Francis Coquelin Lega Bisa Bawa Villarreal ke Liga Champions

gamespool
Francis Coquelin Lega Bisa Bawa Villarreal ke Liga Champions 4

Football5star.com, Indonesia – Francis Coquelin tak bisa menutupi perasaaan bahagianya setelah berhasil membawa Villarreal menyabet gelar juara Liga Europa. Tak cuma menjadi juara, Coquelin juga senang karena bisa mengantar The Yellow Submarine melaju ke Liga Champions musim depan.

Villarreal berhasil menjadi juara Liga Europa 2020-21 setelah mengalahkan Man United di laga final. Raul Albiol cs mengandaskan perlawanan The Red Devils melalui babak adu penalti yang berakhir dengan kedudukan 11-10.

“Rasanya sangat lega karena Liga Europa merupakan kompetisi yang sangat tangguh. Kami sudah mengantisipasi laga melawan Man United akan berjalan sulit,” ujar Francis Coquelin dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Francis Coquelin - Villarreal - Liga Europa - uefa. com 2
uefa.com

“Ini adalah cara yang sangat spesial untuk meraih tiket berlaga ke Liga Champions musim depan. Selain itu, saya juga senang karena berhasil mempersembahkan gelar pertama buat Villarreal,” sambung Coquelin.

Ya, ini merupakan gelar bergengsi pertama dalam sejarah Villarreal. Sepanjang sejarahnya, The Yellow Submarine memang belum pernah menyabet gelar LaLiga, Liga Champions maupun Copa del Rey.

Keberhasilan menjadi juara Liga Europa menjadi buah kesuksesan dari perjudian Villarreal. Mereka sempat berjudi ketika menunjuk Unai Emery sebagai pengganti Javier Calleja di akhir musim 2019-20.

Ketika itu, keputusan Villarreal mendepak Calleja dan menunjuk Emery memang sempat menjadi sebuah pertanyaan besar. Pasalnya, Calleja berhasil membawa The Yellow Submarine finis di peringkat kelima klasemen Liga Spanyol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Unai Emery Datangkan Eks Arsenal ke Villarreal

dinasti
Unai Emery Datangkan Eks Arsenal ke Villarreal 7

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Villarreal, Unai Emery, memutuskan untuk mendatangkan mantan gelandang Arsenal, Francis Coquelin, ke Estadio de la Ceramica. El Submarino Amarillo meresmikan kedatangan Coquelin pada Rabu (12/8) sore WIB.

Coquelin ditebus Villarreal dari Valencia dengan banderol delapan juta Euro. Pemain berusia 29 tahun itu diganjar dengan kontrak berdurasi empat tahun.

“Villarreal telah mencapai kesepakatan dengan Valencia terkait kepindahan Francis Coquelin, yang akan bermain di sini hingga empat tahun ke depan,” tulis pernyataan lengkap El Submarino Amarillo seperti dikutip dari laman resmi klub.

“Pemain asal Prancis itu akan diperkenalkan pada Kamis siang di Estadio de la Ceramica dalam acara yang hanya akan diikuti para awal media,” sambung pernyataan tersebut.

Villarreal menjadi klub Spanyol kedua yang dibela Coquelin. Sebelumnya, ia sempat bermain selama dua setengah musim di Valencia. Selama dua setengah musim bermain di Mestalla, Coquelin berhasil mencatat 89 penampilan di semua kompetisi.

Sebelum mendatangkan Coquelin, El Submarino Amarillo sudah terlebih dahulu mendaratkan Take Kubo dari Real Madrid. Pemain 19 tahun itu didatangkan dengan status pinjaman selama satu musim dari Real Madrid.

Kedatangan Coquelin dan Kubo membuat Villarreal menjadi tim yang tak bisa dipandang remeh di Liga Spanyol maupun Liga Europa musim depan. Terlebih, mereka juga akan diasuh pelatih spesialis Liga Europa, Unai Emery.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Valencia Datang ke Old Trafford Untuk Menang

Football5star.com, Indonesia – Valencia akan bertandang ke Old Trafford untuk menghadapi Manchester United di matchday kedua Liga Champions, Rabu (3/10/2018) dinihari WIB. Kendati sedang dalam keadaan limbung, klub asal Spanyol ini tetap menargetkan kemenangan.

Keyakinan meraih tiga angka di Manchester diungkapkan oleh gelandang mereka, Francis Coquelin. Pemain yang pernah berseragam Arsenal dan beberapa kali menghadapi United di Old Trafford ini tahu betul bagaimana mengatasi tekanan.

Selain punya pengalaman melawan Setan Merah, Coquelin juga mengungkapkan bahwa Valencia saat ini berada dalam percaya diri tinggi usai meraih kemenangan perdana di LaLiga dengan mengalahkan Real Sociedad di akhir pekan.

Francis Coquelin, Valencia, Marcelino
@valenciacf

“Kami datang ke Manchester dengan percaya diri tinggi usai menang di Anoeta. Kami ke sana menginginkan kemenangan, kami tahu bermain di Liga Champions bersama pemain besar sangat baik, dan United punya banyak pemain top,” kata Coquelin kepada VCF Media, Selasa (2/10/2018).

“Liga Champions adalah kompetisi yang sangat atraktif, kami bermain melawan tim besar dan bertemu Manchester United, sebuah laga yang menghadirkan banyak tim yang membuat Anda ingin bermain,” sambungnya.

Lebih lanjut, Coquelin berharap Valencia bisa memanfaatkan inkonsistensi performa MU musim ini. “Saya rasa mereka bermain tidak konsisten musim ini, tapi laga nanti akan sangat berat dimainkan di stadium semegah itu. Namun, kami ingin memanfaatkan kelemahan mereka untuk meraih kemenangan,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

 

Coquelin Takjub Dengan Pengaruh Marcelino di Valencia

Football5Star.com, Indonesia – Bintang anyar Valencia, Francis Coquelin, merasa takjub dengan pengaruh yang ditimbulkan pelatih Marcelino Garcia Toral di tim barunya. Berkat sang entrenador, pemain yang didatangkan dari Arsenal ini mengaku sangat menikmati karier barunya di klub asal Spanyol tersebut.

Coquelin sudah melakoni debutnya bersama El Che saat menghadapi Deportivo La Coruno akhir pekan lalu. Ia diboyong Valencia dari Arsenal dengan harga 20 juta euro. Pemain asal Prancis ini pun berharap memiliki karier yang lebih baik bersama klub yang bermarkas di Estadio Mestalla tersebut.

“Sejauh ini saya sangat menikmati petualangan baru di Valencia. Pelatih, pemain, dan fans membuat saya merasa enjoy dan ingin memberikan yang terbaik untuk klub ini. Kami mampu bangkit musim ini dan semua ingin menunjukkan level teratas di tiap laga,” kata Coquelin kepada L’Equipe, Selasa (16/1/2018).

marcelino toral
zimbio

“Saya memutuskan pindah ke sini karena tidak memiliki waktu bermain di Arsenal. Valencia menjanjikan pilihan utama dan mereka memiliki Marcelino yang mampu membangkitkan tim. Dia sosok yang luar biasa karena mampu membuat klub bersejarah ini kembali ditakuti,” sambungnya.

