12 Menit Aksi Terakhir Egy Maulana Vikri Bersama Lechia Gdansk?

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri bermain sekitar 12 menit ketika Lechia Gdansk melakoni laga pamungkas Ekstraklasa, Minggu (16/5). Apakah laga di kandang Jagiellonia Bialystok itu menjadi aksi terakhir Egy bersama Lechia?

Pada pertandingan tersebut, Lechia Gdansk kalah 1-2 dari Jagiellonia Bialystok. Dua gol tim tuan rumah dicetak melalui penalti Jakov Puljic pada menit ke-9 dan Tomas Prikryl menit ke-79. Sementara, gol Lechia disumbangkan Karol Fila pada menit ke-61.

Egy Maulana Vikri Lechia gdansk - instagram @egymaulanavikri
instagram @egymaulanavikri

Egy Maulana Vikri, yang memulai laga dari bangku cadangan, masuk menggantikan Zarko Udovicic pada menit ke-85. Pemain berusia 20 tahun itu diberi tugas mengisi pos di lini tengah tim asuhan Piotr Stokowiec ketika Lechia dalam posisi tertinggal 1-2.

Sayangnya, kehadiran Egy belum mampu menghadirkan keberuntungan buat Lechia Gdansk meski injury time mencapai 7 menit. Kekalahan 1-2 membuat Lechia gagal memperbaiki peringkat di klasemen Ekstraklasa dan menutup musim di urutan ketujuh dengan 42 poin.

Selepas pertandingan melawan Jagiellonia, Egy Maulana Vikri akan langsung bergabung bersama timnas Indonesia yang berangkat ke Dubai, Uni Emirat Arab. Egy dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong menghadapi laga-laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pemain kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu bergabung dengan timnas Indonesia di tengah ketidakpastian nasib bersama Lechia Gdansk. Sejauh ini, belum diketahui apakah Egy masih bertahan di klub Polandia itu atau tidak musim depan.

Pasalnya, kontrak Egy Maulana Vikri akan kedaluwarsa pada 30 Juni mendatang. Ketika tiba di Lechia pada Juli 2018, jebolan SKO Ragunan tersebut memang hanya meneken kontrak dengan durasi tiga musim.

Sampai saat ini, pihak klub belum memberi kepastian terkait nasib Egy Maulana Vikri. Padahal, sejatinya Lechia Gdansk memiliki opsi menambah durasi kontrak Egy untuk dua tahun berikutnya.

Egy Maulana Vikri tampil sebagai starter saat Lechia Gdansk melawan Wisla Krakow.
Twitter @Ekstraklasa

Egy Maulana Vikri Koleksi Dua Trofi Juara

Akan tetapi, Lechia Gdansk selama tiga musim terakhir justru urung mengoptimalkan potensi Egy Maulana Vikri. Pada musim ini saja, pemain setinggi 168 centimeter itu cuma diberi kesempatan tampil 7 kali dengan total 84 menit. Seluruhnya sebagai pemain pengganti.

Rata-rata dia tampil hanya 12 menit di lapangan. Penampilan terlamanya adalah ketika Lechia menjamu Pogon Szczecin pada pekan ketujuh Ekstraklasa. Egy masuk pada menit ke-62 dan tampil 28 menit. Bahkan, tak jarang juga dia cuma tampil bersama tim kedua Lechia.

Selama menurunkan Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk pun lebih sering bernasib sial. Dalam 7 laga tersebut, Lechia menderita 5 kekalahan dan cuma dua kali menang. Egy pun belum bisa memberi kontribusi assist ataupun gol.

Total selama tiga musim di Polandia, cuma tampil 11 laga meski 60 kali dimasukkan ke dalam daftar susunan pemain. Menit bermainnya jika diakumulasi selama tiga tahun tersebut cuma menyentuh angka 139 menit dan cuma sekali menjadi starter ketika menghadapi Wisla Kraków pada Juli 2019.

Meski begitu, Egy sudah memiliki tambahan prestasi untuk curriculum vitae miliknya. Bersama Lechia Gdansk, dia pernah menjuarai Piala Polandia atau Fortuna Polish Cup dan Piala Super Polandia pada 2019.

Egy Maulana Vikri berpose dengan trofi Piala Super Polandia 2019.
gol24.pl

Khusus Piala Super Polandia atau Superpuchar Polski, Egy bisa berbangga hati. Pasalnya, saat menang 3-1 melawan Piast Gliwice, Egy turut tampil meski baru masuk pada menit ke-90 menggantikan Zarko Udovicic.

Dengan pengalaman yang dilalui selama tiga musi bersama Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri agaknya harus mulai memikirkan masa depannya. Opsi bermain di negara lain yang mau memberi jam terbang lebih bisa masuk pertimbangan.

Apalagi, sampai saat ini Lechia belum memberi kepastian masa depan saat kontraknya habis pada 30 Juni 2021. Bukan mustahil laga melawan Jagiellonia Bialystok di Ekstraklasa merupakan penampilan terakhir Egy bersama Lechia Gdansk.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Jadi Saksi Kebangkitan Lechia Gdansk

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kerja keras Lechia Gdansk pada pekan ke-25 Ekstraklasa Polandia membuahkan hasil. Sempat tertinggal dua gol, Egy Maulana dkk berhasil memaksa laga berakhir imbang 2-2 kala menjamu Piast Gliwice, Sabtu (17/4/2021).

Bermain di stadion Energa, Piotr Stokowiec, kembali memasukkan nama Egy Maulana dalam daftar susunan pemain. Untuk pemain sayap pilihan utama, sang nakhoda percaya pada Zarko Udovicic dan Lukasz Zwolinski.

Menerapkan skema 4-1-4-1, Lechia Gdansk justru dipaksa bertahan oleh Piast Gliwice. Padahal mereka butuh poin penuh untuk menembus empat besar.

egy maulana vikri Lechia gdansk Twitter @LechiaGdanskSA
Twitter @LechiaGdanskSA

Tapi Piast Gliwice nyatanya punya tujuan yang sama. Tim tamu tidak mau tempat mereka di posisi keempat digeser Lechia Gdansk.

Maka dari itu mereka langsng menggebrak. Hasilnya pun terlihat saat laga berjalan setengah jam. Dominik Steczyk sukses memecah kebuntuan lewat sontekan kerasnya.

Gol Dominik Stecyzk sekaligus jadi satu-satunya gol yang tercipta pada babak pertama. Memasuki babak kedua Lechia bukannya berbenah.

Mereka justru kecolongan lagi saat laga baru berjalan tiga menit. Kali ini gol dilesakkan Patryk Sokolowski. Melihat timnya tertinggal dua gl, Piotr Stokowiec melakukan perubahan.

Lima pemain dia masukkan untuk mengejar ketinggalan. Tapi nama Egy Maulana tetap tidak dilirik sang nakhoda.

Ini membuat penggawa timnas Indonesia tak pernah dimainkan pada 14 laga terakhir Lechia Gdansk. Padahal namanya selalu dimasukkan dalam daftar pemain tiap pekannya.

Kendati demikian, Lechia mampu bangkit pada menit terakhir. Mereka memperkecil ketinggalan pada menit ke-87 lewat gol Lukasz Zwolinski. Dan ketika laga memasuki injury time, drama pun terjadi.

Wasit menunjuk titik putih untuk tuan rumah. Eksekusi yang diambil Flavio Paixao berhasil memastikan satu poin Lechia.

Imbang 2-2 tidak berpengaruh banyak pada posisi keduanya. Lechia Gdansk masih di urutan kelima dengan 38 angka. Sama dengan Piast Gliwice yang ada tepat di atasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hajar Tim Juru Kunci, Egy Maulana Cs Kokoh di Papan Atas

gamespool
Hajar Tim Juru Kunci, Egy Maulana Cs Kokoh di Papan Atas 11

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan lanjutan Ekstraklasa yang mempertemukan Stal Mielec vs Lechia Gdansk berakhir dengan skor 1-0. Kemenangan ini membuat Lechia naik ke posisi 4 klasemen sementara. Tapi Egy Maulana kembali hanya menjadi pemain cadangan.

Pada babak pertama, Lechia justru dibombardir habis-habisan. Dalam waktu setengah jam, Stal Mielec mencatatkan 4 tendangan ke gawang sementara Lechia tak melakukan tembakan ke gawang sama sekali. Beruntung kiper Dusan Kuciak berhasil melakukan beberapa penyelamatan gemilang.

Tapi Lechia berhasil mencetak gol di penghujung babak pertama lewat Lukasz Zwolinski yang berhasil melewati kiper Rafal Straczek sebelum melepaskan tembakan ke gawang yang kosong.

Babak kedua Lechia memakai gaya permainan yang sama, bertahan dengan mengandalkan serangan balik. Pertahanan mereka kini lebih rapi. Dusan Kuciak juga sesekali melakukan penyelamatan bagus.

Lechia sempat mati-matian menjaga gawangnya dari kebobolan pada penghujung laga, tapi penampilan apik dari kiper Kuciak dan tiang gawang menyelamatkan gawang mereka. Laga tetap bertahan dengan skor 1-0.

Ini merupakan kemenangan ketiga Lechia secara beruntun dan semakin menkokohkan posisi mereka di papan atas. Mereka saat ini sudah mengumpulkan 29 poin dari 9 kemenangan, 2 imbang dan 8 kali kalah.

Untuk Egy Maulana sendiri, ini untuk ke-7 kalinya dia secara beruntun hanya duduk di bangku cadangan. Terakhir kali Egy bermain tepatnya pada November tahun lalu saat Lechia kalah dari Piast Gliwice 2-0.

Susunan Pemain Stal Mielec vs Lechia Gdansk:

Mielec (5-4-1): 13-Rafal Straczek; 21-Mateusz Matras, 23-Krystian Getinger, 2-Albin Grandlund (96-Robert Dadok), 32-Jonathan de Amo; 4-Bozhidar Chorbadzhiyski (9-Andreja Prokic); 77-Maciej Jankowski (10-Mateusz Mak), 7-Maciej Domanski, 17-Petteri Forsell, 6-Marcin Flis; 92-Aleksandar Kolev (99-Lukasz Zjawinski).

Pelatih: Leszek Ojrzynski.

Lechia (4-1-4-1): 12-Dusan Kuciak; 2-Rafal Pietrzak, 19-Karol Fila, 23-Mario Maloca, 4-Kristers Tobers; 69-Jan Bieganski; 7-Maciej Gajos (36-Tomasz Makowski), 9-Lukasz Zwolinski, 22-Joseph Ceesay (20-Conrado Buchanelli), 6-Jaroslaw Kubicki; 28-Flavio Paixao.

Pelatih: Piotr Stokowiec.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Masuk Skuat, Lechia Gdansk Menang dan Tembus Lima Besar

gamespool
Egy Maulana Masuk Skuat, Lechia Gdansk Menang dan Tembus Lima Besar 14

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan lanjutan Ekstraklasa yang mempertemukan Lechia Gdansk vs Gornik Zabrze berakhir dengan skor 2-0. Egy Maulana masuk ke dalam skuat tapi kembali hanya menjadi pemain cadangan.

Lechia mencetak gol pada menit ke-24. Flavio Paixao mendapatkan bola dan memberi umpan ke Maciej Gjos, dan dia berhasil memasukkan bola. Gol dianulir karena Flavio berada pada posisi offside, tapi VAR mensahkan gol itu.

Lechia mencetak gol lagi pada menit ke-40. Joseph Ceesay melepaskan tembakan yang ditepis oleh Martin Chudy. Tapi Flavio berhasil menyambar bola liar.

Pada babak kedua, Gornik lebih menguasai permainan, tapi Lechia yang berkali-kali melakukan serangan balik yang efektif. Namun tak ada tambahan gol di babak kedua dan laga berakhir dengan skor 2-0.

Kemenangan ini membuat Lechia naik ke peringkat lima klasemen Ekstraklasa dengan perolehan 26 poin dari 8 kemenangan, 2 imbang dan 8 kali kalah. Kini mereka hanya berjarak 2 poin dari Rakow yang berada di posisi ke-3, yang mana itu merupakan zona Eropa. Tapi Rakow masih memiliki satu laga sisa.

