Simon Kjaer Tak Merasa Jadi Pahlawan Walau Selamatkan Nyawa Eriksen

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Simon Kjaer menyelamatkan nyawa Christian Eriksen pada Euro 2020 lalu. Ia lah orang pertama yang menolong sang rekan saat kolaps akibat serangan jantung.

Apa yang dilakukan kapten Denmark menuai pujian dari banyak pihak. Tidak sedikit pula yang melabelinya sebagai pahlawan pada laga Denmark vs Finlandia di stadion Parken.

Akan tetapi Kjaer menolak disebut sebagai pahlawan. Ia mengaku hanya melakukan apa yang harus dilakukan sebagai sesama manusia.

simon kjaer-denmark-torcedores
torcedores.com

“Saya bukan pahlawan, saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan, tanpa berpikir, seperti yang dilakukan orang lain,” ujar Kjaer seperti dilansir Footballitalia, Kamis (19/8/2021).

“Itu adalah hari bersejarah bagi semua orang Denmark, pertandingan pertama Euro di kandang sendiri. Lalu apa yang terjadi, terjadi. Itu adalah upaya tim, jelas kami akan melakukan hal yang sama jika dia lawan kami,” tegasnya.

Simon Kjaer Senang Christian Eriksen Baik-Baik Saja

christian eriksen-inter-fcin1908it
fcin1908it

Christian Eriksen akhirnya selamat. Kondisinya telah kondusif lagi. Tapi untuk kembali merumput, terutama bersama Inter Milan, sangat sulit.

Kjaer tidak tahu apa yang akan terjadi dalam karier rekannya itu. Yang terpenting baginya eks Ajax Amsterdam baik-baik saja.

Simon Kjaer dan Tugas Beratnya Saat Eriksen Kolaps di Lapangan_

“Satu-satunya hal yang paling penting sekarang adalah Christian baik-baik saja sekarang. Itulah yang terpenting untuk kita semua,” imbuhnya.

“Saya punya naluri dan saya melakukan apa yang harus saya lakukan secara otomatis. Ini pertama kalinya terjadi pada saya dan saya berharap itu yang terakhir,” tutup bek AC Milan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Joakim Maehle Dihantui Perasaan Bersalah hingga Hancur Lebur

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Joakim Maehle, bek timnas Denmark menurut pengakuan rekannya, Jannik Vestergaard berada di kondisi yang sangat terpukul setelah kekalahan dari Inggris di babak semifinal EURO 2020, Kamis (8/7/2021).

Menurut Vestergaard, Joakim Maehle merasa dirinya paling bersalah karena menjadi pemain yang membuat Raheem Sterling terjatuh di babak ekstra time dan wasit menunjuk penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Harry Kane.

Dietmar Hamann Sebut Aksi Raheem Sterling Memalukan

“Dia hancur. Dia mengungkapkan perasaannya lebih awal dari kita semua. Saya pikir kita semua memiliki perasaan yang sama. Kesedihan yang mendalam. Dia telah memainkan pertandingan dengan sangat fantastis dan dia penting bagi kami,” ungkap Vestergaard seperti dikutip Football5star.com dari Sport TV2.

Usai pertandingan, hampir semua pemain Denmark begitu terpukul dengan kekalahan tersebut. Joakim Maehle tersorot kamera menangis dan sangat terguncang dengan hasil tersebut. Bek Atalanta itu sampai harus ditenangkan oleh Jannik Vestergaard.

“Saya pikir dia sedikit terlibat dalam gol itu yang menurut saya seharusnya tidak hadiah penalti dari wasit. Dan segera saya pikir karena itulah dia begitu sangat kesal,” ungkap Jannik Vestergaard.

“Tapi saya mengatakan kepadanya bahwa dia telah memainkan pertandingan dengan sangat baik di turnamen besar ini. Dia harus bisa memberi selamat untuk dirinya sendiri,” tambahnya.

Sebenarnya, Vestergaard sudah memberitahu kepada wasit Makkelie soal sinar laser yang ditujukan kepada pemain Denmark.

“Saya tidak tahu apakah itu bisa dikenai hukuman. Hal itu sudah terjadi selama babak pertama. Ada beberapa hal yang tidak adil dari penonton, ketika banyak yang dipertaruhkan, segala cara coba dilakukan,” kata Jannik Vestergaard.

“Saya memperhatikan hal tersebut di babak pertama dan mencoba meminta perhatian dari wasit,” tambah gelandang Denmark tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Mikkel Damsgaard, Fenomena Denmark yang Sedang Terpukul

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mikkel Damsgaard adalah senjata rahasia Denmark di Euro 2020. Tidak ada yang menyangka jika dirinya jadi tumpuan utama Kasper Hjulmand.

Mikkel Damsgaard bisa dikatakan sebagai fenomena timnas Denmark. Tadinya dia hanya pelapis Christian Eriksen. Tapi serangan jantung yang dialami sang senior membuatnya ambil alih peran idola.

Kepercayaan Kasper Hjulmand pada sang gelandang berbuah manis. Berkat aksi-aksinya di lapangan Denmark sukses menembus semifinal.

denmark vs inggris EURO2020
@EURO2020

Dan di semifinal melawan Inggris ia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini gol dibuat lewat tendangan bebas mematikan. Namun, mimpi Tim Dinamit ke final sirna setelah mereka kalah 1-2.

Hasil ini pun membuat bintang 21 tahun terpukul. “Saya sangat kecewa dan saya berdiri di sini dengan perasaan yang kosong,” ujarnya kepada TV3+, Kamis (8/7/2021).

“Kami telah memberikan semua yang kami miliki sepanjang turnamen. Jadi ini perasaan yang sangat mengecewakan untuk berdiri di sana tanpa mendapatkan apa pun dari laga seperti ini,” ia menambahkan.

Matang di Sampdoria, Jadi Incaran Klub Top Eropa

Fenomena seorang Damsgaard memang mengejutkan. Kariernya meroket dengan cepat. Baru dikenal saat memperkuat Sampdoria musim panas lalu, ia langsung jadi incaran banyak klub top Eropa.

Maklum saja, di usia yang masih sangat muda Damsgaard adalah jenderal lapangan tengah Sampdoria. Pada musim pertama dia langsung membukukan 37 pertandingan, mencetak dua gol dan menyumbang empat assist.

Padahal sebelum berkarier di Serie A, hampir tidak ada yang mengenal pemain kelahiran Jyllinge. Dia merupakan pemain yang diorbitkan Kasper Hjulmand di akademi Nordsjaelland.

mikkel damsgaard clubdoria46
clubdoria46

Karier profesionalnya di Liga Denmark tidak lama. Bermodalkan 93 laga dalam dua tahun di tim utama Nordsjaelland, Damsgaard sudah diboyong Sampdoria dengan banderol enam juta euro.

Sinarnya bersama Il Samp memunculkan ketertarikan dari banyak klub. Januari lalu dia nyaris berseragam AC Milan. Tapi klub asal Genoa enggan melepasnya.

Dan sekarang, setelah apa yang dilakukan bersama timnas Denmark selama Euro 2020, peminatnya bertambah. Ada Barcelona dan Tottenham Hotspur yang siap memboyongnya.

Harga Mikkel Damsgaard pun bisa melonjak drastis. Didatangkan dengan banderol enam juta euro tahun lalu, presiden Sampdoria, Massimo Ferrero, memprediksi harga sang wonderkid bisa di atas 40 juta euro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Martin Braithwaite: Denmark Tidak Diperlakukan dengan Adil

gamespool
Martin Braithwaite: Denmark Tidak Diperlakukan dengan Adil 16

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Denmark, Martin Braithwaite, dibuat geram dengan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Inggris pada partai semifinal Euro 2020 dinihari tadi. Di mata Braithwaite, wasit sudah membuat keputusan yang tidak adil.

Penalti kepada Inggris diberikan setelah Raheem Sterling terjatuh di area terlarang pada menit ke-103. Penalti tersebut mendapat sorotan khusus karena Sterling terjatuh meski tak terlihat dijegal oleh pemain bertahan Denmark.

“Kami tentu bangga dengan pencapaian di Euro 2020. Tapi, kami sangat kecewa dengan cara kami tersingkir. Menurut saya, penalti yang diberikan kepada Inggris tidak sepenuhnya adil,” ujar Martin Braithwaite kepada Mundo Deportivo.

Martin Braithwaite - Denmark - Goal
Goal

Lebih lanjut, Braithwaite enggak menyalahkan Joakim Maehle yang didakwa melanggar Sterling di dalam kotak penalti. Menurut Braithwaite, Maehle tak perlu bermuram durja karena menunjukkan penampilan fenomenal sepanjang Euro 2020.

