Mikel Arteta Ungkap Cerita Memilukan Saat Gabriel Martinelli Alami Cedera Lagi

gamespool
Mikel Arteta Ungkap Cerita Memilukan Saat Gabriel Martinelli Alami Cedera Lagi 4

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui dirinya cukup sedih setelah melihat pemain mudanya, Gabriel Martinelli cedera dalam pemanasan untuk laga melawan Newcastle. Arteta berharap cedera Martinelli tidak terlalu parah.

Martinelli seharusnya bermain di laga Piala FA melawan Newcastle yang berakhir dengan kemenangan The Gunners 2-0, (10/1/21). Tapi sang pemain harus digantikan oleh Reiss Nelson sebelum laga dimulai karena mengalami cedera pergelangan kaki. Padahal Martinelli baru saja sembuh dari cedera lutut yang dideritanya selama 6 bulan. Arteta mengungkapkan bahwa Martinelli menangis.

https://twitter.com/DacresMario/status/1347955712002052097

“Saya sedih. Saya berada di kantor saya sebelum pertandingan dan salah satu staf medis masuk dan mengatakan Martinelli mengalami cedera pergelangan kaki. Dia menangis dan sangat kesakitan,” ucap Arteta seperti dilansir Football5Star.com dari Mirror.

Arteta melanjutkan, “Kami akan melihat bagaimana dia, tapi dia tidak terlihat bagus. Dia kesakitan. Martinelli adalah karakter yang ingin saya mainkan pada pertandingan berikutnya, semoga tidak terlalu serius.”

Pada awal minggu ini, Martinelli mengungkapkan bahwa pelatih Arteta sangat membantunya untuk sembuh dari cedera lutut yang dideritanya.

gabriel martinelli-mikel arteta-arsenal-mirro
Mirror

“Mikel berbicara dengan saya selama pemulihan saya. Selalu menelepon saya untuk mengetahui bagaimana saya, bahkan ketika saya kembali ke Brasil untuk suatu waktu di bulan Agustus. Ketika klub membutuhkan saya, dia berbicara dengan saya lagi, menanyakan apakah saya merasa siap untuk bermain,” kata Martinelli kepada Daily Mail.

Gabriel Martinelli melanjutkan, “Saya bilang iya. Saya masih merasakan sedikit sakit di lutut, tetapi dokter mengatakan tidak apa-apa. Saya belum bisa bermain 90 menit, tapi itu juga butuh waktu. Fokus saya adalah menjadi lebih baik dan membantu Arsenal.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mikel Arteta: Gabriel Martinelli Bukan Juru Selamat Arsenal!

gamespool
Mikel Arteta: Gabriel Martinelli Bukan Juru Selamat Arsenal! 8

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku tak ingin memberikan ekspektasi yang terlalu tinggi kepada penyerang muda, Gabriel Martinelli. Menurut Arteta, Martinelli bukanlah satu-satunya sosok yang bisa mengubah peruntungan The Gunners musim ini.

Martinelli memang belum melakoni pertandingan kompetitif sepanjang musim 2020-21. Pasalnya, pemain berpaspor Brasil itu mengalami cedera lutut semenjak Juni lalu dan diprediksi baru bisa kembali tampil pada Januari mendatang.

“Gabriel Martinelli masih membutuhkan waktu. Dia mungkin sudah melakukan kapasitasnya di sejumlah pertandingan musim lalu. Tapi, dia belum pernah tampil konsisten selama satu, dua atau tiga tahun,” ujar Mikel Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal.

Gabriel Martinelli - Arsenal - Mikel Arteta - Sky Sports
Sky Sports

“Jadi, kita tak bisa menaruh ekspektasi dan beban yang teralu berat di pundak Martinelli. Hal yang sama juga berlaku buat Bukayo Saka dan pemain muda lainnya.”

“Mereka belum pernah tampil konsisten selama lebih dari satu musim. Jadi, orang-orang tak berhak memberi ekspektasi tinggi kepada mereka,” sambung Arteta.

Lebih lanjut, Arteta juga melempar pujian tinggi kepada sikap Martinelli di setiap sesi latihan. Menurut Arteta, sifat terpuji Martinelli bisa menjadi contoh bagi para pemain lainnya.

“Martinelli selalu bekerja dengan gigih di setiap sesi latihan. Hal itu membuat pemain serta staf lain juga ikut bekerja keras. Dia menunjukkan hasil kerja kerasnya di atas lapangan pada setiap pertandingan,” pungkas Arteta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Campbell: Gabriel Martinelli Ingatkan Saya Kepada Ronaldo

gamespool
Campbell: Gabriel Martinelli Ingatkan Saya Kepada Ronaldo 12

Football5Star.com, Indonesia – Mantan penyerang Arsenal, Kevin Campbell, menyebut bahwa gaya bermain pemain muda Arsenal, Gabriel Martinelli, mirip seperti legenda Brasil, Ronaldo Nazario. Campbell menyebut bahwa Martinelli bisa menjadi pemain yang sangat dibutuhkan pelatih Mikel Arteta.

Martinelli tampil gemilang musim lalu dengan menjadi pemain remaja pertama yang mencetak 10 gol per musim untuk Arsenal sejak Nicolas Anelka. Namun sayang musim ini dia menderita cedera lutut dan belum bermain sampai saat ini. Tapi jika Martinelli sudah kembali, Campbell yakin dia akan menjadi pemain penting Arsenal.

“Saya pikir Martinelli adalah salah satunya (yang dibutuhkan Arteta), saya yakin. Martinelli sangat sensasional pada saat dia datang musim lalu. Dia adalah segelintir pemain kuat, langsung, dan mengingatkan saya pada Ronaldo Brasil,” ucap Campbell seperti dilansir Football5Star.com dari Football Insider.

Gabriel Martinelli Ingin Memenangkan Liga Champions Bersama Arsenal
PLNN

Mantan pemain Everton itu melanjutkan, “Cara dia mengambil bola dan berlari, sangat fenomenal. Saya tidak mengatakan bahwa dia adalah Ronaldo, tetapi dia mengingatkan saya padanya, terutama dengan gol yang dia cetak di Chelsea.

Campbell mengatakan bahwa Martinelli akan membutuhkan waktu jika dia sudah sembuh dari cederanya dan berharap orang-orang tak menaruh tekanan berlebih kepadanya.

“Dia punya masa depan yang cerah. Tetapi saya tidak ingin terlalu menekannya karena dia mengalami cedera itu dan dia perlu waktu untuk bangkit dan kembali bermain,” kata Campbell.

Gabriel Martinelli sudah menjalani latihan ringan bersama Arsenal dan diharapkan bisa sembuh pada bulan depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gabriel Martinelli Tak Sabar Segera Main Bareng Willian

gamespool
Gabriel Martinelli Tak Sabar Segera Main Bareng Willian 16

Football5star.com, Indonesia – Bomber muda Arsenal, Gabriel Martinelli, mengaku sangat senang karena akan bermain dengan bintang timnas Brasil, Willian, musim ini. Selain Willian, Martinelli juga senang dengan kehadiran Gabriel Magalhaes.

Saat ini, Martinelli sedang fokus menjalani proses pemulihan cedera lutut yang ia alami semenjak Juli lalu. Pemain 19 tahun itu diprediksi baru akan kembali bermain pada akhir 2020 atau awal 2021.

“Saya sangat senang karena akhirnya ada pemain dari satu negara. Saya sudah mengenal David Luiz. Kini, saya sudah tak sabar ingin bermain dengan Willian dan Gabriel,” ungkap Gabriel Martinelli dikutip dari laman resmi The Gunners.

