Bukan Sinisa Mihajlovic yang Jegal Langkah Diego Costa ke Bologna

gamespool
Bukan Sinisa Mihajlovic yang Jegal Langkah Diego Costa ke Bologna 4

Football5star.com, Indonesia – Direktur Bologna, Walter Sabatini, menepis rumor mengenai Sinisa Mihajlovic yang tidak menyetujui kedatangan Diego Costa. Sabatini mengatakan keputusan tak mendatangkan Costa diambil bersama oleh para petinggi I Rossoblu.

Costa merupakan salah satu pemain yang dilaporkan akan merapat ke Bologna tahun ini. Akan tetapi, Sportitalia mengatakan bahwa Costa tak jadi merapat karena tak direstui Mihajlovic.

“Sinisa Mihajlovic tak menjegal kedatangan Diego Costa,” ujar Walter Sabatini dikutip Football5star dari laman Football Italia.

Diego Costa - Bologna - Getty Images
Getty Images

“Costa merupakan salah satu pemain yang ditawarkan ke kami. Tapi, setelah melakukan beberapa diskusi internal, kami memutuskan untuk tak mendatangkan Costa dan mengalihkan perhatian ke pemain lain,” sambung pria berumur 66 tahun itu.

Satu penyerang yang dilaporkan menajdi target utama Bologna tahun ini adalah Marko Arnautovic. Akan tetapi, Arnautovic harus terlebih dahulu memutus kontraknya bersama klub Cina, Shanghai SIPG.

Shanghai SIPG dilaporkan enggan memutus kontrak sang bintang. Hal tersebut menjadi alasan utama belum resminya Arnautovic merapat ke Bologna.

Tak cuma mendatangkan Arnautovic, I Rossoblu juga sedang berusaha keras mempertahankan Takehiro Tomiyasu dari kejaran Tottenham Hotspur. Menurut laporan media-media Italia, I Rossoblu sudah menolak tawaran sebesar 17 juta Euro yang diajukan Tottenham untuk Tomiyasu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Penyebab Diego Costa Tak Jadi Merapat ke Bologna

gamespool
Penyebab Diego Costa Tak Jadi Merapat ke Bologna 8

Football5star.com, Indonesia – Mantan penyerang timnas Spanyol, Diego Costa, terpaksa membatalkan niatnya bergabung ke Bologna tahun ini. Costa tak jadi merapat ke I Rossoblu karena tak mendapat restu dari pelatih kepala, Sinisa Mihajlovic.

Menurut laporan SportItalia, Costa sebenarnya sudah menyetujui kontrak berdurasi dua tahun yang diajukan manajemen Bologna. Akan tetapi, Mihajlovic enggan memberi restu karena Costa kerap berseteru dengan pelatih kepala di tim-tim sebelumnya.

Seperti yang diketahui, Costa meninggalkan Atletico Madrid pada Desember 2020 lalu karena terlibat perselisihan dengan salah satu asisten Diego Simeone. Beberapa tahun sebelumnya, Costa juga sempat berselisih dengan Antonio Conte di Chelsea.

Diego Costa - Bologna - Eurosport
Eurosport

Perselisihan dengan Conte sempat membuat Costa dibekukan dari tim utama Chelsea selama enam bulan. Costa akhirnya memilih pulang ke Atletico Madrid pada Januari 2018 lalu.

Kegagalan merapat ke Stadion Renato Dall’Ara juga tak membuat Costa kehilangan harapan. Menurut laporan media-media Brasil, pemain berusia 32 tahun itu sedang bernegosiasi dengan Besiktas, Olympique Marseille dan Lille.

Sementara itu, Bologna sudah mendapatkan calon penyerang anyar untuk musim 2020-21. Mereka dilaporkan sedang bernegosiasi dengan penyerang timnas Austria, Marko Arnautovic.

Kabarnya, Arnautovic akan resmi menjadi rekrutan anyar Bologna dalam satu atau dua pekan ke depan. Pemain berusia 32 tahun itu saat ini sedang berusaha memutus kontraknya bersama tim Cina, Shanghai SIPG.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Setelah 15 Tahun Berkarier di Eropa, Diego Costa Pulang ke Brasil

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Setelah kontraknya diputus oleh Atletico Madrid Desember lalu, Diego Costa belum juga mendapat klub baru. Tapi dalam waktu dekat dia segera bermain lagi di tanah kelahirannya, Brasil.

Saat ini Diego Costa sudah kembali ke Brasil. Dia juga sedang dalam negosiasi serius dengan klub yang dia dukung sejak kecil, Palmeiras. Sang bomber sudah mencapai kesepakatan personal dengan tawaran kontrak yang ditawarkan.

Globo Esporte melaporkan Palmeiras akan mengikat Costa dengan kontrak dua tahun. Negosiasi sudah memasuki tahap akhir dan penandatangan kontrak akan dilangsungkan dalam beberapa jam ke depan.

Diego Costa Dedikasikan Golnya untuk Pemain Wanita Atletico Madrid
@CarmenMenayo

Disebutkan pula jika eks bomber timnas Spanyol akan menerima gaji sebesar 2,6 juta euro permusim. Jika transfer ini benar-benar terwujud, ini akan jadi kali pertama sang bomber berlaga di Liga Brasil setelah menghabiskan karier selama 15 tahun di Eropa.

Ya, walau lahir dan besar di Brasil, Diego Costa belum pernah unjuk gigi di kasta tertinggi sepak bola negaranya. Jebolan akademi Barcelona Espotivo Capela sudah pindah ke Portugal saat masih remaja.

Di Portugal dia memperkuat Braga dan Penafiel. Di Eropa, kariernya kian meroket kala pindah ke Spanyol untuk memperkuat Atletico Madrid.

Sempat dipinjamkan ke beberapa klub seperti Celta Vigo, Albacete, Real Valladolid, dan Rayo Vallecano, ia sukses besar bersama Atletico. Gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Europa jadi buktinya.

Setelah itu striker 32 tahun berpetualang ke Inggris bersama Chelsea. Kariernya kian moncer dengan memenangkan dua gelar Premier League.

Tapi perseteruan dengan Antonio Conte membuat namanya diasingkan. Diego Costa akhirnya kembali ke Atletico Madrid 2017 hingga awal musim 2020-2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ditawari Gaji Kecil, Diego Costa Tolak Tawaran dari Klub Turki

gamespool
Ditawari Gaji Kecil, Diego Costa Tolak Tawaran dari Klub Turki 15

Football5star.com, Indonesia – Diego Costa sampai saat ini masih berstatus tanpa klub. Setelah kontraknya diputus oleh Atletico Madrid, pemain berdarah Brasil ini belum mendapatkan klub baru. Terbaru, Diego Costa bahkan menolak tawaran dari klub Turki, Trabzonspor.

Dikutip Football5star.com dari Diario AS, Jumat (22/1/2021), Costa menolak proposal yang diajukan Trabzonspor kepada dirinya. Tak main-main, eks pemain Chelsea itu mengacuhkan tawaran gaji sebesar 2,5 juta euro untuk kontrak tiga tahun.

Ditawari Gaji Kecil, Diego Costa Tolak Tawaran dari Klub Turki
Marca

Media Spanyol itu melaporkan bahwa pihak Costa menolak tawaran dari Trabzonspor karena gaji yang diharapkan tidak sesuai. Saat masih di Atletico Madrid, Costa kabarnya mendapat gaji sebesar 7 juta euro.

Tidak hanya Trabzonspor yang berkeinginan untuk bisa mendapatkan Costa. Kabar terbaru menyebutkan bahwa sejumlah klub Liga Qatar juga berminat untuk mendapatkan servis striker 32 tahun tersebut.

Sebenarnya kontrak Costa bersama Atletico baru akan berakhir pada Juni 2021. Namun pada akhir Desember 2020, manajemen klub terpaksa mendepak Costa.

Pihak klub merasa bahwa kelakuan Diego Costa sudah diluar batas. Sebelum kontraknya diputus, ia juga sempat mangkir dari sesi latihan klub.

Sejumlah media di Spanyol memprediksi awal sikap buruk Costa muncul akibat kedatangan Luis Suarez. Costa merasa kecewa karena sudah tidak lagi menjadi pilihan utama Diego Simone sejak kedatangan Suarez.

