Eduardo Almeida Bicara Soal Milomir Seslija di Kubu PSM Makassar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, turut mengomentari posisi Milomir Seslija yang ada di kubu PSM Makassar. Dia menyebut faktor Milo bakalan mempernarik jalannya laga saat kedua tim bersua di Stadion Pakansari, Minggu (5/9/2021).

Milo sebenarnya bukan orang asing untuk kubu Singo Edan. Dia pernah menangani klub kesayangan Aremania itu pada dua periode berbeda, yakni 2016-17 dan 2019. Tentu, sebagian besar pemain kenal betul dengan Milo.

Apalagi, Milomir Seslija sempat membawa Arema FC juarai Piala Presiden 2019. Almeida pun tak segan melempar pujian kepada Milo.

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

“PSM punya pelatih baru, tentu ada sebuah pergantian bagus bagi mereka. Memang sulit bagi kami mencari tahu tentang kekuatan terakhir mereka,” ungkap Eduardo Almeida.

Milomir Seslija Ogah Maafkan Pemain PSM Makassar yang Tak Sepenuh Hati

“Tapi saya pikir PSM selalu jadi tim bagus yang dihuni pemain-pemain bagus. Mereka juga masih diperkuat oleh mayoritas pemain dari musim sbeelumnya,” tambah dia.

Eduardo Almeida Kesulitan Cari kekuatan PSM

Almeida tak memungkiri kesulitan cari kekuatan PSM Makassar. Paling-paling, dia cuma mengamati permainan sang calon lawan melalui video pertandingan di Piala Menpora 2021.

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

“Sebelumnya tak ada laga yang bisa dilihat, tak ada laga uji coba, laga terakhir cuma di Piala Menpora 2021. Sangat sulit melihat seperti apa cara main lawan, bisa saja main 4-3-3 atau 4-4-2, saya tak tahu. Jadi ini seperti main dalam kegelapan, sehingga peluangnya fifty-fifty,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Eduardo Almeida sesumbar bakalan membawa tiga poin buat Arema FC saat hadapi PSM Makassar di Stadion Pakansari, Minggu (5/9/2021). Ada satu hal yang membuatnya yakin, yakni kemampuan pemainnya.

Sudah lama Aremania menantikan laga debut Almeida bersama Singo Edan. Partai perdana melawan PSM jelas akan menarik untuk dinantikan. Apalagi, Almeida begitu menggebu-gebu.

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

Pelatih asal Portugal itu bilang timnya sudah sangat siap tampil menghadapi PSM. Dia pun tak sabar segera mempersembahkan tiga poin perdana dalam laga debutnya sebagai nahkoda Arema.

“Laga besok adalah pertandingan pertama kami lagi di kompetisi setelah setop cukup lama. Saya prediksi ini akan jadi pertandingan menarik,” kata Almeida dalam jumpa pers virtual sehari jelang pertandingan.

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

“Kami akan memberikan pertandingan yang menghibur dari pemain. Kami yakin akan mengambil tiga poin,” sambung dia.

Eduardo Almeida Punya Alasan

Sudah pasti, Almeida punya alasan di balik pernyataan sesumbarnya. Dia amat yakin karena memiliki pemain yang sudah sangat siap untuk menunjukkan kelasnya di Liga 1 musim ini.

Eduardo Almeida Sesumbar Bawa Arema FC Jinakkan PSM Makassar

Ketika ditanya awak media soal apa yang membuatnya yakin Arema FC bisa menang, Almeida menjawab dengan santai. Dia bilang, “Pemain saya. Karena mereka memiliki semangat untuk menang untuk pertandingan pertama kami.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Arema FC Waspadai Tiga Tim Juara di Liga 1 2021-22

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, mewaspadai tiga tim juara dalam usaha perebutan gelar di Liga 1 2021-22. Bali United, Persija, dan Bhayangkara FC yang disebutnya jadi tim yang paling patut diwaspadai anak asuhnya.

Musim ini, Almeida memang diberi beban berat untuk bisa mengangkat performa tim berjuluk Singo Edan itu. Dia diharapkan bisa membawa Arema FC juarai Liga 1. Manajemen pun sudah memberikan keleluasaan bagi Almeida untuk mendatangkan pemain, khususnya asing.

Pelatih Arema FC Waspadai Tiga Tim Juara di Liga 1 2021-22

Mantan nakhoda Semen Padang FC itu menyebut ada lima tim yang punya peluang besar menjegal langkah pasukannya ke tangga juara. Selain tiga tim juara di atas, ada Persib Bandung dan Persipura Jayapura yang sangat diwaspadainya.

Pelatih Arema FC Waspadai Tiga Tim Juara di Liga 1 2021-22

“Ya, ada lima klub pesaing Arema musim ini. Ada Bali United, Persija, Bhayangkara FC, Persib, dan Persipura. Kelimanya sama-sama punya kualitas, saya tidak bisa melupakannya, karena pernah menghadapi mereka bersama Semen Padang tahun 2019 lalu,” ungkap Eduardo Almeida dikutip dari Wearemania.

Langkah Arema FC Tak Mudah

Pelatih asal Portugal itu tak memungkiri perjuangan Singo Edan untuk menapaki tangga juara jelas tak mudah. Sejumlah tim, kata dia, mulai berbenah untuk menatap musim ini.

Pelatih Arema FC Waspadai Tiga Tim Juara di Liga 1 2021-22

“Selain Bali United, Persija, dan Bhayangkara yang berstatus pernah juara selama tiga musim terakhir, Persipura juga punya tim bagus, dan langganan finish si posisi lima besar,” papar dia.

Sedang Persib, kata Almeida jua terlihat jorjoran mendatangkan pemain berkualitas. “Seperti Marc Klok contohnya. Pastinya itu menjadi modal untuk berkompetisi demi memenangkan liga,” tandas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Arema FC Terancam Gagal Rekrut Pemain Asing Keempat

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC tampaknya kini mulai khawatir gagal mendaratkan satu pemain asing lagi untuk Liga 1 2021-22. Mereka bisa batal menambah pemain asing karena memang sejumlah aturan yang agak ketat di tengah pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, tim berjuluk Singo Edan itu memang mulai bergerak aktif merampungkan skuatnya jelang Liga 1 2021-22. Sudah ada tiga pemain yang resmi direkrut oleh mereka, mulai dari Renshi Yamaguchi yang isi slot pemain asia, dan Adilson Maringa berposisi sebagai kiper, lalu yang teranyar Carlos Fortes.

