Dikritik Karena Main Jelek, Pelatih PSM Bela Maitimo

Football5Star.com, Indonesia – PSM Makassar harus menerima kekalahan di kandang sendiri ketika mereka tumbang dari PSIS Semarang dengan skor 1-0, Rabu (11/9/2019).

Kekalahan ini merupakan yang pertama kali bagi PSM di musim ini untuk kalah di kandang sendiri. Sebelumnya, mereka selalu melibas semua laga kandang dengan kemenangan.

Beberapa pemain pun jadi sasaran amarah para pendukung tim Juku Eja. Di media sosial, ramai kritik yang dilayangkan para suporter kepada dua pemain anyar mereka, Amido Balde dan Raphael Maitimo.

Sasaran kritik pun banyak yang ditujukan kepada mereka. Terutama Maitimo. Bahkan, beberapa suporter pun kecewa dengan penampilan dari pemain naturalisasi asal Belanda tersebut.

Akan tetapi, pelatih PSM, Darije Kalezic membela Maitimo. Pemain yang mengisi pos gelandang tersebut disebutnya tidak membuat kesalahan pada pertandingan tadi. Ketika ia mengganti sang pemain pun murni karena urusan strategi.

“Raphael tidak membuat kesalahan. Kalau pun saya menggantinya dengan Ferdinand Sinaga, itu semata karena saya ingin PSM lebih ofensif,” ujar Darije Kalezic, dikutip Football5Star.com dari bola.com.

Sebelumnya, Darije pun menjelaskan perihal penyebab kekalahan timnya tersebut. Pelatih asal Belanda itu menyayangkan terjadinya gol yang berasal dari kesalahan antisipasi yang dilakukan oleh Aaron Evans.

“Padahal, kami hanya butuh satu gol untuk menang karena PSIS datang ke Makassar dengan permainan bertahan untuk mendapatkan poin. Gol mereka terjadi karena kesalahan dari kami sendiri,” jelas Darije.

PSM Makassar Hadapi PSIS Semarang dengan Skuat Pincang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar dipastikan tak bisa menuruhkan kekuatan penuh ketika menjamu PSIS Semarang di Stadion Mattoangin, sore nanti. Pasukan Ramang tak bisa menurunkan Marc Klok, Firza Andika, dan Ezra Walian.

Ketiganya tak bisa bermain karena masing-masing mengalami masalah kebugaran. Tak hanya ketiga pemain itu, Juku Eja juga tak akan diperkuat oleh Ferdinand Sinaga dan Rizky Pellu yang belum kembali pasca membela timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2020.

“Marc Klok tidak siap 100% untuk laga ini. Firza mengalami sedikit masalah dengan engkelnya setelah kembali dari membela timnas. Dia akan mendapat 3-4 hari istirahat,” ujar pelatih PSM, Darije Kalezic dikutip dari laman Sulsel Ekspres.

PSM Makassar - PSIS Semarang - @psm_makassar 2
instagram.com/psm_makassar

Meskipun demikian, Juku Eja diprediksi sudah akan bisa menurunkan Zulham Zamrun. Pemain asal Maluku itu diprediksi sudah akan bisa tampil setelah sempat absen pada partai melawan Persela Lamongan pada 1 September lalu.

Asnawi Mangkualam yang baru kembali dari pemusatan latihan bersama timnas U-23 Indonesia juga akan bisa tampil sebagai bek kanan. Sementara itu, Beny Wahyudi tetap akan menjadi pilihan utama PSM untuk menempati posisi bek kiri.

PSM saat ini baru melakoni 13 partai di Liga 1 musim 2019. Mereka pun berhasil mengumpulkan 23 poin dan saat ini sedang bertengger di posisi delapan klasemen sementara Liga 1. Tertinggal 17 poin dari Bali United yang ada di puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ezra Walian Tak Bisa Langsung Perkuat PSM Makassar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku belum ingin memberikan kesempatan bermain kepada pemain anyarnya, Ezra Walian. Menurutnya, Ezra harus menjalani serangkaian latihan terlebih dahulu sebelum mendapatkan kesempatan bermain.

Dalam dua sesi latihan yang sudah diikuti oleh Ezra, ia belum mampu menunjukkan penampilan terbaiknya. Kalezic pun beralasan bahwa Ezra saat ini masih harus menjalani serangkaian program latihan untuk membentuk kondisi tubuhnya.

“Ezra Walian belum siap bermain. Kondisi dia baru 50 persen fit. Dia harus mengikuti prosedur yang sama yang saya terapkan kepada Zulkifli (Syukur) dan Ferdinand (Sinaga) sebelumnya,” ujar Darije Kalezic dikutip dari laman resmi Liga 1.

Ezra Walian - PSM Makassar - Darije Kalezic - @psm_makassar
instagram.com/psm_makassar

Kalezic juga mengaku belum terlalu memperhatikan performa Ezra di sesi latihan PSM. Saat ini, ia lebih disibukkan dengan persiapan timnya jelang partai lanjutan Liga 1 melawan PSIS Semarang di Stadion Mattoangin akhir pekan nanti.

“Saya tidak terlalu memperhatikan dia hari ini. Karena saya harus memperhatikan pemain yang saya persiapkan untuk pertandingan. Tapi dia harus lebih giat menjalani program yang saya berikan,” beber Kalezic lagi.

Ezra Walian adalah pemain keempat yang mendarat di PSM Makassar pada bursa transfer paruh musim Liga 1. Sebelumnya, Juku Eja sudah terlebih dahulu mengamankan jasa Amino Balde, Raphael Maitimo, dan Firza Andika. Ezra sendiri mendapatkan kontrak berdurasi 3,5 tahun dari manajemen PSM.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ezra Walian Ungkap Alasan Pilih PSM Makassar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Gelandang anyar PSM Makassar, Ezra Walian, mengatakan bahwa Darije Kalezic menjadi salah satu faktor terbesar di balik kedatangannya ke Indonesia. Ia pun mengaku memiliki hubungan yang cukup baik dengan Kalezic yang cukup dikenal di Belanda.

Ezra Walian merupakan pemain keempat yang didatangkan PSM Makassar di bursa transfer paruh musim kali ini. Sebelumnya, mereka sudah mendatangkan Amino Balde, Firza Andika, dan Raphael Maitimo.

“Saya cukup mengenal coach (Darije Kalezic). Dia merupakan sosok yang cukup dikenal di Belanda. Oleh karena itu saya memilih untuk datang ke PSM,” ungkap Ezra dikutip dari laman resmi Liga 1.

Ezra Walian - PSM Makassar - Darije Kalezic - liga-indonesia. id
liga-indonesia.id

Tak hanya itu, Ezra juga mengaku sangat senang karena mendapatkan kesempatan untuk bermain bersama Pasukan Ramang. Ia pun mengaku sempat menolak penawaran dari klub lain. Ezra pun menilai kalau kepindahannya ke PSM merupakan sebuah langkah besar di dalam kariernya sebagai pesepak bola profesional.

