Bayer Leverkusen Belum Berencana Lepas Florian Wirtz

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Bayer Leverkusen, Rudi Voeller, enggan menutup peluang kepergian Florian Wirtz. Akan tetapi, Voeller mengatakan Die Werkself akan berusaha keras mempertahankan Wirtz setidaknya hingga musim panas 2023.

Wirtz merupakan sosok yang dipercaya Bayer Leverkusen untuk menggantikan Kai Havertz. Pemain 18 tahun itu berhasil menjawab kepercayaan Die Werkself dengan torehan 11 gol dan 11 assist dari 50 penampilan di semua kompetisi.

Florian Wirtz - Bayer Leverkusen - 90Plus
90Plus

“Saya tidak ingin menutupi fakta kami selalu melepas pemain-pemain inti dalam beberapa tahun terakhir. Kai Havertz menjadi contoh terbaru yang kami lepas dengan harga tinggi,” ujar Rudi Voeller dikutip Football5Star dari laman Bulinews.

“Tapi, hal yang sama tak akan berlaku untuk Florian Wirtz. Kami akan berusaha keras mempertahankannya selama satu atau dua tahun ke depan,” sambung Voeller.

VOELLER TANGGAPI SPEKULASI MENGENAI KONTRAK FLORIAN WIRTZ

Wirtz baru saja menandatangani kontrak jangka panjang bersama Die Werkself pada Mei 2021 lalu. Ia diikat Die Werkself hingga musi mpanas 2026.

Akan tetapi, hal tersebut tak membuat media-media Jerman berspekulasi mengenai berbagai klausul dalam ontrak Wirtz. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah klausul pelepasan yang dipasang Die Werkself dalam kontrak Wirtz

Florian Wirtz - Bayer Leverkusen - sport. de
sport.de

.

Voeller pun menanggapi spekulasi tersebut. Pria berumur 61 tahun itu memastikan Wirtz tidak memiliki klausul pelepasan di dalam kontraknya.

“Dalam beberapa pekan terakhir, saya membaca laporan mengenai klausul pelepasan dalam kontrak Wirtz. Saya bisa memastikan klausul tersebut tak ada di dalam kontrak yang sudah ditantangani Wirtz,” tuntas Voeller.

Hansi Flick: Florian Wirtz Aset Besar untuk Jerman

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Jerman, Hansi Flick, memberi pujian tinggi kepada wonderkid Bayer Leverkusen, Florian Wirtz. Flick menyebut Wirtz sebagai aset terbesar Jerman saat ini.

Flick memberi debut untuk Wirtz di laga melawan Liechtenstein pada Jumat, (3/9/21) dan pemain berusia 18 tahun kembali dimainkan di laga lawan Armenia (6/9/21).

Hansi Flick Florian Wirtz Aset Besar untuk Jerman (The National)
The National

“Seperti semua pemain muda di sini, Florian Wirtz adalah aset besar bagi kami,” ucap Flick seperti dikutip Football5Star.com dari Bavarian Football Works.

Mantan pelatih Bayern Munich itu melanjutkan, “Dia adalah pemain yang sangat baik dan sangat kreatif. Dia memiliki finishing yang bagus dan sangat ingin berlari. Secara keseluruhan, dia pemain yang cukup lengkap.”

Hansi Flick Minta Jerman Tak Remehkan Islandia

Jerome Boateng - Hansi Flick - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

Die Mannschaft akan memainkan laga terakhirnya pada jeda internasional bulan ini melawan Islandia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 (9/9/21). Flick menyebut Islandia merupakan tim yang bagus.

“Kami tahu tim mereka sedang mengalami pergolakan. Kami tahu mereka bertahan dengan sangat baik dan bagus dalam transisi. Mereka berbahaya di kotak penalti dan dengan bola mati. Saya tahu beberapa pemain. Kami perlu fokus. Kami tahu kualitas seperti apa yang kami miliki,” kata Flick.

Dia melanjutkan, “Penting bagi kami untuk memenangkan pertandingan ini. Kami ingin membentuk tim yang bisa melakukan itu. Kami tidak dapat merencanakan semuanya, itu tergantung pada bagaimana permainan akan berjalan. Kami berbicara dengan para pemain dan mereka tahu apa yang diharapkan.”

Pelatih Bayer Leverkusen Ramal Masa Depan Florian Wirtz

gamespool
Pelatih Bayer Leverkusen Ramal Masa Depan Florian Wirtz 12

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bayer Leverkusen, Gerardo Seoane, dibuat kagum dengan kemampuan yang dimiliki Floriqn Wirtz. Menurut Seoane, Wirtz bakal menjadi pemain kunci timnas Jerman di masa depan.

Wirtz merupakan sosok pilihan Bayer Leverkusen untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Kai Havertz. Pemain 18 tahun itu menjalankan peran tersebut dengan baik dan berhasil menyumbang delapan gol serta delapan assist dari 38 penampilannya di semua kompetisi.

“Saya yakin Florian Wirtz memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemain kunci timnas Jerman di masa depan,” tutur Gerardo Seoane kepada SportBild.

Bayer Leverkusen - Florian Wirtz - RP Online
RP Online

“Oleh karena itu, kami harus bisa membantu Wirtz mengembangkan kemampuan serta mentalnya agar ia bisa memikul tanggung jawab tersebut,” sambung pelatih berumur 42 tahun itu.

Lebih lanjut, Seoane juga meminta Wirtz untuk tampil lebih baik lagi pada musim 2021-22. Ia berharap Wirtz bakal meningkatkan sejumlah aspek dalam permainannya agar bisa terus mengelabui lawan-lawannya di Liga Jerman maupun Liga Europa.

“Musim depan, Wirtz akan mendapat tantangan yang lebih besar karena sudah ada banyak pemain yang familiar dengan gaya bermainnya. Dia harus bisa meningkatkan kemampuannya serta memperbaiki beberapa aspek yang kurang maksimal.”

“Selain itu, Wirtz juga harus mulai bisa membangun karakternya di luar apangan. Itu merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan pemain muda seperti dirinya,” tuntas Seoane.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Florian Wirtz: Terima Kasih Banyak, Kai Havertz!

gamespool
Florian Wirtz: Terima Kasih Banyak, Kai Havertz! 16

Football5star.com, Indonesia – Bintang muda Bayer Leverkusen, Florian Wirtz, tak malu-malu mengakui kekagumannya kepada Kai Havertz. Di mata Wirtz, Havertz merupakan pemain terbaik Die Werkself pada musim 2019-20 lalu.

