Eks AC Milan: Simone Inzaghi Bakal Dapat Tekanan Jadi Pelatih Inter

gamespool
Eks AC Milan: Simone Inzaghi Bakal Dapat Tekanan Jadi Pelatih Inter 4

Football5Star.com, Indonesia – Legenda AC Milan, Gennaro Gattuso, yakin Simone Inzaghi pasti akan mendapat tekanan besar menjadi pelatih Inter menggantikan Antonio Conte. Tapi, Gattuso yakin Inzaghi bisa mengatasinya.

Simone Inzaghi ditunjuk untuk menggantikan Antonio Conte sebagai pelatih Inter. Dalam lima tahunnya bersama Lazio, Inzaghi berhasil memberi satu gelar Coppa Italia dan dua Piala Super Italia. Inzaghi juga membawa Il Biancocelesti masuk ke Liga Champions musim lalu.

Tapi menurut Gattuso, prestasi itu tidak akan membantu Inzaghi keluar dari tekanan melatih Inter yang mana itu adalah hal yang normal.

Mourinho dan Simone Inzaghi Diklaim Paling Berpeluang untuk Dipecat
Football Italia

“Kedatangan Inzaghi akan mengubah sedikit. Sistem taktikal akan tetap sama bahkan setelah berpisah dengan Conte. Inzaghi masih muda tapi siap. Jelas bahwa akan ada beberapa tekanan, itu normal jika Anda pergi untuk melatih juara Italia,” ucap Gattuso seperti dikutip Football5Star.com dari Il Mattino.

Eks AC Milan lainnya, Jean-Pierre Papin, mengatakan bahwa Serie A 2021-22 akan lebih terbuka, namaun Inter tetap menjadi favorit.

“Ini akan menjadi pertarungan terbuka antara Inter, Juve, Roma, Napoli, dan Atalanta yang telah saya ikuti dengan kekaguman besar selama bertahun-tahun, dan tentu saja Milan,” kata Papin kepada La Gazetta dello Sport.

Dia melanjutkan, “(Inter) tetap favorit raih gelar, Lukaku memiliki banyak juara di sekelilingnya. Mempertahankan gelar mereka bagaimanapun itu sulit. Juve telah melakukannya selama sembilan tahun berturut-turut dan itu adalah prestasi.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Penyesalan Terbesar Gattuso: Gagal Latih Tottenham

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gennaro Gattuso sempat masuk dalam bursa pelatih baru Tottenham Hotspur. Tapi pada akhrinya kesepakatan gagal tercapai.

Sampai saat ini Gennaro Gattuso masih menganggur setelah mengakhiri kontrak di Fiorentina secara prematur. Sedangkan Tottenham telah menunjuk Nuno Espirito Santo sebagai nakhoda anyar.

Pengalaman ini rupanya membuat legenda AC Milan menyesal. Bahkan baginya ini lebih menyakitkan dari kekalahan atau pemecatan yang dia alami selama ini.

Victor Osimhen: Gattuso Ajarkan Saya Menjadi Laki-Laki

“Itu adalah kekecewaan besar. Tapi saya tidak digambarkan sebagaimana saya dan tidak ada yang bisa saya lakukan. Maaf saya tidak bisa membela diri dan menjelaskan bahwa saya bukan orang yang mereka bicarakan di Inggris,” ujar Gattuso kepada Il Messaggero, Senin (19/7/2021).

“Saya harus menerima cerita yang lebih menyakitkan daripada kekalahan atau pemecatan apa pun yang saya alami,” ia menambahkan.

Salah satu faktor yang menggagalkan pelatih 43 tahun membesut Harry Kane dkk adalah aksi penolakan fan. Di media sosial penggemar Spurs menolak keras rencana klub menunjuk eks pelatih AC Milan.

Dan menurut Gattuso, aksi di media sosial berpengaruh buruk pada dirinya dan keluarga. Padahal ia tidak memiliki akun media sosial apa pun.

“Kebencian berasal dari Facebook atau Twitter di mana dimungkinkan untuk memberi kekuatan pada kepalsuan pemberitaan. Saya tidak punya akun media sosial dan saya tidak menginginkannya. Begitu juga dengan Monico istri saya,” tegasnya.

“Mengapa saya harus membiarkan mereka menghuna saya untuk semuanya?> saya bahkan tidak punya Instagram. Saya tidak mengerti,” tutup Gennaro Gattuso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gennaro Gattuso dan Fiorentina Saling Lempar Sindiran

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Klub Serie A Italia, Fiorentina, lewat CEO mereka, Joe Barone menyindir mantan pelatih mereka, Gennaro Gattuso. Barone menyindir soal pernyataan Gennaro Gattuso soal hubungannya dengan agen, Jorge Mendes.

Sebelumnya, Gennaro Gattuso mengatakan bahwa dirinya tak bisa menceritakan secara detail mengapa dirinya harus pisah jalan dengan Fiorentina. Gattuso juga menyebut bahwa Jorge Mendes bukan perwakilannya namun hanya sekedar teman.

Gennaro Gattuso - Fiorentina - @acffiorentina

“Jorge Mendes adalah teman. Dia memiliki pengalaman hebat dan memberi saya nasihat untuk karier saya. Saya selalu menghormati peran, bursa transfer bukan terserah saya, tapi direktur,” ucap Gattuso

Pernyataan ini pun ditanggapi dengan nada satir oleh Joe Barone. Menurut Barone, pernyataan Gattuso itu membuat klubnya tertawa lebar.

“Situasi ini membuatku tertawa. Saya ingin menyampaikan pendapat. Fiorentina menanggapi kata-kata Rino Gattuso dengan senyuman saat wawancara dia mengungkap Jorge Mendes hanyalah teman,” kata Barone seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Selasa (6/7/2021).

“Saya ingin mengingat bahwa Mendes sendiri bertemu dengan direktur olahraga, Daniele Prade pada awal Juni untuk membahas beberapa pemain yang akan dibawa Fiorentina. Tetapi saya juga berbicara dengannya dan bertemu dengannya di Milan,” tambah Barone.

Pernyataan dari Barone ini semakin menguatkan alasan mengapa Gattuso hanya satu bulan menjadi pelatih Fiorentina. Eks pelatih Napoli itu disebutkan memiliki keinginan untuk mengatur pemain yang akan direkrut Fiorentina di bursa transfer musim panas.

“Saya tidak bisa membicarakan ini dan saya ulangi dia Presiden Fiorentina Rocco Commisso adalah orang yang belum pernah saya temui,” kata eks pemain AC Milan dan Salernitana.

Soal Gattuso yang belum pernah bertemu Rocco Commiso ini memang diakui kebenarannya oleh Barone. “Kami meminta maaf untuk memori singkat yang dimiliki Gattuso, yang lupa bertemu Presiden kami, Rocco Commisso pada kesempatan pertandingan Fiorentina vs Napoli tahun lalu,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Eks Spezia Dipercaya Jadi Pengganti Gennaro Gattuso

gamespool
Eks Spezia Dipercaya Jadi Pengganti Gennaro Gattuso 13

Football5star.com, Indonesia – Fiorentina resmi menunjuk mantan pelatih Spezia, Vincenzo Italiano, sebagai sosok pengganti Gennaro Gattuso. Italiano diikat dengan kontrak berdurasi dua musim plus opsi perpanjangan satu tahun.

Seperti yang diketahui, Gattuso resmi meninggalkan Fiorentina tiga pekan setelah ditunjuk sebagai pengganti Beppe Iachini. Gattuso memutuskan hengkang karena tak setuju dengan strategi transfer yang diajukan manajemen La Viola.

“Fiorentina mengkonfirmasi Vincenzo Italiano sebagai pelatih utama tim utama Viola. Italiano akan resmi menjabat pada 1 Juli 2021 dan sudah menandatangani kontrak berdurasi dua musim dengan opsi perpanjangan hingga tahun ketiga,” tulis pernyataan lengkap La Viola.