“Atletico Madrid dan Diego Costa telah mencapai kesepakatan untuk pemutusan kontrak yang akan berakhir pada 30 Juni 2021,” bunyi pernyataan Atletico saat itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sebelum Diputus Kontrak, Diego Costa Jadi Toxic di Ruang Ganti Atletico

gamespool
Sebelum Diputus Kontrak, Diego Costa Jadi Toxic di Ruang Ganti Atletico 19

Football5star.com, Indonesia – Striker keturunan Brasil, Diego Costa resmi diputus kontraknya oleh Atletico Madrid. Fakta baru terungkap sebelum Costa diputus kontrak, eks pemain Chelsea itu dikabarkan bertengkar hebat dengan asisten Diego Simeone, Nelson Vivas.

Dikutip Football5star.com dari Marca, Kamis (31/12/2020), wartawan Jose Ramon de la Morena menyebut bahwa sejak awal musim Costa berada di situasi yang tidak mengenakkan di Atletico Madrid.

Diego Costa - Atletico Madrid - Intothecalderon. com

“Diego Costa berada di dalam situasi tidak nyaman dengan klub sejak awal musim. Ini bukan situasi yang terjadi begitu saja saat ini, ini seperti sesuatu yang menjadi klimaks sekarang,” kata Morena.

“Namun kemudian, sikap Costa menjadi semakin malas dan dia menjadi lebih dari sekedar racun di ruang ganti. Itu membuat takut klub. Klub berusaha melakukan negosiasi dengannya dan kemudian memintanya pergi sebelum kontrak berakhir,”

Lebih lanjut menurut Moreno, Costa bahkan sampai bertengkar hebat dengan asisten Simeone, Nelson Vivas. Hal itu terjadi saat Atletico Madrid menang 2-0 dari Real Sociedad.

“Saat Atletico Madrid menang 2-0 dari Real Sociedad, ia hampir bertengkar hebat dengan Nelson Vivas.”

Moreno juga menyebut satu hari sebelum pihak klub memutuskan mengakhiri kontrak, Costa sempat absen untuk jalani sesi latihan dan meminta izin kepada direktur klub, Andrea Berta untuk pulan ke Brasil.

“Diego Costa berbicara kepada direktur klub setelah dari San Sebastian dan mengatakan kepadanya bahwa ia memiliki masalah keluarga di Brasil. Berta lalu menegaskan bahwa jika ia pergi, maka ia tidak bisa lagi membela Atletico,”

“Keadaan kemudian menjadi tegang dan pada akhirnya Diego Costa memutuskan tak mau ikut latihan dan memutuskan pergi meninggalkan Atletico Madrid,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Costa: Pergi dari Atletico Merupakan Solusi Terbaik

gamespool
Diego Costa: Pergi dari Atletico Merupakan Solusi Terbaik 23

Football5star.com, Indonesia – Penyerang berpaspor Spanyol, Diego Costa, akhirnya buka suara setelah kontraknya resmi diputus Atletico Madrid pada Selasa (29/12) lalu. Dalam pernyatannya, Costa mengatakan bahwa meninggalkan Los Rojiblancos merupakan keputusan terbaik yang bisa ia ambil.

Seperti yang diketahui, Costa memang meminta Atletico untuk memutus kontraknya. Pemain kelahiran Brasil itu memilih hengkang karena sedang tersandung masalah pribadi. Menurut media-media Spanyol, Costa memilih hengkang karena terlibat perselisihan dengan asisten Diego Simeone.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen Atletico. Tapi, waktu saya telah tiba dan hengkang merupakan hal terbaik yang bisa saya lakukan saat ini,” tulis Diego Costa di laman Instagram pribadinya.

Diego Costa - Atletico Madrid - BeSoccer
BeSoccer

“Ini merupakan cara terbaik bagi saya dan pihak klub. Saya sudah menunjukkan performa terbaik, atau setidaknya sudah berusaha tampil maksimal demi seragam kebesaran Atletico,” sambung Costa.

Lebih lanjut, Costa juga mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh suporter Los Rojiblancos. Menurut pria 32 tahun itu, dukungan dari para suporter merupakan momen terbaik baginya selama memperkuat Atletico.

“Terima kasih banyak kepada para suporter. Kehadiran kalian akan selalu menjadi motivasi terbesar saya. Mereka adalah bagian terbaik di klub ini,” tutur Costa.

Belum diketahui klub mana yang bakal menjadi pelabuhan anyar Costa. Akan tetapi, media-media Inggris melaporkan bahwa Costa siap kembali berkarier di Premier League kini menjadi bidikan utama Arsenal dan Wolverhampton Wanderers.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Tinggalkan Atletico Madrid, Diego Costa Siap Kembali ke Inggris?

gamespool
Tinggalkan Atletico Madrid, Diego Costa Siap Kembali ke Inggris? 27

Football5star.com, Indonesia – Dua klub Liga Inggris, Arsenal dan Wolves, dikabarkan siap menampung Diego Costa yang baru meninggalkan Atletico Madrid. Rumor ketertarikan kedua tim tersebut dilaporkan oleh media-media Inggris.

Costa resmi meninggalkan Atletico Madrid setelah kontraknya diputus pada Selasa (29/12) lalu. Ia memilih hengkang dari Los Rojiblancos karena tersandung masalah pribadi.

Wolves siap mendatangkan Costa sebagai pengganti Raul Jimenez yang mengalami cedera kepala beberapa pekan lalu. Cederanya Jimenez memang membuat mereka kesulitan mencetak gol.

Wolves - Arsenal - Diego Costa - Inggris - Atletico
The Express Tribune

Sebenarnya, Wolves sudah memiliki pelapis Jimenez dalam sosok Fabio Silva, Daniel Podence dan Pedro Neto. Akan tetapi, ketiga pemain itu gagal menunjukkan performa yang meyakinkan sebagai pelapis Jimenez.

Sama seperti Wolves, Arsenal saat ini juga sedang kesulitan mencetak gol. Inkonsistennya performa Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette membuat The Gunners siap menampung Costa pada bursa transfer musim dingin nanti.

Jika merapat ke London Utara, Costa akan menjadi mantan pemain Chelsea keempat yang didatangkan Arsenal dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya, Petr Cech, David Luiz, dan Willian sudah terlebih dahulu menyebrang dari London Barat ke London Utara.

Sebelum kembali ke Atletico Madrid, Diego Costa mampu menunjukkan performa yang gemilang di Inggris bersama Chelsea. Penyerang berumur 32 tahun itu berhasil mencetak 52 gol dan 18 assist dari 89 penampilannya di Liga Inggris.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Atletico Madrid Resmi Putus Kontrak Diego Costa

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen Atletico Madrid akhirnya meluluskan permintaan penyerang Diego Costa. Klub berjuluk Los Colchoneros itu setuju memutus kontrak sang penyerang yang sejatinya baru habis pada musim panas 2021.

Dalam beberapa hari belakangan ini, Costa memang sudah tak lagi kerasan di Atletico Madrid. Pemain berdarah Brasil itu secara terbuka meminta dilepas pada bursa transfer musim dingin, Januari nanti. Jika tak ada tawaran, dia akan bertahan hingga kontraknya habis.

Akan tetapi, Atletico ternyata tak mau mempersulit. Los Colchoneros tak keberatan melepas Costa secara gratis pada Januari nanti. Hal itu diumumkan melalui akun media sosial klub tersebut.

Diego Costa hanya mampu mencetak 2 gol dalam 7 penampilan pada pentas Liga Spanyol bersama Atletico Madrid musim ini
foxsports.com.mx

“Tercapai kesepakatan dengan Diego Costa untuk pemutusan kontraknya,” tulis pernyataan resmi Atletico seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter klub itu. “Klub mendoakan yang terbaik untuk sang striker pada tahap berikut karier profesionalnya.”

Adapun dalam pernyataan melalui laman resminya, pihak Atletico mengungkapkan, “Sang striker meminta menggalkan klub dengan alasan yang bersifat pribadi pada beberapa hari lalu dan pada Selasa ini ditandatangani pemutusan kontraknya.”