Coquelin mengaku keputusannya hengkang ke Spanyol berkat masukan dari rekan setimnya di Arsenal, Santi cazorla. Seperti yang diakuinya, pemain asal Spanyol itu memberikan semua informasi mengenai Valencia dan Marcelino.

“Cazorla memberitahu saya informasi yang banyak mengenai tim ini dan pelatih. Menurutnya, saya akan cocok bersama Marcelino karena kami punya ambisi besar,” tutupnya.

Coquelin Harusnya Tinggalkan Arsenal Sejak Awal Musim

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Prancis, Francis Coquelin, mengaku menyesal bertahan di Arsenal selama enam bulan terakhir. Namun, ia kini bahagia telah meninggalkan The Gunners.

Arsenal telah resmi melepas Coquelin ke Valencia. Musim ini, Coquelin hanya tampil sebanyak tujuh kali di Premier League. Itu pun hanya sekali dia bermain sebagai starter.

FrancisCoquelinArsenalvBurnleyPremierBAwrnus2 yzl
Getty Images

Posisi Coquelin di Arsenal kian sulit seiring penampilan apik Jack Wilshere. Sebelumnya, kedatangan Granit Xhaka pada musim lalu juga membuat dia kesulitan menembus starting line-up The Gunners.

Coquelin mengungkapkan, dirinya sebenarnya nyaris meninggalkan Arsenal di awal musim. Namun, saat itu ia masih ingin berjuang meraih tempat utama.

“Memang benar ada ketertarikan pada musim panas lalu, tapi di kepalaku, aku ingin melanjutkan karier di Arsenal dan melakukannya dengan baik di sana. Itu tidak terjadi dan sekarang kesempatan pindah telah muncul,” kata Coquelin seperti dilansir Soccerway.

“Aku hampir menyesal tidak datang sebelumnya. Aku pikir pindah adalah kesempatan bagus untukku dan aku sangat bersyukur. Ini adalah tantangan besar, dan sebuah awal baru dalam hidupku, yang sangat aku sukai,” Coquelin menambahkan.

Coquelin merapat ke ke Stadion Emirates pada 2008 dari Stade Lavallois. Namun, perjalanan kariernya di sana tidaklah mulus. Dia tercatat tiga kali dipinjamkan ke klub lain, yakni FC Lorient pada 2010-11, SC Freiburg (2013-14), Charlton Athletic (2014-15).

Arsenal Telah Lepas Coquelin ke Valencia

Football5Star.com, Indonesia – Arsenal telah resmi melepas gelandang tengah Francis Coquelin ke Valencia. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh manajer Arsene Wenger usai Arsenal menahan imbang Chelsea tanpa gol di leg I semifinal Carabao Cup, Kamis (11/1/2018) dinihari WIB. Menurut dia, putusan itu diambil demi kebaikan sang pemain.

“Dia pergi ke Valencia. Dia tak mendapatkan cukup banyak kesempatan bermain bersama kami pada musim ini. Dia memiliki kesempatan lain. Saya memutuskan untuk melepas dia,” kata Wenger seperti dikutip London Evening Standard.

Sebelum konfirmasi dari Wenger, kubu Valencia sempat memberikan petunjuk soal kedatangan sang pemain. Petunjuk itu berupa foto koper Valencia dengan inisial FC yang diunggah di akun Twitter resmi klub berjuluk Los Ches tersebut.

Meskipun telah melepas Coquelin, Wenger mengisyaratkan, The Gunners tak akan membeli pemain baru. “Cara terbaik menggantikan dia adalah dengan menunggu Aaron Ramsey dan Mesut Oezil pulih dari cedera. Setelah itu, kita lihat nanti,” kata dia seraya menambahkan Ainsley Maitland-Niles yang juag aslinya berposisi gelandang bertahan.

Posisi Coquelin di Arsenal memang kian sulit. Seiring penampilan apik Jack Wilshere sebagai gelandang tengah belakangan ini, kans bermainnya kian menipis. Sebelumnya, kedatangan Granit Xhaka pada musim lalu membuat dia kesulitan menembus starting line-up The Gunners.

Musim ini, Coquelin hanya tampil sebanyak tujuh kali di Premier League. Itu pun hanya sekali dia bermain sebagai starter, yakni saat The Gunners kalah 1-3 dari Manchester City pada pekan ke-11.

Pemain yang kini berumur 26 tahun tersebut merapat ke ke Stadion Emirates pada 2008 dari Stade Lavallois. Namun, perjalanan kariernya di sana tidaklah mulus. Dia tercatat tiga kali dipinjamkan ke klub lain, yakni FC Lorient pada 2010-11, SC Freiburg (2013-14), Charlton Athletic (2014-15).

Arsenal Segera Lepas Bintang Prancis Ini ke West Ham

Football5Star.com, Indonesia – Tidak mendapat banyak menit bermain musim ini membuat Arsenal segera melepas Francis Coquelin di bursa transfer musim dingin. Bintang asal Prancis ini pun disebut-sebut tinggal selangkah lagi akan bergabung dengan klub London lainnya, West Ham United.

Dugaan ini semakin kuat setelah Coquelin tidak dimasukkan dalam skuat Arsenal saat ditaklukkan 2-4 oleh Nottingham Forest di Piala FA akhir pekan kemarin. Pelatih Arsene Wenger pun tampaknya sudah mempersilakan pemainnya itu pergi.

Keberadaan pemain 26 tahun itu sangat dibutuhkan David Moyes yang tengah mencari gelandang bertahan berpengalaman. Apalagi The Hammers baru saja gagal mendatangkan Joe Allen dan Jonjo Shelvey.

Coquelin pun kini menjadi favorit untuk memperkokoh lini tengah klub London Barat tersebut. Mengingat mereka saat ini hanya memiliki Cheikhou Kouyate yang merupakan gelandang bertahan murni.

FrancisCoquelinArsenalTrainingSessionJdTluaKwIfTl
zimbio.com

Musim ini pemain yang didatangkan dari SC Freiburg pada 2014 lalu ini tercatat hanya diturunkan tujuh kali di Liga Inggris. Ia juga hanya menjadi pilihan ketiga Wenger di lini tengah setelah Granit Zhaka dan Mohamed Elneny.

Selain itu, kembali cemerlangnya Jack Wilshere semakin menutup kesempatan bermain Coquelin di sentral permainan The Gunners. Kendati kontraknya baru akan berakhir 2021 mendatang, pihak klub tampaknya tak akan menahan pemainnya tersebut hengkang.

Namun, perundingan ini tampaknya akan berjalan alot. Arsenal dikabarkan hanya ingin melepas Coquelin secara permanen, sedangkan West Ham berharap bisa meminjamnya terlebih dulu hingga akhir musim.