Bek Setinggi 188 cm Ini akan Jadi Pemain Anyar Arema FC?

Kini, pasukan Eduardo Almeida itu tinggal menyisakan satu slot pemain asing yang disebut-sebut akan berposisi sebagai bek, yakni Sergio Silva. Tetapi disebut-sebut kalau mereka bisa saja batal mendaratkan Silva.

Bek Setinggi 188 cm Ini akan Jadi Pemain Anyar Arema FC?

“Kami ingin mendatangkan satu pemain asing lagi, tapi kalau si pemain nantinya tidak bisa datang ke Indonesia sebelum transfer window ditutup (31 Agustus 2021), itu bukan karena keinginan Arema,” ujar Eduardo Almeida dikutip dari Wearemania.

Arema FC Terkendala PPKM

Eduardo Almeida Pelatih Arema FC: Lebih Penting Selamat Dahulu!

Pendaftaran pemain untuk Liga 1 2021-22 memang rencananya akan ditutup pada 3 September. Namun, pemain asing memang terganjal aturan PPKM yang membatasi Warga Negara Asing (WNA) masuk Indonesia.

“Artinya, kasus seperti ini bukan keinginan Arema FC, tapi ada aturan yang mengatur itu. Sekarang memang susah mendatangkan pemain asing kalau ada aturan PPKM. Keputusannya bukan di tangan kami, tapi tergantung pihak imigrasi,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Eduardo Almeida: Kalau Liga 1 Ditunda Lagi, Sungguh Saya Kurang Beruntung!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, berharap Liga 1 2021-22 bisa benar-benar digulirkan sesuai rencana. Andai ditunda lagi, dia mungkin akan trauma dan sukar percaya lagi.

Kabar baik soal kompetisi sepak bola Indonesia memang belakangan mulai muncul. PSSI memastikan liga akan mulai diputar 20 Agustus mendatang, lantas rencana itu akhirnya mendapatkan dukungan dari pemerintah via Menpora Zainudin Amali.

Almeida berharap rencana itu bisa benar-benar terlaksana kali ini. Sebab, Almeida sudah beberapa kali dikecewakan oleh penundaan liga. Pada 2020 lalu, dia jua sempat terbang ke Oman, tapi begitu sampai kompetisinya ditunda. Nah, dia berharap Liga 1 benar-benar bisa digulirkan.

Eduardo Almeida Ibaratkan Latih Arema FC Bak Bekerja di Las Vegas

“2021 ini saya memutuskan menerima tawaran Arema, please jangan sampai berpikir buruk kompetisi musim ini tidak bisa digelar juga. Jika itu yang terjadi, sungguh saya merasa sebagai pelatih yang kurang beruntung,” kata Eduardo Almeida dikutip dari Wearemania.

Menurut pelatih asal Portugal itu, dihelatnya Liga 1 2021-22 semata-mata bukan cuma kepentingan buatnya, Namun, ini kepentingan besar semua pihak yang bergelut di dunia sepak bola Indonesia.

Eduardo Almeida Ibaratkan Latih Arema FC Bak Bekerja di Las Vegas

Apalagi, sudah lebih dari 500 hari sepak bola Indonesia tak diramaikan dengan liga. Sempat ada Piala Menpora 2021, tapi jelas aura dan atmosfer persaingannya tak seketat liga.

“Ini bukan cuma demi kepentingan saya sebagai pelatih, tapi juga demi kepentingan banyak pihak. Saya pikir semua orang tidak menginginkan tahun ini Indonesia tanpa kompetisi lagi,” tutup Almeida.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bek Setinggi 188 cm Ini akan Jadi Pemain Anyar Arema FC?

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC disebut-sebut tinggal selangkah lagi mengamankan pemain asal Portugal, Sergio Silva. Bek setinggi 188 centimeter itu disebut akan melengkapi kuota pemain import tim asal Kota Malang tersebut.

Seperti diketahui, tim berjuluk Singo Edan itu memang mulai bergerak aktif merampungkan skuatnya jelang Liga 1 2021-22. Sudah ada tiga pemain yang resmi direkrut oleh mereka, mulai dari Renshi Yamaguchi yang isi slot pemain asia, dan Adilson Maringa berposisi sebagai kiper, lalu yang teranyar Carlos Fortes.

Kini, Arema FC tinggal menyisakan satu slot pemain asing yang disebut-sebut akan berposisi sebagai bek. Nama Sergio Silva kencang dikabarkan akan segera berlabuh ke Kandang Singa, markas Singo Edan.

Bek Setinggi 188 cm Ini akan Jadi Pemain Anyar Arema FC?

“Pemain asing terakhir Arema nanti usianya juga masih muda, yakni 27 tahun, sama dengan Forters,” kata Presiden klub, Gilang Widya Pramana, dikutip dari Wearemania, beberapa waktu lalu.

Nah, kisi-kisi itu mengarah kepada Sergio Silva. Apalagi, kini Sergio masih berusia 27 tahun. Dia pun kabarnya sudah berada di Indonesia dan tinggal menunggu waktu saja diperkenalkan manajemen.

Bek Setinggi 188 cm Ini akan Jadi Pemain Anyar Arema FC?

Andai benar, Arema akan kian beraroma Portugal. Setelah merekrut Eduardo Silva, mereka pun merekrut para pemain asing dari Liga Portugal. Ketiga nama yang sudah resmi itu, dua di antaranya musim lalu berkompetisi di Portugal.

Kini, Sergio pun musim lalu memperkuat klub Portugal, Feirense. Bek 27 tahun itu sempat tercatat sebagai pemain Anadia FC dan terikat kontrak hingga 30 Juni 2022.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Arema FC: Lebih Penting Selamat Dahulu!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, mengaku tak bisa banyak komentar terkait nasib Liga 1 2021-22 di tengah pandemi Covid-19. Dia menyebut saat ini yang terpenting semuanya selamat terlebih dahulu.

