Jelang El Clasico, Di Maria Beri Dukungan Moril untuk Madrid

Gelandang Paris Saint-Germain, Angel Di Maria, ternyata masih menaruh perhatian khusus terhadap mantan klub, Real Madrid. Hal tersebut bahkan dia ungkapkan secara terang-terangan melalui akun media sosial miliknya.

Jelang laga panas antara Real Madrid vs Barcelona yang akan digelar pada Minggu (22/11) dini hari nanti, Di Maria memberikan dukungan terhadap Madrid.

Dalam akun Facebook pribadinya, Di Maria memasang foto dirinya berkostum PSG dengan tulisan ‘Hala Madrid’ di bagian bawahnya. Foto tersebut dia gunakan sebagai tampilan utama di halamannya.

Tak salah rasanya bila Di Maria memberikan dukungan terhadap mantan timnya tersebut. Pasalnya, bersama Madrid, Di Maria sudah meraih berbagai gelar, baik di kancah domestik maupun Eropa.

Selain itu, Di Maria sendiri memang salah satu pemain yang dicintai oleh publik Santiago Bernabeu. Aksi-aksinya dalam menggiring bola dan membuat peluang selalu membuat fans Madrid merasa terhibur.

Oleh karena itu, Di Maria pun sadar bahwa kemenangan di laga bertajuk El Clasico ini akan berpengaruh besar dalam perburuan gelar juara Divisi Primera. Seperti diketahui, Madrid saat ini hanya berjarak tiga poin dari rival abadinya tersebut di klasemen sementara Divisi Primera.

Lavezzi Impikan Jadi Pemain Barcelona

Penyerang Paris Saint-Germain, Ezequiel Lavezzi diam-diam memiliki impian untuk bermain bagi Barcelona. Pernyataan ini tentunya membuat teka-teki masa depan Lavezzi kian tak tertebak.

Seperti diketahui, kontrak Lavezzi bersama PSG akan berakhir pada musim panas mendatang. Hingga kini, pihak PSG belum juga memberikan perpanjangan kontrak bagi Lavezzi. Disinyalir, Lavezzi sudah tak lagi dibutuhkan untuk proyek jangka panjang Les Parisien.

“Aku tak bisa membantahnya, bermain bagi Barcelona adalah salah satu impianku. Tetapi saat ini aku pun bermain bagi tim yang sangat hebat,” ujar Lavezzi, dilansir Goal.

“Aku mencoba tetap tenang dan membuat keputusan terbaik mengenai masa depanku,” lanjutnya.

Lavezzi memang tengah menjadi buruan beberapa klub top Eropa. Selain Barcelona, Lavezzi juga telah masuk radar Inter Milan dan Juventus. Akan tetapi, hasrat Lavezzi hanya ingin bergabung dengan Barcelona.  Direktur Olahraga Barcelona, Ariedo Braida juga menyambut positif rencana transfer striker asal Argentina ini.

Namun, bergabungnya Lavezzi membutuhkan lampu hijau dari pelatih Luis Enrique, yang saat ini tengah mempelajari pasar untuk merekrut pemain yang bisa meningkatkan daya serang timnya.

Dewan Direktur Barcelona  belum mengonfirmasi soal biaya operasi merekrut Lavezzi. Namun, diperkirakan sekitar 5 juta euro. Lavezzi akan berusia 30 tahun pada Mei 2016, dan kemungkinan akan menandatangani kontrak selama dua setengah tahun, atau sampai Juni 2018.

Direktur Barcelona: Montoya Tetap di Inter

Direktur Barcelona, Roberto Fernandez menutup kemungkinan klubnya menarik Martin Montoya kembali dari masa pinjaman bersama Inter Milan. Fernandez juga memastikan bahwa Montoya bakal bertahan di Inter hingga akhir musim.

Montoya bergabung dengan Inter pada bursa transfer musim panas lalu. I Nerazzurri mengeluarkan 1.3 juta euro untuk mendatangkan Montoya dari Barcelona dengan status pinjaman selama semusim.

Inter memiliki opsi pembelian pada akhir masa pinjaman dengan banderol enam juta euro. Namun, syaratnya dia harus tampil 33 persen dari seluruh pertandingan yang dihadapi Inter sepanjang musim.

Bergabung dengan Inter, Montoya tentu berharap mendapat kesempatan bermain reguler. Maklum, pemain berusia 24 tahun itu jarang mendapat kesempatan tampil lantaran kalah bersaing dengan dua bek sayap Barcelona, Dani Alves dan Adriano Coreira.

Apesnya, nasib yang tidak jauh berbeda kembali dialami Montoya bersama Inter. Montoya harus menghadapi persaingan sangat ketat di sektor kanan belakang Inter yang bisa dihuni oleh Davide Santon, Danilo D’Ambrosio atau Yuto Nagatomo.

Hingga kini, Montoya belum sekali pun diturunkan oleh pelatih Roberto Mancini di semua ajang. Selain pihak Barcelona, sang agen, Juan De Dios Carrasco juga memastikan Montoya bakal tetap bertahan di Inter dan berjuang demi merebut kepercayaan Mancini.

“Montoya tidak akan meninggalkan Inter dan dia tidak akan kembali ke Barcelona pada bursa transfer musim dingin,” tutur Fernandez, seperti dilansir Esports Cope.

Sebagai info, dua klub Premier League, Liverpool serta Arsenal dikabarkan berniat membajak Montoya pada bursa transfer Januari nanti.

Zidane: Kroos Bak Mata Rantai yang Hilang Bagi Madrid

Mantan playmaker Real Madrid, Zinedine Zidane mengutarakan kekagumannya terhadap Toni Kroos. Pelatih tim akademi Madrid itu mengumpamakan Kroos sebagai mata rantai yang hilang bagi Los Blancos.

Kroos berlabuh di Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas lalu setelah direkrut dari Bayern Munchen. Demi mendapatkan tanda tangan gelandang tim nasional Jerman itu, Madrid rela menggelontorkan banderol sebesar 30 juta euro.

Pada musim perdananya di Spanyol, Kroos langsung didapuk menjadi gelandang utama Madrid bersama Luka Modric. Hingga akhir musim, pemain yang dikontrak Madrid hingga 2020 mendatang itu mencatatkan dua gol serta 15 assist dalam 55 penampilan di semua ajang.

“Kami merekrut Toni (Kroos) karena kami ingin agar dia menandai sebuah era. Kami sangat menyukai dia. Toni adalah tipikal pemain yang tidak kami miliki sebelumnya. Dia pemain yang sempurna untuk Madrid,” terang Zidane, seperti dilansir Bild.

“Dia bermain untuk Bayern selama beberapa musim dan kami berharap bahwa dia akan bertahan lebih lama bersama Madrid,” imbuhnya.

“Gaya bermain Madrid berubah sejak dia bergabung. Kami tahu bahwa dia terbiasa dengan sepak bola Jerman dan berbeda dengan di Spanyol. Keindahan permainan juga penting di Spanyol, khususnya di Madrid,” kata Zidane.

“Tetapi, dia beradaptasi dengan cepat. Anda bisa kesulitan melihat Toni sebagai pemain Jerman lagi,” pungkas mantan kapten timnas Prancis tersebut.

Fabregas Menyesal Tak Sempat Main Bareng Suarez

Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas menyimpan satu kekecewaan dengan mengambil keputusan hengkang dari Barcelona. Fabregas mengungkapkan harapannya untuk bisa menjadi rekan setim Luis Suarez.

Fabregas hijrah ke Barcelona setelah dibeli dari Arsenal dengan banderol 23.8 juta pounds pada 2011 lalu. Tiga musim berselang, pemain berusia 28 tahun itu kembali ke Inggris setelah diboyong Chelsea ke Stamford Bridge.

