Lawan Napoli, Juventus Kehilangan Federico Chiesa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Juventus mengumumkan bahwa pemain andalan mereka Federico Chiesa harus absen di laga melawan Napoli, (11/9/21). Chiesa menderita cedera, tapi tidak terlalu serius.

Chiesa langsung dipulangkan dari timnas Italia sebelum laga terakhir melawan Lithuania, (9/9/21). Juventus langsung memeriksa keadaan eeks pemain Fiorentina itu dan hasilnya tidak ada cedera yang serius, tapi untuk berjaga-jaga, Chiesa tidak di bawa ke Naples.

Federico Bernardeschi dan Federico Chiesa akan habis kontrak pada 2022.
Getty Images

“Federico Chiesa menjalani pemindaian negatif di J Medical pagi ini. Namun, sebagai tindakan pencegahan dan sesuai dengan kesepakatan dengan staf teknis, dia tidak akan tersedia untuk perjalanan ke Napoli,” tulis pernyataan Juventus seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Chiesa akan kembali bermain di laga Liga Champions melawan Malmo di tengah pekan depan. Dejan Kulusevski kemungkinan besar akan menggantikannya di laga lawan Napoli.

Federico Chiesa Absen, Victor Osimhen Bisa Bermain

Pukul Pemain Lawan, Victor Osimhen Kena Sanksi Larangan Bermain 2 Laga
Goal

Absennya Chiesa tentu saja merupakan kabar baik untuk Napoli. Dan Il Partenopei juga mendapatkan kabar baik lainnya. Victor Osimhen bisa bermain melawan Juventus setelah Napoli memenangkan banding untuk mengurangi sanksi pemain timnas Nigeria itu.

Awalnya, Osimhen terkena sanksi larangan bermain dua laga setelah menerima kartu merah di laga pertama Serie A melawan Venezia, dimana dia memukul Daan Heymans.

Tapi, Napoli mengajukan banding dan banding itu diterima, Osimhen hanya absen satu laga, yakni di laga pekan kedua melawan Genoa. Sang pemain siap menjadi ujung tombak Napoli untuk melawan Giorgio Chiellini cs.

Juventus Dapatkan Federico Chiesa dengan Cara Mencuri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Rocco Commisso masih marah pada Juventus. Kemarahannya ini tak lepas dari perginya Federico Chiesa dari Fiorentina.

Musim lalu Federico Chiesa memutuskan hijrah ke Juventus. Padahal ia sudah melakoni dua pertandingan awal Serie A bersama Fiorentina.

juventus vs fiorentina-chiesa
bbc.com

Rocco Commisso menganggap cara Juve menggaet sang winger tidak pantas. Ia menyebut Si Nyonya Tua telah mencuri.

“Bagaimana Juve mendatangkan Chiesa? Mereka mencurinya karena mereka memberinya lebih banyak uang. Ada perbedaan antara kami dan Juve,” Commisso menegaskan kepada Radio Bruno, Jumat (20/8/2021).

-juventus-Rocco Commisso - Fiorentina - Reuters
reuters

“Semakin banyak pendapatan yang Anda miliki semakin banyak uang yang bisa Anda belanjakan. Mereka adalah favorit scudetto setiap musim karena punya tagihan gaji 300 juta euro, sedangkan kami 70 juta euro,” ia menambahkan.

Juventus Dianggap Sebagai Klub Kotor

Presiden Fiorentina tidak hanya mengeluhkan soal cara Juventus mendapatkan Federico Chiesa. Ia juga muak melihat cara klub asal Turin memperkuat tim.

Federico Chiesa juara Coppa Italia bersama Juventus dan Gianluigi Buffon.
Getty Images

Tidak hanya Juve, Commisso juga menyasar beberapa klub top Eropa lain. Terutama mereka-mereka yang kerap berutang untuk mendapatkan pemain baru.

Menurutnya cara-cara seperti itu sangat kotor. Apalagi sekarang beberapa di antara klub yang dimaksud seperti Inter Milan dan Barcelona mengalami kesulitan finansial.

Barcelona terpaksa memangkas gaji para pemain untuk bisa mendaftarkan penggawa anyar. Sedangkan Inter Milan harus melego Romelu Lukaku dan Acrhaf Hakimi yang bernilai tinggi.

“Ada klub seperti Juve, Barcelona, dan inter Milan yang berutang melalui pekerjaan yang kotor,” tutup pengusaha Amerika Serikat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

4 Tahun Lagi Federico Chiesa akan Raih Ballon d’Or

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Federico Chiesa adalah talenta menjanjikan Italia saat ini. Ia baru saja meraih trofi Euro 2020 dan diprediksi akan sukses besar bersama Juventus.

Euro 2020 jadi trofi profesional kedua Federico Chiesa setelah sebelumnya menjuarai Coppa Italia bersama Juventus. Dengan usia yang masih sangat muda banyak kesuksesan yang telah menanti sang winger.

Legenda Juventus, Alessio Tacchinardi, percaya anak Enrico Chiesa akan sukses. Bahkan ia juga percaya bintang 22 tahun akan merebut Ballon d’Or dalam empat tahun ke depan.

Federico Chiesa juara Coppa Italia bersama Juventus dan Gianluigi Buffon.
Getty Images

“Untuk Chiesa akan sangat sulit untuk memenuhi ekspektasi. Saya telah mendengar pembicaraan tentang dia memennagkan Ballon d’Or dalam tiga atau empat tahun  dan saya setuju dengan itu,” ujar Tacchinardi kepada Tuttosport, Kamis (12/8/2021).

“Tahun lalu dia menyentuh batas sebagai pemain top. Saya percaya dia akan sampai di sana tahun ini bersama Massimiliano Allegri yang selalu menjadi juara. Dia bisa membantunya,” sambung mantan gelandang timnas Italia.

alessio tacchinardi juvefc
juvefc.com

Di sisi lain, Tacchinardi mengangap Federico Chiesa punya banyak kesamaan dengan Pavel Nedved. Terutama soal tipe permainan dan memanfaatkan peluang dalam sudut sempit.

“Saya melihat racun yang sama antara dirinya dengan Pavel Nedved. Dia memiliki kualitas yang luar biasa. Dia mampu menggiring bola ke kiri dan ke kanan. Dia juga mampu mencetak gol dengan sedikit ruang,” tutup Alessio Tacchinardi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Federico Chiesa Bakal Jadi Bintang Besar di Masa Depan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Federico Chiesa memiliki peranan cukup krusial untuk timnas Italia di panggung EURO 2020. Federico Chiesa menjadi salah satu pemain andalan bagi Roberto Mancini di EURO 2020.

Menurut asisten manajer Italia, Alberico Evani seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Rabu (28/7/2021), Chiesa akan terus berkembang dan akan menjadi lebih kuat dari waktu ke waktu.

Federico Chiesa - Bayern Munich - Ruetir

“Chiesa akan menjadi lebih kuat dari waktu ke waktu,” kata Alberico Evani.

“Dia memiliki perubahan kecepatan yang mematikan dan dapat mengubah permainan seperti beberapa pemain besar di Eropa. Ketika dia menaikan gigi dan berberakselerasi, Anda akan kesulitan mengejarnya,” tambah Evani.

“Dia juga menembak dengan baik dengan kedua kakinya dan mempertahankan teknik itu bahkan saat berlari dengan kecepatan tinggi,” ungkap Evani.

Pada perhelatan EURO 2020, Federico Chiesa mencetak dua gol. Satu gol dicetaknya ke gawang Austria di babak 16 besar dan satu gol lainnya ke gawang Spanyol pada babak semifinal.

Mantan pemain timnas Italia, Gianluca Zambrotta pada perhelatan EURO 2020 sempat memprediksi bahwa Chiesa akan jadi pemain penting untuk Gli Azzuri.

“Jika saya harus memilih satu nama, saya akan memilih Chiesa. Dia menjalani musim yang luas biasa bersama Juventus. Dia bisa menjadi penentu bagi tim nasional seperti yang dia lakukan untuk Juventus tahun ini,” ungkap Gianluca Zambrotta.

