Diminati Manchester United, Jan Oblak Akan Perpanjang Kontrak

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, dikabarkan akan menandatangani kontrak baru bersama Atletico Madrid meskipun Manchester United meminatinya. Manchester United ingin mendapatkan Oblak sebagai antisipasi kepergian David de Gea.

Jan Oblak penjaga gawang asal Slovenia direncanakan akan memperpanjang kontraknya bersama Atletico Madrid. Kontrak Oblak bersama Los Rojiblancos akan berakhir pada Juni 2021 dengan klausul rilis senilai 100 juta euro atau hampir senilai 1.6 triliun rupiah.

Penandatanganan kontrak baru akan memperbaharui isi kontrak sebelumnya. Dikabarkan akan mencapai kesepakatan baru pada klausul rilis penjaga gawang berusia 26 tahun ini menjadi 150 juta euro atau senilai 2.4 triliun rupiah dan kenaikan gaji.

jan oblak fourfourtwo
fourfourtwo.com

Penjaga gawang yang didatangkan Atletico Madrid dari Benfica juga dihubungkan dengan klub kaya asal Prancis, Paris Saint-Germain. Tetapi, kesepakatan kontrak baru ini akan meningkatkan gaji tahunannya menjadi 10 juta euro atau 159 miliar rupiah.

Penjaga gawang timnas Slovenia ini telah menjadi salah satu kiper terbaik dunia. Atletico Madrid mendatangakannya pada 2014 dari Benfica dengan nillai transfer 16 juta euro atau senilai 255 miliar rupiah.

Jan Oblak selalu menjadi pilihan utama dalam pertandingan di empat musim terakhir di bawah asuhan pelatih Diego Simeone. Musim ini Oblak telah bermain 3510 menit atau 39 pertandingan baik di Liga Spanyol maupun Liga Champions.

Menilik statistik Jan Oblak seperti dilansir Opta, Jan Oblak telah menyelamatkan 81 dari 100 tembakan tepat sasaran yang dihadapi di Liga Spanyol musim ini atau dengan 81%. Terbaik untuk penjaga gawang di 5 liga terbaik Eropa.

Tidak mengherankan banyak klub Eropa yang menginginkan jasa penjaga gawang yang memulai debut internasionalnya pada tahun 2012 bersama Slovenia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Jan Oblak Akui Dirinya Selama Ini Dipaksakan Bermain

Football5star.com, Indonesia – Siapa sangka jika selama ini kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, dipaksakan untuk terus bermain musim ini. Di balik kehebatannya menjaga gawang Atletico, ia ternyata menyimpan rasa sakit yang cukup dalam terkait cedera yang dialami.

Jan Oblak mengakui bahwa dirinya dipaksakan untuk terus bermain tiap pekannya. Padahal beberapa pekan terakhir ia mengalami cedera yang memaksanya harus memakai obat penghilang rasa sakit.

Atletico Madrid jan oblak
marca.com

“Saya harus membuat keputusan di musim gugur untuk tidak bermain karena satu alasan, kondisi fisik saya. Sulit untuk terus tersedia di Atletico, tapi saya sangat kesakitan dan harus bermain dengan obat penghilang rasa sakit tiap pekannya,” kata Jan Oblak seperti dilansir AS, Selasa (19/3/2019).

Beban kiper asal Slovenia bersama Atletico pekan ini akan berkurang seiring liburnya kompetisi Eropa. Tapi hal tersebut ternyata belum menyelesaikan masalah. Tugas internasional sudah menantinya untuk membela timnas Slovenia di kualifikasi Euro 2020 melawan Israel dan Makedonia.

Walau begitu, ia mengaku tetap akan memberikan yang terbaik untuk tim nasional. “Bermain dengan timnas Slovenia akan melibatkan lebih banyak pertandingan lagi, apalagi saat ini kompetisi sudah memasuki fase penting,” ia menambahkan.

“Tapi saya bertekad ingin terus memberikan yang terbaik untuk Slovenia dan Atletico. Kondisi saya sekarang sudah mulai membaik setelah melewati pekan-pekan yang sulit,” sambung kapten timnas Slovenia tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Oblak: Aneh 2 Bek Atletico Madrid Bisa Bobol Juventus

Football5star.com, Indonesia – Kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, kaget dua bek tengah timnya bisa menjebol gawang Juventus. Tapi, kata Oblak, yang terpenting adalah kemenangan.

Atletico Madrid menang 2-0 atas Juventus pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dini hari WIB. Gol tuan rumah dilesakkan Jose Maria Gimenez dan Diego Godin pada babak kedua.

Atletico Madrid jan oblak
Getty Images

“Kami tahu itu akan menjadi pertandingan yang ketat, pertandingan yang sulit, dan aku pikir kami melakukan pekerjaan kami dengan benar. Kami memiliki lebih banyak peluang untuk mencetak gol, jadi aku pikir kami bisa bahagia dengan permainan ini. Ini bagus untuk kami, tetapi ini belum selesai, ada 90 menit kerja lagi di Turin, kami harus tetap tenang dan mempersiapkan diri dengan baik,” kata Oblak di Soccerway.

“Agak lucu bahwa dua bek tengah kami mencetak gol, karena itu tidak biasa, tetapi yang penting adalah bahwa kami menang. Aku mengucapkan selamat kepada mereka untuk gol mereka, mereka layak mendapatkannya.”

“Anda tidak mempersiapkan cara yang berbeda jika Cristiano Ronaldo bermain. Dia adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah dan mencetak banyak gol, tetapi Anda harus mempersiapkan pertandingan melawan Juventus sebagai sebuah tim. Kami semua senang bermain pertandingan besar dan ini malam yang luar biasa,” Oblak menambahkan.

Dengan hasil ini, Juve butuh kemenangan 3-0 di leg kedua jika ingin lolos ke perempatfinal dalam waktu 90 menit. Di sisi lain, Atletico Madrid cukup memetik hasil imbang atau kalah minimal 0-1 untuk melaju ke 8 besar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Jan Oblak Ingin Segera Perpanjang Masa Bakti Bersama Atletico

Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, mengaku sangat ingin segera menandatangi perpanjangan kontrak bersama Los Rojiblancos. Ia pun berharap manajemen Atletico bisa segera memenuhi keinginannya.

Bersama Atletico, Jan Oblak berhasil menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Ia menjadi salah satu alasan kuat di balik ketangguhan dari armada Diego Simeone dalam beberapa musim terakhir.

“Saya masih memiliki kontrak hingga tahun 2021. Saya tak terlalu memikirkan masa depan. Saya hanya fokus untuk memberikan penampilan terbaik di atas lapangan pada setiap pertandingan,” kata Jan Oblak dikutip dari Sportsmole.

Jan Oblak - Atletico Madrid - @LaLiga
@LaLiga

“Saya sudah mengatakan hal ini di beberapa kesempatan. Saya merasa sangat bahagia di sini dan tak ingin hengkang. Apabila manajemen memutuskan untuk memberikan perpanjangan kontrak, maka saya akan menjadi sosok paling bahagia di muka bumi,” imbuhnya menambahkan.

