Dua Gelandang Inggris dapat Pujian Tinggi dari Raheem Sterling

gamespool
Dua Gelandang Inggris dapat Pujian Tinggi dari Raheem Sterling 4

Football5star.com, Indonesia – Raheem Sterling mengatakan bahwa Inggris berhasil mengalahkan Jerman di babak 16 besar Euro 2020 berkat performa gemilang Declan Rice dan Kalvin Phillips. Sterling merasa sangat kagum dengan performa keduanya di lini tengah The Three Lions.

Kegemilangan Phillips dan Rice membuat Jerman kesultian mengembangkan permainan. Tak cuma itu, keduanya juga berperan besar dalam keberhasilan The Three Lions mencatat empat clean sheet sepanjang Euro 2020.

“Kami harus bisa menunjukkan performa terbaik melawan tim sekaliber Jerman. Menurut saya, kami berhasil melakukannya di pertandingan ini,” ujar Raheem Sterling dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Raheem Steling - Inggris - uefa. com
uefa.com

“Saya tahu tingginya intensitas permainan kami akan membuat banyak tim kerepotan. Dua gelandang kami, Declan Rice dan Kalvin Phillips, menunjukkan penampilan luar biasa. Mereka tampil seperti binatang buas dan berhasil meredam permainan Jerman,” sambung Sterling.

Pujian yang dikirim Sterling langsung dibalas oleh Rice. Di mata Rice, Sterling berhasil membungkam mulut banyak orang berkat koleksi tiga golnya sepanjang Euro 2020.

“Sterling kembali menunjukkan kualitasnya dan lagi-lagi berhasil membungkam mulut banyak orang. Dia berhasil mencetak banyak gol di Euro 2020 dan Harry Kane lagi-lagi menunjukkan tajinya di pertandingan besar. Gol Kane membuat kami berhasil mengunci hasil pertandingan,” tutur Rice.

Kemenangan atas Jerman semakin menegaskan status The Three Lions sebagai tim unggulan di Euro 2020. Mereka saat ini tercatat sebagai tim dengan lini pertahanan terbaik karena belum kebobolan sama sekali dalam empat laga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kalvin Phillips Ogah Dianggap Jadi Pesaing Declan Rice

gamespool
Kalvin Phillips Ogah Dianggap Jadi Pesaing Declan Rice 8

Football5star.com, Indonesia – Gelandang timnas Inggris, Kalvin Phillips, merasa sangat senang karena dipercaya tampil sebagai tandem Declan Rice pada partai melawan Kroasia, Minggu (13/6) malam WIB. Phillips mengaku tak ingin dianggap sebagai pesaing Rice untuk meraih tempat di starting XI pilihan Gareth Southgate.

Phillips mampu menunjukkan performa gemilang di laga melawan Kroasia. Selain bermain solid bersama Rice, pemain Leeds United itu juga berhasil menyumbang satu assist.

“Ada banyak orang yang menganggap saya sebagai pesaing terkuat Declan Rice. Tapi, di pertandingan ini kami bisa menunjukkan bukti kalau kami bisa dimainkan secara bersamaan,” tutur Kalvin Phillips dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Kalvin Phillips - Inggris - uefa. com 2
uefa.com

“Kami menunjukkan performa yang sangat gemilang di laga ini. Saya merasa terhormat karena mendapat kesempatan bermain bersama pemain seperti Rice,” sambung pemain berusia 25 tahun itu.

Lebih lanjut, Phillips juga merasa senang karena berhasil menyumbang satu assist di laga melawan Kroasia. Phillips merasa ini merupakan kali pertama ia memberikan umpan sukses kepada Raheem Sterling semenjak dipercaya masuk skuat The Three Lions.

“Sepertinya, ini merupakan kali pertama saya bisa memberikan umpan sukses kepada Raheem Sterling semenjak memperkuat timnas Inggris. Saya merasa bangga bisa mencetak satu assist dan membawa kami memetik kemenangan,” tandas Phillips.

Selepas laga melawan Kroasia, bakal menantang Skotlandia (19/6) dan Republik Cheska. Kedua laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Wembley.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

West Ham di Ambang Liga Champions, Declan Rice Emosional

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – West Ham United tampil mengejutkan musim ini. Setelah dua musim mereka berjuang lolos dari zona degradasi, sekarang Declan Rice dkk bersaing untuk zona Liga Champions.

Pada pertandingan terakhir Premier League West Ham United memang kalah 0-1 dari Everton. Tapi mereka masih berpeluang besar menembus empat besar.

Peluang inilah yang ingin dimaksimalkan Declan Rice. Kendati begitu dia tidak menyangka timnya bisa melaju sejauh ini dan bersaing menembus Liga Champions.

declan rice manchestereveningnews
manchestereveningnews.co.uk

“Saya ingin berada di sana, mendengarkan lagu Liga Champions dimainkan. Sangat spesial. Sejujurnya saya tidak bisa mendeskripsikannya. Sebagai seorang anak itu adalah impian Anda, taptama-tama bermain di Premier League lalu bersaing untuk Liga Champions,” ungkap Rice kepada BBC, Senin (10/5/2021).

“Anda tahu West Ham, orang-orang mengatakan klub papan tengah dan tiga musim terakhir berjuang melawan degradasi. Tapi apa yang kami lakukan sekarang selalu yang kami inginkan. Kami sangat on fire,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, penggawa timnas Inggris mengatakan ini akan jadi musim terbaik dalam sejarah Tha Hammers. “Kami berada di jalur untuk mendapatkan musim terbaik di Premier League. itu adadalah pencapaian besar,” ungkapnya lagi.

“Ada peluang besar bahwa kami akan mendapatkan semacam tempat di Eropa musim depan. Itu akan membuat semua orang merasa bangga dan emosional,” tutup Declan Rice.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Baru Moncer Lagi, Lingard Sudah Dianggap Pemain Terbaik

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jesse Lingard kembali menemukan permainan terbaiknya bersama West Ham United. Dia bahkan dipanggil lagi ke timnas Inggris setelah absen selama dua tahun.

Rekan di West Ham United dan timnas Inggris, Declan Rice, senang melihat kebangkitan Jesse Lingard. Dengan permainannya sejauh ini, dia tanpa ragu menyebut pemain 28 tahun sebagai salah satu yang terbaik di Premier League.

“Jesse adalah karakter yang hebat dan dia baru saja melakukan banyak hal di West Ham. Tidak ada keraguan bahwa dia adalah salah satu pemain terbaik di liga saat ini,” ungkap Declan Rice kepada Daily Mirror, Rabu (31/3/2021).

declan rice manchestereveningnews
manchestereveningnews.co.uk

“Sekarang kami memilikinya di West Ham, dia memiliki kepribadian yang menular dan para pemain benar-benar percaya padanya. Semua pemain mencintainya,” imbuhnya.

