Iwan Setiawan Bocorkan Formasinya Sendiri kepada Pelatih PSIS

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan, tampaknya percaya diri betul saat timnya menghadapi PSIS Semarang, Sabtu (4/9/2021) sore nanti. Sebab, dia secara gamblang malah membocorkan formasinya sendiri kepada nakhoda PSIS, Imran Nahumarury.

Hal itu merujuk dari banyaknya pemain Persela yang bakalan absen menghadapi PSIS. Bukan cuma Guilherme Batata yang dipastikan absen, sejumlah nama jua bakalan tak ikut serta dalam laga di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang itu.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

Nah, Iwan Setiawan pun tak mau memusingkan banyaknya pemain Laskar Joko Tingkir yang absen. Malahan, dia memberikan bocoran kepada Imran soal strategi yang akan diterapkannya nanti.

“Ini jadi kabar gembira buat Imran dan PSIS, saya jujur saja. Kami tak punya pemain lain, kami hanya punya tiga orang karena terkendala regulasi, masalah vaksin, cedera,” ungkap Iwan Setiawan.

Kabar Buruk buat Persela Lamongan, Guilherme Batata Absen Setengah Musim Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Artinya kami tak punya pemain gelandang lagi, jadi kami pakai 4-2-3-1, saya kira sama seperti PSIS yang ada di otak saya PSIS 4-2-3-1, mereka punya kemampuan throw in yang hebat, agresif. Kami tak punya posisi khusus di tengah tak ada cadangan,” papar dia.

Iwan Setiawan Tetap Pe-de

Kendati bagasi pemain di lini tengahnya tipis, Iwan tetap percaya diri Laskar Joko Tingkir akan berbuat banyak dalam laga nanti. Dia bahkan memberi peringatan kepada PSIS Semarang agak tetap waspada.

Kabar Buruk buat Persela Lamongan, Guilherme Batata Absen Setengah Musim

“Tapi, hati-hati PSIS, saya yakin siapapun yang main pasti lebih bagus dari Batata, hati-hati PSIS,” pungkas Iwan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kabar Buruk buat Persela Lamongan, Guilherme Batata Absen Setengah Musim

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kabar buruk menimpa skuat Persela Lamongan setelah pemain asingnya, Guilherme Batata cedera parah. Tak cuma Batata, Persela jua akan pincang saat hadapi PSIS Semarang, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (4/9/2021).

Hal itu diungkapkan oleh pelatihnya, Iwan Setiawan. Iwan menyebut kalau Guilherme Batata mengalami cedera metatarsal yang cukup parah. Kondisi itu membuatnya harus absen setidaknya selama setengah musim.

Kabar Buruk buat Persela Lamongan, Guilherme Batata Absen Setengah Musim
Dok. Jawa Pos

“Ada juga kendala kami, beberapa pemain sesuai regulasi PT LIB harus 2 kali vaksin, ada beberapa pemain yang baru sekali. Artinya tak bisa turun besok,” ungkap Iwan kepada awak media via virtual.

Kendati demikian, Iwan tak mau begitu saja lempar handuk sebelum berjuang. Dia akan berusaha semaksimal mungkin bawa tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu raih kemenangan atas PSIS Semarang

Kabar Buruk buat Persela Lamongan, Guilherme Batata Absen Setengah Musim Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Tapi dengan segala kondisi yang ada, Insyaallah akan maksimal sehingga bisa raih hasil maksimal lawan PSIS,” papar dia.

Persela Lamongan Ingin Jadi Underdog

Iwan menyebut kalau musim ini Laskar Joko Tingkir ingin bermain tanpa tekanan. Dia sadar kalau timnya tak diunggulkan. Tapi justru itulah yang bikin Persela bisa membuat efek kejut.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Bagaimana kira-kira persaingan Persela tahun ini, dari awal saya sampaikan saya membangun satu filosofi bahwa kami underdog, kami bukan siapa-siapa. Tapi Insyaallah kami ingin lebih baik. Dari kondisi underdog, saya yakin akan jadi motivasi buat tim,” tutup Iwan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Dia Pelajaran!

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persela Lamomgan, Iwan Setiawan, langsung memberikan psywar kepada nakhoda PSIS Semarang, Imran Nahumarury. Dia menyebut kalau sepak bola sesungguhnya beda dengan komentator.

Seperti diketahui, Persela bakalan menghadapi PSIS Semarang dalam pekan pembuka Liga 1 2021-22. Partai kedua kesebelasan itu akan diselenggarakan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (4/9/2021).

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

Iwan pun memberikan ucapan selamat datang bagi Imran yang akan debut jadi pelatih di Liga 1. Dia tak segan memuji Imran yang memiliki latar belakang komentator sebelum jadi pelatih PSIS.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Yang jelas secara pribadi, Imran teman baik buat saya. Saya ingin ucapkan welcome di Liga 1. Jujur saja, yang saya kenal Imran, adalah Imran Komentator. Artinya, yang dimiliki dia terutama dalam kemampuan analisis, saya kira patut diperhitungkan,” ujar Iwan Setiawan.

“Saya yakin, kemampuan Imran dengan didasari kemampuan analisis dia akan InsyaAllah jadi pelatih hebat. Saya harap seperti itu,” sambung dia.

Iwan Setiawan akan Beri Pelajaran kepada Imran Nahumarury

Kendati demikian, saat keduanya bertemu nanti jelas ceritanya berbeda. Iwan yang lebih senior mengaku akan memberikan pelajaran kepada Imran kalau jadi pelatih tak semudah saat berkomentar.

Iwan Setiawan kepada Imran Nahumarury: Saya akan Beri Pelajaran Dia!

“Tapi untuk laga besok, bukan laga mudah buat Imran lawan Iwan. Saya akan beri pelajaran, ternyata real sepak bola tak semudah jadi komentator,” papar dia.

