Manchester City vs Manchester United: Etihad Bukan Neraka Setan Merah

gamespool
Manchester City vs Manchester United: Etihad Bukan Neraka Setan Merah 6

Football5star.com Indonesia – Jelang duel Manchester City vs Manchester United di Liga Inggris, Minggu (7/3/2021), tim tamu tak perlu minder dengan catatan impresif tuan rumah. Pasalnya, Stadion Etihad yang menjadi markas The Cityzens sejatinya bukan neraka bagi Setan Merah.

Memang, baik Manchester City atau Manchester United sama-sama bisa mengusungkan dada dalam menyambut Derbi Manchester akhir pekan ini. Pasalnya, kedua tim memiliki modal apik sesuai status masing-masing dalam pertandingan besok.

Manchester City vs Manchester United - reuters
Reuters

Manchester United memang tengah memasuki tren negatif . Tiga pertandingan beruntun anak asuh Ole Gunnar Solskjaer cuma bisa imbang 0-0. Total, sudah enam kali mereka mengakhiri laga dengan tanpa gol. Menariknya, lima hasil 0-0 itu justru ketika menghadapi tim papan atas seperti Chelsea (2 kali), Manchester City, Arsenal, dan Liverpool.

Meski begitu, dalam duel Manchester City vs Manchester United di Stadion Etihad kali ini, tim beralias Red Devils itu juga memiliki catatan apik dalam laga tandang. Mereka menjadi satu-satunya tim di 5 liga top Eropa yang belum menderita kekalahan tandang pada musim ini.

Total, Manchester United melalui 21 pertandingan tandang Liga Inggris tanpa ternoda (13 menang dan 8 seri), termasuk 14 laga pada musim ini. Catatan ini jika diteruskan termasuk saat menyambangi Manchester City, membuat Red Devils di ambang rekor 27 laga tandang tanpa kalah milik Arsenal antara 2003 sampai 2004.

Manchester City vs Manchester United, Di Ambang Rekor atau Noda

Manchester City vs Manchester United 1 - premierleaguecom
Premierleague.com

Catatan itu menjadi modal berharga Bruno Fernandes dan kawan-kawan dalam upaya meredam kedigdayaan rival sekotanya di Stadion Etihad. Apalagi, Manchester City pun menyambut laga dengan modal tak kalah mentereng.

Anak asuh Pep Guardiola menyambut laga Manchester City vs Manchester United dengan catatan 21 kemenangan beruntun, mencetak 55 gol dan hanya kebobolan 8 kali. Terakhir kali The Cityzens gagal menang di semua kompetisi adalah ketika imbang 1-1 pada pekan ke-13 Liga Inggris melawan West Bromwich Albion (15/12/2020).

Sejak saat itu, Manchester City melesat tanpa hambatan dengan menyapu bersih kemenangan. Khusus di Liga Inggris, mereka pun telah melewati 15 laga dengan raihan kemenangan beruntun. Sebuah catatan yang tentunya membuat Manchester United was-was dalam kunjungan akhir pekan ini.

Manchester City tentunya bertekad melanjutkan tren positif itu. Pasalnya, ada rekor yang sudah di ambang mata. Anak asuh Pep Guardiola terpaut tiga pertandingan dari rekor kemenangan beruntun liga yang mereka torehkan sendiri pada 2017, dan disamai Liverpool musim lalu.

Manchester City vs Manchester United Marcus Rashford - getty image
Getty Image

Manchester City tentunya tak mau Derbi Manchester menjadi noda dalam upaya memburu rekor itu. Apalagi, Manchester United dalam 6 kunjungan terakhir ke markas The Cityzens, bisa meraih 4 kemenangan dan sekali hasil imbang. Selain itu, tujuh dari 10 laga terakhir Manchester City vs Manchester United juga lebih memihak kepada tim tamu.

Jika bisa menang, Manchester United tak cuma memutus upaya sang rival memburu rekor. Red Devils pun bisa menambah keunggulan head to head atas Manchester City. Sejauh ini, Man United mencatat 58 kemenangan dari 151 Derbi Manchester dan hanya kalah 45 kali seria 48 imbang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tatap Derbi Manchester, Pep Guardiola Waspadai 5 Pemain Man. United

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pep Guardiola tak jemawa menatap laga Derbi Manchester, Minggu (7/3/2021). Meskipun Manchester City meraup 21 kemenangan beruntun, dia sama sekali tak meremehkan Manchester United. Dalam pandangannya, Red Devils tetaplah ancaman besar.

Secara khusus, jelang Derbi Manchester, Guardiola menyebut setidaknya ada lima pemain Manchester United yang perlu diwaspadai anak-anak asuhnya. Dia menilai mereka sebagai ancaman bagi tren apik The Cityzens saat ini.

“Mereka begitu kuat di semua sisi. Pertahanan oke. Lalu, Bruno Fernandes, kecepatan di depan dengan (Daniel) James, (Marcus) Rashford, (Anthony) Martial,” kata Pep Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Edinson Cavani termasuk lima pemain yang diwaspadai Pep Guardiola pada Derbi Manchester.
eurosport.com

Guardiola lantas menambahkan satu pemain yang diakui sangat mengesankan di matanya. “Pengalaman (Edinson) Cavani, pemain yang saya sangat kagumi atas semua hal yang telah dilakukan sepanjang kariernya,” ujar dia.

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu pun lantas menunjukkan rasa hormat kepada Manchester United. “Ini adalah Manchester United. Sungguh sebuah kehormatan dapat bersaing dengan mereka, berada di depan mereka,” kata dia.

Guardiola Tak Takut Man. United

Meskipun demikian, bukan berarti Pep Guardiola takut menatap Derbi Manchester. Dia menegaskan, Manchester City tak pernah takut menghadapi siapa pun walau menaruh rasa hormat sangat tinggi. Tak terkecuali Manchester United pada laga derbi nanti.

“Takut bukanlah kata yang tepat untuk menjelaskan ketika saya menatap lawan. Saya punya respek luar biasa. Namun, pada saat bersamaan, saya dapat kalah atau menang,” kata Guardiola kepada Sky Sports.

Lebih lanjut, soal kekuatan Man. United, Guardiola berujar, “Kami tahu kualitas yang mereka miliki. Saya sangat terkesan oleh cara mereka bermain di Stamford Bridge. Intensitas, ritme, pressing tinggi, dan betapa berani mereka dalam banyak aspek.”

Pep Guardiola lantas menegaskan, hanya ada satu target Manchester City pada Derbi Manchester nanti. Performa bagus Red Devils dinilai sebagai tantangan tersendiri yang membuat laga nanti lebih menarik bagi mereka. “Kami menerima tantangan, ingin menampilkan permainan bagus, dan coba memenangi pertandingan,” ucap dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Derbi Manchester di Semifinal Carabao Cup, Siapa Lebih Hebat?

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah laga besar akan tersaji pada semifinal Carabao Cup, Kamis (7/1/2021) dini hari WIB. Derbi Manchester antara Manchester City dan Manchester United akan jadi penentu lawan Tottenham Hotspur pada laga final.

Derbi Manchester pada semifinal ini sangatlah menarik. Pasalnya, Manchester City dan Manchester United adalah juara dalam lima musim terakhir. The Cityzens tercatat sebagai kampiun pada 2015-16, 2017-18, 2018-19, dan 2019-20. Adapun Red Devils merupakan juara pada 2016-17.

Laga Derbi Manchester pada semifinal Piala Liga Inggris pun bukanlah hal baru. Sepanjang sejarah, ini merupakan kali ke-4 kedua klub asal Kota Manchester itu saling bunuh untuk merebut tiket ke final.

Lalu, siapakah yang lebih hebat? Dari tiga pertemuan pada semifinal terdahulu, Manchester City ternyata lebih hebat. Faktanya, The Cityzens mampu dua kali melewati adangan Manchester United pada semifinal Piala Liga Inggris.

Kemenangan pertama direbut The Cityzens pada Derbi Manchester yang berlangsung musim 1969-70. Mereka menang 2-1 di kandang sendiri dan imbang 2-2 di kandang Red Devils.

Adapun kemenangan kedua diraih pada Carabao Cup musim 2019-20. Pada leg I di Stadion Old Trafford, Manchester City secara mengejutkan menang 3-1. Hal itu membuat gol tunggal kemenangan 1-0 yang dibuat Nemanja Matic pada leg II jadi sia-sia bagi Manchester United.

Berimbang di Derbi Manchester

Satu-satunya kemenangan Manchester United pada Derbi Manchester saat semifinal Piala Liga Inggris diraih pada 2009-10. Kala itu, tim asuhan Sir Alex Ferguson melakukan remontada alias membalik keadaan dan memastikan lolos ke final pada leg II.

Pada leg I yang berlangsung di kandang Manchester City, Manchester United sempat unggul lewat gol Ryan Giggs. Namun, brace Carlos Tevez membuat The Cityzens yang tampil sebagai pemenang.

Kekalahan pada leg I menyengat Red Devils saat menjamu The Cityzens. Paul Scholes dan Michael Carrick membawa tuan rumah unggul 2-0. Namun, Tevez memperkecil keadaan. Untung bagi Red Devils, Wayne Rooney membuat gol ketiga saat pertandingan memasuki menit ke-90.

Terlepas dari rekor pada semifinal, Manchester United dan Manchester City sebetulnya berimbang saat menjalani Derbi Manchester pada ajang Piala Liga Inggris. Buktinya, kedua klub sama-sama merebut 4 kemenangan dan hanya 1 kali imbang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pep Guardiola Cemas Jelang Derbi Manchester di Semifinal Carabao Cup

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kamis (7/1/2021) dini hari WIB, Manchester City akan menjalani laga derbi melawan Manchester United pada semifinal Carabao Cup. Jelang laga itu, manajer The Cityzens, Pep Guardiola, dilanda kecemasan terkait kondisi skuatnya saat ini.

Guardiola cemas menatap laga Derbi Manchester pada semifinal Carabao Cup karena skuatnya tak lengkap. Enam pemain terancam tak dapat diturunkan pada laga melawan Manchester United tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, Manchester City dilanda badai COVID-19. Kyle Walker, Gabriel Jesus, Ederson Moraes, dan Eric Garcia dinyatakan positif terpapar virus yang tengah menjadi pandemi itu. Sampai-sampai, laga melawan Everton ditunda oleh Premier League.

Ederson Moraes dipastikan absen dalam Derbi Manchester pada semifinal Carabao Cup karena positif COVID-19.
Getty Images

Tak hanya itu, Pep Guardiola juga sudah dipastikan tak dapat menurunkan bek Aymeric Laporte yang mengalami cedera otot paha. Terakhir, Ilkay Guendogan mengalami masalah pada pergelangan kakinya saat menghadapi Chelsea.

“Saya cemas harus menjalani laga-laga poada periode ini dengan hanya 15, 16 pemain. Ini situasi yang sulit untuk diatasi di semua kompetisi. Namun, kami akan menatap laga per laga dan melihat siapa saja yang bugar,” urai Pep Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Guardiola Hanya Bisa Pasrah

Para pemain Manchester City diharapkan Guardiola tampil seperti saat lawan Chelsea.
Getty Images

Pep Guardiola mengakui kondisi timnya saat ini tidaklah ideal untuk mengarungi banyak kompetisi dan bersaing meraih gelar juara. Namun, dia tak dapat berbuat apa-apa. Satu-satunya solusi adalah melirik pemain-pemain dari tim kedua.