Sebelum kehadiran Jan Oblak, Atletico memang sudah menjadi salah satu tim dengan lini pertahanan terbaik di Spanyol. Sebelum Oblak, Thibaut Courtois merupakan penjaga gawang andalan Diego Simeone. Selama tiga musim terakhir, Jan Oblak berhasil mengoleksi 108 clean sheet dari 193 penampilannya di semua kompetisi.

Di ajang LaLiga musim ini, penjaga gawang asal Slovenia itu mampu mencetak 12 clean sheet dari 24 pertandingan. Selain itu, gawangnya juga hanya kebobolan 17 gol sepanjang musim 2018-19. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di dunia saat ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Jan Oblak Isyaratkan Perpanjang Kontrak di Atletico

Football5star.com, Indonesia – Kiper andalan Atletico Madrid, Jan Oblak, mengisyaratkan dirinya akan memperpanjang kontrak di ibu kota Spanyol. Ia mengaku saat ini klub dan agennya sedang membicarakan kontrak baru tersebut.

Kontrak Oblak bersama Atletico sejatinya masih menyisakan dua tahun lagi. Tapi makin gencarnya klub-klub besar Eropa menginginkan jasanya membuat pihak klub tidak ingin membuang waktu untuk mengikat kiper andalannya itu lebih lama.

Kiper asal Slovenia ini pun menegaskan dirinya saat ini hanya ingin fokus pada klub berjuluk Los Rojiblancos itu. “Saya memiliki kontrak hingga 2021dan saya ingin fokus penuh di sini,” katanya seperti dikutip Football5star.com dari AS, Minggu (17/2/2019).

Diego Simeone - Jan Oblak - Atletico Madrid - Getty Images
Getty Images

“Agen saya dan klub sedang berbicara soal kontrak baru. Sekali lagi, saya punya kontrak di Atletico hingga beberapa tahun lagi dan jika saya memperpanjang kontrak lagi di sini saya akan sangat bahagia,” ia menambahkan.

Saat ini pemain 26 tahun itu sedang konsentrasi penuh pada laga melawan Juventus di 16 besar Liga Champions. Pada laga ini ia lagi-lagi harus berhadapan dengan mantan pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo. Walau begitu ia sama sekali tidak gentar melawan bintang baru Juventus tersebut.

“Jelas dia salah satu yang terbaik di dunia dan saya suka mengetes diri sendiri melawan yang terbaik. Tidak masalah bentuk permainan apa yang akan Anda mainkan, yang pasti Anda harus mengontrolnya selama di lapangan dan tidak merasa tertekan,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Simeone: Oblak Akan Segera Perpanjang Kontrak

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengatakan bahwa Jan Oblak selangkah lagi akan menandatangani perpanjangan kontrak. Ia pun yakin Oblak akan terus bertahan di Wanda Metropolitano dan tak menerima tawaran dari klub lain.

Dalam beberapa pekan terakhir, situasi kontrak Oblak memang menjadi sorotan tersendiri di Spanyol. Pasalnya, release clause  sebesar 100 juta Euro yang ada di dalam kontraknya kini bisa ditebus oleh klub-klub kaya Eropa.

“Pihak klub saat ini sedang berusaha untuk memperpanjang kontrak dari Jan. Beberapa hari yang lalu, saya juga telah bicara dengannya. Saya yakin ia akan segera menandatangani perpanjangan kontrak,” ujar Simeone dikutip dari Football Espana.

Diego Simeone - Jan Oblak - Atletico Madrid - @atleti
@atleti

“Jan adalah pemain penting di Atletico. Kami tak bisa membiarkannya lepas ke klub-klub Eropa lainnya,” imbuh pelatih asal Argentina itu menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Simeone juga membicarakan masa depannya bersama Los Rojiblancos. Ia mengaku masih belum membicarakan mengenai kontrak anyarnya bersama Atletico.

“Saya dan pihak manajemen klub juga sudah membicarakan mengenai situasi kontrak saya. Hingga saat ini, belum ada arahan mengenai perpanjangan kontrak. Saat ini, saya memiliki energi yang jauh lebih banyak dibandingkan ketika saya baru tiba di sini.”

Dalam beberapa musim terakhir, nama Simeone memang kerap kali dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa. Chelsea, Inter Milan dan Manchester United dikabarkan sempat meminati jasa dari pria 48 tahun itu.

Oblak: Atletico Buat Saya Jadi Kiper Kelas Dunia

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Penggawa timnas Slovenia, Jan Oblak, mengaku sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk merumput bersama Atletico Madrid. Menurutnya, Atletico Madrid terlah berhasil membuatnya menjadi kiper kelas dunia.

Oblak didatangkan Los Rojiblancos dari Benfica pada tahun 2015 lalu dengan mahar sebesar 16 juta Euro. Dari 179 penampilannya di semua kompetisi bersama Atletico, ia sudah berhasil mencetak 100 clean sheet dan hanya kebobolan 116 gol.

“Saya berhasil menunjukkan penampilan yang gemilang berkat adanya rekan-rekan di sini yang selalu memberikan dukungan. Tanpa adanya bantuan dari pihak klub, saya mungkin tak akan menjadi penjaga gawang kelas dunia seperti saat ini,” ungkap Oblak dikutip dari Diario Sport.

Jan Oblak - Atletico Madrid - @Atleti
@Atleti

Selepas jeda internasional, Oblak dan Atletico Madrid akan menghadapi laga tangguh melawan Barcelona. Menurut pria 25 tahun itu, setiap laga melawan Barcelona akan berjalan dengan sengit dan akan sangat sulit dimenangkan oleh Los Rojiblancos.

“Barca adalah tim yang sangat hebat. Kami selalu kesulitan apabila harus bermain menghadapi mereka. Tapi saya yakin kami akan memenangkan pertandingan nanti. Tiga poin di partai melawan Barcelona memiliki arti yang sangat penting untuk kami semua,” ujar Oblak.

Saat ini, Antoine Griezmann dkk berada di peringkat ke-3 klasemen sementara LaLiga musim ini. Tarpaur satu angka dari Barcelona yang ada di puncak. Apabila Los Rojiblancos mampu meraih kemenangan atas Barcelona dan Sevilla gagal meraih kemenangan, maka mereka akan menduduki puncak klasemen LaLiga.

Gabi Minta Kontrak Oblak Segera Diperpanjang

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Mantan penggawa Atletico Madrid, Gabi Fernandez, berharap kontrak dari Jan Oblak di Estadio Wanda Metropolitano segera diperpanjang. Menurutnya, Oblak merupakan pemain yang sangat penting untuk Atletico dan tak boleh dilepas ke klub lain.

Kontrak dari Oblak saat ini akan berakhir pada tahun 2021 mendatang. Di dalam kontraknya saat ini, penjaga gawang Timnas Slovenia tersebut memiliki release clause sebesar 100 juta Euro. Namun, angka tersebut tak akan menghalangi niat dari klub-klub kaya di Eropa untuk merekrutnya.

“Jan merupakan pemain yang sangat penting untuk Atletico. Kehadirannya di bawah mistar gawang berhasil membuat Atleti meraih banyak poin dalam beberapa musim terakhir,” kata Gabi dikutip dari Football Espana.