Willian - Gabriel Martinelli - Arsenal - Getty Images
Getty Images

“Saya memang baru bertemu dengan mereka di luar lapangan. Tapi, saya yakin mereka adalah pemain hebat. Kami sudah memiliki hubungan yang cukup dekat dan sering bercanda. Ini adalah momen yang sangat menyenangkan,” kata Martinelli menambahkan.

Lebih lanjut, Martinelli juga mengatakan bahwa kehadiran Willian dan Gabriel akan memberikan dimensi yang berbeda bagi Arsenal. “Saat ini, mereka berdua sudah bermain dan mampu menunjukkan penampilan terbaiknya.”

“Saya sangat yakin kehadiran kedua pemain itu akan memberikan dimensi yang berbeda buat kami. Baik di dalam maupun luar lapangan.” tutup Martinelli.

Sejauh ini, Willian sudah mengoleksi empat penampilan bersama Arsenal di Liga Inggris dan mampu menyumbang dua assist. Sementara, Gabriel mengoleksi tiga penampilan dan sukses mencetak satu gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Proses Pemulihan Cedera Lutut Gabriel Martinelli Berjalan Lancar

gamespool
Proses Pemulihan Cedera Lutut Gabriel Martinelli Berjalan Lancar 20

Football5star.com, Indonesia – Bomber muda Arsenal, Gabriel Martinelli, merasa sangat senang karena proses pemulihan cedera lututnya berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan. Martinelli mengaku ia kini sudah bisa kembali berlatih dengan bola.

Martinelli mengalami cedera lutut parah ketika berlatih pada pertengahan Juli lalu. Cedera ini membuat Martinelli harus naik ke meja operasi dan menepi hingga akhir 2020.

“Saat ini, saya berada dalam kondisi yang baik. Kepercayaan diri saya sudah semakin besar seiring kondisi lutut yang makin membaik,” beber Gabriel Martinelli dikutip dari laman resmi The Gunners.

Gabriel Martinelli - Arsenal - Cedera - @ga_martinelli01
instagram.com/ga_martinelli01

“Setelah mengalami cedera seperti ini, banyak pemain yang tak berani mengambil resiko. Tapi, saya berhasil melewati masa-masa itu dan kini sudah bisa kembali berlatih dengan bola,” sambung Martinelli.

Meski belum melakoni pertandingan kompetitif musim ini, Martinelli tetap menyaksikan perjuangan Arsenal dari layar televisi. Pemain berusia 19 tahun itu merasa senang dengan performa apik The Gunners sepanjang musim 2020-21.

“Kami memiliki skuat yang dihuni pemain-pemain berkualitas. Selain itu, kehadiran Mikel Arteta beserta pola pikir progresifnya membuat saya yakin kami bakal menggebrak musim ini.”

“Sejauh ini, kami mampu menunjukkan performa yang baik di setiap sesi latihan dan pertandingan. Hal itu tentu menjadi salah satu tanda-tanda kalau musim ini kami akan tampil maksimal. Saya yakin musim ini kami akan bisa kembali meraih trofi dan akhirnya lolos ke Liga Champions,” tutup Martinelli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Wonderkid yang Curi Perhatian di Liga Inggris Musim Ini

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Banyak wonderkid yang berhasil mencuri perhatian sepanjang Liga Inggris musim ini. Bahkan tak jarang dari mereka sukses menjadi tumpuan timnya meski masih berusia muda.

Trent Alexander-Arnold contohnya. Masih berusia 21 tahun, dia berhasil menjadi tulang punggung LIverpool saat mengunci gelar juara Premier League musim ini. Dia jua mencetak rekor untuk assist terbanyak yang dicetak oleh pemain belakang dalam satu musim dan dinominasikan untuk Ballon d’Or.

Nah selain Alexander-Arnold, ada 5 wonderkid lain yang curi perhatian di Liga Inggris musim ini. Siapa saja? Berikut Football5Star.com sajikan daftarnya

Phil Foden

Masih berusia 20 tahun, wonderkid satu ini sudah apik di Liga Inggris. Dia mendapatkan 23 kali kesempatan mentas, sembilan di antaranya jadi starter dengan total mengoleksi lima gol dan dua assist.

Phil Foden Berharap Dipanggil Timnas Inggris Untuk Euro 2020

Secara keseluruhan, Foden menjalani 35 pertandingan untuk Manchester City musim ini dengan total 1293 menit. DIa berhasil mengoleksi delapan gol dan empat assist dengan rataan 88,8 persen akurasi umpan, 1,4 tembakan ke gawang, dan 1,3 giringan bola sukses per pertandingan.

Mason Greenwood

Manchester United musim ini memiliki talenta besar dalam diri Mason Greenwood. Betapa tidak, musim ini Greenwood sukses menjadi salah satu tulang punggung dengan total memainkan 31 pertandingan di Premier League dan 10 gol serta satu assist.

Simbol yang Ditunjukkan Mason Greenwood Miliki Makna Mendalam

Total, pemain yang baru berusia 18 tahun itu menjalani 47 pertandingan atau 1773 menit bersama Red Devils dengan total 18 gol serta duaassist. Dia jua berhasil melakukan 1,5 tembakan ke garang dengan rataan umpan 86,8 persen per laga.

Gabriel Martinelli

Demikian pula dengan Arsenal yang jua mengandalkan salah satu wonderkid di Liga Inggris, yakni Gabriel Martinelli. Pemain asal Brasil itu dipercaya tampil sebanyak 13 pertandingan dengan mengoleksi tiga gol.

Gabriel Martinelli - Arsenal - Bernd Leno - The Times

Sejauh ini, pemain 19 tahun itu dipercaya tampil dalam 26 laga dengan 1081 menit. Dia total mempersembahkan 10 gol dan dua assist buat The Gunners.

Reece James

Reece James menjadi buah bibir berkat keberanian Frank Lampard. Kepercayaan itu dibayar tuntas oleh bek berusia 20 tahun itu di atas lapangan. Faktanya, musim ini dia mendapatkan kepercayaan mentas dalam 24 pertandingan di Premier League dengan dua assist.

Reece James - Paulo Ferreira - Chelsea - Chelsea Independent

Catatan individu pemain asli Inggris itu jua apik. Dia mencatatkan 1,5 tekel, 0,9 intersep, 0,9 sapuan bola, hingga 85,9 umpan akurat per laga bersama The Blues.

Harvey Elliott

Harvey Elliott menjadi salah satu wonderkid Liga Inggris termuda dalam daftar ini. Dia bahkan sukses mencetak rekor menjadi pemain termuda dalam sejarah Premier League yang menerima medali Premier League usai namanya dimasukkan dalam daftar oleh Juergen Klopp. Saat menerima penghargaan itu, usianya menginjak 17 tahun dan 109 hari.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Wonderkid yang Curi Perhatian di Liga Inggris Musim Ini Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Rekor yang Pecah Usai Liverpool vs Chelsea
Getty Images

Musim ini, Elliott memainkan total 8 pertandingan untuk Liverpool, dua di Premier League, tiga di Piala FA dan tiga di PIala Liga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Martinelli Terkejut Ronaldinho Bandingkan Dirinya dengan Ronaldo

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gabriel Martinelli baru-baru ini dipuji mantan bintang Brasil, Ronaldinho. Ia membandingkan wonderkid Arsenal itu dengan mantan rekan setimnya dulu, Ronaldo.

Pujian tersebut membuat Gabriel Martinelli terkejut. Ia hampir tidak percaya disandingkan dengan Ronaldo. Terlebih yang mengucapkan hal tersebut adalah Ronaldinho.

