Duo Persebaya Direkrut Terengganu FC, Begini Kata Kurniawan Dwi Yulianto

Duo Persebaya Direkrut Terengganu FC, Begini Kata Kurniawan Dwi Yulianto 4

Football5Star.com, Indonesia, – Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, buka suara soal duo Persebaya Surabaya, Makan Konate dan David da Silva di Terengganu FC. Menurutnya, hadirnya dua pemain itu kian menyemarakkan Liga Super Malaysia.

Seperti diketahui, jauh-jauh hari memang klub Malaysia itu ingin mempersatukan kembali Konate dengan David da silva. David sendiri sudah lebih dahulu resmi diperkenalkan oleh Terengganu FC, beberapa hari berselang gantian Makan Konate.

Hadirnya dua mantan pemain Persebaya Surabaya itu di Malaysia, kata Kurniawan, bakal bagus. Apalagi, keduanya memiliki kualitas yang akan bikin Liga Super Malaysia musim 2021 bakal menarik untuk dinantikan.

Bersama Makan Konate, David da Silva Punya Mimpi Besar sepak bola indonesia Resmi ke Terengganu FC, Makan Konate Gatal Bicara Soal David Da Silva

“Saya pikir dengan hadirnya Konate dan David da Silva akan membuat peta persaingan di Liga Super Malaysia semakin seru sih jadinya. Apalagi keduanya kan bagus di Persebaya,” kata Kurniawan Dwi Yulianto saat dihubungi oleh Football5Star.

Sabah FC sendiri disebut sudah setuju dengan Bhayangkara Solo FC soal Saddil Ramdani. Mereka siap membayarkan uang demi mendapatkan jasa Saddil. Selain Saddil, Kurniawan juga kabarnya akan menduetkan Jorge Pereyra Diaz dan Mohamadou Sumareh. Bahkan, dia mengaku sudah sepakat dengan Diaz.

“Kami sudah hampir sepakat dengan Diaz, tapi masih harus mencari latar belakang dia dulu terkait masalah pribadinya ketika dia keluar dari JDT. Lalu soal Sumareh, kita lihat saja nanti,” tutup Kurniawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bersama Makan Konate, David da Silva Punya Mimpi Besar di Malaysia

Bersama Makan Konate, David da Silva Punya Mimpi Besar di Malaysia 8

Football5Star.com, Indonesia – David Da Silva buka suara soal dirinya yang kembali akan berduet dengan Makan Konate di klub Malaysia, Terengganu FC. Dia ingin duetnya itu bisa sama-sama menghadirkan sukses buat Terengganu, seperti ketika di Persebaya Surabaya.

Seperti diketahui, jauh-jauh hari memang klub Malaysia itu ingin mempersatukan kembali Konate dengan David da silva. David sendiri sudah lebih dahulu resmi diperkenalkan oleh Terengganu FC, beberapa hari berselang gantian Konate.

Duet keduanya di Persebaya Surabaya sebenarnya belum terjalin dalam waktu lama. Hal itu karena kompetisi di Indonesia sudah terlanjur dibubarkan. Namun, David dan Konate sama-sama sukses menghadirkan trofi Piala Gubernur Jatim buat Persebaya.

Bersama Makan Konate, David da Silva Punya Mimpi Besar sepak bola indonesia Resmi ke Terengganu FC, Makan Konate Gatal Bicara Soal David Da Silva

“Saya mulai mengenal Konate sejak 2018. Meski hanya semusim bersama, dia gelandang hebat selain mampu mencetak gol,” ungkap David da Silva dikutip dari Berita Harian.

Penyerang berusia 31 tahun itu sebetulnya menjadi nyawa Persebaya dalam beberapa musim terakhir. Bukan tanpa alasan. Dalam 42 kali mentas bersama Bajul Ijo, David sukses melesakkan 35 gol dan enam assist, sebuah catatan yang terbilang istimewa.

“Setelah mengetahui Terengganu FC tertarik untuk mendapatkan kami berdua, saya senang selain bermimpi bisa bersama lagi seperti saat kami main di Persebaya,” tutup David.

Makan Konate sendiri tak terlalu asing dengan kompetisi Malaysia, dan Terengganu khususnya. Sebab, pada 2016 silam dia pernah bermain bersama Terengganu, meski tim keduanya. Dia memperkuat T-Team dan memainkan 21 pertandingan serta mengemas enam gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kolom: Rumput Tetangga Memang Jauh Lebih Hijau

Kolom: Rumput Tetangga Memang Jauh Lebih Hijau 15

Football5Star.com, Indonesia – Rumput tetangga lebih hijau. Sering kita mendengar ujar-ujar tersebut. Singkat tetapi bermakna dalam. Peribahasa yang selalu dilontarkan saat kita mulai merasa tidak puas dengan apa yang sudah kita miliki.

Kiasan itu muncul saat ada perasaan iri dengan orang lain. Ungkapan yang dikatakan saat kita mulai tidak nyaman dengan segala sesuatu yang melekat dalam diri kita.

Nyatanya itu yang mendera sepak bola Indonesia. Sudah beberapa bulan terakhir, berita pemain Indonesia yang memilih hijrah ke negeri tetangga menghiasi nyaris semua media-media olahraga di Tanah Air.

Dari mulai Ryuji Utomo ke Penang FC, Todd Rivaldo Ferre gabung Lampang FC, hingga Syahrian Abimanyu yang diresmikan Johor Darul Takzim. Belum lagi, sejumlah nama seperti Asnawi Mangkualam yang dirumorkan ke Ansan Greeners, Saddil Ramdani yang selangkah lagi gabung Sabah FC, hingga Stefano Lilipaly yang diburu sejumlah klub Malaysia.

Kolom: Rumput Tertangga Memang Lebih Hijau Para Pemain Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri Bersama Ryuji Utomo, Klub Malaysia Punya Banyak Asa Musim 2021

Entah ini berita membahagiakan atau justru sebaliknya. Apakah mereka yang hijrah memang sudah tak memiliki masa depan di sepak bola Indonesia? Perkara gaji, sebenarnya klub-klub Indonesia berani bersaing dengan tim luar negeri.

Bahkan, Ansan Greeners, mengklaim kalau Asnawi Mangkualam rela digaji tak terlalu besar demi bermain di K-League 2. Hal itu diakui sendiri oleh manajemen Ansan, Joo Chan-yong.

“Asnawi menerima gaji tahunan sebesar milyaran di Indonesia. Tapi dia rela memangkas gajinya ketika datang ke K-League. Keadaan tim kami tidak bisa memberi banyak, tetapi Asnawi memiliki keinginan kuat untuk menantang K-League. Dia datang ke Korea dengan mimpi besarnya” ungkap Chan-yong dikutip dari Naver.

sepak bola indonesia Resmi ke Terengganu FC, Makan Konate Gatal Bicara Soal David Da Silva

Tak cuma pemain lokal, legiun import Indonesia pun antre untuk hijrah ke negara tetangga. Malaysia contohnya, klub-klub di sana berhasil mendaratkan, nama seperti David da Silva, Makan Konate, Diogo Campos, sampai Alex Goncalves.

Lantas apa penyebabnya? Tak lain dan tak bukan jelas kompetisi Indonesia yang masih mati suri. Menikmati hiburan si kulit bundar di Indonesia memang kini jadi tontonan yang langka.

Covid-19 bukan cuma melanda Indonesia, tapi dunia. Namun, cuma di Tanah Air saja yang sepak bolanya berhenti akibat pandemi. Kata-kata “Sepak bolanya, Pak” dari Presiden Joko Widodo kepada Menpora Zainudin Amali saat kali pertama ditunjuk seakan menguap begitu saja.

Indonesia Sempat Jadi Primadona

Ketidakjelasan kompetisi di Indonesia pun melatari para pemain pergi. David Da Silva salah satunya. Pemain asal Brasil itu memilih pergi dan bergabung dengan Terengganu FC karena belum jelasnya nasib Liga 1.