“Jika ingin bersaing di semua kompetisi, Anda perlu skuat lengkap. Namun, kami punya tim kedua yang ikut berlatih dengan tim utama. Kami tahu mereka dapat menolong kami mengatasi masalah. Namun, tetap saja, dengan jumlah laga yang ada dan hanya 15, 16 pemain yang ada, itu sangat sulit,” ujar Guardiola lagi.

Pada laga semifinal Carabao Cup melawan Manchester United nanti, Pep Guardiola hanya tinggal berharap para pemain yang ada dapat tampil luar biasa. Eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu mengaku puas oleh performa Kevin De Bruyne cs. saat menang 3-1 atas Chelsea di Stamford Bridge pada akhir pekan lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! Ini 5 Kejadian Tak Terduga di Derbi Manchester

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Derbi Manchester edisi ke-182 di semua kompetisi dihelat, Minggu (8/3/2020) di Stadion Old Trafford. Laga Manchester United vs Manchester City diprediksi akan berjalan alot, pasalnya kedua tim sama-sama tunjukkan perfomance bagus di laga terakhir.

Seperti kebanyakan laga derbi di seluruh dunia, pertemuan kedua tim sudah pasti menghadirkan banyak kejadian dan hal yang tak terduga.

Tentunya selain perang taktik antar kedua pelatih atau adu skill antar kedua pemain. Laga Derbi selalu hadirkan cerita menarik dari tahun ke tahun penyelenggaraannya. Kamu pasti gak tahu, ini 5 kejadian tak terduga derbi Manchester dari tahun ke tahun:

Derbi dengan penerangan pertama

Kedua tim merupakan salah satu tim tua di Liga Inggris. United di awal terbentuk bernama Newton Heath sedangkan City mengusung nama Ardwick. Ardwick jadi tim pertama yang menggunakan nama Manchester.

Pada masa masih bernama lama, kedua tim sudah beberapa kali bertemu. Namun derbi pertama dengan menggunakan penerangan pertama baru bisa terjadi pada Februari 1889 di Belle Vue Athletic Ground.

Kamu Pasti Gak Tahu! Ini 5 Kejadian Tak Terduga di Derbi Manchester
fourfourtwo

Dikutip dari laporan bbc, Sabtu (7/3) saat itu lampu listrik ditempatkan di pinggir lapangan dan laga disaksikan oleh 10 ribu orang. Pada laga derbi dengan penerangan pertama, Newton Heath meraih kemenangan 3-2 atas Ardwick.

Namun laga ini hanya laga persahabatan yang ditujukan untuk korban tragedi tambang batu baru Hyde. Sedangkan derbi pertama dengan penerangan pertama terjadi di Community Shield 1956.

Skandal keuangan Manchester City

Federasi sepak bola Eropa, UEFA menjatuhkan sanksi kepada Manchester City terkait pelanggaran pajak. Sanksi ini bukan pertama kali diterima oleh City. Pada 1906, klub ini juga mendapat sanksi karena pelanggaran serupa.

Federasi sepak bola Inggris, jatuhkan sanksi karena skandal keuangan manajemen City. Mereka dinyatakan bersalah karena melakukan pembayaran di luar neraca keuangan.

Menariknya empat pemain City pada musim berikutnya malah menyebrang ke United. Mereka adalah Jimmy Bannister, Herbert Burgess, Billy Meredith dan Sandy Turnbull.

Keempatnya membantu United meraih gelar juara Liga Inggris pada 1908. Sandy Turnbull jadi pemain pertama yang mendapat kartu merah di laga derbi Manchester saat ia berstatus sebagai pemain United.

Tekel horor George Best

Derbi Manchester di era 70-an berlangsung cukup sengit. Saat itu United dibela oleh salah satu legenda mereka, Geogre Best. Pada laga derbi Desember 1970, Best melakukan tekel horor kepada pemain City, Glyn Pardoe.

Dikutip dari laporan bbc, akibat tekel horor dari Best, kaki Pardoe hampir akan diamputasi. Jika melihat dari tayangan ulang, kedua pemain saat itu tengah berusaha berebut bola dari lini tengah.

Kaki Best masuk dengan telak ke kaki Pardoe. Yang menarik, wasit tak melihat insiden tersebut dan tetap melanjutkan permainan di saat Pardoe mengerang kesakitan. Best kemudian hanya dihukum kartu kuning karena insiden mengerikan tersebut.

Lemparan koin suporter City

Setelah City tak kedengaran gaungnya di era 80 dan 90-an. Pertemuan kedua tim kemudian kembali alot memasuki 2000-an. Masuknya investor baru membuat City menjadi klub dengan banyak pemain bintang.

Kondisi ini yang membuat suporter City semakin percaya diri. Pada derbi Manchester pada 2012/13 sempat terjadi insiden yang melibatkan suporter City.

Saat itu, bek United, Rio Ferdinand mengalami pendarahan di pelipis akibat lemparan koin suporter City. Tidak berhenti di situ, pada laga yang dimenangkan oleh United dengan skor 3-2, seorang fan City sempat mengajak Ferdinand untuk baku pukul.

Why Always Me

Momen yang akan selalu diingat oleh suporter dan skuat United di laga derbi Manchester tentu saja selebrasi yang dilakukan oleh Mario Balotelli pada musim 2011/12.

Bermain di Stadion Old Trafford, City sukses menghancurkan United dengan skor sangat telak 6-1. Balotelli yang mencetak gol pada menit ke-60, striker kontroversial itu berlari ke sudut lapangan dan membuka jerseynya untuk menunjukkan tulisan “Why Always Me” di dada.

Pengelola jersey Manchester City, Les Chapman sempat mengatakan bahwa Balotelli sudah memiliki insting untuk mencetak gol di Old Trafford.

“Balotelli langsung memiliki ide mengenai satu atau dua kalimat yang sayangnya masih kontroversial. Dia lalu berpikir sekitar satu menit dan bertanya tentang Why Always Me,” kata Chapman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi: Manchester United vs Manchester City

Prediksi Manchester United vs Manchester City
Prediksi: Manchester United vs Manchester City 24
PREDIKSI HASIL
FootballPredictions
Manchester United 2-0 Manchester City
Predictz
Manchseter United 2-1 Manchester City
Forebet
Manchester United 2-0 Manchester City
FOOTBALL5STAR
Manchester United 1-0 Manchester City
Stadion Old Trafford, Minggu (8/3/2020) Pukul 21.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Pekan ke-29 Liga Inggris akan hadirkan big match dengan tajuk derbi Manchester antara Manchester United vs Manchester City, Minggu (8/3/2020) di Stadion Old Trafford.

Tim tuan rumah tengah berada di kondisi yang sangat bangus jelang laga. Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer tersebut baru meraih kemenangan 3-0 atas Derby County di babak kelima Piala FA.

Dua pemain anyar United, Bruno Fernandes dan Odion Ighalo juga tengah berada di kondisi on fire. Keduanya sudah catatkan tiga gol untuk tim berjuluk Red Devils.

Sayangnya catatan United melawan City di tiga edisi derbi terakhir kurang baik. United selalu menelan kekalahan dari anak asuh Pep Guardiola.

Kondisi Sergio Aguero dkk juga sangat bagus. City selalu meraih lima kemenangan di lima terakhir di semua kompetisi. Laga kedua tim diprediksi akan berjalan alot dan hasil imbang cukup adil bagi keduanya.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Manchester United vs Manchester City
Prediksi: Manchester United vs Manchester City 25
TREN PERFORMA
Tren Performa Red Devils vs The Cityzens
Prediksi: Manchester United vs Manchester City 26
STATISTIK MENARIK
  • Dari 45 laga derbi kedua tim di Liga Inggris, United menang 22 kali dan City menang 15 kali.
  • Dari 45 laga derbi kedua tim di Liga Inggris, United mencetak 66 gol dan City mencetak 61 gol.
  • United sukses meraih 4 kemenangan dari 4 laga terakhir di Liga Inggiris.
  • Dari 12 laga kandang di Liga Inggris, United hanya menelan 1 kekalahan.
  • City selalu menang dan mencetak 2 gol dari 3 laga di kandang Manchester United.
PELATIH
  • Pertandingan Liverpool vs Bournemouth akan mempertemukan Juergen Klopp dan Eddie Howe.
  • Rekor Klopp vs Howe: 7 kali Klopp menang, 1 imbang, 1 kali Howe menang.
  • Rekor Klopp vs Bournemouth: 7 kali menang, 1 imbang, dan 1 kali kalah.
WASIT
  • Pertadingan Manchester United vs Manchester City akan dipimpin oleh Mike Dean.
  • Rekor Mike Dean: 6 kali tuan rumah menang, 3 kali imbang, 1 kali tim tamu meraih kemenangan.
  • Rekor Mike Dean: Dua kali tim tuan rumah mampu menang lebih dari dua gol.
PEMAIN KUNCI

Manchester United

Top Scorer: Marcus Rashford (14 gol)
Top Assist: Daniel James (12 assist)
Top Rating: Marcus Rashford (7.25)

Manchester City

Top Scorer: Sergio Aguero (16 gol)
Top Assist: Kevin de Bruyne (16 assist)
Top Rating: Kevin de Bruyne (7.92)

*Statistik di Liga Inggris menurut Whoscored

BERITA KEDUA TIM
  • Manchester United: Marcus Rashford masih menepi karena cedera.
  • Manchester City: Kevin De Bruyne tak bisa dimainkan karena cedera.
PRAKIRAAN FORMASI

Prakiraan Formasi Manchester United vs Manchester City
Prediksi: Manchester United vs Manchester City 27

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Derbi Manchester: Misi Kembalikan Keangkeran Old Trafford

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Derbi adalah laga penuh gengsi. Kemenangan adalah harga mati. Hal itu juga berlaku pada laga Manchester United vs Manchester City, akhir pekan ini. Khusus bagi tuan rumah, ada misi tersendiri pada Derbi Manchester tersebut. Itu adalah mengembalikan keangkeran Stadion Old Trafford.

Musim ini, Manchester United masih unggul atas Manchester City. Dalam tiga pertemuan yang telah dilakoni pada ajang Premier League dan Carabao Cup, mereka mampu menuai dua kemenangan. Namun, dua kemenangan itu dituai di kandang lawan. Di Old Trafford, Red Devils justru kalah.

Manchester City selalu menang atas Manchester United dalam tiga edisi terakhir Derbi Manchester di Old Trafford.
hotwnews.com

Kekalahan itu jadi catatan tersendiri. Pasalnya, itulah kekalahan ketiga secara beruntun yang dialami Manchester United pada Derbi Manchester di Old Trafford. Tak ayal, menghentikan tren buruk itu jadi prioritas utama Red Devils pada derbi kali ini. Menjamu The Cityzens, mereka harus menang.

Sebelum ini, kali terakhir Manchester United mengalami tiga kekalahan beruntun di Old Trafford saat menjamu Manchester City pada 2011 hingga 2014. Kala itu, Red Devils takluk 1-6, 1-2, dan 0-3. Semuanya pada pentas Premier League.

Kemenangan pada Derbi Manchester kali ini sekaligus akan menghindarkan Red Devils dari catatan buruk 89 tahun silam. Kala itu, mereka kalah dalam empat kesempatan beruntun menjamu Manchester City. Mereka kalah 1-6 pada musim 1925-26, takluk 1-2 pada musim 1928-29, lalu dua kali tunduk 1-3 pada musim 1929-30 dan 1930-31.