Seperti diketahui, nasib Liga 1 memang tak menentu. Kompetisi strata satu Indonesia itu sedianya akan dihelat 9 Juli lalu. Tapi batal karena menghormati imbauan pemerintah yang ingin menerapkan PPKM darurat. Mereka lantas berencana menggulirkan liga pada Agustus mendatang.

Rencana tersebut bisa kembali batal andai pemerintah jadi memperpanjang PPKM darurat hingga enam pekan. Arema FC sendiri tak mau terlalu pusing dengan hal itu. Almeida mengaku tak bisa banyak berkomentar terkait rencana PPKM darurat yang akan diperpanjang.

Eduardo Almeida Ibaratkan Latih Arema FC Bak Bekerja di Las Vegas

“Mungkin diperpanjang atau mungkin tidak. Sama dengan ketika saya ditanya, ‘Apakah besok hujan atau cerah?’ Saya cuma bisa menjawab, ‘ya mungkin besok hujan’, atau ‘ya mungkin saja besok cerah’. Jadi, besok baru bisa kita lihat bersama, apakah saya pergi keluar rumah bawa payung karena hujan, atau tidak membawa apa-apa karena cuaca cerah,” ungkap Eduardo Almeida dikutip Wearemania.

“Rencana Arema melewatkan sesi latihan bersama, karena ada PPKM Darurat. Kami tidak bisa latihan normal. Kami berharap ini segera berakhir, agar kami bisa kembali berlatih di lapangan seperti biasanya. Jujur, sekarang ini kami tidak bisa berbuat banyak untuk latihan,” sambung dia.

Pelatih asal Portugal itu juga menyebut Arema FC pastinya tak akan memaksakan berlatih di tengah meningkatnya pandemi Covid-19 di Indonesia. Meski, dia berharap Liga 1 bisa tetap dilaksanakan.

“Saya pikir, lebih penting sekarang kita selamat dahulu dengan cara mematuhi aturan dari pemerintah. Kalau ditanya kapan idealnya kapan kompetisi dimulai, harapan saya Liga 1 2021-2022 sesegera mungkin bisa dimulai,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Arema FC Dibuat Geram dengan Ulah Bek Portugal yang Ogah Dikontrak

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC dibuat geram dengan ulah bek asal Portugal, Carlos Daniel Silveira da Graca yang ogah dikontrak meski sudah tiba di Indonesia. Hal itu setelah si pemain ternyata punya sangkutan dengan klub sebelumnya, Universitatea Cluj.

Sejatinya, manajemen klub berjuluk Singo Edan itu cuma tinggal sebentar lagi melengkapi slot pemain asing. Carlos Daniel digadang-gadang akan jadi legiun import ketiga mereka bahkan video perkenalannya sudah diunggah di media sosial resmi klub.

Akan tetapi, ternyata Carlos Daniel punya masalah. Pemain yang biasa dipanggil Kay itu sebelumnya membela klub divisi kedua Portugal, Academica Coimbra. Namun, statusnya pemain pinjaman dari Cluj.

“Pada musim 2020-2021 lalu, Kay ini dipinjamkan ke klub Liga 2 Portugal, Academica Coimbra. Karena kontraknya selama tiga musim, setelah kontrak peminjamannya musim ini habis, Kay seharusnya kembali ke Cluj. Dia bilang Cluj masih punya utang 30 Euro kepadanya, makanya dia mau menerima tawaran Arema,” ungkap sumber internal klub dikutip dari Wearemania.

Arema FC Dibuat Geram dengan Ulah Bek Portugal yang Ogah Dikontrak

Kay juga disebut mengaku sudah menerima surat dari Cluj kalau kontraknya akan kedaluwarsa pada 30 Juni 2021. Dia pun akhirnya terbang ke Indonesia untuk menerima pinangan Arema FC. Namun, tiba-tiba Cluj mengirim surat yang isinya kalau Kay ke Arema, maka gajinya tak akan dibayar.

Manajemen Singo Edan sempat pasang badan demi mendapatkan jasa Kay. Mereka meminta Kay tanda tangan kontrak dahulu. Nantinya, manajemen klub siap menanggung resikonya. Namun si pemain menolaknya. Hal ini yang bikin manajemen geram.

“Yang membuat pihak Arema kecewa, termasuk Coach Almeida adalah situasi ini baru diceritakan H-1 sebelum diperkenalkan. Agen yang membawanya ke Indonesia pun baru tahu. Sekarang sepertinya Arema bakal mencari pemain pengganti,” tutup sumber tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Eduardo Almeida Berusaha Realistis saat Arema Jumpa Persib

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Eduardo Almeida berusaha realistis saat Arema FC akan melawan Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Selasa (29/6/2021). Sebab menurutnya Persib memiliki level yang lebih baik daripada tim-tim yang sebelumnya sudah dilawan Arema.

Bersama Almeida, tim berjuluk Singo Edan itu sudah melakoni sejumlah uji coba. Mereka pun selalu menang dengan skor mencolok, mulai dari bantai 6-2 Rans Cilegon FC, menang 4-2 atas PS Hizbul Wathan, hingga gulung 8-0 Malang Selection.

Akan tetapi, Eduardo Almeida tak mau jemawa begitu saja. Apalagi, lawan yang akan dihadapi Arema pada partai pembuka Piala Wali Kota Solo ialah Persib Bandung. Mereka, kata Almeida, jelas punya level lebih baik terlebih fakta statusnya sebagai runner-up Piala Menpora 2021.

Eduardo Almeida Ibaratkan Latih Arema FC Bak Bekerja di Las Vegas Eduardo Almeida Berusaha Realistis saat Arema Jumpa Persib

“Kami respek pada lawan-lawan yang kami kalahkan sebelumnya, mereka tim dari Liga 2. Tapi, kali ini kami akan menghadapi Persib, tim bagus di Liga 1,” ungkap Eduardo Almeida, dikutip dari Wearemania.

Pelatih asal Portugal itu akan berusaha realistis saat Singo Edan berjumpa Singo Edan. Terlebih, Arema tak tampil dengan kekuatan penuh. Mereka cuma membawa dua pemain asing dan meninggalkan Diego Michiels di Malang. Beda dengan Persib yang datang dengan skuat terbaiknya.

