CEO Inter Konfirmasi Hector Bellerin Jadi Salah Satu Pemain Incaran

gamespool
CEO Inter Konfirmasi Hector Bellerin Jadi Salah Satu Pemain Incaran 4

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengakui bahwa klubnya sedang mengincar Hector Bellerin dari Arsenal. Marotta juga menyebut beberapa pemain lainnya yang dirumorkan dilirik oleh Inter.

Inter sedang mencari seorang wingback kanan setelah menjual Achraf Hakimi ke Paris Saint-Germain. Beberapa nama dikaitkan seperti pemain Arsenal, Hector Bellerin, dan Marotta mengatakan bahwa Bellerin memang menarik perhatian klub. Selain itu, ada nama, Nahitan Nandez dari Cagliari.

“Itu nama (Bellerin) yang disebutkan oleh Anda (media), ada perhatian dari kami, tetapi saya tidak akan melangkah lebih jauh, karena dia bukan pemain kami,” ucap Marotta seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Giuseppe Marotta menegaskan ada target lebih penting dari Scudetto yang dibidik Inter Milan musim ini.
inter,it

Marotta melanjutkan, “Pada fase bursa transfer ini, banyak pemain yang didekati oleh klub-klub besar. Nandez adalah pemain Cagliari yang sangat dihormati, tetapi saat ini kami tidak sedang bernegosiasi dengan mereka. Saat ini, saya tidak melihat negosiasi yang cepat dan sederhana.”

Selain sisi kanan, Inter juga dikabarkan mengincar Alex Telles dari Manchester United untuk sektor kiri setelah kehilangan Ashley Young. Namun kini Nerazzurri memiliki Federico Dimarco yang bermain luar biasa musim lalu saat dipinjam ke Hellas Verona.

“Saya tidak akan mengesampingkan apa pun (meminjam Alex Telles), tetapi saat ini kami fokus mengevaluasi semua peluang tanpa harus terburu-buru menutup operasi ini,” kata Marotta.

Dia melanjutkan, “Dimarco? Dia mewakili masa kini dan masa depan Inter, dia diawasi oleh (pelatih Simone) Inzaghi. Dia bisa menjadi kenyataan yang menyenangkan musim ini juga. Mengenakan seragam Inter adalah kebanggaan besar bagi siapa pun.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Beppe Marotta: Christian Eriksen Sudah Kirim Pesan ke Grup Chat Inter

gamespool
Beppe Marotta: Christian Eriksen Sudah Kirim Pesan ke Grup Chat Inter 8

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter, Giuseppe Marotta, memberi kabar baik tentang kondisi Christian Eriksen yang kolaps di laga Denmark vs Finlandia (12/6/21). Marotta mengungkapkan bahwa Eriksen sudah memberi pesan kepada rekan-rekan timnya di Inter.

Seperti yang diketahui, Christian Eriksen kolaps pada menit ke-43 dan membuat laga ditunda selama lebih dari 90 menit. Eriksen kini berada di rumah sakit dan menurut agennya, dia sudah sadar dan sudah bisa berbicara. Kini CEO Inter, Giuseppe Marotta, mengabarkan bahwa Eriksen sudah memberi kabar ke grup chat Inter bahwa dia baik-baik saja.

“Para pemain sangat dekat dan kami semua segera berkomunikasi satu sama lain setelah melihat gambar-gambar itu. Kami tidak ingin menjadi invasif dan mencoba menghormati pemulihannya setelah kami diyakinkan. Saya hanya bisa mengatakan bahwa 10 menit yang lalu Eriksen sendiri mengirim pesan di obrolan internal kami dan ini menegaskan ikatan di antara para pemain,” ucap Marotta seperti dikutip Football5Star.com dari Rai Sport.

Agen Christian Eriksen Sudah Bangun dan Bisa Berbicara
Sky Sports

Marotta mengkonfirmasi bahwa Eriksen tidak pernah terkena Covid-19 dan belum pernah divaksin. Dia juga mengatakan bahwa tim medis Inter saat ini sedang melakukan kontak dengan tim medis Denmark.

“Dia tidak memiliki Covid dan juga tidak divaksinasi. Saat ini, Christian Eriksen berada di bawah bimbingan staf medis Denmark dan memang benar mereka merilis informasi, tetapi saya dapat mengatakan staf medis Inter telah menghubungi mereka sejak awal,” kata Marotta.

Romelu Lukaku yang mencetak dua gol ke gawang Rusia bersama Belgia mendikasikan golnya untuk Eriksen. Begitu juga Achraf Hakimi yang mencetak gol tendangan bebas ke gawang Burkina Faso saat melakoni laga uji coba bersama Maroko hari ini (13/6/21).

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Tak Ada Uang Lagi, Marotta Diminta Kembali ke Juventus

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Giuseppe Marotta adalah salah satu sosok penting di balik kesuksesan Inter Milan tiga musim terakhir. Sejak kedatangannya I Nerazzurri kembali ke papan atas hingga menjuarai Serie A musim ini.

Tidak hanya soal juara dan performa tim. Marotta juga berjasa atas transfer pemain bintang yang dilakukan Inter Milan.

Tapi mulai musim depan, mantan CEO Juventus kemungkinan tidak bisa kerja leluasa lagi. Sebab I Nerazzurri mengalami krisis finansial. Maka dari itu eks Juve, Patrice Evra, meminta dia kembali ke Turin.

Patrice Evra, Juventus, Manchester United, Liga Italia, Bursa Transfer
goal

“Saya sudah katakan di video sebelumnya siapa yang harus kembali dan Beppe Marotta harus kembali. Anda ingin saya menelepon langsung? Saya akan menelepon Anda,” kata Evra di Instagram seperti dilansir Football Italia, Minggu (30/5/2021).

“Kembalilah ke rumah. Kembalilah ke rumah. Tidak ada lagi uang di sana. Lihat, satu scudetto dan kemudian semua orang pergi. Ini bukan Juve, mereka tidak miliki konsistensi,” sambung mantan kapten Manchester United.

Di sisi lain, Patrice Evra juga menyindir orang-orang yang senang melihat kesulitan Juventus musim ini. Tapi ia percaya klub sebesar I Bianconeri akan selalu bangkit.

“Ini adalah kotoran kecil bagi semua orang yang berharap Juve akan kalah. Apakah Anda menyadari bahwa Anda bangun di pagi hari dan tugas Anda adalah mendoakan Nyonya Tua?,” imbuh Evra.

Inter Milan Tak Akan Datangkan Pemain dengan Harga Mahal

gamespool
Inter Milan Tak Akan Datangkan Pemain dengan Harga Mahal 15

Football5star.com, Indonesia – CEO Inter Milan, Beppe Marotta, memastikan timnya tak akan mendatangkan pemain dengan harga selangit dalam waktu dekat. Menurut Marotta, saat ini kondisi keuangan Nerazzurri tidak memungkinkan untuk belanja jor-joran.

Semenjak ditangani Antonio Conte, Inter memang sempat mendaratkan sejumlah pemain dengan banderol selangit. Diantaranya adalah Romelu Lukaku, Nicolo Barella dan Achraf Hakimi. Namun, mereka juga berhasil mendatangkan pemain kelas dunia dengan harga miring seperti Arturo Vidal, Christian Eriksen dan Alexis Sanchez.

“Saat ini kami sedang dihadapkan dengan situasi luar biasa. Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang sangat besar terhadap model bisnis kami. Model yang berlaku beberapa tahun lalu tak bisa kami terapkan di momen seperti ini,” ujar Beppe Marotta dikutip football5star dari Football Italia.

Beppe Marotta - Inter - Pemain - fanpage. it
fanpage.it

“Saat ini, kami sedang dipusingkan dengan cara memangkas biaya operasional klub. Kami harus melakukan berbagai cara agar terhindar dari kebangkrutan.”

