Kelakuan Tak Patut Mino Raiola Diungkap Eks Arsenal

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mino Raiola dikenal sebagai agen sepak bola yang dimusuhi klub besar Eropa. Mino Raiola dianggap sebagai agen yang hanya mementingkan uang semata.

Kelakuan tak patut Raiola di persoalan bursa transfer pemain diungkap oleh mantan kepala transfer Arsenal, Dick Law. Menurut Law, saat proses pertukaran antara Alexis Sanchez dengan Henrikh Mkhitaryan, Raiola banyak mengambil untung dari proses tersebut.

Kelakuan Tak Patut Mino Raiola Diungkap Eks Arsenal

“Sanchez bersedia pergi ke United dan Mkhitaryan ingin pergi ke Arsenal, dan itulah mengapa itu berhasil,” ucap Law seperti dikutip Football5star.com dari The Athletic, Kamis (19/8/2021).

“Masalahnya adalah negosiasi pemain dan komisi agen. Kami terkejut ketika kami mendengar uang yang harus dibayarkan United kepada pemain dan agennya,”

Kelakuan Tak Patut Mino Raiola Diungkap Eks Arsenal

“Kesepakatan Sanchez-Mkhitaryan datang ke penghubung paling buruk dan itu adalah Mino Raiola. Dan izinkan saya mengatakan ini, saya suka Mino, saya bisa bekerja dengan Mino sepanjang hari tapi dia adalah orang yang sangat mementing keuntungan,” tambah Law.

Mino Raiola yang Miliki Banyak Musuh

Sosok Raiola memang banyak mendapat kritik. Di Manchester United, Raiola sempat jadi sasaran kemarahan Ole Gunnar Solskjaer terkait masa depan Paul Pogba pada musim lalu.

Mino Raiola dalam beberapa waktu yang lalu jadi public enemy bagi publik Old Trafford. Raiola dianggap banyak mengeluarkan provokasi terkait masa depan Paul Pogba bersama Manchester United.

Kelakuan Tak Patut Mino Raiola Diungkap Eks Arsenal

Seiring dengan permainan United yang semakin bagus, rumor tentang hengkangnya Paul Pogba pun meredup. Bagi legenda Newcastle United, Alan Shearer, kondisi ini juga tak lepas dari peran pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

“United sempat mengalami periode sulit. Dibantai oleh Tottenham dan tersingkir dari Liga Champions. Di saat yang bersamaan mereka juga harus menghadapi omong kosong dari agen pemain Paul Pogba,” kata Shearer.

“Ketika Anda menyatukan itu semua dan di mana saat ini mereka berada, tanpa ragu Solskjaer telah melakukan pekerjaan yang fantastis,” lanjut Shearer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Henrikh Mkhitaryan: Edin Dzeko Masih Kapten AS Roma

gamespool
Henrikh Mkhitaryan: Edin Dzeko Masih Kapten AS Roma 9

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, menegaskan bahwa Edin Dzeko masih menjadi kapten klub. Mkhitaryan menjelaskan momen dimana Dzeko berkelahi dengan pelatih Roma sebelumnya, Paulo Fonseca.

Dzeko bersitengang dengan Paulo Fonseca pada musim lalu dan dia kehilanga jabatan kapten yang akhirnya diberikan kepada Lorenzo Pellegrini pada Januari. Tapi masalah itu sudah selesai dan Mkhitaryan mengkonfirmasi itu.

Edin Dzeko tetap fokus untuk AS Roma meskipun dirumorkan akan pindah ke klub lain.
Calcionews24

“Itu adalah situasi yang buruk bagi kami semua dan tidak ada yang menginginkan perpecahan seperti itu berkembang. Hal positifnya adalah kami terus bekerja dan bermain bersama untuk tim. Kami menemukan kesepakatan dan mencapai akhir musim, dengan Edin membantu kami, seperti yang selalu dia lakukan,” ucap Mkhitaryan seperti dikutip Football5Star.com dari Corriere dello Sport.

Kini Fonseca sudah keluar dan Jose Mourinho menjadi pelatih baru. Namun, Pellegrini nampaknya akan tetap menjadi kapten tim. Mkhitaryan menegaskan Dzeko masih menjadi kapten tim walaupun tanpa ban kapten.

“Dzeko adalah kapten kami, bahkan tanpa ban kapten, untuk pengalaman, karisma, dan cara semua orang mencintainya. Ban kapten tidak masalah. Pada usia 35 tahun, dia tetap menjadi penyerang kami,” kata mantan pemain Arsenal itu.

Edin Dzeko sendiri dirumorkan akan pindah dari AS Roma. Apalagi, Roma sedikit lagi mendapatkan penyerang Genoa, Eldor Shomurodov dengan harga 20 juta euro. Tapi, pemain Bosnia itu nampaknya tetap akan bertahan untuk menjadi pelapis dan kehadirannya di ruang ganti juga masih sangat penting.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Henrikh Mkhitaryan Tegaskan Hubungannya dengan Jose Mourinho

gamespool
Henrikh Mkhitaryan Tegaskan Hubungannya dengan Jose Mourinho 13

Football5star.com, Indonesia- Gelandang AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, bersikeras bahwa perselisihannya dengan Jose Mourinho sudah berakhir. Mkhitaryan memastikan bahwa ia dan Mourinho memiliki tujuan yang sama di Roma.

Mkhitaryan merupakan salah satu pemain yang sempat kena amuk Mourinho di Manchester United beberapa tahun lalu. Perselisihan dengan Mourinho menjadi salah satu alasan di balik kepergian Mkhitaryan ke Arsenal.

“Apa yang terjadi di Manchester akan tetap berada di sana,” tegas Henrikh Mkhitaryan dikutip Football5star dari laman Football Italia.

Henrikh Mkhitaryan - Jose Mourinho - Goal
Goal

“Kami sudah bicara empat mata dan sama-sama memiliki visi yang sama di AS Roma, yakni menjadi juara. Hal itu menjadi prioritas kami pada musim 2021-22,” imbuh pemain berpaspor Armenia itu.

Lebih lanjut, Mkhitaryan juga yakin Giallorossi bakal bisa bicara banyak musim depan. Bahkan, Mkhitaryan sesumbar AS Roma bakal menjadi salah satu kandidat Scudetto.

“Saya tidak berkarier menjadi pesepak bola untuk mengisi waktu luang. Tanda adanya trofi, karier saya tak akan memiliki banyak arti.”

“Tim-tim yang berburu Scudetto musim depan akan berurusan dengan kami. Tentu saja kami ingin meraih Scudetto dan mencatatkan nama ke dalam buku sejarah Roma,” tuntas Mkhitaryan.

Optimisme tersebut merupakan salah satu alasan utama di balik keputusan Mkhitaryan memperpanjang masa baktinya bersama Giallorossi. Ia bakal bermain di ibu kota Italia hingga musim panas 2022.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Henrikh Mkhitaryan: Keputusan Tepat untuk Bertahan di AS Roma

gamespool
Henrikh Mkhitaryan: Keputusan Tepat untuk Bertahan di AS Roma 17

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, percaya bahwa keputusannya untuk tetap bertahan di klub adalah keputusan tepat. Mkhitaryan mengatakan bahwa dirinya sudah berbaikan dengan pelatih Jose Mourinho.

Datangnya Mourinho sebagai pelatih baru AS Roma membuat masa depan Mkhitaryan dipertanyakan. Pemain timnas Armenia itu sempat bersitegang dengan Mou saat di Manchester United. Tapi, dia sudah tak memiliki masalah dengan pelatih dan ingin bertahan.

Henrikh Mkhitaryan - AS Roma - Roma Giallorossa
Roma Giallorossa

“Saya tidak ragu (untuk bertahan). Tapi saya ingin memiliki kepala segar untuk membuat keputusan terbaik. Saya mendapat tawaran lain, di Italia dan luar negeri, tetapi keputusan yang tepat adalah bertahan,” ucap Mkhitaryan seperti dikutip Football5Star.com dari Corriere dello Sport.

Dia melanjutkan, “Apa yang terjadi di Manchester tetap di sana. Kami berbicara sebagai orang dewasa, kami berdua ingin menempuh jalan yang sama, kami berdua ingin memenangkan sesuatu bersama Roma, satu-satunya hal yang penting tahun ini.”

Mkhitaryan memperingatkan tim-tim lainnya di Serie A yang mengincar Scudetto bahwa mereka harus menghadapi AS Roma terlebih dahulu.

