Manajer Aston Villa Takjub dengan Performa Danny Ings

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Manajer Aston Villa, Dean Smith, merasa sangat senang dengan performa Danny Ings dalam dua laga pembuka musim 2021-22. Ia pun memuji performa Ings yang berhasil mencetak satu gol pada laga melawan Newcastle United pada Sabtu, (21/8) malam WIB.

Ings kini memiliki koleksi dua gol bersama The Villans. Sebelum menjebol gawang Newcastle, pemain berumur 29 tahun itu berhasil mencetak satu gol ke gawang Watford pada Sabtu (14/8) lalu.

Danny Ings - Aston Villa - Goal
Goal

“Ings berhasil menyelesaikan peluang dengan baik. Dia mampu menjalankan instruksi yang sudah saya berikan dengan baik,” ujar Dean Smith dikutip Football5star dari laman BBC Sport.

“Saya tentu sangat senang karena rencana kami di pertandingan ini berjalan dengan sangat lancar. Ings kembali berhasil mencetak gol dan berhasil membayar kepercayaan kami,” sambung Smith.

SATU DANNY INGS TAK MEMBUAT DEAN SMITH PUAS

Lebih lanjut, Smith merasa Aston Villa gagal menunjukkan performa terbaiknya meski sukses mengalahkan Newcastle. Akan tetapi, ia tetap bersyukur karena bisa mempersembahkan kemenangan untuk ribuan suporter yang hadir di Villa Park.

“Tentu saja saya merasa senang karena kami berhasil meraih kemenangan di hadapan para suporter. Mereka sudah cukup lama menantikan momen seperti ini.”

Danny Ings - Aston Villa - @avfcofficial
twitter.com/avfcofficial

“Sebenarnya, kami bisa menunjukkan performa yang lebih baik lagi. Tapi, hal terpenting saat ini adalah kami berhasil memetik kemenangan pertama,” tuntas Smith.

Aston Villa tak bisa terlalu lama bersantai selepas kemenangan atas Newcastle United. Pasalnya, mereka harus melawat ke markas tim divisi empat, Barrow, dalam partai Carabao Cup, Rabu (25/8) mendatang. Tiga hari setelahnya, mereka akan menghadapi tim promosi, Brentford, di Villa Park.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Fan Aston Villa akan Sambut Jack Grealish dengan Hangat

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jack Grealish sudah bukan lagi pemain Aston Villa. Ia menerima pinangan Manchester City dengan mahar 100 juta pounds.

Kepergian Jack Grealish membuat fan Aston Villa marah. Bahkan ada yang membakar jerseynya sebagai bentuk kekecewaan.

Pelatih The Villans, Dean Smith, juga kecewa dengan pilihan sang pemain. Namun, ia paham pemain seperti Grealish harus membuat pilihan untuk masa depannya.

Aston Villa Selamat dari Degradasi, Dean Smith Ajak Grealish Mabuk
daily mail

“Kami semua kecewa Jack memilih pergi karena dia sangat berarti bagi kami semua. Tapi kami juga mengerti mengapa dia pergi dan mendoakan yang terbaik untuknya,” kata Smith seperti dikutip Football5star dari Sky Sports, Kamis (12/8/2021).

“Saya berterima kasih kepada Jack untuk semua waktu kami bersama. Dia juga berterima kasih kepada saya untuk semua yang telah say alakukan untuknya. Saya harap dia baik-baik saja dan semoga dia tidak menjadi orang asing ketika melawan kami,” imbuhnya.

Jack Grealish akan jadi musuh bersama fan The Villans saat Manchester City tandang ke Villa Park akhir November mendatang. Dia diprediksi akan mendapat cemooh dari fan Aston Villa.

Jack Grealish - Manchester City - Inggris - Manchester Evening News
Manchester Evening News

Akan tetapi, Dean Smith tidak yakin dengan hal itu. Menurutnya pemain 25 tahun akan mendapat sambutan hangat di saat kembali sebagai lawan.

“Fan kecewa karena dia pemain terbaik kami. Tapi saya pikir setelah semua luka ini sembuh mereka akan menyadari apa yang dia capai untuk Villa,” tegas sang nakhoda.