Sayangnya, Fabregas tidak berjodoh untuk bermain bersama Suarez. Ketika Fabregas berlabuh ke Stamford Bridge, Barcelona berhasil mendapatkan tanda tangan Suarez dengan nilai transfer 56.7 juta pounds.

Fabregas pun melayangkan pujian terhadap kualitas skuat yang dimiliki Barcelona. Jebolan akademi Barcelona itu merasa bisa berduet dengan baik apabila berada satu tim dengan Suarez.

“Barcelona mempunyai para pemain yang fantastis. Tiga pemain depan mereka menentukan hasil pertandingan, namun meski berada dalam kondisi yang terbaik, saat ini mereka kehilangan satu hal yaitu Lionel Messi,” kata Fabregas, seperti dilansir Goal.

“Tetapi, Neymar mengalami perkembangan dan Luis Suarez adalah pemain yang aku harap bisa bermain bersamaku di Barcelona. Dia adalah striker yang kuyakini bisa memiliki pemahaman yang fenomenal denganku,” sambungnya.

“Pemain-pemain lainnya seperti Andres Iniesta, Sergio Busquets dan para pemain bertahan yang pada prakteknya tetap sama seperti saat aku masih berada di sana. Mereka ada di level yang sangat tinggi,” tutup Fabregas.

Fabregas Harap Messi Tampil di El Clasico

Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas mengharapkan mantan rekan setimnya di Barcelona, Lionel Messi bisa tampil menghadapi Real Madrid. Selain itu, Fabregas juga menceritakan kenangannya saat bermain di El Clasico.

Messi mengalami cedera lutut saat memperkuat Barcelona melawan Las Palmas akhir September lalu. Walaupun sempat menepi dari lapangan hijau, bintang asal Argentina itu dikabarkan telah kembali berlatih intensif bersama Barcelona.

Lewat laman resminya, Barcelona menyatakan Messi berpeluang tampil kontra Barcelona di Santiago Bernabeu dalam laga bertajuk El Clasico, Sabtu (21/11). Fabregas menilai, tampilnya Messi bakal menguntungkan Barcelona.

“Aku tidak tahu apakah dia (Messi) bakal tampil (dalam El Clasico). Mari berharap demikian, untuk kebaikan sepak bola dan juga Barcelona,” kata Fabregas, seperti dilansir Goal.

Fabregas mengawali karier profesional bersama Arsenal yang membelinya dari akademi Barcelona pada 2003 silam. Pemain berusia 28 tahun itu kembali ke Barcelona pada tiga musim silam dengan nilai transfer 23.8 juta pounds.

Selama berkostum Barcelona, Fabregas tampil dalam beberapa partai El Clasico. Hingga kini, dia mengaku tetap mengenang partai panas menghadapi Madrid tersebut.

“Aku mengalami banyak El Clasico, sekitar 10 hingga 12 laga, memiliki peluang mencetak gol di Bernabeu dan memenangi trofi, seperti pada saat aku melakoni debut,” papar Fabregas.

“Kami memenangi 80 persen El Clasico saat itu. Itu sesuatu yang pernah kualami dan membuatku antusias. Sekarang aku menikmatinya seperti menyaksikannya lewat televisi saat aku masih kecil,” pungkasnya.

Musim lalu, Fabregas berlabuh di Stamford Bridge dan membantu Chelsea merengkuh trofi Premier League. Secara keseluruhan, dia mencetak enam gol dan 26 assist bagi The Blues dalam 64 penampilan di semua ajang.

Sulit Adaptasi, Martinez Tetap Berjuang Demi Atletico

Striker Atletico Madrid, Jackson Martinez membeberkan penyebab di balik performanya yang merosot drastis musim ini. Kendati demikian, Martinez berjanji untuk terus berjuang memberi kontribusi terbaik bagi Los Rojiblancos.

Martinez meninggalkan FC Porto dan berlabuh di Vicente Calderon pada bursa transfer musim panas lalu. Demi memboyong pemain asal Kolombia itu, Atletico menggelontorkan 35 juta euro.

Selain nilai transfernya yang tidak murah, Martinez juga diharapkan mampu menggantikan ujung tombak Atletico, Mario Mandzukic yang hengkang ke Juventus. Namun, performa Martinez jauh dari harapan dengan catatan hanya tiga gol dan satu assist dari 15 penampilan di semua kompetisi.

“Masa depanku adalah pertanyaan yang harus anda berikan kepada pelatih (Diego Simeone),” tutur Martinez, seperti dilansir La Sexta.

“Aku berusaha dan bekerja keras di setiap pertandingan. Aku mencoba untuk beradaptasi sedikit demi sedikit, tetapi aku mengakui bahwa produktivitasku seharusnya lebih baik,” lanjut pemain berusia 29 tahun itu.

“Tim (Atletico) mengamankan sejumlah hasil bagus dan aku harus tetap bekerja keras. Aku akan terus berjuang dan tidak memiliki keinginan untuk hengkang pada akhir musim seperti kabar yang beredar,” tegas Martinez.

“Aku ingin berjuang, memperkuat tim ini dan akan bertahan selama klub menginginkanku. Kebanyakan itu berkaitan dengan hasil, kita semua tahu hal tersebut,” pungkasnya.

Sebelum memperkuat Atletico, Martinez merupakan ujung tombak subur milik Porto. Hal itu terbukti dengan torehan gol Martinez yang mencapai 92 gol dalam 133 penampilan di semua ajang bersama Porto.

Martinez masih memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya lantaran terikat kontrak hingga 2019 mendatang. Namun, bukan mustahil, dia bakal didepak Atletico sebelum kontraknya berakhir apabila tidak kunjung produktif.

Neymar Calon Suksesor Messi, Madrid Sulit Cari Pengganti Ronaldo

Mantan gelandang Real Madrid, Julien Faubert memprediksi bahwa Neymar kelak akan menjadi suksesor Lionel Messi di Barcelona. Faubert juga berpendapat, Madrid bakal kesulitan mencari pengganti Cristiano Ronaldo.

Barcelona tengah ditinggal Messi yang dibekap cedera lutut sejak September lalu. Kendati demikian, bersama Luis Suarez, Neymar muncul sebagai andalan lini depan Barcelona yang beberapa waktu lalu mengambil alih puncak klasemen Divisi Primera sementara dari Real Madrid.

Neymar pun menjadi top skorer sementara di liga dengan torehan 11 gol dari 10 penampilan. Di ajang Liga Champions, Bomber asal Brasil itu melesakkan dua gol dari empat pertandingan.

Madrid yang menempel ketat Barcelona di klasemen digosipkan bakal kehilangan Ronaldo pada musim panas mendatang. Manchester United dan Paris Saint-Germain kabarnya berpotensi memboyong mega bintang asal Portugal itu.

Kepergian Ronaldo dirasa bakal menjadi kerugian besar bagi Los Blancos. Faubert menilai, Gareth Bale sekalipun tidak mampu menggantikan ketiadaan pemain yang menjadi top skorer sepanjang masa Madrid itu.

“Neymar memiliki kualitas dan kekuatan yang sama dengan Messi dan Ronaldo. Dia memiliki level yang sangat tinggi,” terang Faubert, seperti dilansir AS.

“Kita tidak tahu apakah sama dengan Bale. Setelah Messi, Barcelona memiliki Neymar. Namun, setelah Ronaldo, kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Madrid,” sambung mantan pemain West Ham United itu.