“Situasi ini tidak baik bagi saya. Sudah sepuluh bulan saya tidak bermain. Saya harus melangkah. Tidak bisa menunggu situasi ini,” beber David dalam laman resmi Persebaya beberapa waktu lalu.

Padahal kalau menarik mundur dua dekade ke belakang, sepak bola Indonesia punya daya tarik tersendiri di Asia Tenggara. Pemain dari negara-negara ASEAN berbondong-bondong mencari nafkahnya di sini.

Kolom: Rumput Tertangga Memang Lebih Hijau
Dok. Detik

Tak kurang dari 20 pemain ASEAN hijrah ke Indonesia. Mulai dari pemain Malaysia, Safee Sali di Pelita Jaya, Muhammad Ridhuan dan Noh Alam Shah bersama Arema. Lalu, Pradit Taweechai, Nipont Chanarwut, Suchao Nuchnum, dan Sinthaweechai Hathairattanakool di Persib. Mustafic Fachruddin, Precious Emuejeraye, Baihakki Khaizan dan Agus Casmir di Persija, hingga beberapa nama, seperti Khairul Amri, Shahril Ishak, dan Itimi Dickson.

Kosin Persib
Foto: indosport.com

Lantas, sampai kapan? Rumput kita sebenarnya sama-sama hijau, tapi yang membedakannya hanyalah tanahnya, cocok ditanami atau tidak.

*Tulisan ini murni opini pribadi, tanpa bermaksud menyinggung pihak tertentu

Resmi ke Terengganu FC, Makan Konate Bicara Soal David Da Silva

Resmi ke Terengganu FC, Makan Konate Bicara Soal David Da Silva 18

Football5Star.com, Indonesia – Kabar Makan Konate gabung dengan klub Malaysia, Terengganu FC, ternyata bukan isapan jempol belaka. Tim Liga Super Malaysia itu secara resmi mengumumkan kedatangan Konate di sana.

Seperti diketahui, jauh-jauh hari memang klub Malaysia itu ingin mempersatukan kembali Konate dengan David da silva. David sendiri sudah lebih dahulu resmi diperkenalkan oleh Terengganu FC, kini gantian Konate.

Kedatangan Konate ke Terengganu FC sendiri diumumkan lewat media sosial resmi klub. Belum diketahui berapa lama pemain asal Mali itu diikat. Tapi, kabar yang beredar Konate diganjar kontrak selama semusim oleh Terengganu.

“SELAMAT DATANG MAKAN KONATE KE PASUKAN
Selamat datang ke pasukan Terengganu Football Club buat MAKAN KONATE!! Pemain tengah yang berasal dari Mali ini bakal beraksi di bahagian tengah buat TFC!” tulis Twitter Terengganu.

Konate pun menyebut kalau sosok David Da Silva jadi salah satu alasannya menerima pinangan Terengganu. Apalagi, dia sudah lama akrab dengan striker asal Brasil itu.

“Saya telah lama mengenal David bahkan sebelum kami bersama di Persebaya. Dari pandangan saya dia merupakan seorang rekan yang baik dan juga sangat berkualitas di depan gawang,” ujar Konate dalam laman resmi klub.

Makan Konate sebenarnya tak terlalu asing dengan kompetisi Malaysia, dan Terengganu khususnya. Sebab, pada 2016 silam dia pernah bermain bersama Terengganu, meski tim B-nya. Dia memperkuat T-Team dan memainkan 21 pertandingan serta mengemas enam gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

David Da Silva “Kerasukan” Ronaldo di Terengganu FC

David Da Silva "Kerasukan" Ronaldo di Terengganu FC 22

Football5Star.com, Indonesia – Eks striker Persebaya Surabaya, David Da Silva, mengaku mengidolakan sosok Ronaldo de Lima saat diperkenalkan oleh Terengganu FC. Dia pun tak menampik kalau gaya permainannya terinspirasi dengan sang legenda.

David Da Silva datang ke Terengganu FC dengan modal istimewa. Penyerang berusia 31 tahun menjadi nyawa Persebaya dalam beberapa musim terakhir. Bukan tanpa alasan. Dalam 42 kali mentas bersama Bajul Ijo, David sukses melesakkan 35 gol dan enam assist, sebuah catatan yang terbilang istimewa.

Penyerang Brasil itu berjanji akan mengulangi sukses di Persebaya saat bermain dengan Terengganu. Apalagi, dia mendapatkan sambutan yang hangat saat berlatih perdana di sana.

David Da Silva Terrengganu FC Malaysia Super League 1 - terengganufc-com

“Terengganu memiliki staf pelatih yang sangat baik. Saya tidak sabar untuk bermain di Liga Super, yang akan menjadi tantangan baru,” kata David dikutip The Star.

“Saya terbuka untuk kemungkinan baru, dan saya tidak sabar untuk membuat para penggemar terkesan,” sambung dia.

Pada saat yang sama, David juga mengaku kalau permainannya mirip-mirip dengan Ronaldo. Hal itu setelah dia punya kecepatan dan kekuatan fisik saat menjadi ujung tombak tim.

“Ya, saya mencintainya. Semua yang dilakukan oleh Ronaldo di lapangan sangat luar biasa. Saya berharap bisa sepertinya,” pungkas David.

Kini, Terengganu juga disebut-sebut akan mendatangkan Makan Konate. Saat ini, mereka sudah memiliki empat pemain asing, yakni David Da Silva, Christopher Herd, Petrus Shitembi, dan Carli de Murga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Di Terengganu FC, David Da Silva Dapat Partner Mantan Pemain Aston Villa

gamespool
Di Terengganu FC, David Da Silva Dapat Partner Mantan Pemain Aston Villa 27

Football5star.com Indonesia – Penyerang asal Brasil, David Da Silva, sudah diumumkan sebagai rekrutan baru Terengganu FC. Di klub asal Malaysia Super League (MSL) tersebut, dia akan berpartner dengan mantan bek Aston Villa, Christopher Herd.

Beberapa jam sebelum pengumuman David Da Silva, Terengganu FC sudah lebih dahulu meresmikan kehadiran pemain bertahan asal Australia tersebut. Christopher Herd menandatangani kontrak selama 1 tahun setelah hijrah dari klub Bangladesh, Sheikh Russel.

Christopher Herd Terengganu FC Malaysia Super League 1 - terengganufc-com
Terengganufc.com

Christopher Herd, yang kini berusia 31 tahun, sempat meniti karier di Liga Inggris sejak usia muda. Dia pernah bergabung dengan tim junior Aston Villa hingga menembus skuat utama pada 2010 dan bertahan lima tahun di sana.

Selain itu, Christopher Herd juga sempat malang-melintang di beberapa klub Inggris dengan status pinjaman. Sebut saa Port Vale, Wycombe Wanderers, Lincoln City, Bolton Wanderers, Wigan Athletic, Chesterfield, hingga Gillingham.

Tak berapa lama sejak kedatangan Christopher Herd, Terrengganu FC pun melengkapi transfer David Da Silva yang memilih cabut dari Persebaya Surabaya. Dengan kontrak satu tahun, Da Silva akan diplot sebagai ujung tombak utama Terengganu FC.

David Da Silva Terrengganu FC Malaysia Super League - terengganufc-com
Terengganufc.com

“Posisi penyerang utama Terengganu FC sah diisi oleh penyerang yang berasal dari Brazil, David da Silva. Hadir dengan kontrak 1 tahun, penyerang berbisa ini memilih jersi bernombor 14 dan bakal menjadi cabaran buat pertahanan pihak lawan untuk mengekang aksi beliau di atas padang,” tulis Terrengganu FC dikutip Football5star.com dari laman resmi klub.