Jan Oblak - Gabi - Atletico Madrid - Zimbio
Zimbio

“Saya yakin Jan dan Atleti ingin segera membicarakan mengenai perpanjangan kontrak. Menurut saya, pihak klub harus segera memperpanjang kontraknya untuk menjauhkannya dari kejaran klub-klub kaya di Eropa,” sambung pria 35 tahun tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, tersiar kabar yang mengatakan bahwa Oblak sudah tak betah bermain di Atletico dan ingin hengkang ke klub lain. Marca melaporkan bahwa pria 25 tahun tersebut sudah mengutarakan niatnya untuk hengkang kepada para petinggi Los Rojiblancos.

Semenjak didatangkan dari Benfica pada bursa tranfer musim panas tahun 2015 lalu, Oblak telah mengoleksi 179 penampilan bersama Atleti. Dari 179 penampilannya, ia berhasil mencetak 100 clean sheet dan hanya kebobolan 116 gol.

Oblak Jadi Kiper Terbaik LaLiga Tiga Musim Beruntun

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Performa apik yang ditunjukkan Jan Oblak bersama Atletico Madrid selama ini kembali berbuah penghargaan. Ia kembali menyabet gelar kiper terbaik LaLiga tahun ini. Lebih istimewa lagi, ini adalah gelar ketiga yang diraih secara beruntun oleh Oblak.

Sejak memperkuat Atletico pada 2014 lalu, Oblak menjelma menjadi salah satu kiper terbaik di Eropa. Bahkan catatan penyelamatan yang ia lakukan musim lalu lebih banyak dibanding penampilannya.

Berkat performa itu pula ia sukses meraih Zamora Trophy (penghargaan kiper terbaik LaLiga) pada Senin (12/11/2018).

JanOblakRealMadridCFvClubAtleticodesPR1ZCecx0Hl
zimbio.com

“Penghargaan ini bukan hanya milik saya saja, ini juga untuk Atletico dan saya ingin berterima kasih kepada seluruh rekan satu klub dan staf pelatih yang sudah membantu saya agar gawang tidak kebobolan,” kata Oblak seperti dikutip Football5star.com dari AS, Selasa (13/11/2018).

“Saya berharap seperti ini terus sepanjang musim. Semua orang mengatakan bahwa Atletico harus memenangkan gelar dan tahun ini saya berharap kami bisa melakukannya lagi,” ia menambahkan.

Kiper asal Slovenia ini sudah memperkuat Atletico Madrid di 179 laga. Dari laga tersebut dia sukses mencatatkan 100 cleansheet dan kebobolan 116 gol.

Berkat performa ini pula namanya kini selalu dikaitkan dengan tim-tim raksasa Eropa. Bahkan nilai transfernya saat ini ditaksir menyentuh angka 100 juta pounds. Walau begitu, Atletico sepertinya tidak berminat melepas sang penjaga gawang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Alisson Tantang Jan Oblak dan Ter Stegen

Football5star.com, Indonesia – Kiper termahal kedua dunia milik Liverpool, Alisson Becker, buka suara soal siapa penjaga gawang top di dunia saat ini. Pemain asal Brasil itu menyebut dua kiper LaLiga, Jan Oblak (Atletico Madrid) dan Marc-Andre ter Stegen (Barcelona) sebagai yang terbaik.

Ketika ditanya soal siapa yang lebih baik di antara mereka bertiga, Alisson merendah. Baginya, dua nama tersebut punya kemampuan yang mumpuni dan sama-sama berperan krusial bagi klubnya. Ia pun penasaran siapa yang akan meraih prestasi di akhir musim.

“Aku menyukai gaya bermain Oblak dan belakangan ini aku memang sering memperhatikan caranya bermain. Kemudian ada Ter Stegen, mereka berdua sama-sama bagus. Sebenarnya masih ada lagi, tetapi untuk saat ini mereka yang mencuri perhatian,” katanya kepada Goal. 

“Mereka berdua Oblak dan Ter Stegen punya teknik bermain dan daya konsentrasi yang tinggi pula. Mereka sudah meningkatkan standar bagi para kiper di seluruh dunia. Tapi ini adalah kompetisi sehat, kita lihat siapa yang terbaik di akhir musim,” lanjutnya.

Casillas Oblak ter Stegen
en.as.com

Penampilan Alisson tengah disorot belakangan ini. Beberapa keputusan kuran cermatnya membuat Liverpool gagal meraih kemenangan ketika berhadapan dengan Arsenal dan Crvena Zvezda. Namun, dirinya tetap dipercaya manajer The Reds, Juergen Klopp.

Dalam waktu edkat, Liverpool akan menghadapi Fulham dalam lanjutan Premier League pekan ke-12. Saat ini, The Reds berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 27 poin, tertinggal dua angka dari Manchester City di puncak.

Casillas Puji Dua Kiper dari Tim Rival Real Madrid

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Walau jadi legenda Real Madrid, Iker Casillas tidak menyebut kiper Madrid sebagai yang terbaik. Casillas yang kini di Porto, memuji dua kiper tim rivalBaginya, Jan Oblak dan Marc-Andre ter Stegen adalah yang terbaik. Seperti diketahui, Oblak adalah kiper Atletico Madrid. Sementara ter Stegen adalah kiper Barcelona, seteru abadi Los Blancos.

Hal itu diutarakannya dalam sesi tanya-jawab di Twitter.

“Jujur, melihat situasi sekarang di dunia internasional, Jan Oblak dan Marc-Andre ter Stegen adalah dua terbaik. Maksud saya, mereka tengah di performa puncak,” ujar kiper tampan tersebut di akun Twitter-nya.

Kedua kiper tersebut memang menjadi dua kiper terbaik dunia yang kebetulan bermain di LaLiga. Oblak, misalnya, dari 175 penampilan di semua ajang bersama Atletico, hanya kebobolan 109 kali! Itu masih belum ditambah sedikit catatan positif bahwa musim ini dia baru kebobolan 5 gol saja.

Casillas Oblak ter Stegen
Foto: en.as.com

Sementara ter Stegen sudah lama digadang-gadang akan menggeser hegemoni Manuel Neuer di timnas Jerman. Kiper jebolan akademi Borussia Moenchengladbach ini mencuri perhatian di laga melawan Sevilla akhir pekan lalu. Di laga yang dimenangi Barcelona dengan skor 4-2 itu, ia membuat double saves gemilang.

Casillas sendiri menghabiskan total 25 tahun kariernya bersama Real Madrid. Bersama Los Merengues, ia memimpin timnya memenangi 5 trofi LaLiga dan 3 trofi bergensi Liga Champions Eropa. Kini bersama Porto, ia juga masih menjadi andalan di musim ini. Sejauh ini, mantan kapten La Roja ini sudah 10 kali turun ke lapangan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Oblak Biang Keladi Dipecatnya Pelatih Slovenia

Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak disebut sebagai biang keladi pemecatan Tomaz Kavcic dari jabatan pelatih tim nasional Slovenia. Keduanya memang sempat terlibat ketegangan saat sang kiper merasa diminta menepi dari kewajiban membela tim nasional karena cedera.

