Danilo Klaim Juventus Belum Selevel Manchester City dan Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus kembali menembus Liga Champions musim 2021-2022. Nyaris gagal mengamankan empat besar di Serie A musim lalu Danilo dkk akhirnya mengamankan satu tiket tersisa.

Di Liga Champions Juventus memang selalu menemui kegagalan. Dan musim ini upaya mereka sepertinya akan tambah berat.

juventus
Bayern Strikes

Bagi Danilo, ada banyak klub yang levelnya di atas Si Nyonya Tua. Seperti Manchester City, Paris Saint-Germain, dan Liverpool. Ia pun mengakui Juve bukan favorit di Liga Champions.

“Kami bukan salah satu favorit untuk memenangkan Liga Champions, tapi saya percaya pada kerja keras dan kami semua termotivasi untuk menghadapi musim dengan cara kompetitif,” ungkap sang bek kanan seperti dilansir Football Italia, Selasa (7/9/2021).

juventus


Liverpool vs Manchester City: Pesta Gol City dan Kemenangan Pertama Guardiola

“Persaingan akan sangat sulit karena ada Liverpool, Manchester City, dan Paris Saint-Germain. Di atas kertas mereka selangkah di atas kami,” sambung penggawa timnas Brasil.

Juventus Tergabung dalam Grup Sulit

Kurang percaya diri yang dialami Danilo cukup beralasan. Melihat dari fase grup Liga Champions, upaya Si Nyonya Tua terbilang cukup berat.

Para pemain Juventus dinilai Pirlo sudah berjuang keras saat menghadapi FC Porto.
Getty Images

Juventus tergabung di Grup H bersama sang juara bertahan, Chelsea. Memang, peluang untuk menembus 16 besar sangat besar mengingat dua pesaing lainnya adalah Malmo dan Zenit St Petersburg.

Menarik ditunggu apa yang akan dilakukan Massimiliano Allegri pada era keduanya bersama Juventus. Yang jelas dia harus menyudahi kutukan klub dua musim terakhir yang hanya mampu menyentuh 16 besar saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Danilo Pakai Nomor 6 di Juventus, Antara Persembahan dan Tradisi

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Danilo, bek kanan Juventus, sejak didatangkan dari Manchester City pada 2018-19 selalu mengenakan nomor 13. Namun, untuk musim 2021-22, pemain asal Brasil itu memutuskan untuk memakai nomor lain, yakni 6. Nomor itu sudah dipakainya pada beberapa laga pramusim tim asuhan Massimiliano Allegri.

Pemain jebolan Santos itu bisa leluasa memilih nomor 6 di Juventus karena memang tanpa pemilik. Sejak Sami Khedira mengakhiri kontraknya dengan Juventus pada 2019-20, nomor itu tak ada yang memakai. Sepanjang musim lalu, tak ada pemain I Bianconeri yang mengambil nomor peninggalan gelandang bertahan asal Jerman tersebut.

Danilo memberikan persembahan kepada Gaetano Scirea dengan memakai nomor 6 di Juventus.
Instagram @daniluiz2

Bagi pemain Brasil berumur 30 tahun itu, nomor 6 baru kali ini dipakainya. Di klub-klub sebelumnya, memakai nomor 22, 4, 2, 23, dan 3. Sementara itu, di timnas Brasil, dia mengenakan nomor 2, 14, dan 4. Lalu, mengapa dia pada musim ini mengambil nomor peninggalan Khedira?

“Bukan sebuah pilihan biasa. Ini adalah persembahan untuk mereka yang berkeringat dan berjuang untuk jersi ini, selalu dengan kerja keras dan fair di dalam pikiran. Kami siap untuk musim baru, bagaimana dengan kalian?” urai Danilo seperti dikutip Football5Star.com dari akun Instagram-nya.

Ungkapan Harapan Danilo

Secara tersirat, Danilo memakai nomor 6 di Juventus sebagai persembahan untuk Gaetano Scirea, bek legendaris I Bianconeri dan timnas Italia. Pada awal Agustus, hal ini pun sudah sempat diungkap La Gazzetta dello Sport. Dalam sejarah I BIanconeri, Scirea memang dianggap sebagai pemakai nomor 6 paling terkenal.

Akan tetapi, menurut La Gazzetta dello Sport, persembahan untuk Scirea bukan satu-satunya alasan sang pemain memilih nomor 6 pada musim 2021-22. Pergantian nomor itu juga dinilai sebagai ungkapan harapan eks pemain Real Madrid tersebut kepada allenatore Massimiliano Allegri.

Danilo dimainkan sebagai gelandang bertahan saat Juventus melawan Barcelona pada Trofeo Joan Gamper.
Getty Images

Mengambil nomor yang tanpa pemilik pada musim lalu itu, sang pemain menyiratkan keinginan dan kesiapan bermain di posisi lain. Harapannya pun diterima dengan baik oleh sang pelatih. Pada laga Trofeo Joan Gamper melawan Barcelona, dia tak dimainkan sebagai bek kanan, tapi sebagai gelandang bertahan.

Selain itu, bila diperhatikan, pergantian nomor pada musim ini membuat Danilo melanjutkan sebuah tradisi. Sejak meninggalkan FC Porto pada akhir musim 2014-15, dia selalu melakukan pergantian nomor setiap dua tahun. Secara kebetulan, bersama Madrid dan Manchester City, dia hanya bergabung selama 2 musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bintang Brasil Ini Ajak Gabriel Jesus Gabung Juventus

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus kemungkinan besar akan mencari striker baru untuk mengarungi musim depan. Bek kanannya, Danilo, sudah memiliki calon ideal.

Tidak jauh-jauh, Danilo menunjuk Gabriel Jesus untuk diajak ke Juventus. Keduanya memang punya hubungan dekat karena sama-sama dari Brasil dan pernah bermain di Manchester City.

Menurut penggawa timnas Brasil, Gabriel Jesus pemain yang cerdas. Karakter seperti itu disebut sangat cocok untuk berseragam I Bianconeri.

Danilo - Juventus - Liga Champions - Inter - juventus. com 2
juventus.com

“Gabriel pemain yang kuat dan sangat cerdas. Di Italia dia bisa berkembang lebih jauh karena di Serie A tim-timnya saling berdekatan dan lebih sulit untuk mencetak gol,” ujar Danilo kepada A Bola, Jumat (9/7/2021).

“Jika saya bisa saya akan membawanya ke Juventus. Dia akan sangat berguna untuk kami dan atmosfer di Italia juga sangat cocok untuknya,” ia menambahkan.

Performa Jesus selama memperkuat Manchester City cukup mengagumkan. Jebolan aklademi Palmeiras telah mencetak 82 gol dari 195 penampilan. Ini membuatnya jadi top skorer ketiga sepanjang masa klub.

Akan tetapi, bomber 24 tahun kerap jadi korban rotasi Pep Guardiola. Musim depan menit bermainnya kembali terancam andai City benar-benar menggaet Harry Kane.

Situasi ini pula yang membuat Danilo mengajaknya ke Juventus. Tapi bukan perkara mudah untuk memboyong penggawa timnas Brasil. Harganya ditaksir sebesar 60 juta euro. Angka ini di luar jangkauan Juve yang sedang menekan pengeluaran.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus Sudah Tak Sanggup Kejar Inter Milan

gamespool
Juventus Sudah Tak Sanggup Kejar Inter Milan 16

Football5star.com, Indonesia – Bek Juventus, Danilo, mengatakan timnya sudah tak lagi berusaha mengejar Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia. Ia membeberkan target utama Bianconerri saat ini adalah finis di zona Liga Champions.

