Celtic Amankan Tanda Tangan Top Skorer J League

gamespool
Celtic Amankan Tanda Tangan Top Skorer J League 3

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Skotlandia, Celtic, resmi mengamankan tanda tangan top skorer J League, Kyogo Furuhashi, pada Jumat (16/7) sore WIB. Pemain berusia 26 tahun itu diangkut dari Vissel Kobe dan diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Kedatangan Furuhashi ke Parkhead tentu tak lepas dari buah tangan pelatih kepala, Ange Postecoglou. Pasalnya, Postecoglou sudah sangat mengenal karakteristik Furuhashi karena sempat melatih klub J League, Yokohama F Marinos, selama tiga tahun.

“Kami sangat bangga dengan keberhasilan mendatangkan Kyogo Furuhashi. Dia adalah pemain yang sudah saya kenal dan memiliki kualitas luar biasa,” ujar Ange Postecoglou dikutip Football5star dari laman resmi klub.

“Saya yakin Furuhashi akan bisa menambah kualitas skuat kami dan para suporter akan senang dengan gaya bermainnya. Kami sudah tak sabar ingin memberi sambutan hangat kepadanya,” sambung Postecoglou.

Furuhashi merupakan salah satu pemain bintang di J League dalam beberapa musim terakhir. Ia sukses mencuri perhatian klub-klub Eropa berkat torehan 48 gol dan 18 assist dalam 110 pertandingan bersama Visel Kobe.

Saat ini, Furuhashi duduk di puncak daftar top skorer J League dengan torehan 14 gol dari 20 partai. Unggul dua gol dari Leandro Damiao (Kawasaki Frontale) dan Ado Onaiwu (Yokohama F. Marinos).

Tak cuma gemilang di Vissel Kobe, Furuhashi juga mampu menunjukkan performa apik bersama timnas Jepang. Saat ini, ia tercatat berhasil menyumbang tiga gol dari enam penampilan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Menelaah Arti Maskot Tim-Tim yang Mentas di J-League

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Maskot, merupakan sebuah identitas yang memiliki arti serta gambaran dari sebuah klub, termasuk di J-League. Tim-tim di kasta teratas LIga Jepang itu memiliki maskot yang sebagian besar digambarkan dalam seekor hewan.

Pencinta sepak bola Indonesia tentu tak asing dengan maskot. Persib Bandung contohnya yang memilkiki maskot bernama Prabu yang merupakan akronim dari Pangeran Biru digambarkan dalam diri maung atau harimau.

Nah, untuk tim-tim J-League ternyata juga memiliki maskot tersendiri. Maskot tak hanya digunakan sebagai ajang promosi dan mencari keuntungan dari penjualan pernik-pernik berbau maskot yang lucu, tetapi juga sudah jadi bagian dari identitas tim. Hal tersebut membuat hampir semua klub J-League memiliki maskot unik yang menggambarkan jati diri klub.

Berikut Maskot-Maskot dari tim J-League:

Hokkaido Consadole Sapporo – Dole-kun

Dole-kun artinya ialah burung hantu dari Utara yang terus mengawasi langit Sapporo. Burung hantu ini adalah Blakiston’s fish owl (Bubo blakistoni). Burung hantu yang pertama kali ditemukan di Hokkaido, endemik di daerah sana, dan merupakan spesies burung hantu terbanyak di Jepang.

Urawa Red Diamonds – Redia

Redia memiliki makna ‘Melindungi berlian merah di Urawa’. Berlian dan nama red diamonds diambil dari logo mereka sebelumnya, saat masih bernama Mitsubishi yang memiliki tiga diamond alias tiga berlian.

Selain Redia, Urawa Reds juga memiliki serigala lain bernama Friendia, dan juga serigala kembar Schale dan Diarra yang lahir saat mereka kali pertama juara J-League.

Kashima Antlers (Shikao)

Shikao dalam bahasa Jepang bermakna heran Rusa yang dicintai fans Kashima Antlers. Antlers diambil dari nama kota mereka. Kashima, yang berarti ‘Pulau Rusa’. Rusa jantan identik memiliki tanduk atau dalam bahasa Inggris, Antlers.

Vissel Kobe (Movi)

Klub yang diperkuat oleh Andres Iniesta ini punya maskot bernama Movi yang memiliki arti sebagai, ‘Sapi yang percaya diri’. Jepang memang bisa dibilang sebagai rumah para sapi. Meningat Kobe merupakan kota yang terkenal di dunia karena daging sapi yang berkualitas. Daging sapi Kobe adalah salah satu daging sapi wagyu paling terkenal di dunia, membuat Kobe identik dengan sapi.

Nagoya Grampus (Grampus-kun)

Grampus-kun adalah paus pembunuh terkenal dari J-League. Dalam Bahasa Jepang hewan ini disebut ‘Sachi’. Maskot ini dipilih oleh Nagoya Grampus karena melambangkan hewan mistis yang mencintai dan melindungi Kastil Nagoya. Selain Grampus-kun, klub ini juga memiliki maskot lain yakni Grara, Grampus-kun Jr, dan Grampako-chan.

Cerezo Osaka (Lobby)

Maskot Cerezo Osaka adalah Lobby, seekor serigala liar. Dia punya ibu bernama Robinha dan adik laki-laki bernama Robita. Mereka berasal dari Spanyol.

Shimizu S-Pulse (Pal-chan)

Maskot mereka mimiliki makna ‘Percikan semangat dari Shimizu dan energi dari S-Pulse’. Seekor kelinci yang memiliki telinga seperti sayap, melambangkan para pemain yang terbang dengan cepat di lapangan. Namanya diambil dari Bahasa Inggris ‘Pal’ alias teman.

Vegalta Sendai (Vegatta)

Memiliki makna ‘Elang emas dari Sendai’, Vegatta diambil dari logo klub yang juga memiliki elang emas.

Kashiwa Reysol (Rey-kun)

‘Raja muda matahari dari Kashiwa’, itu lah makna dari maskot Kashiwa Reysol. Nama Reysol diambil dari gabungan dua kata bahasa Spanyol, Rey dan Sol, yang berarti ‘Raja Matahari’. Nama ini diambil karena perusahaan pendiri, Hitachi, sering dikait-kaitkan dengan matahari.

Shonan Bellmare (King Bell I)

Maskot King Bell I memiliki makna ‘Keluarga kerajaan dari lautan, membawa energi ke Bellmare, jangan main-main dengan Raja Air’. Shonan adalah sebutan untuk daerah pantai sepanjang Teluk Sagami, termasuk juga Hiratsuka, kota tempat klub J-League ini berasal. Desain King Bell I diambil dari dewa Yunani, Poseidon, dengan tridente miliknya.

Sagan Tosu (Wintosu)

‘Burung Magpie’, burung resmi prefektur ini, nama maskot ini menunjukkan bahwa tiga poin adalah segalanya. Sagan Tosu juga memiliki gambar burung Mata-putih Jepang (Zosterops japonica) di logo mereka, yang merupakan burung resmi Kota Tosu.

Yokohama FC (Fulimaru)

Maskot ini bermakna ‘Burung Phoenix dari Yokohama’. Pendiri klub ini dulu mendirikan Yokohama Fulie Sports Club yang kemudian membentuk Yokohama FC. Akhiran ‘maru’ adalah tambahan kata yang biasa ditemukan di nama-nama orang Jepang.

Kawasaki Frontale (Fron-Ta)

Fronta ialah seorang pemimpin. Lumba-lumba ini makin terbiasa merayakan gelar juara akhir-akhir ini’. Lumba-lumba menunjukkan bahwa Kawasaki adalah kota pelabuhan.

Yokohama F. Marinos (Marinos-kun)

‘Burung camar pencinta sepak bola yang sensasional dari Yokohama’, begitulah kira-kira makna maskot tersebut. Burung camar menunjukkan identitas Yokohama sebagai kota pelabuhan. Nama Marinos diambil dari bahasa Spanyol yang berarti Pelaut. Marinos-kun punya keponakan bernama Marinosuke.

