Duvan Zapata Tak Termasuk dalam 26 Pemain yang Dipanggil Kolombia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kolombia merilis 26 pemain untuk mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL. Tidak ada nama Duvan Zapata dalam daftar tesebut.

Padahal pelatih Reinaldo Rueda memanggil para bintang terbaiknya. Termasuk dari mereka yang berkompetisi di Serie A.

Sebut saja David Ospina, Juan Cuadrado, dan rekan Zapata di Atalanta, Luis Muriel. Tidak hanya itu, pemain veteran sekaliber Radamel Falcao juga turut serta.

Reinaldo Rueda punya alasan kuat tidak memanggil bomber Atalanta. Ia saat ini mengalami cedera dan harus menepi selama satu bulan.

Duvan Zapata bukan satu-satunya bintang yang absen pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL kali ini. Kolombia juga tidak membawa James Rodriguez.

Duvan Zapata - Inter Milan - Atalanta - @atalantabc 2
@atalantabc

Berbeda dengan sang bomber, James Rodriguez tidak dipanggil lantaran kondisinya yang tak memungkinkan. Ia mulai tersingkir dari skuat Everton setelah diambil alih Rafael Benitez. Sudah dua laga Premier League sang gelandang tidak dimainkan.

Duvan Zapata Absen, Luis Diaz Jadi Tumpuan

Absennya Duvan Zapata memang kerugian besar untuk Kolombia. Tapi Reinaldo Rueda tidak akan kehabisan opsi di lini depan.

Masih ada Luis Muriel dan Radamel Falcao yang berpengalaman. Terlebih Muriel sedang dalam percaya diri tinggi usai mencetak gol pada laga pembuka Serie A akhir pekan lalu.

duvan zapata


Luis Diaz kini sudah mencetak 4 gol di Copa America 2021.
canalrcn

Jangan lupakan pula nama Luis Diaz. Penyerang 24 tahun merupakan senjata rahasia Kolombia dalam setahun terakhir.

Terlebih saat Copa America lalu. Bintang FC Porto jadi sosok pembeda selama turnamen dengan menorehan empat gol.

Performanya di Copa America diharapkan terus berlanjut di kualifikasi Piala Dunia kali ini. Apalagi absennya Zapata bisa jadi kesempatan besar Luis Diaz unjuk gigi.

Duvan Zapata Tak Jadi Gabung Inter Milan?

gamespool
Duvan Zapata Tak Jadi Gabung Inter Milan? 9

Football5star.com, Indonesia – Dalam beberapa pekan terakhir, Duvan Zapata dilaporkan bakal meninggalkan Atalanta dan bergabung ke Inter Milan. Akan tetapi, kepindahan Zapata ke Inter tahun ini terancam batal terlaksana.

Agen yang mewakili Zapata, Fernando Schena, mengaku belum mendapat penawaran resmi dari kubu Nerazzurri. Ia pun memastikan Zapata siap meninggalkan Bergamo juga dapat tawaran dari Inter.

Duvan Zapata - Inter Milan - Atalanta - @atalantabc
instagram.com/atalantabc

“Untuk saat ini, kami masih belum menerima penawaran resmi. Inter juga belum memberikan proposalnya untuk mendatangkan Zapata,” ujar Fernando Schena seperti dikutip Football5star dari laman Football Italia.

“Tentu saja bermain di Inter merupakan sesuatu yang tak bisa dilewatkan Zapata. Tapi, sekali lagi saya tekankan, kami masih belum mendapat penawaran resmi,” sambung Schena.

INTER MILAN PILIH EDIN DZEKO KETIMBANG DUVAN ZAPATA

Inter saat ini memang sedang mencari penyerang anyar setelah resmi melepas Romelu Lukaku ke Chelsea. Zapata merupakan salah satu dari beberapa nama yang dipertimbangkan Inter untuk menambal lubang peninggalan Lukaku.

Satu nama lain yang juga dipertimbangkan Inter untuk menggantikan Lukaku adalah Edin Dzeko. Penyerang kawakan tersebut dinilai sebagai sosok terbaik untuk menjadi solusi lini depan Inter untuk satu atau dua musim ke depan.

Duvan Zapata - Inter Milan - Atalanta - VNExploler
VNExploler

Menurut laporan media-media Italia, Dzeko selangkah lagi akan menyelesaikan proses kepindahannya ke Inter. Pemain asal Bosnia dan Herzegovina itu akan merapat dengan status free agent setelah memutus kontraknya bersama AS Roma.

AS Roma sudah menyiapkan nama Tammy Abraham sebagai sukesor Dzeko Akan tetapi, Abraham masih belum menentukan sikapnya terkait tawaran memperkuat Giallorossi. Penyerang 23 tahun itu diyakini akan membuat keputusan finalnya akhir pekan ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jika Lukaku Hengkang, Inter Siap Beli Tiga Pemain

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Saga transfer pemain Inter, Romelu Lukaku ke Chelsea masih terus berlanjut. Kini dilaporkan Inter akan menginvestasikan uang yang mereka dapatkan dari penjualan Lukaku dan Achraf Hakimi untuk merekrut tiga pemain.

Menurut laporan Football5Star.com dari FCInter1908.it, CEO Giuseppe Marotta dan direktur Piero Ausilio sudah menghubungi presiden Steven Zhang lewat sambungan telepon.

Mereka memperingatkan perwakilan Suning bahwa jika Lukaku pergi dengan harga sekitar 130 juta euro, maka para fans akan memberontak jika mereka tidak membawa setidaknya tiga pemain baru.

Jika Romelu Lukaku Hengkang, Inter Siap Beli Tiga Pemain - Duvan Zapata
TOP Mercato

Mereka juga berpotensi mengancam akan mengundurkan diri pada akhir bursa transfer jika janji investasi tidak ditepati.

Target utama mereka adalah mendapatkan dua penyerang dan satu wingback kanan dari hasil penjualan Lukaku dan juga Achraf Hakimi yang dijual dengan harga 60 juta euro ke Paris Saint-Germain.

Untuk posisi wingback, Nerazzurri mengincar pemain PSV dan timnas Belanda, Denzel Dumfires. Pelatih PSV, Roger Schmidt bahkan sudah mengkonfirmasi bahwa Dumfries sudah melayangkan permintaan untuk hengkang.

Lalu di posisi penyerang, di sinilah segalanya mulai sedikit rumit, karena masih harus dilihat berapa banyak uang yang tersisa dari Inter.

Sky Sprts Italia melaporkan Inter mencoba meminjam penyerang Italia U-21, Gianluca Scamacca dari Sassuolo, ditukar-pinjam dengan gelandang muda mereka Lucien Agoume.

Lalu ada Duvan Zapata yang digadang-gadang menjadi opsi terbaik. Tapi Atalanta meminta harga di atas 50 juta euro yang mana itu terlalu mahal untuk penyerang berusia 30 tahun.

Dusan Vlahovic - Fiorentina - Sportbible
Sportbible

Pemain Muda Terbaik Serie A musim lalu, Dusan Vlahovic juga menjadi incaran, tapi harganya justru lebih mahal lagi, 60 juta euro. Sportitalia bahkan melaporkan Inter sudah melayangkan uang 50 juta euro, tapi ditolak Fiorentina.

Opsi termurah adalah Edin Dzeko. Penyerang AS Roma itu hanya memiliki harga 10-12 juta euro dan Roma kemungikinan besar bisa menjualnya setelah mereka baru saja mendapatkan Eldor Shomurodov dari Genoa.