Musim ini, Diego Costa hanya bermain dalam 7 laga dengan total 204 menit di lapangan hijau. Semuanya pada pentas Liga Spanyol. Dalam 7 laga itu, pemain yang sempat membela Chelsea tersebut hanya mampu mencetak 2 gol.

Milik Gantikan Costa?

Arkadiusz Milik disebut-sebut jadi bidikan Atletico Madrid untuk menggantikan Diego Costa.
tuttomercatoweb.com

Secara total, Diego Costa telah tampil dalam 215 laga resmi yang dilakoni Atletico Madrid. Dia menghiasi 215 laga itu dengan torehan 83 gol dan 36 assist. Dia antara lain berperan dalam kesuksesan Los Colchoneros menjuarai LaLiga pada 2013-4, Copa del Rey 2012-13, Liga Europa 2017-18, serta Piala Super Eropa 2010 dan 2018.

Menyikapi putusan Costa yang meminta pemutusan kontrak, manajemen Atletico Madrid dikabarkan mulai intensif membidik striker Napoli, Arkadiusz Milik. Striker asal Polandia itu disebut-sebut sangat disukai pelatih Diego Simeone.

Menurut Fabrizio Romano, Napoli tak akan menghalangi niat Atletico Madrid menggaet Milik. Namun, I Partenopei mematok harga 15 juta euro jika Los Colchoneros menginginkan sang striker pada Januari. Lalu ke mana Diego Costa akan berlabuh? Wolverhampton Wanderers diklaim Betting Odds sebagai klub yang paling meminatinya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Setelah Kieran Trippier, Kini Diego Costa yang Bikin Atletico Pusing

gamespool
Setelah Kieran Trippier, Kini Diego Costa yang Bikin Atletico Pusing 35

Football5star.com, Indonesia -Setelah dihadapkan dengan skorsing Kieran Trippier, Atletico dibuat pusing tujuh keliling karena Diego Costa meminta hengkang. Menurut laporan Marca, Costa ingin meninggalkan Los Rojiblancos karena alasan pribadi.

Rencananya, Atletico akan melakukan pertemuan dengan Costa dan perwakilannya dalam waktu dekat. Nasib Costa akan ditentukan pada pertemuan tersebut.

Kontrak Costa sejatinya akan habis pada musim panas 2021 mendatang. akan tetapi, pemain berumur 32 tahun itu sudah memiliki niat yang mantap untuk pergi pada Januari 2021 nanti.

Dalam laporannya, Marca juga mengatakan bahwa Atletico bakal mendatangkan penyerang anyar andai ditinggal Costa. Pasalnya, mereka hanya memiliki Luis Suarez sebagai satu-satunya penyerang murni.

Diego Costa - Atletico - Kieran Trippier - Eldesmarque
Eldesmarque

Musim ini, Diego Costa merupakan salah satu pemain andalan Atletico. Akan tetapi, masalah cedera membuatnya hanya mampu menyumbang dua gol dari tujuh penampilan di Liga Spanyol.

Pemintaan Costa datang di waktu yang tak ideal buat Atletico. Pasalnya, mereka saat ini sedang dipusingkan dengan sanksi larangan tampil selama tiga bulan yang diterima Kieran Trippier.

Seperti yang diketahui, Trippier resmi dikenai sanksi larangan bermain selama tiga bulan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) pada 25 Desember lalu. Trippier dikenai sanksi karena terbukti melakukan pelanggaran aturan judi.

Manajemen Los Rojiblancos kini sedang menyiapkan berbagai upaya agar bisa menangguhkan hukuman Trippier. Mereka diprediksi bakal melakukan banding dalam waktu dekat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Tiga Penyerang Kunci Atletico Tak Jadi Starter vs Real Sociedad

gamespool
Tiga Penyerang Kunci Atletico Tak Jadi Starter vs Real Sociedad 39

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memastikan takkan menurunkan Luis Suarez, Diego Costa dan Joao Felix sebagai starter pada partai di kandang Real Sociedad. Akan tetapi, Simeone mengatakan ketiganya bisa bermain sebagai pemain pengganti.

Akhir pekan lalu, Suarez dan Costa kembali bermain untuk Atletico dan berhasil mencetak gol setelah menepi selama bebereapa pekan. Akan tetapi, Joao Felix mengalami cedera ringan dan diragukan tampil melawan Real Sociedad.

“Saya rasa, Luis Suarez, Diego Costa dan Joao Felix belum siap diturunkan sebagai starter. Ketiganya merupakan penyerang yang sangat berbahaya dan bisa dimainkan berbarengan,” ujar Diego Simeone dikutip dari laman Diario AS.

Diego Simeone - Atletico Madrid - Luis Suarez - Diego Costa - Joao Felix - @atletienglish
twitter.com/atletienglish

“Kami harus bisa bersabar dan berusaha membuat para pemain yang tersedia mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Hal terpenting saat ini adalah, mereka bisa dimainkan bersamaan,” sambung Simeone.

Musim ini, Real Sociedad merupakan salah satu tim terbaik di Liga Spanyol. La Real kini menduduki peringkat tiga klasemen dengan perolehan 26 poin dari 15 pertandingan.

Simeone tak merasa kaget dengan performa apik Real Sociedad. Menurutnya, pasukan Imanol Alguacil memiliki skuat komplet dan sanggup bersaing di level tertinggi dalam beberapa musim terakhir.

“Real Sociedad memiliki barisan depan yang sangat baik dan disokong lini tengah luar biasa. Mereka adalah tim yang sanggup tampil di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,” tuntas Simeone.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Meski Sedang Terpuruk, Diego Costa Tetap Spesial untuk Atletico

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Diego Costa mengawali musim ini dengan mengecewakan. Bintang Atletico Madrid mengalami cedera dan sempat menderita covid-19.

Kondisi ini memunculkan beberapa anggapan bahwa masa depannya di Atletico Madrid akan berakhir. Apalagi pihak klub sudah menggaet Luis Suarez sebagai striker.

Kendati demikian, Jan Oblak tetap menganggap Costa sebagai sosok penting dalam tim. bahkan baginya bomber berdarah Brasil adalah pemain spesial.

Jan Oblak - Chelsea - Atletico Madrid - @oblakjam 2
@oblakjam

“Diego tidak beruntung musim ini. Pertama karena cedera, lalu covid-19, dan sekarang komplikasi dari cederanya. Tapi saya yakin dia akan membantu kami karena dia adalah pemain spesial untuk kami,” ujar Jan Oblak kepada Marca, Sabtu (12/12/2020).

“Beberapa orang mengatakan bahwa dia tidak bisa membantu kami. Tapi semua orang harus tahu kapan pun dia berada di lapangan dia selalu menimbulkan bahaya untuk lawan,” ia menambahan.

Lebih lanjut, kiper asal Slovenia menganggap Diego Costa bisa bekerja sama dengan Luis Saurez. “Dengan dia di lapangan Anda bisa mengharapkan semua bisa terjadi, seperti juga dengan Suarez,” imbuhnya.

“Mereka sangat penting dan saya berharap Diego Costa bisa kembali secepat mungkin. Kami membutuhkannya di lapangan. Dia akan melakukan segalanya untuk mendapatkan kembali tempatnya 100 persen,” tegas Jan Oblak.

Dinihari nanti Atletico Madrid akan menghadapi Real Madrid di stadion Alfredo Di Stefano. Dan pada Derby Madrileno kali ini Diego Costa masih absen karena cedera.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Simeone: Diego Costa Akan Gantikan Luis Suarez Lawan Barcelona

gamespool
Simeone: Diego Costa Akan Gantikan Luis Suarez Lawan Barcelona 46

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menyatakan timnya siap untuk berhadapan dengan Barcelona, Minggu (22/11/20). Simeone juga mengkonfirmasi bahwa Diego Costa akan menggantikan Luis Suarez yang terkena Covid-19.

Costa sendiri sebenarnya menderita cedera otot sejak laga melawan Real Betis. Namun pemain asal Spanyol itu siap untuk menggantikan Suarez yang sebenarnya sedang on fire saat ini. Suarez terkena Covid-19 sebelum laga Uruguay vs Brasil beberapa hari yang lalu.

