Cedera Hakim Ziyech Bikin Legenda Belanda Waswas

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hakim Ziyech mencetak gol saat Chelsea mengalahkan Villarreal pada Piala Super Eropa, Kamis (12/8/2021) dinihari WIB. Sayang, ia tidak bisa menuntaskan pertandingan.

Hakim Ziyech mengalami cedera. Kondisi ini pun membuat legenda Belanda, Wesley Sneijder, khawatir. Ia belum tahu cedera apa yang dialami sang winger. Sneijder memprediksi eks Ajax Amsterdam mengalami dislokasi bahu. Dan menurutnya cedera seperti itu sangat serius.

Wesley Sneijder mencemaskan cedera Hakim Ziyech.
Marca

“Saya pikir lengannya tertahan oleh badan Juan Foyth. Apakah itu dislokasi bahu atau cedera tulang selangka, saya tidak tahu. Bagaimana pun itu sangat buruk karena tidak keluar begitu saja,” ungkap legenda Belanda seperti dilansir Tribal Football, Kamis (12/8/2021).

“Kalian juga bisa melihat lengannya menggantung seperti itu. Saya benar-benar kasihan padanya. ini momen yang sangat disayangkan,” imbuhnya.

Hakim Ziyech Pakai Penyangga Tangan

Usai laga yang dimenangkan Chelsea lewat adu penalti, Hakim Ziyech tampak memakai penyangga tangan. Hal ini bisa menjadi pertanda buruk terkait cederanya. The Blues belum bisa memastikan seberapa parah cedera bintang Maroko. Jika ia harus menepi lama ini jadi kehilangan besar untuk klub.

“Dia saangat penting untuk Chelsea. Kita sudah melihatnya musim lalu dan pramusim ini. anda melihatnya lagi sekarang. Itu tidak bagus untuknya dan klub. Kejadian ini benar-benar sangat disayangkan,” imbuh Wesley Sneidjer.

Hakim Ziyech mencetak gol dan cedera pada Piala Super Eropa 2021
uefa.com

Tidak hanya eks timnas Belanda yang khawatir pada kondisi pemain 26 tahun. Pelatih The Blues, Thomas Tuchel, juga memperkirakan situasinya bisa buruk.

“Jika Anda menarik keluar pemain di babak pertama, itu serius,” kata Tuchel seperti dikutip Football5star dari BT Sport, Kamis (12/8/2021).

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Thomas Tuchel Khawatirkan Kondisi Hakim Ziyech

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hakim Ziyech menjadi ‘tumbal’ kemenangan Chelsea di pertandingan Piala Super Eropa melawan Villarreal, Kamis (12/8/2021). Melawan Villarreal di Belfast, anak asuh Thomas Tuchel itu menang adu penalti setelah di waktu normal bermain imbang 1-1.

Chelsea pada laga melawan Villarreal sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Hakim Ziyech pada menit ke-27. Gol Ziyech berawal dari umpan yang diberikan oleh Kai Havertz.

hakim ziyech @ChelseaFC
@ChelseaFC

Sayangnya beberapa menit kemudian, Hakim Ziyech harus ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Christian Pulisic. Eks pemain Ajax itu ditarik keluar karena alami insiden saat terjadi sepak pojok. Ziyech salah mendarat dan tampak kesakitan memegang bahunya.

Hakim Ziyech Bikin Khawatir Thomas Tuchel

Setelah pertandingan dan penyerahan trofi Piala Super Eropa, tangan Ziyech tampak sudah di-gips. Saat ditanya soal kondisi pemainnya, Thomas Tuchel menegaskan bahwa ada kekhawatiran saat pemain ditarik keluar di babak pertama.

Hakim Ziyech tak jadi pemain andalan Thomas Tuchel di Chelsea.

“Jika Anda menarik keluar pemain di babak pertama, itu serius,” kata Tuchel seperti dikutip Football5star.com dari BT Sport.

Thomas Tuchel pun menyayangkan jika pemainnya itu mengalami cedera cukup serius. Hal ini lantaran Tuchel menganggap Ziyech sebagai pemain yang penting untuk Chelsea.

hakim ziyech @ChelseaFC
@ChelseaFC

“Sungguh sayang karena dia adalah pemain yang menentukan dalam beberapa pertandingan terakhir.” tambah pelatih asal Jerman tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hakim Ziyech Akui Chelsea Lemah tanpa N’Golo Kante

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – N’Golo Kante punya peran besar di Chelsea. Hal ini diakui rekan setimnya yang baru, Hakim Ziyech.

Di lapangan N’Golo Kante jadi penyeimbang. Terutama dalam menghalau serangan lawan. Peran inilah yang dianggap vital oleh Hakim Ziyech.

Bahkan bagi penggawa timnas Maroko, Chelsea bisa melemah jika sang gelandang absen.”ketika Anda memiliki N’Golo di belakang Anda, Anda tahu bahwa dia selalu membersihkan semua yang terjadi belakang,” kata sang winger di laman resmi klub, Minggu (8/8/2021).

hakim ziyech @ChelseaFC
@ChelseaFC

“Dia memecahkan semua masalah yang kami miliki saat bertahan. Jika dia tidak bermain Anda bisa langsung merasakannya,” sambung mantan pemain Ajax Amsterdam.

Jelang Premier League musim 2021-2022 Chelsea telah melangsungkan beberapa laga uji coba. Yang terbaru melawan Tottenham Hotspur.

Pertandingan berakhir sama kuat 2-2. Dua gol The Blues dicetak oleh Ziyech pada masing-masing babak.

Dengan performanya itu, pemain 25 tahun sudah siap menyambut musim baru. “Itu malam yang menyenangkan melawan Tottenham. Saya menikmati laga sejak awal dan saya juga menunjukkannya dengan penampilan saya,” imbuhnya.

“Saya merasa siap. Ini bagus bagi kami dengan menyisakan beberapa hari lagi karena sekarang kami bisa menunjukkan diri kami dari sisi terbaik kami dan menunjukkan bahwa kami lapar dan tajam,” tutup Hakim Ziyech.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Brace Ziyech Gagal Bawa Chelsea Kalahkan Tottenham

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Chelsea hanya bisa meraih imbang 2-2 melawan Tottenham di turnamen pramusim bertajuk Mind Series, (5/8/21). Tapi Hakim Ziyech bermain sangat apik dengan mencetak dua gol di laga itu.

Chelsea sebelumnya sudah bermain di laga pertama Mind Series melawan Arsenal beberapa hari yang lalu dan menang 2-1 di Stadion Emirates. Kini, The Blues bermain di Stamford Bridge melawan rival Arsenal, Tottenham, tapi hanya mampu bermain imbang 2-2.

Chelsea mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-16. N’Golo Kante berhasil merebut bola di tengah lapangan dan bola jatuh ke kaki Ziyech. Pemain timnas Maroko itu dengan tenang melepaskan tembakan di kiri gawang kiper baru Tottenham, Pierluigi Gollini.

The Blues sebenarnya bisa mencetak gol kedua lewat Timo Werner sebelum laga berjalan setengah jam, tapi dianulir karena offside. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Babak kedua, Ziyech kembali mencetak gol empat menit setelah sepak mula. Tapi Tottenham membalas lewat tendangan deflek Lucas Moura 11 menit kemduian. Spurs menyamakan kedudukan lewat Steven Bergwijn pada menit ke-70 dan hampir memutar balikkan keadaan lewat Ben Davies.

Pelatih Chesea, Thomas Tuchel merasa timnya harusnya bisa menang dan kecewa dengan performa di setengah jam terakhir.

“Kami seharusnya menang. Saya sangat senang dengan 60 menit pertama, kami memulai dengan sangat baik, permainan sangat intens, tidak terasa seperti pertandingan persahabatan, Anda bisa merasakan dampak dari para pendukung,” ucap Tuchel seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Dia melanjutkan, “Kami memiliki pemulihan bola yang aktif, menciptakan peluang bagus, memiliki kontrol bola yang baik, semangat bertahan yang baik, dan selama 60 menit saya sangat senang. Kemudian kami melakukan banyak perubahan, sayangnya dua kesalahan individu besar dan Tottenham sangat efisienuntuk menyelesaikan peluang mereka dan ambil hasil imbang.”

