Agen Sering Dapat Laporan dari Borneo FC Tentang Kelakuan Edson Tavares

Agen Sering Dapat Laporan dari Borneo FC Tentang Kelakuan Edson Tavares 4

Football5Star.com, Indonesia – Agen Edson Tavares, Antonio Teles, mengaku memang sering mendapat laporan dari Borneo FC oal kelakuan kliennya. Dia menyebut kalau Tavares memang dipecat oleh Borneo karena sikapnya yang kurang baik.

Seperti diketahui, sebelumnya Tavares sempat menyerang manajemen Borneo FC dan menyebutnya sangat buruk. Hal itu setelah dirinya diumumkan tak lagi menempati posisi kursi pelatih klub berjuluk Pesut Etam tersebut.

Kini agennya ikut buka suara soal sindiran Edson Tavares ke Borneo FC. Antonio Teles menyebut kalau memang sudah dihubungi oleh Borneo FC soal alasan pelatih asal Brasil itu diputus kontrak.

“Coach Edson Tavares dipecat karena klub tidak begitu suka dengan attitude-nya dia yang sering mengambil keputusan sepihak dan susah diajak kerja sama,” ungkap Teles saat dihubungi awak media.

Edson Tavares - Arema FC - Mario Gomez - @borneofc.id

“Saya tidak di Samarinda waktu dia bekerja di sana jadi saya tidak tahu hal-hal yang terjadi di sana. Saya berkali-kali dilaporkan oleh klub bahwa dia susah diajak berkomunikasi dan keras kepala,” papar dia.

Teles sebagai agen jelas hanya menjalankan tugasnya, seperti mengurus kontrak hingga gaji. Tapi, soal sikap dan taktik dia ta bisa mencampurinya. Hal itu menurutnya urusan Edson Tavares dengan Borneo FC.

“Hal-hal yang lebih detail mungkin pihak klub yang tahu. Saya sebagai agennya hanya mengurus kontrak dan hal-hal yang lain. Semisal hubungan antara klien saya dengan klub itu merupakan pribadi masing-masing,” tutup Teles.

Sebelumnya, Bos Borneo FC, Nabil Husein sendiri menanggapinya dengan santai. Dia menyebut kalau memang sebelumnya saat pergi dari Persija Jakarta jua sang pelatih sempat menyerang manajemennya.

“Hehe rasa-rasa tiap Edson Tavares keluar dari klub, pasti dia menggiring opininya sendiri. Biarkan saja. Sudah selesai. Cek berita dia keluar dari Persija dulu, sama saja,” ungkap Nabil.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Arema FC: Edson Tavares Bukan Pengganti Mario Gomez

Arema FC: Edson Tavares Bukan Pengganti Mario Gomez 8

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arema FC, menepis rumor kedatangan mantan pelatih Borneo FC, Edson Tavares, untuk mengisi pos yang ditinggalkan Mario Gomez. Menurut Ruddy, pelatih anyar Singo Edan belum pernah berkarier di Indonesia.

Sebelumnya, Tavares sempat dirumorkan bakal merapat ke Malang setelah resmi didepak Borneo FC. Pemecatan Tavares diumumkan tak lama setelah Mario Gomez mengundurkan diri dari kursi pelatih Arema FC.

“Saya bingung, kenapa sejak kemarin banyak wartawan yang tanya ke saya soal (rumor tukar pelatih) itu,” kata Ruddy Widodo seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman Wearemania.

Arema FC - Mario Gomez - Edson Tavares - Borneo FC
Nganjuk Times

“Padahal, Arema sudah deal dengan seorang pelatih yang belum pernah melatih di Indonesia. Jelas itu bukan Edson Tavares,” kata Ruddy menambahkan.

Lebih lanjut, Ruddy juga mengatakan bahwa pelatih anyar Singo Edan akan tiba di Malang dalam waktu dekat. Menurutnya, sang pelatih saat ini sedang mengurus beberapa keperluan administrasi sebelum terbang ke Malang.

“Kemarin kantornya (tempat mengurus dokumen itu) tutup, baru buka hari ini. Sekarang masih diurus agennya. Kalau sudah beres, besok pun sudah bisa kami belikan tiket pesawat. Jadi, sejauh ini belum ada plan b,” tutup Ruddy.

Mario Gomez bukanlah satu-satunya sosok yang memutuskan hengkang dari Arema FC. Singo Edan juga ditinggal oleh pelatih fisik, Marcos Gonzalez dan Jonathan Bauman. Ketiganya hengkang karena tak sepakat dengan skema rekontrak yang diajukan manajemen klub.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Diserang Edson Tavares, Begini Reaksi Bos Borneo FC

Diserang Edson Tavares, Begini Reaksi Bos Borneo FC 12

Football5Star.com, Indonesia – Bos Borneo FC, Nabil Husein, buka suara soal komentar-komentar pedas Edson Tavares usai diceraikan. Dia menyebut kalau memang Tavares selalu begitu setiap pindah dari klubnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Tavares sempat menyerang manajemen Borneo FC dan menyebutnya sangat buruk. Hal itu setelah dirinya diumumkan tak lagi menempati posisi kursi pelatih klub berjuluk Pesut Etam tersebut.

Nabil Husein sendiri menanggapinya dengan santai. Dia menyebut kalau memang sebelumnya saat pergi dari Persija Jakarta jua sang pelatih sempat menyerang manajemennya.

Edson Tavares - Borneo FC - @borneofc.id
instagram.com/borneofc.id

“Hehe rasa-rasa tiap Edson Tavares keluar dari klub, pasti dia menggiring opininya sendiri. Biarkan saja. Sudah selesai. Cek berita dia keluar dari Persija dulu, sama saja,” ungkap Nabil Husein saat dihubungi wartawan.

Bos muda berusia 26 tahun itu tak mau ambil pusing dengan pernyataan pelatih asal Brasil trsebut. Intinya saat ini urusan Borneo FC dengan Edson Tavares sudah selesai. Apalagi, mereka jua sudah melunasi semua kewajibannya sesuai kontrak dengan sang pelatih.

“Iya intinya semua sudah berakhir. Urusan Borneo FC dengan Edson Tavares sudah selesai. Mungkin akan lebih baik bisa hubungi agennya. Karena proses pemutusan kerja ini sudah diketahui agennya. Sehingga agennya sudah tahu semua,” pungkas Nabil Husein.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Edson Tavares: Mereka Akan Mengarang Berita Tentang Saya

Edson Tavares: Mereka Akan Mengarang Berita Tentang Saya 16

Football5Star.com, Indonesia – Edson Tavares tampaknya masih dendam usai diceraikan Borneo FC. Dia menyebut kalau klub berjuluk Pesut Etam itu pasti akan mengarang berita tentangnya meski dirinya punya hubungan baik dengan pemain.

Seperti diberitakan sebelumnya, Borneo FC resmi mengumumkan berpisah dengan pelatih asal Brasil itu. Hal tersebut diumumkan dalam Twitter resmi. Mereka jua memutuskan kontrak pelatih fisiknya, Humberto.

