Lagi, Pemain Berdarah Indonesia Masuk ke Skuat Sementara Timnas Belanda

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pemain berdarah Indonesia, Kaya Simons masuk ke dalam skuat sementara tim U-17 Belanda yang dipersiapkan untuk mengikuti Piala Syrenka di Polandia. Kaya Simons masuk daftar 33 pemain yang dipanggil pelatih tim U-17 Belanda, Mischa Visser.

Dikutip Football5star.com dari laman resmi KNVB, Rabu (18/8/2021), pemain berdarah Indonesia itu akan mengikuti seleksi bersama pemain lain dan jika lolos akan menjadi bagian dari tim U-17 Belanda di Piala Syrenka yang berlangsung di Polandia.

Lagi Pemain Berdarah Indonesia Masuk ke Skuat Sementara Tim Belanda

Nantinya selama di Polandia, tim U-17 Belanda akan menghadapi Norwegia pada 3 September, sedangkan pada pertandingan kedua dan ketiga pada 5 serta 7 September akan tergantung pada hasil laga pertama.

Kaya Simons adalah salah satu pemain berdarah Indonesia yang saat ini merintis karier bersama akademi klub Belanda, Vitesse. Berposisi sebagai full back kiri, Simons memiliki kemampuan ciamik dalam hal bertahan dan menyerang.

Lagi Pemain Berdarah Indonesia Masuk ke Skuat Sementara Tim Belanda

Salah satu skill yang dimiliki oleh Simons ialah kemampuannya mengeksekusi tendangan bebas. Lewat akun Instagram pribadinya, pemain kelahiran 31 Mei 2005 tersebut mampu mencetak gol lewat tendangan free kick dari jarak yang cukup jauh.

Sejak tahun lalu, pemain berdarah Indonesia ini memang sudah dipantau oleh pihak KNVB. Ia sempat dipanggil untuk seleksi bersama tim U-15 Belanda.

Pemain Berdarah Indonesia Lain di Timnas Belanda

Sebelumnya, pemain keturunan Indonesia berjumlah tiga orang dipanggil ke skuat sementara tim U-18 Belanda. Tiga pemain keturunan Indonesia yang dipanggil itu ialah Sem Dekkers, Tristan Gooijer dan Delano van der Heijden.

Pelatih timnas U-18 Belanda, Martin Reuser memanggil 35 pemain yang akan diseleksi untuk nantinya akan melawan tim muda Italia di Juliana Sportpark pada 6 September mendatang.

Lagi Pemain Berdarah Indonesia Masuk ke Skuat Sementara Tim Belanda

Di barisan lini belakang, pelatih Reuser memanggil pemain berdarah Maluku, Indonesia, Tristan Gooijer. Selain Gooijer, juga terdapat rekan Bagus Kahfi di Jong Utrecht, kiper Sep van der Heijden.

Selain Tristan Gooijer, pemain keturunan Indonesia lain yang masuk ke skuat sementara tim U-18 Belanda ialah full back milik AZ, Sem Dekkers. Pemain berusia 17 tahun ini sempat menegaskan bahwa kakek dan neneknya ialah orang Maluku yang datang ke Belanda beberapa tahun lalu.

Terakhir ada juga nama Delano van der Heijden. Delano merupakan winger milik Feyenoord. Pada Juni tahun lalu, Delano mendapat kontrak profesional pertamanya dari Feyenoord. Ia akan bermain bersama klub Belanda itu hingga 2023. Delano memiliki darah Indonesia dari sang ibu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Vietnam vs Indonesia: Evan Dimas dkk Babak Belur

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Timnas Indonesia babak belur di hadapan Vietnam. Bertanding dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G, Senin (7/6/2021) Evan Dimas dkk kalah telak 0-4.

Indonesia tampil tertekan sepanjang babak pertama. Mereka terus diserang Vietnam yang menerapkan permainan cepat.

Babak pertama juga berlangsung keras. Beberapa tekel keras kerap dilakukan para pemain dari kedua tim. Bahkan laga sempat terhenti karena pemain bersitegang di lapangan.

Panasnya pertandingan juga dibuktikan oleh tiga kartu kuning yang dikeluarkan wasit. Padahal laga belum genap 20 menit.

Lini belakang Indonesia dipaksa kerja keras oleh Vietnam. Duet Arif Satria dan Rizky Ridho harus jatuh bangun untuk menggagalkan sang lawan mencetak gol.

Sementara Tim Garuda hampir tidak memiliki peluang pada babak pertama. Serangan yang dibangun Evan Dimas dan kolega selalu digagalkan Do Duy Manh dkk.

Tidak mau terus diserang, pelatih Shin Tae-yong langsung melakukan dua pergantian pada awal babak kedua. Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman dimasukkan. Mereka menggantikan peran Yakop Sayuri dan Osvaldo Haay yang kesulitan menembus lini belakang Vietnam.

Sayang, Indonesia justru dikejutkan oleh gol sang lawan saat babak kedua berjalan dua menit. Adalah Nguyen Tien Linh yang memecah kebuntuan di stadion Al-Maktoum.

vietnam vs indonesia
@my_supersoccer

Gol ini rupanya membuat Tim Garuda kehilangan fokus. Memasuki menit ke-62 anak asuh Park Hang-seo berhasil menggandakan keunggulan.

Kali ini Nguyen Phon Hong Duy yang mencatatkan namanya di papan skor. Sang bomber melepaskan tendangan terukur dari luar kotak penalti yang tak mampu digapai Nadeo Argawinata.

Dan hanya bereslang lima menit, giliran pemain pengganti, Nguyen Chong Phoung, yang menambah derita Indonesia.

Tertinggal 0-3, anak asuh Shin Tae-yong mencoba memberi perlawanan. Peluang terbaik didapat Egy Maulana Vikri pada menit ke-70. Sayang sontekannya masih membentur tiang gawang.

Ketika permainan mulai membaik, Indonesia justru kecolongan lagi empat menit kemudian. Cutting inside menawan yang dilakukan Vu Van Thanh menembus pojok kanan gawang Nadeo Argawinata.

Skor 4-0 sekaligus menyudahi pertandingan ketujuh Indonesia di kualifikasi Piala Dunia Grup G. Kalah telak, Garuda kian terbenam di dasar klasemen dengan satu angka. Sedangkan Vietnam kokoh di puncak klasemen dengan 14 poin.

Susunan Pemain:

Vietnam (4-3-3): 1-Bui Tan Truong; 2-Do Duy Manh, 3-Que Ngoc Hai, 4-Bui Dung, Vu Van Thanh; 7-Nguyen Phonh Hong Duy, 11-Nguyen Tuan Anh, 20-Phan Van Duc; 9-Nguyen Phong Hong, 19-Nguyen Quang Hai, 22-Nguyen Tien Linh

Pelatih: Park Hang-seo

Indonesia (4-3-3): 1-Nadeo Argawinata; 2-Arif Satria, 4-Rizky Ridho, 13-Rachmat Irianto, 17-Asnawi Mangkualam; 8-Syahrian Abimanyu, 5-Pratama Arhan, Evan Dimas Darmono; 15-Yacob Sayuri, 9-Osvaldo Haay, 14-Kushedya Hari Yudo

Pelatih: Shin Tae-yong

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Park Hang-seo: Kalau Vietnam Kalah, Saya Pulang Kampung!

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jelang pertandingan Vietnam vs Indonesia di Al-Maktoum Stadium dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2022, Sabtu (6/6/2021), pelatih Park Hang-seo mengaku siap pulang kampung ke Korea Selatan andai skuatnya tak bisa meraih kemenangan.

Kemenangan atas Indonesia menjadi penting bagi Vietnam untuk bisa lolos dari fase grup babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Park Hang-seo menegaskan kemenangan atas Indonesia menjadi penting untuk menentukan masa depannya di Vietnam.

Pertemuan Shin Tae-yong vs Park Hang-seo saat Vietnam vs Indonesia dinantikan juga oleh publik sepak bola Korsel.

“Saya pelatih asal Korea yang memimpin Vietnam. Jika saya tidak melakukannya dengan baik, maka saya harus berkemas dan pulang. Pertama, saya akan mengerahkan seluruh energi saya untuk melawan Indonesia,” kata Park Hang-seo seperti dikutip Football5star.com dari Chonsun

“Setelah melihat hasilnya, saya akan memikirkan pertandingan melawan Malaysia. Saya berencana untuk mempersiapkan setiap pertandingan secara bertahap,” tambahnya.

Park Hang-seo mengaku bahwa melawan Indonesia, pemain Vietnam harus realistis dan memberi permainan terbaik untuk bisa meraih kemenangan.

“Tentu saja tujuannya jelas. Tapi terkadang untuk mencapai segalanya kita harus bisa realistis. Saya tidak bisa mengatakan kami pasti menang. Kami akan memainkan yang terbaik,”

“Kami harus menjadi tim yang selalu siap dengan tujuan yang sama dan panggilan yang sama,”

Persiapan Shin Tae-yong

Sementara itu, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong menerapkan porsi latihan satu hari sekali pada malam hari jelang melawan Vietnam.

