Asisten Pelatih Timnas Indonesia Sesali Kegagalan Penalti Evan Dimas

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Indonesia mengakhiri kiprah di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan mengecewakan. Jumat (11/6/2021) tengah malam WIB, Tim Garuda kalah 0-5 dari timnas UEA di Stadion Zabeel. Asisten pelatih Shin Tae-yong, Choi In-cheul menyoroti menyesali kegagalan eksekusi penalti Evan Dimas pada laga itu.

Indonesia mendapatkan hadiah penalti saat pertandingan berjalan 37 menit setelah Walid Abbas handball di kotak penalti ketika menghalau umpan silang Asnawi Mangkualam. Saat itu, Tim Garuda tertinggal 0-2. Namun, Evan Dimas gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Eksekusi penaltinya mampu ditepis kiper Ali Kasheif.

Choi In-cheul menilai kegagalan penalti Evan Dimas tersebut jadi momen yang memukul timnas Indonesia. Dia yakin hasil akhir laga lawan UEA akan berbeda andai penalti itu masuk dan kedudukan menjadi 2-1. Gol itu akan membuat Ali Mabkhout cs. berada dalam tekanan dan tak leluasa membombardir gawang M. Riyandi.

“Kami ucapkan selamat untuk Uni Emirat Arab. Kami kalah dan tak bisa menguasai pertandingan. Itu saya kira karena kami tidak bisa mencetak gol dari titik penalti tadi. Kalau sukses, mungkin kami bisa bangkit dan akan memberikan sedikit suntikan motivasi serta momentum di sana apabila penalti itu berbuah gol,” urai Choi In-cheul seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi PSSI.

Timnas Indonesia Mengecewakan

Kekalahan 0-5 dari timnas UEA di Stadion Zabeel membuat timnas Indonesia mengakhiri kiprah di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan finis sebagai juru kunci Grup G. Evan Dimas dkk. hanya mengoleksi 1 poin dari 8 pertandingan. Satu-satunya poin diraih dari hasil imbang 2-2 melawan Thailand.

Satu-satunya poin itu diraih bersama pelatih Shin Tae-yong. Namun, Choi In-cheul tak memungkiri kiprah Indonesia mengecewakan. Dibantai 0-4 oleh Vietnam dan 0-5 oleh UEA jadi buktinya. Dia menilai hal itu antara lain karena Evan Dimas cs. kalah pengalaman.

“Jujur saja, kami tidak puas dengan penampilan kami selama babak kualifikasi ini. Padahal, kami sudah melakukan persiapan dan latihan dengan baik. Kami juga banyak kalah dalam pengalaman bertanding,” kata asisten pelatih yang mendampingi timnas Indonesia karena Shin Tae-yong menjalani skors tersebut.

Meskipun demikian, Choi In-cheul optimistis menatap masa depan timnas Indonesia. “Kita punya banyak pemain muda. Sepak bola Indonesia punya harapan besar di situ, karena semua pemain muda. Seharusnya kami bisa lebih baik lagi, tapi pasti ke depannya tentu lebih baik. Saya yakin itu,” ucap dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Vietnam Takuti Pergerakan 5 Pemain Ini

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jelang lawan timnas Indonesia, Vietnam memiliki kewaspadaan terhadap pergerakan lima pemain tim Merah Putih. Media Vietnam menyebut lima pemain itu bisa menjadi ancaman untuk lini belakang anak asuh Park Hang-seo.

“Tim Vietnam harus berhati-hati dengan 5 pemain Indonesia demi tujuan untuk bisa meraih kemenangan dan mengamankan posisi puncak grup G kualifikasi Piala Dunia 2022,” tulis media Vietnam, Vietnamnet.vn, Senin (7/6/2021).

Doa dan Harapan Malaysia untuk Indonesia Bisa Pecundangi Vietnam

Kelima pemain timnas Indonesia itu ialah Asnawi Mangkualam, Kadek Agung, Evan Dimas, Syahrian Abimanyu dan Kushedya Hari Yudo. Menurut media Vietnam itu, kelima pemain ini memiliki peran krusial saat Indonesia menahan imbang Thailand 2-2.

“Asnawi Mangkualam bermain menonjol pada pertandingan melawan Thailand yang berakhir 2-2. Pemain berusia 21 tahun itu memiliki kecepatan dan kekuatan di sayap kanan Indoensia,”

“Tak hanya bagus dalam bertahan, Asnawi juga sangat bagus dalam kemampuan naik menyerang dan kerap memiliki permainan kuat di lini tengah,”

Sementara pencetak gol pertama Indonesia ke gawang Thailand, Kadek Agung dianggap media Vietnam sebagai salah satu penemuan terbesar pelatih Shin Tae-yong.

“Kadek merupakan pemain Indonesia U-22 yang menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Sejak Shin Tae-yong muncul, Kadek sangat dihargai dan menjadi penghubung utama di lini tengah,”

Evan Dimas Si Jenderal Lapangan Tengah

Si Jenderal lapangan tengah timnas Indonesia, Evan Dimas juga jadi pemain yang dikhawatirkan publik Vietnam. Dengan jam terbang cukup banyak di pertandingan internasional, pemain Persija itu dianggap jadi pengatur skema permainan Indonesia dari lapangan tengah.

“Di bawah asuhan Shin Tae-yong, Evan Dimas tidak hanya menjadi geladang tengah tetapi juga pemain yang sangat mobile. Dia mengatur lini tengah dalam formasi 4-2-3-1 saat melawan Thailand,”

Sementara pencetak assist di gol Kadek Agung, Syahrian Abimanyu juga disebut sebagai salah satu kekuatan muda Indonesia yang mampu dioptimalkan oleh Shin Tae-yong.

“Syahrian sangat penting di lini tengah Indonesia. Dalam formasi yang digunakan Shin Tae-yong, ia jadi pemain jangkar. Memiliki fleksibilitas dan kemampuan bertukar peran dengan Evan Dimas di lapangan tengah,”

Terakhir nama Kushedya Hari Yudo disebut sebagai pemain kejutan yang dimiliki Timnas Indonesia di bawah pelatih Shin Tae-yong.

“Kemungkinan besar, Yudo akan dimainkan untuk mengedor lini belakang Vietnam. Menciptakan peluang dan membahayakan gawang kita, Vietnam,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tanpa Shin Tae-yong, Evan Dimas Tak Bisa Jadi Pemain Terbaik

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Evan Dimas benar-benar menunjukkan kelasnya saat timnas Indonesia diimbangi Thailand 2-2 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia, Kamis (4/6/2021).

Evan Dimas tidak hanya mencetak gol. Dia juga jadi nyawa permainan anak asuh Shin Tae-yong. Di akhir laga dia terpilih sebagai man of the match.

Sang kapten mengaku bangga dengan apa yang dilakukan di lapangan. Dia berujar hal tersebut tidak akan bisa diraih tanpa bantuan rekan setim dan Shin Tae-yong.

Thailand vs Indonesia - Timnas Indonesia - @pssi
@PSSI

“Saya berterima kasih kepada pelatih Shin dan jajarannya. Saya juga berterima kasih ke rekan semua karena kami di dalam lapangan sangat bekerja keras,” ujar Evan saat konferensi pers.

“Saya mungkin tidak akan bisa menjadi man of the match kalau tidak ada bantuan dari pelatih maupun rekan setim. Tapi kami tidak boleh terlalu puas karena masih ada dua pertandingan lagi,” ia menambahkan.

Selanjutnya Tim Garuda akan menghadapi Vietnam. Pemain yang sedang diincar Persis Solo ini menekankan agar seluruh pemain tetap fokus. Apalagi menurutnya laga nanti akan berlangsung lebih berat.

“Kami harus tetap fokus untuk menatap laga ke depan. Pertandingan tadi memang tidak mudah tapi saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendoakan,” imbuhnya.

“Semoga pertandingan berikutnya kami semakin membaik dan bisa memberikan hasil yang maksimal,” tutup Evan Dimas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Evan Dimas: Kami ke Sini Bukan untuk Liburan!

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Indonesia sudah siap meladeni timnas Thailand pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (3/6/2021) pukul 23.45 WIB. Meskipun tim asuhan Shin Tae-yong tak lagi punya kans lolos, semangat masih menggebu-gebu. Hal itu antara lain ditegaskan gelandang Evan Dimas.

Evan Dimas menegaskan, timnas Indonesia tetap antusias dan bersemangat melakoni laga lawan Thailand di Stadion Al Maktoum. Dia mengatakan, para pemain sadar betul soal tujuan berada di UEA. Mereka akan tetap berjuang keras di lapangan meskipun kans lolos dari Kualifikasi Piala Dunia 2022 sudah sirna.