Edson Tavares sendiri menyebut kalau kepergiannya dari Borneo FC bukan karena adanya regulasi pemotongan gaji 50 persen. Bahkan, dia tak memiliki masalah sama sekali dengan para pemain Pesut Etam.

Borneo FC - Edson Tavares - Nabil Husein - @borneofc.id

“Tetapi mereka akan mengarang berita tentang saya untuk membenarkan hal-hal buruk yang mereka lakukan terhadap saya dan keluarga. Saya tak ingin membicarakannya sekarang dan berharap Allah akan menyelesaikannya,” ungkap Edson Tavares saat dihubungi wartawan.

Sebenarnya, Borneo FC bersama Tavares tampil cukup baik. Sempat kalah 2-3 dari Persija Jakarta, Pesut Etam bangkit dengan melibas 2-1 Persela Lamongan dan paling istimewa bisa kalahkan Persipura Jayapura dua gol tanpa balas.

“Sayangnya saya memilih klub dan lingkungan yang salah untuk bekerja. Begitu banyak hal yang terjadi, tetapi saya tidak ingin membicarakannya sekarang,” kata Edson Tavares.

Ini adalah kali kedua Tavares cuma numpang lewat di klub Indonesia. Sebelumnya, dia jua cuma tercatat menjalani 15 laga dengan meraih tujuh kemenangan, tiga imbang, dan lima kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Serang Borneo FC, Edson Tavares Puji Manajemen Persija

Serang Borneo FC, Edson Tavares Puji Manajemen Persija 20

Football5Star.com, Indonesia – Edson Tavares baru-baru ini menyerang manajemen Borneo FC dan sempat menyinggung soal Persija Jakarta. Hal itu setelah dia diceraikan oleh manajemen Borneo FC beberapa bulan sebelum kompetisi dilanjutkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Borneo FC resmi mengumumkan berpisah dengan pelatih asal Brasil itu. Hal tersebut diumumkan dalam Twitter resmi. Mereka jua memutuskan kontrak pelatih fisiknya, Humberto.

Edson Tavares pun tak menampik sudah bercerai dengan klub berjuluk Pesut Etam tersebut. Tavares menyebut kalau hal tersebut bukan karena masalah gaji. Apalagi, dirinya sampai saat dipecat tak pernah diajak negosiasi dengan manajemen terkait pemangkasan gaji.

on Tavares Usai Dipecat Borneo FC: Saya Pilih Klub yang Salah!

“Saya tak punya masalah dengan pemain. Hasilnya bagus, saya memenuhi kewajiban dalam kontrak. Percayalah, saya juga terkejut dengan perlakuan orang-orang dalam klub tetapi ini adalah bagian dari sepak bola,” kata Edson Tavares saat dihubungi Football5Star.com.

Ini adalah kali kedua Tavares cuma numpang lewat di klub Indonesia. Sebelumnya, dia jua cuma tercatat menjalani 15 laga dengan meraih tujuh kemenangan, tiga imbang, dan lima kekalahan.

“Saya tak pernah punya masalah dengan manajemen Persija. Saya selalu melakukan yang bagus di tiap tim yang saya latih. Alhamdulillah. Saat di Persija, saya selamatkan tim dari degradasi dan ciptakan suasana yang baik untuk semua pemain. Lalu Samarinda membuat timmemainkan sepak bola ofensif dan meningkatkannya banyak sebelumnya,” papar Edson Tavares.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mario Gomez ke Borneo FC, Edson Tavares Jadi Pelatih Arema?

Mario Gomez ke Borneo FC, Edson Tavares Jadi Pelatih Arema? 24

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC dan Borneo FC belakangan disebut-sebut bakal bertukar pelatih dalam lanjutan Liga 1 2020. Mario Gomez belakangan disebut akan kembali ke Borneo FC, sedang Edson Tavares akan jadi nahkoda Arema FC.

Memang, dua klub tersebut baru saja mengumumkan ditinggal oleh pelatihnya masing-masing. Arema gagal mempertahankan Mario Gomez setelah ada masalah soal renegosiasi kontrak. Sedang Borneo FC tak menjelaskan detail perceraiannya dengan Tavarez.

Belakangan disebut kalau Mario Gomez tengah menuju kembali ke Borneo FC. Apalagi, selama di Borneo dia membawa tim tampil impresif dengan banyak pemain muda dan finis di urutan ketujuh dengan hanya berselisih enam angka dari Persebaya Surabaya di urutan kedua. Demikian pula dengan Arema yang memang sejak awal musim disebut-sebut membidik Edson Tavares.

Ruddy Widodo - Arema FC - Mario Gomez - Borneo FC - @borneofc.id 2
instagram.com/borneofc.id

Kendati demikian, Tavares saat dikonfirmasi Football5Star.com memgaku belum memiliki kontak dengan manajemen Singo Edan. Tapi dia menyebut kalau Arema memang memiliki manajemen yang serius.

“Belum ada kontak. Tapi, Arema memiliki pemain muda yang sangat baik. Mereka jua memiliki suporter yang militan. Manajemen Arema jua diisi oleh orang-orang yang sangat serius,” kata Edson Tavares soal Arema FC kepada Football5Star.

Tentunya, Tavares akan sangat senang bila dipercaya menjadi suksesor Mario Gomez di kubu Singo Edan. “Akan menjadi hal yang menyenangkan buat saya bila ada tawaran yang serius. Tetapi, semua Tuhan yang tahu,” tutup pelatih asal Brasil itu.

Edson Tavares Serang Borneo FC: Saya Pilih Klub yang Salah!

Edson Tavares Serang Borneo FC: Saya Pilih Klub yang Salah! 28

Football5Star.com, Indonesia – Edson Tavares buka suara usai tak lagi menjabat sebagai pelatih Borneo FC. Dia mengaku salah dalam memilih klub dan menyerang Borneo FC karena tak memiliki manajemen yang bagus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Borneo FC resmi mengumumkan berpisah dengan pelatih asal Brasil itu. Hal tersebut diumumkan dalam Twitter resmi. Mereka jua memutuskan kontrak pelatih fisiknya, Humberto.

Edson Tavares pun tak menampik sudah bercerai dengan Borneo FC. Dia menyebut kalau salah dalam memilih klub dan menyerang manajemen tim berjuluk Pesut Etam itu yang tak profesional.

Borneo FC - Edson Tavares - Nabil Husein - @borneofc.id

“Ya itu benar. Sayangnya saya memilih klub dan lingkungan yang salah untuk bekerja. Begitu banyak hal yang terjadi, tetapi saya tidak ingin membicarakannya sekarang,” kata Edson Tavares saat dihubungi Football5Star.com.

Sebenarnya, Borneo FC bersama Tavares tampil cukup baik. Sempat kalah 2-3 dari Persija Jakarta, Pesut Etam bangkit dengan melibas 2-1 Persela Lamongan dan paling istimewa bisa kalahkan Persipura Jayapura dua gol tanpa balas.

“Alhamdulillah kinerja saya baik di setiap tempat saya bekerja. Saat di Persija, saya selamatkan tim dari degradasi dan ciptakan suasana yang baik untuk semua pemain. Lalu Samarinda membuat timmemainkan sepak bola ofensif dan meningkatkannya banyak sebelumnya,” papar Edson Tavares.