Untuk Egy Maulana sendiri, ini untuk ke-6 kalinya dia secara beruntun hanya duduk di bangku cadangan. Terakhir kali Egy bermain tepatnya pada November tahun lalu saat Lechia kalah dari Piast Gliwice 2-0.

Total Egy Maulana baru bermain 5 kali musim ini dan hanya mengumpulkan 62 menit bermain tanpa satupun gol dan assist.

Susunan Pemain Lechia Gdansk vs Gornik Zabrze

Lechia (4-2-3-1): 12-Dusan Kuciak; 4-Kristen Tobers, 25-Michal Nalepa (23-Mario Maloca), 5-Bartosz Kopacz, 2-Rafal Pietrzak; 69-Jan Bieganski, 6-Jaroslaw Kubicki (17-Mateusz Zukowski), 22-Joseph Ceesay (20-Conrado Holz), 15-Kenneth Saief (19-Karol Fila), 7-Maciej Gjos, 28-Flavio Paixao.

Pelatih: Piotr Stokowiec.

Gornik (3-5-2): 84-Martin Chudy; 5-Stefanos Evangelou, 2-Przermyslaw Wisniweski, 27-Adrian Gryzkiewicz; 9-Jesus Jimenez, 65-Erik Janza, 15-Norbert Wojfuszek (23-Giannis Masouras), 17-Bartosz Nowak (3-Krzysztof Kubica), 8-Alasana Manneh (6-Roman Prochazka); 21-Piotr Krawczyk (20-Daniel Scislak), 10-Richmond Boakye.

Pelatih: Marcin Brosz.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Reaksi Pelatih Lechia Gdansk Usai Egy Maulana Vikri Cs Tutup Tahun dengan Pesta Gol

gamespool
Reaksi Pelatih Lechia Gdansk Usai Egy Maulana Vikri Cs Tutup Tahun dengan Pesta Gol 19

Football5star.com Indonesia – Lechia Gdansk memutus rentetan empat kekalahan beruntun dengan hasil positif. Bertandang ke markas Cracovia Krakow, pelatih Lechia, Piotr Stokowiec, girang karena rekan-rekan Egy Maulana Vikri Cs. bisa menutup tahun dengan pesta gol 3-0, Minggu (20/12/2020) WIB.

Sebelumnya, Lechia Gdansk melewati tren buruk dengan empat kekalahan beruntun dari Piast Gliwiche (0-2), Lech Poznan (0-1), Legia Warszawa (0-2), dan Wisla Plock (0-1). Situasi itu membuat Piotr Stokowiec sempat berang, terlebih setelah kekalahan dari tim papan bawah, Wisla Plock.

Lechia Gdansk Piotr Stokowiec Egy Maulana Vikri Ekstraklasa - sportowefakty
Sportowefakty

Kemarahan Piotr Stokowiec direspons positif oleh seluruh rekan setim Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk. Hasilnya, pertandingan melawan Cracovia Krakow di Stadion Cracovii im, yang sekaligus menjadi penutup tahun, bisa dimenangkan dengan skor meyakinkan.

Lechia Gdansk pesta tiga gol tanpa balas yang masing-masing dicetak Rafal Pietrzak pada menit ke-14, Maciej Gajos menit ke-81, dan Jaroslav Mihalik pada injury time. Hasil yang membuat Piotr Stokowiec girang sekaligus puas.

“Saya katakan setelah pertandingan melawan Wisla Plock bahwa kami tak bisa terus bermain seperti itu. Saya senang karena kami bisa memegang kata-kata. Saya puas melalui pertemuan, dengan determinasi, komitmen, dan juga kedisiplinan taktik. Ini seharusnya tim bermain,” ucap Piotr Stokowiec, dikutip Football5star.com dari Lechia.net.

Egy Maulana Vikri Masih Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Pada laga ini, Piotr Stokowiec kembali memasukkan nama Egy Maulana Vikri di dalam daftar susunan pemain. Namun, Egy hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan bersama beberapa rekan lain.

Egy Maulana Vikri Lechia Gdansk @lechiagdanskSA
Twitter @@lechiagdanskSA

Tak cuma itu, Piotr Stokowiec pun terkesan pelit melakukan pergantian pemain. Hanya tiga pemain yang masuk pada babak kedua, itupun setelah memasuki menit ke-88.

“Kami tak ingin menghilangkan ritme permainan tim, seperti kesalahan yang pernah kami lakukan dengan line-up, rotasi, dan sistem. Hari ini kami menunjukkan stabilitas. Saya tak mau mengusik tim, karena tak ada yang harus diubah,” bilang dia lagi.

Khusus bagi Egy Maulana Vikri, ini kali ketiga dia berada di bangku cadangan dalam lima pertandingan terakhir, termasuk ketika Lechia menderita empat kekalahan beruntun.

Total pada musim ini, Egy Maulana Vikri baru diturunkan sebanyak lima pertandingan Ekstraklasa dan semuanya sebagai pengganti. Selain itu, dia juga enam kali masuk daftar susunan pemain tapi tak diturunkan.

Lechia Gdansk, berkat kemenangan atas Cracovia Krakow, kni menempati peringkat ketujuh klasemen Ekstraklasa dengan 19 poin. Setelah ini, kompetisi akan memasuki libur musim dingin dan lanjut lagi pada akhir Januari 2021. Jagiellonia Bialystok akan jadi lawan berikutnya Lechia pada Jumat (30/1/2021).

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Diabaikan, Pelatih Marah-marah Lechia Gdansk Kalah Lagi

gamespool
Egy Maulana Vikri Diabaikan, Pelatih Marah-marah Lechia Gdansk Kalah Lagi 24

Football5star.com IndonesiaLechia Gdansk di luar dugaan kalah 0-1 saat menjamu tim papan bawah Ekstraklasa, Wisla Plock, Selasa (15/12/2020). Pada laga ini, pelatih Piotr Stokowiec kembali mengabaikan pemain muda Indonesia, Egy Maulana Vikri.

Padahal, Piotr Stokowiec sejatinya melakukan beberapa eksperimen pada pertandingan di Stadion Energa hari ini. Kapten sekaligus bomber andalan asal Portugal, Flavio Paixao, ditempatkan di bangku cadangan bersama Egy Maulana Vikri.

Egy Maulana Vikri Lechia Gdansk @lechiagdanskSA
lechia.pl

Piotr Stokowiec justru memberikan debut kepada pemain mdua berumur 19 tahun, Mateusz Żukowski, dan langsung dipasang sebagai starter. Nama mengejutkan lain adalah Egzon Kryeziu yang dipasang sebagai jangkar di lini tengah.

Padahal, di posisi tersebut sebenarnya Lechia Gdansk memiliki Egy Maulana Vikri yang secara jam terbang lebih matang ketimbang Mateusz Żukowski. Keputusan memasang dua pemain muda itu yang membuat Piotr Stokowiec mendapat sorotan tajam.

Eksperimen itu dinilai berisiko karena Lechia Gdansk sebenarnya dituntut menang pada laga kandang terakhir tahun ini. Benar saja, Lechia dihukum oleh gol tunggal Wisla Plock yang dilesakkan Dusan Lagator pada menit ke-65 dan tak mampu membalasnya.

Setelah kebobolan oleh gol pertama Dusan Lagator di Ekstraklasa, Piotr Stokowiec melunak dan menurunkan Flavio Paixao bersama Jaroslav Mihalik dan Jakub Arak. Sementara, sang pelatih tetap saja mengabaikan Egy Maulana Vikri dan membiarkannya tetap duduk manis di bangku cadangan.

Piotr Stokowiec Geram dan Pasang Badan

Terkait eksperimen berisiko yang dilakukan, Piotr Stokowiec pun coba membuat pembelaan. Dia menyebut, keputusan memainkan Mateusz Żukowski dan Egzon Kryeziu, serta mencadangkan Flavio Paixao dan Egy Maulana Vikri, sudah masuk ke dalam pertimbangan matang.

Lechia Gdansk vs Wisla Plock Piotr Stokowiec Egy Maulana Vikri Ekstraklasa - sportowefakty
Sportowefakty.wp.pl

“Saya tak mau menghakimi perorangan, tapi saya juga tak mau menyalahkannya (Egzon Kryeziu). Dia bermain karena merupakan pemain muda yang tengah berkembang,” ujar Stokowiec, dikutip Football5star.com dari laman resmi Lechia Gdansk.

Kekalahan dari tim yang dianggap salah satu terlemah di Ekstraklasa musim ini pun membuat Piotr Stokowiec tak bisa menahan emosi. Bagaimana tidak, ini menjadi kekalahan beruntun keempat bagi Lechia Gdansk.

“Ketika saya mengatakan setelah pertandingan sebelum bahwa saya marah, sekarang saya sangat geram. Saya ulangi sekali lagi, Lechia tak bisa dan tak akan bermain seperti itu. Saya tak bisa membayangkan situasinya jadi seperti ini. Saya bertanggung jawab,” bilang Stokowiec lagi.

Akibat empat kekalahan beruntun, Lechia Gdansk kini berkutat di peringkat ke-10 klasemen sementara Ekstraklasa dengan koleksi 16 poin. Mereka terpaut 13 angka dari penghuni puncak klasemen, Legia Warszawa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Main Lagi, Lechia Gdansk Kembali Dihampiri Mimpi Buruk

gamespool
Egy Maulana Vikri Main Lagi, Lechia Gdansk Kembali Dihampiri Mimpi Buruk 30

Football5star.com Indonesia – Keputusan pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec, menurunkan Egy Maulana Vikri berujung mimpi buruk. Lechia Gdansk dikalahkan juru kunci klasemen Ekstraklasa, Piast Gliwice, dengan skor 0-2, Selasa (24/11/2020) WIB.

Entah kebetulan atau tidak, kehadiran Egy, setidaknya lima laga terakhir, turut menentukan hasil Lechia Gdansk. Lechia mencatat dua kemenangan, satu seri, dan dua kekalahan, dalam lima pertandingan terakhir di Ekstraklasa.

Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri - 058 sport
058 sport

Dalam lima pertandingan tersebut, Egy Maulana Vikri diturunkan sebanyak dua kali oleh Piotr Stokowiec. Sementara pada tiga pertandingan lainnya, pemain timnas Indonesia itu hanya duduk di bangku cadangan.

Dua pertadingan ketika Egy dimainkan adalah ketika menghadapi Pogon Szczecin (19/10/2020) dan bertandang ke markas Piast Gliwice (24/11/2020). Dalam dua pertandingan tersebut, Lechia Gdansk dipaksa menelan kekalahan, 0-1 dari Pogon Szczecin dan 0-2 dari Pias Gliwice.

Di antara dua kekalahan itu, Lechia mencatat hasil imbang 1-1 di kandang Zaglebie Lubin (23/10/2020), menang 3-1 di Wisla Krakow (28/10/2020), serta menang 3-2 atas Slask Wroclaw. Nah, selama meraih tiga hasil positif itu, Piotr Stokowiec justru tak menurunkan Egy Maulana Vikri.

Gagal Bertuah, Egy Maulana Vikri Justru Hadirkan Tulah
Piast Gliwice vs Lechia Gdansk Omrah Haydary - sportowefakty
Sportowefakty

Artinya, setiap Egy diberi kesempatan tampil dalam dua bulan terakhir, Lechia Gdansk justru mengalami mimpi buruk. Termasuk tadi malam, ketika Egy diturunkan pada menit ke-84 menggantikan Karol Fila.

Saat itu, Lechia dalam posisi berusaha mengejar ketinggalan dua gol dari Pias Gliwice. Kedua gol tuan rumah dicetak pada babak pertama, masing-masing oleh Jakub Swierczok pada menit ke-3 lewat penalti, serta Jakub Czerwiski menit ke-32.

Masuknya Egy Maulana Vikri dan empat pemain lain nyatanya tak banyak membantu. Lechia Gdansk dipaksa pulang dengan tangan kosong dari penghuni dasar klasemen Ekstraklasa itu. Bahkan, berkat kemenangan 2-0 atas Lechia, Pias Gliwice berhasil naik dua peringkat ke urutan 14.