“Dia telah mengembangkan permainannya dalam segala hal, mental, teknis, dan kemauan untuk berkorban untuk membantu tim. Dia menawarkan banyak hal untuk Juventus,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Giuseppe Galderisi Ragu Masa Depan Paulo Dybala Ada di Juventus

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – Eks penyerang Juventus dan timnas Italia, Giuseppe Galderisi, tak yakin Paulo Dybala masih punya masa depan di I Bianconeri. Meskipun diakui punya kemampuan apik, pemain asal Argentina itu menghadapi persaingan sangat ketat untuk mengisi lini serang tim asuhan Massimiliano Allegri.

Masa depan Dybala saat ini sedang jadi salah satu topik pembicaraan. Di tengah performanya yang menukik, salah satunya karena lama diganggu COVID-19, dia akan memasuki musim terakhirnya. Sesuai perpanjangan kontrak yang ditandatangani pada 2017, dia akan menjadi bagian skuat Juventus hingga 2022.

Saat ini, agen Dybala dikabarkan sudah merapat ke Turin guna membicarakan soal kontrak baru. Namun, menurut Galderisi, eks pemain Palermo itu harus betul-betul memikirkan kesempatan bermain. Di Juventus, kesempatan itu akan kian menipis karena keberadaan pemain-pemain lain yang juga menanjak.

“Bagi saya, dia memang termasuk salah satu pemain terbaik di dunia. namun, di Juventus juga ada (Dejan) Kulusevski, (Federico) Chiesa, dan (Alvaro) Morata,” ujar Giuseppe Galderisi soal Dybala seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Paulo Dybala Terancam Federico Chiesa

Secara khusus, Giuseppe Galderisi menyebut Chiesa sebagai pesaing terberat Paulo Dybala untuk masuk ke tim utama sebagai pendamping Cristiano Ronaldo. Perkembangan pesat anak Enrico Chiesa tersebut diakui luar biasa dan pasti tak luput dari pengamatan Allegri selaku allenatore baru Juventus.

“Saya bisa bilang, ini harusnya jadi tahunnya Chiesa dengan perubahan kecepatannya,” ujar Galderisi mengenai pemain yang tampil gemilang saat membawa timnas Italia juara EURO 2020 dengan mengalahkan timnas Inggris pada partai final.

Paulo Dybala akan sangat sulit bersaing dengan Federico Chiesa yang gemilang bersama timnas Italia di EURO 2020.
Twitter @JuveFC

Seperti halnya Dybala, Chiesa juga sebetulnya tak tampil menawan pada musim lalu di bawah asuhan Andrea Pirlo. Secara keseluruhan, dia hanya mencetak 15 gol dari 46 pertandingan. Adapun Dybala mengemas 5 gol dari 26 penampilan. Namun, La Joya tak punya kesempatan unjuk gigi di ajang lain karena tak masuk timnas Argentina yang menjuarai Copa America 2021 di tanah Brasil.

Hal lain yang membuat Chiesa ada di depan Dybala adalah kontribusi assist-nya. Musim lalu, dia total membukukan 11 assist dalam 46 laga. Di Juventus, dia hanya kalah dari Juan Cuadrado (19 assist), dan Alvaro Morata (12 assist). Artinya, dia sangat terlibat dalam permainan dan mampu menopang skema yang diterapkan pelatih.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Cannavaro: Federico Lebih Hebat dari Enrico Chiesa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Performa menawan Federico Chiesa di Euro 2020 membuat legenda Italia, Fabio Cannavaro berdecak kagum. Tanpa ragu ia menyebut sang bintang lebih baik dari ayahnya, Enrico Chiesa.

Federico Chiesa sukses membawa Italia juara Euro 2020. Capaian ini tak mampu dibuat Enrico yang gagal membawa Gli Azzurri juara.

Fabio Cannavaro, legenda yang pernah bermain bersama Enrico di timnas dan Parma menyebut ayah dan anak ini punya banyak kesamaan. Tapi soal kekuatan bintang Juventus lebih mumpuni.

parma chiesa cannavaro ansa
ansa.it

“Mereka sangat mirip, tapi Federico akan menjadi lebih kuat. Dia tidak takut untuk menyerang balik selama pertandingan, bahkan ketika timnya menghadapi waktu sulit,”: kata Cannavaro seperti dikutip Football5star dari Corriere dello Sport, Senin (19/7/2021).

“Ini, menurut saya, adalah satu satu dari sedikit kekurangan yang dimiliki Enrico. Tapi mereka berdua sama-sama pemain hebat dan semua orang setuju dengan itu,” ia menambahkan.

Nama Federico Chiesa mulai melambung saat berseragam Fiorentina beberapa musim lalu. Dan setelah pindah ke Juventus ia kian diperhitungkan.

Puncaknya pun terjadi kala membawa Italia juara Euro 2020. Pada turnamen antarnegara Eropa tersebut sang winger membukukan dua gol.

Golnya ke gawang Austria di 16 besar juga istimewa. Bersama sang ayah, Enrico Chiesa, mereka jadi ayah dan anak pertama yang mencetak gol pada ajang Euro di tanah Inggris. Enrico sebelumnya mencatatkan namanya di papan skor pada Euro 1996 silam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Julian Nagelsmann: Bayern Munich Tak Sanggup Datangkan Federico Chiesa

gamespool
Julian Nagelsmann: Bayern Munich Tak Sanggup Datangkan Federico Chiesa 26

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bayern Munich, Julian Nagelsmann, tak malu-malu mengutarakan kekagumannya kepada winger timnas Italia, Federico Chiesa. Akan tetapi, Nagelsmann memastikan Die Roten tak akan mendatangkan Chiesa tahun ini.

Beberapa media Jerman sempat melaporkan bahwa Chiesa merupakan target transfer utama Die Roten tahun ini. Bayern disebut siap memboyong Chiesa andai kehilangan Kingsley Coman.

“Federico Chiesa adalah pemain yang sangat hebat. Tapi, dia terlalu mahal buat kami,” ujar Julian Nagelsmann kepada Bild am Sonntag.

Federico Chiesa - Bayern Munich - Kickest
Kickest

“Saya sudah cukup lama memperhatikan kiprah Chiesa. Dia bisa berlari dengan cepat dan memiliki kemampuan dribel serta menyelesaikan peluang yang sangat baik. Hal tersebut membuat Chiesa menjadi salah satu pemain termahal di dunia,” sambung Nagelsmann.

Lebih lanjut, Nagelsmann memastikan Bayern Munich tak akan mendatangkan penyerang anyar tahun ini. Pelatih berusia 33 tahun itu merasa cukup puas dengan kualitas lini serangnya.

“Untuk saat ini, kami masih memiliki empat atau lima orang penyerang dengan kualitas luar biasa. Jika mereka semua bisa terbebas dari cedera musim depan, maka kami sudah memiliki stok penyerang yang cukup melimpah,” tuntas Nagelsmann.

Sejauh ini, Bayern baru mendatangkan tiga orang pemain, yakni Dayot Upamecano, Omar Richards dan Sven Ulreich. Dari ketiga nama tersebut, Upamecano merupakan satu-satunya pemain yang ditebus Die Roten dengan harga mahal. Richards dan Ulreich merapat ke Allianz Arena dengan status free agent.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Chiesa Sudah Tak Sabar Ingin Melawan Morata di Semifinal Euro 2020

gamespool
Chiesa Sudah Tak Sabar Ingin Melawan Morata di Semifinal Euro 2020 30

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Italia, Federico Chiesa, senang bisa melawan Alvaro Morata saat Italia berhadapan dengan Spanyol di Euro 2020. Chiesa berterima kasih kepada Morata karena membantunya beradaptasi di Juventus musim lalu.

Gli Azzurri akan berhadapan dengan Spanyol di semifinal Euro 2020, Rabu (7/7/21). Chiesa sudah tak sabar untuk melawan rekan timnya, Morata.

federico chiesa-italia vs wales-footballitalia
Football Italia

“Kami berbicara dan saling memberi selamat karena kami berdua mencetak gol. Kami akan saling menyapa, saya mencintainya. Dia adalah salah satu pemain yang membantu saya menyesuaikan diri dengan lebih baik ketika saya tiba di Juve. Akan menyenangkan bertemu dengannya di semifinal ini,” ucap Chiesa seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sport.