“Satu hal yang pasti kami lakukan saat ini adalah, tidak mendatangkan pemain dengan harga selangit serta gaji besar,” kata Marotta menambahkan.

Lebih lanjut, Marotta juga memastikan tak akan melepas Christian Eriksen dalam waktu dekat. Ia mengaku terkesan dengan peran baru yang dijalani Eriksen dalam beberapa pekan terakhir.

“Antonio Conte memiliki intuisi untuk mengubah peran yang dijalankan Eriksen di atas lapangan. Hal itu berbuah manis dan Eriksen menunjukkan sikap yang sangat profesional,” tutur Marotta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Dijamin Tak akan Belanja Banyak Pemain Januari Ini

gamespool
Inter Dijamin Tak akan Belanja Banyak Pemain Januari Ini 19

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengkonfirmasi bahwa Inter tidak akan banyak membeli pemain pada bursa transfer musim dingin. Marotta menyebut keadaan pandemi saat ini menjadi alasannya.

Bursa transfer musim dingin sudah dibuka. Inter sendiri dirumorkan akan merekrut beberapa pemain baru. Seperti pemain untuk pelapis Romelu Lukaku atau gelandang baru untuk menggantikan Christian Eriksen yang akan dijual. Radja Nainggolan sendiri sudah resmi dipinjamkan ke Cagliari. Tapi Marotta menyebut timnya tak akan membuat banyak pergerakan.

Giuseppe Marotta menegaskan ada target lebih penting dari Scudetto yang dibidik Inter Milan musim ini.
inter.it

“Semua klub sedang menyusun strategi mereka dan kami telah melakukan hal yang sama. Klub ingin selalu menjamin keseimbangan antara investasi dan pendapatan, tidak hanya Inter, tetapi semua klub besar akan berada dalam situasi di mana Covid telah mengurangi pendapatan. Dan oleh karena itu kami tidak akan melakukan investasi besar pada bulan Januari,” ucap Marotta seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Presiden Inter, Steven Zhang, sudah menepis rumor yang mengatakan bahwa keluarganya akan menjual saham mayoritas Inter. Marotta juga kembali menegaskan hal itu.

“Presiden kemarin mengeluarkan pernyataan dan sudah menegaskan bahwa mayoritas saham tidak akan dijual. Seluruh dunia sedang menghadapi pandemi ini, jadi setiap klub harus fokus pada stabilitas dan keseimbangan. Kami tidak akan melihat biaya pasar transfer yang sama dengan yang kami miliki di masa lalu,” kata Marotta.

Giuseppe Marotta melanjutkan, “Kami perlu merevisi biaya selama periode di mana pendapatan pasti telah berkurang karena Covid. Itu berlaku untuk semua klub di seluruh dunia. Kami harus bekerja untuk mengurangi biaya dan melanjutkan perencanaan jangka panjang kami.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Beppe Marotta Konfirmasi Christian Eriksen Masuk Daftar Jual Klub

gamespool
Beppe Marotta Konfirmasi Christian Eriksen Masuk Daftar Jual Klub 23

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter Milan, Giuseppe ‘Beppe’ Marotta, akhirnya mengkonfirmasi bahwa Christian Eriksen masuk ke dalam daftar jual klub. Marotta merasa Eriksen tidak bisa masuk ke dalam sistem permainan Inter.

Seperti yang diketahui, Eriksen kesulitan untuk beradaptasi dengan gaya permainan Inter dalam formasi 3-5-2 sejak dirinya bergabung Januari lalu. Marotta mengkonfirmasi bahwa Eriksen memang tidak berfungsi di dalam skuad.

“Eriksen masuk ke dalam daftar transfer, Piero Ausilio (direktur olahraga) juga mengonfirmasi. Dia telah berjuang untuk menyesuaikan diri dengan skuad, dia tidak berfungsi untuk skuad. Itu hanya fakta obyektif,” kata Marotta seperti dikutip Football5Star.com dari

Romelu Lukaku - Christian Eriksen - Inter - SempreInter
Sempre Inter

Marotta melanjutkan, “Itu bukan penghinaan terhadap profesionalismenya, tidak ada hukuman, itu hanya situasi yang telah berkembang dan hanya adil jika dia pergi di mana dia bisa bermain lebih sering,”

Christian Eriksen sendiri tidak dimasukkan ke dalam skuad saat Inter menang 2-1 melawan Hellas Verona (24/12/20), karena pulang ke Denmark untuk menemani istrinya yang ingin melahirkan. Marotta sendiri akan berdiskusi dengan pelatih Antonio Conte jelang bursa transfer musim dingin.

“Kami akan bertemu dengan pelatih, tetapi tidak dengan cara yang menakutkan, ini adalah pertemuan normal karena kami berada di akhir paruh pertama musim, di awal jendela transfer, dan itu akan menjadi pertemuan yang ramah untuk menyusun strategi bersama,” kata Marotta.

Beppe Marotta melanjutkan, “Saya membaca banyak nama pemain yang tidak ada hubungannya dengan kami. Mengonfirmasi atau menolaknya memang mereduksi, wajar jika Anda para reporter mengerjakan tugas Anda. Tetapi kami yakin akan ada banyak nama yang disebutkan dalam beberapa minggu ke depan.”

Inter Milan menutup tahun 2020 dengan berada di posisi kedua Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Christian Eriksen Kemungkinan Besar akan Dijual Januari Nanti

gamespool
Christian Eriksen Kemungkinan Besar akan Dijual Januari Nanti 27

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter Milan, Giuseppe ‘Beppe’ Marotta, memberi kode bahwa Christian Eriksen diizinkan untuk keluar dari Inter pada bursa transfer musim dingin. Eriksen sendiri kembali tak dimainkan pada laga melawan Torino, (22/11/20).

Eriksen sudah tak dimainkan dalam tiga laga beruntun oleh Antonio Conte. Padahal dia masih menjadi andalan dan kapten bagi timnas Denmark. Beppe Marotta mengatakan bahwa Inter tak mau menahan seorang pemain yang ingin pergi.

“Eriksen? Jika beberapa pemain ingin meninggalkan klub, kami tidak menahannya. Christian bertindak seperti seorang profesional tetapi pada Januari kami akan memutuskan masa depannya. Saat ini tidak ada pembicaraan lanjutan dengan klub mana pun, kita lihat minggu depan,” ucap Marotta seperti dilansir Football5Star.com dari DAZN.

Romelu Lukaku - Christian Eriksen - Inter - Football London
Football London

Marotta mengkonfirmasi bahwa Eriksen memang belum berbicara apa-apa. Namun klub berusaha mencari yang terbaik untuknya.

“Eriksen belum membuat permintaan apa pun, tetapi ketika saatnya tiba, kami akan mencoba menemukan kombinasi yang tepat,” ujar Marotta.

Christian Eriksen sendiri baru dibeli oleh Inter pada Januari lalu dengan harga 20 juta euro. Namun ternyata gaya permainan sang pemain dinilai tidak cocok dengan taktik dan strategi Antonio Conte.

Laporan terakhir menyebut bahwa PSG tertarik untuk mendatangkannya dan mereka bisa menawarkan pertukaran dengan Leandro Paredes, pemain yang Conte suka.

Musim ini Eriksen baru bermain 5 kali di Serie A tanpa mencatatkan satupun gol maupun assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marotta Kecam Keputusan Lockdown Otoritas Kesehatan Italia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Otoritas Kesehatan Italia (ASL) melakukan lockdown untuk pemain-pemain yang berasal dari enam klub Serie A. Cara ini pun mendapat kecaman dari CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta.

Inter Milan adalah salah satu klub yang pemainnya dilarang keluar Italia. Selain itu ada pula Genoa, AS Roma, Lazio, Sassuolo, dan Fiorentina. Keputusan ini diambil lantaran beberapa pemain di enam tim tersebut positif covid-19.