“Saya tidak pernah bermain hanya untuk bersenang-senang. Tanpa trofi di akhir karier Anda, Anda tidak punya apa-apa lagi. Mereka yang bertujuan untuk memenangkan Scudetto tahun ini, harus berurusan dengan Roma. Rekan satu tim saya dan saya ingin menang untuk tetap berada dalam sejarah klub,” kata Mkhitaryan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pengorbanan Henrikh Mkhitaryan demi Dilatih Jose Mourinho

gamespool
Pengorbanan Henrikh Mkhitaryan demi Dilatih Jose Mourinho 21

Football5star.com, Indonesia – Bintang AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, mengaku sempat menolak tawaran beberapa klub di akhir musim 2020-21 lalu. Mkhitaryan menolak berbagai proposal karena ingin bermain di bawah komando Jose Mourinho.

Mkhitaryan resmi menandatangani kontrak baru bersama AS Roma pada 1 Juni 2021 lalu. Pemain berpaspor Armenia itu akan memperkuat Giallorossi hingga musim panas 2022.

“Saya bertahan di sini karena yakin akan rencana AS Roma musim depan. Saya sudah sangat menyukai rencana tersebut semenjak pertama kali dipresentasikan,” ujar Henrikh Mkhitaryan dikutip Football5star dari laman Football Italia.

Henrikh Mkhitaryan - AS Roma - @europaleague
twitter.com/europaleague

“Saya sangat nyaman tinggal di Roma. Selain itu, saya juga yakin Jose Mourinho akan membawa kami menjadi juara musim depan. Sebelum menandatangani kontrak baru, saya sempat mendapat beberapa tawaran dari klub Italia dan luar negeri. Tapi, saya menolaknya karena masih ingin bermain di Roma,” sambung Mkhitaryan.

Mourinho bukanlah sosok yang asing untuk Mkhitaryan. Keduanya pernah bekerja sama di Manchester United beberapa tahun lalu. Akan tetapi, hubungan Mkhitaryan dan Mourinho ketika itu tak berjalan mulus.

Mkhitaryan kerap dijadikan Mourinho sebagai kambing hitam jika Manchester United gagal meraih kemenangan. Hal tersebut menajdi salah satu alasan Mkhitaryan meninggalkan Manchester United dan bergabung ke Arsenal pada Januari 2018.

Namun, Mkhitaryan sudah melupakan masalahnya dengan Mourinho. Ia bahkan diprediksi bakal menjadi salah satu pemain andalan Mourinho musim depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Rekam Jejak Alumni Bundesliga di Manchester United

gamespool
Rekam Jejak Alumni Bundesliga di Manchester United 28

Football5star.com, Indonesia – Manchester United resmi mengumumkan kedatangan Jadon Sancho pada Jumat (23/7) petang WIB. Sancho diangkut dari Borussia Dortmund dengan banderol 85 juta Euro.

Sancho merupakan alumni Bundesliga terbaru yang akan berlaga di Old Trafford. Empat alumni Bundesliga yang sempat sempat memperkuat The Red Devils adalah Henrikh Mkhitaryan, Bastian Schweinsteiger, Shinji Kagawa dan Owen Hargreaves.

Akan tetapi, keempat pemain tersebut sama-sama gagal menunjukkan performa terbaiknya bersama Manchester United karena berbagai alasan. Berikut ringkasan rekam jejak keempat pemain tersebut bersama The Red Devils:

  • Henrikh Mkhitaryan
Bundesliga - Manchester United - Goal
Goal

Henrikh Mkhitaryan didatangkan Manchester United dari Borussia Dortmund pada musim panas 2016 lalu dengan banderol 42 juta Euro. Ketika itu, Mkhitaryan membuat The Red Devils kepincut berkat performa gemilang bersama Dortmund pada periode 2013 hingga 2016.

Akan tetapi, Mkhitaryan gagal mengulangi performa gemilangnya di Old Trafford. Pasalnya, Mkhitaryan hanya mampu menyumbang 13 gol dari 11 assist dari 63 penampilan di semua kompetisi.

Karier Mkhitaryan di Manchester United berakhir pada Januari 2018. Ketika itu, Mkhitaryan dilepas ke Arsenal dan The Red Devils mendatangkan Alexis Sanchez sebagai pengganti.

  • Bastian Schweinsteiger
Bundesliga Manchester United Sports Mole
Sports Mole

Bastian Schweinsteiger merapat ke Old Trafford pada musim panas 2015. Schweinsteiger merupakan pemain Jerman pertama dalam sejarah panjang Manchester United.

Musim pertama Schweinsteiger tak berjalan baik. Ia sempat menjadi pemain kunci dalam 15 pekan pertama Premier League 2015-16 sebelum mengalami cedera lutut berkepanjangan. Cedera tersebut membuat Schweinsteiger hanya mampu mengoleksi 18 penampilan di Premier League.

Nasib Schweinsteiger di musim 2016-17 malah semakin buruk. Ia tak masuk rencana Jose Mourinho dan hanya mampu mengoleksi tiga penampilan di semua kompetisi. Pada Maret 2017, The Red Devils akhirnya memutus kontrak Schweinsteiger dan melepasnya ke Chicago Fire.

  • Shinji Kagawa
Bundesliga Manchester United Bleacher Report 2
Bleacher Report

Kegemilangan Park Ji-sung menjadi salah satu faktor di balik keputusan Manchester United mendatangkan Shinji Kagawa pada musim panas 2012. The Red Devils berharap Kagawa akan bisa meningkatkan citra klub di Asia.

Tak cuma itu, Kagawa juga merupakan salah satu sosok kunci di balik keberhasilan Dortmund menyabet gelar Bundesliga musim 2010-11 dan 2011-12. Akan tetapi ,Kagawa malah kehilangan sentuhan magisnya di Old Trafford.

Petualangan Kagawa di Old Trafford hanya bertahan seumur jagung. Pada musim panas 2019, Kagawa dipulangkan ke Dortmund dengan harga delapan juta Euro.

  • Owen Hargreaves
Bundesliga - Manchester United - Sky Sports
Sky Sports

Owen Hargreaves merupakan alumni pertama yang merapat ke Mancheter United di abad ke-21. Hargreaves didatangkan The Red Devils dari Bayern Munich musim panas 2017 dengan banderol 25 juta Euro.

Musim pertama Hargreaves di Old Trafford berjalan baik. Ia sukses mengumpulkan 34 penampilan di semua kompetisi dan berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions.

Akan tetapi, perjalanan Hargreaves setelah musim 2007-08 tak berjalan lancar. Ia kerap mengalami cedera dan hanya mampu mengoleksi lima penampilan selama tiga tahun. Setelah kontraknya habis bersama The Red Devils, Hargreaves memtuuskan untuk pindah ke Manchester City.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jadon Sancho dan Jejak Eks Dortmund di Manchester United

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jadon Sancho telah resmi menjadi milik Manchester United. Ia didatangkan dari Borussia Dortmund dengan banderol 85 juta pounds.

Jadon Sancho dikontrak hingga 2026 mendatang. Tapi semua detail baru akan ditandatangani usai perhelatan Euro 2020.

Bintang timnas Inggris rupanya bukan satu-satunya pemain yang digaet Manchester United dari Borussia Dortmund. Sebelumnya ada Shinji Kagawa dan Henrikh Mkhitaryan.

Shinji Kagawa - Borussia Dortmund - Liga Inggris - Football5star
bleacherreport.com

Jika melihat rekam jejak eks Die Borussen di United, catatannya tidak terlalu impresif. Shinji Kagawa yang datang 2012 lalu memang berhasil mempersembahkan gelar.

Gelandang Jepang itu mampu memenangi Premier League dan Community Shield untuk Manchester United. Namun, performanya secara keseluruhan tidak terlalu istimewa.

Dua musim di Old Trafford Kagawa hanya tampil 57 kali dengan torehan enam gol dan 10 assist. Sempat jadi andalan pada era Sir Alex Ferguson, performanya terus merosot kala tim diambil alih David Moyes. Gagal berkembang, gelandang Jepang memilih kembali ke Borussia Dortmund musim panas 2014.

Setelah itu Henrikh Mkhitaryan tiba di Old Trafford pada 2016. Datang dengan banderol 42 juta euro performanya sedikit lebih baik.

henrikh mkhitaryan, manchester united

Dia mempersembahkan tiga gelar. Yakni Liga Europa, Carabao Cup, dan Community Shield. Berada di Old Trafford selama dua musim seperti Shinji Kagawa, Mkhitaryan mampu mengoleksi 63 laga.