“Ketika saya mendengar itu saya tidak bisa mempercayainya. Ini benar-benar gila karena saya berada di Brasil baru-baru ini, bermain di Copa Sao Paulo, yang merupakan kompetisi tingkat pemuda paling bergengsi di sana,” kata Martinelli seperti dilansir laman resmi klub, Minggu (12/7/2020).

ronaldinho ronaldo scuderia ferrari club riga
scuderia ferrari club riga

“Salah satu pemain Brasil terbaik sepanjang masa berbicara begitu tinggi tentang saya dan membandingkan saya dengan salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola adalah sesuatu yang sulit dipercaya,” ia menambahkan.

Tidak ketinggalan, pemain 19 tahun itu pun mengucapkan terima kasih kepada Ronaldinho atas sanjungannya itu. Ia pun berjanji akan membukitkan diri dan terus memberikan yang terbaik.

“Saya masih berpikir apakah dia benar-benar berbicara tentang saya? Apakah yang dimaksud saya? Saya berterima kasih kepada Ronaldinho yang memuji saya dan saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk terus mendapatkan pujian ini. Ini semua tentang kerja keras dan mencari kemenangan dan kesuksesan di Arsenal,” imbuhnya.

Memang terlalu dini menganggap Martinelli sebagai titisan Ronaldo. Tapi jika melihat perolehan golnya bersama Arsenal pada musim perdananya ini, anggapan tersebut tidak terlalu berlebihan. Ia kini sudah mencetak 10 gol dari 26 pertandingan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Terkait Posisinya, Martinelli Tidak Setuju dengan Rencana Mikel Arteta

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mikel Arteta sudah punya rencana untuk striker mudanya, Gabriel Martinelli. Tapi rencana pelatih Arsenal itu ditolak oleh sang striker.

Mikel Arteta merencanakan untuk menempatkan Gabriel Martinelli sebagai striker tengah pada sisa kompetisi musim ini. Ia menganggap pemain asal Brasil lebih cocok pada posisi tersebut.

Akan tetapi, Martinelli mengaku tidak nyaman jika harus bermain sebagai penyerang tengah. Untuk itu ia meminta sang pelatih agar menempatkan sebagai sayap kiri atau penyerang kiri.

Gabriel Martinelli - Arsenal - Unai Emery - @EuropaLeague
@EuropaLeague

“Saya suka bermain sebagai sayap kiri atau penyerang kiri. Itu adalah posisi favorit saya.  Saya merasa lebih nyaman di posisi itu karena saya bisa bebas bergerak dan mengalirkan bola,” kata pemain 19 tahun seperti dikutip Football5star dari Marca, Sabtu (6/6/2020).

“Tapi semua saya kembalikan ke pelatih. Sebagai pemain saya akan terus memberikan yang terbaik untuk tim,” sambung pemain yang menolak membela timnas Italia itu.

Sejak datang ke Arsenal Agustus lalu, mantan pemain Ituano menjadi pelapis sepadan Alexandre Lacazette di lini depan. Dalam usianya yang masih sangat muda dia sudah dimainkan dalam 26 penampilan di semua ajang dan telah mencetak 10 gol.

Pada musim depan Martinelli diproyeksikan Mikel Arteta sebagai pengganti Pierre-Emerick Aubameyang atau Alexandre Lcazette andai mereka hengkang. Namun, dengan penolakannya ditempatkan sebagai penyerang tengah tidak menutup kemungkinan Meriam London mendatangkan striker baru.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Masih 18 Tahun, Gabriel Martinelli Sudah Dianggap Pemimpin di Arsenal

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Arsenal, Bernd Leno, sangat menagumi mentalitas yang dimiliki pemain muda asal Brasil, Gabriel Martinelli. Leno menganggap Martinelli sudah menjadi salah satu pemimpin di ruang ganti The Gunners.

“Gabriel Martinelli memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kelas dunia. Karena, dia memiliki bakat besar dan kualitas yang sangat bagus,” kata Bernd Leno kepada Soccer AM.

“Tapi, menurut saya, kekuatan terbesar Martinelli adalah mentalitas yang ia miliki. Karena, dia selalu bekerja begitu keras setiap harinya.”

Gabriel Martinelli - Arsenal - Bernd Leno - The Sun
The Sun

“Ketika kami sedang tak berada dalam momen yang baik, dia selalu bekerja keras. Tak hanya itu, Martinelli juga menjadi salah satu pemimpin. Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, apabila dia terus bisa terus konsisten melakukan hal-hal positif, maka dia bisa menjadi pemain yang yang luar biasa,” sambung Leno.

Musim ini, Martinelli memang mampu menunjukkan performa yang cukup baik bersama Arsenal. Remaja asal Brasil itu berhasil mencetak 10 gol dan empat assist dari 26 penampilan di semua kompetisi.

Martinelli bukanlah satu-satunya pemain muda yang berhasil tampil gemilang bersama Arsenal musim ini. Ada juga nama-nama seperti Eddie Nketiah, Bukayo Saka, Joe Willock, serta Reiss Nelson yang mampu mencuri perhatian.

Dengan banyaknya pemain muda, Leno yakin Arsenal memiliki masa depan cerah. “Para pemain muda harus diberikan waktu untuk berkembang. Apabila mereka punya mentalitas yang bagus, maka kami bisa meraih kesuksesan.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kieran Tierney: Gabriel Martinelli Punya Modal untuk Jadi Pemain Hebat

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Kieran Tierney, bek kiri Arsenal, mengungkapkan satu pemain yang paling mengesankan di skuat Arsenal. Sosok itu bukanlah Pierre-Emerick Aubameyang atau Mesut Oezil, melainkan Gabriel Martinelli.

Hal yang membuat Kieran Tierney sangat terkesan adalah etos kerja Gabriel Martinelli saat mengikuti sesi latihan. Saking terkesan, dia menjadikan pemain muda asal Brasil itu sebagai teladan dan tolok ukurnya di Arsenal.

“Saat menjalani latihan secara penuh untuk kali pertama, aku harus berhadapan dengan dia (Gabriel Marinelli). Intensitas permainannya benar-benar mengejutkanku,” ujar Kieran Tierney seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.

Kieran Tierney mengaku sangat terkesan oleh kemampuan dan etos kerja Gabriel Martinelli di Arsenal.
football.london

Lebih lanjut, eks pemain Celtic FC itu mengatakan, “Aku berkata kepada diriku sendiri, inilah standard yang kubutuhkan agar dapat bermain untuk Arsenal.”

Dalam pandangan Tierney, etos kerja luar biasa itu akan membuat Gabriel Martinelli melesat. “Kupikir rasa lapar, semangat, dan talentanya sudah lebih dari cukup untuk menjadikan dia pemain berkelas dunia selama bertahun-tahun,” kata dia.

Tierney dan Martinelli sama-sama baru bergabung dengan Arsenal pada musim ini. Namun, kisah keduanya berbeda. Martinelli sudah tampil 24 kali dan mencetak 10 gol pada berbagai ajang, sedangkan Tierney baru turun dalam 12 pertandingan.

Kieran Tierney tak tampil dalam banyak laga Arsenal musim ini karena cedera. Dia sempat mengalami cedera pinggul dan bahu sehingga harus menepi cukup lama. Padahal, tadinya dia diproyeksi sebagai bek kiri andalan The Gunners.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gabriel Martinelli Ingin Memenangkan Liga Champions Bersama Arsenal

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Winger muda Arsenal, Gabriel Martinelli, ingin menjadi legenda Arsenal dan membawa The Gunners meraih gelar Liga Champions. Martinelli sendiri baru didatangkan musim ini dari klub Brasil.