Gamba Osaka (Gamba Boy)

Makna maskot ini adalah ‘Seorang anak yang memegang petir’. Melambangkan sebuah tim yang selalu siap untuk menyambar lawan, juga menajdi maskot yang tampak tak pernah menua. Petir dalam maskot klub J-League ini sebenarnya menunjukkan listrik dari perusahaan pendiri klub ini, Matsushita Electric yang kini sudah berganti nama jadi Panasonic.

F.C.Tokyo (Tokyo Dorompa)

Maskot ini adalah Tanuki yang berwarna merah dan biru yang memberi semangat kepada sepak bola di ibu kota Jepang. Tanuki adalah sebutan hewan anjing rakun oleh masyarakat Jepang. Tanuki digambarkan dalam cerita rakyat Jepang sebagai makhluk yang nakal, kocak, riang gembira, serta pandai menyamar dan berubah bentuk.

Oita Trinita (Neetan)

Memiliki makna ‘Kura-kura lucu dengan cangkang bola’. Prefektur Oita memang terkenal dengan keindahan lautnya, termasuk kura-kura yang banyak berenang di sana. Neetan memiliki huruf T di dadanya dan peta Prefektur Oita di punggungnya.

Sanfrecce Hiroshima (Sancce dan Frecce)

Sanfrecce Hiroshima punya maskot berwujud beruang hitam berpakaian ungu yang berkeliaran di bukit sekitar Hiroshima dan di lapangan sepak bola sejak awal 90-an. Beruang hitam Asia memang merupakan salah satu hewan yang terkenal dari Hiroshima.

Tokushima Vortis (Vorta-kun dan Tis-chan)

Vorta-kun dan Tis-chan adalah sepasang tanuki yang sangat luar biasa.

Avispa Fukuoka (Avie-kun)

Avie-kun merupakan salah satu hewan menyengat yang berkeliaran di daerah lokal, dengan harapan tim mereka menyengat lawan seperti tawon. Avispa dalam bahasa Spanyol berarti tawon, dan menjadi asal-usul nama klub dari Fukuoka ini. Avie-kun punya istri bernama Vivi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

J-League Bagi-Bagi Jersey Gratis buat Fans, Begini Caranya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Menyambut hari jadi ke-28, J-League bagi-bagi jersey gratis kepada para pendukungnya di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hal ini merupakan salah satu rangkaian menyambut hari jadi J-League yang ke-28 pada 15 Mei lalu.

Seperti diketahui, kompetisi strata satu Jepang itu merupakan salah satu liga teratas di Asia. Berdasarkan hitungan koefisien per 22 Mei 2021, J-League duduk di urutan keempat dengan 35.950 poin.

Nah, demi menyapa para penggemar setianya, operator kompetisi mencoba mengadakan sebuah sayembara. Nantinya, para pendukung di seluruh dunia, kecuali Jepang dan Thailand bisa berpartisipasi untuk mendapatkan jersey tim-tim J.League tersebut secara gratis.

“Kami memberikan kesempatan kepada penggemar internasional kami untuk memenangkan jersey J.LEAGUE!” tulis akun Twitter resmi J-League.

Sayembara ini sendiri akan berlangsung dari tanggal 15 Mei sampai 29 Mei 2021, dengan pemenang diumumkan pada tanggal 30 Mei mendatang. Bagaimana cara mendapatkannya?

Para pendukung jelas wajib mengikuti sejumlah akun resmi media sosial J-League, baik Facebook, Twitter, hingga Instagram. Dalam Twitter contohnya. Setelah mengikuti akun @J_League_EN, fans harus me-retweet salah satu unggahan soal sayembara itu. Lalu fans memberi komentar di sana tentang hal apa yang paling dicintai tentang kompetisi Liga Jepang itu dengan hashtag #myJLEAGUEkit.

Bintang Thailand, Chanathip Songkrasin Masuk dalam Sejarah J-League

Hal itu berlaku pula di Facebook dan Instagram. Kalau di Twitter dan Facebook harus mengunggah ulang, maka di Instagram fans wajib membagikannya via Instagram Story. Lalu, melalui Instagram Story itu, fans juga harus memberi alasan soal mencintai J-League #myJLEAGUEkit #JLEAGUEDay #Jリーグの日.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cerezo Osaka Gaet Kiper Vietnam dan Persatukan Si Kembar Keturunan Indonesia

gamespool
Cerezo Osaka Gaet Kiper Vietnam dan Persatukan Si Kembar Keturunan Indonesia 14

Football5star.com Indonesia – Kiper Vietnam, Dang Van Lam, akan memulai petualangan baru bersama Cerezo Osaka. Di klub asal J1 League atau kasta teratas Liga Jepang, dia akan bermain setim dengan si kembar keturunan Indonesia, Riki dan Riku Matsuda.

Kabar Dang Van Lam bakal jadi pemain pertama Vietnam yang tampil di kasta teratas Liga Jepang mulai digaungkan oleh media setempat, Sports Hochi. Menurut harian asal Jepang itu, Cerezo Osaka rela merogoh kocek demi membayar kontrak kiper timnas Vietnam itu dari klub Thailand, Muangthong United.

Dang Van Lam Vietnam Cerezo Osaka - zingnews
Zingnews

Dang Van Lam sudah membela Muangthong United sejak Juni 2019 setelah diboyong dengan mahar 500.000 dolar AS dari Hai Phong. Bersama Muangthong United, kiper kelahiran Rusia itu merevitalisasi kariernya yang sempat merosot.

Pada awal karier, pemain blasteran Vietnam-Rusia berusia 27 tahun itu juga pernah membela beberapa tim Rusia seperti Spartak Moskow, Dynamo Moskow, Duslar Moskow, dan Rodina Moskow.

Riki Matsuda Bergabung, Riku Matsuda Perpanjang Kontrak

Riki Matusda Si Kembar Keturunan Indonesia - twitter @navybluewasp
Twitter @NavyBlueWasp

Cerezo Osaka, selain merekrut Dang Van Lam, juga baru saja memastikan kedatangan pemain keturunan Indonesia, Riki Matsuda. Pemain berposisi gelandang serang tersebut diboyong dengan status bebas transfer dari klub J2 League, Ventforet Kofu.

Menariknya, Cerezo Osaka seolah memang ingin menyatukan kembali si kembar keturunan Indonesia di skuatnya. Pasalnya, sang adik yang berposisi sebagai bek sayap, Riku Matsuda, kabarnya baru saja meneken kontrak baru bersama Cerezo Osaka. Keduanya terakhir bermain setim ketika membela Biwako Seikei.

Riku Matsuda dan Riki Matsuda Cerezo Osaka Si Kembar Keturunan Indonesia - G @riki_matsuda_official
Instagram @riki_matsuda_official

“Aku senang tim sudah mewujudkan mimpiku untuk bisa bermain bersama saudara kembarku di pentas profesional. Seluruh anggota tim bersatu dalam satu tujuan, menjuarai kompetisi musim ini,” ucap Riku Matsuda, dikutip Football5star.com dari Football Channel.

Riki dan Riku Matsuda memang lahir, besar, dan memiliki kewarganegaraan Jepang. Namun, di dalam tubuh keduanya mengalir darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Jember, Jawa Timur. Meski belum pernah membela timnas Jepang, sulit bagi keduanya untuk dilirik PSSI mengingat usia yang sudah sama-sama 29 tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Main Lawan Kawasaki Frontale, Kazuyoshi Miura Kembali Pecahkan Rekor

gamespool
Main Lawan Kawasaki Frontale, Kazuyoshi Miura Kembali Pecahkan Rekor 17

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Yokohama FC, Kazuyoshi Miura, untuk pertama kalinya bermain di J1 League musim ini pada laga melawan pemuncak klasemen, Kawasaki Frontale. Dengan begitu, King Kazu resmi menjadi pemain tertua sepanjang sejarah divisi teratas Liga Jepang itu.

