Eks Chelsea Tak Mau Lihat Romelu Lukaku Kembali

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Transfer Romelu Lukaku ke Chelsea tinggal menunggu pengumuman resmi. Tapi tidak semua pihak senang dengan kembalinya bomber Inter Milan.

Salah satunya adalah Glen Johnson. Mantan bek Chelsea menganggap karakter Romelu Lukaku tidak cocok dengan Premier League.

Dari segi fisik, ia tidak menampik sang striker bisa bersaing. Tapi permainan cepat Premier League dianggap tidak cocok dengan Lukaku.

Glen Johnson - Liverpool - Chelsea - Football5star
thisisanfield.com

“Jujur saja saya tidak begitu yakin Premier League cocok untuk Lukaku. Tentu dia pemain yang besar, kuat, fisik mumpuni. Tapi saya hanya berpikir liga ini terlalu cepat untuknya,” ungkap Johnson seperti dikutip Football5star dari Tribal Football, Senin (9/8/2021).

Glen Johnson mengakui kehebatan Romelu Lukaku. Tapi menurutnya itu hanya berlaku di liga selain Premier League.

Maka dari itu dia tidak mau melihat jebolan akademi Anderlecht kembali ke Stamford Bridge. “Jelas tidak, saya tidak ingin melihatnya kembali,” imbuhnya.

romelu lukaku-spezia vs inter milan-newsbeezer
newsbeezer.com

“Tapi harus diakui di liga terentu dia akan mencetak gol meskipun dengan kecepatan yang sedikit lebih lambat,” tegas pemain yang juga pernah memperkuat Liverpool.

Chelsea dan Inter Milan telah menemui kata sepakat. Sempat terlibat negosiasi alot, kedua klub akhirnya menyetujui nilai transfer sebesar 115 juta euro.

The Blues yang sebelumnya memasukkan nama Marcos Alonso dalam klausul akhirnya tidak menambahkan pemain pada kesepakatan anyar. Artinya I Nerazzurri hanya mendapatkan dana segar saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jordan Henderson Tak akan Perkuat Klub Premier League Selain Liverpool

gamespool
Jordan Henderson Tak akan Perkuat Klub Premier League Selain Liverpool 8

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pemain Liverpool, Glen Johnson, yakin Jordan Henderson tidak akan pindah ke klub Premier League lain jika harus pindah dari Anfield. Johnson memprediksi Henderson pasti akan pergi ke klub luar Inggris.

Negosiasi kontrak baru sang kapten dikabarkan menemui jalan buntu dan Henderson bisa saja dijual musim panas ini walaupun kontraknya baru akan berakhir dua tahun lagi. Laporan lain menyebut bahwa dua klub London Utara, Arsenal dan Tottenham mencoba untuk mendatangkannya.

Tapi, Glen Johnson yang sempat bermain bersama Henderson di Liverpool pada 2011-2015 yakin pemain timnas Inggris itu tidak akan menghianati klub.

Jordan Henderson Terancam Tak Bisa Tampil di Euro 2020
CaughtOffside

“Saya mengenal Hendo, dia akan sangat setia kepada Liverpool setelah semua kesuksesan yang mereka miliki bersama, jadi saya tidak bisa membayangkan dia mengenakan jersey klub Premier League lainnya. Dia cukup banyak mencapai semua yang dia bisa di Liverpool,” kata Johnson.sepert dikutip Football5Star.com dari Betting Odds.

Johnson melanjutkan “Tentu saja dia masih akan memiliki api di perutnya, tetapi pindah ke luar Inggris bisa berpotensi terjadi dan saya yakin dia akan memiliki banyak pilihan di luar Inggris jika saya jujur.”

Glen Johnson berharap Henderson bisa pindah ke Paris Saint-Germain mengikuti jejak Gini Wijnaldum dan bermain bersama Neymar dan Kylian Mbappe.

“Mungkin PSG. Akan menyenangkan melihatnya bermain dengan pemain sekaliber itu (Neymar dan Mbappe). Jelas liga (Prancis) tidak seperti yang dia biasa bermain, tetapi akan menyenangkan melihatnya bermain dengan pemain yang telah memenangkan banyak pertandingan. Akan menyenangkan melihatnya di antara lingkaran itu,” ujar Johnson.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jika Terus Tampilkan Performa Negatif, Liverpool Bisa Pecat Juergen Klopp

gamespool
Jika Terus Tampilkan Performa Negatif, Liverpool Bisa Pecat Juergen Klopp 12

Football5Star.com, Indonesia – Mantan bek Liverpool, Glen Johnson memperingatkan Juergen Klopp soal performa timnya akhir-akhir ini. Johnson menilai Klopp bisa dipecat jika terus menerus menghasilkan hasil yang negatif.