AS melaporkan, usulan Kavcic tersebut membuat pihak federasi sepak bola Slovenia berang dan langsung mencopotnya dari jabatan pelatih. Anggapan Oblak sebagai anak emas langsung mencuat mengingat dirinyalah pemain paling beken di tubuh tim nasional.

Menanggapi hal ini, Kavcic merasa dikhianati oleh sang pemain. Pasalnya, ia merasa tidak pernah bermaksud untuk merugikan pemain berusia 25 tahun tersebut. Namun, pria 64 tahun tersebut merasa pemainnya menceritakan kebohongan pada petinggi klub.

“Tidak ada yang perlu ditanyakan soal bermain untuk tim nasional. Aku tidak pernah berbicara dengannya sebelum dia bertemu presiden klub dan menyampaikan kebohongan dari Madrid. Aku tidak pernah mengatakan apa pun dan tudingan tersebut tidak masuk akal,” katanya.

“Aku hanya ingin menegaskan bahwa di sini aku tidak bersalah meskipun sulit rasanya untuk kembali lagi ke sini. Tapi, aku ingin semuanya bertatap muka satu sama lain agar terjalin kejelasan dan tidak ada omongan di belakang,” imbuhnya.

Oblak - Slovenia - Tomaz Kavcic - Football5star
@nzs_si

Pemain yang bersangkutan memang tengah menjalani perawatan intensif usai kondisi fisik yang kembali menurun akibat beragam cedera. Dua musim lalu, ia menderita dislokasi bahu, selain itu cedera paha serta cedera otot pantat membuat penampilannya menjadi kurang maksimal di atas lapangan.

Menanggapi berita miring ini, pihak federasi langsung membuat klarifikasi. Menurut mereka, pemecatan Kavcic sama sekali tidak ada hubungannya dengan Oblak dan murni faktor performa. “Keputusan ini diambil karena masalah buruknya penampilan tim nasional di Nations League,” demikian pernyataan resminya.

Simeone Ogah Mainkan Courtois Jika Kembali ke Atletico

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone menegaskan bahwa kiper andalannya, Jan Oblak merupakan penjaga gawang terbaik di dunia. Ia bahkan ogah memainkan Thibaut Courtois jika kembali memperkuat klub berjuluk Los Rojiblancos tersebut.

Simeone
Daily Post Nigeria

Nampaknya Simeone menyimpan rasa kesal kepada Kiper asal Belgia tersebut yang bergabung dengan Real Madrid di bursa transfer musim panas lalu. Pasalnya, Courtois pernah ditangani secara langsung olehnya saat masih berseragam Atletico Madrid.

“Courtois tidak akan menjadi kiper utama jika dia bermain untuk Atletico Madrid. Sebab, kami punya Oblak yang lebih baik darinya,” kata Simeone seperti dikutip Football5star dari Marca, Rabu (12/9/2018),

“Oblak adalah salah satu kiper terbaik, dia layak masuk dalam tiga pemain terbaik dunia. Dia tidak masuk dalam daftar itu, tapi itu tidak merusak kredibilitasnya. Dunia telah mengakui dia sebagai salah satu kiper terbaik,” sambungnya.

Selama membela Atletico Madrid, Courtois tampil dalam 154 pertandingan dengan mencatatkan 76 kali tanpa kebobolan. Angka tersebut masih kalah dari Oblak yang membukukan 94 pertandingan tanpa kebobolan meski dari 166 laga yang ia mainkan.

Hal tersebut yang membuat Simeone berharap Oblak bisa bertahan lebih lama di Wanda Metroplitano. Meski kontraknya baru akan habis pada 2021 mendatang namun banyak klub papan atas yang mulai mengincarnya.

“Saya harap dia segera memperbaharui kontraknya. Klub kini sedang berupaya untuk membuat dia bertahan lebih lama dan saya harap kedua pihak akan segera menemui kata sepakat,” tutupnya.

Atletico Pastikan Oblak dan Luis Bertahan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Presiden dari Atletico Madrid, Enrique Cerezo, memastikan dua penggawa andalannya, Jan Oblak dan Filipe Luis bertahan musim ini. Kedua pemain tersebut sempat diisukan akang hengkang dari Atletico di bursa transfer musim panas ini.

Oblak merupakan pemain penting untuk Atletico. Namun, Cerezo mengatakan Oblak mungkin belum akan memperbaharui kontraknya di Wanda Metropolitano. Saat ini, kiper asal Slovenia tersebut diikat dengan kontrak jangka panjang dan memiliki release clause sebesar 100 juta Euro.

“Oblak adalah pemain yang sangat hebat. Saat ini, ia masih terikat kontrak jangka panjang bersama kami. Saya tak akan melepaskannya kecuali ada yang berani membayar 100 juta Euro untuknya. Dia masih akan bertahan bersama kami setidaknya hingga tiga musim ke depan,” kata Cerezo dikutip dari ESPN.

Untuk Luis, Cerezo mengatakan ia tak menerima penawan dari klub lain untuk mendatangkan pemain asal Brasil itu. Meskipun Luis sempat dikaitkan dengan Paris Saint-Germain.

Filipe Luis - Atletico Madrid - www.old.football5star.com - Zimbio
Zimbio

“Dia adalah pemain yang sangat kami butuhkan di sini. Seperti pemain penting lainnya, dia tak akan pergi dan akan terus bermain bersama kami,” kata pria berusia 70 tahun itu.

Los Rojiblancos tentunya berharap dapat kembali berlaga di babak final Liga Champions. Musim lalu, skuat asuhan Diego Simeone harus tersingkir di babak grup dan tergusur ke Liga Europa. Untungnya, Diego Godin dkk berhasil membawa pulang trofi Liga Europa.

 

Liverpool Beli Alisson Karena Lebih Murah

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Liverpool memang menjadikan Alisson Becker sebagai kiper termahal dunia. Namun, menurut manajer Juergen Klopp, harga 72,5 juta euro untuk kiper timnas Brasil itu terbilang murah. Setidaknya bila dibandingkan dengan harga kiper Atletico Madrid, Jan Oblak.

“Semua orang berpikir itu uang yang sangat banyak. Memang demikian adanya. Namun, dia bisa saja pergi dengan harga lebih gila lagi. Misalnya, lihat saja klausul untuk Oblak mencapai 100 juta euro,” ungkap Klopp, Jumat (27/7/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari ESPN.

Alisson Becker lebih murah dari Jan Oblak.
metro.co.uk

Sebelum akhirnya menggaet Alisson dari AS Roma, Liverpool memang sempat dihubung-hubungkan dengan Oblak. Maklum saja, kiper asal Slovenia itu sempat mengungkapkan rencana hengkang dari Atletico. Manajemen Los Rojiblancos pun sudah siap melepas dia.

Klopp mengatakan, perekrutan Alisson bukan atas dasar keinginan menggusur Loris Karius dan Simon Mignolet. Menurut dia, putusan itu diambil karena ada kesempatan.

