Sandy Walsh: Saya Tidak Pernah Menyerang Indra Sjafri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pemain berdarah Indonesia, Sandy Walsh, akhirnya buka suara mengenai komentar mengenai Indra Sjafri kepada media Belgia beberapa waktu lalu. Sandy mengaku sama sekali tidak menyalahkan Indra karena proses naturalisasinya tak kunjung rampung.

Sandy merasa gusar karena tak kunjung mendapat izin untuk membela timnas Indonesia. Ia pun sempat mencurahkan perasaannya kepada media Belgia dan komentar tersebut disalahartikan oleh media-media Indonesia sebagai serangan kepada Indra Sjafri.

Sandy Walsh - Indra Sjafri - @sandywalsh 2
instagram.com/sandywalsh

“Saya tidak pernah menyebutkan nama Indra Sjafri, tetapi media menyerang dia. Saya ingin meminta maaf jika dia merasa dirugikan,” ujar Sandy Walsh kepada Bolalob.

“Dia sudah bekerja sangat keras. Menurut saya, dia (sudah) melakukan tugasnya dengan sangat baik,” sambung pemain berumur 26 tahun itu.

SAANDY WALSH SUDAH LAMA INGIN MEMBELA TIMNAS INDONESIA

Ambisi Sandy untuk membela timnas Indonesia memang sudah bukan rahasia lagi. Ia sudah berusaha mendapatkan paspor Indonesia semenjak skuat Garuda ditangani Simon McMenemy pada 2019 lalu.

Akan tetapi, usaha Sandy hingga saat ini masih belum membuahkan hasil berarti. Ia terbentur oleh berbagai peraturan meski sudah berkali-kali menjalin kontak dengan para petinggi PSSI.

Sandy Walsh - Indra Sjafri - @sandywalsh 3
instagram.com/sandywalsh

Dalam wawancaranya bersama media Belgia, Sandy mengaku sangat senang karena niatnya membela timnas Indonesia mendapat sambutan positif. Ia bahkan mengatakan bahwa 90 persen pengikutnya di media sosial merupakan warga Indonesia.

“Mendapat panggilan timnas Indonesia akan menjadi bonus yang luar biasa. Saya sudah mendapat dukungan dari orang-orang. Saya lihat banyak reaksi positif di media sosial. Lebih dari 90 persen pengikut saya di sosial media dari Indonesia.”

Indra Sjafri Bahas Naturalisasi, Greg Nwokolo Singgung Soal Pemain Titipan

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Pemain naturalisasi Indonesia, Greg Nwokolo, melontarkan sindiran kepada Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Dia menyoroti komentar Indra terkait keabsahan pemain yang pindah keewarganegaraan.

Dalam obrolan di youtube Cak Nun, Indra mengatakan bahwa FIFA tidak memperbolehkan pemain berpindah kewarganegaraan untuk kepentingan sepak bola. Komentar itu yang lantas memicu perdebatan, termasuk di kalangan para pemain sepak bola.

“FIFA juga tidak memperbolehkan, nat… perpindahan kewarganegaraan untuk kepentingan sepak bola. Karena FIFA itu memerintahkan semua federasi melakukan pembinaan. Tidak boleh tuh misal menghalalkan perpindahan kewarganegaraan untuk alasan sepak bola,” ujar Indra, dikutip Football5star dari youtube CakNun.com.

Siapa sangka, komentar Indra Sjafri tersebut ternyata memicu polemik. Bahkan, ketika akun instagram @sepakbolaid mengunggah kembali komentar tersebut, beragam reaksi muncul. Termasuk dari kalangan pesepak bola di tanah air.

Di antara respons yang menarik, salah satunya datang dari pemain naturalisasi Indonesia, Greg Nwokolo. Pemain yang musim lalu membela Madura United tersebut menuliskan komentar bernada sindiran untuk Indra.

Indra Sjafri naturalisasi FIFA, Greg Nwokolo Herman Dzumafo - Instagram @sepakbolaid
Instagram @sepakbolaid

“FIFA juga ngak boleh ada pemain titipan om @indrasjafri_coach 😂😂😂,” tulisnya melalui akun @greg11n, seperti dikutio Football5star dari instagram @sepakbolaid.

Entah apa maksud sebenarnya yang ingin disampaikan oleh Greg dalam komentarnya tersebut. Namun, komentar Greg tersebut ternyata mendapat sorotan dari sejumlah warganet yang turut mengamini.

“anjay ngena banget tuh dengerin pak @indrasjafri_coach,” bilang akun @adityaramdhani08. “jawab Doong, @indrasjafri_coach heran masih ada aja pemikiran di jaman modern pertanyaan nya udah bener belom pembinaan nya salah satu org yg buat Sandy Walsh gagal naturalisasi ya ini org yg sok local pride,” timpal @genres26.

Selain Greg Nwokolo, Herman Dzumafo Juga Kritik Keras Indra Sjafri

Greg Nwokolo: Kalau Gaji Turun 50-70 Persen, Itu Tak Masuk Akal

Selain Greg, beberapa pemain naturalisasi Indonesia lainnya juga turut melampirkan komentarnya. Termasuk Diego Michiels dan Herman Dzumafo. Bahkan, komentar yang disampaikan Dzumafo terbilang cukup menohok.

“Mau dunk baca pasalny dimana fifa melarang …timnas perancis ada berapa permain asli warga negara perancis pak… apakah timnas perancis tidak ikut peraturan fifa… rata2 skrg semua negara eropa pasti ada perman yg pindah warga negara dan fifa tidak pernah ikut campur…🤗🤗🤗 Ok klo buat kami yg pindah warga negara ga usah terlalu pusing urus kami… tapi yang berdara INDONESIA alias keturunan mereka punya Hak penuh untuk membela timnas jgn rampas itu demi kepintingan sekolongpok…. contohkan negara2 yang maju …2021 kami masih bahasa masalah naturalisasi…🙄🙄ANJAAAYYY💥🔥💥🔥💥🔥,” sebut Dzumafo dengan panjang lebar melalui akun pribadinya @hermandzumafo99.

Indra Sjafri direktur teknik PSSI - pssi
PSSI

Pendapat yang diutarakan Indra Sjafri mengatasnamakan PSSI memang menjadi salah satu pembahasan panas beberapa pekan terakhir. Apalagi, pemain kelahiran, Sandy Walsh, juga sempat mengkritik Indra terkait kegagalannya membela timnas Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Diego Michiels Komentari Indra Sjafri: Dirtek Top Sumpah!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Arema FC, Diego Michiels, turut komentari Indra Sjafri dengan nada-nada miring di Instagram. Hal itu setelah dia berkomentar dalam sebuah akun Instagram yang memberitakan soal Indra terkait naturalisasi.

Belakangan, nama Indra memang menjadi sorotan karena pernyataannya terkait naturalisasi. Dalam kanal YouTube Cak Nun, pria yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI itu menyebtu FIFA melarang naturalisasi untuk kepentingan sepak bola.

Diego Michiels Komentari Indra Sjafri: Dirtek Top Sumpah!

Indra Sjafri menyebut kalau aturan naturalisasi disingkirkan FIFA demi pembinaan pemain. “FIFA juga tidak membolehkan kepindahan kewarganegaraan untuk sepak bola,” ujar Indra dalam kanal YouTube tersebut.

Diego Michiels Komentari Indra Sjafri: Dirtek Top Sumpah!

“Karena FIFA itu memerintahkan semua federasi itu lakukan pembinaan. Enggak boleh itu, misalnya kalau menghalalkan kepindahan (kewarganegaraan) karena alasan sepak bola. Yang kaya yang menang, Arab Saudi bisa beli semua,” sambung dia.

Diego Michiels Komentari Indra

Nah, komentar Indra itu menjadi perdebatan di media sosial dari para netizen, terutama suporter. Tak terkecuali Diego yang tampaknya menyindir Indra.

Diego Michiels Komentari Indra Sjafri: Dirtek Top Sumpah!

Hal itu terlihat saat pemain Arema FC itu berkomentar dalam akun @sepakbolaid yang mengunggah berita terkait eks pelatih timnas U-19 Indonesia itu. “Dirtek Top sumpah 🔥😍,” tulis Diego.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Sandy Walsh Sebut Indra Sjafri yang Membuatnya Gagal Bela Indonesia

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sandy Walsh, pesepak bola berdarah Indonesia yang bermain di K.V. Mechelen mengungkap alasannya belum juga bermain untuk timnas Indonesia. Menurut Sandy Walsh, ialah Indra Sjafri, direktur teknis PSSI yang menahannya.

“Saya telah menetapkan beberapa pertandingan internasional pada awal Juni. Saya memiliki kontak yang intens dengan pelatih nasional. Pertandingan juga dimainkan di Dubai yang membuat perpindahan jadi lebih mudah,” kata Sandy Walsh seperti dikutip Football5star.com dari GVA, Minggu (8/8/2021).