Coquelin Akui Arsenal Bisa Kesulitan di Liga Europa

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Arsenal, Francis Coquelin, mengakui bahwa mereka bisa kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan jadwal pertandingan Liga Europa.

Arsenal hanya mampu finis di peringkat kelima klasemen akhir Premier League musim 2016-17. Akibatnya, mereka gagal lolos ke Liga Champions untuk kali pertama dalam 20 tahun terakhir dan harus bermain di Liga Europa.

Coquelin menilai bahwa perbedaan jadwal bukan satu-satunya hal yang memberatkan, melainkan juga jarak tempuh ketika bertandang ke markas lawan.

“Liga Europa tentu sangat berbeda dengan Liga Champions. Arsenal belum pernah merasakannya untuk waktu yang lama. Saya pernah menjalaninya ketika dipinjamkan (ke Freiburg pada 2013-14) dan tahu ini adalah hal yang berat. Kami akan bermain di hari Minggu dan Kamis,” kata Coquelin kepada FourFourTwo.

“Saya pikir perbedaan terbesar dari kompetisi ini adalah Anda bisa melakukan perjalanan yang jauh, lebih jauh ketimbang di Liga Champions. Itu sangat sulit,” tambah dia.

Kendati demikian, pemain berumur 26 tahun tersebut menegaskan bahwa klub sekelas The Gunners harus tetap berjuang habis-habisan, baik di Premier League maupun Liga Europa.

“Kami harus selalu berkonsentrasi penuh di setiap kompetisi yang kami ikuti. Kami pasti akan fokus pada Premier League, tetapi Liga Europa juga merupakan sebuah kompetisi yang hebat untuk dijalani. Jika kami bisa menjuarainya, maka itu akan menjadi hal yang menyenangkan,” tutup pemain asal Prancis tersebut.

Tiga Laga Pertama Premier League Krusial bagi Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Francis Coquelin menilai tiga laga pertama Premier League akan sangat penting bagi perjalanan Arsenal pada musim 2017-18 mendatang.

Arsenal dijadwalkan menghadapi Leicester City di Stadion Emirates dalam laga pembuka Liga Inggris pada 11 Agustus mendatang.

Mereka kemudian akan bertandang ke markas Stoke City (Stadion Britannia) pada 19 Agustus dan markas Liverpool (Stadion Anfield) pada 27 Agustus.

Coquelin berharap dapat meraih hasil positif dalam tiga laga tersebut. Menurut dia, hal itu akan berdampak besar dalam perjalanan mereka mengarungi sisa musim.

Sebagai informasi, The Gunners selalu menelan kekalahan pada laga pembuka musim selama dua tahun terakhir.

“Tiga pertandingan pertama sangatlah penting. Kami tidak melewatinya dengan baik dalam tiga atau empat musim terakhir, jadi sangat penting bagi kami untuk melakukannya dengan baik kali ini,” kata Coquelin kepada FourFourTwo.

Coquelin mengakui bahwa persaingan memperbutkan titel juara Liga Inggris tidak akan lebih mudah ketimbang musim-musim sebelumnya.

Namun, ia tetap optimistis Arsenal mampu bersaing di papan atas klasemen. Terlebih, mereka berhasil menutup musim 2016-17 lalu dengan trofi Piala FA.

“Anda melihat banyak pemain hebat dan nama-nama besar berdatangan. Ini tentu akan menjadi musim yang sulit. Tetapi, seperti telah saya katakan, musim lalu tidak berjalan sesuai keinginan dan kami ingin menebusnya,” ujar pria asal Prancis itu.

“Memperhitungkan musim yang kami jalani, itu adalah sebuah trofi spesial bagi kami. Sekarang, kami berkonsentrasi penuh untuk musim mendatang,” tuturnya.

Gelandang Arsenal Puji Naluri Membunuh Lacazette

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Arsenal Francis Coquelin memuji ketajaman rekrutan anyar The Gunners Alexandre Lacazette. Di mata Coquelin, Lacazette adalah jaminan banyak gol.

Lacazette telah menggusur posisi Mesut Ozil sebagai pemain termahal dalam sejarah The Gunners. Lacazette dibeli Arsenal dari Lyon seharga 46,5 juta pounds dan berpotensi meningkat hingga 52,6 juta pounds.

“Selalu ada keraguan dengan dia. Tapi jika Anda penyerang hebat, maka Anda adalah penyerang hebat. Bahkan di usia 17 tahun, Lacazette juga sama. Di depan gawang dia selalu ‘dingin’, dia selalu mencetak banyak gol. Ketika kami bermain di tim nasional, dia jadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia U-20. Rekornya bersama Lyon juga luar biasa. Dia mencetak begitu banyak gol di sana,” kata Coquelin di Soccerway.

Penyerang berusia 26 tahun itu menjadi rekrutan kedua Arsenal setelah bek kiri Sead Kolasinac yang didatangkan dari FC Schalke 04. Coquelin berani bertaruh Lacazette akan jadi mesin gol Arsenal musim depan.

“Lacazette mencetak 140 gol untuk Lyon, sehingga dia menunjukkan bahwa di depan gawang, dia bukan pemain sembarangan dan itulah yang kami butuhkan. Dia mencetak 37 gol musim lalu dalam 45 pertandingan, jadi saya tidak tahu mengapa dia tidak bisa mencetak gol untuk Arsenal. Ini hanya soal memasukkan bola ke gawang dan saya yakin Lacazette akan melakukannya,” ucap Coquelin.

“Lacazette mungkin akan mendapatkan lebih banyak peluang daripada yang dia dapat di Lyon dan tergantung pada dia untuk mencetak gol, tapi aku yakin dia telah datang ke sini dengan kepercayaan diri tinggi. Di depan gawang, dia adalah seseorang yang suka mencetak gol. Lacazette tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol. Saya harap kita akan melihat itu musim depan,” Coquelin mengakhiri.

Liga Inggris: Ada Coquelin di Balik Kepindahan Lacazette ke Arsenal

Footballl5star.com, Indonesia – Striker Prancis Alexandre Lacazette telah resmi merapat ke Arsenal. Ia pun mengungkap peran gelandang The Gunners, Francis Coquelin, di balik kepindahannya

Lacazette telah menggusur posisi Mesut Oezil sebagai pemain termahal dalam sejarah The Gunners. Lacazette dibeli Arsenal dari Lyon seharga 46,5 juta pounds dan akan meningkat hingga 52,6 juta pounds. Sementara, untuk mendatangkan Mesut Oezil dari Real Madrid, Arsenal membayar senilai 42.4 juta pounds.

Lacazette mengaku dirayu Coquelin untuk pindah ke Emirates. “Kami melakukan banyak kontak selama beberapa tahun terakhir dan bahkan lebih banyak selama beberapa minggu terakhir, tentu saja, karena aku semakin mungkin akan datang ke Arsenal,” kata Lacazette kepada Arsenal Player.