“Tak ada pemain yang patut disalahkan atas hasil yang kami raih. Menurut saya, Inggris tak seharusnya mendapat penalti dan wasit sudah membuat keputusan yang salah.”

“Kami tak tahu apakah Sterling dijatuhkan oleh Maehle atau (Mathias) Jorgensen. Tapi, Maehle tak perlu terlalu lama bersedih karena dia menunjukkan performa luar biasa sepanjang Euro 2020. Itu merupakan hal yang akan diingat banyak orang,” tandas Braithwaite.

Keberhasilan menyisihkan Denmark membuat Inggris akan menantang Italia di partai final Euro 2020. Laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Wembley pada Senin (12/7) dinihari WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Fan Denmark Siap Kehilangan Suara untuk Beri Dukungan kepada Simon Kjaer dkk

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Timnas Denmark akan menjalani babak semifinal EURO 2020 melawan Inggris di Stadion Wembley pada Kamis (8/7/2021) dinihari WIB. Jelang pertandingan semifinal di Wembley, Timnas Denmark akan didukung oleh 40 fan setia mereka.

Dikutip Football5star.com dari Sport TV 2, Rabu (7/7), federasi sepak bola Denmark (DFB) akan menerbangkan 40 fan terpilih untuk terbang ke Wembley. 40 orang ini merupakan pendukung paling setia tim Dinamit. Sebelumnya menurut media Denmark tersebut, otoritas Inggris menolak untuk membuka pintu masuk kepada suporter Denmark terkait pandemi Covid-19.

Fan Denmark Siap Kehilangan Suara untuk Beri Dukungan kepada Simon Kjaer dkk_
Sport TV 2

Ke-40 pendukung setia yang beruntung itu pada Selasa (6/7) waktu setempat telah terbang menuju London, Inggris. Sebelumnya, ke-40 fan itu juga diberi kesempatan untuk menginap di hotel Elsinore.

Salah satu pendukung setia timnas Denmark yang tepilh, Rolan mengaku sangat berbahagia bisa memberikan dukungan langsung kepada Simon Kjaer dkk. Menurut Rolan, saat ini fan Denmark yang lain memang kesulitan masuk ke Inggris karena pembatasan ketat Negeri Ratu Elizabeth itu.

“Saya berada di lantai ketika saya mendapat telepon. Itu benar-benar perasaan yang sangat bahagia dan liar,” ucap salah satu fan timnas Denmark yang terbang ke London, Bo Borsted.

“Saya akan memberikan dukungan segalanya untuk timnas. Saya akan kecewa jika saya pulang dengan suara utuh,” tambah fan Timnas Denmark tersebut.

Perasaan haru campur bahagia juga dirasakan oleh fan Denmark lainnya, Jeppe Svare Holm. Ia mengaku meneteskan air mata ketika terpilih untuk terbang ke Inggris.

“Saya harus mengakui bahwa saya meneteskan air mata, karena itu adalah pengalaman khusus di situasi yang mengerikan saat ini karena pandemi Corona,” kata Holm.

Jeppe Svare Holm terpilih untuk menonton langsung laga Denmark melawan Inggris karena menurut DFB, dirinya ialah pendukung setia tim Dinamit dan selalu hadir di dua kompetisi lain seperti EURO 2004 dan Piala Dunia 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Saat Inggris Dibuat Malu oleh Denmark di Stadion Wembley

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inggris akan hadapi Denmark di babak semifinal EURO 2020 pada Kamis (8/7/2021) dinihari WIB di Stadion Wembley. Bagi Denmark, Wembely bukan stadion yang terlalu angker hingga sulit meraih kemenangan. Denmark pernah bikin malu Inggris di Wembely pada September 1983.

Saat itu tim Dinamit Denmark diperkuat oleh Michael Laudrup yang masih sangat muda. Liukan Michael Laudrup saat itu membuat penonton di Stadion Wembley begitu terkesima. Pada laga yang berlangsung 21 September 1983 itu, gol kemenangan Denmark dicetak oleh Allan Simonsen lewat tendangan penalti.

Inggris Dibuat Malu oleh Denmark di Stadion Wembley
sport.tv2.dk

Kemenangan ini membuat Denmark melangkah ke putaran final EURO 1984 dan pupuskan harapan timnas Inggris untuk bermain di Prancis 1984. Kemenangan ini yang diangkat oleh media Denmark, Sport TV 2 jelang laga melawan Inggris di Stadion Wembley.

“Saat itu adalah hari yang benar-benar bersejarah ketika Denmark mengalahkan Inggris di kandang mereka, Stadion Wembley,” tulis media Denmark tersebut.

Menurut mantan pemain Denmark, Klaus Berggreen, kemenangan ini sangat spesial karena Wembley saat itu dianggap oleh banyak kalangan sepak bola sebagai stadion termegah di seluruh dunia.

“Di zaman kami, Wembley adalah stadion di seluruh dunia. Karena kita tumbuh dengan menonton sepak bola Liga Inggris dan Wembley adalah yang terbesar,” ucap Klaus Berggreen.

“Datang dan bermain di sana adalah hal yang unik dan kami kemudian mengalaminya dengan begitu banyak penggemar Denmark di belakang kami, di mana kami akhirnya bisa mengalahkan Inggris,” tambahnya.

Pelatih yang membawa Denmark mengalahkan Inggris di Wembely pada 1983 ialah Sepp Piontek. Menurut Piontek, saat itu timnas Inggris bermain cukup bagus dan momen yang selalu ia ingat di laga itu ialah saat Michael Laudrup membuang peluang bagus.

“Ada yang bilang kami beruntung menang saat itu. Tapi kami mendapat peluang bagus dari Laudrup di menit pertama. Jadi tidak sepenuhnya benar bahwa kami menang beruntung,” ucap Piontek.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gareth Southgate Akui Sebagai Pendukung Denmark

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gareth Southgate sudah tidak sabar menghadapi Denmark di semifinal Euro 2020, Kamis (8/7/2021) dinihari WIB. Baginya laga ini sangatlah penting.

Kendati di atas kertas Inggris lebih unggul, Gareth Southgate tidak akan meremehkan Denmark. Dia justru akan menaruh hormat pada lawannya itu.

Apalagi Tim Dinamit punya kenangan tersendiri dalam benak nakhoda The Three Lions. Menurut pengakuannya, ia adalah pendukung negara Skandinavia yang kerap menghasilkan pemain-pemain hebat.

Gareth Southgate Timnas Inggris Masih Dalam Proses
Yahoo Finance

“Kami sangat menghormati Denmark. Saya cukup tua untuk mengingat momen saat mereka memenangkan Euro dan menyaksikan turnamen itu,” kata Southgate seperti dikutip Football5star dari laman resmi UEFA, Rabu (7/7/2021).

“Tapi saya menyaksikan mereka kembali ke Piala Dunia 1986. Itu adalah tim Denmark pertama yang saya ingat. Mereka punya Preben Elkjaer, Michael Laudrup, Soren Lerby, dan Jesper Olsen. Saya selalu menjadi penggemar para pemain yang mereka miliki,” ia menambahkan.

Tidak hanya soal Tim Dinamit, mantan pelatih Middlesbrough juga punya memori tersendiri dengan Kasper Hjulmand. Ia mengaku tahu banyak soal Hjulmand.

“Saya tahu tentang Hjulmand sebelum dia melatih timnas karena pekerjaannya di Nordsjaelland. Tentu saja dia berteman baik dengan Thomas Frank yang melakukan tugas luar biasa bersama Brentford,” ungkapnya.

“Saya tahu timnya selalu mampu beradaptasi secara taktis dan mereka telah melakukannya di turnamen ini. Tidak hanya dari pertandingan ke pertandingan lain. Tapi juga selama pertandingan berlangsung,” tutup Gareth Southgate.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas Inggris Diharapkan Tak Grogi Lawan Denmark

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Timnas Inggris akan menghadapi timnas Denmark di partai semifinal EURO 2020 di Stadion Wembley, Kamis (8/7/2021) dinihari WIB. Jelang partai Inggris vs Denmark, mantan kiper David James berharap negaranya tidak grogi.

Menurut David James, Denmark akan memberikan tekanan ke lini belakang timnas Inggris. Di kondisi itu, James meminta para pemain Inggris tidak panik dan bisa bermain lebih tenang.