Baik Italia dan Spanyol kini sama-sama bermain mengandalkan penguasaan bola. Chiesa mengatakan bahwa timnya tak terinspirasi dengan permainan Spanyol.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit melawan Spanyol. Mereka banyak menguasai bola. Seperti yang ingin kami lakukan. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi seperti yang kami hadapi sejauh ini. Mereka memiliki bentuk yang berbeda, mereka bermain 4-3-3, tetapi kami lebih dinamis di lapangan dengan pergeseran peran baik dalam serangan maupun pertahanan,” kata Chiesa.

Dia melanjutkan, “Bukan karena kami terinspirasi oleh Spanyol, tetapi kami memiliki ideologi yang hampir sama. Menjaga bola, menekan tinggi dan berusaha mendominasi lawan. Jelas perkembangan di lapangan berbeda. Spanyol telah melakukannya selama beberapa tahun, tetapi kami menggunakan penguasaan bola kami untuk menyelesaikan, memiliki lebih banyak peluang mencetak gol, lebih menyerang dan mendominasi.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Italia vs Wales: Chiesa dan Bukti Seluruh Pemain Tampil Maksimal

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Laga Italia vs Wales di Olimpico, Minggu (20/6/2021) berhasil dimenangkan tuan rumah. Sudah dipastikan lolos ke 16 besar Euro 2020, Federico Chiesa dkk tetap tampil maksimal dan menang 1-0.

Pada laga terakhir Grup A ini pelatih Roberto Mancini melakukan rotasi besar-besaran. Salah satunya Federico Chiesa yang diturunkan sebagai starter. Padahal pada dua laga sebelumnya ia selalu turun sebagai pemain pengganti.

Dipercaya main sejak menit pertama membuat Federico Chiesa bangga. Bahkan dia berhasil menyabet gelar Man of the Match.

“Perasaan ini sangat emosional. Kami membuktikan hari ini bahwa setiap pemain yang dipilih oleh pelatih akan tampil maksimal. Itu yang paling penting,” ujar bintang Juventus kepada RAI Sport, Minggu (20/6/2021).

“Begitu pelatih memasukkan nama saya dalam starting 11 saya melakukan segalanya. Merupakan sebuah kehormatan dan mimpi bagi saya untuk mengenakan jersey Azzurri di Euro,” ia menambahkan.

Kendati menurunkan starting 11 berbeda, Italia tetap mempertahankan ritme permainan. Dan bagi Federico Chiesa performa tim kali ini sangatlah baik.

Bahkan cuaca panas ibu kota tidak memengaruhi permainan bagus Gli Azzurri. “Saya pikir ini sangat panas, jujur saja ini tidak benar-benar segar. Tapi mungkin fakta bahwa kami bermain bagus membuat kami melupakan panasnya,” ungkap Chiesa.

Gol Italia tercipta pada babak pertama. Tendangan bebas Marco Verratti disambut oleh tendangan kaki kanan Matteo Pessina ke pojok kanan gawang Wales.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Fatih Terim Harap Karier Federico Lebih Cemerlang dari Enrico Chiesa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Federico Chiesa akan jadi salah satu andalan timnas Italia di Euro 2020. Kehadiran sayap kanan Juventus ini mendapat sorotan dari mantan pelatih Turki, Fatih Terim.

Fatih Terim memang tidak mengenal Federico Chiesa. Tapi ia sangat mengenal ayah sang winger, yakni Enrico Chiesa. Dia pernah melatih Enrico kala berseragam Fiorentina.

Ia mengakui Enrico adalah salah satu pemain terbaik yang pernah ditangani. Dan ketika melihat Federico, dia percaya sang anak punya potensi besar dan bahkan melampaui sang ayah.

fatih terim enrico chiesa yahoo sport
Yahoo Sport

“Enrico Chiesa adalah salah satu pemain terbaik yang pernah saya tangani, jadi untuk alasan emosional, saya lebih memilih dia daripada Federico,” ungkap Terim kepada Corriere dello Sport, Kamis (10/6/2021).

“Tapi saya yakin dia punya potensi besar dan saya berharap dia bisa melakukan yang lebih baik dari ayahnya,” ungkap pria yang menakhodai Fiorentina pada 2000 hingga 2001 silam.

Italia memang bukan tempat asing bagi Fatih Terim. Selain menukangi Fiorentina dia juga pernah dipercaya sebagai nakhoda AC Milan.

Pengalaman ini pula yang membuat pelatih 67 tahun kagum dengan perkembangan sepakbola Negeri Pizza. Apalagi di Euro 2020 nanti timnas Gli Azzurri saat ini dihuni pemain-pemain muda potensial.

Selain Chiesa, dia juga melihat potensi besar dari pemain lainnya. “Saya terus mengawasi Nicolo Barella, manuel Locatelli, Alessandro Bastoni, dan Gaicomo Raspadori. Mereka telah membuat perbedaan besar untuk Italia,” tutup Fatih Terim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gianluca Zambrotta: Federico Chiesa Bisa Jadi Penentu di EURO 2020

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gianluca Zambrotta memuji susunan pemain di lini depan Italia untuk EURO 2020. Menurut Zambrotta, ketiga pemain di lini depan Italia akan sangat menakutkan bagi tim lain di EURO 2020.

“Di lini depan, Ciro Immobile selalu memimpin daftar pencetal gol terbanyak, tetapi Andrea Belotti dan Federico Chiesa juga merupakan pencetak gol reguler,” kata Zambrotta seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi UEFA, Rabu (9/6/2021).

Federico Chiesa Juventus Pantas Lolos ke Perempat Final

“Di kejuaraan Eropa, Anda harus menjaga ketat di belakang. Di Piala Dunia 2006, kami adalah tim yang paling sedikit mendapat penghargaan dan kami menang tanpa mencetak banyak gol,” Gianluca Zambrotta.

Gianluca Zambrotta lantas menyebut bahwa Federico Chiesa bisa menjadi andalan utama di lini depan Italia. Menurut Zambrotta, Chiesa jalani musim yang cukup bagus bersama Juventus.

“Jika saya harus memilih satu nama, saya akan memilih Chiesa. Dia menjalani musim yang luas biasa bersama Juventus. Dia bisa menjadi penentu bagi tim nasional seperti yang dia lakukan untuk Juventus tahun ini,” ungkap Gianluca Zambrotta.

“Dia telah mengembangkan permainannya dalam segala hal, mental, teknis, dan kemauan untuk berkorban untuk membantu tim. Dia menawarkan banyak hal untuk Juventus,”

Gianluca Zambrotta juga menekankan bahwa lini belakang Italia cukup solid untuk EURO 2020. Hal ini tak lepas masukanya dua pemain berpengalaman, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci.

“Saya bermain dengan Giorgio Chiellini, Musim ini dia mengalami beberapa cedera dan tidak bermain secara reguler, tetapi ketika dia masuk ke lapangan, dia selalu menujukkan pengalaman. Dia pasti menambahkan sesuatu ke tim ini, begitu juga dengan Leonardo Bonucci,” tutup Zambrotta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Juara Coppa Italia, Gianluigi Buffon Penuhi Permintaan Federico Chiesa

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – Ada hal menarik di balik kesuksesan Juventus menjuarai Coppa Italia, Kamis (20/5/2021) dini hari WIB. Diam-diam, trofi yang diraih dengan mengalahkan Atalanta itu tak ubahnya pemenuhan permintaan Federico Chiesa kepada Gianluigi Buffon.

Sebelum pertandingan, Chiesa sempat berbicara kepada Buffon. Eks pemain Fiorentina itu menyampaikan permintaan khusus, yaitu merebut trofi Coppa Italia dengan mengalahkan Atalanta. Pasalnya, dia sangat ingin mengulangi kesuksesan sang ayah, Enrico Chiesa.

“Sebelum pertandingan, aku katakan kepada dia, ‘Gigi, kamu sudah merebut banyak trofi, termasuk dengan ayahku. Sekarang, cobalah memenanginya denganku,'” urai Federico Chiesa seperti dikutip Football5star.com dari Tuttosport.