“Kemarin dan hari ini saya hanya terapkan satu kali latihan. Itu karena pemain sudah sangat bekerja keras saat melawan Thailand,” kata Shin Tae-yong.

Penerapan porsi latihan di malam hari menurut Shin Tae-yong untuk mengumpulkan energi para penggawa Garuda.

“Saya katakan lagi, ini turnamen, jadi harus mengumpulkan energi, otomatis porsi latihan turun dan sedikit. Setelah mengumpulkan energi (istirahat dari pagi hingga siang) pemain kembali mengeluarkan energi itu saat latihan,” kata Shin Tae-yong.

“Untuk pemain yang kemarin masuk di tim inti melawan Thailand, porsinya agak diturunkan. Sementara yang tidak main, tetap latihan, agar tetap bisa mengimbangi, kemampuan serta stamina teman-temannya yang lain.”

“Hari ini tetap kami lebih ke evaluasi, mencari kekurangan yang terjadi di pertandingan lawan Thailand, jadi itu yang akan kita fokuskan untuk laga berikutnya,” tambahnya.

Latihan skuad Garuda hari ini berlangsung dari jam 20.00 hingga 21.30 waktu setempat. Indonesia akan melawan Vietnam pada 7 Juni 2021 masih di Stadion Al Maktoum. Setelah itu pada 11 Juni 2021 menghadapi tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Zabeel, Dubai

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tanpa Shin Tae-yong, Evan Dimas Tak Bisa Jadi Pemain Terbaik

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Evan Dimas benar-benar menunjukkan kelasnya saat timnas Indonesia diimbangi Thailand 2-2 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia, Kamis (4/6/2021).

Evan Dimas tidak hanya mencetak gol. Dia juga jadi nyawa permainan anak asuh Shin Tae-yong. Di akhir laga dia terpilih sebagai man of the match.

Sang kapten mengaku bangga dengan apa yang dilakukan di lapangan. Dia berujar hal tersebut tidak akan bisa diraih tanpa bantuan rekan setim dan Shin Tae-yong.

Thailand vs Indonesia - Timnas Indonesia - @pssi
@PSSI

“Saya berterima kasih kepada pelatih Shin dan jajarannya. Saya juga berterima kasih ke rekan semua karena kami di dalam lapangan sangat bekerja keras,” ujar Evan saat konferensi pers.

“Saya mungkin tidak akan bisa menjadi man of the match kalau tidak ada bantuan dari pelatih maupun rekan setim. Tapi kami tidak boleh terlalu puas karena masih ada dua pertandingan lagi,” ia menambahkan.

Selanjutnya Tim Garuda akan menghadapi Vietnam. Pemain yang sedang diincar Persis Solo ini menekankan agar seluruh pemain tetap fokus. Apalagi menurutnya laga nanti akan berlangsung lebih berat.

“Kami harus tetap fokus untuk menatap laga ke depan. Pertandingan tadi memang tidak mudah tapi saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendoakan,” imbuhnya.

“Semoga pertandingan berikutnya kami semakin membaik dan bisa memberikan hasil yang maksimal,” tutup Evan Dimas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Imbangi Thailand, Shin Tae-yong Akui Indonesia Kurang Pengalaman

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Indonesia berhasil meraih poin pertama di kualifikasi Piala Dunia 2022. Menghadapi Thailand, Kamis (4/6/2021) anak asuh Shin Tae-yong bermain imbang 2-2.

Di Dubai, Indonesia dua kali mengejar ketinggalan. Kadek Agung membuka asa Indonesia saat menyamakan kedudukan jelang akhir babak pertama.

Di babak kedua giliran Evan Dimas yang mencatatkan namanya di papan skor untuk mengamankan satu poin. Usai pertandingan, Shin Tae-yong mengaku laga ini jadi bukti kurangnya pengalaman para pemain. terlebih Liga Indonesia belum juga bergulir.

Shin Tae-yong optimistis timnas Indonesis bisa mengalahkan Vietnam setelah imbang 2-2 dengan Thailand.
zingnews.vn

“Jujur pengalaman pemain Indonesia tidak banyak, apalagi performa pertandingan sangat minim karena Liga Indonesia tidak bergulir selama setahun terakhir,” kata pelatih asal Korea Selatan saat konferensi pers.

Kendati demikian, laga tadi malam membuat keyakinan sang nakhoda terhadap pemain meningkat. Dia percaya Evan Dimas dkk akan tampil lebih baik di pertandingan berikutnya melawan Vietnam.

“Saya yakin pertandingan berikutnya pemain akan lebih baik lagi dan kenapa kami bisa tampil lebh baik karena para pemain menganggap ini pertandingan internasional. Jadi mereka bekerja lebih kerasn untuk itu,” ia menambahkan.

Tambahan satu poin memang tidka berarti banyak untuk Tim Garuda. Mereka masih tertahan di dasar klasemen kualifikasi Piala Dunia Grup G. Namun, hasil ini setidaknya bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain pada sisa pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kualifikasi Piala Dunia Grup G: Indonesia Termuda, Thailand Tertua

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand dalam lanjutan kualfikasi Piala Dunia Grup G, Kamis (3/6/2021). Kali ini pertandingan akan berlangsung di Dubai.

Sisa pertandingan terpaksa berlangsung di Dubai. Keputusan ini diambil lantaran masih mewabahnya covid-19 di seluruh dunia.

Bagi timnas Indonesia, laga kedua menghadapi Thailand merupakan laga tandang. Sebelumnya anak asuh Shin Tae-yong menjamu Negeri Gajah Putih di stadion Gelora Bung Karno 2019 lalu.

Timnas Thailand akan menghadapi Indonesia pada 3 Juni dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
vietnam.vt

Kala itu Evan Dimas dkk harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-3. Dan di Dubai nanti Shin Tae-yong membawa banyak pemain baru.

Mayoritas pemain yang dibawa pelatih asal Korea Selatan adalah pemain muda. Tak ayal ini menjadikan Garuda sebagai tim termuda di Grup G.

Dengan skuat saat ini, pemain indonesia memiliki rataan usia 22,08 tahun. Angka ini tidak mengherankan karena banyak dari mereka merupakan mantan pemain timnas U-19.

Sebut saja Aqil Savik, Rachmat Irianto, Rizki Ridho, Pratama Arhan, Syahrian Abimanyu, Egy Maulana Vikri dan masih banyak lagi. Nantinya mereka akan dipandu oleh pemain-pemain senior seperti Kushedya Yudo, Evan Dimas, serta Ryuji Utomo.

Hal sebaliknya justru dialami Thailand. Pasukan Akira Nishino jadi tim paling tua di Grup G. Rataan pemain mereka berumur 26,88 tahun.

Jika timnas Indonesia tidak memanggil pemain berusia di atas 30 tahun, Thailand justru memiliki empat pemain kepala tiga. Mereka adalah Chatchai Budprom, Siwawak Tedsungnoen, Ernesto, serta Adisak Kraisorn.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Anouar El Mhassani, Berdarah Indonesia, Berpeluang Bela 3 Negara

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Satu lagi pemain berdarah Indonesia yang menjalani karier di Timur Tengah. Dia adalah Anouar El Mhassani yang berposisi sebagai sayap kanan.

Saat ini Anouar El Mhassani memperkuat salah satu klub kasta tertinggi Liga Uni Emirates Arab, Ajman Club. Ia didatangkan dari akademi West Ham United  sejak Oktober 2020.

Anouar adalah pemain blasteran Indonesia-Maroko. Darah Indonesia berasal dari sang ibu. Sedangkan ayahnya asli Maroko.

Menariknya, pemain yang baru berusia 19 tahun lahir di Belanda. Hal ini pun membuat sang wonderkid bisa memperkuat tiga negara. Yakni Belanda, Maroko, dan tentu saja Indonesia.

Terkait negara mana yang akan diperkuat, Anouar El Mhassani membuka semua peluang yang ada. Menurutnya, dengan usia yang masih sangat muda dia tidak terpaku dengan satu tim nasional saja.

“Saya berusia 19 tahun di mana saya tidak harus memilih untuk hanya memperkuat satu tim nasional, jadi saya pasti terbuka untuk semua pilihan,” kata sang pemain seperti dikutip Football5star dari Twitter Indonesian Football Talent (@FT_IDN).

“saya tidak pernah berniat menyembunyikan bahwa saya setengah Indonesia. Untuk orang-orang yang mungkin berpikir bahwa nama saya lebh Maroko, tapi saya juga setengah Indonesia,” ia menegaskan.

Hingga saat ini Anouar El Mhassani belum memperkuat negara mana pun. Situasi ini membuat peluang timnas Indonesia untuk memanggilnya cukup besar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ilija Spasojevic Beri Tahu Keadaan di Indonesia ke Media Montenegro

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Bali United, Ilija Spasojevic, beri tahu keadaannya dan keadaan Indonesia di tengah pandemi virus corona ke media Montenegro. Spaso membeberkan hal ini pada akhir Maret lalu.

