Liverpool Pastikan Kondisi Naby Keita di Guinea Aman

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Guinea sedang mencekam dengan adanya kudeta militer. Salah satu bintang Liverpool, Naby Keita, dilaporkan masih terjebak di sana.

Naby Keita memang tengah berada di negaranya untuk mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika. Sayang, kondisi Guinea sedang porak-poranda setelah kudeta militer terhadap presiden Alpha Conde.

naby keita


Timnas Maroko Tertahan di Guinea karena Ada Upaya Kudeta (@AbdelmakssoudK)
@AbdelmakssoudK

Mendengar kondisi Guinea tidak kondusif, Liverpool langsung mencari tahu keberadaan Keita. Mereka memastikan sang gelandang aman.

“Kami telah berkomunikasi secara berkala dengan manajemen tim nasionalnya. Kami puas bahwa dia aman dan dijaga dengan sangat baik,” kata juru bicara Liverpool kepada kantor berita AP, Selasa (7/9/2021).

naby keita
The Athletic

“Situasinya lancer dan kami akan mempertahankan dialog regular dengan otoritas terkait saat kami bekerja untuk membawa Naby kembali ke Liverpool pada waktu yang tepat dan aman,” sambung pernyataan tersebut.

Naby Keita Sewa Jet Pribadi untuk Tinggalkan Guinea

Timnas Guinea dijadwalkan akan bertanding melawan Maroko dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 akhir pekan kemarin. Tapi pertandingan urung dilaksanakan.

naby keita


Timnas Maroko Tertahan di Guinea karena Ada Upaya Kudeta (@BounouarJalal)
@BounouarJalal

Skuat Maroko bahkan sampai tertahan di hotel tempat mereka menginap. Achraf Hakimi dkk dilanda ketakutan karena terdengar suara tembakan silih berganti.

Adapun Naby Keita dilaporkan akan menyewa jet pribadi untuk meninggalkan negaranya itu. Liverpool Echo melaporkan jet pribadi berkapasitas 13 tempat duduk sudah disiapkan. Saat ini mereka hanya tinggal menunggu izin dari otoritas setempat untuk meninggalkan Guinea.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas Maroko Tertahan di Guinea karena Adanya Upaya Kudeta

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Maroko seharusnya akan menjalani laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Guinea, Senin (6/9/21). Namun laga itu dipastikan batal, karena adanya upaya kudeta pemerintahan Guineea oleh tentara pemberontak.

Maroko berkunjung ke ibukota Guinea, Cockary untuk melanjutkan petualangan mereka di Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika. Maroko berada di posisi pertama dengan raihan 3 poin dan Guinea berada di posisi kedua dengan 1 poin.

Timnas Maroko Tertahan di Guinea karena Ada Upaya Kudeta (@AbdelmakssoudK)
@AbdelmakssoudK

Mereka sudah melakukan latihan di Cockary, tapi laga itu harus ditunda karena adanya upaya kudeta oleh tentara pemberontak. Para pemain Maroko bahkan dilaporkan mendengar suara tembakan dari hotel tempat mereka menginap.

“Keadaan politik dan keamanan di Guinea saat ini cukup fluktuatif dan sedang dimonitor oleh FIFA dan CAF,” tulis pernyataan FIFA.

“Untuk memastikan keamanan para pemain dan melindungi semua official pertandingan, FIFA dan CAF memutuskan untuk menunda laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, Guinea vs Maroko, yang seharusnya diadakan pada Senin, 6 September.

“Informasi penjadwalan ulang pertandingan akan diumumkan di kemudian hari.

Keadaan Timnas Maroko Saat Ini

Timnas Maroko Tertahan di Guinea karena Ada Upaya Kudeta (@BounouarJalal)
@BounouarJalal

Laporan dari Football5Star.com dari Jurnalis Maroko, Jalal Bounouar melaporkan bahwa timnas Maroko saat ini dalam keadaan aman di hotel tempat mereka menginap. Kedutaan Besar Maroko juga sudah menginstruksikan para pemain untuk tidak keluar dari hotel.

Maroko sendiri diisi oleh beberapa pemain-pemain top Eropa. sebut saja bintang Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi, tiga andalan Sevilla, Bono, Youssef En-Nesyri, dan Munir El Haddadi.

Lalu ada sang kapten, bek Wolves, Romain Saiss dan gelandang Fiorentina, Sofyan Amrabat. Sedangkan pemain Chelsea, Hakim Ziyech,dicoret dari skuat dengan alasan “perilaku yang tidak dapat diterima”.

