Pelatih Berdarah Indonesia Siap Tangani Timnas Belanda

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Setelah ditinggalkan Frank de Boer, timnas Belanda belum lagi mendapatkan pelatih baru. Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) masih terus melakukan pencarian sosok yang tepat. Di tengah upaya KNVB, Giovanni van Bronckhorst buka suara. Pelatih berdarah Indonesia itu mengaku siap menangani De Oranje.

Van Bronckhorst mengungkapkan, melatih timnas Belanda sudah menjadi ambisinya. Dia tak akan berpikir dua kali bila disodori tawaran oleh KNVB untuk mengisi pos yang ditinggalkan De Boer setelah jeblok di EURO 2020. Bagi pria keturunan Maluku itu, menangani De Oranje adalah sebuah kehormatan luar biasa.

Giovanni van Bronckhorst tak genap setahun menangani Ghuangzhou R&F.
rtlnieuws.nl

“Saya sudah sering mengatakan bahwa ambisi saya adalah menjadi pelatih tim Oranje. Saya pernah 14 tahun jadi bagian tim ini sebagai pemain,” urai Giovanni van Bronckhorst seperti dikutip Football5Star.com dari Nederlandse Omroep Stichting. “Sekarang, nanti atau mungkin tidak terjadi sama sekali, saya tak tahu.”

Van Bronckhorst tak main-main. Andai dipercaya oleh KNVB, eks kapten De Oranje itu siap melakukan perubahan besar. Dia sudah melihat cukup banyak analisis soal timnas Belanda dan akan menjadikan itu sebagai acuan bila diberi amanat menangani Matthijs de Ligt cs.

Karier Giovanni van Bronckhorst Meredup

Sejauh ini, Van Bronckhorst masih bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, KNVB sama sekali tak melakukan komunikasi dengan eks pemain Barcelona tersebut. Salah satu sebabnya, dia sangat mungkin tak masuk kriteria. Direktur Teknik KNVB, Nico Jan-Hoogma, sempat mengatakan bahwa mereka mencari sosok seperti Ronald Koeman.

Di samping itu, kiprah Van Bronckhorst sebagai pelatih pun tengah meredup. Saat ini, dia tengah menganggur setelah mundur dari Ghuangzhou R&F pada awal Desember 2020. Padahal, dia baru menangani klub itu pada awal Januari tahun yang sama. Total, dia hanya menangani Ghuangzhou R&F dalam 23 laga di berbagai kompetisi.

Giovanni van Bronckhorst sempat membawa Feyenoord juara Eredivisie musim 2016-17.
nu.nl

Sebelumnya, karier Van Bronckhorst mencorong saat menangani Feyenoord pada 2015 hingga 2019. Bersama pelatih berdarah Indonesia itu, Feyenoord mengakhiri puasa gelar juara Eredivisie yang telah berlangsung 18 tahun pada 2016-17. Selain itu, dia juga membawa Feyenoord dua kali juara KNVB Beker dan sekali merebut Johan Cruijff Schaal.

Pengakuan Giovanni van Bronckhorst jadi warna baru dalam gonjang-ganjing pencarian pelatih baru timnas Belanda. Pasalnya, sejumlah nama yang sempat dirumorkan jadi bidikan KNVB justru mengungkapkan penolakan. Salah satunya Henk ten Cate yang masih sakit hati oleh perlakuan KNVB pada masa lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pekan Depan, Belanda Sudah Miliki Pelatih Baru, Ini Kriterianya

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belanda ditinggal Frank de Boer setelah kegagalan tim Orange di babak 16 besar EURO 2020. Frank de Boer memutuskan untuk mundur sebagai pelatih. Lantas siapa pengganti de Boer di Belanda?

Nico-Jan Hoogma, direktur timnas Belanda menyebut bahwa pekan depan, tim Orange sudah akan memiliki pelatih pengganti de Boer. Menurut Hoogma, pelatih baru harus segera ditunjuk karena tim Orange akan segera menjalani babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Belanda Tersingkir, Frank de Boer Jadi Sasaran Tembak

“Ini situasi mendesak. Karena pada 1 September, kami akan kembali bermain pada pertandingan penting di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Norwegia,” kata Hoogma seperti dikutip Football5star.com dari NOS, Rabu (30/6/2021).

Menurut Nico-Jan Hoogma, pihak KNVB sebenrnya berkeinginan untuk bisa mempertahankan Frank de Boer. Namun keputusan bulat sudah dikeluarkan de Boer untuk mundur karena kegagalan menembus babak perempat final EURO 2020.

“Pilihan untuk Frank ternyata berbeda dari apa yang kami harapkan. Terlepas dari semua upaya Frank, tujuan untuk mencapai perempat final tidak terwujud. Jika itu tidak tercapai, memang kami akan melakukan evaluasi,” ungkap Hoogma.

Diakui oleh Hoogma, bahwa keputusan untuk De Boer mundur sebagai pelatih ialah keputusan yang didasari oleh sisi bisnis, profesional dan kemanusiaan. “Ini memang keputusan yang sangat sulit,” tegasnya.

Lantas siapa pengganti De Boer di timnas Belanda? Menurut Hoogma, pihak KNVB saat ini masih mengevaluasi lebih jauh untuk kandidat pengganti.

“Kami sekarang akan mengevaluasi lebih jauh. Pertajam profil kandidat dan pekerjaan yag pernah dilakukan serta harapan dari kami,”

Menariknya, Hoogma mengatakan bahwa pelatih De Boer salah satu kriterianya ialah setipe dengan pelatih Barcelona, Ronald Koeman. “Ada semacam tipe seperti Koeman. Dia adalah chefnya, bosnya. Ia melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Saya pribadi berpikir ke arah itu,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer: Situasinya Sudah Tidak Sehat Lagi untuk Saya dan Tim

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Frank de Boer akhirnya mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih timnas Belanda. Hal itu dilakukan setelah Oranje disingkirkan Rep. Cheska pada babak 16 besar EURO 2020. Dia menyebut hal itu sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan Memphis Depay dkk.

De Boer mengakui sudah siap meninggalkan timnas Belanda begitu evaluasi diagendakan Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Itulah yang disampaikannya saat bersama sang agen, Guido Abers, bertemu Nico-Jan Hoogma dan Eric Gudde di Zeist, markas KNVB, Selasa (29/6/2021).

“Sebagai antisipasi terhadap evaluasi, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan tugas sebagai pelatih timnas (Belanda),” urai Frank de Boer seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi KNVB. “Target telah gagal dicapai. Itu sudah sangat jelas.”

De Boer tak menjelaskan secara rinci target yang dimaksudnya. Saat diangkat sebagai pengganti Ronald Koeman pada September 2020 dan diikat kontrak hingga Piala Dunia 2022, KNVB juga tak mengumumkan targetnya. Tak diketahui pasti, selain lolos ke Qatar 2020, timnas Belanda harus menjuarai Nations League atau EURO 2020.

Frank de Boer Merasa Tertekan

Di samping merasa telah gagal memenuhi target yang ditetapkan KNVB, Frank de Boer mengungkapkan alasan lain pengunduran dirinya dari timnas Belanda. Dia merasa makin tertekan dan menilai situasi yang ada sudah tidak sehat lagi bagi dirinya.

“Ketika ditawari untuk jadi pelatih timnas pada 2020, saya menganggap itu sebagai kehormatan dan tantangan. Namun, pada saat bersamaan, saya juga tahu persis tekanan yang akan datang sejak penunjukan saya. Tekanan itu sekarang kian meninggi,” ujar De Boer lagi.

Frank de Boer merasa tekanan yang kian tinggi sudah tak sehat lagi bagi dirinya dan skuat timnas Belanda.
sportnieuws.nl

Lebih lanjut, Frank de Boer mengungkapkan, “Itu bukanlah situasi yang sehat bagi saya, juga bagi skuat dalam menghadapi laga penting bagi sepak bola Belanda dalam usaha lolos ke Piala Dunia. Saya berterima kasih kepada semua pihak, tentu saja para fan dan pemain. Juga kepada manajeman yang telah menciptakan iklim bagus di sini.”

Sepanjang ditangani Frank de Boer, timnas Belanda melakoni 15 pertandingan dengan hasil 8 kali menang, 4 kali seri, dan 3 kali kalah. Dalam 15 laga itu, Oranje menjejalkan 31 gol dan kebobolan 15 kali. Di deretan para pelatih Oranje, jumlah pertandingan yang dilakoni De Boer sama dengan George Knobel yang bertugas pada 1974 hingga 1976.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Mundur dari Timnas Belanda

gamespool
Frank de Boer Mundur dari Timnas Belanda 13

Football5star.com, Indonesia – Kabar mengejutkan datang dari timnas Belanda. Pada Selasa (29/6) malam WIB, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi mengumumkan pengunduran diri Frank de Boer.