Peran bintang Armenia juga lebih dominan dengan mencetak 13 gol dan 11 assist. Dan ketika Kagawa gagal bangkit setelah hengkang dari United, Mkhitaryan berhasil membuktikan diri bersama AS Roma.

Melihat jejak para eks Borussia Dortmund di Manchester United, menarik melihat apa yang akan terjadi dengan Jadon Sancho. Apakah dia akan sama seperti dua pendahulunya itu atau justru tampil lebih baik.

Yang patut ditunggu juga adalah apakah Sancho mampu meneruskan tradisi juara Setan Merah bersama pemain yang digaet dari Die Borussen? Atau justru sang wonderkid lah yang memutus tradisi tersebut mengingat klub barunya sudah empat tahun puasa gelar.

Di sisi lain, Jadon Sancho punya keuntungan yang tidak dimiliki Kagawa dan Mkhitaryan. Dia asli Inggris dan sangat memahami karakter permainan Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Henrikh Mkhitaryan Sebut Jose Mourinho Sulit Dibuat Gembira

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Henrikh Mkhitaryan akan kembali reuni dengan mantan pelatihnya di Manchester United, Jose Mourinho. Kedatangan Mourinho sebagai pengganti Paulo Fonseca di AS Roma munculkan rumor Mkhitaryan bakal hengkang dari Olimpico.

Kontrak pemain asal Armenia ini sendiri akan berakhir pada bulan depan. Namun menurut Fabrizio Romano, Mkhitaryan akan memperpanjang masa kontraknya di AS Roma selama dua tahun lagi.

Henrikh Mkhitaryan sudah melupakan perselisihan dengan Jose Mourinho semasa di Manchester United.

Pada Maret lalu, Mkhitaryan sendiri sempat mengatakan bahwa mantan pelatihnya itu di Manchester United merupakan orangh yang sulit untuk dibuat gembira.

“Ya saya bisa mengatakan bahwa Mourinho sulit untuk dibuat gembira,” kata Mkhitaryan seperti dikutip Football5star.com dari Forza Roma, Selasa (1/6/2021).

Hubungan Mkhitaryan dengan Mourinho saat di Old Trafford memang tak berlangsung dengan baik. Mkhitaryan sempat mengatakan bahwa suatu waktu, Mourinho mendatanginya dan marah karena pemberitaan di media.

“Suatu kali Mourinho melihat saya saat sarapan dan berkata kepada saya, ‘karena Anda, pers mengkritik saya’. Saya menjawab, ‘benarkah? Saya tidak melakukannya dengan sengaja’,” ungkap Mkhitaryan.

Setelah insiden itu diakui oleh Mkhitaryan bahwa dirinya memang harus bersiap untuk tinggalkan Manchester United. Mkhitaryan akhirnya meninggalkan United dan bergabung ke Arsenal, bertukar dengan Alexis Sanchez.

“Saya tahu Wenger dan Arsenal tertarik pada saya pada saat konflik dengan Mourinho,”

“Wenger menginginkan saya bersama The Gunners. Pergi ke mereka memenuhi impian saya saya sebagai seorang anak-anak”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Henrikh Mkhitaryan Siap Kolaborasi dengan Jose Mourinho di AS Roma

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – Kepastian Jose Mourinho menangani AS Roma musim depan memunculkan satu pertanyaan. Bagaimana perasaan Henrikh Mkhitaryan dan Chris Smalling yang sempat berselisih dengan sang pelatih saat di Manchester United?

Sebuah jawaban diungkapkan Mkhitaryan setelah Roma menang 2-0 atas Lazio, Minggu (16/5/2021) dini hari WIB. Pemain asal Armenia itu mengaku sudah melupakan friksi yang sempat terjadi di Manchester United dan siap berkolaborasi lagi dengan Mourinho.

“Apa yang telah terjadi di Manchester, itu adalah di Manchester. Sekarang, kami ada di Roma dan jika kami bekerja sama lagi, kami akan memulai dari nol untuk melakukan yang terbaik bagi tim dan klub,” urai Henrikh Mkhitaryan seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sport Italia.

Henrikh Mkhitaryan sudah melupakan perselisihan dengan Jose Mourinho semasa di Manchester United.
thesun.co.uk

Mkhitaryan menambahkan, “Aku akan melakukan segalanya untuk membantu tim dan hal yang sama juga akan dilakukannya. Kami akan memiliki ambisi yang sama untuk meraih sesuatu.”

Secara khusus, Mkhitaryan berharap kedatangan Mourinho dapat mengakhiri puasa gelar yang dialami Roma dalalam 13 musim. Kali terakhir mereka meraih trofi Coppa Italia dan Supercoppa Italia pada musim 2007-08.

“Ketika sama-sama di Manchester, kami merebut tiga trofi. Mari kita lihat apakah kedatangannya ke sini akan menolong kota ini memenangi sesuatu. Itu tentu akan sangat bagus,” ucap Mkhitaryan kepada DAZN.

Mkhitaryan Belum Tentukan Masa Depan

Bertahan di AS Roma tetap jadi salah satu opsi bagi Henrikh Mkhitaryan musim depan.
romagiallorossa.it

Meskipun siap berkolaborasi dengan Jose Mourinho, bukan berarti Henrikh Mkhitaryan pasti bertahan di AS Roma pada musim depan. Pemain yang pernah membela Borussia Dortmund itu mengaku belum menentukan langkah ke depan setelah kontraknya habis pada 30 Juni nanti.

Satu hal yang pasti, bertahan di Roma tetap jadi salah satu opsi bagi Mkhitaryan. Kedatangan Jose Mourinho bukan masalah besar baginya. “Aku mencintai kota dan klub ini. Namun, masih ada waktu untuk menentukan apakah aku akan bertahan atau tidak,” kata dia.

Untuk saat ini, fokus Mkhitaryan hanyalah mengakhiri musim bersama Roma. “Masih ada satu pertandingan. Setelah itu, kita lihat apa yang terjadi. Aku mencintai kota ini dan para fan, tapi aku sudah berumur 32 tahun da tak mudah menantukan pilihan,” ucap kapten timnas Armenia tersebut.

Henrikh Mkhitaryan menegaskan, putusan soal masa depannya nanti akan sangat menekankan pada satu hal. Itu adalah kebaikan bagi dirinya. Jika menilai bertahan di AS Roma akan mendatangkan kebaikan, dia akan memilih opsi tersebut dan melupakan opsi-opsi lain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Mkhitaryan: Scudetto Belakangan, yang Penting Main Bagus Tiap Laga

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Henrikh Mkhitaryan kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini satu golnya membantu AS Roma menang 3-1 atas Torino di Olimpico, Kamis (18/12/2020) dinihari WIB.

Tambahan tiga poin membuat AS Roma kini mengumpulkan 24 poin, sama seperti Juventus di peringkat ketiga. Torehan ini membuat mereka digadang-gadang akan menjadi penantang scudetto musim ini.

Akan tetapi Henrikh Mkhitaryan menolak anggapan tersebut. Menurutnya musim masih panjang dan terlalu dini berbicara scudetto. Yang terpenting baginya Il Lupi bermain bagus di setiap pertandingan.

henrikh mkhitaryan-as roma-ASRomaEN
@ASRomaEN

“Kami hanya ingin menjadi lebih baik lagi di setiap pertandingan. kami tahu ini akan jadi laga yang sulit tapi kami mempersiapkannya dengan baik dan pantas memenangkan pertandingan,” kata gelandang Armenia kepada Sky Sport Italia, Jumat (18/12/2020).

“Kami masih punya banyak pertandingan untuk dimainkan jadi masih terlalu dini mengatakan apakah kami bisa menjadi pesaing scudetto. Ini adalah musim yang aneh dan semua tim sangat dekat satu sama lain di klasemen,” ia menambahkan.

Mantan penggawa Arsenal juga tidak ingin berlama-lama larut dalam kemenangan ini. Ia ingin langsung fokus pada laga melawan Atalanta akhir pekan nanti.