Tinggalkan Guinea, Keita Kembali ke Liverpool Konsultasi Cedera

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Liverpool yang memperkuat Guinea di Piala Afrika 2019, Naby Keita, terpaksa kembali ke klubnya guna menindaklanjuti pengecekan cedera yang dialami. Cedera pangkal paha yang dialami Keita kembali kambuh sehingga memaksanya meninggalkan rekan setimnya di timnas.

Nany Keita telah absen saat Liverpool menjuarai Liga Champions akibat cedera pangkal paha yang dialami saat melawan Barcelona. Tetapi, skuat asuhan Paul Put masih memanggilnya dan dinobatkan sebagai kapten dalam skuad Guinea di Piala Afrika 2019.

Naas dialami Keita, saat laga perdana di Grup B melawan Madagaskar, gelandang berusia 24 tahun itu cederanya kembali bermasalah.

Naby keita Guinea Piala Afrika 2019 euro sport
eurosport.com

Dan Guinea telah mengonfirmasikan bahwa Naby Keita telah kembali ke Merseyside untuk berkonsultasi dengan dokter klub, meskipun masih terbuka peluang ia akan kembali berkumpul bersama rekannya di Piala Afrika.

“Ya, dia telah pergi untuk konsultasi medis (di Liverpool). Seperti yang Anda ketahui, dia korban dari permainan keras dalam pertandingan melawan Nigeria,” Mamadou Camara, petugas pers Guinea kepada BBC Sport.

Akan tetapi, staf pelatih meminta Keita kembali memperkuat timnas di babak 16 besar. “Dia berkonsultasi dengan staf medis (di Liverpool) dan mereka memintanya untuk kembali selama dua hari. Idenya adalah dia ada di sini untuk bermain di 16 besar tetapi saya tidak berpikir kita bisa mengatakan dia akan 100 persen (kembali),” tambah Mamadou Camara.

Guinea lolos ke babak 16 besar Piala Afrika 2019 sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Naby Keita dan kawan-kawan akan menghadapi tim juara Grup D.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Naby Keita Tambah Daftar Cedera Penggawa Liverpool

Football5star.com, Indonesia – Sial benar nasib Liverpool pada jeda internasional pekan ini. Bagaimana tidak, penggawa andalan mereka pulang ke Melwood dengan keadaan cedera. Terbaru, Naby Keita menambah daftar cedera pemain The Reds.

Keita menderita cedera bahu saat membela Guinea melawan Rwanda pada ajang Kualifikasi Piala Afirka. Belum diketahui sampai kapan sang gelandang menepi. Namun, kuat dugaan dia akan melewatkan laga Premier League akhir pekan ini menghadapi Huddersfield Town.

Menurut laporan Daily Mail, pemain 22 tahun itu segera kembali ke Liverpool untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Cedera pemain yang didatangkan Liverpool dari RB Leipzig ini sekaligus memperpanjang rentetan buruk pemain The Reds yang cedera. Sebelumnya, Mohamed Salah sudah lebih dulu cedera. Bahkan ia dilaporkan sudah kembali ke Melwood untuk pemeriksaan lanjutan.

naby keita @jacklusby
@jacklusby_

Selain Salah, ada pula Sadio Mane dan Virgil van Dijk yang memiliki masalah serupa. Mane menderita cedera jari saat membela Senegal di Kualifikasi Piala Afrika. Bahkan hasil rontgen menunjukkan robekan di jari sang striker.

Sementara van Dijk mengalami sakit di rusuknya saat menjalani latihan bersama Timnas Belanda. Kehilangan empat pemain inti sekaligus tentu menjadi kerugian buat Liverpool.

Pasalnya mereka akan menjalani pekan yang padat. Setelah menghadapi Huddersfield di Premier League, anak asuh Juergen Klopp sudah ditunggu klub Serbia, Crvena Zvezda, di Liga Champions tengah pekan depan.

Sejak Dikontrak Liverpool, Keita Suka Berulah di Leipzig

Football5Star.com, Indonesia – RB Leipzig kembali dibuat kesal dengan sikap bintang mereka, Naby Keita. Sejak resmi dikontrak Liverpool untuk musim depan, runner up Bundesliga musim lalu ini kembali berulah setelah bermain di bawah standar musim ini.

Keita dipastikan akan berlabuh ke Liverpool musim depan untuk menggantikan peran Philippe Coutinho. Sempat diisukan pindah ke Anfield di paruh kedua musim ini, bintang asal Guinea akhirnya tetap berada di Leipzig karena klubnya itu tidak mengizinkan sang pemain pindah lebih cepat.

Hal ini pula yang disinyalir menjadi masalah di balik performa Keita yang mengecewakan. Isu tersebut pun diperkuat oleh pernyataan sang pelatih, Ralph Hasenhuttl, yang mengatakan performanya makin mengecewakan.