Sejatinya, Old Trafford adalah tempat angker bagi Manchester City. The Cityzens bahkan pernah gagal menang dalam 27 lawatan beruntun ke sana. Hal itu terjadi pada kurun 1974 hingga 2006. Saat itu, The Cityzens mengalami 16 kekalahan dan hanya 11 kali meraih hasil imbang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pep Guardiola Ragu Kevin De Bruyne Tampil pada Derbi Manchester

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City kemungkinan tak akan tampil dengan skuat terbaik saat menjalani Derbi Manchester, akhir pekan nanti. Manajer Pep Guardiola ragu Kevin De Bruyne dapat tampil dalam laga melawan Manchester United di Stadion Old Trafford itu.

Kondisi De Bruyne jadi tanda tanya besar setelah absen saat Manchester City melawan Sheffield Wednesday, Kamis (5/3/2020) dini hari WIB. Menurut Pep Guardiola, gelandang andalannya itu tak dalam kondisi fit gara-gara cedera saat melawan Aston Villa pada final Carabao Cup.

Kevin De Bruyne mengalami cedera saat Manchester City menghadapi Aston Villa pada final Carabao Cup.
the-gazette.co.uk

“Kevin (De Bruyne) mengalami masalah di sini (bahu). Dia tak dalam kondisi bugar. Pada pertandingan terakhir, pada menit-menit akhir, dia jatuh dengan posisi buruk dan mengalami masalah di punggung,” urai Pep Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Soal kemungkinan De Bruyne tampil pada Derbi Manchester melawan Manchester United, Guardiola berujar, “Saya tak tahu. Kami tak tahu berapa lama dia harus menepi. Semoga saja tidak lama.”

Kehilangan De Bruyne akan jadi pekerjaan rumah bagi Pep Guardiola untuk Derbi Manchester nanti. Tak dapat dimungkiri, pemain asal Belgia tersebut punya andil besar bagi Manchester City musim ini. Sudah begitu, Manchester United tengah bergeliat bersama sang gelandang baru, Bruno Fernandes.

Kevin De Bruyne telah melakoni sembilan laga Derbi Manchester. Dari sembilan laga itu, tiga kali Manchester City menang, tiga kali Manchester United menang, dan tiga kali seri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi Manchester City vs Manchester United

Liga Inggris Manchester City vs Manchester United
PREDIKSI HASIL
FootballPredictions
Manchester City 2-1 Manchester United
Predictz
Manchester City 2-0 Manchester United
Forebet
Manchester City 0-1 Manchester United
FOOTBALL5STAR
Manchester City 1-2 Manchester United
Etihad Stadium, Minggu (8/12/2019) Pukul 00.30 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Big match bakal tersaji di pekan ke-16 Liga Inggris akhir pekan ini. Bertempat di Etihad Stadium, Minggu (8/12/2019) derbi Manchester edisi ke-178 antara Manchester City vs Manchester United akan dihelat.

Di atas kertas, tim tuan rumah tentu lebih diunggulkan. Pasukan besutan Pep Guardiola tengah berada di kondisi yang cukup bagus. Sergio Aguero dan kawan-kawan di laga terakhir mengalahkan Burnley dengan skor 4-1.

Meski begitu, peluang Marcus Rashford dan kawan-kawan untuk mencuri poin atau bahkan mempermalukan Manchester Biru mungkin saja terjadi. Pasalnya United pun di laga terakhir mampu kalahkan Tottenham dengan skor 2-1.

Dengan kondisi kedua tim yang tengah di jalur bagus. Laga kedua tim akhir pekan ini bisa diprediksi akan bermain sangat terbuka. Baik City ataupun United sama-sama memiliki capaian positif, tinggal bagaimana siapa yang lebih kuat dalam urusan mental di laga derbi nanti.

REKOR PERTEMUAN

 

head to head Manchester City vs Manchester United
TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Manchester City vs Manchester United
STATISTIK MENARIK
  • Kedua tim telah melakoni 178 pertandingan di semua kompetisi.
  • City selalu mencetak minimal 2 gol dalam 4 laga terakhirnya melawan MU di  Liga Inggris.
  • City selalu menang dan selalu mencetak minimal 2 gol dalam 3 laga kandang terakhirnya di Liga Inggris.
  • United selalu mencetak minimal 2 gol dalam 4 laga terakhirnya
  • United cuma menang 1 kali dalam 11 laga tandang terakhirnya di
PELATIH
  • Laga Manchester City vs Manchester United akan mempertemukan Pep Guardiola dan Ole Gunnar Solskjaer.
  • Rekor Pep vs Manchester United: 7 kali menang, 2 kali imbang, dan 2 kali kalah.
  • Rekor Solskjaer vs Manchester City: 0 menang, 0 imbang dan 2 kali kalah.
WASIT

 

  • Anthony Taylor jadi wasit di Derbi Manchester.
  • Rekor Taylor memimpin laga Manchester City: 2 menang, 0 imbang, 0 kalah
  • Rekor Taylor memimpin laga Manchester United: 1 menang, 1 imbang, 1 kalah.
PEMAIN KUNCI

Manchester City

Top Scorer: Sergio Aguero (9 gol)
Top Assist: Kevin De Bruyne (9 assist)
Top Rating: Kevin De Bruyne (7.88)

Manchester United

Top Scorer: Marcus Rashford (9 gol)
Top Assist: Marcus Rashford (4 asssit)
Top Rating: Marcus Rashford (7.36)

*Statistik di Liga Inggris menurut Whoscored

BERITA KEDUA TIM
  • Man City: Sergio Aguero masih menepi karena masalah cedera.
  • Man United: Martial dan Matic kemungkinan masuk dalam daftar pemain cadangan.
PRAKIRAAN FORMASI
line up Manchester City vs Manchester United

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]



Fakta Menarik Wasit Laga Manchester United vs Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pada Kamis (25/4) dinihari WIB nanti, Premier League akan menyajikan partai panas antara dua tim papan atas, Manchester United vs Manchester City. Partai tersebut akan dipimpin oleh wasit kawakan Premier League, Andre Marriner.

Andre Marriner bukanlah nama baru di Premier League. Pria 48 tahun itu sudah menjadi pengadil lapangan di Premier League semenjak musim 2004-05. Selama 15 tahun menjadi wasit, Andre Marriner juga sudah tak asing lagi mempimpin partai yang cukup panas.

Andre Marriner saat memimpin laga Manchester United vs Arsenal pada paruh pertama musim ini.
scoopernews.com

Pada musim 2018-19, wasit berumur 48 tahun itu mendapatkan kepercayaan untuk memimpin 25 partai Premier League. Dari 25 partai tersebut, Marriner sudah mengeluarkan 62 kartu kuning serta tiga kartu merah.

Pertanda Banyak Gol

Partai Derbi Manchester dini hari nanti bukanlah yang pertama untuk Andre Marriner. Ia sudah pernah memimpin partai Derbi Manchester pada tahun 2011 lalu. Ketika itu, Manchester United berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Manchester City di Old Trafford. Partai tersebut diwarnai oleh gol cantik Wayne Rooney pada menit ke-78 yang berhasil membawa Red Devils meraih kemenangan.

https://www.youtube.com/watch?v=Z8HyNk4OERs

Setahun kemudian, Marriner juga mewasiti Derbi Manchester. Kali ini bertempat di Stadion Etihad. Manchester City berhasil menang 1-0 berkat gol tunggal yang dilesakkan bek tengah Vincent Kompany.

Sejauh ini, Andre Marriner sudah 48 kali mewasiti partai Manchester City. Dari 48 partai tersebut, The Cityzens berhasil meraup 28 kemenangan, tujuh imbang dan 13 kalah. Di musim ini, Marriner sudah memimpin empat pertandingan Manchester City.

Satu hal yang cukup mencolok, The Cityzens berhasil mencetak setidaknnya tiga gol dari empat partai yang dipimpin oleh Marriner musim ini. Selain itu, Ederson Moraes juga berhasil mencetak dua clean sheet dari empat pertandingan bersama yang yang memulai kiprahnya di Premier League pada 2004-005 itu.

Sementara itu, Manchester United memiliki rekor 24 kemenangan, tiga imbang serta 10 kekalahan dari 37 partai bersama Andre Marriner. Musim ini, Red Devils sudah melakoni tiga pertandingan bersama Andre Marriner. Hal menarik, Red Devils selalu berhasil mencetak dua gol dalam tiga pertandingan tersebut.

Statistik itu membuat partai Manchester City vs Manchester United dini hari nanti diprediksi akan berjalan dengan sengit. Kedua tim akan saling serang demi meraih poin penuh dan melancarkan misinya di sisa pertandingan musim ini. Tak akan mengherankan pula bila tercipta banyak gol di Stadion Old Trafford nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Momen Krusial Laga Manchester United vs Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga penuh gengsi Manchester United vs Manchester City selalu melahirkan momen-momen tak terlupakan. Tidak jarang beberapa di antara momen tersebut masih terus dibicarakan banyak orang.

Tensi Manchester United vs Manchester City selalu berada di puncak tertinggi Premier League. Hal ini tak lepas dari latar belakang kedua tim yang berada dalam satu kota. Selama ini pun para pendukung United kerap melabeli City sebagai tetangga yang berisik.

Walau begitu, bisa dikatakan meningkatnya level Manchester Derby ini tak lepas dari masuknya investor asal Timur Tengah yang mengakuisisi The Citizens 10 tahun lalu. Kendati baru seumur jagung, bukan berarti laga keduanya tidak minim memori krusial.

Untuk itu Football5star.com sudah merangkum 5 momen krusial Manchester United vs Manchester City yang sayang untuk dilupakan.

Penentuan Juara Sampai Injury Time

aguero-city-naijaloaded
naijaloaded.com

Sejak kedatangan Sheikh Mansour sebagai pemilik City yang baru, pendukung United mulai ketar-ketir mengingat sang taipan memiliki modal tak terhingga untuk mendatangkan pemain-pemain top dunia.

Puncaknya pun terjadi pada musim 2011-2012. Duo Manchester ini bersaing menuju tangga juara hingga detik terakhir pertandingan di pekan ke-38. Bahkan para pemain United tidak bisa merayakan kemenangan atas Sunderland karena masih menantikan laga City vs QPR di Etihad.

Dan benar saja, Setan Merah harus merasakan kemenangan hampa karena sang tetangga sukses meraih kemenangan 3-2 melalui gol pamungkas Sergio Aguero yang dicetak pada masa injury time. Tambahan tiga poin ini sekaligus membuat klub yang saat itu dilatih Roberto Mancini merengkuh gelar liga ketiga kalinya.

Anak Durhaka Bernama Carlos Tevez

carlos tevez rip fergie nationalturk 0568
nationalturk.com

Keberhasilan Manchester Biru meraih gelar Premier League pertamanya membuat semua pemain berpesta pora di tengah kota. Hal serupa juga dilakukan striker bengal mereka, Carlos Tevez, yang pada musim tersebut sempat bermasalah dengan Mancini.

Dalam sebuah pawai juara menggunakan bus terbuka, Tevez secara mengejutkan membentangkan sebuah spanduk kecil bertuliskan “RIP Fergie” yang merujuk pada sosok pelatih MU ketika itu, Sir Alex Ferguson.

Aksinya itu pun mengundang hujatan dari banyak pihak. Tevez dianggap tidak menghormati Ferguson. Padahal, ia pernah dilatih pria asal Skotlandia ketika masih berseragam MU.

Akan tetapi, pemain asal Argentina itu menjawab dengan tegas bahwa apa yang dilakukan itu sebagai bentuk balasan kepada Ferguson yang sebelumnya berkata, “Selama saya masih hidup, City tidak akan juara Premier League.”