“Mereka akan paham pemain yang bergabung pada usia enam tahun di akademi dan sekarang dihargai 100 juta pounds, saya yakin dia akan mendapat sambutan yang baik ketika menghadapi kami,” tutup nakhoda Aston Villa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Murka Pelatih Aston Villa: Pogba Jatuh Karena Ulahnya Sendiri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Aston Villa, Dean Smith, sangat kecewa kalah 1-2 dari Manchester United, Sabtu (2/1/2021) dinihari WIB. Selain hasil akhir, kepemimpinan wasit juga disorot olehnya.

Salah satu yang membuat Dean Smith kecewa adalah penalti yang didapat Manchester United. Menurutnya Paul Pogba tidak dilanggar pemain Aston Villa. Melainkan terjatuh karena ulahnya sendiri.

Smith juga mempertanyakan kenapa wasit Michael Oliver tidak melihat VAR terlebih dulu dalam mengambil keputusan. “Saat itu saya pikir itu memang penalti. tapi saat melihat lagi setelah pertandingan, saya melihat dia tersandung kakinya sendiri,” katanya kepada Sky Sports, Sabtu (2/1/2021).

dean smith aston villa dailymail
dailymail.co.uk

“Saya tidak mengerti kenapa Michael Oliver tidak bisa melihatnya. Itulah gunanya VAR. dia tersandung oleh kakinya sendiri. Ada margin dalam sepak bola. Saya sudah melihatnya berulang kali dan saya rasa itu tidak layak penalti,” ia menambahkan.

Terlepas dari insiden penalti itu, pelatih The Villans memang tidak menyukai permainan anak asuhnya. Terutama sepanjang babak pertama.

“Babak pertama kami sangat jauh dari harapan. Pada 15 menit pertama terasa seperti sebuah testimonial. Kemudian mereka memasukkan beberapa kecepatan ke pertandingan,” sambungnya.

“Saya meminta lebih banyak pada babak pertama dan kami pantas untuk kembali daalam permainan. Kiper kami harus melakukan penyelamatan bagus tapi semua berada di luar kotak penalti,” tutup Dean Smith.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pelatih Aston Villa: Jack Grealish Belum Capai Performa Puncak

gamespool
Pelatih Aston Villa: Jack Grealish Belum Capai Performa Puncak 15

Football5star.com, Indonesia – Manajer Aston Villa, Dean Smith, merasa sangat senang dengan performa gemilang yang ditunjukkan Jack Grealish sepanjang musim 2020-21. Akan tetapi, ia mengatakan bahwa Grealish masih belum mencapai performa terbaiknya.

Grealish merupakan alasan utama di balik gemilangnya performa The Villans musim ini. Pemain berumur 25 tahun itu memiliki catatan lima gol dan tujuh assist dari 12 penampilan.

“Saya masih yakin Jack Grealish akan bisa tampil lebih baik lagi. Dia memang masih memiliki beberapa hal yang harus diperbaiki,” ujar Dean Smith dikutip dari FourFourTwo.

Jack Grealish - Aston Villa - Dean Smith - Football London
Football London

“Terkadang, Grealish turun terlalu jauh ketika menjemput bola. Dia benar-benar ingin terlibat dalam setiap aksi,” kata Smith menambahkan.

Lebih lanjut, Smith merasa sangat senang karena Grealish bisa menjalani peran yang berbeda di atas lapangan. Ia pun memuji kebolehan Grealish menjalani peran yang berbeda.

“Grealish menjalani peran yang berbeda-beda dalam beberapa laga terakhir. Saat ini, saya lebih sering memainkannya sebagai pemain nomor 10. Dia benar-benar berada di level yang berbeda dan menunjukkan performa yang luar biasa,” kata Smith.

Tak hanya bersama Aston Villa, Grealish juga berhasil menunjukkan performa gemilang ketika bermain untuk timnas Inggris. Ia kemungkinan bakal menjadi salah satu pemain kunci Gareth Southgate pada gelaran Piala Eropa 2020 musim panas nanti.

Performa gemilang Grealish membuatnya kerap kali dirumorkan bakal pindah ke klub lain. Dua klub yang disebut-sebut siap memboyong Grealish pada bursa transfer nanti adalah Arsenal dan Manchester United.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aston Villa Sempurna pada 4 Pekan Awal, Dean Smith Sindir Chelsea

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Aston Villa terus menunjukkan performa apik pada awal musim 2020-21. Senin (19/10/2020) dini hari WIB, tim asuhan Dean Smith menang 1-0 di kandang Leicester City berkat gol Ross Barkley pada pengujung laga.