“Pasar penjaga gawang itu berbeda karena tidak setiap tahun ada yang bisa dibeli. Kami tidak tahu secara pasti apakah Alisson bisa dibeli atau tidak. Namun, pada suatu momen, kami menyadari bahwa dia betul-betul bisa diangkut. Saat itulah kami memutuskan untuk mengejar dia,” terang manajer asal Jerman itu.

Sebelum mencapai titik temu di angka 72,5 juta euro, Alisson sempat dibanderol 90 juta euro oleh Roma. Angka yang sedemikian tinggi itulah yang membuat proses negosiasi transfer mengalami tarik-ulur lumayan lama.


Tahukah Anda?

Pada Mei lalu, manajemen Atletico Madrid sudah berniat menaikkan nilai klausul pelepasan Jan Oblak. Dari 100 juta euro, kiper yang bergabung pada 2014 akan coba diganduli klausul pelepasan dua kali lipat.

Presiden Atletico Tegaskan Tak Ada Tawaran Untuk Oblak

Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Atletico Madrid memberikan konfirmasi mengenai masa depan penjaga gawang andalannya, Jan Oblak. Presiden klub, Enrique Cerezo, menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima tawaran untuk mantan kiper Benfica tersebut.

Kiper internasional Slovenia ini terikat kontrak dengan Los Rojiblancos hingga Juni 2021. Meskipun demikian, rumor tentang kepergiannya pada musim panas ini terus berembus, apalagi dia memiliki klausul pelepasan senilai 100 juta euro (sekitar Rp 1,675 triliun).

“Tidak ada pihak yang melakukan pendekatan kepada kami untuk dia (Oblak),” ujar Cerezo kepada radio Onda Cero, seperti dikutip Football5star.com.

“Dia masih terikat kontrak dengan kami dan kami sangat yakin dia masih menjadi bagian penting dari tim ini untuk beberapa tahun ke depan.”

Cerezo juga berbicara soal kemungkinan menambah kekuatan skuad untuk menghadapi musim 2018-2019. Dia tak menampik bakal ada tambahan pemain di Wanda Metropolitano pada bursa transfer musim panas ini.

Jan Oblak - Atletico Madrid - Football5star - enascom

“Pembelian pemain baru? Kami akan memperkenalkan Rodri pada hari Kamis kemudian (Thomas) Lemar pada hari Jumat. Kami juga sedang bekerja untuk beberapa kesepakatan lain,” ungkap Cerezo.

“Kami menerima beberapa penawaran yang mungkin bisa berujung kesepakatan guna memperkuat skuad kami.”

Memang, Atletico tak terlalu gencar berburu pemain pada musim panas ini. Sejauh ini mereka baru memboyong dua pemain baru yakni Rodri yang digaet dari Villarreal dengan harga 20 juta euro (sekitar Rp 335,046 miliar) dan Thomas Lemar dari AS Monaco dengan nilai transfer 70 juta euro (sekitar Rp 1,172 triliun).

Gagal Dapatkan Alisson dan Oblak, Liverpool Andalkan Karius Lagi

Football5star.com, Indonesia – Kegagalan Liverpool mendapatkan dua kiper handal, Alisson Becker dan Jan Oblak, membuat pihak klub kembali mengandalkan Loris Karius sebagai kiper nomor satu musim depan.

The Reds sejatinya sudah mendekati Alisson dan Oblak sejak Juni lalu. Namun, harga tinggi yang dipatok AS Roma dan Atletico Madrid membuat manajemen memilih mundur dari perburuan.

Akan tetapi, hal itu tidak membuat pelatih Juergen Klopp berkecil hati. Dirinya diyakini masih menaruh kepercayaan penuh pada Karius sebagai palang pintu terakhir Liverpool.

football5star
mirror.co.uk

Liverpool Echo melansir bahwa Klopp tidak mempunyai rencana lain selain tetap mempercayakan gawang The Reds kepada Karius musim depan. Keputusan ini juga sekaligus mematahkan rumor sang pelatih mengincar kiper Barcelona, Jasper Cillesen sebagai alternatif Alisson dan Oblak.

Kendati banyak fans yang menginginkan posisi Karius diganti musim depan, pelatih asal Jerman itu tidak ingin mendatangkan kiper lain musim depan. Ia yakin kiper 25 tahun tersebut akan membayar kesalahan fatalnya di final Liga Champions musim lalu.

Adapun Karius sudah terlihat mengikuti sesi latihan perdana di Melwood. Ini artinya Liverpool tidak akan melakukan perubahan di posisi penjaga gawang yang masih ditempati karius, Simon Mignolet, dan Danny Ward.

Selain di posisi kiper, Klopp juga tidak akan mendatangkan bek baru musim depan. Ia sudah puas dengan kinerja Virgil van Dijk dan Dejan Lovren sebagai duet bek tengah.

Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.www.old.football5star.com

Oblak Menangi Trofi Ricardo Zamora Tiga Kali Beruntun

Football5star.com, Indonesia – Jan Oblak kembali menggondol trofi Ricardo Zamora untuk ketiga kalinya secara beruntun. Ini tidak terlepas dari penampilan apiknya yang membuat Atletico Madrid menjadi tim paling sedikit kebobolan.

Sejak 1958, surat kabar terkemuka di Spanyol, Marca, memberikan pernghargaan terhadap kiper di La Liga dengan ratio kemasukan paling sedikit. Musim ini Oblak kembali mewakili Rojiblancos di ajang bergengsi untuk para kiper tersebut.

Oblak - Zamora Trophy - Atletico Madrid - Football5star - marcacom
marca.com

Secara total, ini merupakan kelima kalinya dalam enam musim terakhir Atletico menjadi tim yang paling sedikit kebobolan. Sebelumnya pada 2012/13 dan 2013/14, ada Thibaut Courtois yang juga tampil apik di bawah mistar gawang.

Meski menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit, anak asuh Diego Simeone tetap gagal menggondol trofi La Liga musim ini. Mereka gagal mengejar kedigdayaan Barcelona yang sulit dikalahkan sejak awal musim bergulir.

Demikian pula di Liga Champions yang mana mereka harus tersingkir di fase grup dan terlempar ke Liga Europa. Di situlah keberuntungan Oblak dkk, mereka sukses menjuarai turnamen level kedua tersebu usai mengalahkan Marseille di final.

Oblak butuh satu kemenangan lagi untuk menyamai rekor Victor Valdes yang berhasil menang selama empat musim beruntun. Mantan kiper Barcelona tersebut memenangkannya sejak musim 2008/09 hingga 2011/12.

Lagi, Oblak Tegaskan Tak Tahu Masa Depannya Di Atletico

Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, mengaku tidak tahu secara pasti masa depannya di Wanda Metropolitano. Dia hanya ingin tampil bagus dan menyelesaikan kontraknya bersama Los Rojiblancos.

Oblak mengatakan hal tersebut setelah membawa Atletico juara Liga Europa. Mereka mengalahkan Marseille 3-0 dalam partai final di Groupama Stadium, Rabu (16/5/2018) atau Kamis dini hari WIB.

Kiper internasional Slovenia ini dikabarkan akan meninggalkan Atletico karena menjadi incaran klub Premier League, Liverpool. Selain itu, raksasa Liga Prancis, Paris Saint-Germain, juga tertarik memboyongnya.