Sejak musim lalu banyak yang menganggap karier Jesse Lingard sudah tamat. Ini tak lepas dari performa buruknya di Manchester United. Pelatih Ole Gunnar Solksjaer bahkan sempat memarahinya dalam sebuah pertandingan.

Akan tetapi sejak paruh kedua musim 2020-2021 Lingard bangkit lagi. Dia sudah mencetak lima gol dari tujuh penampilan bersama Tha Hammers.

Declan Rice percaya banyak orang yang salah menilai Jesse Lingard. Karena nyatanya sang rekan mampu keluar dari keterpurukan dan kembali memperkuat timnas Inggris.

“saya pikir orang-orang memiliki persepsi yang salah dengannya. Mereka hanya melihat dia dari sosial media,” tutup sang gelandang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Declan Rice Pede West Ham akan Finis di Papan Atas

gamespool
Declan Rice Pede West Ham akan Finis di Papan Atas 18

Football5star.com, Indonesia – Performa impresif West Ham United dalam beberapa bulan terakhir membuat gelandang andalan mereka, Declan Rice, merasa sangat percaya diri. Ia bahkan merasa optimistis The Hammers bakal bisa finis di papan atas klasemen Liga Inggris musim ini.

West Ham menjadi tim kejutan di Liga Inggris 2020-21 dengan catatan 13 kemenangan dari 26 pertandingan. Catatan gemilang tersebut membuat skuat besutan David Moyes berhak duduk di peringkat empat dengan perolehan 45 poin.

“Kami tak boleh terpeleset. Kami akan menghadapi Leeds United pada pertandingan selanjutnya. Kami bakal terus bekerja keras,” ujar Declan Rice dikutip football5star dari laman resmi West Ham.

Declan Rice - West Ham - Liga Inggris - BT Sport
BT Sport

“Kami masih harus melakoni 12 pertandingan lagi. Kami juga memahami beratnya ujian yang ada di depan mata. Kami memiliki skuat bagus dengan mentalitas luar biasa. Jika bisa terus tampil maksimal, maka saya yakin kami akan finis di papan atas,” sambung Rice.

Lebih lanjut, Rice juga merasa bangga dengan perkembangan West Ham dalam setahun terakhir. Menurutnya, The Hammers cuma bisa tampil bagus dalam satu atau dua pertandingan pada musim 2019-20.

“Setahun lalu, kami merupakan tim yang kurang bagus. Kami berhasil tampil baik dalam satu atau dua pertandingan. Tapi, setelah itu kami kembali tampil buruk.”

“Sekarang, semua orang bisa melihat performa kami di atas lapangan. Kami bermain sepenuh hati dan siap melakukan segalanya di atas lapangan,” tandas Rice.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Declan Rice Tolak Pindah ke Manchester United, Chelsea Semringah

gamespool
Declan Rice Tolak Pindah ke Manchester United, Chelsea Semringah 22

Football5star.com, Indonesia – Gelandang West Ham United, Declan Rice di bursa transfer musim dingin menjadi salah satu pemain yang ingin direkrut oleh klub Liga Inggris lainnya. Manchester United dan Chelsea jadi klub yang tertarik untuk datangkan Declan Rice.

Namun rumor yang beredar, Rice menolak untuk pindah ke United. Dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Minggu (10/1/2021), Rice memberitahukan kepada kerabat dan rekan-rekannya menolak untuk pindah ke United.

declan rice west ham united

“Dec tersanjung dengan minat sejumlah klub kepadanya tetapi dia tidak melihat dirinya akan pindah ke Manchester. Sudah kelas di mana dia ingin melangkah selanjutnya,” ungkap salah satu teman Rice.

Rumor ini semakin menguatkan kabar bahwa Chelsea menjadi tim yang akan dipilih oleh Declan Rice jika pindah dari West Ham United. Apalagi di Chelsea, ada sahabat Rice yakni Mason Mount. Keduanya diketahui memiliki hubungan yang sangat dekat.

Beberapa waktu lalu, pihak Chelsea yang diwakili oleh direktur mereka, Marina Granovskai mengatakan bahwa The Blues memang berkeinginan untuk merekrut Declan Rice.

Namun, Marina dikabarkan hanya ingin Declan Rice mau sepakat dengan tawaran yang diberikan klub sebelum Januari. Sementara itu, pelatih West Ham United, Declan Rice menegaskan bahwa anak asuhnya belum berkomunikasi dengan klub mana pun.

“Saya yakin dia akan berada di sini karena terikat kontrak, tetapi di klub mana pun Anda berada bahkan klub terbesar pun menjual pemain terbaik mereka dengan harga yang tepat,” ucap David Moyes.

“Niat saya sama sekali bukan untuk menjual Declan Rice, niat saya adalah untuk mempertahankannya. Kami tidak bisa menghentikan klub lain untuk membuat penawaran,” tutup Moyes.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Chelsea Masih Berburu Pemain Bintang di Bursa Transfer

gamespool
Chelsea Masih Berburu Pemain Bintang di Bursa Transfer 26

Football5star.com, Indonesia – Meski sudah memiliki sejumlah pemain bintang, klub London, Chelsea masih bernafsu untuk dapatkan rekrutan baru di bursa transfer musim dingin. Hal itu dikonfirmasi oleh direktur Chelsea, Marina Granovskaia.

Dikutip Football5star.com dari Football London, Selasa (29/12/2020), Marina menegaskan bahwa pihaknya masih berkeinginan untuk menambah pemain anyar untuk bergabung ke Stadion Stamford Bridge.

Chelsea Masih Berburu Pemain Bintang di Bursa Transfer

Sebelumnya, The Blues pada bursa transfer musim panas telah menghabiskan dana mencapai 220 juta poundsterling. Meski Marina belum mau mengungkap siapa pemain yang bakal direkrut di bursa transfer musim dingin.

Rumor yang berkembang, Chelsea dikabarkan ingin mendatangkan striker Borussia Dortmund, Erling Haaland. Meski rumor tersebut sangat sulit untuk bisa terwujud di Januari 2021.

Sementara itu, Marina Granovskaia mengungkapkan soal status Declan Rice. Menurut Marina, hanya ingin Declan Rice mau sepakat dengan tawaran yang diberikan klub sebelum Januari.

Sementara itu, pelatih West Ham United, Declan Rice menegaskan bahwa anak asuhnya belum berkomunikasi dengan klub mana pun.

“Saya yaki dia akan berada di sini karena terikat kontrak, tetapi di klub mana pun Anda berada bahkan klub terbesar pun menjual pemain terbaik mereka dengan harga yang tepat,” ucap David Moyes.

“Niat saya sama sekali bukan untuk menjual Declan Rice, niat saya adalah untuk mempertahankannya. Kami tidak bisa menghentikan klub lain untuk membuat penawaran,” tutup Moyes.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Declan Rice: Mason Mount Tak Seharusnya Dikritik!

gamespool
Declan Rice: Mason Mount Tak Seharusnya Dikritik! 30

Football5star.com, Indonesia – Bintang timnas Inggris, Declan Rice, dibuat geram dengan banyaknya kritik pedas yang ditujukan kepada sahabatnya, Mason Mount. Menurut Rice, Mount tak seharusnya mendapat kritikan pedas dari publik sepak bola Inggris.