Dengan usia 53 tahun, 6 bulan, dan 28 hari, mantan pemain Genoa itu berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Masashi Nakayama dari Consadele Sapporo di tahun 2012 dengan usia 45 tahun, 2 bulan dan 1 hari.

Pada laga itu, Miura langsung menjadi starter, tapi diganti pada menit ke-56. Yokohama FC harus kalah dengan skor 3-2. Itu merupakan laga perdana Miura di J1 League sejak 2007, tahun dimana Yokohama FC terdegradasi. Selain Miura, Yokohama juga memainkan legenda Celtic, Shunsuke Nakamura yang berusia 42 tahun.

Miura sebelumnya sudah pernah masuk ke dalam skuad laga J1 League melawan Nagoya Grampus, 13 September lalu. Namun dia tidak dimainkan. Namun dia sudah dimainkan pada laga Piala Liga Jepang melawan Sagan Tosu pada 5 Agustus, dan melawan Consadele Sapporo seminggu kemudian.

“Kazu, selamat telah menjadi pemain tertua di J1. Ini tentunya buah dari upaya keras Anda untuk tetap fit sebagai pemain profesional. Rekor hebat ini, yang pasti akan terus hidup dalam sejarah sepak bola Jepang,” ucap J League Chairman Mitsuru Murai seperti dikutip Football5Star.com dari Japan Times.

Namun, Kazuyoshi Miura sudah lama tidak mencetak gol. Terakhir kali King Kazu mencetak gol terjadi pada 2017. Dimana dia saat itu mencetak gol satu-satunya pada laga melawan Thespakusatsu Gunma di J2 League. Gol itu mengantarkan dia sebagai pencetak gol tertua sepanjang sejarah sepak bola profesional.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Liga Jepang Sudah Perbolehkan Suporter Datang ke Stadion

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liga Jepang akhirnya memperbolehkan para suporter datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangan mereka. Kebijakan ini sudah berlaku sejak 10 Juli lalu.

Pertandingan kasta kedua Liga Jepang, J2 League, antara Fagiano vs Giravanz jadi laga perdana yang memperbolehkan kehadiran suporter di stadion. Sedangkan di J1 League, laga perdana yang berlangsung dengan penonton adalah Kawasaki Frontale melawan Kashiwa Reysol pada Sabtu (11/7/2020).

Dengan kata lain, semua laga pekan keempat J1 League sudah berlangsung dengan penonton. Kendati sudah memperbolehkan kehadiran penonton, orotitas Liga Jepang tetap memberlakukan peraturan yang sangat ketat.

j league
@J_League_En

Tiap stadion hanya memperbolehkan lima ribu penonton saja. Seluruh penonton juga diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak sosial di tribun.

Kehadiran suporter di stadion juga akan terus dilonggarkan. Bahkan mulai 1 Agustus mendatang otoritas Liga Jepang sudah mengizinkan para suporter mengisi setengah dari kapasitas stadion.

Hadirnya fan di stadion berdampak positif untuk Kawasaki Frontale. Di hadapan pendukungnya mereka menang 3-1 atas Kashiwa Reysol.

Adapun keberanian Liga Jepang memperbolehkan kedatangan fan di stadion tak lepas dari pernyataan resmi pemerintah terkait kegiatan olahraga di sana. Ya, pemerintah baru-baru ini melakukan pertemuan dengan salah satu keputusannya pelonggaran peraturan terkait pandemi corona.

Tapi di sisi lain, keputusan ini bisa jadi momok baru. Pasalnya Jepang disebut-sebut akan menghadapi gelombang kedua pandemi corona.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Fernando Torres Sebut Momen Terbaik dan Lawan Tersulitnya di J-League

dinasti
Fernando Torres Sebut Momen Terbaik dan Lawan Tersulitnya di J-League 24

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Spanyol, Fernando Torres menceritakan pengalamannya saat bermain di J-League pada penghujung kariernya. Torres menceritakan beberapa momen terbaiknya dan juga lawan tersulitnya.

Torres awalnya menceritakan kenapa dia akhirnya memutuskan untuk pindah ke Jepang.

“Pada saat kontrak saya akan habis di Atletico Madrid. Saya berpikir untuk destinasi selanjutnya dan jujur saja Jepang bukan plihan pertama saya pada awalnya. Tapi ada seseorang yang memberitahu saya untuk bermain di Jepang, dan karena dia saya mencoba melakukan riset tentang J-League,” ucap Torres seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi J-League.

Torres melanjutkan, “lalu saya menonton J-League dan sadar standarnya sangat tinggi. Saya berkata ke keluarga saya akan pergi ke sana. Kami tahu, itu akan menjadi tantangan sebagai seseorang dan pesepak bola karena budaya dan gaya hidup yang berbeda. Tapi itu adalah keputusan yang tepat.”

persembahan terakhir andres iniesta untuk fernando torres
daily mail

Mantan pemain Liverpool itu sudah bertemu banyak bek-bek top Eropa. Tapi Torres juga punya lawan tersulit di J-League, yaitu bek timnas Jepang, Tomoaki Makino.

“Saya bertemu, Nemanja Vidic, Rio Ferdinand dan John Terry. Sangat sulit untuk menemukan siapa yang paling sulit dilawan. Tapi jika saya harus memilih, jawabannya adalah Carles Puyol. Makino dari Urawa Reds bek yang paling impresif di liga menurut saya. Dia adalah lawan yang sulit dan saya selalu berbicara dengan dia bahkan di luar lapangan,” kata Torres.

Peraih Piala Dunia 2010 itu juga menceritakan momen terbaiknya bersama Sagan Tosu.

“Saya tidak akan pernah lupa laga melawan Yokohama F. Marinos pada November. Saya pikir itu adalah momen terbaik saya di J-League. Yokohama mencetak gol lebih dulu, dan jika kami kalah, kami akan terdegradasi. Lalu saya mencetak gol kemenangan. Banyak suporter senang dan beberapa diantarnya menangis. Saya tidak akan pernah lupa laga itu,” kata Torres

Fernando Torres bermain di Sagan Tosu selama satu tahun dari 2018-2019 sebelum mengumumkan pensiun. Dia mencetak 6 gol dari 39 laga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Perkenalkan Yuu Mashima, Artis Cantik Jepang yang Jago Main Bola

dinasti
Perkenalkan Yuu Mashima, Artis Cantik Jepang yang Jago Main Bola 27

Football5Star.com, Indonesia – Pekerjaan menjadi seorang aktris tidak membuat Yuu Mashima meninggalkan hobinya. Wanita kelahiran 1997 itu memulai kariernya sebagai artis cilik di usia 5 tahun. Tapi dia sudah suka dengan sepak bola lebih muda dari itu.

Tapi sayang kariernya sebagai pesepak bola harus berhenti sejak dia SMP. Hal itu dikarenakan bermain di tengah lapangan dengan cuaca panas membuat kulit dia terbakar dan menggangu penampilan dia sebagai aktris.

Tetapi, Mashima mengakalinya dengan cara berlatih juggling dan membuat dia menjadi atlit freestyle football. Karena kemampuan juggling-nya, dia berhasil menjadi ambassador Japan Freestyle Football Association (JFFA) sejak 2016. Bahkan berkat skill mengolah bolanya dia sering kali tampil di iklan atau event sepak bola termasuk event J-League.