“Situasi sedikit rumit, pihak berwajib meminta untuk tetap di rumah untuk mengurangi penularan virus. Jadi kami semua berusaha mematuhi langkah-langkah itu,” ucap Spaso seperti dikutip Football5Star.com dari media Montengero, Vijesti.

Tetapi Spaso menilai Indonesia sudah menanggapi situasi ini dengan serius, yang mana dia bisa melihat di Bali, dimana jalanan sudah terlihat sepi.

Pemain naturalisasi itu juga ungkapkan bahwa masa karantina ini akan dia habiskan banyak bersama keluarga.

“Saya akan pakai masa karantina ini untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Yang mana mereka juga tidak mengizinkan saya untuk banyak bekerja. Saya juga memantau situasi di Montenegro dan senang melihat warga Montenegro patuhi semua tindakan. Satu-satunya jalan untuk mengakhiri situasi ini adalah tetap di rumah,” kata Spaso.

Ilija Spasojevic lahir di Kota Bar, Yugoslavia yang saat ini menjadi bagian dari Montenegro. Sebelum memperkuat timnas Indonesia, Spaso sempat memperkuat timnas U-21 Serbia & Montenegro.

Spaso sudah berada di Indonesia sejak 2011 dengan memperkuat Bali Devata. Dia sempat pindah ke Malaysia dan bermain untuk Melaka United pada 2015 sebelum kembali ke Indonesia pada 2017 bermain untuk Bhayangkara FC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pesan Robertson untuk Fan Liverpool di Indonesia: #DiRumahAja

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pandemi corona yang sudah sampai di Indonesia membuat salah satu klub besar Inggris, Liverpool, menyampaikan sebuah pesan. Melalui bek kiri andalannya, Andy Robertson, The Reds meminta para fan di tanah air untuk menjaga kesehatan.

Liverpool yang memiliki basis fan besar di Indonesia memberi semangat untuk masyarakat dalam memerangi virus corona. Dan dalam sebuah video singkat yang menampilkan Andy Robertson, mereka meminta agar orang-orang tetap berada di rumah saja.

“Halo Indonesia Reds. Kami memikirkan kalian. Tetap aman dan #DiRumahAja,” imbau bek kiri asal Skotlandia seperti dikutip Football5star dari Twitter Liverpool Indonesia.

Penyebaran virus corona di Indonesia memang cukup mengkhawatirkan. Hingga saat ini sudah ada 2,956 kasus positif di tanah air. Dan 240 di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 220 lainnya dinyatakan sembuh.

Di dunia sepak bola, sudah ada satu pemain Liga 1 yang dinyatakan positif. Dia adalah pemain Persib Bandung, Wander Luiz. Sedangkan asisten pelatih timnas Indonesia, Goh In Kyun yang sebelumnya dinyatakan positif kini telah negatif.

Sementara itu, di Inggris saat ini setidaknya ada 6,483 orang yang dinyatakan positif dan 828 diantaranya meninggal dunia. Pandemi corona di Inggris juga menghinggapi dunia sepak bola. Bintang Chelsea, Callum Hudson Odoi, dan pelatih Arsenal, Mikel Arteta, dinyatakan positif.

Baik Liga Indonesia maupun Liga Inggris saat ini sedang ditangguhkan. Kedua kompetisi pun belum bisa memastikan kapan liga bisa digulirkan kembali.

Baru Bermain Dua Tahun di Indonesia, Penyerang Asing PSIS Ingin Jadi WNI

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang PSIS asal Brasil, Bruno Silva mengaku ingin menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dia berkata bahwa ini adalah suatu kehormatan dalam karirnya untuk bisa memperkuat Indonesia.

“Saya ingin menjadi WNI, dan tertarik membela Timnas Indonesia. Bagi saya jika bisa memperkuat Indonesia, itu adalah suatu kehormatan dan sangat luar biasa untuk karir saya. Tapi saya tahu harus ada prosedur yang cukup panjang untuk dilalui,” ungkap Bruno Silva seperti dikutip Football5Star.com dari AyoSemarang.com.

Baru Bermain Dua Tahun di Indonesia, Penyerang Asing PSIS Ingin Jadi WNI
@silva_bruno91

Sementara itu, CEO PSIS, Yoyok Sukawi menerangkan keinginan Bruno Silva untuk menjadi WNI bukan hal yang mudah. Terlebih lagi persyaratan saat ini menjadi WNI cukup rumit dan memakan waktu lama.

“Untuk jadi WNI, ada dua jalan sebetulnya. Pertama, jika dipanggil timnas Indonesia, tapi sekarang PSSI tidak ada kebijakan seperti itu. Bruno di Indonesia menetap kemungkinan baru dapat dua tahun, kurang beberapa tahun lagi, sehingga tidak semudah itu menjadi WNI,” tandasnya.

Adapun menurut peraturan Kemenkumham permohonan naturalisasi untuk seorang WNA pada waktu mengajukan permohonan minimal sudah bertempat tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima) tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut.

Saat ini Bruno Silva suah menginjak usia 28 tahun. Kemungkinan paling cepat Bruno bisa jadi WNI pada usia 31 tahun dengan catatan dirinya menetap terus-menereus di Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dennis Wise Sebut 4 Pemain Indonesia yang Layak ke Eropa

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Tempaan tim Garuda Select di Eropa membuat para pemain semakin berkembang. Hal ini juga diakui oleh Direktur Teknik tim, Dennis Wise.

Dalam enam bulan terakhir, para pemain muda Indonesia yang tergabung dalam Garuda Select melakukan pemusatan latihan dan uji tanding di Eropa. Terutama di Inggris dan Italia.

Waktu yang terus berjalan membuat Dennis Wise melihat beberapa potensi luar biasa dari para pemain. Bahkan ia menyebut setidaknya ada empat pemain yang layak berkarier di Eropa pada masa depan.

brylian aldama david maulana garuda select
Mola TV

“Beberapa pemain punya bakat yang bagus untuk bermain di Eropa. Memang tidak semua, tapi beberapa dari mereka saya yakin bisa dipoles lagi jadi pemain yang lebih baik. Tujuan kami di sini memang peluang mereka main di Eropa,” kata Wise seperti dikutip Football5star dari Mola TV, Minggu (26/1/2020).

“Pemain seperti Bagus Kahfi, Brylian Aldama, Rafli Asrul, dan David Maulana sejauh ini punya standar bagus. Indonesia punya bakat-bakat hebat. Masalahnya hanya beberapa pemain yang kami bawa,” ia menambahkan.

Tidak ketinggalan, legenda Chelsea menegaskan bahwa program Garuda Select tidak akan berhenti sampai di sini. Ia berjanji akan mencari bakat-bakat baru di Indonesia pada kemudian hari.

“Saya pikir kami harus menemukan bakat lainnya di daerah terpecil. Masih ada kesempatan besar untuk anak-anak Indonesia belajar sepak bola sampai level tertinggi,” tutup Dennis Wise.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Tokoh Kontroversial Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola Indonesia berjalan penuh warna selama tahun 2019. Mulai dari jalannya kompetisi, kiprah timnas di ajang internasional, hingga pemilihan ketua federasi.

Di balik warna-warni sepak bola tanah air, muncul beberapa sosok kontroversi yang mencuri perhatian selama 2019. Tidak hanya dari pemain, para pemangku kepentingan juga kerap muncul membawa berita kontroversial.

Berikut ini, Football5Star.com telah merangkum lima sosok kontroversial yang mewarnai sepak bola Indonesia sepanjang 2019.

MARKO SIMIC
Marko Simic - Milomir Seslija - Persija - Arema
Ilhamsins

Tidak ada yang meragukan kehebatan Marko Simic di atas lapangan. Di Liga 1 2019, ia dinobatkan sebagai top skorer dengan koleksi 28 gol. Kendati gagal membawa Persija Jakarta berprestasi, tetap saja ia berjasa atas keberhasilan klub ibu kota bertahan di Liga 1 musim depan.

Akan tetapi, kehebatan Marko Simic di atas lapangan justru diawali dengan berita tak sedap. Tidak jauh-jauh dari kontroversi yang ia buat tahun lalu, kontroversi yang dibuat kali ini juga menyangkut dengan wanita.

Awal 2019, ia membuat banyak pihak geram atas perbuatan tak senonohnya pada seorang wanita di pesawat. Pemain berpaspor Kroasia didakwa melakukan pelecahan seksual pada wanita saat hendak terbang ke Australia untuk membela Persija menghadapi Newcastle Jets.

Pemain 32 tahun pun harus berurusan dengan kepolisian Australia. Ia bahkan harus menetap di Negeri Kangguru beberapa bulan untuk menjalani proses hukum di sana. Alhasil, dia tidak bisa memperkuat Macan Kemayoran di Piala Presiden dan beberapa laga AFC Cup.