Saat ini, Mount memang disebut tak pantas dipilih sebagai starter oleh Gareth Southgate. Para kritikus menganggap status tersebut seharusnya menjadi milik Jack Grealish yang tampil menawan bersama Aston Villa musim ini.

“Saya dan Mason Mount sama sekali tak membicarakan mengenai pendapat orang-orang di media sosial. Karena, saya sangat mengenal Mount. Kami sudah berlatih dan memiliki hubungan dekat semenjak kecil,” ujar Declan Rice seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman SportsMole.

Mason Mount - Declan Rice - Inggris - Yahoo Sports
Yahoo Sports

“Saya sangat memahami mentalitas yang dimiliki Mount. Saya melihat sendiri kerja keras Mount di setiap sesi latihan. Saya tak heran dia selalu diandalkan Gareth Southgate maupun Frank Lampard,” sambung Rice.

Lebih lanjut, Rice mengatakan bahwa para suporter tak seharusnya membandingkan Mount dengan Grealish. Menurut Rice, keduanya memang memiliki posisi serupa. Tapi, keduanya menjalankan peran yang berbeda di atas lapangan.

“Jika melihat kemampuan Mount dan Grealish, maka wajar apabila para suporter membandingkan keduanya. Tapi, Mount dan Grealish menjalankan peran yang berbeda di atas lapangan.”

“Di Chelsea, Mount lebih sering dimainkan sebagai gelandang tengah dengan peran ofensif. Sementara, Grealish bermain di kiri. Mereka berdua tentu bisa dimainkan secara bersamaan. Selain itu, mereka juga menjadi aset berharga buat kami,” pungkas Rice.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Soal Declan Rice, Manajemen Chelsea Beda Sikap dengan Lampard

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Chelsea belum mau berhenti mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas ini. Frank Lampard dikabarkan ingin mendatangkan Declan Rice dari West Ham United.

Akan tetapi, upaya Frank Lampard kali ini diyakini tidak akan berjalan mudah. Pasalnya manajemen Chelsea enggan menggaet Declan Rice.

The Athletic melaporkan bahwa manajemen tidak akan bersedia menggelontorkan banyak uang untuk pemain timnas Inggris. Untuk diketahui, sang pemain dibanderol 70 juta pounds oleh West Ham United.

declan rice west ham football london
Football London

Angka ini pula yang tidak disanggupi manajemen. Apalagi musim panas ini mereka sudah menghabiskan dana tak kurang dari 220 juta euro untuk menggaet Timo Werner, Hakim Ziyech, dan Kai Havertz.

Sementara itu, Frank Lampard memang menginginkan Rice untuk menyempurnakan lini tengah timnya. Ia melihat sang pemain akan sangat berguna dengan skema yang dia terapkan. Terlebih Rice mampu bermain di berbagai posisi seperti gelandang bertahan dan gelandang tengah.

Sejatinya Declan Rice sudah lama dihubung-hubungkan dengan Chelsea. Tapi kesepakatan tak kunjung didapat lantaran West Ham membanderolnya sangat tinggi.

Agustus lalu The Blues sempat mewacanakan tukar guling pemain. Mereka menyiapkan Fikayo Tomori untuk memuluskan kedatangan gelandang 23 tahun ke Stamford Bridge.

Akan tetapi opsi tersebut ditolak mentah-mentah oleh Lampard. Ia tidak mau kehilangan Fikayo Tomori yang merupakan bintang masa depan Chelsea.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ini Starting XI Premier League Favorit Eks Artis Panas, Mia Khalifa

gamespool
Ini Starting XI Premier League Favorit Eks Artis Panas, Mia Khalifa 37

Football5Star.com, Indonesia – Eks artis panas Amerika Serikat, Mia Khalifa, membuat daftar starting XI favoritnya di Premier League lewat akun Youtubenya. Beberapa pilihan pemainnya cukup kontroversial dan beberapa alasan kenapa dia memilih pemain tersebut cukup bisa membuat kita tertawa.

Mia Khalifa memang dikenal sebagai fans olahraga salah satunya sepak bola Inggris. Dia mengakui dia merupakan suporter dari West Ham United karena dia sangat menyukai film Green Street Holigans.

Dalam starting XI-nya, Khalifa memilih banyak pemain top seperti di posisi penyerang, dia memilih Harry Kane dan Mohamed Salah.

“Bahkan jika ada orang yang tidak mengetahui apa-apa soal Premier League. Mereka pasti tahu dua orang ini adalah pemain terbaik di liga,” ucap Khalifa seperti dilansir Football5Star.com dari saluran Youtubenya.

Model sekaligus artis, Mia Khalifa ternyata memiliki klub idola. Ia menyebut West Ham United sebagai klub idolanya. Ia juga sering berfoto dengan mengenakan jersey West Ham - Football5star - Instagram @miakhalifa
@miakhalifa

Tapi beberapa alasan kenapa Khalifa memilih pemain pilihannya mungkin bisa membuat kita tertawa. Dia memilih Raheem Sterling karena dia suka cara berlarinya. Khalifa memilih Daniel James karena wajahnya seperti anak 12 tahun. Di penjaga gawang, Khalifa memilih Matt Ryan, karena namanya mirip seperti pemain klub NFL Atlanta Falcons.

Khalifa juga memasukkan dua pemain West Ham, Declan Rice dan Felipe Anderson.

“Declan Rice. Karena pertandingan pertama saya menonton Premier League adalah West Ham vs Arsenal, dimana dia mencetak gol debut di hari ulang tahunnya pada pertandingan itu. Saya memilih Felipe Anderson karena dia pemain favorit saya di Premier League,” kata Khalifa.

Berikut daftar lengkap Starting XI favorit Mia Khalifa:

Formasi 4-3-1-2: Matt Ryan; Kyle Walker, Harry Maguire, Virgil van Dijk, Declan Rice; Aaron Mooy, Raheem Sterling, Daniel James, Felipe Anderson; Harry Kane, Mohamed Salah.

Pelatih: Harry Redknapp.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Declan Rice Heran Paul Pogba Dikritik Banyak Pihak

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Dalam beberapa tahun terakhir Paul Pogba sering mendapat cemooh dari berbagai pihak. Hal ini pun menjadi sorotan dari gelandang West Ham United, Declan Rice.

Yang paling baru, legenda Liverpool, Graeme Souness, mengritik keras bintang Manchester United. Situasi pun kian runyam setelah sang bintang membalas komentar pedas Souness.