Mendengar larangan tersebut, Beppe Marotta meminta pemerintah Italia turun tangan untuk menengahi masalah ini. Ia juga menuturkan bahwa ASL tidak punya wewenang melarang pemain.

Genoa vs Inter Lukaku dan D'Ambrosio Bawa Nerazurri Kembali ke Jalur Kemenangan
@Inter_en

“Situasi ini memunculkan ketimpangan sehingga saya meminta Menteri Olahraga Spadafora turun tangan. Ini mengubah keteraturan berbagai turnamen. Saya merasa tidak masuk akal ASL di berbagai wilayah bertindak berbeda, dari Roma, Milan, dan Firenze,” kata Marotta seperti dilansir Football Italia, Senin (9/11/2020).

“Ada protokol, tapi ada juga area abu-bau yang diciptakan oleh kurangnya organisasi yang terpusat. Setiap ASL kemudian menjadi penting bagi keberuntungan klub. Ini membuat saya meningkatkan kewaspadaan menjadi lebih penting,” ia menambahkan.

Pekan depan kompetisi Eropa akan libur seiring kembalinya jeda internasional. Banyak pemain sudah kembali ke negaranya masing-masing untuk pemusatan latihan. Begitu juga yang berasal dari Serie A.

Akan tetapi beberapa di antara mereka masih tertahan di Italia. Dari keputusan ini, timnas Italia yang paling terdampak. Mereka kehilangan 12 pemain sekaligus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Reaksi Dingin Marotta Ketika Ditanya Transfer Tanguy Ndombele

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan disebut-sebut sedang mendekati gelandang Tottenham Hotspur, Tanguy Ndombele. Tapi ketika berita ini dikonfirmasi ke CEO, Giuseppe Marotta, ia justru tidak enggan membicarakannya.

Dalam sepekan terakhir Inter Milan dihubung-hubungkan dengan Tanguy Ndombele. Ini tak lepas dari kebutuhan tim, apalagi gelandang asal Prancis punya karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan Antonio Conte.

Bagi Giuseppe Marotta, isu transfer belum relevan dibicarakan saat ini. Ia mengaku masih butuh evaluasi menyeluruh dari tim pelatih mengenai skuat yang ada sekarang.

Jose Mourinho Kritik Keras Tanguy Ndombele
Football London

“Ndombele? Setiap hari kami berbicara soal negosiasi yang sedang berlangsung. Saat ini saya cuma bisa bilang pembicaraan soal memperkuat tim yang sudah ada sekarang akan dibahas pada waktu yang sudah tepat,” kata Marotta seperti dikutip Football5star dari DAZN, Minggu (2/8/2020).

“Kami masih harus mengevaluasi semua kemungkinan yang ada. Saat ini kami belum berani bicara soal transfer pemain, termasuk Ndombele,” sambung mantan CEO Juventus tersebut.

Situasi Ndombele di Tottenham Hotspur memang sedang tidak menentu. Ia tidak masuk dalam skema permainan Jose Mourinho. Bahkan keduanya pernah diberitakan punya hubungan yang buruk.

Hal ini pula yang membuat mantan pemain Olympique Lyon jarang diturunkan pada paruh kedua musim ini. Padahal pada awal kedatangannya ia tampil cukup menjanjikan. Nama Tanguy Ndombele pun sudah tidak masuk dalam skuat Spurs pada tiga laga pamungkas Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Conte: Lebih Mudah Pindahkan Duomo Ketimbang Beli Messi

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Rumor Lionel Messi akan merapat ke Inter Milan terus bergulir. Bantahan pun terus bermunculan. Kali ini, bantahan datang dari pelatih I Nerazzurri, Antonio Conte. Dia menegaskan, hal itu adalah sesuatu yang mustahil.

Inter Milan menang 2-0 atas Napoli pada giornata ke-37 Serie A, Rabu (29/7/2020) dini hari WIB. Hasil itu memperkokoh posisi I Nerazzurri di peringkat ke-2. Namun, selepas pertandingan, topik yang ditanyakan kepada Antonio Conte adalah soal Lionel Messi.

Salah satu pertanyaan yang diajukan terkait iklan Suning TV yang menunjukkan bayangan Messi di Duomo atau Katedral Milan. Menggapi hal itu, Conte memberikan pernyataan lugas. “Saat ini, lebih mudah memindahkan Duomo ketimbang membawa Messi ke Inter,” ujar dia seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Conte juga lugas saat menjawab pertanyaan menjebak, meminta dia memilih Messi atau 4 pemain berharga 50 juta euro. “Saya kira kedua pilihan itu sama-sama tak masuk akal,” ujar dia sambil tertawa. Saya tak tahu. Anda bicara soal pesepak bola terbaik di dunia.”

Eks pelatih Juventus dan Chelsea itu lantas menegaskan, Inter saat ini tak memikirkan soal transfer. “Saat ini, saya bergantung pada semua pemain yang ada dan memuaskan saya. Setelah musim berakhir, barulah kami akan melakukan evaluasi,” kata dia lagi.

Inter Beli Messi adalah Utopia

Bantahan juga kembali diungkapkan Direktur Olahraga Giuseppe Marotta. Seperti Conte, dia menegaskan, Inter Milan membeli Lionel Messi adalah sebuah kemustahilan. Dia tak ingin para fan I Nerazzurri terbuai mimpi dan menganggap iklan Suning TV sebagai sebuah petanda.

Marotta lebih rinci dan teknis ketimbang Conte dalam menjelaskan kemustahilan tersebut. Dia mengatakan, kondisi sepak bola saat ini sangat sulit karena hantaman pandemi Virus Corona. Lalu, dia juga mengingatkan ada aturan Financial Fair Play yang harus dihormati.

“Saat ini, tak ada klub Italia yang mampu melakukan operasi (transfer) besar-besaran,” urai Marotta mengamini pernyataan Antonio Conte. “Ada panduan jelas yang diberikan para pemegang saham kepada kami. Sungguh luar biasa bila ada yang berpikir Inter dapat menjangkau Messi. Itu adalah utopia belaka!”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marotta Tertawakan Rumor Inter Milan akan Rekrut Lionel Messi

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Olahraga Inter Milan, Giuseppe Marotta, hanya bisa tertawa mendengar rumor Lionel Messi akan merapat ke I Nerazzurri. Menurut dia, itu hanya khayalan belaka. Dia pun menegaskan, pihaknya saat ini tak memasukkan La Pulga ke dalam daftar bidikan.

Belakangan ini, Lionel Messi dirumorkan bakal merapat ke Inter Milan. Rumor makin menjadi setelah Jorge Messi, ayah La Pulga, kedapatan tengah mencari tempat tinggal di Milan. Dia dikabarkan mencari apartemen di Porta Nouva, kawasan yang jadi tempat markas baru I Nerazzurri.

Rumor tersebut ditanggapi santai oleh Giuseppe Marotta. Dia menegaskan, itu hanyalah kabar burung yang tak berdasarkan fakta sama sekali. Menurut dia, Lionel Messi bukan pemain bidikan Inter Milan.

“Mari bicara sepak bola fantasi. Itu sama sekali bukan target kami. Saya kira pada saat ini, dia ingin melanjutkan karier sepak bolanya di Barcelona,” urai Marotta seperti dikutip Football5Star.com dari La Gazzetta dello Sport.

Ini sebetulnya bukan kali pertama Inter dikait-kaitkan dengan Messi. Musim lalu pun begitu. I Nerazzurri dikabarkan akan jadi pelabuhan baru La Pulga yang ingin menyusul Cristiano Ronaldo ke Serie A. Namun, seperti kata Marotta, itu cuma sebatas kabar burung.