“Sekarang kami memiliki beberapa hari untuk menganalisis Atalanta dan mempersiapkan sesuatu untuk mereka. ini tidak akan mudah karena mereka adalah tim kuat,” tutup Henrikh Mkhitaryan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Paulo Fonseca Tak Kaget Lihat Henrikh Mkhitaryan Main Bagus Musim Ini

gamespool
Paulo Fonseca Tak Kaget Lihat Henrikh Mkhitaryan Main Bagus Musim Ini 45

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, mengatakan bahwa dirinya tak terkejut melihat performa impresif Henrikh Mkhitaryan musim ini. Mkhitaryan berhasil mencetak dua gol pada laga melawan Parma, (22/11/20). Musim ini dia sudah mencetak 5 gol dan 4 assist di Serie A.

Roma berhasil menang meyakinkan dengan skor 3-0 melawan Parma. Borja Mayoral membuka keunggulan lebih dahulu sebelum Mkhitaryan mencetak dua gol setelah itu.

“Kami menampilkan performa yang sangat baik, terutama di babak pertama, karena kami mencetak tiga gol dan bisa mendapatkan lebih banyak lagi,” ucap Fonseca seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Fonseca melanjutkan, “Saya pikir tim bermain bagus. Di babak kedua kami mengendalikan situasi dan masih menciptakan lebih banyak peluang untuk mencetak gol. Saya selalu mengatakan bahwa Mkhitaryan adalah seorang profesional hebat yang dapat melakukannya dengan baik dalam berbagai peran berbeda, jadi saya tidak terkejut dengan apa yang dia lakukan.”

Edin Dzeko masih tak bisa bermain karena positif Covid-19. Namun Giallorossi mampu menang tiga laga beruntun dan saat ini berada pada posisi 4 besar.

“Tim merasa percaya diri. Ini benar bahwa Edin Dzeko sangat penting bagi kami, tetapi penting juga untuk melihat bahwa tim mempertahankan identitasnya meskipun berganti banyak pemain,” kata Paulo Fonseca.

Henrikh Mkhitaryan cs akan kembali bermain di Liga Europa melawan CFR Cluj, Jumat (27/11/20).

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AS Roma vs Parma: Henrikh Mkhitaryan Tak Bisa Berhenti Cetak Gol

gamespool
AS Roma vs Parma: Henrikh Mkhitaryan Tak Bisa Berhenti Cetak Gol 49

Football5star.com, Indonesia – Henrikh Mkhitaryan kembali menjadi pahlawan AS Roma setelah tampil gemilang pada partai kandang melawan Parma, Minggu (22/11) malam WIB. Partai Liga Italia antara AS Roma vs Parma berakhir dengan skor 3-0 berkat brace Mkhitaryan.

Tampil di markas sendiri, AS Roma langsung mengambil inisiatif serangan. Di 15 menit pertama, Giallorossi sempat mendapat beberapa peluang melalui Jordan Veretout dan Henrikh Mkhitaryan yang gagal membuahkan hasil.

Pada menit ke-28, usaha keras AS Roma akhirnya membuahkan hasil setelah Borja Mayoral berhasil memaksimalkan umpan Leonardo Spinazzola. Lima menit berselang, Mkhitaryan berhasil menggandakan keunggulan Giallorossi.

Unggul dua gol tak membuat AS Roma puas. Pasalnya, mereka berhasil memperlebar keunggulannya melalui Mkhitaryan pada menit ke-40. Skor 3-0 tak berubah hingga wasit mengakhiri babak pertama.

AS Roma vs Parma - Henrikh Mkhitaryan - Liga Italia - @asromaen 2
twitter.com/asromaen

Selepas turun minum, Parma berusaha bangkit dan mulai menekan barisan belakang AS Roma. Akan tetapi, penampilan disiplon Bryan Cristante dan Gianluca Mancini membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berarti.

Memasuki pertengahan babak kedua, AS Roma kembali mengontrol tempo pertandingan. Pada menit ke-59, Veretout mendapat peluang untuk mencetak gol keempat AS Roma. Tapi, upayanya masih melenceng dari gawang Luigi Sepe.

Di sisa waktu pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan. Namun, tak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 3-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini membuat AS Roma berhak menduduki peringkat tiga klasemen Liga Italia dengan perolehan 17 poin. Sementara itu, Parma semakin terpuruk di posisi 16 dengan torehan enam poin.

SUSUNAN PEMAIN AS ROMA VS PARMA:

AS Roma: 83-Antonio Mirante; 3-Roger Ibanez (5-Juan Jesus 53′), 4-Bryan Cristante, 23-Gianluca Mancini; 2-Rick Karsdorp, 14-Gonzalo Villar (42-Amadou Diawara 80′), 17-Jordan Veretout, 37-Leonardo Spinazzola (33-Bruno Peres 79′); 11-Pedro (7-Lorenzo Pellegrini 80′), 77-Henrikh Mkhitaryan; 21-Borja Mayoral (31-Carles Perez 65′)

Pelatih: Paulo Fonseca

Parma: 1-Luigi Sepe; 8-Alberto Grassi (42-Maxime Busi 82′), 24-Yordan Osorio (32-Juan Brunetta 63′), 22-Bruno Alves, 7-Riccardo Gagliolo, 3-Giuseppe Pezzella (2-Simone Iacoponi 85′); 33-Juraj Kucka (14-Jasmin Kurtic 62′), 18-Wylan Cyprien, 19-Simon Sohm; 45-Roberto Inglese, 27-Gervinho (10-Yann Karamoh 62′)

Pelatih: Fabio Liverani

Kartu Kuning: –

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Genoa vs AS Roma: Hat-Trick Henrikh Mkhitaryan Berbuah Tiga Poin

gamespool
Genoa vs AS Roma: Hat-Trick Henrikh Mkhitaryan Berbuah Tiga Poin 53

Football5star.com, Indonesia – Henrikh Mkhitaryan menjadi aktor utama kemenangan AS Roma di markas Genoa pada Minggu (8/11) malam WIB. Partai Liga Italia antara Genoa vs AS Roma berakhir dengan skor 1-3 berkat hat-trick Mkhitaryan.

Tampil sebagai tim unggulan, AS Roma langsung menebar ancaman ke barisan belakang Genoa. Baru lima menit laga berjalan, Mkhitaryan nyaris membawa Giallorossi unggul. Tapi, sepakannya masih melenceng dari gawang Mattia Perin.

Pada menit ke-20, Mkhitaryan kembali mendapat peluang emas untuk mencetak gol pertamanya. Akan tetapi, kali ini usahanya berhasil digagalkan Mattia Perin.

Di penghujung babak pertama, Mkhitaryan akhirnya berhasil menjebol gawang Perin setelah menanduk umpan sepak pojok kiriman Jordan Veretout. Skor 0-1 tak berubah hingga wasit menyudahi babak pertama.

Genoa vs AS Roma - Henrikh Mkhitaryan - Liga Italia - @asromaen
twitter.com/asromaen

Lima menit selepas turun minum, Marko Pjaca berhasil menjebol gawang Pau Lopez dan membawa Genoa menyamakan kedudukan. Selepas gol Pjaca, AS Roma kembali mengurung barisan belakang Genoa.

Pada menit ke-66, AS Roma berhasil kembali unggul melalui Mkhitaryan. Kali ini, Mkhitaryan berhasil menjebol gawang Perin setelah menyambar umpan silang Bruno Peres.

Lima menit jelang laga usai, Mkhitaryan berhasil mencetak gol ketiganya dan membawa AS Roma unggul dua gol. Skor 1-3 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini membuat AS Roma berhasil naik ke peringkat tiga klasemen Liga Italia dan memiliki koleksi 14 poin. Hanya terpaut dua angka dari AC Milan yang masih menguasai puncak klasemen.

SUSUNAN PEMAIN GENOA VS AS ROMA:

Genoa: 1-Mattia Perin; 14-Davide Biraschi, 13-Mattia Bani, 55-Andrea Masiello (18-Paolo Ghiglione 70′), 4-Domenico Criscito; 8-Lukas Lerager (23-Mattia Destro 81′), 21-Ivan Radovanovic (88-Luca Pellegrini 70′), 65-Nicolo Rovella; 16-Miha Zajc (47-Milan Badelj 81′), 37-Marko Pjaca (19-Goran Pandev 61′); 9-Gianluca Scamacca

Pelatih: Rolando Maran

AS Roma: 13-Pau Lopez; 3-Roger Ibanez, 6-Chris Smalling, 23-Gianluca Mancini; 37-Leonardo Spinazzola (33-Bruno Peres 14′), 17-Jordan Veretout, 7-Lorenzo Pellegrini (14-Gonzalo Villar 87′), 2-Rick Karsdorp; 77-Henrikh Mkhitaryan, 11-Pedro; 21-Borja Mayoral (4-Bryan Cristante 61′)

Pelatih: Paulo Fonseca

Kartu Kuning: Zajc 5′

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Surati Pemimpin Dunia, Mkhitaryan Tuntut Azerbaijan Hentikan Perang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kapten timnas Armenia, Henrikh Mkhitaryan pilu melihat perang negaranya dengan Azerbaijan. Untuk itu, ia pun menyurati para pemimpin dunia yang tergabung dalam organisasi OSCE Minsk Grup.