“Saya bangga bisa berada di klub besar seperti PSM. Sebelumnya saya sudah bicara dengan coach dan dari pembicaraan itu ada hal baik yang saya dapat dari situ. Saya melihat pemain muda mendapat kesempatan,” kata pemain 21 tahun itu.

“Olehnya itu saya memilih datang ke PSM. Ini langkah besar untuk saya. Ada beberapa klub yang menghubungi saya, namun saya lebih suka filosofi yang ditawarkan PSM,” tandas Ezra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Isu Datangkan Eks Striker Sporting CP, Begini Tanggapan PSM

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, buka suara soal kabar mendatangkan Amido Balde. Dia mengaku sama sekali belum mendengar PSM berniat mendatangkan eks striker Sporting CP itu.

Seperti diketahui, Balde baru saja dicoret dari Persebaya Surabaya. Dia didepak lantaran dianggap kurang memberikan kontribusi maksimal sebagai striker asing. Posisinya digantikan oleh David da Silva.

Ada kabar, PSM tertarik mendatangkan Balde pada bursa tengah musim mendatang. Dia dilaporkan diplot sebagai pengganti Eero Markkanen yang bakal segera dicoret.

Amino Balde - Persebaya Surabaya - persebaya. id 2
persebaya. id

Kendati begitu, Kalezic tak mau banyak berkomentar soal hal itu. “Saya tak mengerti apa yang kamu maksud (soal isu Balde),” bilang Kalezic singkat saat ditanya wartawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (28/8).

Ketimbang soal Balde, Kalezic lebih memilih untuk bicara soal permainan PSM yang mulai percaya diri dalam laga tandang. Meski cuma bermain imbang tanpa gol melawan Persija Jakarta, PSM menunjukkan permainan yang bagus.

“Kalau kamu bandingkan pertandingan kita hari ini dan bandingkan dengan apa yang kita tunjukan di babak kedua di Sleman, itu dua dunia berbeda.
Pemain harus merasa lapar atau mempunyai kemampuan selama 90 menit untuk memenangkan pertandingan,” pungkas dia.

PSM sendiri saat ini masih terpaku di urutan kedelapan klasemen sementara Liga 1 2019. Mereka hanya meraih 20 poin dari 12 pertandingan hasil enam kemenangan, dua imbang, dan empat kekalahan.

Zulham Marah Ketika Diganti, Begini Penjelasan Pelatih PSM

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, buka suara soal aksi Zulham Zamrun yang sempat marah-marah ketika diganti. Menurutnya, hal itu merupakan sikap yang lumrah dari pemain yang ingin berjuang buat timnya.

Seperti diketahui, Zulham ditarik keluar saat PSM bermain imbang tanpa gol di markas Persija Jakarta, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (28/8) menit 81. Dia digantikan oleh pemain baru PSM, Raphael Maitimo.

Kala berjalan ke luar lapangan, Zulham terlihat kecewa dan marah-marah ke arah bench pemain PSM. Kalezic tak mau menanggapi berlebihan soal aksi eks pemain Persib Bandung itu.

Zulham Zamrun Liga 1
Liga 1

“Jujur saja, saya juga tak tahu apa yang terjadi padanya. Saya berharap dia kecewa karena tak senang dengan hasil saat dia meninggalkan lapangan,” ungkap Kalezic usai laga.

Sebab menurutnya kalau pemain puas saat diganti, malah merupakan sikap yang aneh. “Berarti pemain itu tak memiliki karakter yang bagus. Jujur saja, saya juga tidak tahu karena saya harap tak ada apa-apa,” lanjut dia.

Akan tetapi, pelatih 49 tahun itu menyebut kalau semua suasana ruang ganti sama sekali tak ada masalah. Malah, Zulham juga sudah bernyanyi di dalam ruang ganti,

“Saya kira itu biasa saja buat pemain saat diganti. Tak masalah, dia sekarang sedang bernyanyi di ruang ganti,” pungkas eks pelatih De Graafschap.

Pelatih PSM: Semoga Persija Bisa Bangkit Lagi

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mendoakan Persija Jakarta bisa segera bangkit lagi. Dia jua sudah puas pasukannya bisa menahan imbang Persija tanpa gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (28/8/2019).

Pelatih 49 tahun itu sudah menduga sejak awal laga Persija vs PSM memang bakal berjalan sengit. Sebab, kedua tim saling mengetahui kekuatan lantaran sudah sering bertemu dalam beberapa tahun terakhir.

“Sudah tak ada rahasia lagi di antara Persija dan PSM. Saya kira kalau saya hitung-hitung saya sudah menyaksikan 7-8 laga Persija vs PSM sampai sekarang,” bilang Kalezic kepada wartawan.

Darije Kalezic psm
Indra/F5s

PSM, lanjut eks juru taktik Zulte Waregem itu, tampil memuaskan dan memiliki perkembangan signifikan. Pada babak pertama, Juku Eja menurutnya beberapa kali mengancam dengan mengancam gawang Persija.

“Dari titik lemah tersebut, kami mendapatkan beberapa kesempatan. Pada babak kedua, saya harus berikan pujian kepada Persija dan pelatihnya yang memberikan tekanan lebih. Mereka dorong kami sampai setengah lapangan,” papar Kalezic.

Kalezic cukup puas dengan reaksi pasukannya yang tak cuma bermain bertahan. Dia jua mendoakan Persija segera bangkit di laga selanjutnya.

“Saya puas dengan keberanian dan karakter pemain. Ini hasil yang jujur dan adil buat kedua tim. Saya berharap Persija bangkit di pertandingan selanjutnya,” pungkas dia.

Eks Pelatih Eredivisie Bicara Soal Soal Konflik Papua

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Isu rasialisme yang menimpa masyarakat Papua membuat pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic ikut berkomentar. Juru taktik yang pernah mengarsiteki klub Eredivisie, De Graafschap menyebut sepak bola bisa jadi alat pemersatu.

Seperti diketahui, Papua belakangan memanas akibat isu rasialis. Masyarakat Papua melakukan aksi protes di berbagai kota, termasuk Manokwari, ibu kota Papua Barat.

Protes itu dilakukan buntut dari insiden yang terjadi kepada mahasiswa asal Papua di Surabaya yang dituduh melakukan perusakan bendera. Kalezic turut berkomentar soal hal ini.

Timnas Indonesia - Darije Kalezic - PSM Makassar - @psm_makassar 2
Instagram @psm_makassar

“Apa yang terjadi di Papua saya bisa katakan bahwa hal ini kurang bagus, kurang baik untuk semua orang. Saya harap ini selesai dan berakhir dengan cepat,” bilang Kalezic kepada wartawan.

Dalam sepak bola, lanjut Kalezic, hal-hal isu rasialisme jua harus dihilangkan. Sepak bola bisa dijadikan sebagai alat pemersatu dalam kasus Papua ini.

“Tentu saja sepak bola adalah paling populer di Indonesia. Tentu saja pengaruh dari sepak bola sangat besar. Saya kira apa yang kita tunjukkan dalam sepak bola bisa jadi peranan penting yang bisa membuat tindakan,” pungkas dia.