Elkan Baggott Tak Ikut TC Timnas Indonesia di Jakarta Soal Banyak Pemain Senior di Timnas U-23, Begini Penjelasan Indra Sjafri khuwailid mustafa Indra Sjafri Sebut Asnawi Mangkualam Bakal Taklukkan Korsel Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol? timnas u-19 indonesia Sandy Walsh Yudha Febrian dan Serdy Dugem, Begini Reaksi Indra Sjafri Timnas U-19 Sudah Dapat 40 Pemain Keturunan Indonesia Indra Sjafri Jadikan Egy Maulana Contoh Pemain yang Bisa Adaptasi di Eropa Timnas U-19 Indonesia Batal Lawan Hajduk Split? Indra Sjafri Kenang Momen Bersama Luis Suarez di Barcelona Indra Sjafri Soal Invasi Pemain Muda Brasil: Tak Ada Kaitannya dengan PSSI

“Namun Federasi Indonesia memutuskan sebaliknya. Terutama Direktur Teknis yang menahannya. Rupanya pengalaman para pemain naturalisasi dari Eropa tidak terlalu positif jadi penyebabnya,” tambah Walsh.

“Ini memalukan, karena saya selalu menegaskan bahwa saya ingin melakukan segalanya untuk bermain bersama Timnas Indonesia. Masih ada kontak dengan pelatih dan asistennya,”

“Tetapi direktur teknis yang memberi lampu hijau untuk mempercepat segalanya. Pelatih nasional masih mendorong hal ini,” ungkap pemain berusia 26 tahun tersebut.

Sandy Walsh Gerah Tak Ditanggapi PSSI, Bakal Bela Timnas Irlandia Sandy Walsh Berharap PSSI Membantunya Bela Timnas Indonesia Sandy Walsh Kembali Tampil Memukau untuk Klub Belgia

Sandy Walsh pun berharap bahwa pada Oktober atau September 2021, ia bisa dipanggil dan membela timnas Indonesia di pertandingan internasional.

“Saya terus berharap ini akan segera diselesaikan. Aku sudah menunggunya cukup lama. Secara pribadi, itu tidk akan memakan waktu terlalu lama bagi saya.”

“Fokus saya terutama pada KV Mechelen. Tetapi dipanggil ke timnas Indonesia akan menjadi bonus yang luar biasa. Saya sudah mendapat dukungan dari orang-orang. Saya lihat banyak reaksi positif di media sosial. Lebih dari 90 persen pengikut saya di sosial media dari Indonesia,” tutup Walsh.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Malam Ini, Indra Sjafri akan Bicara dengan Shin Tae-yong

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, disebut akan berbicara dengan pelatih Shin Tae-yong, Jumat (30/7/2021) malam. Keduanya akan berbincang soal rencana pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Seperti diketahui, skuat Garuda akan menggelar pemusatan latihan pada awal Agustus mendatang. Rencananya, TC tersebut dalam rangka mempersiapkan tim untuk menatap playoff Piala Asia 2023 melawan Taiwan yang akan dihelat mulai 7 September mendatang.

Akan tetapi, rencana itu masih menggantung karena berbagai situasi. Mulai dari wilayah Jakarta masih ada kebijakan PPKM Level 4, hingga Shin Tae-yong yang belum tiba ke tanah air.

Shin Tae-yong Terancam Dilarang ke Indonesia, Begini Kata PSSI Malam Ini, Indra Sjafri akan Bicara dengan Shin Tae-yong

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyebut semua pemain yang dipanggil perkuat timnas Indonesia dalam TC itu sudah ada. Namun, sampai saat ini masih menunggu pengumuman resmi dahulu.

“Sudah ada pemain-pemain yang akan dipanggil. Namun, nanti akan diumumkan setelah kepastian tempat dan waktunya,” ungkap Yunus Nusi saat dihubungi Football5Star.com.

Untuk itu, malam ini Indra Sjafi disebutnya akan berbincang dengan Shin Tae-yong soal kepastian TC. “Iya nanti dirtek akan rapat virtual dengan coach Shin untuk memastikan TC mundur atau tidaknya,” tutup Yunus.

Rencananya, playoff kualfikasi Piala Asia 2023 akan digelar dengan sistem kandang dan tandang. Leg pertama akan digelar pada 7 September, leg kedua pada 12 Oktober 2021. Pasukan Shin Tae-yong akan lebih dahulu menjamu Taiwan di kandang, baru gantian leg kedua main tandang.

Andai menang, Timnas Indonesia akan lolos ke babak grup kualifikasi Piala Asia 2023. Nantinya, dari 24 tim yang bertarung pada fase grup kualifikasi, hanya ada 11 slot yang bisa main di putaran final Piala Asia 2023. Rencananya, Piala Asia 2023 akan dihelat di China pada 16 Juni sampai 16 Juli 2023.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Reaksi Indra Sjafri Begitu Tahu Egy Maulana Vikri Dicampakkan Lechia

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, ikut bereaksi usai tahu Egy Maulana Vikri dicampakkan oleh Lechia Gdansk. Dia menyebut Egy tak boleh begitu saja lempar handuk lantaran kontraknya tak diperpanjang Lechia.

Seperti diketahui, Indra memang menjadi salah satu sosok yang berjasa membawa Egy ke klub Polandia tersebut. Bahkan, mantan pelatih Timnas U-19 dan U-23 Indonesia itu sampai mengantar Egy saat kali pertama diperkenalkan Lechia, tiga tahun silam.

Kini, Egy Maulana Vikri pun dipastikan tak lagi menjadi pemain Lechia setelah kontraknya kedaluwarsa per 30 Juni 2021. Klub yang berkompetisi di Liga Ekstraklasa itu memilih untuk tak memperpanjang kontrak Egy.

“Tentu, manajemen Egy sudah menyiapkan rencana ke depan dengan sebaik mungkin,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi oleh awak media.

 Reaksi Indra Sjafri Begitu Tahu Egy Maulana Vikri Dicampakkan Lechia Egy Maulana Vikri Seakan Tunjukkan Kualitasnya kepada Pelatih Lechia lechia gdasnk Para Pemain Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri Cetak Gol dan Assist, Egy Maulana Vikri Disorot Media Asing

Indra berharap Egy tak begitu saja menyerah karena kontraknya tak diperpanjang Lechia. Justru, kata Indra, ini adalah saat yang tepat bagi jebolan Diklat Ragunan tersebut untuk membuktikan kualitasnya.

“Saran saya, Egy harus tetap berjuang dan semangat untuk menjalani proses yang ada dalam kariernya saat ini,” pungkas Indra.

Bergabung Lechia sejak 2018, Egy memang jarang mendapatkan kesempatan main. Total, dia cuma mendapatkan 11 kali kesempatan mentas dengan seragam Lechia, 10 di Liga Ekstraklasa, dan sekali pada ajang Superpuchar Polski. Hingga akhirnya dia tak diperpanjang oleh klub Liga Ekstraklasa.

Belum diketahui masa depan Egy Maulana Vikri setelah ini. Kencang beredar kabar kalau jebolan Diklat Ragunan itu akan menyeberang ke Eropa Timur.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jelang Lawan Thailand, Pemain Timnas Indonesia Dikurung di Hotel

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Jelang lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022, timnas Indonesia harus berpindah dari Jebel Ali (JA) Hotels and Resort Beach menuju Crowne Plaza Hotel. Selama di sana, para pemain dikurung dan tak diizinkan keluar.

Tak cuma Indonesia, Crowne Plaza Hotel, Dubai Festival City, Uni Emirat Arab (UEA) juga menjadi hunian para pemain timnas Thailand dan Malaysia.

Sesi Latihan Timnas Indonesia di UEA Bikin Negeri Tetangga Khawatir
pssi.org

“Kami tiba di hotel Crowne Plaza Minggu sore, dan semua di tim langsung menjalani tes usap PCR. Itu sudah bagian dari salah satu protokol kesehatan yang ada di sini,” kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, dikutip Football5star.com dari laman PSSI.

Indra Sjari pun menjelaskan, seluruh anggota tim tak bisa leluasa keluar-masuk hotel. Bahkan, untuk menggunakan fasilitas hotel juga sangat terbatas. Mereka harus menjalani masa “kurungan” selama menetap di sana.

“Setiap tim yang sudah masuk hotel sini tidak bisa kemana-kemana. Hari pertama masuk hotel, setelah tes usap, semuanya masuk ke kamar masing-masing, makanan pun diantarkan ke kamar,” ujar Indra Sjafri menambahkan.

Akses Keluar-Masuk Hotel Dirantai dan Digembok

Pada Senin (31/5), tim paginya sudah bisa keluar dari kamarnya, menuju restoran untuk makan pagi. Sebelum masuk ruangan juga harus diperiksa dengan thermo gun lebih dahulu.