“Pertama, saya sebagai pemain, seperti yang pelatih katakan kita memang tidak mempunyai peluang untuk lolos, tapi kita datang kesini bukan untuk liburan, kami datang kesini untuk bertanding,” urai Evan Dimas dalam konferensi pers jelang pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi PSSI.

Lebih lanjut, Evan Dimas menandaskan tanggung jawab besar yang dipikul timnas Indonesia di UEA. Membawa nama negara, mereka tak boleh main-main dan berusaha memberikan yang terbaik demi keharuman negeri. Artinya, mereka tak akan mudah menyerah saat menghadapi Thailand nanti.

“Kita membawa nama baik negara, dan memang saat ini yang kami tunggu-tunggu, karena setelah pandemi kita tidak pernah mengadakan laga Internasional, semoga pertandingan besok bisa memperoleh hasil yang maksimal, karena apa yang diberikan pelatih. Kita akan terapkan di lapangan dan melakukan yang terbaik untuk negara kita,” ujar Evan lagi.

Evan Dimas cs. Berusaha Bangkit

Timnas Indonesia memang tak bisa meremehkan sisa laga di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia ini. Selain penting untuk meraih tiket ke Piala Asia 2023, laga-laga itu penting untuk menyudahi rentetan hasil buruk. Istilahnya, Evan Dimas cs. harus berusaha bangkit dengan semangat nothing to lose saat menghadapi Thailand, Vietnam, dan sang tuan rumah, UEA.

Perlu diingat, Evan dkk. selalu menelan kekalahan dalam 7 laga terakhir. Selain lima laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Tim Garuda juga takluk dalam dua uji tanding melawan Afghanistan dan Oman pada pemusatan latihan jelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini. Kemenangan terakhir diraih atas Vanuatu dengan skor 6-0 pada 15 Juni 2019. Tren buruk itu tentu harus segera disudahi agar tak jadi beban pada perjalanan ke depan.

Harapan bangkit dan menyudahi rentetan hasil buruk cukup terbuka. Setidaknya, timnas Indonesia selalu mampu mencetak gol dalam dua laga terakhir. Evan Dimas cs. hanya kalah 2-3 dari Afghanistan dan takluk 1-3 dari Oman. Itu sinyal bagus karena dalam lima laga sebelumnya, mereka sempat tiga kali gagal menjebol gawang lawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Permainan Evan Dimas Sangat Dipengaruhi Andres Iniesta

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Evan Dimas mengakui kalau permainannya sangat dipengaruhi oleh legenda Barcelona, Andres Iniesta. Dia mengagumi sosok Iniesta yang menjadi panutan banyak pesepak bola dunia.

Permainan Evan di lini tengah memang posisinya mirip-mirip dengan Iniesta. Gaya mainnya juga mirip, yakni kuat memegang bola dan memiliki umpan-umpan matang yang menciptakan peluang mencetak gol.

Evan Dimas tak menampik banyak cara main Andres Iniesta yang coba diikutinya. Bahkan, Evan acap menyaksikan pertandingan kala pemain yang saat ini memperkuat klub Jepang, Vissel Kobe itu mentas di atas lapangan.

Meringis Saat Diberi Latihan Berat, Begini Kata Evan Dimas Permainan Evan Dimas Sangat Dipengaruhi Andres Iniesta

“Ya, dia (Iniesta) adalah sosok yang menginspirasi saya. Hal pertama yang saya suka dari dia adalah dia selalu tidak menonjolkan diri tetapi di atas lapangan, dia luar biasa,” ungkap Evan Dimas saat diwawancarai FIFA.

“Dengan dia sebagai idola, saya selalu bisa bekerja keras untuk berkembang. Mengembangkan permainan saya sendiri,” sambung Evan.

Saat ini, Evan Dimas mengaku bernafsu membuktikan kualitasnya bersama Timnas Indonesia saat melakoni tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022. Apalagi, Evan sempat mencetak gol saat Indonesia takluk 1-3 dari Oman dalam partai uji coba, beberapa waktu lalu.

“Sepak bola Indonesia telah membuat kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan saya berharap kami dapat mempertahankan momentum tersebut. Kami ingin menunjukkan peningkatan kami dalam pertandingan [kualifikasi] berikutnya,” tutup Evan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Akui Merasa Terhormat Diasuh Shin Tae-yong

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas, mengaku sangat terhormat bisa dilatih oleh Shin Tae-yong. Evan yakin, Shin dengan pengalamannya bisa membangkitkan prestasi Indonesia di pentas internasional.

Saat ini, Timnas Indonesia memang memiliki optimisme baru bersama Shin. Meski peluang untuk lolos ke babak selanjutnya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 sulit, tapi hadirnya Shin menurut Evan memunculkan rasa kepercayaan diri tinggi.

Apalagi, Shin punya pengalaman mumpuni dalam karier kepelatihannya. Dia pernah menangani Timnas Korea Selatan bahkan membawanya menang 2-0 atas Jerman pada Piala Dunia 2018. Evan mengaku sangat beruntung bisa diasuh oleh Shin Tae-yong.

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi Kepada FIFA, Evan Dimas Akui Merasa Terhormat Diasuh Shin Tae-yong

“Pelatih Shin membawa Korsel meraih hasil yang luar biasa sehingga merupakan suatu kehormatan bisa dilatih olehnya. Saya akan memberikan segalanya dalam latihan dan di lapangan di bawah bimbingannya,” ungkap Evan Dimas saat diwawancarai FIFA.

Evan Dimas mengaku bernafsu membuktikan kualitasnya di depan Shin Tae-yong saat melakoni tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022. Apalagi, Evan sempat mencetak gol saat Indonesia takluk 1-3 dari Oman dalam partai uji coba, beberapa waktu lalu.

“Kami gagal menunjukkan yang terbaik pada pertandingan sebelumnya tetapi dengan tiga pertandingan tersisa, saya berharap kami bisa mendapatkan hasil yang positif,” papar Evan.

“Setiap pertandingan memberi Anda pilihan dan saya akan memilih untuk melakukan yang terbaik untuk mempertahankan harga diri kami. Jadi kami harus memenangkan pertandingan ini,” tutup Evan Dimas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Ingin Move On dari Dua Hasil Negatif Timnas Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Kekalahan 1-3 saat melawan timnas Oman, Sabtu (29/5), benar-benar dijadikan pelajaran oleh timnas Indonesia. Termasuk Evan Dimas Darmono, yang bertekad melupakan hasil negatif dua laga uji coba demi meraih hasil maksimal pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022.

Sebelum dikalahkan Oman, Indonesia emang harus takluk dengan skor 2-3 juga ketika menghadapi Afganistan. Khusus laga melawan timnas Oman, Evan Dimas tampil sebagai kapten dan mencetak satu-satunya gol.

Timnas Indonesia vs Timnas Oman 1 - Twitter @OmanFA
Twitter @OmanFA

“Gol terjadi berawal dari umpan lambung dari sisi kiri oleh Arhan, lalu pemain belakang Oman membuang bola tersebut, namun bola itu datang menghampiri saya, dan langsung saya tendang, Alhamdulillah sepakan saya itu meluncur keras untuk menciptakan gol bagi tim kami,” bilang Evan Dimas, dikutip Football5star.com dari laman PSSI.

Evan sadar, timnas Indonesia masih belum menunjukkan penampilan terbaik dalam dua laga uji coba di Dubai, Eni Emirat Arab (UEA).

“Pertandingan yang luar biasa, sulit memang, kita tidak bisa banyak mengembangkan permainan. Ini benar-benar menjadi evaluasi besar bagi kami. “Saya ingin teman-teman cepat melupakan hasil dari dua laga uji coba,” ucap Evan menambahkan.

Timnas Indonesia vs Timnas Oman - Twitter @OmanFA
Twitter @OmanFA

Setelah kalah dari Afganistan dan Oman, timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan menghadapi tiga laga kualifikasi Piala Dunia 2022. Masing-masing melawan Thailand (3/6), Vietnam (7/6), dan UEA (11/6).

“Kami harus cepat berbenah, kalau ingin meraih kemenangan di kualifikasi Piala Dunia 2022. Aku masih tetap optimistis tim ini bisa melakukannya,” sebut Evan Dimas memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Meringis Saat Diberi Latihan Berat, Begini Kata Evan Dimas

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas, buka suara usai diberi latihan yang berat oleh pelatih fisik, Lee Jae-hong. Dia mengaku mulai kelelahan tapi terus berjuang menembus batas kemampuannya.