Timnas Inggris Diharapkan Tak Grogi Lawan Denmark

“Akan ada saat-saat melawan Denmark, mereka harus bisa berpikir dan bertindak secara berbeda. Apakah saat mereka kebobolan atau kesulitan saat akan mencetak gol. Saya yakin mereka dapat menggabungkan permainan mereka saat dibutuhkan,” ucap David James seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi UEFA, Rabu (7/7).

“Denmark akan mendapatkan peluang untuk menekan. Itu tak bisa dielakkan. Tapi saya belum melihat ada kepanikan dari timnas Inggris. Bahkan ketika mereka melawan Thomas Mueller dkk di babak 16 besar. Jordan Pickford tidak panik dan Inggris juga tidak panik setelahnya,” tambah David James.

“Sepertinya ada ketenangan dalam timnas Inggris yang saya suka. Denmark akan terus menguji mereka selama pertandingan. Pertanyaan yang belum terjawab adalah apa yang terjadi jika Inggris mendapat tekanan. Saya yakin mereka memiliki rencana untuk melewatinya,”

Sementara itu, Pelatih Timnas Denmark, Kasper Hjulmand menyebut bahwa laga melawan Inggris di Stadion Wembley seperti bermain tandang. Meski begitu, anak asuhnya sudah memiliki kesiapan untuk memberikan perlawanan terbaik.

“Ini akan seperti bermain pertandingan tandang. Tetapi tentu tetap memiliki daya tarik. Jadi kami benar-benar menantikannya. Kami senang orang-orang akan hadir dan para penggemar kembali ke stadion,” ucap Hjulmand.

‘Kami akan senang jika separuh stadion mengenakkan warna Denmark. Motivasi kami adalah membungkam penonton, tetapi kami tahu itu akan sangat sulit,” tambah Kasper Hjulmand.

Di atas kertas, Inggris memang diunggulkan untuk bisa mengalahkan timnas Denmark. Tim Tiga Singa itu meraih 14 kemenangan dan hanya menderita 4 kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sanjugan Tinggi untuk Hjulmand Jelang Inggris vs Denmark

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denmark akan melakoni laga penting melawan Inggris di semifinal Euro 2020, Kamis (8/7/2021) dinihari WIB. Pertandingan ini akan jadi ajang pembuktian Kasper Hjulmand.

Tangan dingin Kasper Hjulmand sukses membawa Denmark menembus semifinal. Padahal pada dua laga awal fase grup mereka menelan kekalahan.

Tak pelak, apa yang dilakukan sang nakhoda selama ini mendapat sanjungan dari pemainnya, Andreas Christensen. Ia mengatakan pelatih telah melakukan banyak hal, termasuk keberaniannya mengubah formasi.

Andreas Christensen ,mengklaim sudah tahu cara mematikan Harry Kane
@iF2is

“Jelas bahwa pelatih telah menemukan banyak peluang bagus untuk tim, termasuk mengubah formasi. Dia telah membangun jumlah yang luar biasa dalam permainan kami dengan bola,” ujar Christensen seperti dilansir Tribal Football, Rabu (7/7/2021).

“Tentu saja dia punya peringkat yang tinggi dan saya tidak mengatakan itu hanya karena dia mungkin membaca ini setelahnya. Dia telah menghasilkan ide dengan angka yang besar dan ide yang bagus. Serta membantu tim ini ke level baru,” ia menambahkan.

Semifinal Euro 2020 sangat istimewa untuk Denmark. Sebab ini merupakan semifinal pertama mereka sejak juara 1992 silam.

Dan yang lebih membanggakan mereka mampu bangkit usai kalah di dua laga awal. Setelah tragedi Christian Eriksen dan kekalahan dari Finlandia serta Belgia, laju Tim Dinamit tak tertahan.

Rusia dan Wales dikalahkan dengan skor telak 4-1 dan 4-0. Setelah itu Republik Cheska mereka taklukkan di perempat final dengan angka 2-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Eriksen dan Tim Medis Jadi Tamu Kehormatan Final Euro 2020

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Christian Eriksen hanya main satu kali di Euro 2020. Itu terjadi pada laga pertama fase grup saat Denmark menjamu Finlandia di stadion Parken.

Setelah main sekali saja, Christian Eriksen dipastikan akan kembali ke stadion pada final Euro 2020. Tapi perannya bukan sebagai pemain lagi, terlebih laju Denmark ke partai puncak belum bisa dipastikan.

Di stadion Wembley nanti sang gelandang akan jadi tamu kehormatan. Bukan hanya dirinya yang diundang Induk Sepak Bola Eropa (UEFA). Tapi juga istri sang bintang dan enam tim medis yang menyelamatkan nyawanya di lapangan.

UEFA mengundang mereka untuk menyaksikan final Euro 2020 di Wembley. Undangan ini pun membuat salah satu tim medis yang menyelamatkan nyawa sang bintang kala itu, Peder Ersgaard, merasa terhormat.

“Saya senang, seperti anak kecil di malam natal. Saya sangat bangga dengan upaya yang telah saya lakukan. Juga pada seluruh tim. ini bukan upaya satu orang saja,” kata Peter Ersgaard kepada Fagbladet FOA, Rabu (7/7/2021).

Peran tim medis saat Eriksen kolaps akibat serangan jantung sangat vital. Mereka cekatan dalam mengambil keputusan dengan memberikan CPR untuk menghidupkan kembali jantungnya.

Apa yang dialami bintang Inter Milan memang mengerikan. Tapi dibalik itu semua, dia dikelilingi orang-orang hebat. Seperti rekan setim yang melindungi dari sorot kamera, tim medis yang bertindak tepat, wasit yang cepat meminta bantuan, hingga tim Finlandia yang menunjukkan hormat.

Kasper Hjulmand Tak Mau Samakan Anak Asuhnya dengan Denmark 92

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Denmark, Kasper Hjulmand tak mau menyamakan kondisi anak asuhnya degan tim Dinamit saat menjadi juara di EURO 1992. Menurut Hjulmand, kondisi anak asuhnya dengan Denmark di EUR0 92 jauh berbeda.

“Saya tidak ingin membicarakan 1992 lagi. Itu adalah waktu yang berbeda, kejuaraan yang berbeda dan sepak bola yang berbeda,” ucap Kasper Hjulmand seperti dikutip Footbal5star.com dari Sky Sport, Selasa (6/7/2021).

Kasper Hjulmand Tak Mau Samakan Anak Asuhnya dengan Denmark 92

“Kami ingin menulis sejarah kami sendiri. Kami mencoba menginspirasi dan menyatukan negara kami, tambah Kasper Hjulmand.

Soal pertandingan melawan Inggris di EURO 2020, Hjulmand menyebut bahwa timnas Denmark siap memberikan permainan yang terbaik. “Saya tidak berpikir Inggris akakn mengejutkan kita. Dan kurasa kita tidak akan mengejutkan mereka.” ungkapnya.

Melajunya Denmark hingga babak semifinal diluar dugaan banyak pihak. Pada partai pertama, Denmark sempat alami kondisi tak mengenakkan saat Christian Eriksen jatuh pingsan di pertandingan melawan Finlandia.

Denmark pada laga itu pun mengalami kekalahan. Peluang mereka lolos ke fase knock out semakin menipis saat kalah dari Belgia di laga kedua. Namun tim Dinamit mampu bangkit di partai terakhir dan terus meraih kemenangan hingga babak perempat final.

“Saya percaya pada tim saya. Dan dalam cinta dan kasih sayang yang mereka terima dari para penggemar. Itu memberi kami kekuataan,”

“Kami bermain dengan Eriksen di hati kami. Kami benar-benar percaya diri sendiri dan kami akan terus berjuang,” tutup Kasper Hjulmand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Inggris vs Denmark: Andreas Christensen Punya Trik Khusus Hentikan Harry Kane

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denmark akan menghadapi Inggris di semifinal Euro 2020, Kamis (8/7/2021) dinihari WIB. Laga ini diakui sulit oleh Andreas Christensen. Namun, dia yakin Tim Dinamit bisa mengatasi sang lawan.

Bagi Andreas Christensen ada dua pemain yang jadi momok menakutkan untuk Denmark. Mereka adalah dua pilar lini depan Inggris, Raheem Sterling dan Harry Kane.

Sudah berpengalaman menghadapi keduanya di Premier League, bek Chelsea ituakan memakai trik khusus di semifinal nanti. Terlebih saat berhadapan dengan Harry Kane yang berbadan besar.