Enrico Chiesa, ayah Federico, sempat juara Coppa Italia bersama Gianluigi Buffon di Parma.
Getty Images

Ayah Chiesa, Enrico, pernah merebut dua trofi bersama Buffon saat memperkuat Parma. Pada 1998-99, mereka menjadi yang terbaik di Piala UEFA dan Coppa Italia. Khusus di Coppa Italia, itu jadi kesuksesan pertama Buffon dalam kiprah panjangnya sebagai pesepak bola.

Bagi Chiesa, menapaki jejak sang ayah jadi obsesi tersendiri sejak masih bersama Fiorentina. “Fiorentina memenangi Coppa Italia pada 2001 dengan Nuno Gomes dan Enrico Chiesa di lini depan. Akan jadi sesuatu yang luar biasa bila mampu meniru ayah,” kata dia kepada La Gazzetta dello Sport pada 2019.

Chiesa Bawa Buffon Cetak Rekor

Kesuksesan menjuarai Coppa Italia 2020-21 bersama JUventus terasa lebih indah bagi Federico Chiesa. Pasalnya, dia jadi bagian penting dalam kesuksesan tersebut. Dialah sang penentu kemenangan 2-1 lewat gol yang dibuat pada menit ke-73 dengan meneruskan umpan Dejan Kulusevski.

Gol itu jadi pembeda Federico dari Enrico Chiesa. Meskipun sempat dua kali juara Coppa Italia bersama Parma dan Fiorentina, Enrico selalu gagal mencetak gol pada laga final. Padahal, pada saat itu, final ajang ini masih menggunakan format kandang-tandang.

Gianluigi Buffon menyamai koleksi gelar juara Coppa Italia milik Roberto Mancini berkat gol Federico Chiesa.
gol24.pl

Tak hanya itu, Chiesa membawa Gianluigi Buffon mencetak rekor. Kiper gaek itu kini menyamai koleksi 6 gelar juara Coppa Italia milik Roberto Mancini. Sebelumnya, Buffon juara pada 1998-99, 2014-15, 2015-16, 2016-17, dan 2017-18. Adapun Mancini juara pada 1984-85, 1987-88, 1988-89, 1993-94, 1997-98, dan 1999-00.

Itu juga jadi penanda manis akhir kiprah Buffon di Juventus. Kiper berumur 43 tahun itu sudah memastikan hengkang pada akhir musim nanti. Mengenai hal itu, Federico Chiesa berujar, “Dia itu seorang legenda dan kami akan begitu kehilangan dia.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Utang Besar Federico Chiesa kepada Andrea Pirlo

gamespool
Utang Besar Federico Chiesa kepada Andrea Pirlo 47

Football5star.com, Indonesia – Bintang Juventus, Federico Chiesa, mengatakan bahwa Andrea Pirlo merupakan sosok yang paling berpengaruh atas performanya musim ini. Chiesa merasa sangat senang karena kerap mendapat kepercayaan dari Pirlo.

Chiesa merupakan salah satu pemain andalan Si Nyonya Tua sepanjang musim 2020-21. Pria berumur 23 tahun itu mampu mencatat 37 penampilan di semua kompetisi serta menyumbang 12 gol dan 10 assist.

“Andrea Pirlo sudah sangat membantu saya dalam beberapa bulan terakhir. Dia sangat membantu karena memiliki kepercayaan yang sangat besar kepada saya,” ujar Federico Chiesa dikutip football5star dari laman Football Italia.

Andrea Pirlo - Federico Chiesa - Juventus - beIN Sports
beIN Sports

“Saya harus berterima kasih kepada Pirlo. Setiap hari, dia memberi masukan agar saya bisa meningkatkan penampilan baik secara defensif maupun ofensif. Masukan-masukannya sangat membantu saya,” kata Chiesa menambahkan.

Lebih lanjut, Chiesa merasa sangat senang karena berhasil mendapatkan menit bermain reguler bersama Juventus. Hal itu juga menjadi salah satu faktor di balik kegemilangan Chiesa musim ini.

“Apa yang menjadi ciri khas saya tahun ini, adalah kesinambungan dalam penampilan saya. Saya berhasil menunjukkan peningkatan yang sangat baik dalam hal tersebut.”

“Bermain dan berlatih bersama tim juara bertahan sangat membantu penampilan saya. Karena, Juventus memiliki mentalitas yang tak pernah puas, ingin selalu berkembang dan meraih kemenangan,” tandas Chiesa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Federico Chiesa: Juventus Pantas Lolos ke Perempat Final

gamespool
Federico Chiesa: Juventus Pantas Lolos ke Perempat Final 51

Football5Star.com, Indonesia – Winger Juventus, Federico Chiesa, percaya bahwa timnya pantas lolos ke perempat final Liga Champions setelah tersingkir melawan Porto. Apalagi Juve banyak sekali memiliki peluang pada laga itu.

Bianconeri secara dramatis tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions setelah menang 3-2 (agg 4-4), Rabu (10/3/21). Namun Porto berhak lolos ke babak selanjutnya karena unggul aggretivitas gol tandang. Juventus padahal bermain melawan 10 orang selama satu jam pada laga itu. Chiesa yang berhasil mencetak brace di laga tersebut mengungkapkan kekecewaannya.

Federico Chiesa Juventus Pantas Lolos ke Perempat Final
The Guardian

“Saya tidak mengambil sesuatu yang positif dari malam ini. Saya ingin lolos dan ada penyesalan besar, karena setelah babak pertama, kami melakukan cukup banyak untuk pantas lolos, dari banyak peluang hingga tendangan Juan Cuadrado membentur mistar, ”kata Chiesa seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sport Italia.

Chiesa melanjutkan, “Saat Anda tidak lolos, Anda harus menganalisis apa yang terjad. Tetapi saya merasa di babak kedua kami memiliki mentalitas yang berbeda dan pantas untuk lolos.”

Dengan begini di sisa musim Juve hanya bermain di Serie A dan Coppa Italia dimana mereka berhasil masuk ke babak final. Chiesa meminta para rekan timnya untuk fokus ke dua kompetisi itu.

“Kami ingin berada di perempat final, tapi sayangnya tidak, jadi sekarang kami fokus pada Serie A dan Coppa Italia.” ucap Federico Chiesa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Hasil Juventus vs Spezia: I Bianconeri Menang Telak

gamespool
Hasil Juventus vs Spezia: I Bianconeri Menang Telak 54

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan antara Juventus vs Spezia di Juventus Stadium, Rabu (3/3/2021) berhasil dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 3-0. Tiga gol kemenangan Juventus dicetak oleh Alvaro Morata, Cristiano Ronaldo dan Federico Chiesa.

Pada babak pertama, permainan Juventus boleh dikatakan cukup membosankan. Para pemain Juventus terlihat kebingungan untuk membangun skema serangan. Umpan pemain Juventus sangat mudah dibaca oleh pemain Spezia.

Justru Spezia yang lebih berani untuk membangun skema serangan. Meski begitu, Juventus sempat mencetak gol terlebih dahulu lewat gol Federico Chiesa. Namun gol itu dianulir oleh wasit. Chiesa dianggap terlebih dahulu berada di posisi offside.

Peluang bagi Juventus baru datang di menit 36 lewat sundulan Merih Demiral yang masih terlalu lemah hingga mudah diamankan Ivan Provedel. Cristiano Ronaldo punya peluang terbaik di menit 42. Sayangnya, bola sepakan pemain asal Portugal itu membentur tiang gawang.

Skor tanpa gol jadi hasil akhir di babak pertama. Pada babak kedua, Juventus terlihat mengubah gaya permainan. Mereka jadi lebih hidup dan berani menekan lini belakang Spezia.

Hasilnya pada menit ke-62, Alvaro Morata sukses membuat Juventus unggul 1-0. Unggul satu gol, anak asuh Andrea Pirlo itu terus tampil menekan. Hasilnya pada menit ke-71, Federico Chiesa mampu mencetak gol kedua.

Pada menit ke-89, Cristiano Ronaldo menambah satu gol lagi. Hingga akhir babak kedua, skor 3-0 bertahan untuk kemenangan Juventus atas Spezia.