Pelatih Simone Inzaghi juga dikabarkan meminta Joaquin Correa dari Lazio. Tapi harganya juga cukup mahal 40 juta euro, dan juga Correa diklaim tidak cocok untuk menggantikan Lukaku karena memiliki tipe permainan yang berbeda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata akan Senang Jika Bisa Jadi Penerus Romelu Lukaku di Inter

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Agen dari pemain Atalanta, Duvan Zapata, Fernando Schena akan senang jika bisa melihat kliennya bisa menjadi penerus Romelu Lukaku di Inter. Sang agen yakin Zapata juga akan senang, tapi dia menegaskan belum ada kontak apa pun dengan Inter,

Lukaku dikabarkan sedikit lagi akan dijual Inter ke Chelsea dengan harga 130 juta euro. Inter harus mencari pengganti Lukaku jika hal itu benar terjadi.

Duvan Zapata - Atalanta - Diario del Cesar
Diario del Cesar

Dari semua nama yang beredar, Duvan Zapata adalah nama yang paling teratas. Atalanta dikabarkan meminta uang sekitar 50 juta euro untuk pemain timnas Kolombia itu.

Sang agen, Fernando Schena, mengatakan bahwa belum ada kontak dengan Inter. Tapi dia senang jika Zapata akan menggantikan Lukaku di Inter.

“Saya belum membicarakan hal ini dengan Atalanta, juga tidak ada kontak dengan Inter,” kata agen Fernando Schena seperti dikutip Football5Star.com dari FCInter1908.

Dia melanjutkan, “Jelas, jika Inter mengajukan proposal kepada kami, kami akan mengevaluasinya bersama Duvan. Saat ini dia berkonsentrasi mempersiapkan diri dengan cara terbaik untuk Atalanta. Tentu saja, menjadi pewaris Lukaku akan sangat fantastis.”

Dapat Tawaran Gaji Dua Kali Lipat dari Chelsea, Romelu Lukaku Tetap Tak akan Pindah
inter.it

Zapata kini berusia 30 tahun, dua tahun lebih tua dari Lukaku. Tapi dia memiliki cara bermain yang hampir mirip dengan pemain timnas Belgia itu. Bisa menahan bola, mengandalkan kekuatan fisik dan juga kecepatan.

Mantan pemain Napoli itu juga konsisten mencetak banyak gol selama tiga musim bersama Atalanta, tepatnya 56 gol dari 102 laga di Serie A. Performa Zapata juga menjadi salah satu kunci La Dea untuk berhasil lolos ke Liga Champions dalam tiga musim beruntun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Sudah Siapkan Pengganti Jika Lukaku Hengkang ke Chelsea

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Saga transfer pemain Inter, Romelu Lukaku kian memanas. Laporan terakhir menyebut bahwa Inter sudah menyiapkan pengganti jika Lukaku akhirnya memutuskan untuk pindah ke Chelsea.

Seperti yang diketahui, Nerazzurri sudah menolak dua tawaran Chelsea untuk Lukaku, termasuk tawaran fantastis 100 juta euro plus Marcos Alonso.  Tapi Chelsea belum menyerah dan dikabarkan akan menaikkan tawaran.

duvan zapata-atalanta-WhoScored
@WhoScored

Inter memang sejak awal tidak berniat untuk menjual Lukaku, tapi menurut laporan Football5Star.com dari Sky Sports Italia, Nerazzurri akan mempertimbangkan jika Chelsea berani menawar Lukaku lebih dari 120 juta euro dan nantinya semua keputusan ada di Lukaku sendiri jika tawaran itu benar datang.

Jika itu terjadi, Sky Sports Italia menyebut bahwa Inter sudah menyiapkan pengganti pemain timnas Belgia itu, penyerang Atalanta, Duvan Zapata. Bukan hanya Zapata, Nerazzurri bahkan bisa merekrut dua penyerang sekaligus, satu pemain lainnya adalah pemain Lazio, Joaquin Correa. Inter sendiri belum memulai pembicaraan dengan Atalanta dan Lazio, tapi itu bisa terjadi jika Lukaku terjual.

Sky Sports Italia juga menyebut bahwa akan terjadi reaksi berantai jika itu terjadi, Atalanta bisa menggantikan Zapata dengan penyerang Chelsea, Tammy Abraham. Tapi sekali lagi, semua tergantung kepada transfer Lukaku.

Romelu Lukaku direkut oleh Inter pada 2019 dari Manchester United dengan harga sekitar 74 juta euro. Dia mencetak 64 gol dari 95 pertandingan bersama Nerazzurri dan meraih gelar Scudetto musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata Masa Bodoh Banyak yang Meragukan Atalanta

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Atalanta meneruskan konsistensinya. Kendati belum meraih trofi juara, Duvan Zapata dkk berhasil melanjutkan tren menembus Liga Champions.

Musim 2020-2021 Atalanta mengakhiri Serie A dengan duduk di peringkat ketiga. Ini jadi musim ketiga secara beruntun mereka menembus fase grup Liga Champions.

Walau tembus lagi ke Eropa dan menerapkan permainan agresif, nyatanya masih banyak orang yang meragukan kapabilitas La Dea. Duvan Zapata menyadari hal tersebut. Namun, ia tidak mau memikirkannya.

duvan zapata-atalanta-WhoScored
@WhoScored

“Ini musim yang fantastis, kami mendapat hasil bagus dan mengonfirmasi bahwa kami adalah tim yang memainkan sepak bola bagus,” kata sang bomber seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Minggu (30/5/2021).

“Banyak orang mengatakan kami tidak pantas berada di tempat kami sekarang. Tapi kami berbicara di lapangan dan membiarkan yang lain mengatakan apa yang mereka inginkan di luar lapangan. kami harus menghadapi banyak kesulitan musim ini yang membuatnya terasa berat,” ia menambahkan.

Setelah pertengahan musim lalu, Serie A musim ini kembali tidak bisa disaksikan suportyer di stadion. Baru saat final Coppa Italia fan datang lagi ke tribun dengan jumlah terbatas.

Hal ini membuat Zapata senang. Dan untuk musim depan dia berharap para penggemar bisa mendukung Atalanta lagi di stadion.

“Saya tidak sabar menunggu para fan kembali ke tribun karena itulah yang membuat final Coppa Italia lebih menyenangkan. Meskipun kami tidak menang, kami tetap bahagia melihat fan di sana,” tutup Duvan Zapata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tersingkir dari Liga Champions, Musim Atalanta Belum Berakhir

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Atalanta gagal mengulang prestasi musim lalu menembus perempat final Liga Champions. Langkah mereka kali ini terhenti di 16 besar usai dikalahkan Real Madrid dengan agregat 1-4.

Kegagalan ini sangat mengecewakan para penggawa Atalanta. Terlebih bagi Duvan Zapata. Pasalnya ia ingin membawa timnya berbicara lebih banyak di Liga Champions musim ini.

Kendati begitu, Zapata menilai hasil ini tidak akan mengakhiri apa pun. Menurutnya La Dea masih akan melanjutkan musim dengan percaya diri dan akan memperjuangkan tempat untuk Liga Champions musim depan.

Luis Muriel - Atalanta - Real Madrid - uefa. com 2
uefa. com

“Kami kecewa karena kami ingin lolos ke babak berikutnya. Di babak pertama kami tidak dapat mengembangkan permainan kami seperti biasa,” pungkas bintang asal Kolombia kepada Sport Mediaset, Rabu (17/3/2021).

“Permainan kami sedikit lebih baik pada babak kedua. Tapi sayangnya itu tidak cukup membawa kemenangkan. Sekarang kami harus fokus di Serie A dan masih ada final Coppa Italia. Musim kami tidak berakhir di sini,” lanjutnya.

Di stadion Alfredo Di Stefano, klub asal Bergamo dibekap 1-3. Tiga gol dilesakkan oleh Karim Benzema, Sergio Ramos, serta Marco Asensio.

