Pelatih PSIS Semarang Akui Dibantu oleh Hujan Lawan Persija

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury, mengakui dibantu faktor hujan saat sukses tahan imbang 2-2 Persija Jakarta. Dua gol yang mereka ciptakan dalam laga di Indomilk Arena, Minggu (12/9/2021) itu memang tak lepas dari faktor hujan deras.

Persija Jakarta sejatinya unggul dua gol terlebih dahulu via Otavio Dutra dan Marko Simic. Namun, perjuangan tim berjuluk Mahesa Jenar itu patut diapresiasi.

Pelatih PSIS Semarang Akui Dibantu oleh Hujan Lawan Persija

PSIS Semarang justru bisa mengejar dari situasi serupa, yakni tendangan bebas saat hujan. Kondisinya pun berbeda, yakni bikin pertahanan lawan salah antisipasi dan sukses memanfaatkannya.

Persija vs PSIS Pelatih PSIS Semarang Akui Dibantu oleh Hujan Lawan Persija
ligaindonesiabaru.com

“Saya mengapresiasi semua pemain. Jika memilih pemain terbaik, semua nama yang bermain. Memang saya meminta anak-anak main kaki ke kaki pada babak kedua. Bola baru diarahkan umpan jauh langsung ke depan ketika ada peluang, alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,” ungkap Imran Nahumarury.

Hujan Bantu PSIS Semarang

Imran tak menampik turunnya hujan memang berkah buat Mahesa Jenar. Termasuk, kata dia, memasukkan Jonathan Cantillana yang jadi eksekutor dua tendangan bebas yang berbuah gol, sebenarnya sudah direncanakan.

Persija vs PSIS Pelatih PSIS Semarang Akui Dibantu oleh Hujan Lawan Persija
ligaindonesiabaru.com

“Saya pikir keberuntungan saja pas hujan tapi kita lihat babak kedua saya mencoba memasukan banyak beberapa pemain termasuk Jonathan karena itu merupakan bagian dari taktikal,” papar dia.

“Hujan sangat membantu kami terutama dalam bola setpiece dari Jonathan ya dan saya pikir ini bagian dari rezeki PSIS Semarang,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Imran Nahumarury Perang Batin Jelang PSIS Lawan Persija

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Imran Nahumarury mengaku perasaannya campur aduk ketika akan menghadapi Persija Jakarta sebagai nakhoda PSIS Semarang, Minggu (12/9/2021). Hal itu karena skuat ibu kota tersebut memiliki kenangan tersendiri buatnya.

Imran boleh dibilang menjadi salah satu legenda bagi skuat Macan Kemayoran. Dia berada dalam skuat yang berhasil membawa Persija Jakarta merengkuh gelar juara pada 2001 silam.

Imran Nahumarury Campur Aduk akan Hadapi Persija bersama PSIS
https://twitter.com/imrannahumary16

Kini situasinya berbeda. Pertemuan Persija vs PSIS akhir pekan ini pun terasa spesial. Hal itu karena Imran yang kini bertindak sebagai pelatih karteker PSIS akan menghadapi tim yang pernah membesarkan namanya itu.

Imran Nahumarury Campur Aduk akan Hadapi Persija bersama PSIS
Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

“Persija adalah tim yang membesarkan saya. Ini adalah momen pertama saya menhadapi Persija dengan status yang berbeda (pelatih). Jadi, bakal menjadi laga luar biasa bagi saya,” ucap Imran Nahumarury dalam laman resmi Persija.

Imran Nahumarury akan Tetap Profesional

Imran Nahumarury Campur Aduk akan Hadapi Persija bersama PSIS
PSIS.co.id

Imran sendiri mengaku akan tetap profesional. Bahkan, dia sudah mengamati betul permainan Macan Kemayoran. Dia sudah menganalisis permainan Persija saat ditahan imbang PSS Sleman, pada pekan perdana Liga 1 lalu.

“Berdasarkan video analisis lawan PSS, Persija juga sudah kita amati. Kami saat ini sudah menyiapkan beberapa plan untuk pertandingan besok,” ujar Imran dikutip dari situs resmi PSIS.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Dia Pelajaran!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persela Lamomgan, Iwan Setiawan, langsung memberikan psywar kepada nakhoda PSIS Semarang, Imran Nahumarury. Dia menyebut kalau sepak bola sesungguhnya beda dengan komentator.

Seperti diketahui, Persela bakalan menghadapi PSIS Semarang dalam pekan pembuka Liga 1 2021-22. Partai kedua kesebelasan itu akan diselenggarakan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (4/9/2021).

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

Iwan pun memberikan ucapan selamat datang bagi Imran yang akan debut jadi pelatih di Liga 1. Dia tak segan memuji Imran yang memiliki latar belakang komentator sebelum jadi pelatih PSIS.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Yang jelas secara pribadi, Imran teman baik buat saya. Saya ingin ucapkan welcome di Liga 1. Jujur saja, yang saya kenal Imran, adalah Imran Komentator. Artinya, yang dimiliki dia terutama dalam kemampuan analisis, saya kira patut diperhitungkan,” ujar Iwan Setiawan.

“Saya yakin, kemampuan Imran dengan didasari kemampuan analisis dia akan InsyaAllah jadi pelatih hebat. Saya harap seperti itu,” sambung dia.