Susunan pemain Juventus vs Spezia:

Juventus: Wojciech Szczesny; Danilo, Merih Demiral, Alex Sandro, Gianluca Frabotta; Federico Chiesa, Rodrigo Bentancur, Adrien Rabiot, Weston McKennie; Dejan Kulusevski; Cristiano Ronaldo

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Andrea Pirlo

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tertinggal 7 Poin dari Inter, Juventus Masih Dipercaya Raih Scudetto

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus gagal mendekati Inter Milan di puncak klasemen. Ini tak lepas dari hasil imbang 1-1 yang mereka raih dari Verona, Minggu (28/2/2021) dinihari WIB.

Tambahan satu poin membuat Juventus kini mengoleksi 46 angka, atau tertinggal tujuh poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Jarak bisa kian melebar andai La Beneamata mengalahkan Genoa malam nanti.

Walau begitu hal tersebut rupanya tidak membuat Federico Chiesa menyerah dalam mempertahankan gelar. Dia masih percaya Si Nyonya Tua akan meraih scudetto musim ini.

federico chiesa verona vs juventus juventusfcen
@juventusfcen

“Memang benar kami kehilangan pemain penting dan pemain lain yang tidak dalam performa terbaiknya. Tapi kami adalah Juve dan itu bukan alibi. Sekarang kami fokus pada laga hari Selasa karena kami masih percaya pada scudetto,” kata Chiesa kepada DAZN, Minggu (28/2/2021).

“Saya dan semua orang di sini masih percaya dengan scudetto dan itu akan terus kami perjuangkan sampai akhir,” sambung pemain yang didatangkan dari Fiorentina.

Terkait hasil imbang melawan Verona, ia mengatakan bahwa tuan rumah tampil sangat baik. “kami harus memberikan kredit lebih untuk mereka karena terus menekan kami hingga akhir dan memaksa hasil imbang,” imbuhnya.

“Kami marah dengan hasil ini karena kami seharusnya bisa mempertahankan keunggulan walaupun mereka mampu mengambil kendali saat kami mulai kelelahan pada setengah jam terakhir,” tutup Federico Chiesa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Roberto Mancini: Federico Chiesa Sangat Berbeda dari Ayahnya

gamespool
Roberto Mancini: Federico Chiesa Sangat Berbeda dari Ayahnya 61

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, membeberkan perdedaan antara Federico Chiesa dengan sang ayah, Enrico Chiesa. Mancini mengingatkan bahwa Federico benar-benar tak bisa disamakan dengan Enrico.

Chiesa bermain apik bersama Juventus dengan terakhir mencetak brace di laga melawan AC Milan, (7/1/21). Performanya itu membuat dia disamakan dengan sang ayah, Enrico. Tapi menurut Mancini yang merupakan pelatih Federico di timnas dan mantan rekan tim Enrico di Sampdoria, menyebut bahwa hanya ada satu kesamaan dari kedua pemain itu.

toldo-federico lebih hebat daripada enrico chiesa
10footballtainment.com

“Enrico dan putranya sangat berbeda. Enrico tiba di Sampdoria ketika dia masih sangat muda, saya ingat ketika dia dipinjamkan ke Modena setelah musim pertamanya di klub dan dia mulai mencetak gol. Ketika dia kembali, dia lebih lengkap, semua orang ingin mengontraknya. Dia juga orang yang sangat baik,” ucap Mancini seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Mancini melanjutkan, “Secara fisik, Federico berbeda dengan ayahnya. Secara teknis mereka hanya mirip untuk sentuhan terakhir sebelum melakukan tembakan ke gawang. Enrico adalah seorang striker, Federico adalah seorang winger, dia berlari lebih banyak dari ayahnya. Juventus merupakan langkah penting baginya. Klub akan membantunya berkembang, juga dalam level pribadi.”

Enrico Chiesa mulai sukses saat periode keduanya bersama Sampdoria pada musim 1995-96 sebelum pindah ke Parma dan menjadi bagian generasi emas Parma bersama Hernan Crespo, Fabio Cannavaro, Gigi Buffon, Lilian Thuram, dll.

Sedangkan sang anak, Federico Chiesa sudah mulai bersinar saat di Fiorentina, namun musim ini merupakan kesempatan besar Chiesa setelah pindah ke Juventus dengan harga 60 juta euro. Dia sudah mencetak 5 gol dari 17 laga di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AC Milan vs Juventus: Akhirnya Rossoneri Tumbang

gamespool
AC Milan vs Juventus: Akhirnya Rossoneri Tumbang 64

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Serie A Italia antara AC Milan vs Juventus di Stadion San Siro, Kamis (7/1/2021) berakhir dengan skor untuk kemenangan tim tamu dengan skor 3-1. Ini kekalahan pertama tim berjuluk Rossoneri tersebut.

Pada babak pertama, Juventus meski bertindak sebagai tim tamu langsung mengempur pertahanan Milan. Peluang pertama di dapat Juve pada menit ke-2. Namun tembakan dari Paulo Dybala hanya membentur mistar gawang Milan.

Setelah terus menerus menekan lini belakang Milan, Juventus akhir mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-18 lewat aksi dari Federico Chiesa. Butuh waktu lama untuk Milan menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-27, sepakan kaki kiri Rafael Leao setelah memanfaatkan umpan dari Jens Hauge mampu diantisipasi oleh Szczesny. Usaha Milan baru berbuah hasil setelah pada menit ke-41, gelandang anyar Milan, Davide Calabria mampu mencetak gol memanfaatkan umpan dari Leao. Skor 1-1 bertahan di babak pertama.

Pada babak kedua, Juventus kembali menaikkan tempo permainan. Lini depan Juve terus menggempur pertahanan Milan. Hasilnya pada menit ke-62, Chiesa mencetak gol keduanya pada laga ini.

Juve semakin tak tertahan. Pada menit ke-76, pemain asal Amerika Serikat, Weston McKennie membuat Donnarumma harus memungut bola dari gawangnya sendiri untuk kali ketiga. Skor 3-1 bertahan hingga akhir babak kedua.

Hasil ini membuat Milan merasakan kekalahan pertama mereka pada musm ini. Meski begitu, Milan saat ini masih bertengger di puncak klasemen Serie A Italia dengan 37 poin, selisih satu poin dengan Inter di tempat kedua.

Susunan Pemain Kedua Tim:

AC Milan: 99-Gianluigi Donnarumma; 5-Diogo Dalot, 24-Simon Kjaer, 13-Alessio Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 2-Davide Calabria, 79-Franck Kessie; 7-Samuel Castillejo, 10-Hakan Calhanoglu, 15-Jens Petter Hauge; 17-Rafael Leao

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Stefano Pioli

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 13-Danilo, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs de Ligt, 38-Gianluca Frabotta; 8-Aaron Ramsey, 25-Adrien Rabiot, 30-Rodrigo Bentancur, 22-Federico Chiesa; 7-Cristiano Ronaldo, 10-Paulo Dybala

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Andrea Pirlo

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jelang Juventus vs Fiorentina, Prandelli Khawatirkan Chiesa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Fiorentina akan tandang ke stadion Allianz untuk menghadapi Juventus, Rabu (23/12/2020) dnihari WIB. Pada laga ini, untuk pertama kalinya Federico Chiesa akan melawan klub yang telah membesarkan namanya.

Seperti diketahui, Federico Chiesa merupakan produk akademi Fiorentina. Tampil memukau beberapa musim di sana, ia kemudian hijrah ke Juventus musim panas ini.

Kehadiran Chiesa di kubu Juve pun membuat Cesare Prandelli khawatir. Menurutnya, lini depan tuan rumah sangat menakutkan dengan kehadiran mantan pemain La Viola.

Crotone vs juventus - Liga Italia - Alvaro Morata - Federico Chiesa - Squawka
Squawka

“Saya sangat khawatir dengan pemain Juve, apalagi ada Chiesa di sana. Mereka sangat berbahaya saat menyerang,” kata Cesare Prandelli seperti dikutip Football5star dari Sky Sport Italia, Selasa (22/12/2020).

Adapun masalah La Viola pada laga di Turin nanti bukan hanya kehadiran mantan pemain mereka di kubu tuan rumah. Tapi juga performa Franck Ribery dkk yang mengkhawatirkan.