“Kami harus realistis, pasti laga lawan Persib ini akan berbeda. Level pertandingannya tentu tidak sama. Pasti ini akan menjadi laga yang berbeda, kami pun akan punya tingkat kesulitan yang berbeda pula,” pungkas Eduardo Almeida.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Adilson Maringa Dipandang Sebelah Mata, Pelatih Arema Bereaksi Keras

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, bereaksi keras usai pemain asing barunya, Adilson Maringa, dipandang sebelah mata. Dia memberi pemahaman kalau Maringa merupakan sosok yang tepat menjaga gawang Arema.

Seperti diketahui, Arema baru saja mengumumkan kedatangan dua pemain asing sekaligus, yakni Renshi Yamaguchi dan Maringa. Nama Maringa sendiri belakangan jadi pembicaraan karena banyak yang meragukan kualitasnya sebagai kiper asing.

Hal itu lantaran Adilson Maringa sempat gagal membuat mantan timnya, Vilafranquense bertahan di Liga 2 Portugal dan terdegradasi ke kasta ketiga musim 2020-2021. Eduardo Almeida pun akhirnya bereaksi soal banyaknya keraguan soal kualitas kiper asal Brasil itu.

Eduardo Almeida Ibaratkan Latih Arema FC Bak Bekerja di Las Vegas Adilson Maringa Dipandang Sebelah Mata, Pelatih Arema Bereaksi Keras
Adilson Maringa Dipandang Sebelah Mata, Pelatih Arema Bereaksi Keras 41

“Jadi, jika timnya terdegradasi itu membuat kiper dianggap gagal? Dia pernah membawa timnya Beira-Mar promosi (ke Liga 3). Contoh lain, lihat Teja (Pakualam), dia kiper bagus bukan? Saat Semen Padang terdegradasi (di Liga 1 2019), bahkan tim Persib (Bandung) mengambilnya,” ungkap Eduardo Almeida dikutip dari Wearemania.

Pelatih asal Portugal itu menyebut dirinya jelas tak akan mencari pemain asal-asalan untuk membela skuat Singo Edan di Liga 1 2021-22. Apalagi, kata dia, Adilson Maringa, sudah masuk dalam pantauannya. Dia pun sudah berkonsultasi dengan manajemen Arema FC sebelum memutuskan mengambil kiper 30 tahun tersebut.

“Kami lihat, Maringa adalah pemain yang kami pikir dapat memberikan kami kualitas di posisinya. Sebelum memilih, kami sudah melihat banyak kiper di liga dan negara lainnya,” tutup mantan nakhoda Semen Padang itu.

Eduardo Almeida Terkesan dengan Ambisi Presiden Baru Arema FC

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Eduardo Almeida mengaku terkesan dengan ambisi Presiden anyar Arema FC, Gilang Widya Pramana, jelang Liga 1 2021-2022. Dia menyebut kalau Gilang sangat antusias dan mendukung penuh kinerjanya sebagai pelatih Arema.

Almeida memang beberapa waktu lalu sudah bertemu langsung dan berbicara empat mata dengan Gilang soal Arema FC. Dalam obrolannya dengan Gilang, pelatih asal Portugal itu membocorkan ada kesamaan visi misi kepada masa depan tim.

Tentunya, kondisi tersebut membuat Eduardo Almeida jadi kian terpacu membuktikan tangan dinginnya bersama skuat berjuluk Singo Edan. Ambisi Gilang Widya Pramana, kata Almeida, sangat besar untuk Arema.

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Crazy Rich Malang Mau Jadi Bos Arema FC Eduardo Almeida Terkesan dengan Ambisi Presiden Baru Arema FC

“Kami sudah bertemu dengan Presiden Klub, saya rasa kami punya target yang sama, fokus yang sama. Secara pribadi saya lihat dia orangnya ramah. Kalau ada orang yang mau bantu klub ini, saya pikir ini penting untuk Arema,” ungkap Eduardo Almeida dikutip dari Wearemania.

Dengan dukungan besar dari Gilang, Almeida jelas akan sangat mudah mewujudkan mimpinya bersama Singo Edan. Terlebih, mantan nakhoda Semen Padang itu mengaku tak bisa bekerja sendirian membangun Arema. Dukungan moril dari Gilang Widya Pramana, pastinya akan sangat membantu.

“Sekarang waktunya kami bekerja bersama-sama, melakukan yang terbaik untuk mewujdukan target itu bersama-sama,” tutup Eduardo Almeida.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Eduardo Almeida Ibaratkan Latih Arema FC Bak Bekerja di Las Vegas

Banner Gamespool Football5Star

FootballStar.com, Indonesia – Pelatih anyar Arema FC, Eduardo Almeida, mengaku tak mau banyak bicara selama melakoni pekerjaannya. Menurutnya, melatih tim sebesar Arema seperti bekerja di Las Vegas.

Seperti diketahui, Almeida memang sudah resmi diumumkan sebagai nakhoda anyar Arema. Dia pun sudah memimpin pasukannya berlatih sejak Kamis, 20 Maret lalu. Namun, pelatih asal Portugal itu tak mau terlalu gembar-gembor berbicara soal tim Arema saat ini.

Almeida mengaku baru akan menyampaikan komentarnya terkait Arema kalau ada sesuatu yang sangat penting. Jadi, mantan pelatih Semen PAdang FC itu tak mau terlalu banyak bicara.

Eduardo Almeida Ibaratkan Latih Arema FC Bak Bekerja di Las Vegas
https://www.instagram.com/aremafcofficial/

“Saya selalu bicara apa pun ketika saya pikir hal itu penting. Saya tidak suka banyak bicara. Mari melakukan segala hal dengan profesional,” ungkap Eduardo Almeida dikutip dari Wearemania.

Pelatih berusia 43 tahun itu sadar kalau bekerja di tim sebesar Arema FC harus hati-hati dalam menyampaikan pendapatnya. Almeida tak mau komentarnya justru nanti jadi bumerang tersendiri baginya.

Bahkan, menurut Almeida, melatih Arema sudah seperti bekerja di Las Vegas. Karena dia dituntut untuk tak berbuat kesalahan apapun.