Kabarnya, rekan Da Silva di Persebaya Surabaya, Makan Konate, akan mengikuti jejak menuju Terrengganu FC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

David da Silva Resmi ke Terengganu FC, Makan Konate Menyusul

David da Silva Resmi ke Terengganu FC, Makan Konate Menyusul 30

Football5Star.com, Indonesia – Kabar David da Silva bergabung dengan Terengganu FC tampaknya bukan isapan jempol belaka. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu resmi diperkenalkan oleh tim asal Malaysia tersebut, dan kabarnya Makan Konate akan menyusul.

Memang, sudah beberapa hari terakhir kabar kuat beredar kalau David da Silva bakalan segera diperkenalkan oleh Terengganu FC. Apalagi, striker asal Brasil itu juga sudah tiba di Malaysia. Hal tersebut terkuak setelah salah satu akun suporter Terengganu, memergoki David yang sudah berada di Bandara.

Penyerang asal Brasil itu akhirnya secara resmi diperkenalkan oleh Terengganu untuk musim 2021. Belum dijelaskan berapa lama masa bakti David bermain untuk klub Liga Super Malaysia itu. Namun, kabarnya David hanya dikontrak selama satu musim saja.

“Selamat datang David da Silva ke pasukan Terengganu FC untuk 2021. Penyerang dari Brasil ini akan menjadi ujung tombak utama di Terengganu FC. Selamat datang David,” tulis Terengganu FC dalam Facebook resminya.

Penyerang berusia 31 tahun itu sebetulnya menjadi nyawa Persebaya dalam beberapa musim terakhir. Bukan tanpa alasan. Dalam 42 kali mentas bersama Bajul Ijo, David sukses melesakkan 35 gol dan enam assist, sebuah catatan yang terbilang istimewa.

Bukan cuma David. Tapi, Terengganu FC juga disebut-sebut bakal mendaratkan Makan Konate. Dalam waktu dekat, Konate kabarnya bakal juga diperkenalkan oleh Terengganu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cabut dari Persebaya, Calon Klub Baru David da Silva Mulai Terkuak

Cabut dari Persebaya, Calon Klub Baru David da Silva Mulai Terkuak 34

Football5Star.com, Indonesia – Usai pergi dari Persebaya Surabaya, David da Silva tampaknya sudah mendapatkan calon klub baru. Ialah Terengganu FC yang memang sudah sejak awal disebut-sebut berminat dengan jasa sang bomber.

Seperti diberitakan sebelumnya, David secara resmi sudah mengundurkan diri dari tim berjuluk Bajul Ijo itu beberapa waktu lalu. Kepergiannya jelas merupakan kehilangan buat Persebaya karena David menjadi striker ganas dalam beberapa musim terakhir.

Nah kabar kuat beredar kalau David da Silva bakalan segera diperkenalkan oleh Terengganu FC. Apalagi, striker asal Brasil itu juga sudah tiba di Malaysia. Hal tersebut terkuak setelah salah satu akun suporter Terengganu, memergoki David yang sudah berada di Bandara.

David da Silva - Persebaya Surabaya - @daviddasilva14

David datang dengan salah satu pemain asal Australia yang tak diketahui namanya. Dua pemain asing itu disebut-sebut akan memperkuat Terengganu FC pada pentas Liga Super Malaysia 2021.

Penyerang berusia 31 tahun itu sebetulnya menjadi nyawa Persebaya dalam beberapa musim terakhir. Bukan tanpa alasan. Dalam 42 kali mentas bersama Bajul Ijo, David sukses melesakkan 35 gol dan enam assist, sebuah catatan yang terbilang istimewa.

Persebaya Surabaya sendiri kini cuma menyisakan satu pemain asing, yakni Aryn Williams. Sebab, sebelumnya selain David da Silva, Makan Konate serta Mahmoud Eid juga angkat kaki dari tim kebanggaan masyarakat Surabaya itu. Ketiganya pergi karena memang Liga 1 sampai saat ini belum juga jelas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sosok Ini Ingat Betul Saat David Da Silva Menangis Lawan Arema FC

Sosok Ini Ingat Betul Saat David Da Silva Menangis Lawan Arema FC 38

Football5Star.com, Indonesia – kepergian David Da Silva dan Makan Konate dari Persebaya Surabaya bikin pemain seniornya, Rendi Irwan, begitu kehilangan. Dia mengaku kalau kedua peman tersebut meninggalkan banyak momen indah di Persebaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, David Da Silva lebih dahulu pamitan dari Persebaya karena ketidakjelasan Liga 1 2020. Lalu, beberapa hari kemudian Makan Konate pun menyusul. Keduanya disebut-sebut bakal berkompetisi di Malaysia musim depan.

Kepergian kedua pemain itu bikin Rendi Irwan merasa kehilangan. Momen yang diingat Rendi soal David da Silva adalah saat pemain asal Brasil tersebut menangis di laga Persebaya melawan rival abadi, Arema FC.

David da Silva - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya 2

“Banyak sih, kalau sama David bercanda pasti banyak tapi momen yang paling saya ingat di lapangan ketika lawan Arema waktu itu nangis dia di Kanjuruhan karena kita mengalami kekalahan. Terus akhirnya bisa bangkit karena dia bisa memotivasi sama saya Ruben waktu itu ‘ayo’,” ungkap Rendi dalam laman resmi Liga 1.

“Itu momen sangat berharga bagi saya karena bukan hanya sebagai seorang striker tapi juga bisa memotivasi teman-temannya,” imbuh eks pemain Persik Kediri itu.

Sedang saat bersama Makan Konate, dia menyebut kalau sering bertukar pikiran. Dia mengakui bahwa Konate merupakan pemain berkualitas yang memiliki skill individu luar biasa.

“Saya akui skill Konate memang sangat bagus. Apalagi dia juga ingin juara bersama Persebaya, ini belum tercapai mungkin agak tertunda saja. Mudah-mudahan bisa kembali ke Persebaya lagi,” tutup Rendi Irwan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Surabaya Tak Bisa Tahan Kepergian David da Silva

Persebaya Surabaya Tak Bisa Tahan Kepergian David da Silva 42

Football5star.com, Indonesia – Hengkangnya penyerang asal Brasil, David da Silva, membuat pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, merasa sangat sedih. Menurut Aji, manajemen Bajol Ijo tak bisa menahan keinginan David untuk hengkang.

Seperti yang diketahui, David da Silva resmi meninggalkan Persebaya pada Senin (6/12) lalu. Pemain berumur 31 tahun itu memutuskan untuk hengkang karena nasib Liga 1 yang hingga kini masih belum jelas.

“Saya sendiri sebagai pelatih tentu merasakan kehilangan, karena David sendiri adalah salah satu pemain yang berkualitas. Tetapi kami tidak bisa memaksanya untuk bertahan,” kata Aji Santoso dikutip dari laman Emosi Jiwaku.

David da Silva - Aji Santoso - Persebaya Surabaya - persebaya, id
persebaya,id

Lebih lanjut, Aji juga tak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada David. Menurut Aji, selama memperkuat Bajol Ijo, David merupakan sosok yang sangat populer di mata para pelatih, pemain dan ofisial.

“Apapun itu saya sudah menerima keputusan David. Saya mengirimkan doa terbaik agar David sukses dalam perjalanannya. Jadi saya ucapkan terima kasih kepada David, yang selama ini sudah bekerja sama dengan baik bersama saya, tim pelatih dan semua ofisial,”tutur Aji.

Ini merupakan kali kedua David memutuskan untuk hengkang dari Persebaya. Pada awal 2019 lalu, David sempat pergi dari Persebaya dan bergabung ke klub Korea Selatan, Pohang Steelers.

Akan tetapi, petualangan David di Korea Selatan tak bertahan lama. Pasalnya, ia hanya mampu mencetak dua gol dari 10 pertandingan dan memutuskan kembali ke Persebaya enam bulan setelahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

David da Silva Ingin Bertahan di Persebaya Surabaya, Tapi…

David da Silva Ingin Bertahan di Persebaya Surabaya, Tapi… 46

Football5Star.com, Indonesia – David da Silva diakui sebenarnya sangat ingin bertahan bersama Persebaya Surabaya. Tapi, ketidakjelasan Liga 1 2020 akhirnya membuat dia pergi dan semua itu juga bukan karena uang.

