Antonio Conte Makin Nyaman Andalkan Christian Eriksen

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-29, Christian Eriksen dipercaya sebagai starter saat Inter Milan menghadapi Lazio di Giuseppe Meazza, Senin (15/2/2021) dinihari WIB.

Tampil sebagai starter, Christian Eriksen tampil memuaskan. Ia mampu menerjemahkan keinginan Antonio Conte, baik dalam bertahan maupun menyerang.

Bagi sang pelatih, apa yang ditunjukkan sang gelandang merupakan kemajuan pesat. Dia pun mengaku mulai nyaman mengandalkan eks bintang Tottenham Hotspur di lini tengah.

inter milan vs lazio-Inter_en
@Inter_en

“Dia sudah mulai masuk ke situasi tim ini, kami mencoba segala cara untuk membuatnya nyaman, bahkan mengubah sistem permainan. Saya pikir sekarang dia telah melangkah ke arah kami dan mulai berbicara bahasa Italia,” kata Antonio Conte kepada Sky Sport Italia, Senin (15/2/2021).

“Eriksen sangat fokus saat bertahan dan menyerang. Dia punya kekuatan yang berbeda di kakinya sekarang setelah menjalani latihan kebugaran. Dia adalah pilihan bagi kami dan saya lebih nyaman mengandalkannya sekarang,” ungkapnya.

Sejak mencetak gol ke gawang AC Milan di Coppa Italia, performa Christian Eriksen terus menanjak. Kepercayaan diri yang kian meningkat membuat dirinya mulai sering diberi kesempatan tampil.

Capaian ini memang tak lepas dari proses panjang yang harus dilalui. Apalagi dia datang dari liga yang sangat berbeda dengan Serie A.

“Saya pikir Christian punya masalah dalam memahami sepak bola Italia yang sangat sulit dan sangat taktikal dibanding Premier League. Dia terus belajar dan mulai menemukan intensitas yang lebih besar sekarang dibanding tahun sebelumnya,” tutup Antonio Conte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Simone Inzaghi: Penalti Inter Milan Ubah Permainan Lazio

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Simone Inzaghi tak bisa menutupi kekecewaan usai Lazio kalah 1-3 dari Inter Milan, Senin (15/2/2021) dinihari WIB. Bukan hanya hasil akhir yang membuatnya kecewa, tapi juga kepemimpinan wasit.

Simone Inzaghi tak habis pikir wasit Michael Fabbri dengan sigap menghadiahi Inter Milan penalti pada babak pertama. Padahal menurutnya tekel Wesley Hoedt masih bisa diperdebatkan.

Keputusan itu pula yang akhirnya mengubah permainan Lazio secara keseluruhan. Mereka yang sempat menguasai jalannya laga akhirnya kalah usai Inter Milan mencetak gol pembuka lewat penalti Romelu Lukaku.

simone inzaghi OfficialSSLazio
@OfficialSSLazio

“Inter pantas mendapatkan kemenangan ini. Selamat kepada mereka. Saya juga memberi selamat kepada pemain saya. Saat saya menjelaskan penalti itu meragukan, pemain kesal karena wasit menunjuk penalti setelah tiga detik,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia, Senin (15/2/2021).

“Saya lebih suka wasit melihatnya lagi dengan monitor di lapangan. Pemain kami mungkin tidak akan terlalu kesal jika dia memeriksanya. Saya lebih suka kalah karena serangan balik daripada penalti seperti itu karena itu mengubah seluruh permainan kami,” ia menambahkan.

Hasil ini sekaligus memutus tren kemenangan I Biancoceleste. Sebelum menghadapi Inter Milan di Giuseppe Meazza, mereka mencatatkan enam kemenangan beruntun.

Rentetan kemenangan itu sempat membuat Lazio berada di peringkat kelima Serie A. Tapi usai kekalahan ini posisi mereka langsung merosot ke urutan ketujuh.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Milan Puncaki Klasemen, Antonio Conte Tebar Ancaman

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Antonio Conte puas Inter Milan mengalahkan Lazio 3-1 di Giuseppe Meazza, Senin (15/2/2-021) dinihari WIB. Tiga poin kali ini membuat mereka memuncaki klasemen Serie A.

Tiga gol kemenangan Inter Milan dicetak Lautaro Martinez dan brace Romelu Lukaku. Sementara gol semata wayang Lazio dilesakkan oleh Sergej Milinkovic-Savic.

Menang dan jadi penguasa Serie A untuk pertama kalinya musim ini, Antonio Conte langsung menebar ancaman ke AC Milan. Ia menilai pertemuan kedua klub pekan depan akan sangat menentukan.

inter milan vs lazio-iF2is
@iF2is

“Ini adalah target yang kami kejar sejak lama, mencapai puncak klasemen. Kami mencapainya hari ini setelah melawan tim yang sangat kuat. Saya senang untuk para pemain, mau tidak mau ini harus menjadi titik awal bagi kami dan bukan soal garis finish,” kata Conte kepada Sky Sport Italia, Senin (15/2/2021).

“Kami tahu pertandingan berikutnya melawan Milan dan kami ingin terus maju dan jadi lebih baik. Ini akan menjadi pertandingan yang menarik antara dua tim yang punya ambisi kuat,” sambung mantan pelatih timnas Italia.

Terkait jalannya pertandingan, Antonio Conte angkat topi dengan gaya bermain Lazio yang berani. Ia pun mengucapkan selamat untuk Simone Inzaghi.

“Saya mengucapkan selamat kepada Lazio dan Inzaghi karena mereka tangguh, terorganisir dan punya banyak pemain berkualitas. Fakta mereka meraih enam kemenangan beruntun menunjukkan kekuatan mereka,” tutup Conte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Milan vs Lazio: Skriniar Harap Kemenangan Lebih Besar

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan sukses mengalahkan Lazio 3-1, Senin (15/2/2021) dinihari WIB. Hasil ini pun membuat Milan Skriniar semringah.

Inter Milan menguasai jalannya pertandingan. Banyak peluang yang mereka dapatkan. Tapi hanya tiga yang membuahkan gol lewat brace Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez.

Bagi Milan Skriniar, Inter harusnya menang dengan skor yang lebih besar. Selain itu dia juga menyayangkan jala Samir Handanovic ditembus Sergej Milinkovic-Savic.

inter milan vs lazio-iF2is
@iF2is

“Lazio adalah tim yang sangat bagus dengan hasil yang kuat belakangan ini. Jadi kami tahu jenis pertandingan yang menunggu kami. Kami senang bisa menang, tapi kami bisa mencetak lebih banyak gol hari ini,” kata sang bek kepada Sky Sport Italia, Senin (15/2/2021).

“Sangat disayangkan kami kebobolan gol seperti itu. Tapi yang terpenting hari ini adalah tiga poin yang pantas kami dapatkan,” sambung penggawa timnas Slovakia.

Tambahan tiga poin membuat La Beneamata kini memuncaki klasemen Serie A. Walau begitu, Skriniar tidak mau terlena. Dia ingin timnya tetap fokus, terlebih pekan depan mereka sudah ditunggu AC Milan.

“Kami selalu bekerja keras, menjadi lebih tinggi dan lebih kuat. Kami akan menikmati kemenangan ini sekarang dan mulai bekerja lagi besok untuk mempersiapkan derbi melawan Milan,” ia menambahkan.

Sementara itu, ini jadi kali pertama Inter Milan berada di puncak klasemen pada paruh kedua musim. Terakhir kali mereka melakukannya pada musim 2009-2010 silam saat meraih treble winner.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Milan vs Lazio: Gol ke-300 Lukaku, Kontroversi, dan Capolista

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan sukses menggeser AC Milan dari puncak klasemen. Kepastian ini didapat setelah mereka menundukkan Lazio 3-1 di Giuseppe Meazza, Senin (15/2/2021) dinihari WIB.

Butuh tiga angka untuk naik ke puncak klasemen, Inter Milan justru mengawali laga dengan tidak meyakinkan. Pada 10 menit pertama justru Lazio yang menguasai jalannya pertandingan.

Perlahan tapi pasti, Inter mulai keluar menyerang. Memanfaatkan agresivitas Nicolo Barella dan Romelu Lukaku mereka mengancam jala tim tamu.

romelu lukaku iF2is
@iF2is

Puncaknya pun terjadi pada menit ke-20. Pelanggaran Wesley Hoedt terhadap Lautaro Martinez di kotak terlarang berbuah penalti. Kendati keputusan itu disambut protes keras dari kubu Lazio, wasit Michael Fabbri tetap pada pendiriannya.