Sedangkan gol semata wayang Atalanta dibukukan Luis Muriel tujuh menit jelang laga berakhir. Kekalahan ini membuat agregat menjadi 1-4 setelah pada leg pertama anak asuh Gian Piero Gasperini takluk 0-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Duvan Zapata: Papu Gomez Masih Kapten Kami

gamespool
Duvan Zapata: Papu Gomez Masih Kapten Kami 30

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Atalanta, Duvan Zapata, turut berkomentar soal perselisihan antara Alejandro “Papu” Gomez dengan pelatih Gian Piero Gasperini. Zapata masih berharap Gomez kembali ke lapangan dan memimpin tim.

Papu Gomez kembali tidak dipanggil ke dalam skuad saat Atalanta membantai AS Roma 4-1, (21/12/20). Zapata yang mencetak gol pada laga itu mengatakan bahwa Gomez masih menjadi bagian dari Atalanta.

“Dia masih salah satu dari kami, dia adalah kapten kami dan kami berharap dapat melihatnya segera di lapangan bersama kami,” ucap Zapata seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Papu Gomez - Gian Piero Gasperini - Atalanta - Calcioweb
Calcioweb

Pelatih Gasperini sendiri sudah malas menjawab pertanyaan seputar Gomez dalam konferensi pers. Dia mengungkapkan bahwa presiden Antonio Percassi juga sudah marah dengan kelakuan Gomez.

“Ketika seorang pelatih marah, itu buruk. Ketika seorang Presiden marah, itu lebih rumit. Saya tidak akan lagi menjawab pertanyaan tentang ini. Ini adalah sesuatu yang akan diulas klub,” ujar Gasperini.

Mantan pelatih Inter itu melanjutkan, “Kami bermain lawan Juventus, kami mengalahkan Ajax, mengalahkan Roma, namun Anda hanya membicarakan hal ini. Cukup. Kami memiliki beberapa pertandingan sejak itu. Atalanta pantas dibicarakan tentang penampilan mereka dan rasa hormat yang akan ditunjukkan kepada para pemain yang bermain dan mendapatkan hasil.”

Pakar transfer, Fabrizio Romano, sudah mengkonfirmasi bahwa Papu Gomez akan meninggalkan klub pada Januari. Inter dan AC Milan menjadi yang terdepan untuk mendapatkannya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Zapata: Banyak Pemain Cedera, Kekuatan Liverpool Tidak Berkurang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Duvan Zapata menatap laga Atalanta vs Liverpool pada matchday ketiga Liga Champions, Rabu (3/11/2020) dinihari WIB dengan percaya diri tinggi.

Kendati Atalanta dalam fase inkonsisten, Duvan Zapata yakin timnya bisa memberikan yang terbaik. Apalagi pada laga di stadion Gewiss nanti Liverpool dihantam badai cedera pemain.

Striker asal Kolombia memang meyakini cedera pemain tidak akan mengurangi kekuatan The Reds. Namun, dia juga percaya La Dea bisa mengalahkan juara Premier League.

Fabinho mengalami cedera otot paha saat Liverpool melawan FC Midtjylland pada matchday II Liga Champions.
standard.co.uk

“Saya tahu mereka kehilangan beberapa pemain, tapi itu tidak berarti apa-apa. Mereka tetap kuat seperti biasa. Semua pemain yang bermain di sana punya pengalaman. Ini akan menjadi laga yang sulit,” ujar Zapata kepada Sky Sport Italia, Selasa (3/11/2020).

“Liverpool tahu bagaimana kami bermain di depan, kami harus memikirkannya untuk memenangkan pertandingan ini dan kami harus menyamai intensitas mereka. tidak akan mudah bermain di pertahanan mereka. tapi kami bisa mengalahkan mereka jika memainkan permainan yang kami inginkan,” ia menambahkan.

Dari sisi individu, laga melawan Liverpool adalah pembuktian Duvan Zapata. Maklum saja, penampilannya musim lalu di Liga Champions terganggu cedera.

“Setiap tahun adalah kesempatan. Saya berbicara sebagai individu. Tahun lalu saya absen karena cedera. Sekarang saya ingin memanfaatkan kemampuan untuk mengekspresikan diri sepenuhnya. Siapa pun yang masuk ke lapangan harus memanfaatkan peluang sebaik-baiknya,” tutup sang bomber.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Hasil Atalanta vs Sassuolo: 13 Gol Duvan Zapata dan 73 Gol Nerrazzuri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Serie A antara Atalanta vs Sassuolo di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Senin (22/6/2020) berakhir dengan kemenangan bagi tim tuan rumah dengan skor telak 4-1.

Pada babak pertama, Atalanta langsung bermain offensif. Sejak menit awal pertandingan, anak asuh Gasperini tersebut langsung nge-gas menggempur lini belakang Sassuolo.

Hasilnya pada menit ke-16, bek mereka asal Swiss, Berat Djimsiti sukses membuka keunggulan menjadi 1-0. Tertinggal satu gol, Domenico Berardi dkk berusaha untuk bisa menyamakan kedudukan, namun usahanya selalu gagal.

Justru tim tuan rumah kembali bisa memperlebar jarak pada menit ke-31 lewat gol Duvan Zapata. 2-0 Atalanta memimpin. Tak berselang lama, tepatnya di menit ke-37, Sassuolo semakin tertekan.

Gelandang mereka asal Prancis, Mehdi Bourabia mencetak gol bunuh diri yang membuat Atalanta menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0. Di babak kedua, Sassuolo tak banyak melakukan perubahan permainan.

Hasilnya tentu saja membuat anak asuh Gasperini semakin mendominasi jalannya pertandingan. Di menit ke-66, Duvan Zapata mencetak gol keduanya di laga ini lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas dan membuat Atalanta semakin menjauh menjadi 4-0.

Brace Zapata membuat pemain asal Kolombia itu sudah mencatatkan 13 gol dari 16 pertandingan Serie A musim ini. Empat gol Atalanta di laga ini juga membuat tim berjuluk Nerrazzuri sudah catatkan 73 gol dari 26 laga di Serie A musim ini.

Di masa injury time, Mehdi Bourabia membayar kesalahannya dengan mencetak gol bagi Sassuolo sekaligus menutup pertandingan dengan skor 4-1 untuk Atalanta.

Susunan pemain kedua tim:

Atalanta: P. Gollini; J. Palomino, M. Caldara, B. Djimsiti; R. Gosens, R. Freuler, M. Pašalić, M. de Roon, H. Hateboer; D. Zapata, A. Gómez.

Kartu kuning: Pasalic

Kartu merah:

Pelatih: Gian Piero Gasperini

Sassuolo: A. Consigli; G. Kiriakopoulos, F. Peluso, Marlon, J. Toljan; M. Locatelli, M. Bourabia; J. Boga, G. Defrel, D. Berardi; F. Caputo.

Kartu kuning: Marlon, Toljan, Peluso

Kartu merah:

Pelatih: Roberto De Zerbi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata Jadi Pemain yang Paling Dibenci Leonardo Bonucci

dinasti
Duvan Zapata Jadi Pemain yang Paling Dibenci Leonardo Bonucci 39

Football5star.com, Indonesia – Bek andalan Juventus, Leonardo Bonucci, mengatakan bahwa Duvan Zapata menjadi pemain yang paling ia tidak sukai di atas lapangan. Bonucci mengaku selalu kesulitan ketika bermain melawan Zapata.

Dalam dua musim terakhir, Zapata memang menjadi mimpi buruk untuk pemain bertahan di Italia. Pria berpaspor Kolombia itu sukses mencetak 34 gol dari 52 penampilannya untuk Atalanta sepanjang musim 2018-19 dan 2019-20.

“Duvan Zapata adalah pemain yang paling menggangu buat saya. Dia adalah sosok yang kuat, besar dan juga cepat. Saya selalu memikirkan banyak hal ketika menghadapinya,” kata Leonardo Bonucci seperti dikutip dari Football Italia.