Pemain berusia 18 tahun sudah mencetak 10 gol dari 23 laga. Dengan statistik itu pelatih Liverpool, Juergen Klopp, bahkan mengatakan Martinelli merupakan salah satu talenta terbaik abad ini.

Martinelli mengatakan dia ingin memberi banyak trofi untuk Arsenal. termasuk Liga Champions.

“Saya ingin sekali memenangkan Liga Champions dan banyak gelar domestik untuk membuat fans Arsenal senang. Mereka pantas menerimanya, bukan hanya suporter tapi seluruh staff klub.” Ucap Martinelli seperti yang dikutip Football5Star.com dari FourFourTwo.

Gabriel Martinelli Ingin Memenangkan Liga Champions Bersama Arsenal
Premier League News Now

Selain membawa gelar untuk Arsenal, Martinelli juga ingin menjadi Legenda Arsenal.

“Saya ingin membalas budi klub yang telah memberi segalanya terhadap saya sejauh ini, sebagai hasilnya, legenda Arsenal.

Martinelli juga membicarakan soal pelatihnya, Mikel Arteta.

“Dia orang yang brilian. Dia benar-benar memperhatikan pergerakan saya dan mendorong saya untuk bisa berkembang lagi, bukan cuma dalam serangan tapi dalam bertahan juga. Dia bukan tipe orang yang pemarah, tapi dia menunjukan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan di lapangan.” Kata pemain asal Brasil itu.

Gabriel Martinelli baru didatangkan dari tim divisi empat liga Brasil, Ituano, dengan harga 6,4 juta euro musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Curhat Gabriel Martinelli Ditolak Barcelona

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Striker Brasil, Gabriel Martinelli, mengaku bahagia di Arsenal. Namun, sebelum mencapai kebahagiaan itu, ia pernah sakit hati ketika ditolak oleh Barcelona.

Gabriel Martinelli digaet Arsenal dari klub Brasil, Ituano pada musim panas lalu. Arsenal mengalahkan sejumlah klub untuk mendapatkan tanda tangan pemain yang baru berusia 18 tahun tersebut.

Secara luar biasa, Martinelli pun langsung menunjukkan performa impresif bersama tim utama Arsenal. Sejauh ini ia sudah tampil dalam 23 laga di semua kompetisi dengan menciptakan 10 gol dan dua assist.

Sebelum bergabung dengan Arsenal, Martinelli sempat menjalani trial di Barcelona. Namun setelah itu, tak ada tawaran konkret yang datang dari klub Catalan tersebut.

Gabriel Martinelli - Arsenal - Unai Emery - @EuropaLeague
Getty Images

“Sebelum Piala Sao Paulo, saya latiha di Barcelona. Saya menghabiskan 15 hari di sana. Barcelona mengundang saya untuk berlatih bersama mereka di La Masia, tetapi setelah itu mereka tidak ingin melakukan apa pun dengan saya, mereka tidak memberi tahu saya apa pun. Saya kembali ke Ituano, saya bermain Copinha dan kemudian saya pindah ke Arsenal,” kata Gabriel Martinelli di Soccerway.

“Di La Masia, mereka semua sangat bagus, saya mengambil keuntungan penuh dan memberikan yang terbaik. Untuk melihat bagaimana mereka berlatih, mengetahui struktur klub, kota, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan.”

“Saya bahkan berlatih dengan Ansu Fati dan kami menjadi teman. Dia banyak membantu saya di sana dan sekarang bermain di tim utama. Dia adalah anak laki-laki yang pantas menerima semua yang terjadi padanya. Dia sangat rendah hati dan menyambut saya dengan sangat baik di sana,” Gabriel Martinelli menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Ronaldinho: Martinelli Mirip Ronaldo

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Brasil, Ronaldinho, memberikan pujian tinggi kepada bomber Arsenal, Gabriel Martinelli. Menurut dia, pemain 18 tahun itu mirip Ronaldo Luis Nazário de Lima.

Gabriel Martinelli gabung Arsenal pada awal musim ini. Ia menjalani debut di Premier League pada kemenangan 1-0 atas Newcastle, bermain sebagai pengganti di menit ke-84.

Melihat bakat yang dimiliki Martinelli, Unai Emery memainkan Martinelli pada kompetisi Europa League dan Carabao Cup. Ia sukses mengembalikan kepercayaan Emery dengan raihan tujuh gol dan tiga assist pada dua kompetisi tersebut.

Freddie Ljungberg mulai memberikan kesempatan kepada Martinelli dan Mikel Arteta meneruskannya. Martinelli sukses mencetak dua gol pada dua laga terakhir Arsenal menghadapi Sheffield United dan Chelsea.

Namanya makin menggema setelah ia membawa bola dari ujung kotak penalti Arsenal ke kotak penalti Chelsea sebelum menjebol gawang Kepa Arrizabalaga dengan tenang. Total, Martinelli sudah memyumbangkan 10 gol dan tiga assist dalam 21 pertandingan bersama Arsenal musim ini.

Gabriel Martinelli memecahkan rekor Theo Walcott pada laga Arsenal vs Standard Liege.
@premierleague

“Kami sebagai orang Brasil sangat gembira dengan Gabriel Martinelli dan masa depannya. Itu adalah satu hal untuk memiliki bakat, tetapi yang lain pada usia 18 tahun memiliki kepercayaan diri. Dia mengingatkan saya pada Ronaldo. Pada musim pertamanya di Eropa dia mencetak 30 gol dan orang-orang berpikir : ‘Siapa anak Brasil berusia 18 tahun ini?’,” kata Ronaldinho di Soccerway.

“Dia menginginkan bola, dia akan berlari menuju lawan, tidak ada rasa takut tidak peduli pemain atau tim mana yang dia lawan dan saya melihat sikap yang sama di Martinelli. Dia hanya ingin memiliki bola dan mencetak gol. Ronaldo kemudian menjadi pemain terbaik di dunia dan itu juga bisa menjadi tujuan Gabriel Martinelli,” Ronaldinho menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arteta: Arsenal Harus Lindungi Martinelli

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, minta Gabriel Martinelli untuk tetap fokus, meski mendapat banyak pujian berkat performa gemilangnya.

“Saya ingin berbicara tentang potensi Martinelli, lebih dari apa yang terjadi saat ini, karena baginya masih ada jalan panjang. Saya ingin Martinelli berlatih dengan kepala tertunduk setiap hari dan perlahan dia akan mulai mendapatkan pujian jika dia melakukan apa yang perlu dia lakukan setiap hari, tetapi ini bukan tentang satu atau dua hari,” kata Arteta di Soccerway.

Kata-kata Mikel Arteta sebelum laga membuat para pemain Arsenal bermain bagus dan menang atas Manchester United.
Getty Images

Arsenal menahan imbang tuan rumah Chelsea 2-2 pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, Rabu (22/1/2020) dini hari WIB. Gabriel Martinelli menyumbang satu gol untuk The Gunners di laga tersebut.

Itu adalah gol ke-10 Martinelli bersama Arsenal musim ini. Ia jadi remaja pertama di Arsenal yang mencatatkan hal tersebut setelah Nicolas Anelka.

Berkat kegemilangannya bersama Arsenal, Gabriel Martinelli mendapatkan banyak pujian. Namun, Arteta berharap pemain 18 tahun itu tak besar kepala.