Romelu Lukaku yang maju sebagai eksekutor berhasil membawa Inter unggul 1-0. Gol ini rupanya menaikkan moral tuan rumah.

Babak pertama akhirnya ditutup untuk keunggulan 2-0 La Beneamata. Lukaku kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan keras kaki kanan.

Gol ini sejatinya sempat dianulir karena sang bomber berada dalam posisi offside. Tapi VAR menunjukkan gol tersebut sah lantaran bola terlebih dulu menyentuh kaki pemain Lazio.

Ini sekaligus jadi gol ke-300 sepanjang karier profesional bomber nomor sembilan. Di sisi lain brace ini juga membuatnya telah mencetak 16 gol di Serie A musim ini.

Tertinggal dua gol, Elang Ibu Kota langsung melakukan perubahan pada awal babak kedua. cara ini sempat membuahkan hasil ketika Sergej Milinkovic-Savic memperkecil ketinggalan melalui tendangan bebas.

Akan tetapi kedudukan 2-1 hanya bertahan tiga menit saja. Berawal dari serangan balik, solo run Lukaku gagal dihentikan Marco Parolo. Sang striker yang melihat Lautaro berdiri bebas di mulut gawang langsung memberi umpan untuk bomber Argentina mencetak gol ketiga.

Kembali berselisih dua gol, tuan rumah terus melancarkan serangan. Namun, peluang yang didapat Achraf Hakimi maupun eks striker Manchester United masih bisa digagalkan Pepe Reina.

Sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga dibunyikan, anak asuh Antonio Conte sukses mengamankan kemenangan 3-1.

Tambahan tiga angka melambungkan posisi Inter Milan ke puncak klasemen dengan 50 angka. Sementara Lazio turun ke urutan ketujuh dengan 40 poin.

Susunan Pemain:

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 95-Alessandro Bastoni, 6-Stefan de Vrij, 37-Milan Skriniar; 2-Achraf Hakimi, 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 24-Christian Eriksen (Roberto Gagliardini 72’), 14-Ivan Perisic; 10-Lautaro Martinez (Alexis Sanchez 78’), 9-Romelu Lukaku

Pelatih: Antonio Conte

Lazio (3-5-2): 25-Pepe Reina; 4-Patric, 14-Wesley Hoedt (Marco Parolo 46’), 33-Francesco Acerbi; 77-Adam marusic, 10-Luis Alberto (Andreas Pereira 78’), 6-Lucas Leiva (Gonzalo Escalante 46’), 21-Sergej Milinkovic-Savic, 29-Manuel Lazzari; 17-Ciro Immobile (Vedad Muriqi 70’), 11-Joaquin Correa (Felipe Caicedo 70’)

Pelatih: Simone Inzaghi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Prediksi: Inter Milan vs Lazio

inter vs lazio prediksi

GamesPools GIF

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Inter 2-1 Lazio
ScorePredictor
Inter 2-2 Lazio
Predictz
Inter 3-2 Lazio
FOOTBALL5STAR
Inter 1-0 Lazio
Stadion Giuseppe Meazza, Senin (15/2/2021) Pukul 2.45 Dinihari WIB (RCTI)

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan mendapat ujian berat akhir pekan ini. Mereka kedatangan Lazio dalam lanjutan Serie A.

Inter Milan akan mati-matian di Serie A setelah tersingkir dari Coppa Italia. Tapi bukan perkara mudah untuk tuan rumah mengalahkan Lazio.

Psikologis tim sedang terganggu usai ketegangan yang terjadi saat menghadapi Juventus tengah pekan kemarin. Walau begitu, Antonio Conte menegaskan timnya fokus 100 persen.

Adapun Lazio datang ke Giuseppe Meazza dengan percaya diri tinggi. Sempat terkatung-katung di papan tengah, mereka kini kian mantap di posisi kelima.

Capaian ini tak lepas dari hasil sempurna yang diraih. Ya, mereka menyapu bersih enam laga terakhir Serie A dengan kemenangan.

REKOR PERTEMUAN

inter head to head

TREN PERFORMA

inter 5 laga terakhir

GamesPools GIF

STATISTIK MENARIK
  • Rekor kandang Inter musim ini: 9 menang, 3 imbang, 3 kalah.
  • Inter selalu menang pada 7 laga kandang terakhir Serie A.
  • Samir Handanovic catatkan 3 cleansheet dalam 4 pertandingan terakhir.
  • Rekor tandang Lazio musim ini: 6 menang, 5 imbang, 3 kalah.
  • I Biancoceleste hanya menang 2 kali pada 6 laga tandang terakhir.
  • I Biancoceleste menyapu bersih 6 laga terakhir Serie A dengan kemenangan.
  • Anak asuh Simone Inzaghi setidaknya selalu cetak 2 gol dalam 3 laga tandang terakhir.
  • Inter hanya menang sekali dari 5 pertemuan terakhir dengan Elang Ibu Kota di Giuseppe Meazza.
PELATIH
  • Antonio Conte dan Simone Inzaghi sudah 3 kali bertemu. Masing-masing meraih 1 kemenangan.
  • Dalam 7 pertemuan terakhir Conte hanya kalah sekali dari I Biancoceleste
  • Inzaghi hanya kalah sekali dari 5 laga terakhir melawan La Beneamata.
WASIT
  • Laga Inter Milan vs Lazio akan dipimpin oleh Michael Fabbri.
  • Selama Michael Fabbri memimpin Serie A musim ini, tim berstatus tuan rumah hanya kalah sekali.
  • Lazio selalu menang dalam 6 pertandingan terakhir yang dipimpin Fabbri.
  • Selama laga dipimpin Fabbri, I Nerazzurri hanya kalah sekali.
  • Ini pertama kalinya Michael Fabbri pimpin laga Inter Milan vs Lazio.
PEMAIN KUNCI

INTER MILAN:

Top Scorer: Romelu Lukaku (14 gol)

Top Assist: Marcelo Brozovic (6 assist)

Top Rating: Romelu Lukaku (7,46)

LAZIO:

Top Scorer: Ciro Immobile (14 gol)

Top Assist: Sergej Milinkovic-Savic (6 assist)

Top Rating: Sergej Milinkovic-Savic (7,39)

BERITA KEDUA TIM
  • Beberapa media Italia melaporkan Antonio Conte akan mengistirahaykan Nicolo Barella dan Marcelo Brozovic, dan Alessandro Bastoni.
  • Christian Eriksen kemungkinan besar kembali diturunkan sebagai regista.
  • Lini depan akan menjadi milik Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez.
  • Simone Inzaghi kehilangan Luiz Felipe dan Felipe Caicedo yang alami cedera.
  • Joaquin Correa kembali dipercaya sebagai tandem Ciro Immobile di lini depan.
  • Bek anyar, Matteo Musacchio akan dimainkan sebagai starter oleh Simone Inzaghi.
PRAKIRAAN FORMASI

inter formasi

Lima Kemenangan Beruntun Inter Milan Bukan Kebetulan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Antonio Conte menegaskan keberhasilan timnya menuai lima kemenangan beruntun bukan suatu kebetulan. Di samping itu, ia juga menyatakan timnya siap apabila mengalami masa-masa sulit dan mendapat banyak kritikan.

Inter Milan berhasil memperpanjang tren positif pada pekan kelima Liga Italia, Kamis (26/9/2019) dini hari WIB. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, anak asuh Antonio Conte sukses menuai kemenangan tipis 1-0 atas Lazio.

Gol tunggal kemenangan tim berjulukan I Nerazzurri diciptakan Danilo D’Ambrosio saat laga baru berlangsung 23 menit.

antonio conte twitter inter
Twitter/@Inter

Hasil tersebut membuat Inter masih mencatatkan 100 persen kemenangan dalam lima pekan pertama Liga Italia. Mereka pun untuk sementara berada di puncak klasemen dengan raihan 15 poin. Mereka saat ini masih unggul dua poin atas pesaing terdekat, Juventus.

“Lima kali menang beruntun jelas bukan suatu kebetulan. Kami masih harus berkembang lebih banyak lagi tetapi kami telah mendapatkan mentalitas yang tepat,” kata Antonio Conte seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

Meski tengah mengalami momen positif pada awal musim ini, Conte juga tidak menutup mata timnya berpotensi menghadapi masa-masa sulit. Di mana Romelu Lukaku menuai hasil-hasil negatif. Ia pun mengaku sudah mempersiapkan anak asuhnya menghadapi situasi tersebut.

