Pelatih PSM Ungkap Alasan Pemainnya Telat Panas

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic merasa para pemainnya telat panas. Ia merasa permainan anak asuhnya saat melawan Lao Toyota FC sama seperti saat ditahan imbang Home United.

PSM Makassar sejatinya bisa menang dengan skor yang lebih telak saat menjamu wakil dari Laos tersebut. Namun, berbagai peluang yang tercipta pada babak pertama dan kedua gagal dikonversi menjadi gol. PSM Makassar membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 menit untuk bermain lebih santai dan bermain sesuai instruksi pelatih.

“Kami memulai pertandingan dengan sedikit tegang. Permainan mereka sama persis ketika saat pertandingan pertama melawan Home United di Singapura. Namun, setelah 10 hinggga 20 menit kami mulai bermain seperti yang saya inginkan,” ujar Darije Kalezic kepada awak media pada konferensi pers setelah pertandingan, Rabu 13 Maret 2019 di Stadion Pakansari.

Pelatih PSM Makassar Ungkap Alasan Pemainnya Telat Panas - Football5star - Twitter @AFCCup
Twitter @AFCCup

Ketegangan yang muncul pada dua pertandingan awal Juku Eja, julukan PSM Makassar membuat sang pelatih kebingungan.

“Hal ini memunculkan pertanyaan, ‘kenapa kami bermain dengan tegang pada awal pertandingan’. Saya pikir karena ini (Piala AFC 2019) menjadi turnamen internasional pertama yang kami mainkan,” beber Darije Kalezic.

PSM Makassar menang dengan skor 7-3 dalam lanjutan Piala AFC 2019 melawan Lao Toyota FC. Hasil ini membuat Juku Eja berada di peringkat kedua di bawah wakil Filipina, Kaya FC-Iloilo. Pada pertandingan berikutnya, PSM akan kembali bermain di Stadion Pakansari pada 2 April 2019 melawan Kaya FC-Iloilo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih PSM Keluhkan Lapangan Moch Soebroto

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengeluhkan kondisi lapangan di Stadion Moch Soebroto. Tim Juku Eja dijadwalkan menghadapi Barito Putera pada Rabu (6/3) sore.

 Tidak hanya Kalezic, pemain PSM seperti Marc Klok juga mengeluhkan rumput lapangan yang kelewat tinggi. Namun, tidak ada yang bisa dilakukan karena prosedur penunjukan stadion sudah dilaksanakan sejak jauh hari.

Kalezic menargetkan timnya lolos ke babak perempat final. Pada Piala Presiden 2019, PSM tergabung ke dalam Grup C bersama tim kuat Persipura Jayapura, Kalteng Putra, dan tuan rumah PSIS.

Darije Kalezic - PSM Makassar - Piala Presiden - @PSM_Makassar
@PSM_Makassar

“Ini adalah pertama kalinya saya melatih di Indonesia dan belum mengerti bagaimana standarisasi rumput stadion. Saya rasa rumput di sini terlalu tinggi, para pemain juga merasakan hal yang sama,” katanya.

Meski demikian, pelatih berkebangsaan Swiss tersebut tetap berambisi untuk menampilkan yang terbaik. Target awal klub tetap menjadi prioritas runner-up Liga 1 2018 tersebut.

“Kami tetap akan berjuang meski kondisi rumput di lapangan tidak sesuai dengan standar yang saya pahami. Sebab kami sudah terpecah fokus menjalani pertandingan yang lebih banyak dari tim lain di Grup C,” katanya melanjutkan.

Musim ini, PSM tidak hanya disibukkan dengan Piala Presiden dan Piala Indonesia. Mereka juga harus melakoni fase grup Piala AFC 2019. Pekan lalu mereka meraih hasil imbang saat melawan tim asal Singapura, Home United.

PSM Akan Turunkan Pemain Muda di Piala Presiden 2019

Football5star.com, Indonesia – Darije Kalezic mengatakan bahwa Piala Presiden 2019 akan menjadi ajang untuk menguji kekuatan para pemain muda PSM Makassar. Ia pun berjanji akan lebih fokus meramu taktik di ajang Piala AFC 2019.

PSM Makassar akan melakoni laga perdananya di Piala Presiden 2019 pada Rabu (6/3). Juku Eja akan bermain melawan tim promosi, Kalteng Putra di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

“Saya akan memberikan kesempatan kepada pemain muda. Untuk memperlihatkan kualitas mereka kepada saya. Target kita disini (Piala Presiden) untuk melihat kualitas semua pemain dan cara membagi waktu untuk semua pemain ” kata Darije Kalezic dikutip www.old.football5star.com dari laman Sulsel Ekspres.