“Cara Martinelli bersaing dan betapa beraninya dia dalam setiap keputusan di lapangan itu sangat tidak biasa bagi anak 18 tahun. Kami harus mendukungnya dan melindunginya. Kami tidak bisa hanya memberinya lisensi untuk berpikir dia bisa melakukan itu setiap hari dan menempatkan dirinya di bawah tekanan.”

“Ini benar-benar kebalikannya. Dia perlu bermain dengan kebebasan itu di mana dia memiliki lisensi untuk melakukan apa yang dia ingin lakukan di lapangan,” Arteta menambahkan.

Arsenal sendiri kini berada di posisi 10 klasemen Liga Inggris. Gabriel Martinelli dan kawan-kawan mengoleksi 30 poin dari 24 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aksi Gabriel Martinelli Bikin Arteta Geleng-Geleng

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan pujian Gabriel Martinelli. Menurut dia, pemain 18 tahun itu menunjukkan semangat luar biasa melawan Chelsea.

Arsenal menahan imbang tuan rumah Chelsea 2-2 pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, Rabu (22/1/2020) dini hari WIB. Gabriel Martinelli menyumbang satu gol untuk The Gunners di laga tersebut.

Itu adalah gol ke-10 Gabriel Martinelli bersama Arsenal musim ini. Ia jadi remaja pertama di Arsenal yang mencatatkan hal tersebut setelah Nicolas Anelka.

Arsenal vs Standard Liege - Liga Europa - Gabriel Martinelli - uefa. com 2
uefa.com

“Untuk bermain di stadion ini seperti yang Gabriel Martinelli lakukan dengan 10 pemain dan melawan Azpilicueta, yang menurut saya adalah salah satu pemain bertahan terbaik di liga, dan dia akan melawannya setiap saat, Anda perlu keberanian untuk melakukan itu,” kata Arteta di Soccerway.

“Kemudian energinya. Saya ingin menariknya beberapa kali karena dia terlihat lelah, dia kram dan menit berikutnya dia berlari 60 yard lagi.”

“Bukan hanya Martinelli. Saya pikir Alexandre Lacazette bermain di level yang sangat bagus, meskipun dia tidak mencetak gol, dan Nico Nicolas Pepe juga, dan semua orang. Mereka berjuang sangat keras dalam latihan untuk mencoba untuk meyakinkan kami untuk bermain lebih banyak.”

“Ketika mereka mempertanyakan beberapa hal, saya memberi tahu mereka untuk berbicara di lapangan dan ini buktinya,” Arteta menambahkan.

Arsenal sendiri kini berada di posisi 10 klasemen. The Gunners mengoleksi 30 poin dari 24 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Bellerin: Gabriel Martinelli Selalu Datang Pertama Saat Latihan

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Arsenal, Hector Bellerin, menilai Gabriel Martinelli adalah contoh profesional sejati. Hal ini ia katakan usai laga melawan Chelsea.

Arsenal menahan imbang tuan rumah Chelsea 2-2 pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, Rabu (22/1/2020) dini hari WIB. Gabriel Martinelli menyumbang satu gol untuk The Gunners di laga tersebut.

Itu adalah gol ke-10 Gabriel Martinelli bersama Arsenal musim ini. Ia jadi remaja pertama di Arsenal yang mencatatkan hal tersebut setelah Nicolas Anelka.

Gabriel Martinelli2
teamtalk.com

“Tak banyak pemain 18 tahun seperti Gabriel Martinelli. Banyak orang berbicara tentang bakatnya, tetapi yang tidak dilihat orang adalah bahwa dia adalah seorang profesional. Dia datang lebih awal setiap hari. Dia melakukan semua hal yang diminta darinya,” kata Bellerin di Soccerway.

“Dia adalah pemain pertama yang menekan lawan dan pemain terakhir yang meninggalkan semuanya di lapangan. Golnya hanya nilai tambah. Dia membantu kami dalam segala hal dan hal yang perlu dipuji semua orang adalah sikapnya. Itulah yang membuatnya menjadi pemain.”

“Gabriel Martinelli jelas sangat muda dalam kariernya, begitu banyak hal yang bisa terjadi, tetapi jika dia terus seperti sekarang, dia pasti akan melangkah sangat jauh,” Bellerin menambahkan.

Arsenal sendiri kini berada di posisi 10 klasemen. The Gunners mengoleksi 30 poin dari 24 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arsenal Bakal Sulit Pertahankan Martinelli

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Arsenal, Ian Wright, memprediksi The Gunners akan sulit mempertahankan pemain bertalenta emas seperti Gabriel Martinelli.

Arsenal bermain imbang 1-1 dengan Sheffield United pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Emirates Stadium, Sabtu (18/1/2020) malam WIB. Dalam laga itu, gol The Gunners dilesakkan Gabriel Martinelli.

Itu adalah gol kesembilan Gabriel Martinelli bersama Arsenal musim ini. Menurut Wright, pemain 18 tahun itu memang punya potensi besar.

Arsenal vs Standard Liege - Liga Europa - Gabriel Martinelli - uefa. com
Getty Images

“Ketika Anda melihat Gabriel Martinelli, Anda bisa melihat ada rasa lapar dan tekad tentang dia. Saya telah melakukan kontak dengannya dengan teks dan hal-hal, Anda dapat melihat bahwa semua yang dia ingin lakukan adalah melakukannya dengan baik,” kata Wright di Soccerway.

“Martinelli sangat lapar. Saya pikir hanya Jadon Sancho ketika remaja yang telah mencetak lebih banyak gol daripada dia di lima liga teratas, sehingga dia seseorang yang pasti memiliki sesuatu dalam dirinya.”

“Kami beruntung memiliki Martinelli dan jika dia terus memperbaiki permainannya, maka akan sangat sulit untuk tetap mempertahankannya. Jika mereka dapat menciptakan peluang, cara dia bergerak ke dalam kotak penalti, dia akan mencetak gol dan itulah yang perlu dilakukan Arsenal, mencetak lebih banyak gol dan menciptakan lebih banyak peluang,” Wright menambahkan.

Arsenal sendiri kini berada di posisi 10 klasemen Liga Inggris. Martinelli dan kawan-kawan mengoleksi 29 poin, hasil dari 23 pertandingan yang dilalui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arteta: Gabriel Martinelli Punya Nyali Besar

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memuji Gabriel Martinelli yang tampil impresif melawan Sheffield United. Di mata dia, pemain asal Brasil tersebut punya nyali besar di lapangan.

“Gabriel Martinelli adalah anak berusia 18 tahun dengan semua antusiasme, tetapi juga sangat berani untuk membuat keputusan, untuk mengancam lawan setiap saat,” kata Arteta di Soccerway.

Gabriel Martinelli memecahkan rekor Theo Walcott pada laga Arsenal vs Standard Liege.
Getty Images

Arsenal bermain imbang 1-1 dengan Sheffield pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Emirates Stadium, Sabtu (18/1/2020) malam WIB. Dalam laga itu, gol The Gunners dilesakkan Gabriel Martinelli.

Itu adalah gol kesembilan Martinelli bersama Arsenal musim ini. Menurut Arteta, pemain 18 tahun itu memang punya potensi besar.

Martinelli tidak takut berduel dengan lawan. Ia juga cepat bergerak ke kotak penalti ketika rekan-rekannya di Arsenal melepas umpan ke sana.

“Dia selalu berada di tengah-tengah gawang, menunggu kesempatan untuk datang. Faktanya dia belum bermain selama 90 menit, sejak cedera, tetapi gaya bermainnya masih sama seperti dulu. Itu impresif,” Arteta menambahkan.