“Kendati demikian, saya juga yakin kami akan mengalami momen buruk. Mendapatkan banyak kritikan, tetapi kami siap menghadapinya,” ujarnya.

https://www.instagram.com/p/B2txWOTAoAa/

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Handanovic Sosok Pembeda di Laga Inter Milan vs Lazio

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Antonio Conte memuji penampilan gemilang Samir Handanovic. Menurutnya, kiper berusia 35 tahun itu adalah sosok yang membuat perbedaan di pertandingan Inter Milan vs Lazio.

Inter Milan berhasil memperpanjang tren positif pada pekan kelima Liga Italia, Kamis (26/9/2019) dini hari WIB. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, anak asuh Antonio Conte sukses menuai kemenangan tipis 1-0 di laga Inter Milan vs Lazio.

Gol tunggal kemenangan tim berjulukan I Nerazzurri diciptakan Danilo D’Ambrosio saat laga baru berlangsung 23 menit.

antonio conte twitter inter
Twitter/@Inter

Kendati demikian, Conte mengatakan bahwa timnya sempat mengalami situasi sulit setelah gol itu di babak pertama. Namun, empat penyelamatan Samir Handanovic membuat Inter tetap tidak kebobolan hingga laga tuntas. Partai itu juga menjadi penampilan ke-300 Handanovic bersama Inter.

“Sungguh, itu pertandingan sulit tetapi kami bisa menang melawan tim yang sangat kuat. Saya tidak senang dengan performa tim di babak pertama, kami memulai pertandingan dengan agresif,” kata Conte setelah laga Inter Milan vs Lazio seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Mereka coba menekan kami lewat serangan balik. Setelah gol, kami bertahan terlalu banyak tetapi Handanovic tampil gemilang dalam periode itu, ia membuat perbedaan,” ujarnya.

“Namun, tim mampu menunjukkan karakter hebat di babak kedua. Kami mendominasi permainan dan memastikan kemenangan. Kurangnya adalah tidak bisa mencetak gol yang menjamin kemenangan. Kami seharusnya bisa lebih baik dalam memanfaatkan peluang di babak kedua,” tuturnya.

Kemenangan atas Lazio membuat I Nerazzurri tetap berada di puncak klasemen sementara Serie A. Ya, mereka saat ini masih unggul dua poin atas pesaing terdekat, Juventus.

https://www.instagram.com/p/B2txWOTAoAa/

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hasil Inter vs Lazio: Menang Lagi, Nerazzurri Kokoh di Puncak Klasemen

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan kembali menuai hasil positif kala mereka berhasil mengalahkan Lazio dalam lanjutan laga pekan ke-5 Serie A Italia, Kamis dini hari (26/9/2019). Inter menang dengan skor tipis 1-0.

Inter tampil dengan sejumlah rotasi di setiap lini. Nama-nama seperti Stefano Sensi dan Lautaro Martinez diparkir di bangku cadangan. Sebagai gantinya, Vecino dan Politano mengisi pos yang biasa dimainkan dua pemain tadi.

Inter membutuhkan 22 menit untuk membukukan gol. Adalah Danilo D’Ambrosio yang membuka keunggulan Inter. Mendapat umpan dari Cristiano Biraghi, D’Ambrosio sukses membobol gawang Lazio yang dikawal oleh Strakhosha, 1-0 untuk Nerazzurri.

Hingga waktu turun minum, skor 1-0 tak berubah untuk keunggulan Inter atas Lazio.

Memasuki babak kedua, Lazio melakukan pergantian. Ciro Immobile yang masuk untuk menggantikan peran Caicedo. Sementara itu, Nerazzurri juga melakukan perubahan ketika menarik Vecino untuk digantikan Stefano Sensi.

Pergantian pemain terus dilakukan oleh Lazio untuk merubah gaya permainan mereka. Lucas Leiva dan Berisha dimasukkan oleh pelatih Simone Inzaghi untuk memperkuat lini tengah.

Sebaliknya, Nerazzurri pun juga melakukan sejumlah penyegaran di lini depan. Matteo Politano ditarik keluar untuk digantikan Lautaro Martinez, serta Romelu Lukaku yang digantikan oleh Alexis Sanches.

Namun hingga laga usai, tak ada lagi gol yang tercipta. Inter memastikan kemenangan 1-0 yang membuat mereka kokoh di puncak klasemen sementara Serie A.

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

Inter (3-4-1-2): 1. Handanovic, 2. Godin, 6. Vrij, 37. Skriniar, 33. D’Ambrosio, 34. Biraghi, 77. Brozovic, 23. Barella, 8. Vecino, 16. Politano, 9. Lukaku.

Cadangan: 27. Padelli, 10. Martinez, 19. Lazaro, 7. Alexis, 18. Asamoah, 13. Ranocchia, 87. Candreva, 5. Gagliardini, 12. Sensi, 21. Dimarco, 95. Bastoni, 20. Valero.

Pelatih: Antonio Conte


Lazio (3-5-2): 1. Strakhosha, 33. Acerbi, 15. Bastos, 3. Felipe, 16. Parolo, 10. Luis Alberto, 11. Correa, 29. Lazzari, 21. Milinkovic-Savic, 20. Caicedo, 22. Jony.

Cadangan: 24. Proto, 23. Guerrieri, 17. Immobile, 6. Lucas Silva, 34. Adekanye, 77. Marusic, 32. Cataldi, 19. Lulic, 5. J.Lukaku, 4. Patric, 7. Berisha, 93. Vavro.

Pelatih: Simone Inzaghi

Simone Inzaghi Ingin Lazio Hati-Hati Hadapi Inter Milan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Lazio akan tandang ke Giuseppe Meazza untuk menghadapi Inter Milan, Kamis (26/9/2019) dinihari WIB. Laga ini sangat diwasapadai pelatih tim tamu, Simone Inzaghi.

Lazio dan Inter Milan sama-sama meraih kemenangan di laga sebelumnya. Elang Ibu Kota sukses mengalahkan Parma 2-0. Begitu pula dengan I Nerazzuri yang mengandaskan perlawanan AC Milan dengan skor yang sama.

Walau begitu, tetap saja Simone Inzaghi ingin anak asuhnya tampil hati-hati. Ia mengaku Inter sudah makin berbahaya musim ini dengan kedatangan Antonio Conte sebagai pelatih.

lazio lucas leiva
@OfficialSSLazio

“Kami akan menghadapi tim hebat, jadi kami harus tampil tanpa celah dan berhati-hati dengan semua ancaman. Conte adalah pelatih besar. Besok adalah pertandingan yang penuh tantangan melawan tim hebat seperti Inter,” kata Inzaghi seperti dilansir Football Italia, Rabu (25/9/2019).

“Kami akan bermain dengan atmosfer yang luar biasa, di hadapan stadion yang penuh yang akan selalu mencoba mengintimidasi di lapangan. Jadi kami harus jadi tim yang lebih baik lagi dalam 24 jam ke depan,” sambungnya.

Kekhawatiran sang pelatih makin bertambah karena Lazio belum menjalani latihan penuh setelah menghadapi Parma di akhir pekan. Tapi ia tetap ingin anak asuhnya fokus pada pertandingan dinihari nanti.

“Kami belum menjalani latihan penuh, tapi kami sudah menganalisis pertandingan nanti dengan baik. Kami hanya kehilangan sedikit sentuhan tapi saya pikir kami akan tetap fokus dan memberikan yang terbaik,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Conte: Lazio Bisa Jadi Lawan Tersulit Inter Musim Ini

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Setelah menghadapi AC Milan akhir pekan lalu, Inter Milan sudah ditunggu Lazio di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (26/9/2019) dinihari WIB. Laga ini sangat diwaspadai Antonio Conte.

Mantan pelatih Chelsea itu meyakini Lazio bisa jadi lawan tersulit Inter musim ini. Apalagi performa Ciro Immobile dkk sedang dalam tren yang bagus.

Tidak hanya itu, Conte juga memuji capaian Simone Inzaghi yang sudah terbukti menjadikan Elang Ibu Kota sebagai pesaing di papan atas.

diego godin antonio conte inter ElDesmarque
@ElDesmarque

“Lazio merupakan rintangan kami selanjutnya. Mereka salah satu lawan tersulit kami musim ini. Mereka adalah tim yang bermain dengan identitasnya sendiri, terlebih di sana ada Simone Inzaghi yang sudah melatih selama bertahun-tahun,” kata Conte kepada Inter TV, Rabu (25/9/2019).