Seperti diberitakan sebelumnya, David secara resmi sudah mengundurkan diri dari tim berjuluk Bajul Ijo itu beberapa waktu lalu. Kepergiannya jelas merupakan kehilangan buat Persebaya karena David menjadi striker ganas dalam beberapa musim terakhir.

Sekretaris Tim Persebaya, Ram Surahman, menyebut kalau David da Silva, sempat ingin terus bertahan bersama tim. Namun apa daya, Persebaya juga tak bisa menahan karena kompetisi Liga 1 juga masih belum pasti.

David da Silva - Persebaya Surabaya - @daviddasilva14

“David da Silva ketika komunikasi dengan kami, dia bertanya bagaimana kelanjutan kompetisi. Ini bukan cuma finansial kan,” ungkap Ram Surahman kepada Football5Star.

“Kata mereka sih, sebenarnya pemain cuma mau main terus. Kalau ada kepastian kompetisi, mereka pun mau diajak bicara,” sambung Ram.

Ram Surahman tak memungkiri kalau seluruh pemain asing Persebaya sebenarnya sangat setia. Buktinya, mereka juga tak ada yang protes saat ada kebijakan gaji dari PSSI. Bahkan saat dipotong sampai 25 persen tak ada pemain Persebaya yang keberatan, terutama legiun import.

“Mereka ini cuma mau main saja. Karena saat ada kebijakan gaji 25 persen dari PSSI, mereka juga menerima semua pemain asing, enggak ada yang protes,” pungkas Ram.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

David da Silva Resmi Mundur dari Persebaya, Klub Asia Berebut

David da Silva Resmi Mundur dari Persebaya, Klub Asia Berebut 50

Football5Star.com, Indonesia – Ketidakjelasan Liga 1 akhirnya bikin David da Silva memilih angkat kaki dari Persebaya Surabaya. Sang striker juga tak menampik telah menerima banyak tawaran dari klub Asia.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebenarnya sudah sepakat Liga 1 2020 akan dilanjutkan Februari 2021. Mereka jua memutuskan kalau kompetisi musim ini akan bertitel Liga 1 2020-2021 karena lintas tahun akibat pandemi COVID-19 dan tak dapat izin keamanan.

Namun demikian, rencana itu masih diragukan karena izin kepolisian pun sampai saat ini belum di tangan. Hal itulah yang melatari keputusan David da Silva untuk memilih cabut dari Persebaya.

David da Silva - Persebaya Surabaya - persebaya. id
persebaya.id

“Situasi ini tidak baik bagi saya. Sudah sepuluh bulan saya tidak bermain. Saya harus melangkah. Tidak bisa menunggu situasi ini,” terang David da Silva dalam laman resmi Persebaya.

Hal ini jelas menjadi kabar baik bagi banyak peminat striker asal Brasil itu. Apalagi, David pun mengaku banyak mendapat tawaran dari beberapa klub di Asia. Hanya saja, sejauh ini, ia belum mengambil keputusan.

“Memang ada beberapa tawaran bergabung. Tetapi, saya masih belum putuskan. Lihat beberapa hari ke depan,” ujar David da Silva.

Manajemen Persebaya pun tak bisa menahan kepergian David. Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, mengakui kalau situasi tak jelas di Liga 1 bikin Bajul Ijo pun tak bisa berbuat banyak.

“Kami menghargai apa keputusan yang diambil David. Siapapun, saya kira memang tidak nyaman dengan situasi ini. Belum ada kepastian akan kelanjutkan kompetisi. Kami pun sama. Menjadi serba salah ketika akan bergerak,” ungkap Candra Wahyudi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Aji Santoso Geleng-geleng Lihat Komitmen David da Silva

Aji Santoso Geleng-geleng Lihat Komitmen David da Silva 54

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, merasa sangat kagum dengan totalitas yang ditunjukkan penyerang asing, David da Silva. Menurut Aji, David langsung berlatih meski baru saja melewati penerbangan selama 30 jam.

David tiba di Surabaya pada Jumat (25/9) malam WIB. Pemain 30 tahun itu akhirnya mendarat di Surabaya setelah menyetujui skema rekontrak yang diajukan oleh manajemen Bajol Ijo.

“Saya ucapkan selamat datang untuk David hari ini. Kondisinya memang belum 100 persen. Tapi, saya salut dia langsung ikut latihan padahal baru saja terbang selama 30 jam,” ujar Aji Santoso dikutip dari laman resmi Persebaya.

David da Silva - Aji Santoso - Persebaya - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

Sementara, David mengaku sangat senang karena bisa kembali bergabung ke skuat Bajol Ijo. Ia mengaku akan bekerja keras untuk kembali ke kondisi 100% dan membantu Persebaya tampil maksimal di Liga 1 2020.

“Saya senang bisa bergabung dengan tim dan saya akan berusaha secepatnya untuk kembali ke kondisi terbaik saya,” kata David da Silva dikutip dari sumber yang sama.

Sebelumnya, David sempat membeberkan alasan memutuskan kembali ke pangkuan Bajol Ijo. Ia mengaku kembali ke Surabaya karena mencintai Bajol Ijo beserta para Bonek dan bonita.

“Halo Bonek Bonita saya kembali. Saya sangat senang (bisa kembali). Saya sudah rindu sekali dengan Persebaya dan Bonek,” kata David dalam video yang diunggah Persebaya.

“Saya cinta klub ini. Karena itu, saya ingin kembali. Saya tidak sabar untuk segera ke sini dan berlatih bersama Persebaya. Apalagi, setelah tahu Makan (Konate), Mahmoud, dan Aryn telah bergabung dengan tim.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

David da Silva Pulang ke Persebaya karena Cinta

David da Silva Pulang ke Persebaya karena Cinta 58

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya akhirnya bisa bernapas lega usai David da Silva tiba dan bertahan. David sendiri mengaku cinta yang membuatnya kembali ke Surabaya.

Seperti diketahui, masa depan striker asal Brasil itu memang sempat menjadi buah bibir. Negosiasi ulang antara manajemen Persebaya Surabaya dengan David da Silva sempat disebut-sebut buntu. Bahkan, beberapa kali tim pelatih sempat melakukan simulasi latihan tanpa sang striker.

Namun demikian, David akhirnya dipastikan bertahan. Striker berkepala plontos itu sudah tiba di Surabaya sejak Jumat (25/9/2020) malam. Kedatangannya jelas bikin Persebaya dan Bonek lega.

David da Silva - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya 2

“Halo Bonek Bonita saya kembali. Saya sangat senang (bisa kembali). Saya sudah rindu sekali dengan Persebaya dan Bonek,” kata David dalam video yang diunggah Persebaya.

Tentu kedatangan David bikin Persebaya kini sudah memiliki skuat yang lengkap. Sebab, tiga pemain asing lainnya, yakni Makan Konate, Mahmoud Eid, dan Aryn Williams jua sudah lebih dahulu berlatih di bawah arahan Aji Santoso.

“Saya cinta klub ini. Karena itu, saya ingin kembali. Saya tidak sabar untuk segera ke sini dan berlatih bersama Persebaya. Apalagi, setelah tahu Makan (Konate), Mahmoud, dan Aryn telah bergabung dengan tim,” tutup David da Silva.

Persebaya jelas lega karena memang Davida merupakan motor serangan klub beberapa musim terakhir. Faktanya, striker asal Brasil itu sudah sukses mencetak 35 gol dan enam assist hanya dalam 42 pertandingan di Persebaya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

David da Silva Akan Tiba di Surabaya Pekan Ini

David da Silva Akan Tiba di Surabaya Pekan Ini 62

Football5star.com, Indonesia – Setelah bernegosiasi selama beberapa pekan, akhirnya David da Silva menyetujui skema rekontrak yang diajukan manajemen Persebaya Surabaya. Pemain asal Brasil itu akan tiba di Surabaya dalam waktu dekat.