Kemenangan ketika menjamu Napoli pada Kamis (8/4) dinihari WIB membuat Juventus menduduki peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 59 poin. Terpaut 12 angka dari Inter yang menduduki posisi puncak.

“Kami tentu merasa sangat kecewa ketika kehilangan poin berharga melawan tim-tim papan tengah dan bawah. Kegagalan tersebut membuat kami terlempar dari bursa calon juara,” tutur Danilo dikutip football5star dari laman Football Italia.

Danilo - Juventus - Liga Champions - Inter - juventus. com 2
juventus.com

“Sekarang, target utama kami adalah finis di zona Liga Champions. Kami harus bisa mempertahankan posisi ini di setiap pekannya hingga laga terakhir musim ini,” imbuh Danilo.

Hal senada juga diungkapkan pelatih Juventus, Andrea Pirlo. Menurut Pirlo, Bianconerri terlempar dari perburuan Scudetto ketika dikalahkan Benevento pada 21 Maret lalu.

“Tak lama setelah tersingkir dari Eropa, kami menelan kekalahan atas Benevento. Kekalahan tersebut membuat kami terlempar dari perburuan gelar juara,” ujar Pirlo.

“Menyaksikan partai perempat final Liga Champions pekan ini tentu membuat kami merasa sangat marah. Karena, kami seharusnya bisa menjadi peserta babak delapan besar,” tutup Pirlo.

Akhir pekan nanti, Juventus akan kembali melanjutkan upaya mempertahankan tempatnya di zona Liga Champions. Rencananya, Cristiano Ronaldo cs bakal menjamu tim papan tengah, Genoa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jelang Juventus vs AS Roma, Danilo Bicarakan Scudetto

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Serie A akhir pekan ini akan menyajikan grande partita antara Juventus vs AS Roma, Sabtu (6/2/2021). Bagi Danilo laga ini akan berlangsung menarik.

Usai dikalahkan Inter Milan, Juventus berhasil bangkit dan menang pada dua pertandingan setelahnya. Menurut Danilo timnya mampu berubah dengan cepat dan tidak terpuruk dalam kekalahan.

“Itu adalah sedikit dari semua yang berubah dari sikap hingga psikologis kami di lapangan. itu adalah kekalahan yang sulit, tapi kami telah bermain bagus di laga-laga selanjutnya,” kata Danilo kepada Sky Sport Italia, Jumat (5/2/2021).

danilo juvecanal
juvecanal.com

“Tim ini percaya pada kemampuan para pemainnya yang terus belajar dari kekalahan. Kami mengubah sikap di lapangan dan itulah yang kami lakukan,” ia menambahkan.

Jelang laga Juventus vs AS Roma, bek asal Brasil tidak mau menganggap remeh klub ibu kota. Ia justru memuji anak asuh Paulo Fonseca dan tidak segan-segan menyebut lawannya di stadion Allianz nanti bisa memenangkan scudetto.

“Saya yakin Roma adalah salah satu tim terbaik di Italia karena mereka memiliki pelatih yang kuat dan pemain berkualitas. Saya pikir mereka bisa memenangkan scudetto,” kata sang bek kanan.

Saat ini Juventus dan AS Roma terlibat persaingan ketat di tiga besar. Il Lupi masih unggul di peringkat ketiga dengan 40 poin. Sementara Si Nyonya Tua menguntit di posisi empat dengan selisih satu poin saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Danilo: Taktik Andrea Pirlo Mirip Pep Guardiola

gamespool
Danilo: Taktik Andrea Pirlo Mirip Pep Guardiola 23

Football5star.com, Indonesia – Bek Juventus, Danilo mengatakan bahwa taktik dari seorang Andrea Pirlo sangat mirip dengan Pep Guardiola. Hal itu juga yang membuat Danilo merasa cocok dengan taktik Andrea Pirlo.

“Saya seorang bek, tidak masalah di mana saya bermain, tapi saya senang berada dalam peran berbeda di Juventus,” kata Danilo seperti dikutip Football5star.com dari GloboEsporte, Jumat (13/10/2020).

Danilo dan Cristiano Ronaldo pernah sama-sama di Real Madrid sebelum kini di Juventus.

“Hal terpenting dalam sepak bola adalah cara Anda menempati ruang, membuat gerakan yang tepat di waktu yang tepat. Saya kadang menjadi bek kiri di Real Madrid, sementara di Manchester City saya bermaain di setiap peran bertahan dan bahkan kadang di lini tengah, tetapi saya menganggap diri saya sebagai seorang bek,” tambah pemain asal Brasil tersebut.

Danilo direkrut Juventus dari Manchester City pada 2019. Sebelum berkarier di Italia dan Inggris, bek berusia 29 tahun tersebut mengawali karier Eropanya di Porto. Tiga musim di Porto, ia pindah ke Real Madrid.

Selama bermain di Manchester City, Danilo memang menjadi pemain penting bagi Pep Guardiola. Karenanya bagi Danilo, Guardiola memiliki peran penting dalam kariernya. Bersama Juventus di bawah pelatih Andrea Pirlo, Danilo merasa pola kepelatihan Guardiola kembali ia temui.

“Pirlo memiliki ide yang mirip dengan peran yang saya mainkan di Manchester City selama dua tahun saya di sana, jadi itu adalah posisi yang sudah biasa saya lakukan. Dengan pemahaman umum saya tentang permainan, saya dapat membantu tim dengan bermain dari belakang,” papar Danilo.

“Saya merasa puas dengan momen karier saya, hidup saya dan kedewasaan yang saya capai di Juventus. Saya menghabiskan banyak waktu dengan Nedved, terkadang kami duduk untuk minum kopi dan saya berpikir, ‘saya minum kopi dengan Nedved’,” tutup Danilo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Andai Punya Cristiano Ronaldo, Brasil Bisa 5 Kali Juara Piala Dunia

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Cristiano Ronaldo selalu membuat kagum rekan-rekan setimnya. Danilo, bek asal Brasil, termasuk di antaranya. Dia bahkan menilai sang megabintang bisa meraih banyak trofi Piala Dunia andai saja membela timnas Brasil.

Danilo tahu banyak soal Cristiano Ronaldo. Sebelum di Juventus, dia pernah seklub bersama kapten timnas Portugal itu saat di Real Madrid. Tak heran bila dia juga tahu persis hal yang bisa ditawarkan pemain berjuluk CR7 itu bagi timnas Brasil.

Danilo dan Cristiano Ronaldo pernah sama-sama di Real Madrid sebelum kini di Juventus.
news1.news

“Aku tahu Cristiano sejak di Real Madrid. Kembali bertemu dia lagi sekarang sangatlah bagus. Dia begitu mengurus segalanya secara detail dan ditambah kualitas yang dimiliki, sangat tidak mungkin dia tak sukses,” urai Danilo seperti dikutip Football5Star.com dari Mais Futebol.

Lebih lanjut, pemain yang juga pernah membela Manchester City dan FC Porto itu mengatakan, “Andai bermain untuk timnas Brasil, kami akan punya lima Piala Dunia lebih banyak.”