Masa Depan Messi Masih Tanda Tanya

Lionel Messi diduga sudah tak lagi betah di Barcelona.
bbc.com

Meskipun dibantah Marotta, rumor Messi akan merapat ke Inter Milan bukan tanpa dasar sama sekali. Selain pencarian apartemen yang dilakukan Jorge Messi, masa depan La Pulga di Barcelona pun masih tanda tanya.

Bulan lalu, Messi menghentikan negosiasi kontrak baru dengan Barcelona. Hal itu dilakukan di tengah prestasi El Barca yang menukik dan kekisruhan di manajemen klub pimpinan Josep Maria Bartomeu. La Pulga diduga sudah tak betah dengan situasi yang ada saat ini.

Saat ini, Lionel Messi masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga akhir musim 2020-21. Andai tak tercapai kesepakatan kontrak baru, megabintang asal Argentina itu bisa pergi ke klub lain secara gratis. Bila itu yang terjadi, apakah Giuseppe Marotta tak akan melakukan pendekatan kepada La Pulga?

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Giuseppe Marotta: Inter Puas dengan Kinerja Antonio Conte

dinasti
Giuseppe Marotta: Inter Puas dengan Kinerja Antonio Conte 42

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter, Giuseppe Marotta, mengatakan bahwa pihak klub puas dengan kinerja pelatih Antonio Conte. Pernyataan Marotta itu menepis semua rumor yang menyebut bahwa Conte akan dipecat pada akhir musim.

Inter memasuki periode negatif ketika mereka membuang poin di 3 pertandingan setelah liga kembali berjalan. Semuanya terjadi karena Nerazzurri kebobolan pada menit-menit akhir laga. Kebijakan pergantian pemain Conte jadi sorotan karena seringnya dia telat untuk mengganti pemain.

Beppe Marotta - Inter Milan - Antonio Conte - Fede Nerazzurra
FedeNerazzurra

“Yang mengesalkan adalah kebobolan gol di akhir-akhir laga. yang secara alami meninggalkan penyesalan bagi semua orang. Kami harus melihat segalanya sejak awal musim dan kami melihat hasil yang kuat. Tujuan Conte adalah untuk memanfaatkan sumber daya sebaik mungkin dan juga untuk meningkatkan tim,” ucap Marotta seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Marotta melanjutkan, “dia telah melakukan pekerjaan yang baik. Tapi tentu saja kami masih punya area di mana kami bisa meningkat dan mendekati level seperti contoh, Juventus.

Giuseppe Marotta lalu menekankan bahwa Conte tidak akan dipecat. Apalagi mengingat ini adalah musim pertamanya melatih Inter.

“Saya tak melihat ada pergantian. Klub sangat puas. Dia pelatih yang berambisi, dia ingin menang dan miliki pengalaman baru, tapi kami harus ingat, ini musim pertamanya di sini, di mana klub di atas kami (Lazio dan Atalanta) telah bekerja dengan pelatih yang sama dalam beberapa tahun,” kata Marotta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Beppe Marotta Bantah Inter Milan Dekati Emerson Palmieri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan kemungkinan besar tidak akan mendatangkan Emerson Palmieri musim depan. Hal ini diungkapkan oleh CEO klub, Beppe Marotta.

Beberapa waktu lalu Emerson Palmieri dikaitkan dengan Inter Milan. Hal ini tak lepas dari keinginan pemain Chelsea untuk kembali ke Italia.

Akan tetapi sejauh ini Beppe Marotta tidak melihat kans transfer akan terwujud. Terlebih sampai sekarang pihak klub belum melakukan kontak apa pun dengan sang pemain.

Emerson Palmieri - Frank Lampard - Chelsea - Metro
Metro

“Saya tahu ada banyak spekulasi soal bursa transfer. Tapi saya bisa bilang kami tidak pernah menjalin kontak dengan Emerson. Kami tidak bernegosiasi dengannya,” kata Marotta seperti dikutip Football5star dari DAZN, Senin (6/7/2020).

“Setiap musimnya kami melakukan evaluasi. Dan musim ini kami juga membuatnya untuk musim depan, termasuk soal pemain. Tapi yang paling penting adalah apa saja yang terjadi musim ini yang masih berlangsung,” ia menambahkan.

Sejak pindah ke Chelsea 2018 lalu, pemain kelahiran Brasil ini memang tidak selalu menjadi p;ihan utama. Baik ketika dilatih Antonio Conte, Maurizio Sarri, hingga sekarang Frank Lampard.

Musim ini saja dia baru dimainkan 19 kali di semua ajang. Kendati begitu, Frank Lampard sepertinya tidak ingin kehilangan Emerson Palmieri dalam waktu dekat.

Beberapa waktu lalu ia sempat berujar akan mempertahankan sang bek. Apalagi Emerson masih terikat kontrak di Chelsea hingga 2022 mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Beppe Marotta: Inter Belum Berbicara dengan Brescia soal Sandro Tonali

dinasti
Beppe Marotta: Inter Belum Berbicara dengan Brescia soal Sandro Tonali 49

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter Milan, Beppe Marotta, mengkonfirmasi bahwa Inter menginginkan gelandang Brescia, Sandro Tonali, musim depan. Tapi dia mengatakan bahwa pihak klub belum berbicara dengan Brescia.

Pemain timnas Italia itu dikabarkan akan segera bergabung ke Inter musim panas nanti dan Marotta berusaha mewujudkannya.

“Dia pemain muda yang Inter inginkan tahun depan. Bukan hanya saya saja yang suka dengannya, tapi juga para pakar sepak bola Italia. Kami belum berbicara dengan Brescia, walaupun hubungan kami dengan (Presiden Brescia) Massimo Cellino bagus,” ucap Marotta seperti dikutip Football5Star.com dari FootballItalia.

Beppe Marotta - Inter Milan - Christian Eriksen - calciomercato
calciomercato

Sebelumnya, pakar transfer Nico Schira mengatakan bahwa Inter sudah sepakat dan setuju dengan persyaratan yang diajukan oleh agen Tonali, Beppe Bozzo. Nerazurri hanya butuh kesepakatan biaya transfer dengan Brescia.

Selain Tonali, Marotta juga berbicara soal dua pemain pinjaman Inter, Alexis Sanchez dan Victor Moses. Dia menyayangkan bahwa kedua pemain itu hanya akan memperpanjang masa pinjamannya sampai awal Agustus.

“Kami telah menemukan kesepakatan untuk mempertahankan mereka berdua sampai laga melawan Getafe (babak 16 besar Liga Europa). Tidak terpikirkan bahwa kami diharapkan memainkan kompetisi seperti Liga Europa dan memiliki pemain yang mungkin tidak tersedia,” ujar Beppe Marotta.

Setelah berhasil mencukur habis Brescia dengan skor 6-0, Nerazzurri akan kembali bermain di Serie A pada Minggu (5/7/20) melawan Bologna.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Giuseppe Marotta Sebut Chiesa dan Zaniolo Kemahalan, Tonali?

dinasti
Giuseppe Marotta Sebut Chiesa dan Zaniolo Kemahalan, Tonali? 53

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter, Giuseppe Marotta, berbicara soal seputar pemain-pemain yang menjadi incaran Nerazzurri. Beberapa diantaranya Federico Chiesa, Nicolo Zaniolo, dan Sandro Tonali.

Marotta berkata bahwa Fiorentina mematok harga tinggi untuk Chiesa, sementara Tonali jauh lebih terjangkau.

“Mereka berdua adalah pemain berbakat. Fiorentina punya harapan ekonomi yang tinggi untuk Chiesa. Itulah kenapa kami belum berbicara dengan mereka untuk saat ini. Commisso mungkin meminta lebih dari 70 juta euro,” ucap Marotta seperti dilansir Football5Star.com dari La Gazetta dello Sport.

CEO Inter itu melanjutkan, “Tonali lebih terjangkau, sebuah operasi yang dapat dikembangkan secara positif. Dia masih muda meskipun dia semakin berkembang.”