Usai tiba di Dubai, Uni Emirates Arab (UEA), pelatih Jae-hong memang langsung menggembleng pasukan Garuda dengan latihan fisik. Evan Dimas cs baru saja menjalani latihan angkat dan menarik beban di fitness center Resorts and Hotels, Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (21/5/2021).

Evan sendiri jadi salah satu pemain yang fisiknya digembleng oleh Lee Jae-hong. Dalam foto yang diunggah oleh PSSI, Evan terlihat sedikit meringis saat mengangkat beban. Dia terlihat dipandu oleh Jae-hong saat berlatih fisik tersebut.

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi Meringis Saat Diberi Latihan Berat, Begini Kata Evan Dimas

“Sesi pertama masih ringan, kedua dan ketiganya, mulai terasa berat. Saya berusaha bagaimana bisa mengatasi keterbatasan diri,” ungkap Evan Dimas dalam laman resmi PSSI.

“Saya ingin mengerahkan semua tenaga serta kemampuan saya untuk bisa menarik dan mengangkat beban tersebut,” sambung pemain Bhayangkara Solo FC tersebut.

Jae-hong sendiri mengapresiasi para pemain timnas yang sangat serius dalam berlatih beban berat itu. Evan Dimas dan rekan-rekan, menurutnya, mengikuti latihan fisik dengan sangat baik.

“Meski mereka kelelahan, namun saya apresiasi usaha dari mereka untuk bisa menuntaskan tugas yang diberikan,” tutup sosok yang pernah menjadi pelatih fisik Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Bersuara Soal Rumor Menyeberang ke Persis Solo

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Evan Dimas akhirnya buka suara soal kabar akan menyeberang ke Persis Solo untuk musim 2021. Evan mengaku tak bisa banyak berkomentar karena saat ini masih terikat kontrak dengan Bhayangkara Solo FC.

Sebetulnya, Evan Dimas baru saja kembali ke pelukan Bhayangkara Solo FC usai dari Persija Jakarta. Namun, belakangan beredar kabar kalau bos Persis Solo, Kaesang Pangarep sangat tertarik merekrut Evan untuk Liga 2 2021.Bahkan, dari beberapa kabar beredar kalau Kaesang sudah menghubungi manajemen Bhayangkara perihal Evan.

Kaesang disebut berani membayar uang transfer kepada Bhayangkara demi mendapatkan jasa mantan pemain Barito Putera itu. Namun, Evan sendiri sampai saat ini belum bisa bicara banyak. Apalagi, dia baru saja didatangkan Bhayangkara pada awal 2021. Evan mengaku ingin menjaga komitmen tersebut.

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi Evan Dimas Akhirnya Bersuara Soal Rumor Menyeberang ke Persis Solo

“Saya kan masih ada kontrak sama Bhayangkara, mungkin yang bisa jawab manajemen Bhayangkara. Saya tidak bisa jawab kalau itu (soal peluang gabung Persis, sangat susah buat saya apalagi ini kan. Paling bukan saya turun kasta atau tentang uang, tapi tentang komitmen saya di Bhayangkara,” ungkap Evan Dimas kepada awak media usai latihan bersama Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.

Soal ketertarikan Kaesang, Evan jelas sangat tersanjung. Kata Evan Dimas, hal itu merupakan sebuah kehormatan bisa mendapat perhatian khusus dari Kaesang.

“Ya saya yang pertama terima kasih untuk mas Kaesang Pangarep dan Persis berminat dengan saya. Suatu kehormatan bagi saya tapi memang saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri karena saya memiliki kontrak di Bhayangkara,” tutup Evan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Andres Iniesta Bikin Marc Klok dan Evan Dimas Gigit Jari

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Pemain gaek Spanyol, Andres Iniesta baru menandatangani kontrak baru bersama klub Jepang, Vissel Kobe. Kabar tersebut agaknya bakal membuat Marc Klok dan Evan Dimas terpaksa gigit jari.

Meski usianya sudah menginjak 37 tahun, Andres Iniesta memang masih menampilkan permainan apik bersama Vissel Kobe. Datang sejak 2018, eks pemain Barcelona itu sudah mencetak 16 gol dan 18 assist dalam 77 pertandingan.

Andres Iniesta terus dirayu juan Veron dkk. untuk bergabung ke Estudiantes.
kyodonews.net

“Dengan kontrak baru, kami bisa melanjutkan projek Vissel Kobe dan Rakuten Corporation, yang sudah dimulai sejak 2018,” bilang Iniesta.

“Faktor terpenting dari kontrak baru adalah artinya aku masih dipercaya dan dihargai oleh tim. Aku masih termotivasi dan antusias. Kami menghadapi waktu-waktu berat, tapi aku yakin kami bisa bekerja sama dalam melalui masa sulit,” urai Iniesta menambahkan.

Dengan bertambahnya masa bakti Andres Iniesta bersama Vissel Kobe hingga dua tahun, ada dua pemain Indonesia yang terpaksa gigit jari. Keduanya adalah Marc Klok dan Evan Dimas Darmono.

Bagaimana tidak, Evan Dimas dan Marc Klok sempat mengumbar asa bisa bermain bersama Andres Iniesta di Persija Jakarta. Hal itu diungkap dalam obrolan dui youtube milik Marc Klok pada Minggu (24/1/2021).

Marc Klok dan Evan Dimas Berharap Andres Iniesta Main di Indonesia

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi

Memang, harapan keduanya bisa merayu Iniesta pindah ke Persija Jakarta terlontar dengan maksud bercanda. Pasalnya, untuk merealisasi kepindahan Iniesta ke Indonesia, khususnya ke Persija, peluangnya cukup kecil.

Meski begitu, Evan ketika ditanya oleh Klok, tak ragu dalam mengutarakan mimpinya itu. “Aku mau bermain dengan idolaku, Andres Iniesta. Sedikit lagi. Sehabis ini (kontrak di Vissel Kobe berakhir), Iniesta ke Indonesia.,” ucap Evan Dimas berseloroh.

Menanggapi keinginan Evan Dimas, Marc Klok lantas menyinggung soal slot pemain asing Persija Jakarta yang masih lowong. Pasalnya, kini Klok sudah resmi jadi warga negara Indonesia (WNI). Klok berkelakar, Iniesta akan cocok mengisi slot pemain asing Persija.

“Mungkin bisa, bro. Main di liga kita. Persija ada slot (pemain asing) lagi sekarang,” sebut Klok menimpali.

“Iya, (Persija) harus ambil Iniesta, ya. Ada slot lagi. Bermain di belakang striker,” bilang Evan membalas, yang lantas disahuti lagi oleh Klok sambil tertawa. “(Di tengah) Ada Evan, Klok, dan Iniesta.”

Namun, kini Marc Klok dan Evan Dimas terpaksa gigit jari. Pasalnya, kontrak Andres Iniesta yang sedianya tuntas pada Januari 2022, kini diperpanjang dua tahun ke depan.

Bahkan, Klok harus dua kali gigit jari. Evan Dimas, yang diharap bisa menjadi tandem sejatinya di sektor tengah Persija Jakarta, pun memilih hijrah ke Bhayangkara FC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaesang Pangarep Akhirnya Bicara Soal Kabar Bajak Evan Dimas

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bos Persis Solo, Kaesang Pangarep, akhirnya bicara soal kabar membajak Evan Dimas dari Bhayangkara Solo FC. Dia tak menampik tertarik bawa Evan ke Persis meski belum membicarakannya secara detail,

Sebetulnya, Evan Dimas baru saja kembali ke pelukan Bhayangkara Solo FC usai dari Persija Jakarta. Namun, belakangan beredar kabar kalau Kaesang sangat tertarik memboyong Evan ke klub berjuluk Laskar Samber Nyawa.

Bahkan, dari beberapa kabar beredar kalau Kaesang sudah menghubungi manajemen Bhayangkara perihal Evan. Kaesang disebut berani membayar uang transfer kepada Bhayangkara demi mendapatkan jasa mantan pemain Barito Putera itu.

 Kaesang Pangarep Akhirnya Bicara Soal Kabar Bajak Evan Dimas Ketum PSSI: Kaesang Pangarep Orangnya Santun dan Rendah Hati Reaksi Presiden Jokowi Begitu Tahu Kaesang Pangarep Beli Persis Solo

Kaesang pun terlihat memantau latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Selasa (11/5/2021). Ketika ditanya soal kedatangannya memantau Evan Dimas, Kaesang tak menampiknya. “Saya tertarik sama semua pemain timnas. Iya (Evan Dimas) termasuk. Ada Evan Dimas tadi ngegolin,” ungkap Kaesang Pangarep kepada awak media.