Kendati demikian, pelatih asal Brasil itu membantah kalau hal tersebut karena gaji. “Bukan. Bahkan klub tak pernah negosiasi apapun dengan saya soal pemotongan gaji,” tutup Tavares.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Malangnya Edson Tavares, Latih 2 Klub Indonesia Tapi Cuma Seumur Jagung

Malangnya Edson Tavares, Latih 2 Klub Indonesia Tapi Cuma Seumur Jagung 33

Football5Star.com, Indonesia – Malang betul nasib Edson Tavares selama berkarier di sepak bola Indonesia. Setelah hanya punya waktu singkat di Persija Jakarta, Tavares kembali cuma menjalani periode pendek bersama Borneo FC.

Nama Edson Tavares mulai mencuat saat diberi kepercayaan menjadi nahkoda Persija Jakarta pada 29 September 2019 lalu. Dia diberikan beban berat untuk bisa mengangkat prestasi Macan Kemayoran yang saat itu tengah babak belur sebagai juara bertahan.

Tangan dinginnya itu berhasil dibuktikan. Bersama Tavares, Persija akhirnya berhasil lolos dari ancaman degradasi dan berhasil masuk ke dalam 10 besar pada akhir musim. Tavares sendiri kemudian tak diperpanjang dan bahkan dikabari oleh manajemen Macan Kemayoran melalui pesan singkat saja.

Malangnya Edson Tavares, Latih 2 Klub Indonesia Tapi Cuma Seumur Jagung

Kendati demikian, Edson Tavares tak perlu lama-lama menganggur dan pusing mencari klub baru. Januari 2020 lalu, dia diumumkan secara resmi menjadi nahkoda anyar Borneo FC menggantikan Mario Gomez yang hijrah ke Arema FC.

Bersama Tavares, klub berjuluk Pesut Etam itu memulai dengan kurang baik usai kalah 2-3 dari Persija Jakarta. Tapi setelah itu, pelatih asal Brasil tersebut membawa Borneo FC melejit dengan melibas 2-1 Persela Lamongan dan paling istimewa bisa kalahkan Persipura Jayapura dua gol tanpa balas.

Edson Tavares - Borneo FC - borneofc. id

Pandemi COVID-19 akhirnya membuyarkan semuanya dan memaksa Liga 1 2020 kemudian ditunda. Edson Tavares lantas pulang ke Brasil. Tapi setelah beberapa bulan, Borneo FC secara resmi mengumumkan telah berpisah dengan sang pelatih.

Melalui Twitter resminya, Borneo FC mengucapkan terima kasih atas kinerja Tavares. Selain Tavares, Borneo jua tak akan bekerja sama lagi dengan pelatih fisik, Humberto.

Berikut Rekor Edson Tavares di Indonesia:

Persija Jakarta
15 Pertandingan
7 menang
3 imbang
5 kalah

Borneo FC
3 Pertandingan
2 menang
1 kalah

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mantan Pelatih Persija Sempat Dituding Berikan Doping kepada Pemain

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Persija yang saat ini membesut Borneo FC, Edson Tavares ternyata sempat terlibat insiden bubuk putih saat melatih di Vietnam.

Dikutip Football5star.com dari soha.vn, Senin (27/4/2020) Tavares yang pada 1994 melatih timnas Vietnam sempat dituding memberikan obat doping ke pemain.

Lucunya insiden tersebut karena kelalaian Edson juga yang mengatakan bahwa bubuk putih tersebut adalah doping.

Borneo FC - Edson Tavares - Nabil Husein - @borneofc.id
@borneofc.id

“Tolong berikan obat itu kepada para pemain. Jika mereka bertanya, katakan saja itu doping,” kata Tavares kepada asisten pelatihnya saat itu.

Sang asisten yang berasal dari Vietnam itu awalnya mengira apa yang dikatakan Tavares adalah lelucon. Namun setelah mendapat bubuk putih itu para pemain Vietnam mulai menunjukkan perubahan permainan dan stamina.

Berulang kali ditanyakan oleh si asisten apa sebenarnya bubuk putih tersebut, Edson tetap pada jawaban pertamanya. “Katakan saja hal yang sama kepada para pemain,” ucapnya.

Kondisi ini pun membuat sejumlah pejabat di federasi sepak bola Vietnam, VFF melakukan intervensi dan menanyakan kebenaran bahwa bubuk putih itu adalah doping.

Tidak mendapat jawaban memuaskan, VFF akhirnya memutuskan untuk melarang para pemain memakan bubuk tersebut. Hal ini malah membuat Tavares berang.

Vietnam yang saat itu bermain di Piala Kemerdekaan 1994 pada akhirnya hanya mampu melangkah hingga babak semifinal. Hal ini membuat Tavares hengkang. Isu yang berkembang di Vietnam, pengunduran diri Tavares bukan karena kegagalan Vietnam tapi masalah pembaruan kontrak dan gaji.

Sebelum pulang ke Brasil, Tavares akhirnya mengatakan bahwa bubuk putih yang selama ini ia berikan ke pemain adalah vitamin C biasa. Vitamin C itu digunakan Tavares untuk pengobatan psikoaktif bagi para pemain Vietnam saat itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jika Jacksen Tiago Suka Gigit Sedotan, Edson Tavares Doyan Emut Lolipop

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Persija asal Brasil Edson Tavares ternyata memiliki cerita menarik di perjalanan kariernya saat melatih di Cina. Cerita tersebut terkait hobinya mengemut permen lolipop.

Media Cina, sports.sina, Senin (27/4/2020) menyebutkan bahwa Edson saat melatih di Guangzhou Songri serta Sichuan Quanxing seperti seorang Marcelo Lippi dengan cerutunya.

“Seperti cerutu dan Lippi, permen lolipop selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari Tavares. Permen lolipop jadi memori yang diingat suporter kedua tim tentang Tavares,” tulis media Cina tersebut.

Borneo FC - Edson Tavares - Nabil Husein - @borneofc.id 2
@borneofc.id

Aksi Tavares ini tentu tak jauh berbeda dengan pelatih asal Brasil lain, Jacksen F Tiago yang suka menggigit sedotan saat berada di pinggir lapangan.

Tavares bagi publik sepak bola Cina adalah pelatih yang keras. Ia bukan pelatih yang bisa diintervensi oleh siapapun saat berada di ruang ganti.

“Tavares sangat jijik dengan intervensi klub di ruang ganti. Saat melatih Songri ia pernah terlibat insiden dengan pengurus klub itu. Hal sama juga pernah ia alami saat melatih di Sichuan,”

Yang tak kalah menarik, pelatih Borneo FC ini saat melatih timnas Vietnam juga sempat dituding memberikan doping. Lucunya insiden tersebut karena kelalaian Edson juga yang mengatakan bahwa bubuk putih tersebut adalah doping.

“Tolong berikan obat itu kepada para pemain. Jika mereka bertanya, katakan saja itu doping,” kata Tavares kepada asisten pelatihnya saat itu.

