Dani Carvajal Siap Sambut Kylian Mbappe di Real Madrid

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bek sayap Real Madrid, Dani Carvajal, buka suara mengenai rumor kedatangan Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain (PSG). Carvajal mengaku bakal memberikan sambutan hangat jika Mbappe merapat ke Los Blancos.

Mbappe memang santer diberitakan bakal bergabung ke Real Madrid tahun ini. Menurut laporan media-media Spanyol, Los Blancos bakal melempat penawaran resmi kepada PSG untuk mendaratkan Mbappe sebelum jendela transfer ditutup.

Kylian Mbappe - real Madrid - ESPN
ESPN

“Seperti kata Carlo Ancelotti, setiap pemain yang akan membuat kami menjadi tim lebih kuat merupakan sebuah hal yang sangat baik,” ujar Dani Carvajal seperti dikutip Football5star dari Marca.

“Sekarang, mari sama-sama kita nantikan apa yang akan terjadi di sisa bursa transfer musim panas. Mbappe adalah pemain hebat dan bisa membuat kami menjadi tim yang lebih kuat lagi,” kata Carvajal menambahkan.

PSG TAK KEBERATAN LEPAS KYLIAN MBAPPE

Beberapa waktu lalu, Los Blancos melempar tawaran senilai 160 juta Euro kepada PSG untuk Mbappe. Akan tetapi, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh manajemen PSG.

Direktur olah raga Les Parisiens, Leonardo Araujo, mengaku tak keberatan melepas Mbappe ke Madrid tahun ini. Namun, ia memastikan Mbappe hanya akan dilepas jika PSG mendapat proposal dengan nominal yang sesuai.

Kylian Mbappe - real Madrid - CaughtOffside
CaughtOffside

“Mbappe ingin bergabung dengan Real Madrid dan kami tidak akan menahannya. Kami mengatakan tidak untuk tawaran pertama Madrid, tetapi jika persyaratan kami terpenuhi, kita lihat saja nanti,” ucap Leonardo seperti dikutip Football5Star.com dari RMC.

Dia melanjutkan, “Tawaran resmi Real Madrid sangat jauh dari apa yang kami inginkan untuk Kylian. Ya, sekitar 160 juta euro. Itu kurang dari apa yang kami bayarkan untuknya di tahun 2017 (dari AS Monaco).”

Dani Carvajal Ungkap Dampak Besar Carlo Ancelotti

gamespool
Dani Carvajal Ungkap Dampak Besar Carlo Ancelotti 8

Football5star.com, Indonesia – Bek Real Madrid, Dani Carvajal, merasa sangat senang karena akan menghabiskan musim 2021-22 di bawah komando Carlo Ancelotti. Carvajal mengatakan bahwa Ancelotti merupakan salah satu sosok yang memberi dampak besar dalam kariernya.

Ancelotti merupakan pelatih yang memberi Carvajal debut di tim utama Real Madrid pada 2013 lalu. Kehadiran Carvajal turut menjadi kunci di balik keberhasilan Los Blancos menyabet gelar Liga Champions pada musim 2013-14.

“Carlo Ancelotti merupakan pelatih yang sangat hebat. Ketika pulang dari Jerman, saya menghabiskan musim pertama di sini bersama Ancelotti. Dia tak segan-segan mempercayai saya,” ujar Dani Carvajal dikutip Football5star dari laman resmi Los Blancos.

Dani Carvajal - Carlo Ancelotti - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

“Kepercayaan Ancelotti berhasil meningkatkan kepercayaan diri saya. Tanpa Ancelotti, pos bek kanan Real Madrid mungkin tak akan menjadi milik saya,” imbuh pemain 29 tahun tersebut.

Carvajal kesulitan menunjukkan performa konsisten pada musim 2020-21 lalu. Ia kerap menderita cedera dan hanya mampu mengoleksi 15 penampilan di semua kompetisi.

Kegagalan tampil maksimal musim lalu menjadi motivasi terbesar Carvajal. Ia berjanji bakal berusaha keras agar tak kembali diganggu cedera dan memberi kontribusi maksimal agar Los Blancos bisa mengakhiri musim 2021-22 dengan trofi bergengsi.

“Sekarang, sudah saatnya saya menaikkan level permainan dan memberi kontribusi yang lebih besar. Tentu saja saya juga ingin mempersembahkan lebih banyak gelar lagi,” tuntas Carvajal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Dani Carvajal Siap Pensiun di Real Madrid

gamespool
Dani Carvajal Siap Pensiun di Real Madrid 12

Football5star.com, Indonesia – Bek kanan asal Spanyol, Dani Carvajal, merasa sangat senang karena masih dipercaya membela Real Madrid. Carvajal mengaku tak ingin pindah ke klub lain dan ingin menghabiskan sisa kariernya bersama Los Blancos.

Carvajal baru saja menandatangani kontrak anyar pada 29 Juli lalu. Pemain berumur 29 tahun itu diikat hingga musim panas 2025.

“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana hidup saya dan keluarga akan berjalan jika tidak bermain di Real Madrid. Saya ingin bermain di sini hingga kontrak saya berakhir. Saya juga siap pensiun di sini,” tegas Dani Carvajal dikutip Football5star dari laman resmi Los Blancos.

Dani Carvajal - Real Madrid - La Rioja
La Rioja

“Di sini, semua mimpi saya menjadi kenyataan. Salah satu hal yang sangat saya kagumi di sini adalah, besarnya ambisi kami untuk merajut mimpi baru dan mewujudkannya di setiap musim. Hal tersebut merupakan faktor utama kesuksesan kami,” sambung Carvajal.

Carvajal sudah menjadi bek kanan andalan Los Blancos semenjak 2013. Selama tujuh tahun bermain di ibu kota Spanyol, Carvajal berhasil mencatat 294 penampilan di semua kompetisi. Tak cuma itu, Carvajal juga berhasil membawa Los Blancos meraih banyak gelar.

Meski memiliki cukup banyak gelar, Carvajal masih merasa lapar. Carvajal mengaku ingin bisa kembali membawa Real Madrid menjadi jawara dan semakin menasbihkan dirinya sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah klub.

“Sekarang, sudah saatnya saya menaikkan level permainan dan memberi kontribusi yang lebih besar. Tentu saja saya juga ingin mempersembahkan lebih banyak gelar lagi,” tuntas Carvajal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Real Madrid Resmi Perpanjang Kontrak Salah Satu Beknya

gamespool
Real Madrid Resmi Perpanjang Kontrak Salah Satu Beknya 16

Football5Star.com, Indonesia – Real Madrid resmi memperpanjang kontrak salah satu beknya, Dani Carvajal. Pemain timnas Spanyol itu mendapatkan kontrak sampai 2025.

“Real Madrid C.F. dan Dani Carvajal telah menyepakati perpanjangan kontrak yang akan mengikat sang pemain ke klub selama empat musim ke depan, hingga 30 Juni 2025,” tulis pernyataan Madrid seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Carvajal awalnya memiliki kontrak yang akan habis pada musim panas tahun depan, sama seperti Raphael Varane. Namun berbeda dengan Varane yang dijual ke Manchester United, Carvajal justru mendapatkan kontrak baru.

Real Madrid Perpanjang Kontrak Salah Satu Beknya - Dani Carvajal
@realmadriden

Menurut laporan Diario AS, Carvajal dan Madrid bahkan sudah setuju untuk memperpanjang kontrak pada akhir-akhir musim lalu walaupun sang pemain absen di 37 pertandingan karena menderita cedera.

Carvajal sendiri merupakan pemain jebolan akademi Madrid. Dia menghabiskan satu musim bersama Bayer Leverkusen sebelum dibeli kembali pada 2013.

Setelah delapan tahun, dia meraih dua gelar La Liga, empat Liga Champions dan banyak penghargaan lainnya. Carvajal hanya tinggal satu penampilan lagi dari penampilannya yang ke-200 di La Liga. Total dia bermain 294 kali di semua kompetisi dan mencetak 6 gol.