EZECHIEL N’DOUASSEL
Adu Mulut dengan Bobotoh, Ezechiel N'Douassel Diminta Pergi dari Persib
Republik Bobotoh

Pada awal kedatangannya ke Persib bandung 2017 lalu, Ezechiel N’Douassel langsung jadi pujaan baru Bobotoh. Hal ini tak terlepas dari performanya di depan gawang lawan. Namun, lambat laun ia justru jadi musuh bersama suporter.

Pada musim ketiganya bersama Persib, Ezechiel N’Douassel berubah jadi sosok antagonis. Ia menjadi semena-mena di klub. Beberapa kali sang bomber menghilang dari skuat. Ketika berada di lapangan pun ia tampil seenaknya.

Pemain asal Chad pernah rebutan penalti dengan rekan setim, Kevin Kippersluis. Menariknya, eksekusinya melayang di atas gawang lawan. Tidak sampai di situ, cemooh para bobotoh dibalas sang bomber dengan mengacungkan jari tengah ke arah tribun.

SIMON MCMENEMY
Simon McMenemy Disebut Akan Datang ke Laga Malaysia vs Indonesia
PSSI

Timnas Indonesia harus menanggung malu di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tampil di lima pertandingan, Garuda selalu menelan kekalahan. Satu sosok yang disalahkan pun mengarah pada sang peramu taktik, Simon McMenemy.

Simon McMenemy dianggap gagal hingga akhirnya dipecat PSSI. Tapi kontroversi muncul dalam klausul pemecatannya itu. Ia dipecat sebelum Indonesia menghadapi Malaysia di stadion Bukit Jalil. Uniknya, sang pelatih masih diperbolehkan mendampingi Beto Goncalves dkk di Malaysia.

Keputusan membingungkan ini membuat pelatih asal Skotlandia enggan mendampingi para pemain di Bukit Jalil. Tapi pada akhirnya, ia ikut terbang ke Malaysia dan menyaksikan mantan anak asuhnya bertanding di tribun penonton.

KHRISNA MURTI
Krishna Murti Sebut Klub yang Pelit ke Wasit dan Perangkat Pertandingan - Football5star - Beritagar
Beritagar

Nama Brigjen Krishna Murti mencuat di awal tahun 2019. Kali ini namanya kerap diperbincangkan di dunia sepak bola. Hal ini seiring dengan jabatannya sebagai Wakil Kepala Satgas Antimafia Bola.

Kinerja Satgas Antimafia Bola yang berada di bawah naungan Krishna Murti mencuri perhatian banyak pihak. Mereka berhasil menangkap beberapa tokoh yang terlibat dalam pengaturan pertandingan.

Seiring berjalannya waktu, kasus mafia bola di Indonesia mulai redup dan tidak ada kelanjutannya. Disaat yang bersamaan, Krishna Murti muncul membawa berita kontroversi. Ia diangkat sebagai Dewan Pembina klub yang baru saja promosi ke Liga 2 2020, Persijap Jepara.

JOKO DRIYONO
Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono Dituntut 2 Tahun dan 6 Bulan Penjara

PSSI selama ini dikenal sebagai sarang mafia. Anggapan ini diperkuat dengan ditangkapnya beberapa exco PSSI yang terjerat kasus pengaturan pertandingan. Puncaknya, terjadi Februari 2019 lalu saat sang ketua umum, Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola telah menggrebek kediaman Joko Driyono dan menemukan beberapa barang bukti. Tidak hanya itu, pria asal Ngawi juga diketahui memerintahkan supirnya untuk menghilangkan barang bukti.

Setelah menjalani beberapa kali persidangan, Joko Diryono akhirnya divonis 1,5 tahun penjara. Namun, hukuman ini disesali banyak pihak. Mereka menganggap sang mantan ketua umum harusnya dihukum lebih berat lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kapten Timnas U-23 Indonesia Buta Kekuatan Myanmar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia memastikan diri melaju ke semifinal Sea Games 2019. Berstatus sebagai runner up Grup B, Andy Setyo dkk akan menghadapi Myanmar selaku juara Grup A.

Pada laga terakhir Grup B melawan Laos, Timnas U-23 Indonesia menang 4-0. Tapi hasil ini belum mampu membawa mereka ke puncak klasemen. Pasalnya di tempat lain Vietnam berhasil menahan imbang Thailand 2-2.

Kendati begitu, hasil ini sudah sangat disyukuri Andy Setyo. Kini, ia bersama rekan lainnya sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Myanmar di semifinal. Laga yang akan berlangsung Sabtu (7/12/2019) nanti diprediksi akan berlangsung sengit, apalagi dia masih buta pada kekuatan lawan.

Timnas U-23 Indonesia punya peluang besar lolos ke semifinal SEA Games 2019.
Zhing

“Alhamdulillah ini berkat kerja keras semua pemain. Semoga di semifinal kami meraih hasil yang positif juga. Setiap pertandingan kami melakukan recovery. Semua koordinasi dengan dokter dan setiap keluhan ditangani di situ. Semoga ini menjadi motivasi lebih untuk kami di semifinal nanti,” kata Andy seperti dikutip Football5star dari situs resmi PSSI.

“Nanti kami akan menghadapi Myanmar. Saya tidak tahu banyak soal permainan mereka. Tapi yang jelas semua pemain sudah siap untuk pertandingan lawan mereka,” katanya lagi.

Yang penting bagi Andy di semifinal nanti adalah komunikasi antarpemain harus tetap dijaga. “Kami sudah bergabung lama, sudah tahu karakter masing-masing. Yang paling penting adalah komunikasi antarpemain. Jika itu berjalan, semua akan aman,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Vietnam vs Indonesia: Garuda Muda Telan Kekalahan Perdana

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia harus menelan kekalahan pertamanya di ajang Sea Games 2019 setelah takluk dari Vietnam di Stadion Memorial Rizal pada Minggu (1/12). Partai Vietnam vs Indonesia berakhir dengan skor 2-1 berkat gol Nguyen Hoang Duc di masa injury time.

Kedua tim langsung mengambil pendekatan yang agresif di awal-awal pertandingan. Baru tiga menit laga berjalan, wasit sudah mengeluarkan kartu kuning kepada Nguyen Tranh Chung setelah melanggar Irkham Mila.

Di menit ke-22, Indonesia berhasul mencuri keunggulan setelah Sani Rizki sukses memanfaatkan kesalahan dari penjaga gawang Vietnam. Selepas gol dari Sani, Vietnam semakin bermain dengan agresif dan terus menekan lini pertahanan Indonesia.

Indonesia pun dipaksa bertahan dan sesekali mengancam lewat serangan balik cepat. Meskipun terus ditekan, pasukan Indra Sjafri berhasil mempertahankan keunggulannya hingga turun minum.

Vietnam vs Indonesia - Sea Games 2019 - VTV - nguyen hoang duc
VTV

Di paruh kedua, Vietnam tetap tak mengendurkan tekanannya ke lini belakang Indonesia. Park Hang-seo pun memasukkan Ha Duc Chinh untuk menambah daya gedor anak asuhnya.

Di menit ke-64, Vietnam sukses mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan Nguyen Tranch Chung. Selepas gol dari Tranch Chung, Vietnam kembali menekan lini belakang Garuda Muda. Selain itu, pertandingan juga berjalan dengan tensi yang cukup tinggi.

Tingginya tensi pertandingan sempat membuat kedua tim terlihat keributan kecil pada menit ke-70. Keributan ini berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Nguyen Tienh Lih. Namun, wasit berhasil mengontrol situasi dan permainan pun kembali berlanjut.

Terus menyerang, Vietnam berhasil unggul di masa injury time berkat sepakan keras Nguyen Hoang Duc dari luar kotak penalti. Skor 2-1 untuk keunggulan Vietnam pun tak berubah hingga wasit mengakhiri pertandingan.

Hasil ini membuat Ha Duc Chinh dkk kembali duduk di posisi puncak klasemen grup B Sea Games 2019. Sementara, Indonesia terlempar ke posisi tiga klasemen grup B. Kalah selisih gol dari Thailand yang ada di posisi dua.

SUSUNAN PEMAIN VIETNAM VS INDONESIA:

Vietnam: Bui Tien Dung, Do Thanh Thinh, Huynh Tan Sihn, Ho Tan Tai, Doan Van Bau, Nguyen Trong Hoang, Nguyen Hoang Duc, Do Hung Dung, Nguyen Tranh Chung, Nguyen Quang Hai, Nguyen Tien Linh

Pelatih: Park Hang-seo

Indonesia: Nadeo Argawinata, Andy Setyo, Bagas Adi, Asnawi Mangkualam, Alekvan Djin, Rachmat Irianto, Zulfiandi, Sani Rizki, Irkham Mila, Saddil Ramdani, Osvaldo Haay

Pelatih: Indra Sjafri

Kartu Kuning: Tnanh Chung 3′, Duc Chinh 58′

Myanmar Capai Peringkat Tertinggi FIFA, Indonesia Bagaimana?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola Myanmar dalam beberapa tahun terakhir mengalami kemajuan pesat. Hal ini pun berdampak pada peringkat mereka di ranking FIFA.