Darije Kalezic - PSM Makassar - Piala Presiden - @PSM_Makassar
@PSM_Makassar

Jelang pertandingan melawan Kalteng Putra, Pasukan Ramang akan tampil dengan skuat yang tak lengkap. Pasalnya, beberapa pemain harus menepi karena menderita cedera setelah bertanding melawan Home United di ajang Piala AFC 2019 pekan lalu.

Eero Markkanen kini kini sudah berada di tahap pemulihan cedera. Sementara itu, Benny Wahyudi harus menepi hingga beberapa pekan ke depan. Hal itu membuat Darije Kalezic was-was jelang partai melawan Kalteng Putra. Menurutnya, Kalteng Putra merupakan tim yang sangat tangguh dan bisa merepotkan para pemain PSM.

“Pertandingan itu (Melawan Kalteng Putra) adalah pertandingan yang imbang. Kami hanya mendapat satu gol. Kalteng putra bukan lawan yang mudah. Mereka bermain dengan kuat, fisik tim yang kuat,” jelasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tak Tahu Banyak Kualitas Lawan, Pelatih PSM Siap Curi Poin

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar akan memulai petualangannya di Piala AFC 2019 dengan melawat ke markas Home United. Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengaku tak banyak informasi soal Home United yang ia dapat. Meskipun begitu, ia tetap menargetkan bisa mencuri poin.

Kalezic mengaku tak mempersiapkan secara khusus pertandingan melawan Home United. Baginya, pertandingan ini sama dengan pertandingan Juku Eja, julukan PSM Makassar yang lain.

“Pertandingan ini bagi kami sama seperti pertandingan yang lain. Jadi, kami tak memiliki persiapan khusus untuk pertandingan ini,” beber Kalezic saat konferensi pers menjelang pertandingan Home United vs PSM Makassar, Selasa (26/2).

https://www.instagram.com/p/BuVZZ3EAVLH/

Kalezic menjadi pelatih PSM Makassar menggantikan Robert Rene yang mengundurkan diri akibat sakit. Baginya, waktu dua minggu sudah cukup untuk membuat tim menjadi lebih solid. Ia berharap hasil apik yang diraih anak asuhnya kala melawan Perseru Serui bisa diduplikasi di Singapura.

“Kami (pemain dan pelatih) bersama sejak dua minggu, jadi kami telah mengenal satu sama lain. Kami sudah sering berlatih bersama. Kami juga telah bermain di dua pertandingan Piala Indonesia dan kami bermain sangat bagus.

“Jadi, kami berharap bisa menampilkan penampilan yang maksimal pada pertandingan besok. Kami akan berusaha mendapatkan hasil yang maksimal besok dan itu penting untuk perjalanan kami.”

Darije Kalezic mengaku tak memiliki banyak informasi mengenai lawan mereka. Meskipun begitu, minimnya informasi tak akan membuat mereka menurunkan target untuk mencuri poin di Stadion Jalan Besar.

“Kami tak memiliki banyak informasi tentang lawan kami, Home United. Mereka bermain melawan Persija dan pertandingan final di Singapura, hanya itu yang kami tahu tentang lawan kami. Bagi kami yang terpenting kami menunjukkan kualitas dan berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Lawan Home United akan Menjadi Ujian yang Sesungguhnya PSM

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar akan memulai petualangannya di Piala AFC 2019 dengan menghadapi Home United di Stadion Jalan Besar, Rabu (27/2). Menurut pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, pertandingan melawan Home United akan menjadi ujian sesungguhnya.

Setelah menggantikan posisi Robert Rene Albert yang mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih PSM Makassar, Kalezic memang belum bertemu dengan lawan-lawan sulit. PSM praktis hanya bertemu Perseru Serui di Piala Indonesia yang komposisi pemainnya belum terbentuk.

“Di tahapan ini (melawan Home United), setelah dua minggu kami bersama, ini menjadi ujian yang sesungguhnya dan terbesar yang akan kami hadapi. Ujian ini akan menjadi pembuktian di mana kita sekarang berada,” ujar Kalezic kepada Football5star.

PSM Makassar - Piala AFC 2019 - @PSM_Makassar

@PSM_Makassar

Meskipun begitu, Kalezic enggan menjadikan pertandingan melawan Home United sebagai patokan kekuatan mereka. Ia merasa, jalan masih sangat panjang dan para pemain harus terus berkembang.