Piast Gliwice vs Lechia Gdansk - przeglad sportowy
Przeglad sportowy

“Saya marah dengan hasil pertandingan, tapi itulah sepak bola. Bahkan, saya pun tak akan puas jika bisa meraih hasil imbang. Kami marah karena sebenarnya tak pantas kalah,” sesal pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec, dikutip Football5star.com dari laman Lechia.pl.

Egy Maulana Vikri sendiri sebenarnya baru saja bermain bersama Lechia II atau tim cadangan, pada Sabtu (21/11/2020). Dalam laga melawan Grom Nowy Staw itu, Egy tampil sebagai starter dan membantu Lechia II menang 6-0.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Separuh Skuat Lechia Gdansk Positif Covid-19, Bagaimana Nasib Egy Maulana Vikri?

gamespool
Separuh Skuat Lechia Gdansk Positif Covid-19, Bagaimana Nasib Egy Maulana Vikri? 35

Football5star.com Indonesia – Kabar mengejutkan datang dari klub tempat Egy Maulana Vikri berkarier, Lechia Gdansk. Diberitakan berbagai media di Polandia, 13 pemain dari skuat Lechia Gdansk dinyatakan positif Covid-19 atau virus corona.

Sepekan lalu, tepatnya pada 29 Oktober, seluruh pemain, staf, dan ofisial tim Lechia, menjalani swab test untuk meneteksi SARS-Cov-2 alias Covid-19. Tes itu dilakukan jelang pertandingan di Piala Polandia melawan Olimpia Grudziądz.

Hasilnya, tidak sedikit dari pemain dan staf yang dinyatakan positif Covid-19. Bahkan, Sportowefakty menyebut, ada 13 pemain Lechia Gdansk yang dipastikan positif terjangkit virus corona dan 7 lainnya adalah staf serta ofisial tim.

Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri Covid-19 virus corona - przegladsportowy-pl
przegladsportowy.pl

“Jumlah orang yang terinfeksi di Lechia Gdansk meningkat setelah menjalani tes lanjutan SARS-Cov-2. Saat ini, 13 pemain dan 7 staf pekerja sekaligus ofisial tim dinyatakan positif (Covid-19),” bunyi pernyataan Lechia Gdansk, dikutip Football5star.com dari laman resmi lechia.pl.’

Seluruh Anggota Tim Jalani Isolasi, Pertandingan Ditunda

Artinya, ada separuh pemain dari total skuat Lechia Gdansk yang dinyatakan positif Covid-19. Sayangnya, pihak Lechia enggan membeberkan siapa ke-13 pemain yang terinfeksi itu. Apakah pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri, termasuk di dalamnya?

Lechia Gdansk, dalam pernyataannya, hanya menyebutkan beberapa nama. Mereka juga merilis beberapa pemain yang diklaim sudah sembuh dari infeksi Covid-19 pada tes sebelumnya.

“Separuh dari anggota tim terinfeksi. Kelompok ini termasuk Dusan Kuciak (Slovakia), Kristers Tobers (Latvia), dan Karol Fila (timnas U-21 Polandia). Beruntung, dalam beberapa kasus kami bisa melewatinya. Kami senang ada pemain yang bisa sembuh dari infeksi sebelumnya, termasuk Jaroslav Mihalik,” sebut juru bicara Lechia, Arkadiusz Bruliński.

Lechia Gdansk vs Stal Mielec, Egy Maulana Vikri - @lechiagdanskSA
@lechiagdanskSA

Sesuai protokol kesehatan yang berlaku, semua pihak di Lechia, yang dinyatakan positif Covid-19 atau tidak, harus menjalani isolasi di tempat karantina khusus. Termasuk Egy Maulana Vikri meski tak ada kabar apakah ikut terfineksi atau tidak.

Semoga setelah karantina kami bisa kembali berlatih normal. Semoga juga kami bisa kembali ke performa sebelum dipaksa berhenti. Sekarang, kami meminta fan untuk mendoakan semuanya lekas sembuh,” ujar Arkadiusz Bruliński lagi.

Akibat meningkatnya jumlah kasus, beberapa pertandingan di Ekstraklasa terpaksa ditunda. Antara lain Podbeskidzie Bielsko-Biała vs Zagkębie Lubin, Lechia Gdańsk vs Śląsk Wrockaw, Górnik Zabrze vs Piast Gliwice, dan Wiska Pkock vs Pogoń Szczecin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gara-gara Virus Corona, Egy Maulana Vikri Gagal Tampil Lagi Akhir Pekan Ini

gamespool
Gara-gara Virus Corona, Egy Maulana Vikri Gagal Tampil Lagi Akhir Pekan Ini 40

Football5star.com, Indonesia – Sejatinya, Egy Maulana Vikri berpeluang tampil pada laga keempat beruntun di Ekstraklasa pada akhir pekan ini. Namun, dia harus menunda kesempatan itu. Pertandingan Wisla Krakow vs Lechia Gdansk ditunda akibat banyaknya kasus positif virus corona (COVID-19) di kubu tuan rumah.

Pertandingan Wisla Krakow vs Lechia Gdansk sedianya akan digelar pada Minggu (4/10/2020). Akan tetapi, duel Ekstraklasa pada akhir pekan itu terpaksa dibatalkan setelah adanya konsultasi dengan dokter klub, tim medis PZPN, dan rekomendasi Malopolska Sanitary & Epidemiological Station.

Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri - lechia-pl
lechia.pl

Pasalnya, dari hasil tes SARS-CoV-2 terhadap anggota skuat Wisla Krakow, jumlah positif cukup tinggi. Beberapa pemain Wisla Krakow yang dinyatakan positif terjangkit virus corona salah satunya mantan winger Borussia Dortmund, Jakub Błaszczykowski.

Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona, pertandingan Wisla Krakow vs Lechia Gdansk batal digelar akhir pekan ini. Jadwal baru pun sudah dibuat, yakni Rabu 28 Oktober 2020. Alhasil, penampilan keempat beruntun Egy Maulana Vikri di ajang Ekstraklasa terpaksa tertunda.

Egy Maulana Vikri Tampil dalam Tiga Laga Terakhir Lechia Gdansk

Sebelumnya, Egy Maulana Vikri sudah tampil dalam tiga pertandingan terakhir Lechia Gdansk. Dalam debut musim ini, pemain berlabel timnas Indonesia itu tampil 9 menit sebagai pengganti ketika timnya kalah 0-3 di kandang Górnik Zabrze, (13/9/2020).

Setelahnya, penyerang berumur 20 tahun itu diturunkan lagi pada babak kedua laga melawan Stal Mielec. Dia tampil 8 menit dalam pertandingan yang dimenangkan Lechia Gdansk dengan skor 4-2 itu.

Lalu Egy masuk pada menit ke-79 dalam pertandingan melawan Podbeskidzie Bielsko-Biala di Stadion Energa, Sabtu (26/9/2020). Lechia mencatat kemenangan 4-0 dan berhasil menembus tiga besar klasemen Ekstraklasa.

Egy Maulana Vikri lechia gdansk - iG @egymaulanavikri
Instagram @egymaulanavikri

Dengan adanya penundaan laga di kandang Wisla Krakow hingga 28 Oktober, berarti pertandingan berikutnya Lechia Gdansk adalah menghadapi Pogon Szczecin. Laga itu pun baru akan digelar dua pekan mendatang setelah jeda internasional, yakni pada Selasa (20/10/2020).

Artinya, kesempatan Egy Maulana Vikri merasakan penampilan keempatnya di Ekstraklasa musim ini harus tertunda hingga dua pekan mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Bantu Lechia Gdansk Pesta Gol dan Tembus Tiga Besar

gamespool
Egy Maulana Vikri Bantu Lechia Gdansk Pesta Gol dan Tembus Tiga Besar 44

Football5star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri kembali dimainkan oleh Lechia Gdansk. Penyerang asal Indonesia itu turut membantu Lechia pesta gol 4-0 atas Podbeskidzie Bielsko-Biala di Stadion Energa, Sabtu (26/9/2020).

Bagi Egy Maulana Vikri, pertandingan melawan Bielsko-Biala merupakan penampilannya yang ketiganya di Ektraklasa musim 2020-21. Sebelumnya, dia tampil menghadapi Gornik Zabrze (0-3) dan Stal Mielec (4-2).

Dalam dua laga sebelumnya, Egy tampil sebagai pemain pengganti dan tampil kurang dari 10 menit. Melawan Bielsko-Biala, Egy tampil lebih lama. Dia masuk pada menit ke-79 menggantikan Conrado Buchanelli.

Egy Maulana Vikri diplot mengisi salah satu poros di sektor gelandang serang menopang ujung tombak utama, Flavio Paixao. Penampilan pemuda berumur 20 tahun itu pun cukup baik.

Ketika Egy masuk ke lapangan, Lechia Gdansk sudah dalam posisi unggul 3-0. Ketiga gol tuan rumah lahir pada babak pertama melalui aksi bunuh diri Aleksander Komor pada menit ke-13, dan brace Flavio Paixao masing-masing menit ke-30 dan ke-42.

Lechia-gdansk-Flavio-Paixao-Omran-Haydary-Conrado-Egy-Maulana-Vikri-Twitter-@lechiagdanskSA
Twitter @LechiaGdanskSA

Setelah Egy Maulana Vikri masuk bersama Egzon Kryeziu, Lechia Gdansk masih menampilkan permainan menyerang. Egy pun cukup baik ikut mengatur tempo permainan dan tak pernah kehilangan bola.

Bahkan, Egy turut berkontribusi dalam lahirnya gol keempat Lechia Gdansk pada pertandingan kali. Berawal dari pergerakan Egy dengan bola saat memasuki masa injury time, Lechia akhirnya mendapatkan tendangan pojok.

Bola hasil umpan sepak pojok Rafal Pietrzak berbuah gol Bielsko-Biala setelah ditanduk oleh Lukasz Zwolinski ke dalam gawang. Tak lama setelah gol itu, wasit meniup peluit tanda pertandingan tuntas. Skor akhir menjadi 4-0 untuk kemenangan Lechia.

Berkat tambahan tiga angka, Lechia Gdansk naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Ekstraklasa. Tim asuhan Piotr Stokowiec itu mengoleksi 9 poin dari 5 pertandingan, hasil 3 kemenangan dan dua kali kalah.

Susunan Pemain Lechia Gdansk vs Bielsko Biala

Lechia Gdańsk: Dusan Kuciak; Karol Fila, Michał Nalepa, Bartosz Kopacz, Rafał Pietrzak; Omran Haydary (85. Mateusz Żukowski), Jarosław Kubicki, Tomasz Makowski (69. Mateusz Sopoćko), Maciej Gajos (79. Egzon Kryeziu), Conrado ( 79. Egy Maulana Vikri); Flavio Paixao (69. Łukasz Zwoliński).

Podbeskidzie Bielsko-Biała: Martin Polacek; Filip Modelski, Aleksander Komor, Milan Rundic, Kacper Gach; Karol Danielak (56. Łukasz Sierpina), Gergo Kocsis, Jakub Bieroński (56. Filip Laskowski), Tomasz Nowak (70. Desley Ubbink), Marko Roginic (70. Mateusz Marzec); Kamil Biliński.

Kartu Kuning: Makowski, Kubicki (Lechia) – Roginić, Biliński, Modelski (Podbeskidzie)

Wasit: Tomasz Kwiatkowski

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Kembali Dimainkan, Lechia Gdansk Menang Meyakinkan

gamespool
Egy Maulana Vikri Kembali Dimainkan, Lechia Gdansk Menang Meyakinkan 49

Football5star.com IndonesiaEgy Maulana Vikri kembali dimainkan oleh pelatih Lechia Gdanks, Piotr Stokowiec, pada laga Ekstraklasa melawan Stal Mielec, Sabtu (19/9/2020). Pada laga di Stadion Energa Gdansk iu, Lechia Gdansk menang dengan skor meyakinkan 4-2.