“Messi tidak perlu berjuang terlalu keras untuk mencapai level saat ini. Dia memiliki talenta alami. Beda halnya dengan Ronaldo yang harus bekerja keras setiap hari untuk mencapai level saat ini,” pungkas Faubert.

Mirip Xavi, Verratti Cocok untuk Barcelona

Mantan gelandang Barcelona, Xavi Hernandez melihat kemiripan karakter bermain antara dirinya dengan Marco Verratti. Xavi menilai, Verratti memiliki kriteria yang tepat untuk Barcelona.

Verratti menjadi elemen penting di sektor tengah PSG sejak pertama kali bergabung pada musim panas 2012 lalu. Dia dibeli dari Pescara dengan banderol 12 juta euro.

Bersama PSG, Verratti telah merasakan tiga trofi Ligue 1, dua Coupe de la Ligue, satu Coupe de France dan satu trofi Piala Super Prancis. Musim ini, pemain berkebangsaan Italia itu telah mencatatkan tiga assist dari 15 penampilan di semua ajang.

Selain kerap dijuluki The New Andrea Pirlo, Verratti dianggap punya karakter bermain yang mirip dengan Xavi. Dia dikenal kuat dalam penguasaan bola dan punya umpan-umpan pendek yang akurat.

“Verratti adalah pemain yang luar biasa,” ungkap Xavi, seperti dilansir Le Parisien.

“Dia bermain di level yang sama seperti para gelandang Barcelona saat ini. Dia menikmati musim yang fantastis bersama PSG dan bermain di level yang sangat tinggi,” tuturnya.

“Tidak banyak gelandang di luar sana yang lebih baik dari dia. Aku pikir dia salah satu gelandang terbaik di dunia saat ini,” kata Xavi.

“Dia sedikit mengingatkanku kepada diriku. Dia senang menguasai bola, memainkan umpan pendek, bola panjang dan operan yang menentukan. Sangat sulit merebut bola dari dia. Dia pemain yang berada di level tertinggi,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, Verratti telah menorehkan 26 assist dan tiga gol bersama PSG di semua kompetisi. Dia juga memperkuat tim nasional Italia di 15 pertandingan.00

Di Maria Tinggalkan Madrid pada Waktu yang Tepat

Winger Paris Saint-Germain, Angel Di Maria mengaku tidak menyesali kepindahannya dari Real Madrid. Di Maria merasa meninggalkan Santiago Bernabeu pada waktu yang tepat.

Madrid melepas Di Maria pada Agustus 2014 lalu. Padahal, legiun asal Argentina itu baru saja membawa Los Blancos merengkuh La Decima usai menjuarai Liga Champions musim sebelumnya.

Di Maria akhirnya bergabung dengan Manchester United dengan nilai transfer hampir 60 juta pounds. Karier pemain berusia 27 tahun itu meredup dan kehilangan tempat dalam skuat Louis van Gaal pada paruh kedua musim lalu.

Pada bursa transfer musim panas lalu, Man. United kembali melepas Di Maria ke PSG dengan banderol sekitar 45 juta pounds. Bersama PSG, Di Maria seakan menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya seperti saat memperkuat Madrid.

Selama bernaung di Old Trafford, Di Maria mencetak empat gol dan 12 assist dalam 32 penampilan di semua partai. Dia berpotensi memperbaiki catatannya lantaran telah menorehkan lima gol dan empat assist dari 13 penampilan bersama PSG musim ini.

“Setelah meraih La Decima, aku berpikir bahwa akan bertahan di Real Madrid selama beberapa tahun ke depan. Akan tetapi, hal-hal seperti ini terjadi dalam sepak bola,” beber Di Maria, seperti dilansir beIN Sports.

“Sejak aku hengkang, Real Madrid belum memenangi apapun. Bagaimanapun juga, aku pikir telah hengkang pada waktu dan cara yang tepat,” sambungnya.

Sergio Ramos Akui Sevilla Tampil Lebih Baik

Bek Real Madrid, Sergio Ramos mengomentari kekalahan dari Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan pada Divisi Primera jornada ke-11, Minggu (8/11). Menurut Ramos, meski kalah, Madrid telah berusaha dengan maksimal.

Madrid unggul lebih dulu saat Ramos mencetak gol spektakular lewat tendangan salto. Namun, gol Ciro Immobile memaksa Los Blancos mengakhiri babak pertama dengan skor 1-1.

Sevilla berbalik unggul melalui Ever Banega dan Fernando Llorente pada babak kedua. Madrid hanya mampu memperkecil kekalahan menjadi 2-3 jelang bubaran pertandingan.

“Setiap orang bebas menyatakan pendapatnya masing-masing. Kami tidak bermain baik dan itu selalu terlihat dari hasil pertandingan, tetapi ini laga melawan salah satu lawan yang sulit (Sevilla) di kandang mereka,” kata Ramos, seperti dilansir Goal.

“Kami tahu kami bermain buruk, tapi kami juga harus mengakui performa bagus yang ditampilkan oleh Sevilla,” imbuhnya.

“Aku pikir kami sedikit statis. Kami kehilangan sejumlah poin penting di pertandingan itu dan harus mengubah pola pikir kami. Kami masih dalam jalur perburuan gelar,” tutup Ramos.

Usai kalah dari di kandang Sevilla, Madrid terpaksa turun ke posisi kedua lantaran digusur Barcelona. Madrid mengoleksi 24 poin atau terpaut tiga angka dari Blaugrana.

Itu merupakan kekalahan perdana Madrid di Divisi Primera musim ini dan pertama kalinya pula kebobolan lebih dari dua gol.

Ronaldo Hormati Pandangan Wenger Soal Ballon d’Or

Mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo menghargai komentar manajer Arsenal, Arsene Wenger terkait penghargaan Ballon d’Or. Kendati demikian, Ronaldo enggan balik mengomentari sikap Wenger.

Pekan lalu, Wenger mengutarakan pandangannya terhadap penganugerahan Ballon d’Or yang dianggap menimbulkan kecenderungan pemain menjadi lebih egois di lapangan. Wenger juga berpendapat bahwa hal tersebut bisa merusak karier pemain.

Wenger mengisyaratkan tidak terlalu antusias terlibat dalam pemilihan pemenang Ballon d’Or. Arsitek asal Prancis itu pun enggan membeberkan siapa pemain yang dipilihnya.

Kendati demikian, Wenger memang mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Ronaldo dan Lionel Messi merupakan dua pemain terbaik di dunia.

“Itu adalah pendapat dia (Wenger). Aku menghargai semua pendapat, tetapi hanya itu yang bisa kukatakan,” ujar Ronaldo dalam pemutaran film dokumenternya, Senin (9/11), seperti dilansir Standard.

Berkat aksi gemilangnya di lapangan hijau, Ronaldo berhasil meraih dua Ballon d’Or dalam tiga tahun terakhir. Messi kembali menjadi pesaing berat Ronaldo dalam pemilihan tahun ini.

Dalam dua laga awal Divisi Primera musim ini, Ronaldo tampil kurang impresif dan gagal mencetak satu gol pun. Namun, dia mengamuk dan mencatatkan lima gol sekaligus saat melawan Espanyol pada pekan ketiga.

Ronaldo pun berhasil menorehkan tinta emas bersama Madrid. Beberapa waktu lalu, pemain asal Portugal itu mengalahkan Raul Gonzalez dan mengukuhkan diri sebagai top skorer sepanjang sejarah Madrid dengan torehan 326 gol di semua kompetisi saat ini.

James Optimistis Madrid Bakal Bangkit di El Clasico

Real Madrid dipaksa menelan kekalahan perdana mereka di Divisi Primera musim ini saat bertandang ke markas Sevilla, Senin (9/11) dini hari. Madrid kalah 2-3 dari sang tuan rumah Sevilla.

