Spanyol vs Georgia: Carlos Soler Lagi-lagi Curi Perhatian

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Carlos Soler menjadi bintang timnas Spanyol dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Georgia pada Senin (6/9) dinihari WIB. Satu gol Soler membuat laga Spanyol vs Georgia yang digelar di Estadio Nuevo Vivero berakhir dengan skor 4-0 untuk tim tuan rumah.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Spanyol tak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan. Pada menit ke-15, La Furia Roja berhasil unggul setelah Jose Gaya memanfaatkan kemelut di muka gawang Georgia yang dikawal Giorgi Loria.

Spanyol vs Georgia - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - uefa. com
uefa.com

Sepuluh menit berselang, Spanyol berhasil menggandakan keunggulannya. Kali ini, giliran Soler yang sukses menjebol gawang Georgia setelah menerima umpan tarik kiriman Marcos Llorente.

Empat menit jelang turun minum, Llorente kembali membuat lini belakang Georgia kerepotan. Llorente melepas umpan tarik yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Ferran Torres. Skor 3-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.

Spanyol hampir dikejutkan Georgia di awal-awal babak kedua. Pada menit ke-46, Irakli Azarov hampir mencetak gol pertama Georgia di pertandingan ini. Namun, sepakannya masih belum merepotkan Unai Simon.

Asyik menyerang, Georgia malah kembali kecolongan. Pada menit ke-63, pemain pengganti, Pablo Sarabia sukses memperlebar keunggulan tim tuan rumah lewat skema serangan balik cepat yang gagal diantisipasi lini belakang Georgia.

Spanyol vs Georgia - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - @sefutbol
twitter.com/sefutbol

Gol keempat Spanyol semakin membakar semangat juang Georgia. Pada menit ke-65, Georgia mendapat peluang emas lewat Georges Mikautadze dan Valeri Qazaishvili. Namun, upaya keduanya masih belum membuahkan hasil terbaik.

Di sisa waktu pertandinga, kedua tim sama-sama saling jual beli serangan. Spanyol bahkan sempat mencetak gol kelimanya melalui aksi Pablo Fornals di masa injury time. Namun, gol Fornals dianulir wasit karena ia berada dalam posisi off-side.

Skor 4-0 tak berubah hingga laga usai. Kemenangan ini membuat Spanyol berhak duduk di puncak klasemen grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan koleksi 10 poin. Unggul satu angka dari Swedia yang tergusur ke posisi kedua.

SUSUNAN PEMAIN SPANYOL VS GEORGIA:

Spanyol: 23-Unai Simon (13-Robert Sanchez 74′); 2-Cesar Azpilicueta, 12-Eric Garcia (20-Mikel Merino 61′), 19-Aymeric Laporte (3-Raul Albiol 46′), 14-Jose Gaya (15-Brais Mendez 74′); 10-Carlos Soler, 16-Rodri, 6-Marcos Llorente; 22-Pablo Sarabia, 9-Abel Ruiz, 11-Ferran Torres (21-Pablo Fornals 60′)

Pelatih: Luis Enrique

Georgia: 1-Giorgi Loria; 13-Grigol Chabradze, 4-Guram Kashia, 5-Guram Giorbelidze (2-Otar Kakabadze 76′), 16-Irakli Azarov (8-Valeri Qazaishvili 57′); 15-Giorgi Aburjania (19-Sandro Altunashvili 69′), 7-Jaba Kankava; 6-Giorgi Zaria (22-Georges Mikautadze 57′), 14-Luka Lochoshvili, 18-Vladimer Mamuchashvili; 23-Zurab Davitashvili (10-Giorgi Chakvetadze 69′)

Pelatih: Willy Sagnol

Kartu Kuning: Kashia 68′, Chabradze 82′

Luis Enrique Ogah Remehkan Georgia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Luis Enrique, pelatih timnas Spanyol mengaku tak mau meremehkan Georgia yang akan menjadi lawan anak asuhnya dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Menurut Luis Enrique, Georgia selalu mampu membuat Spanyol kerepotan.

“Sepak bola adalah permainan kolektif dan individu yang bisa saja melakukan kesalahan. Tidak ada penyebab tunggal mengapa kita kalah dalam satu pertandingan,” ucap Luis Enrique seperti dikutip Football5star.com dari Diario AS, Minggu (5/9/2021).