Setelah mengakhiri kontrak dengan Vietnam dan pulang ke Brasil, Edson Tavares akhirnya mengatakan bahwa bubuk putih yang selama ini ia berikan ke pemain adalah vitamin C biasa. Vitamin C itu digunakan Tavares untuk pengobatan psikoaktif bagi para pemain Vietnam saat itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ada di Zona Merah, Persela Tetap Bisa Sakiti Borneo FC

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Edson Tavares, enggan memikirkan posisi Persela Lamongan yang masih belum bisa beranjak dari zona degradasi. Menurut Tavares, Laskar Joko Tingkir tetap bisa menyulitkan Borneo FC.

Persela saat ini harus puas menghuni peringkat 17 klasemen Liga 1 setelah menelan kekalahan di dua laga perdananya. Dua kekalahan beruntun tersebut membuat Laskar Joko Tingkir memutuskan untuk mendepak Shunsuke Nakamura dan Jasmin Mecinovic.

“Kemenangan di kandang pada laga perdana memang sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain. Terlebih kemenangan didapat lawan tim kuat seperti Persipura,” beber Edson Tavares dikutip dari laman resmi Borneo FC.

Edson Tavares - Borneo FC - Persela Lamongan - @borneofc.id
instagram.com/borneofc.id

“Tetapi jangan lupa, Persela pun punya kekuatan sama baiknya dengan tim-tim lain di musim ini,” ujar Tavares menambahkan.

Lebih lanjut, Tavares juga mengatakan bahwa Persela akan datang ke Stadion Segiri dengan motivasi berlipat. Ia pun berharap anak asuhnya bisa tetap menjaga fokus selama 90 menit di pertandingan nanti.

“Mereka memang sudah dua kali kalah. Tapi mereka pasti akan datang ke sini dengan motivasi tinggi untuk menang. Kami semua tahu bagaimana Persela dan semua harus fokus,” ujar Tavares.

Borneo FC saat ini menghuni posisi enam klasemen Liga 1 dengan perolehan tiga poin. Perolehan tersebut mereka dapatkan ketika sukses mengalahkan tim tangguh, Persipura Jayapura di Stadion Segiri, Samarinda, akhir pekan lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bertemu Mantan Klubnya, Imanuel Wanggai Emosional

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan yang mempertemukan Borneo FC melawan Persipura Jayapura nanti sore akan begitu spesial bagi Imanuel Wanggai. Rekrutan terbaru Pesut Etam ini bakal langsung berhadapan dengan mantan timnya lebih cepat dari yang diperkirakan.

Banyaknya prestasi yang ditorehkan Wanggai bersama Persipura selama puluhan tahun jelas tak mudah dilupakan. Namun sebagai pemain profesional dia harus siap dengan situasi ini.

“Bukan hal mudah bagi saya melawan Persipura. Tapi saya harus profesional bersama Borneo FC dan pasti ingin memberikan yang terbaik. Banyak kenangan bersama Persipura dari awal karir saya di tim junior. Saya tidak sangka begitu cepat reuni musim ini.” Kata Wanggai seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi Liga Indonesia.

Wanggai berharap timnya mampung meraih kemenangan pertama pada laga ini, mengingat timnya dikalahkan oleh Persija minggu lalu.

Bertemu Dengan Mantan Timnya, Imanuel Wanggai Emosional 2
liga-indonesia.id

“Harapannya tentu bisa dapat poin karena di laga sebelumnya kami kalah. Harus usaha untuk menang karena ini main di kandang,” ucap Wanggai.

Namun Wanggai belum tahu apakah dia bakal diturunkan sejak menit awal atau tidak. Dia hanya menyebut selalu siap jika diberi kepercayaan tampil.

“Kalau keputusan bermain atau tidak itu hak pelatih. Saya sebagai pemain selalu siap,” kata Wanggai.

Imanuel Wanggai bersama Titus Bonai absen pada laga pertama saat kalah melawan Persija. Pelatih Borneo FC, Edson Tavares optimis laga ini bisa dimenangkan karena punya tambahan amunisi pemain.

“Dibanding laga sebelumnya tentu kami lebih siap. Skuad lebih komplet dan saya punya banyak opsi menurunkan pemain,” Kata Edson Tavares.

Borneo FC akan Menghadapi Persipura dalam laga lanjuta Liga 1 Indonesia pada hari ini, Sabtu (7/3/2020) pukul 15.30 di Stadion Segiri, Samarinda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Borneo FC Kalah, Edson Tavares Kecam Strategi Persija

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Edson Tavares, merasa sakit hati setelah timnya takluk di markas, Persija Jakarta, pada Minggu (1/3) sore WIB. Pelatih asal Brasil itu pun mengecam strategi yang diterapkan oleh Macan Kemayoran di laga tadi.

Borneo FC harus mengawali kiprahnya di Liga 1 2020 dengan kurang maksimal setelah dikalahkan Persija dengan skor 3-2. Dua gol dari Pesut Etam dicetak oleh Francisco Torres (71′) dan bunuh diri Ryuji Utomo (90+3′).

“Bukan pemain baru Persija yang buat perbedaan di laga tadi. Tapi, hanya kualitas finishing yang buat perbedaan. Persija punya investasi besar. Tapi, mereka malah bermain dengan serangan balik,” cibir Edson Tavares di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Edson Tavares - Borneo FC - Persija Jakarta - @PusamaniaBorneo
twitter.com/PusamaniaBorneo

“Kami datang ke sini dari Samarinda untuk bermain sepak bola dan kami bermain layaknya tim tuan rumah,” sambung Tavares menambahkan.

Meskipun menelan kekalahan, Tavares tetap memetik pelajaran berharga dari partai melawan Persija. Menurutnya, Borneo FC sudah berada dalam jalur yang tepat untuk bisa mencapai targetnya di Liga 1 2020.

“Dua kali serangan balik kita kebobolan dua gol dan hasil akhir 3-2. Tapi, kami sudah ada di jalur yang benar dan kami akan tampil lebih baik lagi di laga selanjutnya,” kata Tavares.

Borneo FC memiliki peluang untuk meraih kemenangan perdananya di Liga 1 2020 pekan depan. Rencananya, mereka akan menjamu tim tangguh, Persipura Jayapura di Stadion Segiri, Samarinda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Presiden Borneo FC Ungkap Target yang Harus Dicapai Edson Tavares

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Presiden Borneo FC, Nabil Husein, mengatakan bahwa Edson Tavares harus bisa membawa Pesut Etam bersaing di papan atas Liga 1 musim depan. Ia pun yakin Tavares adalah sosok yang tepat untuk mencapai hal itu.

Tavares diganjar dengan kontrak selama satu tahun oleh manajemen Borneo FC. PRia 63 tahun itu didatangkan Pesut Etam untuk menggantikan posisi Mario Gomez yang memutuskan untuk hengkang ke Arema FC.

“Coach Tavares adalah sosok yang tepat untuk menggantikan Coach Gomez yang merupakan pelatih dengan filosofi yang serupa dengan Borneo FC. Saya yakin Borneo FC akan mampu berbicara pada kompetisi mendatang,” ungkap Nabil Husein di sesi perkenalan Edson Tavares.