“Namun, ujian ini tak akan menjamin dan menjadi patokan di mana kita nanti berada dalam lima atau enam minggu ke depan. karena kita baru saja mulai bekerja bersama. Para pemain juga haus belajar banyak hal ke depannya.”

PSM Makassar sendiri telah menjalani latihan perdana melawan Home United pada Senin (25/2) kemarin. Dalam latihan perdana tersebut, Kalezic hanya memfokuskan latihan dengan proses adaptasi lapangan. Baginya, perbedaan rumput di Stadion Jalan Besar dan di Makassar cukup memberikan pengaruh.

“Fokus latihan PSM untuk adaptasi lapangan yang berbeda dengan lapangan milik kami. Untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan karena kami tak pernah bermain dengan rumput sintetis. Perbedaannya sangat besar dengan lapangan kami. Kami gunakan latihan untuk adaptasi,” beber Kalezic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hadapi Home United, PSM Boyong 20 Pemain ke Singapura

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar memutuskan untuk membawa 20 pemain untuk menghadapi tim Singapura, Home United di ajang Piala AFC 2019 pada Rabu (27/2). Pelatih Darije Kalezic memutuskan untuk membawa seluruh pemain kuncinya untuk menghadapi Home United.

Empat pilar asing, Wiljam Pluim, Marc Klok, Aaron Evans, dan Eero Markkanen menjadi bagian dari skuat Juku Eja. Selain itu, pemain naturalisasi, Guy Junior, juga masuk ke dalam skuat. Satu-satunya pemain inti yang tak diboyong ke Singapura adalah Zulkifli Sukur yang saat ini masih menjalani pemulihan cedera.

Pasukan Ramang sendiri dijadwalkan akan berlatih selama dua hari untuk membiasakan diri bermain di lapangan sintetis. Saat ini, PSM disebut sudah mengantongi strategi untuk menghadapi Home United.

PSM Makassar - Piala AFC 2019 - @PSM_Makassar
@PSM_Makassar

“Mungkin pendalaman masalah lapangan. Soal taktikal, kami juga sudah mendapat tambahan informasi terkait kekuatan Home United lewat dari video pertandingan,” kata Asisten Pelatih Juku Eja, Imran Abdullah dikutip dari Indosport.

“Mereka tim yang bagus. Buktinya mereka berprestasi di liga domestik. Kalau pun kemarin kalah lawan Persija, ya itulah sepak bola,” ujar Imran Abdullah menambahkan.

BERIKUT DAFTAR PEMAIN PSM MAKASSAR YANG DIBAWA KE SINGAPURA:

1. Wiljan Pluim
2. Marc Anthony Klok
3. Aaron Michael Evans 
4. Eero Pekka Sakari Markkenen
5. Guy Junior
6. Ferdinand Sinaga
7. Rivky Deython Mokodompit
8. Zulham Malik Zamrun
9. Abdul Rahman 
10. Bayu Gatra Sanggiawan 
11. Taufik Hidayat 
12. Rizky Ahmad Sanjaya Pellu
13. Beny Wahyudi 
14. Hendra Wijaya 
15. Munhar 
16. Rahmat Syamsuddin Leo
17. Rasyid Bakri
18. Arfan
19. Muh.Reza Arya Pratama 
20. Hilman Syah.

https://www.instagram.com/p/BuSTS5xAG-Q/

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Perseru Tak Bermain Seperti Tim Liga 1

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku sangat bahagia usai anak asuhnya meraih kemenangan besar atas Peseru Serui di ajang Piala Indonesia, Sabtu (16/2). Menurutnya, Perseru menunjukkan kapasitasnya sebagai tim Liga 1.

Di ajang Liga 1 musim lalu, Cendrawasih Jingga sempat menahan imbang Juku Eja ketika bermain di Stadion Mattoanging. Namun, permasalahan internal klub membuat Silvio Escobar harus mengakui keunggulan Juku Eja dengan skor 9-0 sore tadi.

“Gol-gol yang terjadi membuat saya bahagia. Walaupun lawan terlihat tidak selevel tim liga 1, namun melawan siapapun tidak mudah mencetak banyak gol. Pemain telah melakukan yg terbaik dan saya memuji itu. Saya juga berikan pujian kepada seluruh suporter PSM,” kata Darije Kalezic di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Perseru Serui - PSM Makassar - Darije Kalezic - Liga 1 - Nusakini
Nusakini

Saat ini, Perseru Serui memang sedang mendapatkan masalah finansial. Hingga kini, mereka belum mengamankan satu pun sponsor untuk mengarungi kompetisi di kasta teratas musim depan. Masalah ini pun dituding akan membuat Cendrawasih Jingga mengundurkan diri lagi Liga 1 musim depan.