Luis Enrique Ogah Remehkan Georgia
Marca

“Dalam beberapa tahun terakhir, ada keseteraan di antara semua tim dan sangat sulit untuk bisa meraih kemenangan. Melawan Georgia, kami bisa saja menderita lagi,”

“Kami mungkin memiliki keuntungan karena bermain di kandang, tetapi saya ingat bahwa di pertandingan pertama kami dengan mereka, kami harus mencetak gol di menit akhir,” papar Enrique.

Luis Enrique Ogah Remehkan Georgia
Marca

Pada laga uji coba yang digelar Juni 2016 silam, La Furia Roja tumbang di tangan Georgia dengan skor 2-1. Lalu, pada pertemuan yang digelar Maret 2021 lalu, Spanyol sempat ditahan imbang 1-1 sebelum akhirnya diselamatkan oleh gol penentu Dani Olmo di menit 90+2.

Luis Enrique Ingin Skuat Spanyol Bangkit

Spanyol di pertandingan terakhir babak kualifikasi Piala Dunia 2022 mengalami kekalahan dari Swedia. Hasil ini menurut Enrique harus bisa segera dilupakan oleh anak asuhnya.

Luis Enrique Ogah Remehkan Georgia

Menurut Enrique, yang terpenting bagi Spanyol saat ini ialah fokus untuk menghadapi Georgia dan berusaha maksimal untuk bisa meraih kemenangan.

“Ada hal-hal positif, tetapi ada juga hal yang harus diperbaiki. Ada kesalahan posisi dan juga dalam transisi permainan. Setelah menonton dan menganalisis permainan dengan tenang, saya lebih bahagia dan ada gagasan yang lebih baik untuk laga melawan Georgia,” ungkap Luis Enrique.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Giorgi Mamardashvili, Harapan Baru Georgia di LaLiga

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Valencia membuat kejutan pada laga pembuka LaLiga. Menghadapi Getafe di Mestalla, posisi penjaga gawang dipercayakan pada Giorgi Mamardashvili.

Tak ada yang mengenal Giorgi Mamardashvili sebelumnya. Fan Valencia mungkin juga termasuk di dalamnya. Namun, pada laga pembuka dia membuktikan diri.

Asingnya nama pemain 20 tahun bisa dimaklumi. Ia baru didatangkan Valencia Juli lalu. Itu pun dengan status pinjaman dari raksasa Georgia, Dinamo Tbilisi.

giorgi mamardashvili valencia dominikpiechota
@dominikpiechota

Apa yang dilakukan Jose Bordalas pada tugas pertamanya sebagai nakhoda Valencia juga tidak ada yang menyangka. Mamardashvili sejatinya diproyeksikan sebagai kiper ketiga tim utama.

Ia lebih condong diberikan tugas untuk mengawal gawang tim akademi El Che. Tapi, krisis kiper membuatnya naik tahta.

Valencia kehilangan Jasper Cillessen dan Jaume Domenech yang terkapar cedera. Tak ada pilihan lain, Bordalas pun percaya pada penggawa Georgia.

Bordalas tidak sembarang berjudi terkait kepercayannya pada Mamardashvili. Saat pramusim ia beberapa kali dimainkan dan tampil cukup meyakinkan.

Dan ketika LaLiga dimulai, hasilnya pun luar biasa. Kiper bertinggi badan 199 meter tampil gemilang. Ia mampu membuat total tujuh penyelamatan.

Salah satunya double save sang kiper pada menit terakhir. Bola yang berubah arah usai menyentuh pemain Valencia masih bisa ditepisnya. Lalu bola muntah yang siap disambar bomber Getafe juga sukses dibuang ke luar lapangan.

Carlos Soler memang jadi penentu kemenangan 1-0 Valencia atas Getafe. Namun, yang jadi bintang dinihari tadi adalah Giorgi Mamardashvili.

Pemain Keempat Georgia di LaLiga

Di sepak bola, Georgia bukanlah tim mapan. Namun, mereka kerap melahirkan talenta-talenta jempolan.

Sebut saja Shota Arveladze yang pernah jadi top skorer di Eredivisie Belanda. Dan jangan lupakan pula legenda sekaliber Kakha Kaladze yang besar bersama AC Milan.

Saat ini mulai bermunculan talenta-talenta muda menjanjikan. Selain Giorgi Mamardashvili ada pula Khvicha Kvaratskhelia, bintang Rubin Kazan yang sempat dihubung-hubungkan dengan AC Milan.