Sepak bola Indonesia juga belakangan mengampanyekan aksi anti-rasialis. Para pemain di Liga 1 ada yang membentangkan kertas dan memakai baju memerangi rasialisme.

Pelatih PSM Bingung Pasukannya Ompong di Laga Tandang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, bingung pasukannya ompong di laga tandang pada Liga 1 2019. Dia saat ini masih mengidentifikasi masalah yang terjadi di dalam skuadnya.

Skuad berjuluk Juku Eja itu memang masih mencari jati dirinya kala berlaga di partai tandang. PSM belum sekalipun menang, dan cuma sekali seri , empat lainnya kalah dalam lima partai tandang.

Rekor kemasukan mereka jua jadi perhatian. PSM sudah kemasukan delapan gol dalam lima laga, alias 1,6 gol per pertandingan. Sedang, mereka jua baru memasukan dua biji gol saja dari lima partai tandangnya.

https://www.instagram.com/p/B1qrucfJhGW/

“Ini pertanyaan menarik, kamu tahu saya baru tiba di Indonesia beberapa bulan. Saya juga bertanya-tanya kenapa pemain tak sama apa yang diberikan di kandang, sepertinya kurang dibanding di tandang,” ungkap Darije Kalezic, kepada wartawan di SUGBK, Selasa (27/8).

Saat ini, Kalezic sendiri masih melakukan investigasi secara khusus di dalam skuadnya. Dia ingin menguak fakta sebenarnya mengapa pemain PSM tak sesemangat seperti main di kandang.

“Kapan investigasi ini akan berhenti, saya juga belum tahu. Kami harus paham, lawan-lawan tandang kami adalah lima atau tujuh klub teratas. Tapi tetap saja kami tak mau cari-cari alasan. Saya berharap pemain lebih berani dan berkarakter saat bermain tandang,” pungkas dia.

Dalam laga nanti, PSM juga tak bisa diperkuat pemain utamanya. Mulai dari Ferdinand Sinaga serta Rizky Pellu yang ke timnas, Bayu Gatra hingga Guy Junior yang tengah cedera.

Eero Markkanen Masih Dapat Kepercayaan dari Pelatih PSM

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku masih ingin memberikan kepercayaan kepada Eero Markkanen untuk menunjukkan penampilan terbaiknya. Ia pun yakin Markkanen akan bisa keluar dari masa-masa sulitnya.

Di awal kedatangannya, Eero Markkanen mampu menunjukkan penampilan yang cukup baik. Namun, pemain asal Finlandia itu gagal tampil maksimal di Liga 1. Ia hanya mendapatkan satu kesempatan untuk tampil sebagai starter.

“Di dua pertandingan ke depan ini dia punya kesempatan untuk menunjukkan dia sudah keluar dari periode sulit. Saya berharap dari semua pemain yang ada dalam tim bertahan. Eero mempunyai masa sulit di belakangnya, dan ini normal untuk setiap pemain,” tutur Darije Kalezic.

Eero Markkanen - PSM Makassar - Darije Kalezic - @eeromark 2
instagram.com/eeromark

Markkanen memiliki peluang tampil karena PSM saat ini tak memiliki striker utama. Pasalnya, Ferdinand Sinaga saat ini sedang menjalani pemusatan latihan bersama timnas Indonesia. Selain itu, Guy Junior juga masih belum bisa tampil karena dibekap cedera.

Dalam beberapa pekan ke depan, Pasukan Ramang akan menghadapi tiga partai sulit. Mereka akan bertandang ke markas PSS Sleman dan Persija Jakarta. Setelah itu, mereka akan menjamu Persela Lamongan di Stadion Mattoangin.

Dalam ketiga pertandingan tersebut, Markkanen diharapkan akan bisa mencetak banyak gol dan menjadi pemimpin Pasukan Ramang dari lini serang. Pasalnya, mereka membutuhkan poin penuh untuk mengatrol posisi di klasemen sementara Liga 1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Darije Kalezic Siap Lepas 10 Pemain Demi Timnas Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku tak keberatan dengan pemanggilan beberapa anak asuhnya untuk membeka timnas Indonesia. Ia bahkan mengaku siap melepas 10 pemain demi kepentingan Skuat Garuda.

Pasukan Ramang sendiri sudah merelakan kepergian dua pemainnya untuk membela timnas Indonesia jelang partai Pra Piala Dunia awal September mendatang. Dua pemain tersebut ialah Ferdinand Sinaga dan Rizky Pellu.

“Saya baru tahu tentang pemanggilan pemain saya. Untuk siapa pun dari pemain PSM Makassar yang dipanggil dan pergi membela Timnas Indonesia saya sangat bangga sebagai pelatih PSM,” kata Darije Kalezic dikutip dari laman resmi Liga 1.

Timnas Indonesia - Darije Kalezic - PSM Makassar - @psm_makassar
instagram.com/psm_makassar

“Saya sama sekali tidak keberatan. Mereka bisa datang dan mengambil 10 pemain saya kalau mereka mau,” tegas Kalezic menambahkan.

Bagi Ferdinand Sinaga, pemanggilan kali ini merupakan sebuah hal yang sangat membanggakan. Pasalnya, ia sudah absen membela Skuat Garuda dalam tiga tahun terakhir. Ia pun yakin akan bisa menunjukkan penampilan terbaik untuk Simon McMenemy.

“Saya senang sekali setelah tiga tahun saya absen di timnas dan sekarang saya baca di banyak media nama saya dipanggil untuk membela timnas Indonesia. Harapan saya untuk memberikan yang terbaik karena sudah dipercaya,” tegas Ferdinand.

Ferdinand terakhir kali mengenakan seragam timnas pada tahun 2016 lalu. Ketika itu, ia menjadi bagian dari pasukan Alfred Riedl yang berlaga di ajang Piala AFF.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jadwal Padat, Darije Kalezic Turunkan Intensitas Latihan PSM

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku sudah memiliki strategi khusus untuk menghadapi jadwal padat hingga awal September nanti. Ia mengaku akan menurunkan intensitas latihan anak asuhnya untuk menghindari cedera-cedera yang tak diinginkan.

Dalam waktu kurang dari tiga pekan, Pasukan Ramang akan melakoni delapan partai. Ujian pertama mereka datang ketika Barito Putera melawat ke Stadion Mattoangin pada Rabu (14/8) nanti.

Setelah itu, mereka akan menantang Persib Bandung (18/8), PSS Sleman (23/8), Persija Jakarta (28/8). Rangkaian padat Marc Klok dkk akan diakhiri ketika mereka menjamu Persela Lamongan pada 1 September mendatang.

PSM Makassar - Darije Kalezic - Liga 1 - @psm_makassar
instagram.com/psm_makassar

“Dari 1 Agustus hingga 1 September kita memainkan 8 pertandingan. Sehingga kita tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri,” kata Darije Kalezic dikutip dari laman resmi Liga 1.