“Kami tahu banget, PSIS tim bagus, kemarin di Piala Menpora tim terbaik salah satunya, agresif juga. Tapi, InsyaAllah besok kami akan bikin sulit PSIS, itu janji saya untuk Imran,” tutup Iwan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Persela Soal Gian Zola: Anak Ini Istimewa

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kedatangan Gian Zola ke skuat Persela Lamongan mendapat sambutan hangat dari pelatihnya, Iwan Setiawan. Iwan tak segan langsung memberikan pujian bagi Zola yang menurutnya punya keistimewaan.

Seperti diketahui, Zola secara resmi meninggalkan klub Persib Bandung jelang Liga 1 2021-22. Dia pergi memilih tim berjuluk Laskar Joko Tingkir dengan status pinjaman selama semusim.

Nama Zola sendiri tak asing buat publik Kota Lamongan. Pada 2018 silam, pemain berusia 23 tahun itu juga sempat bermain untuk Persela dengan status yang sama, yakni pinjaman.

Pelatih Persela Soal Gian Zola: Anak Ini Istimewa

“Alhamdulillah kita kedatangan pemain Zola, kita mulai mengevaluasi bagaimana kualitas Zola. Saya melihat anak ini adalah pemain yang istimewa. Jadi alhamdulilah, kita berterima kasih kepada manajemen yang sudah mendatangkan ke tim kita,” ungkap Iwan Setiawan dalam laman resmi Liga Indonesia Baru.

Gian Zola Bakal Bantu Persela

“Artinya kita punya banyak pilihan. Saya rasa anak ini istimewa pada saat kita melakukan possession tapi ada beberapa momen yang perlu ada pendekatan khusus yang harus dilakukan yaitu masalah defending,” sambung dia.

Pelatih Persela Soal Gian Zola: Anak Ini Istimewa

Iwan sendiri sudah bicara empat mata dengan Zola. Zola, kata dia, bisa menutupi lubang yang ditinggalkan oleh pemain asing mereka sebelumnya, Brian Ferreira yang memilih hijrah ke PSIS Semarang.

“Alhamdulillah seperti yang saya bilang, untuk sementara dengan kedatangan Zola. Ada harapan untuk mengisi posisi Brian (Brian Ferreira) syukur-syukur nanti datang pemain asing,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Iwan Setiawan Sebut Borneo FC Tak Tahu Terima Kasih

Football5star.com, Indonesia – Iwan Setiawan menumpahkan kekesalannya usai berselisih dengan para suporter Borneo FC. Insiden tersebut terjadi usai Pesut Etam ditahan imbang Sriwijaya FC di kandang sendiri, Minggu (25/3).

Saat konferensi pers, mantan taktisi Persebaya Surabaya tersebut tak bisa membendung emosinya. Ia menyerah habis sikap para pendukung yang mengkritiknya sepanjang pertandingan. Ia menganggap jasanya selama ini tidak pernah dihargai.

“Seharusnya mereka tahu siapa itu Iwan Setiawan. Ini (sambil menunjuk dirnya) yang membangun Borneo FC dari awal. Ini yang bawa kesayangan mereka promosi ke Liga 1. Seharusnya suporter berterima kasih,” katanya saat konferensi pers usai pertandingan.

Bukan kali ini saja dirinya terlibat perselisihan dengan kelompok suporter tim yang ditukanginya. Ketika ditendang dari Persija Jakarta, ia menganggap ada pihak pendukung yang memprovokasi manajemen untuk memecatnya.

Sementara saat melatih Persebaya Surabaya, ia dibebastugaskan setelah kedapatan mengacungkan jari tengah ke arah tribun yang dipenuhi Bonekmania. Iwan pun masih belum bisa memperbaiki sikapnya dan terulangnya kejadian hampir serupa di Borneo FC.

Meski demikian, klub pimpinan Nabil Husein tersebut langsung bergerak cepat mendatangkan pengganti. Hanya berselang satu hari sejak pemecatan, mereka langsung mendapuk Dejan Antonic untuk menangani Diego Michiels dkk.

Mantan Pelatih Persib Jadi Pengganti Iwan Setiawan di Borneo FC

Football5star.com, Indonesia – Sehari setelah mendepak Iwan Setiawan dari kursi pelatih, Borneo FC langsung menemukan pengganti. Mantan juru racik Persib Bandung, Dejan Antonic, didaulat menjadi nakhoda baru tim beralias Pesut Etam itu.

Kabar bergabungnya Dejan memang sudah muncul sejak Selasa (27/8) petang. Namun, pihak Borneo baru resmi memperkenalkan pelatih berpaspor Serbia itu pada Rabu (28/3). “Selamat Datang, Coach Dejan Antonic. Mari Raih Kemenangan, Demi Kejayaan Samarinda. Bismillah!” tulis akun Twitter @PusamaniaBorneo.

Dejan bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Semasa karier bermain, dia pernah membela Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, dan Persema Malang. Sementara setelah terjun sebagai pelatih, dia sempat menukangi Arema Indonesia, Pro Duta, Persipasi Bandung Raya, dan Persib.

Setelah kariernya kurang cemerlang di Persib, pria berusia 49 tahun itu sempat berpetualang lagi di Hong Kong menangani South China dan Hong Kong Rangers. Kini, Dejan kembali ke negara kelahiran sang istri, Venna Tikoalu, yang merupakan perempuan asli Manado. Tantangan dari Borneo disambutnya dengan antusias dan optimistis.

“Borneo FC tim yang bagus dan kuat. Namun, kita harus bekerja sama, karena hanya dengan itu kita bisa mencapai sukses,” ucap Dejan kepada awak media. “Kehadiran suporter juga sangat penting. Saya dan para pemain akan bekerja keras untuk semua orang di Samarinda,” lanjutnya.

Dejan menjadi pelatih ketiga yang masuk menangani tim pada awal musim Liga 1 2018. Sebelumnya, Madura United menggantikan Gomes De Oliveira dengan Milomir Seslija, dan PSIS mengganti Subangkit dengan Vincenzo Annese.

Ulangi Kesalahan Sama, Iwan Setiawan Dipecat Borneo

Football5star.com, Indonesia – Borneo FC akhirnya resmi memecat pelatih mereka, Iwan Setiawan, Selasa (27/3/2018). Kebijakan yang diambil tim asal Kalimantan Timur tersebut disinyalir diambil setelah sang pelatih mengeluarkan pernyataan kontoversional seusai menghadapi Sriwijaya FC, Minggu (25/3/2018).