Sandro Tonali - Brescia - Massimo Cellino - Mirror
Rivista Undici

Selain Chiesa dan Tonali, Marotta juga membicarakan soal pemain muda Italia lainnya, Zaniolo, yang sempat dirumorkan kembali ke Inter.

“Zaniolo membutuhkan investasi yang besar. Keaadaan finansial saat ini tidak memungkinkan untuk menangani masalah ini,” kata Marotta.

Marotta juga menjawab soal rumor transfer Edinson Cavani, yang akan tersedia secara gratis musim panas ini.

“Dia adalah salah satu kesempatan di bursa transfer, dia sedang dipantau sebagai free agent. Tapi kami tidak terlalu mendekatinya dan saat ini dia jauh dari bergabung dengan kami,” sebut Marotta.

Giuseppe Marotta juga tak menutup kemungkinan untuk mengembalikan Radja Nainggolan ke dalam skuad setelah dipinjamkan ke Cagliari.

“Kami tidak ingin merendahkannya. Dia akan kembali dari masa pinjaman dan kami akan melakukan evaluasi. Kami tak terburu-buru untuk memutuskan,” ucap Marotta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Giuseppe Marotta: Saya Harap Barcelona Tak Tebus Klausul Lautaro Martinez

dinasti
Giuseppe Marotta: Saya Harap Barcelona Tak Tebus Klausul Lautaro Martinez 57

Football5Star.com, Indonesia – CEO Inter, Giuseppe Marotta, berharap Barcelona tidak mengaktifkan release clause Lautaro Martinez. Il Toro sendiri punya klausul tebus sebesar 111 juta euro.

Barcelona dirumorkan akan merekrut Lautaro pada bursa transfer nanti. Tetapi, Inter bersikeras bahwa bagi siapapun yang ingin membeli Lautaro harus menebus release clause-nya. Marotta menginginkan Lautaro untuk tetap fokus walaupun banyak rumor yang beredar.

“Sulit untuk meramalkan masa depannya saat ini. Tetapi saya akan mengatakan kepadanya bahwa dia harus tetap fokus pada masa sekarang karena musim akan segera dimulai (kembali). Ada target-target tertentu yang masih dalam jangkauan. Para pemain harus menjadi protagonis kami untuk sisa musim ini,” ucap Marotta seperti dilansir Football5Star.com dari La Gazetta dello Sport.

Giuseppe Marotta menegaskan ada target lebih penting dari Scudetto yang dibidik Inter Milan musim ini.
inter.it

Marotta sendiri masih berharap Lautaro tetap bertahan di Inter. CEO Inter itu berharap Barcelona tak akan menebus klausul tebusnya.

“Tak ada keinginan klub untuk menjual Lautaro, dia masih muda, dan miliki masa depan cerah dan merupakan elemen penting untuk Antonio Conte. Lalu tentu saja, ada klausul itu. Saya tidak tahu apa yang dipikirkan Barcelona, mungkin mereka mencari alternatif lain. Saya harap mereka tidak membayar klausulnya. Dan andai itu terjadi, pemain top akan datang untuk menggantikan Lautaro,” kata Marotta.

Beppe Marotta menyebut bahwa jika Lautaro pergi, Inter akan langsung mencari pemain top untuk menemani Romelu Lukaku.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, jika Lautaro pergi, pemain hebat akan datang. Tapi di bursa transfer saat ini, kesulitannya bukan untuk membeli, tapi untuk menjual pemain. Kami tidak buru-buru. Kami harus menunggu liga berakhir dan klub memiliki waktu untuk membuat rencana masa depan mereka,” ujar Giuseppe Marotta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Beppe Marotta: Penundaan Serie A Rugikan Inter Milan!

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Penundaan Serie A pekan ini sebagai dampak wabah Virus Corona di Italia tak sepenuhnya diterima legawa oleh klub-klub peserta. CEO Inter Milan, Beppe Marotta, terang-terangan meradang. Dia menilai penundaan itu merugikan I Nerazzurri.

Beppe Marotta pada dasarnya memaklumi penundaan Serie A itu. Namun, dia menilai hal tersebut dilakukan secara mendadak sehingga merugikan klub-klub. Terutama Inter Milan yang sebelumnya juga harus menunda laga lawan Sampdoria.

“Sebagai warga negara, saya juga merasakan situasi yang sangat darurat di negeri ini dan masalah-masalah yang mengikutinya. Kesehatan harus dijaga. Namun, putusan menunda pertandingan pada pekan ini terlalu mendadak dan membuat tim-tim oleng,” urai Beppe Marotta kepada Radio Sportiva seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Inter Milan terancam jadwal padat jelang akhir Serie A akibat penundaan dua pertandingan gara-gara wabah Virus Corona.
tuttomercatoweb.com

Lebih jauh, Marotta menambahkan, “Kami merasa dirugikan oleh putusan yang ceroboh dan mendadak tanpa melibatkan klub-klub melalui rapat luar biasa. Ini sesuatu yang fundamental bagi kredibilitas sistem sepak bola Italia.”

Hal yang membuat Beppe Marotta meradang, penundaan tersebut membuat jadwal Serie akan kian padat. Ini akan berdampak pada peta persaingan di Serie A dan daya saing para wakil Negeri Piza yang berlaga di kancah antarklub Eropa.

“Masalahnya, hanya Serie A yang jadi sangat padat. Liga-liga lain tidak. Putusan ini memengaruhi daya saing tim. Sebenarnya apa yang berubah dari Jumat hingga Sabtu lalu itu? Awalnya kan sudah disepakati laga tanpa penonton,” kata dia lagi.

Sebelumnya, beberapa jam setelah Serie A pekan ini resmi ditunda, Beppe Marotta mengungkapkan kekecewaannya kepada Gazzetta dello Sport. Dia mempertanyakan penentuan jadwal pengganti. “Mengapa jadwal ini ditetapkan lebih dulu dari laga Inter vs Sampdoria? Atas dasar apa? Ini jelas-jelas merugikan Inter Milan!” ucap dia tegas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Giuseppe Marotta: Target Inter Milan Musim Ini Bukan Scudetto!

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan tampil ciamik pada musim ini di bawah asuhan Antonio Conte. Mereka jadi pesaing serius bagi Juventus, sang petahana. Namun, Direktur Olahraga Giuseppe Marotta menegaskan Scudetto bukanlah target I Nerazzurri pada musim ini.

Di mata Giuseppe Marotta, ada hal lebih penting yang mesti diraih Inter Milan pada masa transisi ini. Dia menganggap terlalu muluk menargetkan Scudetto pada musim yang disebutnya sebagai langkah awal ini.

Inter Milan disebut Giuseppe Marotta tak membidik Scudetto pada musim ini.
tuttomercatoweb.com

Scudetto? Itu bukan target kami,” kata Giuseppe Marotta seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sport Italia. “Target kami adalah membawa kembali Inter ke posisi setinggi-tingginya. Namun, ini adalah proses yang bersifat gradual.”

Pria berumur 62 tahun itu menambahkan, “Tahun ini adalah titik awal. Artinya, semua hal masih harus ditingkatkan dan kami akan melakukan hal itu. Semuanya harus dilakukan dengan tenang, tanpa tekanan. Hal terpenting, semuanya tahu kostum ini sangat penting dan berharga.”

Meskipun demikian, mantan direktur Juventus itu tetap tak dapat menutupi rasa puasnya melihat perkembangan Inter Milan saat ini. Menurut dia, Lautaro Martinez dkk. telah berjalan di trek yang benar. “Ini adalah buah dari keja yang dimulai di Lugano pada Juli silam,” ucap dia.