Borneo FC - Edson Tavares - Nabil Husein - @borneofc.id
instagram.com/borneofc.id

“Semoga di tangannya, pemain muda kami bisa lebih berkembang. Apalagi, kami juga menggunakan jasa pelatih fisik asal Brasil, Humberto, yang menjadi rekomendasi dari Tavares untuk meningkatkan fisik para pemain,” sambungnya menambahkan.

Musim lalu, Gomez berhasil membawa Diego Michiels cs bersaing di papan atas klasemen Liga 1. Hal yang sama juga menjadi harapan Nabil bersama Tavares di kompetisi musim 2020 mendatang.

“Saya ingin tim ini menjadi tim yang solid. Tim yang dipandang di kancah sepak bola tanah air. Kemarin kita sudah bersaing di papan atas dan kita mau tetap menjadi tim papan atas di kancah sepak bola Indonesia,” kata Nabil.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Diperkenalkan Borneo FC, Edson Tavares Enggan Umbar Janji

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih anyar Borneo FC, Edson Tavares, tak ingin mengmbar janji manis di sesi perkenalannya bersama Pesut Etam pada Senin (20/1). Pelatih asal Brasil itu mengaku hanya ingin mendapatkan hasil terbaik di musim 2020 nanti.

Tavares diganjar dengan kontrak selama satu tahun oleh manajemen Borneo FC. PRia 63 tahun itu didatangkan Pesut Etam untuk menggantikan posisi Mario Gomez yang memutuskan untuk hengkang ke Arema FC.

“Saya tak bisa meramal masa depan. Saya selalu berusaha untuk membuat tim berada di tempat terbaik. Saya tak ingin berbicara banyak, tapi ingin membuktikannya lewat kerja,” ungkap Edson Tavares seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman resmi Borneo FC.

Edson Tavares - Borneo FC - @borneofc.id
instagram.com/borneofc.id

Lebih lanjut, Tavares juga mengaku cukup tertantang dengan pekerjaan barunya. Ia pun mengaku siap membayar kepercayaan manajemen Pesut Etam dan meraih hasil terbaik di musim 2020 mendatang.

“Jadi, semua yang ada di sini adalah harapan baru. Kita punya musim yang baru dengan tantangan yang baru yang harus dihadapi. Kami mempunyai peluang yang baru,” ujar Tavares.

“Untuk mendapatkan hasil yang bagus, Insha Allah. Dan untuk membuktikan kepada Presiden Klub Nabil Husien, tak ada yang tak mungkin,” katanya menambahkan.

Selain Tavares, Borneo FC juga sudah mendaratkan sejumlah nama baru untuk musim 2020. Diantaranya adalah Francisco Torres, Kevin Gomes, Andri Muladi, serta Andika Kurniawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Menilik Chemistry Persija dengan Pelatih Asal Brasil

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com – Persija Jakarta kembali menunjuk pelatih asal Brasil untuk mengarungi Liga 1 2020, yakni Sergio Farias. Sebenarnya, chemistry Persija dengan pelatih asal Brasil seperti apa?

Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus, menyebut kalau keputusan merekrut Farias karena melihat keberhasilan pelatih asal Brasil. Menurutnya, dalam beberapa kesempatan tim yang ditangani nahkoda asal Negeri Samba.

“Berkaca dari beberapa prestasi di Liga Indonesia belakangan ini, sebagian besar keberhasilan kampiun itu karena dari Brasil. Dua tahun terakhir ini ada Teco, lalu yang lain seperti Jacksen F Tiago,” ungkap Ferry kepada wartawan.

Sergio Farias Indra

Lalu Ferry menyebut kalau Persija memang memiliki chemistry yang bagus dengan pelatih asal Brasil. “Kemudian jika dilihat keberhasilan kami, ketidakberhasilan kami bukan dari Brasil. Setelah diamati, kecocokan untuk kami kelihatannya Brasil yang bisa memberikan kontribusi dan gelar juara,” lanjut dia.

Sergio Farias sendiri bakal jadi pelatih Brasil keempat tim Macan Kemayoran semenjak 1999 silam. Lantas, bagaimana kiprah tiga pelatih Brasil sebelumnya?

Paulo Camargo

Persija pernah merekrut Paulo Camargo untuk mengarungi ISC 2016. Tapi sayangnya, Camargo tak begitu baik selama menahkodai Persija hingga akhirnya mundur.

Paulo Camargo Juaranet
Juara.net

Selama menangani Persija, Camargo mengawal 19 pertandingan. Dalam 19 laga itu, Persija cuma menang lima kali, lima imbang dan sembilan kekalahan. Mereka bahkan cuma mencetak sembilan gol dan kebobolan 19 gol dengan cuma 26 persentase kemenangan.

Stefano Cugurra Teco

Melihat rapor buruk Camargo, Persija tak trauma kembali menunjuk pelatih asal Brasil. Teco datang dengan banyak keraguan lantaran belum terbukti betul kualitasnya. Apalagi, dia sebelumnya di Persebaya hanya sebagai pelatih fisik.

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco.
Jawa Pos

Akan tetapi, Teco membayar semua keraguan tersebut. Musim perdananya, dia membawa Persija finis di urutan keempat sekaligus main di AFC Cup 2018. Persija di bawahnya jua berhasil lolos hingga semifinal AFC Cup 2018 zona ASEAN.

Musim 2018 menjadi puncak prestasi Persija bersama Teco. Eks pelatih Chiangrai itu mampu menyudahi penantian 17 tahun Persija untuk kembali juarai kompetisi Indonesia. Tapi, setelah itu Teco tak mendapat perpanjangan kontrak dan juara lagi di Bali United musim berikutnya.

Edson Tavares

Tavares datang ke Persija sebagai juru selamat pada akhir-akhir Liga 1 2019 lalu. Dia jadi pelatih ketiga Persija musim itu setelah Ivan Kolev dan Julio Banuelos. Sebelum kedatangannya, Persija sempat berjuang lolos degradasi.

Edson Tavares media persija
Media Persija

Rapornya Tavares bersama Ismed Sofyan cs jua tak buruk. Dari 15 pertandingan, dia membawa Persija memenangkan tujuh laga, tiga imbang, dan lima kekalahan. Sayang, dia tak mendapat perpanjangan kontrak dan kini resmi akan melatih Borneo FC.

Lantas, bagaimana dengan Sergio Farias musim depan?

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sebelum Terima Persija, Sergio Farias Sempat Hubungi Teco dan Tavares

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com – Sergio Farias mengaku sempat menghubungi dua mantan pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco dan Edson Tavares. Dia mencari informasi sebelum memutuskan menerima tawaran Persija.

Seperti diketahui, nama Farias memang sebenarnya sudah diperkenalkan Macan Kemayoran sebagai pelatih baru sejak pekan lalu. Tapi, pelatih asal Brasil itu baru bisa tiba di Jakarta pada Jumat (17/1/2020) dini hari WIB tadi setelah urusan dokumennya selesai.