Sebelum bergabung ke Fiorentina, Italiano sebenarnya baru saja menandatangani kontrak anyar berdurasi dua tahun bersama Spezia. Akan tetapi, Italiano langsung meminta kontraknya diputus ketika didekati La Viola.

La Viola menganggap Italiano sebagai sosok terbaik untuk menggantikan Gattuso berkat performa gemilangnya pada musim 2020-21. Italiano berhasil membawa Spezia bertahan di kasta teratas Liga Italia.

Bersama La Viola, Italiano bakal mendapat target yang cukup berat. Pelatih berusia 43 tahun itu diwajibkan membawa Dusan Vlahovic cs tampil konsisten musim depan dan finis di zona Eropa.

Dalam tiga musim terakhir, La Viola memang kesulitan menunjukkan performa konsisten. Pada musim 2020-21 lalu, mereka hanya mampu finis di posisi ke-13 dengan perolehan 40 poin. Hanya unggul tiga angka dari Torino yang finis di urutan ke-17.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Paulo Fonseca Ogah Merapat, Tottenham Dekati Gennaro Gattuso

gamespool
Paulo Fonseca Ogah Merapat, Tottenham Dekati Gennaro Gattuso 16

Football5star.com, Indonesia – Tottenham Hotspur hampir dipastikan tak jadi menunjuk mantan nakhoda AS Roma, Paulo Fonseca, sebagai pelatih anyar. Menurut laporan Sky Sport, Tottenham batal mendaratkan Fonseca karena tersandung masalah pajak.

Dalam laporannya, Sky sports mengatakan Fonseca hanya tinggal menandatangani kontrak. Akan tetapi, adanya perbedaan aturan pajak di Italia dan Inggris membuat Fonseca urung membubuhkan tanda tangannya.

Tottenham Hotspur sendiri dilaporkan tak tertarik mengakali aturan pajak tersebut demi mendaratkan Fonseca. Alhasil, proses negosiasi antara kedua belah pihak putus di tengah jalan.

Hal ini membuat Tottenham langsung mencari sosok anyar. Kini, The Lilywhites dilaporkan sedang memulai proses negosiasi dengan mantan pelatih Napoli, Gennaro Gattuso.

Gattuso sedang menganggur setelah resmi meninggalkan Fiorentina pada Kamis (17/6) sore WIB. Gattuso memutuskan pergi karena tidak memiliki kesamaan visi dengan para petinggi klub terkait transfer pemain.

Gattuso meruipakan pelatih beken keempat yang didekati Tottenham dalam sebulan terakhir. Sebelum Gattuso, The Lilywhites juga sempat melndekati Antonio Conte, Erik Ten Hag, serta Julian Nagelsmann.

Akan tetapi, ketiga sosok tersebut menolak pendekatan Tottenham. Conte merasa tak cocok dengan visi dan ambisi The Lilywhites, Ten Hag memilih memperpanjang kontrak bersma Ajax dan Nagelsmann memutuskan hijrah ke Bayern.

Gattuso bukanlah satu-satunya kandidat yang masuk radar Tottenham. Mereka juga dilaporkan mengincar nakhoda timnas Belgia, Roberto Martinez serta pelatih Brighton, Graham Potter.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Baru 22 Hari Menjabat, Gattuso Resmi Hengkang dari Fiorentina

gamespool
Baru 22 Hari Menjabat, Gattuso Resmi Hengkang dari Fiorentina 20

Football5Star.com, Indonesia – Kabar mengejutkan datang dari Serie A. Gennaro Gattuso yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih Fiorentina 22 hari yang lalu memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

“ACF Fiorentina dan Tuan Rino Gattuso, dengan kesepakatan bersama, telah memutuskan untuk tidak menindaklanjuti kesepakatan sebelumnya dan oleh karena itu tidak memulai musim berikutnya bersama-sama. Perusahaan segera mulai bekerja untuk mengidentifikasi pilihan teknis yang akan memandu tim menuju hasil yang layak untuk Fiorentina dan Kota Florence,” tulis pernyataan Fiorentina seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Gennaro Gattuso - Fiorentina - @acffiorentina
@ACFFiorentina

Dalam kutipan resmi, tidak disebut mengapa Gattuso memutuskan hengkang, tapi pakar transfer Fabrizio Romano menyebut bahwa ada ketidaksepakatan antara pihak klub dengan Gattuso sendiri dan agennya, Jorge Mendes, soal strategi transfer musim panas ini.

Football Italia menyebut bahwa presiden La Viola, Rocco Commisso ingin membuat investasi yang lebih kecil dari pemain yang Gattuso minta dan keduanya gagal mendapatkan solusi yang tepat.

Di Serie A sendiri kejadian seperti Gattuso ini, dimana seorang pelatih mengundurkan diri dari jabatannya sebelum musim dimulai bukanlah hal yang baru, bahkan ada yang sangat jauh lebih cepat.

Pelatih Leeds saat ini, Marcelo Bielsa, pernah menjadi pelatih Lazio hanya dalam waktu dua hari saja pada 2016. Dia ditunjuk pada 6 Juli 2016 dan mengundurkan diri pada 8 Juli 2016. Alasannya sama seperti Gattuso, ketidaksepakatan dalam strategi bursa transfer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gennaro Gattuso Siap Angkat Koper dari Fiorentina, Ada Apa?

gamespool
Gennaro Gattuso Siap Angkat Koper dari Fiorentina, Ada Apa? 24

Football5star.com, Indonesia – Legenda AC Milan, Gennaro Gattuso, dilaporkan siap meninggalkan Fiorentina. Menurut laporan Fabrizio Romano, Gattuso siap hengkang karena berselisih dengan para petinggi La Viola.

Kabar ini tentu cukup mengejutkan. Pasalnya, Gattuso baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala Fiorentina menggantikan Beppe Iachini pada 26 Mei lalu.

“Gennaro Gattuso siap meninggalkan Fiorentina dalam waktu dekat. Ia dipastikan hengkang 20 hari setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala,” tulis Fabrizio Romano di laman Twitter pribadinya.

Gennaro Gattuso - Fiorentina - Sportitalia
Sportitalia

“Gattuso siap hengkang karena tak memiliki kesamaan strategi transfer dengan para petinggi klub. Sekarang, mereka sudah tak lagi bekerja sama,” sambung Romano.

Semenjak resmi menunjuk Gattuso, La Viola memang belum mendatangkan pemain anyar. Bahkan, Gattuso dilaporkan tak keberatan melepas bek tengah asal Serbia, Nikola Milenkovic.

Menurut laporan media-media Italia, Milenkovic tak masuk rencana Gattuso untuk musim 2020-21. Padahal, bek berusia 23 tahun itu merupakan palang pintu utama La Viola dalam beberapa musim terakhir.

Kini, La Viola harus mencari sosok anyat untuk menggantikan posisi Gattuso. Media-media Italia belum melaporkan sosok yang didekati Firoentina sebagai suksesor Gattuso.

Sebelum resmi menunjuk Gattuso, La Viola sempat menjalin kontak dengan mantan pelatih Juventus, Maurizio Sarri. akan tetapi, La Viola kini tak bisa mendekati Sarri karena pelatih 61 tahun itu baru saja diresmikan sebagai suksesor Simone Inzagji di Lazio.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Spalletti Resmi Gantikan Gattuso Sebagai Pelatih Napoli

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Napoli akhirnya memperkenalkan pelatih baru. Orang yang ditunjuk sebagai suksesor Gennaro Gattuso adalah Luciano Spalletti.

Napoli mengikat Luciano Spalletti dengan kontrak berdurasi dua tahun. Kepastian ini pun membuat presiden klub, Aurelio De Laurentiis senang.