RalphHasenhuttlBorussiaDortmundvRBLeipzig0RnZmhSnCVSl
zimbio.com

“Naby tidak konsisten musim ini. Hal ini padahal sangat penting untuk membuat ekpektasi Liverpool kepadanya kian tinggi, tapi dia tidak melakukan itu. Saya bukan orang yang mendepak pemain secara terus menerus,” ujar Hasenhuttl kepada Bild, Rabu (7/2/2018).

Musim lalu gelandang 22 tahun ini sukses mengemas delapan gol serta tujuh assist pada 31 penampilannya musim lalu. Torehan tersebut masih kalah jauh dari catatannya musim ini yang baru mencatatkan tiga gol dan dua assist di 16 laga Leipzig.

Keita resmi menjadi milik The Reds untuk musim depan setelah dibandrol 55 juta pounds. Nilai ini bisa bertambah menjadi 13 juta pounds jika mampu menunjukkan performa gemilang di Anfield.

5 Pemain Bintang Afrika Yang Absen di Piala Dunia 2018

Football5star.com, Indonesia – Wakil-wakil asal Afrika siap bertarung di gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia. Namun, lolosnya beberapa tim non-unggulan membuat beberapa pemain bintang dipastikan tidak berpartisipasi.

Hasil kualifikasi zona Afrika dapat dibilang paling mengejutkan dibandingkan zona-zona lain. Sepak terjang Mesir, Maroko, dan Tunisia tentu sangat dinantikan mengingat mereka sangat jarang tampil di putaran final.

Bagaimanapun, kesuksesan tiga tim tersebut adalah kegagalan bagi tim-tim lain yang sebenarnya lebih diunggulkan, seperti Kamerun, Pantai Gading, Afrika Selatan, ataupun Ghana.

BERIKUT ADALAH LIMA PEMAIN BINTANG AFRIKA YANG ABSEN DI PIALA DUNIA 2018

1. Pierre-Emerick Aubameyang

pierre-emerick aubameyang, gabon. dortmund

Pierre-Emerick Aubemeyang tentu dapat dikatakan sebagai salah satu pemain Afrika paling tenar di dunia. Performa yang ditampilkan bersama Borussia Dortmund dalam beberapa tahun terakhir membuatnya dilabeli sebagai salah satu penyerang terbaik dunia saat ini.

Hanya saja, kita tidak akan dapat menyaksikan Aubameyang menebar teror bagi lini pertahanan lawan di Piala Dunia 2018 mendatang karena langkah Gabon terhenti di fase penyisihan grup.

2. Thomas Partey

thomas partey, ghana

Nama Thomas Partey melesat tinggi pada musim 2017-18 sejauh ini berkat keberhasilannya menembus skuat inti Atletico Madrid. Ia mulai rutin diturunkan sebagai starter oleh pelatih Diego Simeone.

Pemain berusia 24 tahun ini diklaim memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu gelandang terbaik dunia di masa mendatang. Piala Dunia seharusnya adalah ajang yang tepat untuk unjuk gigi.

Bagaimanapun, Partey harus bersabar selama empat tahun lagi untuk merasakan Piala Dunia pertamanya bersama Ghana.

3. Riyad Mahrez

riyad mahrez, aljazair

Riyad Mahrez mulai kembali menemukan sentuhan terbaiknya di musim 2017-18 sejauh ini. Ia berhasil mencetak tiga gol dan lima assist bagi Leicester dalam 12 pertandingan di seluruh kompetisi.

Kegagalan Aljazair lolos dari fase penyisihan grup membuat pemain sayap yang memiliki teknik tinggi ini dipastikan absen di Piala Dunia 2018.

4. Naby Keita

naby keita, guinea

Naby Keita merupakan salah satu aktor penting di balik keberhasilan RB Leipzig finis di peringkat kedua klasemen Bundesliga pada musim 2016-17 lalu. Sayang, performanya tersebut tidak bisa membantu Guinea lolos ke Piala Dunia 2018.

Keita mungkin bisa menggunakan waktu kosong selama Piala Dunia bergulir untuk beradaptasi di klub barunya, Liverpool.

5. Eric Bailly

eric bailly, pantai gading

Sejak direkrut dari Villarreal pada musim 2016-17 lalu, performa Eric Bailly bersama Manchester United terus meroket. Ia menjadi pilihan utama manajer Jose Mourinho di jantung pertahanan.

Naas, di saat permainan Bailly tengah menanjak, Pantai Gading justru harus absen dari Piala Dunia untuk yang pertama kalinya setelah berpartisipasi dalam tiga edisi terakhir.