“Dia hanya mengatakan hal-hal baik tentang Arsenal, yang tidak mengherankan karena dia ingin aku bergabung dengan klub ini. Bahkan tanpa itu, aku tetap ingin datang ke sini.”

“Dia menekankan bahwa Arsenal adalah klub hebat yang berada di kota fantastis. Dia mengatakan bahwa aku tidak akan menyesali keputusanku untuk pindah ke sini karena orang-orang yang akan bekerja denganku dan tentu saja, para penggemar,” Lacazette menambahkan.

Lacazette, pengoleksi 11 caps untuk Timnas Prancis, menjadi pencetak gol terbanyak kedua di Ligue 1 musim lalu dengan koleksi 28 gol. Hanya kalah dari striker Paris Saint-Germain, Edinson Cavani, yang mencatat 35 gol.

Total, dia sudah menggelontorkan 129 gol dari 275 pertandingan bersama Lyon sejak menembus skuat utama pada musim 2009-2010. Penyerang berusia 26 tahun itu menjadi rekrutan kedua Arsenal setelah bek kiri Sead Kolasinac yang didatangkan dari FC Schalke 04, yang transfernya sudah dipastikan sejak musim lalu.

Liga Inggris: Dua Pemain Muda yang Menjadi Inspirasi Karier Iwobi

Football5star.com, Indonesia – Gelandang serang Arsenal, Alex Iwobi, mengaku punya dua orang yang menjadi inspirasi permainannya di Arsenal. Mereka adalah Jack Wilshere dan Francis Coquelin.

Saat ini Iwobi sedang menikmati musim baik Arsenal. Dia dipercaya Manajer Arsene Wenger untuk mengisi satu dari empat pos Arsenal di lini depan. Dia bermain sebanyak 20 laga di Premier League dan mengemas tiga gol merupakan torehan terbaik Iwobi sejak diorbitkan pada 2015.

Iwobi lantas mengungkapkan dua pemain yang berpengaruh besar terhadap kariernya, Coquelin dan Wilshere. Iwobi menyebut Wilshere menjadi sosok panutan sebagai seorang pemain nomor 10. Sedangkan Coquelin selalu mengoreksi kesalahan atau kekurangan yang dia miliki pada setiap pertandingan.

“Pengaruh terbesar dalam karier saya mungkin Jack Wilshere, namun ia tak berada di sini saat ini. Dia berbicara dengan saya di luar lapangan karena dia memiliki posisi yang sama dengan saya. Saya selalu melihat caranya bermain, karena saya tumbuh sebagai seorang pemain no 10,” ujar Iwobi seperti dilansir Mirror.

“Untuk saat ini, saya rasa adalah Francis Coquelin. Dia selalu berbicara dengan saya. Setelah pertandingan melawan Watford, dia memberi tahu hal-hal yang telah saya lakukan dengan baik dan yang harus diperbaiki. Dia selalu mengingatkan saya,” imbuhnya.

Iwobi merupakan salah satu pemain yang merupakan jebolan akademi Arsenal yang berkibar bersama tim utama. Sejak dia dipromosikan pada 2015, Iwobi telah tampil dalam 51 pertandingan Arsenal dengan torehan enam gol.

Liga Inggris: Coquelin Punya Atribut Bertahan Terbaik di Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arsenal, Arsene Wenger, memuji Francis Coquelin sebagai pemain bertahan terbaik di timnya.

Gelandang asal Perancis tersebut sangat baik dalam bertahan dan memiliki kecepatannya luar biasa ketika membantu tim melakukan serangan dari lini tengah. Bahkan Wenger juga menyebut penampilan pemain berusia 25 tahun itu kian meningkat tajam.

“Dia memiliki statistik defensif terbaik di klub, poin defensifnya luar biasa. Dia telah meningkatkannya banyak dan dia adalah satu pemain dengan kecepatan yang tercepat dalam hal umpan,” puji Wenger.

“Coquelin mampu melakukannya, kami ingin memindahkan bola lebih cepat daripada siapapun dan dia mempunyai bagian tersebut,” lannut Wenger.

Coquelin menjadi salah satu dari tiga pemain asal Prancis yang baru saja menandatangani kontrak baru bersama Arsenal. Meski mendatangkan Granit Xhaka pada awal musim, tak berarti Wenger lantas menyia-nyiakan talenta Coquelin.

“Dia dapat memenangkan bola, bisa melewati dengan cepat dan secara teknis saya percaya dia telah membuat langkah besar dibadingkan dengan dua atau tiga tahun yang lalu. Dia sudah sangat fokus setiap harinya,” pungkas Wenger.

Liga Inggris: Arsenal Perpanjang Kontrak Tiga Legiun Prancisnya

Football5star, Indonesia – Arsenal memperpanjang kontrak pemain bintangnya. Bukan Alexis Sanchez atau Mesut Oezil, melainkan Olivier Giroud, Laurent Koscielny, dan Francis Coquelin.

Arsenal sebenarnya sedang disibukkan oleh kabar soal masa depan Sanchez dan Oezil yang kontraknya berakhir 1,5 musim lagi atau di musim panas 2018. Itu artinya Arsenal harus segera memperpanjang kontrak keduanya jika tak ingin kehilangan secara cuma-cuma tahun depan.

Namun, sampai saat ini belum ada titik temu terkait berapa besaran nilai gaji kedua pemain itu. Kabarnya Oezil dan Sanchez meminta hingga angka 200 ribu poundsterling per pekan.

Di tengah rumitnya proses negosiasi kontrak baru dengan Oezil dan Sanchez, Arsenal malah mencapai kata sepakat dengan tiga legiun Prancisnya terkait kontrak baru.

Mereka adalah Giroud, Koscielny, dan Coquelin yang disebut meneken kontrak berdurasi jangka panjang.

“Dengan gembira kami mengumumkan bahwa tiga pemain bintang dari tim utama kami telah mengikrarkan masa depan mereka kepada klub dengan menandatangani kontrak jangka panjang,” demikian pernyataan resmi Arsenal.

Arsene Wenger selaku manajer merasa senang dengan kesepakatan tersebut karena dia bisa mempertahankan tiga pemain yang terbilang penting untuk Arsenal.

“Kami sangat senang tiga pemain penting di tim kami telah berkomitmen panjang kepada kami,” tutur Wenger.

“Francis telah membuat lompatan besar dalam beberapa tahun terakhir karena ia fokus setiap harinya. Olivier sekarang punya banyak pengalaman tanding dan jadi pemain yang lebih komplet sejak bergabung dengan kami,” sambungnya.

“Laurent tentu saja merupakan bagian kunci dari skuat kami dan saya percaya ia merupakan salah satu pemain bertahan terbaik dunia saat ini. Jadi secara umum ini kabar bagus buat kami,” tuntas Wenger.

Arsenal: Penampilan Granit Xhaka Mendapatkan Pujian Tinggi

Football5star.com, Indonesia — Granit Xhaka disebut sudah bermain bagus sejak bergabung dengan Arsenal. Dia pun mendapatkan pujian yang amat tinggi.