“Dengan senang hati saya umumkan bahwa Luciano Spalletti akan menjadi pelatih baru Napoli mulai 1 Juli mendatang. Selamat datang Luciano. Bersama-sama kita akan lakukan pekerjaan yang bagus,” kata De Laurentiis di laman resmi klub, Sabtu (29/5/2021).

Mantan pelatih AS Roma dibebani target tinggi oleh manajemen. Yakni membawa I Partinopei menembus zona Liga Champions.

Apalagi harapan De Laurentiis melihat klubnya mentas di turnamen akbar Eropa gagal terlaksana musim ini. Sempat berada di empat besar, anak asuh Gennaro Gattuso terpeleset di pekan terakhir dan harus turun ke posisi kelima.

Bagi Spalletti, target Liga Champions bukan perkara sulit. Ia selalu berhasil membawa timnya keempat besar.

Terakhir dia lakukan bersama Inter Milan. Setelah bertahun-tahun tak tampil di Liga Champions, pelatih 62 tahun langsung mengembalikan klub ke tempat semestinya di tahun pertamanya.

Di sisi lain, klub yang bermarkas di stadion Diego Armando Maradona jadi tim kesembilan yang ditangani mantan bek tersebut. Ini juga jadi tugas pertamanya melatih lagi setelah menganggur selama dua tahun setelah dipecat Inter Milan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tugas Awal Gattuso di Fiorentina: Pertahankan Ribery dan Vlahovic

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gennaro Gattuso sudah resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Fiorentina. Sebelum memikirkan pemain baru yang akan didatangkan, ia punya target lain yang jadi prioritas.

Gennaro Gattuso akan lebih dulu menggaransi masa depan dua bintang Fiorentina. Yakni Franck Ribery dan Dusan Vlahovic.

Tuttosport melaporkan mantan pelatih Napoli akan tiba di Firenze pekan ini dan langsung menemui Franck Ribery dan Dusan Vlahovic. Dia ingin memastikan kedua bintang tetap bertahan di Artemio Franchi musim depan.

Gennaro Gattuso - Napoli - Fiorentina - Top Mercato
Top Mercato

Masa depan dua bintang beda generasi memang jadi sorotan. Terlebih Dusan Vlahovic yang digadang-gadang akan meninggalkan La Viola.

Usaha mempertahankan wonderkid Serbia terbilang berat. Sebab beberapa klub besar siap menggelontorkan dana besar untuk memboyongnya.

Sementara untuk membujuk Ribery diprediksi akan lebih mudah. Apalagi gaya permainan veteran Prancis cocok dengan karakter legenda AC Milan.

Upaya sang allenatore sejauh ini sejalan dengan keinginan presiden klub, Rocco Commisso. Dia memang ingin mempertahankan kedua pemain tersebut.

Bahkan untuk Vlahovic, Rocco Commisso telah mempersiapkan perpanjangan kontrak dengan kenaikan gaji yang signifikan.

Musim 2020-2021, kerja sama Franck Ribery dan Dusan Vlahovic jadi kekuatan utama Fiorentina. Striker 21 tahun merupakan top skorer klub dengan torehan 21 gol.

Sedangkan eks winger Bayern Munich menjadi pembuat assist terbanyak. Dalam 29 pertandingan yang dijalani dia mengoleksi tujuh assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Victor Osimhen: Gattuso Ajari Saya Menjadi Laki-Laki

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Striker Napoli, Victor Osimhen menyampaikan salam perpisahan kepada Gennaro Gattuso. Musim depan, Gattuso tidak akan melatih Osimhen di Napoli. Kabar terakhir, pelatih 43 tahun itu melatih Fiorentina di musim depan.

Lewat akun Instagram pribadinya, Osimhen menyebut bahwa Gattuso sangat berperan besar pada peningkatan permainannya di Napoli. Bahkan diakui pemain 22 tahun itu, Gattuso juga memberikannya pelajaran hidup sebagai seorang laki-laki sejati.

Gennaro Gattuso - Napoli - The Athletic

“Anda telah berperan penting dalam perkembangan saya. Bukan hanya sebagai pemain tapi juga sebagai seorang laki-laki,” tulis Osimhen, Rabu (26/5/2021).

“Saya sangat menghargai semua yang Anda lakukan untuk saya di dalam dan di luar lapangan. Saya mengagumi Anda sebagai pemain dan dapat bekerja di bersama Anda serta memanggil Anda dengan sebutan bos, adalah sesuatu yang tak bisa saya bayangkan,”

“Saya sangat menghargai Anda selamanya. Saya berharap yang terbaik untuk Anda dalam petualangan baru Anda, bos,” tutup Victor Osimhen.

Sementara itu, Fiorentina lewat laman resminya sudah memperkenalkan Gattuso sebagai pelatih baru mereka di musim depan.

“Saya yakin Gattuso, pelatih muda namun berpengalaman, akan membantu kami melangkah maju. Profesionalisme dan latar belakang kepribadiannya menunjukkan dia akan membawa determinasi, kompetensi, dan hasrat yang besar ke klub kami,” kata Presiden Fiorentina Rocco Commisso.

Fiorentina merupakan klub ketiga di Serie A yang menggunakan jasa Gattuso sebagai pelatih. Sebelum Napoli, ia sempat melatih AC Milan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Didepak Napoli, Gennaro Gattuso Merapat ke Fiorentina

gamespool
Didepak Napoli, Gennaro Gattuso Merapat ke Fiorentina 35

Football5star.com, Indonesia – Gennaro Gattuso tak membutuhkan waktu lama untuk mencari pekerjaan baru setelah didepak Napoli. Pada Selasa (25/5) malam WIB, Gattuso diresmikan sebagai pelatih anyar Fiorentina.

Gattuso ditunjuk untuk menggantikan posisi Beppe Iachini yang kontraknya tak diperpanjang La Viola. Pelatih asal Italia itu akan menangani Fiorentina hingga akhir musim 2022-23.

“Dengan bangga, saya mengumumkan Gennaro Gattuso sebagai pelatih Fiorentina untuk musim 2021-22,” ujar Presiden Fiorentina, Rocco Commisso dikutip football5star dari laman resmi klub.

“Saya yakin Gattuso yang bisa disebut pelatih muda, tapi sudah memiliki banyak pengalaman akan bisa membawa kami melangkah ke level selanjutnya. Saya yakin Gattuso akan menularkan karakteristiknya seperti determinasi, kompetensi serta keinginan untuk menang kepada kami semua,” sambung Commisso.

Keputusan Fiorentina menunjuk Gattuso tentu menjadi sebuah kejutan. Pasalnya, pelatih berusia 43 tahun itu santer diberitakan bakal ditunjuk Juventus yang disebut siap memberhentikan Andrea Pirlo.

Gattuso didepak Napoli karena gagal mempersembahkan tiket berlaga di Liga Champions musim depan. I Partenopei harus puas mengakhiri musim 2020-21 di posisi kelima klasemen Liga Italia dengan perolehan 77 poin, terpaut satu angka dari Juventus yang finis di empat besar.

Musim depan, Gattuso mendapat tugas untuk memperbaiki prestasi La Viola. Pasalnya, Dusan Vlahovic cs gagal tampil konsisten dan hanya mampu mengakhiri musim di papan tengah dalam tiga tahun terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sergio Conceicao Jadi Suksesor Gennaro Gattuso di Napoli?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kabar mengejutkan datang dari Napoli. Mereka dilaporkan akan segera meresmikan Sergio Conceicao sebagai pengganti Gennaro Gattuso.

Corriere dello Sport melaporkan kesepakatan telah tercapai. Sergio Conceicao akan diperkenalkan sebagai pelatih anyar dalam dua hari ke depan.

Munculnya nama Conceicao memang mengejutkan. Sebab Napoli selama ini lebih sering dikaitkan dengan beberapa pelatih yang sudah malang-melintang di Serie A.