Wirtz merupakan sosok yang dipercaya Bayer Leverkusen untuk menggantikan posisi Havertz musim lalu. Pemain 18 tahun itu menunjukkan performa gemilang dengan torehan delapan gol dan delapan assist dari 38 penampilan di semua kompetisi.

“Kai Havertz merupakan sosok yang saya idolakan. Dia memberi saya banyak masukan dan saya mempelajari cukup banyak hal darinya, ” ujar Florian Wirtz dikutip football5star dari laman resmi Die Werkself.

Kai Havertz - Florian Wirtz - Stadium Astro
Stadium Astro

Lebih lanjut, Wirtz juga membeberkan satu hal milik Havertz yang ia kagumi. Wirtz merasa sangat terkesan dengan teknik serta cara Havertz memposisikan dirinya di atas lapangan.

“Saya sangat terkesan dengan teknik milik Havertz. Menurut saya, dia memiliki teknik yang jauh lebih bagus ketimbang pemain lain di dalam skuat.”

“Teknik tersebut membuat Havertz bisa memposisikan diri dengan sempurna. Hal itu membuat Havertz bisa mencetak banyak gol dan selalu berada di posisi yang tepat untuk menerima bola-bola matang,” tandas Wirtz.

Bakat besar serta performa gemilang Havertz bersama Bayer Leverkusen membuat Chelsea rela mengucurkan dana sebesar 80 juta Euro pada musim panas 2020 lalu. Di Inggris, Havertz belum bisa tampil maksimal dan cuma mampu mencetak sembilan gol serta sembilan assist dari 45 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Jerman Jumpa Portugal di Final EURO U-21

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-21 Jerman akan bertarung dengan timnas U-21 Portugal pada final EURO U-21 2021. Kedua tim mengalahkan lawan masing-masing pada semifinal yang digelar Kamis (3/6/2021) malam hingga Jumat (4/6/2021) dini hari WIB. Mereka sama-sama menang dengan margin 1 gol.

Portugal lebih dulu memastikan tiket ke final berkat kemenangan 1-0 atas timnas U-21 Spanyol. Tim asuhan Rui Jorge harus berjuang keras untuk lolos ke final. Satu-satunya gol pada pertandingan itu baru tercipta hanya 10 menit jelang laga usai. Gol kemenangan tim muda Seleccao das Quinas pun berasal dari bunuh diri pemain lawan, Jorge Cuenca.

Sementara itu, Jerman sukses melewati adangan timnas U-21 Belanda yang sebetulnya lebih diunggulkan. Secara tak terduga, tim asuhan Stefan Kuntz mampu unggul cepat. Belum satu menit laga berjalan, Florian Wirtz menjebol gawang Justin Bijlow.

Tak berhenti di sana, Wirtz lagi-lagi menaklukkan Bijlow tujuh menit kemudian. Keunggulan 2-0 itu bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Jong Oranje akhirnya mampu mencetak gol. Bek Per Schuurs membuat kiper Finn Dahmen memungut bola dari gawangnya pada menit ke-67.

Hat-trick Final EURO U-21 bagi Jerman

Bagi Jerman, kesuksesan lolos ke final EURO U-21 2021 jadi catatan tersendiri. Mereka meneruskan tradisi lolos ke partai puncak. Mereka kini membukukan hat-trick lolos ke final. Sebelumnya, tim muda Die Mannschaft juga berlaga pada laga puncak pada edisi 2017 dan 2019. Namun, hasilnya berbeda.

Pada perhelatan EURO U-21 2017, Jerman mampu tamil sebagai juara. Pada partai final, tim asuhan Stefan Kuntz menang 1-0 atas Spanyol. Satu-satunya gol kala itu dilesakkan Mitchell Weiser. Adapun pada 2019, Spanyol melakukan revans dengan kemenangan 2-1. Fabian Ruiz dan Dani Olmo membuat gol bagi tim muda La Roja, sedangkan satu-satunya gol Jerman dilesakkan Nadiem Amiri.

Secara total, ini adalah final kelima Jerman pada ajang EURO U-21. Sebelumnya, mereka juga berlaga di partai puncak pada 1982 dan 2009. Adapun bagi timnas U-21 Portugal, ini jadi final ketiga. Pada dua final sebelumnya, mereka selalu kalah. Pada 1994, mereka takluk 0-1 dari Italia lewat perpanjangan waktu.

Nasib nahas kembali dialami pada final EURO U-21 2015. Kembali lolos ke final, Portugal lagi-lagi harus gigit jari. Kali ini, mereka dikalahkan Swedia lewat adu penalti dengan skor 4-3. Adu penalti harus jadi penentu juara karena kedua tim bermain imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu usai.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bayer Leverkusen Beri Kado Ulang Tahun Terindah kepada Florian Wirtz

gamespool
Bayer Leverkusen Beri Kado Ulang Tahun Terindah kepada Florian Wirtz 21

Football5tar.com, Indonesia – Bayer Leverkusen memberikan perpanjangan kontrak kepada Florian Wirtz di hari ulang tahunnya yang ke-18 pada Senin (3/5). Die Werkself resmi mengikat Wirtz hingga 2026.

Perpanjangan kontrak ini diberikan berkat potensi besar serta performa gemilang Wirtz sepanjang musim 2020-21. Direktur Bayer Leverkusen, Simon Rolfes, merasa yakin Wirtz akan mejadi pemain terhebat di Liga Jerman dalam beberapa tahun ke depan.

“Selain memiliki masa depan yang menjanjikan, Florian Wirtz juga bisa menjadi jaminan kesuksesan kami dalam waktu dekat,” ujar Simon Rolfes dalam keterangan resminya.

“Wirtz memiliki kemampuan yang komplet untuk menjadi pemain terhebat di Liga Jerman dalam beberapa tahun ke depan,” sambung pria berumur 39 tahun itu.

Wirtz merupakan pemain yang dipercaya Bayer Leverkusen untuk menjadi suksesor Kai Havertz. Peran tersebut dijalankan Wirtz dengan maksimal. Pemain berusia 18 tahun itu berhasil mencetak tujuh gol dan delapan assist dari 35 penampilannya di semua kompetisi.

Akan tetapi, kegemilangan Wirtz tak membuat Leverkusen bisa bicara banyak musim ini. Die Werkself saat ini terjebak di peringkat keenam klasemen Liga Jerman dengan perolehan 50 poin. Terpaut enam angka dari Eintracht Frankfurt yang ada di zona Liga Champions.