Gelandang Madrid, James Rodriguez, melihat kekalahan ini dari sudut pandang yang berbeda. Dia justru menganggap bahwa kekalahan ini merupakan ujian bagi kolektivitas Madrid musim ini

“Mudah jika ingin menyalahkan salah satu orang saja, tetapi ketika tim menang, kami semua meraihnya bersama-sama, dan ketika kalah, kami juga kalah bersama-sama,” sebut James.

“Kami harus melihat apa yang akan terjadi di depan dan kami perlu menyiapkan diri untuk partai berikutnya,” terus dia.

Di laga ini, James sukses mencetak gol penutup pada masa injury time. Sebuah tembakan kaki kiri yang dilepaskan dari luar kotak penalti berhasil menembus jala Sevilla.

Ini merupakan laga perdana James setelah absen cukup lama akibat mengalami cedera paha sejak awal September lalu.

“Aku merasa kondisiku sangat baik. Aku tidak bermain selama kurang lebih 60 hari. Oleh karena itu aku ingin berkontribusi dan membantu tim meraih kemenangan,”

Kekalahan ini tentunya membuat Madrid dalam posisi yang kurang ideal jelang laga menghadapi Barcelona pada dua pekan mendatang. Akan tetapi, James tetap optimistis Madrid mampu bangkit dari hasil buruk ini dan kembali bangkit di El Clasico.

“Mereka (Barcelona) dalam tren yang bagus. Tetapi kami tak memiliki ketakutan, kami adalah Real Madrid. Ini bakal menjadi laga yang sangat menarik,” tuntas dia.

Neymar Pemain Terbaik Setelah Messi, Ini Kata Enrique

Pelatih Barcelona, Luis Enrique menanggapi label pemain terbaik dunia setelah Lionel Messi yang disematkan beberapa kalangan terhadap Neymar. Enrique mengaku bersyukur lantaran Barcelona memiliki trisula maut, yakni Messi, Neymar dan Luis Suarez.

Neymar mencetak dua gol saat Barcelona menghadapi Villareal di Camp Nou pada lanjutan Divisi Primera, Minggu (8/11). Satu gol lainnya diciptakan oleh Luis Suarez sekaligus membawa Blaugrana menang 3-0 atas tim tamu.

Absennya Messi membuat Neymar menjadi andalan lini depan Barcelona bersama Suarez. Neymar menghuni urutan teratas daftar pencetak gol terbanyak Divisi Primera sementara dengan 11 gol. Suarez tak mau kalah dengan berada tepat di bawah Neymar dengan raihan sembilan gol. Jika dikalkulasi, torehan gol keduanya menyumbang 80 persen dari total gol Barcelona di Divisi Primera musim ini (25 gol).

“Itu (Neymar pemain terbaik kedua di dunia setelah Messi) tergantung penilaian orang lain. Saya senang dengan skuat kami,” kata Enrique usai pertandingan.

“Messi, Neymar dan Suarez berkolaborasi dengan baik hingga menjadi kunci kesuksesan (Barcelona)? Kita telah melihat sejak awal dan itu sama seperti para pemain lainnya,” imbuh dia.

Berkat kemenangan atas Villarreal, Barcelona pun naik ke puncak klasemen sementara menggeser Real Madrid yang kalah dari Sevilla. Mereka mengoleksi 27 poin atau unggul tiga angka atas Madrid di posisi kedua.

Neymar Gemilang, Barcelona Gilas Villarreal

Neymar menjadi bintang lapangan saat Barcelona mengalahkan Villarreal di Camp Nou pada Divisi Primera jornada ke-11, Minggu (8/11).

Luis Suarez mendapat sejumlah peluang pada babak pertama. Namun, penyelesaian akhir bomber berkebangsaan Uruguay itu gagal merobek gawang Villarreal yang dikawal oleh Alphonse Areola.

Peluang emas Barcelona lahir pada menit ke-22. Andres Iniesta melepaskan umpan dari sepak pojok, bola yang disundul oleh Jeremy Mathieu berhasil diamankan oleh kiper tim tamu.

Iniesta kembali melepaskan umpan matang yang berhasil disontek Neymar dari sudut sempit tiga menit berselang. Tetapi, Areola kembali mengagalkan peluang anak asuh Luis Enrique.

Mathieu untuk kedua kalinya gagal membobol gawang Villarreal. Usai menerima operan Suarez, Mathieu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti Villarreal yang masih mampu diredam oleh Areola.

Jelang turun minum, upaya Villarreal untuk mengungguli tuan rumah kandas setelah tembakan Samu Castillejo berhasil ditepis oleh penjaga gawang Claudio Bravo. Skor imbang kacamata menandai akhir babak pertama.

Tiga menit babak kedua bergulir, Dani Alves yang masuk ke kotak penalti Villarreal melepaskan tembakan ke pojok gawang. Namun, upayanya gagal membuahkan gol bagi Barcelona.

Barcelona baru mampu memecah kebuntuan saat laga berjalan satu jam. Umpan terobosan Sergio Busquets disambut sepakan kaki kiri Neymar yang menghujam pojok kiri gawang Villarreal.

Sepuluh menit kemudian, Barcelona melebarkan jarak dengan Villarreal. Suarez mencetak gol lewat titik putih menyusul pelanggaran Jaume Costa terhadap Munir El Haddadi di kotak penalti Villarreal.

Lima menit jelang berakhirnya waktu normal, Neymar melengkapi kemenangan tiga gol tanpa balas Barcelona atas tamunya setelah memaksimalkan umpan matang Suarez.

SUSUNAN PEMAIN
Barcelona: Bravo; Alves, Pique (Bartra 82), Mathieu, Alba; Busquets, Sergi, Iniesta; Munir (Sandro 79), Luis Suarez, Neymar
Villarreal: Areola; Mario, Bonera, Ruiz, Costa; Jonathan, Pina (Bakambu 66), Bruno; Denis Suarez, Soldado, Castillejo (Samu 79)

Tekuk Getafe, Barcelona Tempel Madrid

Barcelona terus menempel Real Madrid berkat tambahan tiga poin dari laga kontra Getafe pada lanjutan Divisi Primera di Coliseum Alfonso Pérez, Sabtu (31/10).

Sejak menit awal, Barelona langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun, anak asuh Luis Enrique sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat Getafe.

Sergi Roberto mendapat peluang untuk membawa Barcelona unggul pada menit ke-15 usai menerima umpan Dani Alves. Namun, sundulannya masih terlalu lemah dan mampu diamankan kiper lawan.

Luis Suarez akhirnya membuka skor bagi Barcelona. Setelah menerima umpan matang Roberto, Suarez melepaskan tembakan yang menghujam pojok kiri bawah gawang Getafe delapan menit jelang turun minum.

Tiga menit berselang, Jeremy Mathieu nyaris menggandakan keunggulan Barcelona. Namun tembakannya dari luar kotak penalti Getafe mampu diantisipasi penjaga gawang Vicente Guaita.

Barcelona mampu mempertahankan keunggulan satu gol atas Getafe sampai babak pertama berakhir.

Neymar akhirnya mencatatkan nama di papan skor sekaligus mencetak gol kedua Barcelona ke gawang Getafe. Pada menit ke-58, melalui serangan balik, Roberto kembali melepaskan umpan matang yang dilanjutkan dengan sepakan kaki kiri Neymar.

Lima menit berselang, Dani Alves melepaskan tembakan dari sisi kiri daerah pertahanan Getafe. Akan tetapi, peluang bek sayap asal Brasil itu berhasil diredam kiper Getafe.