Gennaro Gattuso - Napoli - Kontrak - Backbenchers
Backbenchers

Yang paling sering muncul ke permukaan adalah Maurizio Sarri dan Simone Inzaghi. Tapi perlahan keduanya mulai diragukan.

Ketertarikan I Partinopei pada eks pemain Lazio bukan tanpa alasan. Pelatih 46 tahun cukup sukses selama empat musim menukangi FC Porto.

Di Porto ia merasakan kesuksesan dengan meraih dua gelar Liga Portugal dan satu Piala Portugal. perjalanan mereka di Liga Champions juga jadi perhatian.

Tiga kali Sergio Conceicao membawa Porto melaju hingga fase knockout. Bahkan musim lalu mereka menyingkirkan Juventus di 16 besar.

Sementara itu, Gennaro Gattuso langsung dipecat usai gagal membawa Napoli menembus Liga Champions. Pada giornata terakhir Serie A mereka hanya bermain imbang tanpa gol kontra Verona.

Padahal Napoli diunggulkan untuk menembus Liga Champions. Apalagi dalam empat pekan terakhir mereka menghuni empat besar dan secara bergantian menggusur AC Milan dan Juventus ke posisi kelima.

Akan tetapi, di pekan terakhir kemenangan yang diharapkan tidak tercapai. Sedangkan AC Milan dan Juventus berhasil meraup tiga angka dan memastikan tiket terakhir Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Napoli Resmi Depak Gennaro Gattuso

gamespool
Napoli Resmi Depak Gennaro Gattuso 41

Football5star.com, Indonesia – Klub Liga Italia, Napoli, resmi memberhentikan Gennaro Gattuso pada Senin (24/5) pagi WIB. Gattuso diberhentikan karena gagal membawa I Partenopei finis di empat besar Liga Italia.

Napoli gagal finis di empat besar karena cuma mampu bermain imbang ketika menjamu Hellas Verona di Stadio Diego Armando Maradona dinihari tadi. Hasil imbang tersebut membuat Lorenzo Insigne cs harus puas mengakhiri musim di peringkat kelima klasemen Liga Italia.

Grazie Mister!” begitu bunyi pernyataan I Partenopei yang diunggah ke laman Twitter resminya beberapa menit setelah laga melawan Hellas Verona usai.

Gennaro Gattuso ditunjuk Napoli pada Desember 2019 lalu. Ketika itu, Gattuso dipercaya I Partenopei untuk menggantikan posisi Carlo Ancelotti yang dipecat.

Selama satu setengah tahun menangani I Partenopei, Gattuso sebenarnya mampu menunjukkan kinerja yang cukup bagis. Pelatih berusia 43 tahun itu berhasil mempersembahkan gelar Coppa Italia musim 2019-20.

Tak cuma itu, Gattuso juga berhasil memetik 47 kemenangan dari 81 pertandingan di semua kompetisi. Akan tetapi, kegagalan mempersembahkan tiket berlaga di Liga Champions dalam dua musim terakhir menjadi noda terbesar Gattuso bersama Napoli.

Kini, manajemen I Partenopei bakal langsung mencari sosok pengganti Gattuso. Beberapa nama yang belakangan santer dirumorkan bakal menjadi suksesor Gattuso adalah Maurizio Sarri dan Rafael Benitez.

Sementara itu, Gattuso diberitakan masuk radar Juventus. Bianconerri dilaporkan bakal menunjuk Gattuso apabila memecat Andrea Pirlo di akhir musim 2020-21.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gennaro Gattuso Segera Teken Kontrak Baru di Napoli

gamespool
Gennaro Gattuso Segera Teken Kontrak Baru di Napoli 45

Football5star.com, Indonesia – Media-media Italia melaporkan Gennaro Gattuso saat ini sedang mempertimbangkan niat untuk memperpanjang kontrak bersama Napoli. Gattuso disebut mengurungkan niatnya untuk pergi karena merasa dicintai oleh para pemain dan petinggi I Partenopei.

Kontrak Gennaro Gattuso bersama Napoli sejatinya akan berakhir pada Juni 2021. Ia pun sempat dilaporkan tak ingin memperpanjang masa baktinya karena merasa kurang cocok dengan visi para petinggi I Partenopei.

Sebagai antisipasi kepergian Gattuso, manajemen Napoli sudah mulai berburu pelatih anyar. Dua pelatih yang masuk radar I Partenopei adalah Maurizio Sarri dan Rafael Benitez.

Gennaro Gattuso - Napoli - Kontrak - SB Nation
SB Nation

Akan tetapi, Sarri dilaporkan lebih memilih bergabung ke AS Roma ketimbang kembali menangani Napoli. Sementara, Benitez sudah mengutarakan niatnya untuk melatih klub Inggris pada musim 2021-22.

Akan tetapi, meningkatnya performa Napoli dalam beberapa pekan terakhir membuat Gattuso mulai mempertimbangkan peluang untuk memperpanjang kontraknya. Tak cuma itu, Gattuso juga merasa mendapat dukungan penuh dari para pemain serta petinggi klub.

Il Matino melaporkan saat ini Gattuso sudah siap melakukan pertemuan dengan Aurelio de Laurentiis untuk membahas masa depannya. Akan tetapi, Il Matino juga mengklaim Gattuso belum menentukan keputusan final.

Gattuso ditunjuk Napoli untuk menggantikan posisi Carlo Ancelotti pada Desember 2019. Dalam 76 pertandingan di semua kompetisi, Gattuso berhasil meraih 44 kemenangan. Tak cuma itu, Gattuso juga berhasil mempersembahkan gelar Coppa Italia musim 2019-20.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

2 Kekecewaan Fernando Llorente Selama Memperkuat Napoli

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Fernando Llorente akhirnya hengkang dari Napoli. Tak kunjung mendapat tempat utama, dia memutuskan pindah ke klub Serie A lainnya, Udinese.

Fernando Llorente memperkuat Napoli pada 2019 lalu. Tapi dia hanya 29 kali dimainkan dengan catatan empat gol.  Menurutnya ada dua faktor yang membuatnya gagal di kota Naples.

Yaitu Gennaro Gattuso dan kebijakan transfer klub. Ia mengaku tidak mendapat kepercayaan dari sang pelatih. Padahal mereka punya hubungan yang cukup baik.

fernando llorente world today news
world-today-news.com

“Saya berhubungan baik dengan Gattuso. Tapi masalahnya adalah dia tidak percaya pada saya. Napoli merekrut banyak penyerang setelah saya tiba,” kata Llorente kepada Cadena Ser, Rabu (17/3/2021).

“Saya sebenarnya ingin tetap bertahan. Tapi itu akan sulit karena saya berada di tempat di mana mereka tidak mempercayai saya,” lanjut sang bomber.

Tak kunjung dipercaya oleh Gennaro Gattuso, eks pemain Juventus dilepas ke Udinese Januari lalu dengan status bebas transfer. Pindah ke Udinese sejatinya bukan opsi utamanya.

Pemain 36 tahun berujar saat itu ada dua klub yang nyaris diperkuat. Yaitu Sampdoria dan klub kampung halamannya, Athletic Bilbao.

“Saya punya dua opsi, Sampdoria atau Athletic Bilbao dan saya harus membuat keputusan secara cepat karena jendela transfer hampir ditutup,” tegasnya.

“Kembali ke Bilbao adalah prioritas utama saya. Tapi setelah berbicara dengan direktur olahraga mereka saya mengerti bahwa tidak mungkin untuk kembali saat ini,” tutup Fernando llorente.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Jelang Lawan Napoli, Sandro Tonali Anggap Gattuso seperti Ayahnya

gamespool
Jelang Lawan Napoli, Sandro Tonali Anggap Gattuso seperti Ayahnya 52

Football5star.com, Indonesia – AC Milan akan menjamu Napoli di San Siro, Senin (15/3/2021) dinihari WIB dalam lanjutan Serie A Italia. Jelang pertandingan kedua tim, pemain AC Milan, Sandro Tonali mengaku memiliki rasa kagum dengan pelatih Napoli, Gennaro Gattuso.