Catatan kurang baik tersebut membuat manajemen klub memutuskan untuk memberhentikan Peter Bosz pada 23 Maret lalu. Sebagai pengganti, Leverkusen menunjuk Hannes Wolf yang diikat hingga akhir musim 2020-21.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Jamal Musiala Debutan Termuda Timnas Jerman Sejak Uwe Seeler

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Jamal Musiala tak perlu menunggu lama untuk menjalani debut bersama timnas Jerman. Dia mendapatkan itu pada kesempatan pertamanya menghuni skuat Die Mannschaft. Kepercayaan diberikan pelatih Joachim Loew dalam laga Jerman vs Islandia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Jumat (26/3/2021) dini hari WIB.

Dalam laga Jerman vs Islandia, Musiala masuk lapangan pada menit ke-79. Dia menggantikan sang pencetak gol kedua pada laga itu, Kai Havertz. Tak banyak hal yang dapat diperbuat selama 11 menit di lapangan. Namun, pemain Bayern Munich itu mengguratkan catatan tersendiri.

Musiala ternyata jadi debutan termuda timnas Jerman dalam 67 tahun terakhir. Saat laga Jerman vs Islandia, eks pemain timnas U-21 Inggris itu baru berumur 18 tahun 27 hari. Dialah yang termuda sejak Uwe Seeler yang menjalani debut pada 1954 dalam usia 17 tahun 11 bulan 11 hari.

Di daftar pemain debutan termuda timnas Jerman, Musiala berada di posisi ke-4. Umurnya persis sama dengan Friedel Holz yang menjalani laga pertama bersama Die Mannschaft pada 1938 saat lawan Luksemburg. Itu satu-satunya laga yang dijalani Holz bersama timnas Jerman.

Bagi Musiala, debut saat Jerman vs Islandia pada laga pertama Kualifikasi Piala Dunia 2022 termasuk sebuah kejutan. Sebelumnya, Loew tak menjanjikan menit bermain bagi dia dan Florian Wirtz.

“Saya tak dapat menjanjikan itu. Kita akan lihat saja nanti. Mereka berdua tahu kekuatan masing-masin dan apa yang harus diperkuat. Pertama-tama, keduanya harus berintegrasi dan mulai merasa nyaman. Mereka sangat muda. Di Jerman, tak banyak contoh pemain yang berada di timnas pada umur 17 dan 18 tahun. Mereka bisa berbangga hati,” kata Joachim Loew sebelum laga seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi DFB.

Musiala Diancam Wirtz

Florian Wirtz bisa menggeser Jamal Musiala sebagai debutan termuda timnas Jerman sejak Uwe Seeler.
fcbinside.de

Toh, catatan apik Jamal Musiala bisa jadi tak bertahan lama. Rekornya sebagai debutan termuda timnas Jerman sejak Uwe Seeler dapat dipatahkan Florian Wirtz. Saat berada di bangku cadangan pada laga Jerman vs Islandia, pemain Bayer Leverkusen itu berumur 17 tahun 10 bulan 22 hari.

Andai diturunkan saat Jerman melawat ke Rumania pada Senin (29/3/2021) dini hari WIB atau kala menjamu Makedonia Utara pada Kamis (1/4/2021) dini hari WIB, Wirtz akan melampaui Musiala. Dia bahkan bisa berada di posisi ketiga pemain termuda dalam sejarah Die Mannschaft.

Debut pada umur 17 tahun 10 bulan 25 hari kala lawan Rumania atau tiga hari lebih tua pada partai versus Makedonia Utara akan membuat Wirtz menggeser Uwe Seeler. Dia hanya lebih tua dari dua sosok. Pertama, Willy Baumgartner yang menjalani debut dalam umur 17 tahun 3 bulan 13 hari pada 1908. Kedua, Marius Hiller yang melakoni laga pertama pada 1910 saat berumur 17 tahun 7 bulan 29 hari.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Florian Wirtz Kaget dengan Perlakuan Penggawa Senior Timnas Jerman

gamespool
Florian Wirtz Kaget dengan Perlakuan Penggawa Senior Timnas Jerman 28

Football5star.com, Indonesia – Wonderkid Bayer Leverkusen, Florian Wirtz, merasa sangat senang karena barhasil menembus skuat senior timnas Jerman. Tak cuma itu, Wirtz juga merasa kaget karena mendpat sambutan hangat dari para penggawa senior Der Panzer.

Wirtz berhasil menembus skuat Joachim Loew berkat performa gemilang bersama Bayer Leverkusen sepanjang musim 2020-21. Pemain 17 tahun itu berhasil mencatat tujuh gol dan tujuh assist dari 31 penampilannya di semua kompetisi.

“Saya mendapat sambutan yang sangat hangat dari para pemain senior. Mereka sangat senang karena saya berhasil menembus tim senior meski masih berusia 17 tahun,” ujar Florian Wirtz dikutip football5star dari laman resmi Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB).

Florian Wirtz - Bayer Leverkusen - Jerman - @dfb_team_en 2
twitter.com/dfb_team_en

“Rasanya sangat spesial karena bisa mengenal pemain-pemain senior di sini. Saya masih tak menyangka bisa berada di posisi ini. Saya sudah merasa sangat nyaman di sini,” kata Wirtz menambahkan.

Wirtz bukanlah satu-satunya wonderkid yang berhasil menembus skuat senior timnas Jerman. Loew juga memanggil bintang muda Bayern Munich, Jamal Musiala.

Wirtz merasa senang karena Musiala turut berhasil menembus skuat senior timnas Jerman. Wirtz merasa yakin ia dan Musiala akan menjadi sahabat dekat.

“Saya senang karena ada pemain muda lain di skuat senior. Saya memiliki rekan dengan banyak persamaan. Selain itu, kami juga bisa berbicara mengenai banyak hal,” tandas Wirtz.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Joachim Loew Masukkan Sepasang Wonderkid ke Dalam Skuatnya

gamespool
Joachim Loew Masukkan Sepasang Wonderkid ke Dalam Skuatnya 32

Football5star.com, Indonesia – Joachim Loew memastikan bakal memanggil Jamal Musiala dan Florian Wirtz ke dalam skuat timnas Jerman yang akan menjalani partai Kualifikasi Piala Dunia 2022. Loew bahkan membuka peluang untuk membawa keduanya ke ajang Euro 2020.

Wirtz sudah cukup lama disebut-sebut bakal menembus skuat timnas Jerman. Pemain 17 tahun itu berhasil menunjukkan performa apik bersama Bayer Leverkusen sepanjang musim 2020-21.