Xhaka bergabung dengan Arsenal dari Borussia Moenchengladbach di awal musim ini. Dia didatangkan dengan banderol sekitar 35 juta poundsterling.

Bersama Arsenal musim ini, Xhaka mendapatkan jatah bermain yang cukup banyak. Cedera yang dialami Santi Cazorla menjadi penyebabnya.

Xhaka lantas diandalkan oleh Arsene Wenger guna menempati salah satu pos di lini tengah Arsenal. Dia sudah bermain sebanyak 24 kali di semua ajang dengan sumbangan tiga gol san satu assist.

Penggawa lini tengah lainnya, Francis Coquelin, memuji rekan barunya di barisan gelandang Arsenal itu.

“Xhaka memiliki kualitas saat memegang bola, umpan jarak jauhnya, umpan dari lini belakang sangat luar biasa. Dia juga mempunyai sentuhan bola akhir,” kata Coquelin di Arsenal Player.

“Dia merupakan pemain yang komplet. Saya tak tahu berapa caps yang dia miliki bersama Swiss dan dia baru berusia 24 tahun. Dia masih beradaptasi, tapi dia sudah tampil luar biasa.”

“Tim lain bisa saja akan kesulita tanpa Santi. Dia sudah tampil lur biasa sejak datang ke sini. Tapi, saya pikir para pemain yang sudah bermain di posisinya juga sudah bermain baik,” imbuhnya.

Kerja sama Coquelin dengan Xhaka untuk sementara harus terhenti. Coquelin harus menepi karena mengalami cedera pada lututnya di laga melawan Bournemouth. Arsenal dan The Cherries bermain imbang 3-3 di laga Liga Inggris.

Arsenal: “2017 Bisa Menjadi Tahunnya Iwobi”

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Arsenal, Francis Coquelin, meyakini bahwa Alex Iwobi akan semakin berkembang di tahun 2017 ini.

Iwobi adalah salah satu youngster yang paling disorot di Premier League musim ini. Sejak menjalani debutnya pada musim lalu, Ia terus membuktikan diri dan berhasil mengamankan posisinya di skuat utama. Ia total telah tampil sebanyak 23 kali di seluruh kompetisi musim 2016-17, menyumbangkan tiga gol dan tiga assist.

Coquelin, yang juga merupakan salah satu pemain jebolan tim muda The Gunners, menilai Iwobi masih akan dapat terus berkembang. Ia mengaku senang melihat penampilan winger berusia 20 tahun tersebut dan mendukungnya untuk bersinar di 2017.

“Alex menjalani musim dengan sangat baik, tetapi Ia bisa lebih membuktikan dirinya di tahun ini,” yakin Coquelin seperti yang dikutip laman resmi klub.

“Aku sangat menyukai cara Ia bermain. Ia memiliki teknik dan operan cepat. Satu-satunya hal yang perlu Ia tingkatkan saat ini adalah gol, dan Ia akan menjadi pemain yang komplit.”

“Ia adalah seorang pemain yang sangat aku suka. 2017 bisa menjadi tahun pembuktiannya,” tambah pria asal Prancis tersebut.

Skuat asuhan manajer Arsene Wenger akan menghadapi Bournemouth dalam laga lanjutan Premier League di Stadion Vitality pada Rabu (4/1). Jika berhasil menang, mereka akan kembali naik ke peringkat ketiga klasemen, menggeser Manchester City yang menang 2-1 atas Burnley pada Selasa (3/1).

Liga Inggris: Coquelin Marah Saat Dibawa Pulang Arsenal dari Charlton

Football5star.com, Indonesia – Francis Coquelin, menjadi salah satu pemain andalan di Arsenal. Namun, ternyata dia sempat geram ketika dibawa balik Arsenal dari klub yang meminjamnya, Charlton Athletic.

Sang pemain memang sempat dipinjamkan ke Lorient, Freiburg, hingga Charlton. Nama terakhir adalah momen ketika kariernya mulai menanjak.

“Ya, saya sangat marah ketika dipanggil kembali saat itu. Saya ingat saat ditarik dan hanya menjadi penghangat bangku cadangan dalam beberapa laga,” tuturnya kepada Express.

“Saya marah dan berkata kepada Arsene Wenger ‘Saya bermain tiap laga di Charlton. Kembali ke sini tapi tak bermain’. Kemudian dia berkata kesempatan saya akan datang secepatnya,” tambah dia.

Coquelin sebenarnya sangat ragu karena realisasi ucapan Wenger sangat lama. Tapi, pada akhirnya kesempatan itu benar-benar datang.

“Awalnya saya bermain dua menit, tiga menit, dan terus berharap kesempatan sesungguhnya akan datang. Melawan West Ham United, akhirnya saya benar-benar bermain sebagai starter,” pungkas dia.

Liga Inggris: Coquelin Absen Bela Arsenal Tiga Pekan

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menyatakan bahwa Francis Coquelin harus absen untuk tiga pekan ke depan.

Gelandang bertahan asal Prancis itu menderita cedera lutut saat Arsenal melawan Chelsea pada partai Liga Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (24/9/2016).

Ketika itu, Coquelin mendapat terjangan keras dari pemain Chelsea, N’Golo Kante. Alhasil, pemilik nama pertama ditarik keluar pada menit ke-32.

Menjelang partai kontra FC Basel pada fase grup Liga Champions, Rabu (28/9/2016), Wenger pun memastikan bahwa Coquelin harus absen.

“Dia mengalami cedera singkat. Pemindaian berlangsung positif,” tutur Wenger seperti dilansir FourFourTwo.

“Untuk durasi pemulihan, dia membutuhkan tiga pekan,” ucap pria berusia 66 tahun itu.

Artinya, Coquelin harus melewatkan dua partai Liga Inggris, yaitu melawan Burnley, 2 Oktober 2016, dan Swansea City, 15 Oktober 2016.

Arsenal FC: Arsene Wenger Cemas Menanti Kabar Cedera Francis Coquelin

Gelandang bertahan Arsenal, Francis Coquelin, mengalami cedera saat Arsenal menang 3-0 atas Chelsea di Stadion Emirates, Sabtu (24/9). Kondisi itu membuat Manajer Arsene Wenger dilanda kecemasan.

Coquelin mengalami masalah pada lutut kanannya sehingga harus ditarik keluar pada babak pertama. Posisinya saat itu digantikan Grani Xhaka. Disinyalir, Coquelin mengalami rasa sakit di lutut yang sama yang membuat dia absen 10 pekan pada musim lalu.

“Dia mengalami cedera lutut di tempat yang sama seperti tahun lalu. Ini jelas sangat negatif,” ungkap Wenger seperti dilansir Express.

“Saat ini kami belum tahu apakah cedera tersebut sangat parah atau tidak, karena kami harus menunggu selama 48 jam. Coquelin meninggalkan stadion dengan kesakitan dan saya sangat khawatir,” tambah dia.