Dalam keterangan resminya, KNVB menuliskan bahwa De Boer mundur karena gagal membawa De Oranje melaju ke perempat final Euro 2020. Padahal, perempat final Euro 2020 merupakan target yang dibebankan KNVB kepada De Boer.

“Setelah melakukan diskusi secara mendalam, Frank de Boer dan tim nasional memutuskan untuk berpisah. De Boer tak ingin melanjutkan tugasnya, sesuai dengan kesepakatan yang terdapat pada kontraknya yang mewajibkan De Boer membawa tim nasional melaju hingga ke babak perempat final Euro 2020,” tulis pernyataan lengkap KNVB.

De Boer dipercaya menangani De Oranje pada September 2020 lalu. Ketika itu, De Boer ditunjuk sebagai suksesor Ronald Koeman yang memutuskan pindah ke Barcelona.

Penunjukan De Boer memang sempat menjadi sebuah kontroversi. Pasalnya, De Boer tak dianggap sebagai sosok yang tepat untuk meneruskan kejayaan De Oranje di bawah komando Koeman.

Tak cuma itu, taktik De Boer di Euro 2020 juga menajdi perbincacngan hangat. Pasalnya, De Boer memaksakan taktik tiga bek dan banyak sosok yang menilai De Boer sudah menyalahi filosofi permainan De Oranje yang ditanamkan Johan Cryuff.

Selama satu tahun menangani De Oranje, De Boer memiliki rekor yang cukup baik. Ia berhasil mempersembahkan delapan kemenangan dan cuma tiga kali kalah dari 15 pertandingan meski sempat gagal memetik kemenangan dalam empat laga pertamanya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda Tersingkir, Frank de Boer Jadi Sasaran Tembak

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Frank de Boer, pelatih Belanda disalahkan oleh dua mantan pemain timnas Belanda, Nigel de Jong dan Ruud Gullit setelah tim Orange tersingkir oleh Republik Cheska di babak 16 besar EURO 2020.

Ruud Guliit misalnya menyebut bahwa Frank de Boer harus menjelaskan kepada publik Belanda soal kebijakannya membuat perubahan formasi. Menurut Gullit, hal itu yang membuat Belanda bermain tidak seperti pada laga babak fase grup.

Pergantian Donyell Malen dengan Quincy Promes membuat Frank de Boer dikritik pedas Pierre van Hooijdonk.

“Poin terpenting adalah perubahan sistem. Mengapa Frank de Boer melakukan itu? Segalanya berjalan cukup baik di tiga game pertama, meskipun De Boer beralih sekali ke 4-3-3. Kemudian Anda melihat bahwa Orange dominan,” kata Gullit seperti dikutip Football5star.com dari beIN Sport, Senin (28/6/2021).

Pada pertandingan melawan Republik Cheska, De Boer memutuskan untuk menerapkan formasi 5-3-2. Formasi ini kata Gullit sama sekali tak berjalan untuk menghadapi Republik Cheska.

“Belanda hampir tidak menciptakan peluang apapun. Tidak terjadi apa-apa. Memphis berada di tempat yang tidak seharusnya. Wijnaldum tidak terlihat. Diskusi utamanya saya pikir adalah mengapa De Boer mengambil keputusan tersebut,” tambah eks pemain AC Milan tersebut.

Kritik pedas juga disampaikan oleh Nigel de Jong. Menurut pemain Manchester City itu, ia sama sekali tidak percaya dengan permainan yang ditunjukkan Belanda melawan Republik Cheska.

“Itu adalah penampilan yang sangat lemah dari Belanda. Apalagi setelah kartu merah. Kurangnya intensitas, kurangnya agresi dan kurangnya mentalitas,” ucap Nigel de Jong.

De Jong menyebut bahwa Frank de Boer bertindak keliru saat Belanda bermain dengan 10 orang. Menurutnya, De Boer tidak memiliki keyakinan untuk anak asuhnya bisa memenangkan pertandingan.

“Tidak ada keyakinan. Setelah kartu merah, semua kepercayaan hilang. Tidak ada lagi kepercayaan kepada keuntungan. Kami kehilangan pemain sejati dalam pertandingan ini,” tutup Nigel de Jong.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda KO, Frank de Boer Disebut Ulangi Kesalahan Dick Advocaat

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Kejutan terjadi pada babak 16 besar EURO 2020. Timnas Belanda harus mengepak koper karena kalah 0-2 dari Rep. Cheska, Minggu (27/6/2021). Hasil itu membuat bondscoach Frank de Boer menuai kritik. Oleh Pierre van Hooijdonk, dia bahkan disebut mengulangi kesalahan yang dilakukan Dick Advocaat pada 2004.

Kekalahan Belanda dari Rep. Cheska memang tak terlepas dari kartu merah yang diterima bek tengah Matthijs de Ligt. Namun, dalam pandangan Van Hooijdonk, itu juga karena putusan buruk yang dambil Frank de Boer dalam pergantian pemain. Secara khusus, dia mempertanyakan putusan menarik Donyell Malen yang tampil bagus.

Pergantian Donyell Malen dengan Quincy Promes membuat Frank de Boer dikritik pedas Pierre van Hooijdonk.
rtlnieuws.nl

Dua menit setelah De Ligt diusir wasit Sergei Karasev, De Boer menarik Malen dan memasukkan Quincy Promes. Putusan ini dianggap Van Hooijdonk tak ubahnya Advocaat yang mengganti Arjen Robben dengan Paul Bosvelt pada menit ke-58 saat unggul 2-1, juga melawan Rep. Cheska, pada fase grup EURO 2004. Akhirnya kedudukan malah berbalik jadi 2-3.

“Anda bisa menyebut itu sebagai ‘Advocaatje’. Dia (Frank de Boer) menarik penyerang yang paling berbahaya dan punya kecepatan. Saat bermain dengan 10 pemain, Anda harus mampu melakukan serangan balik. Untuk itu diperlukan kecepatan,” urai Pierre van Hooijdonk seperti dikutip Football5Star.com dari Nederlandse Omroep Stichting.

Frank de Boer Harusnya Tarik Depay

Menurut Pierre van Hooijdonk, Frank de Boer tidak objektif dalam melakukan pergantian pemain. Dia menyodorkan bukti beberapa pemain yang tak tampil bagus tapi tetap dipertahankan. Secara gamblang, dia menyebut Memphis Depay, Frenkie de Jong, dan Georginio Wijnaldum tampil buruk saat lawan Rep. Cheska.

“Tiga pemain terbaik yang biasanya membawa para pemain ke level yang lebih tinggi tak tampil bagus. Frenkie tak bermain bagus. Depay dan Wijnaldum juga tak ada apa-apanya,” ujar Van Hoijdonk mengupas performa tiga pemain yang jadi pemimpin di timnas Belanda dan sangat diandalkan Frank de Boer.

Memphis Depay dinilai Pierre van Hooijdonk lebih layak diganti ketimbang Donyell Malen.
bd.nl

Secara lebih spesifik, Van Hooijdonk mengungkapkan, “Jika (Frank de Boer) masih mau menarik penyerang, itu seharusnya Memphis. Dia tampil sangat buruk. Selain itu, dia juga tak memberikan kedalaman bagi tim dalam permainan di lapangan.”

Kritik pedas Pierre van Hooijdonk diamini Rafael van der Vaart. Eks pemain AFC Ajax itu sangat heran karena yang masuk justru Promes. Dia tak habis pikir bagaimana Frank de Boer sampai pada putusan mengganti Malen yang tampil sangat baik dengan Promes yang menurut dia hanya 4 kali tampil bagus bersama Ajax sepanjang musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda Tersingkir, Frank de Boer Salahkan Donyell Malen

gamespool
Belanda Tersingkir, Frank de Boer Salahkan Donyell Malen 24

Football5star.com, Indonesia – Frank de Boer menyalahkan Donyell Malen dan Matthijs de Ligt atas kegagalan Belanda melaju ke babak perempat final Euro 2020. Kegagalan Malen memaksimalkan peluang emas dan kartu merah De Ligt disebut De Boer menjadi penyebab utama tersingkirnya De Oranje.

Malen gagal memanfaatkan peluang emas untuk membawa Belanda unggul pada menit ke-55. Beberapa detik setelah peluang tersebut De Ligt mendapat kartu merah karena menyentuh bola dengan tangannya.