Duvan Zapata - Leonardo Bonucci - Juventus - Getty Images
Getty Images

Lebih lanjut, Bonucci juga menempatkan Zapata ke dalam kategori pemain yang cukup berbahaya. Menurut Bonucci, seluruh bek yang menghadpi Zatapa tak boleh kehilangan konsentrasi selama 90 menit.

“Pemain hebat seperti Zapata selalu bisa membuat lawan-lawannya kehilangan fokus. Saya juga mengalami hal itu di Juventus ketika menghadapi (Cristiano) Ronaldo, (Paulo) Dybala, (Gonzalo) Higuain, dan Douglas Costa.”

“Pemain-pemain seperti mereka bisa langsung memberi hukuman apabila lawannya kehilangan fokus di atas lapangan,” sambung pemain berusia 33 tahun itu.

Tak hanya itu, Bonucci juga ingin bermain satu tim dengan Zlatan Ibrahimovic. “Saya tentu ingin bermain bersama Zlatan Ibrahimovic. Dia adalah sosok pemimpin dan punya karakter unik. Saya ingin menghadapinya di sesi latihan.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Legenda Kolombia Minta Duvan Zapata Tinggalkan Atalanta

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda asal Kolombia, Faustino Asprilla, merasa sangat senang dengan performa mematikan yang ditunjukkan Duvan Zapata dalam dua musim terakhir. Namun, ia menyerankan Zapata untuk hengkang dari Atalanta apabila ingin meraih gelar juara.

Dalam dua musim terakhir, Zapata memang menjadi salah satu penyerang yang ditakuti di Lita Italia. Status tersebut didapatkan Zapata setelah ia sukses mencetak 34 gol dari 52 penampilannya bersama Atalanta di ajang Liga Italia.

“Saat ini, Duvan Zapata sudah berusia 29 tahun dan sedang menikmati masa-masa terbaik dalam kariernya. Tapi, tanpa mengurangi rasa hormat, saya rasa Atalanta hanya akan bisa menduduki peringkat tiga atau empat di Liga Italia,” ujar Faustino Asprilla dikutip dari laman Football Italia.

Duvan Zapata - Faustino Asprilla - Atalanta - @atalantabc 2
instagram.com/atalantabc

“Jika Zapata ingin bisa menjadi juara, maka dia harus setidaknya mempertimbangkan opsi untuk pergi dari Atalanta dan bergabung ke klub yang lebih besar pada bursa transfer mendatang,” sambung Asprilla menambahkan.

Sepanjang berkarier di dunia sepak bola, Zapata memang tak mampu meraih banyak trofi bergengsi. Total, ia hanya mampu meraih satu Coppa Italia, satu Piala Super Italia dan satu Liga Kolombia.

Gelar Coppa Italia dan Piala Super Italia didapatkan Zapata ketika ia memperkuat Napoli pada musim 2013-14 lalu. Sementara, gelar Liga Kolombia ia dapatkan ketika masih bermain untuk Club America de Cali pada musim 2007-08 silam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata Comeback, Lini Depan Atalanta Makin Berbahaya

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Lini depan Atalanta diprediksi akan makin berbahaya di paruh kedua nanti. Pasalnya, striker andalan mereka, Duvan Zapata, sudah kembali dari cedera dan siap dimainkan lagi.

Duvan Zapata mengawali musim 2019-2020 yang kurang sempurna. Ia menderita cedera paha saat membela Kolombia pada Oktober lalu. Akibatnya, sang pemain harus menepi selama tiga bulan.

Kini ia sudah pulih dan siap mengisi lini depan. Sang bomber pun ingin mengawali comebacknya kali ini saat menghadapi Parma 6 Januari mendatang.

Duvan Zapata - Atalanta - @duvanzapata91
@duvanzapata91

“Saya sudah berlatih sendirian selama libur natal, mencoba untuk kembali bermain dan sekarang saya merasa jauh lebih baik. Jadi saya berharap bisa bermain 6 Januari nanti melawan Parma. Saya berharap tahun 2020 bisa lebih baik dari 2019,” ujar Zapata seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Selasa (31/12/2019).

“Saya benar-benar rindu berada bersama tim di lapangan. Saya selalu menyaksikan mereka bermain karena saya tetap ingin membantu rekan satu tim. Tentu itu masa yang sulir dan saya sudah tidak sabar untuk kembali ke lapangan,” sambung mantan pemain Sampdoria itu.

Kembalinya Duvan Zapata dipercaya akan membuat lini serang Atalanta makin mengerikan. Saat ini saja mereka jadi tim paling produktif di Serie A dengan perolehan 43 gol. Padahal Gian Piero Gasperini hanya memiliki Luis Muriel sebagai striker murni.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata Masih Belum Bisa Kembali Bermain

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bomber Atalanta, Duvan Zapata, mengatakan kalau cederanya saat ini lebih parah dari yang ia perkirakan. Ia pun masih harus absen hingga beberapa pekan ke depan demi menyembuhkan cedera lutut yang ia alami.

Duvan Zapata mendapatkan cedera tersebut ketika membela timnas Kolombia pada bulan Oktober lalu. Awalnya, ia diprediksi sudah akan kembali bermain akhir pekan nanti. Namun, komplikasi di cedera yang ia derita membuat mimpi Zapata untuk kembali bermain harus tertunda.

“Saya belum tahu tanggal pasti kapan akan kembali bermain. Say amasih belum tahu kapan akan kembali bermain untuk Atalanta,” kata Duvan Zapata seperti dikutip Football5star.com dari laman Sky Sports Italia.

Duvan Zapata - Atalanta - Diario del Cesar
Diario del Cesar

“Saya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh karena cedera ini lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya. Jika saya mengalami cedera otot biasa, seharusnya saya sudah bisa kembali bermain saat ini,” beber Zapata menambahkan.

Kehilangan Zapata pun membuat Atalanta mengalami penurunan performa di Serie A musim ini. Pasukan Gien Piero Gasperini harus terlempar ke posisi enam klasemen setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dari lima partai terakhirnya.

Penampilan ini justru berbeda 180 derajat dengan performa mereka di Liga Champions. Papu Gomez cs sukses meraih empat poin dari dua laga terakhirnya dan masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar apabila mampu mengalahkan Shakhtar Donetsk pekan depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pelatih Atalanta Dibuat Naik Pitam Oleh Timnas Kolombia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, dibuat sangat marah dengan cedera yang dialami oleh penyerang andalannya, Duvan Zapata. Ia pun melayangkan wacana untuk menghapus pertandingan persahabatan antarnegara di jeda internasional.

Duvan Zapata dipastikan harus absen selama beberapa pekan setelah menderita cedera robek otot. Cedera tersebut ia derita ketika memperkuat timnas Kolombia pada partai persahabatan melawan Cile beberapa waktu lalu.

“Rasanya percuma jika para pemain pergi ke luar negeri dan bermain pada partai persahabatan yang tak memiliki arti. Mereka harus menjalani tur yang sangat berat selama 12-13 hari dan tak mendapatkan apapun,” ujar Gian Piero Gasperini dikutip dari laman Football Italia.

Gian Piero Gasperini - Duvan Zapata - Atalanta - X Sports
X Sports

“Lalu, kami mengeluhkan jika ada pemain yang cedera. Terlebih jika ia cedera pada pertandingan yang tak disaksikan siapa pun. Partai persahabatan antarnegara merupakan sebuah hal yang sangat tidak berguna,” ujar Gasperini menambahkan.

Cederanya Zapata tentu menjadi kerugian yang cukup besar untuk Atalanta. Pasalnya, mereka harus melakoni laga berat hingga awal bulan November mendatang.