Setelah laga ini, Tottenham akan melawan Arsenal di laga Mind Series terakhir pada Minggu, (8/9/21). Dan Chelsea akan bermain di laga penting, Piala Super Eropa melawan Villarreal pada 11 Agustus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

AC Milan Incar Eks Pemain Ajax, Olivier Giroud Berbunga-bunga

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – AC Milan belakangan ini dirumorkan tengah melakukan pendekatan kepada winger Chelsea, Hakim Ziyech. Menanggapi kabar tersebut, striker Olivier Giroud girang bukan kepalang. Dia menyambut baik jika eks pemain AFC Ajax itu merapat ke San Siro.

Sangat dimengerti bila Giroud berbunga-bunga mendengar kabar ketertarikan Milan merekrut Ziyech. Bukan apa-apa, mereka sempat semusim berkolaborasi di Chelsea. Bersama The Blues, mereka jadi bagian tim saat menjuarai Liga Champions 2020-21 dengan mengalahkan Manchester City pada partai final.

Olivier Giroud senang bila kembali seklub dengan Hakim Ziyech.
Getty Images

Giroud akan sangat senang bila kembali seklub dengan Ziyech. “Kami punya hubungan sangat baik meskipun hanya main bersama dalam beberapa laga saja. Akan menyenangkan bila bisa bermain dengan dia lagi,” kata dia seperti dikutip Football5Star.com dari Voetbal Primeur.

Lebih lanjut, striker Prancis yang baru diboyong Milan itu mengungkapkan, “Ziyech pemain fantastis dengan kaki kiri luar biasa. Dia berpengalaman dan punya teknik bagus. Semakin banyak pemain bangus ada di tim, tentu kami lebih berpeluang meraih trofi. Aku akan sangat senang menyambut dia.”

Ziyech Tertarik Ikuti Olivier Giroud

Harapan Olivier Giroud sepertinya tak akan bertepuk sebelah tangan. Menurut La Gazzetta dello Sport, pemain timnas Maroko itu tertarik mengikuti jejak koleganya yang lebih dulu merapat ke AC Milan. Apalagi, mereka sama-sama sulit mendapatkan tempat di tim utama Chelsea musim lalu.

Sepanjang musim lalu, Ziyech memang turun dalam 39 pertandingan yang dilakoni Chelsea pada berbagai ajang. Namun, dia hanya tampil 1.900 menit alias rata-rata tampil 48,7 menit per laga. Kedatangan Thomas Tuchel sebagai pengganti Frank Lampard tak lantas mengubah nasibnya.

Hakim Ziyech tak jadi pemain andalan Thomas Tuchel di Chelsea.
Getty Images

Menilik prospek tampil sebagai starter, mungkin saja Ziyech menyusul Olivier Giroud ke Milan meskipun masih terikat kontrak dengan Chelsea hingga 2025. Apalagi, The Blues juga sebetulnya perlu melepas beberapa pemain karena skuat yang terlalu gemuk.

Bila jadi menyeberang ke Milan, Hakim Ziyech akan jadi penyeberang ketiga dari Chelsea sejak musim lalu. Seperti diketahui, sebelum Giroud pada awal musim ini, bek Fikayo Tomori terlebih dahulu merapat ke San Siro pada Januari lalu sebagai pemain pinjaman dan lantas dibeli permanen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Taktik Thomas Tuchel Sama Sekali Tak Cocok dengan Hakim Ziyech

gamespool
Taktik Thomas Tuchel Sama Sekali Tak Cocok dengan Hakim Ziyech 22

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Belanda, Marco van Basten, meminta Hakim Ziyech keluar dari Chelsea pada bursa transfer musim panas mendatang. Alasannya karena menurut van Basten, Ziyech sama sekali tak cocok dengan taktik yang diterapkan pelatih Thomas Tuchel.

Ziyech berhasil mencetak 5 gol dalam 32 laga bersama Chelsea musim ini. Namun jam bermain Ziyech menurun semenjak Frank Lampard digantikan oleh Thomas Tuchel. Van Basten yang memberikan debut kepada Ziyech saat dia menjadi pelatih Heerenveen pada 2012, mengatakan bahwa Ziyech tak cocok dengan cara bermain Tuchel.

Ada dua alasan mendasar yang membuat Hakim Ziyech diturunkan Thomas Tuchel sebagai starter Chelsea lawan Atletico Madrid.
Getty Images

“Ziyech berada di bangku cadangan lagi melawan West Ham. Ketika dia masuk, mereka menggunakan dia sebagai striker. Dia juga bisa beroperasi dalam peran itu, karena dia adalah pemain yang bagus. Tapi saya sedih melihatnya. Sistem yang digunakan Thomas Tuchel tidak baik untuk Ziyech,” ucap van Basten seperti dilansir Football5Star.com dari Ziggo Sport.

Legenda AC Milan itu melanjutkan, “Jika saya Hakim, saya akan berkata pada diri saya sendiri: ‘Anda tahu, saya akan pergi.’ Saya akan mengatakan: ‘Dengar, saya tidak punya hubungan dengan pria itu (Tuchel), saya harus keluar dari sini.’ Tidak ada gunanya dia diam saja.”

Selain van Basten, legenda Belanda lainnya, Dirk Kuyt juga berkomentar soal Hakim Ziyech. Kuyt mengkritisi Tuchel yang dinilai lebih mengedepankan pemain Jerman, Timo Werner yang kesulitan mencetak gol daripada Ziyech.

“Dia mencetak gol dalam pertandingan Piala FA melawan Manchester City. Kemudian Anda berpikir: ‘ya, dia sudah melewatinya’. Pertandingan berikutnya: boom, di bangku cadangan. Kemudian Anda lihat Werner, yang dapat melakukan apapun yang dia inginkan. Dia bermain terus menerus. Dia mencetak gol melawan West Ham, tapi dia seharusnya bisa membuat satu gol lagi,” kata Kuyt.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Loloskan Chelsea ke Final, Hakim Ziyech Sebut-Sebut Timo Werner

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Hakim Ziyech jadi pahlawan Chelsea pada semifinal Piala FA. Gol tunggalnya membawa The Blues mengalahkan Manchester City dan lolos ke final. Namun, dia tak lantas menepuk dada. Dia justru berterima kasih kepada rekannya di lini depan, Timo Werner.

Tanpa Werner, Ziyech memang mungkin tak akan jadi pahlawan Chelsea. Pemain asal Jerman itulah yang memberikan assist untuk gol tunggal Ziyech saat babak kedua berjalan 10 menit. Hal itulah yang membuat pemain asal Maroko itu merasa berutang budi.

“Timo melakukan tusukan bagus, aku juga terus berlari. Dia memberikan umpan yang sangat bagus dan aku dapat menceploskannya ke gawang lawan dengan mudah,” ucap Hakim Ziyech selepas laga seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Chelsea.

https://twitter.com/LDNFootbalI/status/1383477144358035461

Pujian Ziyech itu jadi semacam angin segar bagi Werner. Maklum saja, striker asal Jerman itu tak henti dihujat dan dicibir karena gagal memenuhi ekspektasi sebagai mesin gol. Dia bahkan dicemooh sebagai pembelian gagal The Blues.

Di tengah cercaan itu, Werner mampu memberikan kontribusi lain bagi Chelsea. Sebelumnya, saat lawan Atletico Madrid, dia juga membuat assist dalam proses gol yang hampir sama. Dalam skema serangan balik, dia sangat berbahaya bagi lawan, tapi efektif bagi rekan-rekannya.

Ziyech Nilai Chelsea Pantas ke Final

Hakim Ziyech baru mencetak 5 gol bersama Chelsea sepanjang musim ini.
the24.ie

Bagi Hakim Ziyech, kesuksesan Chelsea menyingkirkan Manchester City tidaklah mengejutkan. Dia menilai The Blues memang sudah berjuang keras dan pantas mendapatkan tiket ke final Piala FA.

“Sungguh senang bisa ke final. Semua orang senang. Kami telah melakukan kerja dengan baik, terutama pada babak pertama. Babak kedua agak sulit untuk menutup semua ruang. Namun, kami mampu mencetak gol yang dibutuhkan dan itu sudah cukup,” urai Ziyech lagi.