“Pertandingan seperti ini biasanya ditentukan oleh satu dua momen. Kami kurang beruntung karena dua momen tersebut tercipta dari kesalahan kami,” ujar Frank de Boer dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Donyell Malen - Frank de Boer - @TheEuropeanLad
twitter.com/TheEuropeanLad

“Donyell Malen gagal memaksimalkan peluang emas dan beberapa detik setelahnya kami bermain dengan 10 pemain. Ketika kebobolan, mimpi buruk kami menjadi nyata. Karena, lawan semakin nyaman mengontrol tempo pertandingan,” sambung De Boer.

De Ligt sendiri mengakui kartu merahnya merupakan faktor utama kekalahan Belanda. Ia merasa sangat bersalah dan meminta maaf kepada seluruh suporter De Oranje.

“Tentu saja saya merasa bersalah. Karena, kartu merah saya menjadi penyebab utama kekalahan kami. Mungkin, saya seharusnya tidak menyentuh bola dengan tangan,” ujar De Ligt dalam sesi wawancara pasca pertandingan.

Kekalahan pada laga dinihari tadi semakin memperburuk rekor De Oranje ketika menghadapi Republik Cheska. Mereka kini hanya mampu memetik tiga kemenangan dan enam kali kalah dalam 12 pertemuan terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Senang Denzel Dumfries Jadi Buruan Banyak Klub

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Performa apik Denzel Dumfries selama Euro 2020 membuatnya dilirik banyak klub top Eropa. Hal ini pun membuat pelatih Belanda, Frank de Boer, senang.

Denzel Dumfries telah mencetak dua gol pada tiga laga fase grup. Namanya makin meroket dengan catatan impresif tersebut.

Bagi Frank de Boer, Euro 2020 jadi kesempatan Dumfries untuk membuktikan diri. “Saya tidak terlalu mengikuti pembicaraan soal rumor itu,” ungkap sang nakhoda kepada Goal, Minggu (27/6/2021).

Fakta Denzel Dumfries Pernah Setim dengan Pemain Berdarah Maluku

“Ini bagus untuk Denzel dengan cara dia tampil. Ketika Anda bermain di panggung seperti ini Anda tahu orang-orang melihat dan beberapa klub akan tertarik dengan penampilan Anda. Anda ingin menunjukkan diri Anda yang terbaik dan ini bagus untuk semua orang,” ungkapnya lagi.

Sejauh ini ada tiga klub yang menaruh minat pada wonderkid PSV Eindhoven. Mereka adalah Bayern Munich, Borussia Dortmund, dan Real Madrid. Akan tetapi belum ada yang benar-benar melakukan kontak dengan PSV atau agen sang pemain.

Di sisi lain, rumor transfer di tengah-tengah Euro 2020 dikhawatirkan akan mengganggu fokus pemain. Namun, Frank de Boer tidak khawatir. Dia percaya Denzel Dumfries bisa menghadapi rumor ini dengan bijak.

“Ketika ada rumor hal-hal lain akan normal terjadi. Tapi saya yakin Denzel bisa menghadapinya. Dia tahu kenapa bisa berada di sini. Dia akan membacanya, mendengarnya, dan saya tidak takut dia akan melakukan hal-hal aneh karena rumor itu,” tutup nakhoda timnas Belanda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda vs Republik Cheska: Menguji Sistem Baru De Oranje

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Laga Belanda vs Republik Cheska, Minggu (27/6/2021) di 16 besar Euro 2020 sudah sangat dinantikan Frank de Boer. Ia mengaku sudah mempersiapkan segalanya.

Belanda yang datang ke Euro dengan hasil tak begitu gemilang mampu tampil impresif. Tiga laga fase grup berhasil dimenangkan.

Menurut Frank de Boer keberhasilan ini tak lepas dari sistem baru yang dia terapkan. Pada awal masa jabatannya ia memang belum menemui ramuan yang pas. Tapi seiring berjalannya waktu sistem yang dia terapkan sudah berjalan.

Dilema Frank de Boer Jelang Makedonia Utara vs Belanda

“Segalanya menjadi lebih baik sejak kami bersatu. Kami sudah memainkan sistem baru dan itu selalu membutuhkan waktu. Ini masih belum berakhir karena saya pikir kami masih bisa mengembangkannya,” ujar De Boer seperti dilansir laman resmi UEFA, Minggu (27/6/2021).

“Semoga kami bisa melanjutkan langkah ini pada laga nanti. Kami sekarang punya waktu hampir satu minggu untuk mempersiapkan 16 besar dan jika lolos kami punya waktu lima hari untul gaga berikutnya. Itu ideal,” ia menambahkan.

Ketika ditanya soal peluang juara, Frank de Boer tidak ingin berpikir terlalu jauh. Dia menekankan bahwa dirinya hanya fokus pada laga Belanda vs Republik Cheska.

“Saya tidak mau memikirkan hal lain. Kami sekarang hanya fokus pada Republik Cheska. Kami punya pekerjaan yang harus diselesaikan saat melawan mereka,” tegas pelatih Belanda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer: Makedonia Utara akan Kejutkan Belanda

gamespool
Frank de Boer: Makedonia Utara akan Kejutkan Belanda 34

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Belanda, Frank de Boer, meminta anak asuhnya agar tak meremehkan potensi kejutan Makedonia Utara. De Boer mengatakan Goran Pandev cs bakal tampil dengan motivasi besar dan bakal mengejutkan De Oranje di laga nanti.

Makedonia Utara merupakan lawan pamungkas Belanda di grup C. Laga tersebut rencananya bakal digelar di Johan Cruijff Arena pada Senin (21/6) malam WIB.

“Makedonia Utara bakal berusaha keras memetik poin pertamanya di ajang Piala Eropa. Menjadi bagian Euro 2020 sudah membuat mereka bangga, Tapi, saya yakin mereka ingin meraih pencapaian yang lebih besar,” ujar De Boer dikutip football5star dari laman Football Oranje.

Frank de Boer - Makedonia Utara - Sky Sports
Sky Sports

“Mereka tentu akan berusaha keras mengejutkan kami di laga nanti. Hal itu membuat kami tetap menganggap Makedonia Utara sebagai lawan yang tak bisa diremehkan. Selain itu, mereka juga sempat mengalahkan Jerman dan menyulitkan Austria serta Ukraina. Jadi, kami tak ingin meremehkan mereka,” sambung De Boer.

Lebih lanjut, De Boer juga memastikan tak bakal melakukan rotasi besar-besaran di laga nanti. Menurutnya, para penggawa kunci De Oranje tak membutuhkan waktu istirahat tambahan jelang babak 16 besar.

“Kami memiliki kesempatan untuk tampil di babak 16 besar dengan kekuatan terbaik. Jadi, saya tak mau merusak ritme permainan kami di pertandingan nanti.”

“Kami masih bisa menunjukkan perkembangan dalam beberapa aspek. Saya tak mau mengubah sistem permainan kami di laga nanti. Karena, sistem permainan kami sejauh ini berjalan lancar meski ada beberapa hal yang harus diperbaiki,” tandas De Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Dilema Frank de Boer Jelang Makedonia Utara vs Belanda

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Frank de Boer, pelatih Belanda mengisyaratkan akan melakukan sejumlah perubahan di match terakhir grup C EURO 2020 melawan Makedonia Utara. Namun de Boer mengaku cukup dilema terkait formasi yang akan ia gunakan.

De Boer mempertimbangkan untuk menggunakan formasi tradisional 4-3-3 di laga melawan Makedonia Utara di Johan Cruyff Arena, Amsterdam pada 21 Juni 2021. Pada dua pertandingan sebelumya, de Boer menggunakan lima geladang bertahan.

Belanda - 16 Besar - uefa. com
uefa.com

“Saya sudah pasti berpikir untuk menurunkan tiga penyerang saat melawan Makedonia Utara. Satu-satunya kelemahan adalah mereka akan bermain dengan lima pemain belakang,” ucap Frank de Boer seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Minggu (20/6/2021).

“Saya mengerti bahwa publik akan berpikir bahwa kami adalah Belanda dan mereka adalah Makedonia Utara. Tapi Anda juga ingin melaju ke babak 16 besar dengan perasaan yang baik,” tambah Frank de Boer.

De Boer diyakini juga akan dilema soal siapa pemain yang diturunkan. Apakah tim utama atau hanya tim pelapis. Sementara Daley Blind menegaskan bahwa dirinya ingin bermain saat melawan Makedonia Utara.

“Saya ingin tetap bermain. Saya pikir semua orang pasti berpikir seperti itu. Kami juga ingin mengalahkan Makedonia Utara karena itu akan sangat bagus dan menambah kepercayaan diri kami dan semangat dalam tim,” ucap Blind.

Sementara itu, pelatih Makedonia Utara, Igor Angelovski mengaku bahwa timnya akan tetap menerapkan permainan terbaik saat melawan Belanda.