Dalam rilisan terbarunya, FIFA mengonfirmasi bahwa Myanmar mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Negara beribukotakan Yangon kini menempati peringkat ke-136 dunia. Mereka naik 11 peringkat dari sebelumnya.

Capaian ini sekaligus jadi yang tertinggi sepanjang sejarah negara yang kini dilatih Antoine Hey. Tak Cuma itu, mereka juga jadi negara yang mengalami kenaikan tertinggi pada rilisan FIFA November ini.

Chelsea - FIFA - Embargo Transfer - The Guardian
The Guardian

Menanjaknya ranking Myanmar tak lepas dari performa apik yang mereka tunjukkan dalam beberapa laga terakhir. Aung Thu dkk mampu mengalahkan Nepal, Tajikistan, Mongolia, serta Kuwait.

Kendati mengalami kenaikan signifikan, Myanmar belum mampu menggeser Vietnam sebagai negara Asia Tenggara yang meraih peringkat tertinggi FIFA. Ya, saat ini Vietnam duduk di urutan ke-94.

Jika Myanmar mampu melesat begitu jauh di ranking FIFA, bagaimana nasib Indonesia? Tim Garuda justru terjun bebas ke urutan 173. Andik Vermansyah dkk turun dua tingkat dari posisi sebelumnya.

Praktis Indonesia hanya unggul dari tiga tim lemah lain di kawasan Asia Tenggara seperti Kamboja, Timor Leste, dan Brunei Darussalam. Turunnya peringkat Tim Garuda memang tak lepas dari hasil buruk yang diraih selama Kualifikasi Piala Dunia 2022. Bayangkan saja, dari lima pertandingan, Indonesia selalu kalah.

Sementara itu, tidak ada perubahan berarti di peringkat lima teratas. Pemuncak ranking FIFA masih dipegang Belgia, yang kemudian diikuti oleh Prancis, Brasil, Inggris, Uruguay.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sesmenpora Sindir Syed Saddiq yang Tak Mau Minta Maaf

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Keengganan Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman untuk minta maaf terkait pemukulan suporter Indonesia di Malaysia ditanggapi oleh Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto.

Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, menyindir sikap dingin Syed Saddiq tersebut. Ia mengatakan sudah sepatutnya pihak Malaysia meminta maaf atas apa yang terjadi, terlebih kedua negara masih serumpun.

Tidak hanya itu, Gatot juga menyebut bahwa kedua kepala negara, Joko Widodo dan Mahathir Muhammad selama ini mempunyai hubungan baik. Hal ini ia sampaikan melalui cuitannya di Twitter.

“Nota protes telah dilayangkan, dari Kemenpora, Kemlu, dan juga PSSI. Jika ingin bersahabat serumpun, apa sih susahnya minta maaf. Pak Jokowi dan pak Mahathir saja bagus banget hubungannya. Please deh kok susah amat bilang maaf,” tulis Gatot S Dewa Broto di Twitter, Jumat (22/11/2019).

Pada kesempatan yang sama, Sesmenpora juga mengenang sikap maaf memaafkan yang ditunjukkan Menpora Indonesia saat itu, Imam Nahrawhi, dengan Menpora Malaysia sebelumnya, Khairy Jamaludin, ketika terjadi masalah antarnegara.

“Mereka harus minta maaf secepatnya pada Indonesia. Pak Menpora Imam Nahrawi dulu cepat minta maaf usai insiden di GBK 5 September lalu. Begitu juga dengan Menpora Malaysia saat itu, Khairy Jamaludin saat terjadi insiden bendera terbalik di Sea Games 2017,” tambahnya.

Alih-alih minta maaf pada Indonesia, Syed Saddiq justru menyebut bahwa video pemukulan suporter yang sedang viral di media sosial sebagai berita hoax. Sikapnya ini kian menambah kesal rakyat Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Korban Pengeroyokan di Malaysia Bantah Klaim Syed Saddiq

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Seorang korban pengroyokan suporter Malaysia bernama Yovan, mengaku sangat kecewa dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Syed Saddiq. Menurutnya, kejadian pengroyokan yang tersebar luas melalui video bukanlah aksi bohong.

Dalam dua hari terakhir, Syed Saddiq memang mendapatkan sorotan yang cukup miring dari masyarakat Indonesia. Hal ini tentu tak lepas dari pernyataan kontroversial yang ia keluarkan mengenai kejadian pengroyokan dua orang suporter timnas Indonesia oleh kelompok pendukung Malaysia.

“Kepada rekan-rekan di Indonesia, tolonglah jangan percaya hoax yang mengatakan kalau ada suporter Indonesia yang dipukul dan penusukan yang dilakukan oleh pendukung Malaysia,” ucap Saddiq melalui akun Twitter pribadinya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Yovan selaku salah satu korban langsung memberikan pernyataan. Pernyataan berbentuk video tersebut kemudian dimuat oleh akun Twitter resmi dari kelompok suporter Semen Padang (Spartacks).

“Setelah mendengar statement dari Mentri Pemuda dan Olah Raga Malaysia, saya merasa sedih dan kasihan karena sekelas Mentri bisa mengeluarkan statement seperti itu,” kata Yovan.

“Saya ingin mengklarifikasi kalau yang di video itu benar dan tidak hoax sama sekali. Ini adalah bukti dari kebiadaban suporter Malaysia malam itu dan ini nyata, tidak hoax sama sekali. Jadi, kalau anda saya berbohong, maka anda salah.”

“Saya ingin meminta kepada Mentri Pemuda dan Olah Raga Malaysia untuk menarik kembali ucapannya yang sore ini membuat seluruh warga Indonesia apalagi saya dan teman saya yang menjadi korban sangat merasa dilukai dan diremehkan,” tutup Yovan.

Media Malaysia: Suporter Kami Provokasi Suporter Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia antara Malaysia vs Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/11/2019) sempat diwarnai kericuhan antara suporter.

Bahkan sejumlah suporter Indonesia sempat tertahan beberapa jam di dalam stadion usai pertandingan. Hal ini dilakukan aparat keamanan untuk mengantisipasi tindakan yang tidak diingingkan.

Ricuh laga Malaysia vs Indonesia sendiri diakui oleh media Negeri Jiran karena ulah provokasi suporter mereka kepada suporter Indonesia.

Malaysia vs Indonesia4
bharian.com.my

“Beberapa pendukung Malaysia berusaha memprovokasi pendukung Indonesia dengan berkumpul di depan Stadion Nasional, Bukit Jalil,” tulis bharian.com.my, Rabu (20/11/2019).

“Hal ini ditujukan para suporter untuk melakukan konfrontasi dengan pendukung Indonesia di luar stadion,”

Pihak aparat keamanan dalam hal ini Anggota Unit Cadangan Federal menurut bharian.com.my sudah disiagakan di sekitaran stadion untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Pihak Malaysia sendiri seperti dikutip dari Bernama menyebutkan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan usai pertandingan, LRT Bukit Jalil akan beroperasi hingga pukul 1 malam waktu setempat.

“Rapid KLR akan beroperasi hingga pukul 1 malam untuk mengantisipasi lonjakan penumpang usai pertandingan Malaysia vs Indonesia,” bunyi pernyataan resmi pihak LRT Bukit Jalil.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kondisi Stadion Bukit Jalil Memanas Setelah Laga Malaysia vs Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Tensi tinggi antara kelompok suporter Malaysia dan Indonesia akhirnya berbuah kericuhan di area Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Kedua kelompok suporter terlibat kericuhan selepas pertandingan Malaysia vs Indonesia.

Kericuhan sebenarnya berawal dari adanya pelemparan flare ke arah tribun suporter Indonesia ketika laga baru berjalan 32 menit. Setelah insiden ini, kondisi stadion dikabarkan kembali kondusif hingga pertandingan usai.

Namun, kondisi kembali memanas ketika wasit meniupkan peluit panjang. Lagi-lagi terjadi insiden pelemparan flare. Bernama melaporkan bahwa insiden kali ini dilakukan oleh kelompok suporter Indonesia ke arah tribun yang dipenuhi oleh pendukung tim tuan rumah.

Malaysia vs Indonesia - suporter - Irsyad, Bola Nusantara
Irsyad/Bola Nusantara

Tak hanya itu, situasi di luar area stadion juga sempat memanas. Kedua kelompok suporter dikabarkan terlibat perselisihan dan membuat polisi anti huru-hara harus turun untuk mendinginkan situasi.

Perselisihan antara kedua kelompok suporter memang bukan barang baru. Pada partai Indonesia vs Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) beberapa waktu lalu, keduanya juga terlibat kericuhan. Ketika itu, kelompok suporter Malaysia harus terjebak selama beberapa jam di dalam area stadion setelah dikepung oleh pendukung Indonesia.