Sebelumnya, Egy sudah diberikan debut musim 2020-21 ketika Lechia Gdansk menghadapi Gornik Zabrze, (13/9/2020). Sialnya, tampil selama 9 menit Egy gagal membantu Lechia terhindar dari kekalahan telak 0-3.

Lechia Gdansk vs Stal Mielec, Egy Maulana Vikri - @lechiagdanskSA
Twitter @LechiaGdanskSA

Pada pertandingan setelahnya, lagi-lagi Egy ditampilkan pada babak kedua. Anggota timnas Indonesia itu masuk pada menit ke-82 menggantikan pemain muda Brasil, Conrado Buchanelli.

Egy Maulana Vikri memang masih belum mampu memberi kontribusi maksimal berupa gol atau assist. Namun, setelah pemain asal Sumatera Utara itu masuk, Lechia Gdansk bisa memantabkan kemenangan 4-2 melalui gol Michal Nalepa pada menit ke-88.

Sebelum Egy Maulana Vikri masuk, Lechia Gdansk sempat tertinggal 1-2 lebih dahulu. Gol Flavio Paixao pada menit ke-4 mampu dikejar oleh Stal Mielec melalui aksi Krystian Getinger (23′) dan Mateusz Mak (44′).

Sementara, Lechia bisa menyamakan skor pada pengujung babak pertama berkat gol Conrado. Sementara, gol yang membawa Lechia unggul lagi menjadi 3-2 adalah brace Flavio Paixao melalui titik penalti.

Lechia Gdansk vs Stal Mielec, Flavio Paixao, Egy Maulana Vikri - @lechiagdanskSA
Twitter @LechiaGdanskSA

Bagi Lechia Gdansk, ini menjadi kemenangan kedua dalam Ekstraklasa musim 2020-21. Sebelumnya, mereka menang atas Warta Poznan pada pekan pertama dengan skor 1-0 sebelum kalah dari Rakow.

Sementara bagi Egy Maulana Vikri, laga melawan Stal Mielec menjadi penampilan keduanya secara beruntun pada musim ini. Tiga musim beruntun Egy selalu tampil dalam laga Ekstraklasa, tapi belum juga mendulang gol atau assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Dicemooh dan Dilecehkan Publik Polandia

gamespool
Egy Maulana Vikri Dicemooh dan Dilecehkan Publik Polandia 53

Football5star.com Indonesia – Performa Egy Maulana Vikri yang tak kunjung membaik pada musim ketiga di Ekstraklasa agaknya membuat jengah publik Polandia. Bahkan, tak sedikit yang mulai mencemooh hingga melecehkan pemain timnas Indonesia tersebut.

Kenyataan itu tampak dalam sebuah unggahan foto di akun Instagram resmi Ekstraklasa. Dalam unggahan tersebut, akun @ekstraklasa_official menampilkan foto aksi Egy Maulana Vikri ketika menjalani laga perdananya musim ini.

Egy-Maulana-Vikri-Lechia-Gdansk-Ekstraklasa-@ekstraklasa_official

Egy Maulana Vikri tampil pada babak kedua pertandingan Gornik Zabrze vs Lechia Gdansk di Arena Zabre pada Minggu (13/9/2020). Egy yang mengenakan nomor punggung 32, masuk pada menit ke-81 menggantikan pemain asal Afganistan, Omran Haydary.

Penampilan itu mendapat sorotan dari Ekstraklasa, meski Lechia Gdansk kalah 0-3 dari Gornik Zabrze. “@egymaulanavikri sudah tampil pada musim ketiga di #Ekstraklasa, kami menantikan gol pertama!” tulis @ekstraklasa_official pada Selasa (15/9/2020).

Unggahan itu lantas mendapat respons dari banyak pihak. Baik itu dari warganet Indonesia hingga publik Polandia. Di antara reaksi yang muncul dari warganet Polandia, ada yang berkomentar positif tapi tidak sedikit pula yang negatif.

Bahkan, cukup banyak yang mencemooh dan melecehkan Egy Maulana Vikri dengan menuliskannya di kolom komentar menggunakan Bahasa Polandia. Kalimat-kalimat yang digunakan pun cukup menohok, tak kalah dengan warganet Indonesia.

https://www.instagram.com/p/CFKEULAKEXs/
Berikut beberapa komentar warganet Polandia soal Egy Maulana Vikri:

“Bintang Instagram yang bersemangat ????,” tulis Dominik Steinke (@stenol97).

“Pesepak bola yang lemah, dia tidak menonjol,” sindir Patryk Lukaszewski (@patryk.lukaszewskii).

“Dia tidak pantas menjadi pesepak bola di Ekstraklasa, berpenampilan subjektif … Dia membawa penggemar sampah dari Indonesia yang akan mengingat apa yang dikatakan tentang dia ????????‍♂️????,” sebut Damian Jaczek (@damzerik).

“Pemain lain setelah menjalani musim seperti itu pasti sudah lama dipecat,” tulis dejw (@deyveed).

“Saya berpikir dia akan menunjukkan sesuatu di liga yang lemah seperti Polandia. Akan tetapi dia bahkan tidak bisa menembus tim utama. Dia juga tidak tampil menawan di tim cadangan, meski terkadang mencetak gol. Orang-orang terlalu percaya bahwa dia siap untuk Eropa,” kritik Adam Skorupka (@a.scorupco1).

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tanpa Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk Hanya Bermain Imbang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri kembali menjadi penghangat bangku cadangan akhir pekan ini. Ia tidak diberi kesempatan bermain saat Lechia Gdansk tandang ke markas Pogon Szczecin, Minggu (14/6/2020).

Nama Egy Maulana Vikri masuk dalam daftar 22 pemain. Ia pun beberapa kali melakukan pemanasan di pinggir lapangan.

Sementara di lapangan, laga berjalan sangat menarik. Gol bahkan sudah tercipta ketika laga baru berusia empat menit. Sayang, gol bukan berasal dari Lechia Gdansk.

Pogon Szczecin membuka keunggulan lewat sontekan Santeri Hostikka. Skor 1-0 membuat tensi pertandingan kian meninggi. Lechia yang bermain cukup disiplin akhirnya menyamakan kedudukan saat laga berjalan setengah jam.

Melalui situasi bola mati, tendangan keras Maciej Gajos sukses membobol jala tuan rumah yang dikawal Dante Stipica. Gol ini sekaligus menutup babak pertama.

Awal babak kedua berjalan lebih lambat untuk kedua tim. Hal ini membuat kedua pelatih melakukan perubahan dengan memasukkan pemain baru.

Tanda-tanda Egy Maulana Vikri akan dimainkan terlihat Dari pinggir lapangan. Ia sempat melakukan pemanasan. Namun, hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga pelatih Piotr Stokowiec tidak menurunkannya.

Padahal sudah empat laga beruntun nama pemain 19 tahun selalu masuk dalam skuat Lechia Gdansk. Sementara itu, hasil imbang pada pekan ke-30 Ekstraklasa membuat Lechia Gdansk tertahan di peringkat kedelapan dengan 43 angka.

Kendati pekan ke-30 adalah pekan terakhir, Ekstraklasa musim ini masih akan berlanjut. Ya, ke-16 klub masih harus bermain pada babak play-off untuk menenukan juara, jatah tim ke Eropa, serta degradasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Dibiarkan Duduk Manis, Lechia Gdansk Bernasib Tragis

dinasti
Egy Maulana Vikri Dibiarkan Duduk Manis, Lechia Gdansk Bernasib Tragis 60

Foootball5star.com, Indonesia – Lechia Gdansk mengalami tren menurun semenjak kompetisi Ekstraklasa digulirkan kembali. Teranyar, Lechia Gdansk bernasib tragis kalah 1-3 di kandang saat menjamu Cracovia, Selasa (9/6/2020). Di laga itu, Egy Maulana Vikri masih dibiarkan hanya duduk manis di bangku cadangan.

Ekstraklasa kembal bergulir sejak akhir Mei setelah diliburkan selama masa pandemi Covid-19. Pada pertandingan pertamanya, Lechia Gdansk sempat meraih kemenangan tipis 4-3 atas Arka Gdynia. Di laga tersebut, Egy cuma menjadi penghangat bangku cadangan.

Masih bernasib sama, Egy Maulana Vikri lagi-lagi cuma diberikan kesempatan menjadi penonton di bench ketika Lechia Gdansk bertandang ke Gornik Zabrze, (5/6/2020). Pada laga tersebut, tim tamu hanya membawa pulang hasil imbang 2-2.

Lechia Gdansk Egy Maulana Vikri sport trojmiasto pl
sport.trojmiasto.pl

Alih-alih kembali ke jalur kemenangan, Lechia Gdansk justru semakin merosot pada pertandingan ketiga sejak Ekstraklasa kembali digulirkan. Menjamu Cracovia di Stadion Energa, tim asuhan Piotr Stokowiec itu dipaksa menelan kekalahan 1-3.

Momok bagi gawang Lechia Gdansk adalah Pelle Van Amersfoort yang mencetak dua gol untuk Cracovia masing-masing pada menit ke-34 dan ke-89. Pemain Lechia sejatinya bisa menceta dua gol juga, tapai salah satunya adalah bunuh diri.

Tak lama setelah Lukasz Zwolinski mencetak gol penyeimbang 1-1 untuk tuan rumah pada menit ke-46, petaka gol bunuh diri itu lahir. Pada menit ke-52, bek Mario Maloca melesakkan bola ke gawangnya sendiri.

12 Laga Egy Maulana Vikri Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Sejak gol bunuh diri itu, Piotr Stokowiec memang coba memutar otak dengan melakukan tiga pergantian pemain. Namun, tidak ada kepercayaan untuk Egy Maulana Vikri. Tiga pemain yang diturunkan pada pertengahan babak kedua adalah Jaroslaw Kubicki, Kenny Saief, dan Jarpslav Mihalik.

Sementara, Egy kembali hanya menjadi penonton dari bangku cadangan sepanjang pertandingan. Hal yang sudah dilakukan sepanjang 12 pertandingan pada Ekstraklasa musim ini.

Egy Maulana Vikri Lechia Gdansk Ekstraklasa - lechia.pl
lechia.pl

Satu-satunya penampilan Egy Maulana Vikri di Ekstraklasa 2019-2020 adalah pada pekan kedua ketika menghadapi Wisla Krakow. Ketika itu, Egy masuk pada awal babak kedua dan dipasang sebagai penyerang sayap kanan.

Sementara, akibat kekalahan 1-3 ari Cracovia, Lechia Gdansk kini tertahan di peringkat ke-7 klasemen dengan nilai 41. Posisi mereka hanya terpaut tiga angka dari dua tim teratas di zona play-off degradasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Rekan Setim Egy Maulana Vikri Curhat Soal Ancaman Virus Corona di Polandia

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Virus corona mulai menyebar di Eropa. Tak terkecuali Polandia. Setidaknya, sudah ada 58 orang yang positif corona dan satu yang meninggal di negeri tempat pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri, meniti karier itu.

Kondisi mengkhawatirkan itu memaksa PZPN selaku otoritas sepak bola di Polandia bertindak cepat menangguhkan semua pertandingan Ekstraklasa. Tak ada lagi pertandingan setidaknya sampai akhir Maret.

egy maulana-lechia gdansk

Ancaman virus corona yang semakin mengkhawatirkan itu turut membuat rekan setim Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk, Kristers Tobers, mencurahkan perasaannya di media sosial.

Kristers Tobers mengaku kecewa ketika pertandingan sempat digelar tanpa kehadiran suporter. Namun, demi keselamatan banyak orang, dia memahami bahwa nyawa jauh lebih penting dari segalanya.

“Tanpa suporter, sepak bola tak bernyawa. Kami sedih sama seprti kalian ketika pertandingan harus ditunda, tapi kesehatan menjadi prioritas sekarang,” ucap rekan baru Egy Maulana Vikri itu dikutip Football5star.com dari akun Twitter pribadinya, @kristers_tobers.

Pemain Latvia berusia 19 tahun itu berharap ancaman virus corona yang mewabah akan segera berakhir. “Aku berharap kalian semua memerhatikan apa yang menjadi anjuran dan sampai jumpa lagi di stadion segera mungkin,” bilang Kristers Tobers memungkasi.