“Apa yang terjadi di tim ini, biarlah ada di dalam tim ini. Kita semua harus berhati-hati, menempatkan diri kita sesuai pekerjaan masing-masing. Ini seperti di Las Vegas, jangan sampai berbuat kesalahan sekecil apapun itu,” tutup Eduardo Almeida.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Eduardo Almeida Harus Lolos Verifikasi PSSI Dahulu Baru Dikontrak Arema FC

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen menyebut Eduardo Almeida harus lolos verifikasi PSSI dahulu sebelum dikontrak oleh Arema FC. Saat ini, Eduardo baru menandatangani surat tawaran saja dari Arema.

Teka-teki pelatih anyar Arema akhirnya terjawab. Sempat ditolak oleh Alfredo Vera, Arema akhirnya memilih Eduardo Almeida untuk jadi nakhoda anyar. Tapi, saat ini mantan arsitek Semen Padang FC itu masih berada di negaranya, Portugal, untuk menantikan hasil pengajuan VISA sebagai syarat ke Indonesia.

Manajemen Arema menyebut Eduardo juga sudah diikat, meski belum dikontrak. Eduardo baru menandatangani surat tawaran dari manajemen yang berisi kesepakatan tertulis.

eduardo almeida Arema FC Dipandang Sebelah Mata, Manajemen Bereaksi

“Surat tawaran itu isinya kesepakatan bahwa Eduardo bersedia menerima tawaran Arema untuk melatih di Liga 1 2021 dengan sejumlah keterangan. Termasuk nominal gaji dan bonus (dalam rupiah), durasi kontrak, fasilitas, dan sebagainya. Di dalamnya juga kami tegaskan bahwa surat ini bukanlah kontrak,” ungkap Manajer Umum Arema, Ruddy Widodo, dikutip dari Wearemania.

“Ada pernyataan bahwa offering letter ini akan berlanjut ke kontrak jika izin kompetisi dari kepolisian keluar. Syarat lainnya, si pelatih (Eduardo Almeida) harus lolos verifikasi sesuai regulasi PSSI,” sambung dia.

Eduardo Almeida sendiri baru akan dikontrak secara resmi oleh Arema FC saat sudah berada di Malang. Ruddy mengabarkan kalau Eduardo akan tiba di Malang 20 Mei 2021.

“Penandatanganan kontrak resmi akan dilakukan di Malang nanti setelah Eduardo tiba, lalu akan kami perkenalkan secara resmi. Semoga semua persyaratan administrasi bisa segera dibereskan,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Arema FC Senang dengan Sikap dan Respons Eduardo Almeida

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC mengaku sangat senang dengan sikap dan respons yang diberikan oleh Eduardo Almeida saat diajak berkomunikasi. Bahkan, negosiasi antara manajemen Arema dengan Eduardo berlangsung sangat singkat.

Seperti diketahui, nama Eduardo memang sudah ramai dikabarkan akan jadi pelatih baru Arema sejak beberapa hari terakhir. Arema FC sempat menghubungi Alfredo Vera tapi akhirnya melirik eks pelatih Semen Padang itu sebagai kandidat nakhoda anyar.

Nah, manajemen Singo Edan pun mengakui sudah menghubungi Eduardo Almeida. Bahkan, mereka mengaku senang dengan sikap dan respons yang ditunjukkan oleh Eduardo.

eduardo almeida Arema FC Dipandang Sebelah Mata, Manajemen Bereaksi

“Setelah berkomunikasi dengan Eduardo, tercapailah kesepakatan, kami kirimkan offering letter dan langsung ditandatangani. Dia orangnya enak kalau diajak berkomunikasi,” ungkap Manajer Umum Arema, Ruddy Widodo, dikutip Wearemania.

“Kebetulan perbedaan waktu Indonesia dengan Portugal ini cuma sekitar tujuh jam. Kalau dengan Amerika Latin kan bedanya agak lama, di sini siang, di sana malam, sehingga kami harus mengalah berkomunikasi di waktu tengah malam. Kalau sekarang tidak demikian,” sambung dia.

Meski langsung berkomunikasi dengan Eduardo Almeida, Arema pun tetap butuh bantuan peran agen. Karena nantinya agen bakalan mengurusi segala keperluan Eduardo ke Indonesia.

“Tentu saja untuk urusan administrasi tetap menjadi tugas agen, seperti pengajuan VISA dan pemesanan tiket untuk si pelatih. Semoga semuanya bisa segera diselesaikan dalam waktu dekat,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Milomir Seslija Saling Sikut dengan Asisten Klinsmann Demi Latih Pahang FC

Milomir Seslija Saling Sikut dengan Asisten Klinsmann Demi Latih Pahang FC 57

Football5Star.com, Indonesia – Eks pelatih Arema FC, Milomir Seslija bersaing dengan mantan asisten pelatih Juergen Klinsmann untuk nahkodai Pahang FC. Hal itu diakui sendiri oleh Manajer Pahang FC, Datuk Mohammed Suffian Awang.

Ada banyak nama beredar yang disebut-sebut bakal menjadi nahkoda selanjutnya tim berjuluk Tok Gajah ini. Dua nama yang pernah dan sedang berkarier di Indonesia jadi bidikan, yakni Milomir Seslija dan pelatih Semen Padang, Eduardo Almeda.

Kedua sosok ini memang bukan nama baru di Malaysia. Seslija pernah menjadi nahkoda Sabah FA 2012-2013, lalu Eduardo Almeida membawahi Sabah FA pada musim yang sama. Kedua pelatih itu bersaing dengan mantan asisten Juergen Klinsmann di Amerika Serikat, Thomas Dooley.

Milomir Seslija Saling Sikut dengan Asisten Klinsmann Demi Latih Pahang FC

“Saya sudah berkonsultasi dengan beberapa agen dan pelatih, terutama tiga tawaran dari mereka yang punya nama besar di bidang kepelatihan,” kata Datuk Mohammed Suffian dikutip dari Utusan.

“Dooley juga pernah menjadi pelatih timnas Filipina 2014 selama empat tahun sebelum diangkat sebagai direktur teknik juara liga Vietnam, Vettle FC yang lolos ke babak grup turnamen AFC Cup 2018,” sambung dia.