Soal maksud kedatangannya ke latihan timnas Indonesia, putra Presiden Joko Widodo itu mengaku cuma memantau pemainnya di Persis Solo, yakni Irfan Jauhari. “Saya mengawasi pemain saya, ada satu itu, Irfan Jauhari. Dilihat-lihat saja, kalau menarik ya ikut Persis Solo,” sambung Kaesang.

Kaesang memang sukses mempersembahkan sejumlah nama tenar kepada Persis. Mulai dari Assanur Rijal, Beto Goncalves, M Kanu, hingga Irfan Jauhari sukses didaratkan Kaesang ke Persis.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sergio Farias: Persija Sangat Kehilangan Sosok Evan Dimas

Sergio Farias: Persija Sangat Kehilangan Sosok Evan Dimas 37

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sergio Farias, mengaku kalau Persija Jakarta seperti sangat kehilangan Evan Dimas di lini tengah. Dia pun heran, mengapa manajemen Persija tak mencari pengganti gelandang lokal yang sepadan.

Seperti diketahui, menjelang musim 2021, Evan memang memilih untuk hijrah ke Bhayangkara Solo FC. Negosiasi antara manajemen dengan pihak Persija buntu. Namun sayangnya, sampai saat ini pihak Persija Jakarta tak mencari pengganti.

Farias sendiri memantau permainan Persija Jakarta selama di Piala Menpora 2021. Dia menyebut kalau skuat Macan Kemayoran seperti kehilangan nyawanya di lini tengh tim. Pemain yang ada pun tak setipikal dengan Evan.

Evan Dimas Diakui Bakal Kembali ke Klub Lamanya Banyak yang Diincar Klub Luar, Bukti Pemain Persija Berkualitas Kaget dengan Harga Evan Dimas, Klub Malaysia Mundur Teratur Sergio Farias: Kalau Cetak Gol Terus, Evan Dimas Tak Masalah Resepsi Lagi

“Saya selalu menonton pertandingan Persija, termasuk hasil imbang lawan PSM Makassar. Persija sangat kehilangan sosok Evan Dimas. Pemain melakukan transisi menyerang dengan kualitas yang belum diharapkan,” ungkap Sergio Farias saat dihubungi Football5Star.

“Marc Klok dan Rohit Chad pemain yang sangat bagus. Tapi kedua pemain ini bukan tipe seperti Evan. Mereka tak memiliki karakteristik seperti Evan,” sambung Farias.

Pelatih asal Brasil itu pun mengaku heran manajemen Persija Jakarta tak mencari pengganti Evan jelang Liga 1. Menurut Farias, masih ada waktu buat manajemen Persija mencari pemain tambahan yang kualitasnya tak jauh dari Evan Dimas untuk isi lini tengah.

“Persija kehilangan gelandang lokal yang bagus, mengapa tidak merekrut pemain bagus lainnya untuk sektor ini?” tutup Farias.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Paul Munster Tak Peduli Label Timnas Milik Hansamu dan Evan

Paul Munster Tak Peduli Label Timnas Milik Hansamu dan Evan 41

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, ogah memperdulikan label penggawa timnas Indonesia milik Hansamu Yama dan Evan Dimas. Menurut Munster, label penggawa timnas bukan alasan The Guardians mendaratkan keduanya.

Evan Dimas dan Hansamu Yama didatangkan Bhayangkara FC setelah kontrak bersama klub sebelumnya berakhir. Kedatangan dua pemain itu membuat The Guardians menjadi tim unggulan di ajang Piala Menpora.

“Untuk soal transfer mereka, status mereka sudah free transfer. Yang menjadi hal utama mendatangkan mereka adalah mereka ingin bermain di BFC dan mereka ingin berprestasi,” ujar Paul Munster pada sesi jumpa pers pada Minggu (21/3) sore WIB.

Hansamu Yama - Evan Dimas - Paul Munster - Bhayangkara FC - Piala Menpora - @bhayangarafc
instagram.com/bhayangarafc

“Mereka bukan soal label timnas dan harga mahal. Saya mendatangkan bukan nama besar. Tapi performa mereka di lapangan. Seorang pemain akan dilihat dari perfoma mereka,” kata Munster menambahkan.

Lebih lanjut, Munster juga mengaku sudah tak sabar ingin kembali memimpin anak asuhnya di pertandingan resmi. Ia berharap persiapan Bhayangkara FC di Piala Menpora bisa berbuah manis ketika Liga 1 2021 dimulai.

“Kami sangat menunggu sekali pertandingan besok. Ini sudah setahun tak ada kompetisi. Kami harap ini menjadi pertandingan yang kompetitif untuk menyongsong Liga 1,” kata Munster.

Bhayangkara FC tergabung di grup B bersama dengan PSM Makassar, Persija Jakarta dan Borneo FC. Mereka akan memulai petualangannya dengan partai melawan Persija Jakarta pada Senin (22/3) sore WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bakal Bersua Persija di Piala Menpora, Begini Kata Evan Dimas

Bakal Bersua Persija di Piala Menpora, Begini Kata Evan Dimas 45

Football5Star.com, Indonesia – Evan Dimas buka suara bakalan bersua Persija Jakarta di Piala Menpora 2021 dengan seragam Bhayangkara Solo FC. Dia mengaku sudah tak sabar utuk mentas dalam turnamen pramusim tersebut.

Seperti diketahui, Evan Dimas baru saja diresmikan oleh Bhayangkara setelah tak bersepakat dengan Persija Jakarta. Dia diikat oleh tim yang kini bermarkas di Solo itu dengan kontrak selama semusim.

Uniknya, Evan akan langsung bersua mantan klubnya, Persija. Dalam Grup B, selain Bhayangkara Solo FC dan Persija, ada pula PSM Makassar serta Borneo FC. Evan sendiri sudah tak sabar menatap Piala Menpora.

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi

“Saya pribadi sudah tidak sabar untuk menjalani pertandingan. Untuk Piala Menpora, kita harus siap. Apalagi sudah setahun tidak ada kompetisi,” ungkap Evan Dimas dikutip laman resmi Bhayangkara.

“Mungkin kesiapan untuk bertanding masih 60 persen. Namun saya sudah tidak sabar untuk segera bertanding karena memang sudah lama tidak ada kompetisi,” sambung Evan.

Evan sadar, Bhayangkara Solo FC masuk ke dalam grup maut dalam Piala Menpora 2021. Namun, dia tak mau memusingkan hal itu. Dia mengatakan bahwa terpenting, harus menjalani semua laga dengan fokus dan jangan sampai lengah sedikitpun.

“Piala Menpora? Harus juara. Karena memang tiap pertandingan, saya tidak mau kalah. Termasuk juga saat menjalani laga uji coba, Kita harus fight di tiap laga. Jangan sampai ada rasa meremehkan lawan,” tutup Evan Dimas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ditanya Pengganti Evan Dimas, Begini Jawaban Manajemen Persija Jakarta

Ditanya Pengganti Evan Dimas, Begini Jawaban Manajemen Persija Jakarta 49

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen Persija Jakarta bicara soal kemungkinan mendatangan gelandang baru pascaditinggal Evan Dimas. Mereka mengaku saat ini komposisi skuat sudah mencukupi untuk di lini tengah.

Jelang Piala Menpora 2021, Persija memang ditinggal dua pemain berposisi gelandang. Selain Evan Dimas, tim berjuluk Macan Kemayoran itu baru saja meminjamkan gelandang mudanya, Dwiki Arya ke klub Liga 1 lainnya, Persela Lamongan.

Praktis, banyak pendukung Persija yang berharap ada pemain pengganti dari kepergian dua pemain gelandang itu. Nama Stefano Lilipaly belakangan mencuat.

Akan tetapi, Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, memastikan timnya tak akan merekrut pemain gelandang. Sebab, stok lini tengah Macan Kemayoran sudah cukup mapan.

Manajemen Persija Tak Tampik Peluang Merekrut Stefano Lilipaly Persija Jakarta: Negosiasi dengan Evan Dimas Memang Alot Persija Jakarta Coba Ikhlaskan Pemainnya Berkarier di Luar Negeri Ferry Paulus: Persija Mau Melanjutkan Kompetisi Jika Seperti Jerman

“Untuk di posisi gelandang di nomor 8 dan 6 Ada Marc Klok ada Rohit Chand, Sandi Sute, belum lagi Tony Sucipto,” ungkap Ferry Paulus kepada awak media.