“Saya katakan kepada pemain dan semua personel tim, bukan saya yang membuat aturan untuk tidak bisa keluar dari hotel, tapi ini dari AFC. Mereka sangat ketat dengan aturannya. Itu untuk menjaga kondisi kesehatan dari para atlit dan semua orang yang menjadi peserta turnamen,” bilang pelatih Shin Tae-yong, selepas sarapan.

Timnas Indonesia makan - pssi
pssi.org

Semua akses pintu keluar masuk dari hotel pun dirantai dan digembok oleh pihak hotel. “Area hotel itu termasuk, kamar, lobi, restoran, kolam renang dan fitness center. Selain itu tidak bisa,” urai Shin melanjutkan.

Selanjutnya, timnas Indonesia akan menghadapi laga kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G melawan Thailand (3/6), Vietnam (7/6), dan UEA (11/6). Pada Senin (31/5), pemain lebih banyak istirahat. “Mereka hanya melakukan latihan pemulihan kondisi dan stamina dengan gym di fitness center hotel. Itu dilakukan sore hari,” sebut Shin Tae-yong memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Indra Sjafri Minta Arthur Irawan Tak Dipandang Sebelah Mata

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, meminta publik tak memandang Arthur Irawan sebelah mata. Pemanggilannya ke timnas Indonesia jua menurut Indra sudah sesuai dengan permintaan Shin Tae-yong.

Seperti diketahui, Arthur secara mengejutkan memang mengisi daftar salah satu pemain timnas yang sedang melakoni pemusatan latihan (TC) di Jakarta. Tetapi, banyak kritik dan sindiran yang diterima oleh Arthur Irawan dari para suporter di media sosial.

Kondisi itu akhirnya bikin PSSI melalui Indra buka suara. Mantan pelatih Timnas U-19 Indonesia itu menilai kalau Arthur harus mendapatkan kesempatan yang sama dengan para pemain lain untuk membela skuat Garuda.

Dipanggil Timnas Indonesia, Begini Ungkapan Arthur Irawan

“Sekali lagi kami meminta publik jangan mendeskripsikan kualitas satu atau dua pemain. Hal ini karena semua pemain punya kesempatan yang sama untuk dilihat kemampuannya. Lagi pula ini masih proses seleksi. Keputusan ada pada Shin Tae-yong,” ungkap Indra Sjafri dalam laman resmi PSSI.

PSSI, kata Indra, memastikan bahwa pemanggilan Arthur ke timnas merupakan kebutuhan tim pelatih dan pertimbangan teknis. Terlebih, Shin disebut oleh Indra mencari pemain yang berposisi sebagai bek sayap.

“Kami membutuhkan pemain di posisi full back (bek sayap). Kami diberikan sejumlah nama pemai, akhirnya dipilihlah Arthur Irawan. Apalagi yang bersangkutan dalam kondisi fit dan bugar,” tutup pelatih yang juarai Piala AFF bersama Timnas U-19 dan Timnas U-22 Indonesia itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSSI Klaim Arthur Irawan Memang Dibutuhkan Shin Tae-yong

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI mengklaim kalau pemanggilan Arthur Irawan ke skuat Timnas Indonesia memang murni pilihan Shin Tae-yong. Shin disebut membutuhkan pemain berposisi bek sayap seperti Arthur.

Seperti diketahui, Arthur secara mengejutkan memang mengisi daftar salah satu pemain timnas yang sedang melakoni pemusatan latihan (TC) di Jakarta. Nama Arthur dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk ikut serta dalam pertandingan internal yang dilaksanakan Jumat (7/5/2021) malam.

Akan tetapi, banyak kritik dan sindiran yang diterima oleh Arthur. Bahkan, nama Arthur sempat menjadi trending topic di Twitter pada Jumat malam. PSSI pun akhirnya buka suara. Mereka klaim eks pemain Persija Jakarta itu memang dibutuhkan oleh Shin.

Elkan Baggott Tak Ikut TC Timnas Indonesia di Jakarta Soal Banyak Pemain Senior di Timnas U-23, Begini Penjelasan Indra Sjafri PSSI Klaim Arthur Irawan Memang Dibutuhkan Shin Tae-yong khuwailid mustafa Indra Sjafri Sebut Asnawi Mangkualam Bakal Taklukkan Korsel Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol? timnas u-19 indonesia Sandy Walsh Yudha Febrian dan Serdy Dugem, Begini Reaksi Indra Sjafri Timnas U-19 Sudah Dapat 40 Pemain Keturunan Indonesia Indra Sjafri Jadikan Egy Maulana Contoh Pemain yang Bisa Adaptasi di Eropa Timnas U-19 Indonesia Batal Lawan Hajduk Split? Indra Sjafri Kenang Momen Bersama Luis Suarez di Barcelona Indra Sjafri Soal Invasi Pemain Muda Brasil: Tak Ada Kaitannya dengan PSSI

“Kami membutuhkan pemain di posisi full back (bek sayap). Kami diberikan sejumlah nama pemain, akhirnya dipilihlah Arthur Irawan. Apalagi yang bersangkutan dalam kondisi fit dan bugar,” ungkap Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.

Indra Sjafri menuturkan kalau Shin ingin melihat langsung aksi Arthur Irawan yang jadi andalan PSS Sleman di Piala Menpora 2021. Indra jua menjamin Shin sendiri lah yang ingin Arthur datang ke pemusatan latihan timnas.

“Ya memang Arthur Irawan ingin dilihat langsung dan dia merupakan pilihan dari tim pelatih. Dia juga kami butuhkan pemain saat internal game kemarin dan tanggal 11 Mei mendatang. Maka dari itu tim pelatih meminta PSSI melakukan pemanggilan kepada Arthur karena untuk melengkapi pemain yang sudah ada,” tutup Indra Sjafri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tiga Pemain Eropa Dipastikan Gabung Timnas Indonesia di Dubai

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menyebut tiga pemain Eropa dipastikan langsung bergabung dengan Timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirates Arab (UEA). Ketiganya saat ini masih dibutuhkan oleh klubnya masing-masing.

Seperti diketahui, Shin Tae-yong memang langsung memanggil tujuh pemain sekaligus yang berkarier di luar negeri ke timnas. Mereka adalah Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Ryuji Utomo, Elkan Baggott, Yanto Basna, dan Syahrian Abimanyu.

Namun sayang, Yanto Basna akhirnya dicoret oleh Shin dari timnas karena tak kunjung datang. Sedangkan, Asnawi Mangkualam masih diragukan kedatangannnya karena mengalami cedera saat membela Ansan Greeners.

Timnas Indonesia Baru TC, Shin Tae-yong Langsung Kasih Program Berat

Indra Sjafri lantas mengabarkan, trio pemain di Eropa, yakn Egy, Elkan, dan Witan akan menyusul skuat Timnas Indonesia di Dubai. Hal itu sesuai dengan surat resmi dari klub ketiga pemain tersebut kepada PSSI.

“Egy Maulana Vikri, Elkan Baggott, dan Witan Sulaeman akan bergabung dengan Timnas Indonesia di Dubai,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi oleh awak media.

Kabarnya, Timnas Indonesia akan berangkat ke Dubai pada 17 Mei. Nantinya, mereka akan menghadapi Afghanistan (25 Mei) dan Oman (29 Mei) dalam partai uji coba sebelum menatap lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Saat ini, kami masih menunggu visa ke UEA keluar. Kami masih belum bisa memastikan apakah berangkat sebelum atau sesudah Lebaran,” tutup Indra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Elkan Baggott Tak Ikut TC Timnas Indonesia di Jakarta

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, buka suara soal para pemain luar negeri yang gabung Timnas Indonesia, termasuk Elkan Baggott. Bek keturunan Indonesia-Inggris itu tak ikut pemusatan latihan (TC) di Jakarta karena langsung gabung di Dubai.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia direncanakan kembali berkumpul pada awal Mei mendatang demi persiapan menatap tiga laga sisa di Grup G. Nantinya, timnas juga bakalan berangkat lebih awal ke Uni Emirates Arab (UEA) untuk melakoni TC.

Dalam 34 nama yang dipanggil Shin Tae-yong, ada tujuh pemain yang berkarier di luar negeri. Mereka ialah Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Ryuji Utomo, Elkan Baggott, Yanto Basna, dan Syahrian Abimanyu.

Elkan Baggott Tak Ikut TC Timnas Indonesia di Jakarta Soal Banyak Pemain Senior di Timnas U-23, Begini Penjelasan Indra Sjafri khuwailid mustafa Indra Sjafri Sebut Asnawi Mangkualam Bakal Taklukkan Korsel Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol? timnas u-19 indonesia Sandy Walsh Yudha Febrian dan Serdy Dugem, Begini Reaksi Indra Sjafri Timnas U-19 Sudah Dapat 40 Pemain Keturunan Indonesia Indra Sjafri Jadikan Egy Maulana Contoh Pemain yang Bisa Adaptasi di Eropa Timnas U-19 Indonesia Batal Lawan Hajduk Split? Indra Sjafri Kenang Momen Bersama Luis Suarez di Barcelona Indra Sjafri Soal Invasi Pemain Muda Brasil: Tak Ada Kaitannya dengan PSSI

“(Para pemain yang gabung Timnas Indonesia) macam-macam. Jadi Egy itu tanggal 5 (Mei) kalau Abi (Syahrian Abimanyu) tanggal 15 (Mei), macam-macam, saya tidak begitu hafal,” ungkap Indra Sjafri kepada wartawan.