Mengenai persaingan dengan Juventus, Giuseppe Marotta mengaku pihaknya tak terobsesi. Inter Milan, kata dia, hanya fokus pada diri sendiri. Mereka akan terus fokus melakukan pembenahan, termasuk pada bursa transfer Januari nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marotta Pastikan Icardi dan Nainggolan Tak akan Dipakai Conte

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kedatangan Antonio Conte sebagai pelatih Inter Milan sepertinya berdampak buruk pada dua pemain bintang mereka, Mauro Icardi dan Radja Nainggolan. Hal ini dipastikan oleh CEO klub, Giuseppe Marotta.

Sejak menandatangani kontrak selama tiga musim di Inter, Conte memang sudah menegaskan bahwa Icardi tidak masuk dalam rencana permainannya. Begitu pula dengan Nainggolan yang dianggap punya masalah di luar lapangan.

Apa yang dikatakan sang pelatih kemudian diamini Marotta. Menurutnya, tipe permainan kedua tim tidak cocok dengan skema yang akan dipakai mantan juru taktik Juventus tersebut. Bahkan ia mengklaim juga kedua pemain tersebut sudah mengetahui hal itu.

Beppe Marotta: Icardi Belum Pasti Bermain di Derby Milan - Football5star - Vaaju
vaaju.com

“Saat Anda membangun proyek baru Anda harus mengisinya dengan orang-orang yang tepat. Kami punya kesempatan untuk berbicara dengan para pemain dan menjelaskan posisi kami sebagai klub,” ujar Marotta seperti dikutip dari Sky Sport Italia, Sabtu (6/7/2019).

“Icardi dan Nainggolan tahu mereka tidak masuk dalam rencana kami musim depan. Tapi itu tidak berarti kami meragukan talenta dan kapabilitas mereka. Bagi saya pribadi mereka adalah pemain yang sangat bagus,” ungkap mantan CEO Juventus tersebut.

Lebih lanjut, pria berkepala plontos itu menegaskan bahwa Inter akan mencari pemain pengganti yang cocok dengan karakter sang pelatih agar target juara bisa dicapai.

“Seorang pemain harus membantu Anda memenangkan pertandingan, tapi sebuah tim juga membantu Anda menjuarai liga yang selalu menjadi tujuan kami. Dengan segala hormat harus saya katakan mereka tidak masuk dalam rencana kami,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Conte Percaya Diri Bisa Penuhi Ekspektasi Tinggi di Inter

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih baru Inter Milan, Antonio Conte, sudah siap dengan tantangan baru yang akan dihadapinya. Ia bahkan sesumbar bisa memenuhi ekspektasi tinggi di klub milik Zhang Jidong tersebut.

Keyakinan Conte ini tak lepas dari semangat tinggi pemain dan loyalitas fan yang selalu mendukung klub. Selain itu ambisi tinggi sang presiden, Steven Zhang, juga membuat dirinya makin berapi-api untuk membangun kekuatan baru di klub asal kota mode tersebut.

“Saya menciptakan harapan baru. Saat saya memulai petualangan baru klub selalu berharap banyak dari saya. Para pemain yakin akan meningkatkan performanya, fan juga berharap sebuah kepuasan. Artinya saya harus mengevaluasi pilihan dengan hati-hati,” kata Conte kepada GQ, Selasa (11/6/2019).

inter-conte (@FabrizioRomano
@FabrizioRomano

“Saya bisa menerima pekerjaan walau hanya punya peluang yang kecil untuk menang pada awalnya, walau hanya satu persen setidaknya masih ada peluang untuk dimenangkan. Itu membuat keyakinan saya tetap terjaga,” sambungnya.

Sementara itu, keputusan pelatih 49 tahun menerima pinangan I Nerazzuri sempat mengejutkan banyak pihak. Penyebabnya tentu saja masa lalunya yang merupakan legenda sang rival, Juventus. Tapi siapa sangka jika ada sosok penting di balik keyakinan sang pelatih membelot ke Inter.

Orang yang ia maksud tentu saja CEO klub, Giuseppe Marotta, yang notabene mantan CEO Juventus. “Marotta sangat membantu. Saya mendapat kesan luar biasa tentang Inter Milan darinya. Dia seorang direktur yang sudah memenangkan banyak hal,” imbuhnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marotta Terganggu dengan Isu Conte Gantikan Spalletti

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Chief Executive Inter Milan, Giuseppe Marotta, terganggu dengan isu yang beredar akhir-akhir ini mengenai bahwa Antonio Conte akan menggantikan Luciano Spalletti.

Giuseppe Marotta justru mengaku puas dengan kinerja Luciano Spalletti sejauh ini. Sebab, Inter Milan kini menempati emapt besar dan berpeluang mencapai target lolos ke Liga Champions musim depan.

Beppe Marotta merasa geram dengan rumor yang berkembang mengenai masa depan Spaletti dan mantan manajer Chelsea tersebut akan memimpin Inter.

Luciano Spalletti Fox Sports Asia
foxsportsasia.com

Akhir-akhir ini pemberitaan Conte akan melatih Handanovic dkk memang semakin santer.

“Rumor-rumor mengenai masa depan Spalletti tidak bermanfaat,” tegas Marotta kepada Sky Sport Italia. “Saya yakin, generasi saat ini begitu mudah menyebarkan berita, mereka membuat distraksi dan dapat mengganggu siapa pun yang membacanya,” lanjut Marotta.

Menurut pria berusia 62 tahun ini, Spalletti telah menjalankan tugasnya dengan baik sejauh ini. Terlebih, mantan pelatih Udinese ini terhitung sukses dan hingga saat ini berhasil memenuhi target klub, lolos ke Liga Champions musim depan.

“Harus diakui, Spalletti telah menjalankan tugasnya dengan baik. Target kami lolos ke zona Liga Champions dan kami menuju ke arah sana dengan cara yang tepat,” terang Marotta.

Tersisa dua laga Liga Italia, Inter Milan hanya butuh tiga poin untuk memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan. Kini, Inter berada di peringkat ketiga dengan 66 poin terpaut 4 poin dengan peringkat kelima, AC Milan yang mengoleksi 62 poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Beppe Marotta: Spalletti Tetap di Inter Musim Depan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, dipastikan akan tetap di Giuseppe Meazza melatih Samir Handanovic dan kawan-kawan musim depan. Kepastian ini setidaknya dikatakan oleh CEO Inter, Giuseppe Marotta.

Meskipun beberapa nama pelatih akhir-akhir telah dikaitkan dengan tim berjuluk Nerazzurri ini, Spalletti tetap akan melatih Inter Milan di musim 2019-2020. Pencapaian Spalletti hingga saat ini membuat klub merasa senang, demikian menurut Giuseppe Marotta.

Saat ini Inter menempati peringkat ketiga klasemen Liga Italia dengan 62 poin dari 34 pertandingan. Skuat asuhan Spalletti berpeluang lolos ke Liga Champions musim depan.

Beppe Marotta CGTN
cgtn.com

“Sudahkah saya memutuskan siapa pelatih Inter musim depan? Ya, saya sudah putuskan Spalletti menukangi Inter musim depan. Ia masih memiliki kontrak, kami senang dengannya.” Marotta berucap.

Liga Italia Serie A menyisakan empat pertandingan lagi. Di peringkat ke-3, Inter terpaut tiga poin dengan Atalanta yang menempati peringkat ke-4.

Akhir pekan ini, Inter Milan akan menghadapi Udinese, klub yang pernah dilatih oleh Luciano Spalletti sebelumnya. Setelah itu, Nerazzurri akan menghadapi Chievo, Napoli dan Empoli di tiga pertandingan terakhir musim ini.

Bukan tugas mudah bagi Luciano Spalletti mempertahankan Inter Milan di peringkat 4 besar. Sebab, saat ini terdapat 6 klub yang masih berpeluang menempati empat besar dengan menyisakan empat laga tersisa di Liga Italia musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Dua Raksasa Italia Bersaing Mendapatkan Sandro Tonali

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Dua klub raksasa Italia, Juventus dan Inter Milan dikabarkan siap bersaing mendapatkan salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Italia saat ini, Sandro Tonali.