Secara pribadi, gol di semifinal Piala FA sangat berharga bagi Hakim Ziyech. Pasalnya, seperti Timo Werner, keran golnya seret sejak bergabung dengan Chelsea. Gol itu adalah yang kelima sepanjang musim ini. Rinciannya, 1 gol di Premier League, 2 gol di Piala FA, dan 2 gol di Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Chelsea vs Man City: Hakim Ziyech Antar The Blues Kembali ke Final

gamespool
Chelsea vs Man City: Hakim Ziyech Antar The Blues Kembali ke Final 29

Football5star.com, Indonesia – Hakim Ziyech menjadi pahlawan Chelsea pada partai semifinal Piala FA melawan Man City di Stadion WEmbley pada Minggu (18/4) dinihari WIB. Gol tunggal Ziyech membuat laga Chelsea vs Man City berakhir dengan skor 1-0.

Chelsea langsung berusaha mengontrol tempo pertandingan di menit-menit awal. Pada menit ke-19, The Blues nyaris mencuri keunggulan. Namun, sepakan voli Ben Chilwell yang menerima umpan Reece James masih belum menemui sasaran.

Pada menit ke-33, Chelsea kembali mendapat peluang emas. Tapi, kali ini giliran sepakan jarak jauh James yang melebar tipis di kanan gawang kawalan Zack Steffen.

MEmasuki 10 menit terakhir, giliran Man City yang balik menyerang. Pada menit ke-44, The Cityzens mendapat peluang untuk menjebol gawang Chelsea. Tapi, sundulan Fernandinho gagal menemui sasaran dan skor 0-0 tak berubah hingga babak pertama usai.

Chelsea vs Man City - Piala FA - BBC - Hakim Ziyech
BBC Sport

Selepas turun minum, Man City berusaha mendikte tempo permainan. Namun, mereka malah kecolongan. Pada menit ke-55, Chelsea berhasil mencuri keunggulan lewat sepakan Hakim Ziyech yang menyambar umpan silang Timo Werner.

Pada menit ke-59, Ziyech mendapat peluang emas untuk menggandakan keunggulan Chelsea. Tapi, kali ini upayanya bisa digagalkan oleh Steffen tanpa kesulitan berarti.

Selepas peluang Ziyech, Man City langsung tancap gas dan mulai menggempur barisan pertahanan Chelsea. Akan tetapi, rapatnya lini belakang The Blues membuat Man City kesulitan menciptakan peluang berarti.

Skor 1-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Chelsea berhasil melangkah ke final Piala FA untuk kedua kalinya secara beruntun. Di partai puncak, mereka akan menghadapi Leicester City atau Southampton.

SUSUNAN PEMAIN CHELSEA VS MAN CITY:

Chelsea: 1-Kepa Arrizabalaga; 28-Cesar Azpilicueta, 6-Thiago Silva (15-Kurt Zouma 88′), 2-Antonio Ruediger; 24-Reece James, 7-N’Golo Kante, 5-Jorginho, 21-Ben Chilwell; 22-Hakim Ziyech (33-Emerson Palmieri 79′), 19-Mason Mount (10-Christian Pulisic 70′); 11-Timo Werner (29-Kai Havertz 79′)

Pelatih: Thomas Tuchel

Man City: 13-Zack Steffen; 27-Joao Cancelo, 3-Ruben Dias, 14-Aymeric Laporte, 22-Benjamin Mendy; 25-Fernandinho, 16-Rodri; 21-Ferran Torres (8-Ilkay Guendogan 64′), 17-Kevin De Bruyne (47-Phil Foden 48′), 7-Raheem Sterling; 9-Gabriel Jesus

Pelatih: Pep Guardiola

Kartu Kuning: James 34′, Azpilicueta 90′ – Laporte 90′, Dias 90′

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hakim Ziyech: Baru Kali Ini Saya Temukan Pelatih Seperti Tuchel

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hakim Ziyech terkaget-kaget dengan gaya melatih Thomas Tuchel. Menurutnya pelatih Chelsea itu selalu menggebu-gebu, baik dalam latihan maupun pertandingan.

Bagi Hakim Ziyech, ini pertama kalinya dia bekerja sama dengan pelatih vokal seperti Thomas Tuchel. Sikap tersebut diakui baik untuk semua pemain.

Akan tetapi, ada kalanya dia berpikir jika sang nakhoda bisa sedikit lebih tenang. Terlebih untuk dirinya yang terbiasa ditangani pelatih yang tidak terlalu banyak bicara.

Chelsea - West Brom - Thomas Tuchel - Football London
football.london

“Saya tidak pernah memiliki pelatih yang seperti ini sebelumnya. Para pelatih seringkali lebih pendiam. Tapi ini gaya kepemimpinannya dan kmai tidak punya masalah dengan itu,” ungkap Ziyech kepada Sky Sports, Sabtu (17/4/2021).

“Itu bagus untuk para pemain, itu membuat kami tetap tajam di lapangan. Sebagian besar waktu ketika kami bermain dia juga benar-benar terlibat. Secara emosional itu bagus, tapi kadang Anda juga akan berpikir ‘tenanglah sedikit’,” ia menambahkan.

Terkait dengan gaya permainan, penggawa timnas Maroko menyebut Tuchel membawa ide-ide baru untuk Chelsea. Dan apa yang dia inginkan bisa diterjemahkan dengan baik oleh pemain di lapangan.

“Dia datang dengan ide-ide baru, rencana-rencana baru. Dia selalu mendatangani kami saat latihan, itu sangat bagus. Semua orang mengerti dan smeua orang tahu apa pekerjaannya dan itu berhasil kami terpakan di lapangan,” tutup Hakim Ziyech.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Thomas Tuchel Ungkap Dua Alasan Pasang Hakim Ziyech Jadi Starter

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Thomas Tuchel memasang Hakim Ziyech sebagai starter saat Chelsea menang 2-0 atas Atletico Madrid, Kamis (18/3/2021) dini hari WIB. Putusan itu sempat dikeluhkan beberapa fan The Blues yang menilai Christian Pulisic atau Callum Hudson-Odoi lebih berhak tampil sejak menit pertama.

Putusan Tuchel ternyata jitu. Ziyech jadi aktor penentu pada laga leg II babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico itu. Dialah yang membuka skor pada menit ke-34 setelah menerima umpan silang Timo Werner dalam sebuah serangan balik cepat.

Selepas pertandingan, Tuchel menjelaskan putusannya memilih Ziyech sebagai starter. Dia menyebutkan dua alasan khusus di balik pilihan yang diambilnya itu.

Alasan pertama adalah terkait pengalaman. “Dia sebelumnya sudah melakukan ini bersama Ajax dengan lolos ke semifinal. Jadi, kami memilih dia karena punya pengalaman bagus. Dia tahu rasanya berada di fase gugur dan lolos. Dia juga pantas jadi starter,” ujar Thomas Tuchel seperti dikutip Football5Star.com dari Football London.

Sementara itu, alasan kedua terkait ketiadaan Mason Mount yang harus menjalani skors akibat akumulasi kartu kuning. “Hari ini, kami juga kehilangan Mason Mount. Kami ingin mengganti kinerja dan intensitas Mason dengan Hakim,” kata Tuchel.

Kepercayaan Tuchel dijawab tuntas oleh Ziyech dengan golnya. Gol itu pun secara nyata menunjukkan kemampuannya berkolaborasi apik dengan Werner dan Havertz sebagai trisula lini depan Chelsea.

Ziyech Senang Putus Kebuntuan

Hakim Ziyech senang dapat mencetak gol penting bagi Chelsea pada leg II babak 16 besar Liga Champions.
Getty Images

Kesuksesan memutus kebuntuan dan membuka kemenangan Chelsea saat menjamu Atletico tentu saja membuat Hakim Ziyech berbunga-bunga. Apalagi, dia sudah cukup lama menantikan gol perdanaya di Stamford Bridge tersebut.

“Ada momen-momen sulit pada pertandingan tadi, tapi kamilah yang memegang kendali hampir sepanjang laga. Golku penting dan aku harus menunggu lama untuk membuatnya,” kata Ziyech kepada BT Sport.

Secara keseluruhan, Ziyech puas oleh penampilan Chelsea pada leg II babak 16 besar Liga Champions menjamu Atletico Madrid. Dia pun menatap optimistis babak perempat final yang dalam 5 musim sebelumnya selalu gagal dicapai The Blues.

Kesuksesan Hakim Ziyech cs. melewati adangan Atletico membuat Inggris punya tiga wakil pada 8 besar nanti. Dua wakil lainnya adalah Liverpool yang menyisihkan RB Leipzig dan Manchester City yang menyingkirkan Borussia Moenchengladbach. Adapun tim-tim lain yang lolos ke 8 besar adalah Bayern Munich, FC Porto, Borussia Dortmund, Paris Saint-Germain, dan Real Madrid.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Hakim Ziyech Jawab Tuntas Keraguan Sebagian Fan Chelsea

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Chelsea meraup kemenangan 2-0 saat menjamu Atletico Madrid, Kamis (18/3/2021) dini hari WIB. Gol pembuka kemenangan The Blues pada leg II babak 16 besar Liga Champions itu dijaringkan Hakim Ziyech saat laga berjalan 34 menit.