Kendati begitu, masih bisa dihitung jari pemain Georgia yang merumput di lima kompetisi top Eropa. Di LaLiga saja saat ini hanya ada dua orang.

giorgi mamardashvili LaLigaEN
@LaLigaEN

Sebelum kiper Valencia, ada Giorgi Kochorashvili yang sejak 2019 memperkuat Levante. Jika ditotal, hanya ada empat pemain Georgia yang pernah merumput di kasta tertinggi Spanyol.

Selain mereka berdua ada Giorgi Demetradze yang tampil untuk Real Sociedad (2001-2002) dan Shota Arveladze yang menutup kariernya di Levante 2008 silam.

Ketiga pendahulu kiper 20 tahun gagal berkembang. Hanya Giorgi Demtradze yang lumayan dengan mencatatkan 13 pertandingan. Sisanya tidak ada yang menyentuh angka 10 laga.

Dengan debut memuaskan pada partai pembuka LaLiga, nama Giorgi Mamardashvili diprediksi akan lebih baik dari pendahulunya. Tidak menutup kemungkinan pula dirinya akan pemain terbaik Georgia dalam sejarah Liga Spanyol.

Masih prematur memang menggadang-gadang jebolan akademi Dinamo Tbilisi. Ini baru laga pertama dan usianya baru 20 tahun.

Belum lagi dia harus berhadapan dengan Jasper Cillessen dan Jaume Domenech ketika dua seniornya itu pulih. Tapi Mamardashvili sudah punya modal kuat untuk menuju ke sana.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Belanda Menang, Harapan Frank de Boer Meninggi Lagi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belanda menatap Euro 2020 dengan percaya diri. Pada laga uji coba terakhir melawan Georgia, Minggu (6/6/2021) anak asuh Frank de Boer menang meyakinkan 3-0.

Tiga gol Belanda masing-masing dicetak Memphis Depay, Wout Weghorst, dan Ryan Gravenberch. Hasil ini pun membuat Frank de Boer gembira.

Ia melihat performa anak asuhnya jauh lebih baik dibanding ketika melawan Skotlandia. Kendati begitu ia sadar masih ada yang harus dievaluasi dari permainan timnya.

frank de boer belanda FCUpdate nl
@FCUpdate_nl

“Tentu saja kemenangan 3-0 seperti ini penting, juga secara mental. Kami melakukan tugas kami dengan baik hari ini dan saya telah melihat kombinasi yang indah,” ujar De Boer seperti dikutip Football5star dari Ons Oranje, Senin (7/6/2021).

“Kami bisa melakukan lebih baik dengan ruang di sisi kami daripada pertandingan Rabu kemarin, yang membuat lebih mudah bagis kami untuk bermain sepak bola di babak kedua. Tapi tentu saja masih ada beberapa ruang untuk meningkatkan pertahanan dan lini serang,” ia menambahkan.

Pada laga perdana Euro 2020 Belanda akan menghadapi Ukraina di Amsterdam Arena. Dengan sisa waktu tujuh hari, pelatih yang juga legenda De Oranje yakin bisa memulai turnamen akbar dengan hasil positif.

“Ini adalah persiapan yang sangat bagus. Kami telah mengambil langkah yang benar dan masih ada waktu seminggu lagi. Sekarang kami fokus melawan Ukraina dan kami siap untuk melakukannya,” tutup Frank de Boer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Menangkan Belanda di Enschede, Wout Weghorst Merasa Istimewa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Wout Weghorst membuktikan diri bahwa Frank de Boer tidak salah memanggilnya. Dalam kemenangan 3-0 Belanda atas Georgia, Minggu (6/6/2021) dia mencetak satu gol.

Wout Weghorst mencetak gol kedua di stadion De Grolsch Veste. Ini sekaligus jadi gol perdananya bersama timnas Belanda.

Usai pertandingan bomber Wolfsburg merasa bangga. Apalagi gol dicetak di stadion De Grolsch Veste yang terletak di kota Enschede, tempat di mana dia memulai karier sepak bolanya.

wout weghorst-FootballOranje_
@FootballOranje_

“Saya mencetak gol dan ini jadi momen yang luar biasa. tapi juga merupakan gol penting dalam pertandingan. Ini bukan tentang saya. Kami ingin sekali memberikan permainan yang bagus dan pergi ke Euro dengan perasaan bagus,” kata Weghorst kepada NOS, Senin (7/6/2021).