Menurut Indra, pemain yang dari luar negeri tak semuanya nanti gabung TC Timnas Indonesia di Jakarta. Baggott salah satunya yang nanti akan langsung bergabung di Dubai.

“Yang dari luar negeri tidak semuanya datang ke Jakarta, kan masih ada pertandingan mereka. Saya hanya bicara tadi Egy bisa ke sini tanggal 5, yang lainnya Abimanyu langsung ke Dubai, Yanto Basna, dan Ryuji juga sudah di sini. Baggott langsung ke Dubai,” papar Indra.

“Karena di Eropa itu kompetisi lebih cepat selesai anak-anak juga lebih cepat bisa bergabung. Tanggal 31 Mei itu periode FIFA Matchday, jadi kompetisi sudah selesai, mereka akan cepat datang,” tutup Indra Sjafri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persiapan Timnas Indonesia Tatap Pra-Piala Dunia Tunggu Piala Menpora

Persiapan Timnas Indonesia Tatap Pra-Piala Dunia Tunggu Piala Menpora 44

Football5Star.com, Indonesia – Persiapan Timnas Indonesia menatap Pra-Piala Dunia 2022 menunggu selesainya Piala Menpora 2021. PSSI ingin memberikan kesempatan para pemain untuk memperkuat timnya dahulu di turnamen pramusim Liga 1 2021 itu,

Seperti diketahui, AFC baru saja mengumumkan nasib lanjutan Pra-Piala Dunia 2022. Rencananya, pertandingan sisa Grup G akan dipusatkan di Uni Emirates Arab. Timnas Indonesia sendiri akan mulai bertanding melawan Thailand pada 3 Juni 2021.

Dengan sisa waktu tak kurang dua bulan lagi, Indonesia jelas harus mempersiapkan diri menatap partai perdana tersebut. Namun, PSSI menyebut untuk TC Timnas Indonesia menunggu Piala Menpora dahulu.

Soal Banyak Pemain Senior di Timnas U-23, Begini Penjelasan Indra Sjafri khuwailid mustafa Indra Sjafri Sebut Asnawi Mangkualam Bakal Taklukkan Korsel Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol? timnas u-19 indonesia Sandy Walsh Yudha Febrian dan Serdy Dugem, Begini Reaksi Indra Sjafri Timnas U-19 Sudah Dapat 40 Pemain Keturunan Indonesia Indra Sjafri Jadikan Egy Maulana Contoh Pemain yang Bisa Adaptasi di Eropa Timnas U-19 Indonesia Batal Lawan Hajduk Split? Indra Sjafri Kenang Momen Bersama Luis Suarez di Barcelona Indra Sjafri Soal Invasi Pemain Muda Brasil: Tak Ada Kaitannya dengan PSSI

“Untuk TC Timnas Senior, saat ini kami dari PSSI ingin pemain latihan di klub terlebih dahulu. Kami ingin mereka fokus untuk gelaran Piala Menpora 2021,” ungkap Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, saat dihubungi oleh awak media.

Indonesia memang sudah dipastikan tak akan lolos ke Piala Dunia 2022 karena menelan lima kekalahan beruntun di Grup G. Namun, Indonesia masih bisa berpeluang untuk mengejar play-off Piala Asia 2033 andai mampu menyapu bersih tiga laga akhir dengan kemenangan.

Dijadwalkan usai lawan Thailand, Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam pada 7 Juni. Baru, UEA akan menjadi lawan terakhir mereka pada 11 Juni. Dengan mepetnya jadwal, diprediksi Indonesia akan menetap di UEA sampai laga terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Indra Sjafri Klarifikasi Kabar Timnas U-23 Indonesia Akan Lawan Argentina

Indra Sjafri Klarifikasi Kabar Timnas U-23 Indonesia Akan Lawan Argentina 48

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, melakukan klarifikasi kabar Timnas U-23 Indonesia akan meladeni Argentina. Dia menyebut kalau kabar tersebut salah persepsi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Timnas U-23 disebut akan menjalani empat laga uji coba di tengah pemusatan latihan (TC). Dua di antaranya pasukan Shin Tae-yong itu akan melawan Argentina U-23 dan Pantai Gading U-23. Dari beberapa isu yang beredar, Timnas U-23 akan menghadapi Argentina pada 25 Maret mendatang.

Namun ternyata kabar itu langsung disanggah oleh Indra Sjafri. Mantan nahkoda Timnas U-19 dan Timnas U-22 itu menyebut ada kesalahan persepsi soal ucapan sebelumnya. Dia memastikan Timnas U-23 belum berencana hadapi Argentina dan Pantai Gading.

Soal Banyak Pemain Senior di Timnas U-23, Begini Penjelasan Indra Sjafri khuwailid mustafa Indra Sjafri Sebut Asnawi Mangkualam Bakal Taklukkan Korsel Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol? timnas u-19 indonesia Sandy Walsh Yudha Febrian dan Serdy Dugem, Begini Reaksi Indra Sjafri Timnas U-19 Sudah Dapat 40 Pemain Keturunan Indonesia Indra Sjafri Jadikan Egy Maulana Contoh Pemain yang Bisa Adaptasi di Eropa Timnas U-19 Indonesia Batal Lawan Hajduk Split? Indra Sjafri Kenang Momen Bersama Luis Suarez di Barcelona Indra Sjafri Soal Invasi Pemain Muda Brasil: Tak Ada Kaitannya dengan PSSI

“Tidak ada Timnas Indonesia melawan Argenhttps://www.pssi.org/tina U-23 dan Pantai Gading U-23. Saya klarifikasi itu tidak ada. Itu salah. Yang benar ada di website PSSI,” ungkap Indra Sjafri.

PSSI lantas mengumumkan dalam laman resminya kalau Timnas U-23 hanya akan menghadapiBali United dan Bhayangkara Solo FC. Kedua uji coba itu akan dihelat pada 3 dan 5 maret. “Dua laga uji coba itu akan dipertandingkan di Jakarta,” ujar Indra Sjafri.

Setelah menjalani dua kali uji coba, pemain akan dikembalikan ke klub masing-masing. PSSI memberikan kesempatan pemain untuk turut bergabung dalam persiapan klubnya yang akan menatap Piala Menpora 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-23 Indonesia Uji Coba Lawan Bali United? Begini Kata PSSI

Timnas U-23 Indonesia Uji Coba Lawan Bali United? Begini Kata PSSI 52

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia kabarnya akan melakoni uji coba melawan Bali United dalam waktu dekat. Namun, kabar itu disangah oleh Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri.

Seperti diketahui, saat ini Timnas U-23 tengah melakoni pemusatan latihan (TC) di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Mereka rencananya akan terus berlatih di bawah komando Shin Tae-yong sampai Maret mendatang.

Nah, pada saat bersamaan Bali United juga sudah mulai mempersiapkan diri menatap AFC Cup 2021. Ada kabar Timnas U-23 Indonesia akan diadu dengan Bali United dalam partai uji coba.

Elkan Baggott Dibidik 3 Klub Premier League, PSSI Kasih Saran Piala Dunia U-20 Ditunda, Timnas U-19 Indonesia Bisa Lebih Mengerikan Sandy Walsh Indra sjafri PSSI: Bagus Kahfi Harusnya Sejak Awal Dikembalikan Dahulu ke Klub Timnas U-19 Indonesia Akan Diinvasi Pemain Keturunan Belanda Indra Sjafri Bantah Cari Pemain Naturalisasi, Kalau Keturunan Iya

Akan tetapi, kabar itu dibantah oleh Indra Sjafri. Dirtek PSSI itu menyebut sejauh ini belum ada rencana uji coba buat Timnas U-23.

“Setahu saya sampai sekarang belum ada agenda uji coba yang disampaikan pelatih (Shin Tae-yong),” kata Indra Sjafri singkat saat dihubungi oleh awak media.

Sebelumnya, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut akan ada agenda uji coba buat Timnas U-23. Namun, lawan-lawan Timnas U-23 masih tim lokal karena sulit mengajak negara lain uji tanding di tengah pandemi.