Ia menulis surat terbuka yang ditujukan pada pemimpin negara OSCE Minsk Grup yang terdiri dari Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis. Ia meminta mereka bisa menggunakan kekuatannya untuk menghentikan agresi militer Azerbaijan di Nagorno Karabakh.

“Saya seorang atlet profesional yang bangga mewakili negara saya, Armenia, dan hari ini saya menulis surat kepada Anda dengan berat hati. Dunia sedang menyaksikan perang yang belum pernah terjadi sebelumnya di Nagorno Karabakh,” tulis Mkhitaryan seperti dilansir Football Italia, Kamis (8/10/2020).

azerbaijan armenia DNA India
DNA India

“Izinkan saya menyuarakan isi hati saya bahwa tanah air saya dalam bahaya. Saat perang memasuki minggu kedua, penduduk asli Armenia dan Artsakh, membela diri dari para penyerang untuk mempertahankan hak kami sebagai bangsa, untuk hidup di tanah kami dan melestarikan nilai-nilai kristen kami,” ia menambahkan.

Gelandang AS Roma menuding tentara Azerbaijan menjadikan warga sipil sebagai korban. “Dengan intensifikasi militer selama beberapa hari, sungguh memilukan melihat militer Azerbaijan secara langsung menargetkan anak-anak,rumah sakit, dan infrastruktur sipil lainnya,” pungkasnya.

“Rudal berulang kali menyerang penduduk sipil yang hidup damai hingga mengakibatkan banyak nyawa tidak berdosa melayang. Ini adalah kejahatan perang. Saya ingin menyampaikan bahwa situasi ini membuat Artsakh berada di ambang bencana kemanusiaan,” tulisnya lagi.

“Sebagai sekutu Republik Armenia, dalam kapasitas Anda sebagai ketua PSC Minsk Grup, campur tangan Anda untuk menyerukan Azerbaijan agar menghentikan perang ini. Dari lubuk hati paling dalam saya ingin Anda menggunakan kekuatan Anda untuk menghentikan tragedi ini,” tutup Mkhitaryan.

Henrikh Mkhitaryan Kutuk Aksi Militer Azerbaijan

gamespool
Henrikh Mkhitaryan Kutuk Aksi Militer Azerbaijan 59

Football5star.com, Indonesia – Penggawa AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, memberikan kecaman kepada Azerbaijan. Militer Azerbaijan melakukan serangan militer ke wilayah Nagorno Karabakh pada Minggu (27/9).

Nagorno Karabakh merupakan wilayah di Azerbaijan yang dihuni oleh etnis Armenia. Nagorno Karabakh sudah berusaha memisahkan diri dari Azerbaijan semenjak beberapa tahun lalu.

Serangan ini dikabarkan sudah menewaskan sejumlah masyarakat sipil. Aksi ini juga mendapat kecaman dari presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov.

“Hari ini, saya bangun dan mengetahui serangan militer Azerbaijan ke wilayah Nagorno Karabakh. Serangan tersebut menargetkan warga sipil yang bermukim di kota Stepanakert dan sekitarnya,” tulis Henrikh Mkhitaryan di laman Instagram pribadinya.

“Saya meminta komunitas internasional untuk segera bergerak dan membantu kami mempertahankan aksi militer yang mengganggu keamanan dan kenyamanan kami,” sambung Mkhitaryan.

Menurut Mkhitaryan, aksi militer Azerbaijan sudah menyalahi hak asasi masyarakat etnis Armenia di Nagoorno Karabakh. Menurut Mkhitaryan, seluruh masyarakat etnis Armenia yang tinggal di Azerbaijan berhak hidup dalam damai tanpa diganggu aksi militer Azerbaijan.

“Kami semua memiliki hak untuk hidup dalam damai tanpa adanya ancaman dari pihak eksternal. Anak-anak kami harus tumbuh besar dengan damai di rumah dan bukan di kamp pengungsian.”

“Saya akan selalu membela harga diri bangsa saya di manapun mereka berada,” tutup Mkhitaryan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

AS Roma Resmi Permanenkan Status Henrikh Mkhitaryan

gamespool
AS Roma Resmi Permanenkan Status Henrikh Mkhitaryan 62

Football5star.com, Indonesia – AS Roma resmi mempermanenkan status gelandang asal Armenia, Henrikh Mkhitaryan dari Arsenal.

Dikutip Football5star.com dari halaman resmi tim Meriam London, Mkhitaryan mengakhiri kontraknya bersama Arsenal dan bergabung ke AS Roma.

“Micki meninggalkan kami setelah dipinjamkan selama satu musim di Italia. Kami telah setuju untuk mengakhiri kontraknya dan setuju untuk dia bergabung ke Roma secara permanen,” tulis pernyataan resmi Arsenal, Selasa (1/9/2020).

Mantan pemain Manchester United itu sendiri mengaku sangat senang bisa dipermanenkan oleh AS Roma. Lewat akun Twitter pribaidnya, Micki juga mengucapkan terima kasih kepada Arsenal dan secara khusus kepada mantan pelatihnya, Arsene Wenger.

“Dengan senang hati saya umumkan bahwa saya telah bergabung secara permanen dengan Giallorossi. Saya ingin ucapkan terima kasih kepada Arsenal dan para pendukung yang telah memberikan support kepada saya dan terima khusus kepada Arsene Wenger karena telah membawa saya dan atas kepercayaan yang diberikan,” tulis Micki.

Pemain 31 tahun ini memang sudah beberapa kali menegaskan bahwa dirinya bahagia bisa berkarier di Serie A.

“Saya dalam kondisi yang tajam sekarang ini, dan saya berharap bisa tetap menjaga seperti ini.”

“Kami sudah mencapai kesepakatan dengan Roma buat saya bermain di klub untuk satu tahun lagi, hingga musim panas 2021, yang saya sangat sukai. Saya merasa di rumah sejak hari pertama–dalam sepakbola saya, di dalam dan luar lapangan.” ucap Micki.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Henrikh Mkhitaryan Ungkap Faktor di Balik Keterpurukan AS Roma

dinasti
Henrikh Mkhitaryan Ungkap Faktor di Balik Keterpurukan AS Roma 66

Football5star.com, Indonesia – Gelandang AS Roma, Henrikh Mkhitaryan menyalahkan buruknya mental rekan-rekannya di balik tiga kekalahan beruntun Giallorossi. Menurut Mkhitaryan, Edin Dzeko cs harus segera memperbaiki mentalnya apabila ingin kembali meraih kemenangan.

Semenjak Liga Italia kembali digulirkan, AS Roma memang hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat pertandingan. Tren buruk ini membuat posisi Giallorossi di tabel klasemen Liga Italia kian terancam oleh Napoli dan AC Milan.

“Kami memiliki tim yang dihuni pemain-pemain hebat dan harus segera memulihkan diri apabila ingin memenangkan partai selanjutnya. Kami harus bisa saling membantu satu sama lain,” ujar Henrikh Mkhitaryan seperti dikutip dari laman Football Italia.

Henrikh Mkhitaryan - AS Roma - @asromaen
twitter.com/asromaen

Lebih lanjut, Mkhitaryan meminta para penggawa AS Roma untuk segera memperbaiki mentalnya. Menurut pemain 31 tahun itu, Giallorossi akan bisa kembali ke jalur kemenangan apabila memiliki mentalitas yang tepat.

“Di momen sulit seperti ini, kami memang harus membantu satu sama lain. Kami akan bisa memenangkan pertandingan selanjutnya apabila memiliki mentalitas yang tepat,” kata Mkhitaryan.

“Jika kami memiliki mental yang baik, maka kondisi fisik kami juga akan semakin membaik. Tanpa mentalitas yang tepat, kami takkan bisa melakukan apapun di atas lapangan,” tandas Mkhitaryan.