Seusai ditahan imbang Laskar Wong Kito, para pendukung Borneo kemudian mengkritik habis-habisan Iwan. Mantan Pelatih Persija Jakarta tersebut kemudian menantang balik Suporter Pesut Etam.

“Tolong tulis, salam saya buat suporter Samarinda. Tolong tulis, biasanya di mana-mana jika saya diperlakukan tidak fair saya akan pergi,” kecam Iwan saat sesi jumpa awak media seusai pertandingan.

Melalui akun twitter @PusamaniaBorneo, pihak Borneo FC mengumumkan untuk memutuskan kerja sama dengan Iwan. Padahal, sebelumnya sang pelatih sempat sesumbar masih bisa bertahan mengingat kontraknya yang baru selesai akhir tahun nanti.

“Manajemen Borneo FC bersepakat dan memutuskan untuk tidak lagi menggunakan jasa Iwan Setiawan sebagai Pelatih Kepala Borneo FC di Gojek Liga 1. Terima Kasih!”

Keputusan Borneo tersebut mirip dengan apa yang dilakukan oleh Persebaya musim lalu. Setelah melewati beberapa pertandingan dengan hasil kurang baik, ada friksi yang terjadi antara Iwan dengan Bonek (Suporter Bajul Ijo, Red).

Taktisi yang kerap mengeluarkan pernyataan kontroversional itu juga sempat menantang adu kelahi dengan Bonek. Kejadian tersebut yang membuat pihak Bajul Ijo memutuskan kontrak Iwan.

 

Borneo FC Senang dengan Pemunduran Liga 1

Football5Star.com, Indonesia – Borneo FC tidak mempermasalahkan pemunduran jadwal dimulainya kompetisi Liga 1 musim 2018. Tim berjulukan Pesut Etam tersebut bakal memanfaatkan momentum ketidakpastian itu untuk evaluasi tim, khususnya terkait pematangan taktik dan strategi.

Pelatih Borneo FC Iwan Setiawan mengatakan pemunduran jadwal Liga 1 berdampak cukup baik bagi timnya yang membutuhkan waktu pemulihan usai bertarung maraton di turnamen Piala Gubernur Kaltim. “Alhamdulilah, saya pribadi bersyukur jadwal diundur karena tingkat kelelahan pemain sangat tinggi saat di turnamen Piala Gubernur,” katanya.

Sedianya “kick off” kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia itu dijadwalkan pada 10 Maret 2018, namun belakangan ada informasi akan diundur hingga waktu yang belum ditentukan.

Selama turnamen Piala Gubernur yang berlangsung 23 Februari hingga 4 Maret, Borneo FC memainkan lima laga dengan selang waktu istirahat hanya satu hari. Belum lagi di babak semifinal mereka harus bermain selama 120 menit.

Kondisi itu membuat para pemain “Pesut Etam” tampak kehabisan tenaga dan setidaknya membutuhkan waktu pemulihan sekitar 5-7 hari.

“Kami akan cek dengan alat yang kita punya untuk melihat tingkat kebugaran pemain pasca-laga perebutan tempat ketiga. Sebenarnya dari pelatih fisik mengatakan anak-anak kelelahan yang sangat tidak mungkin untuk memainkan laga. Jadi, dengan mundurnya jadwal ini, kami punya waktu untuk recovery dan mempersiapkan tim di Liga 1,” jelas Iwan.

Hingga kini manajemen tim Borneo FC belum mendapat jadwal resmi dari operator liga mengenai dimulainya kompetisi musim 2018. Namun demikian, Iwan Setiawan menegaskan tetap akan menjaga semangat dan penampilan timnya jelang kompetisi di Liga 1.

Borneo FC meliburkan pemainnya selama emapt hari sejak Senin hingga Kamis (8/3) dan akan kembali memulai latihan pada Jumat (9/3/2018).

Kabar pengunduran jadwal Liga 1 sudah terjadi berkali-kali. Semula Liga 1 musim 2018 direncanakan pada 24 Februari, namun diundur menjadi 3 Maret dan kemudian bergeser lagi ke tanggal 10 Maret. Terakhir Liga 1 diundur hingga tanggal yang belum ditentukan.

Iwan Setiawan Tantang Seluruh Bonek Datang Ke Samarinda

Football5star.com, Indonesia – Iwan Setiawan, Pelatih Borneo FC menantang Bonek (Pendukung Persebaya Surabaya, Red) untuk datang ke Samarinda. Kehadiran suporter asal Jawa Timur itu dinilainya mampu memupuk mentalitas bertanding anak asuhnya.

Borneo FC dan Persebaya akan bertanding untuk memperebutkan tempat ketiga di Piala Gubernur Kaltim 2018. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Palaran, Samarinda, Minggu (4/3/2018).

“Saya ingin Bonek satu Surabaya datang kemari. Saya akan menanamkan jiwa militan kepada pemain-pemain saya pada saat (suporter) lawan berteriak ke kita. Itu saya anggap penyemangatnya kita. Jadi mudah-mudahan besok Bonek satu Surabaya datang lihat pertandingan lawan Borneo,” ucap Iwan dikutip dari emosijiwaku.com, Sabtu (3/3/2018).

“Untuk pertandingan besok, saya bilang ke tim lupakan semua karena besok ada pertandingan paling penting, di mana kita akan bertemu Persebaya. Kita harus tunjukkan bahwa kita pantas jadi yang terbaik,” sambungnya.

Iwan punya pengalaman yang kurang baik dengan Bonek. Pasalnya, mundurnya pelatih yang kerap mengeluarkan pernyataan kontroversional itu dari Persebaya salah satu alasannya karena tekanan Bonek.

Seusai pertandingan menghadapi Martapura FC di Liga 2 musim lalu, Iwan yang kesal datang untuk menantang Bonek. Kekesalan Bonek juga karena eks Pelatih Persija Jakarta itu gagal membawa Bajul Ijo tampil baik.