Sementara itu, Musiala memang sudah digadang-gadang bakal dipilih Loew semenjak akhir Februari lalu. Spekulasi ini muncul setelah Musiala mengutarakan pilihannya memperkuat timnas Jerman.

Jerman - Jamal Musiala - Joachim Loew - Florian Wirtz - dfb. de
dfb.de

“Saya rasa semua orang mengetahui kami memiliki rencana besar untuk Florian Wirtz dan Jamal Musiala,” ujar Joachim Loew dikutip football5star dari laman RTL Online.

“Saya rasa, ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memasukkan nama Musiala dan Wirtz ke dalam skuat kami. Karena, mereka bisa beradaptasi dengan pemain-pemain lain sebelum Euro 2020 dimulai,” sambung Loew.

Loew sendiri belum mengumumkan nama-nama lain yang bakal masuk ke dalam skuatnya untuk partai Kualifikasi Piala Dunia 2022. Namun, nama-nama beken seperti Kai Havertz, Manuel Neuer, Toni Kroos serta Ilkay Guendogan diramal bakal tetap menjadi andalan Loew.

Rencananya, Jerman akan memulai Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan partai melawan Islandia di MSV-Arena, Duisburg pada 26 Maret mendatang. Setelah itu, mereka akan melawat ke markas Rumania (29/3) dan menjamu Makedonia Utara (1/4).

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bikin 5 Gol di Bundesliga, Florian Wirtz Ukir Rekor Baru

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Florian Wirtz tidak ada habisnya membuat penikmat sepak bola berdecak kagum. Kali ini dia mencetak satu gol dalam kemenangan 5-2 Bayer leverkusen atas Stuttgart.

Tampil sebagai starter, Florian Wirtz tampil memukau sepanjang pertandingan. Puncaknya pun terjadi kala dirinya mencatatkan namanya di papan skor untuk gol keempat Bayer Leverkusen.

Satu gol tersebut sekaligus melengkapi lima gol yang sudah dia cetak di Bundesliga sejak lakoni debut musim lalu. Artinya, ini jadi rekor baru di Bundesliga.

Florian Wirtz jadi pemain pertama dalam sejarah Bundesliga yang mencetak lima gol pada usia 17 tahun. Saat ini ia baru berusia 17 tahun, sembilan bulan, dan tiga hari.

Sejak Peter Bosz memberinya kesempatan tampil di tim utama pertengahan musim lalu, sang wonderkid memang sudah mencuri perhatian. Usia yang masih sangat muda, ditambah skill yang dimiliki membuat dirinya langsung disukai Bosz.

Lebih sering menjadi pemain pengganti musim lalu, produk asli akademi Bayer Leverkusen berhasil mengemas satu gol. Hebatnya lagi gol tersebut dia lesakkan ke gawang Manuel Neuer kala Leverkusen takluk 2-4 dari Bayern Munich.

Dan pada musim ini sang gelandang langsung dipercaya sebagai pilihan utama. Total dia sudah memainkan 24 laga di semua ajang dengan catatan tujuh gol dan enam assist. Gol pertama musim ini lahir kala Die Werkself menang 4-1 atas Hoffenheim pada spieltag ke-11 Bundesliga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Semoga Florian Wirtz Tak Ikuti Jejak Kai Havertz

gamespool
Semoga Florian Wirtz Tak Ikuti Jejak Kai Havertz 37

Football5star.com, Indonesia – Memanfaatkan umpan dari Moussa Diaby, pemain muda Bayer Leverkusen, Florian Wirtz sukses mengantarkan Die Werkself meraih kemenangan 2-1 atas Borussia Dortmund, Rabu (20/1/2021).

Gol dari Wirtz ini tak lepas dari kekeliruan pemain Dortmund saat menghadapi skema serangan balik Leverkusen. Wirtz yang tak terkawal kemudian menggiring bola dan melepaskan sepakan tak terlalu keras namun akurat yang tak bisa diantisipasi oleh Roman Burki.

Penampilan Wirtz ini semakin membuat kubu Leverkusen tak terlalu meratapi kesedihan karena ditinggal Kai Havertz pada musim panas lalu. Meski masih berusia 17 tahun, Wirtz mampu jadi andalan Peter Bosz. Musim ini di Bundesliga, Wirtz telah catatkan 14 laga dan mencetak 3 gol serta 4 assist.

Berposisi sama dengan Kai Havertz, Wirtz sejak masih bermain di tim junior memang sudah menunjukkan skill mumpuni. Menurut direktur FC Köln, Joerg Jakobs, saat masih main di tim U-17 Koln, Wirtz memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata pemain seusianya.

Menjadi geladang serang, selain skill olah bola, kecerdasan serta mampu melihat visi tim saat bertanding jadi syarat utama. Menurut Jakobs, Wirtz sudah memiliki itu di usia yang masih sangat muda.

“Dia suka bermain, punya kemampuan teknis hebat, memiliki kecerdasan permainan yang luar biasa, cepat membawa bola dan merupakan pendribel hebat. Jika dia tetap bugar, paling tidak dia akan menyamai level Havertz,” ungkap Jakobs seperti dikutip Football5star.com dari Bundesliga.com

Ingin main di Barcelona

Mampu sejajar atau bahkan melewati capaian Havertz tentu menjadi keinginan Wartz. Namun untuk saat ini, ada baiknya Wartz mengurungkan niat untuk tidak mengikuti jejak Havertz. Faktanya, Kai Havertz semenjak pindah ke Chelsea seolah hilang bak ditelan bumi.

Wirtz sendiri sempat mengaku bahwa cita-cita terbesarnya ialah pada suatu waktu bisa bermain di klub impiannya, Barcelona.

“Ketika saya masih kecil saya selalu ingin bermain di Barcelona.Tidak ada yang berubah dalam pengertian itu, tetapi sampai saat itu saya masih punya waktu,” ucap Florian Wirtz.

Namun untuk sampai ke titik itu, Wirtz saat ini masih harus bersabar dan terus melatih kemampuannya di Leverkusen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Leverkusen vs Dortmund: Aksi Florian Wirtz Bawa Tuan Rumah Menang

gamespool
Leverkusen vs Dortmund: Aksi Florian Wirtz Bawa Tuan Rumah Menang 41

Football5star.com, Indonesia – Florian Wirtz kembali menunjukkan kualitasnya setelah mencetak satu gol ke gawang Borussia Dortmund pada Rabu (20/1) dinihari WIB. Partai Liga Jerman antara Leverkusen vs Dortmund berakhir dengan skor 2-1.

