umpan dari Griezmann.

Laga Granada vs Barcelona berakhir dengan skor 3-5. Blaugrana menyusul Sevilla dan Levante ke semifinal Copa del Rey, dan menunggu pemenanga antara Real Betis vs Athletic Bilbao besok (5/2/21).

Susunan Pemain Granada vs Barcelona

Granada (4-3-3): 13-Aaron Escandell; 16-Victor Diaz (2-Dimitri Foulquier), 22-Domingos Duarte, 6-German Sanchez, 15-Carlos Neva; 19-Angel Montoro, 8-Yan Eteki (3-Nehuen Perez), 26-Alberto Soro (14-Fede Vico); 10-Antonio Puertas (20-Jesus Vallejo), 9-Robert Soldado (7-Luis Suarez), 24-Kenedy (11-Darwin Machis).

Pelatih: Diego Martinez.

Barcelona (4-3-3): 1-Marc-Andre ter Stegen; 20-Sergi Roberto (2-Sergino Dest), 4-Ronald Araujo, 23-Samuel Umtiti (9-Martin Braithwaite), 18-Jordi Alba; 21-Frenkie de Jong, 5-Sergio Busquets (12-Riqui Puig), 16-Pedri (15-Clement Lenglet); 17-Trincao (11-Ousmane Dembele), 10-Lionel Messi, 7-Antoine Griezmann.

Pelatih: Ronald Koeman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Hasil Rayo Vallecano vs Barcelona: Comeback Berkat Aksi Messi dan De Jong

gamespool
Hasil Rayo Vallecano vs Barcelona: Comeback Berkat Aksi Messi dan De Jong 104

Football5star.com IndonesiaLionel Messi jadi aktor utama dalam pertandingan Rayo Vallecano vs Barcelona pada babak 16-besar Copa Del Rey, Kamis (28/1/2021) WIB. Berkat gol Messi dan Frenkie De Jong, Barcelona lolos ke babak perempat final melalui kemenangan 2-1 di Estadio de Vallecas.

Lionel Messi yang bisa tampil lagi usai menjalani skorsing akibat kartu merah, langsung dipasang sebagai starter. Namun, kehadiran Messi tak lantas membuat Barcelona digdaya di kandang Rayo Vallecano.

Rayo Vallecano vs Barcelona riqui puig copa del rey - Twitter @FCBarcelona
Twitter @FCBarcelona

Memang, sejak menit awal pertandingan Barcelona yang lebih diunggulkan tampil lebih menekan. Pada menit ke-20, usaha Frenkie de Jong hampir membuahkan gol untuk Barcelona. Namun, bola hasil tendangannya masih bisa dihalangi kiper Rayo Vallecano, dan membuat bola memantul di atas mistar gawang.

Usaha Riqui Puig untuk membobol gawang Rayo beberapa menit kemudian juga belum menemui sasaran. Upaya Barcelona sepanjang babak pertama masih buntu. Duel babak pertama Rayo Vallecano vs Barcelona berkesudahan tanpa gol.

Selepas jeda, El Barca masih dominan. Barcelona sempat mendapat peluang emas pada menit ke-59. Namun, kontrol bola yang dilakukan Lionel Messi kurang sempurna, sehingga bola lebih deras meluncur ke arah penjaga gawang Stole Dimitrievski.

Kejutan lantas terjadi pada menit ke-63 saat Fransico Garcia mampu membobol gawang Barcelona. Gol dari Rayo Vallecano itu membuat anak asuh Ronald Koeman tersengat dan semakin agresif menyerang.

Tak berselang lama, Frenkie de Jong sempat mencetak gol. Namun gol tak disahkan wasit karena gelandang asal Belanda itu lebih dahulu terjebak dalam posisi offside.

Rayo Vallecano vs Barcelona Lionel messi copa del rey - Twitter @FCBarcelona
Twitter @FCBarcelona

Pada akhirnya, gol yang ditunggu Barcelona akhirnya hadir pada menit ke-70 melalui sang aktor utama, Lionel Messi. Bagi Messi inilah gol ke-15 di semua kompetisi pada musim ini. Menariknya, selama 15 tahun terakhir, Messi tak pernah mencetak gol di bawah 15.

Gol Lionel Messi itu juga sekaligus melecut semangat juang Barcelona. Hasilnya, sepuluh menit kemudian Barcelona bisa membalikkan kedudukan melalui gol Frenkie de Jong. Bagi dia, ini menjadi gol keempat dalm tujuh laga terakhir.

Gol Frenkie De Jong sekaligus menjadi penuntas duel Rayo Vallecano vs Barcelona. Kemenangan 2-1 membawa Barcelona melaju ke babak perempat final Copa Del Rey.