Selain Kristers Tobers, kekhawatiran juga menyelimuti rekan seklub Egy Maulana Vkri lainnya, yakni bek Lechia Gdansk, karol Fila.

“Kami tak punya panduan spesifik mengenai apa yang harus dilakukan dalam situasi ini. Kami hanya perlu menjaga diri, rutin mencuci tangan, dan tidak panik. Begitu juga fans, karena situasi saat ini bukan lelucon,” bilang Karol Fila di laman Lechia.pl.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

58 Positif Corona di Polandia, Bagaimana Nasib Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk?

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Virus corona semakin menyebar luas di kawasan Eropa. Italia menjadi yang tertinggi dengan total 15,113 orang positif corona. Disusul Spanyol dan Jerman. Lalu, bagaimana dengan Polandia, negara tempat pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri, meniti karier?

Berdasarkan data Center for Systems Science and Engineering (CSEE) pada Sabtu (14/3/2020) pukul 3:00 WIB, sudah ada 58 orang yang positif terjangkit virus corona di Polandia. Bahkan, ada 1 orang yang dikabarkan meninggal dunia.

Jumlah itu memang tidak sebesar beberapa negara lain di Eropa. Bahkan dibanding Indonesia yang sudah mencatat ada 69 orang yang positif corona. Namun, sudah cukup membuat pihak pemerintah Polandia cemas dan mengambil langkah tegas.

Salah satunya adalah menghentikan setiap kegiatan yang melibatkan orang banyak, termasuk olahraga. Salah satu yang terkeda dampaknya adalah sepak bola. Ekstraklasa alias kasta teratas Liga Polandia, resmi menghentikan semua pertandingan sampai akhir Maret.

Dua Pertandingan Lechia Gdansk Ditunda

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Stadion Energa - Newspix

Dengan kata lain, Egy Maulana Vikri dan klubnya, Lechia Gdansk, pun tak akan lagi menggelar pertandingan sampai akhir bulan ini. Padahal, PZPN selaku induk organisasi sepak bola di Polandia, sempat membuat keputusan pada Kamis (12/3/2020), bahwa pertandingan Ekstraklasa akan tetap bergulir.

Namun, keputusan itu direvisi sehari setelahnya. Semua pertandingan baik di kasta teratas atau bawahnya, harus ditunda setidaknya sampai akhir Maret. Keputusan itu dibuat menyusul adanya anjuran dari badan sepak bola Eropa, UEFA.

“Selama 24 jam kami terlibat dalam konsultasi dengan asosiasi dan liga lain, yang juga memutuskan menunda kompetisi,” ucap Presiden Ekstraklasa, Marcin Animucki, dikutip Football5star.com dari laman resmi Lechia Gdansk.

“Dengan alasan keselamatan, semua pertandingan di liga, pada pekan ke-23 baik kasta pertama atau kedua, akan ditangguhkan dan kelanjutannya diumumkan segera,” lanjut Marcin Animucki.

Dengan penundaan itu, berarti klub yang diperkuat Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, batal menghadapi Arka Gdynia pada 15 Maret dan Gronik Zabrze pada 21 Maret. Jika kompetisi dilanjutkan bulan depan, Lechia Gdansk akan menghadapi Cracovia Kraków pada 5 April.

Kebetulan pula, Egy Maulana Vikri pun tengah menjalani pemulihan akibat cedera yang dideritanya beberapa pekan lalu. Pada April, kondisi Egy Maulana Vikri diperkirakan sudah pulih dan siap masuk kembali ke skuat Lechia Gdansk.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Setiap Pertandingan Egy Maulana Vikri di Eropa Tak Boleh Lagi Ditonton dan Diliput

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pencinta sepak bola Indonesia yang ingin menyaksikan langsung Egy Maulana Vikri bermain bersama Lechia Gdansk, tampaknya harus gigit jari. Namun, bukan karena Egy Maulana Vikri tak akan bermain lagi.

Ekstraklasa alias Liga Polandia, merilis aturan baru bahwa setiap pertandingan di stadion, tak boleh melibatkan partisipasi publik. Tentunya termasuk ketik Egy Maulana Vikri bermain bersama Lechia Gdansk.

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Stadion Energa - Newspix

Aturan tersebut dibuat menyusul kasus penyebaran virus corona (Covd-19) di Eropa yang kian memprihatinkan. Alhasil, otoritas Ekstraklasa tak ingin mengambil risiko dengan mengeluarkan aturan yang juga sudah diberlakukan di beberapa wilayah di Eropa.

“Dikarenakan risiko penyebaran virus corona (Covid-19) di Polandia dan keputusan otoritas administratif untuk memperpanjang larangan pengorganisasian acara-acara massal, termasuk pertandingan sepak bola. Kami ingin memberi tahu Anda bahwa sampai pemberitahuan lebih lanjut Pertandingan PKO Bank Polski Ekstraklasa akan diselenggarakan tanpa partisipasi publik,” kata Presiden Ekstraklasa SA, Marcin Animucki, dikutip Football5star.com dari laman resmi Ekstraklasa.

Pihak Ekstraklasa hanya memberlakukan aturan larangan partisipasi publik, baik penonton atau awak media, karena mustahil untuk menunda atau memberhentikan kompetisi. “Karena masa sulit untuk menentukan di mana larangan akan berlaku, tidak mungkin untuk merencanakan penundaan pertandingan,” ucap Marcin Animucki lagi.

Melalui aturan tersebut, berarti setiap pertandingan tidak boleh dihadiri oleh penonton atau awak media sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Pastinya juga termasuk pertandingan yang dimainkan Egy Maulana Vikri bersama klubnya, Lechia Gdansk.

Namun, demi memfasilitasi informasi mengenai pertandingan, pihak klub diwajibkan mempersiapkan tim media untuk kebutuhan material publik. Caranya, sesi jumpa pers setelah pertandingan serta wawancara dengan pemain, akan dilakukan melalui live broadcast.

Sementara untuk kebutuhan foto dan penyiaran, hanya pihak yang berafiliasi dengan Ekstraklasa atau official TV broadcaster yang diperbolehkan menghadiri pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Berita Egy Maulana Vikri: Drama 8 Gol, 7 Kartu, dan 2 Penalti, di Laga Lechia Gdansk

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Lechia Gdansk gagal mencatat kemenangan saat bertandang ke markas KGHM Zaglebie Lubin, Sabtu (7/3/2020). Dalam pertandingan yang berakhir dengan drama 8 gol itu, Lechia Gdansk pun kembali tak menurunkan pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri.

Skor 4-4 di Stadion Zaglebia, markas Zaglebie Lubin, sekaligus menjadi kelanjutan hasil minor Lechia Gdansk dalam dua laga terakhir Ekstraklasa. Pada tengah pekan lalu, tim asuhan Piotr Stokowiec pun baru saja dibekap 0-3 oleh pemuncak klasemen, Legia Warszawa.

Flavio Paixao Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk Energa - radiogdansk

Dalam pertandingan melawan Zaglebie Lubin, Lechia Gdansk turun dengan formasi 4-1-4-1. Selain tak memasukkan Egy Maulana Vikri di dalam daftar susunan pemain, Piotr Stokowiec juga mengesampingkan kapten sekaligus striker andalan, Flavio Paixao.

Posisi Flavio Paixao diberikan kepada Lukasz Zwolinski sebagai ujung tombak tunggal. Sementara di sektor sayap kanan, bukan Egy Maulana Vikri atau Omran Haydary yang diberikan kepercayaan. Jaroslav Mihalik-lah yang mengisi sisi kanan ditemani Conrado di sektor kiri.

Nama terakhir itu pula yang menjadi pembuka keunggulan Lechia berkat gol cepatnya pada menit ke-4. Akan tetapi, merepons segera dengan mencetak gol balasan pada menit ke-16 melalui Sasa Balic.

Lechia Gdansk Unggul 3 Kali Tapi Tak Beruntung

Pelatih Egy Maulana Vikri Ultimatum Kemampuan Bersaing di Tim Utama Lechia Gdansk - IG @lechia_gdansk

Nasib sial benar-benar menghantui Lechia Gdansk sepanjang pertandingan. Bagaimana tidak, bukan cuma sekali mereka unggul, bahkan sampai tiga kali. Namun, semua keunggulan itu menguap.

Skor 2-1 untuk keunggulan Lechia melalui gol penalti Lukasz Zwolinski pada menit ke-23 mampu dibalas oleh Filip Starzynski juga dari titik putih pada menit ke-40. Sebelum jeda, Lechia kembali unggul jadi 3-2 berkat gol Jaroslav Mihalik pada menit ke-41.

Bahkan pada babak kedua, Jaroslav Mihalik mampu menambah keunggulan tim tamu pada menit ke-55. Sial bagi Lechia Gdansk, lagi-lagi keunggulan 4-2 itu menguap. Zaglebie Lubin sanggup menambah dua gol untuk mengubah skor kembali imbang.

Gol ketiga Zaglebie Lubin dilesakkan kembali oleh Filip Starzynski pada menit ke-59. Lalu pada menit ke-69, Bartosz Bialek menjadi pencetak gol keempat sekaligus menjadikan skor akhir 4-4. Tak cuma drama 8 gol, laga pun berjalan keras dengan dikeluarkannya 7 kartu kuning oleh wasit Pawel Gil.

Dengan hasil ini, Lechia Gdansk tak bergerak dari posisi ketujuh dengan 38 poin. Begitu pula Zaglebie Lubin yang masih di zona degradasi tepatnya posisi ke-11 dengan 33 angka.

Sementara bagi Egy Maulana Vikri, laga melawan Zaglebie Lubin menjadi kali ketiga beruntun tak ada namanya di skuat Lechia. Sebelumnya, Egy juga tak diajak pelatih Piotr Stokowiec kala menghadapi Korona Kielce dan Legia Warszawa.

Susunan Pemain

Zaglebie Lubin: Dominik Hladun – Alan Czerwinski, Dominik Jończy (81. Jakub Tosik), Lubomir Guldan, Sasa Balic – Evgeni Bashkirov, Dejan Drazic, Filip Starzynski, Sasa Zivec (81. Patryk Szysz) – Damjan Bohar, Bartosz Bialek.

Lechia Gdansk: Dusan Kuciak – Rafal Pietrzak, Michal Nalepa, Mario Maloca, Rafal Kobryn – Kristers Tobers (46. Jaroslaw Kubicki), Patryk Lipski, Tomasz Makowski, Jaroslav Mihalik (70. Omran Haydary) – Conrado (77. Kenny Saief), Lukasz Zwoliński.

Wasit: Pawel Gil
Kartu Kuning: Lubomir Guldan, Sasa Żivec, Dominik Jończy, Jakub Tosik (Zaglębie Lubin) – Kristers Tobers, Tomasz Makowski, Łukasz Zwoliński (Lechia Gdansk)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Tak Diajak Main Lagi, Lechia Gdansk Tersungkur di Energa

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri, untuk kali kedua beruntun tak diajak ke dalam skuat Lechia Gdansk dalam lanjutan Ekstraklasa. Tanpa Egy, Lechia tersungkur menelan kekalahan 0-2 dari pemuncak klasemen, Legia Warszawa, di Stadion Energa, Kamis (5/3/2020) dini hari WIB.

Sebelumnya, Egy Maulana Vikri juga tak masuk skuat ketika Lechia Gdansk bertandang ke markas Korona Kielce (1/3/2020). Namun, dalam laga tersebut Lechia bisa memetik kemenangan 2-1.

egy maulana-lechia gdansk

Padahal, Pelatih Piotr Stokowiec rutin memasukkan nama Egy Maulana Vikri ke dalam daftar susunan pemain pada tiga laga sebelumnya. Namun tiba-tiba, Egy dikeluarkan dari skuat dalam dua pertandingan terakhir.

Menghadapi Legia Warszawa di hadapan 13.000 penonton di Stadion Energa, Lechia Gdansk justru inferior. Sejak awal, Piotr Stokowiec memang sudah mewaspadai kekuatan tamunya yang juga berstatus juara bertahan itu.