“Ini kami lihat seminggu jalan. Nanti setelah itu kami merencanakan uji coba buat Timnas U-23. Tapi, mudah-mudahan ada uji coba. Uji coba itu penting. Mudah-mudahan dalam sepekan ada perkembangan. Anak-anak serius latihan demi target emas SEA Games 2021,” beber Iriawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Banyak Pemain Senior di Timnas U-23, Begini Penjelasan Indra Sjafri

Soal Banyak Pemain Senior di Timnas U-23, Begini Penjelasan Indra Sjafri 56

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, bicara soal banyaknya pemain senior yang dipanggil dalam skuat Timnas U-23 Indonesia. Dia menjelaskan kalau sejauh ini belum ada panduan apapun dari penyelenggara terkait batasan usia pemain yang boleh tampil.

Seperti diketahui, PSSI dan Shin Tae-yong baru saja resmi memanggil 36 pemain Timnas U-23 Indonesia untuk pemusatan latihan (TC) di Jakarta. Dalam TC kali ini, banyak pemain senior yang dipanggil oleh Shin, yakni sebanyak 14 nama.

Sebut saja, Nadeo Argawinata (23 tahun), Andi Setyo (23 tahun) , Andik Rendika Rama (27 tahun), hingga Kushedya Hari Yudho (27 tahun). Ke-14 pemain itu dipanggil usianya di atas 22 tahun.

Timnas U-23 Indonesia Bakal TC Lagi, Timnas Senior Belum Jelas Pemerintah Cuma Prioritaskan Vaksin buat Timnas Indonesia, Bukan Liga 1 Timnas U-23 dan Timnas Senior Indonesia Akan Dikumpulkan Februari Trauma Serdy Ephy, Bhayangkara FC Ultimatum Pemainnya di Timnas U-23

“Kami belum memegang handbook SEA Games 2021 tentang regulasi pertandingan termasuk batasan umur peserta. Ini bukan pemusatan latihan Timnas U-23. Tapi pemusatan latihan timnas untuk SEA Games 2021,” kata Indra Sjafri saat dihubungi oleh awak media.

Namun demikian, Shin Tae-yong juga memanggil banyak pemain muda ke skuat Timnas U-23 Indonesia. Para pemain Timnas U-19 yang turut dipanggil Shin, yakni Pratama Arhan, Erlangga Setyo, Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Genta Alparedo, Irfan Jauhari, Braif Fatari, dan Saddam Emiruddin.

“Kami sedang menunggu kapan handbook SEA Games 2021 keluar. Saat ini, pemain yang dipanggil juga dari Timnas U-19 dan beberapa pemain dari SEA Games 2019,” tutup Indra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Kualitas Khuwailid Mustafa, Begini Kata PSSI

Soal Kualitas Khuwailid Mustafa, Begini Kata PSSI 60

Football5Star.com, Indonesia – PSSI bicara soal peluang pemain Indonesia di Qatar, Khuwailid Mustafa, memperkuat Tim Nasional. Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, belum tahu betul kualitas sang pemain karena belum menyaksikannya secara langsung.

Seperti diketahui, Khuwailid memang menjadi salah satu pemain Indonesia di luar negeri yang disebut-sebut masuk radar Shin Tae-yong. Pemain kelahiran 29 Januari 2000 itu kabarnya masuk dalam proyeksi Shin untuk Timnas Indonesia yang bakal menatap SEA Games 2021.

Indra Sjafri sendiri tak menampik kalau Khuwailid bisa saja memperkuat Timnas Indonesia buat SEA Games 2021. Hanya saja, soal kualitas Khuwailid, dirinya belum bisa berkomentar. Hal itu karena dia belum melihat aksi Khuwailid Mustafa secara langsung.

Khuwailid Mustafa Diakui Bakal Bela Timnas Indonesia di SEA Games 2021

“Saya belum melihatnya secara langsung. Jadi saya belum bisa memberikan penilaian objektif terkait kualitas Khuwailid,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi awak media.

Mantan pelatih Timnas U-19 dan U-23 Indonesia itu mengaku kalau hadirnya nama Khuwailid membantu PSSI. Sebab, informasi terkait Khuwailid dari media dan netizen membantu mereka menganalisis calon pemain buat Timnas Indonesia.

Tapi, soal apakah Khuwailid nantinya akan dipanggil ke Timnas Indonesia atau tidak, Indra tak bisa berkomentar. Karena hal itu ranahnya tim pelatih.

“Lalu, apakah Khuwailid Mustafa akan dipanggil nanti, itu kami serahkan kepada tim pelatih, karena itu ranahnya pelatih,” pungkas Indra Sjafri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Indra Sjafri Bicara Peluang Khuwailid Mustafa Bela Timnas Indonesia

Indra Sjafri Bicara Peluang Khuwailid Mustafa Bela Timnas Indonesia 64

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, bicara soal peluang Khuwailid Mustafa membela Timnas Indonesia. Dia menyebut kalau informasi soal Khuwailid akan sangat berarti buat PSSI.

Seperti diketahui, Khuwailid memang menjadi salah satu pemain Indonesia di luar negeri yang disebut-sebut masuk radar Shin Tae-yong. Pemain kelahiran 29 Januari 2000 itu kabarnya masuk dalam proyeksi Shin untuk Timnas Indonesia yang bakal menatap SEA Games 2021.

Hadirnya Khuwailid disebut Indra Sjafri bisa jadi tambahan bagus buat Timnas Indonesia. Karena ini menjadi salah satu bank data pemain PSSI untuk skuat Garuda Muda.

Cerita Khuwailid Mustafa, Gelandang Berdarah Aceh di Liga Qatar2
duhailsc.qa

“Kalau di departemen teknik, ada bidang yang setiap hari melihat dan mencatat pemain-pemain potensial Indonesia. Jadi zaman sekarang, scouting pemain terbantu info teman-teman media dan media sosial,” kata Indra Sjafri saat dihubungi awak media.

“Ini sangat bermanfaat membantu PSSI memantau pemain selain scouting langsung di lapangan, apalagi di masa pandemi. Sekarang ssaya coba di PSSI ada bank data pemain. Alhamdulillah Ketum PSSI sangat mendukung,” sambung Indra.

Nah dengan adanya informasi soal Khuwailid Mustafa itu membantu pihaknya. Tapi, soal apakah Khuwailid nantinya akan dipanggil ke Timnas Indonesia atau tidak, Indra tak bisa berkomentar karena bukan ranahnya.

“Lalu, apakah Khuwailid akan dipanggil nanti, itu kami serahkan kepada tim pelatih, karena itu ranahnya pelatih,” pungkas Indra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nasib Timnas Indonesia Tergantung Keputusan dari AFC

Nasib Timnas Indonesia Tergantung Keputusan dari AFC 68

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Indonesia saat ini menunggu kabar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk menggelar pemusatan latihan (TC). Sebab, saat ini belum ada keputusan resmi terkait lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia memang tak berdaya dalam lima partai di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Bahkan, mereka tak mampu meraih satu poin pun karena menelan lima laga tersebut dengan kekalahan.

Akan tetapi, masih ada peluang buat skuat Garuda lolos ke Piala Asia 2023 melalui jalur play-off. Hal itu bisa terjadi andai Timnas mampu melibas habis tiga laga sisa dengan kemenangan.

Indra Sjafri Sebut Asnawi Mangkualam Bakal Taklukkan Korsel Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol? timnas u-19 indonesia Sandy Walsh Yudha Febrian dan Serdy Dugem, Begini Reaksi Indra Sjafri Timnas U-19 Sudah Dapat 40 Pemain Keturunan Indonesia Indra Sjafri Jadikan Egy Maulana Contoh Pemain yang Bisa Adaptasi di Eropa Timnas U-19 Indonesia Batal Lawan Hajduk Split? Indra Sjafri Kenang Momen Bersama Luis Suarez di Barcelona Indra Sjafri Soal Invasi Pemain Muda Brasil: Tak Ada Kaitannya dengan PSSI

Tentu, untuk mengejar target tersebut Timnas harus segera menggelar persiapan. Kabarnya, mereka akan menggelar TC pada Februari mendatang. Pada saat yang bersamaan, timnas U-23 proyeksi SEA Games juga akan dikumpulkan.

Namun, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, belum bisa memastikan hal itu. Karena saat ini Timnas Indonesia masih menunggu keputusan resmi dari AFC.

“Masih direncanakan. Kami masih menunggu agenda yang pasti dari AFC, kompetisi apa yang masih tetap dilaksanakan,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi awak media.

Shin Tae-yong sendiri saat ini masih berada di Indonesia. PSSI tampaknya ingin sang nahkoda menyusun agenda program buat Timnas sepanjang 2021.

“Program pada masa pandemi sudah pasti tidak akan bisa ideal. Kami perlu antisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi,” tutup Indra Sjafri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Timnas U-19 Asuhannya Laris di Luar Negeri, Begini Kata Indra Sjafri

Pemain Timnas U-19 Asuhannya Laris di Luar Negeri, Begini Kata Indra Sjafri 73

Football5Star.com, Indonesia – Indra Sjafri buka suara usai pemain Timnas U-19 Indonesia asuhannya laris manis ditaksir klub luar negeri. Dia menyebut kalau memang para pemain tersebut memiliki mentalitas dan kualitas mumpuni.