Harry Kane akan berhadapan dengan Andreas Christensen saat Inggris melawan Denmark

“Dia punya postur (bagus) untuk menjadi target man dan pada saat yang sama dia punya kualitas terbaik dengan kakinya. Di dunia saya Kane salah satu finisher terbaik dalam sepak bola,” ujar Christensen kepada Sky Sports, Senin (5/7/2021).

“Kane sangat besar, fakta bahwa dia punya banyak kualitas dengan kakinya juga berarti Anda harus berhati-hati untuk tidak terlalu dekat. Dengan pemain seperti itu kita harus mengontrol pergerakannya alih-alih harus bertarung dengannya,” urai eks pemain Borussia Moenchengladbach tersebut.

Hal yang sama juga diakui penggawa timnas Denmark terhadap Raheem Sterling. Tapi bedanya winger Manchester City mengandalkan kecepatan.

“Hal yang sama berlaku untuk Sterling. Dia sangat cepat dan bisa mengancam lini belakang. Dia juga bermain di tim yang terbiasa menguasai bola yang juga menunjukkan bahwa dia punya kualitas luar biasa dengan bola,” tutup Andreas Christensen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Simon Kjaer: Semifinal Saja Tidak Cukup untuk Denmark

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denmark menuai sejarah di Euro 2020. Untuk pertama kalinya sejak 1992 Simon Kjaer dkk mampu menginjakkan kaki di semifinal lagi.

Seperti pada Euro 1992, laju Tim Dinamit tidak ada yang menyangka. Lolos ke putaran final setelah pengunduran diri Yugoslavia ternyata berujung juara.

Mengusung misi yang hampir sama, Simon Kjaer berharap Denmark kembali menginjakkan kaki di final. Karena menurutnya semifinal saja tidak cukup.

simon kjaer-football-italia
football-italia.net

“Target kami adalah pergi ke Wembley. Saya akan berbohong jika saya mengatakan itu sudah cukup bagi kami untuk mencapai semifinal,” kata sang kapten seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Senin (5/7/2021).

“Kami bertarung dengan gigi dan kuku kami. Kami bisa memainkan permainan yang lebih baik karena kami meninggalkan terlalu banyak inisiatif untuk lawan kami. Tapi untuknya kami berhasil mengambil langkah dan mempertahankan diri,” ia menambahkan.

Di semifinal Denmark akan menghadapi tim kuat Inggris pada Kamis (8/7/2021) dinihari WIB. Masih memiliki persiapan selama tiga hari, bek andalan AC Milan menegaskan para pemain ingin memulihkan diri terlebih dulu.

“Sekarang kami berpikir tentang pemulihan karena dalam empat hari kami akan memiliki pertandingan lain yang sangat penting untuk dimainkan,” sambung Simon Kjaer.

Kesuksesan Denmark menginjakkan kaki di semifinal memang mengejutkan. Sebab pada dua laga pertama fase grup mereka kalah dari Finlandia dan Belgia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Legenda Denmark Kagumi Penampilan Joakim Maehle

gamespool
Legenda Denmark Kagumi Penampilan Joakim Maehle 46

Football5star.com, Indonesia – Legenda Denmark, Michael Laudrup, sangat terkesan dengan performa gemilang Joakim Maehle sepanjang Euro 2020. Di mata Laudrup, Maehle merupakan pemain terpenting di skuat Tim Dinamit.

Maehle merupakan salah satu pemain Denmark yang tampil mengesankan sepanjang Euro 2020. Pemain berusia 24 tahun itu menyumbang dua gol dan satu assist dari lima penampilan.

“Joakim Maehle merupakan satu pemain yang sangat merepresentasikan karakter yang dimiliki tim Denmark,” ujar Michael Laudrup dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Joakim Maehle - Denmark - rokoto. net
rokoto.net

“Mungkin sudah ada orang yang melihat penampilan Maehle di Liga Champions bersama Atalanta. Tapi, menurut saya dia berhasil menunjukkan kualitas terbaiknya sepanjang Euro 2020,” sambung pria berumur 57 tahun itu.

Maehle kembali menunjukkan performa terbaiknya di laga melawan Rep Cheska dinihari tadi. Ia sukses menyumbang satu assist dan menjadi salah satu faktor di balik keberhasilan Tim Dinamit melaju ke babak semifinal.

Pencapaian ini membuat kapten Tim Dinamit, Simon Kjaer, merasa sangat bangga. Akan tetapi, Kjaer mengatakan bahwa pencapaian ini tak membuatnya puas. Ia mengaku ingin membawa Tim Dinamit melaju ke babak final.

“Saya akan berbohong jika pencapaian ini sudah membuat kami puas. Kami tentu ingin bisa melaju ke babak final. Untuk saat ini, kami akan beristirahat sejenak karena akan menghadapi pertandingan berat dalam empat hari ke depan,” tutur Kjaer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Simon Kjaer Setelah Denmark ke Semifinal: Ini Gila, Ini Fantastis!

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denmark melaju ke babak semifinal EURO 2020. Di babak perempat final, Simon Kjaer dkk menghentikan langkah Republik Cheska dengan skor 2-1 di Baku Olympic Stadium, Minggu (4/7/2021). Simon Kjaer setelah pertandingan mengaku tak menyangka negaranya bisa melaju hingga babak empat besar.

“Kami bekerja keras hari ini, dan kami mungkin memainkan pertandingan sepak bola yang lebih baik. Tapi kini kami berada di semifinal. Ini fantastis, ini gila,” kata Simon Kjaer seperti dikutip Football5star.com dari Sport TV2.

Peran Penting Allan Poulsen, Fisioterapis Timnas Denmark

“Kami memiliki tujuan sebelum kami berkumpul di pemusatan latihan dan itu sekarang kami akan datang ke Wembley untuk menjalani babak semifinal. Saya akan berbohong jika kami sudah selesai di sini, kami belum selesai,”

“Ini adalah pencapaian fantastis yang kami buat bersama tim,” tambah bek klub AC Milan tersebut.

Ini jadi kali keempat Denmark melaju ke babak semifinal kompetisi EURO. Terakhir tim Dinamit melangkah ke babak empat besar EURO terjadi pada 1992, di mana saat itu mereka meraih gelar untuk kali pertama.

Denmark akan menghadapi pemenang antara Ukraina vs Inggris. Laga semifinal EURO 2020 akan berlangsung di Stadion Wembley pada 7 Juli mendatang. Denmark menjadi salah satu tim kuda hitam yang bisa melangkah jauh di EURO 2020.

Di babak fase grup, tim Dinamit sempat diragukan karena alami kekalahan atas Finlandia di partai pertama dan kembali kalah dari Belgia di laga selanjutnya. Namun Simon Kjaer dkk bangkit dengan di partai terakhir dengan mengalahkan Rusia 4-1. Anak asuh Kasper Hjulmand itu ke fase knock out dengan status runner up grup A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Peran Penting Allan Poulsen, Fisioterapis Timnas Denmark

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Timnas Denmark sukses melaju ke babak semifinal EURO 2020. Di partai perempat final, timnas Denmark mengalahkan Republik Cheska dengan skor 2-1 di Baku Olympic Stadium, Minggu (4/7/2021). Capaian timnas Denmark melaju hingga babak empat besar cukup mengagetkan banyak pihak.

Keberhasilan tim Dinamit tak lepas dari peran seorang Allan Poulsen. Dia adalah fisioterapis timnas Denmark. Poulsen sudah menjadi seorang fisioterapis sejak 37 tahun lalu. Kehadiran Poulsen di tim Dinamit dianggap sangat penting, utamanya di perhelatan EURO tahun ini yang digelar di beberapa negara.

Peran Penting Allan Poulsen, Fisioterapis Timnas Denmark
DR Sporten

Denmark misalnya, setelah menjalani babak fase grup di markas sendiri, Kopenhagen, harus menjalani babak perempat final di Amsterdam, Belanda. Lalu bermain di Azerbaijan pada babak semifinal. Dikutip Football5star.com dari DR Sporten, Minggu (4/7/2021), kondisi cuaca yang berbeda bisa mempengaruhi kondisi fisik pemain Denmark.

“Prakiraan cuaca di Baku saat pertandingan sekitar 30 derajat dengan tingat kelembaban tinggi dan itu bisa membuat tim Denmark terkena tekanan panas serta kelelahan,” kata Lars Nybo, profesor fisiologi dari Universitas Kopenhagen.

Sebagai negara yang berasal dari kawasan Nordik, kondisi panas tentu bukan hal yang menyenangkan untuk para pemain Denmark. Menurut Nybo, kondisi panas bisa membuat fisik pemain terkuras dan sprint mereka menurun.