“Sangat istimewa rasanya karena ini adalah stadion tempat di mana saya datang pertama kali sebagai anak kecil. Terkadang Anda bangun dan memiliki perasaan bahwa itu akan menjadi hari yang istimewa,” ia menambahkan.

Gol perdana bomber 28 tahun lahir setelah menerima umpan Memphis Depay. “Bolanya sempurna, dengan kecepatan sempurna. Dan pada akhirnya saya di sana sebagai striker untuk menyelesaikannya,” sambungnya.

Lebih lanjut, kemenangan atas Geogia ini jadi modal penting Belanda untuk melakoni laga perdana Euro melawan Ukraina. Apalagi menurut pengakuan Weghorst, situasi di skuat De Oranje saat ini sangat positif.

“Ada suasana yang baik dan positif di skuat. Bagaimana pun kemenangan ini membuat semuanya menjadi lebih baik. Sekarang kami pergi ke Euro dengan perasaan luar biasa,” tutup Wout Weghorst.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda vs Georgia: Pembuktian Wout Weghorst

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belanda akhirnya meraih kemenangan jelang Euro 2020. Menjamu Georgia di stadion De Grolsch Veste, Minggu (6/6/2021) anak asuh Frank de Boer menang 3-0.

Kendati ditahan imbang Skotlandia 2-2 pada laga sebelumnya, Frank de Boer tetap mempertahankan starting 11-nya. Hanya posisi kiper yang diganti dari Tim Krul ke penjaga gawang kawakan, Maarten Stekelenburg.

Dan kali ini, Belanda tampil berbeda. Masih menerapkan skema 5-3-2, tuan rumah lebih berani dalam menyerang. Mereka juga menerapkan garis pertahanan tinggi demi bisa mencetak gol cepat.

Hasilnya pun tidak sia-sia. Laga baru berjalan 10 menit Memphis Depay sudah membuat publik tuan rumah bersorak. Penaltinya sukses menembus jala Georgia kawalan Giorgi Loria.

wout weghorst iF2is
@iF2is

De Oranje terus melakukan tekanan. Sementara Georgia yang kalah kelas hanya bisa bertahan dan sesekali mereka mencoba melakukan serangan balik yang tak terlalu berbahaya.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta pada sisa babak pertama. Unggul 1-0 ternyata belum membuat pasukan Frank de Boer puas.

Babak kedua berjalan 10 menit Wou Weghorst menggandakan keunggulan. Gol ini sekaligus jadi gol perdana sang bomber.

Gol perdananya ini pun sekaligus jadi pembuktian untuk De Boer bahwa Wout Weghorst bisa jadi tumpuan utama di lini depan. Apalagi kerja samanya dengan Memphis Depay kian padu.

Kemenangan tuan rumah akhirnya ditutup oleh pemain pengganti, Ryan Gravenberch. Menang 3-0 jadi modal penting Belanda dalam menyambut laga pertama Euro 2020 pekan depan.

Susunan Pemain:

Belanda ( 5-3-2): 1-Maarten Stekelenburg; 5-Owen Wijndal (Patrick van Aanholt 73’), 17-Daley Blind (Nathan Ake 46’), 6-Stefan de Vrij, 25-Jurrien Timber (Steven Berghuis 78’), 22-Denzel Dumfries; 15-Marten de Roon, 8-Giorginio Wijnaldum, 21-Frenkie de Jong (Ryan Gravenberch 66’); 10-Memphis Depay, 19-Wout Weghorst (Donyell Malen 66’)

Pelatih: Frank de Boer

Gerogia (4-2-3-1): 1-Giorgi Loria; 2-Otar Kakabadze, 23-Lasha Dvali, 4-Guram Kashia, 5-Guram Giorbelidze; 3-Davit Khocholava (Java Jiaguri 66’), 7-Valeriane Gvilia (Nika Kvekveskiri 78’); 11-Saba Lobzhanidze (Zurab Davitashvili 46’), 9-Otar Kiteshvilli, 15-Giorgi Aburjania (Murtaz Daushvili 78’); 8-Budu Zivzivadze (Georges Mikauladze 65’)

Pelatih: Willy Sagnol

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ferran Torres Akui Spanyol Menderita Tandang ke Georgia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Spanyol meraih kemenangan dramatis 2-1 atas tuan rumah Georgia, Minggu (28/3/2021). Mereka baru bisa memastikan tiga poin pada masa injury time.