Persatuan Sepak Bola Negeri (PBNP) Pahang, kata dia, belum memutuskan siapa yang bakal ditunjuk. Selain Milomir Seslija, Eduardo Almeida, dan Thomas Dooley mereka juga mungkin membidik nama lokal.

“PBNP belum memutuskan apakah akan merekrut pelatih impor atau lokal tapi akan kami umumkan jika waktunya sudah tiba,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cara Semen Padang Manfaatkan Jeda Internasional

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, mengaku akan menggembleng fisik anak asuhnya selama jeda internasional pekan ini. Selain itu, ia juga mempersiapkan anak asuhnya jelang partai krusial melawan Kalteng Putra pekan depan.

Semen Padang saat ini memang kembali menghuni posisi buncit di klasemen Liga 1. Namun, mereka hanya terpaut tiga poin dari Badak Lampung yang berada di zona aman. Hal ini membuat laga melawan Kalteng Putra menjadi sangat krusian untuk Karl Max cs.

“Kita memiliki waktu yang panjang untuk persiapan, dan kita melakukan persiapan dengan sangat hati-hati untuk berjuang meraih tiga poin,” ujar Eduardo Almeida seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman resmi Liga 1.

Semen Padang - Eduardo Almeida - @semenpadangfcid
instagram.com/semenpadangfcid

“Tim kita saat ini mendapatkan waktu yang lama untuk persiapan sehingga dapat meningkatkan hal-hal yang perlu kita tingkatkan dalam latihan yang akan membantu kita dalam memenangkan pertandingan,” katanya menambahkan.

Meskipun Semen Padang dihadapkan pada tugas yang cukup berat, Almeida masih yakin bisa membawa Laskar Kabau Sirah keluar dari zona degradasi. Menurutnya, hal tersebut bisa dilakukan apabila Semen Padang mampu meraih setidaknya dua atau tiga kemenangan di laga tersisa.

“Jarak kita dengan zona aman hanya tiga poin. Jika kita meraih kemenangan dalam satu atau dua laga kita bisa keluar dari sana. Jadi kita tetap percaya kita bisa keluar dari zona sulit ini,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Paul Munster: Pelatih Semen Padang Bingung Lihat Permainan Kami

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengaku tak mempermasalahkan kehadiran dari juru taktik Semen Padang, Eduardo Almeida pada partai melawan PSM. Ia pun yakin Almeida tak akan mendapatkan banyak informasi dari laga melawan PSM.

Semen Padang memang menjadi lawan berikutnya untuk Bhayangkara FC. Vendry Mofu dkk dijadwalkan akan melawat ke Stadion PTIK, Jakarta Selatan, pada Sabtu (2/11) mendatang.

Eduardo Almeida bukanlah satu-satunya perwakilan Semen Padang yang hadir di Stadion PTIK pada Selasa (29/10). Laskar Kabau Sirah juga mengirimkan Flavio Beck Junior untuk memantau permainan Bhayangkara FC.

Eduardo Almeida - Paul Munster - Bhayangkara FC - Semen Padang - Media Indonesia
Media Indonesia

“Saya tak khawatir dengan kehadiran pelatih Semen Padang. Karena di pertandingan ini kami melakukan tiga kali melakukan pergantian taktik. Mungkin dia sedikit kebingungan dengan penampilan kami,” ujar Paul Munster kepada awak media.

Salah satu pergantinan taktik yang dilakukan oleh Munster adalah, menarik Hedipo Gustavo dan memasukkan penyerang veteran, Herman Dzumafo di masa turun minum. Menurut Munster, hal tersebut memang menjadi rencana cadangan milik Bhayangkara FC untuk mengalahkan PSM.

“Di masa turun minum, kami mengganti taktik. Kami mempunyai rencana cadangan karena kami tidak ingin bermain untuk imbang. Kami bermain untuk menang di setiap pertandingan. Saya ingin para pemain punya mental pemenang. Di pertandingan ini, para pemain punya mental pemenang,” ujar pria asal Irlandia Utara itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Uropmabin, 32 Menit di Semen Padang: Satu Gol, Satu Assist

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Semen Padang tampaknya sudah memiliki kartu truf baru dalam mengarungi putaran kedua Liga 1 2019. Dialah Mariando Djonak Uropmabin yang padahal baru main 32 menit tapi langsung jadi pahlawan skuatnya.

Uropmabin sejatinya sama sekali tak diperhitungkan di skuat Kabau Sirah. Kedatangan pelatih Eduardo Almeida yang jeli melihat kemampuannya, akhirnya membuat pemain kelahiran 26 September 1995 itu mendapat kesempatan.

Eks pemain Barito Putera itu sejatinya baru turun dalam dua pertandingan saja. Itu-pun sebagai pengganti dan ditotal hanya main 32 menit. Tapi, dalam dua laga itu, dia berhasil memberikan satu gol dan satu assist buat Semen Padang.

https://www.instagram.com/p/B3rSrdblrwB/

Satu golnya terbilang istimewa. Dia mengemas gol menit 90+5 saat membawa Semen Padang melakoni comeback brilian melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (16/9/2019).

“Saya diberikan kesempatan oleh coach babak pertama atau babak kedua. Babak kedua saya sering diturunkan. Saya harus manfaatkan kesempatan itu,” ungkap Uripmabin usai laga kepada wartawan.

Tentu dua penampilan istimewanya itu bikin Almeida kian memperhitungkannya di dalam skuat Kabau Sirah. Tapi menurutnya, sudah menjadi kewajiban memberikan yang terbaik bila dipercaya pelatih.

“Saya menunjukkan ke coach agar pertandingan selanjutnya dapat kesempatan lagi. Sudah jadi kewajiban seorang pemain untuk menunjukkan saat mendapatkan kesempatan,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ada Kejelian Eks Pelatih Benfica di Balik Keberhasilan Semen Padang

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Ada kejelian dari Eduardo Almeida di balik kesuksesan Semen Padang melakoni comeback brilian di kandang Persija Jakarta, Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (16/10). Eks pelatih Benfica U-16 itu memberi keputusan tepat melakukan pergantian pemain di babak kedua.