“Inzaghi pelatih yang sangat baik, mungkin banyak yang meremehkannya, tapi sejauh ini dia sudah membuktikan sebagai salah satu pelatih muda terbaik di Italia. Jadi kami harus berhati-hati karena mereka sangat kuat dan makin mengerikan tiap musimnya. Ini bisa jadi laga yang sangat sulit untuk kami,” sambungnya.

Kendati sama-sama berasal dari Italia, Conte dan Inzaghi sejatinya belum pernah bertemu. Ya, saat pelatih 49 tahun itu menukangi Juventus, adik Filippo Inzaghi baru menangani tim primavera I Biancoceleste.

Sementara saat Inzaghi sudah menangani Lazio, Antonio Conte sudah tidak menjabat sebagai pelatih Juve lagi. Ia menukangi timnas Italia dan Chelsea sebelum menukangi I Nerazzuri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Prediksi: Inter Milan vs Lazio

Inter Milan vs Lazio main

Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (26/9/2019) Pukul 01.45 Dinihari WIB (Bein Sports)

Football5Star.com, Indonesia – Stadion Giuseppe Meazza kembali menghadirkan laga besar. Setelah menjadi saksi kemenangan Inter Milan atas AC Milan, kini stadion terbesar di Italia itu memprtemukan Inter Milan vs Lazio.

Pertemuan kedua tim sangat menarik. Pasalnya Inter masih sempurna di Serie A dengan torehan empat kemenangan dan kini memuncaki klasemen.

Sedangkan Lazio yang sempat tergelincir di markas SPAL mampu bangkit dengan kemenangan 2-0 atas Parma. Posisi mereka juga bertengger di peringkat kelima dengan torehan tujuh poin.

REKOR PERTEMUAN

Inter Milan vs Lazio head to head

TREN PERFORMA

Inter Milan vs Lazio laga terakhir

STATISTIK MENARIK
  • Rekor kandang Inter dalam 10 laga terakhir: 4 menang, 4 imbang, 2 kalah.
  • 4 laga kandang terakhir Inter di Serie A berujung kemenangan.
  • Inter hanya kebobolan 1 gol dalam 4 laga kandang terakhir di Serie A.
  • I Nerazzuri selalu cetak gol sepanjang musim ini.
  • Rekor tandang Lazio dalam 10 laga terakhir: 5 menang, 5 kalah.
  • 2 laga tandang terakhir Lazio berakhir dengan kekalahan.
  • Elang Ibu Kota selalu cetak gol dalam 10 laga tandang terakhir.
  • 2 lawatan terakhir Lazio ke Giuseppe Meazza berhasil dimenangkan.
PELATIH
  • Antonio Conte dan Simone Inzaghi belum pernah bertemu sebelumnya.
  • Dalam 5 laga terakhir lawan Lazio, Conte tidak terkalahkan.
  • Klub besutan Conte selalu cetak gol ke gawang Elang Ibu Kota.
  • Inzaghi selalu menang atas Inter dari 2 laga terakhir.
WASIT
  • Laga Inter Milan vs Lazio akan dipimpin oleh Fabio Maresca.
  • Tim tuan rumah belum ada yang menang musim ini ketika laga dipimpin Maresca. 
  • Lazio tak terkalahkan dalam 3 laga terakhir yang dipimpin Maresca.
  • Inter hanya menang sekali dalam 3 laga terakhir yang dipimpin Fabio Maresca.
  • Ini pertama kalinya Fabio Maresca pimpin laga Inter Milan vs Lazio.
PEMAIN KUNCI

INTER MILAN:

Top Scorer: Romelu Lukaku (3 gol)

Top Assist: Nicolo Barella (2 assist)

Top Rating: Stefano Sensi (7,93)

LAZIO:

Top Scorer: Ciro Immobile (4 gol)

Top Assist: Luis Alberto (3 assist)

Top Rating: Luis Alberto (8,19)

BERITA KEDUA TIM
  • Antonio Conte akan kembali mengandalkan Antonio Candreva di posisi sayap kanan. 
  • Danilo D’Ambrosio kemungkinan diistirahatkan pada laga kali ini. 
  • Tampil apik saat lawan AC Milan, Diego Godin kembali diandalkan di jantung pertahanan Inter.
  • Alexis Sanchez kemungkinan besar akan menjadi starter pada laga ini.
  • Manuel Lazzari kembali diandalkan Simone Inzaghi di sektor sayap.
  • Lazio kembali mengandalkan duet Joaquin Correa dengan Ciro Immobile di lini depan.
PRAKIRAAN FORMASI

man utd vs west bromInter Milan vs Lazio line up

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Inter 2-2 Lazio
ScorePredictor
Inter 2-1 Lazio
Predictz
Inter 2-1 Lazio
FOOTBALL5STAR
Inter 1-0 Lazio

Milinkovic-Savic Cetak Gol di Hari Ulang Tahun Sang Bunda

Football5star.com, Indonesia – Gol kemenangan Lazio atas Inter Milan yang dicetak Sergej Milinkovic-Savic ternyata bermakna ganda. Bagaimana tidak, golnya ini tercipta tepat di hari ulang tahun ibunya yang ke-50.

Milinkovic-Savic mencetak gol semata wayang pada laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza itu pada babak pertama. Saat merayakan gol tersebut, ia pun langsung menghampiri kamera terdekat sembari mengatakan sesuatu.

Siapa sangka jika perkataan yang keluar dari mulutnya ditujukan kepada sang ibu, Milana. “Saya langsung menuju ke kamera terdekat untuk mendoakan ibu saya, Milana, yang hari ini genap berusia 50 tahun,” kata Milinkovic-Savic seperti dilansir situs resmi Lazio, Senin (1/4/2019).

“Saya melihat bola datang dan saya tahu bisa mencapainya. Saat itu saya langsung berkata pada diri sendiri ‘saya harus mengirim ini ke gawang’,” sambung gelandang asal Serbia tersebut.

Terkait laga sengit yang tersaji di lapangan, sang pemain mengaku senang dengan hasil yang diraih Lazio. Menurutnya, kemenangan ini didapat karena timnya dihuni pemain-pemain kuat.

“Sangat penting untuk memperahankan gol pada momen-momen seperti itu, terutama karena dalam serangan kami mempunyai pemain-pemain yang kuat dan mampu membuat perbedaan di lapangan,” ujarnya.

“Kami menemukan jalan setelah di menit-menit awal kami sedikit tegang. Tapi setelah itu kami mampu mengatasinya dan menurunkan tempo permainan untuk menjaga keunggulan,” lanjut pemain berusia 25 tahun tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Wanda Nara Serahkan Nasib Icardi kepada Spalletti

Football5star.com, Indonesia – Mauro Icardi sudah kembali mengiuti latihan bersama skuat Inter Milan. Tapi dirinya belum juga dipercaya oleh Luciano Spalletti untuk tampil melawan Lazio Senin (1/4/2019) dinihari WIB.

Kendati sudah mengikuti latihan rutin sejak Kamis lalu, mantan kapten Inter ini belum diberi kesempatan oleh Spalletti. Hal ini kemudian mengundang komentar dari istri yang sekaligus menjadi agennya, Wanda Nara.

Bagi Wanda Nara, sang suami sudah melakukan kewajibannya dengan kembali berlatih bersama tim. Kini, ia pun menyerahkan nasib pemain 25 tahun itu kepada sang pelatih.

Luciano Spalletti menyatakan Mauro Icardi masih mogok main untuk Inter Milan.
tuttomercatoweb.com

“Mauro sudah siap bermain dan sekarang semua tergantung pada keputusan pelatih. Dia dalam kondisi yang bagus dan pilihan selanjutnya ada di tangan pelatih. Seorang pemain seperti dia sudah terbiasa mendengar banyak berita, tapi dia hanya fokus bermain, mencetak gol, dan membantu Inter,” kata Wanda kepada Tiki Taka, Senin (1/4/2019).

Sementara itu, wanita asal Argentina ini masih belum memastikan masa depan sang suami di Giuseppe Meazza. Ia masih menunggu pernyataan dari Icardi langsung.

“Itu tergantung bagaimana Anda melihat situasi ini. Mauro belum berbicara lagi, kami belum mendengar cerita sesungguhnya dari dia. Yang jelas saat ini dia menunggu untuk bermain lagi,” jelasnya.

“Dia punya kamera televisi yang berada tepat di wajahnya sepanjang pertandingan. Ini mendakan bahwa dia ingin tim ini dan sangat peduli pada rekan yang lain, tapi dia tidak perlu berkata apa pun dengan suara lantang,” ungkap Wanda Nara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inzaghi: Kemenangan atas Inter Jadi Bukti Kualitas Lazio

Football5star.com, Indonesia – Lazio secara mengejutkan menang 1-0 atas Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza. Kemenangan ini pun disambut gembira oleh sang pelatih, Simone Inzaghi.