Iwan Setiawan Ikhlas Borneo Kalah Dari Sriwijaya

Football5star.com, Indonesia – Iwan Setiawan, Pelatih Borneo FC ikhlas dengan kekalahan timnya dari Sriwijaya FC di semifinal Piala Gubernur Kaltim 2018, Jumat (2/3/2018). Hasil itu membuat Pesut Etam gagal melaju ke babak final.

Borneo sebenarnya sudah unggul dua gol terlebih dahulu melalui Marlon da Silva (26’), dan Lerby Eliandri (47’). Namun, Sriwijaya mampu menyamakan kedudukan melalui dua gol dari Alberto Goncalves (60 & 66’).

Setelah itu, sundulan Titus Bonai pada menit ke-87 sempat membuat Pesut Etam unggul. Sayangnya, Makan Konate membuat Sriwijaya kembali samakan kedudukan pada menit ke-90+1. Pertandingan kemudian dilanjutkan lewat extra time dan ditentukan melalui adu penalti,

“Kami sudah unggul 2-0, tapi setelah itu menjadi 2-2. Jujur saya sampaikan kepada pemain bahwa tidak mungkin satu pemain bisa melewat empat pemain bertahan. Ini berarti ada kesalahan pemain dalam mengawasi kekuatan individu pemain Sriwijaya FC,” ucap Iwan dikutip dari liga-indonesia.id, Sabtu (3/3/2018).

“Pertandingan yang sulit dan kami belum bisa meraih hasil maksimal. Saat kalah dalam adu penalti, meski berat, ya kami harus menerima dengan lapang dada,” sambungnya.

Di babak adu penalti, tiga empat pemain Borneo salah satunya pemain asing mereka, Julian Faubert gagal mengeksekusi titik putih. Sedangkan tiga pemain Sriwijaya yang gagal adalah Beto Goncalves, Alfin Tuasalamony, dan Zulfiandi.

 

 

Iwan Setiawan Prediksi Persebaya Kalah Dari Sriwijaya

Football5star.com, Indonesia – Iwan Setiawan, Pelatih Borneo FC meremehkan kekuatan Persebaya Surabaya di Piala Gubernur Kaltim 2018. Menurutnya, klub yang pernah ia besut tersebut bakal kalah dari Sriwijaya FC dan menjadi runner up di grup B.

Jika prediksi Iwan tersebut menjadi kenyataan, maka dirinya akan bertemu Persebaya di fase semifinal Piala Gubernur Kaltim 2018. Pertemuan tersebut akan menjadi tontonan yang menarik mengingat konfilik yang pernah terjadi antara eks Pelatih Persija Jakarta tersebut dengan Bonek (Pendukung Persebaya).

“Tim kami dengan segala kekurangannya sebenarnya ingin ketemu siapapun. Tetapi kalau ditanya seperti itu ingin melawan siapa? Kami ingin bertemu Persebaya,” ucap Iwan dikutip dari liga-indonesia.id, Rabu (28/2/2018).

“Karena sepertinya Sriwijaya FC akan menjadi juara Grup B. Tetapi yang terpenting kami bisa lebih baik dan memperbaiki kekurangan dari tiga laga grup yang sudah kita lalui,” sambungnya.

Iwan berhasil membawa Borneo lolos ke semifinal setelah menjadi pemuncak klasemen grup A Piala Gubernur Kaltim dengan poin delapan. Dari tiga pertandingan yang telah dilalui, Pesut Etam tak pernah mengalami kekalahan.

Di sisi lain, Persebaya pernah menunjuk Iwan sebagai pelatih pertama sejak mati suri beberapa waktu lalu. Namun, juru taktik asal Aceh tersebut hanya menyumbangkan satu trofi pramusim (Piala Dirgantara 2017) bagi Bajul Ijo.

Borneo FC Lebih Baik daripada Musim Lalu, Iwan Setiawan Puas

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, mengapresiasi penampilan anak-anak asuhnya sepanjang Liga 1 musim 2017.

Borneo FC menutup perjalanan mereka dengan kemenangan 3-2 atas Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (11/11/2017). Tripoin ditentukan oleh tiga gol Asri Akbar, Lerby Eliandry, dan Diego Michels, sementara Arema FC cuma membalas via dwigol Dedik Setiawan.

Dengan kemenangan tersebut, Borneo FC pun menutup musim 2017 di posisi kedelapan dengan 52 poin dari 34 pertandingan. Adalah peningkatan buat mereka mengingat pada Torabika Soccer Championship 2016, Borneo FC cuma berakhir di peringkat kesembilan.

Maka dari itu, Iwan Setiawan merasa puas dengan capaian anak-anak asuhnya.

lerby borneo

“Kami bersyukur pemain bisa menjalankan taktik dan strategi dengan baik, hingga akhirnya bisa meraih hasil yang sempurna,” kata Iwan Setiawan setelah pertandingan.

“Pelan-pelan kami berbenah dan akhirnya bisa menyodok ke peringkat ke delapan. Keberhasilan Borneo FC mengejar poin dan merangsek ke papan tengah tak lepas dari semangat dan kerja keras seluruh pemain,” ujar Iwan Setiawan menambahkan.

Bersama Iwan Setiawan, Borneo FC juga menunjukkan grafik menanjak. Bersama dua pelatih terdahulu, Djukanovic dan Ricky Nelson, mereka cuma menempati peringkat ke-15 pada pertengahan musim.

Iwan Setiawan Anggap Borneo Vs Persib sebagai Pertandingan Menegangkan

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, mensyukuri kemenangan timnya atas Persib Bandung pada partai Liga 1.

Duel tersebut merupakan partai tunda yang digelar di Stadion Mulawarman Bontang, Rabu (8/11/2017). Borneo FC menang 2-1 berkat gol Patrich Wanggai dan striker timnas Indonesia, Lebry Eliandry. Persib cuma membalas via pemain pengganti, Fulgensius Billy Paji Keraf.