Tonali bahkan tak segan mengatakan bahwa Gattuso bak sosok ayahnya. “Kami berbicara sesekali, karena Gattuso seperti ayah bagi saya di dunia sepak bola,” kata Tonali seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Minggu (14/3).

Napoli - Granada - Liga europa - Gennaro Gattuso - uefa. com 2

“Dia bisa memberi nasehat, bagaimana menjadi seorang pria dan pemain. Dia selalu menyuruhku untuk terus berlari. Seperti itulah dia. Dia memang tidak banyak memuji dan selalu mengharapkan banyak dari Anda. Begitulah dia,” tambahnya.

Milan tengah pekan lalu berhasil menahan imbang Manchester United di laga tandang di babak 16 besar Liga Europa. Menurut Tonali, hasil itu menunjukkan bahwa Milan adalah tim yang pantang menyerah.

“Kami tidak pernah menyerah. Kami adalah tim yang hebat dan membuktikan apa yang bisa kami lakukan,” tambahnya.

Tonali juga mengungkap bahwa di ruang ganti pemain terdapat foto khusus yang ditujukan untuk jadi pengingat para pemain seberapa jauh mereka sudah melangkah di musim ini.

“Saya sering melihat foto itu ketika kami semua bersama-sama di lini tengah dalam hujan dan dingin membeku, menonton adu penalti melawan Rio Ave,”

“Foto itu benar-benar memicu sesuatu dalam diri kami, membuat kami menyadari dari mana kami berasal dan apa yang telah kami lalui untuk mencapai posisi seperti saat ini,” ungkap Sandro Tonali.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gennaro Gattuso Dibuat Geram oleh Taktik Kotor Granada

gamespool
Gennaro Gattuso Dibuat Geram oleh Taktik Kotor Granada 56

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, dibuat naik pitam setelah timnya disingkirkan Granada dari ajang Liga Europa pada Jumat (26/2) dinihari WIB. Menurut Gattuso, Granada melaju ke 16 besar dengan cara yang tidak elok.

Napoli sebenarnya mampu memetik kemenangan dengan skor 2-1 ketika menjamu Garnada di Stadio Diego Armando Maradona. Namun, mereka gagal lolos karena kalah agregat 2-3.

“Jika ada tim Italia yang membuang-buang waktu seperti apa yang dilakukan Granada, pasti mereka akan mendapat kritik habis-habisan di media,” ujar Gennaro Gattuso dikutip football5star dari Football Italia.

Napoli - Granada - Liga europa - Gennaro Gattuso - uefa. com
uefa.com

Lebih lanjut, Gattuso juga melemparkan kritik pedas kepada wasit Sergey Karasev. Menurutnya, Granada bisa membuang waktu dengan leluasa karena Karasev kurang tegas memimpin jalannya pertandingan.

“Sepanjang babak pertama, kami cuma bermain sepak bola selama 16 atau 17 menit. Kepemimpinan wasit di babak kedua semakin buruk. Dia tidak harus menghentikan pertandingan selama tiga menit setiap ada pelanggaran,” tandas Gattuso.

Kegagalan Napoli di Liga Europa membuat posisi Gattuso semakin terancam. Dalam beberapa pekan terakhir, media-media Italia sudah melaporkan bahwa Gattuso bakal segera dipecat I Partenopei.

Media-media Italia juga melaporkan Napoli sudah memiliki dua pelatih yang bakal ditunjuk sebagai suksesor Gattuso. Kedua sosok tersebut adalah Rafa Benitez dan Maurizio Sarri.

Dua nama tersebut mencuat karena memiliki hubungan yang cukup dekat dengan manajemen I Partenopei. Selain itu, keduanya juga saat ini sedang menganggur.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Napoli Kalahkan Juventus, Gattuso Akui di Bawah Tekanan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gennaro Gattuso bisa bernafas lega. Nasibnya terselematkan usai membawa Napoli mengalahkan Juventus 1-0 di stadion Diego Armando Maradona, Minggu (14/2/2021) dinihari WIB.

Jika saja kalah, bukan tidak mungkin legenda AC Milan akan langsung dipecat. Beruntung, gol semata wayang Lorenzo Insigne membuatnya bisa bertahan.

Gennaro Gattuso mengakui laga ini tidak berjalan mudah. Apalagi sepanjang laga dia merasa tertekan karena tuntutan untuk menang dan tidak kebobolan.

napoli vs juventus-goal
goal

“Kami menunjukkan kebesaran hati dan determinasi yang luar biasa. Juventus pantas mendapat sesuatu yang lebih, tapi tim saya berada di bawah tekanan dan berjuang keras untuk menjaga cleansheet,” ujar sang pelatih kepada Sky Sport Italia, Minggu (14/2/2021).

“Saya tidak pernah meragukan tim ini, kalau tidak saya akan mengambil barang-barang dan pulang. Anda tidak bisa pergi ke mana pun tanpa kepercayaan para pemain. Saya selalu merasa mreka siap untuk melakukan apa yang saya minta,” ia menambahkan.

Pada laga ini Napoli sejatinya kehilangan banyak pemain. Terutama di lini belakang dengan absennya Kalidou Koulibaly dan Kostas Manolas.

Akan tetapi pemain pengganti seperti Nikola Maksimovic dan Amir Rrahmani mampu menjadi pengganti luar biasa. “Saya ingin memilih Rrahmani yang bekerja keras selama ini walaupun waktu bermainnya masih sedikit,” pungkasnya.

“Saya juga masih memiliki Maksimovic di lini belakang. Hari ini dia memberikan segalanya. Kami mencoba bertahan sekuat tenaga untuk menjaga kemenangan,” tutup Gattuso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pelatih Spezia Dihubungi De Laurentiis, Sinyal Gantikan Gattuso?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Vincenzo Italiano masuk dalam radar Napoli sebagai pengganti Gennaro Gattuso jika dipecat. Pelatih Spezia mengaku sempat dihubungi Aurelio De Laurentiis beberapa waktu lalu.

Vincenzo Italiano dihubungi Aurelio De Laurentiis usai perempat final Coppa italia yang mempertemukan Napoli vs Spezia. Saat itu klub promosi memang kalah. Tapi sang presiden memberinya selamat karena timnya tampil menawan.

Akan tetapi, dia menolak anggapan bahwa ucapan selamat tersebut sebagai pertanda dirinya akan menukangi I Partinope dalam waktu dekat. “De Laurentiis menghubungi saya dan memberi selamat kepada saya setelah pertandingan itu,” ujarnya kepada Corriere dello Sport, Sabtu (13/2/2021).

Piala Super Italia - Napoli - Aurelio de Laurentiis - La Republicca
La Republicca

“Tapi jangan memulai spekulasi tentang saya dan Napoli. Saya pelatih Spezia dan masih fokus bersama tim saya. Tidak ada yang terjadi saat ini,” tambah pelatih kelahiran Jerman.

Posisi Gennaro Gattuso sedang di ujung tanduk. Jika kalah melawan Juventus dia bisa kehilangan pekerjaannya. Untuk itu Napoli mempersiapkan beberapa nama calon suksesor.

Vincenzo Italiano jadi salah satu yang difavoritkan. Ia dinilai sukses besar bersama Spezia karena membawa klub promosi ke Serie A untuk pertama kalinya.

Italiano dianggap sebagai pelatih jenius karena menerapkan permainan yang berani dan menghibur. “Pada awal musim tidak ada yang menyangka melihat kami keluar dari zona degradasi,” imbuhnya.