Why Always Me di Teater Impian

Mario Balotelli ejek kekalahan Manchester United dari PSG - Balotelli Why Always Me manchester United vs Manchester City - bbc
bbc.com

Old Trafford 23 Oktober 2011 akan jadi hari yang selalu dikenang oleh fan Manchester United. Bagaimana tidak, mereka dipaksa menjadi saksi hancur leburnya klub kesayangan di tangan si tetangga berisik. Ya, Setan Merah menelan kekalahan terbesar sepanjang sejarah atas City dengan skor 1-6. Hasil ini bisa dibilang tidak masuk akal karena saat itu Wayne Rooney dkk masih dilatih Alex Ferguson.

Kekalahan memalukan ini kian terasa sakit karena yang menjadi perbincangan setelah itu adalah striker tim tamu, Mario Balotelli. Selain memborong dua gol, ia juga memperkenalkan selebrasi ikoniknya.

Sesaat setelah mencetak gol, Balotelli hanya berdiri dan membuka jerseynya.  Seketika kamera menangkap tulisan di kausnya yang bertuliskan “Why Always Me”. Hingga saat ini selebrasi tersebut jadi salah satu selebrasi terbaik dalam sejarah Liga Inggris.

Kepala Berdarah Rio Ferdinand

ferdinand-city-united
independt.co.uk

Semusim berselang, MU sukses membalas kekalahan menyakitkan di Old Trafford. Walau skor yang dimenangkan tidak sebesar yang diraih The Citizens musim sebelumnya, kemenangan 3-2 di Etihad Desember 2012 sudah cukup membuat emosi fan tuan rumah naik pitam.

Pendukung City yang tadinya sempat lesu karena tertinggal 0-2 lebih dulu kembali bergairah setelah Yaya Toured an Pablo Zabaleta sukses menyamakan kedudukan. Tapi upaya membalikkan keadaan tuan rumah justru berakhir antiklimaks di masa injury time.

The Reds Devils yang mendapat tendangan bebas sukses memanfaatkannya menjadi gol. Eksekusi Robin van Persie meluncur deras ke pojok kanan gawang Joe Hart. Gol telat ini tak ayal membuat para pemain meluapkan kegembiraannya di hadapan fan tuan rumah.

Di sinilah kejadian memilukan dirasakan oleh bek andalan tim tamu, Rio Ferdinand. Wajah sang bek menjadi sasaran lemparan koin dari pendukung City hingga membuat kepalanya berdarah dan membutuhkan perawatan.

Damai di Lapangan, Bentrok di Ruang Ganti

united vs city
independent.co.uk

Tidak selamanya friksi yang tersaji di derbi Manchester terjadi di dalam lapangan. Ada kalanya juga masalah kedua tim harus berakhir di luar lapangan. Momen ini pula yang terjadi pada musim 2017-2018 lalu.

Anak asuh Pep Guardiola sukses mempermalukan anak asuh Jose Mourinho dengan skor 2-1 di Old Trafford. Ketika semuanya seperti baik-baik saja setelah laga berakhir, keributan justru terjadi ketika kedua kesebelasan menuju lorong ganti.

Selebrasi berlebihan Sergio Aguero dkk di lorong ganti membuat sebagian pemain Setan Merah kesal. Adu mulut hingga oerkelahian pun tidak terhindarkan di antara mereka. Bahkan kejadian ini juga melibatkan staff pelatih keduanya, termasuk Jose Mourinho dan Pep Guardiola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manchester United Vs Manchester City: Adu Sihir Pogba dan Sterling

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga big match Liga Inggris antara Manchester United vs Manchester City akan terjadi di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Pertandingan ini jadi panggung adu sihir antara Paul Pogba dan Raheem Sterling.

Paul Pogba dan Raheem Sterling bisa dibilang adalah nyawa dari masing-masing tim. Peran keduanya begitu vital musim ini.

Pogba sudah menyumbangkan 16 gol dan 11 assist untuk Man United dalam 43 pertandingan di semua kompetisi. Sementara Sterling mencatatkan 23 gol dan 16 assist dalam 46 laga bersama Man City.

Paul Pogba - Josep Maria Bartomeu - Barcelona - @PremierLeague
Getty Images

Partai ini juga dipastikan bakal berlangsung seru karena kedua tim sama-sama berambisi meraih poin penuh. United butuh poin untuk memperbesar peluang finis empat besar.

Sementara itu, bagi City yang hingga kini masih bersaing ketat dengan Liverpool di papan atas klasemen, kemenangan tentu bakal makin mendekatkan mereka ke tangga juara.

Musim lalu Pogba mencetak dua gol untuk membawa United mengalahkan City sekaligus menggagalkan sang tetangga mengunci gelar juara pada saat itu. Namun untuk pertemuan Manchester United vs Manchester City kali ini, Pogba menyadari situasinya berbeda.

“Saya tak mengatakan kali ini situasinya sama dengan tahun lalu, karena mereka juga membutuhkan kemenangan. Mereka sangat membutuhkannya dan kami pun juga demikian,” ujar Pogba dilansir Football5star.com dari Sky Sports.

“Kami berdua tengah mengejar sesuatu, mereka mengejar gelar juara dan kami mengejar Liga Champions dengan posisi empat atau tiga. Jadi laga ini akan sangat berat dan sangat penting,” sambungnya.

Jimat Man City

Raheem Sterling menyebut penerobos lapangan dalam laga Manchester City vs Arsenal mirip Jadon Sancho.
Getty Images

Sementara itu, Sterling adalah jimat andalan City musim ini. Setiap kali ia mencetak gol, The Cityzens selalu menang di Liga Inggris.

Dilansir dari Opta, The Cityzens selalu menang di 26 laga Premier League terakhir saat Sterling mencetak gol, dimana 12 laga di antaranya terjadi di musim ini.

Kini, tantangan Sterling berikutnya ada di duel Manchester United vs Manchester City. Mampukah ia mencetak gol dan membawa City berjaya? Atau justru Pogba yang keluar sebagai pemenang? Kita tunggu saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rasio Kemenangan Pep Guardiola Lawan Man United Capai 60 Persen

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester United vs Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, menjadi catatan ke-11 Pep Guardiola melawan tim berjulukan Red Devils sepanjang perjalanan karier sebagai pelatih. Dalam 10 laga sebelumnya pelatih berusia 48 tahun punya statistik positif.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini akan berlangsung di Stadion Old Trafford. Laga tersebut disebut-sebut sebagai ujian berat terakhir Man City dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris.

Sepanjang perjalanan karier, Pep Guardiola lebih sering menuai kemenangan melawan Man United di berbagai kompetisi. Berdasarkan catatan Football5star.com dair Transfermarkt, Guardiola sudah enam kali menang, dua kali seri, dan hanya kalah dua kali sejauh ini. Berarti rasio kemenangannya melawan Man United mencapai 60 persen.

Guardiola lawan 3 pelatih Man United

Pertandingan pertama Guardiola melawan Red Devils terjadi pada 27 Mei 2009 saat masih menangani Barcelona. Berkat Man United juga Guardiola sanggup memenangi dua gelar Liga Champions sebagai pelatih di Barcelona.

Ya, dua trofi tersebut mampu digondolnya setelah mengalahkan Man United di dua partai final Liga Champions pada musim 2008-09 dan 2010-11. Saat itu, ia dua kali mengalahkan tim yang ditangani Sir Alex Ferguson.

Liga Champions - Manchester City - Pep Guardiola - Football5star
Thedominionpost.com

Ketika menangani Bayern Munich, Guardiola juga pernah melawan Red Devils di babak perempat final Liga Champions. Melawan tim besutan David Moyes, ia punya catatan imbang 1-1 dan menang 3-1.

Jose Mourinho merupakan pelatih Man United yang paling sering dilawan Guardiola. Total keduanya bertemu sebanyak enam kali. Kontra pelatih berjulukan The Special One akhirnya merasakan dua kali kekalahan.

Kekalahan pertama terjadi di babak keempat Piala Liga Inggris musim 2016-17. Kekalahan kedua terjadi saat skuat asuhan Guardiola, Man City, kalah 2-3 pada laga pekan ke-33 musim 2017-18.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini Guardiola akan menghadapi pelatih Red Devils berbeda keempat. Ya, ia akan melawan tim yang sekarang ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

Jika mampu mengalahkan skuat besutan Solskjaer, Man City akan kembali ke puncak klasemen sementara Liga Inggris di tiga pertandingan tersisa. Ya, sekarang Sergio Aguero dkk menempati posisi kedua klasemen dengan raihan 86 poin dari 34 laga.

Jumlah tersebut hanya terpaut dua poin dari Liverpool di puncak klasemen. Akan tetapi, The Reds sudah memainkan 35 pertandingan. Hasil seri atau kalah jelas akan sangat merugikan Man City.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Penyeberang dalam Derbi Manchester

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga sarat gengsi akan tersaji di Stadion Old Trafford saat Manchester United menghadapi tamu agung, sang tetangga berisik, Manchester City. Pertandingan Manchester United vs Manchester City akan digelar pada Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Meskipun memiliki rivalitas yang cukup panas, ternyata kedua kesebelasan juga memiliki kisah romantis. Kisah romantis ini terlihat dalam pertukaran pemain yang nyatanya sering mereka lakukan.

Football5star merangkum lima pemain yang menyeberang dari Man United ke Man City.

Owen Hargreaves

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - Pinterest
Pinterest

Meskipun berasal dari Inggris, Owen Hargreaves merupakan jebolan akademi FC Bayern Munich. Di Bayern pula namanya melambung tinggi dan bermain selama delapan musim. Delapan musim itu adalah total sejak ia berada di akademi.

Pada tahun 2007, ia pindah ke Manchester United dengan mahar sebesar 16 juta Poundsterling. Pemain yang mengenakan nomor punggung 4 di Manchester United ini lebih banyak menghabiskan waktunya di meja operasi. Selama empat musim membela The Red Devils, Owen hanya bermain sebanyak 39 kali di semua ajang.

Pada musim 2011-12, ia pindah ke Manchester City dengan bebas transfer. Semusim bermain untuk The Cityzens, ia hanya empat kali bermain di semua ajang dan sekali di Liga Inggris.

Andy Cole

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - The Independent
The Independent

Andy Cole merupakan pemain jebolan Arsenal. Mengawali karier profesional bersama Newcastle United, namanya melejit kala pindah ke Manchester United. Ia pindah ke Old Trafford pada musim 1994-95 setelah tampil menawan selama dua musim di St. James Park.

Tujuh musim di Manchester United, bersama dengan Dwight Yorke kedua menjadi tukang gedor paling menakutkan di Liga Inggris. Total, Cole mencetak 121 gol dari 273 kali bertanding.

Pada musim 2006-07, ia pindah ke Manchester City dengan status bebas transfer. Ia hanya bertahan selama satu musim dengan mengecap 23 pertandingan dengan menyarangkan 10 gol sebelum pindah ke Portsmouth.

Andrei Kanchelskis

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - The42
The42

Lahir di Uni Soviet pada 23 Januari 1969, Andrei Kanchelskis merupakan jebolan akademi di Ukraina. Dilansir dari Transfermarkt, Kanchelskis merupakan jebolan akademi Zirka di Ukraina sebelum akhirnya menjalani debut profesional bersama klub Ukraina yang lain, Dynamo Kyiv.