Melihat situasi ini, Declan Rice menganggap apa yang dikatakan Souness tidak berdasar. Ia justru menganggap Pogba sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

declan rice west ham football london
Football London

“Mengapa dia membenci Pogba? Jangan lakukan sesuatu yang tidak masuk akal. Pria itu konyol, dia salah satu pemain terbaik di dunia. Apa Anda berpikir dia ingin cedera terus? Ada beberapa hal dalam sepak bola yang tidak bisa dicegah,” kata Rice seperti dilansir Daily Mail, Kamis (16/4/2020).

Penampilan pemain asal Prancis memang menjadi sorotan. Apalagi musim ini dia lebih sering berkutat dengan cedera engkel yang didapat pada awal musim. Masalah ini pun berpengaruh langsung pada jam terbangnya.

Di Premier League dia baru bermain tujuh kali tanpa mencetak satu gol pun. Mantan pemain Juventus sejatinya sempat pulih dan dimainkan lagi saat Manchester United menghadapi Watford dan Newcastle United.

Setelah itu Paul Pogba kembali mengalami cedera engkel. Dan sejak pertengahan Desember dirinya sudah tidak bermain lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arsenal Butuh Gelandang Bertahan Seperti Declan Rice

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Arsenal, Paul Merson, mengaku bingung kenapa The Gunners tak mengejar gelandang bertahan tangguh seperti Declan Rice (West Ham United).

Sebagaimana diketahui klub asal London Utara tersebut memang masih mempunyai masalah yang cukup serius dalam hal bertahan. Terutama di lini tengah. Di mana pemain yang ada seperti Lucas Torreira dan Granit Xhaka belum mampu menunjukan ketangguhannya sejauh ini.

Merson menilai klub yang pernah ia bela itu mendatangkan pemain lini tengah yang berkualitas dan Declan Rice dianggap sebagai pilihan tepat.

declan rice west ham united

“Chelsea telah dikaitkan dengan Rice, tetapi saya tidak tahu mengapa Arsenal tidak mengejar Declan Rice,” kata Greening kepada Sky Sports.

“Arsenal butuh gelandang bertahan. Mereka tidak membutuhkan gelandang yang akan berada di tepi kotak penalti lawan. Mereka membutuhkan gelandang bertahan yang disiplin, yang akan duduk di depan empat bek dan mengatur tim. Ketika ia mendapatkan bola, ia memberikannya secara sederhana dengan umpan 10 yard. Ini kerja keras dan itulah mengapa saya tidak bisa percaya Arsenal tidak akan mengejar pemain seperti Declan Rice.”

“Arsenal belum benar-benar memiliki gelandang bertahan yang disiplin sejak era Gilberto Silva. Semua orang berbicara tentang klub yang tidak pernah benar-benar menggantikan Patrick Vieira, dan tentu saja, tetapi mereka juga tidak pernah menggantikan Gilberto.”

“Ada pemain di tim saat ini yang dimaksudkan untuk melakukan pekerjaan itu, tetapi mereka tidak memiliki disiplin untuk melakukannya, dan masalah itu perlu diselesaikan,” Greening menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ince: Konyol Jika Manchester United Beli Declan Rice Rp 1,4 Triliun

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Paul Ince, mengaku yakin Setan Merah takkan mau membeli gelandang muda West Ham United, Declan Rice, seharga 80 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Menurut Ince, harga Rice sangat konyol. Ia menyarankan pemain 20 tahun itu untuk bertahan dulu di West Ham selama beberapa musim, sebelum pindah ke klub yang lebih besar.

Declan Rice tak jamin bertahan lama di West Ham United karena ingin tampil di Liga Champions.
Getty Images

“Orang-orang mengatakan hal-hal hanya demi mengatakannya. Saya tidak berpikir United mau menghabiskan 80 juta pounds untuk Declan Rice. Anda harus ingat dia adalah gelandang dan sebagai gelandang, saya sudah cukup banyak menontonnya tahun ini, dia masih harus menempuh jalan panjang,” kata Ince kepada TalkSport.

“Saya pikir dia ada di klub yang tepat di West Ham, dia bermain minggu demi minggu, dan saya pikir dia punya orang-orang yang tepat di sekitarnya, seperti Mark Noble, yang telah lama di sana, jadi dia saya akan belajar banyak. “

“Tapi berhentilah mengutip harga konyol ini, ini gila.Dalam waktu dua atau tiga tahun, mungkin, tapi dia masih harus banyak belajar, dia masih harus tumbuh, menjadi jauh lebih kuat.”

“Itu akan terjadi ketika tubuhnya berkembang lebih banyak, tetapi dia masih harus memasukkan dirinya ke dalam kotak penalti, harus mencetak gol. Itu akan bernilai 80-90 juta pounds, jadi jika dia bisa belajar itu ketika dia semakin tua,” Ince menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Declan Rice Sesumbar West Ham Tembus Enam Besar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – West Ham United mengawali musim 2019-2020 dengan apik. Performa apik ini pun membuat bintang mereka, Declan Rice, sesumbar timnya bisa menembus enam besar.

Dari lima pertandingan Premier League musim ini, West Ham United hanya kalah sekali, itu pun pada pekan pembuka melawan Manchester City. Sisanya mereka menang tiga kali dan imbang dua kali.

Poin delapan yang dikumpulkan The Hammers membuat anak asuh Manuel Pellegrini kini menduduki peringkat kedelapan. Declan Rice pun percaya performa timnya akan terus meningkat sampai akhir musim.

declan rice west ham united aston villa
Daily Mail

“Saya 100 persen yakin dengan capaian kami musim ini. Jika Anda melihat pemain yang kami punya saat ini, tidak ada yang ragu kami bisa menekan untuk mencapai enam besar. Kami mengawali kompetisi dengan baik dan kami bisa lebih baik lagi tiap pekan,” kata Rice kepada Sky Sports, Selasa (17/9/2019).

“Sejak kembali ke tim dari pramusim saya sangat merasa sangat bahagia. Kami bermain dengan percaya diri tinggi dan kami mampu bertahan dengan sangat kuat hari ini,” sambung pemain timnas Inggris tersebut.

The Hammers memang tampil jauh lebih baik dari musim lalu. Dengan jumlah pertandingan yang sama, mereka musim lalu hanya menghuni peringkat ke-15. Sedangkan di akhir musim klub London Timur berada di urutan ke-10.

Kendati musim ini West Ham United kehilangan Marko Arnautovic, Chicharito, dan Andy Carroll, mereka tetap konsisten. Kehadiran pemain baru seperti Sebastian Haller, Pablo Fornals, dan Albian Ajeti mampu membuat tim tampil lebih kompetitif.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gaya Permainan Mirip Lampard, Mount Diprediksi Jadi Mesin Gol Chelsea

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Gelandang West Ham United, Declan Rice, memprediksi sahabatnya, Mason Mount, bakal jadi mesin gol Chelsea. Menurut dia, pemainan pria 20 tahun itu mirip Frank Lampard.

Rice tahu betul kemampuan Mount. Keduanya merupakan rekan satu tim di akademi Chelsea.