Menurut Inzaghi, tiga angka yang diraih Lazio kali ini sebagai bukti bahwa timnya sebagai tim yang punya kualitas hebat. Apalagi kemenangan ini diraih ketika beberapa pemain inti seperti Stefan Radu dan Patric harus menepi karena cedera.

“Kami berada dalam periode yang baik kendati kehilangan Stefan Radu dan Patrick yang cedera. Hasil di lapangan tidak berubah dan kinerja pemain tetap stabil. Kami membuktikan kualitas sebagai tim hebat di Italia dan kemenangan ini sangat berarti,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia, Senin (1/4/2019).

lazio vs inter milan
@OfficialSSLazio

“Kami menunjukkan karakter tim dalam atmosfer yang luar biasa di San Siro. Meskipun kami membiarkan mereka melepaskan banyak umpan silang, pemain bertahan dan kiper melakukan tugasnya dengan baik untuk menjaga semuanya agar terkendali,” tegasnya.

Di sisi lain, kemenangan ini membuat Lazio kembali mendekati posisi empat besar. Ciro Immobile dkk saat ini hanya terpaut tiga angka dari AC Milan yang berada di peringkat keempat. Untuk itu, sang pelatih tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk menyalip Milan di klasemen.

“Kami punya beberapa pertandingan krusial di pekan-pekan selanjutnya dan kami harus menyelesaikan dengan baik. Sekarang kami sudah menemukan sistem yang tepat untuk terus mempertahankan momentum seperti ini,” lanjut Inzaghi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Milan Kalah, Spalletti Akui Lazio Tampil Lebih Baik

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan menderita kekalahan ketiga di Giuseppe Meazza sepanjang musim ini saat menjamu Lazio, Senin (1/4/2019). Hasil ini pun membuat Luciano Spalletti kecewa. Perasaannya ini tak lepas dari performa buruk anak asuhnya sepanjang 90 menit.

Pada laga dinihari tadi, Inter kalah 0-1 oleh Lazio. Gol semata wayang tercipta pada menit ke-13 melalui sundulan Sergej Milinkovic Savic. Kendati memiliki banyak peluang untuk menyamakan kedudukan, upaya tuan rumah selalu menemui jalan buntu.

Bagi Spalletti, kegagalan anak asuhnya mencetak gol kali ini dikarenakan tim tamu yang tampil lebih baik dan disiplin. Bahkan kekuatan kedua bek sayap Lazio memaksa anak asuhnya gagal mendekati gawang Thomas Strakosha.

lazio kembali permalukan inter di giuseppe meazza
@OfficialSSLazio

“Kekalahan ini tentu sangat berat bagi kami karena mereka adalah rival kami untuk meraih posisi tiga besar. Hari ini kami mampu mengendalikan permainan untuk waktu yang lama, tapi keberuntungan tidak menaungi kami karena banyak peluang yang terbuang,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia, Senin (1/4/2019).

“Lazio mendorong para bek sayapnya untuk maju sehingga mereka sangat disiplin di areanya, sementara kami bermain kurang terorganisir. Mereka selalu berhasil menciptakan peluang melawan tim mana pun dan hari ini mereka mencetak gol saat mendapat peluang pertama,” sambungnya.

Sementara itu, Inter Milan memang tampil pincang di lini depan. Mereka hanya mengandalkan Keita Balde sebagai ujung tombak. Hal ini tak lepas dari cedera yang sedang menimpa Lautaro Martinez saat jeda internasional lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lazio Kembali Permalukan Inter Milan di Giuseppe Meazza

Football5star.com, Indonesia – Lazio kembali menjadi mimpi buruk Inter Milan musim ini. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (1/4/2019) mereka berhasil mempermalukan tuan rumah untuk kedua kalinya musim ini dengan skor 1-0.

Bermain di hadapan publik sendiri, Inter tidak diperkuat dua ujung tombak mereka. Lautaro Martinez terpaksa menepi akibat cedera, sedangkan Mauro Icardi masih ditepikan pelatih Luciano Spalletti karena alasan indisipliner.

Alhasil Spalletti menurunkan Keita Balde sebagai striker tunggal. Hal ini pun berdampak pada penyelesaian akhir tim yang masih menemui jalan buntu.

inter milan vs lazio
@Inter_en

Sementara Lazio bermain tanpa beban. Bahkan serangan apik yang dibangun anak asuh Simone Inzaghi langsung membuahkan hasil di menit ke-13. Umpan Joaquin Correa disambut dengan sundulan Sergej Milinkovic Savic di tiang jauh.

Tertinggal 0-1 membuat Inter meningkatkan intensitas serangan. Peluang pun diraih melalui kaki Keita Balde. Tapi tendangan kaki kirinya masih bisa ditepis kiper Thomas Strakosha.

Adapun tim tamu juga tidak mau kalah. Dua kali mereka nyaris menjauhkan keunggulan melalui kepala Bastos dan kaki Luis Alberto. Namun, kedua peluang emas tersebut berhasil digagalkan Samir Handanovic yang tampil apik di bawah mistar gawang.

Di babak kedua, I Nerazzuri praktis menguasai jalannya pertandingan. Walau begitu, kegagalan dalam mengonversi peluang membuat mereka gagal mencetak gol. Hal ini kemudian membuat Spalletti melakukan pergantian dengan memasukkan Radja Nainggolan, Joao Mario, dan Antonio Candreva.

Tapi rapatnya pertahanan Lazio yang digalang Bastos dan Francesco Acerbi membuat upaya Inter untuk menyamakan kedudukan menjadi sia-sia.

Kekalahan 0-1 ini sekaligus melengkapi kekalahan Inter Milan atas Lazio di Giuseppe Meazza musim ini. Sebelumnya mereka juga takluk di tangan Ciro Immobile dkk saat bertemu di perempat final Coppa Italia.

Di sisi lain, hasil ini gagal menjauhkan anak asuh Spalletti dari kejaran AC Milan. Mereka masih menempati peringkat ketiga dengan raihan 53 poin. Adapun klub ibu kota berada di urutan kelima dengan koleksi 48 angka.

Susunan Pemain:

Inter Milan (4-2-3-1): 1-Samir Handanovic; 18-Kwadwo Asamoah, 23-Joao Miranda, 37-Milan Skriniar, 33-Danilo D’Ambrosio (Antonio Candreva 79’); 8-Matias Vecino, 77-Marcelo Brozovic; 44-Ivan Perisic, 20-Borja Valero (Radja Nainggolan 74’), 16-Matteo Politano; 11-Keita Balde (Joao Mario 84’)

Pelatih: Luciano Spalletti

Lazio (3-5-2): 1-Thomas Strakosha; 3-Luis Felipe, 23-Francesco Acerbi, 15-Bastos; 19-Senad Lulic (Riza Durmisi 87’), 10-Luis Alberto (Marco Parolo 67’), 6-Lucas Leiva, 21-Sergej Milinkovic Savic, 27-Romulo; 17-Ciro Immobile, 11-Joaquin Correa (Felipe Caicedo 27’)

Pelatih: Simone Inzaghi

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ranocchia: yang Penting Inter Tidak Kalah

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan tidak bisa berbuat banyak ketika ditahan imbang tanpa gol oleh Lazio di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (31/12/2017) dinihari WIB. Kendati demikian, bagi Andrea Ranocchia ini adalah hasil yang bagus karena timnya tidak kalah di laga berat ini.

Ranocchia yang bermain penuh berhasil menjaga areanya dari ancaman pemain Lazio. Inter pun sukses mencatatkan clean sheet pertamanya sejak tiga laga terakhir. Hal ini menjadi catatan penting bagi bek yang sepanjang musim ini lebih sering duduk di bangku cadangan.

“Kami bisa clean sheet dan itu sangat penting. Kami tentu menginginkan tiga poin apalagi ini adalah laga kandang. Tapi hasil imbang melawan tim rival seperti Lazio adalah sesuatu yang positif,” tegas Ranocchia kepada Sky Sport Italia, Minggu (31/12/2017).

AndreaRanocchiaFCInternazionalevSSLaziojpu Y lr03fl
zimbio.com

Mantan pemain Bari ini mengakui penurunan performa Inter belakangan ini disebabkan oleh badai cedera yang menghantui tim, terutama di lini belakang. Di sisi lain, hasil ini bisa dijadikan cambuk bagi penggawa lainnya untuk terus menujukkan permainan terbaik dan meraih kemenangan.