Sejak ditangani Prandelli, Fiorentina belum pernah meraih kemenangan. Lebih buruk lagi, mereka gagal cetak gol pada empat laga tandang terakhir.

Masalah ini juga disadari mantan pelatih timnas Italia. “Saat ini kami harus memikirkan bagaimana kami akan bermain. Dalam beberapa pertandingan terakhir kami melihat mentalitas dan keiginan. Dua hasil imbang melawan Sassuolo dan Verona kami raih cukup sulit,” katanya lagi.

“Ketika kami memiliki kesempata menyrang, kami membutuhkan keyakinan. Secara mental, saya rasa kami cukup siap,” tutup Prandelli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Claudio Marchisio Sebut Harga Federico Chiesa Terlalu Mahal

gamespool
Claudio Marchisio Sebut Harga Federico Chiesa Terlalu Mahal 71

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Juventus, Claudio Marchisio, menkritik kebijakan transfer mantan timnya yang membeli Federico Chiesa dengan harga mahal. Menurut Marchisio, harga Chiesa harusnya lebih murah dari 50 juta euro.

Chiesa pindah dari Fiorentina ke Juventus pada hari penutupan bursa transfer dengan harga 10 juta euro peminjaman dengan opsi tebus 40 juta euro ditambah beberapa bonus. Marchisio merasa harga itu terlalu mahal untuk seorang pemain “yang berjuang keluar dari degradasi”. Seperti yang diketahui, musim lalu Fiorentina sempat berada di jurang degradasi sebelum performanya membaik pasca lockdown.

“Dia adalah talenta yang luar biasa, tetapi ada terlalu banyak tekanan padanya yang diciptakan oleh bursa transfer. Tidaklah benar bahwa seseorang seperti dia, yang berjuang lolos dari degradasi di Florence, harus menelan biaya 50-60 juta euro,” ucap Marchisio seperti dilansir Football5Star.com dari La Gazetta dello Sport.

Ikuti Jejak Roberto Baggio, Federico Chiesa Disoraki Fans Fiorentina
@juventusfcen

Marchisio melanjutkan, “Kemudian dia tiba di klub seperti Juve dan harus segera membuktikan dirinya. Dengan angka transfer yang lebih murah, akan lebih mudah bagi pemain muda dalam situasi itu.”

Tapi, mantan pemain Zenit itu yakin Chiesa akan menjadi bintang di Bianconeri, dengan satu syarat.

“Dia harus mencari posisi yang terbaik di lapangan. Tapi dalam pandangan saya, dia akan meledak dan akan menjadi bintang,” kata Claudio Marchisio.

Debut Federico Chiesa terjadi pada laga melawan Crotone pekan lalu, dimana dia memberi assist ke Alvaro Morata, lalu diusir dari lapangan karena menerima kartu merah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Chiesa Tak Sudi Juventus Kehilangan Poin Lagi Lawan Spezia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus akan menghadapi Spezia dalam lanjutan Serie A, Minggu (1/11/2020). Menurut Federico Chiesa, laga ini harus dimenangkan Si Nyonya Tua.

Bukan tanpa alasan Federico Chiesa menginginkan tiga poin. Pada tiga pertandingan terakhir Serie A, Juventus selalu bermain imbang.

Untuk itu mantan pemain Fiorentina menekankan agar Juve tampil dengan intensitas tinggi untuk memenangkan pertandingan. Apalagi baginya, laga lawan Spezia akan sangat fundamental untuk tim.

federico chiesa juventusfcen
@juventusfcen

“Kami bersatu dan siap bermain melawan Spezia. Ini akan sangat fundamental. Menang adalahh hal terpenting yang harus kami raih,” ujar winger 23 tahun seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Sabtu (31/10/2020).

“Kami akan mencoba memaksakan permainan dan ide-ide kami dengan intensitas tinggi. Ini harus kami lakukan demi membaw pulang tiga poin,” ia menegaskan.

Juventus memang diunggulkan atas klub promosi itu. Dari banyak aspek, mereka unggul segalanya. Apalagi laga nanti bisa menjadi comeback Cristiano Ronaldo yang baru pulih dari covid-19.

Terkait kembalinya Ronaldo, Chiesa mengaku sangat gembira. Dia juga sudah tidak sabar bertemu dengan sang superstar. “berlatih dengan Cristiano dan bertemu denganny akan sangat menyenangkan,” imbuhnya.

“Saya berlatih dengan mentalitas baru dan disposisi baru. Dengan waktu yang ada dan kerja keras, kami akan meraih hasil yang luar biasa. Saya berharap bisa meninggalkan jejak di klub ini,” tutup anak Enrico Chiesa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Chiesa Bangga Debut Liga Champions Berbuah Kemenangan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Federico Chiesa kembali mendapat kepercayaan dari Andrea Pirlo. Kali ini dia dimainkan sebagai starter saat Juventus tandang ke Dynamo Kyiv pada fase grup Liga Champions, Selasa (20/10/2020).

Kendati sudah lama berkarier sebagai pemain profesional, laga di stadion Olympiskiy malam tadi adalah debut Federico Chiesa di Liga Champions. Maklum saja selama ini dia memperkuat Fiorentina yang belum lagi menembus kompetisi terbaik Eropa itu.

Tak pelak kesempatan pertama ini dimanfaatkan betul oleh sang winger. Ia jadi salah satu faktor kemenangan Juventus atas Dynamo Kyiv dengan skor 2-0.

juventus gianluigibuffon
@gianluigibuffon

“Sangat luar biasa melakukan debut di Liga Champions, apalagi kami menang. Kami ingin kemenangan ini dimulai dengan kekuatan dan memberikan semua yang kami punya untuk keluar dari arena yang sulit dengan dengan tiga poin,” ujar Chiesa kepada Sky Sport Italia, Rabu (21/10/2020).

“Ada banyak kritik yang datang setelah hasil imbang di Crotone. Tapi itu wajar karena ekspektasi di Juve selalu tinggi. Kami diharapkan menang setiap kali kami melangkah ke lapangan,” ia menambahkan.

Terkait perannya di Juventus, pemain 23 tahun ditempatkan lebih melebar oleh Andrea Pirlo. Ia tidak keberatan dengan keputusan itu.

“Saya menempatkan diri saya sesuai dengan yang pelatih inginkan. Saya akan melakukan apa yang dia minta, yaitu tetap melebar. Pelatih ingin kami mengubah permainan dan membawa mereka ke sisi sayap,” tutup anak kandung Enrico Chiesa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Pirlo Sebut Kartu Merah Chiesa Bikin Juventus Gagal Menang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus kembali meraih hasil imbang. Kali ini anak asuh Andrea Pirlo ditahan klub promosi, Crotone, dengan skor 1-1, Minggu (18/10/2020).

Pada laga ini Juventus harus bermain dengan 10 orang setelah Federico Chiesa mendapat kartu merah. Hal ini pula yang dianggap Andrea Pirlo sebagai salah satu faktor timnya gagal meraih kemenangan.

“Sayangnya kami bermain dengan 10 orang karena kesalahan kami sendiri. Tapi kami adalah tim muda yang perlu bekerja keras dan tidak ada banyak waktu untuk itu dengan banyaknya pemain internasional,” ungkap sang pelatih kepada DAZN, Minggu (18/10/2020).

juventus andrea pirlo juventusfcen
@juventusfcen

“Para pemain muda harus mendapatkan pengalaman dengan bermain dan itu bisa terjadi bahwa mereka membuat kesalahan yang naif sebagai bagian dari proses pembelajaran,” ia menambahkan.

Terkait dengan komposisi pemainnya saat ini, legenda Italia menuturkan bahwa Juventus masih butuh waktu. “Kami membangun tim dengan kualitas, tapi ini masih dalam pengerjaan dan butuh waktu,” ungkapnya lagi.

“Para pemain belajar melalui kesalahan, sayagnya itu juga berarti kami harus mengambil sedikit risiko di pertandingan awal musim ini,” tutur Andrea Pirlo.

Juventus tertinggal lebih dulu setelah Simy membobol gawang Gianluigi Buffon. Mereka kemudian menyamakan kedudukan lewat aksi Alvaro Morata.