Pada menit ke-75, tembakan Jordia Alba mampu ditepis Guaita dan hanya berbuah sepak pojok bagi Barcelona.

Wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Barcelona menutup laga dengan keunggulan dua gol tanpa balas atas Getafe.

Kemenangan ini membuat Barcelona terus menempel Madrid yang masih menguasai puncak klasemen Divisi Primera sementara dengan perolehan poin yang sama, yakni 24 poin.

Silva Harap PSG Boyong Ronaldo

Bek Paris Saint-Germain, Thiago Silva melayangkan pujian bagi mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Silva berharap, Ronaldo bisa bergabung dengan PSG usai meninggalkan Madrid.

Rumor kepergian Ronaldo dari Santiago Bernabeu sempat berhembus mengingat kontraknya bersama Madrid bakal berakhir pada musim panas 2018 mendatang. Kembali ke Manchester United dikabarkan jadi salah satu opsi bagi Ronaldo selepas hijrah dari Madrid.

Dengan dukungan finansial dari pengusaha taipan kaya asal Qatar, PSG bukan mustahil mewujudkan transfer Ronaldo. Di satu sisi, Madrid menegaskan akan mempertahankan top skorer sepanjang masanya tersebut.

“Aku suka pemain seperti Ronaldo. Dia memiliki karier yang luar biasa,” seru Silva, seperti dikutip dari L’Equipe.

“Dia melakukan beberapa hal yang menakjubkan bersama Manchester United dan kemudian menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Real Madrid. Dia merupakan citra yang baik bagi dunia sepak bola,” imbuh kapten PSG itu.

“Aku berharap Presiden PSG bisa mencapai kesepakatan dengan agen Ronaldo, jadi dia bisa melanjutkan karier di klub kami. Lebih baik bermain bersama dia ketimbang harus melawannya,” kata Silva.

Pada usianya yang telah menginjak 30 tahun, Ronaldo tetap mampu menunjukkan ketajamannya. Legiun asal Portugal tersebut telah menyumbang 12 gol bagi Madrid di berbagai kompetisi musim ini.

Silva sempat menghadapi Ronaldo saat PSG menjamu Madrid di Parc des Princes pada matchday ketiga Liga Champions musim ini. Duel dua pemain tersebut bakal kembali terjadi ketika PSG menyambangi Santiago Bernabeu untuk menghadapi Madrid, Selasa (3/11).

Barcelona Ditawari Main di Ligue 1

Perdana Menteri Perancis, Manuel Vallas, menawari Barcelona untuk bermain di Ligue 1. Ini akan menjadi salah satu opsi jika Barca tak boleh bermain di Divisi Primera.

Katalonia, yang saat ini merupakan daerah otonom, akan segera mengadakan referendum untuk melakukan pengambilan suara perihal kemerdekaan mereka dari Spanyol.

Apabila pada akhirnya Katalonia menyatakan kemerdekaannya, Divisi Primera berhak menolak untuk menerima keikutsertaan Barca. Jika kasus ini terjadi, Valls menawarkan Ligue 1 sebagai rumah bagi Blaugrana.

Dalam cermat Valls, mereka bisa menerima Barcelona sebagaimana mereka menerima kehadiran AS Monaco. Kota Monako, tempat AS Monaco berada, merupakan daerah otonom di Perancis.

“Monaco bermain di Ligue 1, jadi kenapa Barcelona tidak melakukan hal yang sama?” ujar Valls seperti yang dikutip Journal du Dimanche.

Valls sendiri diketahui memang penggemar berat dari Barcelona. Maklum, Ia lahir di kota yang juga menjadi asal dari klub Espanyol tersebut.

“Saya adalah penggemar berat dari sepak bola dan Barca. Mereka ada di dalam darah saya,” jelas Valls.

“Seluruh Prancis mengetahui hal tersebut dan mereka menanyakan hal itu kepada saya apabila bertemu di jalan,” pungkas dirinya.

Perlu diketahui, Barcelona merupakan peraih gelar Divisi Primera terbanyak kedua dengan 23 titel. Apabila Divisi Primera memutuskan untuk mengeluarkan Barca, jelas hal ini akan mengurangi daya tarik liga.

Saat ini, Barcelona berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan total raihan 21 poin. Mereka hanya kalah agresivitas gol dari Real Madrid yang menempati puncak klasemen.

Kalahkan Valencia, Atletico Naik ke 3-Besar

Atletico Madrid naik ke posisi 3-Besar klasemen Divisi Primera sementara berkat kemenangan tipis atas Valencia di Stadion Vicente Calderon pada Jornada ke-9, Minggu (24/10).

Gawang Atletico langsung mendapat ancaman dari Valencia yang diawali oleh tendangan bebas Dani Parejo. Bola disundul Rodrigo mengarah ke Shkodran Mustafi, tetapi Diego Godin mampu mengawalnya dengan baik.

Tuan rumah balik menekan melalui Koke yang berhasil menembus kotak penalti Valencia. Namun, sepakan mendatarnya digagalkan oleh penyelamatan gemilang kiper ketiga Valencia, Jaume Domenech.

Pada menit ke-22, Joao Cancelo melepaskan tembakan menyusur tanah usai menerima operan Rodrgio. Bola masih mampu diblok dengan kaki oleh penjaga gawang Atletico, Jan Oblak.

Filipe Luis mengumpan bola ke daerah pertahanan Valencia. Kesalahan antisipasi Mustafi dan Aderlan Santos berhasil dimanfaatkan Jackson Martinez yang mampu menceploskan bola ke gawang Valencia pada menit ke-32.

Delapan menit berselang, Atletico sukses menggandakan skor. Yannick Ferreira-Carrasco menusuk dari sisi kiri dan melewati Cancelo sebelum melepaskan tembakan datar yang gagal dibendung oleh Domenech.

Atletico unggul dua gol tanpa balas atas Valencia hingga turun minum.

Pada babak kedua, Valencia lebih dominan dalam penguasaan bola. Akan tetapi, anak asuh Nuno Espirito Santos kurang memberikan ancaman berarti bagi tuan rumah.

Menit ke-63, Antoine Griezmann bekerja sama dengan Ferreira-Carrasco sebelum melepaskan tembakan yang melayang tipis di atas mistar gawang Valencia.

Valencia akhirnya mencetak gol pada menit ke-72 melalui Paco Alcacer dari titik putih menyusul pelanggaran Godin terhadap Mustafi di kotak penalti Atletico.

Wasit meniup peluit panjang dan Atletico mengamankan kemenangan 2-1 atas Valencia. Anak asuh Diego Simeone naik ke posisi ketiga, tepat di bawah Real Madrid dan Barcelona, dengan koleksi 19 poin.

SUSUNAN PEMAIN
ATLETICO MADRID: Oblak; Juanfran, Gimenez, Godin, Luis; Koke, Gabi, Tiago, Carrasco (Oliver Torres 69); Martinez (Fernando Torres 59), Griezmann (Correa 82)
VALENCIA: Domenech; Cancelo, Mustafi, Santos, Gaya; Parejo (Bakkali 55), Perez (Piatta 80), Danilo, Gomes; Mina, Rodrigo (Alcacer 23)

Dikalahkan Madrid, Nolito Kritik Wasit

Penyerang Celta Vigo, Nolito mengkritik keputusan wasit Clos Gomez yang memimpin pertandingan melawan Real Madrid pada Divisi Primera Jornada ke-9 di Estadio de Balaidos, Sabtu (24/10). Nolito kecewa lantaran rekan setimnya, Gustavo Cabral diusir keluar dari lapangan.