Di situasi seperti inilah, peran dari Allan Poulsen sangat dibutuhkan oleh pelatih Kasper Hjulmand dan para pemain Denmark. Poulsen sebelum pertandingan melawan Republik Cheska mengaku menganalisis kondisi para pemain setelah berlatih di Baku.

“Saya menimbang para pemain sebelum latihan, selama istirahat dan setelahnya untuk melihat seberapa banyak cairan tubuh yang mereka keluarkan,”

Allan Poulsen mengaku memiliki pengalaman saat pemain Denmark bermain di kondisi cuaca yang sangat lembab. “Saya pernah melihat Lars Hogh duduk di bangku cadangan dan dia kehilangan tiga kilo tanpa bergerak karena tingkat kelembaban,” kata fisioterapis yang sudah bekerja untuk timnas Denmark semenjak 1983 tersebut.

Pengalaman dan kemampuan Poulsen melihat kondisi ini terbukti ampuh. Sepanjang 2×45 menit saat melawan Republik Cheska, para pemain Denmark tunjukkan intensitas permainan yang cukup konsisten dan bisa mengatasi kondisi lembab di Baku.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Rep Cheska vs Denmark: Magi Patrik Schick Terhenti

gamespool
Rep Cheska vs Denmark: Magi Patrik Schick Terhenti 56

Football5star.com, Indonesia – Denmark menjadi tim yang berhasil menghentikan magi Patrik Schick dan Rep Cheska di Euro 2020. Laga Rep Cheska vs Denmark berakhir dengan skor 2-1.

Tampil sebagai tim unggulan, Denmark tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Baru lima menit laga berjalan, Thomas Delaney berhasil merobek jala gawang Tomas Vaclik memanfaatkan sepak pojok Jens Styger Larsen.

Tertinggal, Rep Cheska coba keluar menyerang dan mengurung lini pertahanan Denmark. Akan tetapi, solidnya penampilan Simon Kjaer dan Andreas Christensen membuat Rep Cheska kesulitan menciptakan peluang berart.

Asyik menyerang, Rep Cheska malah kembali kebobolan. Pada menit ke-41, Denmark berhasil menggandakan keunggulan melalui Kasper Dolberg yang memaksimalkan umpan silang Joakim Maehle.

Rep Cheska vs Denmark - Euro 2020 - uefa. com 2
uefa.com

Selepas turun minum, Rep Cheska kembali meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-49, Rep Cheska berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sontekan Patrik Schick yang menerima umpan Vladimir Coufal.

Selepas gol Schick, Denmark kembali meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-78, Yussuf Poulsen nyaris memperlebar keunggulan Denmark. Akan tetapi, sepakan keras Poulsen digagalkan Vaclik.

Tiga menit berselang, Denmark kembali mendapat peluang. Kali ini, giliran Maehle yang mengancam gawang Vaclik. Akan tetapi, lagi-lagi Vaclik menjalankan tugasnya dengan baik,

Memasuki akhir pertandingan, giliran Rep Cheska yang balik menyerang. Tapi, mereka gagal mencetak gol kedua dan skor 1-2 berakhir hingga wasit membubarkan pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN REP CHESKA VS DENMARK:

Rep Cheska: 1-Tomas Vaclik; 5-Vladimir Coufal, 3-Ondrej Celutska (4-Jakub Brabec 65′), 6-Tomas Kalas (2-Joachim Andersen 81′), 18-Jan Boril; 9-Tomas Holes (9-Jakub Jankto 49′), 15-Tomas Soucek; 12-Lukas Masoupost (11-Michael Krmencik 46′), 7-Antonin Barak, 13-Petr Sevcik (8-Vladimir Darida 79′); 10-Patrik Schick (20-Matej Vydra 79′)

Pelatih: Jaroslav Silhavy

Denmark: 1-Kasper Schmeichel; 3-Jannik Vestergaard, 4-Simon Kjaer, 6-Andreas Christensen; 5-Joakim Maehle, 8-Thomas Delaney (24-Mathias Jensen 81′), 23-Pierre-Emile Hojbjerg, 17-Jens Styger Larsen (18-Daniel Waas 71′); 14-Mikkel Damsgaard (15-Christian Norgaard 60′), 12-Kasper Dolberg (20-Kasper Dolberg 59′), 9-Martin Braithwaite

Pelatih: Kasper Hjulmand

Kartu Kuning: Krmencik 84′, Kalas 86′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Republik Cheska akan Manfaatkan Kesalahan Denmark untuk Cetak Gol

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Republik Cheska, Jaroslav Silhavy, percaya diri jelang perempat final melawan Denmark, Sabtu (3/7/2021). Dia bahkan sesumbar bisa mencetak gol lebih dulu.

Jaroslav Silhavy memprediksi Republik Cheska bisa mencetak gol pembuka di Baku, Azerbaijan. Menurutnya gol tersebut akan berawal dari kesalahan para pemain Denmark.

“Denmark punya banyak pemain bagus. Tapi saya masih berpikir kami bisa mencetak gol pembuka dari kesalahan mereka atau bola mati,” ungkap Silhavy seperti dikutip Football5star dari laman resmi UEFA, Sabtu (3/7/2021).

jaroslav silhavy soctsunsport
@soctsunsport

“Saya mengharapkan permainan yang sangat seimbang dengan banyak duel satu lawan satu. Detail yang sangat sedikit akan menentukan hasil kali ini, sambung sang nakhoda.

Laju Republik Cheska di Euro 2020 memang mengejutkan. Lolos dari fase grup, mereka mbertemu Belanda di 16 besar.

Hasilnya pun luar biasa. Tomas Soucek dkk menang meyakinkan 2-0 atas Belanda. Keberhasilan itu ternyata membuat Jaroslav Silhavy memikul beban berat.

Menurut pengakuannya, keberhasilan timnya ke perempat final memunculkan harapan tinggi dari fan. Hal ini juga diakui mengganggu waktu tidurnya.

“Saya merasakan banyak tanggung jawab dan tekanan yang makin besar. Kami semua merasakan betapa fan percaya pada kami,” imbuhnya.

“Saya mungkin tidak bisa tidur semalaman tapi itu tidak begitu penting. Yang penting adalah para pemain bisa tidur nyenyak agar siap untuk pertandingan,” tutup sang pelatih.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hadapi Republik Cheska, Denmark Tak Ragu Bereksperimen

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denmark bertemu Republik Cheska di perempat final Euro 2020, Sabtu (3/7/2021). Pelatih Kasper Hjulmand percaya diri dengan kans anak asuhnya.

Lolos ke perempat final secara meyakinkan, Kasper Hjulmand menegaskan bahwa Denmark akan bermain seperti biasa. Tapi dia juga tidak menutup kemungkinan untuk bereksperimen di lapangan.

Menurut sang nakhoda, karakteristik para pemain yang berbeda-beda membuat dirinya bisa saja melakukan eksperimen untuk memenangkan pertandingan.

Denmark - Euro 2020 - uefa. com
uefa.com

“Kami punya kerangka dan filosofi yang kami pegang. Tapi di dalamnya ada juga ruang untuk hal-hal taktik, posisi, dan keterampilan para pemain individu,” kata sang pelatih seperti dikutip Football5star dari laman resmi UEFA, Sabtu (3/7/2021).

“Selalu ada ruang untuk bereksperimen dan pemikiran baru soal taktik di lapangan. Kami selalu mencoba untuk menemukan kerangka kerja yang tepat bagi para pemain untuk bekerja,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kasper Hjulman senang dengan keadaan para pemain. Ia memastikan tidak ada yang cedera dan seluruh pemain siap tampil.

“Dari sisi medis kami telah menyatakan semua orang siap hari ini. Sekarang kita akan melihat bagiamana penampilan mereka setelah latihan terakhir. Semua terlihat bagus,” ia menambahkan.

“Saya tidak bisa melihat ke mana pun tanpa menjadi termotivasi. Kami melakukannya untuk seluruh Denmark dan kami punya dua impian, memenangkan sesuatu dan menginspirasinya,” tutup Kasper Hjulmand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Antonin Panenka Sebut Denmark Lebih Sulit dari Belanda

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Republik Cheska akan menghadapi Denmark di perempat final Euro 2020, Sabtu (3/7/2021). Laga ini diprediksi akan berlangsung sulit oleh legenda mereka, Antonin Panenka.

Bagi Antonin Panenka, Denmark punya skuat yang kompetitif dan sejauh ini sudah terbukti karena berhasil lolos ke perempat final. Dia juga mengungkapkan anak asuh Kasper Hjulmand akan lebih menyulitkan dibanding Belanda.