Selepas pertandingan, Smith mengaku bersyukur memiliki Barkley. Secara implisit, dia pun menyindir Chelsea, klub yang meminjamkan sang gelandang kepada The Villans. Berkat eks gelandang Everton itu, The Villans menyamai rekor 4 kemenangan awal musim yang dibukukan pada 1930-31.

“Dia pemain berkaliber atas. Saya bersyukur kepada Chelsea yang telah meminjamkan dia kepada kami,” ujar Dean Smith seperti dikutip Football5Star.com dari Birmingham Mail.

Ross Barkley mencetak gol tunggal kemenangan Aston Villa di kandang Leicester City pada lanjutan Premier League.
Twitter @AVFCOfficial

Smith pantas bersyukur. Pasalnya, Barkley menunjukkan kemampuan apiknya bersama Aston Villa. Sebelum menjadi pahlawan kemenangan atas Leicester City, dia juga ikut menyumbang gol saat The Villans menggasak Liverpool 7-2.

Dua gol dalam dua laga bersama The Villans di Premier League itu sungguh mengejutkan. Bukan apa-apa, saat bersama Chelsea, dia butuh 42 pertandingan untuk mengoleksi gol.

Terlepas dari hal itu, kesediaan Barkley bergabung dengan Aston Villa tak terlepas dari rayuan maut Smith. Manajer The Villans itu mengiming-imingi janji meloloskan sang gelandang ke timnas Inggris untuk Piala Eropa tahun depan.

“Saya menunjukkan proyek kami di sini dan mengatakan kepada dia bahwa saya akan membuat dia masuk ke skuat untuk EURO dan dia akan coba menolong kami memenangi pertandingan demi pertandingan. Dia sudah melakukan itu pada dua laga pertamanya,” urai Smith.

Aston Villa Ada di Atas Chelsea

Ross Barkley membawa Aston Villa samai rekor 4 kemenangan awal musim yang dibuat musim 1930-31.
journalstar.com

Kemenangan 1-0 atas Leicester City berkat gol tunggal Ross Barkley membuat Aston Villa berada di posisi kedua klasemen sementara Premier League. Mereka tertinggal 1 poin dari Everton. Namun, patut dicatat, The Toffees sudah menjalani 5 pertandingan, sementara The Villans baru melakoni 4 laga.

Lalu, di mana Chelsea yang dengan rela meminjamkan Barkley ke klub asal Birmingham itu demi memberi ruang bagi Kai Havertz? Klub asuhan Frank Lampard itu berada di posisi ke-7 dengan mengoleksi 8 poin dari 5 laga. Pada pertandingan terakhir, mereka diimbangi 3-3 oleh Southampton meskipun sempat unggul 2-0.

Aston Villa dan Barkley akan bersua Chelsea pada akhir Desember. Tim asuhan Dean Smith dijadwalkan bertandang ke Stamford Bridge pada 28 Desember atau tiga hari setelah Natal. Andai The Villans menang, Smith tentu akan makin berterima kasih kepada The Blues.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ollie Watkins Kecewa Cetak Hat-trick ke Gawang Liverpool

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Performa apik ditunjukkan Ollie Watkins saat Aston Villa menang 7-2 atas Liverpool, Senin (5/10/2020) dini hari WIB. Dalam laga di Stadion Villa Park, dia mencetak 3 dari 7 gol The Villans. Selain mencetak hat-trick, dia juga membuat 1 assist untuk gol ke-6 yang dicetak Jack Grealish.

Bagi Ollie Watkins, hat-trick melawan Liverpool itu sungguh mengejutkan. Secara pribadi, dia tak menyangka dapat menjejalkan tiga gol dalam laga Aston Villa vs Liverpool. Menurut dia, mencetak 1 gol saja sebetulnya sudah sangat baik. Namun, dia juga kecewa karena harusnya mencetak lebih banyak gol.