“Kami butuh pelecut semangat dan hal itu kami dapatkan hari ini. Beberapa pemain mengalami cedera disaat jadwal pertandingan semakin padat. Tapi masalah itu tidak bisa dijadikan alibi,” tambahnya.

Inter nyaris saja kalah ketika wasit menunjuk titik putih untuk Lazio setelah Milan Skriniar menyentuh bola dengan tangan. Namun, sang pengadil membatalkan keputusannya setelah berdiskusi dengan VAR.

Candreva Bantah Berselisih Dengan Interisti

Football5Star.com, Indonesia – Pada laga Inter Milan vs Lazio, sempat terlihat Antonio Candreva terlibat adu mulut dengan fans tuan rumah. Namun, sang pemain membantah hal tersebut. Ia mengaku tindakannya itu tidak dilakukan untuk Interisti yang hadir di stadion.

Insiden kecil itu terjadi di babak pertama saat mantan kapten Lazio ini sedang mengejar bola. Namun, ia gagal memanfaatkan peluang tersebut dan membuat dirinya kesal. Candreva terlihat menendang santel ban dan disaat itu lah dirinya tertangkap kamera terlibat cekcok dengan fans.

“Tidak, saya tidak marah dengan mereka. Saya hanya kesal dengan diri sendiri karena gagal menahan bola. Ini memang sangat mengecewakan karena seharunya saya bisa melakukan yang lebih baik lagi,” kata Candreva kepada Inter TV, Minggu (31/12/2017).

https://www.youtube.com/watch?v=hh13rYhzcyc&feature=youtu.be

“Banyak hal yang harus saya katakan mengenai insiden tadi. Tapi lagi-lagi saya tidak punya masalah dengan fans, mereka selalu mendukung kami dan pemain ingin mempersembahkan kemenangan untuk mereka yang telah mendukung,” tambhanya.

Pemain 30 tahun ini juga menambahkan bahwa sikapnya di lapangan sudah biasa dilakukan tiap pemain jika merasa kesal. Ia berharap fans tahu bahwa hal itu tidak ditujukan kepada mereka.

“Banyak pemain yang meludah di lapangan, semuanya melakukan itu. Tapi bukan berarti anda ingin meludahi seseorang. Itu hanya ungkapan ketidakpuasan pada pertandingan. Saya ingin membuat masalah menjadi jelas tidak dikaitkan dengan apa pun. Forza Inter,” tutupnya.

Walau Imbang, Spalletti Puji Mental Inter

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan hanya bermain imbang saat menjamu Lazio di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (31/12/2017) dinihari WIB. Walau hanya meraih satu angka, pelatih Luciano Spalletti tetap memuji mental anak asuhnya yang tidak kebobolan kendati mendapat tekanan luar biasa dari lawannya tersebut.

I Nerazzuri memang lebih banyak tertekan di laga tersebut, apalagi pada babak pertama. Namun, kokohnya pertahanan yang digalang Milan Skriniar dkk membuat gawang Samir Handanovic masih aman.

“Kami membutuhkan banyak poin musim ini. Melawan Lazio, pemain menunjukkan mental dan kepercayaan diri yang yang tepat. Hal tersebut sudah baik, tapi tidak meraih kemenangan di kandang memang cukup mengecewakan,” kata Spalletti kepada Mediaset Premium, Minggu (31/12/2017).

inter vs lazio
@Inter_en

“Pemain sudah menunjukkan performa yang baik sepanjang pertandingan. Namun, harus diakui kami melakukan sedikit kesalahan di babak pertama dan saya tidak ingin menyalahkan apa pun soal itu,” tuturnya.

Ini adalah pertandingan keempat Inter secara beruntun tanpa meraih kemenangan. Pada tiga laga sebelumnya, I Nerazzuri selalu takluk dari lawan-lawannya. Termasuk saat dipecundangi Udinese dan AC Milan di Giuseppe Meazza.

“Ketika anda kalah di tiga laga laga terakhir, tentu sangat natural berharap kali ini bisa meraih kemenangan. Tapi hasil ini sudah cukup bagus bagi para pemain untuk menunjukkan kembali kepercayaan diri mereka. Saya sangat optimistis pada pemain bisa melewati fase ini,” tutupnya.

Inzaghi Kecewa Gagal Menang di Giuseppe Meazza

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Lazio, Simone Inzaghi, mengaku kecewa timnya gagal menang melawan Inter Milan di Giuseppe Meazza, Minggu (31/12/2017) dinihari WIB. Dengan banyaknya peluang yang diraih timnya, ia yakin Ciro Immobile dkk harusnya bisa memenangkan pertandingan.

Elang Ibu kota memang berhasil menguasai jalannya laga dengan menciptakan peluang lebih banyak ketimbang Inter. Namun, penyelesaian akhir yang buruk ditambah performa gemilang Samir Handanovic di bawah mistar membuat mereka gagal mencetak gol.

“Seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan. Orang-orang mengatakan Inter sedang kelelahan setelah laga berat di Coppa Italia, tapi kami gagal memanfaatkan itu. Memang pemain juga lelah karena baru saja menghadapi Fiorentina di tengah pekan,” kata Inzaghi pada Mediaset Premium, Minggu (31/12/2017).

CiroImmobileFCInternazionalevSSLazioB9qJmfvVnLxl
zimbio.com

Kendati demikian, ia menyanjung anak asuhnya yang mampu bermain tenang sepanjang laga. Tapi bermain di Giuseppe Meazza memang tidak pernah mudah bagi I Biancoceleste.

“Saya bangga pada pemain, termasuk Felipe Anderson yang baru saja pulih dari cedera. Tapi hasil akhir membuat saya kecewa. Inter bermain cukup disiplin tadi ditambah Handanovic bermain sempurna dan dia memang kiper yang luar biasa,” ia menambahkan.

Performa Lazio musim ini masih stabil. Selain tetap berada di papan atas Serie A, Elang Ibu kota juga masih melaju di babak 32 besar Liga Europa. Sementara di ajang domestik, juara dua kali Liga Italia ini sudah memastikan lolos ke semifinal Coppa Italia.

Tanpa VAR, Posisi Lazio Bisa Lebih Baik

Football5Star.com, Indonesia – Lazio hanya bermain imbang saat bertandang ke markas Inter Milan, Minggu (31/12/2017) dinihari WIB. Laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza  berakhir dengan skor 0-0. Hasil ini pun membuat pelatih Simone Inzaghi kecewa. Menurutnya, anak asuhnya bisa menempati posisi lebih baik tanpa VAR.

Apa yang dikeluhkan Inzaghi cukup beralasan. Lazio sebenarnya sempat mendapat hadiah penalti. Namun, wasit menarik kembali keputusannya tersebut setelah berdiskusi dengan VAR. Adik kandung Filippo Inzaghi ini pun menyayangkan sikap sang pengadil.

Wasit menunjuk titik putih setelah bola meyentuh tangan Milan Skriniar. Tapi VAR berpendapat lain dengan mengatakan lengan pemain asal Slovakia itu tidak aktif.

SimoneInzaghiFCInternazionalevSSLazio8KLVeJDrdFCl
zimbio.com

“Dengan dua poin hari ini, kami bisa mendapat tujuh poin tambahan musim ini tanpa VAR. Hal ini sangat mengecewakan karena VAR tidak cukup baik untuk Lazio. Saya setuju jika itu tidak penalti tapi faktanya wasit sudah mengambil keputusan yang tidak konsisten,” ujar Inzaghi pada Mediaset Premium, Minggu (31/12/2017).

“Jujur saya tidak suka teknologi ini. Kami lebih senang bermain di Liga Europa tanpa VAR karena keberadaannya membuat laga menjadi kacau dan membuat pemain, pelatih, dan fans tidak senang harus menunggu dua atau tiga menit sebelum berselebrasi. Itu sangat konyol,” tambahnya.

Hasil imbang ini pun membuat Lazio gagal mendekati Roma di klasemen. Mereka saat ini berada di posisi kelima dengan 37 poin, berbeda dua angka di bawah tim sekotanya tersebut.

Imbang Lawan Lazio, Inter Belum Keluar dari Tren Buruk

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan hanya mampu bermain imbang melawan Lazio, Minggu (31/12/2017) dinihari WIB. Laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza ini berakhir 0-0. Hasil ini pun semakin menegaskan bahwa La Beneamata belum keluar dari tren buruk.