Artinya, andai punya Cristiano Ronaldo, Selecao akan memiliki 10 gelar juara Piala Dunia atau dua kali dari koleksi saat ini. Selecao tercatat jadi yang terbaik pada 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.

Akan tetapi, ucapan Danilo itu tak masuk akal. Pasalnya, setelah 2002, baru ada empat gelaran Piala Dunia hingga saat ini, yakni Jerman 2006, Afrika Selatan 2010, Brasil 2014, dan Rusia 2018. Jadi, seharusnya bukan lima, melainkan empat gelar yang dapat diraih timnas Brasil andai memiliki Cristiano Ronaldo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Anak Marcos Cafu Meninggal Dunia Saat Bermain Bola

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kabar duka datang dari tanah Brasil. Sang legenda, Marcos Cafu, harus kehilangan sang anak, Danilo, yang meninggal dunia saat bermain bola.

Momen menyedihkan itu terjadi saat Danilo bermain dengan beberapa teman dan keluarganya di Sao Paulo. Saat sedang asyik bermain, ia tiba-tiba pingsan seketika. Sebelumnya ia dilaporkan dalam keadaan yang kurang sehat.

Melihat kejadian itu pihak keluarga langsung melarikan Danilo ke rumah sakit Albert Einstein di Sao Paulo. Tapi nyawanya sudah tidak tertolong lagi di sana. Ia dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung.

Menurut laporan Folha de Sao Paulo, pria berusia 30 tahun memang sudah lama memiliki riwayat penyakit jantung. Faktor ini pula yang membuat kariernya pesepak bola berakhir prematur.

Selama empat tahun terakhir ia sudah menjalani serangkaian pengobatan. Dan beberapa waktu lalu kondisinya dinyatakan pulih oleh dokter. Tapi dirinya tetap tidak diperbolehkan untuk bermain sepak bola di level profesional.

Meninggalnya Danilo mengundang simpati dari dunia sepak bola. Beberapa klub yang pernah dibela sang ayah, Marcos Cafu, seperti AS Roma dan AC Milan tidak ketinggalan mengucapkan bela sungkawa. Mantan rekan setim Cafu, Francesco Totti juga mengucapkan kesedihannya.

“Saya sudah melihat Danilo tumbuh. Kejadian ini tidak mungkin. Saya sangat dekat denganmu. Istirhatlah dengan damai,” tulis Totti di Twitter pribadinya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Danilo Senang Bisa Main Bareng Lagi dengan Ronaldo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Danilo resmi menjadi pemain baru Juventus. Kepindahannya ke klub juara bertahan Serie A itu membuat ia merasa senang. Pasalnya di sana ia akan kembali bermain bersama Cristiano Ronaldo.

Sebagai informasi, Danilo dan Ronaldo pernah bermain satu tim saat keduanya masih berseragam Real Madrid. Kini setelah beberapa musim terpisah, keduanya kembali bersatu di bawah naungan Juventus.

Bek yang didatangkan dari Manchester City ini mengatakan bahwa kepindahannya ke klub asal Turin berkat bujukan kapten timnas Portugal. Ia mengaku bahwa sudah bertanya banyak hal pada sang rekan sebelum memutuskan pindah.

danilo-ronaldo-deccan chronicle
Deccan Chronicle

“Saya berbicara dengannya sebelum datang ke sini. Saya bilang padanya saya ingin mengambil jersey nomor tujuh di sana, tapi dia sudah memiliknya terlebih dulu. Dia bilang butuh level tertinggi untuk bermain di Juventus,” kata Danilo seperti dilansir AS, Rabu (14/8/2019).

“Bagi saya, bermain lagi dengannya menjadi motivasi ekstra. Saya mendapat motivasi tinggi dan sangat senang bisa bermain lagi dengan Ronaldo. Dia bilang klub ini sudah seperti keluarga dan itu sangat memengaruhi keputusan saya. Kepindahan ini benar-benar luar biasa,” katanya lagi.

Pemain berusia 28 tahun datang ke Stadion Allianz setelah Manchester City dan Juventus menyetujui klausul penukaran dirinya dengan bek kanan Si Nyonya Tua, Joao Cancelo. Di klub asal Turin ia dikontrak selama empat musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus dan Manchester City Resmi Tukar Guling Bek Sayap

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manchester City dan Juventus akhirnya mengumumkan kesepakatan transfer yang melibatkan Joao Cancelo dan Danilo Luiz. Kedua pemain itu sudah resmi bertukar klub pada Kamis (8/8) dinihari WIB.

Joao Cancelo menjadi rekrutan ketiga Pep Guardiola di bursa transfer musim panas tahun 2019. Pemain asal Portugal itu akan mengenakan seragam bernomor punggung 27 dan diikat dengan kontrak berdurasi enam tahun.

“City adalah klub yang sangat fantastis dan memiliki manajer yang sangat hebat. Saya sangat senang karena berhasil meresmikan kepindahan ke sini,” beber Cancelo dikutip dari laman resmi Manchester City.

“Saya selalu ingin bisa meningkatkan kemampuan bermain di atas lapangan sekaligus meraih banyak trofi. Saya yakin akan bisa melakukan kedua hal tersebut di sini. Saya sudah tak sabar ingin segera mencicipi atmosfer Premier League,” sambung pemain 25 tahun itu menambahkan.

Setelah resmi melepas Cancelo, Juventus mendapatkan satu pemain dalam sosok Danilo Luiz. Selain mendapatkan Danilo, Bianconerri juga mendapatkan dana segar dari Manchester City senilai 26 juta Poundsterling.

Di Stadion Allianz, Danilo akan mengisi posisi bek kanan. Pemain asal Brasil itu akan bersaing dengan Mattia de Sciglio untuk mendapatkan satu tempat di starting XI Maurizio Sarri pada musim 2019-20 mendatang.

Danilo sendiri merupakan pemain ke-7 yang mendarat di Turin. Sebelumnya, mereka sudah resmi mengamankan jasa Adrien Rabiot, Matthijs de Ligt, Aaron Ramsey, Luca Pellegrini, Gianluigi Buffon, dan Merih Demiral.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus Selangkah Lagi Resmikan Bintang Timnas Brasil

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek sayap timnas Brasil, Danilo, selangkah lagi akan menjadi rekrutan anyar Juventus setelah ia tiba di Turin pada Selasa (6/8) malam WIB. Ia dijadwalkan akan menjalani tes medis bersama Juventus pada Rabu (7/8) siang waktu setempat.

Pemain 28 tahun itu dikabarkan sudah sepakat dengan kontrak berdurasi lima tahun yang disodorkan oleh Bianconerri. Di dalam kontrak tersebut, Danilo akan mendapatkan upah sebesar 4 juta Euro atau setara dengan Rp 64 Miliar setiap tahunnya.

Danilo sendiri merupakan bagian dari pertukaran pemain yang sudah disepakati oleh Juventus dan Manchester City. Juventus pun menyodorkan nama Joao Cancelo ke kubu The Cityzens. Selain mendapatkan Danilo, Bianconeri juga dikabarkan mengantongi uang sebesar 30 juta Euro atas kesepakatan tersebut.

Danilo sendiri tak pernah menjadi pilihan utama Pep Guardiola semenjak datang dari Real Madrid pada tahun 2017 lalu. Pada musim 2018-19, ia hanya mampu mencetak 11 penampilan di ajang Premier League. Dua diantaranya sebagai pemain pengganti.