“Saat ini kita mulai latihan persiapan (menghadapi Barito Putera). Tidak telalu banyak yang bisa kita lakukan. Tiga hari ini, pemain akan mengisi kembali tenaganya untuk bemain kembali. Fokus dalam latihan sangat dibutuhkan,” sambungnya menambahkan.

Pada partai melawan Borneo FC akhir pekan lalu, PSM harus menelan kekalahan. Menurut Kalezic, kekalahan tersebut datang karena PSM tak menurunkan skuat terbaiknya di Stadion Segiri, Samarinda. Pemain-pemain yang absen pekan lalu adalah Eero Markkanen, Aaron Evans, Guy Junior serta Wiljan Pluim.

“Saya sudah bilang, kita tidak main dengan empat pemain inti. Tentu saja mempengaruhi performa tim,” tutup Kalezic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bawa PSM Juara, Darije Kalezic Minta Ini ke Manajemen

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih asal Swiss Darije Kalezic yang melatih PSM Makassar ternyata memiliki permintaan pasca membawa tim berjuluk Juku Eja itu meraih gelar Piala Indonesia, Kamis (8/8/2019),

Darije mengatakan bahwa untuk terus mendukung raihan prestasi dari PSM Makassar sudah saatnya tim ini memiliki stadion berkualitas. Menurutnya stadion baru akan bisa memotivasi pemain untuk meraih gelar berikutnya.

“Kota Makassar sudah menunggu 19 tahun untuk membuat tropi kembali ke sini. Dan waktunya lama sekali dan normalnya yang harus dikerjakan sekarang adalah infrastruktur, organisasi, dan sebagainya,” kata Darije seperti dikutip dari antaranews.

“Jika sudah dilengkapi baru bisa mengejar tropi berikutnya,” tambahnya.

Darije Kalezic bertekad bawa PSM Makassar akhiri paceklik gelar dengan mengalahkan Persija jakarta pada final Piala Indonesia 2018-19.

Ditambahkan oleh Darije, suporter PSM layak untuk mendapatkan stadion berstandar. Sebagai kota yang memiliki penduduk cukup banyak, Makassar memang sudah saatnya memiliki stadion yang bagus.

“Selain itu, akomodasi serta infrastruktur, pembinaan usia muda juga harus dimiliki untuk bisa mendatangkan prestasi ke kota Makassar,”

“Mereka (suporter) tidak layak untuk tidak memiliki stadion yang bagus dan sesuai standar,” tambahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Akhiri Penantian Gelar Hampir Dua Dekade, Ini Kata Pelatih PSM Makassar

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Darije Kalezic memuji upaya besar CEO Munafri Arifuddin dan semua pemainnya setelah laga PSM Makassar vs Persija Jakarta. Ia juga bangga dapat turut memberikan kontribusi membuat tim berjulukan Juku Eja sukses memenangi trofi Piala Indonesia

Pertandingan PSM Makassar vs Persija yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Selasa (6/8/2019), berhasil dimenangi tim tuan rumah. Skuat asuhan Darije Kalezic menuai kemenangan 2-0 pada laga leg kedua final Piala Indonesia.

Kemenangan tersebut membuat PSM berhak atas status juara dengan keunggulan agregat akhir 2-1. Sebelumnya, mereka mengalami kekalahan 0-1 di Jakarta.

Kepastian tersebut juga membuat PSM bisa mengakhiri penantian hampir dua dekade atau selama 19 tahun untuk dapat kembali memenangi trofi. Terakhir, mereka menjadi kampiun terjadi pada 1999-20 di pentas Liga Indonesia.

Sebagai pelatih, Darije Kalezic mengaku turut senang karena bisa membantu dan memberikan kontribusi mendulang kesuksesan tersebut. Ia juga tidak lupa mengapresiasi semua pemainnya.

“Munafri Arifuddin (CEO PSM) juga telah bekerja keras bertahun-tahun agar bisa memenangi trofi. Saya juga ikut bahagia bisa membawa trofi ke Makassar,” kata Darije Kalezic seperti dikutip Football5star.com dari Antara setelah laga PSM Makassar vs Persija Jakarta.

“Saya tidak bisa memuji individu pemain. Bagitu pun dengan semua pemain yang tidak terpilih dan masih berada di bangku cadangan. Semua pemain bagus dan patut mendapat apresiasi,” ujarnya.

https://www.instagram.com/p/B00e2sFFMKp/

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Melemah karena Hal Ini

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Darije Kalezic mengungkapkan faktor utama yang membuat timnya bisa menang di laga PSM Makassar vs Persija Jakarta. Tim beralias Juku Eja pun keluar sebagai kampiun Piala Indonesia.

Pertandingan PSM Makassar vs Persija yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Selasa (6/8/2019), berhasil dimenangi tim tuan rumah. Skuat asuhan Darije Kalezic menuai kemenangan 2-0 pada laga leg kedua final Piala Indonesia.

Kemenangan tersebut membuat PSM berhak atas status juara dengan keunggulan agregat akhir 2-1. Sebelumnya, mereka mengalami kekalahan 0-1 dari tim beralias Macan Kemayoran di Jakarta.

Kepastian tersebut juga membuat PSM bisa mengakhiri penantian selama 19 tahun untuk dapat kembali memenangi trofi. Terakhir, mereka menjadi kampiun terjadi pada 1999-20 di pentas Liga Indonesia.

Darije Kalezic menilai kartu merah yang diberikan kepada Sandi Sute di babak pertama telah melemahkan kekuatan Persija.

“Persija mendapat banyak kartu kuning untuk bisa menghentikan pergerakan kami. Mereka tahu, mereka lemah setelah keluarnya kartu merah,” ujar Darije Kalezic seperti dikutip Football5star.com dari Antara.

“Sepanjang 90 menit, tidak ada ancaman berbahaya pertahanan kami. Saya ingin memberikan pujian kepada pemain, staf, fan, dan semuanya atas apa yang telah dilakukan hari ini,” katanya.

https://www.instagram.com/p/B00e2sFFMKp/

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Ingin Akhiri Paceklik Gelar dengan Juarai Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Satu misi khusus diusung PSM Makassar pada leg kedua final Piala Indonesia 2018-19, Minggu (28/7/2019). Pasukan Ramang ingin memutus paceklik gelar yang telah berlangsung hampir dua dekade. Hal itu diungkapkan pelatih Darije Kalezic jelang laga menjamu Persija Jakarta.

PSM Makassar untuk kali terakhir merengkuh gelar juara pada perhelatan Liga Indonesia 1999-00. Kala itu, Pasukan Ramang menang 3-2 pada laga final melawan Pupuk Kaltim. Dua dari tiga gol mereka dicetak oleh Kurniawan Dwi Yulianto.

Musim lalu, PSM Makassar hampir saja menyudahi paceklik gelar tersebut pada Liga 1 2018. Namun, Zulham Zamrun cs. urung juara karena hasil-hasil kurang bagus pada pengujung musim. Gelar juara pada akhirnya direngkuh Persija Jakarta, lawan pada final Piala Indonesia 2018-19.