Real Madrid sendiri sudah kehilangan dua bek musim panas ini, sang kapten Sergio Ramos ke Paris Saint-Germain dan rekan duetnya, Raphael Varane ke Manchester United. Namun mereka mendapatkan amunisi baru, David Alaba. Dan mereka juga sudah memperpanjang kontrak Nacho.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Real Madrid Krisis Pemain Jelang Lawan Atalanta di Liga Champions

gamespool
Real Madrid Krisis Pemain Jelang Lawan Atalanta di Liga Champions 20

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Real Madrid, Karim Benzema tidak mengikuti sesi latihan pada Jumat (19/2/21) karena menderita cedera. Dengan begitu, Madrid total kehilangan sembilan pemain jelang melawan Real Valladolid akhir pekan ini dan Atalanta tengah pekan depan.

Benzema menambah krisis pemain Los Blancos pada pekan ini. Selain Benzema, Madrid juga kehilangan, Sergio Ramos, Dani Carvajal, Marcelo, Fede Valverde, Alvaro Odriozola, Eder Militao, Eden Hazard, dan Rodrygo. Semua pemain itu dipastikan tak akan bermain di laga melawan Valladolid, besok dini hari (21/2/21).

eden hazard-dailymail
dailymail.co.uk

“Dia (Benzema) tidak akan bermain besok. Dia mendapat masalah dan karena itu terjadi kemarin jadi dia tidak akan bermain. Kami harus lihat minggu depan,” ucap Zidane seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

Dari semua nama di atas, yang pasti Sergio Ramos, Eden Hazard, dan Dani Carvajal tidak akan bermain melawan Atalanta, Kamis (25/2/21). Ramos bahkan juga diragukan untuk bermain di leg kedua bulan depan. Untuk Benzema, masih ada peluang untuk dia bisa bermain midweek nanti.

Jika Benzema tidak bermain, Madrid sangat sulit untuk mencetak gol. Pemain asal Prancis itu memang menjadi mesin gol Madrid semenjak ditinggal Cristiano Ronaldo 2018 lalu.

Terbukti musim ini, Karim Benzema menjadi top skorer tim dengan 17 gol dari 28 pertandingan. Nomor dua? Gelandang bertahan, Casemiro, dengan 5 gol. Penyerang Madrid selain Benzema bahkan belum ada yang bisa mencetak lebih dari 3 gol musim ini, seperti Hazard dan Vinicius yang baru mencetak 3 gol, Marco Asensio 2 gol, Mariano dan Rodrygo 1 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Real Madrid Kehilangan Dani Carvajal Hingga April 2021

gamespool
Real Madrid Kehilangan Dani Carvajal Hingga April 2021 24

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Spanyol, Real Madrid, memastikan Dani Carvajal mengalami cedera otot di paha kanannya. Cedera ini didapatkan Carvajal ketika memperkuat Los Blancos melawan Valencia, Minggu (14/2) lalu.

Carvajal mengalami cedera otot yang cukup serius. Media-media Spanyol melaporkan pemain berusia 29 tahun itu kemungkinan harus menepi selama dua hingga tiga bulan ke depan.

“Setelah tim medis Real Madrid melakukan serangkaian tes, Dani Carvajal didiagnosa mengalami cedera otot paha kanan yang mempengaruhi tendonnya. Kami akan terus memantau masa pemulihannya,” tulis pernyataan Real Madrid dikutip football5star dari laman resmi klub.

Dani Carvajal - Real Madrid - SB Nation
SB Nation

Cederanya Carvajal tentu menjadi pukulan telak buat Zinedine Zidane. Pasalnya, Carvajal sudah beberapa kali menepi karena kerap menderita berbagai cedera. Pelapis Carvajal, Alvaro Odriozola, juga sudah menepi cukup lama karena mengalami cedera betis dan kini tersandung masalah hamstring.

Selain Odriozola dan Carvajal, Los Blancos juga dipastikan kehilangan beberapa pemain kunci karena menderita cedera. Beberapa diantaranya adalah Sergio Ramos, Eder Militao, Marcelo, Federico Valverde, Eden Hazard serta Rodrygo.

Banyaknya pemain kunci yang harus menepi tentu membuat Zidane merasa pusing. Ia merasa tak tahu penyebab banyaknya pemain Real Madrid yang cedera musim ini.

“Saya tidak mengerti kenapa terjadi lagi. Ada banyak cedera di tim kami dan itu membuat saya khawatir. Ketika saya kehilangan pemain itu sangat menggangu saya sebagai pelatih,” ucap Zidane selepas laga melawan Valencia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Instruksi Sederhana Zidane Jadi Kunci Sukses Real Madrid Saat Ini

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Laju Real Madrid ke podium juara LaLiga masih belum teradang. Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB, tim asuhan Zinedine Zidane meraup kemenangan 2-0 atas Deportivo Alaves. Kemenangan itu membuat Los Blancos tetap unggul 4 poin atas Barcelona di klasemen sementara LaLiga.

Satu hal yang istimewa, itu adalah kemenangan kedelapan yang diraih Real Madrid sejak LaLiga kembali bergulir pada medio Juni lalu. Los Blancos adalah satu-satunya tim yang belum kehilangan satu poin pun. Padahal, dalam 8 laga beruntun pada semua ajang sebelum kompetisi terhenti karena pandemi Virus Corona, mereka menelan empat kekalahan.

Bila dicermati, laju luar biasa Madrid setelah LaLiga kembali dihelat adalah sebuah instruksi sederhana. Medio Juni lalu, Zinedine Zidane menegaskan sebelas laga sisa hingga akhir musim LaLiga adalah final.

“Kami saat ini tertinggal dua poin dan memiliki 11 final yang harus dilakoni. Kami akan mengerahkan segala kemampuan untuk coba menjuarai liga,” kata Zidane jelang laga melawan Eibar pada 14 Juni silam seperti dikutip Football5Star.com dari Reuters.

Real Madrid memenangi 8 laga yang dilakoni sejak LaLiga dimulai kembali pada media Juni lalu.
standard.co.uk

Hal itu diakui bek kanan Dani Carvajal. “Pesan pelatih sejak masa isolasi sudah sangat jelas. Kami akan menjalani 11 final dan ingin meraih 33 poin. Itulah target utama kami,” kata dia selepas laga lawan Getafe, 3 Juli lalu.

Semua laga adalah final. Itulah instruksi sederhana Zidane. Tentu saja artinya tidaklah sederhana. Menerjemahkannya ke dalam realitas juga jauh lebih sulit. Namun, instruksi itu jadi sebuah panduan jelas bagi Sergio Ramos cs.

Setiap laga adalah final berarti Real Madrid harus selalu menang karena hanya itulah yang berarti pada sebuah partai puncak. Seorang pecundang di final tak akan dianggap apa-apa meskipun tampil luar biasa menawan. Mentalitas itulah yang harus ditunjukkan Ramos dkk.

Dengan mengatakan semua laga adalah final, Zidane secara tidak langsung meminta Real Madrid fokus pada diri sendiri dan lawan yang akan dihadapi. Setiap pekan, itulah yang harus dilakukan. Fokus mereka tak boleh terpecah dengan melirik-lirik hasil yang diraih Barcelona.

Tanpa Sergio Ramos dan Dani Carvajal, Real Madrid Tetap Hebat?

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Ujian berat akan dijalani Real Madrid saat menjamu Deportivo Alaves, Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB. Los Blancos tak akan diperkuat dua andalan di lini belakang, Sergio Ramos dan Dani Carvajal. Keduanya harus menjalani skors karena akumulasi kartu kuning.

Memang benar, Madrid hanya akan menjamu Alaves yang berada di papan bawah. Namun, Los Blancos tak meraup kemenangan meyakinkan akhir-akhir ini. Dalam dua laga LaLiga terakhir, tim asuhan Zinedine Zidane hanya menang berkat gol tunggal dari eksekusi penalti Sergio Ramos.

Kehilangan Sergio Ramos tentu sangat besar bagi Madrid. Selain kerap menjadi pahlawan kemenangan, bek tengah timnas Spanyol itu juga pemimpin tim. Di lapangan, dialah sosok yang tak henti memberikan komando kepada para pemain lain.