Ia tak mampu mendapatkan menit bermain reguler karena sempat menderita cedera pergelangan kaki pada awal musim 2018-19 lalu. Selain itu, ia juga gagal bersaing dengan nama-nama beken seperti Kyle Walker, Benjamin Mendy, hingga Oleksandr Zinchenko di posisi bek sayap.

Meskipun tak mendapatkan menit bermain reguler selama dua musim di Manchester City, Danilo mampu meraih beberapa gelar. Mantan pemain FC Porto itu mampu meraih dua gelar Premier League, dua Piala Liga, serta satu Piala FA.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pep Guardiola Tak Yakin Zinchenko Siap untuk Semifinal Piala FA

Football5Star.com, Indonesia – Di balik kemenangan 2-0 yang diraih Manchester City atas Cardiff City, Kamis (4/4/2019) dini hari WIB, ada kecemasan yang dirasakan Pep Guardiola. Dalam pertandingan itu, Oleksandr Zinchenko yang diandalkan di sektor bek kiri mengalami cedera.

Selepas pertandingan, Pep Guardiola mengungkapkan dirinya tak yakin Zinchenko dapat bermain pada semifinal Piala FA, akhir pekan nanti. Dia pun belum dapat memanstikan pemain yang akan mengisi slot bek kiri pada laga itu.

“Sepertinya tidak bagus. Saat ini, saya tak tahu persisnya, tapi sepertinya tak bagus untuk pertandingan berikut,” ujar Pep Guardiola setelah pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Oleksandr Zinchenko membuat Pep Guardiola gusar jelang Manchester City jalani semifinal Piala FA.
standard.co.uk

Hal tersebut membuat mantan pelatih Barcelona itu gusar. pasalnya, dia merasa opsi di sektor bek kiri sangat terbatas di skuat Manchester City. Fabian Delph masih dibekap cedera, sedangkan Benjamin Mendy baru kembali menjalani latihan setelah lama terpuruk karena cedera.

Soal pemain yang akan mengisi pos di sisi kiri pertahanan Manchester City pada akhir pekan nanti, Pep Guardiola berkata, “Kami akan lihat besok bagaimana dia berlatih dan bagaimana perasaannya. Namun, yang pasti, kami tak punya banyak opsi.”

Menilik opsi yang ada, satu-satunya pemain yang biasa bermain sebagai bek kiri di Manchester City musim ini adalah Danilo. Pemain yang aslinya berposisi bek kanan itu tercatat telah lima kali turun sebagai bek kiri. Itu termasuk pergeseran posisinya dari bek kanan ke bek kiri saat Zinchenko harus keluar dari lapangan pada laga melawan Cardiff.

Manchester City akan menghadapi Brighton & Hove Albion pada semifinal Piala FA, Sabtu (6/4/2019). Anak-anak asuh Pep Guardiola akan bertindak sebagai tuan rumah pada laga itu dan difavoritkan melaju ke final.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Danilo Tak Bisa Bandingkan Zidane dan Guardiola

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Danilo, merupakan salah satu pemain yang beruntung karena pernah bermain di bawah arahan Zinedine Zidane dan Pep Guardiola. Ia pun mengatakan bahwa Zinedine Zidane dan Pep Guardiola merupakan dua pelatih kelas dunia.

Selama satu setengah musim bermain di bawah asuhan Zinedine Zidane di Real Madrid, Danilo berhasil mengoleksi satu gol dan tujuh assist dari 39 penampilan. Ia pun berhsail meraih dua gelar Liga Champions.

Dalam dua musim terakhir, pria asal Brasil itu bermain di bawah arahan Pep Guardiola di Manchester City. Pria 27 tahun itu empat gol dan tiga assist dari 53 penampilan. Selain itu, ia juga berhasil meraih satu gelar Premier League dan satu Piala Liga Inggris.

Zinedine Zidane - Pep Guardiola - Danilo - Diario AS
Diario AS

“Tentu saja mereka memiliki karakteristik yang berbeda dan tidak bisa dibandingkan. Saya merasa sangat senang karena bisa bermain di bawah arahan mereka berdua,” ungkap Danilo dikutip dari Marca.

“Pep merupakan sosok yang perfeksionis dan selalu memperhatikan banyak hal kecil. Sementara, Zidane memiliki prestasi yang luar biasa. Jadi, saya bingung siapa pelatih yang lebih hebat,” kata Danilo menambahkan.

Musim ini, Danilo memang tak mendapatkan menit bermain yang terlalu banyak. Pasalnya, Pep Guardiola lebih senang untuk memainkan Kyle Walker dan Fabian Delph di posisi bek sayap. Sejauh ini, ia baru berhasil mengoleksi tujuh penampilan di Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cafu Sebut Tiga Bek Kanan Terbaik di Dunia

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Legenda Timnas Brasil, Cafu, mengaku bahwa dirinya memiliki tiga bek kanan favorit di dunia sepak bola saat ini. Ketiga pemain tersebut adalah, Danilo, Dani Alves dan Dani Carvajal.

Cafu merupakan pemegang rekor penampilan terbanyak bersama Timnas Brasil. Bersama Selecao ia juga berahil mempersembahkan dua gelar Piala Dunia. Di level klub, ia mampu membawa AC Milan merengkuh dua gelar Liga Champions serta satu Serie A.

“Saat ini, Dani Alves, Dani Carvajal dan Danilo adalah tiga bek kanan terbaik di dunia. Diantara ketiga pemain tersebut, mungkin Dani Alves memiliki gaya main yang paling mirip dengan saya,” ujar Cafu dikutip dari Daily Mirror.

Cafu - Timnas Brasil - Dani Alves - Sofa Score
Sofa Score

Dalam kesempatan yang sama, pria 48 tahun itu juga membicarakan mengenai rekan terbaik yang pernah ia miliki serta lawan tersulit dalam kariernya. Ia mengatakan bahwa Ronaldinho merupakan rekan setim terbaik dan Zinedine Zidane menjadi lawan tersulit untuknya.

“Saya bermain bersama banyak pesepak bola berbakat. Apabila saya harus memilih satu diantara banyak nama, maka ia adalah Ronaldinho Gaucho. Untuk lawan tersulit, saya memilih Zinedine Zidane. Dia adalah pemain yang sangat berbakat dan mampu menyulitkan lawan-lawannya di atas lapangan,” kata mantan penggawa AS Roma tersebut.

Semenjak pensiunnya Cafu dari dunia sepak bola, Dani Alves berhasil menggantikan posisinya di Timnas Brasil. Namun, Alves kini sudah berusia 35 tahun. Tite pun kini menggunakan Danilo di sektor kanan pertahanan Selecao.

Cedera Engkel, Piala Dunia Danilo Berakhir

Football5star.com, Indonesia – Timnas Brasil kehilangan bek sayap, Danilo, di Piala Dunia 2018. Pemain Manchester City itu tak bisa memperkuat Selecao di sisa turnamen.

“Danilo mengalami cedera pergelangan kaki kiri dan tidak akan punya waktu untuk pulih sampai turnamen berakhir,” kata Federasi Sepak bola Brasil (CBF) dalam sebuah pernyataan.

DeyWXY8W4AAQzSz
Getty Images

“Dalam percakapan dengan komisi, dia akan tetap bersama tim di Rusia. Kami mendukung pemulihannya,” CBF menambahkan.