Partai Malaysia vs Indonesia sendiri berakhir dengan skor 2-0 untuk tim tuan rumah. Dua gol dari Harimau Malaya dicetak oleh Safawi Rasid pada menit ke-30 dan 76′. Kekalahan ini pun semakin membenamkan Indonesia di dasar klasemen grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hasil Malaysia vs Indonesia: 5 Pertandingan, 5 Kekalahan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Timnas Indonesia menelan kekalahan kelimanya secara beruntun setelah takluk di markas Malaysia pada Selasa (19/11). Partai Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia vs Indonesia berakhir dengan skor 2-0 untuk tim tuan rumah.

Tampil dengan motivasi berlipat, Indonesia langsung menekan lini pertahanan Malaysia di awal-awal pertandingan. Tim Garuda pun sempat mendapatkan peluang emas lewat Febri Haryadi di menit ke-23. Namun, upayanya masih bisa dimentahkan oleh Khairul Aznan.

Tertekan, Malaysia malah berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-30 melalui sepakan bebas Safawi Rasid. Selepas gol dari Safawi, Indonesia kembali mengambil inisiatif serangan dan terus menekan lini belakang Malaysia.

Menjelang turun minum, tim tamu kembali mendapatkan peluang melalui kemelut di depan gawang Malaysia. Namun, Greg Nwokolo gagal menceploskan bola ke gawang Farizal Marias dan paruh pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Malaysia.

Malaysia vs Indonesia - Timnas Indonesia - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - @FAM_Malaysia
twitter.com/FAM_Malaysia

Di babak kedua, Indonesia kembali mengambil inisiatif serangan dan menekan lini belakang Malaysia. Pergerakan cepat dari Febri Haryadi dan Greg Nwokolo sukses membuat lini belakang Malaysia kerepotan.

Untuk menambah daya gedor Indonesia, Yeyen Tumena pun memasukkan Dendi Santoso dan Osas Saha di pertangahan babak kedua. Keduanya pun sukses membuat lini depan Indonesia bermain lebih baik dan sesekali menebar ancaman.

Asyik menyerang, gawang Muhamamd Ridho malah kembali kejebolan pada menit ke-73. Lagi-lagi melalui Safawi Rasid. Kali ini, ia sukses memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh Yanto Basna di dalam kotak penalti sebelum mencetak gol dari sudut sempit.

Tertinggal dua gol, Indonesia kembali berusaha menekan. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat skuat Garuda gagal mencetak gol di sisa waktu pertandingan.

Hasil ini pun membuat Bayu Pradana cs semakin terbenam di dasar klasemen grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sementara, Malaysia sukses naik ke posisi dua dengan koleksi sembilan poin dari lima pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN MALAYSIA VS INDONESIA:

Malaysia: 22-Khairul Aznan (1-Farizal Marias 23′); 4-Syahmi Safari, 3-Shahrul Saad, 7-Aidil Zafuan, 6-Corbin Ong; 15-Brendan Gan, 8-Azam Azih (12-Afiq Fazail 80′), 14-Syamer Kutty; 11-Safawi Rasid, 13-Mohamadou Sumareh, 19-Akhyar Rasyid (9-Norshahrul Idlan 46′)

Pelatih: Tan Cheng Hoe

Indonesia: 1-Muhammad Ridho; 22-Gavin Kwan, 16-Yanto Basna, 5-Otavio Dutra, 15-Ricky Fajrin; 19-Bayu Pradana, 6-Hendro Siswanto, 4-Teuku Ichsan (14-Rizky Pora 78′); 13-Febri Haryadi, 10-Greg Nwokolo (11-Osas Saha 57′), 7-Septian David Maulana (8-Dendi Santoso 67′)

Caretaker: Yeyen Tumena

Kartu Kuning: Brendan 67′ – Fajrin 65,  Ichsan 65′

Duel Antarlini Malaysia vs Timnas Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Partai klasik akan dihelat di Stadion Bukit Jalil, antara tuan rumah Malaysia vs Indonesia di lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (19/11/2019).

Kekalahan 2-3 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) beberapa pekan lalu, wajib dibalas oleh anak asuh Yeyen Tumena ini. Sayangnya jelang melawan Malaysia, Indonesia tengah kondisi tak baik pasca pemecatan Simon McMenemy.

Untuk bisa meraih kemenangan di laga Malaysia vs Indonesia tentu masih terbuka lebar. Meski kans cukup kecil, peluang untuk membuat tim Harimau Malaya mungkin saja bisa diwujudkan oleh Stefano Lilipaly dan kawan-kawan.

Sepanjang sejarahnya dua negara serumpun ini sudah melakoni 77 pertandingan. Secara statistik Indonesia masih unggul dalam jumlah kemenangan. Tim Merah Putih meraih 32 kemenangan, sedangkan Malaysia hanya 27 kemenangan, 18 laga sisa berakhir dengan skor imbang. Indonesia juga sempat mencatatkan sejumlah kemenangan saat bermain di Malaysia.

Football5star.com coba membedah duel antarlini Malaysia vs Indonesia. Berikut ulasannya:

Lini Belakang

timnas indonesia vs malaysia

Pertahanan Indonesia sangat rapuh selama babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Dari empat pertandingan yang telah dilalui, gawang skuat Garuda sudah bobol 14 kali.

Bagaimana dengan Malaysia? Tim berjuluk Harimau Malaya itu juga tidak bagus-bagus amat. Tapi setidaknya, masih lebih unggul dari Indonesia. Tim besutan Tan Cheng Hoe itu baru kebobolan enam kali.

Meski demikian, tuan rumah dipastikan kehilangan Matthew Davies di laga nanti. Bek kanan lincah itu harus menjalani skorsing karena akumulasi kartu.

Lini Tengah

Mahamadou Sumareh mencetak dua gol saat Malaysia menang 3-2 atas Indonesia.

Tak bisa dipungkiri bahwa Malaysia memiliki lini tengah yang lebih kuat dari Indonesia. Apalagi di sana ada sosok Mohamadou Sumareh. Nama terakhir mencetak dua gol saat Harimau Malaya tandang ke Senayan.

Indonesia sendiri bakal menggantungkan harapan Febri Haryadi. Winger Persib Bandung itu diharapkan bisa membuat kejutan dengan kecepatannya.

Lini Depan

indonesia vs malaysia 1twitter fam malaysia

Khusus lini depan, kekuatan kedua tim cukup seimbang. Meski demikian, Malaysia akan kehilangan sosok Muhammad Syafiq Ahmad di laga nanti. Nama terakhir menjalani skorsing karena akumulasi kartu. ,

Adapun Indonesia kemungkinan bakal mengandalkan Irfan Bachdim. Striker Bali United itu layak jadi starter setelah sebelumnya mencetak gol ke gawang Vietnam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Resmi Tinggalkan Pahang FA, Saddil Ramdani Pulang ke Indonesia?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Saddil Ramdani dipastikan meninggalkan klub Malaysia, Pahang FA. Hal ini diakui sendiri oleh bintang timnas Indonesia itu melalui laman Instagramnya.

Kompetisi Liga Malaysia saat ini sudah berhenti bergulir seiring dengan selesainya musim kompetisi 2019. Saddil Ramdani membawa Pahang FA menjadi runner up Malaysia Super League musim ini. Mereka tertinggal 10 angka dari Johor Darul Takzim yang menjadi juara.

Kendati sudah tidak bersama klub Malaysia itu lagi, sang winger tetap mendoakan mantan klubnya itu meraih prestasi lebih baik musim depan. Ia juga mengaku senang dengan pengalaman pertamanya bermain di luar Indonesia.

Saddil Ramdani - Pahang FA - Timnas Indonesia - @MediaPhgFA
@MediaPhgFA

“Ini adalah pengalaman pertama saya bermain di luar negeri bersama Pahang. Saya mendoakan semoga Pahang meraih prestasi terbaik di Liga Malaysia musim depan,” tulis Saddil di Instagramnya.

“Saya ingin berterima kasih kepada staf pelatih, suporter, dan rekan satu tim yang terus memberi saya semangat dan membimbing saya,” sambungnya.

Selama memperkuat klub berjuluk Tok Gajah itu, pemain 20 tahun mengemas 21 penampilan dengan mencetak dua gol serta tiga assist. Keputusan hengkang ini tak pelak memunculkan rumor kembalinya ia ke Indonesia musim depan.

Akan tetapi, sampai saat ini Saddil belum angkat suara apakah akan kembali ke Liga 1 musim depan atau tetap bermain di luar negeri. Indos Transfer melansir bahwa kemungkinan besar mantan pemain Persela Lamongan tetap bermain di Malaysia musim 2020 mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

5 kekalahan Memalukan Indonesia di Kandang Malaysia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Malaysia vs Indonesia selama ini dikenal punya rivalitas tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Dua negara tetangga ini pun sudah cukup sering berhadapan, baik di Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia, ataupun kejuaraan lainnya.