Tentu ada banyak hal yang dipertimbangkan Sergio Farias sebelum menerima Persija. Apalagi musim 2020 bakal jadi kiprah perdananya menangani tim Indonesia.

Sergio Farias Indra

“Sebelum kami datang ke negara baru, pasti saya mencari tahu informasi soal kultur, sepak bola dan kesehariannya. Tentu juga saya cari tahu soal pemain, dan juga tim lawan,” ungkap Farias kepada wartawan.

Bahkan, Farias mengaku sempat mencari informasi ke sesama pelatih asal Brasil yang pernah menangani Persija, yakni Tavares dan Teco. Keduanya bahkan memberikan informasi penting buatnya.

“Sebelum saya datang saya dapat informasi soal liga, dan saya bertanya kepada beberapa pelatih di sini, seperti Tavares, dan Teco, mereka memberi saya informasi penting. Penting juga untuk saya beradaptasi dengan filosofi kerja dan karakter dari lingkungan yang baru ini,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bung Ferry: Sayang, Edson Tavares Tak Dipertahankan Persija

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Ketum the Jakmania, Ferry Indrasjarief, sampai saat ini masih menyayangkan Edson Tavares tak dipertahankan Persija Jakarta. Sebab, menurutnya dengan skuat yang ada Tavares bisa mengangkat moril Persija.

Seperti diketahui, memang cuma Macan Kemayoran tim di Liga 1 2020 yang belum mendapatkan juru taktik. Hal itu setelah mereka dipastikan tak memperpanjang kontrak Edson Tavares yang kemudian ke Borneo FC.

Padahal, Tavares sukses membawa Persija lolos degradasi. Dia bisa mengangkat moril tim dengan skuat peninggalan Julio Banuelos yang dipecat sebelumnya.

Edson Tavares media persija

“Sayang, Edson Tavares tak dipertahankan. Dia sangat pantas dipertahankan. Dengan materi pemain warisan, dia bisa bikin Persija berubah secara permainan,” ungkap Bung Ferry saat dihubungi Football5Star.com.

Rapornya Tavares bersama Ismed Sofyan cs jua tak buruk. Dari 15 pertandingan, dia membawa Persija memenangkan tujuh laga, tiga imbang, dan lima kekalahan.

“Bersama Tavares, Persija lebih berpola dalam bermain. Persija juga punya arah permainan yang jelas,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ditanya Peluang Bawa Pemain Persija ke Borneo, Ini Kata Edson Tavares

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Edson Tavares tak mau banyak berkomentar soal peluang membawa pemain Persija Jakarta ke Borneo FC. Dia menyebut tak mau lagi memunculkan banyak prokontra.

Seperti diketahui, Tavares memang belakangan ramai diperbincangkan. Hal itu setelah pelatih asal Brasil itu mengaku diputus oleh Persija cuma melalui pesan instan. Dia bahkan mengungkapkan kekecewaannya kepada media.

Komentarnya itu bahkan sampai membuat manajemen Macan Kemayoran melakukan klarifikasi. Persija mengaku sudah melakukan mekanisme yang benar dalam memberhentikan Tavares.

Beberapa saat kemudian, Tavares sendiri diperkenalkan oleh Borneo FC sebagai nahkoda anyar. Dia menggantikan posisi yang ditinggal hengkang oleh Roberto Carlos Mario Gomez ke Arema FC.

Tentu, kedekatannya dengan pemain Persija bisa saja membuat Tavares membajak beberapa di antaranya ke Borneo FC. Tapi, tampaknya dia enggan melakukan hal tersebut.

Edson Tavares IES

“Saya tidak ingin melibatkan diri saya dalam masalah lagi, terima kasih,” jawab Edson Tavares singkat saat dihubungi Football5Star.

Borneo FC sendiri baru saja merekrut Francisco Torres untuk daya gedor tim musim depan. “Saya yakin, klub akan melakukan yang terbaik,” tutup Tavares.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Perekrutan Pemain Borneo FC, Edson Tavares Percayakan ke Manajemen

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Edson Tavares memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada manajemen Borneo FC soal perekrutan pemain. Dia menyebut kalau manajemen pasti akan melakukan yang terbaik musim depan.

Seperti diketahui, Edson Tavares baru saja diresmikan menjadi nahkoda tim berjuluk Pesut Etam tersebut. Dia dipercaya menggantikan Roberto Carlos Mario Gomez yang hengkang ke Arema FC.

Beberapa saat kemudian, Borneo FC lantas melakukan sejumlah aktivitas di bursa transfer. Mulai dari mempertahankan Gianluca Pandeynuwu, Aljufri Daud, Wahyudi Hamisi, Ulul Azmi, M. Sihran, Terens Puhiri, Diego Michels, Sutan Samma dan Javlon Guseynov, hingga memperkenalkan Fracisco Torres.

Edson Tavares media Persija 1

Akan tetapi, Tavares menyebut tak turut campur dalam penentuan pemain baru-baru ini. “Itu semua adalah keputusan dari klub,” ungkap Tavares saat dihubungi Football5Star.

Menurut Tavares yang dilakukan manajemen Borneo FC bukan bentuk intervensi. “Klub jelas akan mencari yang terbaik,” sambung dia.

Praktis kini Borneo FC sudah memiliki dua pemain asing yang dipastikan bakal memperkuat tim musim depan, yakni Javlon Guseynov dan Torres. Dua slot tersisa disebut-sebut bakal diisi oleh Renan Silva yang bertahan serta Jaimerson Xavier.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tavares Tuduh Ada Bisnis dalam Perekrutan Pemain Persija

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Eks pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, menuduh ada bisnis yang berjalan dalam perekrutan pemain. Pria yang kini menangani Borneo FC itu akhirnya menyebut kalau pemecatan pelatih atau pemain bikin seseorang mendapatkan komisi.

Tavares memang belakangan ramai diperbincangkan usai mengaku diputus oleh Persija cuma melalui pesan instan. Tak cuma itu, sosok asal Brasil tersebut jua menyebut kalau ada bisnis dalam tubuh Persija saat perekrutan pemain.

“Ini bisnis di Persija. Ketika Anda mengganti pelatih, pemain, itu bagus untuk seseorang karena mereka akan mendapat uang, ada uang di sana, mereka akan mendapatkan komisi. Saya merasa sangat sakit tentang ini,” ungkap Tavares kepada wartawan.

Edson Tavares Media Persija

Bahkan, Edson Tavares menyebut kalau Persija menggunakan namanya guna merayu pemain lama memperpanjang kontraknya. Tapi, setelah pemain lama Persija memperpanjang kontrak, Tavares kemudian didepak.

“Lebih dari 90% pemain, mereka meminta Pak Ferry untuk menggunakan saya sebagai pelatih, dan Pak Ferry berkata ya, jadi para pemain bersedia untuk memperbarui kontrak. Setelah para pemain memperbarui kontrak, saya tahu bahwa klub tetap akan melepaskan saya,” beber dia.

Tavars sendiri baru saja diperkenalkan sebagai nahkoda Borneo FC. Dia menggantikan Mario Gomez yang hijrah membesut Arema FC musim depan.