Danilo jadi starter di laga pembuka Brasil vs Swiss. Namun, sang pemain kemudian mengalami cedera engkel kiri yang memaksanya menepi.

Posisi Danilo kemudian digantikan Fagner yang terus jadi starter hingga laga perdelapan final melawan Meksiko. Ada rumor Danilo akan kembali memperkuat Brasil saat menghadapi Belgia. Namun, hal tersebut ditepis CBF.

Posisi bek kanan jadi dilema Brasil di Piala Dunia 2018. Awalnya, posisi itu milik Dani Alves. Namum, sang pemain kemudian cedera dan tak bisa berangkat ke Rusia.

Sekarang dengan cederanya Danilo, posisi utama bek kanan Brasil menjadi milik pilihan ketiga, Fagner (Corinthians).

Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.www.old.football5star.com

Danilo Cedera, Timnas Brasil Siapkan Pemain Debutan

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Brasil kehilangan bek kanan, Danilo, pada laga kontra Kosta Rika, Jumat (22/6/2018). Sebagai pengganti, Brasil akan memainkan bek kanan milik Corinthians, Fagner.

Timnas Brasil akan menghadapi Kosta Rika pada pertandingan kedua di fase grup Piala Dunia 2018. Hasil imbang 1-1 melawan Swiss membuat Brasil wajib memenangi laga kontra Kosta Rika. Maklum, saat ini mereka berada di posisi kedua, di bawah Serbia yang meraih tiga angka.

Jelang laga penting itu, Brasil tak bisa menurunkan bek kanan, Danilo. Melalui laman resmi timnas Brasil, bek kanan Manchester City itu didiagnosa mengalami cedera pada pinggangnya dan harus absen membela Selecao.

Fagner - Football5Star.com
stadiumastro

“Danilo akan memulai perawatan dengan fisioterapis dan akan melanjutkan pemeriksaan bersama tim medis,” tulis pernyataan resmi timnas Brasil.

Sebagai ganti Danilo, Brasil akan memainkan bek Corinthians, Fagner. Pemain 29 tahun itu akan menjalani debutnya di Piala Dunia saat menghadapi Kosta Rika. Laga itu sekaligus akan menjadi caps kelima bagi Fagner untuk tim senior Brasil.

Masalah cedera memang menghantui Brasil di Piala Dunia 2018. Sebelum gelaran tersebut dimulai, bek kanan gaek Dani Alves, dicoret dari skuat lantaran cedera. Penyerang andalan Brasil, Neymar, juga berpacu dengan waktu untuk memulihkan cedera metatarsal sebelum Piala Dunia 2018 digelar.

Belakangan Neymar dikabarkan kembali menderita cedera. Hal itu tampak ketika Neymar berjalan tertatih dan mengakhiri latihan lebih cepat. Akan tetapi, kabar itu dibantah pelatih Brasil, Tite.


Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.www.old.football5star.com

Bungkam Kroasia, Brasil di Jalur yang Benar

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Bek Timnas Brasil, Danilo, merasa timnya berada di jalur yang benar jelang Piala Dunia 2018. Hal ini ia katakan usai kemenangan Tim Samba atas Kroasia.

Timnas Brasil sukses membungkam Kroasia 2-0 pada pada laga uji coba di Stadion Anfield, Minggu (3/6/2018). Neymar dan Roberto Firmino jadi pahlawan Selecao di laga ini.

DeyWXY8W4AAQzSz
Getty Images

Neymar membuka keunggulan Brasil pada menit 69. Striker Paris Saint-Germain itu sukses memanfaatkan umpan tarik Philippe Coutinho yang sebelumnya mendapatkan bola dari Willian.

Firmino yang baru bermain di babak kedua akhirnya menambah keunggulan Brasil di masa injury time. Ia meneruskan umpan matang dari Casemiro.

Danilo, yang bermain sebagai bek kanan dan kemungkinan jadi pilihan utama seiring cederanya Dani Alves, mengaku sangat puas dengan performa timnya.

“Pertama, aku sangat senang dengan caraku bermain,” kata Danilo seperti dilansir Soccerway.

“Sangat penting untuk mencatat clean sheet, aman di belakang, sementara pemain-pemain di depan bisa membuat perbedaan. Kami berada di jalur yang benar,” Danilo menambahkan.

Ini adalah kemenangan ketiga Brasil secara beruntun. Tim Samba juga sudah mencatatkan enam clean sheet dalam tujuh pertandingan tearkhir mereka.

Danilo sendiri sudah mengoleksi 16 caps bersama Timnas Brasil. Pemain 26 tahun itu belum menyumbangkan gol untuk Tim Samba.

Danilo: Jelang Piala Dunia, Neymar Makin Oke

Football5star.com, Indonesia – Bek Timnas Brasil, Danilo, mengungkapkan bahwa kondisi rekannya, Neymar, semakin baik. Ia pun yakin pemain 26 tahun itu bisa memberikan yang terbaik untuk Tim Samba di Piala Dunia 2018.

Neymar tampil gemilang musim ini. Striker Paris Saint-Germain itu menyumbangkan 28 gol dan 19 assist dalam 30 pertandingan bersama PSG di semua kompetisi.

Neymar, Brasil, Scoopnest.com
Getty Images

Masalahnya, Neymar kemudian mengalami cedera parah dan absem tiga bulan. Namun, kondisi sang pemain kini sudah mulai membaik, sehingga Danilo optimistis Neymar bisa tampil maksimal di Rusia.

“Aku telah berbicara banyak dengan Neymar karena dalam 10 hari ini, aku harus selalu menghadapi dia di sesi latihan,” kata Danilo seperti dilansir Soccerway.

“Jadi, setiap hari kami berbicara karena aku selalu pergi dan menantangnya dan setiap hari dia lebih baik, lebih cepat dan lebih sulit untuk memblokir dia. Kami berharap dia bisa tiba di Piala Dunia, jika tidak 100 persen, maka sesuatu yang sangat dekat dengan itu, karena bagi kami ini sangat penting,” Danilo menambahkan.

Bersama Timnas Brasil, Neymar sudah mengoleksi 83 caps. Mantan pemain Santos itu juga menyumbangkan 53 gol.

Tim Samba sendiri berada di Grup E Piala Dunia 2018. Neymar dan kawan-kawan akan bersaing dengan Swiss, Kosta Rika dan Rusia.

Soal Tato Senjata Api, Danilo Bela Sterling

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Danilo, membela rekannya, Raheem Sterling, yang dikritik gara-gara tato senjata api. Menurut Danilo, tato adalah hak pribadi Sterling.

Sebelumnya, Sterling dikritik media Inggris lantaran tato tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap aksi terorisme. Bahkan, The Sun meminta Sterling dicoret dari skuat timnas Inggris di Piala Dunia 2018. Danilo pun langsung membela rekannya.

Danilo, Manchester City, Porto
Getty Images

“Berkali-kali dalam sepak bola kita memberi terlalu banyak perhatian pada dongeng. Tato adalah sesuatu yang terserah kepada Sterling. Tato adalah sesuatu yang dia rasakan dan itu masuk akal baginya. Aku tidak punya hal lain untuk dikatakan tentang itu,” kata Danilo seperti dilansir Soccerway.

Danilo juga berbicara soal musim perdananya di City. Ia tampil dalam 38 pertandingan di semua kompetisi dan menyumbangkan tiga gol dan dua assist.