Melalui sebuah skema serangan balik, Chelsea membuka skor. Berawal dari bola yang diumpan Kai Havertz, Timo Werner menusuk dari sayap kiri, lalu melepaskan umpan ke kotak penalti Atletico Madrid. Tanpa kesulitan, Ziyech yang bebas mampu menaklukkan kiper Jan Oblak.

Akzi Ziyech tak berhenti di sana. Pada menit ke-56, pemaina sal Maroko yang baru diangkut dari AFC Ajax pada awal musim itu hampir membuat gol kedua. Dia melepaskan tendangan chip ke sudut atas gawang Atletico. Namun, Oblak dengan sigap menepis bola ke atas mistar.

Gol dan aksi Ziyech itu seolah menjawab keraguan sebagian fan Chelsea. Sebelum pertandingan, beberapa fan The Blues memang kecewa melihat manajer Thomas Tuchel memasang dia sebagai starter.

“Malam ini adalah kesempatan terakhir Ziyech membuktikan dirinya,” cuit pemilik akun Twitter @shreyster40. Sementara itu, pemilik akun @therealdollypee menulis, “Hakim Ziyech harus tampil baik malam ini.”

Beberapa fan Chelsea lain mempertanyakan putusan Tuchel memasang Ziyech sebagai trio lini depan bersama Werner dan Havertz. “Kenapa Ziyech, bukan CHO (Callum Hudson-Odoi), yang starter?” kata pemilik akun @McZurich255.

Hal serupa diungkapkan pemilik akun @ftblYendi. Dia mencuit, “Hakim Ziyeck tak perlu jadi starter. Itu seharusnya (Olivier) Giroud, (Christian) Puli(sic) atau CHO.”

Ziyech Minim Kontribusi Gol

Hakim Ziyech hanya mencetak 2 gol dalam 24 laga Chelsea sebelum leg II babak 16 besar Liga Champions.
sport.fr

Keraguan dan protes sebagian fan Chelsea terhadap putusan Thomas Tuchel memainkan Hakim Ziyech sebagai starter lawan Atletico Madrid bukan tanpa alasan. Sejak diboyong dari Ajax, dia tak menunjukkan performa bagus. Secara khusus, kontribusi golnya sangat minim.

Sebelum leg II babak 16 besar Liga Champions, Ziyech telah mendapatkan kesempatan mains ebanyak 24 kali dengan 16 kali di antaranya sebagai starter. Namun, pemain Maroko itu hanya mampu mencetak 2 gol dan 3 assist.

Statistik Ziyech itu mengecewakan. Pasalnya, musim lalu, dia mampu membuat 9 gol dan 20 assist dalam 35 laga bersama Ajax. Di Liga Champions, dia moncer dengan mencetak 2 gol dan 5 assist meskipun De Godenzonen tersisih pada fase grup.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Jauh dari Keluarga Pengaruhi Performa Hakim Ziyech

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hakim Ziyech bisa dikatakan sebagai pemain baru paling menonjol di Chelsea saat ini. Namun, permainannya secara keseluruhan belum konsisten.

Hal ini juga diakui Hakim Ziyech. Menurutnya, klub baru dan lingkungan baru membuat dirinya harus beradaptasi lagi. Terlebih ini pertama kalinya dia jauh dari keluarga.

“Saya sekarang sudah di sini enam atau tujuh bulan dan saya sudah mulai beradaptasi. Awalnya semua baru dan baik-baik saja. Tapi saya adalah orang yang suka berada dekat dengan keluarga. Saat ini tidak memungkinkan dan itu cukup memengaruhi saya,” katanya di laman resmi klub, Kamis (4/2/2021).

hakim ziyech lifebogger
lifebogger

“Jadi saya belum terbiasa dengan semua ini. Saya juga belum bertemu dengan para suporter karena kondisi yang tidak memungkinkan. Mereka sempat datang ke stadion tapi saat itu saya tidak bisa bermain karena cedera,” imbuh penggawa timnas Maroko.

Lahir dan besar di Belanda, pemain 27 tahun memang selalu dekat dengan keluarganya. Maklum saja, sebelum pindah ke Chelsea dia hanya bermain di Liga Belanda bersama Heerenveen, FC Twente, dan Ajax Amsterdam.

Ketika tidak ada pertandingan, dia lebih suka berkumpul dengan keluarganya. Terutama bersama ibu dan adiknya. Pindah ke Inggris otomatis membuatnya berjauhan karena keluarga yang masih menetap di Belanda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pengaruh Besar Sepak Bola Jalanan pada Karier Hakim Ziyech

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hakim Ziyech telah menjadi pemain profesional. Usai tampil mengesankan bersama Ajax Amsterdam, ia kini mulai merajut mimpi baru dengan Chelsea.

Perjalanan karier Hakim Ziyech memang tidak mudah. Dia lahir dari sepak bola jalanan yang keras. Dari sinilah penggawa timnas Maroko menempa mentalnya hingga mencapai tingkat profesional.

“Sepak bola jalanan selalu berbeda dengan profesional. Apa yang Anda ambil dari jalananan adalah mentalitas. Saya selalu bermain melawan orang yang lebih besar karena sata selalu yang termuda. Tapi saya bisa bermain bagus ketika itu,” ungkapnya di laman resmi Chelsea, Rabu (3/2/2021).

Chelsea vs Morecambe Piala FA Hakim Ziyech - Twitter @ChelseaFC
@ChelseaFC

“Anda akan mendapatkan mentalitas di sana. Anda terbiasa dengan itu, tapi kemudian ketika Anda mulai berpikir tentang sepak bola profesional itu benar-benar berbeda. Tapi mentalitas yang Anda pelajari di jalanan akan selalu terbawa ke lapangan,” ia menambahkan.

Walau mentalnya sudah terbentuk saat menikmati sepak bola jalanan, tidak mudah bagi Ziyech menekuni dunia profesional. Menurutnya ada banyak hal yang harus dibenahi kala menekuni sepak bola profesional.

“Saat memasuki jenjang profesional Anda harus selalu meningkatkan hal-hal lain. Anda harus kuat karena sepak bola profesional menuntut lebih banyak hal,” imbuhnya.

“Anda harus menderita karena ketika saya masih muda harus meninggalkan rumah. Anda tidak bisa menjalani dan menikmati hidup sebagai anak pada umumnya karena Anda harus selalu memikirkan sepak bola,” tutup Hakim Ziyech.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kai Havertz Mandul di Chelsea, Pelatih Leverkusen Salahkan Hakim Ziyech

gamespool
Kai Havertz Mandul di Chelsea, Pelatih Leverkusen Salahkan Hakim Ziyech 48

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz, menjelaskan alasan mengapa mantan anak asuhnya, Kai Havertz kesulitan untuk mencetak gol di Chelsea. Bosz menyebut bahwa adanya Hakim Ziyech membuat Havertz harus bermain lebih ke dalam.

Havertz direkrut dengan harga fantastis, 62 juta pounds dari Leverkusen. Tapi pemain timnas Jerman itu sangat kesulitan untuk beradaptasi di Premier League. Havertz hanya mencetak 1 gol dari 15 laga di Premier League. Dia malah lebih sering mencetak gol di kompetisi Piala Liga dan Piala FA melawan tim divisi bawah dengan catatan 4 gol dari 1 laga Piala Liga dan 1 Piala FA. Bosz menjelaskan mengapa itu bisa terjadi.

Peter Bosz - Bayer Leverkusen - Atletico Madrid - Liga Champions - @bayer04_en 2
twitter.com/bayer04_en

“Kualitas terbesar Havertz terletak di kotak penalti lawan. Dia harus berada di sana untuk mencetak gol. Di Chelsea, dia sekarang bermain lebih ke dalam, karena Hakim Ziyech mendorongnya menjauh. Maka Havertz tak masuk ke area penalti,” ucap Bosz seperti dilansir Football5Star.com dari Voetbal International.

Pelatih asal Belanda itu memberi tahu bagaimana dirinya bisa memaksimalkan Kai Havertz saat bermain untuk Die Werkself.