Liverpool saat ini berada di posisi ke-6 setelah 4 kalh mengalami kekalahan beruntun di Premier League. Johnson menilai masa depan Klopp masih aman sampai akhir musim. Tapi dia bisa dipecat pada musim depan jika performa The Reds tak kunjung membaik.

Juergen Klopp tak dapat menjelaskan penyebab pasti keterpurukan Liverpool saat ini.
Getty Images

“Saya pikir posisi Klopp masih aman, tapi musim depan akan berbeda. Musim ini Anda tidak dapat berbicara tentang memecatnya karena dia luar biasa, tetapi sayangnya pada level sepakbola seperti ini, banyak hal berubah dengan cepat. Saya pikir pekerjaannya akan baik-baik saja untuk saat ini, tetapi musim depan akan menjadi percakapan yang berbeda,” ucap Johnson seperti dilansir Football5Star.com dari The Sun.

Mantan pemain Stoke City itu masih yakin Klopp bisa membawa Liverpool lolos ke empat besar. Tapi Johnson tak yakin The Reds bisa memenangkan Liga Champions.

“Saya pikir Liverpool akan finis di empat besar karena mereka terlalu bagus untuk tidak masuk, tapi saya tidak bisa melihat tim lain mana yang akan absen. Chelsea mungkin akan masuk ke sana, kedua tim Manchester akan berada di sana dan Leicester sedang bagus saat ini. Saya pikir Liverpool akan berhasil, tetapi itu akan sangat ketat,” kata Johnson.

Glen Johnson melanjutkan, “Memenangkan Liga Champions bukanlah peluang terbaik Liverpool untuk bermain di sepak bola Eropa karena saat ini ada dua atau tiga tim yang terlihat tak terbendung dan Liverpool bukanlah tim seperti mereka saat ini. Peluang terbaik mereka adalah finis di empat besar.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Glen Johnson Tak Khawatir Liverpool Gagal Dapatkan Timo Werner

gamespool
Glen Johnson Tak Khawatir Liverpool Gagal Dapatkan Timo Werner 16

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pemain Liverpool, Glen Johnson mengatakan bahwa dirinya sebagai fans, tak akan khawatir andai The Reds gagal mendapatkan Timo Werner. Johnson menjelaskan beberapa alasannya.

Liverpool harus menarik diri dari perburuan untuk mendapatkan penyerang RB Leipzig, Timo Werner, karena alasan finansial. Chelsea lalu membajak sang pemain dengan membayaran klausul tebusnya.

Suporter Liverpool kecewa klubnya gagal mendapatkan Werner, tapi Jognson tidak berpikir para fans harus khawatir.

Glen Johnson - Liverpool - Chelsea - Football5star
thisisanfield.com

“Jika Liverpool gagal mendatangkan Werner, tentu saja itu mengecewakan untul fans Liverpool, tapi saya tidak begitu khawatir tentang itu. Mereka telah menunjukkan di masa lalu bahwa ketika mereka merekrut pemain mahal mereka lebih sering tak melakukannya dengan benar. Jadi saya pikir Anda harus membiarkan mereka menemukan pemain yang tepat,” ucap Johnson seperti dilansir Football5Star.com dari BETDAQ.

Apalagi, Johnson merasa mantan klubnya tidak perlu merubah banyak skuad yang ada karena skuad yang dimiliki Liverpool sudah bagus.

“Semuanya berpikir Mohamed Salah kemahalan ketika mereka merekrutnya dan lihat harga dia sekarang. Jadi saya yakin ada pemain yang mereka lirik selain Werner. Liverpool punya daya tarik yang besar saat ini dan jika mereka benar-benar menginginkan Werner, saya pikir mereka akan ngotot untuk mendapatkannya,” ujar Johnson.