Di pertandingan selanjutnya, AS Roma akan melawat menjamu Parma di Stadio Olimpico. Mereka harus meraih poin penuh karena saat ini hanya memiliki keunggulan tipis dari Napoli dan AC Milan di tabel klasemen Liga Italia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Henrikh Mkhitaryan: Youri Djorkaeff Mendorong Saya untuk Jadi Pesepak Bola

dinasti
Henrikh Mkhitaryan: Youri Djorkaeff Mendorong Saya untuk Jadi Pesepak Bola 70

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, mengatakan bahwa alasan dia menjadi pesepak bola karena dia menonton Youri Djorkaeff di Piala Dunia 1998. Alasan kenapa dia menyukai Djorkaeff karena dia orang Armenia.

Djorkaeff lahir dari ibu yang merupakan orang Armenia, negara asal Mkhitaryan. Apalagi saat itu dia bisa membawa Prancis menjadi juara dunia.

“Dia adalah salah satu idola saya di timnas Prancis saat mereka bermain di Piala Dunia 1998. Dan saya mendukung dia karena dia adalah orang Armenia dan bermain di salah satu klub terbaik, Inter,” ucap Mkhitaryan seperti dikutip Football5Star.com dari akun Youtube Serie A.

Youri Djorkaeff Sky Sports
Sky Sports

Pemain timnas Armenia itu melanjutkan, “saya mencoba meniru cara dia berlari, cara dia menendang bola, cara dia bergerak, dan saya berterima kasih padanya karena dia yang mendorong saya untuk menjadi pemain sepak bola.”

AS Roma akan menjalani pertandingan pertama mereka setelah jeda dengan melawan Sampdoria, Kamis (25/6/20). Mkhitaryan mengatakan bahwa timnya harus memenangkan pertandingan untuk bisa menempel ketat Atalanta yang berada di 4 besar.

“Kami membuang point penting saat melawan tim kecil. Tapi semuanya bisa bermain sepak bola dan itu bukan berarti Anda bisa menang melawan tim kecil. Kami punya banyak pemain baru, yang mana ini tidak mudah karena membangun tim butuh waktu,” kata Henrikh Mkhitaryan.

Pemain pinjaman dari Arsenal itu melanjutkan, “ini tak akan menjadi laga yang mudah untuk kami dan mereka. Semuanya ada ditangan kami dan kami harus mencoba membuat momen untuk memenangkan pertandingan.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bikin Perbedaan, Smalling dan Mkhitaryan Harus Bertahan di Roma

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Winger AS Roma, Justin Kluivert, berharap kedua rekannya, Chris Smalling dan Henrikh Mkhitaryan, bertahan di Olimpico musim depan.

Smalling datang dari Manchester United dengan status pemain pinjaman satu musim pada awal 2019/20. Begitu juga dengan Mkhitaryan yang datang dari Arsenal.

Smalling yang terdepak dari tim inti United menjelma jadi benteng kokoh Roma. Pemain asal Inggris itu sudah 28 kali tampil membela Roma di lintas ajang musim ini. Penampilan apiknya membawa ‘Serigala Roma’ bisa bersaing untuk posisi empat besar Serie A.

Mkhitaryan juga serupa. Ia menjadi bagian penting untuk lini serang Roma dengan mencetak enam gol dan empat assist. Tapi, keduanya harus siap-siap angkat kaki dari Stadion Olimpico kalau tak ada perpanjangan masa pinjaman.

Chril Smalling Rela Turunkan Gajinya Supaya Tetap di AS Roma
Daily-Mail

“Mereka sangat cocok dengan tim. Lihat bagaimana Smalling segera membuat perbedaan. Itu tidak bisa dipercaya. Itu benar-benar nilai tambah bagi tim,” kata Kluivert kepada Voetbalzone.

“Smalling adalah kekuatan defensif, seorang pejuang. Mkhitaryan juga telah membuktikan kemampuannya. Dia mencetak gol, memberikan assist, penting bagi tim. Dia menyampaikan pengalamannya kepada tim dan tentu saja kepada saya. Saya memandangnya sebagai pemain yang telah melalui banyak hal.”

“Dia memiliki karier yang bagus dan bermain untuk banyak klub. Saya tentu bisa belajar dari itu. Kami berbicara banyak karena dia bermain di posisi yang sama. Dia memiliki banyak pengalaman, jadi tentu saja dia sesekali memberikan tips atau menekankan apa yang saya lakukan dengan baik. Saya mendengarkannya karena dia sudah mengalaminya.”

“Saya tentu berharap mereka ingin bertahan dan mereka mendapat kesempatan untuk berthan. Mereka adalah nilai tambah bagi tim. Mereka adalah pemain top,” ia menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Henrikh Mkhitaryan Masih Ingin Bermain di AS Roma

dinasti
Henrikh Mkhitaryan Masih Ingin Bermain di AS Roma 77

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, menyebut dirinya masih betah berada di Roma dan masih ingin bermain di sana. Mkhitaryan sendiri masih berstatus pemain Arsenal dan masa peminjamannya akan habis musim ini.

Gialorossi tidak mempunyai opsi pembelian terhadap Mkhitaryan, tapi pemain asal Armenia itu berharap Roma mempermanenkannya.

“Saya tidak tahu berapa lama lagi saya di sini. Saya suka kota Roma dan AS Roma, saya berharap saya tinggal di sini lebih lama, tapi itu tidak tergantung saya. Saya melakukan yang terbaik. Saya latihan, saya belajar bahasa Italia, jadi kita lihat apa yang terjadi,” ucap Mkhitaryan seperti dilansir Football5Star.com dari Futbol with Grant Wahl.

Henrikkh Mkhitaryan - AS Roma - Arsenal - Mino Raiola - Daily Mirror
Daily Mirror

Mkhitaryan mengungkapkan bahwa dirinya lebih cocok dengan filosofi dan gaya main Gialorossi.

“Klub dan filosofi manajer cocok dengan saya. Saya sangat senang bermain gaya main sepak bola seperti itu karena itu membuat saya senang, itu membuat saya enjoy bermain sepak bola. Tentu saja, saya suka bermain di Roma musim depan dan bukan hanya musim depan, untuk beberapa tahun ke depan,” kata Mkhitaryan.

Mantan pemain Manchester United itu melanjutkan, “saya masih punya kontrak dengan Arsenal, jadi itu tidak tergantung saya. Itu tergantung Arsenal dan Roma jika mereka setuju soal biaya transfer. Pikiran saya adalah untuk bermain, untuk berlatih keras dan untuk melihat ke depan. Jika saya tidak akan tinggal di Roma dan harus kembali ke Arsenal, saya tidak akan mengeluh.”

Henrikh Mkhitaryan musim ini mencetak 6 gol dan 3 assist dari 13 laga di Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Arsenal Minta Kluivert jika AS Roma Mau Permanenkan Mkhitaryan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Arsenal takkan membiarkan AS Roma mempermanenkan status Henrikh Mkhitaryan begitu saja. Mereka pun meminta nama Justin Kluivert sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Saat ini keberadaan Henrikh Mkhitaryan di AS Roma masih berstatus pemain pinjaman. Performa menawannya sejauh ini di klub ibu kota Italia membuat pihak klub ingin mempermanenkan statusnya. Wacana ini juga sudah mendapat lampu hijau dari pelatih Paulo Fonseca.

Arsenal sejatinya tidak keberatan untuk melepas sang gelandang. Apalagi skema permainan Mikel Arteta dianggap tidak cocok dengan karakter kapten timnas Armenia itu.

Justin Kluivert tetap kecewa meskipun AS Roma meraih kemenangan atas Sassuolo.
tuttomercatoweb

Walau demikian, The Gunners sepertinya tidak puas jika hanya mendapat uang dari transfer tersebut. Maka dari itu mereka akan meminta AS Roma untuk mencantumkan nama Justin Kluivert.

Keinginan klub London Utara ini memang tak lepas dari kebutuhan tim musim depan. Mereka butuh sosok pemain yang punya kecepatan dan mampu bermain di berbagai posisi seperti Kluivert.

Selain itu, kedatangan pemain Belanda nanti bisa menjadi alternatif andai Arsenal kehilangan Pierre-Emerick Aubameyang atau Alexandre Lacazette. Kemungkinan ini juga akan dimanfaatkan Mino Raiola yang merupakan agen Mkhitaryan.