Namun Oblak tak mau memberikan jawaban yang pasti. Pemain berusia 25 tahun tersebut, yang difavoritkan meraih penghargaan Zamora Trophy, hanya mengatakan bahwa dirinya tidak tahu soal masa depan.

Jan Oblak reuters

“Orang membicarakan banyak hal, mereka memiliki opini. Tetapi seperti yang selalu saya katakan, saya memiliki kontrak di sini dan saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada masa mendatang,” ujar Oblak usai kemenangan atas Marseille.

“Saya masih di sini dan saya tidak memikirkan hal lain, kecuali pertandingan hari Minggu nanti di mana kami membutuhkan satu poin untuk memastikan diri menjadi runner-up Liga Spanyol.”

“Ini merupakan momen yang penting karena kami sudah memenangi satu gelar setelah menunggu cukup lama. Jadi, kami bahagia dan hal tersebut penting bagi kami semua.”

Harapan Simeone Soal Masa Depan Oblak

Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, berharap Jan Oblak bertahan di Stadion Wanda Metropolitano pada musim 2018-19.

Masa depan Oblak bersama Los Rojiblancos masih menyisakan tanda tanya. Kiper Slovenia itu menjadi incaran klub-klub besar Eropa lainnya, termasuk Paris Saint-Germain.

Apalagi, peran Oblak bagi sektor pertahanan Atletico Madrid cukup vital. Dia mencatatkan 27 clean sheet dan hanya kebobolan 26 kali dari 46 penampilan dalam berbagai ajang musim ini.

Jan Oblak_REX FEATURESBahkan, Oblak baru saja tampil sebagai penyelamat Los Rojiblancos. Dia menepis penalti pemain Getafe, Faycal Fajr, dan membawa timnya menang 1-0 dalam laga Divisi Primera di Coliseum Alfonfo Perez, Sabtu (12/5/2018).

“Anda bisa melihat dia (Jan Oblak) menggagalkan penalti dengan jari-jarinya dan lengannya terulur,” kata Diego Simeone, seperti dilansir ESPN.

“Senang rasanya dia bersama kami. Dia kesulitan menembus tim utama pada awalnya, tetapi bersabar dan menjadi salah satu kiper terbaik dunia saat ini,” imbuhnya.

“Saya berharap, kami memiliki dia musim depan dan dia bahagia berada di sini,” tandas Diego Simeone.

Oblak hampir empat musim berkostum Atletico. Dia dibeli dari Benfica dengan banderol 16 juta euro pada Juli 2014.

Jan Oblak masih terikat kontrak dengan Atletico Madrid dengan klausul pelepasan 100 juta euro hingga musim panas 2021.

Ramai-Ramai Puji Penampilan Jan Oblak

Football5star.com, Indonesia – Hasil imbang Atletico Madrid di kandang Arsenal tak bisa dilepaskan dari kegemilangan Jan Oblak. Kiper asal Slovenia tersebut menyelamatkan penyelamatan penting jelang akhir laga.

Pada menit ke-87, Arsenal berpeluang besar kembali memimpin pada kedudukan 1-1 lewat sundulan Aaron Ramsey. Namun, di luar dugaan ternyata bola berhasil ditepis oleh Oblak. Aksi tersebut menjadi momen kunci pertandingan.

Arsenal v vs Atletico Football5star uefa
uefa.com

Tak heran jika performa cemerlang Oblak menuai pujian dari pemain lain. Penyerang Atletico, Antoine Griezmann, menyebut timnya sangat beruntung memiliki pemain yang bersangkutan di dalam klub musim ini.

“Saat ini, menurutku Jan Oblak adalah kiper terbaik di dunia. Bukan karena kami adalah rekan satu tim. Tapi, jika melihat penyelamatan terhadap usaha Ramsey, argumenku berasalan,” ucap Griezmann dikutip situs resmi UEFA. 

Pujian tidak datang hanya dari rekan setim. Juru taktik tim lawan, Arsene Wenger, juga tak sungkan untuk melemparkan pujian terhadap kiper berusia 25 tahun tersebut, meski baru saja menggagalkan kemenangan timnya.

“Oblak adalah yang terbaik di Eropa saat ini. Malam ini, ia tampil begitu baik dan jujur saja kami sangat frustrasi. Ketika unggul satu gol, kami pikir gol selanjutnya akan mudah. Tapi, ternyata perkiraan kami salah,” tambah Wenger.

Kedua tim masih harus saling mengalahkan pada leg kedua yang akan berlangsung Jumat (4/5) pekan depan. Pertandingan akan dilaksanakan di kandang Atletico, Wanda Metropolitano.

Atletico Tidak Akan Perpanjang Kontrak Oblak

Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Atletico Madrid memberikan sinyal siap melapas penjaga gawang andalan mereka, Jan Oblak. Pasalnya, Los Rojiblancos tidak akan memperbarui kontrak Oblak yang habis pada Juni 2021.

Demikian laporan media Spanyol, Cadena Cope, seperti dikutip Football5star.com. Padahal, penjaga gawang internasional Slovenia ini sedang ramai dibicarakan bakal meninggalkan Wanda Metropolitano karena menjadi incaran utama Paris Saint-Germain.

Namun, di dalam kontrak kiper berusia 25 tahun tersebut ada klausul pelepasan senilai 100 juta euro (sekitar Rp 1,697 triliun). Dengan demikian, klub peminat harus menebusnya jika ingin memboyong mantan kiper Benfica tersebut sebelum kontraknya habis.

Ini yang membuat Atletico tidak khawatir kehilangan Oblak sebelum kontraknya habis. Klub ibu kota Spanyol ini sangat yakin, tidak ada klub yang akan membayar klausul pelepasan sang penjaga gawang.

Sementara itu, Oblak sendiri tidak mau memberikan jaminan akan selamanya bersama Atletico. Meskipun demikian, dia juga menolak memberikan klarifikasi soal masa depannya.

jan oblak,atletico madrid,diego simeone,liga champions,liga spanyol

“Atletico akan terus bertumbuh dalam beberapa tahun ke depan, apakah saya tetap di klub atau tidak,” demikian pernyataan Oblak dalam sebuah wawancara dengan Cadena Cope pada pekan lalu.

Oblak bergabung dengan Atletico dari Benfica pada musim panas 2014. Sepanjang musim ini, dia mampu menorehkan catatan 26 clean sheet dan 23 kali kebobolan dari 46 penampilanya dalam semua kompetisi.

Selama berkostum Atletico, Oblak turut mempersembahkan satu gelar Piala Super Spanyol pada musim 2014-2015. Dia juga sukses membawa Atletico dua kali menembus final Liga Champions (2014 dan 2016), tetapi selalu dikalahkan oleh rival sekota, Real Madrid.

Oblak Tak Mau Beri Klarifikasi Soal Masa Depannya di Atletico

Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, menolak untuk memberikan klarifikasi soal masa depannya di Wanda Metropolitano. Dia hanya menegaskan bahwa Atletico bisa bertumbuh dengan atau tanpa dirinya.