Skuat besutan Luciano Spalletti tercatat belum meraih satu kemenangan pun di empat laga terakhir. Bahkan ini adalah poin pertama Inter setelah tiga laga sebelumnya mereka selalu ditaklukkan lawan-lawannya.

Sejak awal laga, tuan rumah memang kesulitan menembus pertahanan Lazio. Bahkan mereka nyaris kebobolan di menit ke-12. Beruntung Samir Handanovic sigap menepis tendangan Adam Marusic di dalam kotak penalti.

Bukannya membaik, Mauro Icardi dan kolega justru kian tertekan sepanjang babak pertama. Kali ini giliran Sergej Milinkovic-Savic yang menguji ketangguhan Handanovic. Namun, upaya bintang asal Serbia ini digagalkan kiper kawakan tersebut.

borja valero
@Inter_en

Pada babak kedua, keadaan tidak banyak berubah. I Biancoceleste sempat menerima hadiah penalti ketika bola mneyentuh tangan Skriniar. Namun, wasit membatalkan hukuman tersebut setelah berdiskusi dengan VAR.

Jelang laga berakhir, Inter bermain menyerang dan mengurung pertahanan lawan. Tapi upaya Ivan Perisic dan Mauro Icardi masih bisa digagalkan oleh lini belakang tim tamu yang bermain apik.

Hingga laga usai, skor kacamata tidak berubah. Hasil ini tidak berpengaruh pada posisi kedua tim di klasemen. I Nerazzuri masih berada di posisi ketiga dan mengumpulkan 41 poin. Sementara Lazio dua tingkat di bawah mereka dengan 37 angka.

https://www.youtube.com/watch?v=IHiRKk-nkRs

Susunan Pemain:

Inter Milan (4-2-3-1): 1-Samir Handanovic; 7-Joao Cancelo (29-Dalbert 82’), 13-Andrea Ranocchia, 37-Milan Skriniar, 21-Davide Santon; 11-Matias Vecino, 5-Roberto Gagliardini; 87-Antonio Candreva (10-Joao Mario 72’), 20-Borja Valero (77-Marcelo Brozovic 85’), 44-Ivan Perisic; 9-Mauro Icardi
Pelatih: Luciano Spalletti

Lazio (3-4-2-1); 1-Thomas Strakosha; 15-Bastos, 3-Stefan de Vrij, 26-Stefan Radu; 19-Senad Lulic (5-Jordan Lukaku 58’), 6-Lucas Leiva, 16-Marco Parolo, 77-Adam Marusic; 18-Luis Alberto (10-Felipe Anderson 65’), 21-Sergej Milinkovic-Savic (7-Nani 83’); 17-Ciro Immobile
Pelatih: Simone Inzaghi

Prediksi: Inter Milan vs Lazio

INTER vs LAZIO main

Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (31/12/2017) Pukul 00.00 WIB (Super Soccer TV)

Football5Star.com, Indonesia – Tugas berat dipikul Luciano Spalletti di laga Inter Milan vs Lazio kali ini. Bukan apa-apa, I Nerazzurri tengah terpuruk. Mereka mengalami tiga kekalahan beruntun. Dua kali di Serie A, sekali di Coppa Italia.

Bangkit saat melawan Gli Aquilotti tentu bukan hal mudah. Memang benar, I Nerazzurri terbilang tangguh di kandang sendiri. Namun, laga kandang terakhir justru berakhir kekalahan 1-3 di tangan Udinese. Sudah begitu, dalam kesempatan terakhir menghadapi Gli Aquilotti, Spalletti justru kalah 1-3, yakni saat menangani AS Roma pada musim lalu.

Jikapun ada hal yang bisa membuat kubu tuan rumah optimistis, itu adalah sosok Gianluca Rocchi sebagai wasit yang memimpin laga nanti. Bersama wasit ini, I Nerazzurri tak terkalahkan dalam dua laga melawan Gli Aquilotti. Mereka pun selalu clean sheet, yakni sekali menang 2-0 dan sekali imbang 0-0.

Terlepas dari hal itu, laga ini menjanjikan gol. Pasalnya, dalam 24 kesempatan terakhir di berbagai ajang, pertemuan I Nerazzurri dan Gli Aquilotti tak berakhir tanpa gol. I Nerazzurri malah selalu mencetak gol dalam 13 kesempatan terakhir menjamu Gli Aquilotti di Serie A. Adapun Gli Aquilotti selalu mencetak gol dalam 16 laga terakhirnya di Serie A.

REKOR PERTEMUAN

INTER vs LAZIO head to head

TREN PERFORMA

INTER vs LAZIO Lima laga trakhir

STATISTIK MENARIK
  • Rekor kandang Inter: 8 menang, 1 seri, 1 kalah.
  • Rekor tandang Lazio: 9 menang, 1 seri, 2 kalah.
  • I Nerazzurri meraup 4 kemenangan dalam 7 laga terakhir melawan Gli Aquilotti di Serie A (1 imbang, 2 kalah).
  • Laga Inter Milan vs Lazio tak perneh berakhir 0-0 dalam 24 kesempatan terakhir di berbagai ajang.
  • I Nerazzurri selalu mencetak gol dalam 13 laga kandang terakhir melawan Gli Aquilotti di Serie A.
  • Setelah tak terkalahkan dalam 16 laga di Serie A musim ini (12 menang, 4 seri), I Nerazzurri selalu kalah dalam 2 laga terakhir.
  • Total, I Nerazzurri hanya 1 kali menang dalam 5 laga terakhir di berbagai ajang. Satu-satunya kemenangan itu pun diraih lewat adu penalti saat melawan Pordenone.
  • Gli Aquilotti tak absen membobol gawang lawan dalam 16 laga terakhir di Serie A.
  • Sejak gabung I Nerazzurri, Mauro Icardi membuat 4 gol dalam 4 laga kandang lawan Gli Aquilotti di Serie A.
  • Ciro Immobile gagal membuat gol dalam 4 laga terakhir  melawan I Nerazzurri.
PELATIH
  • Pertandingan Inter Milan vs Lazio ini merupakan pertemuan ke-5 antara Luciano Spalletti dan Simone Inzaghi.
  • Rekor pertemuan Spalletti vs Inzaghi: 2 kali Spalletti menang, 0 seri, 2 kali Inzaghi menang.
  • Rekor Spalletti vs Gli Aquilotti: 11 menang, 3 seri, 11 kalah.
  • Dalam 9 kesempatan terakhir Spalletti melawan Gli Aquilotti, hasil pertandingan tak pernah 0-0.
  • Rekor Inzaghi vs I Nerazzurri: 2 menang, 0 seri, 2 kalah.
WASIT
  • Wasit yang akan memimpin laga Inter Milan vs Lazio pekan ini adalah Gianluca Rocchi.
  • Ini merupakan kali ketiga Rocchi memimpin laga Inter Milan vs Lazio.
  • Rekor Rocchi pimpin Inter Milan vs Lazio: 1 kali Inter menang, 1 kali seri, 0 kali Lazio menang.
  • Rekor Rocchi musim ini: 9 kali tuan rumah menang, 2 kali seri, 3 kali tim tamu menang.
  • Di Serie A musim ini, dalam 7 kesempatan, tim tamu selalu berhasil mencetak gol.
  • Tiga pertandingan terakhir di Serie A yang dipimpin Rocchi tak dimenangi tim tamu (1 seri, 2 kalah). Tuan rumah juga selalu mencetak 2 gol.
  • Rekor Rocchi pimpin I Nerazzurri: 13 menang, 10 seri, 6 kalah.
  • Rekor Roccho pimpin Gli Aquilotti: 15 menang, 7 seri, 13 kalah.
  • Musim ini, Rocchi adalah wasit saat Lazio menang memetik kemenangan kandang 4-1 atas AC Milan dan kalah 1-2 di kandang AS Roma.
  • Dua laga tandang Gli Aquilotti tahun ini yang dipimpin Rocchi selalu berakhir kekalahan.
PEMAIN KUNCI*

INTER:
Top Scorer: Mauro Icardi (17 gol)
Top Assist: Antonio Candreva (8 assist)
Top Rating: Ivan Perisic (7,49)

LAZIO:
Top Scorer: Ciro Immobile (16 gol)
Top Assist: Ciro Immobile (7 assist)
Top Rating: Luis Alberto (7,83)

* Statistik di Serie A musim ini menurut WhoScored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Inter: Vanheusden, Danilo D’Ambrosio, dan Miranda cedera,
  • Inter: Marcelo Brozovic dalam kondisi tak fit.
  • Lazio: Falipe Caicedo, Simone Palombi, dan Davide Di Gennaro cedera.
  • Lazio: Kondisi Lucas Leiva meragukan.
PRAKIRAAN FORMASI

INTER vs LAZIO line up

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Inter 1-1 Lazio
ScorePredictor
Inter 1-1 Lazio
Predictz
Inter 2-2 Lazio
FOOTBALL5STAR
INTER 1-0 Lazio

Liga Italia: Inter Milan Melumat Lazio Tiga Gol Tanpa Balas

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan melanjutkan tren kemenangan dengan melumat Lazio tiga gol tanpa balas pada laga di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (22/12) dini hari WIB.