“Bagi saya bermain bagus berarti menempati ruang, bergerak ke arah yang benar ketika Anda tidak memiliki bola dan pergi untuk memenangkannya kembali,” tutup pelatih yang baru kali ini merasakan kompetisi Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gennaro Gattuso Terancam Dipecat, Ini Kata Andrea Pirlo

gamespool
Gennaro Gattuso Terancam Dipecat, Ini Kata Andrea Pirlo 66

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, mengomentari rumor bahwa Gennaro Gattuso akan dipecat Napoli jika tak segera meraih hasil positif. Pirlo mengatakan bahwa dia merasa kasihan dengan mantan rekan timnya itu, tapi bukan berarti dia mau mengalah di laga nanti melawan Napoli.

Juventus akan berhadapan dengan Napoli pada Minggu dini hari (14/2/21). Laporan dari La Gazetta dello Sport menyebut laga melawan Juventus bisa menjadi kesempatan terakhir Gattuso untuk mempertahankan pekerjaannya. Pirlo mengatakan bahwa pemecatan merupakan bagian dari pekerjaan pelatih.

Andrea Pirlo -Paulo Fonseca - AS Roma - juventus - Eurosport
Eurosport

“Itu bagian dari pekerjaan kami. Kami ingin melakukan yang terbaik, setiap pertandingan penting, bisa jadi ada momen sulit bagi kami masing-masing, tapi saya tidak punya masalah tentang itu. Saya minta maaf atas situasi Rino (Gattuso), tetapi saya juga memiliki masalah. Kami ingin melakukannya dengan baik, mencoba memenangkan pertandingan,” ucap Pirlo seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Juve baru saja bertemu Napoli di Piala Super Italia bulan lalu dan mereka menang 2-0. Bianconeri langsung tancap gas setelah itu dengan meraih 5 kemenangan dari 6 laga terakhir di semua kompetisi.

“Kami sudah menghadapi mereka di Piala Super dan pertandingan besok lebih penting daripada pertandingan sebelumnya yang tidak dimainkan. Situasi ini bisa mengganggu dan kami hanya fokus pada diri kami sendiri, “kata Pirlo.

Andrea Pirlo melanjutkan ,“Kami berkembang, kami kalah melawan Inter (di Serie A bulan lalu) dan untungnya, setelah pertandingan itu, kami bermain dan memenangkan Piala Super. Tim telah meningkatkan level dan memahami kesalahan mereka. Kami memulai jalur yang meyakinkan, kami tahu kami perlu waktu untuk meningkatkan level taktis.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gennaro Gattuso Tak Tahu-menahu Soal Isu Pemecatan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, akhirnya buka suara soal isu pemecatan dirinya. Ia mengaku tidak tahu jika laga melawan Juventus akhir pekan nanti jadi kesempatan terakhirnya.

Gazzetta dello Sport beberapa hari lalu melaporkan jika laga melawan Atalanta dan Juventus akan jadi kesempatan terakhirnya sebagai pelatih Napoli. Ia sudah kalah dari Atalanta dan nanti melawan Juve akan menentukan nasibnya.

Mendengar kabar tersebut, legenda AC Milan mengaku tidak tahu-menahu. Ia justru meminta para awak media untuk menanyakan hal tersebut kepada pihak klub.

Andrea Petagna - Napoli - Gennaro Gattuso - Calciomercato 2
Calciomercato

Saya tidak tahu, Anda harus bertanya kepada klub. Kapten kapal adalah saya, ketika keadaan memburuk itu akan merugikan kapten,” ujar Gennaro Gattuso seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Kamis (11/2/2021).

Lebih lanjut, ia menegaskan isu pemecatan tidak akan memengaruhi kinerjanya di Napoli. Yang penting baginya saat ini adalah terus bekerja keras dan memberikan yang terbaik untuk klub.

“Saya tidak bisa menganggap ini sebagai upaya terakhir. Saya harus bekerja seperti biasa dan percaya. Saya seorang pelatih, saya tidak akan menjadi yang pertama atau yang terakhir. Tapi saya punya kewajiban untuk mencoba sampai akhir,” ia menambahkan.

Salah satu peluang I Partinopei untuk merengkuh trofi musim ini telah sirna. Mereka kalah 1-3 dari Atalanta pada leg kedua semifinal Coppa Italia.

Padahal Napoli berstatus sebagai juara bertahan. Kendati begitu klub asal Naples masih punya kesempatan mengangkat gelar karena masih tampil di Liga Europa dan Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Napoli Beri Kesempatan Gattuso 2 Pertandingan Lagi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Nasib Gennaro Gattuso berada di ujung tanduk. Jika tidak mampu meraih kemenangan dalam dua pertandingan ke depan, ia akan didepak dari kursi pelatih Napoli.

Kekalahan Napoli dari Genoa akhir pekan kemarin membuat manajemen mulai gerah dengan capaian Gennaro Gattuso. Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa presiden Aurelio De Laurentiis sudah mengultimatum pelatihnya itu.

Disebutkan pula jika nasib legenda AC Milan akan sangat bergantung pada hasil laga melawan Atalanta dan Juventus. Sementara itu laporan lain menyebutkan jika berhasil membawa I Partinopei menembus final Coppa Italia, ia akan diberi kesempatan tambahan.

Victor Osimhen - Napoli - Gennaro Gattuso - Eurosport
Eurosport

Posisi klub asal Naples saat ini sejatinya tidak terlalu mengecewakan. Mereka berada di peringkat keenam dan hanya terpaut tiga angka dari AS Roma yang ada di urutan keempat.

Akan tetapi, inkonsistensi permainan disinyalir membuat manajemen tidak puas. I Partinopei sejatinya mengawali musim dengan sempurna. Empat laga awal berhasil disapu bersih dengan kemenangan.

Belakangan, permainan Lorenzo Insigne dkk terus menurun hingga menelan enam kekalahan. Ia juga dilaporkan tidak senang dengan keputusan klub yang tetap mempertahankan Nikola Maksimovic dan Elseid Hysaj yang kontraknya akan berakhir Juni mendatang.

Sementara itu, jika Gattuso benar-benar dipecat, Napoli sudah memiliki tiga calon suksesor. Mereka adalah nakhoda Verona, Ivan Juric, juru taktik Spezia, Vincenzo Italiano, serta Roberto De Zerbi yang kini menangani Sassuolo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gunakan Strategi Baru, Gattuso Puas dengan Kinerja Pemain Napoli

gamespool
Gunakan Strategi Baru, Gattuso Puas dengan Kinerja Pemain Napoli 76

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Napoli Gennaro Gattuso cukup puas dengan kinerja para pemainnya saat bermain imbang tanpa gol melawan Atalanta di leg pertama semifinal Coppa Italia, Kamis (4/2/2021).

Menurut Gattuso, ia melakukan perubahan taktik saat melawan Atalanta di semifinal Coppa Italia karena saat ini Gattuso tak memiliki banyak pilihan pemain di bangku cadangan. Di pertandingan melawan Atalanta, Napoli menggunakan formasi yang terakhir digunakan pada Mei 2013 yakni 3-4-3.

Gagal Kalahkan Napoli, Gasperini Kaget dengan Strategi Gattuso

“Tidak ada favorit melawan Atalanta. Mereka menekan Anda di seluruh lapangan, menggabungkan fisik dengan teknik hebat,” kata Gattuso seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia.

“Kami pindah ke 3-4-3, tetapi juga harus membuat beberapa pilihan karena kami memilki Piotr Zielinski dan Eljif Elmas yang kelelahan dan kami harus mengistirahatkan mereka,” tambah Gattuso.

Menurut Gattuso, permainan Napoli khusunya di lini belakang cukup memuaskan. Mereka pun mampu membantu skema serangan balik dari sisi sayap.

“Kami melakukannya dengan sangat baik di pertahanan, mereka bisa membantu naik membantu penyerangan. Tetapi kemudian, kami tahu bahwa kami sedikit kekurangan di sana. Saya menyukai Victor Osimhen selama beberapa hari terakhir karena dia kembali bugar,” tambahnya.