“Kami memainkan 3-4-3 menyerang dengan dua No.10 dan diamond di lini tengah. Tanpa bola, saya membiarkan Havertz ke kanan. Tanpa bola memang bukan kualitas terbaiknya, tapi lawan tak berani membiarkannya berdiri di sana,” kata Bosz.

Peter Bosz melanjutkan, “Jika lawannya menekan, bek tengah mereka akan berhadapan satu lawan satu dengan Havertz jika dia kehilangan bola. Mereka seringkali bukan pemain tercepat. Sehingga full back dengan tekanan tinggi secara otomatis harus mundur.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hakim Ziyech: Saya Bisa Belajar Banyak dari Eden Hazard

gamespool
Hakim Ziyech: Saya Bisa Belajar Banyak dari Eden Hazard 53

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Chelsea, Hakim Ziyech, mengungkapkan bahwa dirinya bisa belajar dari mantan pemain Chelsea, Eden Hazard. Ziyech mengatakan bahwa dirinya sering menonton Hazard bermain.

Ziyech yang merupakan pembelian pertama Frank Lampard, digadang-gadang bakal menjadi the next Hazard di Chelsea. Pemain timnas Belgia itu pindah ke Real Madrid pada musim panas 2019. Semenjak itu, Chelsea kekurangan pemain yang memiliki sentuhan magis seperti Hazard, yang bisa merubah permainan dengan gaya permainannya sendiri.

hakim ziyech-krasnodar vs chelsea
@ChelseaFC

Ziyech sendiri sudah bermain cukup apik dengan mencatatkan 1 gol dan 3 assist dari 6 laga Premier League. Dan meskipun Ziyech dan Hazard adalah pemain yang sangat berbeda, mereka tetap saja dibanding-bandingkan.

“Eden adalah pemain kelas dunia. Anda selalu mengambil inspirasi dari itu, bagaimana dia bermain dan Anda selalu melihat hal-hal kecil, bagaimana dia melakukan banyak hal dan saya bisa belajar banyak darinya,” ucap Ziyech seperti dilansir Football5Star.com dari Mirror.

Ziyech melanjutkan, “Saya senang, saya merasa baik. Saya merasa seperti di rumah sendiri dan hal-hal itu adalah yang terpenting saat Anda tampil di lapangan. Saya selalu tahu apa yang mampu saya lakukan. Saya selalu percaya pada diri sendiri, kepala saya tenang. Damai. Dan semua hal lainnya akan datang dengan sendirinya.”

Frank Lampard Chelsea Hazard talkSPORT
talkSPORT

Performa Chelsea saat ini membuat mereka menjadi salah satu kandidat juara Premier League musim ini, dan Ziyech percaya hal itu.

“Ini dimulai dari mempercayainya dan kemudian bekerja lebih keras setiap hari. Tapi Anda harus yakin itu mungkin (juara) dan saya pikir itulah yang kami lakukan. Kami percaya dan di akhir musim kami akan melihat apa yang kami lakukan,” kata Hakim Ziyech.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Fabregas Sebut Duet Ziyech dan Werner Bisa Jadi Kunci Permainan Chelsea

gamespool
Fabregas Sebut Duet Ziyech dan Werner Bisa Jadi Kunci Permainan Chelsea 57

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pemain Chelsea, Cesc Fabregas, memuji penampilan dua pemain baru Chelsea, Hakim Ziyech dan Timo Werner. Menurut Fabregas, kedua pemain itu bisa menjadi kunci keberhasilan The Blues pada musim ini.

Ziyech baru bermain 4 kali di Premier League karena menderita cedera. Namun dia sudah langsung berhasil nyetel dengan berhasil mencatatkan 1 gol dan 3 assist di Premier League.

Fabregas Sebut Ziyech dan Werner Bisa Jadi Kunci Permainan Chelsea
si.com

“Dia memiliki visi yang Anda butuhkan di tim top seperti Chelsea yang ingin menang dan menjadi juara. Benar bahwa mereka adalah tim yang sedikit kekurangan ide di musim lalu dan mungkin di awal musim ini,” ucap Fabregas seperti dilansir Football5Star.com dari 90min.

Pemain AS Monaco itu melanjutkan “Tapi ya, dengan Ziyech, Anda dapat melihat bahwa dia memiliki umpan kunci ini dan bukan hanya dia yang melihatnya, tetapi juga dia yang membuatnya benar dan pada waktu yang tepat.”

Namun percuma jika Chelsea memiliki pemain visioner seperti Ziyech namun tak ada pemain yang mampu bekerja sama dengannya. Di sinilah tugas Timo Werner.

“Saya pikir dia (Ziyech) adalah salah satu pemain yang membuat banyak hal terjadi. Hal-hal yang ketika bek atau bek tengah tidak mengharapkan Anda melakukan umpan itu. Dan Anda memiliki seseorang seperti Timo Werner yang membuat pergerakan tanpa bola yang hebat dan saya pikir di sinilah Chelsea bisa menjadi sangat kuat tahun ini,” kata pemain asal Spanyol itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Marco van Basten: Di Chelsea, Hakim Ziyech Harus Lebih Kuat

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hakim Ziyech kembali jadi kreator kemenangan Chelsea atas Sheffield United akhir pekan lalu. Pada kemenangan 4-1 itu sang winger mengkreasikan dua assist.

Capaian Hakim Ziyech ini pun mendapat pujian tinggi dari legenda Belanda, Marco van Basten. Menurutnya, kehebatan sang pemain memang sudah tercium sejak lama. Apalagai kelebihannya dalam menggunakan kaki kir.

Akan tetapi, Marco van Basten punya satu masukan untuk Ziyech. Ia ingin pemain yang dia didik di Heerenveen itu menjadi lebih kuat mengingat Premier League kompetisi yang mengandalkan kekuatan fisik.

Marco van Basten meminta maaf atas ucapan yang tak sepatutnya dilontarkan.
prensalibre.com

“Dia sudah mengandalkan kaki kiri itu sejak lama. Dia hanya perlu untuk menjadi lebih kuat lagi. Itu harus dilakukan karena dia memperkuat Chelsea yang bermain di Premier League. Dan sekarang saya melihat kekuatan fisiknya masih Eredivisie,” ujar Van Basten kepada Ziggo Sport, Selasa (10/11/2020).

“Pada akhirnya sikap Anda menentukan seberapa jauh Anda bisa melangkah. Dan saya yakin dia baik-baik saja di sana. dia terus berkembang dan menjadi pemain penting Chelsea musim ini,” sambungnya.

Permainan Hakim Ziyech musim ini sempat terhambat oleh cedera yang dia alami pada awal musim. Namun, ketika pulih, winger Maroko langsung menjelma jadi kreator permainan The Blues.

Selain dua assist saat mengalahkan Sheffield United, pemain 27 tahun sudah mencetak dua gol dan tiga assist dalam tujuh penampilan di semua ajang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hakim Ziyech Bisa Lebih Baik jika Tidak ke Chelsea

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sejak pulih dari cedera pada awal musim, Hakim Ziyech langsung tampil memukau bersama Chelsea. Namun, sepertinya tidak semua orang senang dengan pilihannya.

Salah satunya adalah mantan pemain Chelsea, Boudewijn Zenden. Menurutnya, Hakim Ziyech akan lebih cocok bermain di kompetisi Eropa Selatan.

Kendati demikian, bukan berarti Zenden tidak percaya pada kemampuan Ziyech di Premier League. Ia yakin perlahan tapi pasti penggawa timnas Maroko akan jadi sosok penting.

zenden
dailymail.co.uk

“Saya tidak melihat transfer ini akan terjadi sekarang. Dengan kualitas yang dimiliki Hakim saya pikir dia mungkin akan tampil lebih baik di salah satu kompetisi Eropa Selatan,” ujar mantan pemain timnas Belanda seperti dikutip Football5star dari De Telegraaf, Rabu (4/11/2020).

“Tapi dia bisa melakukannya dengan baik di sana. pikirkan tentang Juan Mata, Riyad Mahrez, dan David Silva yang bermain untuk Manchester City bertahun-tahun, jadi Hakim harus menemukan jalannya. Tapi dia pemain pintar dan akan menghadapi itu,” ia menambahkan.

Sempat absen pada empat laga awal Premier League akibat cedera lutut, Hakim Ziyech akhirnya melakoni debut bersama Chelsea pada laga melawan Southampton. Ia kemudian mencetak gol perdana saat The Blues menang 4-0 atas Krasnodar di Liga Champions.