“Dia (Costa) memiliki kesempatan untuk starter (gantikan Suarez). Dia telah kembali ke grup dalam tiga sesi latihan terakhir ini. Dia di sini untuk bermain,” ucap Simeone seperti dilansir Football5Star.com dari Marca.

Diego Simeone Atletico Sebenarnya Bertahan Cukup Bagus Lawan Bayern
atleticodemadrid.com

Selain berbicara soal Costa, Simeone juga berbicara soal Koke yang akhir-akhir ini tampil luar biasa, terutama bersama timnas Spanyol pada jeda internasional kemarin.

“Dia adalah pemain yang sangat penting. Karena kemampuan taktisnya, karena dia mengerti apa yang bisa dia berikan kepada tim. Dari karantina hingga sekarang, dia telah tiba dengan kecepatan lebih yang telah terlihat dengan klubnya dan dibawa ke tim nasional,” kata Simeone.

Diego Simeone melanjutkan, “Bahkan saat Koke tidak sepenuhnya terlibat dalam permainan, dia masih sangat penting bagi kami.”

Atletico Madrid akan berhadapan melawan lawan tersulitnya, Barcelona besok dini hari. Los Rojiblancos satu-satunya tim yang belum terkalahkan di La Liga.

“Setiap pertandingan adalah kesempatan, kami akan mencoba membimbing permainan ke tempat kami dan dapat menyakiti mereka. Itu adalah skuad yang bary dengan pemain muda dan satu lagi dengan banyak pengalaman dan standar fenomenal. Ini akan selalu menjadi pertandingan yang sulit dan kompleks,” kata pelatih asal Argentina itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Simeone Jelaskan Perbedaan Luis Suarez dengan Alvaro Morata

gamespool
Diego Simeone Jelaskan Perbedaan Luis Suarez dengan Alvaro Morata 50

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menjelaskan perbedaan antara Luis Suarez dengan Alvaro Morata dan juga Diego Costa. Simeone menyebut Suarez lebih membutuhkan pemain-pemain di sekitarnya.

Atletico Madrid mendatangkan Luis Suarez pada musim panas lalu dan meminjamkan Alvaro Morata ke Juventus. Los Rojiblancos memang memiliki masalah di lini serang musim lalu dengan Morata dan Costa kesulitan untuk mencetak gol. Dan Suarez saat ini terbukti ampuh dengan sudah mencetak 4 gol dari 5 laga di La Liga.

Diego Simeone buka kemungkinan menduetkan Luis Suarez dengan Diego Costa.
The Sun

“Semuanya dihasilkan oleh kehadiran Suarez. (Kehadiran Suarez) berarti kami harus memberinya bola. Costa dan Morata memiliki karakteristik lain. Luis perlu memiliki lebih banyak orang di sekitarnya dan berada di posisi yang dia tahu akan membuat masalah bagi lawan,” ucap Simeone seperti dilansir Football5Star.com dari Marca.

Simeone melanjutkan, “Terbukti, karakteristik Suarez menimbulkan kekhawatiran ini agar kami dapat memanfaatkan karakteristiknya sebaik mungkin. Kami bermain dengan cara yang berbeda dengan (Radamel) Falcao, sama dengan Costa dan, dengan Suarez, kami harus beradaptasi dengan situasi lain. Karakteristik pemain Anda selalu menunjukkan kepada Anda jalan sebagai pelatih saat ingin memaksimalkan tim Anda.”

Atletico Madrid akan berhadapan dengan Lokomotiv Moscow, Rabu dini hari nanti (3/11/20) dan Simeone yakin laga nanti akan menjadi laga yang sulit.

“Kami akan menghadapi tim yang sangat kompetitif. Selain empat kali seri dari 14 pertandingan terakhir mereka, mereka tak pernah kalah lebih dari satu gol. Terakhir kali mereka kalah 2-0 (di Liga Champions) terjadi 15 laga sebelumnya. Mereka tahu caranya bersaing,” kata Diego Simeone.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Simeone: Gaya Main Terbaik? Menang, Apa Pun Caranya!

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid, kembali menegaskan sikap pragmatisnya. Dia tak peduli pada gaya main. Bagi pelatih asal Argentina itu, hal terpenting adalah menang dengan cara apa pun. Gaya main apa pun tidaklah penting jika tak membawa kemenangan.

Bagi Simeone, kemenangan adalah segala-galanya. Itu sebabnya, dia selalu menekankan hal tersebut di Atletico Madrid. Menurut eks gelandang timnas Argentina itu, hal tersebut bahkan sudah jadi gaya main Los Colchoneros.

“Memenangi pertandingan. Itu adalah gaya main terbaik di dunia. Tak ada gaya yang lebih baik dari memenangi pertandingan. Bagaimana caranya? Apa pun itu, terpenting menang,” urai Diego Simeone seperti dikutip Football5Star.com dari Infobae.

Hal terpenting bagi Diego Simeone adalah Atletico Madrid meraih kemenangan dengan apa pun caranya.
rpp.pe

Tentu saja pernyataan itu membuat gerah para pemuja sepak bola indah. Namun, Simeone tak ambil pusing. Dia memang memegang prinsip pragmatisme dalam permainan sepak bola di tim yang ditanganinya. Dia tak akan berubah meskipun dihujani berbagai kritik.

“Saya tak akan berhenti cuma karena kritik. Saya juga tak akan berhenti karena puja-puji. Itu adalah bagian dari opini yang perlu disampaikan oleh jurnalistik,” kata Simeone lagi.

Simeone Siap Duetkan Suarez dan Costa

Diego Simeone buka kemungkinan menduetkan Luis Suarez dengan Diego Costa.
thesun.co.uk

Bagi Diego Simeone, tak ada gunanya mengurusi pro-kontra terkait pernyataannya. Sebagai pelatih, hal yang paling utama adalah mempersiapkan diri dari pertandingan ke pertandingan. Termasuk menghadapi Huesca, Kamis (1/10/2020) dini hari WIB. Tentu saja, sesuai filosofinya, kemenangan adalah target utamanya.

Untuk laga nanti, Simeone tak menutup kemungkinan menduetkan Diego Costa dengan Luis Suarez di lini depan. Akhir pekan lalu, Suarez baru masuk pada menit ke-71 dengan menggantikan Costa. Dalam 29 menit, dia mampu mencetak 2 gol dan 1 assist. Adapun Costa mencetak gol pembuka kemenangan 6-1 saat pertandingan lawan Granada baru berjalan 9 menit.

“Tentu saja mereka dapat bermain bersama. Saya yakin itu. Kami akan lihat momen dan situasi yang ada. Hal terpenting, mereka berdua memberikan segala yang dapat dilakukan. Diego dengan karakter dan Luis dengan perawakannya sangat penting bagi kami,” urai Diego Simeone.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Costa: Saya Tak Tahu Mengapa Barcelona Biarkan Luis Suarez Pergi

gamespool
Diego Costa: Saya Tak Tahu Mengapa Barcelona Biarkan Luis Suarez Pergi 58

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Atletico Madrid, Diego Costa, bingung mengapa Barcelona menjual Luis Suarez ke timnya. Pernyataan itu Costa keluarkan setelah Atletico Madrid berhasil mengalahkan Granada 6-1, dengan Luis Suarez langsung mencetak 2 gol.

Luis Suarez memulai debutnya sebagai pemain pengganti masuk pada menit ke-65 saat melawan Granada. Dalam waktu 25 menit, Suarez langsung mencetak 2 gol dan 1 assists. Diego Costa yang mencetak 1 gol pada laga itu menyambut dengan gembira kedatangan Suarez. Namun Costa juga bingung kenapa Barcelona malah menjualnya.

Diego Costa Saya Tak Tahu Mengapa Barcelona Jual Luis Suarez
Daily Mail

“Saya suka Luis Suarez. Sangat bagus, salah satu dari kami menggigit dan yang satunya menendang. Saya tidak tahu mengapa Barcelona membiarkannya pergi, namun itu terserah mereka. Dia punya semangat juang untuk memenangkan gelar, semoga kami bisa memberi itu kepada fans,” kata Costa.