“Saya sudah mengatakan kepada banyak orang, Mount bisa mencetak gol di setiap pertandingan jika dia mau. Posisinya, saya dapat mengatakan dia berlatih dengan Frank dan mereka bekerja sangat baik bersama karena dia seperti second striker dan bergerak seperti Lampard,” kata Rice di Soccerway.

Pada empat pertandingan awal The Blues di Liga Inggris, Mount selalu menjadi starter di bawah asuhan Frank Lampard. Ia bahkan sukses mencetak dua gol.

Potensi ini pula yang dilihat Manajer Timnas Inggris Gareth Southgate. Pemain 20 tahun itu pun dipanggil ke skuat The Three Lions.

Gareth Southgate - Inggris - @masonmount__10
twitter.com/england

“Mount cukup rapi. Dia bermain dengan cara yang sama seperti Lampard dulu. Saya tidak terkejut dia melakukan itu untuk Chelsea dan dia akan terus melakukannya di sana selama bertahun-tahun.”

“Sejak kami masih muda, dalam latihan dan permainan, kami selalu saling mendesak untuk menjadi lebih baik. Kami selalu memiliki mental pemenang. Kami selalu ingin melakukannya dengan baik. Kami berpisah, tetapi selalu berhubungan, saling mengirimkan pesan satu sama lain,” Rice menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Final Liga Champions Takkan Ganggu Timnas Inggris

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Declan Rice mengatakan bahwa partai final Liga Champions antara Tottenham Hotspur vs Liverpool, tak akan menggangu persiapan timnas Inggris. Ia pun yakin pemain dari kedua klub itu akan saling bahu membahu jelang partai semifinal UEFA Nations League.

Dari 23 nama pemain yang disertakan Gareth Southgate untuk babak semifinal UEFA Nations League, tujuh diantaranya merupakan penggawa Liverpool dan Tottenham. Hal ini sempat dikhawatirkan akan mengganggu persiapan timnas Inggris karena mepetnya jadwal pertandingan.

“Saya sendiri menjadi saksi dari keakraban para pemain Liverpool dan Spurs. Kami sangatlah akrab. Tentu saja mereka akan berusaha untuk saling mengalahkan di babak final Liga Champions,” kata Declan Rice dilansir laman Eurosport.

Declan Rice - Liga Champions - Timnas Inggris - East London & West Essex Guardian Series
East London & West Essex Guardian Series

“Tapi, saya sangat yakin setelah pertandingan tersebut usai, fokus mereka akan terpaku pada ajang Nations League. Saya belum bicara dengan pemain Spurs atau Liverpool. Tapi, di kamp, ada cukup banyak candaan diantara para pemain lain mengenai apa yang akan terjadi setelah final Liga Champions.”

“Tapi, saya sangat yakin mereka akan ssangat fokus untuk meraih gelar pertama untuk Inggris semenjak tahun 1966 ketika mereka sudah kembali ke sini. Hal itu menjadi fokus dari setiap pemain yang menjadi bagian dari tim ini,” imbuhnya menambahkan.

Babak semifinal Nations League akan dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Juni mendatang. Inggris akan menghadapi tim tangguh, Belanda pada tanggal 7 Juni 2019 di Estadio D. Alfonso Henriques, Portugal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Declan Rice Ungkap Keinginan Tinggalkan West Ham United

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Declan Rice memang masih terikat kontrak jangka panjang dengan West Ham United. Tahun lalu, dia menandatangani kontrak berdurasi lima tahun. Namun, itu sepertinya bukan jaminan untuk tidak pindah ke klub lain. Apalagi jika The Hammers tak bermain di Liga Champions.

Bagi pemain yang baru membelot dari timnas Irlandia ke timnas Inggris itu, berlaga di Liga Champions adalah impian besarnya sebagai pesepak bola. Hal inilah yang dapat membuat West Ham United ketar-ketir karena klub-klub top Eropa mulai melirik sang gelandang.

Declan Rice baru memperpanjang kontrak dengan West Ham United pada tahun lalu.
whufc.com

“Tentu saja aku ingin bermain di Liga Champions. Ketika mulai menekuni sepak bola, Anda pasti ingin bermain di level tertinggi. Anda ingin bermain di Liga Champions. Jika Anda berada di sepak bola dan tak menginginkan itu, tak ada gunanya,” ujar Declan Rice seperti dikutip Football5Star.com dari The Telegraph.

Meskipun demikian, pemain berumur 20 tahun itu mengaku tak mau terburu-buru. Dia mengisyaratkan masih betah berada di klub asuhan Manuel Pellegrini itu dan menghormati kontraknya. Hal itu dibuktikan dengan ketidakpedulian terhadap berbagai rumor yang berkembang terkait masa depannya.

“Aku taku ada banyak spekulasi. Tahun lalu, aku baru menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun dengan West Ham. Jadi, fokusku saat ini sepenuhnya bermain untuk West Ham. Aku punya ikatan kuat dengan para fan. Mereka menyukaiku dan aku pun menyukai mereka. Aku tak memikirkan hal-hal lain,” kata Declan Rice lagi.

Saat ini, Declan Rice tengah bersama skuat timnas Inggris yang dipersiapkan untuk menghadapi timnas Belanda pada semifinal UEFA Nations League A. Dia mengaku sangat menantikan laga itu karena akan berhadapan dengan Frenkie de Jong yang tengah jadi idola baru di jagat sepak bola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pemain Muda Berbandrol Mahal di Bursa Transfer Musim Panas

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Musim 2018-19 telah mendekati pekan-pekan terakhir. Klub sepak bola dari lima kompetisi top Eropa pun berburu pemain anyar di bursa transfer musim panas nanti.

Sejumlah pemain kelahiran 1999 digadang-gadang bakal mendapat predikat sebagai pemain termahal. Rilis terbaru dari CIES Football Observatory, Rabu (8/5/2019) menempatkan pemain muda Inggris yang merantau di Jerman, Jadon Sancho jadi pemain muda dengan bandrol termahal.

Pemain yang membela Borussia Dortmund di Bundesliga 1 ini ditaksir memiliki bandrol sebesar 150 jua euro. Sejumlah klub top memang dirumorkan mengincar Sancho, salah satunya Manchester United.

Selain Sancho, ada juga gelandang muda miliki Arsenal, Matteo Guendouzi. Pemain berambut nyentrik ini ditaksir memiliki nilai jual mencapai angka 70 jua euro. Di bawah Guendouzi, ada pemain AS Roma, Nicolo Zaniolo.

Nicolo Zaniolo diminta Gabriel Batistuta tentukan masa depan tanpa terbebani tuntutan tifosi AS Roma.

Pemain yang sempat mendapat sindiran dari Radja Nainggolan ini, ditaksir memiliki nilai jual mencapai 67 juta euro. Di bawah Zaniolo, ada Kai Havertz.

Pemain Bayern Leverkusen ini memang tunjukkan penampilan apik di Bundesliga 1 musim ini. Dari 35 penampilan, Havertz mampu mengoleksi 15 gol dan 3 assist.