Coquelin memang menjadi salah satu gelandang bertahan terbaik di Arsenal.Tapi, cederanya menjadi sedikit masalah karena bisa berpotensi absen lama dan terancam digusur oleh Mohamed Elneny dan Granit Xhaka.

Arsenal: Lima Laga Tak Terkalahkan, Coquelin Sanjung Karakter Tim

Gelandang Arsenal, Francis Coquelin, menyambut gembira kemenangan 4-1 yang dicatatkan oleh timnya atas Hull City pada Sabtu (17/9).

Bermain di Stadion KC dalam laga lanjutan Premier League, Arsenal berpesta gol melalui Alexis Sanchez (2), Theo Walcott, dan Granit Xhaka. Satu-satunya gol tuan rumah dilesakkan oleh Robert Snodgrass melalui titik putih.

Menurut Coquelin, kemenangan atas Hull adalah hasil dari karakter pantang menyerah yang mereka miliki. Apalagi, mereka masih belum terkalahkan dalam laga terakhir di seluruh kompetisi.

“Ini adalah tiga poin yang baik,” ujar Coquelin seperti yang dikutip laman resmi klub.

“Laga berjalan sulit. Tentu saja, kartu merah membuat situasi sedikit lebih mudah baik kami, tetapi itu adalah laga yang berat. Jadi, sangat menyenangkan bisa meraih kemenangan.”

“Situasi bisa saja membuat kami gugup, tetapi dalam beberapa pekan terakhir, aku pikir kami telah menunjukkan karakter kami. Kami tertinggal terlebih dahulu dan berhasil bangkit dalam dua laga sebelumnya.”

“Kami membuktikan bahwa ketika tim berusaha menekan, kami memiliki karakter untuk mengakhiri pertandingan. Jadi, ini adalah hal yang baik untuk masa depan. Sekaran, kami bisa berkonsentrasi pada pertandingan yang akan datang,” tambah dirinya.

The Gunners berada di peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dengan total raihan 10 poin, hasil dari tiga kemenangan dan satu kali imbang. Mereka tertinggal lima angka dari Manchester City yang menempati peringkat pertama.

Pada Rabu (21/9) mendatang, Arsenal akan menghadapi Nottingham Forest dalam ajang Piala Liga Inggris.

Berita Bola: Coquelin Siap Berebut Tempat Di Tim Utama Arsenal

Arsenal saat ini mempunyai stok pemain tengah yang melimpah. Francis Coquelin siap berebut satu tempat di tim utama untuk bermain regurler bersama The Gunners.

Di musim 2015-16, Coquelin menjadi pilihan utama di lini tengah permainan Arsenal. Dia bermain 26 kali di Liga Inggris sampai akhirnya harus menepi karena cedera.

Setelah kedatangan Granit Xhaka, stok lini tengah Arsenal kini berlimpah. Sebabnya masi ada juga pemain seperti Santi Cazorla, Jack Wilshere,  Mohamed Elneny, dan Aaron Ramsey.

Bersama Arsene Wenger dalam beberapa tahun ini, Arsenal menerapkan strategi 4-2-3-1. Oleh karena itu, hanya akan ada dua pemain tengah yang akan menjadi pilihan utama.

Coquelin menyambut baik persaingan untuk memperebutkan posisi di tim utama itu. Dia bilang bahwa itu akan menjadi pemicu untuk mengeluarkan kemampuan terbaik pemain Arsenal.

Hal itu jelas akan bagus untuk tim, Coquelin pun siap bersaing agar bisa mendapatkan satu tempat di tim utama, apalagi Arsenal akan bermain di empat ajang berbeda, Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Champions.

“Kami bermain untuk Arsenal Football Club. Selalu ada jalan untuk menjadi pemain hebat di sekeliling klub,” kata Coquelin seperti dilansir dari situs resmi klub.

“Semua orang harus siap untuk itu. Kami harus bersaing secara sehat. Itu merupakan persaingan positif untuk semua orang. Itu akan mengeluarkan potensi terbaik dari semua pemain kami,” imbuhnya.

Coquelin Masih Menanti Panggilan Timnas Prancis

Gelandang bertahan Arsenal, Francis Coquelin, mengaku masih belum mendapatkan panggilan dari timnas Prancis.

Hal ini disampaikan Coquelin menyusul kabar yang menyebut pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, sangat tertarik untuk membawanya ke Piala Eropa 2016 mendatang.

Munculnya kabar itu karena penampilan pemain yang masih berusia 24 tahun di setiap pertandingan kompetisi musim ini semakin meningkat tajam dan tidak tergantikan di beberapa laga penting.

Tetapi permainannya terbaiknya dalam lapangan sempat ternoda di musim ini, karena pada saat membela Arsenal di laga derby London Utara akhir pekan lalu yang berakhir dengan skor 2-2 dirinya justru harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai diganjar kartu merah oleh wasit.

Meski terus dirumorkan akan segera memperkuat Les Blues pada bulan Juni mendatang, tetapi Coquelin mengaku bahwa belum sama sekali dihubungi Deschamps dan dia kini hanya ingin fokus dengan klubnya.

“Aku adalah tipe orang yang benar-benar ingin fokus pada klub. Ini adalah tentang cara bagaimana anda bermain di level klub yang memutuskan apakah anda dapat bermain di tim nasional.

“Jika aku melakukannya dengan baik, maka nantinya akan datang sendiri. Aku tidak terlalu memikirkannya karena saat ini aku masih harus banyak yang diselesaikan di level klub. Jika nantinya benar akan datang, maka aku akan bahagia.

“Aku belum pernah dihubungi oleh Deschamps. Aku pikir dia hanya memberikan nama-nama calon saja 30 sampai 40 pemain. Kami belum sama sekali melakukan kontak.” ujar Coquelin, dilansir Goal.

Coquelin Minta Maaf Atas Kartu Merahnya

Francis Coquelin mendapat kartu merah di laga Derby London Utara semalam. Tahu aksinya itu merugikan Arsenal, Coquelin pun meminta maaf.

Pada laga yang dihelat di White Hart Lane, Sabtu (5/3) malam WIB tadi, Arsenal yang lebih banyak ditekan Tottenham Hotspur sejak menit awal, justru mampu unggul lebih dulu di babak pertama lewat gol Aaron Ramsey di menit ke-38.

Gol itu membuat Arsenal berada di atas angin dan balik menekan lawannya itu sedari awal babak kedua. Tapi, petaka terjadi ketika sebuah tackle Coquelin kepada Harry Kane di menit ke-53 berbuah kartu kuning kedua. Hal itu membuatnya harus meninggalkan lapangan.

Spurs berbalik mendapat angin dan dalam tempo dua menit, menit ke-60 dan ke-62, mampu menjebol jala Arsenal lewat Toby Alderweireld dan Kane. Arsenal selamat dari kekalahan berkat gol Alexis Sanchez pada menit ke-72.