Mashima menceritakan kepada AZrena bahwa awalnya dia hanya benar-benar ingin menjadi pemain sepak bola. Tetapi sang ibu mengatakan bahwa itu ‘terlalu anak laki-laki’. Akhirnya dia mengikuti audisi untuk bermain di sebuah drama tv dan diterima. Dari situlah dia berkata cita-citanya ingin menjadi aktris yang bisa bermain sepak bola.

https://www.instagram.com/p/B7NWJcuHP20/

Sebagai ambassador sepak bola freestyle Jepang, dia memiliki target untuk menjadikan freestyle football sebagai olahraga Olimpiade.

Ditengah pandemi virus corona ini, Mashima lebih sering mengunggah beberapa trik freestyle-nya baik di dalam maupun di luar rumah.

Tidak diketahui apa klub favorit Yuu Mashima, tapi dia beberapa kali mengunggah foto memakai kostum Paris Saint-Germain dan pernah berfoto bersama mantan pemain PSG, Maxwell.

https://www.instagram.com/p/B5K0Fynn0qx/

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Perkenalkan Yuji Takahashi, Pemain J-League dan Suami dari Eks Member JKT48

terassd
Perkenalkan Yuji Takahashi, Pemain J-League dan Suami dari Eks Member JKT48 30

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Kashiwa Reysol, Yuji Takahashi, mungkin memiliki karir di dalam dan di luar lapangan yang cukup menyenangkan. Di dalam lapangan, dia bermain bersama legenda Spanyol, Fernando Torres, di klub Sagan Tosu. Dan di luar lapangan, dia menikahi seorang mantan member idol group AKB48 dan JKT48 Aki Takajo.

Karir sepak bola Takahashi bisa dibilang cukup telat untuk mencapai puncak karirnya. Dia masuk ke akademi klub J2 League, Kyoto Sanga pada usia 13 tahun di tahun 2006.

https://www.instagram.com/p/B1dqmUMg_mU/

Dan setelah dari akademi dia langsung dipinjamkan ke klub A-League, Brisbane Roar, di tahun 2012. Tetapi dia hanya bermain sebanyak empat kali. Dia baru bisa menjadi pemain reguler saat dia dipinjamkan ke sesama klub J2, Kamatamare Sanuki.

Karirnya baru menanjak saat dia untuk pertama kalinya bermain di kasta tertinggi sepak bola Jepang, J1 League, bersama Sagan Tosu di tahun 2018. Dia juga menjadi pemain reguler disana, dengan total memainkan 77 laga dan mencetak 3 gol dalam dua musim.

Baru musim ini dia ditransfer ke klub promosi Kashiwa Reysol dan bermain di pekan pertama sebelum liga diberhentikan karena pandemi virus corona.

https://www.instagram.com/p/B1h7-ePjpTF/

Menikahi Mantan Idol dan Punya Kakak Perempuan Artis

https://www.instagram.com/p/B7VjTHhHr6l/

Kehidupan pribadi dari Yuji Takahashi cukup menarik untuk dibicarakan. Bagaimana tidak dia punya dua saudara perempuan, Maryjun Takahashi dan Yu Takahashi, yang merupakan seorang aktris dan model ternama di Jepang.

Hidupnya semakin lengkap ketika pada 15 Februari 2019, dia resmi menikahi mantan member AKB48 dan JKT48, Aki Takajo. Mereka dikabarkan sudah berhubungan sejak November 2018.

https://www.instagram.com/p/Bt5faWnAs4I/

“Terima kasih atas dukungannya. Kami meminta maaf karena ini pengumuman mendadak, tapi hari ini, saya telah meregistrasikan pernikahanku dengan Aki Takajo. Kami menikah hari ini,” tulis Yuji pada akun Instagramnya, Februari 2019 lalu.

Mereka melahirkan anak pertamanya pada 7 November tahun lalu.

Akicha (panggilan Aki Takajo) sendiri aktif sebagai member AKB48 sejak 2008. Dia ditransfer ke JKT48 pada 2012 dan kembali menjadi member penuh AKB48 pada 2014. Dia memutuskan untuk graduate dari AKB48 di tahun 2016.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lukas Podolski Bangga Telah Mengubah Wajah Vissel Kobe

terassd

Football5Star.com, Indonesia – Lukas Podolski memang hanya meraih satu trofi saat berkiprah di Liga Jepang (J-League). Namun, dia merasakan kebanggaan luar biasa. Pasalnya, dia merasa telah mengubah wajah klub yang dibelanya, Vissel Kobe.

“Kukira aku telah memperbaiki klub dan J-League lebih baik dalam berbagai hal. Aku membuat klub terlihat lebih baik. Aku adalah transfer besar pertama di sana pada generasi baru,” ujar Lukas Podolski seperti dikutip Football5Star.com dari Soccer Bible.

Lebih lanjut, Podolski mengatakan, “Kukira tak ada orang di Eropa yang mengenal klub ini sebelum aku bergabung. Aku datang ke sana dan bahkan membuatkan mereka akun Instagram.”

Lukas Podolski merasa jadi magnet bagi para pemain bintang lain untuk datang ke J-League dan Vissel Kobe.
ad.nl

Striker yang kini memperkuat Antalyaspor di Liga Turki itu mengungkapkan, kontribusinya di Vissel Kobe bukan hanya di lapangan. Dia juga memberikan masukan dan mengubah berbagai hal di luar lapangan yang bersifat nonteknis.

“Aku mengubah ruang ganti dan punya andil sedikit dalam mengubah stadion. Banyak hal yang telah kuperbuat, tapi hal-hal seperti ini tak dilihat orang karena mereka hanya fokus pada permainanku di televisi, di lapangan,” ujar pemain berumur 35 tahun itu.

Tak hanya merasa berjasa besar bagi Vissel Kobe, Lukas Podolski juga mengklaim berjasa bagi J-League. Menurut dia, kehadirannya di Vissel Koba tak ubahnya magnet tersendiri.

“Aku membuat J-League lebih menarik bagi orang-orang, untuk para pemain baru macam (Andres) Iniesta atau (Fernando) torres. Kukira, ketika melihat Podolski ada di sana, mereka jadi tahu bahwa bermain di sana tidaklah buruk,” urai pemain berjuluk Prinz Poldi itu.

Bagi Lukas Podolski, menunjukkan totalitas bagi klubnya adalah hal penting. Menurut dia, memberikan kontribusi dalam berbagai hal bagi klub merupakan cara tepat agar dikenang sebagai orang baik, bukan pemain brengsek.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Bintang Dunia Ini Pernah Main di J-League Era 1990-an

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Liga Jepang atau J-League saat ini sedang mengalami peningkatan bukan hanya dari segi prestasi tetapi juga dari segi popularitas. Klub asal Jepang berhasil masuk ke final Liga Champions Asia selama tiga musim beruntun dengan dua diantarnya menjadi juara. Mereka juga mendatangkan pemain-pemain top seperti Andres Iniesta, Fernando Torres, dll.

Tapi jauh sebelum itu, mereka sudah mendatangkan banyak sekali pemain-pemain asing pada tahun 90-an. Hal ini adalah bagian dari upaya Jepang memperkenalkan sepak bola ke masyarakatnya, sekaligus melahirkan liga sepak bola profesional bernama J-League.

Nah ini adalah daftar beberapa pemain yang klub-klub J-League datangkan pada saat itu.

Gary Lineker

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Ini Pernah Bermain di J-League Era 90-an
flicker

Gary Lineker bisa dibilang merupakan pemain superstar Eropa pertama yang didatangkan ke Jepang. Setelah berhasil memenangkan Copa del Rey dan Piala Winners bersama Barcelona, dan FA Cup bersama Tottenham. Lineker pergi ke Nagoya Grampus pada musim pertama J-League ditahun 1993.

Bersama Nagoya, pemain timnas Inggris itu mencetak 8 gol dari 24 pertandingan selama dua musim.

Zico

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Ini Pernah Bermain di J-League Era 90-an
Goal

Sebelum Lineker datang, Zico lebih dahulu datang ke Jepang pada tahun 1991. Pemain yang dijuluki Pele Putih itu bermain bersama Sumitomo Metal pada musim 1991-92 sebelum klub itu berganti nama menjadi Kashima Antlers pada saat J-League dilahirkan pada 1993.