“Aku sungguh tak percaya. Mencetak satu golnya sudah bagus. Mengemas tiga gol tentu tak dapat dipercaya dan luar biasa. Kukira unggul 1-0 membuat kami lebih percaya diri. Permainan kami lebih berkembang dan menghukum mereka. Aku mencetak hat-trick, tapi seharusnya bisa lebih,” urai Ollie Watkins seperti dikutip Football5Star.com dari NBC Sports.

Watkins menambahkan, “Ketika gol pertama masuk, aku mencubit diri sendiri karena itu sangatlah cepat. Aku senang dapat berkontribusi dan kami akhirnya meraih kemenangan.”

Ollie Watkins tak menyangka dapat mencetak hat-trick pada laga Aston Villa vs Liverpool.
standard.co.uk

Kekagetan Watkins dapat dimaklumi. Sebelumnya, dia gagal mencetak gol dalam dua laga Aston Villa menghadapi Sheffield United dan Fulham. Tak dinyana, dia justru membukukan 3 gol saat melawan Liverpool yang lebih baik dari kedua tim tersebut. Dia hampir mencetak quattrick andai tembakannya tak menghantam mistar gawang pada menit ke-85.

Watkins pun tak menepuk dada. Menurut dia, keberhasilan dirinya mencetak hat-trick dan Aston Villa menang 7-2 atas Liverpool tak terlepas dari rencana yang dibuat manajer Dean Smith.

“Kami sudah lihat mereka bermain demikian tinggi. Rencana permainan kami adalah berada di belakang mereka dan itu berhasil,” ujar pemain berumur 24 tahun itu. “Ini lebih pada memastikan mereka tak dapat menembus pertahanan kami. Kami semua bekerja keras dan menunjukkan hal itu malam ini.”

Watkins Buktikan Harganya

Meskipun demikian, di mata Dean Smith, kesuksesan Ollie Watkins mencetak hat-trick ke gawang Liverpool tidaklah mengejutkan. Sebagai orang yang membawa sang pemain ke Brentford, lalu ke Aston Villa, dia tak punya keraguan sedikit pun soal kemampuan di atas lapangan.

“Saya tak pernah meragukan penampilan yang dia tunjukkan hari ini. Itu tidak pernah membuat saya terkejut,” ujar Smith seperti dikutip Birmingham Mail.

Dean Smith lega Ollie Watkins membuktikan kepantasannya diangkut dengan harga mahal oleh Aston Villa dari Brentford.
dailymail.co.uk

Hal yang membuat Smith senang, hat-trick dalam laga Aston Villa vs Liverpool mengikis keraguan banyak orang menyangkut harga sang pemain. Awal musim ini, Watkins diboyong ke Villa Park dengan harga 28 juta pounds. Itu adalah rekor pembelian termahal dalam sejarah The Villans.

“Saya pikir orang-orang mempertanyakan harga itu untuk seorang pemain dari Divisi Championship. Namun, saya ta pernah ragu. Aku sudah tahu dia sejak lama. Dia anak hebat dan sikapnya kian baik,” ujar Smith soal putusannya memboyong Watkins dari Brentford.

Keyakinan Smith juga tak terlepas dari sepak terjang Ollie Watkins bersama Brentford. Musim lalu, dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Divisi Championship. Total, dalam 50 pertandingan di semua ajang, dia mampu membukukan 26 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Dean Smith Ungkap Rahasia Aston Villa Bantai Liverpool 7-2 di Villa Park

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kejutan besar tersaji di Stadion Villa Park, Senin (5/10/2020) dini hari WIB. Tuan rumah, Aston Villa yang diasuh Dean Smith, secara mengejutkan membantai Liverpool, sang juara bertahan Premier League, dengan skor 7-2.

Selepas pertandingan Aston Villa vs Liverpool, Dean Smith mengungkapkan, kemenangan sensasional itu adalah berkat performa luar bisa seluruh tim. Secara khusus, dia menyebut para pemainnya telah mengeksekusi rencana yang dibuatnya dengan sempurna.

“Harus berada di atas untuk mendapatkan performa dan hasil seperti ini melawan tim hebat. Ini sesuatu yang istimewa. Sungguh penampilan istimewa dari para pemain pada malam ini,” urai Dean Smith selepas laga Aston Villa vs Liverpool seperti dikutip Football5Star.com dari Birmingham Mail.