Menurut Iwan Setiawan, Persib Bandung memberikan perlawanan ketat meskipun sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu.

“Pertandingan tadi sangat menegangkan, apalagi saat kondisi skor 2-1. Saya akui Persib dominan secara mentalitas. Kami dituntut full konsentrasi dan mempertahankan kemenangan. Hati-hati karena satu kesalahan bisa menjadi satu gol,” ucap Iwan Setiawan setelah pertandingan.

lerby borneo
@Liga1Match

Maka itu, Iwan Setiawan mengapresiasi skuat Persib Bandung, yang didominasi para pemain dari Piala Presiden 2017.

“Persib dihuni pemain cerdas dan berpengalaman. Jangan terpengaruh posisi di klasemen. Tetapi, alhamdulilah, kami bisa meraih poin maksimal,” kata Iwan Setiawan menambahkan.

Walaupun ketat, pertandingan juga berlangsung bersahabat. Hal itu terlihat dari suasana setelah peluit panjang.

Iwan langsung menghampiri asisten pelatih Persib Bandung, Herrie Setiawan, dan menunjukkan gesture ala sniper ke arah koleganya. Gerakan tersebut tentu merupakan candaan.

Kemenangan mengantarkan Borneo FC naik ke posisi kedelapan dengan koleksi 49 poin dari 33 pertandingan. Adapun Persib Bandung tertahan di peringkat ke-12 berbekal 41 angka.

Borneo FC Ingin Sapu Bersih dalam 2 Laga Sisa

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, mengincar enam poin dari dua pertandingan sisa timnya pada Liga 1 2017.

Lerby Eliandry dan kawan-kawan dijadwalkan melakoni partai kandang kontra Persib Bandung, Rabu (8/11/2017), dan Arema FC, Jumat (10/11/2017). Khusus duel yang disebut pertama, Borneo bakal bermain di Stadion Mulawarman Bontang tanpa penonton.

Borneo FC kini masih tertahan di peringkat kesembilan berbekal 46 poin dari 32 pertandingan. Mereka cuma terpaut empat angka dari Barito Putera yang sudah menjalani 33 partai, di posisi ketujuh.

“Doakan saja kami bisa menang, kami akan berusaha tampil terbaik di sisa dua pertandingan. Kami masih punya kesempatan menggeser tim di peringkat ketujuh,” katanya.

Laga tersebut tidaklah mudah karena Borneo FC harus kehilangan Shane Smeltz. Pemain asal Selandia Baru itu harus menjalani tugas negara pada play-off Piala Dunia 2018.

Borneo FC, Mitra Kukar, 4-0, Stadion Aji Imbut

Cuma, kans juga terbuka menilik tren minor Persib Bandung dan Arema FC pada laga tandang.

Persib Bandung baru menelan kekalahan 0-1 dari Persija Jakarta, sedangkan Arema FC takluk 1-3 di markas Persipura Jayapura.

Untuk sisa kompetisi, Arema FC, Persib Bandung, dan Borneo FC tidak memiliki kepentingan lagi. Mereka sudah dipastikan lolos degradasi serta tidak mungkin lagi mengejar gelar juara.

Kandidat juara tinggal menyisakan Bali United, Bhayangkara FC, dan Madura United.

Iwan Setiawan Tidak Gentar Terhadap Reputasi Stadion Marora

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Perseru Serui, bahkan di Stadion Marora sekalipun. Apalagi tim Pesut Etam datang ke bumi Papua tanpa dukungan skuat penuh. Mereka hanya menyertakan dua orang pemain di bangku cadangan. Tidak ada nama Lerby Eliandry dan Muhammad Ridho dalam daftar pemain yang dibawa. Kendati demikian, Iwan tidak gentar terhadap reputasi kandang lawan yang dikenal angker bagi tim tamu.

Sejauh ini, tercatat tim-tim unggulan pernah bertekuk lutut di sana. Sebut saja Arema FC, Bhayangkara FC, serta Persipura Jayapura tidak berdaya meladeni permainan Arthur Bonai dkk.

Iwan Setiawan dikecam karena pernyataannya yang mendoakan agar Timnas U-19 Indonesia gagal
borneofc.id

“Pertandingan nanti memangn cukup berat. Akan tetapi, kami tidak datang untuk menyerah kalah. Kami dari tim pelatih sudah menghitung target realistis yang bisa kami raih di tiga pertandingan terakhir. Setelah (melawan) Perseru, baru kami akan tampil habis-habisan,” papar mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.

“Saya harap, absennya beberapa pemain andalan kami bisa menjadi motivasi bagi yang lain. Kami harus buktikan bahwa tanpa mereka, Borneo FC tetap kuat besok. Kami mohon doanya,” lanjutnya.

Mengantisipasi kekosongan Lerby, Iwan telah menyiapkan Febri Setiadi Hamzah. Pemain muda tersebut dianggap mampu mengemban tugas dengan baik meski belum memiliki jam terbang cukup. Selain itu, masih ada Abdul Aziz, Wahyudi Hamisi, Rizky Yusuf, Dinan Javier, dan Jefri Kurniawan di lini tengah.

Dikalahkan Persija, Pelatih Borneo Puji Pelatih Lawan

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, memuji kinerja pelatih Stefano Cugurra yang dinilainya sukses bersama Persija Jakarta. Pujian tersebut disampaikan Iwan setelah kedua tim bertemu pada pertandingan Liga 1 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (28/10/2017) malam WIB.

Pertandingan tersebut dimenangkan Persija dengan skor 2-1. Semua gol terjadi pada babak kedua.Persija yang tak bisa diperkuat kiper andalan, Andritany Ardhiyasa harus tertinggal lebih dulu pada menit ke-51.

Gawang tim berjulukan Macan Kemayoran yang dikawal oleh Rizky Darmawan bobol setelah gagal membendung bola sepakan Sultan Samma. Gol tersebut tak lantas menciutkan semangat Persija. Tim Ibukota berhasil berbalik unggul berkat gol  Ramdani Lestaluhu dan Bambang Pamungkas.