Pada musim 1991-92, Manchester United memboyongnya dari Shakhtar Donetsk dengan mahar hanya 659 ribu Poundsterling. Saat itu, Manchester United tengah dikepung talenta-talenta terbaik mereka dan uniknya, nama Kanchelskis tak padam. Ia membawa The Red Devils menjuarai Liga Primer Inggris setelah absen selama puluhan tahun. Empat tahun di Manchester United, ia bermain sebanyak 123 kali dan mencetak 28 gol di Liga Inggris

Bertahan empat musim, Kanchelskis dilego ke Everton. Angin membawa ia kembali ke Manchester, kali ini ke Manchester City dengan status pinjaman dari Rangers. Bersama City, ia bermain sebanyak 10 kali dan tak sekalipun mencetak gol di Liga Inggris.

Peter Schmeichel

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - Manchester Evening News
Manchester Evening News

Nasib keempat pemain di atas memiliki kesamaan. Mereka meraih kesuksesan atau minimal bertahan lebih lama di Manchester United. Sedangkan di Manchester City, mereka hanya menghabiskan sisa kariernya. Begitu pula kisah Peter Schmeichel. Manchester United menjadi klub pertama Schmeichel di luar Denmark.

Schmeichel pindah ke Manchester United pada musim 1991-92. Kedatangan Schmeichel bersamaan dengan kedatangan Kanchelskis. Bedanya, penjaga gawang berkebangsaan Denmark ini bertahan selama delapan musim. 341 pertandingan ia mainkan untuk The Red Devils dan mencetak satu gol.

Pada musim 2002-04, ia pindah ke Manchester City dengan status bebas transfer dari Aston Villa. 30 pertandingan ia mainkan bersama The Cityzens dan mengakhiri kariernya di sana.

Carlos Tevez

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - Zimbio
Zimbio

Carlos Tevez menjadi salah satu pemain bengal yang kisahnya masih bisa kita nikmati hingga saat ini. Jebolan akademi Boca Juniors ini sempat pindah ke Corinthians sebelum merantau ke Eropa bersama West Han United. Kepindahannya ke WHU pun sempat memunculkan masalah lantaran ada andil pihak ketiga dalam proses transfer.

Pada musim 2007-08, ia pindah ke Manchetser United dari West Ham dengan status pinjaman. United mengeluarkan dana sebesar 12 juta Poundsterling dan bertahan selama dua musim. Selama dua musim itu, Tevez bermain sebanyak 99 kali da mencetak 34 gol.

Musim 2009-10, ia dilego ke Manchester City dengan harga 29 juta Poundsterling. Kariernya melejit di Manchester Biru dan bertahan selama empat musim. 148 kali ia bermain dan 73 gol ia lesatkan untuk Manchester City.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Tengah pekan ini, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB akan berlangsung Derbi Manchester antara Manchester United vs Manchester City. Pertandingan ini berpengaruh bagi James Milner dan kawan-kawan yang ingin membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris.

Gelandang Liverpool, James Milner mengaku akan mendukung Manchester United pada Derbi Manchester kali ini untuk memuluskan langkah The Reds menjuarai Liga Inggris.

Milner memperkuat Man City sejak 2010 hingga 2015 mengaku pertama kali dalam hidupnya akan mendukung Man United karena berharap skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer mengalahkan Sergio Aguero dan kawan-kawan sehingga The Reds mendapat keuntungan dalam perburuan gelar juara.

liverpool vs cardiff city _ @goal - James Milner
goal.com

“Pertama kali dalam hidupku,” kata Milner soal dukungannya untuk Man United pada Derbi Manchester.

“Tapi aku tidak akan menonton. Ini sedikit buang-buang energi. Saya mungkin akan meletakkan telepon selama beberapa jam dan memeriksa kemudian. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan, mungkin pergi keluar untuk makan.” lanjut James Milner.

Sementara The Reds akhir pekan ini akan menjamu Huddersfield Town di Stadion Anfield yang telah pasti terdegradasi musim depan.

Liverpool kini memuncaki klasemen Liga Inggris dengan 88 poin. Torehan 88 poin ini melebihi pencapaian poin saat menjadi runner-up Liga Inggris 10 tahun lalu di bawah asuhan Rafael Benitez dengan 86 poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Adu Seksi WAGs Manchester United vs Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5tar.com, Indonesia – Tak lengkap rasanya jika membahas lag sengit Manchester United vs Manchester City pada 25 April 2019 di Stadion Old Trafford, tanpa membahas para pasangan pemain kedua tim.

Keberadaan para WAGs ini memang jadi pelengkap saja, namun tetap saja kehadiran mereka bakal menyita perhatian suporter, utamanya bagi mereka yang jomlo.

Pemain kedua tim dikenal memiliki pasangan yang membuat kaum Adam merem melek melihatnya. Kecantikan dan kemolekan tubuh para WAGs ini selalu dinanti kabarnya oleh suporter kedua tim.

Kira-kira dari WAGs kedua tim, Manchester United dan Manchester City, siapa yah yang layak disebut paling hot? Berikut ulasannya untuk pembaca setia www.old.football5star.com

Maria Salaues

Perempuan pertama ialah kekasih dari Paul Pogba yang tengah berbadan dua, Maria Salaues. Hubungan asmara anara Pogba dengan Salaues bermula ketika Manchester United tengah tur musim panas 2017 ke Amerika Serikat.

Model yang memiliki darah Bolivia ini memang menetap di Negeri Paman Sam setelah menjadi sarjana administrasi bisnis. Menariknya meski menetap di Amerika Serikat dan Pogan di Inggris, bara asmara keduanya tak pernah padam.

Maria Salaues
fabwags.com

Beberapa kali keduanya pamer kemesraan di hadapan publik. Saat perhelatan Piala Dunia 2018, Salaues terlihat mengenakan cincin di jari manis, publik pun mengira keduanya sudah bertunangan.

Keberadaan Salaues begitu penting bagi karier Pogba. Ia jadi penyemangat Pogba untuk terus bermain apik di lapangan hijau.

Edurne

Ketika David de Gea dipersalahkan karena dua gol Barcelona di babak perempatfinal Liga Champions, sosok berambut pirang ini yang mungkin memberinya motivasi untuk tak jatuh. Edurne jadi pasangan yang setia pada David de Gea kalah susah ataupun senang.

Meski terpaut usia cukup jauh, De Gea 28 tahun, Edurne 33 tahun, hubungan keduanya tak banyak menemui kendala berarti. Sifat kedewasaan Edurne diketahui dianggap publik mampu membuat de Gea nyaman.

Edurne de gea 2
fabwags.com

Perempuan bernama lengkap Edurne Garcia Almagro ini berprofesi sebagai penyanyi, artis, dan presenter tv di Spanyol. Berkarier sebagai sebangai penyani, Edurne telah merilis 8 album.

Saat ini Edurne diketahui tengah sibuk menjadi juri di salah satu ajang pencarian bakat, Got Talent Espana. Hubungan jarak jauh keduanya juga dianggap publik yang jadi pemicu rumor de Gea ingin kembali ke Spanyol.

Lola Magnin

Perempuan berusia 18 tahun asal Argentina yang berprofesi sebagai model ini disebut-sebut tengah menjalin kisah asmara dnegan Sergio Aguero.

Pasca bercerai dengan anak Diego Maradona, Giannina Maradona, striker berusia 30 tahun itu beberapa kali ketahuan dengan menggandeng Magnin.

Meski memiliki beda usia yang cukup jauh, hubungan keduanya disebut-sebut tengah membara. Meski Aguero sempat membantah soal hubungan ini, publik terlanjur percaya bahwa keduanya ialah pasangan kekasih.

Lola Magnin 2
fabwags.com

Perempuan dengan jumlah followers sebanyak 71.6 ribu di Instagram tersebut, sempat mengunggah foto dirinya tengah asyik menghisap shisha dengan Aguero. Sayang, foto tersebut telah dihapusnya.

Magnin sendiri merupakan model yang beberapa fotonya dianggap cukup berani. Ia misalnya sempat berfoto hampir telanjang untuk kebutuhan satu produk pakaian dalam wanita.

Paige Milian

Selanjutnya ada tunangan dari winger Manchester City, Raheem Sterling, Paige Milian. Keduanya dikabarkan tengah menjalin kisah cinta sejak masih remaja.

Keseharian Paige dijalaninya menjadi ibu untuk dua anak, hasil buah cintanya dengan Sterling, dan juga menjadi seorang model. Perempuan berdarah Karibia yang tinggal di London Utara ini sekarang bekerja di PrettyLittleThing, salah satu perusahaan influencer.

Paige Milian 2
fabwags.com

Paige Milian beberapa kali mengikuti pemotretan bersama buah hatinya. Yang menarik, saat itu Paige juga tengah sibuk mengurus konten YouTube miliknya yang berisi cerita tentang menjadi ibu rumah tangga dan model.

Michele Lacroix

Terakhir wags di laga Manchester United vs Manchester City ialah istri dari Kevin de Bruyne, Michele Lacroix. Hubungan asmara antara de Bruyne dengan Lacroix mulai diketahui setelah perhelatan Piala Dunia 2014.

Tak lama itu, de Bruyne memutuskan untuk menikahi perempuan kelahiran Genk, Belgia tersebut. Pada Maret 2016, keduanya dianugrahi anak pertama mereka, Mason Millian.

Michèle
fabwags.com

Lacroix merupakan lulusan dari Univeristas Hasselt, Belgia. Ia juga perempuan yang diketahui berasal dari keluarga pebisnis di Belgia.

Meski berlatar belakang keluarga cukup mampu, Lacroix tetap mandiri. Ia tercatat menjadi pegawai di Prime Impressions Hostesses, salah satu perusahaan agen model ternama di negaranya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Derbi Manchester, Adu Tangkas David de Gea dan Ederson Moraes

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Laga penentuan juara. Begitulah beberapa pihak, termasuk Sir Alex Ferguson, menyebut pertandingan Manchester United vs Manchester City alias Derbi Manchester, tengah pekan nanti sebagai penentuan. Sir Alex meyakini, armada Pep Guardiola akan terpeleset sehingga Liverpool yang akan juara Premier League.

Ramalan Sir Alex Ferguson tersebut patut diuji. Pasalnya, Manchester United belakangan ini tengah jeblok. Dalam sembilan laga beruntun, gawang tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu tak pernah clean sheet. Pada leg II perempat final, David de Gea bahkan membuat blunder saat menangkap bola tendangan Lionel Messi.

David de Gea kebobolan empat gol saat Manchester United melawan Everton.
standard.co.uk

Ini menjadi pertanyaan besar jelang melawan Manchester City. Apalagi, Manchester United juga dihajar Everton empat gol tanpa balas sebelum Derbi Manchester. Menghadapi The Cityzens dengan lini serang luar biasa, tentu mereka harus ketar-ketir.

Sergio Aguero dkk. tercatat hanya sekali gagal mencetak gol dalam 18 laga beruntun di berbagai ajang. Satu-satunya anomali itu terjadi saat mereka kalah 0-1 pada leg I perempat final Liga Champions di kandang Tottenham Hotspur.

Kelalaian De Gea saat melawan Barcelona akan terus jadi perbincangan. Namun, di mata Ole Gunnar Solskjaer, itu bukan hal besar. Dia tetap menilai De Gea sebagai sosok penting di timnya saat ini. Tak terkecuali pada Derbi Manchester nanti.