Seperti diketahui, banyak mantan pemain Timnas U-19 Indonesia jebolan Piala Asia U-19 2018 berkarier di luar negeri. Sebut saja, Egy Maulana Vikri yang main di Lechia Gdansk, lalu Witan Sulaiman di FK Radnik Surdulica, Syahrian Abimanyu di Johor Darul Takzim, Todd Rivaldo di Lampang FC, hingga Asnawi Mangkualam Bahar yang disebut akan main di Ansan Greeners.

Belum lagi Saddil Ramdani yang pernah mentas di Pahang FC dan dilaporkan akan kembali ke Malaysia. Lalu, Firza Andika yang pernah mencicipi kesempatan bersama AFC Tubize. Sebagai pelatih, Indra Sjafri jelas bangga melihat anak asuhnya bisa mendapatkan kesempatan mengembangkan karier lebih bagus.

Witan Sulaiman Gabung Klub Serbia FK Radnik Surdulica, Ini Reaksi Egy Maulana Vikri dan Ikhsan Fandi -revivaltv
Pemain Timnas U-19 Asuhannya Laris di Luar Negeri, Begini Kata Indra Sjafri 74

“Bismillah. Saya pikir semuanya kaena percaya proses dengan komitmen kerja keras dan cerdas,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi oleh Football5Star.com.

Sebenarnya, kata Indra, mantan pemain Timnas U-19 Indonesia itu sudah punya kualitas dari awal. Apalagi, karakter para pemainnya juga kuat. Sehingga, hanya mentalitas yang diasah agar bisa beradaptasi dengan baik di negeri orang.

Pemain Timnas U-19 Asuhannya Laris di Luar Negeri, Begini Kata Indra Sjafri Syahrian Abimanyu JDT @officialjohor

“Dari kerja keras dan cerdas itu dibalut dengan mental serta karakter yang baik. Saya yakin, mereka akan siap bersaing di klub mereka masing-masing,” pungkas Indra Sjafri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Indra Sjafri Sebut Asnawi Mangkualam Bakal Taklukkan Korsel

Indra Sjafri Sebut Asnawi Mangkualam Bakal Taklukkan Korsel 78

Football5Star.com, Indonesia – Kabar Asnawi Mangkualam Bahar gabung klub Korea Selatan, Ansan Greeners bikin Indra Sjafri bersuara. Direktur Teknik PSSI itu menyebut kalau Asnawi bisa menaklukkan Korsel dengan kualitasnya.

Belakangan nama Asnawi ramai jadi perbincangan publik sepak bola Indonesia. Hal tersebut setelah dia disebut-sebut akan menjadi pemain klub K-League 2, Ansan Greeners. Dia dilaporkan mendapatkan kontrak selama semusim dengan opsi perpanjangan di klub Korea Selatan itu.

Kedatangan Asnawi ke Ansan Greeners sendiri berkat kebijakan di K-League. Sebab, kompetisi di Korsel itu memang baru-baru ini menerapkan tambahan kuota pemain asing asal Asia Tenggara.

Indra Sjafri sendiri tahu betul dengan kualitas Asnawi Mangkualam. Sebab, dia pernah jadi pelatihnya saat sama-sama di Timnas U-19 Indonesia beberapa tahun lalu.

Pejabat Korea Selatan Tak Sabar dengan Kedatangan AsnawPejabat Korea Selatan Tak Sabar dengan Kedatangan Asnawi Mangkualam i Mangkualam

Makanya, Indra yakin betul kalau Asnawi bisa membuktikan kualitasnya bersama Ansan Greeners. Korsel juga disebut oleh Indra sebagai negara yang tepat buat pemain berusia 21 tahun tersebut.

“Apapun negaranya, saya pikir akan tepat bagi pemain. Asal dia punya kualitas dan siap beradaptasi,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi oleh Football5Star.

Pelatih yang pernah mempersembahkan gelar Piala AFF bersama Timnas U-19 dan Timnas U-22 Indonesia itu menilai Asnawi punya kans ke arah sana. Karena menurut Indra, Asnawi Mangkualam memang tipikal pemain pekerja keras.

“Saya pikir Asnawi akan bekerja keras. Dia harus siap bersaing dengan pemain lain dan fokus dengan kariernya saat ini. Percaya dengan proses,” pungkas Indra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-19 Indonesia Tak Perlu Dikarantina Sepulang dari Spanyol

Timnas U-19 Indonesia Tak Perlu Dikarantina Sepulang dari Spanyol 82

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia diklaim tak perlu melakukan karantina setibanya di tanah air dari Spanyol. Direkrut Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, menyebut kalau seluruh staf, tim pelatih, dan pemain Timnas U-19 sudah dites Covid-19 dan hasilnya negatif.

Sebenarnya, Timnas U-19 Indonesia direncanakan melakoni pemusatan latihan di Negeri Matador sampai akhir Januari. Mereka pun dijadwalkan menjalani lima pertandingan uji coba, termasuk kontra Arab Saudi pada penghujung bulan.

Akan tetapi, mereka sampai saat ini belum juga menjajal satu tim pun di sana. Pandemi Covid-19 di Spanyol merusak semua rencana mereka. PSSI akhirnya memulangkan mereka lebih cepat ke Indonesia.

Timnas U-19 Indonesia Tak Kunjung Bertanding, Shin Tae-yong Putar Otak

Nah yang jadi pertanyaan, apakah para pemain Timnas U-19 harus jalani karantina terlebih dahulu? Indra Sjafri menyebut kalau seluruh rombongan sudah menjalani tes sebelumnya.

“Alhamdulillah hasil Swab Test PCR yang kami lakukan kemarin disini semuanya hasilnya negatif. Jadi kami semuanya dapat kembali ke Indonesia hari ini,” kata Indra Sjafri dalam laman resmi PSSI.

“Setibanya di Indonesia kami harus karantina mandiri di hotel selama lima hari dan kembali jalani Swab Test PCR,” sambung dia.

Timnas U-19 Indonesia sendiri akan bertolak dari Barcelona, Spanyol untuk kembali ke Tanah Air pada Rabu (13/1/2021) pukul 11.50 waktu setempat. Skuat Garuda Nusantara yang terbang menggunakan maskapai Turkish Airlines diperkirakan akan tiba mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada hari Kamis (14/1/2021) pada pukul 20.25 WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Todd Ferre Gabung Klub Thailand, Indra Sjafri Kasih Petuah

Todd Ferre Gabung Klub Thailand, Indra Sjafri Kasih Petuah 86

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, memberikan petuahnya kepada Todd Rivaldo Ferre yang gabung klub Thailand, Lampang FC. Dia berharap pemain muda Indonesia itu bisa menaklukkan sepak bola di Negeri Gajah.

Seperti diketahui, pemain Persipura Jayapura itu bergabung dengan Lampang FC dengan status pinjaman. Kepindahan pemain berusia 20 tahun terebut ke Thailand pun sudah mendapatkan restu dari klub pemiliknya, Persipura.

Ada banyak harap kepada Todd Ferre agar bisa mengukir sukses di Thaland. Apalagi, dia diberi tanggung jawab besar dengan menggeser pemain asal Myanmar, Aung Kaung Mann dalam slot pemain asing Asia Tenggara di Lampang.

Todd Ferre - Persipura - Liga 1 - @rivaldoferre46_ 2
instagram.com/rivaldoferre46_

Dukungan pun datang dari Indra Sjafri. Indra menyebut kalau Todd Ferre merupakan pemain muda yang punya potensi besar. Jadi dengan berkarier di luar negeri, kemampuannya jelas akan terasah.

“Saya berharap Ferre bisa mengukir sukses dan berkembang dengan baik di Thailand. Semoga dia bisa cepat adaptasi di klubnya yang baru agar mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan buktikan diri,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi awak media.

Kini, Lampang memang sangat membutuhkan jasa pemain muda Indonesia itu untuk bisa bangkit. Sebab, saat ini tim berjuluk The Emerald Chariots tersebut masih duduk di urutan kesembilan Thai League 2 alias Divisi kedua Thailand. Mereka cuma mampu meraih 23 poin dari 18 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-19 Indonesia Dipaksa Hadapi Ketidakpastian di Spanyol

gamespool
Timnas U-19 Indonesia Dipaksa Hadapi Ketidakpastian di Spanyol 91

Football5star.com Indonesia – Agenda uji tanding timnas U-19 Indonesia yang sudah disusun rapi terpaksa berantakan. Hingga kini, skuat Garuda Muda dipaksa sabar menghadapi ketidakpastian selama pemusatan latihan di Spanyol.