Sergio Ramos selalu mencetak gol kemenangan dalam dua laga terakhir RealMadrid.
le10sport.com

Carvajal pun bukan sosok sembarangan. Saat Madrid menang 1-0 di kandang Espanyol pada pekan ke-32, gol penalti Ramos didapatkan setelah dia dijatuhkan di kotak penalti. Sebelumnya, dia juga telah membuat 5 assist. Salah satunya saat El Clasico melawan Barcelona.

Lalu, apakah ketiadaan Ramos dan Carvajal akan membuat Madrid benar-benar melemah dan mungkin terpeleset saat menjamu Alaves? Catatan tiga musim terakhir ternyata tidak mendukung asumsi tersebut. Sonder dua pemain penting di lini belakang itu tak lantas membuat Los Blancos terpuruk.

Hasil Bagus di Kandang

Sejak 2017-18, Real Madrid telah 13 kali bertanding tanpa diperkuat Ramos dan Carvajal secara bersamaan. Hasilnya, mereka menuai 10 kemenangan, 2 hasil imbang, dan satu kekalahan. Satu-satunya kekalahan dialami pada babak 16-besar Copa del Rey 2018-19 di kandang Leganes. Kala itu, Ramos absen karena cedera, sementara Carvajal hanya duduk di bangku cadangan.

Satu hal yang jadi modal bagi Madrid adalah catatan di kandang sendiri. Dalam lima kesempatan tampil tanpa Ramos dan Carvajal di Santiago Bernabeu, Los Blancos memenangi empat di antaranya. Keempat kemenangan itu pun diraih pada empat kesempatan terakhir tampil tanpa kedua pilar itu di Bernabeu.

Terlepas dari hal itu, ketiadaan Sergio Ramos dan Dani Carvajal karena harus menjalani skors tetap membuat Zidane pusing. Pasalnya, Raphael Varane dan Nacho Fernandez belum dalam kondisi bugar setelah sempat mengalami cedera.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Dani Carvajal: Gelar Juara LaLiga Sudah di Tangan, Jangan Lepaskan!

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Dani Carvajal merasa lega luar biasa setelah Real Madrid menang 1-0 atas Getafe, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. Pasalnya, kans meraih gelar juara LaLiga kian besar dengan keunggulan 4 poin dari sang juara bertahan, Barcelona.

Menurut Carvajal, gelar juara LaLiga sudah ada di tangan Real Madrid. Hanya kebodohan mereka sendiri yang dapat menggagalkan tim asuhan Zinedine Zidane ke podium juara.

“Dengan keunggulan 4 gol dan rerata gol yang memihak kami, menjuarai LaLiga ada di tangan kami sendiri,” kata Carvajal selepas laga Real Madrid vs Getafe seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub berjuluk Los Blancos tersebut.

Real Madrid menang 1-0 atas Getafe dan kini unggul 4 poin atas Barcelona.
Getty Images

Carvajal menambahkan, “Pesan pelatih sejak masa isolasi sudah sangat jelas. Kami akan menjalani 11 final dan ingin meraih 33 poin. Itulah target utama kami.”

Selain menyikapi setiap pertandingan sebagai final yang harus dimenangi, Carvajal mengungkapkan faktor lain. Menurut dia, hal yang membuat Madrid begitu digdaya sejak LaLiga kembali bergulir setelah terhenti akibat pandemi Virus Corona adalah pertahanan kokoh.

Empat Clean Sheet

Pertahanan kuat jadi resep sukses Real Madrid sejak LaLiga kembali digulirkan.
Getty Images

“Kesuksesan kami adalah berkat kebobolan hanya sedikit gol, hanya dua sejak kompetisi dimulai kembali. Kami kebobolan lebih sedikit gol dibanding yang lain. Jika mampu meneruskan hal ini, kami akan dapat mengangkat trofi,” urai Carvajal.

Sejak LaLiga kembali begulir, Madrid membukukan empat clean sheet dalam enam pertandingan. Secara khusus, mereka tak kebobolan dalam tiga laga terakhir. Inilah yang membuat Dani Carvajal dkk. tetap mampu meraih poin penuh meski hanya mencetak satu gol seperti saat melawan Espanyol dan Getafe.

Terlepas dari hal itu, rekor apik pertahanan Real Madrid diwarnai isu tak sedap. Carvajal dkk. dituding sering diuntungkan wasit dan VAR. Dari pertandingan ke pertandingan, mereka tak lepas dari kontroversi. Bahkan, tiga gol saat melawan Valencia dinilai kontroversial.

Saat Real Madrid menjamu Getafe pun demikian. Penalti yang didapatkan Los Blancos memang sangat sah. Namun, pada babak pertama, ada satu insiden kontroversial. Dani Carvajal melanggar Mathias Oliveira di kotak penalti, tapi wasit tak menunjuk titik penalti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Dani Carvajal Sebut Real Madrid Beruntung Kalahkan Getafe

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Real Madrid dengan susah-payah meraih kemenangan 1-0 atas Getafe, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. Tim asuhan Zinedine Zidane itu meraup angka penuh berkat gol penalti Sergio Ramos. Selepas laga, bek Dani Carvajal mengakui Los Blancos bisa dibilang beruntung.

Dani Carvajal memuji permainan Getafe yang memaksa Real Madrid mengeluarkan segenap kemampuan. Dia tak sungkan memberikan pujian kepada klub asuhan Jose Bordalas tersebut.

“Ini salah satu pertandingan terberat kami. Selamat kepada Getafe karena telah menunjukkan performa komplet dan menekan kami hingga ke batas kemampuan,” ujar Dani Carvajal seperti dikutip Football5Star.com dari lama resmi Real Madrid.

Carvajal lantas membahas proses penalti yang didapatkannya. “Gol bermula dari serangan di sayap dan lalu aku beruntung lawan melanggarku dalam situasi satu lawan satu,” kata dia. “Ini pertandingan penting. Kami perlu memenanginya dan berhasil.”

Dani Carvajal memuji ketangguhan Getafe yang membuat Real Madrid kesulitan menggapai kemenangan.
espn.com

Dituntut menang demi melebarkan jarak dari Barcelona yang berada di posisi kedua, Madrid tak melenggang mulus. Getafe menunjukkan performa apik dengan kedisiplinan tinggi. Namun, Carvajal dkk. menunjukkan kegigihan luar biasa.

“Kami harus mengambil keuntungan setelah Barcelona kehilangan poin melawan Atletico (Madrid). Ini ibarat final dan begitulah kami menyikapi laga ini. Getafe membuat hidup kami sangat sulit, terutama pada babak pertama. Namun, kami meunjukkan disiplin tinggi dan bermain sebagai sebuah unit,” urai Dani Carvajal lagi.

Kedalaman dan Fisik Prima

Dalam pandangan Carvajal, ada dua faktor yang membuat Madrid akhirnya mampu menaklukkan Getafe. Itu adalah kondisi fisik prima dan pemain-pemain pelapis mumpuni.

“Pada 15 menit terakhir, kami menunjukkan kekuatan dalam kedalaman yang dimiiki dan secara fisik dalam kondisi bagus. Ini sangat embantu kami menciptakan peluang dan akhirnya mencetak gol. Kupikir, secara keseluruhan, kami memang lebih baik,” ujar Carvajal.

Berkat kemenangan 1-0 atas Getafe, Real Madrid kini unggul 4 poin atas Barcelona yang hanya imbang 2-2 saat menjamu Atletico Madrid. Dani Carvajal dkk. kian memperbesar peluang menjuarai Liga Spanyol musim ini. Mereka hanya butuh empat kemenangan lagi untuk memastikan diri sebagai kampiun. Beberapa media Spanyol bahkan menyebut LaLiga sudah berakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Dani Carvajal vs Achraf Hakimi, Siapa yang Pantas Jadi Pilihan Utama Real Madrid?