SUSUNAN PEMAIN RAYO VALLECANO vs BARCELONA

RAYO VALLECANO (4-1-4-1): 13-Stole Dimitrievski; 28-Mario Hernandez (Luis Advincula 84), 24-Esteban Ariel Saveljich, 5-Alejandro Catena, 3-Ivan Martos (Isi Palazon 84); 6-Santi Comesana; 11-Andres Martin (Antonin Cortes 71), 8-Oscar Trejo, 20-Jonathan Montiel (Alvaro Garcia 57), 33-Francisco Garcia; 14-Yacine Qasmi (Mario Suarez 71)
Pelatih: Andoni Iraola

BARCELONA (4-3-3): 13-Neto; 28-Oscar Mingueza, 15-Clement Lenglet, 4-Ronald Araujo, 24-Junior Firpo (Pedri 68); 12-Ricard Puig (Jordi Alba 68), 5-Sergio Busquets, 21-Frenkie de Jong; 17-Trincao (Ousmane Dembele 68), 10-Lionel Messi, 7-Antoine Griezmann (Martin Braithwaite 85)
Pelatih: Ronald Koeman

Wasit: Guillermo Cuadra Fernandez

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Cornella vs Barcelona: Dembele dan Braithwaite Pastikan Tiket 16 Besar

gamespool
Cornella vs Barcelona: Dembele dan Braithwaite Pastikan Tiket 16 Besar 108

Football5star.com, Indonesia – Barcelona berhasil mengamankan tiket babak 16 besar Copa del Rey setelah memetik kemenangan di markas Cornella pada Jumat (22/1) dinihari WIB. Partai Cornella vs Barcelona berakhir dengan skor 0-2 berkat gol Ousmane Dembele dan Martin Braithwaite di babak tambahan.

Kedua tim langsung mengambil inisiatif serangan di awal-awal pertandingan. Peluang besar pertama menjadi milik Cornella melalui Javier Ontiveros yang gagal mengontrol bola di mulut gawang Neto.

Memasuki 15 menit terakhir babak pertama, Blaugrana mulai mengontrol jalannya tempo permainan. Pada menit ke-33, Francisco Trincao nyaris membawa tim tamu unggul. Namun, sepakan volinya bisa dibendung Ramon Juan.

Lima menit berselang, Barcelona diberi hadiah penalti setelah Albert Estelles melanggar Ronald Araujo di area terlarang. Miralem Pjanic yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya dengan baik dan paruh pertama berakhir dengan skor sama kuat, 0-0.

Cornella vs Barcelona - Copa del Rey - @fcbarcelona_cat - Ousmane Dembele - Martin Braithwaite
twitter.com/fcbarcelona_cat

Selepas turun minum, Barcelona langsung membombardir lini belakang Cornella. Pada menit ke-47, Martin Braithwaite mendapat peluang emas. Namun, sepakannya bisa digagalkan Ramon Juan.

Sebelas menit berselang, giliran Antoine Griezmann yang mendapat peluang. Akan tetapi, sepakan kerasnya yang memaksimalkan umpan Miralem Pjanic melambung dari gawang Cornella.

Pada menit ke-78, Barcelona kembali mendapatkan hadiah penalti. Kali ini, giliran Clement Lenglet yang dilanggar. Tapi, sepakan Ousmane Dembele yang maju menjadi algojo juga gagal membuahkan hasil. Skor 0-0 tak berubah hingga paruh kedua berakhir dan pertandingan musti berlajut ke babak tambahan.

Dua menit setelah babak tambahan dimulai, sepakan keras Dembele akhirnya berhasil membawa tim tamu unggul. Di penghujung babak tambahan, Braithwaite berhasil menggandakan keunggulan Blaugrana.

Skor 0-2 bertahan hingga laga usai. Kemenangan ini membuat Barcelona menjadi tim terakhir yang berhasil mengamankan tiket babak 16 besar Copa del Rey.

SUSUNAN PEMAIN CORNELLA VS BARCELONA:

Cornella: 1-Ramon Juan; 11-Ivan Guzman, 2-Albert Estelles, 18-Pol Moreno, 24-Pol Moreno; 7-Eloy Gila (14-Alex Pla 97′), 6-Kevin Presa (26-Aschalew Sanmarti 84′), 4-Albert Dorca, 8-Max Marcet (9-Christian Borrego 68′); 20-Agus Medina, 21-Javier Ontiveros (29-Gonzalo Carmona 68′)

Pelatih: Guillermo Fernandez

Barcelona: 13-Neto; 28-Oscar Mingueza, 4-Ronald Araujo, 15-Clement Lenglet, 24-Junior Firpo; 27-Ilaix Moriba (5-Sergio Busquets 74′), 8-Miralem Pjanic, 12-Riqui Puig (11-Ousmane Dembele 46′); 17-Francisco Trincao (16-Pedri 74′), 9-Martin Braithwaite, 7-Antoine Griezmann

Pelatih: Ronald Koeman

Kartu Kuning: Estelles 38′, 118′, Presa 57′, Medina 96′ – Puig 7′, Pjanic 106′

Kartu Merah: Estelles 118′

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]