Selain keempat nama di atas, ada juga nama pemain West Ham United, Declan Rice. Gelandang bertahan asal Inggris ini ditaksir memiliki nilai jual mencapai 64 juta poundsterling.

Jika melihat dari peringkat 10 besar, Bundesliga 1, Liga Italia dan Liga Inggris mendominasi daftar pemain muda yang diprediksi berbandrol mahal. Sedangkan Liga Spanyol hanya menyumbang satu nama yakni pemain Real Madrid, Vinicius Junior.

Pemain asal Brasil ini memiliki bandrol sebesar 55 juta euro. Vinicus sendiri akan melakoni debutnya di Liga Spanyol bersama Real Madrid pada musim depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Declan Rice Diminta Tolak Pinangan Manchester United

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan striker West Ham United, Carlton Cole, meminta Declan Rice untuk fokus mengembangkan kariernya bersama The Hammers dan menolak pinangan Manchester United.

Declan Rice bersinar bersama West Ham pada musim 2018-19. Pemain 20 tahun itu menjadi salah satu andalan manajer Manuel Pellegrini di sektor tengah.

Manchester City dan Manchester United dikabarkan kepincut dengan potensinya. Namun, menurut Cole, Declan Rice sebaiknya fokus bersama West Ham.

declan rice zimbio.com
zimbio.com

“Saya ingin Declan untuk berpikir dua kali tentang meninggalkan West Ham pada tahap ini dalam kariernya. Dia harus bertahan di tempatnya selama beberapa tahun karena dia adalah salah satu pemain utama dalam tim. Itu tidak akan terjadi jika pindah ke klub besar,” kata Cole di Soccerway.

“Declan baru berusia 20 tahun dan bahaya pindah sekarang adalah dia bisa menjadi nomor di salah satu klub papan atas, tapi tidak ada yang menyadari potensinya. Dia harus belajar dan West Ham adalah tahap yang sempurna baginya untuk lakukan itu.”

“Klub-klub top akan datang memanggil jika dia masih bermain sebaik yang dia lakukan musim ini dalam beberapa tahun ke depan. Tetapi ini bukan saatnya baginya untuk pergi ke Manchester United atau di tempat seperti itu,” Cole menambahkan.

Musim ini, Declan Rice sudah membela West Ham dalam 36 pertandingan di semua kompetisi dengan sumbangan dua gol dan satu assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Real Madrid Pertimbangkan Declan Rice

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Real Madrid dikabarkan tertarik memboyong gelandang muda Inggris, Declan Rice. Kabar tersebut disampaikan oleh mantan penyerang West Ham United, Scott Minto. Pihak Los Blancos kabarnya sudah menemui perwakilan keluarga untuk membahas masalah ini lebih jauh.

Meski tak pernah berkarier di Spanyol, Minto sempat menjadi salah satu pembawa acara tentang LaLiga. Dari situlah kemudian jaringan kenalannya dengan beberapa orang di Spanyol semakin banyak. Termasuk soal kabar ketertarikan Real Madrid terhadap Rice.

Namun, Minto tak ingin membocorkan siapa yang memberi tahunya rencana ini. Menurutnya yang jelas, saat ini Los Blancos tengah serius mempertimbangkan pemain berusia 20 tahun tersebut untuk masuk ke skuat mereka.

declan rice west ham united manchester united manchester city - Twitter @MirrorFootball

“Aku punya sumber handal yang mengatakan bahwa perwakilan Real Madrid sudah mengetuk pintu rumah untuk berbicara dengan keluarganya. Namun, sayangnya aku tidak bisa sampaikan ke kalian siapa yang memberiku kabar ini,” ucapnya seperti dikutip dari AS.

Rice memang tengah jadi perbincangan banyak orang beberapa waktu belakangan. Salah satu yang paling diingat adalah keputusannya “menyebrang” ke tim nasional Inggris dari timnas Republik Irlandia. Padahal, dirinya sempat menyatakan setia terhadap Irlandia.

Saat ini, pemain kelahiran London tersebut membela West Ham United. Selama bermain untuk The Hammers, sudah ada 52 pertandingan yang ia lakoni. Dalam kurun waktu tersebut, ada dua gol yang ia sumbangkan untuk klubnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Rice Tanggapi Ketertarikan Duo Manchester

Football5star.com, Indonesia – Gelandang West Ham United, Declan Rice, mengaku tidak memikirkan gosip ketertarikan Manchester City dan Manchester United kepada dirinya.

Pemain berusia 20 tahun tersebut bersinar bersama West Ham pada musim 2018-19. Dia menjadi salah satu andalan manajer Manuel Pellegrini di sektor tengah.

Manchester City dan Manchester United dikabarkan kepincut dengan potensi Declan Rice. Namun, pemain keturunan Republik Irlandia itu menyatakan hanya ingin fokus memberi kontribusi terbaik bagi The Hammers.

“Saya gembira bisa bermain secara reguler. Saya memiliki koneksi yang spesial dengan para suporter. Itu sungguh luar biasa. Saya menyukai setiap menit momen di West Ham,” ujar Declan Rice kepada BT Sport.

“Sejujurnya, saya tidak terlalu memikirkan perbandingan dengan pemain-pemain top dan dihubungkan dengan beberapa klub lain,” tuturnya.

“Jika terlalu memikirkannya, Anda bisa terjebak. Saya baru berusia 20 tahun dan masih punya banyak waktu dalam karier. Saya hanya fokus bermain untuk West Ham dengan kegembiraan dan menikmatinya,” kata Rice.

Declan Rice - Gareth Southgate - Timnas Inggris - London Evening Standard
Declan Rice (Foto: London Evening Standard)

Rice melakoni debut profesional bersama West Ham United pada Mei 2017. Gelandang yang dihubungkan dengan Manchester United dan Manchester City tersebut bermain sebanyak 33 kali dengan koleksi dua gol dan satu assist musim ini.

Meski pernah berkostum timnas Republik Irlandia, Declan Rice akhirnya mendapat izin dari FIFA untuk membela timnas Inggris. Dia memperkuat The Three Lions untuk pertama kalinya pada Maret 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pemain Timnas Irlandia Kecam Keputusan Declan Rice

Football5star.com, Indonesia – Keputusan Declan Rice yang pindah ke timnas Inggris mendapat kecaman keras dari mantan rekan setimnya di timnas Irlandia, James McClean.

Seperti yang diketahui, sebelum menjalani debutnya bersama timnas Inggris di kualifikasi Euro 2020 lalu, ia pernah berseragam Republik Irlandia dalam sebuah laga persahabatan. Tapi setelah itu secara tiba-tiba ia pun membelot membela The Three Lions.