Suarez sendiri mengakui bahwa dirinya membutuhkan perubahan dalam kariernya dan senang karena bisa mencetak 2 gol pada debutnya.

“Untuk pemain, terkadang sangat penting untuk mendapatkan perubahan. Saya datang ke klub yang memberi saya sambutan luar biasa. Saya sangat senang dengan debut saya dan bahkan lebih senang mendapatkan 3 poin pada laga pertama kami,” ucap Suarez seperti dilansir Football5Star.com, dari Marca.

Suarez melanjutkan, “setiap kali Anda melakukan debut dan membantu tim dengan gol, Anda akan bahagia, tapi kita akan lihat di masa depan karena ini musim yang panjang.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Costa dan Satu Pemain Atletico Madrid Lain Positif COVID-19

gamespool
Diego Costa dan Satu Pemain Atletico Madrid Lain Positif COVID-19 61

Football5star.com, Indonesia – Kabar buruk datang dari raksasa Spanyol, Atletico Madrid. Pada Jumat (4/9) dinihari WIB, Los Rojiblancos mengumumkan bahwa Diego Costa dan Santiago Arias dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

Berdasarkan pernyataan Atletico, Costa dan Arias terjangkit COVID-19 ketika sedang berlibur. Keduanya pun diwajibkan menjalani karantina mandiri dan tak mengikuti sesi latihan perdana pada Jumat (4/9).

“Hari ini, kami menjalani tes COVID-19 di kompleks latihan Wanda Atletico Madrid sebagai persiapan musim 2020-21. Tes ini diikuti oleh seluruh pemain kecuali mereka yang bermain di partai internasional pekan ini,” tulis pernyataan lengkap Atletico.

“Diego Costa dan Santiago Arias yang dinyatakan positif ketika menjalani liburan saat ini sedang melakukan karantina mandiri dan tidak menunjukkan adanya gejala-gejala serius.”

“Keduanya saat ini sedang berada di rumahnya masing-masing dan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan otoritas bersangkutan dan LaLiga. Mereka tak akan mengikuti latihan pada Jumat nanti. Mereka baru akan kembali setelah selesai menjalani karantinanya,” sambung pernyataan tersebut.

Meski dinyatakan positif COVID-19, Costa dan Arias masih tetap berpeluang membela Atletico di pertandingan perdana Liga Spanyol musim 2020-21. Rencananya, musim Los Rojiblancos akan dibuka pada partai kandang melawan Granada akhir September nanti.

Atletico baru memulai kompetisi pada akhir September karena mereka mendapat keringanan dari operator Liga Spanyol. Keringanan ini diberikan berkat keikutsertaan Los Rojiblancos di babak perempat final Liga Champions beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Costa Dedikasikan Golnya untuk Pemain Wanita Atletico Madrid

dinasti
Diego Costa Dedikasikan Golnya untuk Pemain Wanita Atletico Madrid 64

Football5Star.com, Indonesia – Diego Costa berhasil memutus rekor paceklik golnya ke gawang Athletic Bilbao pada laga yang terjadi Minggu, (14/6/20). Dalam selebrasinya, Costa mendedikasikan golnya untuk Virginia Torrecilla, pemain wanita Atletico Madrid yang baru saja melakukan operasi tumor otak Mei lalu.

Costa melakukan selebrasi sambil mengangkat jersey nomor 14 milik Torrecila. Gol itu juga membuat Los Rojiblancos terhindar dari kekalahan. Ini juga merupakan gol pertamanya sejak 19 Oktober lalu.

Seperti yang diketahui, pemain wanita Atletico sekaligus timnas wanita Spanyol, Virginia Torrecilla, sempat mengalami kesakitan pada kepala dan punggungnya awal bulan Mei dan baru diketahui Torrecilla ternyata memiliki tumor pada otaknya pada 14 Mei.

Torrecilla melakukan operasi pengangkatan tumor otak dan sudah meninggalkan rumah sakit dan melakukan pemulihan pada akhir Mei.

Setelah Diego Costa melakukan selebrasi itu, Torrecilla, mengucapkan terima kasih lewat akun sosial medianya.

“Saya tidak bisa berkata-kata… Anda luar biasa! Terima kasih dari lubuk hati saya yang paling dalam,” kicau Torrecilla seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitternya.

Rekannya di tim wanita Atletico seperti Amanda Sampedro, dan Carmen Menayo juga menunjukkan dukungannya.

Sayang gol Diego Costa itu tak memberikan kemenangan untuk Atletico Madrid. Dengan hasil imbang ini, Los Rojiblancos duduk pada posisi keenam klasemen sementara dengan 46 poin, sama dengan Getafe yang duduk di posisi kelima.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Terlibat Kasus Penipuan, Diego Costa Bakal Mendekam di Penjara

dinasti
Terlibat Kasus Penipuan, Diego Costa Bakal Mendekam di Penjara 68

Football5Star.com – Striker Atletico Madrid, Diego Costa, dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Madrid dalam sidang vonis yang digelar Kamis (4/6/2020) waktu setempat. Dia didakwa terlibat dalam kasus penipuan pajak.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan bintang Chelsea itu terlibat dalam kasus penggelapan pajak saat hijrah ke INggris 2014 lalu. Dia dituduh secara langsung memperoleh, atau melalui pihak ketiga hak pajak sebesar 1,3 juta euro atau setara Rp 2,6 miliar.

Dalam sidang di Pengadilan Madrid, pemain berusia 31 tahun itu mengaku bersalah karena menipu pajak. Diego Costa sendiri sudah mengembalikan uang ke Departemen Keuangan beberapa bulan yang lalu sebesar 1,1 juta euro dari kasus pajaknya

Diego Costa - Atletico Madrid - Pajak - beIN Sports
beIN Sports

Departemen Keuangan Spanyol memutuskan bahwa Costa tidak sepenuhnya membayar kontrak iklan yang ditandatangani dengan Adidas dengan nilai 800 ribu euro. Atas tuduhan itu, dia didakwa penjara selama enam bulan.

Meski begitu, dia tidak akan menghabiskan waktu di balik jeruji besi. Hal itu karena dia telah setuju untuk membayar denda sebagai gantinya.

Hukuman penjara digantikan oleh denda 12 bulan dan si pemain harus membayar tarif 100 euro atau setara Rp 1,6 juta per hari selama satu tahun. Nantinya bila ditotal, Diego Costa didenda 36 ribu euro alias Rp 570 jutaan.

Masalah pajak di Spanyol memang sempat menyeret beberapa pesepak bola. Salah satu yang disorot ialah Lionel Messi. Bintang Barcelona itu bahkan sempat dijatuhi hukuman penjara 21 bulan pada 2016 lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

BREAKING! Diego Costa Terancam Hukuman Penjara

dinasti
BREAKING! Diego Costa Terancam Hukuman Penjara 72

Football5star.com, Indonesia – Bomber Atletico Madrid, Diego Costa, terancam hukuman penjara selama enam bulan serta denda sebesar 800 ribu Rueo setelah tersandung kasus penggelapan pajak. Rencananya, Costa akan menjalani sidang pada Kamis (4/6) mendatang.

Kasus penggelapan ini diapungkan oleh Diario AS pada 2019 lalu. Ketika itu, kejaksaan Spanyol menuduh Costa sudah menggelapkan dana pemasukan sebesar 1,3 juta Euro dari Adidas ketika hengkang dari Atletico Madrid ke Chelsea.

Dalam dokumen yang dikirim kepada hakim, Diego Costa dituduh telah memperoleh, secara langsung atau melalui pihak ketiga, penghasilan dari pengalihan hak gambarnya sebesar 1,3 juta Euro dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan dari penuntut.

Diego Costa - Atletico Madrid - Pajak - beIN Sports
beIN Sports

Menurut Departemen Keuangan, pendapatan ini tidak sepenuhnya dinyatakan di Spanyol. Departemen Keuangan memahami bahwa Costa harus membayar pajak sebagai penduduk Spanyol, karena ia tinggal selama enam bulan pada 2014 sebelum pergi ke Inggris.

