Usai Debut Lawan AZ Alkmaar, Kiper Muda Belanda Siap Bela Timnas Indonesia

gamespool
Usai Debut Lawan AZ Alkmaar, Kiper Muda Belanda Siap Bela Timnas Indonesia 5

Football5star.com Indonesia – Kiper muda Belanda, Rowen Koot, baru melakoni debut bersama Helmond Sport ketika menghadapi Jong AZ Alkmaar. Seusai debut di Eerste Divisie pada Jumat (18/12/2020) lalu, pemain berusia 21 tahun tersebut mengaku siap membela timnas Indonesia.

Rowen Koot merupakan kiper kelahiran Munstergeleen, Belanda, pada 20 Juli 1999. Pemain berpostur 185 centimeter itu kental mengalir darah Indonesia yang berasal dari ayahnya.

Rowen Koot Helmond Sport - getty image
Getty Image

“Opa dan omaku (kakek dan nenek) pada masa perang pergi ke Belandang dengan kapal. Jadi mereka asli Indonesia. Ayahku lahir di sini, tapi darahnya full Indonesia, sedangkan ibuku dari Belanda. Jadi aku separuh Indonesia dan Belanda,” ungkap Rowen Koot, dikutip Football5star.com dari saluran youtube Yussa Nugraha.

Pemain jebolan akademi Roda JC Kerkrade ini bergabung dengan Helmond Sport seak Agustus 2020, diboyong dari Fortuna Sittard dengan bebas transfer. Setelah menanti 17 pertandingan di kasta kedua Liga Belanda, Koot akhirnya mendapat debut ketika timnya bermain imbang 2-2 di markas Jong AZ Alkmaar.

Sederet Mimpi Menanti Rowen Koot

Selepas menjalani debut, Rowen Koot mengaku punya sederet mimpi yang ingin diwujudkan. Mimpi terdekatnya adalah berjuang merebut posisi kiper utama di skuat Helmond Sport. Selanjutnya, dia ingin berkarier di luar negeri seperti Indonesia atau Inggris.

“Mungkin suatu saat aku bisa mewujudkan mimpi bermain di Liga Inggris. Akan sangat menyenangkan. Aku juga pernah lihat sepak bola Indonesia dari youtube. Aku lihat sepak bola di sana benar-benar indah. Mungkin suatu saat aku bisa bermain di klub Indonesia dan belajar bahasa,” tutur Koot.

Rowen Koot Helmond Sport - ed-nl
ed.nl

Terkait peluang membela timnas Indonesia, Rowen Koot pun tak menampiknya. Dia sadar peluang bermain untuk timnas Belanda akan sangat sulit. Karenanya, dia mengaku berhasrat untuk bisa membela timnas Indonesia.

“Tentu sangat indah jika bisa bermain dengan timnas Indonesia. Kalau ada undangan dari timnas Indonesia, aku akan menyikapinya dengan serus. Bagiku, itu seperti petualangan yang sangat menyenangkan. Aku bisa lihat negaranya dan sepak bola di sana sangat besar serta dihargai,” sebut Koot memungkasi.

Peluang Rowen Koot untuk bisa bermain bersama timnas Indonesia memang tak mudah. Pasalnya, di posisi kiper, Indonesia memiliki banyak talenta berbakat. Namun, bukan mustahil jika penampilannya bersama Helmond Sport bisa konsisten dan memukau, kesempatan dari PSSI akan datang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Anak Mark van Bommel Bikin Catatan Unik di Liga Belanda

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah kisah menarik terjadi di Divisi I Liga Belanda, Keuken Kampioen. Kisah itu dibuat Thomas van Bommel, anak Mark van Bommel, dalam laga Helmond Sport vs MVV Maastricht, Jumat (30/10/2020).

Laga Helmond vs MVV berakhir dramatis. Tuan rumah unggul terlebih dahulu pada menit ke-49 berkat penalti Jelle Goselink. Keunggulan itu bertahan hingga laga melewati menit ke-90. Namun, tiga poin urung diamankan. Gara-garanya, Thomas van Bommel membuat gol penyeimbang saat injury time memasuki menit ke-3.

Gol itu sungguh mengejutkan. Itulah gol pertama Van Bommel dalam kiprah profesionalnya. Lalu, pada laga di kandang Helmond itu, dia baru dimasukkan pelatih Darije Kalezic, eks pelatih PSM Makassar, pada menit ke-86 dengan menggantikan bek Kai Heerings.

Thomas van Bommel menyelamatkan MVV Maastricht dari kekalahan di kandang Helmond Sport.
foxsports.nl

Gol itu jadi kisah unik di sepak bola Belanda. Pasalnya, Van Bommel menyamai jejak sang ayah. Pada 1994, Mark van Bommel juga mencetak gol profesional pertamanya ke gawang Helmond Sport. Kala itu, pemain yang lantas membela klub-klub teras Eropa tersebut membela Fortuna Sittard.

Kesamaan bukan itu saja. Baik Thomas maupun Mark van Bommel sama-sama mencetak gol profesional pertama saat berumur 18 tahun. Mereka juga sama-sama berposisi sebagai gelandang bertahan.

Van Bommel Bukan Andalan Kalezic

Darije Kalezic belum memberikan banyak kesempatan kepada Thomas van Bommel di MVV.
limburger.nl

Gol yang membawa MVV Maastrich mengimbangi Helmond Sport pada Keuken Kampioen jadi momentum tersendiri bagi Thomas van Bommel. Gol itu setidaknya jadi nilai lebih untuk meningkatkan nilainya di mata pelatih Darije Kalezic.

Bukan apa-apa, Van Bommel saat ini masih sangat jarang mendapat kepercayaan bermain dari sang pelatih. Sebelum laga lawan Helmond itu, pemain kelahiran 11 Juli 2002 tersebut baru tampil 9 menit untuk MVV. Riciannya, 2 menit saat tandang ke markas Den Bosch dan 7 menit kala menjamu tim U-21 Ajax.

Kepercayaan Kalezic yang masih rendah bukan tanpa sebab. Ini adalah musim pertama Thomas van Bommel di skuat senior MVV Maastricht. Pada awal musim ini, dia resmi dipromosikan dari tim U-19. Sebelumnya, dari 2016 hingga 2019, pemain yang juga mampu bermain sebagai bek tengah itu tercatat membela Jong MVV.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]