Si Nyonya Tua sejatinya sempat berbalik unggul pada babak kedua. Namun, gol Morata dianulir setelah dinyatakan offside oleh VAR.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Crotone vs Juventus: Kartu Merah Federico Chiesa Rusak Momen Alvaro Morata

gamespool
Crotone vs Juventus: Kartu Merah Federico Chiesa Rusak Momen Alvaro Morata 84

Football5star.com, Indonesia – Gol debut Alvaro Morata gagal membawa Juventus meraih kemenangan di markas Crotone pada Minggu (18/10) dinihari WIB. Partai Liga Italia antara Crotone vs Juventus ini berakhir dengan skor 1-1 dan diwarnai kartu merah Federico Chiesa.

Tampil sebagai tim unggulan, Bianconerri malah ditekan Crotone di awal-awal pertandingan. Pada menit ke-12, tim tuan rumah berhasil membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Simy yang gagal diamankan Gianluigi Buffon.

Tertingga, Juventus langsung keluar menyerang. Pada menit ke-21, Alvaro Morata berhasil membuat tim tamu menyamakan kedudukan memanfaatkan umpan Federico Chiesa.

Selepas gol Morata, Juventus terus menggempur lini pertahanan Crotone. Pada menit ke-41, Manolo Portanova mendapat kesempatan emas untuk membawa Juventus unggul. Namun, usahanya masih bisa diamankan Alex Cordaz. Paruh pertama berakhir dengan skor 1-1.

Crotone vs juventus - Liga Italia - Alvaro Morata - Federico Chiesa - Squawka
Squawka

Selepas turun minum, Crotone kembali mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-55, tim tuan rumah mendapat peluang lewat Luca Cigarini. Namun, sepakannya masih melayang di atas gawang Buffon.

Pada menit ke-60, Juventus harus bermain dengan 10 pemain setelah Federico Chiesa dihadiadi kartu merah berkat pelanggaran keras. Meski bermain dengan 10 pemain, Juventus tetap mengancam. Pada menit ke-63, Morata nyaris mencetak gol keduanya. Namun, sundulannya digagalkan oleh tiang gawang Crotone.

Skor 1-1 pun tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Tambahan satu poin membuat Juventus berhak duduk di peringkat empat klasemen Liga Italia dengan perolehan delapan angka.

SUSUNAN PEMAIN CROTONE VS JUVENTUS:

Crotone: 1-Alex Cordaz; 6-Lisandro Magallan, 34-Luca Marrone, 13-Sebastiano Luperto (5-Vladimir Golemic 83′); 32-Pedro Perreira (33-Andrea Rispoli 73′), 17-Salvatore Molina (44-Jacopo Petriccione 87′), 8-Luca Cigarini, 77-Milos Vulic (28-Luca Siligardi 74′), 69-Arkadiusz Reca; 30-Junior Messias, 25-Simy

Pelatih: Giovanni Stroppa

Juventus: 77-Gianluigi Buffon; 28-Merih Demiral, 19-Leonardo Bonucci, 13-Danilo; 38-Gianluca Frabotta, 5-Arthur Melo (25-Adrien Rabiot 70′), 30-Rodrigo Bentancur, 22-Federico Chiesa; 39-Manolo Portanova (16-Juan Cuadrado 56′), 44-Dejan Kulusevski (33-Federico Bernardeschi 70′); 9-Alvaro Morata

Pelatih: Andrea Pirlo

Kartu Kuning: Cigarini 14′, Reca 67′, Magallan 84′ – Bonucci 11′, Portanova 37′, Kulusevski 45′

Kartu Merah: Chiesa 60′

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus Tanpa Ronaldo, Saatnya Federico Chiesa Buktikan Diri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus akan tandang ke markas klub promosi, Crotone. Pada laga di stadion Ezio Scida, Si Nyonya Tua tidak bisa menurunkan Cristiano Ronaldo yang positif covid-19.

Kehilangan Cristiano Ronaldo adalah kerugian besar untuk Juventus. Tapi bukan berarti kekuatan mereka akan berkurang drastis.

Si Nyonya Tua tidak kekurangan pemain di lini depan. Dan besar kemungkinan melawan Crotone nanti akan jadi debut bintang baru, Federico Chiesa.

Positif Covid-19, Cristiano Ronaldo Alami Kebingungan
goal

Sejak dipastikan berkostum putih hitam dua pekan lalu, Federico Chiesa belum bermain lantaran jeda internasional. Maka dari itu, ini adalah momen yang tepat untuknya melakukan debut bersama Juve.

Dia akan menggantikan peran Ronaldo di posisi sayap. Nantinya Chiesa akan bahu-membahu bersama Dejan Kulusevski sebagai winger. Keduanya akan ditopang Alvaro Morata sebagai juru gedor.

Sementara itu, masalah Juve bukan cuma sang superstar. Bomber lainnya, Paulo Dybala juga kemungkinan absen. Tuttosport melaporkan bahwa Dybala mengalami masalah pencernaan saat dipanggil timnas Argentina.

Di sisi lain, Andrea Pirlo juga akan melakukan perubahan di sektor tengah. Absennya Weston McKennie karena positif covid-19 membuat sang pelatih akan mencoba menurunkan Arthur Melo sejak awal.

Dengan formasi 4-3-3 yang akan dipakai, Andrea Pirlo akan menduetkan Arthur Melo dengan Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot di tengah. Sedangkan untuk pos penjaga gawang, Sky Sport Italia melaporkan bahwa Gianluigi Buffon akan jadi pilihan.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jose Callejon: Saya Bukan Pengganti Federico Chiesa!

gamespool
Jose Callejon: Saya Bukan Pengganti Federico Chiesa! 91

Football5star.com, Indonesia – Winger asal Spanyol, Jose Callejon, mengatakan ia tak merapat ke Fiorentina untuk menjadi sosok pengganti Federico Chiesa yang pindah ke Juventus. Callejon mengaku datang ke Firenze untuk menciptakan kisahnya sendiri.

Fiorentina langsung mendaratkan Callejon tak lama setelah mereka melepas Federico Chiesa ke Juventus. Callejon didatangkan dengan status free agent setelah kontraknya tak diperpanjang Napoli.

“Saya tak mau disebut sebagai penerus siapapun. Karena, saya adalah pemain yang berbeda dengan nama-nama lain. Saya datang ke sini untuk menunjukkan performa terbaik di atas lapangan,” ujar jose Callejon dikutip dari Football Italia.

Jose Callejon - Federico Chiesa - Fiorentina - @acffiorentinaen 2
twitter.com/acffiorentinaen

“Saya menghabiskan tujuh tahun bersama Napoli dan berhasil mencetak banyak gol di sana. Saya datang ke sini dengan niat yang besar untuk membantu tim dengan cara memberi assist dan mencetak gol,” sambung Callejon.

Lebih lanjut, Callejon mengatakan bahwa kehadiran Franck Ribery menjadi salah satu alasannya bergabung ke Fiorentina. Pemain berusia 33 tahun itu sudah tak sabar ingin diduetkan dengan Ribery.

“Saya sudah bicara dengan Franck Ribery. Saya yakin kami berdua akan bisa bersenang-senang di atas lapangan. Kami berdua akan mencetak banyak gol untuk Fiorentina,” tutup Callejon.

Callejon merupakan pemain gratisan ketiga yang didatangkan La Viola pada bursa transfer musim panas. Sebelumnya, mereka juga sudah resmi mendaratkan Jack Bonaventura dan Borja Valero.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hengkang ke Juventus Bukti Profesionalitas Federico Chiesa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kepindahan Federico Chiesa ke Juventus menuai banyak kecaman dari fan Fiorentina. Di sisi lain, keputusan tersebut dianggap wajar oleh eks rekannya di La Viola, Borja Valero.

Seperti diketahui, Federico Chiesa menerima pinangan Juventus pada hari terakhir bursa transfer musim panas. Transfer ini memang sudah diprediksi jauh-jauh hari mengingat ia sudah diincar Si Nyonya Tua sejak musim lalu.

Menurut Borja Valero, transfer tersebut jadi bukti profesionalitas Chiesa. Apalagi selama memperkuat Fiorentina pada empat laga awal Serie A musim ini dia tetap memberikan yang terbaik.