Pemain berusia 25 tahun ini terikat kontrak dengan Los Rojiblancos hingga Juni 2021. Meskipun demikian, kiper internasional Slovenia ini dikaitkan dengan klub raksasa Liga Prancis, Paris Saint-Germain.

“Atletico akan terus bertumbuh dalam beberapa tahun ke depan, apakah saya bertahan atau pergi dari klub ini,” ujar Oblak kepada Cadena Ser, seperti dikutip Football5star.com.

“Saat ini saya bersama Atletico dan saya tidak berpikir tentang hal yang lain. Kontrak saya di sini sampai 2021 dan tidak ada kabar yang lain.”

Mantan kiper Benfica ini pun berbicara tentang peluang Atletico pada ajang Liga Europa. Los Rojiblancos akan menghadapi wakil Inggris, Arsenal, pada babak semifinal, Kamis (26/4/2018) atau Jumat dini hari WIB.

janoblak getty

“Skuad kami tidak lengkap karena ada yang cedera dan terkena larangan bermain. Jadi, normal bila penampilan kami agak menurun. Namun kami yakin bisa tampil bagus pada Kamis nanti,” ungkap Oblak.

“Rasa ini seperti musim yang sukses bagi kami dan sekarang kami menginginkan sebuah trofi. Kami berharap fans merasakan hal yang sama dan berbicara hal positif tentang kami.”

Liga Europa menjadi satu-satunya peluang Atletico meraih trofi pada musim ini. Pasalnya, gelar Liga Spanyol hampir pasti berada di genggaman Barcelona yang kini berada di puncak dengan raihan 83 poin, unggul 11 angka atas Atletico.

Simeone Takut Kehilangan Kiper Andalannya

Football5Star.com, Indonesia – Performa impresif Jan Oblak bersama Atletico Madrid selama ini membuatnya kerap dikaitkan dengan klub-klub raksasa Eropa. Hal ini pun membuat pelatih Diego Simeone takut kehilangan kiper andalannya tersebut.

Keberadaan penjaga gawang asal Slovenia ini memang tak tergantikan di bawah mistar Atletico sejak 2014 lalu. Bahkan pendukung Los Rojiblancos bisa langsung melupakan kepergian Thibaut Courtois yang juga bermain apik di sana.

Berkat penampilannya itu, Arsenal dan Paris Saint-Germain terus melakukan segala cara untuk mendatangkan eks kiper Benfica tersebut. Namun, Simeone tampaknya tak akan melepas sang pemain begitu saja. Ia juga berharap Oblak terus bertahan di Wanda Metropolitano.

“Oblak adalah kiper terbaik di dunia dan saya harap dia tetap bertahan di sini. Dia memiliki kontrak bersama kami. Saya rasa dia tidak perlu ke mana-mana karena sudah bahagia dan terus berkembang di sini,” kata Simeone, seperti dikutip Football5star.com dari Soccerway, Minggu (15/4/2018).

Diego Simeone, Atletico Madrid
uefa.com

“Semua tim yang menjadi juara memiliki kiper-kiper hebat. Saya tak pernah melihat sebuah tim juara dengan kiper jelek. Oblak adalah salah satunya dan kami tidak boleh kehilangan pemain seperti dia,” tambahnya.

Musim ini saja Oblak telah mencatat 19 cleansheet di La Liga. Catatan tersebut pun melebihi torehan yang dibuat kiper andalan Barcelona, Marc Andre Ter Stegen (18).

Tidak hanya di La Liga, Oblak juga tercatat sebagai kiper yang paling jarang kebobolan daripada tiga kiper kenamaan asal Premier League seperti David De Gea (16), Ederson Moraes (14) dan mantan kiper Atletico, Courtois (13).

Dua Pemain Atletico Sanjung Oblak

Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Performa impresif Jan Oblak mendapat pujian dari dua rekan setimnya di Atletico Madrid, yakni Koke dan Saul Niguez.

Oblak menjadi pahlawan Los Rojiblancos saat melawan Sporting CP dalam leg kedua perempat final Liga Europa di Stadion Jose Alvalade, Kamis (12/4/2018).

Atletico harus mengakui keunggulan Sporting dengan skor 0-1. Gol semata wayang tuan rumah diciptakan oleh Fredy Montero pada menit ke-28.

Kendati demikian, Atletico tetap lolos ke semifinal. Pasalnya, dalam pertemuan pertama di Stadion Wanda Metropolitano, pasukan Diego Simeone mencatatkan kemenangan dengan skor 2-0.

Bertandang ke markas Sporting, Atletico mendapat tekanan bertubi-tubi sepanjang laga. Oblak tampil gemilang dan menggagalkan enam dari tujuh tembakan akurat tuan rumah.

“Jan Oblak terbiasa bermain dalam laga besar bersama kami. Dia berada di level yang tinggi pada akhir musim ini. Saya berharap dia mempertahankannya,” ujar Koke, seperti dilansir AS.

“Jika menjadi pemilik klub, saya akan memberi cek kosong untuk dia,” sambung gelandang timnas Spanyol tersebut.

Senada dengan Koke, Saul Niguez pun melantunkan pujian setinggi langit kepada Oblak yang telah mengawal gawang Atletico Madrid sejak musim 2014-15.

“Jan Oblak adalah kiper terbaik di dunia. Dia terus berkembang dan membantu kami. Kami berharap dia seperti ini, tetapi kami bisa membantu agar pekerjaannya lebih ringan,” harap Saul.

Jan Oblak Tak Tahu Masa Depannya Di Atletico

Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, mengaku tidak tahu masa depannya bersama Los Rojiblancos. Hal ini dia utarakan ketika ditanya soal komitmennya dengan klub ibu kota Spanyol tersebut.

Penjaga gawang berusia 25 tahun asal Slovenia tersebut ramai dibicarakan akan meninggalkan Wanda Metropolitano. Raksasa Liga Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), menjadi klub yang ditengarai bakal menjadi pelabuhannya.

Di tengah badai rumor tersebut, Oblak tak bisa memberikan kepastian. Dia justru menyerahkan masa depannya kepada manajemen.

“Sangat sulit untuk mendiskusikan masa depan. Tidak mudah berbicara tentang apa yang terjadi besok, tak peduli apa yang akan terjadi pada musim depan. Meskipun demikian saya tenang dan situasinya tergantung pada Atletico,” ujar Oblak kepada Ekipa, seperti dikutip Fichajes.net.

“Tak ada yang baru, sudah banyak hal yang dikatakan dan ditulis tentang kontrak baru. Satu-satunya situasi yang bisa dikonfirmasi adalah bahwa tak ada hal yang baru.”

“Saya memiliki kontrak yang sudah saya tandatangani pada dua tahun yang lalu, tetapi sekarang saya harus menunggu dan melihat apa rencana Atletico.”

Oblak bergabung dengan Atletico dari klub raksasa Liga Portugal, Benfica, pada Juli 2014. Dia datang setelah ditebus dengan biaya 16 juta euro (sekitar Rp 271,730 miliar). Kontraknya bersama Atletico akan selesai pada Juni 2021.