Costa bukanlah pemain pertama yang dituding telah menggelapkan pajak oleh pemerintah Spanyol. Megabintang Barcelona, Lionel Messi, serta bomber Juventus, Cristiano Ronaldo juga sempat dinyatakan bersalah dalam kasus penggelapan pajak.

Messi bahkan sempat dijatuhi hukuman penjara selama 21 bulan pada 2016 lalu. Namun, Messi tak harus mendekam di penjara. Pasalnya pemerintah Spanyol tak mewajibkan hukuman penjara untuk vonis di bawah 24 bulan.

Sementara itu, Ronaldo dinyatakan bersalah oleh pengadilan Spanyol pada 2018 lalu. Ketika itu, Ronaldo dinyatakan bersalah atas tudingan penggelapan pajak dan diwajibkan membayar denda sebesar 18 juta Euro (Rp 293 miliar).

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Costa Belum Mau Melanjutkan Kariernya di Brasil

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Atletico Madrid, Diego Costa, mengaku belum memiliki rencana untuk kembali berkarier di Brasil dalam waktu dekat. Akan tetapi, Costa tak menutup kemungkinan untuk kembali ke Brasil sebelum gantung sepatu.

Ya, Costa merupakan seorang warga negara Spanyol yang dinaturalisasi dari Brasil. Pria 31 tahun itu resmi menjadi warga negara Spanyol pada tahun 2014. Ketika itu, Costa sudah bermain untuk Atletico Madrid.

“Orang-orang harus menunggu lama sebelum saya kembali bermain di Brasil. Saya baru akan kembali ke Brasil apabila saya merasa sudah cukup fit,” kata Diego Costa kepada Eldesmarque.

Diego Costa - Atletico Madrid - The Independent
The Independent

“Jika kembali ke Brasil, orang-orang di sana tentu ingin saya bisa menunjukkan penampilan serupa seperti di sini. Saya siap kembali ke Brasil apabila mendapat tawaran yang masuk akal dari klub bagus,” sambung Costa menambahkan.

Lebih lanjut, Costa juga membeberkan perbedaan mendasar antara sepak bola Brasil dengan Eropa. Menurut Costa, para penggemar di Brasil takkan sungkan-sungkan melemparkan komentar pedas atau bahkan aksi lainnya kepada klub kesayangannya.

“Di Eropa Anda memiliki sedikit rasa hormat. Tidak ada yang datang untuk berlatih menghina anda. Sepak bola adalah pekerjaan normal. Anda memiliki hari-hari baik dan buruk,” ungkap Costa.

“Pemain tanpa kepercayaan diri adalah normal dan bahkan buruk. Di Brasil, ada bebereapa hal yang tak sama,” tandas Costa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Costa: Antonio Conte Tak akan Berhasil Jika Latih Real Madrid

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Atletico Madrid, Diego Costa, mengkritik mantan pelatihnya sewaktu dia bermain di Chelsea, Antonio Conte. Costa dan Conte memang sudah tidak akur sejak musim kedua Conte melatih di Chelsea,

Diego Costa menyebut bahwa Conte tidak punya sentuhan untuk melatih sebuah klub besar seperti contoh Real Madrid.

“Saya punya masalah dengan dia diluar lapangan, tapi saya pikir dia adalah pelatih hebat. Saya tidak punya perasaan keras terhadap Conte, namun untuk menjadi pelatih yang lebih hebat lagi, dia harus merubah sikapnya dalam manajemen. Contoh andai dia melatih di Real Madrid, dia tidak akan bertahan selama semusim,” ucap Costa seperti dikutip Football5Star.com dari ESPN.

Diego Costa Antonio Conte Tak akan Berhasil Jika Dia Latih Real Madrid
The Sun

Costa lalu membandingkannya dengan pelatih dia saat ini, Diego Simeone.

“Sikapnya sangat berbanding terbalik dengan Diego (Simeone), dia akan lebih berkata langsung dan jelas kepada pemainnya, dia akan mencoba membantu anda. Kami membuat dia (Conte) menjadi juara dan lalu dia menghubungi saya dan berkata dia tidak menginginkan saya lagi,” kata Costa.

Pada saat diwawancara oleh Marca di tahun 2018, Costa sebut bahwa Conte lah yang membuat dia pergi dari Chelsea.

“Perilaku dia adalah alasan kenapa saya pergi dari Chelsea,” ucap Costa 2018 lalu.

Diego Costa saat ini menjadi pemain Atletico Madrid sejak tahun 2017, sedangkan Antonio Conte kini melatih Inter Milan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain yang Dilepas Klub dengan Cara Tak Layak

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Tiap pemain pasti selalu mendambakan adanya pengakuan dari klub yang mereka bela. Saat harus meninggalkan tim yang dibela, pemain tentu menginginkan perlakuan layak.

Namun tak sedikit klub yang justru mengambil kebijakan kurang mengenakkan saat sudah tak lagi membutuhkan jasa seorang pemain. Ungkapan habis manis sepah dibuang bisa diterima sejumlah pemain profesional di klub yang pernah mereka bela.

Berikut 5 pemain yang dilepas klub dengan cara tak layak dan pasti kamu tidak tahu! Ini ulasannya untuk pembaca setia Football5star.com

Brede Hangeland

Pada 2015 menjadi tahun suram bagi mantan kapten Fulham, Brede Hangeland. Ia diputusk kontrak oleh klub yang telah dibelanya selama 6,5 tahun melalui pesan yang dikirimkan ke email pribadinya. Padahal, Hangeland saat itu masih memiliki kontrak berdurasi 1 tahun.

Fulham saat itu memang berada di situasi genting. Mereka terdegradasi ke Divisi Championship. Hangeland bahkan mengatakan bahwa cara manajemen memutus kontrak dirinya sangat tidak layak.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain yang Dilepas Klub dengan Cara Tak Layak
goal.com

“Pemutusan kontrak terjadi ini tanpa pemberitahuan sebelumya. Saya akan memahami jika mereka ingin memecat saya, tapi tentu lebih baik jika melalui proses komunikasi yang baik. Ini sangat memalukan,” kata Hangeland seperti dikutip Football5star.com dari Mirror, Sabtu (18/4/2020).

“Saya telah mendedikasikan kerja keras dan loyalitas saya selama 6,5 tahun bersama klub. Saya bahkan sempat menyandang ban kapten selama beberapa musim. Saya sangat kecewa, ini adalah perlakuan yang sangat menyedihkan,” pungkasnya.

Diego Costa

Pemain kelahiran Brasil, 7 Oktober 1988 itu ialah salah satu pilar kesuksesan The Blues meraih dua tropi Liga Inggris pada musim 2014-15 dan 2016-17. Namun dedikasinya berakhir dengan cara yang menyedihkan.

Juni 2016, Costa menerima kabar mengejutkan bahwa dirinya tak masuk dalam rencana kerja tim di musim berikutnya, melalui sebuah pesan singkat (SMS) sang pelatih, Antonio Conte.

Diego Costa masih memendam dendam kesumat terhadap mantan pelatihnya di Chelsea, Antonio Conte. Ia masih tak terima dengan perlakukan Conte - Football5star - Goal.com
goal

“Telepon seluler saya berdering, menerima SMS dari Conte. Ia menuliskan bahwa saya tak masuk dalam rencana kerjanya musim depan. Menurutnya, perilaku saya tahun ini tak baik,” kata Costa seperti dilaporkan AS.

“Saya mencoba konsultasi hal ini ke beberapa pejabat klub, faktanya pelatih memang tak lagi menginginkan saya. Saya masuk daftar jual di bursa transfer nanti, dan siap bermain untuk klub lain. Pelatih telah mengusir saya dan tak ada pilihan, saya harus pergi,”

Joe Allen

Hal menyakitkan juga dialami oleh Joe Allen dari Liverpool. Kepada Telegraph, Joe mengisahkan bagaimana ia seperti bangun dari mimpi ketika tahu bahwa The Reds telah melepasnya melalui sebuah pesan singkat.

Joe mengaku terheran-heran ketika salah seorang temannya mengirimkannya ucapan selamat melalui SMS, karena ia mendapat informasi jika dirinya telah resmi dijual ke Stoke City.

joe allen,liverpool,liga inggris

“Saya menerima SMS dari seorang teman. Ia mengucapkan selamat untuk transfer yang saya tak paham apa yang sebenarnya sedang terjadi. Anda pun pasti akan kecewa saat status Anda dalam sebuah klub dalam ketidakpastian, dipertahankan atau dijual,” kisah Joe.