Terkait kemenangan Persija, Iwan tak segan memberikan pujian kepada Teco. Iwan menilai Teco melakukan perubahan yang cukup baik bagi klub yang pernah dibesutnya itu.

“Saya pernah di Persija. Apa yang ditampilkan mereka sekarang, sebetulnya apa yang ingin saya buat sebelumnya,” ucap Iwan.

“Saya melihat Teco sukses menangani Persija. Saya respek dan apresiasi. Saya bangga melihat Persija sekarang,” jelasnya.

Iwan menjadi pelatih Persija pada Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Saat itu, Persija di tangan Iwan mampu finis di peringkat kelima. Pada musim berikutnya, Iwan mengundurkan diri dari Persija dengan alasan kondisi kesehatannya menurun.

Pujian Iwan memang tidak terlalu berlebihan. Saat ini, Teco mampu membawa Persija berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 55 poin.

Kehebatan lain dari pelatih asal Brasil ini adalah “menghidupkan” Bambang Pamungkas. Seperti diketahui, pemain yang akrab Bepe tersebut dalam performa terbaik seusai mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhir. Sejauh ini, Bepe telah menyumbangkan lima gol untuk Persija.

Iwan Setiawan Puji Pertahanan Persija

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, memuji lini bertahan Persija Jakarta. Hal tersebut disampaikannya pada konferensi pers jelang pertemuan kedua tim dalam lanjutan Liga 1 2017 pekan ke-32 di Stadion Segiri, Samarinda. Pertandingan dijadwalkan akan digelar pada Sabtu (28/10/2017) petang. Iwan menilai, barisan belakang Macan Kemayoran merupakan salah satu yang terbaik di liga musim ini.

“Lini belakang mereka sangat bagus. Saya bisa katakan dan sepertinya semua di ruangan ini setuju bahwa duet Maman (Abdurrahman) dan (William) Pacheco merupakan salah satu yang terbaik di liga musim ini,” papar Iwan.

borneo fc, iwan setiawan, liga 1
borneofc.com

Meski demikian, pelatih yang juga sempat menangani Persija tersebut yakin dengan kemampuan anak asuhnya. Ia juga mengaku sudah menyiapkan strategi untuk membobol gawang Macan Kemayoran yang besok tidak akan dijaga Andritany. Andri terpaksa tidak diikutkan ke Samarinda akibat akumulasi kartu yang diterimanya saat melawan Semen Padang.

“Saya tetap menyiapkan rencana agar tim kami bisa mencetak gol besok. Saya sudah punya catatan kira-kira apa saja yang harus pemain saya lakukan agar bisa meraih hasil maksimal melawan mereka (Persija),” imbuhnya lagi.

Borneo FC hingga kini menduduki peringkat kedelapan dengan koleksi 46 poin. Sementara sang tamu, berada dua strip di atas dengan raihan 52 poin. Lerby Eliandry dkk juga mengusung misi balas dendam setelah menelan kekalahan pada pertemuan pertama di Bekasi, Juli lalu.

Iwan Setiawan: Persija Lebih Bagus Ketika Saya Melatih

Football5star.com, Indonesia – Borneo FC dijadwalkan bertanding melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 pada Sabtu (28/10/2017). Jelang laga tersebut, pelatih Pesut Etam, Iwan Setiawan, memuji performa yang diperlihatkan sang lawan sepanjang kompetisi berjalan. Menurutnya, Macan Kemayoran sudah mulai bangkit dan menyamai kualitas saat masih ditangani dirinya beberapa musim lalu.

Pada konferensi pers jelang pertandingan, Iwan juga memuji kualitas arsitek tim lawan, Stefano Cugurra. Menurutnya, pelatih yang akrab disapa Teco tersebut menjadi salah satu alasan mengapa penampila tim ibu kota membaik musim ini.

“Kita semua harus akui bahwa musim ini Persija tampil dengan warna berbeda. Mereka sudah lebih bagus dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya. Kecuali waktu masih saya pegang, itu juga bagus,” papar Iwan.

“Musim ini mereka menjelma menjadi tim yang pekerja keras, memiliki karakter kuat dan pantang menyerah. Itu tidak terlepas dari tangan dingin Teco. Dia pelatih bagus dan bisa memotivasi pemain,” lanjutnya.

Shane Smeltz Borneo FC
borneofc.com

Pada pertandingan besok, Borneo FC harus tampil tanpa diperkuat beberapa pilar mereka. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Iwan untuk mempersembahkan kemenangan bagi publik Samarinda besok.

“Besok kira-kira ada sekitar lima sampai enam pemain inti kami yang tidak bisa main. Di antaranya ada Firdaus Ramdahan dan Shane Smeltz. Tapi tentu saya sudah menyiapkan beberapa opsi cadangan sehingga tetap siap untuk menghadapi Persija Jakarta,” pungkas Iwan.

Jalani Laga Usiran, Iwan Setiawan: Borneo FC Tak Cengeng

Football5star.com, Indonesia – Duel Derby Kalimantan Timur antara Borneo FC melawan Persiba Balikpapan harus diselenggarakan di Stadion Mulawarman dan tanpa penonton. Hal itu diakibatkan karena Pesut Etam mendapatkan hukuman mendapatkan sanksi dari PSSI akibat protes berlebihan saat menghadapi Bali United.

Meski demikian, pelatih mereka, Iwan Setiawan, sedih jika harus bermain tanpa dihadiri dukungan suporter. Namun, pria yang kerap mengeluarkan pernyataan kontroversional itu mengatakan bahwa Borneo tak akan cengeng dengan kondisi tersebut.

“Bermain tanpa dukungan pasti jadi laga yang berat bagi kami. Status kandang tidak berarti apa-apa tanpa suporter,” keluh Iwan dikutip dari situs resmi Borneo FC, Jumat (22/9/2017).

“Borneo FC mau bermain di mana aja siap. Kami tidak cengeng dengan kondisi saat ini. Ibaratnya seperti kopasus yang siap tempur,” lanjut mantan juru taktik Persija Jakarta itu.