“Bermain di posisi yang aku lakukan, penting untuk bermain dalam skuat di mana pola pergerakan selalu sama, di mana Anda tahu dengan cukup baik di mana teman-teman Anda akan berada selama pertandingan.”

“Ini sangat penting untuk musimku di Manchester City karena Manajer Pep Guardiola adalah seseorang yang benar-benar ketat pada sistem taktis,” Danilo menambahkan.

Danilo Kecewa Manchester City Kalah dari Umpan-umpan Jauh

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City harus menunda pesta juara setelah dikalahkan Manchester United dengan skor 2-3. Kekalahan itu membuat bek Manchester City, Danilo, kecewa karena takluk dari permainan umpan-umpan jauh.

Manchester City sempat unggul 2-0 hingga babak pertama berakhir. Gol Vincent Kompany (25’) dan Ilkay Guendogan (30’) membuat mimpi Manchester City meraih gelar juara Liga Inggris semakin dekat.

Namun yang terjadi di babak kedua justru Manchester United menampilkan permainan luar biasa. Tim arahan Jose Mourinho itu berhasil mencuri dua gol melalui Paul Pogba (53’ 55’) hingga akhirnya diakhiri oleh gol Chris Smalling (69’). Pertandingan berakhir dengan kemenangan Manchester United 3-2 atas Manchester City. Hasil itu sekaligus menunda pesta juara Manchester City.

Danilo, Manchester City, PortoBek Manchester City, Danilo, turut mengungkapkan kekecewaannya pada laga tersebut. Menurut Danilo, timnya kurang sigap mengantisipasi umpan-umpan jauh yang diperagakan oleh Manchester United.

“Ada banyak alasan mengapa kami tidak menang. Pada akhir pertandingan mereka mencetak tiga gol sementara kami dua. Itu yang paling utama,” ucap Danilo dilansir Football5Star.com dari Goal.

“Jika Anda menganalisa pertandingan, kami menguasai permainan. Mereka hanya menggunakan umpan-umpan jauh dan bisa mencetak tiga gol,” kata eks pemain Real Madrid itu.

Di mata Danilo, Man City telah menampilkan permainan yang biasa mereka tampilkan musim ini. Namun, itu tak bisa bekerja dengan baik kala melawan Manchester United.

Danilo: Madrid Enggak Ada Matinya

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Danilo, memberikan pujian kepada mantan timnya, Real Madrid, yang sukses menyingkirkan PSG di Liga Champions. Di mata Danilo, Los Blancos enggak ada matinya.

Madrid menang 2-1 atas PSG pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (7/3/2018) dinihari WIB. Los Blancos lolos ke perempat final dengan keunggulan agregat 5-2.

DXoxAzrWkAAQaJo
Twitter Real Madrid

Pada leg kedua, Cristiano Ronaldo membawa Madrid memimpin lewat golnya di menit 51. Kartu merah yang diterima Marco Verratti kemudian makin menyulitkan PSG. Meski begitu, PSG bisa menyamakan kedudukan lewat Edinson Cavani pada menit 71. Namun, gol yang dicetak Casemiro pada menit 80 menghabisi peluang PSG untuk bangkit.

“Hanya mereka yang tidak mengenal Madrid bisa mengira tim itu sudah mati. Madrid telah memenangkan dua gelar Liga Champions terakhir dan orang-orang mengatakan mereka sudah habis. Madrid memiliki sejarah, penggemar dan Anda harus menghormati mereka,” kata Danilo seperti dilansir Soccerway.

Meski memuji Madrid, Danilo mengaku tidak takut jika harus menghadapi Los Blancos di babak perempat final Liga Champions.

“Ini adalah tujuan kami, untuk bertarung melawan tim besar. Kami bekerja dari hari ke hari untuk mendapatkan hal-hal besar. Ini akan menjadi sulit dan kami akan menghadapi tim besar mulai sekarang, tapi kami terus berupaya mewujudkan hal-hal besar.”

“Kami tidak bisa memilih yang mana yang kami lawan, jadi kami harus siap dan berusaha menang,” Danilo menambahkan.

Laju City Tertahan di Kandang Burnley

Football5Star.com, Indonesia – Laju Manchester City di pekan ke-25 Liga Inggris terhenti. Bermain di Stadion Turf Mor, kandang Burnley, Sabtu (3/2/2018) anak asuh Pep Guardiola hanya mampu bermain imbang 1-1.

Kendati bermain di kandang lawan, City sejatinya berhasil menguasai jalannya laga. Peluang pertama pun langsung didapat melalui tendangan Raheem Sterling. Sayangnya tendangan winger tersebut masih bisa dihalau kiper Nick Pope.

Baru pada menit 22 The Citizen benar-benar mencetak gol. Bek kiri mereka, Danilo berhasil memanfaatkan umpan Bernardo Silva dan memasukkan bola ke gawang melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.

ederson
@premierleague

Empat menit berselang, tim tamu nyaris menambah keunggulan. Tapi kali ini Pope berada pada posisi yang tepat ketika menahan tendangan Sergio Aguero. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk kemenangan City tidak berubah.

Pada babak kedua, pemuncak klasemen Liga Inggris itu tidak mengendurkan serangan. Beberapa peluang berhasil mereka dapatkan, tapi penampilan gemilang Pope di bawah mistar gawang membuat gol tidak bertambah.

Burnley yang hanya sesekali melakukan serangan balik justru berhasil menyamakan kedudukan. Adalah Johann Gudmundsson yang mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil memanfaatkan umpan Matthew Lowton dari sisi kiri pada menit 83.

City yang terkejut dengan gol tersebut kembali mengurung pertahanan lawan. Namun, hingga laga usai tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta. Tambahan satu poin tidak berpengaruh banyak pada kedua tim.

City masih berada di puncak klasemen dengan 69 poin unggul 16 angka dari Manchester United di peringkat dua. Sedangkan Burnley tidak beranjak dari peringkat tujuh dnegan raihan 36 angka.

https://www.youtube.com/watch?v=YpQCw55A_44

Susunan Pemain:

Burnley (4-4-1-1): 29-Nick Pope; 3-Charlie Taylor, 6-Ben Mee, 28-Kevin Long, 26-Phil Bardsley (2-Matthew Lowton 46’); 17-Johann Gudmunsson, 4-Jack Cork, 13-Jeff Hendrick, 25-Aaron Lennon; 10-Ashley Barnes; 9-Sam Vokes
Pelatih: Sean Dyche

Manchester City (4-1-4-1): 31-Ederson Moraes, 2-Kyle Walker, 4-Vincent Kompany, 30-Nicolas Otamendi, 3-Danilo; 25-Fernandinho; 20-Bernardo Silva, 17-Kevin De Bruyne, 8-Ilkay Gundogan, 7-Raheem Sterling (55-Brahim Diaz 74’); 10-Sergio Aguero
Pelatih: Pep Guardiola

Tak Terpakai di City, Danilo Ingin Pulang ke Porto

Football5Star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Danilo, dikabarkan ingin pulang ke Porto. Hal ini tak lepas dari situasinya di Etihad Stadium yang tak kunjung mendapat tempat utama. Namun, raksasa Portugal itu tampaknya hanya ingin meminjamnya di sisa musim ini.