Kendati begitu, Legia Warszawa baru bisa membongkar pertahanan Lechia Gdansk pada babak kedua. Gol pertama mereka lahir pada menit ke-57 melalui Pawe Wszoek. Skor 1-0 untuk Legia Warszawa sejatinya tampak akan bertahan sampai laga tuntas.

Akan tetapi, petaka kembali hadir di gawang Lechia Gdansk pada masa injury time babak kedua. Legia Warszawa sukses melesakkan gol keduanya melalui aksi Mateusz Cholewiak. Hasilnya, Lechia terpaksa menelan kekalahan 0-2 dari tamunya.

Flavio Paixao Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk Energa - radiogdansk

Bagi Lechia Gdansk, hasil ini memperpanjang tren kurang memuaskan ketika tak membawa Egy Maulana Vikri di dalam skuat. Tanpa Egy, Lechia telah menelan 6 kekalalan, 2 seri, dan 6 kali menang, di Ekstraklasa musim ini.

Sementara itu, saat ada nama Egy Maulana Vikri di daftar susunan pemain, Lechia Gdansk mencatat 3 kemenangan, 4 seri, dan 2 kali kalah.

Kekalahan membuat Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan kini menghuni peringkat ke-7 klasemen Ekstraklasa. Sementara, Legia Warszawa berada di puncak klasemen dan kian menjauh dari pesaingnya Cracovia Kraków.

Susunan Pemain

Lechia Gdańsk: Dusan Kuciak; Karol Fila (Ze Gomes 76′), Rafal Kobryń, Mario Maloca, Filip Mladenović; Maciej Gajos, Kristers Tobers, Jaroslaw Kubicki ( Mateusz Makowski 58′); Omran Haydary, Rafal Pietrzak (Kenny Saief 63′), Flavio Paixao

Legia Warzsawa: Radoslaw Majecki; Mario Vesović, Artur Jędrzejczyk, Mateusz Wieteska, Michal Karbownik; Domagoj Antolić, Walerian Gwilia, Luquinhas (Mateusz Cholewiak 89′); Pawel Wszołek, Arvydas Novikovas (Bartosz Slisz 71′), Jose Kante (Tomas Pekhart 80′)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Menghilang di Sarang Korona, Lechia Gdansk Berpesta

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri sempat berada di daftar susunan pemain dalam tiga laga terakhir Lechia Gdansk. Namun saat bertandang ke sarang Korona Kielce, nama Egy Maulana Vikri menghilang lagi.

Dalam pertandingan di Suzuki Arena, Kielce, Minggu (1/3/2020) itu, pelatih Lechia Gdansk Piotr Stokowiec menurunkan formasi 4-5-1. Lechia bertumpu kepada kapten tim, Flavio Paixao sebagai ujung tombak tunggal.

Piotr Stokowiec juga menurunkan beberapa pemain baru yang direkrut pada Januari lalu. Sebut saja Conrad di sisi kiri, Kristers Tobers sebagai geladang bertahan, dan sayap kanan asal Afganistan, Omran Haydary.

Egy Maulana Vikri Lechia Gdansk Omran Haydary @lechiagdanskSA
@LechiaGdanskSA

Tak ada nama Egy Maulana Vikri baik di starting XI atau pemain cadangan. Egy jika dimainkan biasanya berperan sebagai penyerang sayap kanan, tugas yang pada laga kali ini diemban Omran Haydary.

Meski bermain di kandang lawan, Lechia Gdansk tetap mampu mendominasi permainan. Wajar saja jika melihat posisi Korona Kielce yang menempati peringkat ke-15 klasemen sementara Ekstraklasa, alias kasta teratas Liga Polandia.

Korona Kielce hanya terpaut satu peringkat dari juru kunci klasemen, LKS Lodz. Sementara, Lechia Gdansk berada di zona perebutan gelar juara, tepatnya di posisi ke-7 dengan selisih 10 poin lebih banyak dari Korona Kielce.

Pertandingan baru berjalan 18 menit, Lechia Gdansk sudah membuka keunggulan. Adalah Flavio Paixao yang membuka keran gol tim tamu berkat assist dari Filip Mladenovic.

Ketinggalan satu gol membuat Korona Kielce mulai meningkatkan agresivitas serangan. Akan tetapi, sampai babak pertama berakhir, tim asuhan Miroslaw Smyla itu gagal mencetak gol penyeimbang.

Selepas jeda, Korona Kielce semakin meningkatkan daya gedor. Hasilnya, gol yang dinanti kubu tuan rumah hadir pada menit ke-62 melalui bola sontekan Michał Papadopoulos.

Gol itu membuat tensi pertandingan semakin tinggi. Jual-beli serangan tak terelakkan. Keberuntungan akhirnya memihak Lechia Gdansk. Pada menit terakhir waktu normal babak kedua, sebuah gol dari Maciej Gajos membuat Lechia meraih kemenangan dramatis 2-1.

Kemenangan 2-1 membawa tim yang dibela Egy Maulana Vikri sejak musim lalu itu naik ke peringkat keenam klasemen Ekstraklasa dengan 47 poin. Semntara, Korona Kielce tak ebranjak dari peringkat ke-15.

Susunan Pemain Korona Kielce vs Lechia Gdansk

Korona Kielce (4-5-1): 88-Marek Koziol; 39-Erik Pacinda, 33-Ivan Marquez, 5-Adnan Kovacevic, 22-Mateusz Spychala; 27-Matej Pucko, 8-Milan Radin, 70-Petteri Forsell, 17-Rodrigo Zalazar (D’Sean Theobald 88), 7-Marcin Cebula (72-Michal Papadopulos 42); 9-Bojan Cecaric
Pelatih: Miroslaw Smyla

Lechia Gdansk (4-5-1): 12-Dusan Kuciak; 77-Rafal Kobryn, 23-Mario Maloca, 25-Michal Nalepa, 22-Filip Mladenovic; 8-Omran Haydary (Kenny Saief 69), 36-Tomasz Makowski (Jaroslaw Kubicki 80), 2-Kristers Tobers, 7-Maciej Gajos, 20-Conrado (Rafal Pietrzak 62); 28-Flavio Paixao
Pelatih: Piotr Stokowiec

Kartu Kuning: Marek Koziol 51, Petteri Forsell 79 (Korona) – Conrado 58, Michal Nalepa 61, Dusan Kuciak 63, Kristers Tobers 75, Filip Mladenovic 82, Maciej Gajos 90 (Lechia)
Kartu Merah: Adnan Kovacevic 90 (Korona)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Masuk DSP, Lechia Gdansk Kalah, Suporter Berulah

Banner LFS Baru

Football5star.com, IndonesiaEgy Maulana Vikri kembali masuk daftar susunan pemain (DSP) pada laga tandang Lechia Gdansk di markas Lech Poznan, Minggu (23/2/2020). Dalam laga yang dinodai ulah suporter itu, Lechia Gdansk harus menelan kekalahan 0-2.

Pertandingan yang digelar di Stadion INEA itu berlangsung cukup keras. Bagaimana tidak, wasit Piotr Lasyk harus mengeluarkan 8 kartu kuning untuk kedua kubu. Termasuk dua kartu kuning kepada pemain Lechia Gdansk, Karol Fila, yang berujung kartu merah pada menit ke-51.

Egy Maulana Vikri Masuk DSP, Lechia Gdansk Kalah, Suporter Berulah di Kandang Lech Poznan - Twitter @lechpoznan

Setelah Lechia Gdansk kehilangan satu pemain, praktis Lech Poznan kian mendominasi. Hasilnya, tuan rumah mencetak gol melalui Jakub Moder pada menit ke-83, disusul gol kedua lewat Filip Marchwinski menit ke-90. Lech Poznan menutup laga dengan kemenangan 2-0 atas Egy Maulana Vikri cs.

“Tentu, tim terbaik yang menang. Setelah kartu merah, kami harus berjudi dengan memainkandua striker meski kami menyadari akan adanya ancaman serangan balik lawan. Sialnya, itu yang terjadi,” sesal pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec, dikutip Football5star.com dari laman resmi Lech Poznan.

Sayangnya, laga sempat ternoda akibat ulah suorter Lechia Gdansk yang mebuat onar. Sekitar menit ke-64, oknum suporter tim tamu membuat gaduh serta melempar flare ke arah lapangan. Kapten Lechia Gdansk, Flavio Paixao, mencoba menenangkan suporter tapi tak berhasil.

Laga Sempat Dihentikan Akibat Ulah Suporter

Pada akhirnya, wasit Piotr Lasyk meminta para pemain serta ofisial tim dari kedua kubu masuk ke lorong ruang ganti sampai suasana tenang. Selain itu, lemparan flare pun membuat kondisi lapangan tak memungkinkan untuk meneruskan permainan akibat asap yang mengepul.

Berselang lima menit, wasit pun menginstruksikan para pemain kembali ke lapangan. Laga dilanjutkan lagi. Namun, ulah suporternya membuat tim yang dibela Egy Maulana Vikri itu terancam mendapat hukuman dari otoritas sepak bola Polandia. Situasi yang sangat disesali kubu Lechia.

“Lechia Gdańsk sangat mengutuk perilaku penggemar yang terjadi di Poznań selama pertandingan melawan Lech. Situasi yang dilakukan orang-orang di antara penggemar kami itu tidak dapat diterima, karena tu mengancam keselamatan orang lain di stadion,” bunyi pernyataan kubu Lechia Gdansk, dikutip Football5star.com dari laman resmi.

“Klub menyatakan kerja sama penuh dengan komite liga dalam proses pendisiplinan. Pada saat yang sama, kami menasihati suporter yang mendukung tim dalam pertandingan tandang. Perilaku apa pun yang dapat menimbulkan ancaman di stadion, tidak dapat diterima dan membuat klub bertanggung jawab terhadap konsekuensi serius,” sambung pernyataan Lechia.

Kekalahan dari Lech Poznan membuat Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan berkutat di peringkat ke-7 klasemen Ekstraklasa dengan 34 poin dari 23 laga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Tak Diturunkan Lagi, Lechia Gdansk Kembali Gagal Menang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Lechia Gdansk gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah dalam lanjutan Liga Polandia. Menjamu WKS Slask Wroclaw di Stadion Energa, Sabtu (24/8/2019) klub Egy Maulana Vikri hanya bermain imbang 1-1.

Pada pertandingan pekan keenam Ekstraklasa Polandia ini nama Egy Maulana masuk dalam skuat Lechia Gdansk. Namun, ia harus rela hanya menjadi penonton saja di tepi lapangan sepanjang 90 menit.

Kendati tidak menurunkan Egy Maulana Vikri, Lechia tetap menunjukkan performa terbaik di lapangan. Mereka bahkan bisa saja unggul lebih dulu pada menit kelima andai tendangan keras Daniel Lukasik tidak menerpa tiang gawang.

egy maulana-lechia gdansk
@LechiaGdanskSA

Terus menekan lawan, Lechia justru kecolongan saat laga memasuki menit ke-37. Sontekan Przemyslaw Placheta membuat puluhan ribu suporter yang mamadati Energa Arena terdiam. Skor 1-0 untuk keunggulan WKS Slask Wroclaw bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya pun terbukti ketika paruh kedua berlangsung 10 menit. Adalah Slawomir Peszko yang mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan umpan matang Lukas Haraslin.

Keberhasilan Lechia Gdansk menyamakan kedudukan membuat pelatih Piotr Stokowiec melakukan beberapa perubahan demi mencari gol kemenangan. Egy Maulana Vikri pun tampak melakukan pemanasan di pinggir lapangan.

Akan tetapi pemain timnas Indonesia tidak juga diturunkan. Alih-alih memainkan Egy Maulana Vikri, Stokowiech justru menunjuk Maciej Gajos, Rafal Wolski, dan Zarko Udovicic sebagai pemain pengganti.