Akhir pekan nanti, mereka akan melawat ke markas Lazio dalam partai lanjutan Serie A. Empat hari berselang, mereka akan menantang Manchester City dalam partai Liga Champions. Selepas dua laga tersebut, mereka akan menghadapi Udinese (27/10), Napoli (31/10), Cagliari (3/11) dan Manchester City (7/11).

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata Tutup Kemungkinan Hengkang dari Atalanta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang timnas Kolombia, Duvan Zapata, mengatakan bahwa dirinya merasa sangat nyaman bisa bermain untuk Atalanta dalam dua musim terakhir. Ia pun mengaku tak punya rencana untuk hengkang dalam waktu dekat.

Zapata saat ini memang masih berstatus sebagai pemain pinjaman dari Sampdoria. Kontrak pinjamannya akan habis pada akhir musim nanti. Namun, performa apiknya membuat La Dea diprediksi akan mempermanenkan statusnya pada akhir musim 2019-20 mendatang.

“Saya sama sekali tak pernah berpikiran untuk pergi dari Bergamo. Saya memang belum tahu masa depan saya. Tapi, saat ini saya hanya berpikir untuk terus memberikan performa terbaik bersama Atalanta,” ujar Duvan Zapata dikutip dari laman Gianluca di Marzio.

Duvan Zapata - Atalanta - ESPN
ESPN

Kegemilangan Zapata menjadi salah satu alasan di balik kesuksesan Atalanta pada musim 2018-19 lalu. Ia pun yakin La Dea akan tetap bisa mempertahankan penampilannya di musim ini. Ia pun siap mencetak banyak gol demi memastikan kesukesan Atalanta.

“Saya yakin kami bisa mengulangi pencapaian musim lalu. Kami memiliki satu misi musim ini. Yakni menjadi protagonis. Saya pun ingin terus berkembang dan mencetak banyak gol untuk Atalanta. Hal tersebut membuat saya harus bekerja ekstra keras di setiap pertandingan,” sambung Zapata.

Dari 54 penampilannya untuk Atalanta, Zapata sudah berhasil mengemas 32 gol. Musim ini, pemain 28 tahun itu sudah berhasil memberikan sumbangsih empat gol dari lima partai Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata Senang Bisa Bawa Atalanta Kembali Raih Kemenangan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bintang Atalanta, Duvan Zapata, merasa sangat senang karena berhasil membawa timnya kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Genoa pada Minggu (15/9). Menurutnya, Atalanta saat ini memang sangat membutuhkan tambahan tiga poin.

Pada partai melawan Genoa, Duvan Zapata menjadi pahlawan kemenangan Atalanta setelah mampu mencetak gol di penghujung pertandingan. Gol dari Zapata membuat La Dea berhak membawa pulang tiga poin setelah meraih kemenangan dengan skor 2-1.

“Kami menjalani pertandingan yang sangat sulit. Tapi, kami tak pernah menyerah hingga detik terakhir pertandingan untuk bisa mengamankan kemenangan,” ungkap Duvan Zapata di sesi wawancara pasca pertandingan.

Duvan Zapata - Atalanta - @InvictosSomos
twitter.com/InvictosSomos

“Pertandingan tampak akan berakhir imbang setelah Genoa mencetak gol melalui penalti di masa-masa injury time. Tapi, tekad yang sangat besar membuat kami berhasil meraih kemenangan. Di penghujung pertandingan, saya berhasil menguasai bola dan mampu mencetak gol kemenangan,” sambungya menambahkan.

Kemenangan ini membawa Atalanta berhasil duduk di posisi enam klasemen sementara Serie A. Mereka sudah berhasil mengoleksi enam poin hasil dari dua kemenangan dan sekali kalah dari tiga partai Serie A musim ini.

Tak hanya itu, kemenangan ini juga menjadi modal yang sangat positif untuk Atalanta jelang partai Liga Champions tengah pekan nanti. Mereka dijadwalkan akan melawat ke markas Dinamo Zagreb dan melakoni debutnya di Liga Champions pada Kamis (19/9) dinihari WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata Tak Gentar Atalanta Segrup dengan Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Duvan Zapata, penyerang Atalanta, optimistis menatap kiprah klubnya pada ajang Liga Champions musim ini. Meskipun tergabung dengan Manchester City, juara Premier League, dia tak gentar. Dia yakin La Dea akan mampu berbuat banyak.

Optimisme itu antara lain didasarkan pada hasil undian grup beberapa waktu lalu. Duvan Zapata menilai Atalanta beruntung karena masuk di grup yang tidak terlalu berat. Dia menilai Manchester City, Dinamo Zagreb, dan Shakhtar Donetsk masih dapat diladeni Atalanta.

“Jujur saja, hasil undian Liga Champions ternyata lebih ringan dari yang sempat terpikirkan,” ujar Duvan Zapata seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia. “Kami harus memainkan setiap laga dengan sangat baik sehingga terhindar dari penyesalan pada akhir kiprah nanti.”

Duvan Zapata menilai Atalanta tergabung di grup mudah di Liga Champions.
tuttomercatoweb.com

Meskipun demikian, striker timnas Kolombia itu menegaskan, Atalanta tak boleh terlalu terbuai mimpi di Liga Champions. Optimistis boleh, tapi tak pada tempatnya untuk memfokuskan diri pada ajang ini dan menepikan ajang-ajang lain.

Menurut dia, Liga Champions belum saatnya dijadikan prioritas. “Jangan lupa, prioritas tetap harus Serie A. Di sana, kami ingin menunjukkan konsistensi lebih baik,” kata Duvan Zapata lagi.

Mengenai target pribadi musim ini, dia pun tak terlampau muluk. Bagi striker berumur 28 tahun itu mengaku tak terobsesi Capocannoniere. “Aku tak tertarik untuk menjadi Capocannoniere. Itu bukan masalah asalkan aku mampu mencetak lebih banyak gol dibanding musim lalu.”

Musim lalu, Duvan Zapata mengakhiri musim dengan torehan 23 gol bagi Atalanta. Namun, di daftar pencetak gol terbanyak Serie A, dia hanya berada di posisi kedua karena kalah tiga gol dari Fabio Quagliarella.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Duvan Zapata Ingin Bawa Atalanta Raih Gelar Juara

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bomber andalan Atalanta, Duvan Zapata, memastikan dirinya tak akan hengkang ke klub lain pada bursa transfer musim panas mendatang. Ia mengaku ingin menjadi juara bersama Atalanta pada musim 2019-20.

Duvan Zapata berhasil menunjukkan penampilan yang luar biasa untuk La Dea pada musim 2018-19 lalu. Penyerang asal Kolombia itu berhasil mencetak 23 gol dan tujuh assist dari 37 penampilan di Serie A. Catatan itu membuat Real Madrid dikabarkan siap memboyongnya ke Santiago Bernabeu pada bursa transfer mendatang.

“Saya bermimpi untuk meraih gelar juara bersama Atalanta. Saya hanya memikirkan Atalanta dan ingin terus bertahan di sini,” kata Duvan Zapata dikutip www.old.football5star.com dari laman Football Italia.

Duvan Zapata - Atalanta - FedeNerazzurra
Fede Nerazzurra

“Saya sangat senang karena kami berhasil mencetak sejarah dan melaju ke Liga Champions musim depan. Setelah bekerja dengan sangat keras, kami akhirnya bisa merayakan keberhasilan ini,” imbuh pria 28 tahun itu menambahkan.

Duvan Zapata adalah salah satu dari trio penyerang yang dimiliki oleh Gian Piero Gasperini. Dua penyerang lain yang juga menjadi andalan adalah Josip Ilicic dan Papu Gomez. Menurut Duvan Zapata, trio penyerang milik Atalanta adalah salah satu yang terbaik di Eropa musim lalu.