Glen Johnson melanjutkan, “mereka saat ini adalah tim terbaik di liga musim ini dan sementara Anda tidak perlu memperbaiki sesuatu yang tidak rusak.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Eks Liverpool Dukung Wacana Chelsea Datangkan Philippe Coutinho

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek sayap Liverpool. Glen Johnson, mengungkapkan dukungannya terhadap wacana Chelsea untuk mendaratkan Philippe Coutinho. Menurut Johnson, Chelsea merupakan klub yang tepat bagi Coutinho untuk kembali bersinar.

Dalam beberapa pekan terakhir, The Blues memang disebut-sebut akan mendatangkan Coutinho dengan status pinjaman dari Barcelona. Kedua klub santer diberitakan sedang bernegosiasi untuk membahas masa depan Coutinho.

“Di Barcelona, Coutinho tak menjadi pemain kunci. Saya rasa, Chelsea merupakan klub yang tepat bagi Coutinho untuk kembali bersinar dan merasa spesial. Dia membutuhkan dukungan dan saya rasa Chelsea akan memberikan hal itu kepadanya,” ujar Glen Johnson kepada talkSPORT.

Glen Johnson - Chelsea - Philippe Coutinho - CBS Sports
CBS Sports

Lebih lanjut, Johnson juga yakin Frank Lampard akan bisa membuat Coutinho kembali bersinar. “Lampard bisa menjadi sosok yang membuat Coutinho kembali merasa spesial dan hal itu akan membuat Coutinho bisa kembali menunjukkan penampilan terbaiknya.”

“Saya rasa, bakat besar yang dimiliki Coutinho sudah tak perlu diragukan lagi. Dia mungkin bukan sosok tercepat atau terbesar di atas lapangan.”

“Tapi, Coutinho memiliki otak dan insting yang sangat tajam. Jika Chelsea mendapat kesempatan untuk mendatangkannya, maka mereka harus bisa melakukan hal itu,” tandas Johnson.

Musim ini, Philippe Coutinho bermain di Bayern Munich dengan status pinjaman selama satu tahun. Sepanjang musim 2019-20, pemain asal Brasil itu mampu mengemas delapan gol dan enam assist dari 22 penampilan di Liga Jerman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Karier Jadon Sancho Dianggap Bisa Hancur jika Pindah ke MU

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Jadon Sancho dipastikan akan meninggalkan Borussia Dortmund musim depan. Manchester United diyakini sebagai klub selanjutnya sang winger.

Seperti diketahui, Jadon Sancho menjadi komoditas panas di bursa transfer musim panas mendatang. Beberapa klub besar seperti Manchester United, Manchester City, dan Real Madrid siap menggelontorkan dana besar.

Melihat situasi ini, mantan pemain timnas Inggris, Glen Johnson, memberi sedikit masukan untuk Sancho. Ia meminta sang winger tidak memilih MU agar karier sepak bolanya tidak hancur.

Glen Johnson - Liverpool - Chelsea - Football5star
This is Anfield

“Hampir semua klub mampu membayar biaya transfernya sehingga dia bisa meluangkan waktu untuk memilih klub. Tapi saya pikir akan menjadi keputusan yang salah untuk datang ke Man United,” ujar Glenn Johnson kepada Talksport, Jumat (14/2/2020).

“Jika dia pergi ke tim seperti United saat ini, tentu saja itu adalah klub yang fantastis dan akan bagus untuk CV nya. Tapi tim tidak berada di tempat seharusnya dan saya pikir sebagai pemain muda itu akan membuat dia terbebani,” sambungnya.

Mantan pemain Liverpool juga menegaskan bahwa tekanan yang akan didapat Sancho bisa berdampak buruk pada masa depannya. “Pemain muda seharusnya tidak perlu mengibarkan bendera untuk klub seperti United,” imbuh Johnson.

“Saya pikir dia akan merasakan tekanan datang ke Premier League. Jadi itu akan terasa sulit untuknya dan bisa mempertaruhkan kariernya,” tutup mantan bek kanan tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Mantan Pemain Liverpool dan Chelsea

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga sarat gengsi akan tersaji di Stadion Anfield, Minggu (14/4) malam, yakni bentrok Liverpool vs Chelsea. Pertandingan ini akan menentukan nasib kedua tim di akhir musim kompetisi Premier League musim ini.

Liverpool butuh kemenangan untuk menjaga persaingan menuju tangga juara. Saat ini, anak asuh Juergen Klopp masih unggul dua angka di puncak klasemen liga dari Manchester City. Skuat beralias The Citizens saat ini masih menyimpan satu laga sehingga perubahan posisi puncak terbuka lebar.