Iwan Setiawan akan Beri Pelajaran kepada Imran Nahumarury

Kendati demikian, saat keduanya bertemu nanti jelas ceritanya berbeda. Iwan yang lebih senior mengaku akan memberikan pelajaran kepada Imran kalau jadi pelatih tak semudah saat berkomentar.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Tapi untuk laga besok, bukan laga mudah buat Imran lawan Iwan. Saya akan beri pelajaran, ternyata real sepak bola tak semudah jadi komentator,” papar dia.

“Kami tahu banget, PSIS tim bagus, kemarin di Piala Menpora tim terbaik salah satunya, agresif juga. Tapi, InsyaAllah besok kami akan bikin sulit PSIS, itu janji saya untuk Imran,” tutup Iwan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSIS Semarang Resmi Tunjuk Legenda Persija Jadi Pelatih

PSIS Semarang Resmi Tunjuk Legenda Persija Jadi Pelatih 19

Football5Star.com, Indonesia – PSIS Semarang secara resmi menunjuk legenda Persija Jakarta, Imran Nahumarury sebagai nakhoda untuk Piala Menpora 2021. Imran sementara akan melatih tim karena Dragan Djukanovic masih belum bisa terbang ke Indonesia karena aturan di negaranya.

Manajemen PSIS sendiri baru saja memanggil seluruh pemain lokalnya untuk kembali ke Semarang sebagai persiapan menghadapi ajang Piala Menpora 2021. General Manager Wahyoe ‘Liluk’ Winarto, menyebut dalam waktu dekat tim berjuluk Mahesa Jenar itu akan segera latihan perdana.

Akan tetapi, sementara ini PSIS masih diperkuat oleh para penggawa lokal. Liluk menuturkan untuk pemain asing akan menyusul gabung PSIS karena aturan karantina masuk ke Indonesia untuk Warga Negara Asing (WNA).

PSIS Semarang Resmi Tunjuk Legenda Persija Jadi Pelatih

“Senin ini seluruh pemain lokal PSIS, kami undang ke Semarang untuk persiapan menghadapi Piala Menpora. Kalau latihan perdana akan dilaksanakan Selasa esok,” tutur Liluk dalam laman resmi klub.

“Semuanya kami ajak komunikasi, namun untuk WNA kan memang sulit masuk Indonesia karena harus karantina dan lain sebagainya jadi kemungkinan mereka menyusul,” lanjut Liluk.

Pada kesempatan yang sama, Liluk juga memastikan PSIS akan dinakhodai oleh Imran Nauhmarury. Hal itu karena Dragan Djukanovic belum bisa terbang ke Indonesia. Nantinya Imran juga akan berkoordinasi dengan Dragan terkait program latihan.

“Sementara dipegang coach Imran. Namun beliau tetap akan berkoordinasi dengan coach Dragan program latihan apa yang akan diterapkan,” pungkas Liluk.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Imran Nahumarury: Saat di Final Lawan PSM, Saya Lima Kali Disuntik

Imran Nahumarury: Saat di Final Lawan PSM, Saya Lima Kali Disuntik 22

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang legendaris Persija Jakarta, Imran Nahumarury, menyebut saat final 2001 melawan PSM Makassar, banyak sekali memorinya. Dia bahkan sempat memaksakan main meski saat itu tengah didera cedera.

Imran memang menjadi salah satu sosok kunci buat Macan Kemayoran saat berhasil mengunci gelar Ligina 2001 silam. Saat itu dia sempat mengalami cedera hamstring usai melawan Persita Tangerang di babak delapan besar. Tapi, dia tetap memaksakan main sejak semifinal hingga final.

“Di final sendiri saya sejatinya sudah tidak bisa bermain tapi karena tekad saya ingin bermain di final dan membawa juara. Saya rela untuk disuntik hingga lima kali agar saya bisa bermain. Semangat dan motivasi saya saat itu menghilangkan segalanya,” ujar Imran Nahumarury dalam laman resmi Persija.

“Apalagi semua pemain juga bertekad untuk bisa membalas kekalahan di semifinal di tahun sebelumnya ditambah suntikan semangat dari Bang Yos. Akhirnya semangat itu kita tunjukkan ke dalam lapangan,” tambah dia.

Akhirnya tekad Imran saat itu membuahkan hasil. Imran Nahumarury mencetak gol pembuka cepat yang sukses membawa Persija mengalahkan PSM di Final dengan skor 3-2. Kemenangan itu membuat Macan Kemayoran meraih trofi kesepuluh di Liga Indonesia usai absen 22 tahun tanpa gelar juara. Momen itu sulit bagi Imran untuk bisa menghapus kenangan gol bersejarah tersebut.

“Ya walaupun hanya bermain sebentar karena reaksi dari suntikan tapi saya sangat senang bisa berkontribusi untuk kemenangan Persija. Apalagi berkat gol cepat saya anak-anak lebih termotivasi dan menambah rasa percaya diri meski dari awal mereka sudah sangat yakin kita bisa memenangkan pertandingan ini,” papar Imran.

“Gol cepat itu juga membuat lawan mentalnya turun juga. Kami berhasil juara walaupun lawan sempat berhasil mencetak dua gol namun kami fokus mempertahankan keunggulan,” tutup Imran Nahumarury.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]