Untuk urusan kemenangan, tidak ada yang terlalu mencolok dari kedua negara. Baik Malaysia dan Indonesia saling mengalahkan di kandangnya masing-masing. Ya, keduanya dikenal sebagai tim jago kandang.

Tak ayal, laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 nanti di Stadion Bukit Jalil bisa jadi keuntungan untuk Harimau Malaya. Mereka kerap membuat Garuda tak berdaya bila main di Negeri Jiran.

Football5star sudah merangkum lima kekalahan memalukan Indonesia di kandang Malaysia:

  • Final Piala AFF 2010
malaysia vs indonesia piala aff 2010 okezone
Okezone

Final leg pertama Piala AFF 2010 mungkin jadi pertemuan kedua negara yang takkan bisa dilupakan suporter Indonesia. Bagaimana tidak, penampilan apik anak asuh Alfred Riedl sepanjang turnamen berakhir antiklimaks di Bukit Jalil.

Firman Utina dkk yang menembus final dengan catatan apik tak berdaya di hadapan publik tetangga. Mereka kalah 0-3 lewat gol yang dicetak Ashaari Samsudin dan brace Safee Sali. Pada akhirnya, Garuda gagal merengkuh trofi AFF pertamanya setelah kalah agregat 2-4.

Hasil ini memang sangat mengejutkan. Pasalnya di pertemuan pertama pada fase grup, tim yang saat itu masih diperkuat Bambang Pamungkas, Oktavianus Maniani, Firman Utina, dan Markus Horrison sukses mengalahkan Harimau Malaya 5-1 di Gelora Bung Karno.

  • Semifinal Piala Tiger 1996
malaysia vs indonesia 1996 sport yahoo
Sports Yahoo

Tim Garuda menjalani Piala Tiger (kini Piala AFF) edisi pertama dengan gemilang. Mereka mampu melaju ke semifinal tanpa mencatatkan kekalahan. Tapi Malaysia lah yang memberikan kekalahan pertama untuk Indonesia ketika itu.

Laga yang berlangsung di Kuala Lumpur ketika itu berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah. Gol-gol kemenangan dipersembahkan oleh Sanbagamaran, Rusdee Sulong, dan Samsurin. Sedangkan gol semata wayang Indonesia lahir dari kaki Fakhri Husaini.

  • Merdeka Games 1976
Malaysia vs Indonesia
alchetron.com

Sepanjang sejarah pertemuan kedua negara, ajang Merdeka Games 1976 bisa jadi yang paling memalukan bagi Indonesia. Bayangkan saja, Garuda menelan kekalahan sangat telak 1-7 dari sang musuh bebuyutan.

Hingga sekarang, itu jadi kekalahan terbesar Garuda dari Harimau Malaya. Sejarah kelam itu terjadi pada 14 Agustus 1976 di Kuala Lumpur. Hasil ini sekaligus melengkapi catatan buruk Indonesia saat menghadapi Malaysia di ajang Merdeka Games. Dari total 21 pertemuan, Garuda hanya mampu meraih empat kemenangan.

  • Fase Grup Sea Games 2001
malaysia vs indonesia sea games 2001
Getty Images

Tidak hanya di Piala AFF atau Merdeka Games Indonesia dipermalukan Malaysia. Di ajang Sea Games pun, Garuda tak bisa berbuat banyak ketika berhadapan dengan Harimau Malaya. Salah satunya terjadi di Sea Games 2001 silam.

Tergabung dalam Grup B, Bambang Pamungkas dkk sudah dihadapkan oleh lawan berat seperti Malaysia, Vietnam, dan Brunei Darussalam. Setelah sukses mengalahkan Vietnam di laga pertama, Indonesia justru dikalahkan tuan rumah pada laga kedua.

Bermain di Stadion MBPJ, Petaling Jaya, Indonesia kalah 1-2. Padahal mereka sempat unggul lebih dulu lewat gol Maman. Tapi Malaysia mampu membalikkan keadaan lewat sontekan Rakhli dan Irwan delapan menit jelang laga berakhir.

  • Fase Grup Piala AFF 2012
malaysia vs indonesia piala aff 2012 kompas
Kompas

Dualisme kompetisi sepak bola di tanah air pada 2012 lalu berdampak buruk pada komposisi pemain timnas. PSSI saat itu hanya memperbolehkan pelatih Nil Maizar memanggil pemain dari kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) saja, yang notabene kompetisi baru.

Alhasil, timnas gagal total di Piala AFF 2012 karena terbatasnya pemain pilihan pelatih. Mereka bukan hanya berada di peringkat ketiga klasemen akhir Grup B, tapi juga dipermalukan Malaysia sebagai tuan rumah.

Pada laga terakhir grup di stadion Bukit Jalil, Indonesia kalah 0-2 dari Malaysia. Dua gol tuan rumah dicetak melalui Azamuddin Mohd Akil dan Mahali bin Jasuli. Kekalahan itu sekaligus membuat Andik Vermansyah dkk gagal melaju ke semifinal untuk pertama kalinya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

FAM Larang Pendukung Malaysia Jual Tiket kepada Fan Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga Malaysia vs Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/11/2019) mendapat perhatian serius dari FAM. Federasi sepak bola Harimau Malaya ini melarang pendukungnya untuk menjual tiket pada fan tamu.

Pelarangan ini disampaikan langsung oleh Sekjen FAM, Stuart Ramalingam. Alasan di balik pelarangan ini adalah keamanan yang tidak terjamin karena tiket yang dijual pada fan tamu merupakan kuota untuk fan tuan rumah.

Apalagi saat menjamu Thailand di laga sebelumnya, fan tamu datang dengan 5000 suporternya. Padahal tiket yang disediakan hanya 2.500 lembar saja. Hal ini diakui Stuart Ramalingam karena ulah fan Malaysia.

stuart ramalingam fam
Astro Awani

“Beberapa pendukung Malaysia membantu para fan tamu untuk membeli tiket yang harusnya jatah untuk tuan rumah. Masalah ini bisa mempersulit pihak keamanan untuk menempatkan mereka di tribun yang sudah ditentukan,” kata Ramalingan seperti dikutip Football5star dari Bernama, Minggu (17/11/2019).

“Untuk menghindari situasi yang sama saat Malaysia menghadapi Indonesia, FAM dan polisi meminta warga untuk tidak menimbulkan masalah lagi. Mereka harus bertanggung jawab untuk tidak menjual tiketnya ke suporter lawan,” ia menambahkan.

Sebagai informasi, FAM sudah mengalokasikan 4.500 lembar tiket untuk suporter Indonesia di Bukit Jalil nanti. Jumlah ini sudah sesuai seperti yang diminta PSSI.

Untuk pendukung Garuda, FAM menyerahkan penjualan tiket ke pihak PSSI. Adapun seluruh tiket laga Malaysia vs Indonesia sudah ludes terjual sejak Minggu siang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Seluruh Tiket Laga Malaysia vs Indonesia Ludes Terjual

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia vs Indonesia menghadirkan animo tinggi dari suporter tuan rumah. Hal ini bisa dilihat dari jumlah tiket yang sudah ludes terjual

Seperti dikutip Football5star dari federasi sepak bola Malaysia, FAM, seluruh tiket sudah ludes terjual sejak Minggu siang. Padahal pertandingan baru akan berlangsung Selasa (19/11/2019).

Animo tinggi suporter memang tak lepas dari rivalitas kedua tim di lapangan. Ya, walau disebut sebagai negara serumpun, pertandingan Malaysia vs Indonesia selalu menghadirkan drama-drama tersendiri, baik di dalam maupun luar lapangan.

Timnas Malaysia Bernama
Bernama

Apalagi pada pertemuan pertama kedua tim di Gelora Bung Karno, terjadi keributan antarsuporter di tribun maupun luar stadion. Hal tersebut sedikit banyak menjadi faktor lain tingginya minat pendukung Malaysia untuk menyaksikan pertandingan ini di Bukit Jalil.

Padahal saat Harimau Malaya mengalahkan Thailand 2-1 di pertandingan sebelumnya, Bukit Jalil hanya terisi 35 ribu penonton saja. Jika dilihat dari peluang kedua tim, tim tuan rumah memang masih memiliki peluang lolos dari Grup G.

Kendati peluang mereka ke Piala Dunia 2022 terbilang sangat kecil, anak asuh Tan Cheng Hoe sepertinya mengincar target lain. Ya, kemenangan atas Garuda nanti bisa mengamankan langkah mereka menuju Piala Asia 2023 mendatang.

Keadaan ini bisa jadi motivasi tambahan para suporter untuk datang langsung ke stadion demi mendukung Syafawi Rashid dkk di lapangan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kiper Malaysia: Lawan Indonesia Sangat Penting untuk Kami

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kiper timnas Malaysia, Farizal Marlias, sudah tidak sabar menghadapi Indonesia di Stadion Bukit Jalil Selasa (19/11/2019). Ia mengatakan bahwa laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G.