Edson Tavares Resmi Latih Borneo FC

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Persija Jakarta Edson Tavares resmi melatih Borneo FC untuk Liga 1 2020. Resminya Tavares sebagai pelatih anyar Borneo FC diumumkan melalui akun Instagram resmi klub.

Melalui postingan di Instagram, Borneo FC mengumumkan Edson Tavares lewat gaya kuis tebak wajah. Dalam unggahan tersebut diawali dengan pengumuman lewat penelusuran peta yang berhenti di kota Rio de Janiero, Brasil lalu dengan tag New Coach 2020.

https://www.instagram.com/p/B65cBvEj-Z8/

Setelah itu muncul tiga kotak yang dibuka satu persatu dan setiap kotak memunculkan penggalan wajah dan disusul dengan ucapan welcome dan gambar Edson Tavares.

“Banyak yang sudah menunggu yah? Perkenalkan head coach Borneo FC untuk musim kompetisi 2020, Edson Tavares,” tulis Borneo FC dalam instastory tersebut.

Edson Tavares sendiri resmi tak diperpanjang kontraknya oleh Persija Jakarta setelah usainya Liga 1 2019.

“Kontrak Edson Tavares tidak kami perpanjang. Hasil ini telah melalui berbagai tahapan dan pertimbangan yang matang. Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada coach Edson atas kiprahnya di Persija,” kata presiden Persija Fery Paulus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kerabat Dekat Bicara Soal Kabar Simon McMenemy Latih Persija

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Kabar Simon McMenemy akan menangani Persija Jakarta musim depan belakangan kian ramai. Kerabat dekatnya, Kombes Sumardji, buka suara soal kabar yang menyebut Simon ke Persija.

Belakangan, teka-teki pelatih anyar Persija Jakarta memang jadi perbincangan. Ada kabar kalau manajemen Macan Kemayoran sudah pasti tak akan menggunakan jasa Edson Tavares lagi untuk musim depan.

Ada dua kandidat yang dilaporkan jadi bidikan Persija untuk menggantikan Tavares, yakni Simon McMenemy dan Jacksen Tiago. Sumardji sendiri belum tahu kabar yang menyebut Simon akan segera menangani Macan Kemayoran.

Yeyen Tumena - Timnas Indonesia - Simon McMenemy - @simonmcmenemy

“Bisa juga. Tapi enggak tahu juga ya. Bener-bener saya tidak tahu. Kalian tanya lah ke coach Simon,” ungkap Sumardji.

Simon sendiri saat ini memang tengah menganggur. Hal itu setelah dia dipecat dari Timnas Indonesia menyusul sejumlah hasil buruk.

Persija jelas bisa jadi kesempatan emas buat Simon untuk menunjukkan lagi tangan dinginnya. Apalagi, Persija cukup aktif di bursa transfer dengan sudah mendatangkan tiga pemain, yakni Alfath Fathier, Otavio Dutra, dan Muhammad Rafli Mursalim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Kabar Edson Tavares Sudah Dipecat, Persija Masih Bungkam

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Persija Jakarta sampai saat ini masih bungkam terkait kabar Edson Tavares tak mendapatkan perpanjangan kontrak. Mereka jua belum mengumumkan siapa sosok pelatih yang akan menangani tim musim depan.

Sebelumnya ramai diberitakan kalau Edson Tavares mengaku sudah resmi tak akan menangani Persija musim depan. Bahkan, dia disebut cuma mendapat kabar tak diperpanjang masa baktinya melalui pesan instan.

Akan tetapi hingga saat ini, pihak manajemen Persija jua masih belum memberikan komentar. Football5Star.com sudah mencoba mengonfirmasi kepada Presiden Persija, Ferry Paulus, tetapi pesannya hanya dibaca saja.

Edson Tavares Media Persija

Tavares sendiri datang ke Persija menggantikan Julio Banuelos. Performa Macan Kemayoran di bawah pelatih asal Brasil itu mengalami perbaikan.

Rapornya bersama Ismed Sofyan cs jua tak buruk. Dari 15 pertandingan, dia membawa Persija memenangkan tujuh laga, tiga imbang, dan lima kekalahan.

Persija belakangan dikaitkan dengan dua nama yang menjadi suksesor Tavares. Mereka adalah Simon McMenemy dan Jacksen F Tiago.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Arema FC Siap Telikung Persija, Amankan Jasa Edson Tavares

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Indonesia – Nasib yang belum pasti di Persija Jakarta membuat Edson Tavares belakangan dilaporkan jadi incaran Arema FC. Mereka saat ini kabarnya siap menelikung proses negosiasi Persija dengan Tavares.

Pelatih asal Brasil itu memang cuma memiliki kontrak sampai akhir musim di Persija. Kini, Liga 1 2019 sudah usai tapi soal masa depannya bertahan atau tidak bersama Macan Kemayoran belum ada kepastian.

Hal itu membuat isu kalau Edson Tavares mulai dibidik sejumlah klub Liga 1 lain, seperti Arema FC. Dia masuk ke dalam bursa pelatih anyar Singo Edan sepeninggal Milomir Seslija.

Edson Tavares media persija

Manajemen Arema FC jua dilaporkan sudah menghubungi agen dari si pelatih. Menanggapi hal itu, General Manager Arema, Ruddy Widodo, buka suara.

“Yang jelas pelatih akan dipilih terlebih dahulu sebelum memilih pemain,” ungkap Ruddy dikutip dari Malang Post.

Tavares sendiri berhasil mengangkat moril dan menyelamatkan Persija dari jurang degradasi. Rapornya bersama Ismed Sofyan cs jua tak buruk. Dari 15 pertandingan, dia membawa Persija memenangkan tujuh laga, tiga imbang, dan lima kekalahan.

Selain Edson Tavares, Arema jua dilaporkan mengincar Roberto Carlos Mario Gomez. Prestasi Gomez yang membawa Borneo FC finis di lima besar jelas jadi alasannya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rapor Statistik Persija Sepanjang Liga 1 2019

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Indonesia – Sebagai juara bertahan, Persija Jakarta menjalani musim ini dengan mengecewakan. Jangankan mempertahankan gelar, mereka sempat susah payah berjuang lolos jeratan degradasi.

Macan Kemayoran menjadikan Liga 1 2019 sebagai ujian yang tak terelakkan. Sudah tiga pelatih yang mereka pakai karena tak jua mampu mengangkat performa tim, yakni Ivan Kolev, Julio Banuelos, hingga Edson Tavares yang mengawal skuat hingga akhir.

Secara keseluruhan dalam 34 partai, Persija hanya mampu meraih 11 kemenangan, 11 imbang, dan 12 kekalahan. Alhasil, mereka kini terpaku di urutan ke-12 klasemen akhir Liga 1 2019 dengan 44 poin.

Persija Jakarta - Arema FC - Milomir Seslija - Ilhamsins
Ilhamsins

Catatan itu terburuk yang diciptakan Persija sejak era Liga 1. Persija sempat menjalani musim yang mirip-mirip dengan saat ini, yakni pada ISC A 2016 silam. Kala itu, mereka jua hanya mampu finis di urutan ke-14 dengan 35 poin saja.