Sebelumnya, David da Silva dan Persebaya memang sempat terlibat negosiasi alot mengenai masalah rekontrak. Alotnya proses negosiasi antara kedua kubu sempat membuat David dikabarkan takkan kembali membela Bajol Ijo.

Setelah menyelesaikan proses negosiasi, David langsung mengurus visa agar bisa segera terbang ke Surabaya. Menurut penuturan agen David, Antonio Teles, kliennya akan langsung terbang ke Surabaya ketika sudah menyelesaikan masalah administrasi.

David da Silva - Persebaya Surabaya - persebaya. id
persebaya.id

“Puji Tuhan kita sudah deal dengan Persebaya, dan sekarang tinggal proses menguirus Visa. Setelah selesai David akan berangkat,” ungkap Antonio Teles seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman Emosi Jiwaku.

Teles memprediksi kliennya akan bisa bergabung dengan skuat Bajol Ijo pada Minggu (27/9) mendatang. “Saya berharap minggu ini atau minggu depan sudah bisa bergabung dengan tim.”

Hal ini membuat Persebaya dipastikan tak kehilangan armada asingnya jelang kembali bergulirnya Liga 1 2020. Pasalnya, mereka sudah terlebih dahulu mengamankan jasa Makan Konate, Mahmoud Eid dan Aryn Williams.

Hal ini membuat manajer Persebaya, Candra Wahyudi, semringah. Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemain asing karena mau mengerti situasi di Bajol Ijo saat ini.

“Kami berterimakasih kepada seluruh pemain, memahami situasi sulit yang ada saat ini. Sehingga bisa tetap bersama-sama melanjutkan kompetisi,” kata Candra dikutip dari laman resmi klub.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Manajemen Persebaya Soal David da Silva: Semaunya Dia Saja

Manajemen Persebaya Soal David da Silva: Semaunya Dia Saja 66

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen Persebaya Surabaya kembali buka suara terkait nasib David da Silva yang belum jua tiba. Mereka tak memberi batasan kapan sang striker akan segera tiba di Surabaya.

Seperti diketahui, tim berjuluk Bajul Ijo itu sebenarnya sudah sejak akhir Agustus lalu kembali menggelar latihan menyambut dilanjutkannya Liga 1 2020. Tiga pemain asing mereka sudah lengkap, yakni Makan Konate, Mahmoud Eid, dan Aryn Williams.

Akan tetapi, nama David Silva belum jua menampakkan batang hidungnya di latihan Persebaya. Kabar menyebut kalau memang ada negosiasi yang alot antara Silva dengan manajemen Persebaya perihal gaji yang akan dipotong sebesar 50 persen akibat pandemi COVID-19.

David da Silva disebut-sebut keberatan dengan gaji yang akan dipotong Persebaya. Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, mengabarkan kalau memang pohaknya terus berkomunikasi dengan striker asal Brasil itu.

David da Silva - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya 2

“Tunggu saja. Jelas kami masih terus berkomunikasi dengan dia (David),” ungkap Candra dikutip dari Surya.

Soal kedatangan ke Surabaya, David diberi kebebasan oleh manajemen Persebaya. Intinya, Persebaya berharap striker yang sempat berseragam Bhayangkara FC itu bisa segera tiba. “Tidak ada tenggat waktu. Semampunya dia dan semaunya dia juga,” papar dia.

Persebaya jelas berharap mantan penggawa Pohang Steelers itu bisa kembali ke Surabaya. Apalagi semenjak bergabung, David da Silva sudah mencatatkan total 35 gol dan enam assist hanya dalam 42 pertandingan saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Aji Santoso Angkat Tangan Soal Situasi Kontrak David da Silva

Aji Santoso Angkat Tangan Soal Situasi Kontrak David da Silva 70

Football5sstar.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengaku tak mau ambil pusing mengenai situasi David da Silva yang tak kunjung menandatangani rekontrak. Menurutnya, situasi kontrak David merupakan masalah manajemen Bajol Ijo.

Hingga saat ini, David memang masih belum tentu bakal kembali membela Persebaya pada lanjutan Liga 1 2020 bulan depan. Pemain berusia 30 tahun itu hingga kini masih berada di Brasil dan terus melakukan negosiasi dengan manajemen Bajol Ijo.

“Masalah David da Silva coba hubungi langsung manejemen. “Saya tentunya tidak bisa menjangkau terlalu dalam. Itu urusan David dan menejemen,” kata Aji Santoso seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman Emosi Jiwaku.

Aji Santoso - David da Silva - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya 2
instagram.com/officialpersebaya

Alotnya negosiasi antara Persebaya dan David membuat sang pemain dikabarkan siap hengkang ke klub lain. Jawa Pos melaporkan bahwa Borneo FC bisa menjadi salah satu klub yang dituju David apabila hengkang dari Surabaya.

Sebelumnya, David sempat memberi pernyataan mengenai masa depannya di Persebaya. Ia mengaku belum menandatangani rekontrak karena tak puas dengan tawaran yang diajukan manajemen Bajol Ijo.

“Saya selalu terbuka untuk negosiasi dari awal dan sampai sekarang mereka hanya memaksakan. Seperti Anda, saya juga pantas dihormati atas semua yang saya lakukan dan telah lakukan untuk klub ini yang saya cintai dan berharap semuanya akan diselesaikan secepat mungkin,” kata David David.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Klarifikasi David da Silva Soal Masa Depannya di Persebaya

Klarifikasi David da Silva Soal Masa Depannya di Persebaya 74

Football5star.com, Indonesia – Bomber asal Brasil, David da Silva, akhirnya buka suara mengenai masa depannya bersama Persebaya Surabaya. David mengaku belum menandatangani rekontrak karena Bajol Ijo belum tentu mengikuti lanjutan Liga 1 2020.

David memang santer diberitakan siap angkat koper dari Persebaya Surabaya. David siap hengkang karena tak setuju dengan skema rekontrak yang diajukan manajemen Bajol Ijo.

“Sampai saat ini Direksi Persebaya hanya info ke saya tentang pengurangan kontrak dan belum lanjut negosiasi lain,” tulis David da Silva dalam unggahan di laman Instagram pribadinya.

David da Silva - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

“Melalui agen saya, saya mencoba bernegosiasi dengan Persebaya. Tapi karena klub belum secara resmi ikut kompetisi maka saya disuruh tunggu untuk lanjut nego.”

“Saya menunggu kepastian dari klub untuk saya bisa putuskan masa depan saya di Persebaya,” sambung pemain berusia 30 tahun itu.

Lebih lanjut, David juga mengatakan bahwa sejatinya manajemen Bajol Ijo sudah memberikan penawaran. Akan tetapi, ia tak setuju dengan penawaran tersebut. Ia pun berharap Persebaya akan memberikan tawaran baru dalam waktu dekat.

“Sejauh ini, kesepakatan telah ditawarkan tanpa unilateralisme, yang saya tidak setuju. Setiap orang harus tahu apa yang baik atau tidak baik untuk mereka. Tidak setuju dengan sesuatu adalah normal dalam kesepakatan dan perlu diselesaikan.”

“Saya selalu terbuka untuk negosiasi dari awal dan sampai sekarang mereka hanya memaksakan. Seperti Anda, saya juga pantas dihormati atas semua yang saya lakukan dan telah lakukan untuk klub ini yang saya cintai dan berharap semuanya akan diselesaikan secepat mungkin,” tutup David.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Sudah Kontak dengan David da Silva, Apa Keputusannya?

Persebaya Sudah Kontak dengan David da Silva, Apa Keputusannya? 78

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya akhirnya mengaku sudah melakukan kontak dengan David da Silva terkait renegosiasi kontrak. Tapi, mereka mengaku belum ada hasilnya meski sudah menjelaskan dengan apa adanya kondisi saat ini.