Pemain 26 tahun tersebut memang tak asing dengan Porto. Sebelum hijrah ke Real Madrid, ia adalah pemain pujaan publik Estadio do Dragao. Dirinya pun sudah mengoleksi 119 penampilan untuk klub berjuluk Naga itu antara 2012 hingga 2015.

Hanya mengoleksi tujuh pertandingan musim ini, Danilo disinyalir mulai tidak betah dengan kehidupannya di Inggris. Menurut The Sun, satu-satunya tim yang ingin disinggahi selanjutnya adalah Porto.

DaniloFCBasel1893vFCPortoUEFAChampionsbFLDsQNnO40l
zimbio.com

Kendati demikian, Pep Guardiola tampaknya belum mau melego pemain asal Brasil tersebut. Terlebih saat ini timnya tengah dilanda krisis lini belakang setelah John Stones dan Vincent Kompany menderita cedera.

Baik Porto dan Danilo tampaknya tidak peduli dengan persoalan tersebut. Terlebih bagi sang pemain yang ingin mengamankan tempatnya di Piala Dunia 2018 bersama Tim Samba. Makin jarangnya ia merumput bersama City tentu akan membuat peluangnya berlaga di Rusia kian kecil.

Danilo baru bergabung dengan City di bursa musim panas lalu dari Real Madrid, namun bek sayap serba bisa itu hanya tujuh kali turun sebagai starter di Premier League dan Liga Champions.

Danilo: City Terbuka Untuk Lionel Messi

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Danilo, memastikan klubnya selalu terbuka untuk pemain sekelas striker Barcelona, Lionel Messi.

“Kami memiliki skuat yang sangat bagus, tapi semuanya bisa berkembang lebih baik. Messi adalah pemain top. Tentu aku mau bermain dengannya, dia adalah yang terbaik,” kata Danilo kepada Marca.

Dalam beberapa bulan terakhir, Messi terus dikaitkan dengan Manchester City. Pemain asal Argentina itu ingin bereuni dengan mantan pelatihnya, Pep Guardiola. Danilo pun mendukung gagasan ini.

Pemain Manchester City, Danilo
Danilo (Getty Images)

Dalam kesempatan itu, Danilo juga membahas tentang dua pelatihnya, Zinedine Zidane dan Pep Guardiola. Musim lalu, Danilo bersama Zidane membawa Real Madrid juara La Liga dan Liga Champions. Sementara musim ini, ia jadi andalan Guardiola di Manchester City.

“Zidane dan Guardiola adalah dua pelatih hebat. Aku memiliki hubungan yang sangat baik dengan Zidane selama dua tahun berada di Madrid dan sekarang aku memiliki hubungan yang sangat baik dengan Guardiola,” ucap Danilo

Danilo juga menyinggung soal rekannya, Gabriel Jesus, yang bermain gemilang sejak merapat ke Etihad Stadium. “Jesus orang Brasil, tapi aku dulu tidak mengenalnya. Dia mengejutkanku karena kualitas dan kematangannya, meski baru berusia 20 tahun,” ia mengakhiri.

Tiga Pemain Terbaik Saat Ini Versi Danilo

Football5star.com, Indonesia – Setiap pecinta si kulit bundar pasti punya asumsi tersendiri tentang siapa pemain terbaik di dunia saat ini. Begitu pula dengan pemain anyar Manchester City, Danilo. Ia menyatakan bahwa dua mantan rekannya di Real Madrid, Isco dan Marcelo adalah yang terbaik.

Tak hanya kedua pemain tersebut, ia juga melihat pemain termahal di dunia milik Paris Saint-Germain, Neymar, juga salah satu yang terbaik. Kendati hanya dua musim membela Madrid, namun Danilo melihat kualitas yang baik dimiliki oleh Isco dan Marcelo.

“Saya memberitahu teman-teman saya bahwa ada tiga pemain yang saya lihat melakukan hal-hal terbaik lainnya dalam latihan, “katanya dikutip dari Marca, Sabtu (30/9/2017).

” Yang satu adalah Neymar, yang lain adalah Isco dan yang lainnya adalah Marcelo. Marcelo luar biasa. Seperti yang dia inginkan bola, seperti Isco. Dari segi kemampuan dan kualitas, dia adalah yang terbaik dari semuanya,” lanjut pemain asal Brasil itu.

Bersama Manchester City, Danilo langsung regular bermain. Dari enam pertandingan yang telah berlangsung di Liga Inggris, ia hanya satu kali dibangkucadangkan. Dirinya mengakui sangat senang berada di klub barunya, apalagi diasuh oleh Pep Guardiola.

“Sekarang saya sangat senang di Manchester. Kami disambut dengan hangat. Mampu bekerja sama dengan Pep Guardiola membuat saya sangat bahagia, karena dia adalah profesional yang selalu saya akui, sekaligus profesional yang berbakat,” ungkapnya.

 

Danilo Sebenarnya Masih Nyaman Di Madrid

Football5star.com, Indonesia – Rekrutan anyar Manchester City, Danilo, mengakui bahwa Real Madrid adalah tempat yang nyaman baginya. Namun, Danilo ingin mempunyai pengalaman dan tantangan bersama klub baru. Faktor jam bermain yang kurang juga menjadi alasan mengapa ia memilih untuk pindah.

“Saya butuh perubahan, dinamika lain. Saya merasa sangat nyaman di sana, dengan rekan tim dan pelatih saya, tapi saya harus bermain di tempat lain dan saya berharap bisa melakukannya di Manchester City,” ungkap Danilo dikutip dari Marca, Kamis (27/7/2017).

Pemain berkebangsaan Brasil itu juga menuturkan bahwa tidak mudah untuk meninggalkan Santiago Bernabeu. Faktor karier dan keluarga yang menjadi alasan ia pindah. Bersama City, ia punya pengharapan yang tinggi agar bisa sukses di klub asal Manchester tersebut.

“Tidak mudah untuk pergi, tapi saya harus memikirkan diri sendiri dan keluarga saya. Ada masa-masa sulit, tapi mereka (madrid) membantu saya tumbuh. Zidane sudah seperti ayah bagi saya,” kata pemain berusia 26 tahun tersebut.

Meski telah berpindah tim, Danilo tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Madrid. Ia punya pengalaman berharga saat mampu bersama klub tersukses di Eropa itu dua kali mengangkat trofi Liga Champions pada 2016 dan 2017.

Danilo tampil saat The Citizens mengalahkan Los Merengues dengan skor telak 4-1 dalam ajang International Champions Cup 2017, di Stadion Los Angeles Memorial, Kamis (27/7/2017). Pada pertandingan tersebut pemain bernomor punggung tiga itu tampil menggantikan Leroy Sane pada menit ke-80.

 

Alaba Anggap Wajar Guardiola Beli Fullback Mahal

Football5Star.com, Indonesia – David Alaba, bek kiri Bayern Munich, menganggap wajar langkah eks pelatihnya yang kini menangani Manchester City, Pep Guardiola, membeli fullback berharga mahal. Menurut pemain asal Austria tersebut, Guardiola terpaksa melakukan itu karena keterbatasan fullback bagus saat ini.

“Sekarang ini tak banyak fullback berkualitas. Mungkin hanya lima di sisi kanan, tiga, dua, atau lima di sisi kiri, fullback yang berada di satu level,” ungkap Alaba seperti dikutip Manchester Evening News, Selasa (25/7/2017).