Ferran Torres, salah satu pencetak gol di Tbilisi malam tadi mengakui pertandingan berlangsung sulit. Bahkan baginya Georgia telah membuat Spanyol menderita selama 90 menit.

Bukan hanya permainan anak asuh Willy Sagnol yang membuat La Furia Roja kesulitan. Tapi juga dukungan suporter tuan rumah di stadion memengaruhi permainan mereka.

ferran torres SeFutbol
@SeFutbol

“Kami tahu pertandingan akan berlangsung sulit. Georgia membuat kami menderita dan di sana ada suporter yang juga melawan kami. Tapi yang penting kami telah bekerja hingga akhir dan mendapatkan tiga poin,” kata Torres kepada Marca, Senin (29/3/2021).

“Setiap pertandingan berlangsung berbeda dan akan sulit jika lawan mencoba dan mengunci permainan kami. Tapi jika kami memainkan sepak bola kami, hanya sedikit tim yang bisa mengalahkan kami,” sambung bintang Manchester City.

Pada laga kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup B, Spanyol tertinggal lebih dulu olhe Georgia. Khvicha Kvaratskhella membawa negaranya unggul jelang akhir babak pertama.

Tim tamu membalas di awal babak kedua lewat Ferran Torres. Kemenangan La Furia Roja akhirnya dipastikan oleh Dani Olmo pada menit ke-92.

Tambahan tiga poin membuat anak asuh Luis Enrique berada di urutan kedua Grup B dengan empat angka. Sementara Georgia di peringkat keempat tanpa meraih poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Georgia vs Spanyol: Dani Olmo Hancurkan Hati Tim Tuan Rumah

gamespool
Georgia vs Spanyol: Dani Olmo Hancurkan Hati Tim Tuan Rumah 28

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa yang mempertemukan Georgia vs Spanyol. Georgia hanya tinggal dua menit lagi untuk bisa berhasil menahan imbang 1-1 salah satu tim terbaik di dunia. Namun, Dani Olmo berhasil mencetak gol di penghujung laga dan membuat skor menjadi 2-1.

La Roja dapat peluang pada menit ke-10. Kemelut terjadi di kotak penalti dan Ferran Torres berhasil mendapat bola dan melepaskan tembakan, tapi bisa dimentahkan oleh kiper.

Sama seperti laga melawan Yunani beberapa hari lalu, Spanyol benar-benar kesulitan membongkar pertahanan lawan. Setelah peluang dari Torres, mereka sama sekali tak membuat peluang bagus.

Georgia unggul! Pada menit ke-43. Otar Kiteishvili memberi umpan cantik kepada Khvicha Kvaratskhelia dan dia berhasil dengan tenang memasukkan bola ke gawang Unai Simon.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Georgia.

Spanyol menyamakan kedudukan pada menit ke-55 Jordi Alba memberi umpan ke Alvaro Morata dan dia membiarkannya mengalir dan Torres berhasil menyambarnya.

Lagi-lagi, La Roja kembali kesulitan menembus pertahanan Georgia. Sampai menit ke-80, sama sekali tak ada peluang yang membahayakan gawang Giorgo Loria.

Semua usaha dikeluarkan Spanyol. dua fullback mereka Marcos Llorente dan Jordi Alba bahkan sering sekali masuk ke kotak penalti. Namun pertahanan Georgia benar-benar rapat.

Momen Dramatis terjadi ketika Spanyol mencetak gol di penghujung laga. Dani Olmo berhasil melepaskan tembakan jarak jauh yang sebenarnya bisa ditepis oleh Loria, tapi bola tetap masuk ke gawang.

Georgia harus menyelesaikan laga dengan 10 orang setelah Levan Shengelia melakukan tekel keras kepada Pedri.

Laga Georgia vs Spanyol berakhir dengan skor 2-1.

Susunan Pemain Georgia vs Spanyol

Georgia (4-2-3-1): 1-Giorgi Loria; 2-Otar Kakabadze (13-Grigol Chabradze), 4-Guram Kashia, 23-Lasha Dvali, 5-Guram Giorbelidze; 7-Jaba Kankava, 21-Valeriane Gvilia; 9-Saba Lobzhanidze (19-Levan Shengelia), 10-Otar Kiteishvili (15-Giorgi Beridze), 18-Khvicha Kvaratskhelia (16-Nika Kvekveskiri), 8-Budu Zivzivadze (11-Giorgi Kvilitaia).