Tampil Apik Saat Taklukan Eibar, Jan Oblak Ogah Dianggap Pahlawan

Football5star.com, Indonesia – Salah satu pahlawan kemenangan Atletico Madrid atas Eibar pada Minggu (14/1/2018) dini hari adalah Jan Oblak. Kiper asal Slovenia tersebut beberapa kali sukses menjaga gawangnya dari kebobolan sepanjang pertandingan.

Tercatat beberapa kali tembakan ke arah gawang yang dilepaskan Eibar mentah di tangannya. Bahkan, ia berhasil memblok bola sontekan Diego Godin yang hampir melakukan gol bunuh diri. Torehan ini membawa Atletico berhasil melewati tiga pertandingan beruntun tanpa kebobolan.

Eibar vs Atletico
laliga.es

Meski demikian, penjaga gawang berusia 25 tahun tersebut enggan dianggap pahlawan. Menurutnya, ia hanya berusaha menampilkan yang terbaik di atas lapangan. Oblak pun melempar pujian kepada seluruh rekan setim yang menurutnya juga tampil memuaskan.

“Sepertinya tidak pantas jika hanya aku yang dianggap berjasa. Pemain lain juga bermain luar biasa selama pertandingan. Mereka berhasil menjaga daerah pertahanan dengan baik. Jika tidak demikian, aku pasti sudah kebobolan banyak gol,” ujar Oblak.

Oblak mengakui, guyuran hujan yang turun sepanjang laga sempat mengganggu jarak pandangnya. Namun, ia senang pada akhirnya bisa membawa pulang poin penuh ke Madrid.

“Aku sempat kesulitan karena hujan. Selain itu, genangan air di lapangan juga sangat mengganggu pergeraka bola. Namun, kerja keras kami terbayar karena kami berhasil mendapatkan apa yang kami mau,” tutupnya.

PSG Tegaskan Tak Akan Rekrut Jan Oblak

Football5star.com, Indonesia – Paris Saint-Germain menepis rumor yang mengatakan ingin mendatangkan kiper Atletico Madrid, Jan Oblak pada bursa transfer musim dingin nanti. Hal tersebut dinyatakan oleh direktur olahraga mereka, Antero Henrique yang juga menyebutkan tak aakan mendatangkan pemain, Januari mendatang.

Pernyataan Henrique itu memperkuat apa yang dikemukakan oleh pelatih PSG, Unai Emery yang tak akan merekrut pemain pertengahan musim ini.

antero henrique (jogadores.pt)
jogadores.pt

“Rumor tentang Jan Oblak?” Tidak, itu tidak benar,” tegas Henrique dikutip dari lequipe.fr, Selasa (19/12/2017).

Lebih lanjut tentang pria berkebangsaan Portugal itu menilai timnya tetap kuat meski kehilangan beberapa pilar penting di lini tengah.

“Kami sudah memiliki tujuh gelandang. Tidak ada urgensi bagi kami mendatangkan pemain anyar. Dalam beberapa pekan terakhir, dengan cederanya Thiago Motta dan Adrien Rabiot, Giovani Lo Celso, kami tetap sukses,” ujar eks wakil presiden FC Porto itu.

Meski tak akan mendatangkan pemain, Henrique sebelumnya mengisyaratkan akan melepas dua pemain PSG, Angel di Maria dan Javier Pastore. Ia menilai keputusan tersebut diambil demi menjaga kerampingan skuat.

Di sisi lain, Les Parisien kini kokoh berada di posisi puncak klasemen Ligue 1 dengan mengemas 47 poin. Selanjutnya, mereka akan menjamu Caen di Stadion Parc des Princes pada pekan ke-19, Kamis (21/12/2017).

Antoine Griezmann Bebas Tentukan Nasibnya Sendiri

Football5star.com, Indonesia – Spekulasi kepindahan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid semakin santer berhembus. Meski demikian, tidak ada yang tahu pasti kemana pemain asal Perancis tersebut menentukan pelabuhannya musim depan. Termasuk rekan setimnya di Rojiblancos, Jan Oblak.

Kiper berusia 24 tahun tersebut menyatakan jika Grizi masih belum terbuka mengenai masa depannya. Ia mengaku tidak terlalu ambil pusing dan akan tetap menghormati semua keputusan yang diambil rekan setimnya tersebut.

jan oblak,atletico madrid,diego simeone,liga champions,liga spanyol
gettyimages

“Tidak ada yang tahu persis mengenai masa depannya saat ini. Sekarang, ia sepenuhnya fokus membela Atletico meraih target yang tersisa musim ini. Grizi bekerja keras di setiap latihan dan pertandingan yang kami jalani,” beber Oblak.

Perlahan tapi pasti, tim asuhan Diego Simeone kembali menapaki papan atas klasemen La Liga. Kini, mereka ada di peringkat kedua dengan mengantongi 36 poin. Tertinggal enam poin dari Barcelona di puncak yang mengemas 42 angka.

“Kami ingin berjuang untuk meraih gelar. Kemungkinan itu masih ada dan kami akan mencoba melewati pertandingan demi pertandingan dengan meraih poin penuh. Kami lebih kuat dibandingkan musim lalu,” ujarnya.

Atletico Madrid terlempar dari persaingan Liga Champions musim ini setelah hanya menempati peringkat ketiga di fase grup. Kini mereka harus terbuang ke Liga Europa dan akan menghadapi FC Copenhagen di babak 32 besar.

PSG Siapkan 100 Juta Euro Demi Oblak

Football5Star.com, Indonesia – Paris Saint-Germain belum berhenti mengejar Jan Oblak. Sempat gagal musim panas lalu, mereka pun berupaya mendatangkan kiper Atletico Madrid ini Januari mendatang. Bahkan PSG sudah menyiapkan dana 100 juta euro demi mendapatkan pemain Slovenia tersebut.

Diario AS menyebutkan saat ini klub Prancis tersebut menjadi yang paling terdepan mendapatkan Oblak. Terlebih dari sekian klub peminat, baru mereka yang bersedia membayar klausul pelepasan sang penjaga gawang.

Sedangkan The Parisians menyebutkan pemilik klub, Nasser Al Khelaifi, siap memberikan opsi lain kepada Los Rojiblancos agar bersedia melepas kiper utamanya tersebut. Klub ibu kota Prancis memasukkan nama Javier Pastore dan Kevin Trapp sebagai pemulus jalan Oblak menyeberang ke Paris.

JanOblakRealMadridCFvClubAtleticodesPR1ZCecx0Hl
zimbio.com

Performa Oblak sejak bergabung dengan Atletico memang menuai banyak pujian. Ia pun disebut sebagai faktor utama pertahanan kokoh Atletico selama ini dan membawa Antoine Griezmann dkk bertengger di papan atas.

Hal tersebut membuatnya diburu banyak klub mapan Eropa. Sebelumnya, Manchester United memiliki peluang besar mendapatkan pemain 28 tahun itu untuk menggantikan David De Gea yang terus digoda Real Madrid.

Namun, seiring kekuatan uang yang dimiliki PSG, mereka lah yang saat ini memiliki kans paling besar mendapatkannya. Kendati sudah memiliki Trapp dan Alphonse Areola, Unai Emery tampaknya ingin membuat starting eleven-nya dihuni pemain-pemain dengan harga selangit.