“Dengan Josip Ilicic dan Papu Gomez, kami menjadi sempurna. Saaya rasa, kami sudah menciptakan salah satu trio penyerang terbaik di Eropa musim lalu,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Dikaitkan Dengan Real Madrid, Duvan Zapata Tersanjung

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bomber andalan Atalanta, Duvan Zapata, mengaku sangat senang karena dirinya disebut akan hengkang ke Real Madrid musim depan. Namun, ia masih belum ingin membicarakan soal masa depannya karena sedang fokus bersama timnas Kolombia.

Penampilan apik Duvan Zapata sepanjang musim 2018-19 menjadi salah satu alasan kuat di balik gemilangnya performa Atalanta. Penyerang 28 tahun itu berhasil mencetak 23 gol dan tujuh assist dari 37 penampilannya di Serie A.

“Saya belum tahu dimana akan bermain musim depan. Saya dikaitkan dengan beberapa tim. Tapi, saya berusaha untuk tetap tenang. Karena saya saat ini sedang fokus bersama timnas. Saya tahu Atalanta akan berusaha keras untuk tetap mempertahankan saya,” tutur Duvan Zapata dikutip dari laman Calciomercato.

Duvan Zapata - Atalanta - Real Madrid - @FIFAcom
twitter.com/FIFAcom

“Saya membaca dan mendegar bahwa Real Madrid tertarik. Jujur, saya merasa sangat bangga. Tapi, saya belum menjalin kontak dengan pihak manapun,” imbuhnya menambahkan.

Pada musim 2018-19, Atalanta berhasil mencetak sejarah dengan finis di urutan ke-3 Serie A dan melaju ke Liga Champions. Duvan Zapata pun merasa sangat bangga karena bisa tampil maksimal dan membawa La Dea mencetak sejarah baru.

“Musim ini rasanya seperti mimpi. Kami berhasil mencetak sejarah bersama Atalanta dan akan berlaga di Liga Champions musim depan. Kami tentu sangat senang dan sudah tak sabar ingin segera memulai musim baru,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duvan Zapata Calon Ideal Pengganti Mauro Icardi

Football5Star.com, Indonesia – Situasi yang tidak menentu terkait masa depan Mauro Icardi di Inter Milan, memaksa Inter mencari calon penggantinya. Penyerang Atalanta, Duvan Zapata, dinilai pengganti ideal Icardi.

Sejak dilepas ban kapten dan cedera yang dialami, Mauro Icardi baru sekali bermain untuk Inter. Akhir pekan lalu, Icardi akhirnya kembali bermain dan mencetak gol saat mengantarkan Inter meraih kemenangan 4-0 atas Genoa.

Saat ini, Inter memiliki penyerang muda berbakat Lautaro Martinez, tetapi Nerazzurri tetap membutuhkan penyerang pengganti seandainya Icardi hengkang.

Penyerang Atalanta, Duvan Zapata, dapat dijadikan pengganti ideal Icardi. Bersama Atalanta, Zapata menjalani musim yang baik. Penyerang asal Kolombia ini telah mencetak 20 gol dalam 30 pertandingan Liga Italia musim ini.

Duvan Zapata - Atalanta - Serie A - @Atalanta_BC
twitter @Atalanta_BC

Zapata dipinjamkan ke Atalanta dari Sampdoria hingga musim panas 2020. Atalanta memiliki opsi untuk membelinya secara permanen.

Reputasi Zapata memang tidak secemerlang Icardi bila dilihat beberapa musim terakhir. Tetapi, penampilannya musim ini sangat impresif.

Dikutip Football5star.com dilansir Sempre Inter, penyerang berusia 28 tahun ini mengatakan bahwa sejak kecil sebagai pendukung Inter Milan.
“Yang saya sukai dari Inter adalah warna mereka,” ujar penyerang yang sempat memperkuat Napoli.

Duvan Zapata dinilai memiliki kemampuan yang komplet. Zapata mampu menyelesaikan peluang tidak hanya dengan kaki tetapi juga kepala, serta dapat bekerja sama dengan rekan setimnya. Kualitas Zapata dinilai layak menggantikan Icardi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tanpa Duvan Zapata, Atalanta Tetaplah Tim Kuat

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, mengatakan bahwa Atalanta merupakan tim yang sangat kuat meskipun tak bermain dengan Duvan Zapata. Ia pun yakin Papu Gomez akan mampu menggantikan posisi Duvan Zapata di partai melawan Inter, Minggu (7/4) nanti.

Duvan Zapata menjadi salah satu alasan dibalik gemilangnya performa Atalanta di Serie A musim ini. Penyerang asal Kolombia itu mampu memberikan sumbangsih 20 gol dan lima assist dari 30 penampilannya di Serie A. Namun, ia tak akan tampil di partai melawan Inter karena sedang menjalani hukuman skorsing.

Berkat kontribusi maksimalnya, La Dea kini duduk di peringkat ke-5 klasemen sementara Serie A dengan raihan 51 poin dari 30 pertandingan. Hanya tertinggal satu angka dari AC Milan yang duduk di peringkat ke-4.

Duvan Zapata - Luciano Spalletti - Inter Milan - @DiarioOle
@DiarioOle

“Saya rasa absennya Zapata tak akan membuat mereka menjadi tim yang lebih lemah. Saya yakin Gomez akan bermain di posisi striker. Gomez adalah pemain yang sangat hebat serta memiliki segudang pengalaman,” kata Luciano Spalletti dikutip dari laman resmi Inter.

“Atalanta merupakan salah satu tim terbaik di Serie A musim ini. Jadi, partai nanti memiliiki arti yang sangat penting untuk kami semua. Mereka memiliki gaya permainan yang khas dan mampu tampil maksimal. Mereka sudah tak lagi memiliki status sebagai tim hiburan,” tegas Luciano Spalletti menambahkan.

Saat ini, pasukan Luciano Spalletti masih duduk di peringkat ke-3 klasemen sementara Serie A dengan raihan 56 poin dari 30 partai. Apabila ingin memastikan satu tempat di zona Liga Champions, maka Marcelo Brozovic dkk wajib meraih tiga poin dari La Dea.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Super Zapata Bawa Atalanta Hancurkan Juventus di Coppa Italia

Football5Star.com, Indonesia – Duvan Zapata kembali menunjukkan tajinya. Penyerang asal Kolombia itu membuat brace ‘dua gol’ saat Atalanta menang 3-0 atas Juventus pada babak perempat final Coppa Italia, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB.

Di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Atalanta benar-benr digdaya. Sementara itu, Juventus tak berdaya. Pada babak pertama, dua gol berhasil dijaringkan tuan rumah, sedangkan tim tamu bahkan tak mampu membuat satu pun tembakan yang tepat ke gawang.

Berkat brace Duvan Zapata, Atalanta singkirkan Juventus dari Coppa Italia.
tuttomercatoweb.com

Awal petaka dialami Juventus saat Giorgio Chiellini cedera dan harus digantikan Joao Cancelo pada menit ke-26. Sebelas menit berada di lapangan, sang pemain pengganti membuat kesalahan. Bola dari kakinya direbut Timothy Castagne yang lantas menjebol gawang Wojciech Szczesny.

Dua menit berselang, Super Zapata beraksi. Sebuah umpan dari Alejandro Gomez berhasil diraihnya di bibir kotak penalti I Bianconeri. Lalu, sambil melakukan gerakan memutar, dia melepaskan tendangan ke tiang dekat tanpa dapat dihalau Szczesny.

Empat menit jelang pertandingan usai, Super Zapata kembali menaklukkan Szczesny. Gol ini tercipta dengan diawali backpass tak sempurna dari pemain belakang Juventus yang mampu diserobot dengan baik oleh sang striker. Dalam situasi one on one, Szczesny tak berdaya.

Kekalahan telak ini menjadi catatan tersendiri. Atalanta patut berbangga hati karena menang 3-0 atas Juventus adalah sesuatu yang langka. Dua tim terakhir yang mampu melakukannya adalah Real Madrid pada April 2018 dan Barcelona pada September 2017.