Tiga hari kemudian, pemain yang digaet dari Ajax Amsterdam kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini golnya lahir di ajang Premier League melawan Burnley akhir pekan lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Burnley vs Chelsea: Hakim Ziyech Buka Pesta Gol The Blues

gamespool
Burnley vs Chelsea: Hakim Ziyech Buka Pesta Gol The Blues 67

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan pekan ke-7 Liga Inggris antara Burnley vs Chelsea di Stadion Turf Moor, Sabtu (31/10/2020) berhasil dimenangkan oleh The Blues dengan skor meyakinkan 3-0. Satu gol Chelsea dicetak oleh pemain anyar mereka Hakim Ziyech.

Pada babak pertama, tim tuan rumah sempat mengancam terlebih dahulu lewat aksi Ashley Barnes. Beruntung Edouard Mendy mampu menghalau pergerakan Barnes sehingga gawang Chelsea masih aman dari kebobolan. Sengatan dari Burnley membuat Chelsea bermain lebih waspada.

Burnley vs Chelsea

Skema serangan Chelsea yang dibangun oleh Kai Havertz tak jarang patah di tembok pertahanan Burnley. Berulang kali menekan, The Blues akhirnya mampu mencetak gol pada menit ke-26. Hakim Ziyech sukses mengukir gol perdananya untuk Chelsea setelah tembakan dari luar kotak penaltinya tak mampu dihalau kiper Burnley.

Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama. Pada babak kedua, The Blues yang unggul satu gol tak menurunkan intensitas permainan. Hasilnya pada menit ke-63, Kurt Zouma berhasil mencetak gol kedua memanfaatkan umpan dari Mason Mount.

Tak puas dengan dua gol, Chelsea menambah jumlah gol mereka pada menit ke-70. Gol ketiga Chelsea diukir oleh Timo Werner memanfaatkan umpan dari Hakim Ziyech. Skor 3-0 bertahan hingga akhir babak kedua.

Susunan pemain kedua tim:

Burnley: Nick Pope; Matthew Lowton, Kevin Long, James Tarkowski, Charlie Taylor; Ashley Westwood, Dake Stephens, Josh Brownhill, Dwight McNeil; Ashley Barnes, Chris Wood.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Sean Dyche

Chelsea: Edouard Mendy; Reece James, Thiago Silva, Kurt Zouma, Ben Chilwell; Mason Mount, N’Golo Kante, Hakim Ziyech; Kai Havertz, Tammy Abraham, Timo Werner.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Frank Lampard

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard Yakin Hakim Ziyech Bisa Gantikan Posisi Eden Hazard

gamespool
Frank Lampard Yakin Hakim Ziyech Bisa Gantikan Posisi Eden Hazard 71

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, yakin pemain barunya, Hakim Ziyech bakal menjadi pemain penting di Stamford Bridge. Lampard menilai Ziyech bisa menggantikan para pemain yang sudah pergi dari Chelsea, seperti Pedro, Willian, dan Eden Hazard.

Ziyech sampai saat ini masih belum menunjukkan performa terbaiknya di Chelsea karena cedera. Pemain timnas Maroko itu baru bermain 4 kali di semua kompetisi, namun dia berhasil mencetak gol pada laga melawan Krasnodar di Liga Champions.

Lampard yakin dengan kualitas dan cara bermain Ziyech yang bisa bermain di berbagai posisi akan menjadikannya pemain kunci di Chelsea.

Frank Lampard Yakin Hakim Ziyech Bisa Gantikan Posisi Eden Hazard
football.london

“Kami memiliki Pedro musim lalu dan Willian adalah pemain hebat. Tahun sebelumnya kami memiliki Eden Hazard. Pemain semacam itu tidak diganti begitu saja,” ucap Lampard seperti dilansir Football5Star.com dari Mirror.

Lampard melanjutkan ,”Dengan Hakim (Ziyech) kami memiliki potensi untuk membawa seseorang dengan kualitas yang sangat berbeda dari apa yang kami miliki dalam beberapa tahun terakhir dalam hal pemain kaki kiri, sisi kanan, yang merupakan posisi posisi utamanya di Ajax. Saya tahu dia juga bermain sebagai No.10 dan dia pasti akan melakukannya untuk kami jika dia ingin bermain di posisi itu.”

Menurut Lampard, permainan Ziyech cukup berbeda dari winger modern pada umumnya yang sering mencoba melewati lawan. Ziyech lebih kepada seorang pengumpan.

“Dia bukan seorang pemain sayap yang akan melewati pemain sepanjang waktu, meskipun itu dalam permainannya. Dia bisa memberi umpan dengan kemampuan umpannya dan terkadang musim lalu saya merasa kami kekurangan itu ketika kami bermain melawan pertahanan blok rendah,” kata Frank Lampard.

Mantan pelatih Derby itu melanjutkan, “Kami melihat sedikit kualitas dan kepribadiannya melawan Krasnodar. Ide untuk menerima bola dan berbalik, menghadap ke depan dan menberi umpan itu sebelum lawan siap. Itulah yang sangat saya sukai dari Hakim.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Lampard: Hakim Ziyech Pantas Cetak Gol Pertamanya Hari Ini

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hakim Ziyech akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Hebatnya lagi gol perdananya untuk Chelsea ini dia cetak saat timnya tandang ke Krasnodar di Liga Champions, Kamis (29/10/2020) dinihari WIB.

Pada matchday kedua Liga Champions, Chelsea menang besar 4-0 atas Krasnodar. Keempat gol itu masing-masing dicetak Callum Hudson-Odoi, Timo Werner, Hakim Ziyech, dan Christian Pulisic.

Frank Lampard menyambut baik gol perdana pemain yang digaet dari Ajax Amsterdam. Setelah melalui tiga pertandingan, dia menilai sang winger layak mendapat golnya hari ini.

hakim ziyech-krasnodar vs chelsea
@ChelseaFC

“Ini pertama kalinya Ziyech fit dan tampil sejak menit pertama. Dia bermain luar biasa hari ini dan dia mencetak gol yang layak dia dapatkan. Dia sudah bekerja keras dan hasilnya terlihat sekarang,” ujar sang pelatih di laman resmi klub, Kamis (29/10/2020).

“Ziyech memberikan kontribusi yang sangat baik hari ini. Begitu pula dengan pemain depan lainnya yang sangat dominan,” ia menambahkan.

The Blues bisa saja menang 5-0 hari ini. Namun, eksekusi penalti Jorginho pada babak pertama tidak membuahkan hasil. Kendati sang gelandang gagal mencetak gol dari titik putih, Lampard tidak terlalu memusingkan hal tersebut.

“Saya tidak masalah dengan kegagalan penaltinya dan metodenya dalam mengambil penalti. Jorginho sudah mencetak banyak gol dari penalti,” tutup Frank Lampard. Menang telak 4-0, Chelsea kini naik ke puncak klasemen Grup E dengan empat poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Hakim Ziyech: Donny van de Beek Butuh Waktu Adaptasi di Man United

gamespool
Hakim Ziyech: Donny van de Beek Butuh Waktu Adaptasi di Man United 78

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Chelsea, Hakim Ziyech, menyebut bahwa mantan rekan timnya, Donny van de Beek, akan bermain bagus di Manchester United. Namun pemain timnas Belanda itu butuh adaptasi menurut Ziyech.

Van de Beek hanya bermain total 60 menit di Premier League, dan lagi-lagi hanya menjadi pemain pengganti pada laga melawan PSG, (21/10/20). Dia hanya menjadi starter pada dua laga Piala Liga melawan Luton dan Brighton. Ziyech yang bermain bersama van de Beek di Ajax meminta mantan rekan timnya itu untuk tenang.

“Kami berbicara di awal ketika dia pindah ke Manchester, dan dalam (beberapa) minggu terakhir, kami tidak berbicara banyak. Dan saya tidak berbicara dengannya tentang situasinya. Saya pikir dia akan membutuhkan waktu juga. Anda berasal dari negara yang berbeda, gaya permainan yang berbeda,” ucap Ziyech seperti dikutip Football5Star.com dari AS.

donny van de beek-101greatgoals
101greatgoals.com

Pemain timnas Maroko itu melanjutkan, “Dan saya tahu pasti, butuh waktu juga baginya untuk terbiasa dengan segalanya, dan kemudian saya tahu pasti dia akan membawa kualitas ke skuad di sana (United). Baginya, hal terpenting saat ini adalah tetap tenang.”