Dean Smith menilai para pemain Aston Villa mengeksekusi rencananya dengan sangat baik saat membantai Liverpool 7-2.
standard.co.uk

Lebih lanjut, Dean mengatakan, “Saya benar-benar bangga. Kami mengeksekusi rencana dengan sempurna. Namun, ini bukan cuma soal rencana permainan, melainkan juga tentang tingkat kerja dan etos kerja. Jika kalah dalam hal itu dari Liverpool, Anda akan dihajar. Mereka adalah tim dengan pressing luar biasa.”

Smith Bawa Aston Villa Ukir Rekor

Atas dasar itu, Dean Smith tak memberikan pujian khusus kepada satu atau dua pemain tertentu. Dalam pandangannya, kemenangan 7-2 atas Liverpool adalah hasil kerja apik seluruh pemain yang dibawanya untuk laga Aston Villa vs Liverpool.

“Kami bermain luar biasa baik dan saya benar-benat bangga kepada setiap pemain, dari Emi Martinez yang membuat beberapa penyelamatan hebat hingga para pemain pengganti yang membantu kami melewati pertandingan ini,” ujar Smith lagi.

Aston Villa untuk kali pertama mencetak 7 gol saat berhadapan dengan Liverpool.
standard.co.uk

Kebanggaan luar biasa Dean Smith sangat beralasan. Kemenangan dengan selisih 5 gol atas Liverpool memang bukan hal baru. Medio Desember 2019, The Villans menang 5-0 atas The Reds pada ajang Carabao Cup. Namun, The Reds kala itu turun dengan para pemain lapis kedua.

Kemenangan 7-2 juga membuat punya arti tersendiri. Dean Smith membawa Aston Villa mengguratkan rekor baru dalam pertemuan dengan Liverpool. Inilah kali pertama The Villans mencetak 7 gol ke gawang The Reds. Sebelumnya, mereka mencetak 6 gol pada pertemuan yang terjadi pada 3 April 2015 dan 16 Januari 1932.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aston Villa Selamat dari Degradasi, Smith Ajak Jack Grealish Mabuk

dinasti
Aston Villa Selamat dari Degradasi, Smith Ajak Jack Grealish Mabuk 31

Football5star.com, Indonesia – Aston Villa berhasil selamat dari degradasi. Anak asuh Dean Smith ini di pekan terakhir Liga Inggris 2019-20 berhasil bermain imbang 1-1 melawan West Ham, Senin (27/7/2020).

Hasil imbang ini sudah cukup bagi Villa untuk terhindar dari degradasi. Meski pesaing terdekat mereka, Bournemouth meraih kemenangan 3-1 atas Everton, Watford justru kalah telak dari Arsenal. Capaian ini pun membuat Dean Smith begitu bergembira. Ia pun mengajak pemain andalannya, Jack Grealish untuk mabuk menikmati keberhasilan tersebut.

Aston Villa Selamat dari Degradasi, Dean Smith Ajak Grealish Mabuk
daily mail

“Saya berharap dia mabuk dengan saya malam ini,” ucap Smith seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Itulah satu-satuya jawaban yang bisa saya berikan kepada Anda. Saya akan duduk dengan direktur olahraga dan CEO dan berbicara mengenai musim depan.” tambahnya.

“Saya memiliki satu tujuan dan tiu adalah menjaga klub ini tetap berada di Liga Inggris di mana seluruh penggemar kita berharap hal tersebut,”

Laga West Ham United vs Aston Villa di London Stadium memang sangat berarti bagi Dean Smith. Gol dari Villa dicetak oleh Jack Grealish pada menit ke-84. Semenit kemudian, West Ham bisa menyamakan kedudukan lewat aksi Andriy Yarmolenko.

Watford dipastikan terdegradasi setelah kalah 2-3 dari Arsenal. Bermain di Emirates, Watford langsung tertinggal tiga gol lebih dulu. Pierre Emerick Aubameyang mencetak gol pertama dan ketiga The Gunners pada menit kelima dan ke-33. Sementara satu gol The Gunners lain dicetak Kieran Tiemey pada menit ke-24.