Tampil sebagai tuan rumah, Leverkusen langsung menekan lini belakang Dortmund. Pada menit ke-14, Die Werkself berhasil unggul melalui aksi solo Moussa Diaby yang berhasil memporak porandakan lini belakang Dortmund.

Tertinggal satu gol, giliran Dortmund yang keluar menyerang. Mereka sempat mendapat peluang melalui Thomas Meunier dan Julian Brandt yang masih belum tepat sasaran.

Kedua tim saling jual beli serangan di 15 menit akhir babak pertama. Namun, tak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 1-0 tak berubah hingga babak pertama usai.

Florian Wirtz - Leverkusen vs Dortmund - Liga Jerman - @bayer04_en
twitter.com/bayer04_en

Selepas masa rehat, kedua tim kembali saling jual beli serangan. Dortmund menjadi tim yang lebih beruntung sebab mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-67 melalui sepakan terukur Julian Brandt dari luar kotak penalti.

Dua menit berselang, Brandt mendapat peluang emas untuk membawa Dortmund unggul. Namun, sepakannya dari jarak dekat berhasil diblok Edmond Tapsoba di garis gawang Lukas Hradecky.

Pada menit ke-80, Leverkusen berhasil kembali unggul. Kali ini, giliran Florian Wirtz yang mampu menjebol gawang Roman Buerki. Skor 2-1 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini membawa Leverkusen berhasil menggusur RB Leipzig dari posisi dua klasemen Liga Jerman. Mereka kini memiliki perolehan 32 poin dari 17 partai.

SUSUNAN PEMAIN LEVERKUSEN VS DORTMUND:

Leverkusen: 1-Lukas Hradecky; 8-Lars Bender, 4-Jonathan Tah, 12-Edmond Tapsoba, 18-Wendell (22-Daley Sinkgraven 60′); 27-Florian Wirtz, 20-Charles Aranguiz (10-Kerem Demirbay 70′), 11-Nadiem Amiri; 19-Moussa Diaby, 13-Lucas Alario (14-Patrik Schick 69′), 9-Leon Bailey

Pelatih: Peter Bosz

Dortmund: 1-Roman Buerki, 24-Thomas Meunier, 16-Manuel Akanji, 15-Mats Hummels, 13-Raphael Guerreiro; 22-Jude Bellingham (18-Youssoufa Moukoko 83′), 6-Thomas Delaney; 19-Julian Brandt, 11-Marco Reus (27-Steffen Tigges 89′), 7-Jadon Sancho (32-Gio Reyna 74′); 9-Erling Haaland

Pelatih: Edin Terzic

Kartu Kuning: Bailey 74′, Diaby 78′ – Hummels 90′, Delaney 90′

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Dua Bintang Bayer Leverkusen yang Jadi Panutan Florian Wirtz

gamespool
Dua Bintang Bayer Leverkusen yang Jadi Panutan Florian Wirtz 45

Football5star.com, Indonesia – Wonderkid Bayer Leverkusen, Florian Wirtz, mengaku punya utang budi yang cukup besar kepada Nadiem Amiri dan Kerem Demirbay. Menurut Wirtz, kedua pemain itu sangat membantunya beradaptasi bersama skuat senior Die Werkself.

Amiri dan Demirbay merupakan dua pesaing utama Wirtz untuk mendapat tempat di starting XI Bayer Leverkusen musim ini. Akan tetapi, Amiri dan Demirbay tidak menganggap Wirtz sebagai pesaing. Keduanya bahkan menjadi mentor bagi Wirtz.

“Nadiem Amiri langsung memberi masukan semenjak hari pertama saya di sini. Dia mengatakan kalau pelatih (Peter Bosz) tidak suka pemain yang malas mengejar bola ketika kehilangan penguasaan. Kerem Demirbay juga sangat membantu saya,” kata Florian Wirtz kepada SportBild.

Nadiem Amiri - Florian Wirtz - Kerem Demirbay - Bayer Leverkusen
bayer04.de

Kebaikan hati Amiri dan Demirbay membuat Wirtz merasa sangat terkejut. Awalnya, ia menyangka kedua pemain itu tak akan memberikan bantuan besar karena menganggap Wirtz sebagai pesaing.

“Jujur, saya kaget ketika mendapat dukungan yang begitu besar dari Amiri dan Demirbay. Karena, keduanya bermain di posisi yang sama dengan saya.”

“Mereka tak melihat saya sebagai pesaing. Melainkan, sebagai sosok yang bisa membantu tim mencapai tujuannya. Hal itu sangat membantu adaptasi saya dengan gaya bermain Bayer Leverkusen,” tuntas Wirtz.

Wirtz menjadi pemain andalan Bayer Leverkusen sepanjang musim 2020-21. Kepergian Kai Havertz ke Chelsea semakin menegaskan posisi Wirtz di tim utama. Ia kini memiliki koleksi lima gol dan enam assist dari 19 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Florian Wirtz Yakin Bisa Lampaui Kehebatan Kai Havertz

gamespool
Florian Wirtz Yakin Bisa Lampaui Kehebatan Kai Havertz 49

Football5star.com, Indonesia – Perbandingan dengan Kai Havertz ternyata tak membuat wonderkid terbaru Bayer Leverkusen, Florian Wirtz, merasa kecil hati. Ia bahkan merasa yakin akan bisa tampil lebih hebat dibanding Havertz.

Wirtz mulai mencuri perhatian ketika berhasil menembus skuat utama Bayer Leverkusen pada musim 2019-20 lalu. Musim ini, Wirtz kembali tampil mempesona dengan catatan lima gol dan enam assist dari 19 penampilannya di semua kompetisi dan baru saja meneken perpanjangan kontrak hingga 2023.

“Ketika sedang berlatih, saya coba mengikuti bagaimana cara Kai Havertz bergerak di mulut gawang dan mengeksploitasi celah di lini pertahanan lawan,” ujar Florian Wirtz kepada Bild.

Kai Havertz - Florian Wirtz - Bayer Leverkusen - Sport1
Sport1

“Bagi saya, menjadi lebih hebat dari Havertz merupakan sebuah motivasi tersendiri. Karena, saya selalu ingin menjadi yang terbaik dan kesal jika kalah,” kata Wirtz menambahkan.

Kegemilangan Wirtz membuatnya kini menjadi salah satu penggawa timnas U-21 Jerman. Remaja berumur 17 tahun itu mengaku tak ingin terburu-buru mendapatkan tempat di skuat timnas Jerman senior.