Di sisi lain, Chelsea butuh tambahan poin untuk mengamankan posisi empat besar di papan klasemen. Saat ini, mereka ada di peringkat ketiga dengan 66 poin. Masalahnya, Tottenham Hotspur (64) dan Arsenal (63) membuntuti di bawah dengan jarak maksimal dua angka.

Akan tetapi, kedua klub pernah saling “bertukar” pemain di masa lalu. Berikut 5 pemain yang pernah membela Liverpool dan Chelsea di masa lalu.

Glen Johnson

Glen Johnson memulai karier profesionalnya begitu lulus dari akademi West Ham United. Sempat dipinjamkan ke klub rival, Millwall, ia ditransfer secara permanen ke Chelsea pada Juli 2003. Bersama The Blues, ia tampil dalam 70 pertandingan dan mencetak empat gol.

Glen Johnson - Liverpool - Chelsea - Football5star
thisisanfield.com

Kedatangan Jose Mourinho serta gelontoran dana besar dari Roman Abramovic membuatnya tersingkir dari tim utama. Sempat dipinjamkan ke Portsmouth pada 2006 dan dilepas secara permanen semusim berselang.

Namanya terangkat ke jajaran pesepak bola top Inggris ketika Liverpool memboyongnya pada 2009. Tak tanggung-tanggung, tim beralias The Reds dengan berani menggelontorkan 18 juta poundsterling. Jumlah yang tergolong besar pada saat itu. Awal tahun ini, ia mengumumkan pensiuan dari dunia sepak bola setelah terkatung-katung tanpa klub selama enam bulan sebelumnya.

Nicolas Anelka

Tak banyak yang tahu pria Prancis ini pernah membela Liverpool. Pada bursa transfer musim dingin 2002, Anelka datang dari Paris Saint-Germain dengan status pinjaman. Selama enam bulan, Anelka muda mencetak lima gol dari 22 pertandingan.

Anelka - Liverpool - Chelsea - Football5star
rushthekop.com

Akan tetapi, tidak banyak yang bisa dikenang dari sepak terjang Anelka dalam periode singkat tersebut. Hingga akhirnya Manchester City lebih meminatinya dan membayar tebusan sebesar 13 juta pounds. Sempat berkelana ke Fenerbache dan Bolton, nasib membawanya ke ibu kota Inggris.

Bersama Chelsea, ia tercatat sebagai duet tersubur Liga Inggris bersama Didier Drogba pada musim 2009/10. Kerja sama apik di antara keduanya menghasilkan gelar liga di akhir musim. Selepas itu, penampilannya terus meredup hingga akhirnya dilepas gratis ke Shanghai Shenhua. Ia menjadi salah satu pionir eksodus pemain Eropa ke Cina

Yossi Benayoun

Persamaan antara Benayoun dan Nicolas Anelka adalah keduanya pernah membela Liverpool, Chelsea, dan Arsenal. Pemain yang disebut-sebut sebagai salah satu produk terbaik Israel itu datang ke Inggris dengan membela West Ham United pada 2005.

Benayoun - Chelsea - Liverpool - Football5star
standard.co.uk

Dua musim berselang, Liverpool merekrutnya dengan banderol 6,5 juta pounds. Penampilannya bersama The Reds pun tak terlalu mengecewakan. Dirinya sempat menjadi pemain andalan lini tengah era Rafael Benitez. Total ia mencetak 29 gol dari 134 laga bersama Liverpool.

Tiga musim berselang, ia pindah ke Chelsea dengan harga yang tak terlalu jauh berbeda. Satu trofi berhasil ia raih saat mengalahkan Benfica di laga final Liga Europa 2012/13. Baru-baru ini, ia mengumumkan rencana pensiun dari dunia sepak bola setelah kontraknya bersama Beitar Jerusalem habis di akhir musim.

Raul Meireles

Raul Meireles adalah satu dari sedikit pemain yang berani pindah klub karena faktor pelatih. Pada 2011, Chelsea baru saja menunjuk Andre Villas-Boas menjadi manajer menyusul torehan gemilang bersama FC Porto.

Meireles - Chelsea - Liverpool - Football5star

Meireles, yang tergiur bermain di bawah asuhan pelatih dengan negara sama, setuju pindah dari Liverpool dengan biaya 12,15 juta pounds. Akan tetapi, kariernya di London pun tak bertahan lama seiring kinerja buruk sang pelatih.