Kendati tertinggal tiga gol, Watford tak menyerah. Membutuhkan kemenangan untuk bisa bertahan di Premier League, Watford akhirnya mencetak gol pada menit akhir babak pertama lewat penalti Troy Deeney. Kemudian Watford mencetak gol kedua lewat Danny Welbeck pada menit ke-66.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Dean Smith: Penalti Manchester United Sangat Memalukan!

dinasti
Dean Smith: Penalti Manchester United Sangat Memalukan! 34

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Aston Villa, Dean Smith begitu berang dengan kekalahan 1-3 anak asuhnya dari Manchester United di Villa Park, Jumat (10/7/2020). Satu gol United dicetak oleh Bruno Fernandes lewat penalti pada menit ke-27.

Wasit yang memimpin pertandingan, Jonathan Moss memberi hadiah penalti kepada United setelah Bruno Fernandes dianggap dilanggar oleh bek Ezri Konsa. Namun dalam tayangan ulang terlihat, Fernandes jatuh akibat menginjak kaki Konsa.

https://twitter.com/TheGoldenSky_/status/1281316091327889409

Sontak saja hal ini membuat Dean Smith sangat berang dengan keputusan wasit dan VAR. Menurut Smith, hadiah penalti bagi United di babak pertama sangat memalukan.

“Itu adalah keputusan yang memalukan. Mereka memiliki layar di mana mereka bisa melihat apa yang terjadi tetapi mereka tampaknya tak mau repot-repot sekarang,” ucap Smith usai pertandingan.

“Mungkin dapat dimengerti bahwa wasit melakukan kesalahan, tetapi saat VAR kemudian melakukan kesalahan itu sama saja dengan penyakit,” tambah Smith.

Sekedar informasi, penalti yang diberikan oleh Moss kepada United di laga melawan Villa merupakan hadiah ke-3 bagi Red Devils ddi Liga Inggris musim ini. Penalti pertama diberikan Moss kepada United saat melawan Wolves pada pekan ke-2 Liga Inggris.

Berkat penalti Moss, United yang sempat tertinggal 0-1 dari Wolves mampu terhindar dari kekalahan setelah Paul Pogba yang jadi algojo menjalankan tugasnya. Lalu penlati kedua diberikan Moss kepada United saat melawan Spurs di pekan ke-30.

Sama seperti saat melawan Wolves, penalti yang diberikan Moss membuat United terhindar dari kekalahan. Bruno Fernandes yang jadi algojo sukses menyamakan kedudukan setelah sebelumnya tertinggal lewat gol Steven Bergwijn.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aston Villa Cetak Gol, Reaksi John Terry Jadi Sorotan

dinasti
Aston Villa Cetak Gol, Reaksi John Terry Jadi Sorotan 37

Football5star.com, Indonesia – Ada pemandangan menarik saat pertandingan antara Aston Villa vs Chelsea di Villa Park, Senin (22/6/2020) yang berkesudahan 1-2 untuk kemenangan tim tamu. Pada laga itu, reaksi John Terry jadi sorotan warganet.

Saat Aston Villa mampu unggul terlebih dahulu lewat gol Kortney Hause pada menit ke-43, Terry tampak tak sanggup merayakan gol tersebut. Sebagai mantan pemain dan kapten The Blues, Terry terlihat dingin saat timnya unggul terlebih dahulu.

https://twitter.com/TheBeardedRauI/status/1274736502623416322

Dari tayangan video di halaman Twitter, tampak pelatih Aston Villa, Dean Smith menyambut gol tersebut dengan suka cita. Terry yang jadi asisten Smith, terlihat biasa saja dan terlambat bertepuk tangan saat gol Hause tercipta.

“Perayaan dan tepuk tangan Smith terlihat cukup bergairah, tetapi tepuk tangan Terry seperti respon yang begitu dipaksakan,” tulis GiveMeSport.

Sementara itu, Smith usai pertandingan mengungkapkan rasa kecewa atas hasil tersebut. Ia menyebut bahwa anak asuhnya tampak frutasi di tengah lapangan. Ia pun menyebut bahwa secara kualitas Villa memang jauh di bawah Chelsea.

“Sayangnya soal kualitas membuat kami tak berdaya. Hal yang kami kerjakan di babak pertama kemudian menjadi sulit untuk terus dipertahankan di babak kedua,” kata Smith.

Sedangkan Lampard yang melakoni laga ke-100 di pertandingan melawan Villa, mengaku sangat senang timnya mampu membalikkan keadaan. Menurutnya Villa memang bermain lebih baik di babak pertama, tapi Chelsea memiliki mental untuk menang.