Ferry juga menjelaskan alasan timnya meminjamkan Dwiki Arya ke Persela. Padahal, pada masa kepelatihan Sergio Farias, Dwiki beberapa kali dicoba main.

“Memang itu rencana tim pelatih. Dwiki Arya merupakan pemain masa depan Persija. Kalau dia cuma cadangan, menit bermainnya dikit, sehingga kesempatan untuk orbit akan sulit. Lebih baik Dwiki dipinjamkan,” tutup Ferry Paulus.

Sebenarnya, Persija memang membutuhkan tambahan untuk pemain belakang. Karena praktis, saat ini cuma tinggal Maman Abdurrahman dan Otavio Dutra yang berposisi sebagai bek tengah murni setelah Ryuji Utomo ke Penang FC.

Maka itu, Persija akan kedatangan Yann Motta. Bek asal Brasil itu akan tiba di Jakarta pada pekan depan untuk membantu tim di Piala Menpora 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Mungkin Pulang ke Persija Jakarta Musim Depan

Evan Dimas Mungkin Pulang ke Persija Jakarta Musim Depan 53

Football5Star.com, Indonesia – Persija Jakarta akhirnya mengikhlaskan keputusan Evan Dimas yang memilih hijrah ke Bhayangkara Solo FC untuk musim 2021. Namun, Evan disebut mungkin bakalan kembali memperkuat tim ibu kota untuk musim depan.

Teka-teki masa depan Evan akhirnya terjawab. Pemain yang membawa Timnas U-23 Indonesia ke final SEA Games 2019 itu memilih untuk meninggalkan Persija Jakarta demi pulang ke pangkuan Bhayangkara.

Kepergian Evan Dimas jelas suatu kerugian buat Persija. Sebenarnya, Evan tampil lumayan apik bersama Persija. Dia membawa Macan Kemayoran sampai final Piala Gubernur Jatim. Dalam dua partai awal Liga 1 2020 pun, Evan sudah mencetak dua gol.

Evan Dimas - Persija Jakarta - @persija_jkt
Twitter @persija_jkt

Presiden Persija, Mochamad Prapanca, mengaku menyayangkan kepergian Evan dari skuatnya. Dia bilang kalau Evan bisa saja kembali memperkuat Macan Kemayoran musim depan.

“Disayangkan memang Evan Dimas pergi. Tapi Evan berusaha beri yang terbaik. Tidak berjanji, tapi dia berharap bisa bekerja sama dengan ersija musim depan,” ungkap Mochamad Prapanca.

Sebelumnya, Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus tak menampik negosiasi dengan pemain Timnas Indonesia itu sangat alot. Hingga akhirnya Persija Jakarta dan Evan tak bersepakat soal nilai kontrak.

“Ya sebenarnya semua ada proses. Ada proses, negosiasi bahwa setiap negosiasi ada plus mnusnya. Kami sebenarnya berharap Evan bertahan. Memang negonya agak alot sehingga enggak deal. Mungkin buat Evan, Bhayangkara klub barunya,” beber Ferry.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Jakarta: Negosiasi dengan Evan Dimas Memang Alot

Persija Jakarta: Negosiasi dengan Evan Dimas Memang Alot 57

Football5Star.com, Indonesia – Persija Jakarta akhirnya buka suara terkait kepergian Evan Dimas yang memilih hijrah ke Bhayangkara Solo FC. Mereka tak menampik negosiasi dengan pemain Timnas Indonesia itu sangat alot hingga akhirnya tak bersepakat soal nilai kontrak.

Teka-teki masa depan Evan akhirnya terjawab. Pemain yang membawa Timnas U-23 Indonesia ke final SEA Games 2019 itu memilih untuk meninggalkan Persija Jakarta demi pulang ke pangkuan Bhayangkara.

Kepastian kedatangan Evan Dimas diumumkan Bhayangkara SOlo FC melalui laman resminya. Persija awalnya berharap Evan bisa bertahan. Namun, dari proses negosiasi si pemain akhirnya memilih untuk angkat kaki. Mereka pun mengikhlaskan Evan pergi.

Persija Jakarta: Negosiasi dengan Evan Dimas Memang Alot Persija Jakarta Coba Ikhlaskan Pemainnya Berkarier di Luar Negeri Ferry Paulus: Persija Mau Melanjutkan Kompetisi Jika Seperti Jerman

“Ya sebenarnya semua ada proses. Ada proses negosiasi. Bahwa setiap negosiasi ada plus maupun minusnya,” ungkap Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus, kepada awak media.

“Kami sebenarnya berharap Evan bertahan. Memang negosiasinya berjalan agak alot sehingga enggak deal. Mungkin buat Evan, Bhayangkara klub barunya,” sambung Ferry.

Kepergian Evan Dimas jelas suatu kerugian buat Persija. Sebenarnya, Evan tampil lumayan apik bersama Persija. Dia membawa Macan Kemayoran sampai final Piala Gubernur Jatim. Dalam dua partai awal Liga 1 2020 pun, Evan sudah mencetak dua gol.

Tak cuma Evan, Persija Jakarta juga belakangan disebut akan kehilangan Osvaldo Haay. Osvaldo tak ditampik mencari peluang main di klub luar negeri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi 61

Football5Star.com, Indonesia – Kedatangan Evan Dimas disambut sangat antusias oleh Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Solo FC, Kombes Pol Sumardji. Dia bahkan menyebut Evan bisa menjadi garansi bagi Bhayangkara untuk meraih prestasi.

Teka-teki masa depan Evan akhirnya terjawab. Pemain yang membawa Timnas U-23 Indonesia ke final SEA Games 2019 itu memilih untuk meninggalkan Persija Jakarta demi pulang ke pangkuan Bhayangkara.

Kepastian kedatangan Evan Dimas diumumkan Bhayangkara Solo FC melalui laman resminya. Kehadiran Evan jelas bikin lini tengah klub berjuluk The Guardians itu kian mengilap. Selain Evan, Bhayangkara juga sudah punya Renan Silva, Adam Alis Setiano, Sani Rizki Fauzi, hingga Wahyu Subo Seto .

Calon Lawan Batalkan Uji Coba Kontra Timnas U-23 Indonesia Bhayangkara solo FC Pun Serahkan Nasib Liga 1 ke PSSI 2 Kali Dicoret Timnas-U-19 karena Indisipliner, Serdy Bikin Bos Bhayangkara Murka

“Kami bersyukur bisa kembali membawa Evan ke tim ini. Kehadiran dia tentu semakin memperlengkap kekuatan terutama lini tengah,” kata Sumardji dalam laman resmi klub.

Pria yang kini menjabat sebagai Kapolres Sidoarjo itu optimistis Evan bisa memberikan prestasi buat klub yang kini bermarkas di Solo tersebut. Apalagi Evan bukan nama baru buat Bhayangkara.

Dikutip Transfermarkt, Evan sempat memperkuat Bhayangkara 2014 sampai 2017 dan mencetak empat gol serta lima assist dalam 28 penampilan. Bahkan, dia membawa Bhayangkara yang kala itu dinakhodai Simon McMenemy juarai Liga 1 2017.

“Kami semakin optimistis bisa memberikan prestasi di musim ini. Semua untuk membanggakan masyarakat Solo,” tutur Sumardji.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Osvaldo Haay Ikuti Jejak Evan Dimas Tinggalkan Persija?

Osvaldo Haay Ikuti Jejak Evan Dimas Tinggalkan Persija? 65

Football5Star.com, Indonesia – Persija Jakarta terancam kehilangan dua pemain bintangnya sekaligus, yakni Evan Dimas dan Osvaldo Haay. Setelah Evan resmi gabung Bhayangkara Solo FC, Osvaldo juga mengaku berpeluang meninggalkan skuat ibu kota.

Beberapa pekan terakhir, fans Persija memang sudah waswas kehilangan dua pemain bintangnya tersebut. Apalagi, manajemen Macan Kemayoran juga terkesan tak ada suara ketika coba dihubungi oleh awak media terkait perkembangan negosiasi perpanjangan kontrak Evan Dimas dan Osvaldo Haay.

Hingga akhirnya Evan diresmikan Bhayangkara Solo FC. Nasib Osvaldo kini juga menjadi pertanyaan. Usai membela Timnas U-23 Indonesia melawan Bali United, Osvaldo pun buka suara terkait nasibnya bersama Persija Jakarta. Pemain yang mencetak gol dan assist buat Timnas U-23 dalam partai itu tak menampik bisa cabut dari Persija.