Pelatih: Willy Sagnol.

Spanyol (4-3-3): 23-Unai Simon; 2-Pedro Porro (22-Marcos Llorente), 3-Diego Llorente (4-Inigo Martinez), 12-Eric Garcia, 18-Jordi Alba; 17-Fabian Ruiz (10-Thiago Alcantara), 5-Sergio Busquets (21-Mikel Oyarzabal), 20-Pedri; 11-Ferran Torres, 7-Alvaro Morata, 9-Bryan Gil (19-Dani Olmo).

Pelatih: Luis Enrique.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kapten Georgia Tebar Ancaman pada Timnas Spanyol

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Georgia akan menjamu Spanyol dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup B, Minggu (28/3/2021). Walau kalah kelas, tuan rumah akan melakukan segalanya untuk meraih poin.

Kapten Georgia, Otar Kakabadze, bahkan sudah menebar ancaman pada timnas Spanyol. Ia bersama rekan setim akan mengerahkan segala kekuatan untuk mengalahkan La Furia Roja.

“Spanyol miliki tim terbaik di dunia. Tapi kami akan memberikan segalanya selama 90 menit untuk mencoba dan memenangkan setiap bola dan membawa kegembiraan besar bagi negara kami,” kata Kakabadze kepada Marca, Sabtu (28/3/2021).

otar kakabadze sportsfile
sportsfile

“Itulah yang kami lakukan pada 2016 lalu. Meskipun itu adalah pertandingan persahabatan dan kami juga memiliki ingatan tentang bagaiaman mereka menderita di sini pada tahun 2012,” sambug pemain yang berkarier di klub Segunda Division, Tenerife.

Otar Kakabadze bukan sembarang sesumbar. Ia punya alasan kuat di balik keyakinannya itu. Georgia pernah menyulitkan La Furia Roja.

Itu terjadi pada pertemuan terakhir mereka yang berlangsung di stadion Coliseum Alfonso Perez 2016 lalu. Negara pecahan Uni Soviet kala itu menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Tornike Okriashvili.

Lagipula, laju anak asuh Luis Enrique di kualifikasi Piala Dunia kali ini tidak sempurna. Pada laga pertama melawan Yunani mereka ditahan imbang 1-1.

Adapun hasil tak lebih baik diraih pasukan Willy Sagnol pada laga perdana tengah pekan kemarin. Mereka takluk 0-1 dari tuan rumah Swedia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Georgia vs Spanyol

cover Georgia vs Spanyol
Prediksi: Georgia vs Spanyol 39
ezgif.com crop
Prediksi: Georgia vs Spanyol 40
PREDIKSI HASIL
Whoscored
Georgia 0-2 Spanyol
Predictz
Georgia 0-3 Spanyol
Sportsmole
Georgia 0-2 Spanyol
FOOTBALL5STAR
Georgia 0-2 Spanyol
Boris Paichadze Dinamo Arena, Minggu (28/3/2021) 23:00 WIB (BEINSPORTS)

Football5Star.com, Indonesia Setelah cuma main imbang melawan Yunani, Spanyol jelas wajib meraih kemenangan saat melawan Georgia, Minggu (28/3/2021). Partai Georgia vs Spanyol di Boris Paichadze Dinamo Arena harus dimanfaatkan oleh anak asuh Luis Enrique.

Peluang Spanyol untuk menang terbuka lebar, apalagi tuan rumah dalam kondisi kurang baik. Georgia memulai Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa dengan kekalahan 0-1 dari Swedia. Pasukan Willy Sagnol itu juga tak pernah menang dalam enam partai resmi terakhirnya di semua kompetisi.

Hal ini pastinya harus dimanfaatkan Spanyol. Hasil imbang melawan Yunani harusnya dijadikan pelajaran oleh tim yang dinakhodai Luis Enrique. Terlebih, semenjak pertama bersua 2012 lalu, Spanyol selalu menang lawan Georgia.