Celta akhirnya menelan kekalahan perdana di liga musim ini setelah takluk dari Madrid. Setelah ketinggalan dua gol lebih dulu dari Los Blancos, Cabral mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-57.

Nolito sempat memperkecil ketertinggalan Celta melalui golnya pada menit ke-85. Namun, gol Marcelo jelang bubaran memastikan kemenangan Madrid atas Celta dengan skor 3-1.

Kekalahan Celta tidak lepas dari performa gemilang kiper Madrid, Keylor Navas. Pemain asal Kosta Rika itu melakukan sejumlah penyelamatan penting yang mengandaskan usaha tuan rumah untuk mencetak gol.

“Dia (Navas) membuat tiga atau empat penyelamatan dan aku tidak bisa berkomentar,” kata Nolito, seperti FourFourTwo.

“Tetapi aku akan mengingat kinerja kami setelah bermain sepuluh orang. Itu menyedihkan saat wasit mengeluarkan kartu merah. Aku pikir terlepas dari hal apapun, kami patut gembira,” imbuhnya.

“Kami telah mencoba sebisa mungkin. Kami berusaha mencetak gol, tetapi Keylor menampilkan performa yang spektakular,” ujar Nolito.

“Sekarang kami harus melangkah setahap demi setahap. Sembilan laga telah berlalu, kami akan berusaha untuk terus berkembang dengan rendah hati,” pungkas mantan pemain Barcelona tersebut.

Vazquez Puas dengan Agresivitas Madrid

Winger Real Madrid, Lucas Vazquez memuji gaya permainan timnya saat mengalahkan Celta Vigo di Estadio de Balaidos pada Divisi Primera Jornada ke-9, Sabtu (24/10). Vazquez mengaku puas dengan agresivitas Madrid di markas Celta.

Madrid tampil impresif dan membawa pulang tiga poin berkat kemenangan 3-1 atas Celta. Itu merupakan kekalahan pertama yang diderita Celta di Divisi Primera musim ini.

Vazquez menciptakan assist atas gol Cristiano Ronaldo saat laga baru berjalan delapan menit sekaligus membuka keunggulan Madrid. Danilo menggandakan skor menjadi 2-0 pada menit ke-23 usai memaksimalkan umpan Jese Rodriguez.

Nolito sempat memperkecil ketertinggalan Celta sebelum Madrid kembali menjauh lewat gol yang dicetak Marcelo pada injury time. Tambahan tiga poin dari laga tersebut mengokohkan posisi Madrid di puncak klasemen sementara dengan 21 poin.

“Kami selalu memeragakan permainan menyerang, kami melakukan lebih dari 20 percobaan tembakan dan meraih kemenangan dengan skor 2-1,” ucap Vazquez, seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Tidak ada permainan defensif dari kami. Pada babak pertama tim menampilkan performa yang sangat bagus, melakukan pergerakan di lini depan dan pertahanan tampil bagus, itu sesuatu yang harus kami mainkan,” pungkasnya.

Vazquez menghabiskan musim lalu bersama Espanyol dengan status pinjaman. Pemain berusia 24 tahun itu mencetak empat gol dan tujuh assist dari 39 penampilan di semua kompetisi.

Pelatih Madrid, Rafael Benitez memberikan kepercayaan kepada Vazquez untuk menghiasi skuat utama. Hasilnya cukup positif setelah Vazquez mencetak empat assist dari tujuh penampilan bersama Madrid di seluruh ajang.

Puji Navas, Jese Ingin Sukses di Madrid

Penyerang Real Madrid, Jese Rodriguez melayangkan pujian bagi rekan setimnya, Keylor Navas. Selain itu, Jese mengaku gembira dengan kepercayaan yang mulai diberikan oleh pelatih Madrid, Rafael Benitez.

Navas tampil gemilang saat mengalahkan Celta Vigo dengan skor 3-1 di Estadio de Balaidos pada Divisi Primera Jornada ke-9, Sabtu (24/10). Kiper asal Kosta Rika itu tercatat mengagalkan tujuh tembakan ke gawang Celta dan hanya kebobolan satu gol.

Dalam laga tersebut, Jese juga dipasang sebagai starter untuk kali ketiga musim ini. Pemain berusia 22 tahun itu menyumbang assist untuk terciptanya gol Danilo pada pertengahan babak pertama.

“Dia (Navas) luar biasa, penjaga gawang yang fantastis dan pemain yang hebat,” seru Jese, seperti dilansir laman resmi Madrid.

“Aku turut gembira untuk dia karena dia berlatih dengan sangat keras dan layak mendapatkan itu. Dia pemain yang profesional,” tukasnya.

“Aku sangat gembira. Aku selalu berusaha untuk memaksimalkan waktu bermain yang diberikan pelatih kepadaku, aku merasa baik dan harus mempertahankannya seperti ini,” ungkap Jese,

“Aku selalu ingin berada di Real Madrid dan meraih kesuksesan,” pungkasnya.

Direkrut dari Levante pada musim lalu, Navas hanya berstatus pelapis kapten Los Blancos, Iker Casillas. Meski Casillas telah dilepas ke FC Porto pada musim panas lalu, Navas sempat terancam kembali menjadi penghangat kursi pemain menyusul rencana Madrid mendatangkan David De Gea dari Manchester United.

Toh, Navas akhirnya membayar kepercayaan Madrid. Dia tampil impresif di bawah mistar gawang Madrid dengan catatan hanya kebobolan empat gol dari sembilan pertandingan Divisi Primera.

Sergio Ramos dan Benitez Sudah Akur

Bek Real Madrid, Sergio Ramos telah menutup lembaran kelam dengan pelatih Rafael Benitez. Kapten Los Blancos tersebut menegaskan telah menyudahi perang urat syaraf dengan Benitez.

Ramos mendapat kritik dari Benitez usai Derby el Madridleno pada lanjutan Divisi Primera, Minggu (4/10). Pasalnya, setelah unggul pada awal laga berkat gol Karim Benzema, dia sempat melakukan pelanggaran yang berbuah hadiah penalti bagi Atletico Madrid.

Beruntung, Keylor Navas berhasil menepis eksekusi penalti penyerang Atletico, Antoine Griezmann walaupun akhirnya Madrid tetap gagal meraih tiga poin setelah Luciano Vietto menyamakan skor menjadi 1-1 pada pengujung laga.

Tidak senang dengan komentar Benitez, Ramos balik membalas dengan mempertanyakan pergantian pemain yang dilakukan sang pelatih sehingga Madrid gagal mengalahkan Atletico.

“Segala sesuatunya dengan Rafa Benitez telah diperjelas. Kami berbicara keesokan harinya, setelah aku melayangkan komentar terakhir,” ujar Ramos, seperti dilansir Goal.

“Saya memiliki opini, begitu pula dengan dia. Namun, pada akhirnya, itu semua membuat hubungan kami menjadi lebih baik. Pada akhirnya, para pemain dan pelatih harus berbicara. Itu yang hubungan kami. Semuanya sudah cukup jelas,” imbuhnya.

Ramos kembali memperkuat Madrid saat menghadapi tuan rumah Paris Saint-Germain di Parc des Princes pada matchday 3 fase grup Liga Champions, Rabu (21/10). Dia absen dalam dua laga terakhir Divisi Primera lantaran cedera bahu.

Sebelum menghadapi PSG, Ramos mengambil risiko untuk mendapatkan suntikan penahan rasa sakit agar mampu kembali merumput di lapangan hijau.

“Selalu ada risiko. Melupakan rasa sakit adalah hal yang penting untuk laga seperti ini. Aku adalah orang pertama yang memastikan aku bisa tampil untuk tim, terutama dengan banyaknya pemain kami yang absen,” bebernya.