Pada pertemuan pertama, Malaysia sukses mempermalukan Indonesia 3-2 di Stadion Gelora Bung Karno. Kini dengan tren Harimau Malaya yang sedang menanjak, ditambah dengan tren negatif Tim Garuda, Farizal Marlias menatap kemenangan kedua.

“Pertandingan melawan Indonesia jadi sangat penting untuk kami. Jika menang kami bisa membuka peluang menuju Piala Asia 2023 mendatang. Saya akan bekerja keras untuk memberikan kemenangan lewat aksi terbaik,” kata Fahrizal seperti dikutip Football5star dari Bharian, Minggu (17/11/2019).

klasemen indonesia vs malaysia
@theafcdotcom

“Saya harap kami bisa tampil konsisten di semua pertandingan agar bisa memberi kemenangan untuk Malaysia,” sambung kiper yang bermain untuk klub Johor Dahrul Ta’zim itu.

Malaysia saat ini sedang dalam percaya diri tinggi. Anak asuh Tan Cheng Hoe secara luar biasa menang 2-1 atas Thailand di pertandingan sebelumnya. Tambahan tiga poin membuat mereka kini berada di peringkat keempat dengan enam angka.

Sementara Indonesia belum keluar dari fase buruk Kualifikasi Piala Dunia 2022. Evan Dimas dkk masih menjadi juru kunci Grup G tanpa meraih poin.

Tidak hanya soal hasil di lapangan, Harimau Malaya juga diuntungkan dengan situasi di timnas Indonesia. Pasalnya Simon McMenemy baru dipecat sebagai pelatih dan ia menolak mendampingi Beto Goncalves dkk di Bukit Jalil. Nantinya timnas akan dipimpin oleh asisten pelatih, Yeyen Tumena.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bintang Malaysia Ini Sudah Tak Sabar Kalahkan Indonesia Lagi

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Malaysia akan menjamu Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/11/2019) dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G. Bintang tuan rumah, Brendan Gan, mengaku sudah tidak sabar ingin mengalahkan Tim Garuda untu kedua kalinya.

Pada laga pertama yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Malaysia mengalahkan Indonesia dengan skor 3-2. Kini dengan status sebagai tuan rumah di Bukit Jalil, anak asuh Tan Cheng Hoe kembali menatap kemenangan.

Hal ini pun diakui oleh Brendan Gan. Ia ingin timnya kembali memetik tiga poin untuk terus menjaga asa lolos dari kualifikasi.

Imbas Kalah dari Malaysia dan Thailand, Indonesia Jeblok di Ranking FIFA
@FAM_Malaysia

“kami sudah menang atas Thailand, tapi tugas belumlah selesai. Masih ada Indonesia untuk dikalahkan dan kami harus memberikan permainan terbaik lagi untuk menghadapi mereka. Kami akan bermain 110 persen nanti dan akan memperlihatkan semangat juang di hadapan suporter kami,” kata Brendan Gan seperti dikutip Football5star dari Bharian, Minggu (17/11/2019).

Pemain kelahiran Australia ini menambahkan bahwa dirinya tidak mempedulikan siapa yang akan mencetak gol di Bukit Jalil nanti. Yang penting baginya adalah Malaysia bisa mengalahkan Indonesia.

“Saya tidak peduli siapa yang akan membuat assist, membuat gol, siapa yang main dan di bangku cadangan. Tujuan semua pemain hanyalah satu, yaitu memenangkan pertandingan,” sambungnya.

“Kami ingin merasakan lagi suasana hebat Stadion Bukit Jalil di laga nanti dan memperoleh kemenangan,” tutup pemain 31 tahun tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ketua FAM Tuntut Malaysia Kalahkan Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Malaysia akan menjamu Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (19/11/2019). Laga yang akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil diyakini akan dimenangkan oleh tuan rumah.

Keyakinan itu muncul dari Ketua Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Hamidin Mohd Amin. Ia percaya Malaysia bisa mengalahkan Indonesia seperti yang dilakukan pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Karno.

Selain karena kemenangan di GBK, Datuk Hamidin percaya dukungan suporter yang akan memadati Stadion Bukit Jalil bisa jadi faktor lain tiga poin akan kembali diraih.

datuk hamidin malaysia the bharian
Bharian

“Sekali lagi, kita harus gunakan peluang sebaik mungkin untuk menang lawan Indonesia di kandang sendiri. Pemain harus membuktikan lagi bahwa mereka adalah pemain-pemain yang bagus dan layak bertanding,” kata Datuk Hamidin seperti dikutip Football5star dari Bharian, Jumat (15/11/2019).

“Dengan dukungan penuh suporter, Harimau Malaya seperti memberi hadiah kemenangan untuk pemain dan saya sangat berharap pemain terus memberikan kemenangan untuk suporter dan negara ini,” ia menambahkan.

Saat ini, anak asuh Tan Cheng Hoe berada di atas angin. Pasalnya mereka baru saja meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Thailand di Bukit Jalil. Kemenangan tersebut sekaligus membuat Harimau Malaya mengoleksi enam poin dan berada di peringkat keempat.

Sedangkan Indonesia masih terpuruk di posisi juru kunci Grup G. Evan Dimas dkk melalui empat pertandingan tanpa meraih kemenangan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bagus Kahfi Ingin Timnas U-19 Tetap Dilatih Fakhri Husaini

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia sukses lolos ke putaran final Piala Asia U-19. Tapi keberhasilan Bagus Kahfi dkk ini memunculkan dilema. Pasalnya kontrak Fakhri Husaini sebagai pelatih akan habis.

Kepastian lolosnya Indonesia ke Piala Asia U-19 didapat setelah mereka menahan imbang Korea Utara di laga terakhir Kualifikasi Piala Asia U-19 Grup K.

Keberhasilan ini sekaligus memunculkan spekulasi soal masa depan Fakhri Husaini, mengingat ia memang dikontrak untuk ajang Kualifikasi Piala Asia ini. Mendengar kabar tersebut, Bagus Kahfi menegaskan bahwa dirinya hanya ingin diasuh pelatih asal Bontang itu.

fakhri husaini indoensia u 19
www.old.football5star.com/ervhan satrio

“Saya hanya ingin dilatih coach Fakhri. Saya sudah lama dilatih beliau dan sudah mengenal karakternya. Saya harap coach Fakhri tetap melatih kami di Piala Asia nanti,” kata Bagus saat konferensi pers, Minggu (10/11/2019).

Fakhri Husaini dan beberapa pemain tmnas U-19 Indonesia ini memang sudah bekerja sama cukup lama. Ketika ia melatih tim U-16, mayoritas pemain yang ia andalkan saat itu juga tergabung dalam tim U-19 sekarang.

Selain Bagus Kahfi serta Bagas Kahfa, ada pula nama-nama lain seperti Supriyadi, Ernando, David Maulana, Sutan Zico, Brylian Aldama, dan lainnya.

Dengan kesuksesan Bagus Kahfi dkk menjuarai Piala AFF U-16 2018 lalu di bawah besutan Fakhri Husaini, tak heran rasanya jika banyak pemain tetap menginginkan legenda Indonesia itu melatih timnas U-19 di Piala Asia tahun depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kontrak di Timnas Habis, Fakhri Husaini Ingin Pulang ke Bontang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Fakhri Husaini sukses meloloskan timnas U-19 Indonesia ke Piala Asia U-19. Tapi di balik kesuksesannya itu, kontrak sang pelatih bersama timnas akan berakhir.

Fakhri Husaini dikontrak untuk oleh timnas U-19 Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Asia. Kini, dengan berakhirnya babak kualifikasi, berakhir pula kontrak sang pelatih.

Ia mengakui bahwa kontraknya memang akan selesai. Untuk sementara waktu, pelatih yang juga legenda Indonesia menegaskan ingin pulang dulu ke Bontang untuk melanjutkan pekerjaannya di Pupuk Kaltim.

timnas u 19 indonesia
pssi.org

“Tugas saya sudah selesai sebagai pelatih. Setelah ini saya ingin kembali ke Bontang karena ada pekerjaan di sana. Saya masih menjadi karyawan di Pupuk Kaltim,” kata Fakhri saat konferensi pers usai Garuda Muda menahan imbang Korea Utara, Minggu (10/11/2019).

Indonesia U-19 memang tampil memukau sepanjang kualifikasi Piala Asia U-19. Sebelum menahan imbang Korea Utara, mereka berhasil menang 4-0 atas Hong Kong dan 3-1 saat melawan Timor Leste.

Raihan tujuh poin membuat Bagus Kahfi dkk memastikan diri ke putaran final Piala Asia yang akan berlangsung di Uzbekistan tahun depan.

Walau sudah membawa timnya lolos, Fakhri Husaini tetap memesan pada anak asuhnya untuk terus mempertahankan performa seperti ini di Uzbekistan, termasuk jika dirinya tak lagi menangani timnas.

“Saya berpesan untuk para pemain harus tampil lebih hebat lagi di Piala Asia nanti siapa pun pelatihnya,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]