Tim berjuluk Kabau Sirah itu memang secara spartan sukses meraih kemenangan 2-1 atas Persija. Dua gol mereka didapatkan dari dua pemain pengganti, yakni Vendry Mofu dan Mariando Djonak Uropmabin.

Bahkan, gol Uropmabin jadi penentu kala mengemasnya menit ke-90+4. Tentu yang disorot adalah keputusan tepat Almeida yang berhasil mengubah permainan Semen Padang.

Klasemen Liga 1 dan hasil pertandingan pekan ke-21
instagram.com/semenpadangfcid

“Seperti yang saya bilang, laga sudah berubah jadi kami mengganti pemain juga. Pemain ini saya percaya dengan mereka (Mofu dan Uropmabin). Mereka sudah bekerja setiap hari. Ini adalah strategi. Yang diganti bukannya tidak bermain baik,” ungkap Almeida kepada wartawan.

Pada paruh kedua, Semen Padang diakuinya bermain lebih kepada memanfaatkan serangan balik. Mereka melihat celah di lini pertahanan Macan Kemayoran saat ditinggal maju oleh beberapa pemain bertahannya.

“Babak kedua kami mencoba mengambil keuntungan dari transisi ofensif. Lalu kami menctek gol di menit terakhir,” pungkas pelatih asal Portugal tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bikin Persija Gigit Jari di Menit Akhir, Semen Padang Merendah

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Semen Padang tetap merendah meski sukses membuat Persija Jakarta gigit jari pada menit akhir. Kemenangan 2-1 mereka di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (16/10/2019) didapatkan dengan perjuangan tak kenal lelah dari para pemain.

Seperti diketahui, dalam laga tersebut Persija sebenarnya unggul lebih dahulu melalui Marko Simic. Striker asa Kroasia itu sukses mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti menit ke-16.

Akan tetapi, Semen Padang justru bisa bangkit pada paruh kedua. Dua pemain pengganti, yani Vendry Mofu dan Mariando Djonak Uropmabin malah sukses membuat tim berjuluk Kabau Sirah itu berbalik unggul.

Vanderlei Francisco - Semen Padang - Persija - @semenpadangfcid
instagram.com/semenpadangfcid

“Kami tahu akan menghadapi laga yang sulit melawan tim kuat. Jadi kami mencoba menutup ruang jadi mereka tak begitu banyak peluang. Mereka tim bagus punya kualitas dan main bagus tapi kami menutup ruang,” ungkap pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, kepada wartawan.

Kendati demikian, Almeida tak mau terlalu larut merayakan kemenangan ini. Menurutnya hasil tersebut tak lepas dari perjuangan Irsyad Maulana dan rekan-rekan yang tak kenal lelah hingga menit akhir.

“Babak kedua kami mencoba mengambil keuntungan dari transisi ofensif. Lalu kami mencetak gol di pertandingan terakhir. Dua tim bagus di lapangan, selamat kepada kedua pemain dan tentu pemain kami yang melakukan tugas bagus.,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hati-Hati Persija, Semen Padang Tengah On-fire

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Persija Jakarta harus hati-hati ketika menjamu Semen Padang di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (15/10/2019). Sebab, saat ini sang tamu tengah on-fire jelang laga Persija vs Semen Padang.

Seperti diketahui, di bawah kendali Eduardo Almaeida, Semen Padang perlahan tapi pasti mulai menunjukkan performa positif. Mereka bahkan sudah tak terkalahkan dalam empat pertandingan secara beruntun.

Jelang laga melawan Persija mereka jua membawa modal berharga. Tim berjuluk Kabau Sirah itu baru saja meraih kemenangan 1-0 di markas Badak Lampung FC, pada 5 Oktober lalu. Kondisi itulah yang harus jadi lampu kuning buat Macan Kemayoran.

Vanderlei Francisco - Semen Padang - Persija - @semenpadangfcid
instagram.com/semenpadangfcid

Kendati demikian, Almeida tak mau jemawa sebelum bertanding. Dia menyebut kunci dari beberapa hasil positif pasukannya berkat motivasi saja.

“Motivasi yang diberikan ke pemain adalah kuncinya. Pemain jadi enjoy di setiap latihan, enjoydan untuk juga fokus dalam pertandinga ke pertandingan,” sebut Almeida kepada wartawan.

Tak ditampik kalau posisi Semen Padang yang masih berada di zona merah memengaruhi mental pemainnya. Tapi, semua itu tak mau malah dijadikan beban. Laga Persija vs Semen Padang, menurutnya seperti laga-laga lainnya, mereka fokus menaklukkan pertandingan demi pertandingan.

“Jadi tidak ada fokus bagaimana meningkatkan posisi di klasemen. Tapi, fokus kami untuk memenangkan pertandingan ke pertandingan lain,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sudah Kantongi Kitas, Eks Benfica Siap Dampingi Semen Padang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Benfica B Eduardo Almeida akan resmi mendampingi Semen Padang saat melawat ke markas Perseru Badak Lampung di Stadion Sumpah Pemuda akhir pekan ini, Sabtu (5/10/2019).

Almeida sendiri baru mengantongi surat izin tinggal terbatas (Kitas). Kepastian itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Hasfi Rafiq.

“Persoalan administrasi Eduardo sudah selesai dan dia akan berada di bench pada laga melawan Badak Lampung nanti,” kata Hasfi Rafiq seperti dikutip Football5star.com dari Antaranews, Kamis (3/10/2019).

Weliansyah - Semen Padang - Tira Persikabo - @semenpadangfcid
instagram.com/semenpadangfcid

Sebelumnya Almeida memang belum bisa mendapat mendampingi langsung pertandingan Semen Padang baik saat pertandingan ataupun jumpa pers karena masalah Kitas tersebut.

Dikatakan oleh Hasfi bahwa kepastian Almeida mendampingi skuat Semen Padang dari pinggir lapangan, semoga hal tersebut bisa membuat perfomance Kabau Sirah jadi lebih baik.

“Semoga dengan persiapan panjang, dapat menghasilkan tiga poin dan membawa kami keluar dari zona degradasi,” ucapnya.

Eduardo Almeida sendiri mengatakan bahwa dengan keluarnya KITAS, dirinya bisa lebih leluasa untuk memberi instruksi untuk skuat Semen Padang.