Zico mencetak 45 gol dari 65 pertandingan selama 4 musim bersama Kashima. Bukan hanya berhenti disitu, Zico bahkan melatih Kashima pada tahun 1999 dan timnas Jepang pada 2002-2006.

Carlos Dunga

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Ini Pernah Bermain di J-League Era 90-an
pinterest

Selain Zico, pemain top Brasil yang meneruskan karirnya di Jepang adalah kapten timnas Brasil, Carlos Dunga. Satu tahun setelah dia memenangkan piala dunia bersama negaranya di tahun 1994, dia datang ke J-League untuk bermain bersama Jubilo Iwata.

Dunga sangat sukses bersama Iwata. Dia bermain selama 4 musim dan memberikan gelar juara bagi timnya pada tahun ketiganya, tepatnya 1997. Dia juga bahkan menjadi pemain terbaik J-League pada musim itu.

Michael Laudrup

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Ini Pernah Bermain di J-League Era 90-an 2
pinterest

Jauh sebelum Vissel Kobe membeli pemain Barcelona seperti, Iniesta, Thomas Vermaelen, dan Sergi Samper. Kobe sudah pernah mendatangkan mantan pemain Barcelona, yaitu Michael Laudrup. Peraih 5 gelar La Liga berturut-turut itu bermain di Kobe pada tahun 1996-1997.

Tetapi pada musim pertamanya, Laudrup bermain di divisi kedua bersama timnya. Lalu dia langsung berhasil membawa Kobe promosi ke J-League pada saat itu. Total dia mencatatkan 24 pertandingan dan mencetak 8 gol bersama Vissel Kobe.

Hristo Stoichkov

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Ini Pernah Bermain di J-League Era 90-an
Soccer Laduma

Satu lagi mantan pemain Barcelona yang bermain di J-League adalah Hristo Stoichkov. Peraih Ballon d’or 1994 itu bermain bersama Kashiwa Reysol pada tahun 1998-1999.

Setelah meraih 13 gelar bersama Blaugrana termasuk European Cup. Dia pindah ke klub Saudi Arabia, Al Nassr hanya untuk bermain selama dua pertandingan sebelum pergi ke Jepang. Bersama Kashiwa, dia mencetak 13 gol dari 29 pertandingan selama dua musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Fakta Unik Kazuyoshi Miura, Pesepak Bola Tertua Sejagat

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Hari Rabu minggu lalu tanggal 26 Februari 2020, ada satu pemain sepakbola yang sedang berulang tahun. Kelihatannya nampak biasa saja, ada seorang pesepakbola profesional yang sedang merayakan ulang tahunnya. Tapi hal ini sangat luar biasa karena pemain itu sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-53! Orang itu adalah Kazuyoshi Miura,

Penyerang dari klub asal Jepang Yokohama FC. King Kazu (julukan Miura), juga baru saja memperpanjang kontraknya satu tahun pada bulan Januari kemarin. Dengan begitu Miura akan menjalankan musim ke-35 sebagai pesepakbola profesional.

Siapakah King Kazu ini? kenapa dia bisa bermain sampai usia kepala lima? Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik seputar Kazuyoshi Miura.

Pemain Tertua, Pencetak Gol Tertua

Kazuyoshi Miura tercatat sebagai pemain sepakbola profesional tertua dunia dengan saat ini dia baru saja menginjak usia ke-53 pada Februari lalu. Rekor ini sebenarnya sudah dia dapatkan pada 2017 saat usianya menginjak 50 tahun, 7 hari. Dia mengalahkan rekor legenda Inggris Sir Stanley Matthews 65 tahun silam.

Bukan hanya rekor usia saja, Miura juga tercatat sebagai pencetak gol tertua di dunia. Rekor itu dia dapatkan setelah dia mencetak gol kemenangan timnya melawan Thespakutsasu Gunma tujuh hari setelah dia memecahkan rekor pemain tertua.

Inspirasi Captain Tsubasa

5 Fakta Tentang Kazuyoshi Miura, Pemain Sepakbola Tertua di Dunia
fanatik.com.tr

Siapa yang tidak tau Tsubasa Ozora. Karakter utama dalam manga dan anime Captain Tsubasa yang sangat populer di dunia. Manga yang diciptakan oleh Yoichi Takahashi itu bercerita tentang seorang anak remaja yang bercita-cita ingin membawa Jepang menjuarai Piala Dunia.

Tapi tahukah kalian kalau karakter Tsubasa Ozora sebenarnya terinspirasi dari Kazuyoshi Miura. Banyak sekali persamaan dari mereka berdua. Mulai dari sama-sama berasal dari prefektur Shizuoka, keduanya pula sama- menimba ilmu sepak bola di Sao Paulo, Brazil, setelah lulus dari SMA.

Pemain Jepang Pertama di Serie A

5 Fakta Tentang Kazuyoshi Miura, Pemain Sepakbola Tertua di Dunia
The Cult of Calcio

Pada musim 1994-95, King Kazu akhirnya bisa mewujudkan mimpinya untuk bermain di Eropa. Dia dipinjam satu tahun oleh tim asal Italia, Genoa. Pada saat itu Miura merupakan pemain Jepang pertama yang merumput di Serie A.

Tapi sayang secara performa Miura menjalani musim yang mengecewakan di Serie A. Dia hanya mencatatkan 1 gol dari 21 pertandingan. Tetapi satu gol tersebut pasti akan dikenang sepanjang karirnya, karena gol tersebut diciptakan pada laga Derby Della Lanterna melawan rival sekota, Sampdoria.

Pernah Jadi Pengisi Suara di Anime Detektif Conan

5 Fakta Tentang Kazuyoshi Miura, Pemain Sepakbola Tertua di Dunia
DCTP Forums

Miura pernah berperan dan mengisi suaranya sendiri pada serial anime populer, Detektif Conan. Jika anda kurang tahu tentang karakter Conan Edogawa atau Shinichi Kudo, dia adalah detektif SMA yang sangat suka dengan sepak bola.

Di filmnya, Miura berperan sebagai dirinya sendiri dan sedikit membantu Conan untuk mencari seorang saksi dalah sebuah kasus.

Bermain Sampai Usia Tua Karena Bermain Dengan Hati

5 Fakta Tentang Kazuyoshi Miura, Pemain Sepakbola Tertua di Dunia
90min

Miura beberapa kali ditanya tentang rahasianya untuk bisa bermain sampai usia kepala lima, ini jawabannya.

“Saya selalu bermain dengan hati dan berharap bisa terus berkembang sebagai pemain,” kata Kazu kepada Kantor Berita Kyodo pada Januari 2018.

Ya bermain dengan hati. Jika segala sesuatu dikerjakan dengan hati, maka hal yang berat akan terasa mudah dan kita akan menemukan sukacita dan semangat yang terus membara. Mungkin begitu maksud dari Miura.

“Selama aku menikmati sepak bola, aku akan terus berjalan.” Ucap Miura.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pengaruh Bahasa Asing di Penamaan Klub Liga Jepang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – “What’s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet.” begitu kutipan yang mendunia dari seorang penulis asal Inggris William Shakespeare. Tapi tidak semua orang setuju dengan pernyataan Shakespare. Nama menjadi penting bagi banyak orang termasuk untuk klub sepak bola.

Di Indonesia, banyak klub sepak bola yang namanya dicampur dengan kata atau frasa bahasa Inggris. Frasa bahasa Inggris yang sangat sering dilekatkan dengan klub sepak bola Indonesia adalah football club (FC) serta United.

Klub J League
Japantimes.co.jp

Sebenarnya klub sepak bola Indonesia di era Perserikatan dan Galatama lebih banyak menggunakan akronim untuk penamaan. Frasa persatuan sepak bola dan persatuan sepak bola Indonesia yang digunakan.