“Sejujurnya saya berharap kami akan bertanding melawan Belanda di partai pertama, lalu Ukraina di babak kedua. Kami tidak rugi apapun di laga nanti dan kami akan menaruh hati saat bertanding nanti,” ucap Igor Angelovski.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda vs Austria: Waktunya Matthijs de Ligt Unjuk Gigi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Laga kedua Euro 2020 di Grup C akan mempertemukan Belanda vs Austria, Jumat (18/6/2021) dinihari WIB. Tuan rumah diuntungkan dengan kembalinya bek andalan, Matthijs de Ligt.

Pada laga pertama Belanda melawan Ukraina lalu Matthijs de Ligt absen. Ia menderita cedera saat berlatih. Tapi kini kondisinya sudah 100 persen fit.

Frank de Boer memastikan bek Juventus akan menemani Stefan de Vrij di jantung pertahanan. Tapi bukan berarti De Oranje tak punya masalah. Sang nakhoda menyoroti cuaca panas di Amsterdam yang bisa memengaruhi permainan tim.

Frank de Boer Janjikan Belanda Akan Ofensif Saat Lawan Ukraina

“Matthijs de Ligt akan menjadi starter. Dia telah berlatih dengan baik dalam beberapa hari terakhir. Dia mengambil bagian dalam segala hal. Dia sangat siap untuk main,” ujar De Boer seperti dikutip Football5star dari laman UEFA, Kamis (17/6/2021).

“Saat cuaca panas sampai 30 derajat Anda tidak perlu menekan semua waktu. Tapi harus menemukan cara lain untuk menciptakan peluang,” sambung eks nakhoda Ajax Amsterdam.

Di sisi lain, sang pelatih mengaku tidak akan meremehkan Austria. Karena menurutnya Austria sudah menunjukkan banyak kemajuan.

Terlebih setelah mereka mengalahkan Makedonia Utara 3-1 pada laga pertama. “Austria telah meningkatkan selama bertahun-tahun. Mereka memiliki kesatuan yang solid dan sangat sulit untuk dikalahkan,” tutup Frank de Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Kecewa Belanda Kebobolan Dua Gol Mudah

gamespool
Frank de Boer Kecewa Belanda Kebobolan Dua Gol Mudah 44

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Belanda, Frank de Boer, senang sekaligus kecewa meilihat penampilan timnya di laga melawan Ukraina, Senin (14/6/21). De Boer mengklaim bahwa De Oranje mendominasi, tapi kebobolan terlalu mudah.

Belanda berhasil mencetak dua gol lewat gol dari Gini Wijnaldum dan Wout Weghorst. Namun Ukraina bisa menyamakan kedudukan hanya dalam empat menit lewat gol fantasis Andriy Yarmolenko dan sundulan Roman Yaremchuk. Beruntung Denzel Dumfries berhasil membawa Oranje unggul kembali 5 menit sebelum waktu normal berakhir.

“Kami bisa bangga dengan penampilan kami. Kami melihat skuat Belanda yang bagus, kompak, mendominasi dan menciptakan peluang. Itu yang ingin kami lihat. Tapi dua gol itu tidak ingin kami lihat lagi, itu terlalu mudah,” ucap de Boer seperti dikutip Football5Star.com dari Devdiscourse.

Belanda vs Ukraina Denzel Dumfries Selamatkan Muka De Oranje
@Euro2020

De Boer melanjutkan, “Kami harus menjadi lebih pintar dalam situasi ini. Anda tahu tim lain akan mendapatkan peluang, tetapi Anda harus memastikan itu tidak terjadi karena kesalahan Anda. Kami tahu Ukraina adalah tim yang bagus. Ketika mereka menghadapi tekanan dari kami, mereka mampu bermain melawannya dan menemukan peluang baru. Anda harus mencoba untuk tidak memberikan momen berbahaya kepada lawan.”

Belanda akan kembali bermain melawan Austria, Jumat dini hari (18/6/21). Frank de Boer berharap momen di laga tadi tidak terulang.

“Hal ini juga buruk untuk kesehatan saya. Jadi mari kita asumsikan kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi lagi,”ujar Frank de Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Janjikan Belanda Akan Ofensif Saat Lawan Ukraina

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belanda akan hadapi Ukraina di match kedua grup C EURO 2020 di Johan Cruyff Arena, Senin (14/6/2021) dinihari WIB. Pelatih Belanda, Frank de Boer isyaratkan anak asuhnya akan bermain ofensi sejak menit awal pertandingan.

Belanda yang sejak dulu dikenal mengusung skema Total Football di laga melawan Ukraina kata de Boer akan menurukan formasi 3-5-2. Meski menurut de Boer, formasi itu bisa saja bertranformasi menjadi 4-3-3 tergantung kondisi di lapangan.

Frank de Boer Janjikan Belanda Akan Ofensif Saat Lawan Ukraina_
Eindhovens Dagblad

“Ya, sebut saja apa yang Anda inginkan, tetapi saya lebih suka berbicara 3-5-2. 5-3-2 terlalu negatif bagi saya. Dan sebenarnya saya bahkan harus mengatakan 1-3-5-2. Karena Patrick Lodewijks, pelatih kiper kami selalu mengeluh kiper selalu dilupakan di formasi,” kata de Boer seperti dikutip Football5star.com dari Eindhovens Dagblad, Minggu (13/6).

Soal perubahan formasi ke 4-3-3, Frank de Boer menjelaskan bahwa rencana seperti itu sudah beberapa kali ia terapkan dan berjalan cukup sukses.

“Ganti salah satu wingback dengan winger dan formasi itu sudah berbeda. Saya juga dapat mengubah formasi di setiap pertandingan. Jadi sebenarnya kami sudah mempersiapkan segalanya dengan benar,” tambah Frank de Boer.

Soal siapa pemain intinya di laga melawan Ukraina, de Boer tak mau banyak memberikan informasi. Namun untuk pemain di bawah mistar gawang, de Boer menyebut bahwa pilihannya nanti tergantung pada perasaan.

“Pada akhirnya nanti soal perasaan. Mereka (Maarten Stekelenburg dan Tim Krul) dekat satu sama lain. Saya sangat menghormati Tim, yang juga membuat kesan luar biasa,”

Sedangkan untuk Matthijs de Ligt, de Boer sepertinya belum mau memainkan pemain Juventus tersebut. Hal ini lantaran de Ligt masih belum fit.

“Matthijs pasti bisa bermain. Tetapi mengingat cederanya, kami tidak mengambil risiko apa pun sekarang. Kami berasumsi bahwa dia akan sepenuhnya tersedia untuk pertandingan kedua.” tutup de Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda Menang, Harapan Frank de Boer Meninggi Lagi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belanda menatap Euro 2020 dengan percaya diri. Pada laga uji coba terakhir melawan Georgia, Minggu (6/6/2021) anak asuh Frank de Boer menang meyakinkan 3-0.

Tiga gol Belanda masing-masing dicetak Memphis Depay, Wout Weghorst, dan Ryan Gravenberch. Hasil ini pun membuat Frank de Boer gembira.

Ia melihat performa anak asuhnya jauh lebih baik dibanding ketika melawan Skotlandia. Kendati begitu ia sadar masih ada yang harus dievaluasi dari permainan timnya.

frank de boer belanda FCUpdate nl
@FCUpdate_nl

“Tentu saja kemenangan 3-0 seperti ini penting, juga secara mental. Kami melakukan tugas kami dengan baik hari ini dan saya telah melihat kombinasi yang indah,” ujar De Boer seperti dikutip Football5star dari Ons Oranje, Senin (7/6/2021).

“Kami bisa melakukan lebih baik dengan ruang di sisi kami daripada pertandingan Rabu kemarin, yang membuat lebih mudah bagis kami untuk bermain sepak bola di babak kedua. Tapi tentu saja masih ada beberapa ruang untuk meningkatkan pertahanan dan lini serang,” ia menambahkan.

Pada laga perdana Euro 2020 Belanda akan menghadapi Ukraina di Amsterdam Arena. Dengan sisa waktu tujuh hari, pelatih yang juga legenda De Oranje yakin bisa memulai turnamen akbar dengan hasil positif.

“Ini adalah persiapan yang sangat bagus. Kami telah mengambil langkah yang benar dan masih ada waktu seminggu lagi. Sekarang kami fokus melawan Ukraina dan kami siap untuk melakukannya,” tutup Frank de Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Cara Main Belanda Bakal Buat Johan Cruyff Bangkit dari Kubur

gamespool
Cara Main Belanda Bakal Buat Johan Cruyff Bangkit dari Kubur 54

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Belanda, Ronald de Boer, mengkritisi cara dan taktik permainan timnas Belanda yang dilatih oleh saudara kembarnya, Frank de Boer. Dia menyebut bahwa cara main Belanda saat ini bisa membuat mendiang Johan Cruyff bangkit dari kuburnya.