De Gea vs Ederson
Asep/Football5Star.com

“Itu hanya sebuah kesialan bagi penjaga gawang. Sialnya, ketika kesalahan dibuat, itu akan jadi sorotan dan terus diingat,” ujar Solskjaer selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari One Football. “Namun, dia juga membuat beberapa penyelematan fantastis. Secara umum, kontribusinya bagi tin tetap bagus.”

Memang tak adil bila De Gea disudutkan hanya karena blunder pada laga melawan Barcelona itu. Sepanjang musim, kiper asal Spanyol itu tetap menunjukkan kelihaiannya di bawah mistar gawang. Andai bukan dia yang mengawal gawang, Manchester United mungkin akan jauh lebih terpuruk.

Statistik menunjukkan hal itu. Pada gelaran Premier League musim ini, De Gea menyelamatkan 70,19 persen tembakan yang mengarah ke gawangnya. Patut dicatat, ada 153 tembakan yang dihadapinya dalam 34 penampilan bersama Manchester United pada Premier League musim ini. Persentase itu menempatkan De Gea di posisi keempat di antara para kiper yang menghadapi setidaknya 100 tembakan.

Ederson Lebih Santai

Berdasarkan jumlah tembakan yang dihadapi sepanjang musim ini, De Gea ada di posisi keempat. Hanya Lukasz Fabianski (West Ham United, 185), Neil Etheridge (Cardiff City, 183), dan Ben Foster (Watford, 158) yang menghadapi lebih banyak tembakan dari kiper timnas Spanyol itu.

Jika dibandingkan, De Gea jauh lebih sibuk dibanding Ederson. Dari jumlah tendangan yang mengarah ke gawang, Ederson hanya menghadapi kurang dari 100 tembakan. Hingga laga melawan Tottenham Hotspur, kiper Manchester City itu hanya menghadapi 72 tembakan. Di antara para kiper utama klub-klub Premier League musim ini, hanya Wayne Hennessey (Crystal Palace) yang menghadapi lebih sedikit tembakan.

Ederson tampil sangat baik saat Manchester United menang atas Tottenham Hotspur.
standard.co.uk

Satu hal yang menjadi poin negatif, tingkat penyelamatan Ederson tidak terlalu bagus. Dari 72 tembakan yang mengarah ke gawangnya, hanya 50 yang berhasil diselamatkan mantan kiper Benfica itu. Artinya, tingkat penyelamatan kiper asal Brasil itu hanya 69,44 persen. Itu sedikit lebih buruk dari De Gea.

Meskipun demikian, Pep Guardiola tak pernah mengeluh atau mengkritik sang kiper. Dia puas oleh penampilan Ederson yang bertindak sebagai sweeper. Dalam konsepnya, seorang kiper memang harus menjadi pelindung bagi empat pemain belakang.

“Saya senang karena dia bermain lebih ke depan. Kiper harus menolong back four kami dengan umpan-umpan panjang dan dia itu sempurna. Setelah itu, dia harus lebih tepat,” kata Guardiola seperti dikutip dari London Evening Standard. “Jika dia mampu membangun serangan dengan lebih baik, para gelandang kami pun akan mendapatkan bola dalam kondisi lebih baik.”

Terlepas dari hal itu, ketangkasan Ederson tetaplah hal yang paling penting pada laga-laga penting. Tak terkecuali ketika meladeni Manchester United di Stadion Old Trafford nanti. Kalah tangkas dari De Gea, bukan tak mungkin ramalan Sir Alex Ferguson akan terwujud.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Perbandingan Nilai Skuat Manchester United dan Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Persaingan antara dua tim sekota Manchester yaitu Manchester United dan Manchester City tidak hanya terjadi di lapangan hijau. Namun, juga terjadi di bursa transfer.

Jelang laga Manchester United vs Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB di Stadion Old Trafford, kekuatan pemodal kedua klub berdampak pada nilai skuat masing-masing klub.

Manchester United didukung oleh keluarga Glazer asal Amerika Serikat, sementara Manchester City didukung oleh Sheikh Mansour pengusaha asal Uni Emirat Arab. Tujuan pengusaha mengucurkan dananya karena ingin meraih prestasi dan menjanjikan secara bisnis bersama klub yang dimilikinya.

Man United rte ie
rte.ie

Dilansir Manchester Evening News dari Transfermarkt, Man City diklaim memiliki nilai skuat sebesar 1 miliar pound dan menjadikan klub pertama di Liga Inggris yang mencapai angka tersebut. Transfermarkt memberikan perkiraan nilai kepada setiap pemain berdasarkan beberapa faktor seperti usia, performa, dan durasi kontrak.

Awal musim 2018 -19, nilai skuat Man City mencapai 953 juta pound, tetapi kini telah meningkat menjadi 1.1 miliar pound. Sementara itu, klub tetangga Man City, Man United, memilik nilai skuat 697 juta pound, mengalami penurunan sejak awal musim bulan Agustus senilai 769 juta pound.

Ini adalah nilai skuat terbaru untuk dua klub asal Manchester per Januari 2019. Liga Inggris telah menjadi sebuah komoditas, sehingga memiliki nilai jual yang sangat tinggi dan berdampak kepada klub-klub peserta di kompetisi tersebut. Kesepakatan kontrak dengan televisi yang nilainya mencapai miliaran pound mendorong klub melakukan mega transfer dengan mendatangkan pemain terbaik ke Liga Inggris.

Belum lagi pundi-pundi yang didapat apabila klub tersebut lolos ke Liga Champions atau Liga Eropa serta kesepakatan nilai sponsor yang sangat besar semakin memudahkan untuk mendatangkan pemain bintang.

13 Pemain di Atas 50 Juta Pound

Oleh sebab itu, dua Manchester memiliki nilai skuat yang sangat fantastis. Di kubu Man City, Kevin de Bruyne merupakan pemain dengan nilai tertinggi, ia taksir memiliki nilai sebersar 135 juta pound. Sedangkan Paul Pogba merupakan pemain dengan nilai tertinggi di Man United dengan nilai 81 juta pound.

Kevin De Bruyne adalah pemain dengan valuasi nilai tertinggi menurut Transfermarkt di dua klub Manchester.
standard.co.uk

Selain De Bruyne, terdapat tujuh pemain Man City lainnya bernilai lebih dari 50 juta pound. Mereka adalah Leroy Sane senilai 81 juta pound, Raheem Sterling (81 juta pound), Sergio Aguero (72 juta pound), Gabriel Jesus (72 juta pound), Riyad Mahrez (54 juta pound), Ederson (54 juta pound) dan Bernardo Silva (54 juta pound).

Di kubu Man United, hanya empat rekan setim Pogba yang memiliki nilai lebih dari 50 juta pound yaitu Romelu Lukaku senilai 76 juta pound, David De Gea (63 juta pound), Marcus Rashford (58,5 juta pound), dan Anthony Martial (54 juta pound).

Memasuki era sepak bola modern, tidak mengherankan sepak bola telah mengalami pergeseran nilai. Tidak hanya dipandang sebagai sebuah aktivitas olahraga, sepak bola telah menjadi sebuah komoditas. Prestasi yang didapat dua klub Manchester sejauh ini berbanding lurus dengan nilai skuat masing-masing.

Saat ini Manchester City berada di puncak klasemen dan berpeluang menjuarai Liga Inggris, sedangkan Manchester United berada di peringkat ke-6. Torehan trofi yang telah didapatkan Man City musim ini menggambarkan nilai skuat yang dimiliki. Sementara, Man United, meski musim ini terancam tanpa trofi, klub berjuluk Red Devils sempat menguasai Inggris dan Eropa sekitar tahun 2000-an.

Lantas, berdasarkan nilai skuat yang dimiliki Manchester United dan Manchester City saat ini, siapa yang akan unggul dalam laga Manchester United vs Manchester City tengah pekan nanti? Patut disimak jalannya pertandingan nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Selebritas Penggemar Manchester United dan Manchester City

Banner live dan podcast baru

Footbal5star.com, Indonesia – Pertandingan sarat gengsi akan berlangsung di Old Trafford ketika Manchester United menjamu Manchester City. Laga penting ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (25/4) mendatang.

Layaknya laga sarat gengsi lainnya, pertandingan nanti akan menyedot perhatian masyarakat dunia dari berbagai kalangan. Termasuk deretan selebriti papan atas dunia yang diketahui menaruh kekaguman kepada dua klub tersebut.

Tidak jarang, para selebriti tersebut memamerkan identitas klubnya dalam beberapa kesempatan. Berikut 5 selebritas dunia yang mengidolakan Manchester United dan Manchester City.

Adriana Lima (Manchester United)

Supermodel asal Brasil tersebut pernah kedapatan sedang pamer jersey United yang tercantum namanya dengan nomor punggung tujuh. Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter resmi klub yang langsung dibanjiri banyak reaksi dari netizen.

Lima merupakan salah satu model papan atas dunia dengan jam terbang tinggi di atas catwalk. Beberapa produk sempat menggunakan jasanya mulai dari perusahaan otomotif hingga merk pakaian dalam terkenal. Lima menjadi model pembuka Victoria Secret Show selama lima edisi yakni pada 2003, 2007, 2008, 2010, dan 2012.

Pada 2017, ia dinobatkan sebagai the most valuable Victoria’s Secret Angel dengan popularitas yang semakin meningkat. Tidak hanya pandai bersolek di atas jalur praga, Lima juga membintangi sejumlah film dan beberapa serial televise seperti The FollowHow I Met Your Mother, The Crazy Ones, hingga Ugly Betty. 

Jamie Dornan (Manchester United)

Aktor yang namanya mencuat setelah membintangi film romansa Fifty Shades of Grey tersebut adalah penggemar berat Setan Merah. Awal ketertarikannya terhadap Manchester United adalah dari sosok George Best.

Dornan menuturkan, di tempatnya tumbuh, Belfast, sosok Best sangat legendaris. Padahal menurutnya, di tempatnya tumbuh, pengaruh Liverpool juga sangat besar. Ia mengakui dua tim tersebut punya basis massa serius di Republik Irlandia.

Dalam sebuah kesempatan, Dornan mengunggah foto ketika mengunjungi Old Trafford. Hal itu menjadi bukti bahwa dirinya benar-benar fans sejati klub yang kini ditangani Ole Gunnar Solskjaer tersebut.  

Liam Gallagher (Manchester City)

Bintang musik rock satu ini memang identik dengan Manchester City. Sejak masih tergabung ke dalam grup legendaris, Oasis, ia memang vokal menyuarakan kebencian terhadap Manchester United. Sambil pada saat bersamaan, memamerkan kecintaannya untuk The Cityzens.

Bahkan, dirinya pernah berujar ingin menghapus Manchester United dari muka bumi. Menurutnya, para fans Setan Merah selalu mengungkit masa lalu yang indah. Sesuatu yang tidak dimiliki City jika menilik satu dekade ke belakang.

Liam pernah beberapa kali mengadakan konser di Stadion Etihad. Tidak jarang pula ia menjadi pengisi acara dalam sejumlah kesempatan ketika ada kegiatan yang berlangsung di stadion tersebut.

Eva Longoria (Manchester United)

Pemeran serial televise Sex and the City tersebut pernah dengan bangga mengunggah fotonya bersama Javier Hernandez. Dalam unggahan foto tersebut, ia tak lupa menuliskan pesan yang menyemangati Manchester United. “Go Manchester United,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Eva merupakan mantan istri dari pebasket terkenal, Tony Parker. Ia diketahui memiliki darah Meksiko – Spanyol dari nenek buyutnya. Sehingga tidak heran ia begitu akrab dengan Javier Hernandez yang memang berasal dari Meksiko.