“Saya tidak melihat sama sekali gol tersebut karena saya berada di ruang ganti, tapi seseorang datang dan bilang kepada saya bahwa kami mencetak gol kedua – itu melegakan saya. Saya tidak ingin kami kalah hari ini karena kami tampil sangat bagus saat unggul 1-0,” ujar Coquelin usai laga yang berakhir dengan skor 2-2 itu.

“Satu poin hari ini sudah bagus, ini hasil sangat bagus untuk kami. Saya benar-benar meminta maaf kepada fans atas kartu merah itu, saya pikir kami bisa saja menang jika main 11 lawan 11 karena kami bermain sangat baik. Kartu merah ini mengubah jalannya laga. Saya sangat menyesal kepada klub, tim, dan seluruh fans,” sambungnya seperti dikutip Sportsmole.

“Saya merasa saya bisa mendapat bola ketika men-tackle (Kane) – itulah mengapa saya melakukannya. Saya menyentuhnya dan wasit memberikan kartu kuning kedua. Tapi, pada akhirnya satu poin ini sudah bagus dan semoga saja ini poin penting untuk gelar juara,” demikian dia.

Arsenal kini berada di posisi ketiga dengan 52 poin, selisih delapan angka dari Leicester City di puncak dengan sembilan laga tersisa.

“Dier Pantas Diusir Seperti Coquelin!”

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, sangat kecewa dengan hasil imbang dalam derby London Utara kontra Tottenham Hotspur di White Hart Lane, Sabtu (5/3). Wenger menilai, Eric Dier pantas menerima kartu merah seperti yang dialami oleh Francis Coquelin.

Arsenal mengawali laga dengan baik. The Gunners bahkan unggul di babak pertama lewat gol Aaron Ramsey berkat umpan Hector Bellerin enam menit jelang turun minum.

Coquelin membuat Arsenal tampil dengan 10 pemain usai menerima kartu merah pada menit ke-55. Spurs pun mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan berbalik unggul dengan gol Toby Alderweireld (60′) dan Harry Kane (62′).

Beruntung, Arsenal mengakhiri laga dengan satu poin setelah menahan Spurs dengan skor 2-2. Alexis Sanchez menyelamatkan The Gunners dengan golnya pada menit ke-76.

Dier sempat melakukan pelanggaran keras terhadap Olivier Giroud di pertengahan babak kedua. Akan tetapi, wasit hanya memberi kartu kuning kepada pemain bertahan asal Inggris tersebut.

“Saya bangga dengan semangat para pemain, tetapi ada kekecewaan besar. Tampil dengan 10 pemain adalah kekecewaan yang besar dalam laga ini dan sulit untuk diterima,” kata Wenger, seperti dilansir BBC.

“Saya sudah mengingatkan Coquelin saat turun minum karena telah mengantongi kartu kuning, tetapi Eric Dier juga pantas mendapat kartu kuning dan itu bisa mengubah pertandingan,” paparnya.

“Saya tidak pernah mempertanyakan karakter tim. Ketika kalah, anda harus merespons di lapangan dan kami melakukan itu dengan cara yang meyakinkan,” tandas Wenger.

Kemenangan Atas MU Krusial Bagi Peluang Juara Arsenal

Gelandang Arsenal, Francis Coquelin, meyakini bahwa kemenangan atas Manchester United bakal menjadi hasil yang krusial untuk mencapai target menjuarai Premier League musim ini.

Arsenal baru saja kalah 0-2 dari Barcelona dalam leg pertama babak 16-Besar Liga Champions saat menjamu Barcelona di Stadion Emirates. Harapan lolos menipis, The Gunners pun diyakini bakal lebih fokus ke liga.

Meski bercokol di posisi ketiga klasemen sementara, peluang Arsenal menjuarai Premier League masih terbuka lebar. Mesut Oezil dkk hanya terpaut dua angka dari pemuncak klasemen, Leicester City.

Di pertandingan liga terakhir, Arsenal meraih kemenangan dramatis atas Leicester dengan skor 2-1. Gol penentu kemenangan klub besutan Arsene Wenger itu dicetak oleh Danny Welbeck pada pengujung babak kedua.

Arsenal bakal menghadapi Man. United di Stadion Old Trafford, Minggu (28/2). Menurut Coquelin, meski performanya kurang bersinar, Setan Merah diyakini bakal berusaha mengalahkan Arsenal.

“Aku pikir ini musim yang sulit bagi Man. United, tetapi dalam laga besar seperti ini (melawan Arsenal), kami tahu bahwa mereka akan bersemangat karena semua orang menyukai pertandingan seperti ini,” papar Coquelin, seperti dilansir laman resmi Arsenal.

“Itu akan menjadi kemenangan yang masif bagi kami dengan mengalahkan mereka, tetapi kami harus siap,” serunya.

“Kami mengalahkan Leicester dan aku pikir seluruh tim sadar bahwa jika ingin meraih gelar, kami harus memenangi laga seperti itu. Man. United akan selalu menjadi tim yang hebat. Bahkan jika melalui periode yang buruk, mereka masih memiliki skuat yang kuat,” tandas Coquelin.

Coquelin Tak Sabar Berduel dengan Iniesta

Gelandang Arsenal, Francois Coquelin, tak sabar berduel dengan Andres Iniesta. Arsenal akan menjamu Barcelona, Rabu (24/2) dini hari WIB, di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Iniesta dan Coquelin memang berpeluang saling adu kemampuan di lapangan tengah. Namun, hal itu baru bisa terjadi andai Coquelin ditampilkan oleh manajer Arsene Wenger di laga nanti.

Bukannya gentar dengan kualitas Iniesta, Coquelin malah antusias bertemu pemain idolanya itu. Menurut dia, semua pemain ingin menguji diri dengan melawan para pemain terbaik.

“Iniesta pemain yang sangat saya kagumi. Setiap pemain yang Barca punya adalah yang terbaik di posisinya. Menghadapi Iniesta jelas akan berat, namun saya tak sabar untuk itu,” ujar Coquelin.

“Semua pemain ingin menghadapi pemain selevel Iniesta. Saya akan siap jika diturunkan. Setiap pemain mau bermain di laga seperti ini. Kami tak sabar meladeni mereka,” tambah dia.

Pemain asal Prancis itu yakin Arsenal bisa mengalahkan Barcelona. Coquelin berharap The Gunners bisa mengulangi momen saat menang atas Bayern Muenchen di fase grup.

“Tiap pemain harus berada di kondisi seratus persen dan tak boleh bermain dengan rasa takut. Kami harus siap dan percaya bisa melakukan sesuatu. Jika yakin, kami bisa melakukan hal yang luar biasa. Kami sudah menunjukkan itu saat menghadapi Bayern Muenchen beberapa waktu lalu,” tandas Coquelin.

Legenda Arsenal Puji Coquelin

Legenda Arsenal, Gilberto Silva, memberikan pujian kepada Francis Coquelin yang dinilai akan menjadi pemain penting pada periode akhir musim.