Oranje beberapa kali mendapatkan hasil buruk sejak ditangani Frank de Boer, salah satunya saat melawan Skotlandia di laga uji coba Euro 2020 dimana mereka tertahan 2-2. Pada laga itu, de Boer merubah formasi dari yang biasanya memakai formasi 4-3-3 menjadi 5-3-2.

Calvin Stengs - AZ - Belanda - euro 2020 - nu. nl
nu.nl

“Johan Cruyff akan bangkit dari kuburnya. Tapi dia juga akan melakukan itu (jika dia melihat) permainan Barcelona di bawah Ronald Koeman. Meskipun ini masih merupakan sistem yang sangat menarik, ini tentang bagaimana Anda mengisinya,” ucap Ronald de Boer seperti dikutip Football5Star.com dari De Telegraaf.

Ronald De Boer melanjutkan, “Ketika Anda memiliki dua lawan yang sangat bagus melawan Anda, sangat berguna untuk menempatkan seseorang di antara dua bek tengah Anda. Kemudian Anda selalu memiliki kepastian dan Anda juga bermain ofensif.”

Frank de Boer menggantikan Ronald Koeman setahun sebelum Euro 2020 dimulai karena Koeman menerima tawaran melatih Barcelona. Tapi performa tim sama sekali tidak baik dimana dia hanya mendapatkan 4 kemenangan dari 10 laga yang dia jalankan bersama Belanda.

Timnas Belanda akan berhadapan dengan Ukraina pada laga pembuka mereka di Euro 2020, Senin (14/6/21).

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

5 Fakta Pelatih di EURO 2020 yang Pernah Main di Ajang Ini Sebelumnya

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Gelaran EURO 2020 akan dimulai sebentar lagi. Akhir pekan depan, pertandingan pertama akan digelar di Stadio Olimpico. Turki akan menantang Italia. Ada banyak hal menarik terkait penyelenggaraan kali ini. Salah satunya menyangkut para pelatih yang menangani 24 tim peserta.

Bila dicermati, tak sedikit sosok pelatih yang sebelumnya pernah berkiprah di EURO saat masih berstatus pemain. Mereka bahkan rata-rata adalah pemain andalan pada masanya. Pada kesempatan kali ini, Football5Star.com coba menyajikan 5 fakta menarik soal para pelatih tersebut.

Delapan Sosok Istimewa

Frank de Boer dan Roberto Mancini termasuk deretan pelatih di EURO 2020 yang pernah main di ajang ini.
espn.com

Berdasarkan penelusuran Football5Star.com, dari 24 pelatih yang akan berkiprah di EURO 2020, ada 8 orang yang sebelumnya pernah berkiprah di ajang ini sebagai pemain. Itu terbilang banyak karena mencapai 33 persen dari total pelatih pada gelaran kali ini.

Kedelapan sosok istimewa itu adalah Andriy Schevchenko, Luis Enrique, Stanislav Cherchesov, Paulo Sousa, Frank de Boer, Roberto Mancini, Didier Deschamps, dan Gareth Southgate. Mereka setidaknya tampil dalam 2 pertandingan EURO. Dari delapan sosok itu, hanya Cherchesov yang berposisi sebagai penjaga gawang.

Deschamps Buru Vogts

Didier Deschamps adalah kapten saat timnas Prancis juara Piala Eropa 2000.
uefa.com

Di antara para pelatih yang sebelumnya pernah main di pentas EURO, Didier Deschamps punya catatan istimewa. Dialah satu-satunya yang pernah juara. Dia jadi bagian saat timnas Prancis menjuarai ajang ini pada 2000 yang digelar di Belanda dan Belgia.

Pada perhelatan EURO 2020, Deschamps berpeluang mengulang prestasi itu dalam kapasitas sebagai pelatih. Andai sukses, dia akan menyamai legenda Jerman, Berti Vogts. Hingga saat ini, eks bek tangguh tersebut tercatat sebagai satu-satunya yang juara sebagai pemain dan pelatih. Sebagai pemain, dia juara pada 1972, sedangkan sebagai pelatih pada 1996.

Anomali Sousa

Paulo Sousa tercatat tampil pada dua edisi Piala Eropa, yaitu pada 1996 dan 2000. Dia turun dalam 6 pertandingan tanpa mampu mencetak gol. Semuanya bersama timnas Portugal. Prestasi terbaiknya adalah menjadi semifinalis pada 2000. Kala itu, Seleccao das Quinas disingkirkan Prancis oleh golden goal Zinedine Zidane dari titik penalti pada menit ke-117.

Pada gelaran EURO 2020, Sousa jadi anomali. Pasalnya, dia tidak menangani timnas negaranya. Seperti diketahui, sang juara bertahan masih diasuh pelatih senior, Fernando Santos. Adapun Sousa justru menangani timnas Polandia. Dia dipercaya menangani Robert Lewandowski cs. sejak 21 Januari 2021 sebagai pengganti Jerzy Brzeczek.

Dua Biang Kegagalan di EURO

Frank de Boer dua kali gagal mencetak gol dari titik penalti saat Belanda dikalahkan Italia pada semifinal EURO 2000.
Getty Images

Pentas EURO sesungguhnya bukan sesuatu yang menyenangkan bagi Gareth Southgate dan Frank de Boer. Sebagai pemain, mereka pernah menjadi biang kegagalan tim masing-masing. Menariknya, hal itu sama-sama terjadi pada partai semifinal.

Southgate menjadi biang kegagalan timnas Inggris saat menghadapi Jerman pada semifinal Piala Eropa 1996 di negeri sendiri. Dialah satu satunya pemain yang gagal mencetak gol saat adu penalti. Hal serupa dialami De Boer empat tahun kemudian saat Belanda melawan Italia. Bukan hanya gagal pada adu penalti, dia juga gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-39.

Lima Alumni EURO 1996

Gareth Southgate gagal membawa timnas Inggris ke final EURO 1996.
standard.co.uk

Dari delapan pelatih yang sebelumnya pernah main di EURO, lima orang di antaranya punya kesamaan. Mereka sama-sama alumni EURO 1996 yang digelar di Inggris. Mereka adalah Luis Enrique, Stanislav Cherchesov, Paulo Sousa, Didier Deschamps, dan Gareth Southgate.

Prestasi terbaik diraih Deschamps dan Southgate. Bersama tim masing-masing, keduanya lolos ke semifinal dan kalah adu penalti 5-6. Bedanya, Deschamps tak tampil membela timnas Prancis saat disingkirkan Rep. Cheska, sedangkan Southgate tampil penuh dan jadi biang kegagalan The Three Lions saat adu penalti lawan Jerman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bocoran Formasi yang akan Digunakan Timnas Belanda di Euro 2020

gamespool
Bocoran Formasi yang akan Digunakan Timnas Belanda di Euro 2020 64

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Belanda, Frank de Boer, tak ragu-ragu membocorkan formasi yang bakal ia terapkan di ajang Euro 2020. De Boer mengatakan De Oranje bakal bermain dengan formasi 5-3-2.

De Boer sudah mencoba formasi 5-3-2 pada partai persahabatan melawan Skotlandia pada Kamis, 3 Juni lalu. Ia memastikan bakal memainkan formasi yang sama pada pertandingan pemanasan melawan Georgia malam nanti.

“Kami akan tetap menggunakan formasi 5-3-2. Menurut saya, itu merupakan formasi terbaik kami. Kami harus terus mengasah kemampuan dengan formasi 5-3-2,” tutur Frank de Boer dikutip football5star dari laman Football Oranje.

Belanda - Euro 2020 - De Gerderlander
De Gerderlander

“Saya belum tahu apakah formasi ini akan digunakan pada partai pembuka Euro 2020 melawan Ukraina. Tapi, saya kemungkinan besar tak akan mengubah formasi meski belum membuat keputusan final,” sambung De Boer.

Lebih lanjut, De Boer juga sudah menyiapkan formasi alternatif apabila 5-3-2 gagal membuahkan hasil terbaik di Euro 2020. Ia bakal mengubah skema permainan timnas Belanda dan bermain dengan formasi 4-3-3.

“Jika kondisinya memungkinkan, tentu kami bisa menggunakan formasi 4-3-3. Kami memiliki cukup banyak pemain yang bisa bermain dengan formasi tersebut. Beberapa diantaranya adalah Steven Berghuis, Quincy Promes, Cody Gakpo dan Donyell Malen,” tandas De Boer.