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Dani Carvajal sudah menjadi pilihan utama pada posisi bek kanan Real Madrid selama 7 musim terakhir. Carvajal pun masih berada pada usia emasnya, 28 tahun, dan belum ada tanda-tanda dia mengalami penurunan performanya. Karena hal itulah bek kanan Madrid lainnya, Alvaro Odriozola harus rela dipinjamkan ke Bayern Munich. Tapi musim depan dia kemungkinan akan mendapatkan saingan baru, Achraf Hakimi.

Hakimi sendiri merupakan pelapis dari Carvajal pada musim 2017-18. Setelah itu dia dipinjamkan ke Borussia Dortmund selama dua musim. Musim ini performanya bersama The Black Yellow luar biasa, dia mencatatkan 7 gol dan 10 assist di semua kompetisi.

Tapi secara statistik dan performa sebenarnya siapa yang lebih baik musim ini? Driblab memberikan penjelasannya.

Dani Carvajal vs Achraf Hakimi, Siapa yang Lebih Baik
All Football

Carvajal lebih baik dalam bertahan, dia memenangkan 73 persen duel, sedangkan Hakimi hanya 53 persen.

Tapi dalam menyerang, Hakimi lebih bagus dalam dribbling dan mempunyai jumlah assist lebih banyak, Hakimi 10 assist, Carvajal 6 assist.

Gaya bermainnya pun berbeda. Carvajal lebih sering untuk melakukan crossing ke dalam kotak penalti. Sedangkan Hakimi lebih kreatif dalam ruang sempit dekat area kotak penalti lawan.

Menurut Football5Star.com dari Marca, Dani Carvajal lebih memiliki keseimbangan dalam bertahan dan menyerang, tapi mengingat Achraf Hakimi masih berusia 21 tahun, nampaknya Los Blancos akan memberi dia banyak kesempatan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Eden Hazard Cetak Gol Perdana, Dani Carvajal Ikut Gembira

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain asal Belgia Eden Hazard akhirnya mampu mencetak gol perdana untuk Real Madrid. Gol pertamanya untuk Madrid dicetak Hazard saat menghadapi Granada di Stadion Santiago Bernabeu, Senin (7/10/2019).

Tidak hanya mencetak gol, Eden Hazard juga turut adil dengan menyumbang assist untuk gol Real Madrid lainnya. Kemampuan Hazard bermain bagus di laga melawan Granada turut membuat gembira Dani Carvajal.

Menurut Carvajal, gol tersebut membuktikan bahwa Hazard merupakan pemain yang sangat penting untuk Real Madrid pada laga-laga berikutnya.

Hasil Real Madrid vs Granada: Eden Hazard Gemilang, Madrid Menang
getty images

“Saya senang untuk Hazard. Itu adalah gol yang memang layak, ia bekerja dengan baik dan menjadi lebih baik setiap saat,” ucap Carvajal seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub.

Carvajal pun berharap bahwa Hazard mampu terus mencetak gol dan memberikan penampilan terbaik untuk Real Madrid. Carvajal juga mengatakan bahwa skuat El Real saat ini tengah berada di kondisi yang sangat bagus.

Akan tetapi Carvajal menyebut bahwa Real Madrid harus mampu mengevaluasi diri karena di laga melawan Granada kebobolan dua gol saat unggul tiga gol.

“Kami tidak bisa membiarkan ini terjadi pada keunggulan 3-0 di kandang sendiri, kami perlu memperbaikinya karena itu akan membuat kami kehilangan poin,” kata Carvajal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sejak Awal, Carvajal Ragu Neymar Gabung Madrid

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Real Madrid, Dani Carvajal, mengaku sejak awal sudah ragu Neymar merapat ke Santiago Bernabeu. Ia juga percaya Los Blancos sudah sudah cukup kuat musim ini.

Rumor saga transfer Neymar berakhir antiklimaks. Neymar yang sangat ingin hengkang dari Paris Saint Germain (PSG) memutuskan untuk bertahan di klub tersebut.

Neymar sudah memberitahukan keputusannya untuk bertahan di PSG setidaknya hingga untuk musim panas ini. Neymar dikabarkan sudah menyerah untuk angkat koper dari PSG demi pindah ke Barcelona atau Madrid.

Pablo Sarabia - Neymar - PSG - London Evening Standard
Getty Images

“Anda membaca bahwa suatu hari dia pergi ke Barca, di hari lain dia ikut dengan kami, di hari lain dia tinggal. Kami bertanya kepada para pemain Brasil dan mereka mengatakan kepada kami bahwa mereka tidak tahu. Saya ragu. Dia adalah pemain lima atau tiga pemain teratas. Pemain seperti itu diterima di tim mana pun,” kata Carvajal kepada El Partidazo de COPE.

“Paul Pogba juga terdengar bagus. Tanggal transfer ditutup berbeda di mana-mana dan pada akhirnya dia tidak datang. Kami adalah kami, dan kami tidak bisa memikirkan seseorang yang tidak bersama kami.”

Meski gagal mendatangkan Neymar dan Pogba, Madrid berhasil mendapatkan Eden Hazard, Luka Jovic, Eder Militao, Ferland Mendy dan Rodrygo Goes di bursa transfer lalu.

“Selalu ada pembicaraan tentang revolusi, tetapi dalam tim seperti Real Madrid, ini tidak mudah. Para pemain datang untuk membantu kami seperti Hazard, Militao, Mendy dan saya pikir itu untuk melengkapi tim yang hebat,” Carvajal menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Hasil Buruk Selama Pramusim Tak Pusingkan Dani Carvajal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bintang Real Madrid, Dani Carvajal, mengaku sama sekali tak mempermasalahkan hasil buruk yang diraih klubnya selama masa pramusim. Menurutnya, saat ini Real Madrid memang masih mencari formula terbaik untuk menghadapi musim 2019-20.

Dari lima laga pramusim yang sudah dijalani, gawang Los Blancos harus kebobolan sebanyak 16 kali. Hal tersebut merupakan rekor terburuk Real Madrid selama masa pramusim dalam 39 tahun terakhir.

“Selama masa pramusim, pelatih memang seringkali mencoba berbagai sistem baru untuk mengakomodir pemain baru. Tujuan kami adalah, bisa berada dalam kondisi terbaik untuk partai pembuka LaLiga melawan Celta Vigo nanti,” beber Dani Carvajal dikutip dari laman Marca.

“Setiap musim adalah sebuah hal yang sangat unik. Jika sebuah tim ingin menegaskan dominasinya di musim baru, maka mereka harus mencoba berbagai hal sepanjang musim panas,” sambung pria 27 tahun itu.

Selain tak terlalu pusing dengan hasil yang diraih selama masa pramusim, Carvajal juga melemparkan pembelaan kepada Zinedine Zidane. Ia pun yakin Zidane akan bisa tampil lebih baik lagi dan membawa Real Madrid kembali mendominasi sepak bola Spanyol pada musim 2019-20 nanti.

“Zidane saat ini jauh lebih siap ketimbang musim-musim sebelumnya. Dia sudah memiliki pengalaman yang sebelumnya tak ia dapatkan. Selain itu, ia juga memiliki dukungan dari seluruh pemain di dalam ruang ganti,” tandas Carvajal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Carvajal: Hazard Akan Memberikan Banyak Hal Untuk Madrid

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Real Madrid, Dani Carvajal, mendukung rencana klubnya mendatangkan bintang Chelsea, Eden Hazard. Di mata Carvajal, pemain asal Belgia itu kelas dunia.

Perwakilan Madrid tengah berada di London untuk bertemu dengan Direktur Olahraga Chelsea, Marina Granovskaia, guna mempercepat kepindahan Hazard. Kedua klub saat ini masih belum sepakat soal harga transfer pemain berusia 28 tahun itu.

Chelsea meminta harga minimal 130 juta Euro (setara Rp2 triliun). Namun, Madrid hanya mampu membayar senilai 100 juta Euro (setara Rp1,6 triliun), jauh di bawah permintaan The Blues.

Kendati begitu, transfer Hazard diyakini tidak akan segera rampung. Carvajal turut senang jika kepindahan tersebut benar-benar terwujud. Sebab, Hazard dapat membantu lini serang Madrid yang kurang tajam sejak kehilangan Cristiano Ronaldo.