Osvaldo Haay Ikuti Jejak Evan Dimas Tinggalkan Persija jakarta ? Shin Tae-yong: Mental dan Fisik Timnas U-23 Tak Bikin Saya Puas! Timnas U-23 Indonesia vs Bali United: Juara Liga 1 Dibantai

“Saya di Persija (kontraknya) sudah habis dan masih mencari klub. Belum tahu ke depan bagaimana. Harapan bisa bermain di luar (negeri),” ungkap Osvaldo Haay kepada awak media.

Osvaldo sebenarnya tak menampik tengah melakukan komunikasi secara intens dengan manajemen Macan Kemayoran. Namun, dia mengutamakan klub luar negeri. Andai ada tawaran main di luar, Osvaldo mungkin langsung menerimanya dan mengabaikan Persija.

“Masih ada pembicaraan dengan Persija saat ini masih negosiasi juga dengan mereka. Namun, saya saat ini masih ingin bermain di luar negeri,” pungkas Osvaldo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

RESMI! Evan Dimas Dipastikan Pulang ke Klub Lamanya

RESMI! Evan Dimas Dipastikan Pulang ke Klub Lamanya 68

Football5Star.com, Indonesia – Kepergian Evan Dimas dari Persija Jakarta akhirnya benar-benar terjadi. Hal itu setelah Bhayangkara Solo FC secara resmi mengumumkan kedatangan pemain Timnas Indonesia itu.

Evan memang belum juga menampakkan batang hidungnya dalam latihan Persija Jakarta jelang Piala Menpora 2021. Tadinya, pendungkung Macan Kemayoran mengerti karena eks pemain Selangor FC itu sedang ada tugas negara di Timnas U-23 Indonesia.

Namun demikian, nyatanya Evan justru pergi meninggalkan skuat ibu kota. Pemain yang membawa Timnas U-23 Indonesia menembus final SEA Games 2019 itu secara resmi diumumkan kembali ke klub lamanya, Bhayangkara.

Kepastian kedatangan Evan Dimas diumumkan Bhayangkara SOlo FC melalui Instagram resminya. “And please welcome, Evan Dimas!” tulis Bhayangkara dalam Instagram-nya.

Bhayangkara bukan klub asing buat Evan. Dikutip Transfermarkt, Evan sempat memperkuat Bhayangkara 2014 sampai 2017 dan mencetak empat gol serta lima assist dalam 28 penampilan.

Dari sisi Persija sendiri, kepergian Evan Dimas jelas snagat merugikan. Sebenarnya, Evan tampil lumayan apik bersama Persija. Dia membawa Macan Kemayoran sampai final Piala Gubernur Jatim. Dalam dua partai awal Liga 1 2020 pun, Evan sudah mencetak dua gol.

Tak cuma Evan, Persija Jakarta juga belakangan disebut akan kehilangan Osvaldo Haay. Osvaldo tak ditampik mencari peluang main di klub luar negeri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas “Menghilang”, Begini Penjelasan Shin Tae-yong

Evan Dimas "Menghilang", Begini Penjelasan Shin Tae-yong 72

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong, buka suara soal tak adanya Evan Dimas saat timnya melawan Tira-Persikabo, Jumat (5/3/2021). Menurutnya, Evan saat ini tengah mengalami cedera.

Dalam pertandingan di Stadion Madya, Senayan, itu, memang ada beberapa nama yang tak diturunkan oleh Shin. Selain Evan Dimas, nama Nadeo Arga Winata yang acap menjadi andalan oleh pelatih Timnas U-23 sebelumnya juga tak ada dalam daftar pemain.

Shin pun mengungkap kalau Evan ternyata mengalami cedera saat sedang berlatih. Sedang, Nadeo sengaja disimpan saat Timnas U-23 Indonesia melawan Bali United, Minggu (7/3/2021).

Shin Tae-yong - Timnas U-19 - Piala Asia U-19 - pssi. org

“Evan Dimas Darmono saat ini sedang menderita cedera. Jadi dia tidak bisa bermain. Nadeo mungkin akan bermain pada laga melawan Bali United,” kata Shin Tae-Yong kepada awak media.

“Pertandingan hari ini adalah tes untuk pemain baru. Ada pemain baru yang layak mendapat kesempatan bermain karena sudah bekerja keras selama latihan,” sambung Shin.

Shin sendiri menyebut akan ada banyak perubahan dalam susunan pemain Timnas U-23 Indonesia saat melawan Bali United. Evan dan Nadeo bisa saja diturunkan dalam partai uji coba kedua Timnas U-23 itu.

“Susunan pemain untuk laga melawan Bali United mungkin akan berbeda. Sebab, saya ingin melakukan tes kepada para semua pemain nantinya. Strategi lawan Bali United mungkin akan sama. Saya ingin para pemain bermain dengan tempo dan intensitas yang tinggi,” tutup Shin Tae-yong.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Diakui Bakal Kembali ke Klub Lamanya

Evan Dimas Diakui Bakal Kembali ke Klub Lamanya 76

Football5Star.com, Indonesia – Evan Dimas tampaknya mendekati pintu keluar Persija Jakarta setelah dikonfirmasi tengah berkomunikasi dengan mantan klubnya, Bhayangkara Solo FC. Hal itu diakui oleh manajemen Bhayangkara yang sedang berkomunikasi secara intens dengan Evan.

Sampai saat ini, Evan memang belum juga menampakkan batang hidungnya dalam latihan Persija Jakarta jelang Piala Menpora 2021. Tadinya, pendungkung Macan Kemayoran mengerti karena eks pemain Selangor FC itu sedang ada tugas negara di Timnas U-23 Indonesia.

Namun demikian, belakangan beredar kabar Evan Dimas tengah menuju pintu keluar Persija. Disebut-sebut Evan belum menandatangani kontrak baru dari manajemen Macan Kemayoran.

Evan Dimas Diakui Bakal Kembali ke Klub Lamanya Banyak yang Diincar Klub Luar, Bukti Pemain Persija Berkualitas Kaget dengan Harga Evan Dimas, Klub Malaysia Mundur Teratur Sergio Farias: Kalau Cetak Gol Terus, Evan Dimas Tak Masalah Resepsi Lagi

Bhayangkara Solo FC lantas melihat ada peluang mendatangkan Evan. Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara, Kombes Pol Sumardji, bahkan mengakui saat ini sedang melakukan komunikasi secara intens dengan Evan Dimas.

Apalagi, Bhayangkara bukan klub asing buat Evan. Dikutip Transfermarkt, Evan sempat memperkuat Bhayangkara 2014 sampai 2017 dan mencetak empat gol serta lima assist dalam 28 penampilan.

“Ya memang kami sedang berusaha memulangkan Evan Dimas. Tapi masih dalam tahap komunikasi dan masih proses negosiasi,” ungkap Sumardji singkat saat dihubungi oleh Football5Star.com.

Sebenarnya, Evan tampil lumayan apik bersama Persija. Dia membawa Macan Kemayoran sampai final Piala Gubernur Jatim. Dalam dua partai awal Liga 1 2020 pun, Evan sudah mencetak dua gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Mungkin Tinggalkan Persija Demi Klub Luar Negeri

Evan Dimas Mungkin Tinggalkan Persija Demi Klub Luar Negeri 80

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas, mengaku bisa saja meninggalkan Persija Jakarta demi bergabung dengan klub luar negeri. Dia sangat siap andai ada klub luar negeri yang benar-benar serius menginginkan jasanya.

Belakangan, memang banyak pemain asal Indonesia yang memilih untuk melanjutkan karier di negeri orang. Di Malaysia saja, sudah ada beberapa nama, semisal Ryuji Utomo, Syahrian Abimanyu, hingga Natanael Sringoringo sudah diresmikan oleh klub Malaysia. Belum lagi Saddil Ramdani yang akan segera diperkenalkan Sabah FC.

Evan Dimas sendiri sebenarnya sempat dikaitkan dengan salah satu klub asal Malaysia, Kedah Darul Aman FC. Namun nyatanya kabar itu cuma isapan jempol belaka. Evan pun mengaku siap saja andai ada tawaran untuk main di luar negeri.

Evan Dimas Mungkin Tinggalkan Persija Demi Klub Luar Negeri Evan Dimas dan Sepatu Bola Pertamanya yang Diganjal Kain

“Ya, saya pastinya mau (berkarier di luar negeri). Kalau memang ada rezeki, saya bisa bermain di luar negeri, kenapa tidak?” ungkap Evan dikutip dari YouTube Marc Klok.