Memang, seperti diketahui semua klub di Liga 1 2020 kini mengacu kepada surat keputusan PSSI nomor 53 terkait sistem dan besaran gaji. Sebab, semua klub diperbolehkan untuk membayarkan gaji maksimal 50 persen dari kontrak kepada para pemain efek pandemi COVID-19.

David da Silva sendiri disebut-sebut menjadi salah satu pemain asing yang keberatan soal nilai kontrak. Manajemen Persebaya sendiri akhirnya langsung menghubungi pemain asal Brasil itu.

Persebaya Sudah Kontak dengan David da Silva, Apa Keputusannya?

“Dalam proses renegosiasi kontrak kami sampaikan situasi apa adanya. Masalah nanti apakah 100 persen, mereka gabung lagi atau tidak, kita lihat. Yang jelas kami berupaya semaksimal mungkin,” ungkap Manajer Persebaya, Candra Wahyudi dalam kanal Youtube resmi tim.

Bukan cuma David da Silva aja, Persebaya jua belum bersepakat soal kontrak dengan dua pemain asing lain, yakni Mahmoud Eid dan Aryn Williams. Baru Makan Konate yang disebut sudah setuju kontrak baru.

“Saya kira ini situasi extraordinary, situasi yang tidak kita inginkan bersama. Di awal musim kami punya proyeksi terhadap tim. Ketika pandemi datang kita tahu bersama semua buyar, dan ini tidak hanya di sepak bola. Saya kira situasi tidak biasa ini situasi tidak normal, ini situasi yang harus kita pahami bersama,” tutup Candra Wahyudi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Agen: Saya Tak Bisa Pengaruhi Keputusan David da Silva

Agen: Saya Tak Bisa Pengaruhi Keputusan David da Silva 82

Football5star.com, Indonesia – Perselisihan masalah rekontrak antara David da Silva dengan manajemen Persebaya Surabaya akhirnya membuat agen sang pemain, Antonio Teles, buka suara. Teles mengaku sudah berusaha keras untuk meyakinkan David agar tak hengkang.

Menurut Teles, keputusan untuk hengkang dari Persebaya diambil langsung oleh David. Ia pun tak bisa berbuat banyak karena sang pemain sudah mengambil keputusan final.

“Kalian harus tahu. Dalam kondisi yang ada, saya sebagai agen tidak bisa berbuat apa-apa. Setiap pemain berhak untuk terima offer atau tidak,” tulis Antonio Teles seperti dikutip football5star dari laman Instagram pribadinya.

Antonio Teles - David da Silva - Persebaya - @daviddasilva14 2
instagram.com/daviddasilva14

“Jika mereka tak terima saya juga hilang klien. Selama ini saya berusaha untuk bekerja dengan klub dan pemain agar kedua pihak sepakat untuk lanjut kontrak.”

“Tapi ini bersih keputusan dari pemain (David). Saya hanya intermediasi negosiasi dengan kedua pihak. Semoga kalian mengerti. Terima kasih,” tutup Teles.

David da Silva memang santer dirumorkan bakal hengkang dari Persebaya. Pemain asal Brasil itu siap angkat kaki karena tak sepakat dengan skema rekontrak yang diajukan manajemen Bajol Ijo.

Kepergian David menambah panjang daftar pemain asing yang hengkang karena tak setuju dengan skema rekontrak. Sebelumnya, sudah ada nama-nama seperti Petteri Penanen (Persikabo), Jonatan Bauman dan Oh In-kyun (Arema FC), serta Mateo Bustos (Persita Tangerang) yang hengkang karena masalah serupa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Beda Sikap Antara Persebaya dan David da Silva Soal Liga 1 2020

Beda Sikap Antara Persebaya dan David da Silva Soal Liga 1 2020 86

Football5star.com, Indonesia – Bomber asing andalan Persebaya Surabaya, David da Silva, merasa senang karena Liga 1 2020 akan dilanjutkan pada Oktober mendatang. Hal ini jauh berbeda dengan sikap Bajol Ijo yang menolak wacana tersebut.

Menurut David, kehidupan tetaplah harus berjalan meski terus dihantui wabah COVID-19. Pemain asal Brasil itu mengatakan kalau semua orang harus kembali bekerja untuk bisa menghidupi keluarganya.

“Pandemi berlanjut dan kita masih berhenti sampai kapan? Setiap orang yang mengatakan tinggal di rumah bisa di rumah dan siapa yang tidak bisa tinggal di rumah apa yang akan mereka lakukan untuk meletakkan makanan di atas meja,” kata David da Silva dikutip dari laman resmi Liga 1.

David da Silva - Persebaya - Liga 1 2020 - persebaya. id
persebaya.id

“Tidak hanya tentang sepak bola tetapi setiap orang memiliki kehidupan dan memiliki keluarga yang peduli sehingga dengan semua perawatan yang diperlukan kita semua harus kembali bekerja,” sambung David.

Persebaya menjadi salah satu dari empat klub yang tak ingin melanjutkan Liga 1 2020. Tiga tim lainnya yang tak ingin melanjutkan Liga 1 2020 adalah Persita Tangerang, Barito Putera, dan Persik Kediri.

Persebaya sendiri ogah melanjutkan kompetisi karena wabah COVID-19 di Surabaya tak kunjung usai. Menurut Bajol Ijo, keputusan melanjutkan kompetisi hanya akan memberatkan para klub peserta.

“Keputusan untuk melanjutkan kompetisi di tengah situasi yang serba tidak pasti justru akan menambah risiko dan beban bagi klub,” kata presiden klub, Azrul Ananda beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asing Tersubur di Era Liga 1

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Asing Tersubur di Era Liga 1 91

Football5star.com, Indonesia – Dunia sepak bola Indonesia di era Liga 1 memang dihuni cukup banyak bomber asing yang menakutkan. Sebut saja nama-nama seperti Marko Simic dan Ezechiel Ndouassel yang cukup ditakuti di Indonesia.

Selain Simic dan Ezechiel, ada juga beberapa bomber asing lainnya yang juga ditakuti para pemain bertahan Liga 1. Berikut www.old.football5star.com sudah merangkum 5 bomber asing tersubur di era Liga 1:

5. ALEKSANDAR RAKIC (33 GOL)
Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain Asing Tersubur di Era Liga 1 Aleksandar Rakic liga indonesia. ic
liga-indonesia,id

Aleksandar Rakic datang ke Indonesia pada 2018 lalu untuk memperkuat PS Tira (kini Tira-Persikabo). Di musim pertamanya, pemain asal Serbia ini langsung tampil moncer dengan sumbangsih 21 gol. Catatan ini membuat Rakic sukses menjadi top skorer Liga 1 2018.

Pada musim 2019, Rakic memutuskan untuk hengkang ke Madura United. Bersama Laskar Sape Kerrab, Rakic tak kehilangan ketajamannya dan sukses mencetak 12 gol.

Musim ini, Rakic kembali berpindah tim dan bergabung ke Barito Putera. Namun, ia belum berhasil menambah pundi-pundi golnya di ajang Liga 1.

4. DAVID DA SILVA (35 GOL)
Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain Asing Tersubur di Era Liga 1 David da Silva persebaya. id
persebaya.id

Sama seperti Rakic, David da Silva merapat ke Indonesia pada 2018 lalu untuk membela Persebaya Surabaya. Di musim perdananya bersama Bajol Ijo, David sukses tampil apik dengan sumbangan 20 gol.

Semusim berselang, ia hengkang ke Korea Selatan untuk bermain bersama Pohang Steelers. Namun, David memutuskan untuk kembali ke Persebaya pada putaran kedua Liga 1 2019. Ia pun sukses menyumbang 14 gol untuk Bajol Ijo musim lalu.