“Saya sangat terkejut dengan penampilan Cheska di turnamen kali ini. Pertandingan melawan Denmark akan lebih sulit daripada melawan Belanda,” kata legenda terbesar Republik Cheska kepada Pravo, Sabtu (7/3/2021).

MOMEN Tendangan Penalti Panenka
Athlet.org

“Denmark memiliki dasar permainan sepak bola dari kerja sama tim. Kekuatan mereka merata di semua lini dan itu membuat semua tim menyatu dan menjadi tangguh,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, keberhasilan anak asuh Jaroslav Silhavy menaklukkan Belanda di 16 besar memunculkan harapan tinggi di benak fan. Mereka kini dituntut untuk mengalahkan Tim Dinamit dan melaju ke semifinal.

Tuntutan tersebut diakui Panenka sulit tercapai. Tapi ia tetap percaya peluang untuk melanjutkan kejutan masih sangat terbuka untuk negaranya.

“Belanda sangat difavoritkan, jadi sekarang banyak fan berpikir kami harus mengalahkan Denmark. Ini tentu sulit. Tapi jika kami bermain bagus di belakang dan mempertahankan gaya kami, kami bisa mengatasinya,” imbuhnya.

“Di sistem gugur harapan menang tetap ada sampai adu penalti. Saya harap mereka bisa,” tutup legenda yang membawa Cekoslowakia juara Euro 1976 silam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Rep Cheska vs Denmark

Prediksi Euro 2020: Rep Cheska vs Denmark
Gamespool new banner
PREDIKSI HASIL
Sportpesa
Rep Cheska 0-1 Denmark
Predictz
Rep Cheska 1-1 Denmark
WhoScored
Rep Cheska 1-3 Denmark
FOOTBALL5STAR
Rep Cheska 2-3 Denmark

 

Stadion Olimpiade Baku, Sabtu (3/7/2021) Pukul 23.00 WIB

Football5star.com, Indonesia – Tiket berlaga di babak semifinal Euro 2020 menjadi motivasi terbesar Denmark ketika menghadapi Rep Cheska. Laga Rep Cheska vs Denmark rencananya akan digelar di Stadion Olimpiade Baku pada Sabtu (3/7) malam WIB.

Denmark tak mengawali Euro 2020 dengan baik. Pasalnya, mereka menelan dua kekalahan dalam dua laga pembuka. Namun, mereka berhasil bangkit dan menunjukkan performa impresif dalam dua pertandingan terakhirnya.

Dalam dua laga terakhirnya, Denmark berhasil mencetak delapan gol dan cuma sekali kebobolan. Kejadian yang menimpa Christian Eriksen ditengarai menjadi alasan utama di balik kebangkitan tim dinamit.

Sementara itu, Rep Cheska merupakan salah satu tim kejutan di Euro 2020. Di babak 16 besar, Patrik Schick cs tampil mengesankan dan berhasil menyingkirkan tim tangguh, Belanda dengan skor 2-0.

Kedua tim memiliki rekor pertemuan yang cukup berimbang. Pasalnya, enam dari 11 pertemuan terakhir antara Rep Cheska vs Denmark berakhir imbang. Akan tetapi, di laga ini Denmark akan bisa menunjukkan kelasnya dan menyudahi petualangan Rep Cheska. Football5star memprediksi laga ini akan berakhir dengan skor 3-2 untuk Denmark.

REKOR PERTEMUAN

head to head Rep. Cheska vs Denmark

TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Rep. Cheska vs Denmark
Prediksi: Rep Cheska vs Denmark 73
Gamespool new banner
STATISTIK MENARIK
  • Enam dari 11 laga terakhir antara Rep Cheska vs Denmark berakhir imbang.
  • Denmark tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan Rep Cheska (satu menang, empat imbang).
  • Denmark baru mampu mencatat satu clean sheet dari empat pertandingan di Piala Eropa 2020.
  • Denmark merupakan satu-satunya tim yang berhasil mencetak empat gol dalam dua pertandingan beruntun sepanjang sejarah Piala Eropa.
  • Rep Cheska cuma kebobolan dua gol sepanjang Piala Eropa 2020.
  • Rep Cheska mencetak lima gol sepanjang Piala Eropa 2020.
  • Empat dari lima gol Rep Cheska di Piala Eropa 2020 diciptakan oleh Patrik Schick.
PELATIH
  • Partai Rep Cheska vs Denmark ini merupakan pertemuan pertama antara Jaroslav Silhavy dengan Kasper Hjulmand.
  • Silhavy belum pernah menghadapi Denmark.
  • Hjulmand belum pernah menghadapi Rep Cheska.
WASIT
  • Partai Rep Cheska vs Denmark kali ini akan dipimpin oleh wasit berpengalaman asal Belanda, Bjorn Kuipers.
  • Dalam dua partai Piala Eropa 2020, Kuipers baru mengeluarkan delapan kartu kuning.
  • Rekor Rep Cheska ketika diwasiti Kuipers: satu menang.
  • Rekor Denmark ketika diwasiti Kuipers: dua menang, satu kalah.
PEMAIN KUNCI
REP CHESKA:

Top Skorer: Patrik Schick (4 gol)
Top Assist: Tomas Kalas, Tomas Soucek, Tomas Holes dan Vladimir Coufal (@1 assist
Top Rating: Patrik Schick (7,56)

DENMARK:

Top Assist: Joakim Maehle, Yussuf Poulsen dan Kasper Dolberg (@2 gol)
Top
Assist: Pierre-Emile Hojbjerg (3 assist)
Top Rating:
 Joakim Maehle (7,61)

Statistik di Piala Eropa 2020 menurut whoscored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Rep Cheska: Tidak ada pemain absen.
  • Denmark: Christian Eriksen absen. Simon Kjaer, Yussuf Poulsen dan Daniel Waas diragukan.
PRAKIRAAN FORMASI
line up Rep. Cheska vs Denmark

Pekan Depan Christian Eriksen Kembali ke Inter Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kondisi Christian Eriksen terus membaik. Situasi ini membuat sang gelandang akan kembali ke Inter Milan pekan depan.

Seperti diketahui, Christian Eriksen kolaps saat membela Denmark melawan Finlandia pada laga pertama fase grup Euro 2020. Ia terkena serangan jantung dan tak bisa membela Tim Dinamit di sisa turnamen.

Serangan jantung itu membuat Eriksen pingsan. Dia pun dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan intensif. Kendati kondisinya telah jauh lebih baik, kecil kemungkinan dia bisa kembali bermain.

Agen Christian Eriksen Sudah Bangun dan Bisa Berbicara
skysports.com

Walau begitu dia akan kembali ke Inter Milan untuk menjalani tes medis lanjutan. Corriere dello Sport melaporkan kembalinya sang gelandang bukan untuk persiapan musim baru.

Eriksen akan menemui rekan-rekannya di klub. Juga berbicara empat mata dengan pelatih baru, Simone Inzaghi, untuk menentukan langkah apa yang akan diambil.

Disebutkan pula jika ada kemungkinan kembalinya sang pemain ke Appiano Gentille untuk melepas defibrillator jantung yang ditanam.

Christian Eriksen memang sudah dipasangi defibrillator jantung. Alat tersebut dipasang agar denyut jantung kembali berdetak dengan normal.

Akan tetapi pemasangan alat seperti itu membuatnya tidak bisa bermain lagi, setidaknya di Serie A. Sebab Komite Olarhaga Italia melarang pemakaian alat pacu jantung di semua bidang olahraga.

Di sisi lain, Inter Milan sudah mengantisipasi kepergian Christian Eriksen dengan mencari gelandang baru. Mereka mendatangkan Hakan Calhanoglu dari AC Milan yang punya tipe permainan sama.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Mikkel Damsgaard Ungkap Rahasia Kegemilangannya

gamespool
Mikkel Damsgaard Ungkap Rahasia Kegemilangannya 80

Football5star.com, Indonesia – Bintang muda timnas Denmark, Mikkel Damgaard, mengaku sangat mengidolai Christian Eriksen. Damsgaard menjadikan Eriksen sebagai salah satu rahasia kegemilangannya sepanjang Euro 2020.

Damsgaard merupakan salah satu pemain Denmark yang tampil mencolok sepanjang Euro 2020. Pemain berusia 20 tahun itu berhasil mencetak satu gol dan satu assist dari tiga penampilan.