Sebelumnya, Meireles didatangkan dari FC Porto ke Liverpool pada Agustus 2010. Bersama The Reds, pemain kelahiran Porto tersebut mengemas lima gol dari 44 pertandingan. Tak jauh berbeda dengan saat di Chelsea yakni enam gol dari 48 laga.

Fernando Torres

Keputusan Torres menerima pinangan 50 juta pounds dari Chelsea pada 2011 sempat menghebohkan jagat sepak bola. El Nino yang tampil mentereng sejak didatangkan dari Atletico Madrid pada 2007, di luar dugaan meninggalkan Liverpool yang sedang dalam masa transisi.

Selama tampil menghibur publik Anfield, Torres mengemas 81 gol dari 142 pertandingan. Selama tiga musim di Liverpool, tak ada satu gelar pun yang ia raih bersama The Anfield Gank. Namun, dari segi individu, Torres sudah mencuri hati para fans sehingga tak heran, keputusannya pergi dikecam banyak orang.

Liverpool - Torres - Chelsea - Football5star
theanfieldwrap

Pemain kelahiran Madrid itu mengalami penurunan performa yang sangat drastis begitu pindah ke Chelsea. Meski demikian, Torres berhasil meraih prestasi yang tak pernah ia rasakan bersama Liverpool yakni satu trofi Liga Champions, satu Liga Europa, serta satu kali juara Piala FA.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Berita Bola: Johnson Cedera, Inggris Panggil Michael Keane

Bek Burnley, Michael Keane, dipastikan masuk ke dalam skuat tim nasional Inggris untuk yang pertama kalinya setelah Glen Johnson dipastikan absen karena cedera.

Manajer interim Inggris, Gareth Southgate, awalnya memilih untuk memanggil Johnson untuk laga melawan Malta (8/10) dan Slovenia (11/10). Ia telah menjelaskan bahwa ia membutuhkan pengalaman Johnson di level internasional untuk menyeimbangkan skuat yang memang mayoritas diisi para pemain muda.

“Saya pikir skuat ini telah semakin muda dalam dua tahun terakhir dan saya tidak yakin anda bisa terus melakukan hal tersebut,” terang mantan penggawa Middlesbrough tersebut.

“Pada musim panas kemarin, kami memiliki banyak pemain muda yang sangat bergairah. Tetapi, pada momen-momen kunci, kami kekurangan pengalaman laga besar. Membawa seorang pemain dengan jumlah penampilan lebih dari 50 ke skuat adalah sesuatu yang kami pikirkan secara panjang dan sulit, tetapi kami merasa ini adalah keputusan tepat,” tambah dirinya.

Namun, penggawa Stoke City tersebut ternyata tidak dapat bermain karena tidak berada dalam kondisi yang memungkinkan. Sebagai penggantinya, seperti yang dilaporkan oleh Guardian, Southgate memanggil Keane.

Pemain berusia 23 tahun tersebut bukanlah sosok asing bagi Southgate. Mereka pernah berkerja sama di timnas U-21 Inggris, termasuk dalam kejuaraan Piala Eropa yang digelar di Republik Ceko tahun lalu. Keane juga pernah bermain di level U-19 dan U-20 bagi negeranya.

Berita Bola: Glen Johson Kaget Dipanggil Timnas Inggris

Bek veteran Stoke City, Glen Johnson, mengaku kaget dipanggil kembali oleh Timnas Inggris. Padahal, sudah cukup lama dia tak berseragam The Three Lions.

Mantan bek Liverpool itu dipanggil oleh manajer sementara The Three Lions, Gareth Southgate, bersama pemain lainnya untuk menghadapi Malta dan Slovenia di Pra-Piala Dunia 2018 pekan depan.

Pemanggilan tersebut cukup mengejutkan pasalnya Johnson tak lagi berkostum timnas Inggris sejak 2014 silam. Terlebih, pada musim ini dia juga baru tiga kali tampil di Premier League lantaran sempat mengalami cedera.

Cedera yang menimpa Nathaniel Clyne dan Luke Shaw membuat Southgate memilih untuk memanggil Johnson.

“Saya terkejut nama saya dimasukkan ke dalam skuad timnas Inggris untuk laga Pra-Piala Dunia 2018. Tentu saja sebuah kebanggaan bisa kembali memperkuat dan berkostum timnas,” sebut Johnson seperti dilansir Sportsmole.