PSM Makassar diyakini Darije Kalezic bisa membalikkan keadaan pada leg kedua final Piala Indonesia 2018-19.
pssi.org

“Kami bahagia dengan apa yang telah pemain lalukan sampai saat ini. Kita punya kesempatan dari awal untuk mendapatkan trofi, saatnya kita bertarung memenangkan trofi itu sekaligus membawanya pulang ke Makassar setelah 19 tahun melanglang buana,” urai Darije Kalezic, Sabtu (27/7/2019), seperti dikutip Football5Star.com dari Antara.

Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu optimistis timnya mampu tampil sebagai juara dan mengakhiri paceklik gelar meskipun kalah 0-1 pada leg pertama di Jakarta sepekan silam. Dia yakin Pasukan Ramang akan mampu membalikkan keadaan dengan dukungan penuh para suporter.

PSM Makassar Biasa Cetak 2 Gol di Kandang

“Pemain sudah siap. Kami sudah kalah di Jakarta dengan skor 1-0. Kita harus berjuang maksimal di kandang dan berharap dengan adanya dukungan dari suporter akan membuat pemain lebih termotivasi untuk melakukan apa yang mereka bisa,” ujar Darije Kalezic.

Mengenai keharusan mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan, pelatih berumur 49 itu tak risau. “Hampir setiap pertandingan kandang, kami mencetak dua gol atau lebih, dan itu merupakan fakta. Apa yang harus kita lakukan itulah yang biasa kami harus lakukan,” kata dia.

PSM Makassar dan Persija Jakarta sama-sama membidik gelar pertama pada ajang Piala Indonesia. Bedanya, Macan Kemayoran pernah sekali ke final, sedangkan Pasukan Ramang baru kali ini tampil pada laga puncak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cristiano Ronaldo Disebut Tak Akan Bisa Gantikan Guy Junior

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, membela penampilan buruk yang ditunjukkan oleh Guy Junior di partai leg pertama final Piala Indonesia. Menurutnya, seorang Cristiano Ronaldo pun tak akan bisa mengisi peran Guy Junior.

Guy Junior memang sempat mendapatkan kritikan pedas setelah ia tampil buruk di partai melawan Persija Jakarta. Pada partai tersebut, ia tak mendapatkan suplai bola yang mumpuni dan sempat beberapa kali gagal memaksimalkan peluang emas.

“Dia (Junior) gagal mencetak gol karena dia tidak mendapatkan suplai bola yang bagus selama 90 menit. Kita hanya memainkan bola panjang ke Junior dan dia harus bertarung dengan dua pemain belakang Persija,” tutur Darije Kalezic dikutip dari laman Sulsel Ekspres.

“Dan gara-gara kita kehilangan bola cepat sekali, Junior harus bertahan dan dia bekerja sangat keras untuk tim. Karena itu juga Persija tidak membukukan peluang 100%. Jadi kritik ini tidak tepat sasaran.”

“Sekalipun kita punya Cristiano Ronaldo sebagai striker, dalam situasi pertandingan seperti itu, kalau dia tidak mendapat passing-passing yang bagus, dia tidak bisa melakukan apa-apa,” sambung Kalezic.

Penampilan buruk dari Junior membuat PSM harus takluk dengan skor tipis, 1-0. Kekalahan ini membuat Juku Eja harus bisa meraih kemenagnan dengan skor minimal 2-0 pada partai leg kedua di Stadion Mattoangin pada akhir pekan nanti untuk bisa mengamankan gelar Piala Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kalezic: PSM Hanya Butuh Gelar Juara

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengangga[ satu-satunya yang bisa membuat tenang adalah gelar juara. Pada Minggu (21/7) sore nanti, mereka akan menghadapi Persija Jakarta pada final leg pertama Piala Indonesia 2018 di SUGBK.

Kalezic menilai perjuangan timnya hingga saat ini sudah terbilang maksimal. Oleh karena itu, sebuah pencapaian gelar juara akan menjadi jawaban klimaks bagi kerja keras Marc Klok dkk. Final leg kedua akan berlangsung di Makassar sepekan berselang.

“Saya sangat bangga kepada pemain karena berhasil sampai di final ini. Khususnya jika mengingat bagaimana kami masuk final, periode yang sudah kami jalani. Belum lagi kita bicara AFC dan perjalanan jauh dan jadwal yang ketat,” ucap pelatih asal Swiss tersebut pada konferensi pers, Sabtu (20/7) sore.

Paial AFC - Munafri Arifuddin - Stadion Pakansari - PSM Makassar 2
www.old.football5star.com/YohanesBudiSatrio

“Kami sadari juga harus buat langkah terakhir di sini. Hanya trofi yang membuat kami puas. Soal pertandingan, yang jelas kami sedang dalam mood bagus untuk menang. Kondisi tim pun sedang stabil saat ini,” katanya melanjutkan.

PSM Makassar sukses melenggang ke final setelah mengalahakan Madura United pada semifinal. Tim Juku Eja berhasil lolos dengan agregat 3-2 karena berhasil mencuri gol ketika bermain di kandang lawan. Menang 2-0 di Makassar, dan kalah 1-2 saat tanding di Madura.

“Para pemain tahu apa yang harus dilakukan untuk pertandingan. Intinya, kami harus tetap membagi fokus dengan pertandingan lain juga,” tuturnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih PSM Tak Pusingkan Absennya Pluim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar harus tampil tanpa gelandang andalan mereka, Willem Jam Pluim. Pemain asal Belanda tersebut masih belum pulih dari cedera dan kemungkinan absen melawan Persija Jakarta, Minggu (21/7) sore.

PSM Makassar akan bertanding di final leg pertama Piala Indonesia 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Sementara leg kedua akan gantian berlangsung di Makassar, satu pekan dari sekarang. Melihat kondisi ini, pelatih tim Juku Eja, Darije Kalezic, mengaku tidak panic.

Baginya, pemain-pemain lain yang dimiliki PSM masih mumpuni untuk mengemban tugas. Kalezic juga menegaskan segala sesuatunya masih berjalan sesuai dengan rencana, termasuk soal rotasi pemain di lagan anti.

PSM Makassar - Wiljam Pluim - Tira Persikabo 2

“Justru ini adalah momen kita harus bisa menunjukkan kemampuan tanpa Pluim. Itu yang kami alami pada dua pertandingan awal di Liga 1. Selama yang saya pantau ketika latihan, semuanya berjalan dengan baik. Datang ke Jakarta dan siap bertanding,” ucapnya pada konferensi pers, Sabtu (20/7) sore.

PSM berhasil lolos ke final setelah menyudahi perlawanan Madura United pada babak semifinal. Ferdinand Sinaga dkk mampu mencuri gol tandang ketika leg kedua berlangsung di Gelora Ratu Pamelingan. Secara total, mereka dinyatakan lolos dengan agregat 3-2.