“Christian Eriksen merupakan salah satu sosok yang sangat menginspirasi saya. Dia merupakan salah satu pemain yang permainannya coba saya tiru,” ujar Mikkel Damsgaard dikutip football5star dari laman Football Italia.

Mikkel Damsgaard - Denmark - BBC
BBC

“Saya sudah cukup lama mengagumi Eriksen. Saya memiliki posisi yang tak terlalu berbeda dengannya. Jadi, tak sulit bagi saya untuk mencoba melakukan apa yang biasa ia lakukan di atas lapangan,” sambung Damsgaard.

Meski berusaha meniru gaya bermain Eriksen, Damsgaard mengaku bahwa ia tak memiliki peran yang sama dengan sang idola. Damsgaard lebih senang dimainkan sebagai salah satu dari tiga gelandang di belakang striker tim dinamit.

“Kami memiliki peran yang berbeda di atas lapangan. Saya bermain di posisi yang cukup ofensif, sementara Eriksen bermain lebih ke dalam.”

“Saya adalah seorang kreator yang selalu berusaha menciptakan peluang di setiap pertandingan. Saya senang dimainkan di sayap dan berusaha mencari celah untuk dieksploitasi. Selain itu, saya juga turut membantu para striker membongkar pertahanan lawan,,” tuntas Damsgaard.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

16 Besar Euro 2020: Tiga Kuda Hitam Curi Perhatian

gamespool
16 Besar Euro 2020: Tiga Kuda Hitam Curi Perhatian 84

Football5star.com, Indonesia – Denmark, Rep. Cheska dan Swiss menjadi tiga tim yang sukses mencuri pehatian di babak 16 besar Euro 2020. Ketiganya berhasil mengamankan tempat di babak perempat final dengan cara yang impresif.

Denmark menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar. Pada Sabtu (26/6) lalu, mereka berhasil mengalahkan Wales dengan skor 4-0 berkat gol Kasper Dolberg (27′ & 48′), Joakim Maehle (88′) dan Martin Braithwaite (90+4′).

Sehari berselang, giliran Rep Cheska yang tampil mempesona. Patrik Schick cs secara mengejutkan berhasil menyingkirkan tim tangguh, Belanda, dengan skor 2-0. Sementara itu, Swiss menyingkirkan juara Piala Dunia 2018, Prancis melalui babak adu penalti.

16 Besar - Euro 2020 - uefa. com
uefa.com

Selain ketiganya, ada juga tim lain yang juga tampil impresif di babak 16 besar, yakni Spanyol dan Inggris. Spanyol menyikngkirkan Kroasia dengan skor 5-3 lewat babak tambahan dan Inggris tampil perkasa ketika menjamu Jerman di Stadion Wembley.

Ukraina menjadi tim terakhir yang lolos ke babak delapan besar. Pada Rabu (30/6) dinihari WIB, skuat besutan Andriy Shevchenko berhasil menyingkirkan Swedia melalui gol Artem Dovbyk di menit terakhir babak tambahan.

Babak perempat final Piala Eropa 2020 rencananya akan dibuka dengan laga Swiss vs Spanyol pada Jumat (2/7) malam WIB. Partai antara (SIAPA) vs Inggris pada Minggu (4/7) dinihari WIB bakal menutup babak delapan besar.

HASIL LENGKAP BABAK 16 BESAR EURO 2020:

Sabtu (26/6):

  • Wales 0-4 Denmark (Kasper Dolberg 27′, 48′, Joakim Maehle 88′, Martin Braithwaite 90+4′)

Minggu (27/6):

  • Italia 2-1 Austria (Federico Chiesa 95′, Matteo Pessina 105′ – Sasa Kalajdzic 114′)
  • Belanda 0-2 Rep Cheska (Tomas Holes 68′, Patrik Schick 80′)

Senin (28/6):

  • Belgia 1-0 Portugal (Thorgan Hazard 42′)
  • Kroasia 3-5 Spanyol (Pedri 20′ [bd], Mislav Orsic 85′, Mario Pasalic 90+2′ – Pablo Sarabia 38′, Cesar Azpilicueta 57′, Ferran Torres 77′, Alvaro Morata 100′, Mikel Oyarzabal 103′)

Selasa (29/6):

  • Prancis 3-3 Swiss* (Karim Benzema 57′, 59′, Paul Pogba 75′ – Haris Seferovic 15′, 81′, Mario Gavranovic 90′)
  • Inggris 2-0 Jerman (Raheem Sterling 75′, Harry Kane 86′)

*Swiss menang adu penalti dengan skor 5-4

Rabu (30/6):

  • Swedia 1-2 Ukraina (Emil Forsberg 43′ – Oleksandr Zinchenko 27′, Artem Dovbyk 120+1′)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kasper Dolberg Tak Percaya Denmark Bisa Menang Besar

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kasper Dolberg, striker Denmark mengaku tak bisa percaya bahwa negaranya bisa menang besar 4-0 atas Wales di babak 16 besar EURO 2020. Kapser Dolberg pada laga itu menyumbang dua gol.

“Ini benar-benar gila. Saya sebenarnya tidak tahu bagaimana perasaan saya. Ini benar-benar gila. Ini tidak nyata. Di sini, di mana semuanya dimulai untuk saya dan untuk bermain di sini lagi dengan hasil seperti ini, benar-benar gila,” ucap Kasper Dolberg seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi UEFA, Minggu (27/6/2021).

Kasper Dolberg Tak Percaya Bisa Denmark Menang Besar
uefa.com

Pernyataan senada juga diungkap oleh pelatih Denmark, Kasper Hjulmand. Sama seperti Dolberg, Hjulmand tak menyangka anak asuhnya bisa menang empat gol tanpa balas ke gawang Wales.

“Sulit untuk dipercaya bahwa ini adalah kenyataan. Saya mengagumi para pemain dan fakta bahwa kami bisa terus berjuang. Tidak peduli siapa yang bermain, mereka bermain dengan sangat baik. Mereka adalah pejuang sejati,” ucap Kasper Hjulmand.

Denmark menghantam Wales dengan empat gol di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, stadion yang sudah sangat dikenal oleh Kasper Dolberg. Sebelum bergabung ke Nice pada 2019, ia adalah pemain Ajax yang bermarkas di stadion tersebut.

Kasper Dolberg mencetak gol pembuka bagi Denmark pada menit ke-27. Setelah itu ia membawa tim Dinamit unggul 2-0 pada menit ke-48. Dua gol Denmark lainnya dicetak oleh full back Atalanta, Joakim Mæhle dan penyerang Barcelona, Martin Braithwaite pada masa injury time babak kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jelang Wales vs Denmark, Rob Page Kagumi Tim Dinamit

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Wales vs Denmark akan jadi laga pertama 16 besar Euro 2020. Pelatih Rob Page mengaku siap mengalahkan Tim Dinamit di Johan Cruiff Arena, Sabtu (26/6/2021).

Rob Page menilai Wales punya kans untuk mengalahkan Denmark dan menembus perempat final. Akan tetapi dia tidak mau gegabah terkait laga malam nanti.

Apalagi pelatih yang untuk sementara menggantikan Ryan Giggs baru dibuat terpukau oleh Denmark. Ia takjub lihat permainan Simon Kjaer dkk saat menghancurkan Rusia 4-1 di fase grup.

rob page-wales-Cymru
@Cymru

“Kami semua ambisius dan kami ingin melangkah sejauh yang kami bisa. Tapi kami tidak boleh naif untuk memasuki pertandingan ini,” ujar Rob Page seperti dikutip Football5star dari laman resmi UEFA, Sabtu (26/6/2021).

“Kami telah menyaksikan Denmark bermain di pertandingan terakhir mereka dan Anda tidak bisa berkata apa-apa selain terkesan dengan apa yang mereka lakukan. Tapi kami juga tahu kami bisa memberikan permainan yang bagus kepada siapa pun lawan yang dihadapi,” ia menambahkan.

Upaya Wales diyakini tidak akan mudah. Mereka punya catatan kurang mengenakkan kala bersua Tim Dinamit. Dari 10 pertandingan Gareth Bale dkk hanya meraih empat kemenangan.

Dan dalam dua pertemuan terakhir kedua negara, Wales selalu kalah dari Denmark. Kemenangan terakhir The Dragons tercipta 2008 silam pada laga persahabatan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sisi Emosional Laga Wales vs Denmark di Johan Cruijff Arena

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Babak 16 besar pertama Euro 2020 akan mempertemukan Wales vs Denmark, Sabtu (26/6/2021). Laga di Johan Cruijff Arena punya makna lebih untuk Tim Dinamit.