Hakim Ziyech juga kesulitan saat ini di Chelsea, namun bukan karena kurang jam bermain, namun karena cedera. Dia baru menjalani debutnya akhir pekan lalu melawan Southampton.

“Bagi kami, semuanya baru dan kami bersemangat untuk bekerja sama dengan satu sama lain dan dengan anggota tim lainnya, serta saling bersaing,” kata Ziyech.

Hakim Ziyech akan berhadapan dengan Donny van de Beek pada laga Chelsea vs Manchester United, (23/10/20).

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard Tak Sabar Ingin Saksikan Magis Hakim Ziyech

gamespool
Frank Lampard Tak Sabar Ingin Saksikan Magis Hakim Ziyech 82

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, akhirnya memastikan Hakim Ziyech sudah mendapat lampu hijau untuk tampil pada partai melawan Southampton malam nanti. Akan tetapi, Lampard masih belum berani memainkan Ziyech sebagai starter.

Ziyech memang belum melakoni debutnya bersama Chelsea karena sempat mengalami cedera lutut. Kini, pemain 27 tahun itu sudah pulih dan bahkan sempat bermain untuk timnas Maroko pada partai persahabatan pekan lalu.

Ziyech bermain selama 31 menit pada partai melawan Senegal. Ia pun berhasil memberi kontribusi maksimal dengan sumbangsih satu assist.

Hakim Ziyech - Chelsea - Frank Lampard - BBC
BBC

“Saya memasukkan Hakim Ziyech ke dalam skuat untuk partai nanti. Dia belum cukup fit untuk bermain sebagai starter. Tapi, kami tentu berharap dia bisa bermain selama beberapa menit,” ungkap Frank Lampard dikutip dari Football London.

Lebih lanjut, Lampard juga mengaku sudah tak sabar ingin menyaksikan magis Ziyech di atas lapangan. Pelatih berusia 42 tahun itu berharap Ziyech akan bisa menunjukkan performa terbaiknya seperti ketika bermain di Ajax.

“Ziyech sudah bekerja sangat keras agar bisa kembali fit. Selain itu, dia juga terlihat fantastis di sesi latihan. Saya memiliki hubungan yang cukup terbuka dengannya dan kami sama-sama saling mengerti. Kini, dia hanya perlu menit bermain.”

“Tentu saja saya sangat senang karena dia sudah kembali fit. Saya yakin dia akan membuat banyak peluang apabila bermain nanti serta menjadi pemain yang kita kenal di Ajax,” pungkas Lampard.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard Konfirmasi Tiga Pemain Baru Tak akan Bermain Lawan Brighton

gamespool
Frank Lampard Konfirmasi Tiga Pemain Baru Tak akan Bermain Lawan Brighton 86

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengkonfirmasi bahwa tiga pemain barunya tidak akan bermain di laga perdana Premier League 2020-21. Chesea akan bertandang ke markas Brighton pada Selasa (15/9/20).

The Blues musim panas ini membeli lima pemain tambahan ke Stamford Bridge, Timo Werner, Kai Havertz, Hakim Ziyech, Thiago Silva, dan Ben Chilwell. Banyak orang terutama para fans Chelsea ingin langsung melihat para pemain itu menjalani debutnya saat lawan Brighton.

Tapi para fans harus sedikit bersabar karena hanya dua orang yang nampaknya akan bermain pada laga itu, duo timnas Jerman, Werner dan Havertz.

Hakim Ziyech - Chelsea- Frank Lampard - @chelseafc
instagram.com/chelseafc

“Ziyech menderita cedera pada laga persahabatan melawan Brighton (akhir bulan lalu) dan dia tidak akan fit, kami berharap itu hanya beberapa minggu. Chilwell juga tidak fit. Dia telah berkembang minggu ini. Silva ada di London tapi baru akan latihan akhir pekan nanti, jadi saya ragu,” ucap Lampard seperti dilansir Football5Star.com dari Mirror.

Banyak yang mengharapkan dengan banyaknya amunisi baru, Chelsea akan menjadi salah satu penantang juara Premier League musim ini. Tapi Lampard tidak mau memikirkan hal itu.

“Tekanan pada saya untuk berbuat lebih baik harus menjadi standar. Saya tidak ingin berbicara tentang pernyataan. Musim lalu kami sangat senang berada di zona Liga Champions, kami sangat terlibat dalam bisnis yang ingin kami lakukan,” kata Frank Lampard.

Pelatih asal Inggris itu melanjutkan, “pekerjaan dimulai hari ini. Sedikit kecewa dengan hasil pra-musim, tapi Anda harus bekerja keras sangat cepat. Saya tak terlalu peduli apa yang orang lain katakan (soal peluang juara). Kami finis dengan gap poin cukup besar musim lalu dan kami harus menutup gap itu dan membangun kepercayaan.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Debut Ben Chilwell dan Hakim Ziyech Terancam Tertunda

gamespool
Debut Ben Chilwell dan Hakim Ziyech Terancam Tertunda 90

Football5star.com, Indonesia – Dua penggawa anyar Chelsea, Hakim Ziyech dan Ben Chilwell nampaknya harus bersabar menunggu laga debut kompetitifnya. Menurut The Athletic, keduanya diprediksi belum bisa tampil pada partai pembuka Liga Inggris di markas Brighton pekan depan.

Ben Chilwell saat ini masih terus menjalani proses pemulihan cedera tumit. Cedera ini ia alami ketika masih memperkuat Leicester City pada Juli lalu.

Sementara itu, Hakim Ziyech harus menepi mengalami cedera lutut ringan. Cedera ini didapat Ziyech ketika melakoni partai persahabatan melawan Brighton beberapa waktu lalu.

Ben Chilwell - Hakim Ziyech - Chelsea - Brighton - @chelseafc 2
instagram.com/chelseafc

Cederanya Chilwell membuat Frank Lampard diprediksi bakal memainkan Marcos Alonso di posisi bek kiri. Sementara itu, posisi Ziyech di sayap kanan bisa diisi oleh Callum Hudson-Odoi maupun Christian Pulisic.

Selain Chilwell dan Ziyech, The Blues juga belum bisa menurunkan Thiago Silva. Pasalnya, pemain veteran asal Brasil itu masih berlibur dan diperkirakan baru akan ikut berlatih bersama Chelsea pekan depan.

Dua pemain anyar yang siap dimainkan pada laga melawan Brighton nanti adalah Timo Werner dan Kai Havertz. Werner sudah ikut berlatih bersama rekan-rekan barunya semenjak Juli lalu. Sementara, Havertz sudah berlatih di Cobham dalam lima hari terakhir.

Musim lalu, Chelsea gagal membawa pulang tiga poin dari markas Brighton. Mereka hanya mampu meraih satu poin setelah bermain imbang dengan skor 1-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Apes Saat Jalani Laga Debut, Begini Kondisi Hakim Ziyech

gamespool
Apes Saat Jalani Laga Debut, Begini Kondisi Hakim Ziyech 93

Football5star.com, Indonesia – Nasib apes dialami oleh pemain anyar Chelsea, Hakim Ziyech. Pemain yang direkrut dari Ajax itu harus alami cedera di laga debut saat Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Brighton di laga persahabatan, Minggu (30/8/2020).

Ziyech harus ditarik keluar pada menit ke-54 dan digantikan oleh Connor Gallagher. Menurut Frank Lampard usai pertandingan, Ziyech mengalami sedikit masalah pada pergelangan lututnya.

https://www.instagram.com/p/CEe1d-Jn1v7/

“Ada sedikit masalah pada lutut dan besok kita akan melihat lagi hasil tesnya,” ucap Lampard seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub.

Ziyech sendiri sebelum ditarik keluar lakoni laga debutnya dengan cukup baik. Gol Timo Werner pada menit ke-4 tak lepas dari kontribusinya. Umpan diagonal dari Ziyech diterima dengan baik oleh Callum Hudson-Odoi dan kemudian mengirimnya kepada Werner untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Ziyech juga hampir membuat Werner mencetak gol keduanya tak berselang lama. Sayang bola free kick Ziyech, tak bisa dikonversi menjadi gol oleh Werner yang bisa menyundul bola tersebut.