Fenomena ini memang jadi hal lumrah di klub sepak bola Asia. Tidak hanya Indonesia, di Malaysia pun penggunaan frasa bahasa Inggris juga kita temui. Selain frasa FC yang sering digunakan , ada juga frasa football association (FA) seperti Kelantan FA dan Pahang FA.

Tidak hanya di Indonesia dan Malaysia, penamaan klub di Liga Jepang juga terpengaruh dari bahasa Asing. Bedanya jika Indonesia dan Malaysia lebih banyak dipengaruhi bahasa Inggris, di Jepang justru lebih beragam.

Penulis buku Fotbollens Heraldik, Leonard Jagerskiold Nilsson menyebut bahwa frasa dari bahasa Inggris, Italia, hingga Latin memiliki pengaruh kuat penamaan klub di Liga Jepang.

Menurut Leonard, penamaan klub di J League tidak hanya mengambil akronim seperti di klub Liga Indonesia. “Penggunaan frasa asing untuk klub pada faktanya dilatar belakangi tradisi dan sejarah tempat klub itu berdiri,” kata Leonard, Kamis (7/11/2019).

Frasa asing di klub Jepang

Kashima Antlers misalnya. Penamaan pada klub ini tidak lepas dari sejarah yang menyebut bahwa kawasan tempat klub ini bermarkas, dahulu acapkali disebut sebagai ‘pulau rusa’. Kata Antlers dalam bahasa Inggris memiliki pengertian tanduk rusa dalam bahasa Indonesia.

Ada juga Kawasaki Frontale yang cukup menarik jika dilihat dari penamaan klub. Klub yang berdiri pada 1955 silam, mengambil frasa bahasa Italia, frontale. Namun justru klub ini sangat terinspirasi dari klub Brasil, Gremio. Hal itu bisa dilihat dari jersey dan logo klub.

Selain Kawasaki Frontale, Gamba Osaka pun mengambil frasa bahasa Italia. Gamba berasal dari bahasa Italia yang berarti kaki. Di Jepang, ada juga kata Ganbaru yang memiliki arti berdiri teguh.

Tidak hanya frasa bahasa Inggris dan Italia, klub J League lain juga mengambil frasa bahasa Spanyol yakni Yokohama Flugels Marinos. Marinos dalam bahasa Indonesia berarti pelaut.

Hal ini tak lepas dari kondisi geografis Yokohama sebagai kota pelabuhan. Sedangkan Flugels merupakan frasa bahasa Jerman yang dalam bahasa Indonesia berarti sayap.

Sedangkan Jubilo Iwata mengambil frasa dari bahasa Portugis. Jubilo berasal dari bahasa Portugis dan memiliki arti kegembiraan dalam bahasa Indonesia.

Tidak hanya mengambil frasa dari bahasa asing. Klub Liga Jepang lain juga menggunakan portmanteu untuk penamaan. Klub Hiroshima Sanfrecce adalah contohnya. Kata Sanfrecce adalah portmanteu dari kata Jepang San yang berarti tiga dan Fracce miliki arti anak panah.

Sekedar informasi, portmanteu adalah kata baru yang terbentuk dari hasil penggabungan dua atau lebih kata atau bagian kata sehingga dihasilkan arti gabungan dari dua kata pembentuknya.

Bahkan ada klub Liga Jepang yang penamaannya berasal dari frasa Sansekerta yakni Kyoto Sanga. Sanga memiliki arti grup atau tim. Kata Sanga juga ditemui pada kitab suci agama Budha dan Kyoto merupakan kota di Jepang yang memegang teguh tradisi Budha dalam keseharian masyarakatnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pemain Jepang Ini Jelaskan Ritual Komat-kamit Seperti Dukun

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Ritual merupakan hal yang lazim dijalankan oleh para pesepak bola sebelum mereka melakukan pertandingan. Mulai dari berdo’a hingga mencabut rumput lapangan misalnya, sering dilakukan oleh para pemain sepak bola.

Akan tetapi, ritual tak lazim dilakukan oleh salah seorang pemain asal Jepang, Tomoaki Makino. Makino yang membela klub Urawa Red Diamond kerap kali tertangkap kamera tengah melakukan ritualnya tersebut sesaat sebelum pertandingan dimulai.

Pemain yang sudah membela Urawa Red Diamond sejak 2013 lalu itu mengaku ritual itu memang kerap ia lakukan sebelum pertandingan. Alasannya, ia menyebut ritualnya tersebut sebagai tindakan untuk mengangkat mental pribadinya sebelum bermain.

https://www.instagram.com/p/B3BIxmLlX4f/
Instagram theafchub.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tomoaki Makino melakukan ritual dengan cara menepuk dadanya sembari komat-kamit mengatakan sesuatu hal. Karena itu, pria berusia 32 tahun tersebut menjadi pemain yang paling diperhatikan sebelum laga.

“Saya melakukan ritual ini sebelum pertandingan sebagai tindakan mengangkat mental pribadi. Saya mengatakan pada diri sendiri bahwa saya akan menang dan saya lebih baik daripada lawan mana pun, semacam motivasi diri,” ungkap Makino seperti dikutip Football5Star.com dari video wawancara AFC.

Ia pun mengklaim bahwa ritualnya tersebut layaknya seperti Tarian Haka yang kerap dilakukan oleh Tim Rugby dari Selandia Baru. Hal itu diakuinya sangat bermanfaat untuk menempatkan kepercayaan dirinya dalam laga yang akan dijalaninya.

“Ttu mirip dengan Tari Haka dari Tim Rugby Selandia Baru. Itu rutinitas saya sebelum pertandingan untuk mendapatkan diri saya di pertandingan,” pungkasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Perjuangan Sepak Bola Nagasaki Bangkit dari Kengerian Bom Nuklir

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Agustus 1945 jadi tahun yang paling mengerikan bagi penduduk dunia, khususnya penduduk Jepang. Dua bom nuklir dijatuhkan Amerika Serikat ke Nagasaki dan Hiroshima. Dua kota ini luluh lantak.

Semua bidang kehidupan di dua kota tersebut hancur, tak terkecuali sepak bola di kota Nagasaki. Kota Nagasaki jadi kota kedua yang di bom atom Sekutu beberapa hari setelah Hirosima dijatuhi bom atom dari pesawat B-29 Enola Gay dari 393d Bombardment Squadron.

Menariknya kekinian ternyata fakta baru terungkap, Nagasaki ternyata bukan kota yang disepakati Sekutu untuk di bom atom setelah Hirosima. Dikutip dari catatan sejarah bbc.com (08/08/2017), kota Kokura ialah target sebenarnya, pasalnya kota tersebut ialah salah satu gudang senjata Jepang.

Di peringatan 74 tahun peristiwa bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki, publik tentu bertanya-tanya bagaimana kondisi kota itu saat ini? Bagaimana juga perkembangan sepak bola Nagasaki?

Bom nuklir 1945 memang sangat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kota tersebut, termasuk dalam urusan sepak bola. Tak mengherankan jika kota ini baru memiliki klub sepakbola pada 1985 yakni Ariake Football Club.

V Varen Nagasaki
nagasakipeace.jp

Klub ini sepanjang era 80-an dan 90-an lebih banyak bermain di kasta kedua Liga Jepang. Bisa dibilang Ariake Football Club ialah klub ‘seadanya’ di Jepang.

Baru pada 2005 lalu, Ariake kemudian berafiliasi dengan klub lain bernama Kunimi Football Club dan muncullah nama klub baru, V-Varen Nagasaki. Kemajuan klub ini terbilang cukup lambat dibanding klub lain di Jepang.