“Saya belum tahu apakah mimpi itu bisa terealisasi dalam waktu dekat. Dalam beberapa bulan terakhir, kita semua tak bisa merencakan sebuah pencapaian dengan jangka yang terlalu panjang.”

“Untuk saat ini, kontak saya bersama DFB (Asosiasi Sepak Bola Jerman) masih Stefan Kuntz (pelatih timnas U-21 Jerman). Saya belum dihubungi Joachim Loew,” tuntas Wirtz.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Gabung Bayer Leverkusen Merupakan Keputusan Terbaik Florian Wirtz

gamespool
Gabung Bayer Leverkusen Merupakan Keputusan Terbaik Florian Wirtz 53

Football5star.com, Indonesia – Wonderkid Jerman, Florian Wirtz, mengatakan bahwa bergabung ke Bayer Leverkusen merupakan keputusan terbaik dalam hidupnya. Pasalnya, ia mengaku masih menjadi pemain semi-profesional andai tak bergabung ke Die Werkself.

Wirtz didatangkan Bayer Leverkusen dari FC Koeln pada Januari 2020 lalu dengan banderol 200 ribu Euro. Bersama Die Werkself, Wirtz berhasil menasbihkan diri sebagai pengganti Kai Havertz dan kini memiliki catatan enam gol dan lima assist dari 27 penampilan.

“Saya sangat mengerti perasaan para suporter FC Koeln saat ini. Mereka masih marah dengan keputusan saya pindah ke Leverkusen. Tapi, saya merasa sangat nyaman di sini,” kata Florian Wirtz kepada Bild.

Florian Wirtz - Bayer Leverkusen - Foot Mercato
Foot Mercato

“Saya harus mengambil keputusan terbaik demi masa depan. Jika melihat ke belakang, saya sudah membuat keputusan yang sangat tepat dengan datang ke sini.”

“Ketika masih memperkuat FC Koeln, saya sama sekali tak berpikir bakal bisa secepat ini menjadi pemain profesional. Ketika itu, level permainan saya belum mencukupi untuk menembus skuat senior,” kata Wirtz menambahkan.

Musim ini, Wirtz menjadi salah satu pemain terbaik Bayer Leverkusen. Remaja berumur 17 tahun itu berhasil menyumbang lima gol dan lima assist dari 18 penampilan di semua kompetisi.

Catatan gemilang tersebut membuat Die Werkself langsung memberi Wirtz perpanjangan kontrak beberapa pekan lalu. Kini, Wirtz terikat kontrak bersama Bayer Leverkusen hingga musim panas 2023.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

SAH! Bocah Ajaib Bayer Leverkusen Perpanjang Masa Bakti

gamespool
SAH! Bocah Ajaib Bayer Leverkusen Perpanjang Masa Bakti 56

Football5star.com, Indonesia – Wonderkid asal Jerman, Florian Wirtz, resmi memperpanjang masa baktinya bersama Bayer Leverkusen pada Rabu (23/12) malam WIB. Wirtz kini terikat kontrak hingga musim panas 2023.

Florian Wirtz merupakan pemain muda terbaru yang berhasil diorbitkan Bayer Leverkusen. Remaja berumur 17 tahun itu kini menyandang status sebagai pengganti Kai Havertz yang hengkang ke Chelsea pada musim panas 2020 lalu.

Bakat besar Wirtz sudah mencuat pada musim 2019-20 lalu. Ketika itu, Wirtz berhasil mencuri perhatian setelah menceploskan satu gol ke gawang Bayern Munich. Dalam laga itu, Wirtz berhasil menasbihkan diri sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Bayer Leverkusen.

Sebelum menjebol gawang Manuel Neuer, Wirtz juga sempat menciptakan sejarah baru. Ia resmi menyandang status sebagai pemain termuda dalam sejarah Die Werkself setelah tampil pada partai melawan Werder Bremen pada Mei 2020.

Bakat besar Wirtz membuatnya menjadi salah satu anggota skuat timnas U-21 Jerman. Total, ia sudah berhasil mencatat tiga caps bersama Die Mannschaft.

Musim ini, Wirtz kembali berhasil menunjukkan performa terbaiknya untuk Die Werkself. Ia berhasil menyumbang dua gol dan empat assist dari 12 penampilannya di Liga Jerman.

Catatan impresif tersebut menjadi salah satu faktor di balik kegemilangan Die Werkself musim ini. Mereka kini duduk di posisi dua klasemen Liga Jerman dengan perolehan 28 poin. Hanya terpaut dua angka dari Bayern Munich yang duduk di puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bocah Ajaib Bayer Leverkusen Bikin Mario Goetze Gabung PSV

gamespool
Bocah Ajaib Bayer Leverkusen Bikin Mario Goetze Gabung PSV 60

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz, mengatakan bahwa timnya menjadi klub tujuan utama Mario Goetze beberapa waktu lalu. Akan tetapi Die Werkself tak jadi memboyong Goetze karena memiliki wonderkid, Florian Wirtz, di posisi yang sama.

Penolakan Bayer Leverkusen membuat Goetze memutuskan untuk merantau ke Belanda bersama PSV Eindhoven. Ia diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun oleh PSV.

“Mario Goetze sebenarnya ingin bergabung ke Bayer Leverkusen. Tapi, kami sudah memiliki Florian Wirtz di posisinya. Kami tentu ingin memiliki niat untuk mengembangkan bakat Wirtz lebih jauh,” ungkap Peter Bosz kepada De Telegraaf.

Florian Wirtz - Mario Goetze - Bayer Leverkusen - Peter Bosz - ed. nl
ed.nl

Lebih lanjut, Bosz mengaku cukup kaget ketika Goetze merapat ke PSV. Di mata Bosz, Goetze seharusnya bergabung ke klub besar yang bermain di liga kompetitif.

“Seseorang seperti Goetze diharapkan akan bisa bermain di panggung terbesar bersama klub yang besar. PSV mungkin adalah klub besar. Tapi, mereka tak bermain di panggung terbesar,” ujar pelatih berusia 56 tahun itu.

Sebelumnya, Goetze sudah membeberkan ambisinya di bersama PSV. Goetze merasa yakin De Boeren adalah klub yang tepat baginya untuk bisa kembali ke skuat timnas Jerman.