“Aku mengalami rasa sakit dalam 15 menit terakhir, itu terasa tidak nyaman karena cedera butuh waktu untuk bisa pulih,” pungkas Ramos.

Johan Cruyff Divonis Idap Kanker Paru-paru

Kabar buruk datang dari legenda Barcelona, Johan Cruyff. Menurut kabar yang beredar di Spanyol, pria berumur 68 tahun didiagnosa mengidap kanker paru-paru.

Barcelona merilis ucapan dukungan bagi Cruyff yang disampaikan oleh wakil presiden klub, Susana Monje, sebelum menyampaikan presentasi kondisi keuangan klub musim 2014-15, Kamis (22/10).

“Sebelum memulai presentasinya, wakil presiden klub, Susana Monje mengirim ucapan dukungan bagi Johan Cruyff yang dikabarkan menderita kanker paru-paru,” tulis Barcelona, melalui akun Twitter resminya.

Dukungan juga datang dari Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, melalui akun Twitter pribadinya. “Johan (Cruyff), anda akan memenangi yang satu ini (kanker paru-paru). Semua orang di klub mendukung anda,” katanya.

Perwakilan manajemennya belum bisa berkomentar banyak perihal kondisi kesehatan Cruyff.

“Dalam beberapa minggu terakhir, Johan Cruyff menjalani tes kesehatan di rumah sakit di Barcelona. Dia divonis mengidap kanker paru-paru. Pemeriksaan masih berlangusng,” tutur manajemen perusahaan milik Cruyff.

“Demi privasi Johan dan keluarganya serta fakta bahwa pemeriksaan belum berakhir, informasi lebih lanjut belum bisa diberikaan untuk saat ini. Kami berharap, anda menghargai privasi Johan dan keluarganya. Setelah pemeriksaan selesai, kami akan mengumumkan detailnya,” lanjut mereka.

Cruyff telah menjadi perokok aktif sejak muda. Tekanan tinggi yang didapat saat menjabat sebagai pelatih Barcelona membuat intensitas pemain yang namanya dibesarkan oleh Ajax Amsterdam itu kian menjadi.

Pada awal 1991, efek tembakau akhirnya berimbas negatif pada kesehatan Cruyff. Setelah mengeluh sakit jantung hebat, dia akhirnya terpaksa menjalani dua operasi jantung bypass, beristirahat dua bulan dan dipaksa dokternya, Mario Petit untuk berhenti merokok.

Atas saran dokter dan dukungan sang istri, Cruyff mampu meninggalkan kebiasaan merokoknya. Namun, efek buruk dari mengisap tembakau kini kembali mengancam kesehatan Cruyff.

Semoga cepat sembuh, Cruyff!

Rakitic Puji Barcelona dan Neymar

Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic memuji semangat juang klubnya saat menghadapi Rayo Vallecano pada lanjutan Divisi Primera di Camp Nou, Sabtu (17/10). Selain itu, Rakitic berharap, Neymar bisa terus menampilkan performa gemilang seperti saat melawan Rayo.

Sebelum mengandaskan perlawanan Rayo, Barcelona menderita dua kekalahan dari tiga laga Divisi Primera. Menang tipis atas Las Palmas usai dibantai 1-4 oleh Celta Vigo, anak asuh Luis Enrique kalah 1-2 dari Sevilla.

Barcelona sempat tertinggal dari Rayo pada menit ke-15 menyusul gol Javi Guerra. Neymar tampil sebagai pahlawan usai mencetak quat-trick ke gawang Rayo sebelum Luis Suarez menyumbang satu gol. Jozabed mencetak gol penghibur bagi Rayo hingga Barcelona memastikan kemenangan 5-2 pada akhir laga.

“Kami bermain dengan baik setelah Rayo menciptakan gol. Kami tidak mengabaikan gaya permainan dan itu kemenangan yang layak untuk kami raih,” tutur Rakitic, seperti dikutip dari Goal.

“Kami harus mempertahankan ini karena ada banyak pertandingan besar yang harus dihadapi,” lanjut pemain berkebangsaan Kroasia tersebut.

“Aku berharap itu (performa impresif Neymar) tidak berhenti. Dia tetap menampilkan itu dan bahkan mengulanginya (quat-trick) dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Barcelona kini menghuni posisi ketiga klasemen Divisi Primera sementara dengan 18 poin, sama dengan Real Madrid dan Celta Vigo yang tepat berada di atas mereka.

Danilo Girang Kembali Perkuat Madrid

Bek kanan Real Madrid, Danilo kembali merumput saat menghadapi Levante pada lanjutan Divisi Primera di Santiago Bernabeu, Sabtu (17/10). Tak ayal, Danilo pun merasa gembira bisa memperkuat Madrid lagi.

Pertengahan September lalu, Danilo terpaksa absen setelah mengalami patah tulang kaki. Pemain berkebangsaan Brasil itu bisa kembali melakoni pertandingan bersama Madrid saat mengalahkan Levante tiga gol tanpa balas.

“Aku gembira bisa kembali ke dalam tim dan mendapat perasaan yang baik lagi, tetapi aku harus terus berusaha,” ungkap Danilo, seperti dilansir laman resmi Madrid.

“Aku tidak banyak melakukan latihan dan harus terus berkembang agar dapat bermain lebih banyak,” tambahnya.

Danilo didatangkan oleh Madrid dari FC Porto pada bursa transfer musim panas lalu. Untuk memboyong pemain berusia 24 tahun itu ke Santiago Bernabeu, Madrid menggelontorkan dana sebesar 31.5 juta euro.

Bersama Madrid, Danilo harus menghadapi persaingan dengan Dani Carvajal yang juga berposisi sebagai bek kanan. Danilo menegaskan siap berlatih keras demi mendapat kepercayaan pelatih Rafael Benitez.

“Persaingan selalu menjadi hal yang penting,” kata Danilo.

“Kami bekerja keras setiap hari dalam latihan dan pelatih yang menentukan siapa yang bermain, tetapi kami berdua (Danilo dan Carvajal) tetap siap,” pungkasnya.

Tambahan tiga poin berkat kemenangan atas Levante, Madrid sementara bercokol di puncak klasemen Divisi Primera sementara. Namun, Los Blancos patut waspada lantaran perolehan poinnya sama dengan dua rival terdekat yakni Celta Vigo dan Barcelona.

Tanpa Messi, Barcelona Ekstra Kerja Keras

Gelandang Barcelona, Sergi Roberto mengakui timnya kehilangan sosok penting menyusul absennya Lionel Messi. Roberto menegaskan, para pemain Barcelona berjuang keras untuk tampil maksimal untuk menutupi ketiadaan Messi.

Messi telah absen sejak pengujung September lalu. Mega bintang asal Argentina itu mengalami cedera lutut ketika Barcelona mengalahkan Las Palmas dengan skor 2-1 dalam lanjutan Divisi Primer di Camp Nou.

Barcelona kini tengah berharap Messi bisa pulih saat melawan Real Madrid pada laga bertajuk El Clasico pada 21 November mendatang. Selama Messi masih absen, Roberto menyatakan armada Luis Enrique akan mengerahkan segala kemampuan.

“Leo (sapaan Messi) adalah pemain terbaik dunia, dan ketika dia absen, itu akan menjadi perhatian besar,” tutur pemain yang kini kerap dioperasikan sebagai bek kanan itu kepada El Mundo Deportivo.

“Ini situasi sulit, dia bisa membalikkan keadaan dan memberi solusi menghadapi lawan yang mustahil dibobol,” sambung Roberto.

“Tetapi kami semua bisa terus berjuang dan bermain dengan baik selama dia absen, sehingga kami berada dalam posisi terbaik saat dia pulih dari cedera,” ujarnya.