Arsenal sendiri kini berada di posisi 10 klasemen Liga Inggris. Gabriel Martinelli dan kawan-kawan mengoleksi 29 poin, hasil dari 23 pertandingan yang dilalui.

Pada laga berikutnya, Arsenal akan tandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge. Kemenangan jadi harga mati demi mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara Liga Inggris.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Legenda Arsenal Puji Naluri Martinelli

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Arsenal, Ian Wright, menilai Gabriel Martinelli punya naluri yang sangat baik di kotak penalti. Ia berkaca pada penampilan sang pemain melawan Sheffield United.

Arsenal bermain imbang 1-1 dengan Sheffield United pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Emirates Stadium, Sabtu (18/1/2020) malam WIB. Dalam laga itu, gol The Gunners dilesakkan Gabriel Martinelli.

Itu adalah gol kesembilan Gabriel Martinelli bersama Arsenal musim ini. Menurut Wright, pemain 18 tahun itu memang punya potensi besar.

Gabriel Martinelli2
teamtalk.com

“Martinelli adalah pemain yang membuat penggemar Arsenal sangat bersemangat. Dia adalah seseorang yang terus berusaha masuk ke dalam kotak, dia memiliki gerakan hebat,” kata Wright pada Match of the Day.

“Ketika Anda melihatnya, dia tajam, selalu ingin masuk ke dalam kotak penalti, menusuk dengan baik ke dalam kotak penalti. Dia mendapatkan dirinya ke posisi dan kemudian melihat gerakannya sekarang dan dia mendapatkan gol.”

Dalam laga itu, Gabriel Martinelli menggantikan posisi Pierre-Emerick Aubameyang. Nama terakhir sedang menjalani skorsing tiga pertandingan.

“Saya pikir Martinelli di bawah banyak tekanan dengan Aubameyang absen. Semua orang mengatakan ‘Dia harus datang’, bisakah dia mengisi posisi di lini depan? Saya pikir dia melakukannya dengan baik,” Wright menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gabriel Martinelli Bingung Dikaitkan dengan Timnas Italia

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Gabriel Martinelli saat ini sedang menjadi buah bibir karena tampil cukup memuaskan bersama Arsenal. Hal ini kemudian berdampak pada masa depannya di tim nasional.

Gabriel Martinelli adalah pemain asal Brasil. Tapi dia memiliki paspor Italia yang membuat dirinya juga berpeluang memperkuat Gli Azzurri.

Akan tetapi, sang bomber menolak untuk memperkuat Italia. Ia justru bingung dikaitkan dengan tim asuhan Roberto Mancini.

WhatsApp Image 2019 12 10 at 04.45.04
@premierleague

“Saya orang Brasil dan mimpi saya tentu saja bisa bermain untuk Brasil. Saya heran dikaitkan dengan tim lain. Saya memang bisa bermain untuk Italia karena punya paspornya tapi saya tidak memikirkan hal itu,” ujar Martinelli seperti dikutip Football5star dari DAZN, Jumat (17/1/2020).

“Saya belum mendapat panggilan dari Brasil. Tapi saya akan menunggu. Kita lihat saja apa yang akan terjadi. Saya berharap bisa memenuhi mimpi saya untuk berseragam Brasil,” ia menambahkan.

Gabriel Martinelli mendapat paspor Italia dari ibunya yang merupakan orang Toscana. Walau begitu, sang bomber lahir dan besar di Negeri Samba.

Pemain berusia 18 tahun didatangkan Arsenal dari klub Brasil, Ituano. Pada musim pertamanya dia sudah berhasil mencetak delapan gol dari 19 penampilan di semua kompetisi.

Sedangkan di tingkat tim nasional, Martinelli baru memperkuat Brasil U-23. Ia baru mengoleksi satu pertandingan saat menghadapi Argentina U-23 November lalu di sebuah pertandingan persahabatan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hasil West Ham vs Arsenal: Sejarah Sempurna Martinelli

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Arsenal akhirnya memutus rentetan hasil mengecewakan di delapan pertandingan. Menghadapi West Ham United di Stadion London, Selasa (10/12/2019) dinihari WIB, Gabriel Martinelli dkk meraih kemenangan 3-1.

Menjalani laga berat ketika kondisi tim sedang tak stabil, pelatih Freddie Ljungberg melakukan beberapa perubahan. Ainsley Maitland-Niles, Nicolas Pepe, dan Gabriel Martinelli dimainkan sebagai starter.

Hasilnya memang tidak terlalu instan. Pasalnya mereka sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama. Adalah Angelo Ogbonna yang menambah tekanan The Gunners lewat golnya pada menit ke-38.

WhatsApp Image 2019 12 10 at 04.45.05
@premierleague

Akan tetapi, Freddie Ljungberg berhasil membawa timnya bangkit pada babak kedua. Hanya dalam kurun waktu 10 menit The Gunners sukses membalikkan keadaan.

Gol penyeimbang lahir dari kaki Gabriel Martinelli. Gol ini sekaligus jadi gol pertamanya di ajang Premier League. Tidak hanya itu, gol yang dicetak pada menit ke-60 juga berhasil menggoreskan namanya di buku sejarah klub.

Striker asal Brasil jadi pemain termuda Arsenal yang mencetak gol di Premier League sebagai starter. Saat ini ia baru berusia 18 tahun 174 hari.

Setelah itu giliran Nicolas Pepe dan Pierre-Emerick Aubameyang yang mencetak gol sekaligus mengubah papan skor menjadi 3-1 untuk keunggulan tim tamu.

Kendati terus mengendalikan permainan, Arsenal gagal menambah keunggulan. Tapi skor 3-1 ini sudah cukup melambungkan posisi mereka ke peringkat kesembilan dengan 22 poin. Sedangkan West Ham tak beranjak dari posisi ke-16 dengan 16 angka.

Susunan Pemain:

West Ham United (4-4-1-1): 25-David Martin; 3-Aaron Cresswell Arthur Masuaku 51′), 21-Angelo Ogbonna, 4-Fabian Balbuena, 24-Ryan Fredericks; 11-Robert Snodgrass (Nathan Holland 78′), 16-Mark Noble, 41-Declan Rice, 18-Pablo Fornals; 8-Felipe Anderson (Sebastian Haller 71′); 30-Michail Antonio
Pelatih: Manuel Pellegrini

Arsenal (4-2-3-1): 1-Bernd Leno; 15-Ainsley Maitland-Niles, 21-Callum Chambers, 5-Sokratis, 3-Kieran Tierney (Sead Kolasinac 29′); 34-Granit Xhaka (Matteo Guendouzi 86′), 11-Lucas Torreira; 19-Nicolas Pepe (Reiss Nelson 88′), 10-Mesut Oezil, 35-Gabriel Martinelli; 14-Pierre-Emerick Aubameyang

Pelatih: Freddie Ljungberg

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

David Luiz: Martinelli Punya Mental Baja

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Arsenal, David Luiz, memberikan pujian kepada Gabriel Martinelli. Di mata dia, pemain 18 tahun itu punya mental baja.

Arsenal beruntung mendapatkan Martinelli di awal musim ini hanya dengan 6,7 juta euro (Rp104 miliar) dari Ituano. Sang wonderkid telah bermain dalam delapan laga The Gunners di semua ajang dengan sumbangan tujuh gol.

Salah satu laga terbaiknya ketika turun sebagai starter di Liga Europa melawan Standard Liege. Dalam laga itu, Arsenal menang telak 4-0 dan Martinelli berhasil mencetak dua gol hanya dalam waktu 16 menit.