“Aku tentu saja ingin kembali ke tim nasional. Aku baru berumur 28 tahun dan masih punya ambisi besar. Itu adalah target utamaku,” ujar Mario Goetze seperti dikutip Football5Star.com dari Sportbuzzer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bayer Leverkusen Sudah Punya Pengganti Kai Havertz

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Bayer Leverkusen tak perlu cemas bila Kai Havertz pindah pada akhir musim nanti. Secara implisit, bek Aleksandar Dragovic menyebut Die Werkself sudah punya sosok yang dapat menggantikan sang bintang. Dia adalah Florian Wirtz.

Dragovic menyampaikan hal itu setelah Bayer Leverkusen kalah 2-4 di kandang sendiri dari Bayern Munich. Pada laga tersebut, Florian Wirtz mencetak salah satu gol Die Werkself meskipun baru masuk pada awal babak kedua.

Dalam pandangan Dragovic, Wirtz punya potensi besar untuk jadi bintang besar. Dia tak ragu menyebut pemain berumur 17 tahun itu sebagai Kai Havertz baru bagi klubnya.

“Anak itu punya banyak potensi. Jika mampu terus menapak bumi, dia dapat menjadi Kai Havertz berikutnya,” kata Aleksandar Dragovic selepas pertandingan Leverkusen vs Bayern seperti dikutip Football5Star.com dari laman resemi Bundesliga.

Aksi apik Florien Wirtz bagi Bayer Leverkusen memaksa Joshua Kimmich mengadangnya.
timesdaily.com

Hal senada juga diungkapkan gelandang Julian Baumgartlinger. Menurut pemain asal Austria itu, potensi Florian Wirtz sudah terlihat sejak kali pertama bergabung pada musim dingin lalu dari 1.FC Koeln. Jadi bukan sejak melakukan debut bersama Bayer Leverkusen.

“Sejak hari pertama, dia telah menunjukkan diri punya kualitas istimewa meskipun umurnya masih sangat muda. Hari ini, hal itulah yang dia tunjukkan begitu masuk lapangan,” urai Baumgartlinger.

Florian Wirtz jadi paket kejutan dari Bayer Leverkusen sejak Bundesliga 1 kembali digulirkan pada media Mei lalu. Pelatih Peter Bosz langsung terkesan oleh penampilan sang pemain saat melakukan debut melawan Werder Bremen.

“Dia telah bermain baik sejak masuk lapangan. Dia menguasai bola dengan baik dan mampu melakukan tusukan dengan baik pula. Sungguh istimewa ketika Anda melakukan debut. Apalagi saat berumur 17 tahun. Secara keseluruhan, dia tampil bagus dan terlihat tidak tegang,” urai Bosz kala itu.

Meskipun Bayer Leverkusen kalah 2-4 dari Bayern Munich, Florian Wirtz membukukan satu catatan istimewa. Pada laga itu, dia mematahkan rekor pencetak gol termuda di Bundesliga 1 yang telah bertahan 15 tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bocah Ajaib Leverkusen Pecahkan Rekor Keramat di Bundesliga

dinasti
Bocah Ajaib Leverkusen Pecahkan Rekor Keramat di Bundesliga 66

Football5Star.com – Meski kalah 2-4 dari Bayern Munich, Bayer Leverkusen tetap mencuri perhatian lewat bocah ajaibnya bernama Florian Wirtz. Dia sukses memecahkan rekor keramat di Bundesliga lewat aksinya.

Wirtz sendiri tak tampil sebagai starter dala, laga Bayer Leverkusen vs Bayern Munich. Dia dimasukkan oleh Peter Bosz menggantikan Karim Bellarabi menit ke-46.

Pemain asli Jerman itu membukukan rekor saat mencetak gol pengecil kedudukan menit ke-89. Itu bukan cuma menjadi gol pertamanya di Bundesliga, tapi Florian Wirtz sukses memecahkan rekor keramat yang sudah bertahan sejak 2005.

Florian Wirtz menjadi pemain paling muda yang mencetak gol di BUndesliga memecahkan rekor Nuri Sahin 26 November 2005. Saat ini Witz berusia 17 tahun, 34 hari, sedang Sahin kala itu berumur 17 tahun 82 hari. Dia berusia 3 tahun, 3 bulan dan 16 hari ketika Manuel Neuer melakukan debutnya di Bundesliga.

https://www.youtube.com/watch?v=HyocBLKaQP4

Kala itu, Sahin sukses mencetak gol pertama untuk Borussia Dortmund saat melawan FC Nuremberg. Sahin saat itu mencetak gol kedua sekaligus mengunci kemenangan 2-1 Dortmund atas Nuremberg di Max-Morloc Stadion.

Florian Wirtz memang tampil istimewa dalam laga ini. Dia mencetak dua tembakan on target saja. Whoscored jua mencatat, pemain berposisi gelandang serang itu melakukan 24 umpan sepanjang laga dengan akurasi mencapai 84 persen.

Musim ini, pemain kelahiran 3 Mei 2003 itu telah memainkan empat laga, dua di antaranya datang dari bangku cadangan. Statistiknya lumayan bagus. Dia mencatatkan rata-rata 28,8 umpan per pertandingan dengan tingkat sukses 80 persen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Debutan Bundesliga di Tengah Pandemi Corona

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia –Bundesliga sudah kembali bergulir setelah sempat terhenti akibat pandemi corona selama dua bulan. Kembalinya Liga Jerman ini pun memunculkan banyak kejutan.

Selain peraturan baru yang harus diterapkan karena dampak virus corona, Bundesliga yang dimulai lagi sejak 16 Mei lalu juga memunculkan banyak muka baru.

Beberapa klub memperkenalkan para pemain belianya. Padahal sebelum pandemi ini muncul, mereka tidak pernah diberi kesempatan bermain di tim utama.

Ada banyak faktor yang membuat pelatih memainkan para debutan ini. Kebutuhan tim dan cedera yang menimpa beberapa pemain andalan bisa menjadi faktor utamanya. Selain itu, kebijakan baru yang memperbolehkan mereka melakukan lima pergantian pemain juga menjadi alasannya.

Football5star telah merangkum lima pemain debutan Bundesliga setelah kompetisi terhenti akibat pandemi corona:

  • Florian Wirtz
Kalahkan Kai Havertz, Florian Wirtz Jadi Pemain Termuda Bayer Leverkusen
Getty Images

Nama debutan yang paling mencuri perhatian adalah Florian Wirtz. Wirtz mungkin tidak pernah menyangka mendapat kepercayaan tampil di tim utama Bayer Leverkusen. Maklum saja, usianya baru 17 tahun.