Kapten tim, Mauro Icardi, menjadi pahlawan Inter dengan lesakkan dua golnya. Sementara, kompatriot Icardi asal Argentina, Ever Banega, turut menyumbang satu gol serta satu assist.

Meski begitu, Inter sejatinya mengalami kesulitan membongkar pertahanan Lazio pada baba pertama. Beberapa peluang emas terbuang tanpa menghasilkan gol hingga wasit meniup peluit akhir paruh pertama.

Setelah jeda, Inter sanggup memecah kebuntuan melalui aksi Ever Banega pada menit ke-54. Bola hasil tembakannya dari luar kotak penalti gagal diantisipasi oleh kiper Lazio, Federico Marchetti hingga merobek jala gawang.

Publik tuan rumah kembali bergemuruh menyambut gol pertama Icardi dua menit setelahnya. Memanfaatkan umpan silang Danilo D’Ambrosio, Icardi kemudian menyundul bola guna kembali menaklukkan Marchetti.

Icardi mencetak gol keduanya pada menit ke-65. Kali ini, gol Icardi lahir usai menyambar bola tendangan bebas Banega. Bola sepakan kaki kanan Icardi sempat ditepis Marchetti, tapi bola tetap meluncur ke dalam gawang.

Setelah tertinggal tiga gol Lazio akhirnya mencoba meningatkan tekanan. Namun, upaya keras tim asuhan Simone Inzaghi gagal berbuah gol. Hingga laga usai, skor 3-0 tak berubah untuk kemenangan Inter.

Kemenangan ini membuat Inter tetap berada di posisi ketujuh klasemen sementara Serie-A dengan nilai 30. Sementara itu, Lazio pun tak beranjak dari posisi keempat dengan raihan 33 poin.

Susunan Pemain:

Inter Milan: 1-Samir Handanovic, 33-Danilo D’ambrosio, 24-Jeison Murillo, 25-Miranda, 15-Cristian Ansaldi (55-Yuto Nagatomo 63′), 77-Marcelo Brozovic, 7-Geoffrey Kondogbia, 87-Antonio Candreva (96-Gabriel 86′), 19-Ever Banega (8-Rodrigo Palacio 74′), 44-Ivan Perisic, 9-Mauro Icardi

Lazio: 22-Federico Marchetti, 8-Dusan Basta, 3-Stefan De Vrij, 13-Wallace, 4-Gil Patric (14-Keita 59′), 16-Marco Parolo, 20-Lucas Biglia (5-Danilo Cataldi 83′), 21-Sergej Milinkovic-savic, 10-Felipe Anderson, 17-Ciro Immobile, 19-Senad Lulic (25-Cristiano Lombardi 72′)

Gara-Gara Tendangan Karate, Melo Dihukum Tiga Laga

Gelandang Inter Milan, Felipe Melo, dipastikan absen dalam beberapa laga berikutnya. Melo mendapatkan sanksi larangan bermain tiga laga setelah terbukti melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang Lazio, Lucas Bilgia.

Saat menghadapi Lazio pada Senin (21/12) dini hari lalu, Melo berupaya membuang bola sejauh mungkin dari daerah pertahanan timnya. Akan tetapi, Melo mengangkat kakinya terlalu tinggi sehingga kakinya jatuh menghantam bahu Biglia dengan keras. Biglia pun langsung tersungkur kesakitan memegangi bahunya. Tak ayal, wasit pun langsung memberikan kartu merah untuk Melo.

Atas tindakannya yang berbahaya itu, Inter harus bermain dengan 10 pemain di masa injury time.

Ini bukanlah satu-satunya aksi bodoh yang dilakukan Melo di laga ini. Sebelumnya, Melo juga melakukan pelanggaran di kotak penalti yang membuat Lazio kembali unggul pada menit ke-87.

Penampilan buruk Melo pun membuat sang pelatih Roberto Mancini sempat meluapkan kekecewaannya.

Melo bukan satu-satunya pemain yang mendapatkan hukuman larangan bermain oleh Komite Disiplin Lega.  Bomber AS Roma, Edin Dzeko, pun mendapatkan larangan bermain dua laga setelah mendapat kartu merah langsung saat berdebat dengan wasit. Dzeko dianggap menunjukkan ekspresi menghina wasit Andrea Gervasoni.

https://www.youtube.com/watch?v=oc1cXe69YaQ

Laga Inter vs Lazio Dipastikan Tanpa Klose

Lazio dan Inter Milan akan bertemu di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (20/12) besok, di pekan ke-17 Liga Italia. Jelang laga tersebut, kabar kurang sedap hinggap di kubu Lazio.

Striker Miroslav Klose dipastikan absen saat Lazio meladeni Inter, sang pemuncak klasemen. Pemain asal Jerman itu mendapatkan cedera hamstring yang mengharuskannya beristirahat sejenak. Dokter tim Stefano Salvatori telah memastikan bahwa Klose tak boleh dimainkan saat melawan Inter.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya masalah otot fiber di hamstring-nya. Dia tidak bisa dimainkan pada laga hari Minggu. Dua hari tak cukup untuk mengembalikan kondisi fisiknya,” ujar Salvatori.

Kendati demikian, absennya Klose tak perlu terlalu diratapi I Biancocelesti. Toh, sepanjang musim ini mantan striker Bayern Muenchen itu tak berkontribusi banyak bagi tim. Dari delapan laga Liga Italia yang ia mainkan, tak satu gol pun yang dia cetak. Klose hanya sempat menyumbang dua assist saja.

Selain Klose, beberapa pemain Lazio lain juga tak bisa bermain kontra Inter. Di antaranya adalah Ricardo Kishna, Balde Diao Keita, dan Dusan Basta.

“Operasi pada Kishna berjalan bagus. Dokter telah mengangkat persoalan di tubuhnya tanpa mengganggu struktur tubuh yang lain. Dalam tiga sampai empat pekan, dia bisa kembali berlatih. Keita pun diragukan tampil. Sedangkan, Basta harus menunggu sampai besok untuk melihat apakah dia bisa berlatih lagi,” sambung dia.

Lawan Lazio, Inter Mesti Andalkan Palacio

Inter Milan akan menghadapi Lazio, Minggu (20/12), di pekan ke-17 Liga Italia. Ada satu nama yang harusnya diandalkan Inter saat bertemu Lazio, yaitu Rodrigo Palacio.

Striker berambut eksentrik itu punya pengalaman membobol gawang I Biancocelesti. Dalam catatan kariernya, Lazio adalah klub kedua yang paling sering dibobol Palacio. Sudah tujuh kali pemain Argentina itu membobol gawang Lazio. Di urutan pertama adalah Parma dengan sembilan gol.

Tujuh gol yang disarangkan Palacio ke gawang Lazio dihasilkan dalam 10 laga. Lima laga bersama Genoa, lima laga bersama Inter. Sayangnya, rekor Palacio saat bertemu Lazio tak impresif. Palacio lebih sering kalah daripada menang. Lima kali dia kalah dari Lazio, empat kali menang, dan sekali imbang.

Tapi setidaknya, Palacio adalah momok bagi Lazio. Dibandingkan Mauro Icardi dan Stevan Jovetic, rekor Palacio saat jumpa Lazio jauh lebih bagus. Icardi baru sekali membobol gawang Lazio dalam lima pertemuan. Demikian pula Jovetic yang hanya menghasilkan satu gol dalam enam laga kontra Lazio.

Selain itu, bukan tak mungkin laga melawan Lazio akan jadi kebangkitan Palacio musim ini. Hingga pekan ke-16 Liga Italia, Palacio belum sekali pun mencetak gol untuk Inter. Dia pun hanya enam kali tampil sebagai starter, sedangkan lima laga lain sebagai pemain pengganti.

Seharusnya Roberto Mancini memberi Palacio kesempatan untuk tampil sejak awal saat melawan Lazio.