Republik Cheska akan Manfaatkan Kesalahan Denmark untuk Cetak Gol

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Republik Cheska, Jaroslav Silhavy, percaya diri jelang perempat final melawan Denmark, Sabtu (3/7/2021). Dia bahkan sesumbar bisa mencetak gol lebih dulu.

Jaroslav Silhavy memprediksi Republik Cheska bisa mencetak gol pembuka di Baku, Azerbaijan. Menurutnya gol tersebut akan berawal dari kesalahan para pemain Denmark.

“Denmark punya banyak pemain bagus. Tapi saya masih berpikir kami bisa mencetak gol pembuka dari kesalahan mereka atau bola mati,” ungkap Silhavy seperti dikutip Football5star dari laman resmi UEFA, Sabtu (3/7/2021).

jaroslav silhavy soctsunsport
@soctsunsport

“Saya mengharapkan permainan yang sangat seimbang dengan banyak duel satu lawan satu. Detail yang sangat sedikit akan menentukan hasil kali ini, sambung sang nakhoda.

Laju Republik Cheska di Euro 2020 memang mengejutkan. Lolos dari fase grup, mereka mbertemu Belanda di 16 besar.

Hasilnya pun luar biasa. Tomas Soucek dkk menang meyakinkan 2-0 atas Belanda. Keberhasilan itu ternyata membuat Jaroslav Silhavy memikul beban berat.

Menurut pengakuannya, keberhasilan timnya ke perempat final memunculkan harapan tinggi dari fan. Hal ini juga diakui mengganggu waktu tidurnya.

“Saya merasakan banyak tanggung jawab dan tekanan yang makin besar. Kami semua merasakan betapa fan percaya pada kami,” imbuhnya.

“Saya mungkin tidak bisa tidur semalaman tapi itu tidak begitu penting. Yang penting adalah para pemain bisa tidur nyenyak agar siap untuk pertandingan,” tutup sang pelatih.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Dua Pemain yang Jadi Kunci Keberhasilan Rep Cheska

gamespool
Dua Pemain yang Jadi Kunci Keberhasilan Rep Cheska 7

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Rep Cheska, Jaroslav Silhavy, merasa sangat bangga dengan keberhasilan timnya menyingkirkan Belanda di babak 16 besar Euro 2020. Di mata Silhavy, Narodak berhasil mengalahkan Belanda berkat performa gemilang Tomas Vaclik dan Tomas Holes.

Holes tampil impresif dengan sumbagan satu gol dan satu assist. Sumbangan tersebut membuat Holes berhak membawa pulang gelar man of the match. Vaclik juga menunjukkan performa gemilang. Pemain berusia 32 tahun itu berhasil mematahkan banyak peluang Belanda dan mencatat clean sheet.

“Tomas Vaclik tampil luar biasa. Dia sangat membantu kami karena menciptakan banyak penyelamatan gemilang di momen yang sangat tepat,” ujar Jaroslav Silhavy dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Rep Cheska - Tomas Holes - uefa. com 2
uefa.com

“Selain Vaclik, Tomas Holes juga tampil gemilang. Dia memiliki peran yang cukup krusial di balik terciptanya dua gol kami. Saya harus melempar pujian tinggi kepada keduanya,” sambung Silhavy.

Sementara itu, Holes merasa sangat senang karena memiliki andil di balik terciptanya dua gol Rep Cheska. Pasalnya, ia lebih sering mendapatkan tugas untuk memutus serangan lawan dan bukan mencetak gol.

“Saya biasanya mendapat tanggung jawab untuk memutus serangan lawan. Terkadang, saya mendapat keuntungan karena lawan berpikir saya hanya bertahan dan tidak menyerang. Beruntung, malam ini skenario tersebut menjadi kenyataan,” ujar Holes.

Di babak delapan besar, Rep Cheska bakal menantang tim kuda hitam lainnya, Denmark. Laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, pada 3 Juli mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ngeri dengan Serangan Belanda, Republik Cheska Fokus Bertahan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Republik Cheska akan menghadapi Belanda di 16 besar Euro 2020, Minggu (27/6/2021). Pelatih Jaroslav Silhavy mengaku sudah mengantongi strategi lawan.

Menurut analisis yang dilakukan, Jaroslav Silhavy mengungkapkan bahwa Belanda selalu tampil menyerang. Hal inilah yang dia waspadai.

Untuk itu sang nakhoda ingin Republik Cheska memperkuat lini pertahanan. Karena menruutnya kesalahan sedikit saja bisa berakibat fatal.

Jaroslav Silhavy juga dipastikan tak akan menangani timnas Rep. Cheska saat melawan Skotlandia.
news18.com

“Kami telah menganalisis semua permainan Belanda dan mereka punya sekitar 30 peluang. Kami hanya perlu bertahan secara efektif bertanggung jawab sebagai sebuah tim. Jika kami tidak dalam performa terbaik akmi akan gagal,” kata Silhavy di laman resmi UEFA, Minggu (27/6/2021).

“Ini bukan tentang sistem taktik mereka tapi tentang kekuatan serangan mereka yang besar. Kami harus bekerja keras sebagai sebuah tim, bekerja keras dan berbahaya dalam menyerang,” sambungnya.

Sadar dengan kekuatan lawan, Jaroslav Silhavy berharap dukungan suporter. Ia yakin dukungan fan akan sangat berharga untuk Republik Cheska mengejutkan De Oranje.