“Saya harus keluar negeri kalau memang itu yang terbaik buat saya,” sambung pemain yang sudah mencetak dua gol dalam dua pertandingan buat Persija Jakarta itu.

Sebenarnya, Evan Dimas sudah pernah berkarier di luar negeri saat meninggalkan Bhayangkara FC 2019 lalu. Dia kala itu memperkuat klub Malaysia, Selangor FC dengan mentas dalam delapan pertandingan dan menghasilkan dua assist. Setelah itu, dia main untuk Barito Putera, sebelum akhirnya direkrut Persija.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Antusias Menyambut Andres Iniesta Gabung Persija Jakarta

Evan Dimas Antusias Menyambut Andres Iniesta Gabung Persija Jakarta 85

Football5star.com Indonesia – Gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, mengaku sangat mengidolai Andres Iniesta. Bahkan, dia menunggu untuk bisa bermain bersama mantan gelandang Barcelona itu di Persija Jakarta.

Meski sudah berusia 36 tahun, Andres Iniesta memang belum pensiun dari sepak bola. Saat ini mantan playmaker timnas Spanyol itu membela klub Jepang, Vissel Kobe dengan kontrak sampai Januari 2022.

Evan Dimas - Persija Jakarta - @persija_jkt
Twitter @persija_jkt

Evan Dimas, ketika ditanya oleh Marc Klok dalam obrolan di youtube, mengaku sangat ingin bermain satu tim dengan Iniesta. Pengakuan itu mendapat dukungan dari Marc Klok.

“Aku mau bermain dengan idolaku, Andres Iniesta. Sedikit lagi. Sehabis ini (kontrak di Vissel Kobe berakhir), Iniesta ke Indonesia.,” ucap Evan Dimas berseloroh, dikutip Football5star.com dari video di youtube Marck Klok, Minggu (24/1/2021).

Bahkan, Marc Klok menyinggung pula soal slot pemain asing Persija Jakarta yang masih lowong semenjak dia resmi jadi warga negara Indonesia (WNI). Kelakar Klok, Iniesta akan cocok mengisi slot pemain asing Persija.

“Mungkin bisa, bro. Main di liga kita. Persija ada slot (pemain asing) lagi sekarang,” sebut Marc Klok menimpali.

Marc Klok Persija Jakarta Timnas Indonesia - persija.co.id

Pernyataan Marck Klok itu membuat Evan Dimas kian antusias. Mantan pemain Bhayangkara FC itu yakin Andres Iniesta akan cocok bermain bersama Persija Jakarta.

“Iya, (Persija) harus ambil Iniesta, ya. Ada slot lagi. Bermain di belakang striker,” bilang Evan, yang lantas disahuti lagi oleh Marck Klok sambil tertawa. “(Di tengah) Ada Evan, Klok, dan Iniesta.”

Namun, untuk mewujudkan mimpi bermain bersama Andres Iniesta di Persija Jakarta, Evan Dimas harus menunggu setidaknya sampai tahun depan. Kala itu, kontrak Iniesta akan tuntas bersama Vissel Kobe. Namun, usianya sudah menginjak 37 tahun dan belum diketahui apakah dia akan memutuskan pensiun atau lanjut bermain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Kenang Tekel Horor Doan Van Hau di Final SEA Games 2019

Evan Dimas Kenang Tekel Horor Doan Van Hau di Final SEA Games 2019 89

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas, baru-baru ini mengenang tekel horor pemain Vietnam, Doan Van Hau di final SEA Games 2019. Dia mengaku menyesal tak bisa melanjutkan perjuangan di final tersebut.

Partai final yang dihelat di Stadion Rizal Memorial itu memang berjalan dramatis. Sosok Doan Van Hau di kubu Vietnam memang benar-benar menjadi mimpi buruk buat Timnas Indonesia. Dia lah yang bikin Evan cedera parah.

Tepat pada menit ke-21 saat laga masih berjalan imbang tanpa gol, Van Hau melancarkan tekel yang brutal ke kaki Evan Dimas. Dalam tayangan ulang terlihat, Doan Van Hau tampak menginjak engkel kaki kiri Evan sampai tertekuk.

Evan Dimas Kenang Tekel Horor Doan Van Hau di Final SEA Games 2019 Nostalgia Hari Ini: Cederai Evan Dimas, Vietnam Pecundangi Indonesia

Alhasil, Evan harus ditarik keluar dan terlihat menangis saat berada di bench. Cedera itu tampak memengaruhi jalannya pertandingan lantaran Evan memang sepanjang turnamen menjadi sosok yang krusial buat Timnas Indonesia.

“Kecewa tentu ada, tapi saya tidak kecewa terhadap pemain Vietnam itu. Saya kecewa karena tidak bisa melanjutkan pertandingan,” ungkap Evan Dimas dalam YouTube Marc Klok.

Evan sekali lagi tak mau menyalahkan Van Hau atas hal itu. Mantan pemain Barito Putera itu cuma menyesal tak bisa melanjutkan perjuangan Timnas Indonesia yang saat itu sudah tinggal selangkah lagi jadi juara.

“Karena itu momen yang sulit saya dapatkan. Pertandingan final SEA Games, dan saya sedih tidak bisa melanjutkan pertandingan,” pungkas Evan Dimas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas: Dahulu, Ibu Cuma Melihat Pemain Timnas di Televisi

Evan Dimas: Dahulu, Ibu Cuma Melihat Pemain Timnas di Televisi 93

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Persija Jakarta, Evan Dimas, mengaku bahagia bisa mewujudkan impian sang ibunda untuk menjadi pemain Timnas Indonesia. Karena dahulu, dia mengaku kalau ibunda hanya melihat pemain timnas di televisi saja.

Seperti diketahui, Evan memang belakangan menjadi langganan mewakili Timnas Indonesia. Namun, jelas keberhasilannya saat ini bukan tanpa perjuangan. Dahulu, Evan bercerita sempat gagal dalam seleksi masuk timnas.

“Waktu itu saya dipanggil usia 15 tahun, senang dan bangga, karena tak percaya. Ibu saya cuma bisa melihat timnas di tv, dan saya dipanggil ke timnas,” ungkap Evan Dimas dalam YouTube Marc Klok.

Evan Dimas dan Sepatu Bola Pertamanya yang Diganjal Kain

“Saat itu saya gagal, dan pulang. Memang saya sedikit ada seperti kecewa, tapi saya positif. Saya pikir melihat kedua orang tua saya, saya tak boleh melihat mereka kecewa lagi, saya motivasi kegagalan itu ke depan,” papar Evan.

Perjuangannya itu pun akhirnya berbuah manis. Sampai saat ini, pemain berusia 25 tahun tersebut mengoleksi 24 caps di timnas senior. Itu belum termasuk masa baktinya kala memperkuat Timnas U-16, Timnas-19, dan Timnas U-23.

“Saya tanamkan diri saya kalau dipanggil timnas, saya harus masuk. Alhamdlillah sekarang bisa dipanggil timnas lagi,” bilang Evan Dimas.

Hal itu ternyata membuat Evan mendapatkan banyak pelajaran berharga. Semenjak saat itu, pemain Persija Jakarta itu selalu latihan lebih banyak daripada rekan-rekannya.

“Jadi waktu itu memang saya ambil disiplinnya waktu gagal. Jadi mungkin kemampuan saya kurang, saat itu saya setiap hari, setiap jam harus saya manfaatkan di posisi terbaik, apalagi di timnas, harus bersaing dengan sehat, kalau tak ada kemampuan lebih pasti kalah,” tutup Evan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas dan Sepatu Bola Pertamanya yang Diganjal Kain

Evan Dimas dan Sepatu Bola Pertamanya yang Diganjal Kain 97

Football5Star.com, Indonesia – Bintang Persija Jakarta, Evan Dimas, menceritakan perjuangan beratnya untuk menjadi seorang pesepak bola. Bahkan, Evan menyebut kalau sepatu bola pertamanya sampai harus diganjal kain di depan agar muat.

Nama Evan pertama kali muncul dan jadi idola usai membawa Timnas U-19 Indonesia juarai Piala AFF 2013. Sejak saat itu, karier Evan menaik pesat dan dipinang oleh sejumlah klub besar, seperti Bhayangkara, Selangor FA, Barito Putera, hingga Persija Jakarta.

Akan tetapi, tak ada kesuksesan yang diraih secara instan. Begitu pula yang dialami oleh Evan Dimas. Pemain yang kini berusia 25 tahun itu bercerita sulitnya memulai karier sebagai pesepak bola. Karena, dia mengaku berasal dari keluarga yang sederhana.