“Saya sangat senang penampilan Chelsea. Aston Villa memiliki kesempatan untuk terlebih dahulu mencetak gol sebelum kami, tetapi kami menggerakan bola dengan baik. Ini adalah sedikit cerita tentang musim kami, mendominasi tapi kebobolan. Tapi saya senang dengan hasilnya,” ucap Lampard.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Terry: Saya Belum Siap Jadi Pelatih

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Legenda Chelsea, John Terry, mengatakan bahwa dirinya sama sekali belum siap menjadi pelatih kepala di sebuah klub. Menurutnya, pelatih memiliki pekerjaan yang jauh lebih berat dibandingkan dengan para pemain.

Terry memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain setelah bermain untuk Aston Villa musim lalu. Tak lama setelah memutuskan untuk pensiun, ia menerima tawaran untuk menjadi asisten Dean Smith di Aston Villa yang menggantikan Steve Bruce.

John Terry - Aston Villa - Chelsea - talkSPORT
talkSPORT

“Saya tentunya ingin menjadi manajer suatu hari nanti. Tapi, saat ini saya masih belum siap menjadi pelatih kepala. Saya masih merasa kewalahan menjalani tugas sebagai seorang asisten pelatih,” kata Terry kepada talkSPORT.

“Pelatih memiliki pekerjaan yang jauh lebih berat dibandingkan pemain. Para pemain biasanya datang hanya untuk menjalani sesi latihan. Tapi, pelatih harus sudah menyiapkan segala sesuatunya satu jam sebelum sesi latihan dimulai dan baru menyelesaikan pekerjaannya satu jam setelah sesi latihan usai,” sambung mantan penggawa Chelsea itu.

Selama 19 tahun menjadi pemain, Terry telah bekerja bersama beberapa pelatih hebat di Chelsea. Diantaranya adalah Jose Mourinho, Carlo Ancelotti, Claudio Ranieri dan Rafa Benitez. Pengalaman di Chelsea bersama para pelatih kelas dunia tersebut diharapkan akan mampu ia tularkan kepada para pemain Aston Villa.

Di partai pertamanya sebagai asisten pelatih, Aston Villa akan menghadapi laga kandang melawan Swansea City pada 20 Oktober nanti. Di partai tersebut, Villa diharapkan dapat meraih tiga angka untuk mendongkrak posisinya di Championship.

Terry Diangkat Sebagai Asisten Manajer Aston Villa

Football5star.com, Indonesia – John Terry tampaknya tidak betah berlama-lama menjauh dari sepak bola. Tidak sampai sepekan setelah memutuskan pensiun, ia pun kembali ke dunia yang sudah membesarkan namanya tersebut. Ya, dia baru saja diangkat sebagai asisten manajer Aston Villa.

Legenda Chelsea ini memutuskan pensiun Minggu lalu setelah tidak memperpanjang kontraknya dengan Aston Villa. Tapi setelah itu ia kembali digaet klubnya tersebut untuk memulai karier baru.

Villa yang baru memecat Steve Bruce sebagai pelatih langsung menunjuk Dean Smith sebagai pengganti. Tidak berselang lama, manajemen juga menunjuk Terry sebagai asisten.

“Dean adalah pelatih yang sukses dengan penerapan filosofi yang yang baik dan benar-benar mengerti Aston Villa. Pengetahuannya soal Championship juga sangat mumpuni,” tegas CEO Villa, Christian Purslow kepada BBC, Rabu (10/10/2018).

“Terry adalah salah satu bintang yang sudah membenahi sepak bola Inggris, dia punya ketertarikan dengan klub dan siap membuat langkah berikut dalam kariernya bekerja sama dengan Dean,” tambah sang bos.

Terpilihnya Dean dan Terry sekaligus memutus kabar yang selama ini beredar soal suksesor Bruce. Sebelumnya, klub berjuluk The Villans itu sering dikaitkan dengan legenda Arsenal, Thierry Henry, mantan pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, serta eks asisten Jose Mourinho, Rui Faria.

Adapun ujian pertama Smith dan Terry bersama Villa adalah saat menjamu Swansea City di Villa Park 20 Oktober mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]