Skuat besutan De Boer tergabung bersama Ukraina, Austria dan Makedonia Utara di grup C Piala Eropa 2020. Partai pembuka melawan Ukraina rencananya akan digelar di Johan Cruijff Arena pada Senin (14/6) dinihari WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda Ditahan Skotlandia, Frank de Boer Tak Khawatir

gamespool
Belanda Ditahan Skotlandia, Frank de Boer Tak Khawatir 68

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Belanda, Frank de Boer tak khawatir setelah timnya hanya bisa bermain imbang melawan Skotlandia 2-2, di laga uji coba (3/6/21). De Boer memaklumi karena timnya baru menjalani sesi latihan satu kali.

Belanda kebobolan terlebih dahulu lewat gol tendangan jarak jauh dari Jack Hendry. Tapi langsung dibalas dengan tendangan voli Memphis Depay. Pemain pengganti, Kevin Nisbet membuat Skotlandia kembali unggul pada babak kedua setelah menerima umpan cantik dari Andy Robertson. Oranje baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-89 lewat tendangan bebas Depay.

Belanda vs Skotlandia Memphis Depay Selamatkan Muka De Oranje
@fantasygoldgh

Belanda terlihat rentan secara pertahanan terutama disisi wingack dengan Denzel Dumfries dan Owen Wijndal. Saat kebobolan gol kedua, De Boer langsung kembali ke formasi yang Belanda biasa pakai 4-3-3 dengan menarik Jurrien Timber menggantikan Steven Berghuis. Tapi, de Boer bersikeras bahwa formasi awal 5-3-2 bukan eksperimen gagal.

“Apakah percobaan dengan sistem 5-3-2 gagal? Tidak, belum. Saya tidak khawatir sama sekali. Kami hanya berlatih sekali, hanya tiga kali selama 10 menit. Selain itu, kami juga bermain 4-3-3 saat itu. Selain itu, Georginio Wijnaldum dan Frenkie de Jong juga baru bergabung belakangan,” ucap Frank de Boer seperti dilansir Football5Star.com dari NOS.

Frank de Boer melanjutkan, “Tampaknya jelas bahwa segala sesuatunya perlu menjadi lebih baik. Saya melihat beberapa momen bagus, tapi terlalu sedikit.”

Timnas Belanda akan menjalani satu laga uji coba lagi melawan Georgia, Minggu (6/6/21) sebelum bermain di Euro 2020 melawan Ukraina (14/6/21).

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Depak Jasper Cillessen dari Timnas Belanda

gamespool
Frank de Boer Depak Jasper Cillessen dari Timnas Belanda 72

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Belanda, Frank de Boer resmi mendepak Jasper Cillessen dari skuatnya beberapa hari jelang Euro 2020 digelar. Cillessen didepak karena dinyatakan positif Covid-19 pekan lalu.

De Boer mengaku tidak ingin mengambil risiko dengan tetap membawa Cillessen ke Euro 2020. Oleh karena itu, ia dengan berat hati harus mencoret Cillessen dari skuat De Oranje.

“Pagi ini, saya sudah mengumumkan keputusan saya kepada Jasper Cillessen. Tentu saja dia tidak menerima keputusan itu dengan baik,” ujar Frank de Boer dikutip football5star dari laman resmi timnas Belanda.

Frank de Boer - Jasper Cillessen - Belanda - Euro 2020 - Teller Report
Teller Report

“Tapi, saya harus segera membuat keputusan. Dia sudah menjalani isolasi mandiri selama satu pekan dan melewatkan proses penting dalam tahapan persiapan. Selain itu, kami juga tak tahu kapan ia bisa benar-benar pulih.”

“Saya tidak mau mengambil risiko dengan tetap membawa Cillessen ke Euro 2020. Selain itu, saya juga ingin mendapat kejelasan dari para pemain yang masuk ke dalam skuat,” sambung De Boer.

Slot kiper yang ditinggalkan Cillessen bakal digantikan oleh penjaga gawang AZ Alkmaar, Marco Bizot. Pemain berusia 30 tahun itu awalnya masuk ke dalam skuat bayangan De Oranje sebelum De Boer melakukan pemangkasan.

Namun, Bizot diprediksi tak akan menggantikan posisi Cillessen sebagai penjaga gawang utama timnas Belanda. Pos tersebut akan diperebutkan oleh dua penjaga gawang senior, Tim Krul dan Maarten Stekelenburg.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Ungkap Alasan Sering Abaikan Wout Weghorst

gamespool
Frank de Boer Ungkap Alasan Sering Abaikan Wout Weghorst 76

Football5star.com, Indonesia – Frank de Boer, membeberkan alasan di balik keenganannya menyertakan Wout Weghorst dalam beberapa laga terakhir timnas Belanda. De Boer mengaku lebih yakin dengan kemampuan Luuk de Jong menemani Memphis Depay di lini depan.

Weghorst memang kesulitan menembus skuat timnas Belanda meski tampil apik bersama Wolfsburg semenjak musim 2019-20. Pemain berusia 28 tahun itu mendapat cap terakhirnya bersama De Oranje pada November 2019 lalu.

“Selama ini, saya selalu melihat Luuk de Jong sebagai sosok sempurna untuk menemani Memphis Depay di lini depan,” ujar Frank de Boer kepada Algemeen Dagblad.

Wout WEghorst - Frank de Boer - Belanda - Stadium Astro
Stadium Astro

“Wout Weghorst memahami tempat serta ekspektasi yang dibebankan kepadanya. Dia sudah memenuhi ekspektasi semua orang selama beberapa tahun terakhir,” tutur De Boer menambahkan.

Lebih lanjut, De Boer mengaku belum mengetahui dampak apa yang akan diberikan Weghorst di ruang ganti timnas Belanda. Namun, ia mengakui bahwa Weghorst merupakan sosok yang sangat dibenci para pemain lawan di atas lapangan.

“Weghorst bisa menjadi sosok yang sangat dibenci para pemain lawan di atas lapangan. Tapi, saya belum terlalu memikirkan apakah pemanggilannya akan merusak atmosfer skuat kami atau tidak,” tandas De Boer.

Weghorst bukanlah satu-satunya penyerang sentral yang masuk skuat bayangan timnas Belanda untuk Euro 2020. Ia harus bersaing dengan De Jong dan Donyell Malen. De Boer rencananya akan mengumumkan 26 pemain yang bakal berlaga di Euro 2020 pada 1 Juni mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas Belanda Tak Pasang Target Tinggi di Euro 2020

gamespool
Timnas Belanda Tak Pasang Target Tinggi di Euro 2020 80

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Belanda, Frank de Boer, mengaku tak memiliki target yang terlalu tinggi di Euro 2020. De Boer ingin membawa De Oranje melaju hingga ke babak perempat final.

Di mata De Boer, Belanda bukan menjadi salah satu tim unggulan di Euro 2020. Oleh karena itu, ia tak mau memasang target yang terlalu tinggi untuk Memphis Depay cs.

“Kami tentu ingin mencapai prestasi terbaik. Tapi, untuk bisa melakukan hal itu semuanya tentu harus berjalan dengan lancar,” ungkap Frank de Boer kepada Algemeen Dagblad.

Frank de Boer - Belanda - Euro 2020 - nu. nl
nu.nl

“Prancis, Belgia dan Spanyol adalah tiga tim favorit di Euro 2020. Selain itu, ada Inggris, Portugal dan Jerman yang tak bisa dipandang sebelah mata. Jika melihat faktor tersebut, saya rasa kami akan melaju hingga ke babak perempat final atau semifinal,” sambung De Boer.

Lebih lanjut, De Boer juga merasa takjub dengan solidaritas yang dimiliki para penggawa timnas Belanda. Menurutnya, para pemain memiliki hubungan yang sangat baik di dalam maupun luar lapangan.

“Timnas Belanda kali ini diisi oleh sekumpulan pemain yang berteman dan sudah saling mengenal satu sama lain. Mereka siap bekerja sama dan berkorban demi kepentingan tim di dalam maupun luar lapangan.”

“Menurut saya, kami memiliki dasar yang tak jauh berbeda dengan skuat yang bermain di Euro 2022 dan Piala Dunia 1998. Dalam dua turnamen itu, kami berhasil menunjukkan performa yang cukup baik,” tandas De Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Tak Tertarik Bawa Arjen Robben ke Euro 2020

gamespool
Frank de Boer Tak Tertarik Bawa Arjen Robben ke Euro 2020 84

Football5star.com, Indonesia – Frank de Boer sama sekali tak pernah mempertimbangkan peluang untuk memasukkan Arjen Robben ke skuat timnas Belanda yang akan berlaga di Euro 2020. Ringkihnya kondisi Robben membuat De Boer memutuskan untuk tak membawa sang pemain.