REKOR PERTEMUAN
head to head Georgia vs Spanyol
TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir georgia vs Spanyol
Prediksi: Georgia vs Spanyol 41
ezgif.com crop
Prediksi: Georgia vs Spanyol 42
STATISTIK MENARIK
  • Selain tak pernah kalah, Spanyol juga belum sekalipun dijebol oleh Georgia semenjak 2012.
  • Prediksi Georgia vs Spanyol mengarah kepada La Furia Roja karena rekor buruk tuan rumah. Georgia tak pernah menang dalam 18 laga Kualifikasi Piala Dunia.
  • Spanyol tak terkalahkan dalam 16 laga Piala Dunia, termasuk dari kualifikasi.
  • Georgia gagal mencetak gol dalam tiga laga Kualifikasi Piala Dunia.
  • Georgia kalah 0-1 dari Swedia dan cuma mencatatkan satu tembakan ke gawang.
 PELATIH
  • Willy Sagnol belum pernah sekalipun melawan Timnas Spanyol sebelumnya.
  • Spanyol jadi negara keenam yang akan dihadapi oleh Sagnol.
  • Partai nanti jadi pertemuan perdana Willy Sagnol melawan Luis Enrique.
  • Enrique sebelumnya tak pernah melawan Georgia dalam karier kepelatihannya.

Wasit
  • Partai nanti akan dipimpin oleh Radu Petrescu, didampingi Adrian Ghinguleac, dan Mircea Grigoriu sebagai asisten wasit. Ketiganya berasal dari Romania.
  • Georgia pernah sekali diwasiti oleh Petrescu, yakni saat main imbang 1-1 melawan Andorra, 2018.
  • Prediksi Georgia vs Spanyol akan menarik karena La Furia Roja belum pernah sekalipun diwasiti oleh Petrescu.
  • Menariknya, Petrescu pernah jadi wasit Spanyol U-19 vs Georgia U-19 2015 lalu. Kala itu, Spanyol menang 4-1 atas Georgia dalam partai Kualifikasi Piala Eropa U-19.
PEMAIN KUNCI

Georgia

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating: Guram Kashia (6,95)

Spanyol

Top Scorer: Alvaro Morata (1)
Top Assist: Koke (1)
Top Rating: Alvaro Morata (7,18)

*Statistik berdasar dari situs Whoscored.com di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa.

BERITA KEDUA TIM
  • Georgia: Semua pemain bisa diturunkan
  • Spanyol: Gerard Moreno (diragukan)
PRAKIRAAN FORMASI
line up Georgia vs Spanyol

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]



Berita Bola: Gol Bale Tak Cukup untuk Menangkan Wales

Wales bermain imbang 1-1 dengan Georgia pada partai Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa di Stadion Cardiff City, Minggu (9/10/2016).

Tim tuan rumah sempat unggul berkat gol Gareth Bale pada menit kesepuluh. Bale menanduk bola kiriman Joe Ledley dari sepak pojok.

Dengan begitu, Bale selalu mencetak gol dalam tiga partai kandang Wales.

Setelah lesakan Bale, Georgia terlecut dan meningkatkan intensitas serangan. Bahkan, mereka hampir menyamakan kedudukan apabila tendangan bebas Jano Ananidze tidak membentur tiang pada menit ke-34.

Kebuntuan tim tamu baru berakhir pada babak kedua atau tepatnya menit ke-57. Tanpa kawalan, Tornike Okriashvili menyambut bola sodoran Valeri Qazaishvili untuk menyamakan kedudukan.

Sisa waktu lantas dimanfaatkan kedua tim untuk mencari gol penentu tiga poin, tetapi tidak satu pun usaha membuahkan hasil.

Bale sempat mengancam pada menit ke-74, tetapi bola masih mampu dihalau Guram Kashia. Adapun peluang terbaik Georgia dari Valeri Qazaishvili hanya membentur tiang gawang pada menit ke-81.

Hasil imbang ini tidak mengubah posisi Wales yang sebelumnya memuncaki klasemen Grup D. Kini, mereka mengoleksi lima poin dari tiga laga.

Namun, mereka bisa saja tergusur dari puncak tabel apabila Serbia menang atas Austria pada hari yang sama.

Wales: Hennessey; Chester, Williams, B.Davies; Gunter, King, Edwards, Ledley, Taylor; Bale, Vokes

Georgia: Loria; Kakabadze, Kverkvelia, Kashia, Navalovski; Ananidze, Daushvili, Gvilia, Okriashvili; Kazaishvili; Mchedlidze