Kendati keputusan ini mampu meningkatkan permainan Lechia di lapangan, mereka harus tetap puas dengan torehan satu angka pada laga kali ini. Walau begitu tambahan satu angka sudah cukup membuat tuan rumah naik dua peringkat ke urutan sembilan dengan tujuh poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Berpeluang Main Lawan Wisla Plock

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri sepertinya mulai menuai kepercayaan pelatih Piotr Stokowiec. Setelah dimainkan saat Lechia Gdansk melawan Wisla Krakow, dia kembali berpeluang tampil pada pekan ke-3 Ektraklasa melawan Wisla Plock pada Minggu (4/8/2019) pukul 20.00 WIB.

Kemungkinan itu terbuka setelah Egy Maulana Vikri termasuk dalam skuat yang dibawa Piotr Stokowiec ke markas Wisla Plock. Dalam unggahan di akun resmi Lechia Gdansk, pemain pujaan publik sepak bola Indonesia itu tampak bersama para pemain yang telah berada di kota tempat laga akan dimainkan.

Keberadaan pemain kelahiran 7 Juli 2000 itu di skuat Lechia Gdansk menunjukkan keyakinan Piotr Stokowiec tak goyah meskipun ada kritik dari mantan pelatih klub itu. Akhir Juli lalu, Boguslaw Kaczmarek, eks pelatih Lechia Gdansk, menyebut sang pemain belum pantas tampil di Ekstraklasa.

Secara khusus, Kaczmarek menunjuk fisik pemain timnas Indonesia itu yang lemah karena memang tak tertempa baik saat berada di tanah air. Menurut dia, itu jadi handicap besar bagi sang pemain untuk bermain di Eropa.

Kritik itu rupanya tak digubris Piotr Stokowiec. Faktanya, Egy Maulana Vikri masuk skuat ketika Lechia Gdansk bermain di kandang Brondby pada leg II kualifikasi Liga Europa. Lalu, sekarang pun dia dibawa ke markas Wisla Plock.

Bila dicermati, kepercayaan Piotr Stokowiec terhadap wonderkid Indonesia itu pada musim ini meningkat pesat dibanding musim lalu. Sejak laga Piala Super Polandia, pemain kelahiran Medan itu tercatat hanya sekali tak masuk skuat. Itu adalah saat timnya menjamu Brondby pada leg I kualifikasi Liga Europa.

Kini, kita tunggu saja apakah malam nanti Egy Maulana Vikri akan diberi kesempatan bermain seperti saat lawan Wisla Krakow? Ataukah dia akan kembali jadi penghias bangku cadangan seperti kala melawat ke kandang Brondby?

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Rapor Merah untuk Egy Maulana Vikri pada Debut Starter Lechia Gdansk

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Rapor merah Egy Maulana Vikri mewarnai pertandingan Lechia Gdansk vs Wisla Krakow di Stadion Energa, Minggu (29/7/2019). Dalam pertandingan debutnya sebagai starter untuk Lechia Gdansk di Liga Polandia (Ekstraklasa) itu, Egy diberi nilai yang cukup rendah.

Pertandingan Lechia Gdansk vs Wisla Krakow pada pekan kedua Liga Polandia musim 2019-2020, memang menghadirkan sejarah bagi Egy Maulana Vikri. Pertama kali sejak bergabung dengan Lechia pada awal musim 2018-2019, Egy akhirnya dipercaya menjadi starter pada pertandingan kompetitif.

Sebelumnya, Egy hanya beberapa kali ditampilkan sebagai pengganti jelang pertandingan berakhir. Sebut saja saat Lechia Gdansk melawan Górnik Zabrze pada 22 Desember 2018. Egy baru dimasukkan delapan menit sebelum laga tuntas.

Kesempatan berikutnya didapat Egy Maulana Vikri pada dua menit jelang laga Lechia Gdansk vs Jagiellonia tuntas, pada pekan terakhir Ekstraklasa musim lalu. Satu lagi adalah pada ajang Piala Super Polandia 2019 saat Lechia Gdansk menang 3-1 atas Piast Gliwice. Egy cuma tampil semenit pada ujung waktu.

Di luar dugaan, debut Egy Maulana Vikri sebagai starter datang cukup cepat pada musim ini. Pekan kedua Liga Polandia berjalan, pemain asal Medan itu dipercaya mengisi starting XI melengkapi trisula lini depan bersama Artur Sobiech dan Slawomir Peszko.

Egy Maulana Vikri vs Maciej Sadlok - s2-tvp-pl

Akan tetapi, Egy cuma bertahan satu babak. Memasuki babak kedua, dia digantikan gelandang Jarowslaw Kubicki. Disinyalir, Egy mengalami cedera yang diderita pada babak pertama akibat dihajar oleh bek Wisla Krakow, Maciej Sadlok.

Aksi individu Egy memaksa Maciej Sadlok menghentikannya dengan cara kasar. Egy yang berhadapan Sadlok, menunjukkan skill ‘kelok 9’ nya. Tak terima dikelabui, Sadlok menghentikannya dengan memukul leher Egy hingga terjatuh.

Wasit yang memimpin pertandingan pun tanpa ampun langsung memberikan kartu kuning kepada Sadlok. Egy pun harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan setelah ditarik keluar pada awal babak kedua.

Rapor Merah Egy Maulana Vikri

Meski mampu menunjukkan skill istimewa, Egy Maulana Vikri tak lantas mendapat nilai bagus untuk penampilannya pada pertandingan itu. Dalam skala 1-6, situs lechia.gda.pl, cuma memberikan nilai 1+ untuk performa pemuda berusia 19 tahun tersebut.

Well… Kita bisa mengatakan dengan jujur, bahwa kita mengharapkan sesuatu yang lebih dari talenta terhebat dari sepak bola Indonesia ini,” tulis lechia.gda.pl dalam keterangan nilainya untuk Egy.

Nilai 1+ bisa dibilang sebagai rapor merah Egy Maulana Vikri. Pasalnya, nilainya cuma sedikit lebih baik dari Sławomir Peszko yang memperoleh nilai 1. Sementara, pemain yang memiliki nilai serupa dengan Egy adalah Artur Sobiech.

Aksi impresif Egy Maulana Vikri saat dipercaya jadi starter pada laga Lechia Gdansk vs Wisla Krakow.

Rapor merah Egy Maulana Vikri itu bahkan tak lebih baik dari pemain penggantinya, Jaroslaw Kubicki, yang diberi nilai 2. Kendati demikian, Jaroslaw Kubicki pun disebut tak memiliki penampilan bagus. “Masuknya dia tak menghasilkan apa-apa. Ada kelemahan dalam penerimaan bola dan permainannya tak bagus,” tulis lechia.gda.pl lagi.

Tak ada yang mendapatkan nilai terbaik, yakni 6, pada pertandingan Lechia Gdansk vs Wisla Krakow yang berkesudahan 0-0 itu. Poin tertinggi bagi pemain Lechia hanya didapat pasangan bek tengah, Mario Maloca dan Michal Nalepa dengan nilai 3+.

Di bawah keduanya, ada kiper Zlatan Alomerovic yang mendapatkan nilai 3, bersama bek kiri Adam Chrzanowski.

Alasan Pelatih Lechia Gdansk Berani Pasang Egy Maulana Vikri Sebagai Starter - Twitter @lechiagdanksSA

Rapor pemain Lechia Gdansk saat melawan Wisla Krakow:

Zlatan Alomerović: 3
Rafal Kobryn: 2
Mario Maloca: 3+
Michal Nalepa: 3+
Adam Chrzanowski: 3
Tomasz Makowski: 2
Rafal Wolski: 2
Maciej Gajos: 3-
Egy Maulana Vikri: 1+
Artur Sobiech: 1+
Slawomir Peszko: 1

Pengganti:
Jaroslaw Kubicki: 2
Lukas Haraslin: 2
Flavio Paixao: –

https://www.instagram.com/p/B0fx7Qig3d7/

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Main Sebabak, Ini Alasan Pelatih Lechia Gdansk

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri menjalani laga pertama sebagai starter bersama Lechia Gdansk pada Minggu (28/7/2019). Namun, dalam laga melawan Wisla Krakow di Stadion Energa itu, dia hanya dimainkan sebabak oleh pelatih Piotr Stokowiec.

Saat babak kedua dimulai, Egy Maulana Vikri tak lagi berada di lapangan. Posisinya sebagai winger kanan digantikan Jaroslaw Kubicki. Dari pengamatan sekilas, pergantian itu terlihat sebagai perubahan taktik karena posisi asli Kubicki adalah gelandang tengah.

Aksi impresif Egy Maulana Vikri saat dipercaya jadi starter pada laga Lechia Gdansk vs Wisla Krakow.
gol24.pl

Ternyata ada alasan khusus di balik putusan Piotr Stokowiec menarik pemain timnas Indonesia tersebut. Dia sama sekali tak punya rencana pergantian pemain lebih awal. Namun, cedera yang dialami sang pemain pada babak pertama memaksa dia melakukan hal itu.

“Egy Maulana saat ini berada di rumah sakit. Dia dibawa ke sana saat jeda pertandingan. Saya tak tahu apakah dia mengalami cedera di mata atau ada gegar. Saya berharap semuanya baik-baik saja,” kata Piotr Stokowiec selepas pertandingan Lechia Gdansk vs Wisla Krakow seperti dikutip Football5Star.com dari Onet Sport.

Pada pertandingan tersebut, Egy Maulana Vikri bukan satu-satunya pemain muda yang diturunkan sang pelatih. Ada tiga pemain muda lain yang juga ditampilkan sebagai starter. Mereka adalah Rafal Kobryn yang berumur 19 tahun, Adam Chrzanowski (20 tahun), dan Tomasz Makowski (20 tahun).

Ketiga pemain muda itu punya nasib lebih baik dari Egy Maulana Vikri. Pasalnya, mereka dipercaya tampil hingga pertandingan berakhir. menilik hal itu, sangat mungkin sebenarnya Piotr Stokowiec juga berencana menurunkan pemain kelahiran 7 Juli 2000 itu hingga akhir. Namun, cedera yang dialami pada babak pertama membuyarkan hal itu.

https://www.instagram.com/p/B0FRE8Egq7A/

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

GALERI: Egy Maulana Vikri Saat Kali Pertama Jadi Starter Lechia Gdansk

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri menorehkan catatan baru dalam petualangannya di kancah sepak bola Eropa. Minggu (28/7/2019), dia untuk kali pertama tampil sebagai starter bersama Lechia Gdansk kala menjamu Wisla Krakow pada lanjutan Ekstraklasa Polandia.

Egy dipercaya tampil selama 45 menit oleh pelatih Piotr Stokowiec yang oleh beberapa media setempat disebut melakukan eksperimen besar. Pada awal babak kedua, pemain timnas Indonesia tersebut digantikan Jaroslaw Kubicki.

Kepercayaan yang diberikan Stokowiec terbilang mengejutkan. Pasalnya, dia hanya memberikan sedikit jam terbang kepada pemain berumur 19 tahun itu pada musim lalu. Total, hanya 10 menit dia bermain pada gelaran Ekstraklasa 2018-19.

Rinciannya, Egy tampil 8 menit pada pekan ke-20 melawan Gornik Zbarze. Lalu, dua menit pada pekan ke-37 menghadapi Jagiellona Bialystok. Adapun pada Piala Super Polandia 2019, dia dimasukkan pada menit akhir pertandingan.

Sayangnya, meskipun diberi kesempatan tampil selama satu babak, pemain kelahiran 7 Juli 2000 itu gagal memberikan kontribusi besar. Lechia Gdansk bahkan harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. Itu membuat mereka masih terpaku pada posisi ke-10 klasemen sementara Ekstraklasa dengan dua poin dari dua pertandingan.

Terlepas dari hal itu, tampil 45 menit pada ajang Ekstraklasa adalah langkah maju dalam kiprah Egy Maulana Vikri bersama Lechia Gdansk. Bukan tak mungkin, pelatih Stokowiec akan kembali memberikan kepercayaan serupa pada pertandingan-pertandingan mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

https://www.instagram.com/p/B0FRE8Egq7A/

Alasan Pelatih Lechia Gdansk Berani Pasang Egy Maulana Vikri Sebagai Starter

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri untuk pertama kali tampil sebagai starter bersama Lechia Gdansk di Liga Polandia (Ekstraklasa). Terkait debut Egy sebagai starter, pelatih Lechia, Piotr Stokowiec, menyuarakan pendapatnya.