Pelatih Cendrawasih Jingga, Choirul Huda mengaku bahwa dirinya sama sekali tak mengetahui soal isu pengunduran diri Perseru dari Liga 1. Ia pun berharap Silvio Escobar dkk bisa terus berkompetisi di kasta teratas musim depan meskipun harus melakukan merger dengan klub lain.

“Kemarin beliau (CEO Perseru) sudah sampaikan dan usahakan. Perseru tetap ikut, soal modelnya bagaimana, katanya lihat nanti. Salah satunya merger dengan tim lain,” kata Choirul Huda dikutip dari Goal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih PSM Pasang Target Tinggi di Piala AFC

Football5star.com, Indonesia – Pelatih anyar PSM Makassar, Darije Kalezic, ternyata memiliki target yang cukup tinggi di kancah Piala AFC musim 2019. Ia tak ingin melihat Juku Eja menjadi tim hiburan di kancah Asia musim ini. Ia pun berharap PSM bisa lolos dari babak grup.

Di kancah Piala AFC musim 2019, Zulkifli Syukur dkk tergabung di dalam grup H. Mereka akan saling sikut dengan Home United (Singapura), Lao Toyota (Laos) dan Kaya-Iloio (Filipina). Partai perdana Juku Eja di kancah Asia akan digelar pada 27 Februari mendatang di markas Home United.

“Saya selalu optimistis. Kami harus menganalisis lawan. Saya kira, kami punya peluang baik untuk melakukan itu (lolos ke fase selanjutnya) dan kami akan melakukan uji coba sambil menunggu pertandingan nantinya,” kata Darije Kalezic dikutip dari Goal.

Darije Kalezic - PSM Makassar - Piala AFC - @PSM_Makassar
@PSM_Makassar

Sebelum berlaga di Piala AFC, PSM harus terlebih dahulu menghadapi Perseru Serui di ajang Piala Indonesia. Partai itu akan digelar pada 15-24 Februari mendatang. Beberapa hari sebelum partai melawan Home United.

“Kami akan mempersiapkan tim ini secara kondisi dan juga secara taktik. Program itu akan bergantung kapan kami akan mainkan Piala (Indonesia) selanjutnya dan kami harus beradaptasi pada saat kami sudah mendengarkan berita tersebut,” jelas Darije Kalezic.

Di kancah Asia nanti, Juku Eja dipastikan tak akan tampil dengan dukungan suporter setianya. Pasalnya, mereka harus menggelar laga kandang di Stadion Pakansari karena Stadion Mattoanging tidak memenuhi standar yang diterapkan oleh AFC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

PSM Tunjuk Pelatih Asal Bosnia untuk Gantikan Rene Alberts

Football5star.com, Indonesia – Selesai sudah pencarian pelatih baru PSM Makassar sepeninggal Robert Rene Alberts. Manajemen baru saja menunjuk pelatih berkebangsaan Bosnia, Darije Kalezic, Sabtu (2/2/2019).

Kalezic akan dikontrak PSM selama satu musim. Tapi manajemen tidak menutup kemungkinan memperpanjang kontrak sang pelatih jika kinerjanya memuaskan.

Pelatih berusia 49 tahun itu pun dijadwalkan akan menyaksikan laga PSM melawan kalteng Putra di ajang Piala Indoensia, Minggu (3/2/2019) di Stadion Mattoangin, Makassar.

Kemungkinan besar dirinya baru akan memimpin latihan Ferdinand Sinaga dkk pada Senin lusa. Nama Kalezic tentu masih asing untuk pecinta sepak bola Indonesia. Maklum saja ini adalah kali pertama ia berkiprah di Indonesia.

Bahkan di kancah sepak bola Asia saja, ia tercatat hanya sekali melatih klub asal Asia, yaitu Al-Taawon, Arab Saudi, pada 2016 lalu. Mengenai kariernya, pelatih kelahiran Swiss ini lebih sering menangani tim-tim Belanda. Tercatat nama-nama seperti Roda JC, PSV U-21, dan De Graafschap pernah ia besut.

Sementara klub terakhir yang ia latih adalah Welington Phoenix asal Selandia Baru. Namun, di klub yang berkompetisi di Liga Australia ini ia hanya mencatatkan empat kemenangan dari 21 pertandingan.

Melihat catatan tersebut, menarik dinantikan apakah Kalezic mampu membawa PSM tetap berada di papan atas Liga 1 2019 dan berbicara banyak di kompetisi Asia musim depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]