Musim ini, David kembali menjadi pemain andalan Persebaya. Bomber asal Brasil ini sukses mencetak satu gol dari dua laga di Liga 1 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Aji Santoso Izinkan Pemain Asing Persebaya Pulang

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya, Aji Santoso, sudah memberi izin ketiga pemain asing Persebaya untuk pulang. Ia juga mengizinkan pemain lainnya untuk tinggalkan Surabaya dan pulang ke kampung halaman masing-masing.

Dua penyerang asing Persebaya, David Aparecido da Silva dan Mahmoud Eid memutuskan untuk pulang ke negara masing-masing. Hal itu lantaran belum ada kepastian lanjutan Liga 1 2020 yang harus ditangguhkan guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

Sebelumnya, Aryn Glen Williams lebih dulu meninggalkan Indonesia. Pasalnya, pemerintah Australia meminta warga negaranya untuk segera tinggalkan wilayah yang terdampak virus corona. Saat ini Aryn tengah menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel yang terletak di Perth.

Aji Santoso Izinkan Pemain Asing Persebaya Pulang 2
persebaya.id

Eid membenarkan dia akan kembali ke Swedia untuk sementara waktu. Malam ini, dia dan David da Silva akan terbang kembali ke negaranya masing-masing.

“Hari ini kami berdua kembali ke negara asal kami. Saya ke Swedia dan David ke Brazil. Nantinya di Swedia saya tetap berlatih dengan personal trainer. Saya akan melakukan self quarantine di hotel selama 7-10 hari. Baru setelah itu saya bertemu dengan keluarga,” ujar Eid seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi Persebaya.

Pelatih Aji Santoso sendiri berharap kepada anak asuhnya yang memutuskan mudik agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan. Meski pulang kampung, pelatih berusia 49 tahun ini akan tetap memantau para pemain secara online.

“Saya beri kebebasan untuk pulang karena situasi yang masih belum jelas. Untuk jadwal tim kami juga mengikuti arahan dari PSSI. Saya meminta agar semua pemain bisa menjaga diri dan tetap sehat, sampai semua berkumpul lagi untuk menjalani kompetisi. Saya pun mendoakan agar kita semua bisa segera terbebas dari situasi seperti saat ini,” ucap Aji.

Skuad Persebaya mendapat libur sejak 23 Maret lalu. Beberapa pemain bahkan sudah meninggalkan Surabaya dari hari pertama tim diliburkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Kembali Ditinggal Mudik Dua Legiun Asingnya

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Berhentinya Liga 1 2020 membuat klub peserta meliburkan para pemain dari latihan. Langkah ini juga dilakukan Persebaya Surabaya.

Manajemen Persebaya Surabaya juga membebaskan para pemainnya untuk mudik ke kampung halaman. Kebijakan ini pun tidak hanya dimanfaatkan pemain lokal saja. Para legiun asing mereka juga mengambil kesempatan ini untuk pulang ke negaranya masing-masing.

Setelah Aryn Williams lebih dulu pulang ke Australia, dua legiun asing lain seperti David da Silva dan Mahmoud Eid juga melakukan hal yang sama. Eid mengaku akan kembali ke Swedia dan Silva menuju Brasil Rabu kemarin.

David da Silva menilai Persebaya Surabaya harus mematikan Marko Simic, Osvaldo Haay, dan Riko Simanjuntak bila ingin mengalahkan Persija Jakarta.
persebaya.id

“Hari ini kami berdua kembali ke negara kami. Saya ke Swedia dan David da Silva ke Brasil. Nantinya di Swedia saya akan tetap berlatih dengan personal trainer,” imbuh Mahmoud Eid seperti dikutip Football5star dari laman resmi klub, Rabu (1/4/2020).

“Di Swedia saya juga akan melakukan karantina mandiri di hotel selama tujuh sampai 10 hari. Setelah itu barulah saya bertemu dengan keluarga,” ia menambahkan.

Kedua pemain ini dilaporkan telah terbang ke negaranya masing-masing pada Rabu malam WIB. Mereka berangkat dari bandara Juanda, Surabaya.

Adapun kepulangan para pemain asing Persebaya ini sudah mendapat persetujuan Aji Santoso. Walau begitu, sang pelatih berharap mereka bisa menjaga kondisi fisik.

“Saya beri kebebasan pemain untuk pulang karena kompetisi belum jelas. Saya tetap meminta pada semua pemain agar bisa menjaga diri dan tetap sehat,” kata Aji Santoso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Asing Gagal Penalti Terus, Persebaya Cari Eksekutor Baru

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Persebaya Surabaya mencari eksekutor penalti baru usai pemain asing yang melakukannya gagal. Bisa jadi algojo titik putih buat Persebaya nantinya dipilih dari pemain lokal.

Persebaya sudah dua kali sejak pramusim gagal penalti. Pertama saat Makan Konate gagal penalti melawan Bhayangkara FC di Piala Gubernur Jatim. Lalu David da Silva jua gagal saat Persebaya melawan Persipura Jayapura.

Kondisi itu dapat sorotan dari Aji Santoso. Meski memang, Aji tak mau persoalan penalti gagal dibesar-besarkan karena itu hal yang biasa dalam sepak bola.

Pemain Asing Gagal Penalti Terus, Persebaya Cari Eksekutor Baru
Pemain Asing Gagal Penalti Terus, Persebaya Cari Eksekutor Baru 101

“Ya nanti kita lihat lah, menurut saya tak perku diperpanjang, biasa itu enggak masuk penalti, Ronaldo dan Messi pernah gagal,” ungkap Aji Santoso dalam rilisnya.

Untuk itu, Aji tak mau terlalu membebankan pemain yang malah bisa terus gagal mengeksekusi penalti. NAntinya eksekutor bisa saja jua diambil pemain lokal.

“Memang bukan hal yang luar biasa, cuma memang kami akan perbaiki, jangan dipermasalahkan. Saya sampaikan pemain lokal kalau siap juga tak masalah,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

David da Silva Ngeri Lihat Trio Maut Lini Depan Persija

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Kewaspadaan tinggi diusung David da Silva jelang laga melawan Persija Jakarta pada pekan kedua Liga 1 2020. Striker Persebaya Surabaya itu secara khusus menyoroti kualitas lini depan Macan Kemayoran yang dinilai luar biasa dan mengerikan.

Hal itu didasarkan pada performa pekan pertama. Saat Persija Jakarta menang 3-2 atas Borneo FC, trio maut lini depan Macan Kemayoran itu tampil moncer. Marko Simic dan Osvaldo Haay mencetak satu gol masing-masing, sedangkan Riko Simanjuntak membuat dua assist.

David da Silva yakin trio Marko Simic, Osvaldo Haay, dan Riko Simanjuntak akan kembali jadi kartu as tuan rumah saat laga nanti. Untuk itu, Persebaya Surabaya harus mengantisipasi dan mematikan ketiganya.

Trio lini depan Persija Jakarta dinilai mengerikan oleh David da Silva.
persija.id

“Selain Simic, ada Riko, Osvaldo yang sebelumnya adalah rekan satu tim. Kami harus hati-hati dengan mereka. Tapi, saya percaya dengan lini pertahanan kami. Dan saya percaya dengan tim saya. Kami harus fokus dan tidak membuat kesalahan. Dan harus bisa mengatasi permainan secepat mungkin,” urai David da Silva seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Khusus Simic, pemain asal Brasil itu mengatakan, “Dia penyerang berkualitas. Seorang finisher di depan gawang. Jago sundulan, dia pemain yang bagus. Saya pikir kami perlu waspada dengan ia. Karena Simic telah menunjukan kepada semuanya jika ia memiliki kemampuan.”