Corriere dello Sport melaporkan bahwa Mino Raiola akan melakukan segala cara agar pemainnya itu bisa bertahan di Roma. Dengan salah satu caranya adalah meminta kubu Il Lupi untuk melepas Justin Kluivert.

Jika pertukaran ini terjadi, Arsenal hanya akan mengeluarkan 10 juta pounds untuk mendapatkan anak dari legenda Belanda, Patrick Kluivert itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mengenai Masa Depan Henrikh Mkhitaryan, Begini Kata Mino Raiola

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Rumor kepindahan Henrikh Mkhitaryan dari Arsenal ke AS Roma akhirnya membuat agen sang pemain, Mino Raiola, turun tangan. Melalui laman Twitter pribadinya, Raiola menampik tudingan yang menyebut Mkhitaryan tak ingin kembali ke Arsenal.

Sebelumnya, Mkhitaryan diberitakan tak ingin kembali ke Arsenal dan ingin statusnya dipermanenkan AS Roma. Pemain asal Armenia itu pun disebut sudah mengutarakan niatnya untuk bertahan di Italia kepada para petinggi The Gunners.

“Henrikh Mkhitaryan tak mengirim pesan apapun kepada Arsenal. Terutama di momen-momen sulit seperti ini. Semua berita bohong ini sungguh tak bisa diterima,” cibir Mino Raiola.

Henrikkh Mkhitaryan - AS Roma - Arsenal - Mino Raiola - Daily Mirror
Daily Mirror

Musim ini, Mkhitaryan memang bermain dengan status pinjaman bersama AS Roma. Sejauh ini, pria 31 tahun itu berhasil menunjukkan penampilan yang optimal dengan catatan enam gol dan empat assist dari total 17 penampilan.

Catatan tersebut membuat Giallorossi berniat untuk mempermanenkan jasa Mkhitaryan ketika kontrak pinjamannya usai. Namun, AS Roma hanya mampu mengucurkan dana sebesar 10 juta Euro untuk menebus Mkhitaryan. Angka tersebut berada jauh di bawah harga yang dipatok Arsenal.

Mkhitaryan sendiri sudah bermain di Arsenal semenjak Januari 2018 lalu. Ketika itu, The Gunners sukses mengamankan Mkhitaryan setelah melepas Alexis Sanchez ke Manchester United.

Di London Utara, Mkhitaryan gagal menunjukkan penampilan terbaiknya. Ia hanya mampu mengemas sembilan gol dan 13 assist dari total 59 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Henrikh Mkhitaryan: Saya Lebih Suka Permainan AS Roma Ketimbang Arsenal

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, mengatakan dia merasa lebih bagus saat berada di AS Roma ketimbang di Arsenal. Dia merasa gaya permainan Paulo Fonseca lebih cocok untuk dirinya ketimbang Unai Emery.

Mkhitaryan sendiri masih menjadi pemain Arsenal karena dia hanya dipinjam ke AS Roma selama satu musim.

Dia merasa filosofi Unai Emery sangat berbeda dengan Paulo Fonseca. Dia merasa lebih cocok bersama Fonseca.

Henrikh Mkhitaryan Permainan AS Roma Lebih Baik Ketimbang Arsenal
Bleacher Report

“Pada saat saya di Arsenal, saya diminta banyak hal oleh pelatih, ekspektasi orang berbeda di sini. Filosofi Emery berbeda dengan Fonseca, tapi disini saya merasa lebih baik, karena kita bermain sepak bola yang lebih baik dan itu cocok dengan saya.” Ucap Fonseca seperti yang dilansir Football5Star.com dari The Times.

Mkhitaryan melanjutkan “saya lebih memilih gaya permainan Fonseca karena bermain sangat menyerang, kita selalu mencoba memegang bola dan saya suka permainan seperti ini.”

Mantan pemain Borussia Dortmund itu juga berkomentar mengenai masa depannya di AS Roma. Mengingat Roma tidak mempunyai klausul tebus pada kontrakya.

“Saya tidak bisa mengatakan sesuatu saat ini, karena liga diberhentikan, kita tidak tahu apakah kita akan bermain lagi dan apa yang akan terjadi pada musim panas nanti. Sepak bola bisa berubah dengan cepat. Satu hari kamu disini, dan sehari lainnya kamu bisa disana. Kamu tidak akan tahu apa yang akan terjadi.” Kata mantan pemain Manchester United itu.

Henrikh Mkhitaryan sudah mencatatkan 6 gol dan 3 assist dari 13 penampilannya bersama Gialorossi musim ini di Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Arteta Buka Peluang Pulangkan Mkhitaryan

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, buka peluang memulangkan Henrikh Mkhitaryan di musim panas nanti. Di mata, pria asal Armenia itu adalah pemain yang bagus.

Henrikh Mkhitaryan sedang tidak memperkuat the Gunners pada saat ini. Ia direkrut oleh AS Roma pada bursa transfer musim panas kemarin dengan status pinjaman.

Mkhitaryan sempat mencatatkan penampilan pada tiga dari empat pertandingan perdana Premier League. Namun jelang penutupan bursa transfer, the Gunners berhasil mencapai kata sepakat dengan AS Roma.

Performanya sendiri selama membela klub ibukota Italia tersebut terbilang cukp apik. Henrikh Mkhitaryan mencatatkan enam gol dan tiga assist dari 17 penampilan di semua kompetisi. Tentu, itu bisa jadi bantuan bagi The Gunners di musim depan.

Mikel Arteta - Arsenal - The Independent
arsenal.com

“Saya selalu menyukai Mkhitaryan. Dia adalah tipe pemain yang bisa masuk dalam tim mana pun ketika dia dalam kondisi terbaiknya, dia perlu melakukannya secara konsisten dan itulah yang perlu kita nilai. Itu adalah kemungkinan yang kami miliki dan akan pertimbangkan,” kata Arteta di Soccerway.

“Kami memantau semua pemain yang kami miliki dengan status pinjaman. Itu tanggung jawab kami. Miki melakukannya dengan sangat baik di beberapa laga terakhir. Kami tahu pemainnya, kami tahu masa lalunya, dan kami harus memiliki semua informasi untuk membuat keputusan yang tepat,” Arteta menambahkan.

Arsenal sendiri kini berada di posisi 10 klasemen Liga Inggris. Meriam London tertinggal tujuh angka dari Chelsea di posisi empat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mkhitaryan Merasa Tak Cocok dengan Metode Emery

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Gelandang AS Roma, Henrikh Mkhitaryan, mengungkap alasan dirinya meninggalkan Arsenal. Ia merasa tak cocok dengan taktik Manajer Unai Emery.

“Emery lebih memperhatikan taktik, jadi peran saya berubah. Saya mulai sebagai winger, tetapi harus membangun permainan bersama gelandang bertahan. Itu sebabnya saya tidak bisa berkontribusi pada gol atau assist di Arsenal. Saya suka bermain lebih bebas dan bergerak ke mana pun ada ruang, tetapi Anda harus melakukan pekerjaan yang diminta pelatih,” kata Mkhitaryan di Soccerway.

Unai Emery Hormati Keputusan Mkhitaryan Absen di Laga Chelsea vs Arsenal
Getty Images

Mkhitaryan gabung Roma di bursa transfer musim panas lalu. Giallorossi meminjamnya dari Arsenal selama satu musim.

Keputusan Arsenal melepas Mkhitaryan ke Roma cukup mengejutkan. Terlebih sejak didatangkan dari Manchester United, Mkhitaryan bisa dikatakan memiliki peran yang cukup vital dalam permainan The Gunners terutama kala masih dibesut Arsene Wenger.

Situasi tersebut lantas memunculkan sejumlah rumor mengenai alasan di balik keputusan Arsenal melepas Mkhitaryan ke Roma. Salah satu rumor yang mencuat adanya keretakan hubungan Mkhitaryan dengan Emery.

Pada akhir musim lalu, Mkhitaryan juga lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan daripada bermain.

“Saya tidak bisa menerima bahwa saya harus duduk di bangku untuk beberapa pertandingan. Saya tahu kualitas saya dan apa yang bisa saya lakukan. Saya berusia 30 tahun sekarang dan saya suka bermain sepak bola, tidak hanya duduk di bangku cadangan dan membuang waktu saya.”