Robben sejatinya sudah pensiun dari timnas Belanda pada 2017 lalu. Akan tetapi, pemain 37 tahun itu sempat disebut-sebut masuk rencana De Boer karena kini sudah kembali aktif bermain setelah sempat pensiun selama satu musim.

“Saya tak pernah mempertimbangkan keputusan untuk membawa Arjen Robben ke skuat timnas Belanda. Dia hampir tak bermain dalam satu setengah atau dua tahun terakhir. Bahkan, musim ini dia tak melakoni satu pertandingan penuh,” ujar Frank de Boer dikutip football5star dari Football Oranje.

Arjen Robben - Belanda - Euro 2020 - Frank de Boer - De Gelderlander
De Gelderlander

“Tentu saja saya akan senang jika Euro 2020 menjadi ajang perpisahan Robben. Tapi, dia bisa saja kembali mengalami cedera dan semua perhatian akan tertuju kepadanya. Menurut saya pribadi, itu bukanlah hal yang bagus,” sambung De Boer.

Lebih lanjut, De Boer juga membeberkan alasan tak menyertakan Ryan Babel ke dalam skuatnya. De Boer beralasan ada pemain lain yang lebih pantas untuk mengisi pos milik Babel di skuat timnas Belanda.

“Ada banyak pemain yang memiliki posisi serupa dengan Ryan Babel. Sebelumnya, saya tetap menyertakan Babel ke dalam skuat karena saya baru saja tiba dan tak ingin mengganggu ritme seluruh pemain.”

“Saya mencoba untuk membuat keputusan terbaik untuk timnas Belanda. Saya tak menilai Babel pantas mendapat tempat di dalam skuat. Dia adalah pemain yang hebat. Tapi, saya sudah membuat keputusan,” tandas De Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Akhirnya! Frank de Boer Panggil Wout Weghorst

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Penantian Wout Weghorst berseragam Belanda akan tercapai. Sang bomber dipanggil Frank de Boer dalam skuat bayangan Euro 2020.

Total ada 34 pemain yang dipanggil Frank de Boer. Nantinya akan ditentukan 26 nama sebagai jumlah maksimal untuk Euro 2020.

Artinya masih ada yang keluar dan masuk sebelum turnamen terbesar benua biru. Ke-34 pemain akan disertakan dalam pemusatan latihan yang berlangsung pada Senin hingga Rabu mendatang.

Wout Weghorst - Frank de Boer - Belanda - Wolfsburg - ad. nl
ad.nl

Tim pelatih akan menilai siapa 26 pemain yang layak ke Euro. Mereka wajib mengumumkan skuat selambatnya pada 1 Juni 2021.

Adapun untuk Wout Weghorst, ini merupakan pemanggilan pertama sejak November 2019. Ia selama ini sudah melakoni empat pertandingan tapi belum sekali pun mencetak gol.

Bomber Wolfsburg memang dijagokan untuk tampil di Euro mendatang. Pasalnya ia sedang menjalani musim yang fantastis di Bundesliga.

Penyerang 28 tahun saat ini jadi top skorer klub dengan 20 gol dan berada di urutan keempat daftar top skorer Bundesliga musim ini di bawah Robert Lewandowski, Andre Silva, serta Erling Haaland.

Wout Weghorst juga berhasil membawa Wolfsburg kembali bersaing di papan atas dan berpeluang besar menembus Liga Champions musim depan.

Selain Wout Weghorst, Frank de Boer juga memanggil beberapa debutan seperti Cody Gakpo dan Jurrien Timber. Pemain yang sempat lama menghilang seperti Anwar El Ghazi serta Rick Karsdorp juga termasuk dalam 34 nama.

Daftar 34 Skuat Bayangan Belanda untuk Euro 2020

Kiper
Marco Bizot
Jasper Cillessen
Tim Krul
Maarten Stekelenburg

Belakang
Daley Blind
Nathan Ake
Patrick van Aanholt
Mattihjs de Ligt
Stefan de Vrij
Denzel Dumfries
Hans Hateboer
Ryan Gravenberch
Rick Karsdorp

Tengah
Donny van de Beek
Steven Berghuis
Steven Bergwijn
Cody Gakpo
Frenkie de Jong
Davy Klaassen
Teun Koopmeiners
Marten de Roon
Jeremieah St Juste
Kenny Tete
Joel Vietman
Georginio Wijnaldum

Depan
Owen Wijndal
Wout Weghorst
Tonny Vihena
Memphis Depay
Quincy Promes
Donyell Malen
Luuk de Jong
Anwar El Ghazi

Timnas Belanda Siap Hadapi Euro 2020 Tanpa Virgil van Dijk

gamespool
Timnas Belanda Siap Hadapi Euro 2020 Tanpa Virgil van Dijk 91

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Belanda, Frank de Boer, mengaku sudah menyiapkan langkah antisipasi andari Virgil van Dijk tak bisa dibawa ke Euro 2020. Ia juga tak ingin memaksa Van Dijk sembuh lebih cepat.

Saat ini, Van Dijk masih terus menjalani proses penyembuhan cedera lutut yang ia derita semenjak Oktober 2020 lalu. Jika proses penyembuhannya berjalan lancar. Van Dijk diprediksi sudah bisa kembali bermain pada Mei 2021 mendatang.

“Saya sudah berbicara dengan Virgil van Dijk. Dia berada dalam kondisi baik dan kini mulai berlatih di lapangan. Tapi, proses rehabilitasinya tentu bisa mengalami masalah. Jika ada masalah, Van Dijk mungkin tak bisa bermain lagi untuk Liverpool musim ini,” ujar Frank de Boer dikutip football5star dari TeamTalk.

Virgil van Dijk - Belanda - Frank de Boer - Euro 2020 - BeSoccer
BeSoccer

“Jika mengalami kemunduran, saya bisa membayangkan Liverpool berharap Van Dijk untuk lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi musim depan. Pada akhirnya, Van Dijk akan menentukan nasibnya sendiri.”

“Saya tak ingin memaksa Van Dijk untuk pulih tepat waktu. Dia harus menjalani proses rehabilitasinya sendiri agar kepercayaan dirinya bisa ikut bangkit,” sambung De Boer.

Timnas Belanda sudah memiliki beberapa nama yang bisa digunakan untuk menggantikan posisi Van Dijk di Euro 2020. Beberapa di antaranya adalah Daley Blind, Stefan de Vrij, Matthijs de Ligt serta Peer Schuurs.

Timnas Belanda tergabung di grup C Euro 2020 bersama dengan Austria, Makedonia Utara serta Ukraina. De Oranje akan memulai petualangannya pada partai melawan Ukraina 13 Juni mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Samai Jejak Arjen Robben, Luuk de Jong Bungkam Fan Timnas Belanda

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kenapa harus Luuk de Jong? Kenapa Bukan Wout Weghorst? Weghorst lebih baik dari De Jong! Itulah kegaduhan yang terjadi di antara para fan timnas Belanda setelah Frank de Boer mengumumkan skuat untuk tiga laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

De Jong tak banyak cakap menyikapi keraguan para fan tersebut. Dia hanya memberikan jawaban nyata dan tuntas di lapangan hijau. Tiga kali main, tiga kali pula dia mencetak gol bagi Belanda. Dia tak absen membobol gawang Turki, Latvia, dan Gibraltar.

Patut dicatat, saat melawan Turki, De Jong berstatus pemain pengganti. Dia baru dimasukkan De Boer saat pertandingan bersisa 28 menit dengan menggantikan Marten de Roon. Saat itu, Belanda tertingga 0-3. Striker berumur 30 tahun itu membuat kedudukan jadi 2-3 berkat golnya pada menit ke-77.

Para fan Belanda yang meragukan De Jong kini hanya bisa bungkam. Bukan apa-apa, mencetak gol dalam tiga laga bersama timnas Belanda bukan hal mudah. Sebelum striker Sevilla itu, Arjen Robben yang melakukannya pada 2017.

Robben tak henti mencetak gol dalam tiga laga beruntun Belanda pada Kualifikasi Piala Dunia 2018. Dia membobol gawang Bulgaria, Belarus, dan Swedia. Lawan terakhir bahkan dua kali dijebol pemain yang kini memperkuat FC Groningen tersebut.

De Jong Selalu Puaskan De Boer

Luuk de Jong dinilai Frank de Boer tak pernah mengecewakan di timnas Belanda.
Getty Images

Aksi apik Luuk de Jong yang menyamai jejak Arjen Robben adalah jawaban tersendiri atas kepercayaan yang diberikan Frank de Boer. Saat perdebatan De Jong vs Weghorst merebak, De Boer memang sosok yang paling sibuk memberikan penjelasan.