Untuk diketahui, Johan Cruijff Arena pernah jadi tempat Christian Eriksen mengembangkan diri. Ya, dia lama memperkuat Ajax Amsterdam sebelum pindah ke Tottenham Hotspur dan Inter Milan.

Bagi pelatih Kasper Hjulmand, fakta tersebut membuat laga Wales vs Denmark akan terasa emosional. Terlebih Christian Eriksen sekarang masih dalam masa penyembuhan di rumah sakit.

Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua - Kasper Hjulmand
Mirror

‘Kami menghadapi pengalaman yang sangat traumatis dan pada malam yang sama kami harus bermain. Kami melawan salah satu tim terbaik dunia beberapa hari kemudian lalu mengalahkan Rusia dengan permainan yang sangat intens,” kata pelatih Denmark seperti dilansir Footballng, Sabtu (26/6/2021).

“Kami menjalani hari-hari gila di Kopenhagen dengan emosi yang melengkapi kehidupan ini. Pertandingan akan emosional karena kami akan bermain di markas Christian Eriksen yang lama dan kami akan memberikan segalanya,” ia menambahkan.

Di sisi lain, Kasper Hjulmand mengaku sudah mempersiapkan semua skenario. Termasuk kala laga Wales vs Denmark harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

“Kami telah mempersiapkan semuanya dengan baik dan kami siap untuk semua skenario yang ada. Secara keseluruhan kami sudah siap bertanding dan menatap laga dengan penuh keyakinan,” tutup Kasper Hjulmand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Denmark Bakal Lolos Jika Lakoni Adu Penalti Lawan Wales?

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denmark akan melakoni laga babak 16 besar EURO 2020 melawan Wales. Di atas kertas, Denmark tentu lebih diunggulkan dibanding Wales. Namun tentu saja Denmark tak boleh pandang sebelah mata Wales.

Meski sempat mengalami kekalahan di partai perdana melawan Finlandia pada babak fase grup, Denmark bangkit dan terlihat menunjukkan determinasi bagus di dua laga berikutnya. Hal berbeda justru dialami Wales. Bisa dibilang Aaron Ramsey dkk cukup beruntung bisa lolos dari babak fase grup.

Denmark Bakal Lolos Jika Lakoni Adu Penalti Lawan Wales

Jelang pertandingan melawan Wales, pelatih Denmark, Kasper Hjulmand mengaku sudah menyiapkan semua skenario dalam sesi latihan tim, termasuk jika tim Dinamit harus melakoni babak adu penalti.

“Kami telah mempersiapkan diri dengan baik dan benar-benar siap untuk semua skenario. Secara keseluruhan, kami bisa tampil lebih baik,” kata Kasper Hjulmand seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi UEFA, Sabtu (26/6/2021).

Jika menilik dari catatan adu penalti Denmark di kompetisi resmi, Simon Kjaer dkk memang boleh percaya diri. Tim Dinamit sudah melakoni 4 babak adu tendangan penalti.

Dari empat adu tendangan penalti, tim Dinamit mampu meraih 2 kemenangan dan 2 kali kalah. Namun yang harus jadi sorotan adalah, di babak adu tendangan penalti yang terakhir mereka lakoni pada Piala Dunia 2018, tim Dinamit harus menelan pil pahit.

Saat jumpa Kroasia di babak 16 besar Piala Dunia 2018, tim Dinamit kalah 2-3 di babak adu tendangan penalti. Kekalahan pertama di babak adu tendangan penalti dialami mereka saat semifinal EURO 1984 melawan Spanyol.

Sedangkan Wales sendiri belum pernah melakoni babak adu penalti di kompetisi resmi. Hal ini tentu jadi kelemahan untuk anak asuh Rob Page.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Aksi Viral Fan Denmark Bawa 12 Gelas Bir dengan Dua Tangan

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Seorang fan Denmark viral di media sosial. Fan Denmark itu menjadi viral karena aksinya yang membawa 12 gelar bir dan beberapa mangkuk hot dog.

Dikutip Football5star.com dari news.com.au, Sabtu (26/6/2021), fan Denmark yang menggunakan topi koboi itu membawa tiga nampan yang berisikan 12 gelar bir dan sejumlah hot dog.

Aksi fan Denmark yang bertopi koboi ini mengundang kelucuan bagi para warnaget Dalam video yang diunggah oleh sejumlah warganet di Twitter ini, fan tersebut tampak dengan hati-hati membawa nampan tersebut menaiki anak tangga stadion.

Si fan tampak menggunakan dagunya untuk menahan gelar bir paling atas. Sejumlah fan tim Dinamit lain yang melihat langsung aksi si pria bertopi koboi itu pun memberikan tepuk tangan dengan meriah.

Video fan Denmark itu kabarnya telah ditonton sebanyak 1,8 juta di Twitter. Sejumlah publik figure pun mengunggah video viral fan tersebut, salah satunya mantan peraih medali emas Olimpiade cabang Hoki asal Inggris, Samantha Quek.

Samantah menuliskan, “Forget Ronaldo. This is the performance of #EURO2020” dalam unggahannya di akun Twitter pribadinya. Sejumlah akun Twitter lain menyebut bahwa aksi fan ini menggambarkan aksi paling mengesankan di perhelatan EURO 2020.

Kabar buruk suporter Denmark

Sementara itu, kabar kurang sedap datang dari perhelatan EURO 2020. Otoritas kesehatan Denmark mengumumkan bahwa ada tiga suporter asal negara tersebut yang terinfeksi Covid-19 varian delta.

Suporter Denmark itu datang di pertandingan Denmark vs Belgia yang berlangsung di Parken Stadium, Copenhagen pada 17 Juni lalu.

“Ketiga orang yang terinfeksi itu selama pertandingan, serta mereka yang telak melakukan kontak dekat dengan ketiganya. Kontak terdekat dari ketiga orang ini telah diberitahu,” ucap Anette Lykke Petri, direktur badan keselamatan dan kesehatan Denmark”

Menurut Anette, saat ini pemerintah Denmark berencana untuk melakukan tes swab terhadap 4000 penonton yang hadir di Parken Stadium, tempat laga Denmark vs Belgia berlangsung.

Disebutkan Anette, pihaknya sejauh ini telah menemukan 29 kasus infeksi selama tiga pertandingan EURO 2020 yang berlangsung di Kopenhagen, Denmark. Untuk saat ini, Denmark telah memiliki 200 kasus Covid-19 per hari dari 5,8 juta penduduknya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jon Dahl Tomasson Yakin Denmark Melangkah Jauh di EURO 2020

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jon Dahl Tomasson meyakini timnas Denmark akan melangkah cukup jauh di EURO 2020. Menurut mantan striker AC Milan itu, Denmark saat itu merupakan tim yang brilian yang bermain secara tim.

“Saya pikir ini adalah tim yang brilian, para pemain brilian bermain bersama secara tim. Mereka ingin melakukan sesuatu bersama-sama,” kata Jon Dahl Tomasson seperti dikutip Football5star.com dari Reuters, Sabtu (26/6/2021).

denmark-EURO2020

Jon Dahl Tomasson pun memberi contoh saat kejadian tak terduga yang didapat oleh Christian Eriksen. Menurut Tomasson, hal itu menunjukkan pemain Denmark bermain dan menyatu sebagai sebuah tim.

“Jika Anda melihat cara mereka tampil, cara mereka bertindak sebagai sebuah tim ketika sesuatu yang terjadi pada Christian. Itu luar biasa, itu menunjukkan sikap mereka sebagai sebuah tim,” tambah Jon Dahl Tomasson.

“Mereka juga memiliki sikap yang baik di lapangan. Dan tentu saja mereka mendapatkan hasil yang bagus saat melawan Rusia tempo hari, jadi mereka menantikan untuk laga di Amsterdam melawan Wales,” ungkap Tomasson.

Mantan asisten pelatih Denmark itu juga memberikan pujian khusus kepada kapten Denmark, Simon Kjaer. Menurut Tomasson, Kjaer memiliki kapasitas dan kepribadian kuat sebagai kapten tim.

“Saya mengenal Simon dengan sangat baik, saya juga pernah bermain dengannya. Dia anak yang luar biasa, terlahir sebagai kapten, dia menjaga semua orang dan merawat semua orang yang ada di tim,”

“Dia merupakan pemain dengan karakter yang sangat bagus, yang ingin selalu menang. Orang yang sangat penting untuk skuat Denmark dan dia telah melakukan pekerjaan luar biasa,” tutup Jon Dahl Tomasson.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]