“Emery dan Direktur Raul Sanllehi meyakinkan saya bahwa saya penting bagi Arsenal, tetapi saya bergabung dengan Roma karena mereka lebih percaya kepada saya,” ucap dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kampanye Pencarian Anak Hilang AS Roma Membuahkan Hasil

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Selama bursa transfer musim panas ini, AS Roma membuat gebrakan baru di media sosial. Mereka mengampanyekan anak hilang di Twitter.

Setiap pemain baru yang datang, Twitter klub ibu kota Italia selalu mencantumkan info anak hilang. Foto setiap anak itu pun disandingkan dengan foto pemain baru yang didatangkan.

Dan siapa sangka jika kampanye pencarian itu akhirnya membuahkan hasil. Anak yang berhasil ditemukan itu adalah Adjai Ochieng asal Kenya.

Adjai Ochieng yang berusia 13 tahun adalah anak yang dipublikasikan kehilangannya saat Il Lupi menggaet Henrikh Mkhitaryan dari Arsenal. Ia ditemukan di Kenya dan kini sudah berkumpul lagi dengan keluarga.

Uniknya, Adjai Ochieng ditemukan bertepatan dengan debut Henrikh Mkhitaryan bersama Roma. Hebatnya lagi gelandang Armenia juga sukses mencetak gol di laga debut saat membantu timnya menang 4-2 atas Sassuolo.

Adapun kampanye AS Roma ini merupakan bagian dari kerja sama mereka dengan lembaga pencarian anak yang berbasis di London, Missing Child. Dan hingga sekarang mereka jadi satu-satunya klub yang mengumumkan kehilangan anak di seluruh dunia lewat akun media sosialnya.

Cetak Gol Debut, Dzeko Berharap Mkhitaryan Bertahan Lama di Roma

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Henrikh Mkhitaryan telah memainkan laga debut bersama AS Roma dan berhasil mencetak gol. Hal itu membuat Edin Dzeko langsung mengungkapkan harapannya agar pemain pinjaman dari AS Roma itu dapat bertahan bersama timnya dalam waktu lama.

Ya, di AS Roma, Henrikh Mkhitaryan merupakan pemain yang berstatus pinjaman selama semusim. Kendati demikian, ia langsung mendapat kepercayaan untuk tampil sebagai starter pada laga melawan Sassuolo di Stadion Olimpico, Minggu (15/9/2019).

Dalam laga tersebut, Mkhitaryan ikut menyumbang satu gol pada menit ke-22 di pertandingan yang dimenangi timnya dengan skor 4-2. Tiga gol lain diciptakan Bryan Cristante, Edin Dzeko, dan Justin Kluivert. Sementara itu, dua gol balasan Sassuolo ditorehkan Domenico Berardi.

edin dzeko as roma
laroma24.it

Mkhitaryan bisa mencetak gol di penampilan pertamanya bersama Roma bukan sebuah kejutan buat Edin Dzeko. Ia yakin ke depannya pemain asal Armenia itu akan memberikan banyak kontribusi buat tim beralias I Lupi.

“Saya sudah menduganya. Saya tahu ia pemain hebat dan tambahan yang sangat bagus buat permainan menyerang kami,” kata Dzeko seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia.

“Saya 100 persen yakin ia akan memberikan bantuan besar buat kami. Saya sangat senang ketika mengetahui transfernya benar-benar terjadi,” ucapnya.

Potensi Mkhitaryan bisa memberikan banyak kontribusi buat Roma membuat Dzeko ingin dia tetap bertahan. Hal itu berarti Dzeko juga ingin Roma mengikat Mkhitaryan dengan kontrak permanen.

“Semoga ia bisa bertahan dalam waktu lama di sini. Semoga ia dapat mencetak lebih banyak gol dan assist buat kami,” ucapnya.

https://www.instagram.com/p/B1_Fc4vHljV/

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hasil AS Roma vs Sassuolo: Debut Sempurna Mkhitaryan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – AS Roma menang telah 4-2 atas tamunya Sassuolo pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia di Olimpico, Minggu (15/9/2019). Laga ini jadi debut manis untuk Henrikh Mkhitaryan.

Baru 12 menit laga berjalan, tuan rumah langsung membuka keunggulan. Adalah Bryan Cristante yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan assist Lorenzo Pellegrini.

Selamg tujuh menit, giliran Edin Dzeko yang menjebol gawang Sassuolo. Tembakannya tak mampu dihentikan kiper Andrea Consigli.

Menit 22, Mkhitaryan yang dipinjam Roma dari Manchester United di bursa transfer lalu berhasil membuat publik Oimpico bergemuruh. Ia sukses meneruskan umpan Pellegrini ke gawang tuan rumah.

Roma menutup keunggulan 4-0 di babak pertama lewat gol Justin Kluivert di menit 33.

Henrikh Mkhitaryan (@officialasroma)
@officialasroma

Di babak kedua, Sassuolo mencoba bangkit. Serangan demi serangan dibangun Gregoire Defrel dan kawan-kawan. Hasilnya, Sassuolo berhasil memperkecil skor melalui dua gol Domenico Berardi di menit 53 dan 72.

Skor jadi 4-2 untuk Roma dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

AS Roma: Pau Lopez, Alessandro Florenzi, Federico Fazio, Gianluca Mancini, Aleksandar Kolarov, Bryan Cristante, Jordan Veretout, Henrikh Mkhitaryan, Lorenzo Pellegrini, Justin Kluivert, Edin Dzeko

Sassuolo: Andrea Consigli, Federico Peluso, Gian Marco Ferrari, Vlad Chiriches, Marlon, Manuel Locatelli, Pedro Obiang, Alfred Duncan, Gregoire Defrel, Francesco Caputo, Domenico Berardi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pindah ke Roma, Mkhitaryan Tak Merasa Alami Kemunduran

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Henrikh Mkhitaryan tidak merasa mengalami kemunduran setelah memutuskan bergabung dengan AS Roma. Baginya, hal terpenting buat setiap pesepak bola adalah bisa menikmati bermain.

Henrikh Mkhitaryan berganti klub pada bursa transfer musim panas 2019. Ya, pekan lalu ia resmi dipinjamkan Arsenal ke AS Roma selama satu musim.

Proses transfernya yang sempat terkesan mendadak itu sempat memunculkan tanda tanya. Salah satunya bahwa Arsenal sudah tidak membutuhkan jasanya.

Mkhitaryan
Twitter/@asroma

Namun, Mkhitaryan mengungkapkan bahwa transfer tersebut murni karena permintaannya sendiri. Ia merasa butuh perubahan sehingga bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Di samping itu, Mkhitaryan juga menampik anggapan bahwa ia telah mengalami kemunduran dengan meninggalkan Arsenal.

“Saya tidak merasa mengalami kemunduran dengan memilih pindah ke Roma karena ini adalah klub besar. Sudah saatnya untuk mengubah suasana,” kata Mkhitaryan seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Penting buat pemain untuk bisa menikmati sepak bola, tidak peduli di manapun mereka berada. Dalam beberapa bulan terakhir di Arsenal, saya tidak lagi merasakan kesenangan yang sama,” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alasan Mkhitaryan Pilih Pergi dari Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Henrikh Mkhitaryan mengungkapkan alasannya memutuskan pergi dari Arsenal dan bergabung dengan AS Roma.

Henrikh Mkhitaryan berganti klub pada bursa transfer musim panas 2019. Ya, pekan lalu ia resmi dipinjamkan Arsenal ke AS Roma selama satu musim.

Proses transfernya yang sempat terkesan mendadak itu sempat memunculkan tanda tanya. Salah satunya bahwa Arsenal sudah tidak membutuhkan jasanya.

Henrikh Mkhitaryan - Arsenal - Liga Europa - hrachoff
Twitter/@hrachoff

Namun, Mkhitaryan mengungkapkan bahwa transfer tersebut murni karena permintaannya sendiri. Ia merasa butuh perubahan sehingga bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Ya, kapten timnas Armenia ini mengalami kesulitan dalam 18 bulan terakhir di Arsenal. Padahal, musim ini ia memiliki peluang untuk banyak bermain di bawah asuhan Unai Emery, setelah selalu tampil dalam tiga laga pertama tim berjulukan The Gunners.

“Keputusan pindah adalah permintaan saya. Saya tidak sering bermain dan memutuskan untuk membuat perubahan,” kata Mkhitaryan seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Saya tahu di Roma akan mendapatkan lebih banyak kesempatan. Tidak mudah memutuskan untuk pergi dari Arsenal, tetapi sekarang saya di sini dan memiliki kesempatan untuk membuktikan diri,” ujarnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]