Sebelum pertandingan melawan Brighton, Ziyech mengaku bahwa ia sudah sangat tidak sabar untuk bisa menjalani debutnya bersama The Blues. Lewat akun Instagram pribadinya, Ziyech juga sempat membagikan sejumlah Instastory jelang Chelsea vs Brighton di Amex Stadium.

“Rasanya senang akhirnya bisa membuat menit pertama saya dengan The Blues. Tidak sabar untuk menunggu liga dimulai” tulis Ziyech di postingan Instagram pribadinya.

Laga Chelsea vs Brighton sendiri berakhir dengan skor 1-1. Meski Timo Werner mampu cetak gol debutnya, anak asuh Frank Lampard tersebut harus kebobolan pada menit ke-90 lewat penalti, Pascal Groß.

Sebelum ke Chelsea, Hakim Ziyech Ternyata Nyaris Bela AS Roma

dinasti
Sebelum ke Chelsea, Hakim Ziyech Ternyata Nyaris Bela AS Roma 97

Football5star.com, Indonesia – Bek timnas Maroko, Medhi Benatia, mengatakan bahwa Hakim Ziyech nyaris didatangkan AS Roma dari Ajax pada musim panas 2018 lalu. Menurut Benatia, wacana ini batal terlaksana karena manajemen Giallorossi tak merestui kedatangan Ziyech.

AS Roma dan Ajax memang sempat melakukan negosiasi untuk mendaratkan Ziyech pada musim panas 2018 lalu. Akan tetapi, kedua klub tak mencapai kata sepakat terkait harga yang diperlukan dan Ziyech tetap bermain di Ajax hingga musim 2019-20.

“Saya sempat berusaha membujuk Roma untuk mendatangkan Hakim Ziyech dari Ajax. Dia pun siap berusaha mati-matian demi bisa merapat ke Roma,” kata Medhi Benatia dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Hakim Ziyech - AS Roma - Medhi Benatia - Yahoo Sports - ajax
Yahoo Sports

“Saya pun sudah bicara dengan Francesco Totti dan Edin Dzeko. Kepada keduanya, saya mengatakan bahwa Ziyech merupakan pemain yang sangat dibutuhkan Roma.”

“Sebagai direktur, Totti juga sudah berusaha keras mendatangkan Ziyech. Tapi, James Palotta malah menolak ide tersebut dan mengatakan Ziyech merupakan pengeluaran yang tidak perlu,” sambung Benatia.

Pada Januari 2020 lalu, Ziyech sempat buka suara terkait kegagalannya merapat ke ibu kota Italia. Pemain 27 tahun itu mengaku bingung karena proses negosiasi antara Giallorossi dan Ajax tiba-tiba terhenti.

“Proses negosiasi antara kedua klub terlihat lancar. Tapi, tiba-tiba kedua klub menghentikan negosiasi dan saya tak mengetahui alasannya,” kata Ziyech kepada Algemeen Dagblad.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Azpilicueta Harap Werner dan Ziyech Bisa Cepat Beradaptasi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Dua penggawa anyar Chelsea, Timo Werner dan Hakim Ziyech, sudah berlatih dengan rekan-rekan barunya. Bergabungnya dua amunisi baru ini membuat kapten tim, Cesar Azpilicueta, senang.

Cesar Azpilicueta mendapat kesan pertama yang cukup positif dari Timo Werner dan Hakim Ziyech. Menurutnya kehadiran mereka akan sangat membantu Chelsea musim depan.

Kini yang diharapkan sang kapten adalah proses adaptasi yang cepat dari mantan pemain RB Leipzig dan Ajax Amsterdam itu. Walau begitu ia yakin keduanya bisa melewati proses ini dengan baik.

timo werner the chelsea chronicle
The Chelsea Chronicle

“Keduanya sudah menunjukkan kualitasnya dalam latihan beberapa minggu terakhir.  Kami sudah melihat potensi mereka dari segi serangan. Cara mereka menciptakan peluang dan cara mereka mencetak gol sehingga mereka adalah tambahan besar untuk tim,” kata Azpilicueta kepada Sky Sports, Sabtu (15/8/2020).

“Semakin cepat dan mudah mereka beradaptasi dengan Premier League akan semakin baik bagi semua orang. Saat ini mereka sedang menjalani proses itu bersama rekan yang lain dan ini sangat positif,” ia menambahkan.

Lebih lanjut pemain asal Spanyol mengaku sudah tidak sabar ingin melihat Werner dan Ziyech bertanding pada ajang resmi.

“Mereka sudah terintegrasi dan mengenal semua orang jadi ini waktu yang sangat baik untuk itu dan sekarang kami semua menantikan mereka bertanding di lapangan,” tutup Cesar Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hakim Ziyech Mulai Akrab dengan Para Penggawa Chelsea

gamespool
Hakim Ziyech Mulai Akrab dengan Para Penggawa Chelsea 104

Football5star.com, Indonesia – Manajer Chelsea, Frank Lampard, merasa senang karena Hakim ZIyech tak menemukan kesulitan berarti selama menjalani masa adaptasinya. Menurut Lampard, Ziyech kini mulai akrab dengan para penggawa The Blues.

Ziyech sendiri sudah berlatih bersama The Blues dalam sepekan terakhir. Pemain timnas Maroko itu bahkan hadir di Stamford Bridge untuk menyaksikan laga Chelsea vs Norwich City beberapa waktu lalu.

“Hakim Ziyech sudah berada di sini selama sepekan terakhir. Awalnya, dia hanya menjalani latihan individu. Kini, dia sudah mulai berlatih bersama tim utama,” kata Frank Lampard dikutip dari laman resmi Chelsea.

Hakim Ziyech - Chelsea- Frank Lampard - @chelseafc
instagram.com/chelseafc

“Dia tak memiliki masalah penyesuaian diri. Para pemain juga memberi sambutan secara hangat. Kini, Ziyech sudah mulai membangun hubungan akrab dengan beberapa pemain,” sambung Lampard.

Lebih lanjut, Lampard juga menegaskan misi yang harus dicapai Ziyech selama beberapa pekan ke depan. Menurut Lampard, Ziyech harus berada dalam kondisi fit karena sudah beberapa bulan tak bermain.

“Hal terpenting bagi Ziyech adalah, membuat dirinya berada dalam kondisi fit. Saya mulai memberinya kesempatan berlatih bersama tim utama dan kemudian melakukan latihan fisik karena dia sudah cukup lama tak bermain,” tandas Lampard.

Meski sudah ikut sesi latihan, Ziyech masih harus bersabar untuk melakoni debutnya bersama The Blues. Pemain 27 tahun itu baru bisa menjalani debut di partai kompetitif para musim 2020-21 mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pelatih Ajax Kenang Masa-masa Indah Bersama Hakim Ziyech

dinasti
Pelatih Ajax Kenang Masa-masa Indah Bersama Hakim Ziyech 108

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Ajax, Erik ten Hag, turut senang melihat sesi latihan perdana Hakim Ziyech bersama Chelsea pada Sabtu (11/7) lalu. Hal itu membuat Ten Hag langsung mengenang masa-masa indah bersama Ziyech dalam beberapa musim terakhir.

Ten Hag merupakan sosok yang sukses menyulap Ziyech menjadi salah satu gelandang paling kreatif di Eropa. Di bawah asuhan Ten Hag, Ziyech berhasil mencetak 34 gol dan 54 assist dari 100 penampilan di semua kompetisi.

“Kami berdua berhasil menjalani masa-masa indah yang cukup sukses. Hakim Ziyech sudah memberikan banyak hal kepada para suporter. Tak hanya hasil di atas lapangan, tapi juga sepak bola yang atraktif,” kata Erik ten Hag dikutip dari laman resmi Ajax.

Hakim Ziyech - Ajax - Erik ten Hag - 90Min
90Min

Lebih lanjut, Ten Hag menjamin bahwa Ajax takkan terjun ke bursa transfer musim panas untuk mencari pengganti Ziyech. Ia merasa cukup percaya diri dengan kekuatan skuatnya saat ini.

“Saya tak langsung mencari pemain pengganti ketika Lasse Schone, Frenkie de Jong dan Matthijs de Ligt tahun lalu. Saya yakin bintang baru akan lahur dalam waktu dekat dan langsung mengambil hati para suporter,” kata Ten Hag

“Dengan skuat yang ada, saya yakin kami akan bisa bicara banyak di Liga Champions musim depan. Selain itu, saya juga yakin kami akan bisa kembali finis di posisi pertama Liga Belanda,” tandas pelatih berusia 50 tahun itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]