“Jadi, saya rasa tidak ada tekanan soal absennya Pluim saat ini. Walaupun kalau ditanya jelas memang kami membutuhkan kehadirannya di atas lapangan,” tutur Kalezic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Darije Kalezic Bangga Lihat Perjuangan Para Pemain PSM

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, merasa bangga melihat perjuangan yang diperlihatkan oleh anak asuhnya pada partai melawan Becamex Binh Duong, Rabu (26/6). Menurutnya, permainan PSM sudah memberikan citra yang positif untuk sepak bola Indonesia.

PSM sebenarnya mampu meraih kemenangan dengan skor 2-1 ketika menjami Becamex di Stadion Pakansari sore tadi. Namun, kemenangan tersebut tetap gaga membawa Pasukan Ramang melaju ke babak final zona ASEAN karena Becamex memiliki keunggulan gol tandang.

“Reaksi pertama saya adalah, saya merasa sangat bangga. Saya rasa, mereka telah memberikan citra yang baik untuk sepak bola Indonesia. Mereka pantas mendapat pujian setelah tampil luar biasa,” kata Darije Kalezic di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Darije Kalezic - PSM Makassar - Becamex Binh Duong - @afccup
twitter.com/afccup

Dalam pertandingan melawan Becamex, PSM merupakan tim yang tampil dominan. Hal itu pun disyukuri oleh Kalezic. Namun, ia menyayangkan kegagalan Pasukan Ramang mencetak gol di babak pertama meskipun tampil mendominasi.

“Kami merupakan tim yang lebih dominan sepanjang 90 menit. Dari dominasi itu, kami berhasil menciptakan beberapa peluang dan mampu mencetak dua gol.”

“Dari dominasi yang kami tunjukkan, saya rasa kami layak mencetak satu gol di babak pertama. Tapi, sayangnya kami malah kebobolan di penghujung babak pertama. Saya harus mengakui kalau mereka mencetak gol yang cantik. Saya harus memberikan pujian kepada pencipta gol pertama dari Becamex,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lawan Becamex, Darije Kalezic Siap Lakukan Beberapa Perubahan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengatakan bahwa dirinya akan melakukan sedikit perubahan pada partai melawan Becamex Binh Duong, (25/6) nanti. Menurutnya, perubahan tersebut perlu dilakukan demi memastikan kemenangan untuk PSM.

Pada partai leg pertama melawan Becamex pekan lalu, Kalezic memutuskan untuk menurunkan Guy Junior sebagai penyerang tunggal. Keputusan ini berbuah buruk karena Pasukan Ramang gagal melayangkan satu pun shot on target selama 90 menit pertandingan.

“Ya kita lakukan evaluasi, kita bicara satu sama lain, apa yang kita lakukan dengan baik dan apa yang tidak kita lakukan dengan baik, dan apa yang perlu kita lakukan jauh lebih baik. Maka kemungkinan besar ada yang kita ubah,” ujar Darije Kalezic dilansir laman Sulsel Ekspres.

Darije Kalezic - PSM Makassar - Becamex Binh Duong - @psm_makassar
instagram.com/psm_makassar

Meskipun menelan kekalahan di markas Becamex, Darije Kalezic mengaku puas melihat penampilan anak asuhnya. Satu-satunya hal yang ia sayangkan adalah kegagalan Rivky Mokodompit menjaga kesucian gawangnya.

“Kita kemasukan gol yang sama sekali tidak penting. Meskipun di pertandingan ke pertandingan di masa depan kita membukukan peluang untuk mencetak gol.”

“Kita kalah di leg pertama 1-0, ini adalah hasil yang cukup sulit diterima. Tetapi hasil ini memberikan kita peluang melenggang ke final. Saya puas dengan seperti apa permainan tim ku. Kami bermain solid melawan tim yang sangat kuat dan solid juga,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Darije Kalezic Kecewa PSM Kembali Main di Pakansari

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku sangat kecewa karena timnya kembali harus menggelar pertandingan kandang di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, bermain di Pakansari memiliki kerugian yang cukup besar untuk kondisi mental para penggawa Pasukan Ramang.

Buruknya kondisi Stadion Mattoanging membuat Juku Eja harus menggunakan Stadion Pakansari untuk menggelar laga kandang di ajang Piala AFC 2019. Eero Markkanen dkk akan kembali tampil di Cibinong pada partai melawan Becamex Binh Duong pada Rabu (26/6) mendatang.

“Kita sebenarnya kecewa karena tidak bisa memainkan pertandingan kedua di depan supporter kita, di stadion kita. Kita tetap bermain jauh dari rumah, ini juga merupakan kekurangan untuk kita,” ungkap Darije Kalezic dilansir laman Sulsel Ekspres.

Darije Kalezic - PSM Makassar - Stadion Pakansari 2
Yohanes/Football5Star.com

“Bukan cuma stadionnya dan supporternya, tetapi ini persoalan yang betul-betul membuat kami merasa tidak bermain di rumah sendiri. Bahkan kita harus menempuh perjalan jauh demi bermain di laga kandang,” imbuhnya menambahkan.

Meskipun mengakui bermain di Cibinong sebagai sebuah kekurangan, Darije Kalezic tak ingin kecewa terlalu lama. Menurutnya, saat ini PSM harus bisa mempersiapkan diri dan membalikkan keadaan pada partai melawan Becamex nanti.

“Kita juga merasa ini suatu kekurangan, tetapi kami menerima ini. Kita tidak akan bicarakan ini. Kita hanya menyiapkan diri kita bagaimana semestinya,” tegas pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Darije Kalezic Tak Masalahkan Jadwal Padat PSM Makassar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku sama sekali tak mempermasalahkan padatnya jadwal pertandingan pada bulan Juni mendatang. Ia pun mengaku tak terlalu banyak memikirkan mengenai pertandingan-pertandingan yang akan datang.

Saat ini, PSM Maksssar masih mengikuti tiga kompetisi. Tiga kompetisi tersebut adalah, Piala Indonesia, Liga 1 dan Piala AFC. Pada akhir Juni mendatang, Eero Markkanen dkk harus melakoni tiga pertandingan dalam jangka waktu sepekan.

“Kita tidak terlalu memikirkan banyaknya pertandingan di depan kita. Kita hanya fokus ke pengembangan tim saja,” ujar Darije Kalezic dikutip dari laman Sulsel Ekspres.

Darije Kalezic - PSM Makassar - @PSM_Makassar 2
instagram.com/PSM_Makassar

“Kalau kita ada satu pertandingan, ya kita fokus di pertandingan itu saja. Setelah pertandingan kita baru memikirjan hal apa yang akan kita putuskan. Saya tidak mau terlalu jauh memikirkan ke depan,” tegas Kalezic menambahkan.

Dari tiga partai Liga 1 yang sudah dilakoni, PSM berhasil menunjukkan penampilan yang baik dan mampu meraih dua kemenangan serta satu imbang. Saat ini, mereka duduk di posisi runner up Liga 1 dengan koleksi tujuh poin. Terpaut dua angka dari Madura United.