“Hazard akan menambah banyak serangan kami. Dia adalah pemain yang menginginkan bola dan tidak bersembunyi,” kata Carvajal kepada El Larguero.

Luka Jovic - Real Madrid - Eintracht Frankfurt - Diario AS
The Week UK

Dalam kesempatan itu, Carvajal juga berbicara soal rekrutan baru Madrid, Luka Jovic. Pemain asal Serbia itu dibeli dengan harga 70 juta Euro.

“Jovic adalah pemain nomor sembilan yang hebat. Aku harap dia bisa jadi pemain menentukan,” Carvajal menambahkan.

Musim lalu, Jovic berhasil menunjukkan penampilan yang luar biasa bersama Eintracht Frankfurt. Bomber 21 tahun itu berhasil mencetak 27 gol dan tujuh assist dari 48 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Carvajal Minta Ramos Klarifikasi Isu Hengkang ke Liga Cina

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Masa depan Sergio Ramos menjadi tak menentu menyusul dirinya ingin hengkang ke Liga Cina. Sebab itu, Dani Carvajal minta sang kapten dan Presiden Florentino Perez klarifikasi mengenai isu yang berkembang.

Sebelumya, Sergio Ramos meminta Real Madrid melepas dirinya ke Liga Super Cina. Namun, Florentino Perez tak ingin melepas sang kapten begitu saja. Perez ingin ada kompensasi yang didapatkan.

Menurut Dani Carvajal, Sergio Ramos dan Florentino Perez harus menyelesaikan pembicaraan seputar kemungkinan transfer tersebut. Selain itu, Carvajal ingin Ramos terus bertahan di Real Madrid.

Dani Carvajal - Real Madrid - Barcelona - Copa del Rey - @FrenchRMCF
twitter – @frenchrmcf

“Normal Ramos menerima tawaran dan logis banyak klub ingin mendapatkan jasanya. Tetapi, Ramos dan Presiden harus menyelesaikannya. Saya akan senang jika ia bertahan di Real Madrid tahun depan.” kata Carvajal.

Carvajal sempat dilepas Madrid ke Liga Jerman, sebelum akhirnya kembali ke Santiago Bernabeu mengaku tidak takut kehilangan sang kapten, namun ia berharap situasi menjadi lebih jelas. Sebab, Ramos yang menjabat sebagai kapten Madrid perannya sangat penting di dalam tim.

Pada tahun 2015, Ramos dikabarkan hampir mencapai kesepakatan hengkang dengan Manchester United. Akan tetapi, akhirnya memperpanjang kontrak di Madrid dan bertahan hingga saat ini.

Sejak bergabung dari Sevilla pada tahun 2005, Sergio Ramos menjadi salah satu pilar penting Real Madrid dan membantu meraih berbagai kesuksesan. Hingga kini, pemain berusia 33 tahun itu telah memenangkan empat gelar Liga Spanyol dan empat trofi Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Dani Carvajal: Nilai Raporku 4 Musim Ini

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Real Madrid, Dani Carvajal, menilai performanya sangat mengecewakan musim ini. Ia bahkan merasa dirinya hanya pantas mendapat nilai empat.

Madrid terpuruk musim ini. Dimulai dari pergantian pelatih dari Julen Lopetegui ke Santiago Solari dan kini kembali jadi di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Los Blancos juga tersingkir di Liga Champions dan Copa del Rey. Sementara di La Liga, Karim Benzema dan kawan-kawan sudah tertinggal 13 poin dari Barcelona di singgasana.

Dani Carvajal sendiri sudah membela Madrid dalam 28 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Namun, ia mengaku kontribusinya sangat minim.

Dani Carvajal - Real Madrid - Barcelona - Copa del Rey - @FrenchRMCF
Getty Images

“Aku akan memberi diriku nilai empat. Kami belum melakukan hal-hal dengan baik. Ini sepak bola, tapi kami belum memberikan yang terbaik yang bisa kami berikan. Untuk alasan apa, aku tidak bisa memberi tahu Anda. Tapi, tidak ada dari kami yang berada dalam kondisi terbaik,” kata Carvajal di Soccerway.

“Kami sudah bersama selama bertahun-tahun dan kami saling kenal. Itu adalah kuncinya, tapi tahun ini kami belum berjuang untuk apa pun.”

Dani Carvajal mengakui, kepergian Cristiano Ronaldo sangat memukul timnya.

“Sudah jelas bahwa ketika seorang pemain mencetak 50 gol pergi Anda harus mencoba menemukan penggantinya dari tempat lain. Ada saat-saat ketika kami mencetak banyak gol, tetapi juga kebobolan banyak gol. Kami mengalami kecemasan dan itu membuat kami kehilangan poin,” Carvajal menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Real Madrid Babak Belur, Carvajal Kehabisan Kata-Kata

Football5star.com, Indonesia – Bek Real Madrid, Dani Carvajal, mengaku sakit hati dengan kekalahan timnya dari Ajax Amsterdam. Menurut dia, Los Blancos terlalu banyak membuat kesalahan.

Real Madrid tumbang 1-4 di tangan Ajax pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (6/3/2019) dini hari WIB. Dusan Tadic jadi bintang kemenangan Ajax di laga ini.

Pemain asal Serbia itu menyumbangkan dua assist dan satu gol Dengan hasil ini, Ajax unggul agregat 5-3 (Real Madrid cuma menang 2-1 di leg pertama) dan lolos ke babak perempat final Liga Champions.

Dusan Tadic ajax amsterdam real madrid
Opta

“Aku pikir aku belum pernah merasakan perasaan tidak nyaman seperti ini. Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya,” katanya Carvajal kepada Movistar Plus.

Sebelum melawan Ajax, Real Madrid dipermalukan dua kali secara beruntun oleh Barcelona. Hal ini, kata Carvajal, masih menjadi trauma.

“Tidak pernah mudah untuk datang dari dua kekalahan melawan Barcelona, hari ini kami datang dengan pikiran yang jelas ingin menang. Namun, dua kesalahan membuat kami tertinggal 0-2. Awal babak kedua bagus, tetapi tertinggal 0-3 membunuh kami.”

“Aku tidak melihat akhir dari siklus, kami memiliki tim muda dan margin untuk peningkatan sangat besar. Kami harus menghadapinya dan tidak bersembunyi, kami memiliki musim yang berantakan,” Carvajal menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Bek Real Madrid Malas Akui Keunggulan Barcelona

Football5star.com, Indonesia – Bek Real Madrid, Dani Carvajal, gusar usai kalah dari Barcelona untuk kedua kalinya dalam sepekan di kandang sendiri. Kekalahan ini juga semakin menipiskan peluang juara Los Blancos di akhir musim.

Tengah pekan lalu, Real Madrid juga menelan kekalahan 0-3 dari Barcelona di ajang Copa del Rey. Tadi malam, anak asuh Santiago Solari kembali tak berkutik dan harus mengakui keunggulan Ivan Rakitic dkk dengan skor tipis 0-1.

Carvajal menilai, timnya tidak seharusnya menelan hasil seperti ini. Menurutnya, ia dan rekan-rekan sudah berusaha tampil maksimal pada tiga pertandingan el clasico musim ini. Kini, mereka masih punya satu kesempatan lagi menghadapi Blaugrana, yakni pertandingan La Liga di Camp Nou.

Setelah 87 Tahun, Barcelona Akhirnya Lampaui Real Madrid - Football5star - Twitter @barcecentres
@barcecentres

“Menurutku kedua tim ini bermain cukup imbang selama beberapa pertemuan terakhir. Pada Copa, hasilnya memang berpihak untuk Barca, tapi tadi malam kami menciptakan sejumlah peluang,” kata Carvajal seperti dikutip dari Football Espana.

“Kekalahan beruntun di kandang sendiri memang bukan hasil menyenangkan untuk seorang pemain. Tapi, tidak ada alasan untuk bersedih, kami harus bangkit karena kompetisi masih jauh dari akhir,” katanya menambahkan.