Melihat keputusan koleganya tersebut, James McClean jelas kecewa. Ia mempertanyakan pernyataan Rice beberapa waktu lalu yang mengatakan bangga menjadi orang Irlandia.

james mcclean (@CelticSfpc)
@CelticSfpc

“Waktu itu dia bilang dia orang Irlandia dan bangga pada itu. Lalu sekarang dia bilang bangga menjadi orang Inggris. Semoga dia beruntung dengan pilihannya itu tapi saya tidak akan membeli hal itu,” ujar McClean kepada Telegraph, Kamis (28/3/2019).

“Ini bukan hanya kepada Declan saja, tapi juga orang lain. Jika Anda bangga berada di sini dan kita butuh sebuah batu loncatan, maka turunlah dan bermainlah untuk orang lain. Saya orang Irlandia dan tumbuh besar di sini, sesederhana itu,” sambung pemain yang saat ini memperkuat Stoke City tersebut.

Sementara itu, Rice memang tidak pernah memulai karier sepak bolanya di Irlandia. Sejak tampil di tingkat junior, ia sudah memperkuat tim muda Chelsea 2013 lalu sebelum memutuskan pindah ke akademi West Ham United. Pemain 20 tahun itu akhirnya mencicipi debut di tim seniot West Ham pada musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pemain Muda Timnas Inggris Kagumi Kualitas Southgate

Football5star.com, Indonesia – Pemain muda timnas Inggris, Declan Rice, mengaku sangat mengagumi kualitas mumpuni yang dimiliki oleh pelatihnya, Gareth Southgate. Menurutnya, Gareth Southgate bisa memiliki hubungan yang sangat baik dengan seluruh pemain timnas Inggris.

Semenjadi ditunjuk menjadi juru taktik The Three Lions, Gareth Southgate memang membuat banyak pihak terkagum-kagum. Ia disebut-sebut memiliki kualitas mumpuni untuk membuat para pemainnya mengeluarkan kemampuan terbaik di atas lapangan.

“Saya sudah mendengar banyak cerita mengenai dirinya yang bisa memotivasi para pemain dengan sangat baik. Saya pun mengakui bahwa dirinya merupakan pelatih kelas dunia. Dia memberikan kepercayaan diri kepada para pemainnya untuk berkreasi di atas lapangan,” kata Declan Rice kepada Sky Sports.

Declan Rice - Gareth Southgate - Timnas Inggris - Football London
Football London

“Selain saya, dia juga memberikan debut kepada Callum Hudson-Odoi. Hal itu menunjukkan bahwa dirinya tak takut untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk bersinar di level internasional,” katanya menambahkan.

Di pertandingan melawan Republik Cheska pada Sabtu (23/3) lalu, Declan Rice menjalani laga debutnya bersama timnas Inggris. Ia pun mengaku masih belum percaya bisa melakoni partai perdananya pada level internasional di hadapan 80.000 suporter yang hadir di Wembley.

“Saya benar-benar kehabisan kata-kata setelah menjalani laga debut di hadapan 80.000 suporter serta disaksikan oleh keluarga dan kekasih saya. Malam ini merupakan hari yang sangat spesial terutama dengan kemenangan,” pungkas Declan Rice.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

5 Pesepak Bola yang Berpindah Tim Nasional

Football5star.com, Indonesia – Di sepak bola, setiap pemain diizinkan untuk berpindah tim nasional (timnas). Dalam Statuta FIFA tahun 2009, setiap pemain yang ingin berpindah timnas setidaknya harus memenuhi empat hal.

Pada dasarnya, seorang pemain berhak membela sebuah negara berdasarkan paspor yang dipegangnya. Bagi pemain dengan beberapa paspor karena faktor keturunan, dia boleh memilih salah satu di antaranya.

Meskipun begitu, ada syarat lain yang harus ditaati oleh pemain yang ingin pindah. Mereka tidak boleh bermain untuk timnas dengan level pertandingan “Level A”, atau pertandingan-pertandingan resmi yang ada dalam kalender FIFA. Pemain juga tidak boleh bermain di kompetisi atau turnamen yang telah ia mainkan dengan timnas yang sebelumnya.

Lalu, siapa saja pemain yang pernah berpindah timnas? Football5star.com merangkumnya secara khusus untuk kalian semua.

Declan Rice (Irlandia ke Inggris)

Declan Rice Pilih Timnas Inggris daripada Irlandia - Football5star - The Independent
The Independent

Ini merupakan kejadian paling hot. Declan Rice memutuskan untuk membela timnas Inggris ketimbang Timnas Irlandia pada 13 Februari 2019. Secara garis keturunan, Rice adalah asli Irlandia, namun ia lahir dan besar di London yang membuat ia memiliki kewarganegaraan Inggris.

Rice sempat bermain sebanyak sepuluh kali untuk timnas junior Irlandia dalam rentang waktu 2016 hingga 2017. Di level senior, pemain West Ham United ini juga telah mengecap tiga pertandingan ujicoba bersama timnas Irlandia. Debut Internasional Rice terjadi pada saat Ilrlandia melawan Turki pada 23 Februari 2018.

Diego Costa (Brasil ke Spanyol)

Diego Costa urung perkuat Timnas Spanyol dan digantikan Iago Aspas - Football5star - Happyghana
Happyghana

Nama kedua yang berpindah timnas adalah Diego Costa. Penyerang ganas Atletico Madrid dulunya bermain untuk timnas Brasil. Secara aliran darah dan kelahiran, Costa murni milik Brasil. Namun ia tinggal di Spanyol sejak 2007 dan memenuhi unsur tinggal di negara yang dituju selama lima tahun.

Costa sempat bermain sebanyak dua untuk timnas Brasil dan menjalani debut pada Maret 2013. Juli 2013, ia mendapatkan kewarganegaraan Spanyol. September 2013, RFEF atau PSSI-nya Spanyol mengajukan surat ke FIFA agar bisa memainkan Costa. Oktober 2013, giliran Costa yang mengajukan surat ke CBF atau PSSI-nya Brasil agar diizinkan pindah ke Spanyol. Pada Maret 2014, Costa menjalani debut untuk timnas Spanyol saat melawan Italia. Kepindahan Costa ke Spanyol ternyata tak berbuah manis. Prestasi Spanyol di Piala Dunia 2014 jauh di bawah Brasil. Hingga saat ini, Costa telah bermain sebanyak 24 kali dan mencetak 10 gol untuk timnas Spanyol.

Wilfried Zaha (Inggris ke Pantai Gading)

wilfried zaha pantai gading thesun c uk
The Sun

Jika dua nama sebelumnya pindah ke level timnas yang lebih tinggi, maka tidak bagi Wilfried Zaha. Zaha memilih pindah dari Timnas Inggris ke Pantai Gading. Zaha lahir dan memiliki darah Pantai Gading murni. Namun pada usia empat tahun, ia dan orang tuanya pindah ke Inggris.