“Tes kami menunjukkan banyak pemain kami tidak fit 100 persen. Tiemoue Bakayoko, Stanislav Lobotka, dan Diego Demme tidak bisa bermain sebagai mezz’ala, jadi kami harus melakukan sesuatu.”

Perubahan taktik yang dilakukan Gattuso juga cukup mengejutkan bagi pelatih Atalanta, Gian Pierro Gasperini.

“Ini adalah pertandingan yang bagus. Jelas, Napoli adalah skuat yang berkualitas dan kami memiliki sebagian besar peluang di babak pertama. Sementara tempo permainan sedikit berubah di babak kedua,” kata Gasperini

“Kami berada di bawah tekanan di setiap kompetisi, tidak mudah untuk selalu berada di kondisi yang tepat, tetapi Napoli berada di situasi serupa. Kami akan memperbaiki semuanya dan siap untuk leg kedua,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gagal Kalahkan Napoli, Gasperini Kaget dengan Strategi Gattuso

gamespool
Gagal Kalahkan Napoli, Gasperini Kaget dengan Strategi Gattuso 80

Football5star.com, Indonesia – Atalanta harus puas bermain imbang tanpa gol saat melawan Napoli di leg pertama semifinal Coppa Italia, Rabu (4/2/2021). Pelatih Atalanta, Gian Pierro Gasperini mengaku cukup kaget dengan strategi yang ditampilkan pelatih Napoli, Gennaro Gattuso.

“Ini adalah pertandingan yang bagus. Jelas, Napoli adalah skuat yang berkualitas dan kami memiliki sebagian besar peluang di babak pertama. Sementara tempo permainan sedikit berubah di babak kedua,” kata Gasperini kepada RAI Sport seperti dikutip Football5star.com.

Gagal Kalahkan Napoli, Gasperini Kaget dengan Strategi Gattuso2
getty images

“Kami berada di bawah tekanan di setiap kompetisi, tidak mudah untuk selalu berada di kondisi yang tepat, tetapi Napoli berada di situasi serupa. Kami akan memperbaiki semuanya dan siap untuk leg kedua,”

“Kami melihat pada titik tertentu saat Napoli melawan Parma. Mereka pindah dengan posisi tiga pemain belakang. Saya tidak berharap mereka memulai seperti itu di malam ini, tapi saya akui, kami pada akhirnya menyesuaikan diri dengan formasi mereka.”

Tidak hanya Gattuso yang menerapkan perubahan strategi. Atalanta pun menurut Gasperini mau tak mau juga mengubah formasi mereka. Gasperini pada laga itu memilih untuk membangkucadangkan Josip Ilicic. Hal ini diambil Gasperini agar bisa melihat duet Duvan Zapata dan Luis Muriel di lini depan.

“Tidak mudah bagi pemain seperti dia untuk selalu melakukan pendekatan yang tepat. Dia tampil baik dari bangku cadangan hari ini dan akan menjadi aset yang berharga bagi kami di leg kedua,”

“Muriel dalam kondisi sangat baik dan dia membuktikannya lagi pada malam ini. Kami bermain setiap tiga hari dan pada dasarnya telah melakukan sejak 3 Januari. Kami membutukan semua orang dan harus menggantinya,” tambah Gasperini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Napoli Konfirmasi Tak akan Pecat Gennaro Gattuso

gamespool
Napoli Konfirmasi Tak akan Pecat Gennaro Gattuso 83

Football5Star.com, Indonesia – Napoli lewat media sosialnya menekankan bahwa mereka masih mendukung Gennaro Gattuso sebagai pelatih klub. Pengumuman ini guna untuk menepis rumor-rumor yang mengatakan Gattuso akan dipecat.

Napoli memiliki musim yang sangat tidak konsisten. Hasil-hasil yang didapatkan Partenopei membuat para fansnya garuk-garuk kepala. Dalam dua laga terakhir, Napoli kalah dari Hellas Verona dan Juventus, padahal sebelum itu mereka bisa menghancurkan Fiorentina 6-0. Pada awal bulan, Napoli bisa mengalahkan Udinese dan Cagliari, tapi mereka kalah dari Spezia dan ditahan imbang Torino.

Performa inkonsisten itu membuat adanya rumor yang menyebut bahwa Gattuso akan segera dipecat dan Napoli bisa mengembalikan Maurizio Sarri atau mengambil Massimiliano Allegri. Tapi rumor itu ditepis oleh Napoli.

“Presiden Aurelio De Laurentiis bersama wakil presiden dan CEO Andrea Chiavelli telah bertemu dengan tim dan staf teknikal untuk menegaskan kepercayaan terhadap pelatih Rino Gattuso,” tulis pernyataan Partenopei seperti dilansir Football5Star.com dari akun Twitter klub.

Napoli saat ini berada di posisi ke-6 klasemen dengan memiliki satu pertandingan sisa. Di Coppa Italia, mereka akan berhadap melawan Spezia di perempat final, besok dini hari (29/1/21). Mereka juga akan bermain di babak 32 besar Liga Europa melawan Granada bulan depan.

Walaupun mereka sudah memberi pernyataan, bukan hal yang tak mungkin mereka bisa memecat Gennaro Gattuso jika performa tim masih tidak konsisten.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Posisi Gennaro Gattuso Masih Aman Meski Napoli Mulai Melempem

gamespool
Posisi Gennaro Gattuso Masih Aman Meski Napoli Mulai Melempem 87

Football5star.com, Indonesia – Dua kekalahan beruntun yang diterima Napoli membuat posisi Gennaro Gattuso disebut-sebut berada dalam ancaman. Namun, kini media-media Italia mengabarkan bahwa I Partenopei masih tak akan memberhentikan Gattuso.

Napoli saat ini sedang berada dalam tren yang kurang baik kareha kalah di markas Hellas Verona pada Minggu (24/1) lalu. Di pertandingan sebelumnya, Hirving Lozano cs juga dipaksa menyerah oleh Juventus dalam partai Piala Super Italia.

Sky Sports Italia menyebut bahwa Gennaro Gattuso tetap mendapat dukungan penuh dari para petinggi Napoli. Selain itu, mereka juga mengatakan bahwa Gattuso kemungkinan besar bakal memperpanjang kontraknya pada akhir musi 2020-21.

Gennaro Gattuso - Napoli - La Republicca
La Republicca

Sejatinya, pembicaraan perpanjangan kontrak Gattuso dengan Napoli sudah sempat dimulai beberapa bulan lalu. Akan tetapi, proses negosiasi harus tertunda karena padatnya jadwal pertandingan.

Penundaan tersebut sama sekali tak mempengaruhi hubungan antara manajemen I Partenopei dengan Gattuso. Kedua pihak tetap memiliki hubungan baik dan saling mendukung satu sama lain.

Buruknya performa Napoli bukanlah satu-satunya hal yang turut meramaikan rumor pemecatan Gattuso. Situasi Rafa Benitez yang baru saja meninggalkan Dalian Profesional juga turut mempengaruhi.

Benitez resmi meninggalkan Dalian pada Minggu (24/1) lalu. Pelatih asal Spanyol itu dikabarkan tak ingin melanjutkan kariernya di Asia dan bakal kembali ke Eropa dalam waktu dekat. Bapoli menjadi salah satu opsi yang bisa diambil Benitez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gattuso: Kekalahan Napoli adalah Tanggung Jawab Saya!

gamespool
Gattuso: Kekalahan Napoli adalah Tanggung Jawab Saya! 91

Football5star.com, Indonesia – Napoli tak berdaya saat bertandang ke markas Hellas Verona, Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (24/1/2021) WIB. Anak asuh Gennaro Gattuso ini menyerah dengan skor 3-1.

Usai pertandingan, Gattuso mengaku bahwa ia cukup frutasi dengan permainan anak asuhnya. Meski begitu, Gattuso menganggap bahwa kekalahan itu adalah tanggung jawabnya sebagai pelatih.