Susunan Pemain:

Atalanta (3-4-2-1): 1-Etrit Berisha, 2-Rafael Toloi, 19-Berat Djimsiti, 6-Jose Luis Palomino (5-Andrea Masiello 89), 33-Hans Hateboer, 15-Martin de Roon (8-Robin Gosens 90), 11-Remo Freuler, 21-Timothy Castagne, 72-Josip Ilicic (88-Mario Pasalic 26), 10-Alejandro Gomez, 91-Duvan Zapata
Pelatih: Gian Piero Gasperini

Juventus (4-3-3): 1-Wojciech Szczesny, 2-Mattia De Sciglio, 24-Daniele Rugani, 3-Giorgio Chiellini (20-Joao Cancelo 27), 12-Alex Sandro, 30-Rodrigo Bentancur, 6-Sami Khedira 5-Miralem Pjanic 71), 14-Blaise Matuidi, 33-Federico Bernardeschi, 10-Paulo Dybala (11-Douglas Costa 62), 7-Cristiano Ronaldo
Pelatih: Massimiliano Allegri

K. Kuning: Djimsiti 43, Freuler 45, Hateboer 54 – Pjanic 79, Matuidi 88
K. Merah:

Kembali Cetak Gol, Zapata Lewati Capaian Ronaldo

Football5star.com, Indonesia – Bomber andalan Atalanta, Duvan Zapata berhasil melewati capaian 14 gol milik Cristiano Ronaldo di Serie A musim ini. Ia berhasil mencetak gol ke-15-nya ketika bertanding melawan AS Roma pada Minggu (27/1).

Musim ini, Duvan Zapata memang mampu menunjukkan penampilan yang luar biasa. Akhir pekan lalu, ia berhasil mencetak empat gol ke gawang Frosinone. Selain itu, ia juga sempat mencetak hat-trick ketika tampil melawan Udinese pada Desember lalu.

Di musim 2017-18, bomber 27 tahun itu juga mampu menunjukkan performa yang cukup baik. Ia berhasil mencetak 11 gol dari 32 penampilannya bersama Sampdoria

Duvan Zapata - Atalanta - Serie A - Squawka
Squawka

Awalnya, Duvan Zapata kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya di mulut gawang lawan. Ia bahkan membutuhkan 10 partai untuk mencetak gol pertamanya. Kala itu, ia berhasil mencetak gol pertamanya untuk Atalanta musim ini ketika bermain menghadapi Bologna pada tanggal 4 November.

Bomber asal Kolombia itu total sudah mencetak 18 gol dan lima assist dari 28 penampilannya di semua kompetisi. Saat ini, ia hanya berjarak satu gol dengan pemuncak daftar top skorer Serie A, Fabio Quagliarela. Bomber andalan Sampdoria itu berhasil mencetak 16 gol dari 20 penampilannya di Serie A musim ini.

Partai Atalanta melawan Roma sendiri berlangsung dengan sengit. I Lupi berhasil mencetak tiga gol di babak pertama lewat brace Edin Dzeko dan satu gol Stephan El Shaawary. Namun, Atalanta berhasil bangkit di babak kedua. Dimotori oleh Papu Gomez, La Dea berhasil mencetak tiga gol lewat Timothy Castagne, Rafael Toloi dan Duvan Zapata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Striker Atalanta Duplikasi Rekor 67 Tahun Silam

Football5star.com, Indonesia Duvan Zapata menjadi aktor di balik pesta gol Atalanta ke gawang Frosinone pada laga pekan ke-20 Serie A di Stadion Bento Stripe, Miinggu (20/1/2019).

La Dea menang lima gol tanpa balas atas Frosinone yang bertindak sebagai tuan rumah. Empat gol di antaranya dicetak tercipta berkat aksi Zapata. Di Serie A musim ini, baru dia yang mampu melakukannya.

Bomber asal Kolombia itu menjadi pemain ketiga dalam sejarah Atalanta yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan liga. Sebelumnya, rekor tersebut diukir oleh Poul Rasmussen dan Hasse Jeppson pada 1952.

Atalanta membuka keunggulan lewat gol Gianluca Mancini pada menit ke-11. Zapata mencatatkan nama di papan skor satu menit jelang turun minum.

Duvan Zapata Atalanta Twitter Squawka
Striker Atalanta, Duvan Zapata (Dok. Twitter @Squawka)

Zapata kian mengganas setelah jeda antarbabak. Dia melesakkan tiga gol lagi bagi tim tamu dan memastikan kemenangan 5-0 La Dea di markas Frosinone.

Sepanjang musim ini, Zapata telah mengoleksi 14 gol dari 19 pertandingan. Dia memimpin daftar top skorer sementara Serie A bersama bintang Juventus, Cristiano Ronaldo.

Padahal dia sempat kesulitan mencetak gol pada paruh pertama musim ini. Namun, performa pemain berusia 27 tahun itu menanjak sejak Desember 2018.

Total ada tujuh pertandingan dia lalui. Striker yang pernah berseragam Napoli tersebut tidak pernah absen membobol jala lawan dan mengoleksi 14 gol.

Selain Serie A, Zapata juga menyumbangkan dua gol di kualifikasi Liga Europa dan satu di Coppa Italia musim ini.

Juventus Tumbang di Markas Sampdoria

Football5star.com, Indonesia – Juventus takluk 2-3 dari Sampdoria dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Luigi Ferraris pada Minggu (19/11/2017). Ini adalah kekalahan kedua mereka di ajang Serie A musim 2017-18.

Juventus sebenarnya tidak bermain buruk. Mereka justru berhasil mengendalikan jalannya laga sejak menit-menit awal.

Meski demikian, Bianconeri tidak mampu membongkar pertahanan Sampdoria yang bermain gemilang. Tendangan voli Juan Cuadrado pada menit ke-12 masih melebar, sedangkan sepakan Mario Mandzukic pada menit ke-29 mampu diblok Matias Silvestre.

Cuadrado kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-32. Namun, tendangannya tidak menemui sasaran. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

juan cuadrado, juventus, sampdoria

Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain tuan rumah. Perlahan tapi pasti, mereka mulai berani bermain terbuka dan keluar menyerang di babak kedua.

Pada menit ke-52, kesalahan Federico Bernardeschi berhasil dimaksimalkan oleh Duvan Zapata untuk membuat skor menjadi 1-0.

Tertinggal satu gol membuat skuat asuhan pelatih Massimiliano Allegri meningkatkan tekanan. Naas, alih-alih menyamakan kedudukan, mereka justru semakin tertinggal akibat gol Lucas Torreira pada menit ke-71 dan Gian Marco Ferrari pada menit ke-79.

Tim tamu sempat memperkecil ketertinggalan melalui penalti Gonzalo Higuain dan tendangan Paulo Dybala pada masa injury time. Tetapi, mereka gagal mencetak gol penyeimbang hingga wasit meniupkan peluit panjang terakhir.

La Vecchia Signora berada di peringkat kedua klasemen Serie A dengan total raihan 31 poin dari 13 pertandingan, sementara Il Samp menempati peringkat keenam dengan 26 poin.

SUSUNAN PEMAIN

Sampdoria (4-3-1-2): Viviano; Bereszynski, Silvestre, Ferrari, Strinic; Barreto (Verre 74′), Torreira, Praet (Linetty 28′); Ramirez; Quagliarella (Caprari 83′), Zapata.