Ismed Sofyan dan rekan-rekan jua sama sekali tak perkasa di kandangnya. Dalam 17 laga kandang yang sudah dijalani, mereka cuma mampu meraih 9 kemenangan, empat imbang, dan empat kekalahan.

Laga tandang jua tak kalah mengecewakan. Dalam 17 kali berlaga di markas lawan, Persija hanya mampu meraih dua kemenangan, tujuh imbang, dan delapan kekalahan.

Berikut Rapor Statistik Persija di Liga 1 2019:

Laga: 34
Menang: 11
Seri: 11
Kalah: 12
Poin: 44
Memasukkan 43 gol/1,26 gol per laga
Kemasukan 42 gol/1,24 gol per laga.
Gagal mencetak gol: 11 kali
Tanpa kebobolan: 10 kali
Kemenangan terbesar (4-0 vs Madura United)
Kekalahan terbesar: (0-3 vs Bhayangkara FC)

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tavares: Alhamdulillah Persija Selesaikan Kompetisi Ini dengan Baik

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, bernapas lega usai pasukannya bisa menuntaskan musim ini dengan manis. Hal itu usai Persija menang 3-1 atas Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Sabtu (21/12).

Macan Kemayoran memang menjalani musim yang berat pada Liga 1 2019. Mereka yang sejatinya juara bertahan sempat berjuang untuk lolos dari jeratan zona degradasi.

Kendati sudah aman, Persija belakangan disorot usai kalah 1-2 dari Persebaya Surabaya di SUGBK beberapa hari lalu. Tapi, mereka akhirnya sukses menuntaskan musim ini dengan baik dengan menang di markas Kalteng Putra.

Persija vs Kalteng Putra Xandao

“Tentunya babak pertama sangat tidak mudah bagi kedua tim. Di mana cuaca sangat menyulitkan dan keduanya tidak seperti bermain yang lepas. Babak kedua kami bermain lebih baik,” ungkap Tavares usai laga.

Persija sukses menang 3-1 berkat brace Alexandre Reame Xandao dan Ramdani Lestaluhu. Kalteng Putra hanya mampu membalasnya satu saja via Takuya Matsunaga.

“Kami bermain dengan baik dan Alhamdulilah kami selesaikan kompetisi ini dengan baik dan meraih tiga poin serta memperbaiki klasemen,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Usai Simic, Edson Tavares Harus Dipertahankan Persija

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Usai memperpanjang kontrak Marko Simic, Persija Jakarta harus mempertahankan Edson Tavares sebagai pelatih musim depan. Sebab, Tavares dinilai sosok pelatih yang tepat buat Persija andai diberi keleluasaan sejak awal.

Seperti diketahui, Persija baru saja merampungkan kontrak anyar buat striker buasnya, Simic. Dia diganjar kontrak hingga 3 tahun ke depan karena penampilan apiknya selama berkostum Macan Kemayoran.

Akan tetapi, Persija jua harus segera gerak cepat untuk mengamankan jasa Edson Tavares. Menurut Ketum Jakmania, Ferry Indrasjarief, pelatih asal Brasil itu punya sesuatu istimewa andai diberi kesempatan lebih panjang.

Edson Tavares Media Persija

“Kalau saya bilang Tavares pantas dipertahanin. Harusnya sebelum akhir musim, manajemen harus menentukan siapa pelatihnya. Nah Edson ini banyak melakukan perubahan dalam waktu singkat dengan pemain bukan pilihan dia,” ungkap pria yang karib disapa Bung Ferry itu.

Tavares datang dengan skuat peninggalan Julio Banuelos yang dipecat. Bersamanya, perlahan Persija mulai bangkit hingga akhirnya lolos degradasi meski belakangan masih inkonsistensi.

“Harapan saya, Edson pilihan pertama (untuk diperpanjang). Setelah itu, pemain-pemain diajak diskusi. Saya berharap manajemen lebih gesit membangun tim,” tutup Ferry.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Harus Beri Bambang Pamungkas Jabatan Setelah Pensiun

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Persija Jakarta harus memberi Bambang Pamungkas jabatan di tim kepelatihan setelah pensiun nanti. Sebab, pemain yang karib disapa Bepe itu diakui sangat berpengaruh di dalam ruang ganti Persija.

Hal itu dibeberkan langsung oleh pelatih Edson Tavares. Pelatih asal Brasil itu menyebut keberadaan Bambang Pamungkas dalam tim sangat berpengaruh besar meski jarang mendapat menit bermain.

Seperti diketahui, Bepe memang kabarnya bakal segera gantung sepatu musim ini. Laga Persija vs Persebaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (17/12) malam nanti akan jadi partai kandang terakhir bagi pemain bernomor punggung 20 itu.

bambang pamungkas IG

“Bepe pemain besar. Saya berharap klub mempertahankan atau memberi posisi di klub. Akan sangat menguntungkan,” ungkap Tavares kepada wartawan.

Pelatih asal Brasil itu mengaku terkejut dengan keputusan Bepe. Dia jua baru mendengar kabar tersebut pada Senin (16/12) pagi.

“Saya baru mendengar kabar itu kemarin pagi. Jadi otak saya masih berproses. Duet Bepe dan Marko (Simic) akan jadi masalah. Akan ada sembilan pemain berlari. Nanti akan kami cari tahu solusinya,” tutup Tavares.

Musim ini, Bepe memang jarang mendapatkan jatah bermain. Dia total baru menjalani 13 laga bersama Persija, 12 di antaranya datang sebagai pemain pengganti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Edson Tavares: Saya Akan Bikin Laga Perpisahan Bepe Indah

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, buka suara soal rencana Bambang Pamungkas alias Bepe pensiun. Dia berjanji bakal bikin laga perpisahan Bepe indah.

Seperti diketahui, Bepe memang kabarnya bakal segera gantung sepatu musim ini. Laga Persija vs Persebaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (17/12) malam nanti akan jadi partai kandang terakhir bagi pemain bernomor punggung 20 itu.

Tavares sendiri mengaku akan memberikan hal yang terindah dalam partai terakhir Bepe di SUGBK. Dia berharap akan ada akhir yang indah buat legenda hidup Persija Jakarta itu.

Edson Tavares Media Persija

“Saya tidak punya waktu untuk persiapan laga (lawan Persebaya). Tapi saya berikan sesuatu untuk Bambang Pamungkas. Lihat nanti bagaimana laga perpisahannya berakhir indah,” unglap Tavares kepada wartawan.

Pelatih asal Brasil itu mengaku terkejut dengan keputusan Bepe. Dia jua baru mendengar kabar tersebut pada Senin (16/12) pagi.

“Saya baru mendengar kabar itu kemarin pagi. Jadi otak saya masih berproses. Duet Bepe dan Marko (Simic) akan jadi masalah. Akan ada sembilan pemain berlari demi memberikan bola kepada keduanya. Nanti akan kami cari tahu solusinya,” tutup Tavares.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]