“Fakta ini memang aneh, meski kerap terjadi. Tapi saya tahu, tak ada hal yang manis dan indah dalam sebuah perpisahan,” ucap pemain asal Wales tersebut.

Tony Hibbert dan Leon Osman

Apa yang dialami oleh Hibbert dan Osman mungkin pantas disebut sebagai pengkhiatan yang ironis. Keduanya lahir dan besar sebagai ‘putra daerah’ yang mendedikasikan kariernya untuk Everton sejak kecil. Namun loyalitas mereka berakhir secara tragis.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain yang Dilepas Klub dengan Cara Tak Layak
dailymail

Hibber dan Osman ibarat Steven Gerrad di Liverpool. Statistik menyebutkan bahwa jika digabungkan keduanya telah melakoni penampilan sebanyak 700 caps. Namun jasa mereka dipandang sebelah mata oleh klub berjuluk The Toffees.

Keduanya diputuskan kontrak melalui sebuah pesan singkat yang dikirimkan pihak klub ke keluarga mereka. Manajemen Everton bahkan tak berani untuk menyampaikan keputusan pahit itu kepada keduanya dan memilih untuk memberitahukan kepada keluarga untuk diterukan kepada Hibbert dan Osman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Top Dunia yang Gagap Berbahasa Inggris

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Sebagai bahasa global, bahasa Inggris sangat penting untuk dikuasai tak terkecuali untuk para pemain top dunia. Menariknya tidak semua pemain top dunia yang berkarier di Eropa cakap berbahasa Inggris.

Tak mengherankan jika sejumlah pemain yang jalani karier di Eropa akan mengambil pelajaran bahasa Inggris di waktu senggang mereka. Pihak klub juga akan memfasilitasi les bahasa Inggris untuk pemainnya yang gagap berkomunikasi.

Meski begitu, karier mereka tetap dapat berjalan dengan begitu cemerlang di dunia sepakbola. Nah, kira-kira siapa pemain top dunia yang gagap dalam berbahasa Inggris? Berikut ulasannya:

Lionel Messi

Lionel Messi masih berada di atas Cristiano Ronaldo dalam daftar pesepak bola dengan pendapatan terbesar versi France Football.

Salah seorang editor media ternama Inggris, The Guardian, Sachin Nakrani mengatakan bahwa bintang Barcelona Lionel Messi ternyata tidak bisa berbahasa Inggris. Nakrani mengatakan bahwa Messi lebih senang diwawancarai dengan teks bahasa Spanyol.

Antonio Valencia

Meski sudah 12 tahun bermain di Inggris, eks Man United, Antonio Valencia seperti dikutip dari mirror.co.uk ternyata tak fasih berbahasa Inggris. Di tahun pertama sampai ke tahun keempat di Inggris, Valencia bahkan diketahui sama sekali tak mau menggunakan bahasa Inggris saat berkomunikasi.

Neymar

Pemain termahal di dunia, Neymar Jr juga masuk jajaran pemain yang tak bisa berbahasa Inggris. Meski begitu kabarnya Neymar saat ini tengah mengikuti les bahasa Inggris. Pasalnya hal itu ia buktikkan karena memiliki rekan di luar sepakbola yang merupakan public figure dari Amerika Serikat.

Neymar dan Kylian Mbappe mendapat pembelaan dari Direktur Olahraga PSG Leonardo Nascimento de Araujo.

Roberto Firmino

Pemain Liverpool, Roberto Firmino juga tak bisa berbahasa Inggris. Ia bahkan gagap gunakan bahasa Spanyol dan lebih senang gunakan bahasa Portugis. Meski begitu hal tersebut bukan jadi kendala besar bagi Firmino torehkan prestasi bersama Liverpool.

Diego Costa

Diego Costa - Atletico Madrid - Diego Simeone - Toi Sports

Eks striker Chelsea, Diego Costa juga diketahui tidak bisa berbahasa Inggris. Gagap berbahasa Inggris juga disebut-sebut sebagai faktor mengapa ia tak terlalu istimewa saat bermain di Stamford Bridge.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Cedera Punggung, Diego Costa Berpotensi Absen Tiga Bulan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Atletico Madrid mengonfirmasi Diego Costa mengalami cedera punggung. Masalah tersebut membuat penyerang berusia 31 tahun itu diperkirakan absen selama tiga bulan.

Musim 2019-20 sepertinya tidak memberikan keberuntungan buat Diego Costa. Ya, sejauh musim ini, ia baru mencetak dua gol untuk Atletico Madrid. Bahkan, ia juga tidak bisa tampil reguler karena kalah bersaing dengan Alvaro Morata dan Angel Correa.

Kini, masalah tersebut semakin bertambah karena gangguan cedera. Situs resmi Atletico, menyatakan bahwa Costa mengalami masalah punggung dalam beberapa hari terakhir. Setelah menjalani pemeriksaan medis, dia didiagnosa mengalami masalah di tulang punggung (cervical disc herniation).

Diego Costa - Atletico Madrid - Diego Simeone - Toi Sports
Toi Sports

Situasi tersebut membuat Costa kemungkinan besar akan menjalani tindak operasi. Jika benar, dia diperkirakan harus absen bermain setidaknya tiga bulan atau hingga Februari.

Atletico merupakan tim yang baru mengalami satu kekalahan sejauh musim ini. Namun, mereka juga belum bisa konsisten dalam menuai kemenangan.

Namun, inkonsistensi yang juga dialami Barcelona dan Real Madrid membuat Atletico masih bersaing di posisi atas klasemen. Saat ini, anak asuh Diego Simeone berada di urutan ketiga klasemen La Liga dengan raihan 24 poin. Mereka hanya terpaut satu poin dari dua pesaing utama tersebut.

Kieran Trippier Dapatkan Julukan Baru dari Diego Costa

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penggawa Atletico Madrid, Kieran Trippier, mengungkapkan hubungan spesial yang ia miliki dengan penyerang timnas Spanyol, Diego Costa. Trippier mengatakan bahwa Costa seringkali memanggilnya dengan julukan Rooney.

Seperti yang diketahui, Trippier menjadi salah satu pemain kunci milik Los Rojiblancos musim ini. Pemain 29 tahun itu pun sudah berhasil mengoleksi dua assist dari delapan penampilannya untuk Atletico Madrid di semua kompetisi.

“Dia memanggil saya Rooney sebanyak 10 kali dalam jangka waktu satu hari. Dia seringkali melakukan hal itu sebagai sebuah candaan. Tapi, saya tak peduli karena dia adalah Diego Costa yang selalu bercanda,” ungkap Kieran Trippier dikutip dari Goal.

Diego Costa - Kieran Trippier - Atletico Madrid - Squawka
Squawka

“Saya sudah mengenalnya dari Premier League dan Costa merupakan pemain terlucu yang pernah menjadi rekan saya. Di sini atmosfernya sangat luar biasa dan semua orang selalu bercanda. Tapi, Costa adalah yang terlucu,” sambung Trippier menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Trippier juga membicarakan masa adaptasinya bersama Atletico. Menurutnya, suasana yang dimiliki oleh kota Madrid jauh lebih baik ketimbang London dan Inggris.

“Masa adaptasi saya di sini berjalan dengan sangat lancar. Cuaca dan makanan di Madrid sangatlah luar biasa. Jauh lebih baik ketimbang Inggris. Semua orang di sini membuat saya dan keluarga merasa nyaman serta selalu tersenyum. Kami sama sekali tak merindukan Inggris,” tandas Trippier.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Hazard Sudah Tak Sabar Bertemu Diego Costa Sebagai Lawan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Derby Madrileno antara Atletico Madrid vs Real Madrid dibumbui cerita menarik. Adalah Eden Hazard dan Diego Costa yang menjadi aktor utama pada pertandingan akhir pekan nanti.