Keputusan pelatih Piotr Stokowiec memasang Egy Maulana Vikri sebagai starter dalam pertandingan Lechia Gdansk vs Wisla Krakow di Stadion Energa, Minggu (29/7/2019), memang mengejutkan. Pasalnya, sejak bergabung dengan Lechia Gdansk pada awal musim 2018-2019, baru kali ini Egy dipasang sejak menit pertama.

Sebelumnya, Egy Maulana Vikri hanya beberapa kali ditampilkan sebagai pengganti jelang pertandingan berakhir. Sebut saja saat Lechia melawan Górnik Zabrze (22/12/2018). Lalu ketika Lechia bertemu Jagiellonia pada pekan pamungkas Ekstraklasa musim lalu. Terakhir pada ajang Piala Super Polandia 2019.

Egy Maulana Vikri Gagal Beri Kontribusi

Melawan Wisla Krakow pada pekan kedua Liga Polandia musim 2019-2020, Egy Maulana Vikri bermain sebagai penyerang sayap kanan. Piotr Stokowiec mempercayakan trisula lini depan Lechia Gdansk kepada Egy bersama Artur Sobiech dan Slawomir Peszko.

“Hal ini pentig bagi kami. Hari ini, kami memang ingin melihat bagaimana perkembangan beberapa pemain. Sekarang kami tahu apa yang harus dilakuka dalam latihan,” ucap Piotr Stokowiec, dikutip Football5star.com dari Twitter @LechiaGdanskSA.

Sayangnya, selama separuh babak dimainkan, Egy gagal memberi kontribusi gol atau assists. Alhasil, pemain berusia 19 tahun itu digantikan oleh Jarowslaw Kubicki pada awal babak kedua.

“Satu hal adalah kami perlu menguji kekuatan. Dua pemain harus menyadari bagaimana kekuatan mereka. Tes seperti ini sangat diperlukan dan menjadi panduan bagaimana kami harus bekerja dalam latihan,” urai Piotr Stokowiec lagi.

Egy Maulana Vikri Ukir Sejarah di Liga Polandia Bersama Lechia Gdansk - Twitter @_Ekstraklasa_

Lechia Gdansk pada akhirnya menuntaskan pertandingan tanpa bisa mencetak gol. Laga berakhir dengan skor imbang. Bagi Lechia, ini menjadi hasil imbang kedua beruntun dalam dua pekan perdana Liga Polandia 2019-2020. Sebelumnya pada pekan perdana, skor kacamata juga mewarnai laga melawan LKS Lodz.

“Saya tak menganggap kedua tim pantas menang. Pertandingan sangat ketat. Kami kurang imajinatif dalam beberapa situasi mencetak gol,” tegas Piotr Stokowiec memungkasi.

https://www.instagram.com/p/B0FRE8Egq7A/

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Egy Maulana Vikri Ukir Sejarah di Liga Polandia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri ukir sejarah di Liga Polandia (Ekstraklasa). Dalam pertandingan Lechia Gdansk vs Wisla Krakow di Stadion Energa, Minggu (29/7/2019), Egy untuk pertama kali tampil sebagai starter di Ekstraklasa.

Keputusan pelatih Piotr Stokowiec memasang Egy Maulana Vikri sebagai starter memang cukup mengejutkan. Pasalnya, sejak bergabung dengan Lechia Gdansk pada awal musim 2018-2019, baru kali ini Egy dipasang sejak menit pertama.

Egy Maulana Vikri Ukir Sejarah di Liga Polandia bersama Lechia Gdansk - twitter LechiaGdanksSPA

Sebelumnya, Egy hanya beberapa kali ditampilkan sebagai pengganti jelang pertandingan berakhir. Sebut saja saat Lechia Gdansk melawan Górnik Zabrze pada 22 Desember 2018. Egy baru dimasukkan delapan menit sebelum laga tuntas.

Kesempatan berikutnya didapat Egy Maulana Vikri saat Lechia Gdansk bertemu Jagiellonia pada pekan terakhir Ekstraklasa musim lalu. Dalam laga itu, Egy pun dimainkan hanya pada dua menit terakhir laga.

Satu lagi penampilan Egy Maulana Vikri bersama tim utama Lechia Gdansk di kompetisi resmi adalah pada ajang Piala Super Polandia 2019 alias Superpuchar. Dalam laga yang dimenangkan Lechia Gdansk dengan skor 3-1 atas Piast Gliwice itu, Egy cuma tampil semenit pada ujung waktu.

Meski begitu, pelatih Piotr Stokowiec sejatinya sudah menjajal Egy sebagai starter pada laga pramusim. Termasuk saat Lechia Gdansk menghadapi tim tangguh Yunani, Olympiakos. Namun, khusus untuk laga kompetitif, baru kali ini Egy menjadi starter.

Egy Maulana Vikri Ukir Sejarah di Liga Polandia bersama Lechia Gdansk - twitter LechiaGdanksSPA 1

Tampil menjadi starter melawan Wisla Krakow pada pekan kedua musim 2019-2020, Egy Maulana Vikri ukir sejarah di Liga Polandia. Dia bermain sebagai penyerang sayap kanan. Dia melengkapi trisula lini depan Lechia bersama Artur Sobiech dan Slawomir Peszko.

Sayangnya, selama separuh babak dimainkan, Egy Maulana Vikri gagal memberi kontribusi gol atau assists. Alhasil, pemain berusia 19 tahun itu digantikan oleh Jarowslaw Kubicki pada awal babak kedua.

Lechia pada akhirnya menuntaskan pertandingan tanpa bisa mencetak gol. Laga berakhir dengan skor imbang. Bagi Lechia, ini menjadi hasil imbang kedua beruntun dalam dua pekan perdana Liga Polandia 2019-2020. Sebelumnya pada pekan perdana, skor kacamata juga mewarnai laga melawan LKS Lodz.

SUSUNAN PEMAIN LECHIA GDANKS vs WISLA KRAKOW

Lechia Gdańsk (4-3-3): Zlatan Alomerović; Rafal Kobryn, Michał Nalepa, Mario Maloca, Adam Chrzanowski; Tomasz Makowski, Maciej Gajos, Rafał Wolski (56th Lukas Haraslin); Egy Maulana Vikri (Jaroslaw Kubicki 46), Artur Sobiech, Sławomir Peszko (Flavio Paixao 72)
Pelatih: Piotr Stokowiec

Wisla Krakow (4-3-3): Michał Buchalik; David Niepsuj, Rafał Janicki (Marcin Wasilewski 78), Lukas Klemenz, Maciej Sadlok; Jean Carlos (Aleksander Buksa 75), Rafał Boguski, Kamil Wojtkowski; Krzysztof Drzazga, Vullnet Basha, Michał Mak (Daniel Morys 88)
Pelatih: Maciej Stolarczyk

Kartu Kuning: Rafał Wolski 52′ (Lechia Gdansk) – Maciej Sadlok 20′, Lukas Klemenz 80′, Marcin Wasilewski 90′ (Wisla Krakow)

https://www.instagram.com/p/B0FRE8Egq7A/

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bantu Lechia Gdansk Menang, Egy Maulana Vikri Akan Tampil di Liga Europa

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Egy Maulana Vikri membantu Lechia Gdansk menang 2-0 atas Jagiellonią Bialystok pada pekan terakhir Ekstraklasa, Minggu (20/5/2019). Hasil itu sekaligus membuat Lechia Gdansk bersama Egy Maulana Vikri akan tampil di Liga Europa musim depan, meski lebih dahulu harus melewati babak kualifikasi.

Sesuai janji pelatih Lechia Gdanks, Piotr Stokowiec, Egy Maulana Vikri tak hanya masuk dalam daftar pemain cadangan pada laga di Stadion Energa Gdansk. Pemain muda Indonesia itu pun diturunkan pada babak kedua, tepatnya menit ke-88, menggantikan Michal Mak.

Bagi Egy Maulana Vikri, ini penampilan keduanya bersama tim utama di Ekstraklasa. Sebelumnya, pemain berumur 18 tahun itu diturunkan pada menit ke-82 saat Lechia Gdansk menang 4-0 atas Górnik Zabrze (22/12/2018).

Bantu Lechia Gdansk Menang Egy Maulana Vikri Tampil di Liga Europa @ ekstraklasa

Sayangnya, kemenangan yang diraih Egy Maulana Vikri dan Lechia Gdansk atas Jagiellonia gagal membuahkan gelar juara Ekstraklasa. Lechia hanya menempati peringkat ketiga di klasemen akhir dengan poin 67, terpaut 5 angka dari sang juara, Piast Gliwice.

EGY MAULANA VIKRI BISA DITONTON DI LIGA EUROPA

Peringkat ketiga di kasta tertinggi Liga Polandia bukan pertama kali diraih Lechia Gdansk. Pada 1956, mereka juga mengakhiri musim di posisi serupa. Namun, sejauh ini memang peringkat ketiga menjadi pencapaian terbaik mereka dalam partisipasi di Liga Polandia.

Kendati demikian, beberapa hari sebelunya Lechia Gdansk sudah lebih dahulu mengunci satu gelar pada musim ini. Di final Piala Polandia, mereka menang 1-0 atas Jagiellonia demi meraih gelar keduanya setelah 1983.

Dengan pencapaian musim ini, Lechia Gdanks berhak mendapatka satu posisi di babak kualifikasi Liga Europa 2019-2020 bersama Legia Warsawa dan Cracovia Krakow. Sementara tiket ke babak kualifikasi Liga Champions diraih Piast Gliwice.

Jika Lechia Gdanks mampu mengatasi lawan di babak kualifikasi, berarti masyarakat Indonesia berpeluang menyaksikan aksi Egy Maulana Vikri di putaran final Liga Europa. Calon lawan Lechia akan ditentukan melalui undian yang biasa dilakukan UEFA jelag kompetisi digelar.

Dengan pengalaman matang bersama Lechia Gdansk II dan dua kali tampil di tim utama, Egy bukan mustahil akan lebih sering tampil musim depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pelatih Lechia Gdansk Isyaratkan Egy Maulana Vikri Main Pekan Ini

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Penantian Egy Maulana Vikri untuk kembali menaikmati atmosfer laga di Ekstraklasa Polandia kian mendekati akhir. Jumat (17/5/2019), Piotr Stokowiec, pelatih Lechia Gdansk, mengisyaratkan pemain asal Indonesia itu akan bermain pada pekan-pekan terakhir nan menentukan.

Bila tak ada aral, sangat mungkin Egy Maulana Vikri akan tampil pada Minggu (19/5/2019) ketika Lechia Gdansk menjamu Jagiellonia. Itu adalah pertandingan pekan ke-31 atau hanya dua laga jelang akhir kompetisi Ekstraklasa 2018-19.

“Dalam beberapa pertandingan, Egy sudah berada di tim utama Lechia. Ini menunjukkan bahwa dia berkembang, dia punya statistik bagus di tim kedua. Kami ingin dia bermain pada laga berikut,” ujar Piotr Stokowiec seperti dikutip Football5Star.com dari Radio Gdansk.

Keinginan menurunkan pemain timnas Indonesia itu pada laga melawan Jagiellonia bukan tanpa alasan. Piotr Stokowiec menilai pemainnya itu menunjukkan kemajuan pesat bersama Lechia Gdansk II.

“Egy menunjukkan kemajuan. Dia berkembang dengan sangat baik. Kunci dari segalanya adalah kesabaran. Kami akan melihat perkembangannya. Tidak ada target khusus untuk perkembangan Egy,” kata Piort Stokowiec lagi.

Egy Maulana Vikri sepanjang musim ini baru sekali berlaga di Ekstraklasa membela Lechia Gdansk. Itu pun hanya delapan menit. Dia menggantikan Luke Haraslin ketika timnya menang 4-0 atas Gornik Zabrze pada 22 Desember 2018. Setelah itu, dia tak lagi mendapat kesempatan tampil. tak terkecuali di ajang Piala Polandia yang akhirnya dimenangi klubnya itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]