Tapi pada laga pertama Bayer Leverkusen setelah pandemi corona, ia dipanggil Peter Bosz untuk masuk skuat senior dan langsung dimainkan melawan Werder Bremen. Main pada laga di Wesserstadion membuatnya menorehkan sejarah.

Ia jadi pemain termuda Bayer Leverkusen yang melakoni debut dalam usia 17 tahun, 15 hari. Catatan ini sekaligus mengalahkan bintang muda Leverkusen, Kai Havertz. Setelah laga melawan Bremen, Florian Wirtz kembali dipercaya pada dua laga selanjutnya melawan Wolfsburg dan SC Freiburg.

  • Omar Marmoush
Omar Marmoush kingfut
KingFut

Usianya mungkin tidak semuda Florian Wirtz. Tapi Omar Marmoush benar-benar mewujudkan mimpinya untuk tampil di kasta tertinggi sepak bola Eropa. Ia dimainkan saat klubya, Wolfsburg, menghadapi Bayer Leverkusen pada pekan ke-28, atau laga ketiga setelah pandemi corona.

Ia bermain selama 14 menit dan mampu menjaga konsistensi permainan Wolfsburg. Terbukti masuknya pemain 21 tahun mampu mempertahankan kemenangan 4-1 Wolfsburg atas Leverkusen.

Bagi Omar Marmoush, debutnya kala itu adalah jawaban dari penantiannya selama tiga musim. Ya, dia sudah bergabung dengan tim muda Wolfsburg sejak 2017 lalu. Klub yang bermarkas di Volkswagen Arena ini mendatangkannya dari klub Mesir, Wadi Degla dengan mahar 100 ribu euro.

  • Jessic Ngankam
jessic ngankam transfermarkt
Transfermarkt

Klub ibu kota, Hertha Berlin, juga memperkenalkan debutan pada Mei lalu. Mereka memberikan panggung pada pemuda berdarah Kamerun, Jessic Ngankam. Pelatih Bruno Labbadia langsung memberinya kepercayaan saat menghadapi Hoffenheim 16 Mei lalu.

Pada laga yang dimenangkan Hertha Berlin 3-0 itu, Jessic Ngankam bermain pada 10 menit terakhir laga. Performanya yang menjanjikan membuat Labbadia mempertahankannya di tim utama.

Sempat diistirahatkan ketika menjamu Union Berlin, pemain 19 tahun kembali dimainkan ketika Hertha tandang ke markas RB Leipzig. Masuknya sang bomber berdampak positif pada permainan tim. Mereka yang sebelumnya tertinggal berhasil menyamakan kedudukan delapan menit jelang laga usai lewat kaki Krzyzstof PIatek.

  • Lazar Samardzic
lazar samardzic srpska info
Srpska Info

Masuknya Bruno Labbadia sebagai nakhoda tidak hanya mengubah nasib Hertha Berlin di lapangan. Dia juga membawa perubahan besar dalam komposisi tim. Pemain muda menjadi target utama sang pelatih untuk menyelamatkan klub ibu kota dari keterpurukan.

Terbukti, Jessic Ngankam bukan satu-satunya debutan Hertha setelah pandemi corona. Terdapat pula nama Lazar Samardzic yang berposisi sebagai gelandang. Menariknya, ketika Ngankam diistirahatkan saat bertemu Union Berlin, Labbadia menjadikan Samardzic sebagai debutan keduanya.

Tidak banyak memang menit bermain yang diberikan Labbadia kepada pemain berdarah Serbia. Tapi kesempatan tersebut sudah membuat pemain 18 tahun mewujudkan mimpi untuk memperkuat klub yang telah dia bela sejak 2009 silam.

  • Ilay Elmkies
ilay ellmkeis joma sport
Joma Sport

Nama terakhir yang menjalani debut di Bundesliga kali ini adalah Ilay Elmkies. Dia adalah bintang muda Hoffenheim dan telah bergabung sejak berusia 15 tahun. Mulai dari tim U-17, hingga U-19 sudah dia rasakan.

Dan sejak musim ini pemain asal Israel telah promosi ke tim utama Hoffenheim. Walau begitu baru ketika Bundesliga bergulir lagi Mei lalu ia dimainkan di tim utama. Kesempatan berharga tersebut didapat ketika menghadapi Hertha Berlin 16 Mei lalu.

Akan tetapi pemain 20 tahun baru diturunkan pada masa injury time. Ia pun gagal menghindarkan Hoffenheim dari kekalahan 0-3 dari klub ibu kota.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Kalahkan Kai Havertz, Florian Wirtz Jadi Pemain Termuda Bayer Leverkusen

terassd
Kalahkan Kai Havertz, Florian Wirtz Jadi Pemain Termuda Bayer Leverkusen 76

Football5Star.com, Indonesia – Laga pekan ke-26 Bundesliga yang mempertemukan Werder Bremen vs Bayer Leverkusen menciptakan sejarah baru. Florian Wirtz yang bermain menjadi starter menciptakan rekor sebagai pemain termuda sepanjang sejarah Leverkusen. Dia juga menjadi pemain termuda ketiga sepanjang sejarah Bundesliga.

Dengan usia 17 tahun, 15 hari, Wirtz menjadi pemain termuda Die Werkself dan mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Kai Havertz dengan usia 17 tahun 126 hari. Havertz mencatatkan rekor itu pada musim 2016-17.

Wirtz sendiri bermain pada sisi sayap kanan Leverkusen sebelum akhirnya digantikan oleh Karim Bellarabi pada babak kedua. Uniknya pada laga itu, selain Havertz yang juga bermain. Ada pemain yang memegang rekor sebagai pemain termuda dalam sejarah Bundesliga, yaitu Nuri Sahin yang bermain untuk Werder Bremen.

Sahin menjalani debutnya di Bundesliga bersama Borussia Dortmund pada usia 16 tahun 11 bulan. Sayang Sahin tidak dimainkan pada laga itu.

Sebelum dipanggil tim senior, Florian Wirtz bermain cukup apik bersama tim U-19 dengan mencetak dua gol dan tiga assist dari 4 laga terakhir di Bundesliga U-19 sebelum kompetisi diberhentikan.

Pelatih Leverkusen, Peter Bosz, juga mengakui kemampuan dari seorang Wirtz.

“Jika dia latihan bersama kami sudah pasti dia adalah pemain bagus. Saya menilainya dengan tinggi. Dia adalah pemain yang sangat baik, tentu saja,” ucap Bosz seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi Bundesliga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]