Di kancah Asia, mereka akan meladeni perlawanan dari tim Vietman, Becamex Binh Duong pada 19 Juni dan 26 Juni. Laga pertama antara kedua tim akan dilangsungkan di Vietnam dan partai leg kedua akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Hadapi Tira Persikabo Tanpa Wiljan Pluim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kabar buruk menghampiri PSM Makassar jelang partai lanjutan Liga 1 2019 melawan Tira Persikabo. Mereka dipastikan tak akan tampil dengan kapten sekaligus jendral lapangan tengah, Wiljan Pluim.

Wiljan Pluim mengalami cedera ketika PSM menjamu Semen Padang pada tanggal 20 Mei lalu. Saat ini, ia sedang berada di Belanda untuk menyembuhkan cederanya sekaligus memulihkan kondisi. Ia diprediksi baru akan kembali ke Makassar pada pertengahan Juni mendatang.

“Willy sudah pulang ke Belanda untuk memuihkan cederanya. Dia akan mengistirahatkan diri selama dua setengah minggu lamanya. Pada tanggal 8/6/2019 dia akan kembali. Kita juga berharap dia kembali dengan fit,” kata pelatih PSM, Darije Kalezic dikutip dari laman Sulsel Ekspres.

PSM Makassar - Wiljan Pluim - Tira Persikabo
www.old.football5star.com/YohanesBudiSatrio

“Ini adalah cedera yang sama seperti yang dia dapati di musim lalu dan musim sebelumnya. Dia kambuh cedera lutut. Dia kita harapkan sudah bagus untuk ke Vietnam,” imbuh Kalezic menambahkan.

Meskipun tak akan diperkuat oleh Wiljan Pluim, Darije Kalezic tetap yakin Juku Eja akan bisa melanjutkan tren posisitifnya di markas Tira Persikabo. Ia pun mengaku sudah melakukan beberapa persiapan jelang keberangkatan Pasukan Ramang ke Stadion Pakansari, Cibinong.

“Kita sudah tahu kekuatan TIRA sejak pertandingan pertama mereka lawan Perseru Badak Lampung. Mereka solid, mereka punya kualitas, secara fisik mereka juga kuat, jadi semua hal-hal ini perlu kita antisipasi dan kita jaga,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Incar Kemenangan Besar Lawan Badak Lampung FC

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan tipis yang diraih atas Semen Padang pekan lalu ternyata tak membuat pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, merasa puas. Ia pun berharap anak asuhnya bisa meraih kemenangan telak ketika menjamu Badak Lampung FC malam nanti.

Target ini muncul setelah Darije Kalezic melakukan evaluasi dari partai PSM Makassar vs Semen Padang. Menurutnya, keunggulan satu gol atau dengan skor tipis masih terlalu riskan dan lawan bisa saja menyamakan kedudukan atau bahkan berbalik unggul.

“Ini adalah keinginan saya. Saya setuju dengan anda, kita bisa memperlebar jarak dengan pertandingan sebelumnya lebih awal. Untuk mencoba memperlebar jarak 2-0 atau 3-0,” kata Darije Kalezic dikutip dari laman Sulsel Ekspres.

PSM Makassar - Badak Lampung - Darije Kalezic - Liga 1 - baca.co. id
baca.co.id

“Seandainya kita lakukan itu kemarin, ini juga keuntungan buat kita. Kita bisa memastikan pertandingan lebih awal. Saya bicara dengan pemainku seperti itu, dan kita juga akan fokuskan diri kita untuk itu,” imbuh pria 49 tahun itu.

Kemenangan atas Semen Padang membuat PSM kini duduk di peringkat ke-8 dengan koleksi tiga angka dari satu pertandingan. Apabila bisa mengamankan tiga poin dalam laga malam nanti, maka Marc Klok dkk akan bisa merangsek ke papan atas klasemen sementara Liga 1.

Sementara itu, Badak Lampung menjadi salah satu tim yang menelan kekalahan telak di pekan pertama Liga 1. Pekan lalu, Marquinhos dkk harus mengakui keunggulan Tira Persikabo dengan skor 3-0.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bersama PSM Makassar, Kalezic Ingin Harumkan Nama Indonesia

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar lolos ke semifinal AFC Cup zona Asia Tenggara. Kepastian ini didapat setelah klub besutan Darije Kalezic mengalahkan Home United 3-2 di Stadion Pakansari, Selasa (30/4/2019).

Kemenangan yang diraih PSM Makassar membuat mereka kini mengoleksi 11 poin dan memimpin puncak klasemen Grup H. Dengan menyisakan satu pertandingan lagi perolehan poin ini tidak mungkin lagi dikejar klub asal Filipina, Kaya, yang mengoleksi delapan poin di urutan kedua.

Bagi Darije Kalezic, kesuksesan ini tidak hanya dipersembahkan untuk PSM saja. Ia berharap kelolosan klub berjuluk Juku Eja ini juga bisa berdampak bagus untuk sepak bola Indonesia di kancah internasional.

PSM Makassar - Darije Kalezic - Piala AFC - Piala Presiden - @SiaranBolaLivee
@SiaranBolaLive

“Kami memberi performa luar biasa hari ini. Hasil ini membuat kami lolos ke semifinal. Capaian ini sangat bagus untuk PSM, tapi lebih penting lagi ini sangat bagus untuk sepak bola Indonesia,” kata Kalezic saat konferensi pers , Selasa (1/5/2019).

Terkait lawan yang akan dihadapi di semifinal nanti, pelatih yang menggantikan posisi Robert Rene Albert ini belum mengetahui klub mana yang akan menjadi lawan PSM. Dia juga mengaku tidak terlalu mengikuti klub-klub yang sedang berlaga di AFC Cup musim ini.

Satu-satunya klub yang diketahui Kalezic hanyalah raksasa Filipina, Ceres Negros, yang pekan lalu mengalahkan Persija Jakarta 3-2 di Stadion Gelora Bung Karno.

“Saya tidak tahu tim mana saja yang lolos ke semifinal, saya tidak mengetahui tim lainnya di sini. Hanya Ceres Negros klub yang saya ketahui. Mereka sangat bagus selama ini. Tapi sebelum itu kami ingin selesaikan laga terakhir di Laos untuk meraih poin tinggi demi sepak bola Indonesia,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Semua Lawan PSM Makassar Harus Hati-Hati pada Marc Klok

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Marc Klok menunjukkan performa menawan saat PSM Makassar mengalahkan Home United 3-2 di Stadion Pakansari, Selasa (30/4/2019). Berkat penampilan tersebut ia pun mendapat sanjungan dari pelatih Darije Kalezic.

Pada laga Grup H AFC Cup ini ia mencetak dua gol. Berkat golnya itu pula PSM Makassar berhasil membalikkan keadaan setelah sebelumnya tertinggal 0-2.

Berkat penampilan itu pula Darije Kalezic memuji pemain berdarah Belanda tersebut. Bahkan sang pelatih menganggap pemainnya itu akan menjadi momok menakutkan untuk semua lawan yang akan dihadapi PSM Makassar.

kalezic puji psm makassar
www.old.football5star.com/wandasyafii

“Semua tim akan diserang Klok dan mereka semua akan ketakutan menghadapinya. Dua gol ini jadi bukti bahwa dia tak perlu mencetak dua gol tiap pertandingan untuk jadi pemain penting kami,” kata Kalezic kepada awak media saat konferensi pers, Selasa (30/4/2019).