Noel Gallagher (Manchester City)

Sama seperti saudara kandungnya, Liam, Noel Gallagher juga merupakan penggemar berat Manchester City. Meskipun saat ini dirinya sudah tidak satu band dengan Liam di Oasis, kecintaannya terhadap Tim Biru Langit tetap kental.

Noel Gallagher - Manchester City - Football5star
talksport.com

Ketika Manchester City memastikan juara Premier League musim lalu, dirinya hadir langsung di tengah-tengah lapangan. Noel terlihat akrab dengan beberapa pemain serta manajer tim, Pep Guardiola. Hal itu menunjukkan dirinya bukan fans biasa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Guardiola Diminta FA Jelaskan Komentarnya Soal Anthony Taylor

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Football Association (FA) memanggil manajer Manchester City, Pep Guardiola. Pria asal Katalonia tersebut diminta menjelaskan komentarnya soal wasit Anthony Taylor yang dilontarkan jelang Derbi Manchester. Guardiola memberikan komentar soal sang wasit terkait kekhawatiran para fans The Citizens.

Anthony Taylor adalah wasit yang ditugaskan memimpin Derbi Manchester pada akhir pekan lalu. Sebagian fans Man. City mengungkapkan kekhawatiran karena sang wasit berasal dari wilayah yang dekat dengan Old Trafford dan orang-orang di sana dikenal sebagai pendukung Manchester United.

Anthony Taylor saat memimpin Derbi Manchester.
manchestereveningnews.co.uk

Dalam komentarnya, Guardiola menepis kekhawatiran tersebut. Dia mengaku tak kahawatir karena yakin terhadap integritas Anthony Taylor sebagai wasit. Menurut dia, seperti halnya para manajer dan pesepak bola, para wasit pun pasti ingin menjalankan tugas sebaik-baiknya dan tak melakukan kesalahan.

Pada akhirnya, kekhawatiran para fans Man. City memang tak terbukti. Setidaknya, hasil akhir 3-1 bagi anak-anak asuh Guardiola membuktikan bahwa Anthony Taylor tidak memihak Man. United.

Meskipun demikian, Guardiola tetap diminta menjelaskan komentar jelang Derbi Manchester tersebut paling lambat Kamis (15/11/2018) pukul 18.00 waktu setempat. Itu karena hal tersebut termasuk pelanggaran. Sesuai peraturan FA, manajer dilarang keras membahas soal wasit sebelum pertandingan.

Terkait pelanggaran ini, FA pernah menuntut Jose Mourinho, manajer Man. United. Gara-garanya, manajer asal Portugal tersebut mempertanyakan penunjukan Anthony Taylor sebagai wasit yang memimpin laga timnya melawan Liverpool pada medio Oktober 2016.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Fakta Menarik Tuan Rumah di Derbi Manchester

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Kewaspadaan tinggi ditunjukkan Pep Guardiola jelang Derbi Manchester. Meskipun Manchester City saat ini dalam kondisi jauh lebih baik dan bertindak sebagai tuan rumah, dia menilai Manchester United tetap bisa memberikan kejutan tak menyenangkan.

Guardiola tahu betul hal itu karena pertemuan terakhir menjadi bukti nyata. Di Stadion Etihad, Manchester City dipaksa bertekuk lutut 2-3 oleh Manchester United. Belum lagi geliat yang ditunjukkan Red Devils dalam beberapa laga terakhir pada musim ini. menurut dia, itu menunjukkan bahwa anak-anak asuh Jose Mourinho punya mentalitas apik dan efektivitas luar biasa.

Manchester City menang atas Manchester United dalam Derbi Manchester musim 2012-13 di Old Trafford.
manchestereveningnews.co.uk

Bicara soal hasil di Stadion Etihad musim lalu, status tuan rumah memang bukan jaminan menang di Derbi Manchester. Dalam 16 edisi terakhir di berbagai ajang, tercatat sembilan kali tim tamu menang. Empat kemenangan diraih Red Devils di Etihad, lima kemenangan diraup The Citizens di Old Trafford.

Musim lalu, dua laga Derbi Manchester juga diraih tim tamu. Sebelum Manchester United menang 3-2 di Etihad, Manchester City membukukan kemenangan 2-1 di Old Trafford.

Fakta 16 laga derbi itu sungguh kontras dengan delapan edisi sebelumnya. Kala itu, enam kemenangan mampu diraih oleh tim yang berstatus tuan rumah. Untuk mendapatkan sembilan kemenangan tim tamu, penelusuran harus diteruskan hingga awal Premier League, yakni musim 1992-93. Sembilan kemenangan tim tamu itu hanya terjadi dalam 31 pertemuan.

Dalam 16 edisi terakhir Derbi Manchester, posisi dan kiprah yang lebih baik juga bukan jaminan menang di kandang. Sebelum The Citizens merasakan hal itu musim lalu, Reds Devils merasakannya pada 2012-13. Meski juara, mereka kalah 1-2 di Old Trafford saat menjamu Manchester City.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Guardiola Waspadai Dua Keunggulan Manchester United

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Manchester City adalah unggulan di Derbi Manchester, Minggu (11/11/2018). Mereka belum terkalahkan di Premier League. Permainan mereka pun kian apik. Pada tengah pekan yang baru lalu, mereka menghajar Shakhtar Donetsk 6-0 di Liga Champions. Namun, manajer Pep Guardiola tak mau jemawa. Dia tak memandang enteng Manchester United.

Meskipun Manchester United tak menunjukkan performa apik pada musim ini, Guardiola menilai ada dua hal yang jadi keunggulan mereka dan harus diwaspadai anak-anak asuhnya. Itu adalah mentalitas dan efektivitas. Dia menunjuk fakta pertemuan musim lalu dan beberapa laga yang telah dilakoni Red Devils musim ini.

Hasil Derbi Manchester musim lalu membuat Pep Guardiola sangat mewaspadai Manchester United.
mediatown360.com

“Musim lalu, kami bermain bagus selama 75 menit, tapi United menunjukkan kepada kami bahawa mereka hanya perlu 10 atau 15 menit untuk membuat peluang. Saat menguasai bola, mereka dapat menciptakan sesuatu karena punya talenta-talenta luar biasa,” terang Guardiola, Sabtu (10/11/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Untuk itu, dia meminta anak-anak asuhnya bisa tampil konstan sepanjang laga di Derbi Manchester nanti. Itu hal penting karena menurut dia, tampil memukau sepanjang 90 menit melawan tim kuat adalah kemustahilan.

Menilik mentalitas dan efektivitas yang apik itu, Guardiola menilai Manchester United masih berpeluang menjuarai Premier League musim ini. Mentalitas sebagai pemenang sudah ditunjukkan di beberapa laga. Salah satunya saat menghadapi Newcastle United.

“Mereka belum tersisih dari perburuan juara. Ini masih November. Mereka menunjukkan mampu bangkit di laga-laga berat seperti saat tertinggal 0-2 melawan Newcastle. Mereka adalah klub besar dengan mentalitas klub besar,” tambah pria asal Katalonia itu.

Guardiola memang patut waspada karena Manchester United menunjukkan geliat nyata. Dalam tiga laga terakhir di semua ajang, anak-anak asuh Jose Murinho selalu mampu menuai kemenangan meskipun tidak dengan skor telak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mourinho Tuntut Start Lebih Baik Saat Derbi Manchester

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Manchester United punya modal cukup baik jelang Derbi Manchester melawan Manchester City, Minggu (11/11/2018). Red Devils memenangi tiga laga terakhir. Meskipun demikian, manajer Jose Mourinho masih punya satu kekhawatiran. Itu menyangkut permainan anak-anak asuhnya tak tak langsung panas sejak start.

Menghadapi The Citizens di Derbi Manchester, Mourinho menuntut perubahan. Dia menegaskan, Manchester United tak mungkin selalu mampu membalikkan keadaan. Hal-hal seperti saat menang 2-1 atas Juventus di Stadion Allianz pada tengah pekan lalu tak akan bisa terjadi setiap pekan.

Jose Mourinho tuntut Manchester United lakukan start apik di Derbi Manchester.
gulfnews.com

“Kami adalah tim yang punya semangat kolektif untuk berjuang membalikkan keadaan, tapi itu tidak selalu memungkinkan. Andai terus kebobolan sebelum mendapatkan kesempatan, akan ada hari ketika kami tak bisa mengejar dan membalikkan keadaan. Kami harus memperbaiki permainan dalam hal kekompakan dan memulai laga dengan lebih baik,” terang Mourinho, Sabtu (10/11/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Menyangkut prospek meraih kemenangan atas Manchester City di Derbi manchester nanti, Mourinho merasa yakin. Dia menilai status tim tamu bukan handicap bagi Red Devils untuk menjadi tim pertama yang mengalahkan The Citizens di Premier League musim ini.

“Kami akan mencoba. Saya tak akan mengatakan kami akan berhasil. Namun, kami telah melakoni dua laga tandang sulit melawan dua tim yang sangat bagus, yakni Chelsea dan Juventus, dan kami meraih hasil bagus. Andaipun hasil yang diraih tak bagus, penampilan kami bagus. Kami akan mencoba walaupun saya akui Manchester City adalah tim yang sangat kuat,” jelas The Special One.

Harapan Mourinho tentu saja tidaklah hampa. Musim lalu, Red Devils berhasil membawa pulang kemenangan 3-2 dari Derbi Manchester di Stadion Etihad dan memaksa Manchester City menunda perayaan juara Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Guardiola Tak Ragukan Integritas Wasit Derbi Manchester

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Jelang Derbi Manchester, ada satu fakta yang diresahkan para pendukung Manchester City. Mereka menduga wasit Anthony Taylor yang akan memimpin laga itu adalah penggemar Manchester United. Mengenai hal itu, manajer Pep Guardiola menegaskan, semua pihak tak boleh berburuk sangka. Dia tak meragukan integritas Taylor.

Dugaan Taylor merupakan fan Manchester United bukan tanpa dasar. Taylor memang mengaku sebagai pendukung Altrincham, klub Divisi VI Liga Inggris. Namun, dia berasal dari Wythenshawe yang hanya berjarak 6 mil dari Old Trafford. Orang-orang di kota itu pun secara tradisional diketahui sebagai pendukung Red Devils.

Integritas wasit Anthony Taylor yang akan memimpin Derbi Manchester tak diragukan oleh Guardiola.
independent.co.uk

Fakta itu tak luput dari perhatian Guardiola. Namun, dia tak mau membesar-besarkannya. Dia bahkan tak mempermasalahkan andai Taylor memang fan Manchester United. Dia yakin sang wasit akan berusaha menunjukkan kinerja terbaik di Derbi Manchester nanti.

“Tak ada masalah. Seperti kami para manajer dan pesepak bola, dia akan mencoba melakukan hal terbaik,” ungkap Guardiola, Sabtu (10/11/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News. “Dia tahu semua orang dari seluruh penjuru dunia akan melihatnya dan tentu dia tak akan mau membuat kesalahan. Saya sangat yakin akan hal itu.”

Soal menjadi pendukung sebuah klub tertentu, Guardiola menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. “Apakah dia fans United atau City, semua orang bisa menjadi fan klub mana pun yang disukainya. Jadi, tak ada masalah,” terang pria asal Katalonia itu.