Secara pribadi, David da Silva siap memberikan kontribusi terbaik bagi Persebaya Surabaya saat melawan Persija Jakarta. Jikapun tak mampu mencetak gol, dia akan berusaha memberikan assist kepada rekan-rekannya yang lain. Apalagi, Bajol Ijo hanya imbang dengan Persik Kediri pada pekan pertama.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Makan Konate Sudah Tak Sabar Ingin Main Bareng David da Silva

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Penggawa anyar Persebaya Surabaya, Makan Konate, mengaku sudah tak sabar ingin segera berkolaborasi dengan David da Silva. Menurutnya, David adalah pemain dengan kemampuan yang sangat menakjubkan.

Konate sendiri sudah diperkenalkan sebagai pemain anyar Persebaya pada Sabtu (1/2) lalu. Pemain asal Mali itu juga sudah menandatangani kontrak selama satu tahun bersama Bajol Ijo.

“Sama David Insya Allah mudah-mudahan kami bisa bikin yang terbaik di Liga 1 tahun ini. Saya tahu David suka bola seperti apa. Semoga kita bisa segera berlatih dan bisa koordinasi lebih banyak strategi dengan dia,” kata Makan Konate seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman Emosi Jiwaku.

Makan Konate - David da Silva - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

Sebelumnya, David da SIlva juga sempat melemparkan pujian terhadap pergerakan Persebaya di bursa transfer tahun ini. Menurutnya, kehadiran sejumlah nama-nama baru akan membuat Bajol Ijo menjadi salah satu tim unggulan di kompetisi musim 2020 mendatang.

“Saya pikir Persebaya telah melakukan pekerjaan yang sangat baik di bursa transfer. Pelatih dan manajemen telah membawa pemain-pemain yang sangat bagus dengan semangat bagus,” tegas David dikutip dari laman resmi Persebaya.

Konate dan David menjadi dua dari sejumlah nama asing yang akan membela panji Bajol Ijo di musim 2020 mendatang. Selain kedua pemain itu, mereka juga sudah memiliki sosok Aryn Williams dan Mahmoud Eid untuk mengisi kuota pemain asing.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

David da Silva Bicara Soal Para Pesaing Persebaya

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Bomber Persebaya Surabaya, David da Silva, mengatakan bahwa Liga 1 musim 2020 mendatang akan berjalan dengan sangat sengit. Menurutnya, ada empat tim yang akan menjadi pesaing terberat untuk Bajol Ijo.

Keempat tim tersebut ialah Bali United, Persija Jakarta, Persib Bandung, serta Bhayangkara FC. Di mata David, keempat tim tersebut menjadi pesaing berat Persebaya setelah mendaratkan pemain-pemain berkualitas di bursa transfer.

“Saya rasa musim ini akan berat. Persija, Bhayangkara, Persib, Bali United menjadi lebih kuat di liga nanti. Makanya kami harus berjuang, saya tidak terlalu memikirkan berapa gol atau asis yang saya cetak,” kata David da Silva seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.

David da Silva - Persebaya Surabaya - Liga 1 - @daviddasilva14 2
instagram.com/daviddasilva14

Meskipun mengakui kalau musim depan akan berjalan dengan cukup berat, David tetap optimistis dengan peluang Persebaya di Liga 1. Menurutnya, Bajol Ijo juga sudah mendaratkan pemain-pemain berkualitas selama bursa transfer.

“Saya melihat skuad Persebaya sekarang juga kedatangan pemain berkualitas. Kami memiliki peluang di liga. Saya harap Persebaya bisa menjadi tim yang bercokol di puncak pada akhir musim,” katanya menambahkan.

Musim lalu, David menjadi salah satu pemain kunci Persebaya Surabaya. Datang di bursa transfer tengah musim, David sukses menyumbangkan 14 gol dari 17 partai dan membuat Bajol Ijo sukses mengakhiri musim sebagai runner up di bawah Bali United yang sukses menggondol gelar juara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

David da Silva Puji Aktivitas Persebaya di Bursa Transfer

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Bomber asal Brasil, David da Silva, mengaku sangat senang dengan pergerakan Persebaya Surabaya di bursa transfer tahun ini. Menurutnya, Bajol Ijo sudah sukses mendaratkan pemain-pemain yang sangat bagus.

Persebaya memang menjadi salah satu klub tersibuk di bursa transfer Liga 1 tahun ini. Sejauh ini, Bajol Ijo sudah berhasil mendaratkan nama-nama beken seperti Makan Konate, Patrich Wanggai, Rivky Mokodompit, serta Ricky Kambuaya.

“Saya pikir Persebaya telah melakukan pekerjaan yang sangat baik di bursa transfer. Pelatih dan manajemen telah membawa pemain-pemain yang sangat bagus dengan semangat bagus,” tegas David da Silva seperti dikutip dari laman resmi Bajol Ijo.

David da Silva - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

Lebih lanjut, David juga mengutarakan harapannya kepada para pemain anyar Persebaya. “Saya berharap mereka yang datang bisa membantu Persebaya lebih baik dari musim lalu.”

Saat ini, David sudah tiba di Surabaya setelah berlibur di Brasil selama kurang lebih satu bulan. Pemain 30 tahun itu pun berencana untuk memulihkan kondisi fisiknya agar bisa langsung tampil maksimal ketika Liga 1 bergulir akhir Februari mendatang.

“Saya perlu mencapai titik bugar karena saya baru datang dari masa libur. Meski begitu, saya juga mempersiapkan diri selama disana,” kata David.

“Kami punya waktu satu bulan lagi sebelum liga mulai. Bagi saya, itu waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri,” imbuhnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Terbaik Liga 1 Edisi Desember 2019: Sang Predator, David da Silva

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Indonesia – Pemain Persebaya Surabaya, David da Silva, pantas didaulat sebagai yang terbaik di Liga 1 2019 edisi Desember. Penampilan apiknya membuat tim kebanggaan kota Pahlawan itu melejit hingga finis sebagai runner-up.

Semenjak ditangani Aji Santoso 9 November lalu, tim berjuluk Bajul Ijo itu memang langsung mengilap. Mereka bahkan menjalani sembilan partai tanpa kekalahan pada Liga 1 2019 di bawah kendali Aji.

Bahkan, dalam sembilan laga tak pernah kalah itu cuma dua yang berakhir imbang. Sedang tujuh partai lainnya sukses diraih dengan kemenangan. Tak cuma itu, Persebaya jua berhasil menyapu bersih kemenangan semua laganya di Desember 2019.

Hasil Persebaya vs PSM: Berbalas Gol yang Berakhir Kemenangan Bajol Ijo

David da Silva boleh dibilang jadi salah satu aktor di balik kecermelangan Persebaya. Bukan tanpa sebab, lima pertandingan sepanjang Desember, penyerang asal Brasil itu selau terlibat dalam proses gol Persebaya. Dia berandil besar dalam 10 dari 15 gol Bajul Ijo di Desember.

Rinciannya, David da Silva berhasil mengemas delapan gol dan dua assist sepanjang bulan terakhir Liga 1 2019. Tak salah memang Persebaya kembali merekrut pemain bernama lengkap David Aparecido da Silva itu pada pertengahan musim Liga 1 lalu.

https://www.instagram.com/p/B6FsYEADWcI/

Sebab dalam 17 kali kesempatan mentas bersama Bajul Ijo musim ini, dia sukses mencetak total 14 gol dan tiga assist. Tak berlebihan rasanya Football5Star.com meobatkan dia sebagai pemain terbaik Liga 1 edisi Desember 2019.

Apalagi, salah satu golnya di Desember terpilih jadi yang terbaik di Liga 1. Gol solorun-nya melawan Arema FC, 8 Desember lalu jadi gol terbaik 2019 pilihan Technical Study Group (TSG).

https://www.instagram.com/p/B6YMUzwD1Lz/

Berikut Catatan Statistik David da Silva:

Goal: 14
Shots: 50
Shots on target: 29
Assists: 3
Passes: 336

Catatan Sepanjang Desember:

8 gol, 2 assist.
Kepala: 1
Kaki kanan: 5
kaki kiri: 2

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]