Manajemen Juventus dan Inter Milan telah aktif melakukan pendekatan dengan agen Sandro Tonali dan Presiden Brescia, Massimo Cellino untuk mendapatkan Tonali.

Dikutip Football5Star.com dilansir Calciomercato, Inter telah mengirimkan perwakilannya untuk memantau permainan gelandang berusia 18 tahun ini.

Tim pencari bakat Inter, memantau Tonali saat memperkuat klub Serie B, Brescia, menghadapi Venezia, Minggu lalu di Serie B.

sandro fedenerazzurra
fedenerrazzurra

Di pertandingan tersebut, Tonali mencetak satu gol serta satu assist dan mengantarkan Brescia meraih kemenangan 2-0. Berkat penampilannya, Inter terkesan dengan Tonali yang sempat dipanggil memperkuat timnas Italia, November 2018 silam menghadapi Portugal.

Masih menurut laporan tersebut, CEO Inter, Giuseppe Marotta siap memasuki persaingan dengan Bianconeri. Tetapi, Juventus terlebih dahulu melalukan negosiasi dengan agen pemain untuk membawanya ke Turin.

Demi mendapatkan Tonali, selain melakukan pendekatan dengan agen, Marotta juga melakukan pendekatan dengan Presiden Brescia, Cellino. Marotta melalukan pendekatan personal dengan Cellino yang telah memiliki hubungan baik selama bertahun-tahun.

Marotta memulai negosiasi dengan pembelian pada musim panas mendatang, namun Inter akan meminjamkan terlebih dahulu kepada Brescia selama satu tahun untuk membantu Brescia dalam promosi ke Serie A.

Sementara, Bianconeri akan mencoba meyakinkan Cellino, yang meminta 35-40 juta euro atau senilai 638 miliar rupiah. Bianconeri menawarkan beberapa pemain muda dalam kesepakatan transfer atau menambahkan klausul persentase nilai jual Tonali.

Bersama Brescia, Sandro Tonali telah bermain 28 pertandingan serta mencetak 3 gol musim ini. Berkat kontribusinya, Brescia memuncaki klasemen Serie B dari 30 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marotta Bantah Posisi Spalletti dalam Bahaya

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan kembali meraih hasil memalukan saat kalah 0-1 dari Bologna akhir pekan lalu. Hasil ini sekaligus membuat posisi Luciano Spalletti sebagai pelatih terancam. Tapi hal tersebut dibantah langsung oleh CEO klub, Giuseppe Marotta.

Kekalahan itu kian menambah hasil buruk Inter di empat laga pamungkas. Mereka gagal meraih kemenangan dan hanya mencetak satu gol saja.

Tidak lama usai kalah dari Bologna, beredar kabar bahwa posisi Spalletti akan ditentukan saat menghadapi Parma akhir pekan ini. Tapi hal itu dibantah tegas oleh Marotta.

Beppe Marotta - Walter Novellino - Inter Milan - Juventus - SempreInter
sempreinter.com

“Sangat normal rasanya jika petinggi klub berdiskusi dengan tim pelatih usai pertandingan. Kami selalu melakukan itu saat menang maupun kalah. Apakah nasib Spalletti ditentukan saat melawan Parma? Itu tidak benar. Laga tersebut tidak menentukan apa pun,” ujar Marotta kepada Sky Sport Italia, Selasa (5/2/2019).

“Kami sangat menyadari Inter sedang dalam periode sulit, tapi di sisi lain saya bisa bilang posisi pelatih aman. Masih ada 16 laga yang harus kami jalani dan untuk sementara kami masih berada di posisi ketiga,” ia menambahkan.

Pada laga di Giuseppe Meazza akhir pekan lalu, Inter mendapat cemooh dari fans. Mereka tak terima tim kesayangannya kembali menanggung malu secara beruntun. Walau begitu, Marotta justru menganggap hal tersebut sebagai bentuk kecintaan fans pada Mauro Icardi dkk.

“Cemoohan fans? Itu bentuk kasih saying mereka di saat tim sedang bermain buruk,” tutup mantan CEO Juventus itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marotta Bisa Bawa Inter Mendekati Juventus

Football5star.com, Indonesia – Mantan penggawa AC Milan, Walter Novellino, mengatakan bahwa kehadiran Beppe Marotta bisa membuat Inter Milan mendekati Juventus di ajang Serie A. Ia pun yakin Marotta akan mampu menunjukkan hasil kerjanya dalam beberapa tahun ke depan.

Marotta merupakan otak dibalik kesuksesan Juventus yang berhasil menjuarai Serie A secara beruntun di tujuh kesempatan terakhir. Di Inter, ia akan bekerja sama dengan direktur sepak bola, Piero Ausilio.

“Saya sangat mengenal Beppe. Saya yakin ia akan mampu bekerja sama dengan baik bersama Piero Ausilio. Beppe akan membawa pengalamannya ke Inter dan akan memberikan dampak yang sangat positif,” ujar Novellino dikutip dari Tutto Mercato Web.

Beppe Marotta - Walter Novellino - Inter Milan - Juventus - @Nerazzurri_Ale
@Nerazzurri_Ale

“Beppe adalah orang yang bisa memecahkan berbagai masalah. Dia paham bagaimana cara mendatangkan pemain di bursa transfer serta memiliki pemahaman mengenai cara kerja dari seluruh elemen klub. Kehadirannya akan membaut Inter menjadi tim yang semakin kuat,” imbuh pria 65 tahun itu.

Di bursa transfer kali ini, Il Biscione dikabarkan sudah setuju untuk mendaratkan Diego Godin dari Atletico Madrid pada musim panas mendatang. Ia didatangkan dengan status free agent setelah kontraknya tak diperpanjang oleh manajemen Atletico Madrid.

Selain Godin, Inter juga dikabarkan sedang melakukan pendekatan kepada Arjen Robben. Ia juga akan didatangkan dengan status free agent dari Bayern Munich setelah kontraknya habis pada musim panas mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Takkan Banding Atas Hukuman Pelecehan Rasial

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Inter Milan resmi dihukum dua laga kandang tanpa penonton usai fansnya melakukan pelecehan rasial terhadap penggawa Napoli, Kalidou Koulibaly. Walau merasa dirugikan atas hukuman tersebut pihak klub tidak akan melakukan banding.

Fans Inter yang biasa disebut Interisti meneriakkan nada-nada rasial kepada Koilibaly saat tim kesayangan mereka menghadapi Napoli di Stadion Giuseppe Meazza pada boxing day lalu. Lega Serie A kemudian bertindak tegas dengan melarang fans datang ke stadion untuk dua laga kandang berikutnya.

Selain itu, tribun Curva Nord juga akan ditutup pada satu laga tambahan berikutnya. Mendengar keputusan ini, CEO klub, Giuseppe Marotta, akan menghormati hukuman ini.

Reaksi Kalidou Koulibaly atas Aksi Rasisme Fans Inter Milan
reuters.com

“Minggu ini jadi waktu yang tepat untuk kita semua merenung soal pelecehan rasial yang dilakukan dan kita juga tidak akan melupakan kematian tragis yang terjadi saat itu. Ini adalah hal-hal yang tak boleh terjadi di dunia sepakbola,” ujar Marotta kepada Inter TV, Minggu (30/12/2018).

“Soal hukuman yang diberikan kepada Inter, kami tidak akan mengajukan banding apa pun. Kami tahu keputusan ini tidak adil untuk fans yang hadir di stadion yang tidak melakukan itu. Tapi ini sikap kami,” ia menambahkan.

I Nerazzuri dipastikan akan bermain di Giuseppe Meazza tanpa dukungan penonton saat menjamu Benevento di Coppa Italia dan Sassuolo di Serie A. Sedangkan ketika menghadapi Bologna tribun Curva Nord akan ditutup.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marotta Minta Istri Icardi untuk Diam!