Evan Dimas dan Sepatu Bola Pertamanya yang Diganjal Kain

“Saya mulai main bola sejak kelas 4 Sekolah Dasar. Saya saat itu terganjal materi. Orang tua saya tak punya uang untuk beli sepatu bagus, sepatu saya itu murah, depannya saya kasih kain biar muat,” cerita Evan dalam YouTube Marc Klok.

“Makanya, kedua orang tua adalah motivasi terbesar dalam karier saya. Karena saya yakin, ibu dan ayah selalu ingin kasih yang terbaik buat saya, meskipun mereka tak punya uang,” sambung Evan.

Evan Dimas pun mengaku sempat dilarang orang tuanya untuk bermain sepak bola. Wajar, sepak bola saat itu memang kurang menjanjikan. Tapi, tekad keras Evan meluluhkan hati orang tuanya.

“Waktu itu memang orang tua sempat takut karena main bola, kadang jatuh, tangan patah. Tapi saya yakinkan bahwa sepak bola ini bisa mengangkat derajat keluarga, saya bilang seperti itu, jadi diizinkan,” tutup Evan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Klub Malaysia Ini Buka-Bukaan Tertarik Gunakan Jasa Pemain Indonesia

Klub Malaysia Ini Buka-Bukaan Tertarik Gunakan Jasa Pemain Indonesia 101

Football5Star.com, Indonesia – Salah satu klub Malaysia, Kedah FA, buka-bukaan tertarik menggunakan jasa pemain asal Indonesia. Namun, mereka belum bisa membeberkan sosok pemain yang tengah diincar.

Memang, Kedah FA sempat dikaitkan dengan dua pemain asal Indonesia. Mereka adalah Stefano Lilipaly dan Riko Simanjuntak. Namun belakangan kedua pemain tersebut dibantah akan segera tiba di negeri jiran.

Kendati demikian, klub Malaysia tersebut tak menutup kemungkinan bakalan merekrut salah satu pemain asal Indonesia. Hal itu dibeberkan sendiri oleh pelatih Kedah FA, Aidil Sharin.

Kamu-Pasti-Gak-Tahu-5-Fakta-Gol-gol-yang-Lahir-dalam-Tiga-Pekan-Liga-1-2020-Evan-Dimas-Persija-vs-Borneo-FC-liga-indonesia

Apalagi di Liga Super Malaysia memang menerapkan satu kuota pemain asal Asia Tenggara. Hal ini menjadi peluang buat pemain Indonesia menjajal karier di negeri seberang.

“Ya, tapi posisi yang saya butuhkan dari pemain Indonesia adalah seorang gelandang,” ungkap Aidil Sharin, saat dihubungi Football5Star.

Ada sejumlah nama yang dikaitkan dengan Kedah FA. Evan Dimas menjadi salah satu nama yang belakangan sempat dikaitkan akan kembali ke memperkuat salah satu klub Malaysia

Apalagi Evan Dimas sendiri sebelumnya sempat main di Malaysia kala memperkuat Selangor FA, 2019 lalu. Saat itu, Evan main dalam delapan pertandingan dan menghasilkan dua assist.

Selain Evan Dimas, Marc Anthony Klok juga belakangan namanya muncul ke permukaan bakal ke Malaysia. Terlebih saat ini pemain Persija Jakarta itu sudah memiliki paspor Indonesia.

https://youtu.be/Clz90iQa9Oc

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ditanya Kualitas Evan Dimas, Pelatih Klub Malaysia Ini Tak Bisa Berkata-Kata

Ditanya Kualitas Evan Dimas, Pelatih Klub Malaysia Ini Tak Bisa Berkata-Kata 105

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih klub Malaysia, Kedah FA, Aidil Sharin, buka suara terkait kemungkinan bakal merekrut Evan Dimas. Dia juga menyebut kalau kualitas pemain Persija Jakarta itu cukup mumpuni.

Saat ini, Evan Dimas memang masih berstatus pemain Persija Jakarta. Dikutip dari Transfermarkt, kontrak gelandang 25 tahun itu memang bakal segera kedaluwarsa 31 Desember mendatang. Ketidakjelasan kompetisi di Indonesia membuat Persija kini terancam kehilangan salah satu bintangnya.

Nah kabarnya Kedah FA menjadi salah satu dari lima tim yang serius membidik Evan Dimas. Apalagi Aidil Sharin pun tak menampik kalau timnya saat ini membutuhkan sosok seorang gelandang pengatur serangan.

evan dimas Bikin Kedah FA Menakutkan di Malaysia, Aidil Sharin Lirik Persija Jakarta Pelatih Kedah FA Bantah Rumor Lilipaly, Riko Simanjuntak Jadi Incaran?

“Sebenarnya, posisi yang saya butuhkan dari pemain Indonesia adalah seorang gelandang,” ungkap Aidil Sharin saat dihubungi Football5Star.com.

Ketika diajukan nama Evan, mantan nahkoda Home United itu tak bisa berkata-kata. Dia cuma bilang, “Hmmm.” Namun memang, pemain yang membawa Timnas Indonesia juarai Piala AFF U-19 2013 itu menurutnya merupakan salah satu gelandang yang menjanjikan.

Apalagi Malaysia bukan lah kompetisi yang asing buat Evan Dimas. Dia sebelumnya sempat main di Malaysia kala memperkuat Selangor FA, 2019 lalu. Saat itu, Evan main dalam delapan pertandingan dan menghasilkan dua assist.

“Ya saya tahu dia seorang pemain gelandang yang bagus dan bertalenta. Tapi baru itu yang bisa saya katakan,” tutup Aidil Sharin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Evan Dimas Diperebutkan Klub Malaysia, Begini Respons Ketum PSSI

Evan Dimas Diperebutkan Klub Malaysia, Begini Respons Ketum PSSI 109

Football5Star.com, Indonesia – Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, ikut buka suara usai banyak klub Malaysia yang mengincar Evan Dimas. Hal itu, menurut Iriawan, jelas bagus dan membuktikan kalau pemain Indonesia punya kualitas mumpuni.

Selain Evan Dimas, ada beberapa nama pemain Indonesia yang jadi incaran klub-klub luar negeri. Hansamu Yama juga dibidik klub Malaysia, lalu Rezaldi Hehanusa yang disebut-sebut ke Thailand tahun depan.

Kemudian ada nama Ryuji Utomo yang gencar dikabarkan akan melanjutkan karier di Australia. Terbaru, Todd ferre yang selangkah lagi gabung ke klub Thailand, Lambang FC.

Kondisi ini, menurut Iriawan jelas menandakan kalau para pemain Indonesia memiliki kualitas yang diakui. Dia mengaku bangga karena ini bagus buat perkembangan para pemain.

Evan Dimas Direbutkan Klub Malaysia, Begini Respons Ketum PSSI Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia Ditunda? Ini Reaksi PSSI PSSI Pastikan Liga 1 2020 Lanjut, Tapi Masih Belum Dapat Izin Polisi PSSI Belum Jamin Liga 1 Dihentikan Lagi Kalau Ada Pemain Kena COVID-19 Jabat Manajer Timnas U-19, Keputusan Mochamad Iriawan Menggelitik Ketum PSSI: Saya Minta Shin Tae-yong Melibas Vietnam! Penjelasan Logis PSSI Soal Liga 1 2020 Tanpa Degradasi PSSI Soal Biaya Mahal Tes COVID-19 Klub Liga 1: Insya Allah Ditanggung Tiga Klub Tolak Liga 1 Dilanjutkan, Ini Langkah Ketum PSSI Diberi Lampu Hijau Cari Pemain Keturunan, PSSI Langsung Bergerak

“Bangga kalau ada pemain kita yang main di luar. Saya mendorong supaya pemain-pemain kita seperti pemain-pemain Jepang atau Korea yang ada di luar semua ya,” ungkap Mochamad Iriawan singkat kepada awak media.

Evan Dimas sendiri belakangan diperebutkan lima klub Malaysia sekaligus. Mereka ialah Terengganu FC, Pahang FA, Perak FA, Petaling Jaya City, dan Sabah FA. Evan kabarnya akan ke Malaysia sepaket dengan Hansamu Yama.

Memang, ketidakjelasan masa depan Liga 1 membuat para pemain Indonesia mulai melirik berkarier di luar negeri. Apalagi, rata-rata para pemain itu kontraknya dengan klub Indonesia bakal kedaluwarsa akhir tahun ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]