Agenda terdekat Real Madrid saat ini adalah menjamu Ajax Amsterdam di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Carvalam dkk hanya butuh hasil imbang karena pada pertemuan pertama di Belanda, mereka sudah catatkan kemenangan 2-1.

Carvajal Yakin Bisa Bawa Real Madrid Singkirkan Barcelona

Football5star.com, Indonesia – Dani Carvajal mengatakan bahwa dirinya siap membawa Real Madrid menyingkirkan Barcelona dan melaju ke babak final Copa del Rey. Ia mengatakan penampilan di beberapa penampilan terakhir menjadi modal berharga untuk Real Madrid.

Kedua tim akan saling sikut di Santiago Bernabeu untuk mendapatkan satu tempat di babak final Copa del Rey pada Kamis (28/2) dinihari. Di partai leg pertama, kedua tim hanya mampu bermain imbang 1-1 di Camp Nou.

“Kami saat ini berada di posisi yang sangat baik. Hasil di beberapa pertandingan terakhir membuat kami yakin bisa tampil baik di pertandingan nanti. Selain itu, hasil di leg pertama juga membuat kami semakin yakin akan bisa melaju ke babak final,” kata Dani Carvajal dikutip dari laman Football Espana.

Dani Carvajal - Real Madrid - Barcelona - Copa del Rey - @ChampionsLeague
@ChampionsLeague

“Saya yakin para penggemar sepak bola akan menonton partai spesial nanti. Kami merasa sangat spesial dan berharap bisa meraih hasil yang maksimal,” kata pria 27 tahun itu menambahkan.

Dalam tiga musim terakhir, Barcelona selalu berhasil merajai kompetisi Copa del Rey. Musim ini, Los Blancos mendapatkan kesempatan besar untuk mengakhiri hegemoni Azulgrana di ajang Copa del Rey.

Selain akan bentrok di ajang Copa del Rey, Real Madrid dan Barcelona juga akan saling bersua di kompetisi LaLiga akhir pekan nanti. Saat ini, Los Blancos masih berada di urutan ke-3 pada klasemen sementara LaLiga dengan koleksi 48 poin. Tertinggal sembilan angka dari Barcelona yang ada di puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Bek Dortmund Idolakan Sosok Carvajal

Football5star.com, Indonesia – Bek sayap Borussia Dortmund, Achraf Hakimi, mengatakan bahwa Dani Carvajal merupakan bek kanan terbaik di dunia saat ini. Ia mengaku bahwa Carvajal menjadi sumber inspirasi terbesarnya.

Sebelum menjadi bek kanan utama di Real Madrid, Carvajal sempat bermain selama semusim di Bayer Leverkusen pada musim 2012-13. Setelah itu, ia kembali ke Santiago Bernabeu dan sukses menjadi bek kanan utama selama lima musim terakhir.

Meskipun baru berusia 20 tahun, Hakimi sudah menjadi pilihan utama di sektor kanan pertahanan Der BVB musim ini. Selain itu, ia juga sudah mengoleksi 14 caps bersama timnas Maroko dan menjadi bek kanan andalan mereka di Piala Dunia 2018 lalu.

Achraf Hakimi - Borussia Dortmund - Dani Carvajal - Marca 2
Marca

“Untuk saya pribadi, Carvajal merupakan sumber inspirasi terbesar. Saya sangat mengidolai sosoknya dan akan berusaha untuk mengikuti jejaknya,” ujar Hakimi dikutip dari Football Espana.

“Dia sempat pergi bermain di Jerman dan mampu kembali untuk menjadi bek kanan utama di Real Madrid. Mungkin, saya saat ini sedang berada di jalan yang sama dengannya. Saya merasa sangat berkembang di sini,” imbuhnya menambahkan.

Saat ini, Hakimi bermain di Dortmund dengan status pinjaman selama setahun dari Real Madrid. Ia mengaku masih belum tahu apakan musim depan ia akan bertahan di Bundesliga atau kembali ke Real Madrid.

“Saya tak bisa menjamin masa depan saya di sini musim depan atau musim-musim setelahnya. Saat ini, saya hanya fokus untuk menunjukkan penampilan terbaik bersama Dortmund dan tak terlalu memikirkan dimana saya akan bermain musim depan.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Dihujat Fans, Isco Dibela Carvajal dan Butragueno

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Isco Alarcon melakukan perlawanan saat disiuli para fans Real Madrid dalam laga melawan CSKA Moskva. Dia merentangkan tangan dan berbicara, “Apa yang kalian mau?” Hal itu kontan menjadi kobtroversi. Namun, dia dibela Dani Carvajal dan Emilio Butragueno.

Butragueno, mantan striker yang kini jadi salah satu direktur Madrid, menilai hujatan fans kepada Isco tidak ada gunanya. Malah kata dia, itu justru negatif.

“Saya tak melihat isyarat yang ditunjukkannya. Saya pikir dia hanya meminta tendangan penjuru,” ucap Butragueno kepada Movistar seperti dikutip Football5Star.com dari Diario Sport. “Menyiuli pemain hanya melemahkan kami.”

Isco tetap dibela Carvajal dan Butragueno soal gesture kepada para fans Madrid.
mundodeportivo.com

Sementara itu, Carvajal yang juga tak tahu persis insiden itutak merasa heran melihat reaksi pemain berumur 26 tahun tersebut terhadap provokasi para fans. Menurut dia, rekannya itu memang tak kenal takut.

“Aku tak tahu persis apakah dia berkonfrontasi dengan fans atau tidak. Satu hal yang saya tahu selama bertahun-tahun, Isco adalah pemain yang pemberani. Bila keadaan tak bagus, dia akan meminta bola. Dia tidak pernah bersembunyi dan aku menghargai hal tersebut,” papar Carvajal.

Bukan hanya memberikan isyarat provokatif kepada para fans yang menyiulinya, Isco juga menunjukkan sikap kontroversial lainnya. Dia menolak ban kapten saar Marcelo digantikan Carvajal pada menit ke-74. Dia malah menyuruh bek kiri timnas Brasil tersebut memberikan ban kapten itu kepada Carvajal.

[better-ads type=”banner” banner=”156436″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Carvajal: Ini Penampilan 45 Menit Terbaik Sepanjang Musim

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Dani Carvajal sangat senang Real Madrid berhasil meraup kemenangan 2-0 atas Valencia di Santiago Bernabeu, Minggu (2/12/2018) dini hari WIB. Secara khusus, dia puas oleh penampilan pada babak pertama. Menurut dia, itu adalah penampilan 45 menit terbaik Los Blancos sepanjang musim ini.

Di Santiago Bernabeu, Madrid berhasil mengamankan tiga angka berkat gol bunuh diri Daniel Waas yang hendak menghalau tendangan Carvajal saat laga berjalan delapan menit. Adapun gol kedua yang sekaligus menghabisi Los Ches dijaringkan Lucas Vazquez ketika pertandingan bersisa tujuh menit.

Dani Carvajal tampil impresif saat Real Madrid mengalahkan Valencia.
dailyadvent.com

“Aku senang atas kemenangan ini,” terang Carvajal setelah pertandingan kepada Movistar+ seperti dikutip Football5Star.com dari El Pais. “Semuanya menunjukkan kekompakan. Babak pertama adalah 45 menit terbaik sepanjang musim ini. Tim bermain sangat bagus.”

Penggawa timnas Spanyol itu secara khusus menilai Madrid sanggup memanfaatkan keadaan dengan baik. “Lawan coba memburu kemenangan. Saat menyerang, mereka meninggalkan banyak ruang dan kami mampu memanfaatkan itu dengan baik untuk menghabisi mereka,” tambah Carvajal.

Kemenangan atas Valencia ini menjadi sinyal bagus bagi Madrid yang pada jornada sebelumnya takluk 0-3 di kandang Eibar. Kemenangan itu pun membuat Los Blancos kini tak kebobolan dalam dua pertandingan terakhir. Sebelum menang atas Valencia, Madrid menggebuk AS Roma, juga dengan skor 2-0, pada laga matchday V Liga Champions.