Ia menjalani debut profesional di timnas Inggris pada 2012 saat dilatih oleh Roy Hodgson. Di level junior, pemain Crystal Palace ini bermain sebanyak 15 kali. Tiga tahun absen membela timnas ditambah dengan besarnya keinginan Pantai Gading untuk mendapatkan servisnya, ia memutuskan memilih Pantai Gading. November 2015, FIF, PSSI-nya Pantai Gading mengajukan surat kepada FIFA agar Zaha diizinkan pindah ke Pantai Gading. Pada gelaran Piala Afrika 2017, namanya masuk dalam skuad Pantai Gading. Sejauh ini, mantan pemain Manchester United ini telah bermain sebanyak sembilan kali dan mencetak dua gol untuk timnas Pantai Gading.

Thiago Motta (Brasil ke Italia)

5 Pesepak Bola yang Berpindah Tim Nasional - Football5star - Getty Images
Getty Images

Thiago Motta menjadi nama lain yang sempat berpindah timnas. Jebolan La Masia ini berasal dan lahir di Brasil. Namun ia memiliki darah Italia dari sang kakek yang pindah ke Italia. Sepanjang kariernya, Motta lebih banyak habiskan di Eropa ketimbang di Brasil.

Pada 1999, ia bergabung dengan Barcelona. Pada 2003 ia sempat bermain untuk timnas Brasil dalam gelaran Gold Cup. Bagi FIFA, Gold Cup dianggap bukanlah pertandingan “level A” yang membuat ia diizinkan pindah timnas dengan membela Italia pada tahun 2011. Motta telah memutuskan pensiun dari timnas Italia pada 2016. Selama membela Gli Azzurri, ia bermain sebanyak 30 kali dan mencetak satu gol.

Nacer Chadli (Maroko ke Belgia)

5 Pesepak Bola yang Berpindah Tim Nasional - Football5star - ClubCall
ClubCall

Nama terakhir yang sempat berpindah timnas adalah Nacer Chadli. Ia memiliki kewarganegaraan Maroko dan Belgia. Secara garis keturunan, ia adalah seorang Maroko. Namun ia lahir dan besar di Belgia. Belgia sedari dulu memang ramah dengan para pendatang.

Pada November 2010, ia sempat bermain untuk timnas Maroko saat menjalani laga ujicoba melawan Irlandia Utara. Itu menjadi satu-satunya pertandingan yang Chadli lakoni bersama timnas Maroko. Karena pada dua bulan setelahnya, ia mengajukan izin pindah ke Belgia dan pada Februari 2011, ia debut untuk timnas Belgia melawan Finlandia. Chadli juga menjadi salah satu golden generation timnas Belgia. Sejauh ini, pemain AS Monaco ini telah bermain sebanyak 55 kali dan mencetak 6 gol untuk timnas Belgia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Declan Rice Pilih Inggris daripada Irlandia

Football5star.com, Indonesia – Declan Rice sempat dilanda kebimbangan ketika dihadapkan dua pilihan: Inggris atau Irlandia. Hingga akhirnya gelandang West Ham United ini memantapkan hatinya untuk memilih bermain untuk Timnas Inggris daripada Irlandia.

Dalam rilis yang ia keluarkan lewat akun Twitter pribadinya, Rice sejatinya memilih untuk mendapatkan dua kewarganegaraan. Ia merasa bagian dari kedua negara tersebut. Ia memiliki darah Irlandia yang mengalir dari keluarga besarnya. Namun ia berada di Inggris sejak lahir.

“Seperti banyak orang di seluruh dunia, saya menganggap diri saya sebagai warga negara campuran. Saya bangga menjadi orang Inggris yang lahir dan besar di London. Namun, saya juga bangga dengan warisan keluarga saya dan koneksi saya dengan Irlandia,” tulisnya.

Keputusan untuk memilih bermain di Timnas Inggris ketimbang Irlandia diakui oleh pemain berusia 20 tahun ini sangat berat dan tidak sederhana. Ia meyakini keputusan ini adalah yang terbaik bagi dirinya.

“Saya memiliki rasa hormat dan cinta yang sama bagi Inggris dan Irlandia dan oleh karena itu tim nasional yang saya pilih untuk diwakili bukanlah pilihan yang jelas dan sederhana.

“Pada akhirnya, ini adalah keputusan pribadi yang telah saya buat dengan hati dan pikiran saya, berdasarkan apa yang saya yakini terbaik untuk masa depan saya.”
declan rice
Evening Standard

FIFA mengeluarkan keputusan terkait dengan perpindahan Timnas yang dibela. Dilansir dari BBC, FIFA mengeluarkan keputusan bagi siapa pun pemain yang ingin membela Timnas negara lain tidak boleh bertanding untuk Timnas lainnya di laga resmi.

Declan Rice sendiri telah bermain sebanyak tiga kali untuk Irlandia pada 2018 yang lalu. Namun ia hanya bertanding saat Irlandia menjalani laga uji coba. Ia juga sempat bermain di level junior untuk Irlandia.

Declan Rice bukanlah satu-satunya pemain yang berpindah Timnas. Sebelumnya ada Diego Costa yang memilih membela Timnas Spanyol dibanding Brasil meskipun saat itu ia telah bermain dua kali untuk Timnas Brasil. Nama lain ada Wilfried Zaha, Thiago Motta, dan Nacer Chadli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Declan Rice Tak Takut Hadapi Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Pemain muda West Ham United, Declan Rice, mengaku ia tidak takut melawan Arsenal pada Minggu (22/4/2018). Rice juga mengatakan bahwa performa Arsenal yang tidak konsisten menjadi alasan The Hammers dapat mencuri 3 poin dari Emirates Stadium.

West Ham berhasil mendapatkan 5 poin dari 3 laga terakhirnya. Kepercayaan diri dari skuat asuhan David Moyes saat ini sedang meninggi berkat hasil yang baik tersebut. Di pertemuan pertama kedua tim, West Ham berhasil menahan imbang Arsenal 0-0. Rice pun yakin bahwa di pertandingan esok, ia dan rekan-rekannya mampu meraih kemenangan.

declan rice “Kami tak boleh takut saat melawan Arsenal nanti. Performa Arsenal kini sedang tidak konsisten dan mereka juga harus menghadapi Atletico Madrid di tengah pekan nanti. Saya rasa pertandingan nanti akan menjadi pertandingan yang baik untuk kami. Saat ini, kami sangat membutuhkan kemenangan,” ucap Rice dikutip www.old.football5star.com dari situs resmi West Ham.

Kembalinya Andy Carroll dan Manuel Lanzini dari cedera membuat pemain 19 tahun tersebut semakin percaya diri. “Saya senang Manu dan Andy Carroll kembali bermain. Arnie (Arnautovic) juga menunjukkan performa yang bagus di beberapa pertandingan terakhir,”

Rice musim ini sudah tampil di dalam 22 pertandingan Premier League. Sejauh ini, ia baru mampu mencatatkan 1 clean sheet dan belum mampu mencetak gol atau assist. Rice juga berhasil menjadi man of the match dalam debutnya bersama timnas Republik Irlandia pada pertandingan perdananya bersama The Boys In Green).