Meski sempat mengalahkan Bayer Leverkusen di ajang Liga Champions tanpa Messi, Barcelona menemui hambatan ketika bertemu Sevilla pada pertandingan Divisi Primera terakhir. Akhirnya, Blaugrana takluk dari Sevilla dengan skor 1-2.

Itu merupakan kekalahan kedua Barcelona di liga musim ini. Kendati demikian, Roberto mengaku tidak pesimistis dengan kondisi yang tengah dialami timnya tersebut.

“Klub-klub lain juga tetap bisa bermain, persaingan di liga sangat berimbang musim ini. Tetapi, para rival kami juga tidak memenangi semua laga. Kami tidak beruntung karena dihantam badai cedera, tetapi tetap bersatu dan kuat sehingga mampu beraksi,” pungkasnya.

Jangan Gantung Jese, Madrid!

Real Madrid dituntut untuk memberi kejelasan terhadap status penyerangnya, Jese Rodriguez. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh agen Jese, Gines Carvajal saat diwawancarai Radio Marca, Rabu (14/10).

Bergabungnya Rafael Benitez dengan Madrid pada musim panas lalu membuat posisi Jese terjepit. Pasalnya, pemain berusia 22 tahun itu jarang mendapatkan kesempatan untuk tampil sebagai starter.

Musim ini, Jese baru diturunkan dalam tiga pertandingan Divisi Primera. Berbeda dengan musim lalu, di tangan mantan pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, dia tampil sebanyak 23 kali di semua kompetisi.

Apabila tidak kunjung diberi kepercayaan oleh Benitez, Jese jelas ingin hengkang dari Santiago Bernabeu pada bursa trasnfer musim dingin mendatang. Inter Milan dikabarkan menjadi salah satu klub yang tengah memantau dia.

“Dia harus lebih sering bermain karena itu membantu meningkatkan moral pemain. Situasinya sangat rumit dan klub harus membuat keputusan,” seru Carvajal.

“Dia pemain bagus, berlatih dengan baik, kuat, tetapi saat tidak bermain, kita melihat dia tidak nyaman sama seperti pemain lainnya yang tidak bermain. Dia harus memaksimalkan setiap kesempataan saat mereka (Madrid) memberikannya,” lanjutnya.

Carvajal juga mengomentari masa depan kliennya, Victor Valdes. Di tengah ketidakjelasan bersama Man. United, Carvajal menegaskan bahwa mantan kiper Januari itu mungkin hengkang pada Januari mendatang.

“Dia (Valdes) akan membuktikan dirinya kembali, ke mana pun dia akan pindah. Jelas dia harus hengkang dan kami akan berusaha mewujudkannya, jadi dia bisa kembali gembira dan merasa nyaman,” bebernya.

“Dia tidak akan kembali ke Spanyol, itu pendapat saya, meski dia mengatakan sebaliknya,” pungkas Carvajal.

Suarez: Messi Tak Tergantikan

Striker Barcelona, Luis Suarez mengomentari absennya Lionel Messi akibat cedera. Suarez menegaskan tidak ada yang bisa menggantikan peran Messi di Blaugrana.

Messi absen sejak pengujung September lalu. Mega bintang asal Argentina itu dibekap cedera lutut pada menit ke-10 laga kontra Las Palmar dalam lanjutan Divisi Primera di Camp Nou.

Setelah Messi ditarik keluar, Barcelona tampak kesulitan mencetak gol. Anak asuh Luis Enrique hanya meraih kemenangan tipis 2-1 atas Las Palmas yang notabene klub promosi dan penghuni papan bawah klasemen Divisi Primera musim ini.

Tanpa Messi, Barcelona susah payah mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 2-1 di ajang Liga Champions. Namun, setelah itu, Andres Iniesta dan rekan-rekan harus mengakui keunggulan Sevilla dengan skor serupa ketika kembali melakoni laga Divisi Primera.

“Tidak ada yang mampu menggantikan Leo (sapaan Messi). Masing-masing dari kami yang bermain di lini depan harus tampil seperti biasanya dan tetap membantu tim,” tutur Suarez, seperti dilansir laman resmi Divisi Primera.

Barcelona kini bercokol di posisi keempat klasemen Divisi Primera sementara dengan koleksi 15 poin, sama seperti Real Madrid dan Celta Vigo yang tepat berada di atas mereka. Villarreal yang tampil impresif musim ini tengah memuncaki klasemen dengan 16 poin.

Suarez menilai, persaingan dalam merebut predikat juara liga musim ini berjalan sangat ketat.

“Kita semua tahu betapa kuatnya para rival kami, mulai dari Real Madrid, Atletico (Madrid), Valencia dan Sevilla. Namun kami harus tetap yakin terhadap diri sendiri dan berambisi,” serunya.

“Tahun ini, Divisi Primer lebih kompetitif dibandingkan beberapa tahun terakhir. Itu bakal sangat berimbang. Tidak ada yang tahu hasil pertandingan. Kami kehilangan poin dan ada lima wakil (Spanyol) untuk pertama kali dalam sejarah Liga Champions,” tutup bomber asal Uruguay tersebut.

Perang Dingin Pecah di Madrid

Situasi tidak menguntungkan tercipta di Real Madrid. Marca melaporkan telah terjadi perang dingin di internal El Real. Beberapa pemain rupanya tidak suka dengan kepemimpinan pelatih Rafael Benitez.

Marca menyebutkan para pemain yang terlibat konflik dengan Benitez adalah Karim Benzema, James Rodriguez, Jese, Sergio Ramos, dan Cristiano Ronaldo. Penyebab ketegangan antara masing-masing pemain dengan Benitez beragam. Namun, Marca melaporkan pemicunya terkait dengan kedisiplinan, hubungan personal, serta putusan taktik pelatih.

Ramos dan Ronaldo diyakini Marca sebagai pemain yang bersitegang dengan Benitez karena hubungan personal. Ramos kecewa dikritik Benitez usai pertandingan melawan Atletico Madrid pada Minggu (4/10) akibat membuat Madrid terkena hukuman penalti. Sementara itu, Ronaldo sudah tidak suka kepada Benitez yang tidak menyebutnya sebagai pemain terbaik usai dikenalkan sebagai entrenador anyar El Real.

Lain halnya dengan James dan Jese. Benitez kecewa kepada James karena tidak mengindahkan instruksinya agar kembali ke Madrid lebih cepat sepekan dari jadwal usai bermain di Copa America 2015. Sedangkan Benitez menyoroti gaya hidup Jese yang tidak disukainya.

Problem terkait putusan pelatih terjadi dengan Benzema. Striker asal Prancis ini berang karena selalu ditarik ke luar pada saat pertandingan. Benzema sempat menunjukkan kegeramannya pada laga melawan Malmo di Liga Champions dan Atletico di Divisi Primera.

Meski begitu, Marca meyakini konflik ini tidak membuat kendali Benitez di ruang ganti Madrid hilang. Kondisi di tubuh El Real tetap kondusif. Bahkan, Marca melaporkan sudah mulai ada niat dari Benitez untuk mendinginkan ketegangan. Eks pelatih Napoli itu malah membujuk para pemain agar mau berdamai dan melupakan semua masalah.

Indikasi dari langkah Benitez terlihat dari sikapnya dalam sesi latihan klub. Marca menyebutkan Benitez sudah bersikap akrab dengan Ramos. Mereka bahkan saling berbicara satu sama lain. Hal inilah yang diyakini Marca sebagai salah satu bentuk perdamaian antara Benitez dengan para pemain yang terlibat konflik dengannya.