Pekan depan, Carvajal dkk. hanya akan berhadapan dengan tim papan bawah, Huesca, pada jornada ke-15 LaLiga.

[better-ads type=”banner” banner=”156434″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Carvajal: Madrid Harus Waspadai Agresivitas Roma

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Bek kanan Real Madrid, Dani Carvajal, sadar dengan bahaya yang akan ditimbulkan AS Roma saat kedua klub bertemu di matchday kelima Liga Champions di Stadion Olimpico, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Ia pun meminta rekan setimnya untuk mewaspadai agresivitas tuan rumah.

Pada pertemuan pertama tim, Madrid sukses menjungkalkan Roma dengan skor 3-0 di Santiago Bernabeu. Walau punya catatan impresif, Carvajal mengungkapkan laga di ibu kota Italia akan berlangsung lebih ketat lagi.

Akan tetapi, sang pemain tetap mengharapkan kemenangan pada laga nanti demi menjadi juara grup. “Kami harus menang untuk memuncaki grup. Kami membutuhkan semua kekuatan yang ada di tim ini, tapi yang penting kami harus mengatur laga ini di setiap momen,” ujar Carvajal seperti dikutip dari AS, Selasa (27/11/2018).

carvajal-madrid-roma-@Losblancos01
@Losblancos01

“Laga ini akan berjalan sulit, Kami harus berhati-hati dengan apa yang sudah Roma lakukan musim lalu jadi kami butuh fokus dan tidak menunjukkan ketakutan. Mereka bermain di kandang dan mereka akan menekan kami dengan agrisivitas yang sangat tinggi,” ia menambahkan.

Sementara itu, baik Madrid dan Roma menatap laga ini dengan hasil memalukan di kompetisi domestik. Los Blancos secara mengejutkan tidak berdaya di markas Eibar saat takluk 0-3.

Setali tiga uang dengan El Real, Roma juga menelan kekalahan di kandang Udinese. Anak asuh Eusebio Di Francesco menyerah 0-1 dari tim yang saat ini sedang berjuang keluar dari zona degradasi tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Cafu Sebut Tiga Bek Kanan Terbaik di Dunia

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Legenda Timnas Brasil, Cafu, mengaku bahwa dirinya memiliki tiga bek kanan favorit di dunia sepak bola saat ini. Ketiga pemain tersebut adalah, Danilo, Dani Alves dan Dani Carvajal.

Cafu merupakan pemegang rekor penampilan terbanyak bersama Timnas Brasil. Bersama Selecao ia juga berahil mempersembahkan dua gelar Piala Dunia. Di level klub, ia mampu membawa AC Milan merengkuh dua gelar Liga Champions serta satu Serie A.

“Saat ini, Dani Alves, Dani Carvajal dan Danilo adalah tiga bek kanan terbaik di dunia. Diantara ketiga pemain tersebut, mungkin Dani Alves memiliki gaya main yang paling mirip dengan saya,” ujar Cafu dikutip dari Daily Mirror.

Cafu - Timnas Brasil - Dani Alves - Sofa Score
Sofa Score

Dalam kesempatan yang sama, pria 48 tahun itu juga membicarakan mengenai rekan terbaik yang pernah ia miliki serta lawan tersulit dalam kariernya. Ia mengatakan bahwa Ronaldinho merupakan rekan setim terbaik dan Zinedine Zidane menjadi lawan tersulit untuknya.

“Saya bermain bersama banyak pesepak bola berbakat. Apabila saya harus memilih satu diantara banyak nama, maka ia adalah Ronaldinho Gaucho. Untuk lawan tersulit, saya memilih Zinedine Zidane. Dia adalah pemain yang sangat berbakat dan mampu menyulitkan lawan-lawannya di atas lapangan,” kata mantan penggawa AS Roma tersebut.

Semenjak pensiunnya Cafu dari dunia sepak bola, Dani Alves berhasil menggantikan posisinya di Timnas Brasil. Namun, Alves kini sudah berusia 35 tahun. Tite pun kini menggunakan Danilo di sektor kanan pertahanan Selecao.

Dipecat Madrid, Lopetegui Tetap Pelatih Terbaik di Mata Carvajal

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Bek kanan Real Madrid, Dani Carvajal, masih tidak percaya Julen Lopetegui dipecat Madrid dalam waktu singkat. Walau begitu, ia tetap menganggap Lopetegui sebagai pelatih terbaik di dunia.

Carvajal memang sudah lama bekerja sama dengan Lopetegui. Sebelum di Madrid, keduanya sudah merasakan sukses bersama tim U-20 Spanyol dan tim senior. Ia pun merasakan tangan dingin sang juru taktik sangat memengaruhi perkembangannya selama ini.

Julen Lopetegui - Real Madrid - Squawka
@Squawka

“Lopetegui pelatih terbaik yang pernah saya rasakan. Sayang sekali dia tidak mendapat keberuntungan bersama kami. Dia berjalan melihat sepak bola, memantau skuat, dan selalu bersama pemain. Saya menyebar ide yang ada dipikirannya,” kata Carvajal kepada Mundo Deportivo, Senin (5/11/2018).

“Saya punya ide untuk menonton sepak bola dan saya bilang sebelum Lopetegui menerima pinangan Real Madrid dan saya ingin mengatakan lagi bahwa waktunya tidak lama bersama kami,” ia menambahkan.

Seperti yang diketahui, kebersamaan singkat Lopetegui dan Madrid harus berakhir sehari setelah Los Blancos kalah di laga El Clasico melawan Barcelona. Manajemen sudah sampai pada batas kesabaran mereka usai melihat Karim Benzema dkk dibantai 6-1 oleh musuh bebuyutannya itu.

Untuk sementara, Los Blancos akan dilatih mantan pemain mereka, Santiago Solari. Keberadaan mantan pelatih tim U-20 Madrid itu langsung berdampak signifikan pada performa tim di lapangan. Ini terbukti dengan dua kemenangan yang diraih di dua laga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Carvajal Ingin Jajal Premier League Sebelum Pensiun

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Bek kanan Real Madrid, Dani Carvajal mengaku ingin berkarier di Premier League suatu hari nanti. Menurutnya, berkarier di Inggris merupakan mimpinya semenjak masih meniti karier sebagai pesepakbola.

Carvajalan merupakan produk asli dari akademi Real Madrid. Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, ia hanya satu musim bermain di klub lain selain Madrid. Ia sempat bermain bersama Bayer Leverkusen di musim 2012-13 dengan status pemain pinjaman.

“Tentu saja saya ingin kembali berkarier di luar Spanyol. Saya ingin mencicipi kerasnya persaingan di Premier League sebelum saya memutuskan untuk pensiun suatu hari nanti,” ungkap Carvajal kepada majalah Libero.

Dani Carvajal - Real Madrid - Premier League
Zimbio

“Saya sangat ingin memiliki pengalaman berkarier di Inggris. Saya tak ingin hanya membayangkan seberapa kerasnya persaingan di sana. Tapi, saya juga ingin menghabiskan karier saya bersama Real Madrid. Qatar, China mungkin akan menawarkan lebih banyak uang. Tapi Premier League tetap menjadi pilihan saya apabila memutuskan untuk hengkang dari Spanyol,” imbuhnya menambahkan.

Pemain 26 tahun itu terikat dengan kontrak di Santiago Bernabeu hingga tahun 2022 mendatang. Ia akan berusia 30 tahu ketika kontraknya usai bersama El Real.

Kini, Carvajal sedang menjalani masa pemulihan setelah menderita cedera betis di pertandingan melawan CSKA Moskva di ajang Liga Champions pada Selasa (2/10) lalu. Akibat cedera tersebut, ia diprediksi akan melewatkan partai panas melawan Barcelona pada akhir Oktober mendatang.

 

Carvajal Sindir Taktik Atletico Madrid

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Dani Carvajal, Bek sayap Real Madrid menyindir gaya permainan Atletico Madrid. Ia menilai klub besutan Diego Simeone tersebut membuang banyak waktu yang mengakibatkan pertemuan kedua tim di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (29/9/2018) berakhir imbang.