Marc Klok jadi salah satu pemain inti PSM yang tidak dirotasi sang pelatih. Padahal pada laga melawan Home United ini ia melakukan banyak rotasi di berbagai posisi. Namun, nama sang gelandang tetap menempati posisinya.

Terkait rotasi yang dilakukan, Kalezic mengaku itu harus dilakukan karena Juku Eja sedang menjalani pekan padat. Ya, minggu kemarin mereka baru saja menghadapi Bhayangkara FC di Piala Indonesia.

“Kami main tiga hari lalu lawan Bhayangkara dan banyak pemain yang keletihan, apalagi pertandingan kemarin kami bermain dalam kondisi lapangan yang buruk. Jadi saya merotasi beberapa pemain hari ini,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Darije Kalezic Puji Daya Juang PSM saat Kalahkan Home United

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar sukses mengalahkan Home United dalam lanjutan Piala AFC Grup H. Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (30/4/2019) anak asuh Darije Kalezic menang 3-2.

Akan tetapi kemenangan ini diraih dengan susah payah. PSM Makassar harus tertinggal dua gol lebih dulu melalui brace Hafiz Nor di awal babak kedua. Tapi wakil Indonesia ini akhirnya membalikkan keadaan di 20 menit terakhir lewat dua gol Mark Klok dan Guy Junior.

Melihat anak asuhnya mampu membalikkan keadaan, pelatih Darije Kalezic pun memuji performa mereka. Ia juga mengatakan perubahan komposisi pemain jadi penyebab timnya bisa mengejar ketinggalan.

PSM Makassar berhasil menang atas Home United pada lanjutan Piala AFC 2019.
@FSAsiaLive

“Pertandingan hari ini sangat luar biasa. Pada babak pertama kami memulai dengan membuat banyak peluang tapi gagal mencetak gol. Kami juga memulai laga dengan pemain berbeda untuk mengharapkan kebugaran di lapangan,” kata Darije Kalezic kepada awak media, Selasa (30/4/2019).

“Pada babak kedua kami kebobolan dua gol. Apa yang terjadi di lapangan sangat mengejutkan sehingga kami memasukkan pemain baru dan mengubah jalannya pertandingan. Dan akhirnya kami bisa mencetak tiga gol dalam 20 menit. Saya harus memberi pujian kepada semangat pemain,” katanya lagi.

Tidak ketinggalan, pelatih asal Bosnia ini juga mengucapkan terima kasih kepada 500-an suporter yang sudah datang ke Stadion Pakansari untuk mendukung PSM bertanding.

“Kami juga harus mengucapkan terima kasih kepada fan yang luar biasa. Mereka mendukung kami dari awal hingga akhir. Mereka tidak hanya mendukung ketika kami menang saja, tapi juga saat kami tertinggal dua gol,” tuturnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pelatih PSM Akui Timnya Kalah Mental dari Bhayangkara FC

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menegaskan timnya belum menyerah menggapai semifinal Piala Indonesia 2018. Usai kalah dari Bhayangkara FC di leg pertama, Sabtu (27/4), pria asal Swiss tersebut akan memaksimalkan laga kandang pekan depan.

Eero Markkanen dkk harus puas dikalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-4 di Stadion PTIK. Artinya, Juku Eja harus bisa mengejar kemenangan dengan selisih tiga gol untuk bisa lolos. Bisa juga dengan memanfaatkan gol tandang dengan mencegah The Guardians mencetak gol tambahan di Makassar.

Kalezic memaparkan ada sejumlah faktor yang membuat timnya bermain tidak maksimal. Salah satunya adalah gol balasan cepat Vendry Mofu yang membuat skor menjad 3-2 untuk tuan rumah. Padahal, tim tamu baru saja menyamakan kedudukan 2-2 setelah tertinggal 0-2 di awal laga.

Bhayangkara vs PSM
twitter: @PSM_Makassar)

“Para pemain membayar kesalahan yang mereka buat dan kami sempat comeback 2-2. Momen itu kami rasa kami bisa memenangkan pertandingan, yang mana ini tidak perlu. Akhirnya kami kembali kemasukan dua gol,” katanya pada konferensi pers usai pertandingan.

“Sebenarnya, kami memulai pertandingan dengan baik, Anda semua juga bisa lihat sendiri. Secara fisik danmental tidak bagus karena banya kesalahan yang dilakukan. Mungkin ada beberapa momen yang mana kami kurang tenang. Gol ketiga mereka jelas meruntuhkan mental para pemain,” katanya melanjutkan.

Selepas pertandingan ini, PSM tidak langsung kembali ke Makassar, tapi tetap bertahan di Jakarta. Hal ini dikarenakan pada Selasa (30/4) besok, mereka harus menjamu Home United di Stadion Pakansari.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih PSM Keluhkan Padatnya Jadwal Pertandingan

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan yang harus dilalui oleh anak asuhnya. Ia pun mengatakan bahwa tak ada klub di dunia yang sanggup bermain di empat pertandingan dalam jangka waktu 10 hari.

Keikutsertaan PSM Makassar di ajang Piala AFC 2019 dan Piala Presiden tentunya membuat Ferdinand Sinaga dkk harus menghadapi jadwal yang padat. Darije Kalezic pun mengakali hal ini dengan melakukan rotasi pemain di kedua kompetisi tersebut.

Di kompetisi Piala Presiden 2019, Juku Eja tampil dengan pemain-pemain mudanya. Para bintang utama seperti Wiljan Pluim, Rivky Mokodompit dan Zulham Zamrun disimpan untuk berlaga di ajang Piala AFC 2019.

PSM Makassar - Darije Kalezic - Piala AFC - Piala Presiden - @SiaranBolaLivee
@SiaranBolaLivee

“Kami harus melakoni empat pertandingan resmi dari tanggal 6 Maret hingga 16 Maret. Satu pertandingan diantaranya merupakan partai internasional di ajang Piala AFC,” kata Darije Kalezic di sesi jumpa pers pasca pertandingan Piala AFC melawan Lao Toyota, Rabu (13/3).

“Kami tentunya harus bertanggung jawab terhadap kondisi dari para pemain. Karena saya tidak tahu apakah ada klub di dunia yang sanggup bermain empat pertandingan resmi dalam jangka waktu 10 hari,” tutur pelatih berpaspor Bosnia-Herzegovina itu.

Strategi rotasi yang diterapkan oleh Darije Kalezic berbuah manis pada ajang Piala AFC 2019. Di pertandingan melawan Lao Toyota, PSM Makassar berhasil meraih kemenangan besar dengan skor 7-3. Hasil ini tentunya menjadi modal yang sangat positif jelang pertandingan melawan wakil Filipina, Kaya-Iloio di Stadion Pakansari pada 2 April mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]