Raihan membuat dirinya menjadi pemain termuda Arsenal yang mampu cetak dua gol dalam satu laga di kompetisi Eropa. Luiz pun memuji sang bomber muda.

David Luiz sangat mengidolakan Pablo Aimar yang pernah membela Johor Darul Takzim.
Getty Images

“Saya tidak akan mengatakan siapa yang merupakan talenta terbaik, tetapi mentalitas terbaik saat ini adalah Martinelli,” kata Luiz kepada 90min.com.

“Dia memiliki mental yang hebat, itu istimewa, dia adalah pemain top, pemain top, tapi yang benar-benar mengesankan saya adalah mentalitasnya di tempat latihan, dan cara dia bereaksi untuk mencetak gol, seperti di Anfield, dan bagaimana dia terus bekerja dengan mental yang hebat.”

“Dia mengambil langkah demi langkah kesempatan dan dia memiliki fokus, tekad, dan rasa hormat yang sama untuk segala sesuatu dan dia sangat dewasa untuk usianya,” Luiz menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arsenal vs Standard Liege: Gabriel Martinelli Patahkan Rekor Walcott

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Performa apik ditunjukkan Gabriel Martinelli pada ajang Liga Europa, Jumat (4/10/2019) dini hari WIB. Dia mencetak dua gol dalam laga Arsenal vs Standard Liege. Dua golnya itu membuka kemenangan 4-0 yang dibukukan The Gunners.

Bukan hanya membuka kemenangan, torehan dua gol pada laga melawan Standard Liege itu juga membuat Gabriel Martinelli mencetak sejarah. Dia mematahkan rekor Theo Walcott sebagai pemain termuda yang mencetak brace bagi The Gunners pada kancah antarklub Eropa.

Saat turun pada laga Arsenal vs Standard Liege, Gabriel Martinelli berumur 18 tahun 107 hari. Adapun Theo Walcott berumur 18 tahun 190 hari saat menjejalkan dua gol pada laga fase grup Liga Champions melawan Slavia Praha yang berkesudahan 7-0 pada 23 Oktober 2007.

Gabriel Martinelli mencetak dua gol dalam laga Arsenal vs Standard Liege.
standard.co.uk

Satu hal yang spesial, striker muda Brasil itu mencetak dua gol ke gawang Standard Liege dalam tempo cepat. Kedua golnya hanya berselang 131 detik. Gol pertamanya dibuat saat pertandingan berjalan 13 menit. Sementara itu, gol keduanya dicetak ketika pertandingan memasuki menit ke-16.

Bukan hanya mencetak dua gol, striker berumur 18 tahun yang baru direkrut dari Ituano pada awal musim itu juga membuat satu assist. Lewat umpan cantiknya, Dani Ceballos mencetak gol keempat The Gunners ke gawang sang lawan.

Pertandingan Arsenal vs Standard Liege merupakan penampilan ketiga gabriel Martinelli bersama klub asuhan Unai Emery. Sebelumnya, dia turun selama 6 menit ketika The Gunners menang 1-0 atas Newcastle United pada pekan pertama Premier League dan tampil penuh saat menang 5-0 atas Nottingham Forest pada Babak III Carabao Cup. Dalam laga melawan Forest, dia juga mencetak dua gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gabriel Martinelli Punya Masa Depan Cerah di Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Arsenal, Unai Emery, merasa sangat senang dengan penampilan gemilang Gabriel Martinelli pada partai melawan Standard Liege dinihari tadi. Menurutnya, Martinelli akan punya masa depan yang cerah apabila terus bekerja keras.

Pada partai melawan Standard Liege, Martinelli memang menunjukkan penampilan yang luar biasa. Pemain 18 tahun itu berhasil mengemas dua gol dan satu assist. Sumbangsih tersebut mampu membawa The Gunners meraih kemenangan dengan skor telak, 4-0.

“Hal pertama yang ada di pikiran Gabriel Martinelli ketika bermain adalah, membantu kami meraih kemenangan. Kami tentu ingin bekerja keras dan memberikannya tanggung jawab lebih,” ujar Unai Emery di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Gabriel Martinelli - Arsenal - Unai Emery - Squawka
Squawka

“Di masa pramusim, Martinelli menunjukkan penampilan yang sempurna. Saya pun sudah bicara kepadanya. Saya mengatakan kalau dia akan memiliki masa depan yang cerah apabila tetap mempertahankan rasa lapar dan terus bekerja keras,” sambung Emery menambahkan.

Selain brace Martinelli, ada dua pemain Arsenal lain yang tampil bai pada partai melawan Standard Liege. Mereka adalah Reiss Nelson dan Joe Willock. Keduanya mampu membuat lini belakang Standard Liege kocar-kacir sepanjang pertandingan.

Brace yang ia cetak ke gawang Standard Liege membuat Martinelli kini sudah berhasil mencetak empat gol dari dua laga melawan Arsenal. Sebelumnya, ia juga mengemas brace dalam laga Carabao Cup melawan Nottingham Forrest pekan lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Arsenal vs Standard Liege: Gabriel Martinelli Pimpin Pesta Tuan Rumah

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang muda, Gabriel Martinelli, menjadi bintang kemenangan Arsenal pada partai Liga Europa melawan Standard Liege, Jumat (4/10) dinihari WIB. Dalam partai Arsenal vs Standard Liege yang berakhir dengan skor 4-0, Martinelli berhasil mencetak dua gol.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-13, mereka berhasil mencetak gol pertama lewat sundulan Gabriel Martinelli yang menerima umpan silang Kieran Tierney.

Tiga menit berselang, The Gunners berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini giliran Reiss Nelson yang memberikan umpan gemilang kepada Martinelli untuk gol keduanya di pertandingan ini.

Unggul dua gol, Arsenal tetap melancarkan serangan. Hasilnya, mereka mampu mencetak gol ketiga pada menit ke-22 melalui aksi Joe Willock yang memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Nelson. Skor 3-0 untuk tim tuan rumah pun bertahan hingga masa turun minum.

Arsenal vs Standard Liege - Liga Europa - Gabriel Martinelli - uefa. com 2
uefa.com

Di babak kedua, Arsenal yang unggul tiga gol tetap tak mengendurkan serangannya. Pada menit ke-57, mereka berhasil mencetak gol keempatnya. Kali ini, Gabriel Martinelli berperan menjadi arsitek dari gol Arsenal yang dicetak oleh Dani Ceballos.

Selepas gol dari Ceballos, tim tuan rumah baru mulai mengendurkan serangan. Standard Liege pun mulai membangun momentum demi bisa memperkecil ketertinggalannya.

Meskipun sudah mengendurkan tempo serangan, Arsenal tetap mampu menciptakan beberapa peluang di sisa waktu pertandingan babak kedua. Meskipun kedua tim saling jual beli serangan, tak ada gol tambahan yang tercipta.