Juventus (4-2-3-1): Szczesny; Lichsteiner, Rugani, Chiellini, Asamoah; Khedira, Pjanic (Matuidi 80′); Cuadrado (Costa 72′), Bernardeschi (Dybala 62′), Mandzukic; Higuain.

https://www.youtube.com/watch?v=s9peCCv6jvQ

Kesalahan Sepupu Bikin Striker Sampdoria Gembira

Football5Star.com, Indonesia – Duvan Zapata tampil gemilang bersama Sampdoria pada pertandingan pekan keenam Serie A. Sebaliknya, sang sepupu, Cristian Zapata, justru bikin blunder.

Sampdoria menang 2-0 atas AC Milan di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (24/9/2017). Laga tersebut menjadi pertarungan dua orang bersaudara, Duvan versus Cristian Zapata.

Cristian Zapata berbuat kesalahan saat AC Milan tandang ke markas Genoa. Akibatnya, Duvan Zapata bisa memanfaatkannya memjadi gol pembuka tuan rumah.

Sampdoria menang 2-0 pada laga di Stadion Luigi Ferraris itu. Gol kedua Il Samp dicetak Ricardo Alvarez pada pengujung laga.

“Saya pikir, kami pantas mendapatkan kemenangan ini. Kami berjuang sampai akhir,” kata Duvan Zapata seusai pertandingan kepada Mediaset Premium.

“Adalah hal yang luar biasa bisa mencetak gol dan tampil apik. Jika bisa meneruskan performa positif ini, saya kira kami akan tampil baik,” lanjut striker berkebangsaaan Kolombia itu.

Mantan striker Udinese itu juga memuji Alvarez yang masuk pada pengujung laga. Baru 22 detik main, dia langsung bisa menegaskan kemenangan tuan rumah.

“Kami harus berterima kasih kepada pemain yang masuk sebagai pengganti. Mereka memudahkan langkah kami,” ucapnya.

Sampdoria saat ini berada di posisi ketujuh klasemen sementara Serie A. Mereka menjadi satu dari empat tim yang belum terkalahkan hingga pekan keenam, sejajar dengan Napoli, Juventus, dan Inter Milan.

 

Giampaolo: Kemenangan Ini yang Terbaik di Karier Saya

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo, semringah dengan skor 2-0 timnya atas AC Milan di Luigi Ferraris. Ia bahkan sesumbar bahwa kemenangan ini menjadi yang terbaik dalam kariernya.

Pada laga yang berlangsung pada Minggu (24/9/2017), Blucerchiati memang menunjukkan performa dominan sepanjang 90 menit. Mereka pun akhirnya bisa mendulang tiga angka setelah Duvan Zapata dan Ricky Alvarez mencetak gol kemenangan di babak kedua.

“Mungkin ini pertandingan terbaik saya selama melatih Sampdoria. Performa pemain sangat signifikan, padahal mereka tahu lawan yang dihadapi adalah tim besar seperti Milan. Tim ini sudah banyak kemajuan dan saya senang melihatnya,” tandas Giampaolo ketika konferensi pers, Minggu 924/9/2017).

Bukan Cuma performa 11 pemain di lapangan, dukungan fans yang memadati stadion juga dianggap penting oleh Giampaolo. Ia merasa takjub dengan nyanyian pendukung yang tiada henti selama 90 menit.

“hari ini tim kami menunjukkan performa luar biasa, sama halnya dengan fans. Mereka sangat antusias dengan laga ini dan terus bernyanyi sepanjang pertandingan. Kemenangan ini menjadi kado manis buat suporter yang telah datang mendukung,” tambahnya.

Dengan kemenangan ini, Sampdoria berhasil naik ke peringkat tujuh klasemen. Mereka hanya terpaut satu poin dari AC Milan yang berada tepat di atasnya. Kendati demikian, pelatih 50 tahun itu meminta pemainnya agar tidak cepat puas dan tetap bekerja keras musim ini

Milan Menyerah di Kandang Sampdoria

Football5Star.com, Indonesia – Dua kemenangan beruntun AC Milan di dua laga sebelumnya berakhir di kandang Sampdoria. Bermain di Luigi Ferraris, Minggu (24/9/2017), I Rossoneri harus menyerah di tangan tuan rumah 0-2.

Tanda-tanda kekalahan Milan sudah terlihat  sejak menit-menit awal pertandingan. Sampdoria sempat mendapat hadiah penalti ketika laga baru berjalan tiga menit. Namun, wasit membatalkan keputusannya setelah melihat rekaman ulang dari VAR.

Kendati demikian, Pendukung Sampdoria harus menunggu hingga menit 72 untuk melihat tim pujaannya mencetak gol. Adalah Duvan Zapata yang membuka skor bagi tuan rumah. pertahanan yang buruk Milan berhasil ia manfaatkan lewat tendangan dari jarak dekat. Gol yang dianggap tidak sah oleh Donnarumma ini sekaligus membuat dirinya mendapat kartu kuning dari wasit.

Pergantiang ciamik yang dilakukan Marco Giampaolo berbuah manis di masa perpanjangan waktu. Pemain pengganti, Ricky Alvares berhasil menggenapi keunggulan Il Samp menjadi 2-0. Hasil ini sekaligus menjadi kemenagan back to back pertama Sampdoria atas I Rossonerri sejak musim 1997-1998.

Kemenangan ini juga membuat klub sekota Genoa naik ke posisi enam dengan koleksi 11 angka. Tepat di bawah Milan yang unggul satu poin.

Susunan Pemain:

Sampdoria: 1-Puggioni; 13-Ferrari, 26-Silvestre, 24-Bereszynski, 17-Strinic, 34-Torreira(28-Capezzi 90’), 8-Barreto, 90-Gaston Ramirez (21-Verre 84’), 18-Praet (11-Alavarez 90’), 27-Quagliarella, 91-Zapata

Pelatih: Marco Giampaolo

AC Milan: 99-Donnarumma; 20-Abate (11-Borini 82’), 13-Romagnoli, 17-Zapata, 19-Bonucci, 68-Rodriguez, 5-Bonaventura (10-Calhanoglu 78’),79-Kessie, 21-Biglia, 8-Suso (63-Cutrone 78’), 7-Kalinic

Pelatih: Vicenzo Montella

Sepak Bola: Tambah Amunisi Lini Depan, Arsenal Dekati Bomber Pinjaman Udinese

Presiden Udinese, Franco Soldati , mengakui striker pinjamannya dari Napoli, Duvan Zapata, tengah didekati Arsenal saat ini. Meski begitu, Soldati meyakini Zapata masih betah berada di Udinese.

Seperti diketahui, Zapata masih berstatus sebagai pemain Napoli. Dia dipinjam Udinese selama dua musim terhitung sejak awal musim 2015-16 lalu.

Arsenal memang tengah serius mencari suntikan amunisi baru untuk lini depan mereka, terutama setelah cedera parah yang dialami striker andalan mereka, Danny Welbeck. Hal inilah yang membuat Manajer Arsenal, Arsene Wenger, gencar memburu Zapata pada bursa transfer musim panas nanti.

“Ada klausul yang menyebutkan bahwa Napoli berhak memanggil Zapata kembali lebih cepat dari masa peminjaman dua tahun,” ujar Soldati kepada Radio Kiss Kiss.

“Dia sangat bahagia di Udine. Agennya pun mengatakan hal yang sama dan saya harap dia bisa tetap bersama kami musim depan.”

“Dia juga menerima banyak tawaran dari berbagai klub, termasuk salah satunya adalah Arsenal. Akan tetapi, pertama-tama kami ingin pelatih Beppe Iachini mengenal tim lebih jauh sehingga mereka bisa membuat kesepakatan bersama.”

Bila menilik performa musim lalu, Zapata sebenarnya tidak terlalu tampil impresif. Dari 24 laga yang dia lakoni di Serie A, hanya delapan gol yang mampu dilesakkan penyerang asal Kolombia ini.

Namun, bila tawaran yang diberikan Arsenal cukup besar, bukan tidak mungkin Napoli merelakan strikernya tersebut hengkang ke tim Meriam London.