“Tentunya sangat penting berada bersama tim agar kita dapat langsung memberi instruksi dan strategi saat pertandingan,” kata Almeida.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Semen Padang Jamu PSM Makassar dengan Motivasi Berlipat

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, mengatakan bahwa timnya saat ini sedang memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi selepas mencuri satu poin dari markas Persib Bandung. Hal tersebut menurutnya akan membuat timnya bermain dengan motivasi berlipat ketika menjamu PSM Makassar, Senin (23/9).

Satu poin yang diraih dari markas Persib Bandung memang belum bisa mengangkat Semen Padang yang saat ini masih duduk di posisi juru kunci. Namun, hal tersebut setidaknya membuat Irsyad Maulana dkk percaya kalau mereka bisa lepas dari jeratan degradasi.

“Kita berhasil membawa pulang satu poin dari Bandung membuat mental anak-anak jadi naik. Ini termotivasi semua pemain untuk bisa raih tiga poin home,” ujar Eduardo Almeida dikutip dari laman resmi Liga 1.

Eduardo Almeida - Semen Padang - PSM Makassar - @semenpadangfc. id 2
instagram.com/semenpadangfc.id

“Ya, kami ingin bangkit. Jelas kuncinya harus bisa memenangkan semua laga kandang tidak terkecuali lawan siapa pun,” sambung Eduardo Almeida menambahkan.

PSM sendiri datang ke Sumatera Barat dengan modal yang cukup positif. Pekan lalu, mereka berhasil mengalahkan tim tangguh, Tira Persikabo, di Stadion Mattoangin. Namun, hal itu sama sekali tak membuat Eduardo Almeida gentar.

“Ya semua pemain PSM punya skill dan teknik sangat baik. PSM memang sangat bagus kalau main di kandang sendiri. Namun kami tetap akan berusaha, bekerja keras untuk mengamankan poin maksimal,” tandas pelatih berpaspor Portugal itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Semen Padang ini Punya Spesialisasi Penyelamat Tim dari Degradasi

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida mempunyai spesialisasi menarik selama ia berkarir sebagai pelatih. Spesialisasi itu pun disebutnya akan ia terapkan di Kabau Sirah musim ini.

Eduardo Almeida memiliki spesialiasi untuk mengangkat tim-tim yang sedang berada di zona degradasi untuk kemudian lolos ke posisi yang aman. Hal itu tentunya sangat cocok bagi Semen Padang yang kini berada di posisi terbawah di klasemen Liga 1 2019.

Dirinya pun mengaku tidak merasa terbebani ketika menukangi Kabau Sirah di musim ini. Justru ia menyebut bahwa situasinya saat ini sudah sering ia alami di perjalanan karirnya.

Eduardo menyebutkan pengalamannya ketika menyelamatkan Melaka United dari zona degradasi di Liga Malaysia beberapa waktu lalu. Ia pun juga mengaku telah menyelamatkan dua tim di Liga Portugal dari hal yang sama.

Pelatih Semen Padang ini Punya Spesialisasi Penyelamat Tim dari Degradasi, Eduardo Almeida
Liga-indonesia.id

“Tidak, saya sudah mengalami hal seperti ini ketika melatih di tim sebelumnya. Saya menyelamatkan Melaka United dari degradasi dua tahun lalu. Di Portugal juga saya telah menyelamatkan 2 tim dari degradasi,” ujar Eduardo, seperti dikutip Football5Star.com dari laman Vikingpersib.

Ia pun kini merasa mempunyai tantangan baru ketika memutuskan untuk melatih Semen Padang FC. Eduardo justru menikmati karirnya ketika berada di bawah tekanan.

“Itu tantangan yang selalu saya terima, saya tahu itu sulit dan berbahaya bagi pelatih. Tapi saya suka tantangan, kita bekerja di bawah tekanan, dan memberikan yang terbaik. Saya ingin membawa tim ini naik ke zona aman,” paparnya.

Untuk melawan Persib Bandung di laga sore ini (18/9/2019), dirinya pun berkata bahwa anak asuhnya tengah dalam motivasi yang kuat untuk memulai putaran kedua kompetisi dengan tren positif.

“Motivasi sangat kuat, kita ingin memulai (putaran kedua) bermain dengan bagus, dan mendapatkan poin. Itu tekad kita besok, kita juga tahu sangat sulit bermain di kandang Persib, mereka tim yang bagus,” pungkasnya.

Misi Mulia Eduardo Almeida Bersama Semen Padang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih anyar Semen Padang, Eduardo Almeida, mengatakan bahwa dirinya mendapatkan tugas yang cukup berat dari manajemen Kabau Sirah. Eduardo mendapatkan target untuk bisa membawa Semen Padang keluar dari zona degradasi dan tetap bertahan di Liga 1 musim ini.

Saat ini, Semen Padang memang masih menjadi tim juru kuncu setelah hanya mampu meraih 11 poin dari 17 partai. Terpaut enam angka dari Persija Jakarta yang berada di zona aman setelah meraih poin penuh pada partai melawan PSIS Semarang.

“Saya pikir ini adalah tantangan besar yang baru saya mulai di sini. Butuh kerja keras seluruh tim untuk membuat poin menyelamatkan tim. Saya tentunya tertantang untuk bisa membawa tim ini kembali bersaing dan keluar dari zona merah,” ujar Eduardo Almeida dikutip dari laman resmi Liga 1.

Eduardo Almeida - Semen Padang - Liga 1 - liga-indonesia. id
liga-indonesia.id

Dengan sisa 17 pertandingan di Liga 1, Eduardo merasa optimistis bisa menjalankan misinya dengan baik. Menurutnya, Irsyad Maulana dkk harus tetap mempertahankan rasa kebersamannya untuk bisa keluar dari posisi juru kunci.

“Kita harus memulainya sekarang bersama-sama, kita harus segera bangkit karena masih ada banyak laga yang masih tersisa. Kita yakin dengan bersama-sama kita bisa menghadapi ini,” sambungnya menambahkan.

Eduardo akan melakoni laga debutnya bersama Semen Padang pada Rabu (18/9) mendatang. Mereka akan melawat ke markas tim tangguh, Persib Bandung, dengan target membawa pulang poin demi keluar dari zona degradasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]