Sepak terjang V-Varen Nagasaki

Jika bisa dibandingkan dengan klub sepak bola dari Hiroshima, Sanfrecce Hiroshima, sepak terjang V-Varen Nagasaki memang tidak bisa dikatakan sangat baik. Hingga musim 2016/17 lalu saja, klub ini masih berkutat di kasta kedua Liga Jepang.

Meski begitu, V-Varen sedikit bersyukur karena jika bicara infrastruktur, pemerintah Jepang dan pemerintah kota Nagasaki cukup fokus untuk membangunnya. V-Varen memiliki stadion megah dengan kapasitas 20ribu tempat duduk bernama Transcosmos Stadium Nagasaki.

Pada musim ini, tim yang dilatih oleh Makoto Teguramori tersebut masih tertahan di posisi ke-12 klasemen Liga J2. V-Varen pada musim ini hasilkan 11 kemenangan dan 11 kalah.

Posisi V-Varen di papan tengah klasemen Liga J2 memang selalu mereka dapatkan tiap musimnya. Hal ini lantaran komposisi pemain klub ini hanyalah pemain biasa. Pada musim ini saja, V-Varen hanya dibela satu pemain asing asal Kolombia.

Transcosmos Stadium Nagasaki
stadiumdb.com

Striker berusia 29 tahun Victor Ibarbo jadi satu-satunya legiun asing di V-Varen. Sayangnya kehadiran Ibarbo pun belum banyak membantu lini depan klub ini.

Peringatan bom nuklir 1945

Sebagai klub yang berasal dari kota salah sasaran bom atom, sejarah menyakitkan itu masih melekat dan tak dilupakan oleh para penggawa V-Varen. Aksi mengenang kepedihan bom atom Nagasaki selalu diperingati oleh klub ini.

Dua tahun lalu, klub ini memperingati bom nuklir 1945 dengan menggunakan jersey khusus. Jersey ini untuk memperingati 70 tahun bom nuklir Hiroshima dan Nagasaki.

Jersey mereka bergambarkan siluet korban bom atom dengan tulisan ‘Pray for Peace’. Jersey itu digunakan oleh para penggawa V-Varen saat melawan Sanfrecce Hiroshima.

“Jersey itu jadi bagian penghormatan kami kepada para korban. Ada doa untuk kami kepada mereka,” kata pelatih V-Varen saat itu Takuya Takagi

Takagi pun mengatakan bahwa mantan klubnya tersebut memiliki misi mulia tidak sekedar bermain di lapangan hijau. Menurut Takagi, V-Varen memiliki filosofi untuk mengubah dunia lewat sepakbola dengan menyampaikan pesan damai.

“Kami ingin menggunakan sepakbola sebagai alat persatuan semua orang dan jersey kami ialah simbol yang kuat untuk itu,” kata Takagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Iniesta Nikmati Kariernya di Jepang

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Legenda Barcelona, Andres Iniesta, mengaku sangat menikmati kariernya saat ini di Jepang bersama Vissel Kobe. Ia pun siap menunjukkan penampilan terbaiknya bersama Vissel Kobe di J-League musim depan.

Iniesta datang ke Jepang setelah memperkuat Spanyol di Piala Dunia 2018 lalu. Dari 13 penampilannya bersama Ushi, pria 34 tahun itu mampu menyumbangkan dua gol dan tiga assist. Namun, ia hanya mampu membawa skuat asuhan Juan Manuel Lillo finis di peringkat ke-11 klasemen J-League.

“Saya tentunya membutuhkan waktu beradaptasi yang agak lama setelah tampil di Piala Dunia 2018 bersama Timnas Spanyol. Saya harus mulai membiasakan diri dengan gaya hidup dan liga yang berbeda,” ujar Iniesta dikutip dari Sky Sports.

Andres Iniesta - Vissel Kobe - @andresiniesta8
@andresiniesta8

“Dalam beberapa bulan terakhir, saya merasa sangat senang. Musim depan, saya harus bisa tampil lebih baik lagi dan belajar dari kesalahan-kesalahan musim ini. Saya pun siap kembali memulai segalanya dari awal,” imbuhnya menambahkan.

Di partai terakhir J-League musim ini, Vissel Kobe akan menjamu Vegalta Sendai pada 1 Desember mendatang. Di partai tersebut, Iniesta pun bertekad untuk meraih kemenangan dan mengakhiri musim dengan positif.

“Di partai terakhir nanti, saya ingin meraih kemenangan dan mempersembahkannya kepada para suporter setia kami. Saya ingin mengakhiri musim perdana saya di Jepang dengan cara yang sangat positif,” pungkas mantan penggawa Barcelona itu.

Iniesta Dilanggar Secara Brutal Di Jepang

Football5star.com, Indonesia – Andres Iniesta mendapatkan pelanggaran secara brutal dari saat membela klubnya, Vissel Kobe saat menghadapi Shonan Bellmare dalam lanjutan J-League di Stadion Hiratsuka Kyujo, Minggu (19/8/2018). Ia sempat khawatir bahwa pelanggaran tersebut bakal membrinya cedera ligamen.

Ia ditekel secara keras oleh Penyerang Shonan, Mitsuki Saito di laga tersebut. Meski Iniesta sempat terlihat meringkih kesakitam Saito justru tak diganjar kartu akibat pelanggaran yang ia lakukan tersebut.

Gelandang kawakan asal Spanyol juga akhirnya mampu melanjutkan permainan hingga pertandingan usai. Pada laga itu ia mampu mengantarkan Vissel Kobe menang dengan skor 2-0.

Dua gol bagi klub besutan Takayuki Yoshida tersebut diciptakan oleh Hirotaka Mita pada menit ke-37 dan Yuta Goke (76). Hasil 2-0 tersebut juga membuat Vissel naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan mengemas 36.

Iniesta didatangkan Vissel di bursa transfer musim panas ini setelah tak memperpanjang kontraknya bersama Barcelona. Ia mengawali debutnya bersama The Cows (julukan Vissel Kobe) saat dikalahkan Shonan dengan skor 0-3 di Stadion Kobe.

Sejauh ini ia tampil sebanyak lima kali untuk Vissel termasuk saat mengalahkan Shonen pekan lalu. Dari lima pertandingan tersebut Iniesta baru mencetak dua gol saat menghadapi Jubilo Iwata dan Sanfreece Hiroshima.

Bartomeu Sebut Pintu Camp Nou Selalu Terbuka Bagi Iniesta

Banner Footbal Live Star-Football5star
Football5star.com, Indonesia – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengatakan bahwa pintu Camp Nou tetap terbuka bagi Andres Iniesta. Menurutnya, Barca siap menerima Iniesta jika dia ingin kembali.

Iniesta memutuskan hengkang pada akhir musim lalu setelah Barcelona memberikan kontrak seumur hidup kepadanya. Gelandang berusia 34 tahun tersebut memilih bergabung dengan klub liga utama Jepang (J-League), Vissel Kobe.

“Kariernya sebagai pemain sudah berakhir di sini tetapi dia akan kembali untuk menyelesaikan tugas-tugas yang lain,” ujar Bartomeu seperti dikutip dari Tribalfootball.

“Kekaguman terhadap Iniesta bukan hanya milik kami tetapi semua orang dalam sepak bola.”

Bartomeu mengatakan hal tersebut saat mengumumkan Lionel Messi sebagai penerus Iniesta untuk memegang peranan kapten. La Pulga, julukan Messi, ditunjuk sebagai kapten utama tim berjulukan Azulgrana tersebut.

 

Iniesta merupakan produk asli akademi Barcelona, La Masia. Mulai bergabung sejak Juli 1996, Iniesta promosi ke tim utama Blaugrana pada Juli 2002 dan sejak itu dia menjadi playmaker andalan di Camp Nou.

Selama berseragam Barcelona, Iniesta menghasilkan 57 gol dan membuat 141 assist dari total 675 pertandingan kompetitif. Dia merengkuh banyak gelar bergengsi, termasuk sembilan trofi La Liga dan empat titel Liga Champions.