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu menegaskan, tidak pada tempatnya mempermasalahkan asal-usul wasit. “Hal terpenting bagi kami adalah fokus pada pertandingan dan tentu saja mengetahui dengan baik lawan yang akan dihadapi. Itu saja,” tegas Guardiola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pemain yang Berpotensi Bersinar di Derbi Manchester

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Akhir pekan ini akan diramaikan dengan pertarungan antara Manchester City menghadapi Manchester United dalam laga lanjutan Premier League di Stadion Etihad, Minggu (11/11/2018). Berbagai prediksi dilontarkan banyak pihak terkait laga tersebut.

Pemain yang Dianggap Berpotensi Bersinar di Derbi Manchester
zimbio.com

Tak hanya prediksi tentang klub yang akan menjadi pemenang, akan tetapi beberapa pundit juga meramalkan para pemain yang akan bersinar di laga bertajuk Derbi Manchester itu.

Legenda Southampton, Matt Le Tissier misalnya, ia menilai Penyerang Manchester United, Anthony Martial dan Penggawa Manchester City, David Silva bakal menjadi pemain yang disorot di laga Derbi Manchester.

Anthony Martial kini tengah menemukan ketajamannya kembali setelah mampu mencetak lima gol dari delapan pertandingan di Premier League. Sedangkan bekas Pemain Arsenal, Paul Merson justru beranggapan bawha Raheem Sterling dan David de Gea akan menjadi bintangnya.

Kiper Manchester United tersebut diketahui memang kerap memberikan penyelamatan brilian di laga-laga penting. Musim ini juga David de Gea telah mencatatkan tiga cleansheet dari 15 pertandingan.

Sebaliknya Raheem Sterling musim ini juga kerap mendapatkan pujian dari Manajer Manchester City, Pep Guardiola. Selama 14 kali bermain, ia sudah mencatatkan tujuh gol dan tujuh assist.

“Aku suka dia. Dia membuat banyak hal terjadi dan membuka permainan bagi para gelandang untuk melatih sihir mereka. Itulah mengapa Pep memainkannya setiap minggunya. Dia begitu rela melakukan lari bola, yang membuat pemain bertahan jatuh lebih dalam dari biasanya,” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Lindelof Optimistis Manchester United Menangi Derbi

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Manchester City boleh-boleh saja diunggulkan dan membawa modal bagus ke Derbi Manchester di Stadion Etihad, akhir pekan ini. Namun, itu tak membuat bek Manchester United, Victor Lindelof, takut. Sebaliknya, dia optimistis Red Devils bisa membungkam The Citizens.

Lindelof mengakui, laga nanti akan sangat sulit, tapi tetap mungkin dimenangi. Kepercayaan diri itu didasarkan pada hasil yang diraup Manchester United dalam beberapa laga terakhir. Menurut dia, itu adalah indikasi Red Devils tengah bangkit dan tetap punya mental pemenang.

Victor Lindelof percaya diri menatap lawatan Manchester United ke kandang Manchester City.
japantimes.co.jp

“Mereka adalah tim yang sangat bagus dengan pemain-pemain yang juga sangat bagus. Kami dipastikan tak bisa santai sedetik pun. Kami harus fokus dan sangat siap,” ungkap Lindelof seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror. “Namun, kami merasa sangat percaya diri untuk datang ke sana dan menyulitkan mereka.”

Bek asal Swedia itu menambahkan, “Kami menjalani start yang lumayan sulit pada awal musim. Namun, kami sekarang mampu meraup hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir.”

Secara khusus, Lindelof menunjuk kemenangan bersejarah di Stadion Allianz milik Juventus pada matchday IV Liga Champions lalu. Dalam pandangannya, itu merupakan bukti bahwa Manchester United bisa melakukan hal yang semula dianggap mustahil oleh awam.

“Itu membuktikan bahwa kami dapat mengalahkan siapa pun,” tegas Lindelof seperti dilansir London Evening Standard. “Mereka adalah tim hebat dan bermain di kandang sendiri. Jadi, tentu saja itu makin membangkitkan kepercayaan diri kami.”

Hal lain yang bisa membuat Lindelof dkk. optimistis adalah rekor pertemuan dengan the Citizens dalam tiga musim terakhir. Di tujuh pertemuan dari musim 2015-16, skor akhir Derbi Manchester selalu ketat. Sang pemenang selalu hanya unggul satu gol. Bahkan, dua kali hanya imbang tanpa gol. Lalu, Red Devils menang 3-2 pada lawatan terakhir ke Stadion Etihad.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Laporte Usung Misi Balas Dendam Lawan Manchester United

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Duel seru akan terjadi akhir pekan nanti antara dua klub top Premier League, Manchester City menghadapi Manchester United di Stadion Etihad, Minggu (11/11/2018). Bek The Citizens, Aymeric Laporte ikut angkat bicara terkait laga tersebut.

Pemain asal Prancis tersebut menyebutkan bahwa timnya mengusung misi balas dendam di laga tersebut. Pasalnya musim lalu Manchester United sukses menang secara dramatis atas Manchester City dengan skor 3-2 di Stadion Etihad.

Aymeric Laporte Usung Misi Balas Dendam Lawan Manchester United
twitter @mancity

Kemenangan tersebut membuat Manchester City harus menunda pesta juara Premier League mereka. Meski pada akhirnya, kekalahan Manchester United di laga selanjutnya pula yang akhirnya membuat The Citizens memastikan gelar.

“Selalu ada rasa balas dendam setiap kali anda kalah dari tim mana pun. Kami selalu siap bersaing dan harus memanfaatkan momentum bagus tim kami saat ini,” kata Aymeric Laporte seperti dikutip Football5star dari Sky Sports, Jumat (9/11/2018).

“Laga ini sangat penting karena dua hal, karena ini merupakan Manchester derby dan karena jika kami menang kami akan elebarkan jarak antara tim kami dan mereka di klasemen,” sambungnya.

Lebih lanjut Aymeric Laporte menjelaskan bahwa Manchester City mampu menggapai penampilan maksimal musim lalu. Ia juga berharap penampilan apik itu juga bisa ditunjukkan saat menghadapi Manchester United nanti.

“Saya berharap kami tak kalah Minggu besok atau di derby mana pun setelahnya. Gol selalu membantu kemenangan dan kami ingin memperpanjang rekor sejauh mungkin,” harapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kata Gary Neville soal Dua Gol Pogba ke Gawang Manchester City

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Gary Neville, memuji penampilan Paul Pogba dalam derbi Manchester. Maklum, Pogba menjadi penyelamat dengan mencetak dua gol pada laga yang berlangsung di Stadion Etihad, markas Manchester City, tersebut.

Babak pertama derbi Manchester bak mimpi buruk bagi Manchester United. Sebab, tim asuhan Jose Mourinho itu sudah harus tertinggal 0-2 sebelum babak pertama berakhir lewat gol Vincent Kompany (25’) dan Ilkay Guendogan (30’).

man city vs man utd twitter @premierleague
@PremierLeague

Namun, pada interval kedua Manchester United bangkit dan melakukan comeback gemilang. Diawali gol Pogba pada menit ke-53, semangat pasukan Setan Merah langsung menyala-nyala. Buktinya Pogba mencetak gol kedua tak sampai dua menit kemudian atau pada menit ke-55. Kemenangan Manchester United dipastikan setelah Chris Smalling mencetak gol pada menit ke-69 dan mengubah papan skor menjadi 3-2 untuk keunggulan Manchester United.

Usai laga, Gary Neville yang sempat menyerang Pogba, berbalik memuji pemain asal Prancis itu. Menurut Neville, Pogba mencetak gol di waktu yang tepat.

“Pada jeda pertandingan, saya rasa Pogba sangat kacau dan Jose Mourinho pasyi mempertanyakan kualitas gelandangnya,” ucap Neville dilansir Football5Star.com dari Sky Sports.

“Pogba mencetak dua gol pada babak kedua, dia benar-benar membutuhkan gol itu melebihi sebelumnya. Sebab, ada keraguan besar kepadanya sebelum pertandingan hingga babak pertama berakhir,” tutur Neville menambahkan.

Pep Guardiola Frustrasi dengan Lini Belakang Manchester City

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City menelan kekalahan pada laga derbi Manchester di Stadion Etihad, Sabtu (7/4/2018), di Stadion Etihad. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, berang dengan performa para pemain belakan pada laga tersebut.

Manchester City sempat unggul 2-0 pada babak pertama melalui gol Vincent Kompany (25’) dan Ilkay Guendogan (30’). Keunggulan dua gol itu membuat mimpi Manchester City untuk meraih gelar juara Liga Inggris musim ini semakin mendekati kenyataan.

Namun, pada babak kedua Manchester United bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 3-2. Gol-gol Manchester United disumbangkan oleh Paul Pogba (53’, 55’) dan Chris Smalling (69’). Manchester United pun sukses memangkas defisit poin dari Manchester City di tabel klasemen menjadi 13 poin.

man city vs man utd (twitter (@premierleague)1
twitter (@premierleague)

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, kecewa dengan penampilan anak asuhnya terutama barisan pertahanan. Menurut Guardiola, timnya seharusnya bisa bertahan dengan lebih baik lagi.

“Kami harus memperbaiki penampilan dan lebih fokus pada set-pieces,” kata Guardiola dilansir Football5Star.com dari Goal.

“Kami menyerang dan menciptakan peluang, itu yang kami lakukan tiap musim. Kami mencoba menciptakan gol sebaik mungkin. Namun, kami juga harus bertahan dengan sedikit lebih baik pada babak kedua,” ucap Guardiola lagi.

Meski begitu, Guardiola memaklumi bahwa sepak bola memang penuh kejutan. Bagi Guardiola, timnya kini harus memperbaiki kesalahan sebelum laga kontra Liverpool. Ya, The Citizens akan berhadapan dengan Liverpool pada leg  kedua babak perempat final Liga Champions, Rabu (11/4/2018). Manchester City kini tertinggal agregat 0-3 dari The Reds.

Danilo Kecewa Manchester City Kalah dari Umpan-umpan Jauh

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City harus menunda pesta juara setelah dikalahkan Manchester United dengan skor 2-3. Kekalahan itu membuat bek Manchester City, Danilo, kecewa karena takluk dari permainan umpan-umpan jauh.

Manchester City sempat unggul 2-0 hingga babak pertama berakhir. Gol Vincent Kompany (25’) dan Ilkay Guendogan (30’) membuat mimpi Manchester City meraih gelar juara Liga Inggris semakin dekat.

Namun yang terjadi di babak kedua justru Manchester United menampilkan permainan luar biasa. Tim arahan Jose Mourinho itu berhasil mencuri dua gol melalui Paul Pogba (53’ 55’) hingga akhirnya diakhiri oleh gol Chris Smalling (69’). Pertandingan berakhir dengan kemenangan Manchester United 3-2 atas Manchester City. Hasil itu sekaligus menunda pesta juara Manchester City.

Danilo, Manchester City, PortoBek Manchester City, Danilo, turut mengungkapkan kekecewaannya pada laga tersebut. Menurut Danilo, timnya kurang sigap mengantisipasi umpan-umpan jauh yang diperagakan oleh Manchester United.

“Ada banyak alasan mengapa kami tidak menang. Pada akhir pertandingan mereka mencetak tiga gol sementara kami dua. Itu yang paling utama,” ucap Danilo dilansir Football5Star.com dari Goal.

“Jika Anda menganalisa pertandingan, kami menguasai permainan. Mereka hanya menggunakan umpan-umpan jauh dan bisa mencetak tiga gol,” kata eks pemain Real Madrid itu.

Di mata Danilo, Man City telah menampilkan permainan yang biasa mereka tampilkan musim ini. Namun, itu tak bisa bekerja dengan baik kala melawan Manchester United.