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Belum genap sebulan menjadi CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta sudah melontarkan kritikan pedas pada istri Mauro Icardi, Wanda Nara. Ia meminta agar istri yang sekaligus menjadi agennya itu untuk diam.

Marotta merasa terganggu dengan ucapan Wanda beberapa waktu lalu yang menyebutkan Inter sempat menawarkan Icardi ke Juventus. Tidak terima dengan pernyataan tersebut, mantan CEO Juventus ini pun meminta agar wanita Argentina ini tidak banyak bicara dan menghomari segala proses negosiasi.

“Ada banyak cara untuk menghormati negosiasi pemain dan ini fase yang cukup rumit. Mungkin dia tidak perlu banyak bicara sekarang agar berdampak baik untuk semua pihak,” tegas Marotta kepada Sky Sport Italia, Rabu (19/12/2018).

nedved-gabung ke inter, marotta tak pernah jadi juventini
@Inter_br

“Ada banyak kontrak pemain yang harus kami evaluasi dan semuanya akan diselesaikan Januari mendatang. Saat ini Inter sedang bekerja untuk menyelesaikan itu,” sambungnya.

Terkait masa depan Icardi, Marotta menegaskan masih melakukan pembicaraan intensif dengan sang striker. Kendati mengakui negosiasi kontrak baru berjalan cukup alot, ia yakin sang kapten akan memperpanjang kontraknya di Giuseppe Meazza.

“Saya sudah menerima informasi dari Ausilio terkait pembicaraan kontrak baru dengan Icardi. Tapi tawaran awal masih tidak cukup untuknya. Akan ada pertemuan selanjutnya dan kami ingin membicarakan hal penting ini di waktu yang tepat,” ia menambahkan.

“Kita membicarakan pemain yang sangat penting, seorang kapten yang menjadi tumpuan permainan tim. Tapi saya pikir kami bisa mencapai kesepakatan karena kedua belah pihak punya keinginan yang sama,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Nedved: Saya Tak Menyerang Pribadi Marotta

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Pavel Nedved, Wakil Presiden Juventus, coba mengklarifikasi pernyataannya yang dianggap beberapa pihak sebagai serangan kepada Giuseppe Marotta yang baru bergabung dengan Inter Milan. Dia menegaskan, pernyataannya itu sama sekali bukan serangan, melainkan ungkapan kekecewaan.

Marotta baru-baru ini diperkenalkan sebagai CEO baru I Nerazzurri. Itu hanya berselang beberapa bulan setelah dia mundur dari posisinya di Juventus. Putusan bergabung dengan seteru utama di Serie A itulah yang membuat Nedved kecewa hingga mengatakan bahwa pria berumur 61 tahun tersebut tak pernah jadi Juventino.

Giuseppe Marotta saat resmi diangkat sebagai CEO baru Inter Milan.
serieanews.com

“Perkataan saya dapat dilihat sebagai serangan kepada Marotta,” urai Nedved seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia. “Tidak demikian adanya. Bagaimanapun, dia adalah guru hebat bagi kami. Saya hanya terluka karena Marotta pergi ke Inter yang selalu jadi rival kami. Itu menyakitkan bagi saya. Itu saja.”

Sementara itu, sang CEO anyar Inter tak terlalu peduli pada omongan mantan rekan kerjanya semasa di I Bianconeri tersebut. Dia fokus pada tugas barunya di I Nerazzurri.

“Saya sekarang di Inter dan tentu saja tugas saya tidak mudah setelah sekian lama berada di Juve. Pavel dan saya sekarang musuh di sepak bola. Namun, hidup harus terus berjalan. Kini, terserah kepada saya untuk meluncurkan tim yang tak berada di puncak selama beberapa tahun terakhir,” urai dia.

Di Inter, Marotta akan bekerja sama dengan CEO lainnya, Alessandro Antonella. Dia akan fokus pada bidang olahraga dan bisnis, sedangkan Antonella menangani semua aktivitas perusahaan.

[better-ads type=”banner” banner=”156432″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Nedved: Gabung Inter, Marotta Tak Pernah Jadi Juventini

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Giuseppe Marotta sudah resmi menjadi CEO anyar Inter Milan. Ia pun langsung memainkan peran barunya tersebut dengan menyaksikan langsung laga Inter melawan Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (16/12/2018) dinihari WIB.

Pada laga yang dimenangkan Inter 1-0 itu, Marotta duduk berdampingan dengan presiden klub, Steven Zhang, serta wakil presiden yang juga legenda klub, Javier Zanetti. Mantan CEO Juventus ini juga ikut berselebrasi ketika Mauro Icardi mencetak gol kemenangan lewat titik putih.

Melihat kejadian tersebut, Pavel Nedved merasa ada sesuatu yang aneh. Pria yang kini menjabat sebagai wakil presiden Juventus bahkan mengatakan bergabungnya pria berkacamata itu membuat dirinya tidak pernah menjadi seorang Juventini

“Aneh rasanya melihat Marotta berada di Inter dan sekarang semua sudah resmi. Tidak diragukan lagi, dia adalah seorang professional sejati, tapi mungkin ia tidak pernah menjadi seorang Juventini,” kata Nedved seperti dikutip Football5star.com dari DAZN, Minggu (16/12/2018).

Manajemen Juventus merilis laporan keuangan yang menunjukkan kerugian sebesar 19,2 juta euro. (www.old.football5star.com / tuttomercatoweb.com)
tuttomercatoweb.com

Apa yang dikatakan pria berkebangsaan Republik Ceko ini cukup beralasan. Seperti yang diketahui, Marotta mengabdikan dirinya di Juventus selama delapan tahun. Dari tahun 2010 hingga 2018 pula ia menjadi aktor kedigdayaan Si Nyonya Tua di Italia dengan memenangi berbagai trofi domestik.

Sementara itu, bergabungnya pria 61 tahun tersebut ke Inter memunculkan secercah harapan bagi Interisti. Selain menjadi jaminan trofi, ia selama ini juga dikenal memiliki kejelian dalam strategi transfer pemain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marotta Resmi Berlabuh di Inter

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Mantan CEO Juventus, Beppe Marotta, telah resmi menjadi direktur anyar dari Inter Milan pada Kamis, (13/12). Marotta datang ke Inter setelah kontraknya diputus oleh Juventus pada Oktober lalu.

Selama tujuh tahun berkarier di Turin, Marotta berhasil membawa Juventus bangkit dan kembali mendominasi Serie A. Sebelum kedatangannya, Bianconerri kerap kali kesulitan menembus papan atas Serie A dan tak mampu mendatangkan pemain-pemain bintang.

“Saya tentunya merasa sangat bangga. Di sini, saya memiliki jabatan sebagai CEO di sektor olah raga,” ujar Marotta dikutip laman resmi Inter.

“Pengalaman ini merupakan sesuatu yang sangat penting di dalam karier saya. Saya merasa sangat senang karena mengemban tanggung jawab yang cukup besar di sini. Saya datang ke sini untuk menjadi pemenang,” imbuh pria 61 tahun itu.

Kedatangan Beppe Marotta ke Giuseppe Meazza merupakan bagian dari revolusi besar milik Nerazzurri di bawah presiden anyarnya, Steven Zhang. Dalam beberapa kesempatan terakhir, Zhang memang kerap kali mengungkapkan niatnya untuk membuat Inter kembali menjadi salah satu tim yang ditakuti di Italia.

Saat ini, Mauro Icardi dkk duduk di peringkat ke-3 Serie A dengan koleksi 29 poin dari 15 pertandingan. Namun, mereka tak mampu menunjukkan penampilan terbaik di kancah Eropa. Il Biscione harus terlempar ke Liga Europa setelah kalah bersaing dengan Tottenham Hotspur dan Barcelona.