Selain Johnson, penyerang Manchester United, Jesse Lingard, juga dipanggil oleh Southgate. Tak ketinggalan rekannya, Marcus Rashford.

Berita Bola: Southgate: Inggris Butuh Jam Terbang Johnson

Pelatih interim timnas Inggris, Gareth Southgate, menjelaskan alasannya kembali memanggil Glen Johnson. Menurut Southgate, pemain dengan jam terbang seperti Johnson sangat dibutuhkan oleh The Three Lions.

Performa Johnson merosot drastis bersama Liverpool dalam beberapa musim terakhir. Dia akhirnya dijual ke Stoke City dengan status bebas transfer pada Juli 2015.

Southgate dipercaya menjabat sebagai pelatih Inggris dalam empat laga ke depan. Dia menggantikan Sam Allardyce yang didepak oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) beberapa waktu lalu.

Skuat Inggris telah dirilis. Keputusan Southgate kembali memanggil Johnson mengejutkan banyak kalangan.

Johnson memang telah berusia 32 tahun. Kendati demikian, pemain yang mengantongi 54 penampilan dalam laga internasional tersebut diyakini bakal memberi kontribusi penting bagi Inggris.

“Pada masa lalu, kami mengandalkan banyak pemain muda dan saya tidak yakin kami bisa terus melakukannya,” kata Southgate, seperti dikutip dari Sportsmole.

“Pada momen-momen yang membuat kami tertekan, sangat minim pengalaman dari pemain yang berpengalaman dalam laga besar,” tandas mantan bek The Three Lions tersebut.

“Saat ini, memanggil pemain dengan rekor penampilan lebih dari 50 kali adalah keputusan yang tepat,” jelas Southgate.

Berita Bola: Marcus Rashford Kembali Dipanggil Timnas Senior Inggris

Gareth Southgate membuat pemanggilan pertamanya semenjak ditunjuk sebagai manajer sementara timnas Inggris. Ada beberapa nama menarik yang masuk ke dalam skuat, salah satunya pemanggilan kembali Marcus Rashford untuk menghadapi Malta dan Slovenia di Kualifikasi Piala Dunia 2018 pekan depan..

Rashford sudah tak dipanggil masuk timnas semenjak era Roy Hodgson pada Piala Eropa 2016. Sejak saat itu, Rashford menjadi anak asuh Southgate di timnas U-21 Inggris. Namun, penunjukan Southgate sebagai pengganti Sam Allardyce membuat Rashford turut naik kasta kembali.

Selain Rashford, Southgate juga memanggil kembal bek veteran Glen Johnson yang saat ini memperkuat Stoke City. Pemanggilan tersebut cukup mengejutkan pasalnya Johnson tak lagi berkostum timnas Inggris sejak 2014 silam.

Terlebih, pada musim ini dia juga baru tiga kali tampil di Premier League lantaran sempat mengalami cedera. Cedera yang menimpa Nathaniel Clyne dan Luke Shaw membuat Southgate memilih untuk memanggil Johnson.

“Saya terkejut nama saya dimasukkan ke dalam skuad timnas Inggris untuk laga Pra-Piala Dunia 2018. Tentu saja sebuah kebanggaan bisa kembali memperkuat dan berkostum timnas,” sebut Johnson.

Selain Rashford dan Johnson, gelandang serang Manchester United, Jesse Lingard, juga dipanggil oleh Southgate.

Skuad Inggris untuk Melawan Malta dan Slovenia

Kiper: Fraser Forster (Southampton), Joe Hart (Torino, on loan from Manchester City), Tom Heaton (Burnley)

Belakang: Ryan Bertrand (Southampton), Gary Cahill (Chelsea), Phil Jagielka (Everton), Glen Johnson (Stoke), Danny Rose (Tottenham), Chris Smalling (Manchester United), John Stones (Manchester City), Kyle Walker (Tottenham)

Tengah: Eric Dier (Tottenham), Jordan Henderson (Liverpool), Alex Oxlade-Chamberlain (Arsenal), Michail Antonio (West Ham), Jesse Lingard (Manchester United), Raheem Sterling (Manchester City), Theo Walcott (Arsenal), Dele Alli (Tottenham)

Depan: Wayne Rooney (Manchester United), Marcus Rashford (Manchester United), Daniel Sturridge (Liverpool), Jamie Vardy (Leicester)