Ponaryo Astaman dkk sebelumnya mengalami pil pahit saat dikalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1. Iwan menyatakan bahwa sebenarnya anak asuhnya sudah bermain bagus. Dirinya juga akan bangkit dan fokus meraih kemenangan di laga selanjutnya. Selain itu, ia berharap agar bermain dimanapun wasit agar bisa menjaga netralitas.

“Lawan Bhayangkara FC anak-anak sudah bagus. Sekarang tinggal menjaga stamina mereka agar tidak kendur lawan Persiba. Saya tidak banyak minta macam-macam. Kami siap main di mana saja asalkan wasitnya bisa adil. Itu saja sudah cukup,” pungkasnya.

Iwan Setiawan Siapkan Cara Redam Serangan Bali United

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan, mengaku telah mempersiapkan cara khusus untuk meredam serangan dari Bali United. Kedua tim ini akan bertemu dalam lanjutan Liga 1, Senin (11/9/2017), di Stadion Segiri, Samarinda.

“Kami semenjak pulang dari Gresik, jujur aja kami sudah melihat pertandingan Bali United. Ada evaluasi bagaimana kelemahan dan kelebihan tim Bali United. Jadi didalam latihan-latihan kami dalam persiapan lawan Bali United kami melakukan itu,” ujar Iwan dikutip dari situs resmi Borneo FC, Minggu (10/9/2017).

“Kita cari how to play Bali United. Gimana mereka bermain dalam hal defending dalam hal attacking, kita pelajari itu.Jadi akhirnya kesimpulannya semua ada. Kita sudah berusaha mengantisipasi itu. Insyaallah hasilnya maksimal, mudahan besok anak-anak besok menerapkan,” lanjutnya.

Iwan juga menambahkan apabila anak asuhnya ingin memenangkan pertandingan maka mereka harus bermain dengan konsentrasi tinggi. Pasalnya, Bali bukan lawan yang mudah bagi mereka.

“Khusus untuk lawan Bali United, saya pikir ini adalah pertandingan yang cukup membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Membutuhkan satu fokus, dengan kami tentunya tim Borneo FC apabila kami ingin merebut poin maksimal dipertandingan besok,” harap pelatih yang kerap mengeluarkan pernyataan kontroversional itu.

“Saat ini Bali United adalah tim terbaik dalam hal performance. Jadi kami harus benar-benar fokus, kerja keras dan disiplin adalah harga mati untuk mengambil poin maksimal,” tutupnya.

 

 

 

 

 

Kemenangan Atas Myanmar Jadi Tamparan Keras Untuk Iwan Setiawan

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan timnas Indonesia di laga perdana AFF Cup U-18 2017 menjadi tamparan tersendiri bagi pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan. Pasalnya, sehari jelang pertandingan, Iwan justru mendoakan agar Egy Maulana dkk menelan kekalahan.

Pernyataan tersebut dikatakan IS, sebutan akrabnya, sebagai bentuk kecemburuannya atas pekerjaan pelatih timnas U-18 Indonesia saat ini, Indra Sjafrie. Secara gamblang ia mengatakan agar Garuda Muda pulang dengan tangan hampa dari Myanmar.

“Saya doakan timnas kalah karena saya ingin menggantikan Indra Sjafri. Saya tidak yakin timnas lolos,” imbuh Iwan beberapa waktu lalu.

Sesumbar Iwan tersebut dibalas dengan prestasi oleh Indra Sjafri. Meski sempat tertinggal di babak pertama melalui gol Myat Kaung Khant, tim Merah Putih tidak menyerah. Mereka bangkit di babak kedua dengan terus mengurung pertahanan tim tuan rumah. Hasilnya, sepasang gol dari Egy Maulana pada menit ke-72 dan 92 membuat Indonesia mengawali turnamen dengan tiga poin.

Usai laga, Indra Sjafri mengungkapkan rasa syukurnya. Ia sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendukung timnas berlaga di setiap kesempatan.

“Alhamdulillah kami berhasil meraih kemenangan di pertandingan pertama. Apalagi kami berhasil mengalahkan tuan rumah. Doa bangsa Indonesia dikabulkan malam ini karena kita berhasil mengalahkan mereka,” papar Indra.

Perjuangan belum selesai. Indonesia masih harus menuntaskan tiga laga sisa untuk bisa memastikan lolos ke fase gugur. Pertandingan berikutnya, pasukan Indra Sjafri akan menghadapi Filipina, yang pada laga perdana takluk dari Brunei Darussalam. Pertandingan akan kembali digelar di Stadion Thuwunna pada Kamis (7/9/2017) malam.

Iwan Setiawan Doakan Timnas U-19 Gagal, Presiden Borneo: Memalukan!

Football5star.com, Indonesia – Presiden Borneo FC, Nabil Husein, menyebutkan pernyataan pelatih timnya, Iwan Setiawan yang mendoakan agar Timnas U-19 Indonesia gagal, sebagai sesuatu yang memalukan. Iwan sebelumnya memprediksikan anak asuhan Indra Sjafri itu gagal di ajang Piala AFF U-18 2017 di Myanmar.

“Mengenai berita yang beredar tentang statement dari Coach Iwan, saya minta maaf. Ini memang memalukan,” kata Nabil, yang juga diunggah melalui twitter pribadinya @Nabilhusein17, Selasa (5/9/2017).

Melalui situs resmi Borneo FC, sang presiden menyatakan akan mengambil tindakan akibat pernyataan memalukan Iwan tersebut. Nabil juga berharap pada pelatih yang kerap mengeluarkan komentar pedas itu untuk fokus pada timnya saja.

“Klub tidak akan diam, karena kita punya kesepakatan (sanksi) dalam kontrak, yang mana jika Coach Iwan tidak bisa menjaga nama baik club,” tambah Nabil.

“Karena tidak sepatutnya kita berkomentar, lebih baik fokus pada klub ketimbang mengurusin orang lain. Sekali lagi, atas nama pribadi saya mohon maaf,” pungkasnya.