Hirving Lozano - Napoli - Hellas Verona - Fox Sports
Fox Sports

“Saya membuat keputusan, jadi ketika kami tidak menang, itu adalah tanggung jawab saya. Ini mengecewakan, karena kami memiliki rencana permainan yang tepat, kami mempersulit meeka.” kata Gattuso seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports, Senin (25/1).

“Penyesalannya adalah kami tidak bisa melakukan begitu banyak peluang dan terus membuang peluang yang ada. Kami selalu empat lawan empat dan tidak melakukan umpan yang benar.”

“Semua tim mengalami pasang surut penampilan pada musim ini, saat ini kami perlu menjernihkan pikiran. Saya mengharapkan apa yang kami persiapakn selama seminggu. Kami bermain di babak pertama persis seperti yang kami inginkan,” papar Gattuso.

Menurut Gattuso, para pemain Napoli saat melawan Verona banyak melakukan kesalahan sendiri dan seperti kehilangan tekad untuk bisa menang.

“Kami membuat pilihan yang salah. Itu tidak mudah. Anda tidak bisa pergi begitu saja ke supermarket dan kemudian membeli tekad yang hilang. Itu tidak bisa dikeluarkan hanya dengan mengatakan di bibir saja,”

“Ini tentang interpretasi permainan. Kami memiliki satu peluang di babak pertama dan sikap kami kemudian berbeda di babak kedua.” tutup Gattuso

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gagal Eksekusi Penalti, Lorenzo Insigne Dibela Gennaro Gattuso

gamespool
Gagal Eksekusi Penalti, Lorenzo Insigne Dibela Gennaro Gattuso 95

Football5star.com, Indonesia – Gennaro Gattuso ogah menyalahkan kegagalan eksekusi penalti Lorenzo Insigne sebagai penyebab utama kekalahan Napoli atas Juventus. Menurut Gattuso, apa yang dialami Insigne hanyalah sebuah nasib buruk.

Partai Supercoppa Italiana antara Juventus vs Napoli dinihari tadi berakhir dengan skor 2-0. Hasil pertandingan bisa berubah drastis andai Insigne berhasil menjebol gawang Wojciech Szczesny melalui eksekusi penalti pada menit ke-72.

“Di pertandingan sepenting ini, setiap pemain bisa saja mengalami sebuah nasib buruk. Termasuk gagal mengeksekusi penalti. Szczesny benar-benar tampil luar biasa karena mampu mengagalkan peluang Hirving Lozano di menit akhir,” ujar Gennaro Gattuso dikutip dari Football Italia.

Lorenzo Insigne - Napoli - Juventus - Gennaro Gattuso - Goal
Goal

“Kami meraih kemenangan maupun kekalahan bersama sebagai sebuah tim. Lorenzo Insigne tak perlu menyalahkan dirinya atas kekalahan ini,” sambung Gattuso.

Lebih lanjut, Gattuso juga merasa bangga dengan perjuangan yang ditunjukkan anak asuhnya di atas lapangan. Namun, ia juga mengakui partai melawan Juventus berjalan dengan sangat alot.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua pemain karena mampu menjalankan apa yang saya minta dengan baik. Kami memang bermain agak kaku, terutama di babak pertama. Tapi, kami bisa menunjukkan reaksi baik setelah tertinggal,” kata Gattuso.

“Hal-hal ini merupakan sesuatu yang wajar terjadi di atas lapangan. Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh pemain atas usaha mereka di atas lapangan. Kami mungkin bisa tampil lebih baik lagi. Tapi, laga ini benar-benar berjalan alot,” tuntas Gattuso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gattuso Tak Sangka Napoli Bisa Menang Telak dengan Cara Mudah

gamespool
Gattuso Tak Sangka Napoli Bisa Menang Telak dengan Cara Mudah 99

Football5star.com, Indonesia – Napoli sukses menghantam Fiorentina dengan skor telak 6-0 di lanjutan Serie A Italia, Minggu (17/1/2021). Bermain di markas sendiri, Stadion San Paolo, Napoli sudah unggul cepat sejak menit ke-5 lewat gol Lorenzo Insigne.

Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso tak menyangka bahwa anak asuhnya mampu meraih kemenangan telak dengan cara mudah. Meski bagi Gattuso, laga melawan Fiorentina sebenarnya cukup memberatkan.

Tiemoue Bakayoko - Napoli - Chelsea - Daily Mail

“Ini terlihat seperti pertandingan yang mudah, tapi sebenarnya kami cukup kesulitan. David Opsina beberapa kali melakukan penyelamatan hebat saat kami unggul satu gol,” kata Gattuso seperti dikutip Football5star.com dari DAZN, Senin (18/1).

Menurut Gattuso, titik balik anak asuhnya mampu mendominasi permainan justru terjadi saat gol ketiga yang dicetak oleh Hirving Lozano memanfaatkan umpan dari Insigne.

“Titik baliknya adalah assist dari Insigne. Mereka kehilangan beberapa kesalahan saat itu. Kami mengubah setiap peluang yang kami buat. Kami kebobolan beberapa peluang gol, tetapi itu penampilan yang luar biasa. Kami membutuhkan yang seperti ini pada laga-laga berikutnya,” ungkap Gattuso.

“Kami telah mencetak 50 gol dalam 23 pertandingan, sangat banyak. Tentu terkadang kita mungkin kurang keseimbangan, ada pilihan yang harus dilakukan,”

Sementara itu, pelatih Fiorentina, Cesare Prandelli meminta maaf atas kekalahan telak anak asuhnya dari Napoli.

“Kami kemasukan enam gol dari enam tembakan yang Napoli lepaskan, itu sangat sulit untuk dikomentari,” kata Prandelli.

“Saya menyampaikan permintaan maaf kepada fan kami. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya dalam karier saya. Kami harus bereaksi dan tidak usah banyak berbicara,” tambahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Persamaan Marcelo Lippi dengan Gennaro Gattuso

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih legendaris Italia, Marcelo Lippi, senang melihat perkembangan Gennaro Gattuso bersama Napoli. Dia bahkan menilai punya kesamaan dengan mantan anak asuhnya itu.

Marcelo Lippi beranggapan bahwa Gennaro Gattuso seperti dirinya. Baik dalam gaya melatih maupun mengatur tim. Ia pun mengungkapkan nakhoda Napoli merasakan hal yang sama.

“Saya bangga mendengar mereka mengatakan saya sebagai inspirasi. Saya sering berpikir tentang siapa yang paling mirip dengan saya dan saya harus katakan bahwa saya melihat diri sendiri di Gattuso untuk manjemen timnya,” kata Lippi kepada Tuttosport, Jumat (15/1/2021).

Marcello Lippi - Timnas Italia - Zimbio
zimbio.com

“Kami serupa untuk ini dan dia sering memberi tahu saya hal yang sama. Gattuso bukan hanya sabar, dia juga mampu mengatur timnya dengan sangat baik,” sambung pelatih yang membawa Italia juara Piala Dunia 2006 silam.

Sepanjang karier melatihnya, Marcelo Lippi sudah memenangkan hampir semua piala. Mulai dari scudetto, Liga Champions, hingga Piala Dunia.

Sementara Gennaro Gattuso masih terbilang baru sebagai pelatih. Kariernya juga tidak selalu mulus karena sempat menangani beberapa tim semenjana.

Namanya mulai diperhitungkan kala ditunjuk sebagai nakhoda AC Milan 2017 lalu. Capaiannya di sana pun tidak terlalu buruk dengan membawa klub menempati peringkat kelima musim 2018-2019.

Seiring bertambahnya pengalaman, pria 40 tahun kian matang bersama Napoli. Terbukti, musim lalu dia sukses merengkuh gelar perdana sebagai pelatih. Yakni Coppa Italia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]