Sejak bertolak ke Spanyol pada Desember 2020, timnas U-19 sudah menyiapkan sederet agenda uji tanding melawan klub-klub Spanyol. Jadwal dan calon lawan sudah tersusun rapi.

Timnas U-19 Indonesia TC Spanyol 1 - pssi
pssi.org

Uji tanding pertama adalah melawan Gimnastic Tarragona yang sedianya digelar Minggu (3/1/2021). Jadwal itu terpaksa batal dan diubah menjadi Kamis (7/1/2021). Namun, lagi-lagi tak bisa terlaksana. Hingga kini, jadwal uji tanding pertama masih belum jelas.

Menurut Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, ditundanya jadwal uji tanding akibat kasus COVID-19 yang sedang tinggi di Spanyol. Timnas U-19 Indonesia pun terpaksa sabar menghadapi ketidakpastian jadwal uji tanding.

“Kami masih menunggu perkembangan untuk laga uji tanding. Jadwal sebenarnya sudah disusun dengan baik, namun situasi pandemi Covid-19 yang sedang tinggi di sini membuat pertandingan harus ditunda. Para pemain terus berlatih dengan baik dan selalu bekerja keras,” kata Indra Sjafri, dikutip Football5star.com dari laman PSSI.

Indra Sjafri direktur teknik PSSI - pssi
pssi.org

Timnas U-19 dijadwalkan bakal melakoni lima laga uji tanding selama menjalani di Spanyol. Anak asuh Shin Tae-yong diagendakan menghadapi Gimnastic Tarragona, Lleida Esportiu U-19, Sabadell U-19, Ceuta U-19, serta Arab Saudi U-19.

Pada latihan Kamis (7/1/2021) siang ini, timnas U-19 Indonesia terus diasah oleh pelatih Shin Tae-yong. David Maulana dan kawan-kawan menjalani latihan dengan intensitas sedang selama dua jam.

Meski Piala Dunia U-20 2021 dibatalkan oleh FIFA, PSSI tak lantas menganulir agenda pemusatan latihan di Spanyol. Menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, timnas U-19 Indonesia ini akan diproyeksikan untuk naik level

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kontrak dengan Lechia Segera Habis, Keputusan di Tangan Egy Maulana Vikri

Kontrak dengan Lechia Segera Habis, Keputusan di Tangan Egy Maulana Vikri 95

Football5Star.com, Indonesia – Kini keputusan masa depan Egy Maulana Vikri ada di tangannya sendiri usai kontraknya bakalan habis bersama Lechia Gdansk. Egy jelas yang tahu betul bagaimana situasinya saat ini.

Kini, Egy memang sudah memasuki musim ketiga atau terakhirnya bersama Lechia Gdansk. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda kalau tim Polandia tersebut bakalan memberi kontrak anyar buat lulusan Diklat Ragunan itu.

Bertahan atau pergi, kini semuanya ada di tangan Egy Maulana Vikri. Hal itulah yang disuarakan oleh Indra Sjafri, mentornya ketika di Tim nasional Indonesia.

Lechia Gdansk vs Stal Mielec, Egy Maulana Vikri - @lechiagdanskSA

“Kalau menurut saya, Egy Maulana akan memilih klub klub yang bisa menjadikan dia lebih baik dengan diberikan kesempatan bermain. Sebab, dia juga masih muda dan masih akan berkembang dan meningkat kualitasnya,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi awak media.

Sejak gabung 2018 lalu, Egy memang jarang mendapatkan tempat di skuat utama Lechia Gdansk. Namun, musim ini dia agak dipercaya karena mulai sering tampil dan diberi jam terbang oleh pelatih Lechia, Piotr Stokowiec.

Egy Maulana sejauh ini sudah memainkan lima pertandingan bersama Lechia di Liga Ekstraklasa. Indra Sjafri menyebut kalau Egy sudah dewasa dan tahu keputusan terbaik dalam kariernya ke depan.

“Biarkan Egy Maulana Vikri yang memilih yang terbaik buat dia, bertahan atau pindah dari Lechia Gdansk,” pungkas Indra Sjafri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Elkan Baggott Dibidik 3 Klub Premier League, PSSI Kasih Saran

Elkan Baggott Dibidik 3 Klub Premier League, PSSI Kasih Saran 99

Football5Star.com, Indonesia – Kabar Elkan Baggott yang dibidik 3 klub Premier League sekaligus bikin Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, buka suara. Indra mendorong Elkan memilih klub yang benar-benar sesuai dan bisa membuatnya dapat jam terbang tinggi.

Belakangan memang kabar Baggott meninggalkan Ipswich Town tengah jadi pembicaraan hangat, baik di Indonesia maupun Inggris. Salah satu media Inggris, Independent Ipswich Town menyebut selain Manchester United, ada dua klub Premier League yang juga disebut-sebut tertarik mendatangkan Elkan Baggott, yakni Leeds United dan West Ham.

Indra Sjafri pun memberi sedikit saran buat Elkan Baggott. Tapi, dia tahu betul kalau bek jangkung tersebut pasti akan memilih yang terbaik. Karena Baggott pun yang lebih tahu kondisinya.

Elkan Baggott Dibidik 3 Klub Premier League, PSSI Kasih Saran Piala Dunia U-20 Ditunda, Timnas U-19 Indonesia Bisa Lebih Mengerikan Sandy Walsh Indra sjafri PSSI: Bagus Kahfi Harusnya Sejak Awal Dikembalikan Dahulu ke Klub Timnas U-19 Indonesia Akan Diinvasi Pemain Keturunan Belanda Indra Sjafri Bantah Cari Pemain Naturalisasi, Kalau Keturunan Iya

“Elkan lebih tau mana klub yang paling cocok buat dia. Kalau menurut saya, Elkan Baggott akan memilih klub yang bisa menjadikan dia lebih baik,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi awak media.

“Dia tahu klub yang berjanji dengan banyak memberinya kesempatan bermain. Karena dia juga masih muda dan masih akan berkembang dan meningkat kualitasnya,” sambung dia.

Baggott memang menjadi salah satu pemain muda yang bersinar terang di Ipswich Town. Pada usianya tersebut, Baggott sudah dipercaya mentas di tiga jejang usia sekaligus, yakni Ipswich U-18, U-23, hingga debut bersama skuat senior.

Belakangan dikabarkan kalau Baggott menolak kontrak baru yang disodorkan Ipswich Town. Hal itu setelah dia berminat mengejar mimpi main di Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSSI Gerak Cepat Persiapkan Pemain Timnas U-19 Indonesia buat 2023

PSSI Gerak Cepat Persiapkan Pemain Timnas U-19 Indonesia buat 2023 103

Football5Star.com, Indonesia – Penundaan Piala Dunia U-20 2021 tak membuat PSSI patah arang persiapkan Timnas U-19 Indonesia. Justru ini saat yang tepat menyiapkan bibit-bibit unggul buat bela Indonesia pada 2023.

Seperti diketahui, Piala Dunia U-20 secara resmi ditunda oleh FIFA karena pandemi COVID-19. Turnamen bergengsi dunia dalam usia muda itu digeser menjadi 2023. Jelas, ini merusak segala rencana yang sudah disusun PSSI untuk Timnas U-19.

Namun demikian, PSSI sendiri tak mau patah arang. Mereka langsung bergerak membentuk perencanaan buat para calon panji-panji Garuda Muda di Piala Dunia U-20 2023.

Tanpa Shin Tae-yong, Pemain Timnas U-19 Indonesia Tetap Respek ke Pelatih Lokal Baru Latihan Perdana, Pemain Timnas U-19 Indonesia Disuruh Naik-Turun Tangga

“Timnas U-19 Indonesia nantinya akan diisi oleh pemain-pemain yang kelahirannya 2003, 2004, dan 2005,” ungkap Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, saat dihubungi awak media.

Untuk menjaring pemain-pemain Timnas U-19 Indonesia, ada beberapa rencana yang bakal dijalankan oleh PSSI. Indra Sjafri menyebut kalau 2021 menjadi kuncinya. Nantinya tahun depan harus digelar banyak turnamen usia dini untuk melahirkan bibit-bibit unggul.

“ami pun akan menyiapkan kompetisi buat sumber pemain-pemain tersebut. Mulai dari kompetisi usia muda 2021, lalu Suratin dan EPA (Elite Pro Academy). Itu dibuat khusus untuk wadah mencari pemain tersebut,” ujar Indra Sjafri.

Indra juga sebelumnya memastikan kalau Timnas U-19 yang saat ini berlatih akan tetap berangkat ke Spanyol. Mereka bakalan terbang tetap sesuai rencana, yakni Sabtu (26/12/2020).

“Mereka akan tetap dalam persiapan bersama coach Shin Tae-yong untuk menghadapi Piala Asia U-19,” tutup Indra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol?

Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol? 107

Football5Star.com, Indonesia – Penundaan Piala Dunia U-20 tentu bisa berdampak kepada pemain Timnas U-19 Indonesia yang sudah persiapan setahun terakhir. Apalagi, mereka berencana bakal ke Spanyol untuk pemusatan latihan.