Salah satu jawaban yang diberikan De Boer soal putusan memilih di antara dua striker itu sangat tegas. “Saya harus akui bahwa sejauh ini, itulah putusan paling sulit yang harus saya buat. Pada akhirnya, saya pilih Luuk karena dia tak pernah mengecewakan saya,” kata sang bondscoach seperti dikutip Football5Star.com dari Nederlandse Omroep Stichting.

Itu seperti omong kosong. Pasalnya, De Jong sebetulnya tidaklah impresif. Sebelum laga lawan Turki, dia tak mencetak gol dalam 11 laga beruntun bersama timnas Belanda. Di antaranya tentu saja pada laga-laga awal De Boer sebagai bondscoach.

Akan tetapi, kata-kata bernada kepercayaan dari Frank de Boer itu rupanya jadi tonik tersendiri bagi Luuk de Jong. Tiga kali main, tiga kali pula dia mencetak gol. Sebuah jawaban tuntas bagi para fan timnas Belanda yang sempat meragukannya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Ungkap Kunci Keberhasilan Belanda Hajar Gibraltar

gamespool
Frank de Boer Ungkap Kunci Keberhasilan Belanda Hajar Gibraltar 98

Football5star.com, Indonesia – Frank de Boer mengatakan pergantian pemain merupakan kunci keberhasilan timnas Belanda meraih kemenangan telak di markas Gibraltar pada Rabu (31/3) dinihari WIB. Ia pun memuji kinerja para pemain pengganti yang tampil maksimal.

Belanda berhasil meraih kemenangan 7-0 atas Gibraltar. Dua dari tujuh gol ke De Oranje ke gawang Gibraltar diciptakan oleh pemain pengganti. Yakni Donyell Malen (64′) dan Donny van de Beek (85′).

“Para pemain pengganti yang masuk benar-benar membantu meningkatkan kinerja kami,” ujar Frank de Boer dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Frank de Boer - Belanda - Gibraltar - uefa. com 2
uefa.com

“Di satu waktu, Gini Wijnaldum dan Ryan Gravenberch beroperasi di sisi kanan pertahanan lawan dan membantu Steven Berghuis. Taktik itu benar-benar bekerja dengan baik,” kata De Boer menambahkan.

Lebih lanjut, De Boer merasa kurang puas dengan performa anak asuhnya di laga dinihari tadi. Ia tak puas dengan performa De Oranje di babak pertama yang hanya mampu mencetak satu gol.

“Dua puluh menit pertama berjalan sangat sulit buat kami. Kami memang mampu menciptakan cukup banyak peluang. Tapi, sayangnya kami juga gagal memaksimalkannya.”

“Selain itu, ada beberapa peluang emas yang berhasil diselamatkan penjaga gawang lawan. Jadi, kami benar-benar merasa frustrasi di babak pertama. Tapi, kami tetap yakin pada akhirnya perjuangan kami akan bisa membuahkan hasil terbaik,” tutup De boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer: Belanda Setidaknya Bisa Cetak 5 Gol Lawan Gibraltar

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belanda akan menghadapi Gibraltar dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Rabu (30/3/2021) dinihari Wib. Pelatih Frank de Boer percaya diri menatap laga ketiga ini.

Usai kalah 2-4 dari Turki, Belanda berhasil bangkit dan menang 2-0 atas Latvia. Sedangkan di tempat lain Gibraltar yang baru pertama kali ikut kualifikasi Piala Dunia ditaklukkan Norwegia 0-3 dan 1-4 oleh Montenegro.

Dua faktor inilah yang membuat Frank de Boer percaya diri anak asuhnya bisa menang besar. Bahkan dia sesumbar Memphis Depay dkk setidaknya bisa mencetak 5 gol.

Gini Wijnaldum Kesal Ditarik Keluar Frank de Boer Saat Lawan Latvia
Mirror

“Kemanangan 2-0 lawan Latvia tidak bagus, terutama jika Anda melihat cara kami bermain. kami seharunya mencetak setidaknya tujuh gol. Hal yang sama berlaku saat melawan Gibraltar. Jika Anda membuat banyak peluang Anda perlu mencetak gol sebanyak mungkin,” kata De Boer seperti dilansir Livescore, Selasa (30/3/2021).

“Norwegia mengalahkan mereka 3-0 dan di pertandingan terakhir mereka juga kalah 1-4. Kami perlu memastikan tempo tetap tinggi. Kami tidka bisa membiarkan mereka bernapas. Kami harus mencetak setidaknya lima gol, atau mungkin lebih,” ia menambahkan.

Laga melawan Gibraltar menjadi kesempatan Belanda untuk mendulang poin. Saat ini pasukan Frank de Boer masih tertahan di peringkat ketiga dengan tiga angka. kemenangan bisa membuat mereka naik ke peringkat kedua andai Montenegro dan Turki menelan kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gini Wijnaldum Kesal Ditarik Keluar Saat Laga Lawan Latvia

gamespool
Gini Wijnaldum Kesal Ditarik Keluar Saat Laga Lawan Latvia 105

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Belanda, Gini Wijnaldum, menjelaskan momen disaat dia adu mulut dengan sang pelatih, Frank de Boer, di laga melawan Latvia (28/3/21). Wijnaldum mengatakan bahwa dia tak setuju untuk ditarik keluar.

Belanda menang dengan skor 2-0 lewat gol dari Steven Berghuis dan Luuk de Jong. Wijnaldum sendiri ditarik keluar pada menit ke-79 dan terlihat kesal karena itu. Wijnaldum merasa dirinya bisa mencetak gol jika seandainya tidak diganti.

Gini Wijnaldum Kesal Ditarik Keluar Frank de Boer Saat Lawan Latvia 2
Mirror

“Pergantian saya? Ya saya sedikit kecewa. Tapi kita tidak boleh membuatnya lebih besar dari yang sebenarnya. Saya ingin tetap di lapangan karena saya merasa bisa mencetak gol lagi karena Latvia menjadi lebih terbuka dalam pertahanan mereka,” ucap Wijnaldum seperti dilansir Football5Star.com dari NOS.

Pemain Liverpool itu mengatakan bahwa semua permasalahan dengan pelatih sudah selesai pasca pertandingan.

“Tapi saya dan pelatih sudah membicarakannya, tidak ada yang buruk. Anda bersenang-senang dalam permainan dan Anda tidak benar-benar ingin diambil alih,” kata Wijnaldum.

Gini Wijnaldum melanjutkan, “Tetapi Anda juga memiliki pemain di bangku cadangan, tentu saja, dan saya juga berpikir ini adalah waktu yang tepat untuk menempatkan mereka untuk menjaga perasaan di seluruh tim sebaik mungkin. Jadi di satu sisi saya sangat kecewa, tapi di sisi lain itu juga bagus untuk proses grup ketika pemain lain juga bermain.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Frank de Boer Usai Belanda Dikalahkan Turki: Ini Mengerikan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belanda mengawali kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan hasil memalukan. Tandang ke Turki, Kamis (25/3/2021) dinihari WIB anak asuh Frank de Boer takluk 2-4.

Bermain di stadion Ataturk, Belanda tampil mengecewakan. Mereka sudah tertinggal 0-3 lewat brace Burak Yilmaz dan gol Hakan Calhanoglu.

Sempat memperkecil kedudukan melalui Davi Klaassen dan Luuk de Jong, De Oranje harus mengakui keunggulan Turki saat Burak Yilmaz melengkapi hat-tricknya. Kekalahan ini membuat Frank de Boer kecewa berat. Bahkan menurutnya hasil ini sangat mengerikan.

Turki vs Belanda Pra-Piala Dunia 2022 - Twitter @LOSC_fs
@LOSC_fs

“Ini hasil yang sangat mengecewakan. Anda tahu bahwa Turki mengintai kami. Gol pertama adalah contoh dari permainan mereka,” kata De Boer seperti dikutip Football5star dari NOS, Kamis (25/3/2021).

“Kami pikir ini mengerikan, tapi kami tidka harus berdiri di sini dengan air mata. Kami harus meluruskan punggung kami sekarang. Ini laga pertama dari 10 pertandingan dan penting untuk tidak menyia-nyiakan poin lagi,” ia menambahkan.

Sang pelatih tidak ingin meratapi kekalahan ini lebih lama. Ia meminta para pemain langsung fokus pada laga selanjutnya melawan Latvia dan Gibraltar. Dua laga tersebut bisa jadi kesempatan mereka untuk meraih kemenangan.

“Tentu saja ini pukulan telak. Tapi kita semua tahu seberapa cepat hal-hal bisa berjalan di sepak bola. Kita bisa membalikkan keadaan ini. Caranya mulai akhir pekan melawan Latvia dan Gibraltar,” tutup Frank de Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]