Skor 4-0 pun menjadi hasil akhir dari pertandingan Arsenal vs Standard Liege. Hasil ini membuat The Gunners berhak menduduki posisi puncak klasemen grup F Liga Europa setelah meraih poin penuh dari dua pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN ARSENAL VS STANDARD LIEGE:

Arsenal: 26-Emiliano Martinez; 2-Hector Bellerin, 20-Skhodran Mustafi, 16-Rob Holding, 3-Kieran Tierney; 11-Lucas Torreira, 8-Dani Ceballos; 15-Ainslay Maitland-Niles (19-Nicolas Pepe 66′), 28-Joe Willock (29-Matteo Guendouzi 74′), 24-Reiss Nelson (14-Pierre-Emerick Aubameyang 79′); 35-Gabriel Martinelli

Pelatih: Unai Emery

Standard Liege: 30-Vanja Miliknovic-Savic; 27-Mergim Vojvoda, 2-Zinho Vanheusden, 34-Konstantinos Laifis, 24-Nicolas Gavory; 18-Aleksandar Boljevic (10-Mehdi Carcela 58′), 28-Samuel Bastien, 8-Gojko Cimirot, 40-Paul-José M’Poku; 22-Maxime Lestienne (19-Selim Amallah 80′); 9-Renaud Emond (25-Felipe Avenatti 73′)

Pelatih: Michael Preud’homme

Kartu Kuning: M’Poku 41′

Unai Emery Sebut Gabriel Martinelli Bisa Jadi Kartu AS Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Arsenal Unai Emery memuji striker muda berusia 18 tahun Gabriel Martinelli. Menurut Emery, Martinelli bisa menjadi kartu as bagi perjalanan Arsenal di musim ini.

“Dia bersama kita karena dia pantas untuk bermain bersama Arsenal. Pra musim adalah kesempatan untuk menunjukkan penampilannya. Dia pemain yang sangat cepat dan memiliki kualitasi,” kata Emery seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports, Kamis (3/10/2019).

Martinelli sempat diturunkan Emery saat Arsenal berlaga di Piala Liga Inggris melawan Nottingham Forest. Menurut Emery, penampilan striker asal Brasil itu cukup menjanjikan.

Gabriel Martinelli2
teamtalk.com

“Dia memberi tekanan yang sangat bagus untuk tim lawan. Kecepatanya sangat bagus dan paham bagaimana mencetak peluang gol. Tiap hari dia menunjukkan peningkatan yang cukup baik,” tambah Emery.

“Dia masih muda dan jika terus berkembang, ia akan terus bersama kami dan tunjukkan jadi pemain penting,” ucapnya.

Martinelli sendiri menyebut bahwa dirinya sangat senang bisa diberi kesempatan oleh Unai Emery. Menurutnya ia pun akan berusaha untuk terus memberikan penampilan terbaik.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jelang Manchester United vs Arsenal, Martinelli Panaskan Tensi

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Liga Inggris pekan ini akan menyuguhkan laga besar antara Manchester United vs Arsenal, Senin (30/9/2019). Satu nama yang kali ini mencuri perhatian adalah striker muda tim tamu, Gabriel Martinelli.

Bukan soal dua gol yang dibuat Martinelli saat membawa Arsenal menang 5-0 atas Nottingham Forest di Carabao Cup, tapi soal bagaimana dirinya nyaris menerima pinangan Manchester United beberapa tahun lalu.

Kemungkinan pemain asal Brasil pindah ke Old Trafford tjadi pada 2015 dan 2017 lalu. Ketertarikan pihak klub bahkan membuatnya menjalani trial selama beberapa hari.

gabriel martinelli paul pogba manchester evening news
Manchester Evening News

“Dari 2015 dan 2017 saya datang ke Manchester empat kali untuk memenuhi latihan selama 15 hari. Saya kemudian menyempatkan foto bersama Patrice Evra, Marouane Fellaini, dan pemain lain. Pogba tahu saya berasal dari Brasil dan dia bertanya apakah semua berjalan lancar,” kata Martinelli seperti dilansir Daily Mail, Jumat (27/9/2019).

“Saya hampir menandatangani kontrak bersama mereka, tapi pada akhirnya tidak ada yang terjadi. Sekarang saya bersama Arsenal dan terus berkembang. Tentu saja saya ingin main nanti, tapi semua keputusan ada di tangan pelatih,” tambahnya.

Di sisi lain, performa gemilang pemain berusia 18 tahun di Carabao Cup membuat fan Arsenal mendesak Unai Emery untuk menurunkannya lagi saat melawan Manchester United. Kendati belum memastikan apa-apa, sang pelatih kemungkinan besar akan membawa serta sang pemain ke Old Trafford.

Puja-Puji Unai Emery untuk Gabriel Martinelli

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan Arsenal atas Nottingham Forest dengan skor 5-0 di ajang Carabao Cup tak lepas dari performa gemilang striker muda mereka, Gabriel Martinelli. Performanya itu pun langsung disanjung Unai Emery.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Emirates, Gabriel Martinelli mencetak brace. Dua gol yang ia cetak tercipta pada babak pertama dan masa injury time.

Usai pertandingan, Unai Emery mengatakan permainan pemain asal Brasil itu sangat menawan. Di usianya yang masih sangat muda, sang pelatih yakin jika strikernya itu punya masa depan cerah.

Unai Emery menyerahkan nasib Laurent Koscielny kepada para petinggi Arsenal.
Football London

“Gabriel pemain yang masih sangat muda. Tapi dia sekarang bermain bersama kami dan kami menunggu dan menayksikannya bermain serta melihatnya terus berkembang bersama kami. Dia sudah bermain sangat bagus di pramusim dan sudah menunjukkan spirit yang luar biasa selama ini,” kata Emery seperti dilansir AS, Rabu (25/9/2019).

“Saya sudah berbicara padanya dan menegaskan selalu ada peluang bermain untuknya. Apa yang sudah ditunjukkan selama pramusim, latihan, dia buktikan hari ini. Dia sangat pantas mendapatkannya dan semua orang senang dengan apa yang dia lakukan,” tambah sang pelatih.

Di sisi lain, performa apik pemain berusia 18 tahun itu membuat fan Arsenal menuntut Unai Emery untuk terus memainkannya di Premier League. Tapi tuntutan tersebut sepertinya masih berat terlaksana. Pasalnya di lini depan sudah ada Pierre Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Martinelli Wujudkan Mimpi Bermain di Eropa dengan Bergabung ke Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaArsenal mengonfirmasi telah mendatangkan striker muda Brasil, Gabriel Martinelli, dari Ituano. Kepastian Martinelli ke Emirates dikabarkan melalui situs resmi, Selasa (2/7/2019).

Gabriel Martinelli merupakan pembelian pertama Arsenal di musim panas 2019-20. Ia menandatangani kontrak jangka panjang dengan skuat asuhan Unai Emery yang dikabarkan senilai 6 juta pounds.

Kepada situs resmi The Gunners, Martinelli mengaku senang memiliki kesempatan bermain di Eropa yang juga sebuah impiannya sejak kecil.

“Ini adalah mimpi sejak saya masih kecil dan juga impian keluarga saya agar saya bermain di Eropa dan bermain untuk tim besar seperti Arsenal. Saya akan mengambil kesempatan ini,” ucap striker berusia 18 tahun.

Martinelli sempat mendapatkan panggil bersama timnas Brasil saat persiapan Copa America 2019 dan mengaku kesempatan tersebut merupakan suatu hal yang berharga karena dapat belajar dari pemain senior.

Selain itu, Gabriel Martinelli mengaku mengidolakan striker Portugal, Cristiano Ronaldo. Ia menyukai gaya permainan dan jiwa kerja keras yang ditunjukan oleh striker Juventus itu.

“Model gaya permainan saya seperti Cristiano Ronaldo. Dia adalah pemain yang bekerja keras, mendorong dirinya ke tingkat berikutnya. Selalu dalam termotivasi untuk gelar dan gelar individu,” kata Martinelli.

Gabriel Martinelli terpilih dalam tim terbaik tahun 2019 di Campeonato Paulista, sedangkan bersama Arsenal ia akan langsung bergabung dalam persiapan pramusim 2019-20.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]