Bersama Vissel, Iniesta tetap memperlihatkan produktivitas yang cukup menjanjikan. Dari empat laga yang sudah dilakoni, mantan playmaker timnas Spanyol ini menghasikan dua gol.

Iniesta Siap Taklukkan Asia

Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Andres Iniesta telah resmi diperkenalkan sebagai pemain Vissel Kobe pada Jumat (25/5/2018) waktu setempat. Iniesta pun mengaku senang dapat merumput di Jepang. Ia juga senang terhadap tantangan yang diberikan Vissel Kobe kepadanya.

Iniesta akan menggunakan nomor punggung 8, seperti yang ia kenakan di Barcelona. Ia juga dikabarkan diikat dengan kontrak 3 tahun dengan gaji 30 juta Dollar per tahun. Sebuah rekor baru di J-League.

Andres Iniesta - Football5star.com
Citizen Digital

“Ini adalah hari yang sangat spesial bagi saya. Bermain di sini merupakan tantangan tersendiri dalam karier saya. Keluarga saya juga turut serta dan mereka sangat senang. Saya ingin berterimakasih kepada klub karena telah memberikan kepercayaannya. Saya harap kehadiran saya disini mampu membuat J League semakin tumbuh dan berkembang di Asia. Jika memungkinkan, Saya juga ingin menaklukkan Asia,” ujar Iniesta di hadapan 4000 penggemar Vissel Kobe.

“Saya ingin segera memberikan kontribusi kepada tim ini dan menunjukkan gaya bermain yang saya miliki. Itulah alasan saya memilih Jepang. Saya ingin turut mengembangkan sepak bola Jepang. Saya sebenarnya mendapatkan banyak tawaran dari klub lain. Jadi, saya juga harus berterima kasih juga kepada mereka,” lanjut pria 34 tahun itu.

Mantan penggawa Barcelona itu akan mulai berlatih di Vissel Kobe selepas gelaran Piala Dunia mendatang. Di Noevir Stadium, Iniesta akan bermain bersama mantan penggawa timnas Jerman, Lukas Podolski. Kehadiran dari 2 pemain bintang tersebut diharapkan dapat membawa Kobe menjuarai J League musim ini.

Podolski Ingin Kembali ke Klub Lamanya

Football5Star.com, Indonesia – Striker asal Jerman, Lukas Podolski, mengaku masih punya obsesi membela klub lamanya, 1.FC Koeln. Hal itu disampaikan penyerang Vissel Kobe tersebut dalam wawancara dengan Welt am Sonntag, Minggu (29/10/2017).

“Aku tak pernah menyangkal bahwa aku ingin kembali bermain untuk Koeln lagi,” ungkap Podolski saat ditanya soal kemungkinan kembali ke klub lamanya itu. “Koeln adalah klubku dan punya arti sangat penting bagiku. Akan sangat membanggakan bila bisa kembali mengenakan kostum berlambang kambing.”

Die Geissboecke memang punya arti spiesial bagi striker berumur 32 tahun itu. Di klub itulah dia merintis karier hingga lantas mengorbit di belantara internasional. Dia telah memperkuat klub itu dalam dua periode, yakni dari 1995 hingga 2006 dan 2009-2012.

Ke mana pun pergi, Koeln selalu di hati Poldi. Dia selalu menyuarakan dukungan bagi klub itu melalui akun-akun media sosialnya. Bahkan, tak jarang dia menyengajakan menonton langsung laga Die Geissboecke.

Lukas Podolski rayakan gol untuk Vissel Kobe.
web.de

Meskipun demikian, bukan berarti dia tak akan setia kepada Vissel Kobe. “Kontrakku di sini masih dua tahun lagi. Klub telah menetapkan target juara pada tahun-tahun ke depan. Kami memang belum cukup kuat, tapi masih bisa lebih baik lagi. Aku tak tahu apa yang akan terjadi setelah itu. Mungkin aku akan memperpanjang kontrak. Mungkin juga mencari petualangan baru.”

Poldi bergabung dengan Vissel Kobe pada musim panas lalu dari Galatasaray. Dia diangkut dengan transfer senilai 2,6 juta euro. Hingga saat ini, dia telah turun dalam 15 laga di J-League dan Emperor’s Cup dengan torehan 5 gol dan 2 assist.

Debut Manis Podolski di J-League

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pemain timnas Jerman, Lukas Podolski mengawali debut di J-League dengan manis. Tak tanggung-tanggung, ia mencetak dua gol saat Vissel Kobe mengalahkan Omiya Ardija  pada Sabtu (29/7/2017).

“Ini adalah langkah pertamaku di Jepang. Dan Aku ingin terus melakukan yang terbaik,” ujar Podolski pada Japantimes, sesaat setelah pertandingan berakhir.

Kobe akhirnya meraih kemenangan 3-1 lewat brace Poldi pada menit ke 49 dan 62. Gol pertamanya dikreasikan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Sedangkan gol keduanya tercipta lewat sundulan yang tak mampu dibendung kiper Omiya, Nobuhiro Kato.

Debut Poldi di Jepang terbilang luar biasa. Selain dua golnya, kemenangan ini membuat klub asal Kobe itu nangkring di urutan sembilan klasemen sementara.

Ia tak butuh waktu lama untuk menjadi pemain penting di klub barunya. adaptasi yang berjalan lancar dan atmosfer Liga yang baik ditengarai menjadi faktor utama menggeliatnya Podolski.

Tak ayal, kehadiran mantan pemain Inter Milan tersebut membuat klub-klub besar Negeri Sakura seperti Cerezo Osaka, Kashima Antlers, dan Urawa Reds ketar-ketir.

Selain itu, kehadiran mantan pemain berusia 32 tahun tersebut tak ayal membuat fans Vissel Kobe berharap jika ia bisa mengangkat prestasi klub ke papan atas.

Jika gelar juara sulit diraih musim ini, setidaknya tiket bermain di Kompetisi Asia adalah keharusan yang harus dipenuhi Podolski dkk.

Lukas Podolski Main di Klub Jepang Musim Depan

Football5star, Indonesia – Lukas Podolski takkan lagi berseragam Galatasaray mulai musim panas nanti. Dia akan pindah ke klub Liga Jepang Vissel Kobe.

Masa depan Podolski memang dalam beberapa waktu terakhir selalu dispekulasikan menyusul ketertarikan sejumlah klub kepadanya, terutama dari Liga Super China yang tengah jor-joran dalam membeli pemain.

Meski demikian Podolski menolak mentah-mentah tawaran itu dan memilih tetap bersama Galatasaray. Namun waktu Podolski bersama Galatasaray akan segera tuntas.

Pasalnya Podolski sudah memutuskan untuk hengkang di akhir musim nanti. Tak hanya meninggalkan Galatasaray, tapi pemain asal Jerman itu juga meninggalkan sepakbola Eropa untuk bermain di Asia bersama Vissel Kobe.

Klub Jepang itu sudah menyepakati transfer 2,6 juta euro dengan Galatasaray.

“Saya pastikan saya akan bergabung dengan klub Liga Jepang Vissel Kobe di akhir musim,” demikian tulis Podolski di akun instagramnya seperti dikutip Soccerway.

“Ini bukan soal melawan Galatasaray, saya keputusan ini didasarkan atas keinginan saya mencari tantangan baru dan saya akan menjelaskan panjang lebar ketika waktunya tepat,” sambung pemain asal Jerman itu.

“Tapi saat ini fokus saya membantu Galasaray dan fans kami yang fantastis.”

Podolski memgawali kariernya bersama FC Cologne sebelum Bayern Munich membelinya pada Piala Dunia 2006. Itu membuat karier Podolski menurun drastis dan dia pun dipinjamkan ke beberapa klub seperti Arsenal dan Inter sebelum akhirnya menerima pinangan Kobe.