Borja Valero - Fiorentina - Inter - @acffiorentina
@acffiorentina

“Semua orang melihat kontribusi Chiesa di sini. Begitu pula saat melakoni pertandingan terakhirnya bersama Fiorentina. Dia punya sikap yang profesional dan dia tidak bisa disalahkan atas keputusannya itu,” ujar Valero kepada Corriere Fiorentino, Selasa (13/10/2020).

Kendati sudah kehilangan pemain terbaiknya, La Viola tetap dipercaya Borja Valero memiliki tim yang solid. Dia pun berjanji akan bangkit musim ini dan memberikan yang terbaik di lapangan.

“Ada banyak pemain yang merasakan bobot tim dan manajemen di ruang ganti. Di skuat kami juga ada banyak pemimpin selain Pezzella yang jadi kapten kami,” ia menambahkan.

“Saya tidak kehilangan keinginan untuk bermain dan berjuang mendapatkan tempat. Ada lima pergantian pemain yang akan berguna untuk kami. Dan saya ingin membuktikan bahwa saya masih seorang pemain sepak bola,” tutup mantan pemain Inter Milan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Chiesa Pergi Tanpa Berpamitan, Bos Fiorentina Naik Pitam

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Federico Chiesa akhirnya benar-benar pergi dari Fiorentina. Dia menerima pinangan Juventus dengan status pinjaman dan kewajiban penebusan senilai 50 juta euro.

Kepergian Federico Chiesa ini sejatinya sudah diprediksi oleh pemilik Fiorentina, Rocco Commisso. Walau begitu tetap saja dia dibuat kesal dengan situasi ini.

Rocco Commisso tak terima dengan perlakuan sang bintang yang tidak berpamitan padanya. Ia berujar bahwa dirinya dan keluarga tidak pantas diperlakukan seperti itu.

Rocco Commisso - Stadion Artemio Franchi - Fiorentina - Calciomercato
Calciomercato

“Saya kecewa. Dia belum menelepon saya sejak pergi dan saya pikir baik saya maupun keluarga saya tidak pantas menerima perlakuan seperti ini darinya,” ujar Commisso seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Rabu (7/10/2020).

Penggawa timnas Italia diresmikan Juventus pada hari terakhir bursa transfer musim panas ini. Dia sekaligus jadi nama terakhir yang digaet Si Nyonya Tua untuk mengarungi musim 2020-2021.

Kehebatan Chiesa selama berkostum Fiorentina dan timnas Italia memang menuai decak kagum. Bahkan sejak musim lalu dia sudah diincar beberapa tim besar seperti Inter Milan, AC Milan, Juventus, serta Real Madrid.

Keinginan pemain 22 tahun untuk pindah akhirnya tercapai sekarang. Walau dia tetap diandalkan sebagai pemain utama Fiorentina, sang winger mulai tidak nyaman dengan tugas baru yang dia emban.

Sejak La Viola ditangani Beppe Iachini, Federico Chiesa ditempatkan sebagai bek sayap. Kondisi ini pun mempengaruhi gaya permainannya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ikuti Jejak Roberto Baggio, Federico Chiesa Disoraki Fans Fiorentina

gamespool
Ikuti Jejak Roberto Baggio, Federico Chiesa Disoraki Fans Fiorentina 101

Football5Star.com, Indonesia – Federico Chiesa resmi menjadi pemain Juventus pada hari penutupan bursa transfer, Senin (5/9/20), dan tak butuh lama bagi dirinya untuk langsung mendapatkan hinaan dari fans Fiorentina.

Chiesa didatangkan dengan status pinjaman selama dua musim plus opsi kewajiban permanen dengan biaya yang bisa mencapai 50 juta euro. Tapi Chiesa tidak sempat datang ke Turin karena sedang bersama timnas Italia untuk menjalani jeda Internasional. Juventus akhirnya mengadakan tes medis di klinik Fanfani di Florence, bukan di J Medical, tempat biasanya pemain baru Juve melakukan tes medis.

Pemain berusia 22 tahun itu meninggalkan klinik pada siang hari dengan fans Fiorentina sudah siap menyambutnya diluar. Setelah keluar dan masuk ke mobil, para fans langsung menghina dengan kata-kata kasar, “Memalukan, pengkhianat, badut”.

Chiesa hanya satu dari sekian banyak pemain Fiorentina yang pindah ke Juventus. Tentu saja yang paling diingat adalah ketika Roberto Baggio pindah ke Juventus pada tahun 1990. Kepindahan itu bahkan sampai membuat kerusuhan di jalan kota Florence.

roberto baggio thesefootballtimes
thesefootballtimes

Chiesa total bermain bersama La Viola selama 4 tahun sejak promosi ke tim utama pada 2016. Dia sudah mencatatkan 34 gol dari 153 pertandingan. Jose Callejon yang akan menjadi penggantinya di Fiorentina.

Federico Chiesa nantinya akan bergabung dengan mantan rekan timnya, Federico Bernardeschi. Dan juga dia akan bermain bersama Gianluigi Buffon, yang bermain bersama ayahnya, Enrico Chiesa, di Parma 20 tahun yang lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Federico Chiesa, Pemain ke-11 Fiorentina yang Membelot ke Juventus

gamespool
Federico Chiesa, Pemain ke-11 Fiorentina yang Membelot ke Juventus 104

Football5star.com, Indonesia – Juventus resmi mendatangkan winger Fiorentina, Federico Chiesa dengan status pinjaman. Chiesa jadi pemain pinjaman ketiga Juventus musim ini setelah sebelumnya Si Nyonya Tua rekrut Alvaro Morata dan Weston McKennie.

Dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub, Selasa (6/10/2020) Chiesa akan menjadi pemain pinjaman di Juve selama dua musim dengan bandrol yang dikeluarkan sebesar 10 juta euro. Pihak Juve juga memiliki kewajiban mempermanenkan status Chiesa di kemudian hari.

“Juventus mengumumkan kesepakatan dengan Fiorentina untuk meminjam Federico Chiesa hingga 30 Juni 2022 dengan biaya 10 juta Euro, di mana 3 juta Euro akan dibayar pada musim 2020/2021 dan 7 juta Euro pada musim 2021/2022,” bunyi pernyataan resmi klub.

Nantinya pihak Juve akan mempermanenkan Chiesa dengan harga sebesar 40 juta euro dan akan dilunasi selama tiga musim. elain itu, ada tambahan biaya lagi yang akan dibayarkan ke Fiorentina, jumlahnya bisa mencapai 10 juta Euro jika sejumlah syarat terpenuhi di masa depan.

Chiesa bergabung dengan Fiorentina sebagai pemain junior pada 2007 dan belum pernah memperkuat klub lain. Pada 2016, ia melakoni laga debut bersama tim utama Fiorentina melawan Juve.

Sejak naik ke tim utama pada 2016-17, Chiesa sudah mencatatkan 153 penampilan dan menyumbang 24 gol. Perfomance apiknya membuat putra legenda Parma, Enrico Chiesa itu dipanggil ke timnas Italia.

Federico Chiesa sendiri jadi pemain ke-11 asal Fiorentina yang membelot ke Juventus. Pemain pertama yang hengkang dari Firenze ke Turin adalah Roberto Baggio pada 1990. Sama seperti kepindahan Baggio, kepindahan Chiesa pun mendapat respon dari pendukung Fiorentina.

Berikut 11 pemain Fiorentina yang membelot ke Juventus:

  1. Roberto Baggio (1990) 8 juta euro
  2. Giovanni Bartolucci (2002) nilai transfer dirahasiakan
  3. Emiliano Moretti (2002) nilai transfer dirahasiakan
  4. Fabrizio Miccoli (2005) 2,4 juta euro
  5. Giorgio Chiellini (2005) 7,7 juta euro
  6. Valeri Bojinov (2006) pinjam
  7. Felipe Melo (2009) 25 juta euro
  8. Pietro Beruatto (2014) nilai transfer dirahasiakan
  9. Neto (2015) gratis
  10. Federico Bernardeschi (2017) 40 juta euro
  11. Federico Chiesa (2020) pinjam

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]