“Tidak mudah menemukan fullback sangat bagus di bursa transfer saat ini. Jika menginginkan yang bagus, aku kira pastilah harganya mahal,” lanjut pemain yang di timnas Austria bermain sebagai gelandang itu.

Di bursa transfer kali ini, The Citizens telah mengeluarkan uang sebesar 240,5 juta euro. Dari jumlah itu, 138,5 juta euro di antaranya digunakan untuk memboyong tiga fullback. Pertama, bek kiri Benjamin Mendy seharga 57,5 juta euro. Kedua, bek kanan Kyle Walker senilai 51 juta euro. Ketiga, bek kanan Danilo yang ditebus dengan uang 30 juta euro.

Bila dilihat ke belakang, sektor sayap pertahanan memang selalu menjadi perhatian Guardiola. Saat ditunjuk sebagai pelatih Barcelona pada 2008-09, dia memboyong bek kanan Dani Alves dari Sevilla. Harganya pun mahal, 35,5 juta euro. Musim berikutnya, giliran bek kiri Maxwell yang dibeli dari Inter Milan.

Sementara itu, ketika mengasuh Bayern pada 2013-14 hingga 2015-16, dia tak membeli fullback baru. Itu karena sudah ada Philipp Lahm dan Alaba yang sangat kuat di kedua sisi.

Danilo Ungkap Alasan Tolak Chelsea

Football5star.com, Indonesia – Bek asal Brasil, Danilo, menolak pinangan Chelsea dan memilih bergabung dengan Manchester City. Apa alasan mantan pemain Real Madrid itu menolak pinangan The Blues?

“Itu terjadi sangat cepat. Aku berlatih dengan Real Madrid, manajer Man. City, Pep Guardiola, kemudian meneleponku dan aku sangat termotivasi untuk pindah dan mulai bekerja dengannya,” kata Danilo seperti dilansir Manchester Evening News, Rabu (26/7/2017).

Man. City mendatangkan Danilo pada akhir pekan lalu. The Citizens membeli sang pemain seharga 26,5 juta pounds dengan durasi kontrak selama lima tahun. Kepindahan ini jadi kejutan karena fullback 26 tahun tersebut sebelumnya lebih sering dihubungkan dengan Chelsea.

Bersama Madrid, pemain yang bergabung dari FC Porto pada 2015 bermain dalam 56 pertandingan di semua ajang kompetisi. Ia bukan pilihan utama Los Blancos karena kalah bersaing dengan Dani Carvajal. Hal ini jadi salah satu alasan Danilo pindah.

“Zinedine Zidane mencoba meyakinkanku untuk bertahan, tapi aku yakin, aku perlu perubahan. Aku perlu memikirkan lebih banyak tentang diriku dan menemukan tempat di mana aku memiliki lebih banyak pilihan. Bukan keputusan yang sulit untuk memilih Man. City daripada Chelsea. Saat Man. City dan Pep menelepon, aku tahu apa yang harus kulakukan.”

“Aku tidak ragu lagi, kami bisa memenangi Liga Champions. Itu sebabnya aku memilih tim ini. Di semua tim yang aku bela, tujuannya selalu sama. Aku akan mencoba yang terbaik untuk beradaptasi. Mungkin aku melihat potensi di tim ini dan aku akan melakukan yang terbaik,” tutup Danilo.

Pemain Baru Man. City Terancam Absen Awal Musim

Football5Star.com, Indonesia – Berita kurang baik datang dari Manchester City. Pemain baru mereka, Benjamin Mendy, diperkirakan tak bisa segera melakukan debutnya bagi klub itu. Bahkan, sangat mungkin dia absen pada laga awal Man. City di Premier League. Hal itu diutarakan manajer Pep Guardiola pada Rabu (26/7/2017).

“Sayang disayangkan, dia (Mendy) agak cedera,” ungkap mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut dalam konferensi pers jelang laga International Champions Cup melawan Real Madrid. “Dia tidak akan siap untuk dua hingga tiga pekan ke depan.”

Saat ini, Mendy yang baru menjadi bek termahal dunia dengan banderol 57,5 juta euro sudah berada di Los Angeles. Namun, sejak bergabung dengan rekan-rekan barunya di City, dia langsung menjalani perawatan dari tim medis klub itu untuk memulihkan pahanya yang cedera.

Jika benar tak bisa berpartisipasi dalam tiga pekan ke depan, mantan pemain AS Monaco dan Olympique Marseille itu diperkirakan absen pada laga perdana The Citizens di Premier League. Man. City dijadwalkan menghadapi Brighton & Hove Albion pada laga pekan pertama, 12 Agustus 2017.

Guardiola sudah menyiapkan antisipasi atas cedera ringan yang diderita pemain barunya itu. Menurut rencana, dia akan menempatkan bek kanan Danilo sebagai bek kiri darurat selama Mendy absen. Terutama pada laga-laga pramusim.

Selain mengumumkan cedera Mendy, dalam konferensi pers yang sama, Guardiola juga menerangkan alasan pembelian fullback mahal yang dilakukan City. “Saya tentu ingin membayar lebih murah, tapi inilah pasar. Kami punya empat fullback yang semuanya berumur 31 dan 32 tahun. Kami memutuskan meremajakan skuat dan membeli fullback terbaik yang bisa dibeli,” terang dia.

Tekad Danilo Bawa City Taklukkan Liga Champions

Football5star.com, Indonesia – Bek anyar Manchester City, Danilo, bertekad membawa The Citizens ke tangga juara Liga Champions. Ia juga sangat antusias memulai petualangannya di Liga Inggris.

City akhirnya resmi mendapatkan Danilo, Minggu (23/7/2017). The Citizens membeli sang pemain seharga 26 juta euro dengan durasi kontrak selama lima tahun. Danilo dijadwalkan langsung bergabung dengan para penggawa Pep Guardiola yang saat ini sedang menjalani tur pramusim di Amerika Serikat.

“Aku benar-benar menantikan tantangan ini dan akan sangat senang jika bisa memenangi Liga Champions bersama City. Guardiola sangat penting karena aku menyukai gaya permainannya dan dia meyakinkanku dalam pembicaraan yang kami lakukan. Aku tak sabar bekerja sama dengannya. Dia adalah satu alasan, dan juga proyek ambisius klub yang meyakinkanku untuk datang,” kata pemain asal Brasil itu di situs resmi klub.

Pemain kelahiran 15 Juli 1991 ini akan diproyeksikan menggantikan Aleksandar Kolarov yang juga baru saja resmi pindah ke AS Roma. Danilo juga bisa bermain di berbagai posisi.

“Aku tidak punya posisi favorit. Aku terbiasa bermain sebagai bek kanan, tapi kapan pun aku di lapangan, aku selalu bahagia. Guardiola mengatakan bahwa aku akan bermain di beberapa posisi bek kanan, bek kiri dan lini tengah. Aku hanya berharap bisa membantunya seperti yang dia harapkan. Liga Inggris adalah kompetisi yang selalu aku sukai. Jadi aku sangat bersemangat untuk memulai kompetisi pada 12 Agustus,” tambah eks penggawa Santos dan FC Porto tersebut.

Bersama Madrid, Danilo yang bergabung pada 2015 bermain dalam 56 pertandingan pada semua ajang kompetisi. Ia bukan pilihan utama Madrid karena kalah bersaing dengan Dani Carvajal.