Hasil imbang tersebut tentu menggembirakan bagi Atletico Madrid, pasalnya mereka dalam enam lawatan terakhir di Stadion Santiago Bernabeu selalu berhasil membawa pulang  poin. Akan tetapi Carvajal tak mempermasalahkan hal itu dan beranggapan Madrid tetap akan menjadi juara di akhir musim.

Carvajal
twitter @atletifr

“Buat mereka (Atletico Madrid) hasil imbang ini adalah emas,” sindir Carvajal seperti dikutip Football5star dari Marca, Minggu (30/9/2018).

“Setiap tim memang boleh bermain sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Namun ketika sebuah tim membuang-buang waktu sejak menit pertama laga dan bahagia dengan hasil imbang, tentulah sulit buat kami untuk memenangkannya,” sambung pemain asal Spanyol tersebut.

“Atletico tak terkalahkan di Santiago Bernabeu untuk keli keenam beruntun? Bairlah terus seperti itu, tapi kami yang akhirnya memenangi liga di akhir musim.”

Carvajal diturunkan sejak awal dan dimainkan selama 90 menit di laga tersebut. Ia mendapatkan satu kartu kuning pada menit ke-30 setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Atletico Madrid.

Di sisi lain hasil imbang tersebut membuat Real Madrid merebut posisi puncak klasemen dari tangan Barcelona. Sedangkan Atletico Madrid berada di posisi keempat dengan mengemas 12 poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Ditahan Atletico, Kepala Skuat Madrid Tetap Tegak

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Bek Real Madrid, Dani Carvajal, mengaku kecewa dengan hasil imbang melawan Atletico Madrid. Tapi, menurut Carvajal, Los Blancos sudah habis-habisan di laga itu.

Real Madrid bermain imbang 0-0 dengan tamunya Atletico Madrid pada lanjutan pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu (30/9/2018) dinihari WIB.

Kedua tim sebenarnya sama-sama mampu menciptakan peluang bagus. Namun, kiper Courtois dan Jan Oblak tampil prima di bawah mistar gawang masing-masing tim.

“Ini adalah pertandingan yang sangat menuntut, sama seperti pertandingan derbi lainnya. Ini adalah pertandingan yang benar-benar sulit dan kami menciptakan lebih banyak peluang daripada mereka untuk memenangkan pertandingan. Kami berkembang setelah istirahat dan bisa mengambil tiga poin. Kami pergi dengan kepala tegak, setelah memberikan setiap keringat terakhir di luar sana,” kata Carvajal di situs resmi klub.

“Kami sebelumnya telah mengalahkan Atlético beberapa kali di Liga Champions. Kami tahu bahwa mereka adalah tim yang bagus dan sulit untuk mencetak gol melawan mereka. Bagi mereka untuk datang ke sini dan mendapatkan hasil imbang adalah hasil yang bagus dan kami sedikit kesal. Tapi kami harus terus maju, kami menghadapi pertempuran lain pada Selasa malam,” Carvajall menambahkan.

DoShBb0XoAATjfH
Twitter Real Madrid

Dengan hasil ini, Madrid masih menempati peringkat dua dengan 14 poin dari tujuh laga. Meski punya jumlah poin sama dengan Barcelona yang ada di puncak, Madrid kalah selisih gol. Sementara itu, Atletico Madrid masuk ke empat besar. Tim arahan Diego Simeone itu menempati peringkat empat dengan 12 poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

 

Mariano Diaz dan 5 Pemain Akademi Real Madrid yang Balik Kucing

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Real Madrid resmi memulangkan Mariano Diaz dari Olympique Lyon pada bursa transfer musim panas ini.

Mariano Diaz meninggalkan Real Madrid ke Olympique Lyon dengan nilai transfer 8 juta euro musim lalu. Baru satu tahun ditinggalkan Mariano, Real Madrid kembali menggaet pemain jebolan tim akademinya itu pada bursa transfer musim panas ini. Dengan biaya 30 juta euro, Mariano kembali ke pelukan El Real.

Kedatangan Mariano Diaz dinilai sebagai pengganti Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus musim panas ini. Selain itu, Mariano juga memperpanjang daftar pemain akademi Real Madrid yang balik kucing setelah sempat membela tim lain.

15354718531132

Berikut 5 pemain akademi yang kembali ke Real Madrid setelah memperkuat tim lain:

  1. Santiago Canizares

Kiper legendaris asal Spanyol ini dulunya merupakan pemain akademi Real Madrid. Canizares memperkuat tim Real Madrid Castilla pada 1985-1988. Dia lalu dipromosikan ke tim utama pada 1988 dan hengkang pada 1992.

Setelah memperkuat Celta Vigo selama dua musim, Canizares kembali ke Real Madrid pada 1994. Kariernya kemudian mencapai puncaknya setelah pindah ke Valencia pada 1998 hingga pensiun pada 2008 di tim tersebut.

  1. Esteban Cambiasso

Tahukah kalian bahwa Esteban Cambiasso merupakan pemain binaan akademi Real Madrid? Ya, Cambiasso bergabung dengan Real Madrid Castilla hanya satu tahun pada 1996-1997. Dia sempat bermain di Real Madrid B pada 1996 sebelum kembali ke Argentina bersama Independiente pada 1998.

Pada 2002 Real Madrid menarik Cambiasso lagi ke Spanyol. Namun, karier pemain yang berposisi gelandang bertahan itu tak cemerlang dan hanya tampil 41 kali sepanjang 2002-2004. Cambiasso pun hijrah ke Inter Milan dan meraih masa keemasan di sana pada 2004-2014.

  1. Alvaro Arbeloa

Alvaro Arbeloa saat ini menjadi salah satu duta bagi Real Madrid. Hal itu lantaran kedekatan Arbeloa dengan klub beralias Los Blancos. Pada 2001-2002 Arbeloa memperkuat Real Madrid junior dan setapak demi setapak promosi hingga ke tim utama pada 2004.

Meski merupakan produk akademi Los Blancos, Arbeloa tak terpakai kala itu dan pindah ke Deportivo La Coruna pada 2006-2007. Kemudian dia hijrah ke Liverpool dan tampil gemilang di bawah asuhan Rafael Benitez hingga Madrid mendatangkan dia kembali ke Spanyol pada 2009. Arbeloa pun mendapat tempat di tim utama hingga akhirnya pindah ke West Ham United pada 2016.

  1. Dani Carvajal

Bek kiri yang saat ini masih bermain di Real Madrid ini terbilang sangat loyal. Betapa tidak, sejak 2002 hingga 2010 dia menghabiskan waktu di tim junior Real Madrid. Pada 2010 dia mulai dipercaya masuk ke tim B, namun tak ada ruang baginya di tim utama. Carvajal pun pindah ke Bayer Leverkusen pada 2012 untuk mencari menit bermain.

Satu tahun di Jerman, Carvajal memutuskan kembali ke Real Madrid pada 2013. Hingga kini, posisi Carvajal di tim utama Real Madrid tak tergantikan. Carvajal juga sukses mengantarkan Los Galacticos meraih empat gelar Liga Champions di mana tiga di antaranya dimenangi secara beruntun.

  1. Alvaro Morata

Perjalanan karier Alvaro Morata terbilang cukup unik. Dia mulai bermain sepak bola di akademi Atletico Madrid pada 2005-2007, lalu pindah ke Getafe pada 2007-2008, dan akhirnya berlabuh ke Real Madrid. Di Los Blancos, Morata menembus tim utama pada 2010 dan mendapat julukan The Next Raul Gonzalez. Namun, Morata justru melempem dan kurang bersinar.

Pada 2014 Morata dipinjamkan ke Juventus dan akhirnya dipermanenkan pada akhir musim tersebut. Mencetak 15 gol dalam 63 penampilan membuat Madrid memutuskan untuk memulangkan Morata pada 2016. Seakan tak berjodoh, Morata kembali dibuang oleh Real Madrid, kali ini ke Chelsea pada 2017.