Eden Hazard dan Diego Costa pernah sama-sama berjibaku memakai kostum Chelsea. Tapi keduanya berpisah setelah sang bomber kembali ke Atletico Madrid 2018 lalu. Sementara sang winger hengkang dari The Blues menuju Real Madrid musim panas ini.

Tak ayal, pertandingan dua klub sekota kali ini akan berlangsung menarik dengan kehadiran mereka di sisi berseberangan. Hazard pun mengakui bahwa dirinya sudah tidak sabar berhadapan dengan mantan rekan setimnya itu.

eden hazard diego costa chelsea sky
Sky Sports

“Saya sudah tidak sabar bermain lawan Costa. Kami pernah bermain bersama dan dia adalah teman saya. Tapi tidak ada ampun untuk laga nanti. Yang harus kami lakukan adalah cetak gol, menang, dan bikin penggemar senang,” ujar winger asal Belgia seperti dilansir AS, Jumat (27/9/2019).

“Ketika Anda bermain bola Anda akan mengerti bagaimana perasaan dan semangat di laga penuh gengsi, terutama saat pertandingan yang mempertemukan dua tim sekota,” ujarnya lagi.

Bagi Eden Hazard, ini jadi derbi Madrid pertamanya. Tapi bukan berarti dia belum berpengalaman menghadapi Los Rojiblancos.

Kapten timnas Belgia tercatat sudah empat kali menghadapi Atletico. Dan dari keempat laga itu ia mencatatkan satu kemenanga, sekali imbang, dan dua kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Costa Tak Mau Bujuk Griezmann untuk Bertahan di Atletico

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bomber Atletico Madrid, Diego Costa, berbicara soal mantan rekan setimnya, Antoine Griezmann. Ia mengaku tidak pernah membujuk sang bomber untuk bertahan di ibu kota Spanyol.

Seperti yang diketahui, Griezmann memutuskan pindah ke Barcelona setelah Atletico menerima tawaran klub Katalonia senilai 120 juta euro. Banyak yang menganggap keputusan sang bomber hengkang karena dia ingin bermain satu tim dengan Lionel Messi dan Luis Suarez.

Anggapan ini pun dibenarkan oleh Diego Costa. Bahkan ia sama sekali tidak meminta rekannya itu untuk bertahan karena memahami alasan pemain asal Prancis.

Griezmann - Barcelona vs Betis - Football5star
@fcbarcelona_id

“Impiannya bermain bersama Messi dan Luis Suarez. Kami semua tahu dia pemain seperti apa. Sebagai pesepak bola Anda selalu ingin mencoba sesuatu yang berbeda dan saya rasa itu normal terjadi. Dia ingin mencoba peruntungan berada di sana,” ujar Costa seperti dilansir AS, Rabu (11/9/2019).

“Griezmann ingin mencari pengalaman baru dan dia menemukan sesuatu Barcelona. Saya tidak pernah mencoba untuk menahannya di sini, tapi dia bertanya soal opini saya soal peluangnya mencoba hal baru,” sambung pemain kelahiran Brasil tersebut.

Performa Griezmann bersama El Barca sejauh ini terbilang menjanjikan. Pemain asal Prancis sudah mencetak dua gol dari tiga penampilan di LaLiga. Sementara Atletico yang ia tinggalkan juga tampil impresif dengan memuncaki klasemen dengan sembilan poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Costa Bak Rekrutan Anyar Atletico Madrid

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Saul Niguez menganggap Atletico Madrid seolah mendapatkan rekrutan baru dengan kembalinya kebugaran dan performa Diego Costa. Bahkan, ia menilai Costa menjadi pemain yang lebih berharga ketimbang delapan pemain anyar timnya.

Ya, sejauh pramusim ini Diego Costa sudah membuat catatan lima gol. Termasuk empat gol dan satu kartu merah ketika mereka menang 7-3 atas Real Madrid. Penyerang sarat kontroversi ini tampak mendapatkan lagi performa terbaiknya.

Costa adalah pemain yang hanya tampil sebanyak 16 kali di La Liga musim lalu. Situasi itu terjadi karena masalah cedera, kedatangan Alvaro Morata, dan larangan bermain sebanyak delapan laga karena telah menghina wasit.

Saul Atletico
Zimbio.com

Akan tetapi, kini ia seolah berusaha bangkit dan memperbaiki kariernya. Terutama setelah mengalami kemerosotan dalam dua musim terakhir.

“Diego tampak luar biasa buat saya. Saya saat sikapnya seperti ini dan kami ingin membutuhkannya tetap seperti ini,” kata Saul seperti dikutip Football5star.com dari COPE.

“Saya suka saat ia berjuang bersama rekan setimnya seperti melawan Madrid. Jika Diego Costa berada di level terbaik, ia akan menjadi rekrutan terbaik yang kami miliki,” ucapnya.

https://www.instagram.com/p/B0nh6jjlUI3/

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Saul Niguez Percaya Diego Costa akan Menggila

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Diego Costa tampil menawan saat Atletico Madrid menghancurkan Real Madrid 7-3 di International Champions Cup (ICC) beberapa waktu lalu. Penampilannya tersebut membuat sang rekan, Saul Niguez, senang.

Pada laga yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, itu Diego Costa mencetak empat gol. Walau pada akhirnya dia mendapat kartu merah dari wasit, tetap saja ia terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan Derby Madrileno.

Melihat performa tersebut, Saul Niguez percaya bahwa sang bomber akan tampil menggila musim 2019-2020 mendatang. Tapi ia juga berharap agar Costa tidak mengalami cedera seperti musim lalu.

diego costa-metro
metro.co.uk

“Dia tidak perlu menebus apa pun. Musim lalu dia mengalami banyak cedera dan itu berpengaruh pada permainannya di lapangan. Dan saat ini ia sudah kembali ke performa terbaiknya dan dia akan permainannya akan menggila musim ini,” kata Saul seperti dilansir Diario AS, Senin (29/7/2019).

“Dia memang membawa banyak beban bagi kami karena karakternya dan bagaimana dia memengaruhi kami dengan mental dan sikapnya di lapangan. Kami membutuhkan mental seperti itu untuk terus meraih kemenangan,” ia menambahkan.

Performa Diego Costa musim lalu memang terganggu cedera, bahkan ia tiga kali bolak-balik meja operasi karena mengalami cedera otot dan paha. Akibatnya pemain kelahiran Brasil ini hanya mampu mengemas 16 pertandingan di LaLiga dan mencetak dua gol saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

West Ham Bernafsu Rekrut Gonzalo Higuain atau Diego Costa

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Klub Liga Inggris, West Ham United dikabarkan sangat bernafsu untuk bisa mendapatkan striker Gonzalo Higuain atau Diego Costa. Satu dari dua striker kelas dunia itu bakal jadi pengganti Marko Arnautovic yang hengkang ke China.

Seperti dikutip www.old.football5star.com dari dailymail, Minggu (14/7/2019), dua striker ini jadi salah satu opsi terbaik West Ham untuk daya gedor di lini depan pada musim 2019-20.

Sejumlah pihak menganggap dua striker tersebut cukup cocok untuk bisa bermain di West Ham. Diego Costa pernah merasakan masa indah di Chelsea. Sementara Higuain masih bisa dikatakan sebagai striker berbahaya.

Akan tetapi, manajemen West Ham harus berpikir dua kali untuk merekrut satu dari dua striker tersebut. Alasannya, dua striker tersebut memiliki masalah tersendiri.

Diego Costa - Atletico Madrid - Diego Simeone - The Sun

Keduanya memiliki masalah displin dan cukup rentan cedera. Costa dikenal memang perangai yang tak jua berubah meski sudah berusia matang sebagai pemain.

Sementara itu, Gonzalo Higuain belum menemukan ketajamannya lagi bersama cedera. Faktor cedera menjadi salah satu alasan pemain Argentina itu menjadi tumpul di lini depan.

Namun, jika berhasil mendapatkan Higuain atau Costa, West Ham selama kepemimpinan David Sullivan dan David Gold sejak 2010 sudah merekrut 30 striker.

Dua penguasaha itu mulai mengambil alih West Ham sejak Januari 2010. Striker pertama yang mereka rekrut di awal kepemimpinnya ialah striker asal Brasil, Ilan Araújo Dall’Igna.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]