Diboyong semenjak masih belia dari Stade Laval, Coquelin kini menjelma menjadi sosok yang tak tergantikan di lini tengah Arsenal.

Kendati sempat diganggu cedera lutut yang memaksanya absen hingga dua bulan, Coquelin tetap merupakan pilihan utama dari manajer Arsene Wenger. Total, ia telah bermain sebanyak 20 kali di seluruh kompetisi musim ini.

Melihat perkembangan positif yang diperlihatkan, Gilberto pun berharap agar Coquelin dapat bertahan untuk waktu yang lama di Emirates Stadium.

“Ia semakin mengenal posisinya dan itu adalah hal yang penting karena perannya mengizinkan para pemain depan untuk menyerang, sementara ia menjaga barisan pertahanan. Ia akan sangat penting bagi Arsenal di sepertiga akhir musim,” terang Gilberto seperti yang dikutip oleh Metro.

“Ia adalah pemain muda dan sejauh ini ia bermain dengan hebat bersama Arsenal. Ketika aku berada di Arsenal, aku sudah lebih tua, dengan lebih banyak pemain-pemain berpengalaman di sekitarku.”

“Ia membuktikan dirinya sendiri dan aku harap ia bisa berada di Arsenal untuk periode yang lama karena ketika sebuah tim memiliki pemain yang bersedia bekerja keras, maka akan semakin sulit bagi lawan untuk menembus pertahanan anda,” tambah pria asal Brasil tersebut.

Arsenal saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan total raihan 48 poin, tertinggal lima angka dari Leicester City yang berada di puncak klasemen.

Wenger Ingin Ciptakan Coquelin Jilid Kedua

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mempunyai rencana menarik terhadap pemain muda Serge Gnabry. Dia ingin mengorbitkannya seperti salah satu pemainnya yang sukses setelah dipinjamkan.

Sekarang, pemain 20 tahun itu sedang dipinjamkan ke West Bromwich Albion. Namun, Gnabry tak banyak bermain di klub asuhan Tony Pulis. Dia baru bermain dalam satu laga Liga Inggris hingga saat ini.

Hal itu membuat Wenger berencana memulangkan Gnabry dan mengirimnya ke klub lain selama satu atau dua bulan. Kemudian, winger asal Jerman itu akan kembali ke Arsenal.

Wenger ingin melakukan hal itu dan berharap Gnabry bisa mengikuti jejak yang ditorehkan Francis Coquelin. Pada 2014 lalu, Coquelin sempat dipinjamkan ke Charlton Athletic selama sebulan, lalu dipulangkan ke Emirates Stadium saat Arsenal didera badai cedera. Kini, Coquelin adalah andalan lini tengah The Gunners.

“Saya tertarik untuk memberinya menit bermain karena dia tak banyak bermain bersama West Brom. Jadi, saya akan melepasnya ke klub lain. Saya melakukan padanya hal yang sama yang saya lakukan pada Coquelin. Pergi ke klub lain selama satu atau dua bulan, lalu kembali ke klub ini,” tandas Wenger.

Brighton Hove & Albion yang bermain di Divisi Championship dikabarkan tertarik meminjam Gnabry sampai akhir musim. Namun, sampai saat ini dia masih berstatus pinjaman di West Brom.

Sejak didatangkan dari akademi Stuttgart pada 2011, Gnabry telah 19 kali memakai seragam Arsenal di laga resmi. Dari jumlah laga itu, satu gol telah diciptakannya untuk Arsenal.

Arsenal vs Sunderland, Alexis Belum Bisa Main

Arsenal akan menghadapi Sunderland dalam laga babak ketiga Piala FA, Sabtu (9/1) besok. Pada laga tersebut, striker Alexis Sanchez belum bisa dimainkan oleh manajer Arsenal, Arsene Wenger.

Alexis mendapat cedera hamstring pada laga kontra Norwich City, akhir November lalu. Pada Desember, Wenger sempat menyatakan bahwa pemain asal Cile itu berpeluang kembali merumput saat Arsenal melawan Sunderland di Piala FA. Namun, ternyata kondisi Alexis belum siap 100 persen untuk bertanding lagi.

Bagi Wenger, Alexis batal kembali ke dalam tim adalah berita yang sangat buruk untuk Arsenal.

“Kabar paling buruk pekan ini adalah Alexis belum siap main. Ini soal pencegahan pada hamstring-nya. Perlu beberapa hari lagi untuk pulih total. Kondisinya tidak buruk, tapi dia belum siap,” bilang Wenger.

Selain Alexis, Wenger masih menanti beberapa pemainnya yang cedera untuk segera kembali. Sebut saja Santiago Cazorla, Mikel Arteta, Tomas Rosicky, dan Francois Coquelin. Arteta sudah pulih dan sempat bermain untuk Arsenal U-21, tengah pekan ini. Pemain asal Spanyol itu bisa saja dimainkan saat melawan Sunderland.

Rosicky bakal kembali berlatih mulai pekan depan. Sedangkan, proses penyembuhan cedera lutut yang dialami Coquelin dan Cazorla masih berlangsung. Sejauh ini, pemulihan dua pemain itu berjalan baik.

“Tidak ada yang berubah tentang Cazorla. Bisa jadi dia sembuh lebih cepat. Biasanya dia lebih cepat pulih dari yang anda perkirakan. Kondisi Cazorla dan Coquelin berkembang makin baik,” tambah dia.

Arsenal Dapatkan Pengganti Coquelin

Arsenal dikabarkan telah menyepakati harga gelandang bertahan milik FC Basel, Mohamed Elneny. Peresmian akan dilakukan pada bursa transfer musim dingin mendatang.

Cedera yang diderita oleh Francis Coquelin dan Santi Cazorla memaksa manajer Arsene Wenger untuk mendatangkan pemain baru. Metro melaporkan bahwa Arsenal hanya tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan Eleny.

Pemain asal Mesir tersebut dibeli oleh Basel pada awal tahun 2013, namun baru benar-benar mulai membela Basel pada musim 2013-14. Ia merupakan bagian penting dari keberhasilan Basel meraih titel juara Liga Belgia selama tiga musim berturut-turut. Selama membela Basel, Ia turut menyumbangkan 10 gol dan 8 assist dari 144 pertandingan.

Tidak diketahui pasti berapa uang yang harus dikeluarkan The Gunners untuk memboyong Elneny, namun diperkirakan harga pemain berusia 23 tahun tersebut berada pada kisaran belasan juga Poundsterling.

Jika benar Arsenal mendapatkan Elneny, jelas ini merupakan suntikan tenaga yang sangat berguna dalam usaha mereka mengakhiri puasa gelar Premier League selama lebih dari satu dekade. Mereka saat ini berada di peringakat kedua klasemen sementara dengan total raihan 36 poin, hasil dari 11 kali menang dan tiga kali imbang. Mereka hanya terpaut dua angka dari Leicester City.

Selanjutnya, Theo Walcott dkk. akan menghadapi Southampton di St. Mary Stadium pada hari Sabtu (26/12) besok.