Seperti diketahui, Piala Dunia U-20 secara resmi ditunda oleh FIFA karena pandemi COVID-19. Turnamen bergengsi dunia dalam usia muda itu digeser dari 2021 menjadi 2023. Jelas, ini merusak segala rencana yang sudah disusun PSSI untuk Timnas U-19.

Terlebih, banyak hal sudah disiapkan PSSI kepada Timnas U-19 Indonesia. Mereka juga direncanakan akan terbang ke Spanyol untuk persiapan turnamen tersebut. Namun, apakah rencana itu tetap berjalan?

Piala Dunia U-20 Batal, Timnas U-19 Indonesia Jadi ke Spanyol? timnas u-19 indonesia Sandy Walsh Yudha Febrian dan Serdy Dugem, Begini Reaksi Indra Sjafri Timnas U-19 Sudah Dapat 40 Pemain Keturunan Indonesia Indra Sjafri Jadikan Egy Maulana Contoh Pemain yang Bisa Adaptasi di Eropa Timnas U-19 Indonesia Batal Lawan Hajduk Split? Indra Sjafri Kenang Momen Bersama Luis Suarez di Barcelona Indra Sjafri Soal Invasi Pemain Muda Brasil: Tak Ada Kaitannya dengan PSSI

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, memastikan kalau Timnas U-19 akan tetap terbang ke Spanyol. Walau, mereka tahu Piala Dunia U-20 sudah resmi ditunda 2023 mendatang.

“Mereka akan tetap berangkat ke Spanyol. Besok (Sabtu, 26 Desember 2020), pemain Timnas U-19 akan berangkat,” kata Indra Sjafri saat dihubungi Football5Star.

Menurut Indra Sjafri, meski turnamen bergengsi dunia pada usia muda itu ditunda, persiapan Timnas U-19 tetap berjalan. Karena, mereka bakalan tetap menatap turnamen Piala Asia U-19 yang rencananya bakal tetap dilanjut tahun depan.

“Mereka akan tetap dalam persiapan bersama coach Shin Tae-yong untuk menghadapi Piala Asia U-19,” tutup sosok yang membawa Timnas U-19 dan Timnas U-22 Indonesia juarai Piala AFF itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Indra Sjafri Soal Timnas U-19 Tak Kunjung ke Spanyol: Sabar

Indra Sjafri Soal Timnas U-19 Tak Kunjung ke Spanyol: Sabar 111

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, buka suara soal Timnas U-19 Indonesia belum juga ke Spanyol. Dia ingin semuanya sabar karena terbang ke sana jelas harus memiliki banyak persyaratan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Timnas U-19 memang memiliki agenda untuk TC di Spanyol setelah Kroasia Oktober lalu. Keberangkatan mereka ke sana tinggal menunggu sejumlah dokumen selesai. Nantinya, Timnas U-19 bakal bermarkas di Kota Salou.

Namun demikian, sampai sekarang nyatanya Timnas U-19 belum juga berangkat. Padahal, ini sudah memasuki pertengahan Desember. Terlebih, Garuda Muda rencananya hanya sampai Januari saja di sana. Indra Sjafri pun kemudian buka suara.

Timnas U-19 Indonesia Rendy Juliansyah Jack Brown - pssi

“Lagi proses. Sabar saja karena berbeda pengurusannya antara situasi normal dengan pandemi seperti saat sekarang ini,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi awak media.

TC kali ini Timnas U-19 Indonesia hanya sebentar di Spanyol. Tak seperti saat mereka menjalani latihan di Kroasia yang sampai memakan waktu kurang lebih dua bulan.

“Rencananya, Timnas U-19 ini di Spanyol hanya sampai Januari saja. Januari pulang, setelah itu kami mempersiapkan semuanya di Jakarta, lalu ke Uzbekistan pada Maret,” beber Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Terkait lawannya, Yunus Nusi juga belum bisa memastikan. Sampai saat ini sudah ada beberapa tim yang bersedia menjajal Timnas U-19 Indonesia, meski belum bisa diumumkan.

“Kami dalam proses komunikasi dengan beberapa klub. Kami belum bisa pastikan karena ada notice mereka untuk jangan dulu disampaikan karena mereka dalam proses izin ke federasi Spanyol, karena ini kan menyangkut kerja sama antarfederasi,” tutup Yunus Nusi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Media Asing: PSSI Marah Gara-gara Shin Tae-yong Belum Nongol

Media Asing: PSSI Marah Gara-gara Shin Tae-yong Belum Nongol 116

Football5star.com Indonesia – Belum tibanya pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, ternyata turut mendapat sorotan dari negeri tetangga. Bahkan, salah satu media asing asal Vietnam menyebut, PSSI marah karena Shin belum juga nongol batang hidungnya.

Sampai saat ini, PSSI memang masih menunggu kedatangan kembali Shin dari Korea Selatan. Shin Tae-yong memang pamit pulang kampung setelah mengawal pemusatan latihan Timnas U-19 Indonesia di Kroasia.

Ketum PSSI Mochamad Iriawan, Direktur Teknik Indra Sjafri, Pelatih timnas U-19 Indonesia Shin Tae-yong - pssi
pssi.org

Dia awalnya dijadwalkan datang kembali ke Indonesia per 1 Desember. Namun, nyatanya belum juga hadir. PSSI sempat menyebut pelatih berusia 51 tahun itu bakalan datang ke Indonesia pada 5 Desember. Lagi-lagi tak terwujud.

Padahal, para asistennya sudah tiba di Tanah Air sejak Minggu, 6 Desember lalu. Mereka adalah Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae. Sementara, kabar terbaru Shin Tae-yong dijadwalkan terbang dari Korea Selatan pada Jumat (11/12/2020).

Saking ruwetnya jadwal kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia, media Vietnam, Thethao 24/7 sampai ikut membahasnya. Mereka bahkan membuat judul terkesan provokatif: “PSSI marah karena pelatih tim nasional masih ‘menghilang’.”

Dalam paragraf awal, Thethao 24/7 mengatakan bahwa otoritas sepak bola Indonesia saat ini dalam situasi separuh menangis dan lucu karena pelatih tim nasional belum muncul untuk mempersiapkan latihan.

Indra Sjafri - Shin Tae-yong - @indra_sjafri
pssi.org

Dalam pemberitaannya itu, Thethao 24/7 mengutip komentar Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, yang memang mengkritik keras. Bahkan, Indra Sjafri menyindir label pelatih disiplin dan profesional yang selama ini disematkan kepada Shin Tae-yong.

“Katanya mau check up jadi mundur sampai tanggal 11 (Desember). Sementara staf pelatih yang dari Korea Selatan sudah hadir. Bahkan sudah ikut latihan bersama tim pelatih lokal. Jangan minta dilayani terus. Apalagi dia disiplin, pelatih profesional masa sih begitu?” kata Indra Sjafri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Indra Sjafri ke Shin Tae-yong: Jangan Minta Dilayani Terus!

Indra Sjafri ke Shin Tae-yong: Jangan Minta Dilayani Terus! 120

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, kembali melancrkan kritikan kepada Shin Tae-yong yang belum juga datang ke Indonesia. Dia menyebut kalau Shin sudah ingkar janji dan inginnya dilayani terus.

Seperti diketahui, Shin Tae-yong memang sempat pamitanm pulang ke Korea Selatan setelah mengawal Timnas U-19 Indonesia di Kroasia. Dia awalnya dijadwalkan datang kembali ke Indonesia per 1 Desember. Namun, nyatanya belum juga hadir.

PSSI sempat berujar kalau Shin bakalan datang ke Indonesia pada 5 Desember, tapi tak kembali juga. Padahal, para asistennya sudah tiba di Tanah Air sejak Minggu, 6 Desember lalu. Mereka ialah Kim Hae-woon, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae.

Shin Tae-yong - Timnas U-19 - Beckham Putra - @pssi
instagram.com/pssi

Hal ini ternyata bikin Indra Sjafri kembali kesal. Padahal, sesuai perjanjian sang nahkoda harus sudah di Indonesia awal Desember. “Sesuai perjanjian sebelum dia pulang ke Korea Selatan itu, tanggal 1 Desember dia sudah harus sampai di sini,” kata Indra.

Indra Sjafri tak menampik kalau Shin Tae-yong akan tiba pada 11 Desember. Hal itu karena pelatih 51 tahun tersebut sedang melakukan tes kesehatan terlebih dahulu.

“Katanya mau check up jadi mundur sampai tanggal 11 (Desember). Sementara staf pelatih yang dari Korea Selatan sudah hadir. Bahkan sudah ikut latihan bersama tim pelatih lokal. Jangan minta dilayani terus. Apalagi dia disiplin, pelatih profesional masa sih begitu?,” tutup Indra Sjafri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]