Meski dikritik oleh Iwan, Timnas U-19 Indonesia malah meraih kemenangan melawan tuan rumah Timnas U-19 Myanmar pada pertandingan pertama, Selasa (5/9/2017). Anak asuhan Rachmat Irianto dkk sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama.

Namun, pada babak kedua, Egi Maulana Vikri berhasil menciptakan brace dan bawa Indonesia menang 2-1. Kemenangan ini jadi modal berharga menghadapi Timnas U-19 Filipina, Kamis (7/9/2017).

 

Pelatih Borneo FC Bakal Tetap Evaluasi Tim kendati Menang Tandang

Football5star.com, Indonesia – Pusamania Borneo FC akhirnya merasakan kemenangan tandang untuk kali pertama di Liga 1. Pencapaian tersebut diraih setelah Pesut Etam mengalahkan Persegres Gresik dengan skor 1-0 di Stadion Petrokimia, Senin (4/9/2017).

Lerby Eliandy menjadi bintang kemenangan Borneo FC pada laga tersebut. Dialah yang mencetak gol penentu kemenangan tim pada menit ke-18.

Kemenangan tandang ini adalah yang pertama dirasakan Borneo FC. Sebelumnya, mereka kalah tujuh kali dan imbang empat kali.

Wajar apabila kemudian pelatih Iwan Setiawan mengaku bersyukur. Dia pun memuji para pemain mudanya.

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kemenangan ini. Persegres bermain bagus dan beberapa kali membahayakan gawang kami,” kata Iwan selepas pertandingan.

“Para pemain muda juga tampil apik. Dia bisa menjadi gambaran masa depan tim ini,” kata mantan pelatih tim U-23 Borneo FC ini.

Terlepas dari itu, Iwan melihat masih banyak faktor yang harus diperbaiki anak asuhnya untuk laga selanjutnya. Apalagi, dia baru beberapa pertandingan setelah ditunjuk kembali menukangi Pesut Etam.

“Ada banyak yang harus dievaluasi banyak. Sementara saya masih baru di tim ini karena baru melatih tiga laga,” ujarnya.

Borneo FC saat ini berada di posisi ke-10 dengan koleksi 32 poin, cuma kalah selisih gol dari Persib Bandung. Mereka berjarak 12 angka dari Bali United yang memuncaki klasemen.

 

Borneo FC Tetap Pede Hadapi Gresik United

Football5star.com, Indonesia – Borneo FC tetap percaya diri menghadapi Gresik United dalam pertandingan lanjutan Liga 1. Bermain di kandang lawan, Stadion Tri Dharma, Gresik, mereka hari ini, Minggu (3/9/2017),  tiba di Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan pertandingan akan berlangsung pada Senin (4/9/2017).

Tiba di hotel pukul siang hari, pukul 12:00 WIB, pemain langsung istirahat dan akan kembali berlatih pada pukul 16.00 WIB. Borneo berlatih menggunakan salah satu lapangan futsal di Surabaya. Latihan itu diharapkan dapat menjaga kondisi kebugaran pemain.

“Tapi kali ini hanya conditioning saja. Biar kondisi pemain bisa kembali fit untuk berlaga, dan kita harus tetap optimis ditengah padatnya jadwal,” ujar Pelatih Borneo, Iwan Setiawan, dikutip dari situs resmi klub, Minggu (3/9/2017).

Mantan pelatih Persebaya itu meminta bantuan kepada pelatih fisik, Vladimir Krunic, untuk mengambil peran dalam pemulihan kondisi pemain. Pasalnya, Borneo menjalani jadwal yang padat di Liga 1.

“Sebab syaraf halus otot usai bertanding harus bisa dikembalikan lagi, salah satunya dengan latihan conditioning ini. Nantinya saat berlaga kondisi pemain benar-benar kembali siap,” tutur pelatih yang gemar mengeluarkan pernyataan kontroversional itu.

Alasan dipilihnya Surabaya menjadi tempat bersinggah mereka karena jarak yang dekat dengan Gresik. Hal ini untuk memudahkan berbagai macam akses, seperti lapangan latihan dan tempat fitnes.

“Ya kami sengaja bermarkas di Surabaya agar mudah mencari keperluan,” sebut Ridhotya Warman yang menjabat sebagai Sekretaris Tim Borneo FC.

 

Borneo FC Percayakan Nasib ke Iwan Setiawan

Football5star.com, Indonesia – Teka-teki mengenai siapa pengganti Ricky Nelson di kursi pelatih Borneo FC terjawab sudah. Pesut Etam secara resmi mempercayakan nasib tim ke Iwan Setiawan. Pelatih yang terakhir menukangi Persebaya Surabaya tersebut dijadwalkan akan tiba di Samarinda pada Senin (14/8/2017) malam ini.

Manajer Borneo FC, Farid Abubakar, membeberkan alasan dibalik penunjukan pelatih yang terkenal vokal tersebut. Ia merasa Iwan adalah sosok paling realistis untuk menangani Lerby Eliandri dkk di sisa kompetisi.

“Dia bukan orang baru bagi kami. Selain itu, waktu semakin menipis. Itulah alasan kami merasa hanya coach Iwan yang bisa menyesuaikan diri dengan tim dalam waktu relatif singkat,” terang Farid.

Iwan Setiawan memang sosok yang familiar dengan Borneo FC. Pada gelaran Divisi Utama 2014, ia berhasil membawa tim milik Nabil Husein tersebut menjadi yang terbaik. Selain itu, gelar juara di Piala Gubernur Kaltim 2016 juga menjadi bukti kapabilitasnya dalam menangani tim.

Selain itu, ia juga menjadi sosok yang dianggap dekat dengan beberapa pemain seperti Lerby Eliandri, Sultan Samma, hingga Diego Michels. Iwan dipercaya  bisa memahami karakter mereka dengan baik.

Meski sudah sepakat secara lisan, baik dari pihak klub maupun Iwan belum melakukan perjanjian tertulis. Farid menjamin hal tersebut akan dilakukan secepatnya.

“Tanda tangan kontrak akan dilaksanakan besok, sebelum latihan. Ia kami kontrak hingga akhir musim,” tutup Farid.