“Sepak bola dimainkan untuk suporter dan pertandingan yang sangat besar ada di depan kami. Saya percaya bahwa begitu banyak penggemar yang mendukung kami akan berdampak positif yang besar pada kinerja kami di lapangan,” ungkapnya.

Republik Cheska sejatinya punya catatan bagus ketika bertemu Belanda. Dari 11 pertandingan Patrick Schick dkk hanya menelan tiga kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Republik Cheska vs Inggris: Bukayo Saka dan Sterling Jadi Pembeda

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Republik Cheska harus menelan kekalahan dari Inggris pada laga terakhir Grup D. Bermain di Wembley, Rabu (23/6/2021) dinihari WIB anak asuh Jaroslav Silhavy menyerah 0-1.

Republik Cheska kebobolan pada babak pertama lewat aksi Raheem Sterling. Jaroslav Silhavy mengaku bintang Manchester City sangat sulit dihentikan.

Selain itu ada Bukayo Saka yang melakoni debut di Euro 2020. Bagi nakhoda Republik Cheska, kedua pemain itu jadi pembeda di Wembley.

jaroslav silhavy soctsunsport
@soctsunsport

“Ketika Saka dan Sterling berlari dengan bola, sangat sulit untuk menghentikan mereka. untuk gol saat kebobolan kami tidak melakukan penjagaan sama sekali,” ujar Silhavy seperti dikutip Football5star dari laman resmi UEFA, Rabu (21/6/2021).

“Kami sudah menduga akan ada tekanan sejak awal pertandingan dan itu terjadi. Inggris datang dan mencetak gol,”ia mengungkapkan.

Kekalahan ini membuat posisi Republik Cheska melorot ke peringkat ketiga Grup D karena di tempat berbeda Kroasia sukses mengalahkan Skotlandia 3-1.

Padahal sebelumnya mereka menempati posisi pertama. Kendati demikian Patrik Schick dan kolega tetap lolos ke 16 besar Euro 2020 sebagai peringkat ketiga terbaik.

Keberhasilan ini pula yang disyukuri Jaroslav Silhavy. “Kami lolos dengan satu pertandingan tersisa dan bersaing melawan Inggris untuk perebutan juara grup. Kami harus melihatnya secara positif dan kami mencapai apa yang kami inginkan,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hindari Sanksi, Rep. Cheska Bentuk Tim Baru untuk Lawan Skotlandia

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Asosiasi Sepak Bola Rep. Cheska (FACR) membatalkan putusan membatalkan laga timnas Rep. Cheska lawan Skotlandia pada lanjutan UEFA Nations League. Mereka kini tengah menyusun tim baru untuk melakoni laga yang rencananya digelar pada Senin (7/9/2020).

FACR mengeluarkan putusan membatalkan laga Rep. Cheska vs Skotlandia yang dijadwalkan berlangsung di Olomouc setelah kemenangan 3-1 atas Slowakia. Putusan itu diambil karena dua orang dari delegasi tim asuhan Jaroslav Silhavy diketahui positif COVID-19.

Meskipun seluruh pemain dinyatakan negatif COVID-19, FACR mengambil langkah preventif. Mereka ingin menutup peluang kemungkinan penularan yang akan membahayakan lebih banyak orang. Untuk itulah, laga lawan Skotlandia dibatalkan.

Presiden FACR Martin Malik akhirnya menganulir pembatalan laga Rep. Cheska vs Skotlandia.
uefa.com

Akan tetapi, putusan itu akhirnya dianulir. Sabtu (5/9/2020), FACR secara resmi mengumumkan laga Rep. Cheska vs Skotlandia akan tetap berlangsung sesuai rencana. Hal itu diambil setelah mereka berkonsultasi dengan UEFA. Mereka tak ingin bermasalah dan mendapatkan sanksi dari langkah tidak populer tersebut.

“Setelah berbicara dengan UEFA, diputusakan bahwa pertandingan melawan Skotlandia pada Senin akan berlangsung sesuai jadwal semula,” urai FACR dalam pernyataan resminya seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Rep. Cheska Bahkan Tanpa Jaroslav Silhavy

Pada laga nanti, Rep. Cheska akan tampil dengan tim yang benar-benar baru. Tak satu pun anggota tim saat melawat ke Bratislava yang akan ikut ambil bagian. Tak terkecuali pelatih Jaroslav Silhavy.

“FACR kini dalam komunikasi intensif dengan klub-klub demi menentukan siapa saja yang akan main untuk timnas Rep. Cheska,” terang pernyataan resmi otoritas tertinggi sepak bola di negeri Tomas Rosicky tersebut.

Jaroslav Silhavy juga dipastikan tak akan menangani timnas Rep. Cheska saat melawan Skotlandia.
news18.com

Pembentukan tim baru untuk melawan The Tartan Army asuhan Steve Clarke dikabarkan sudah mencapai tahap akhir. Lewat akun Twitter-nya, Banik Ostrava mengumumkan Adam Janos, Daniel Holzer, Roman Holoto, Roman Potocny dan Jan Juroska akan membela timnas Rep. Cheska.

Sementara itu, menurut Sport, Sigma Olomouc akan menyetorkan tujuh pemain. Mereka adalah Ales Mandous, Vaclav Jemelka, Roman Hubnik, Jachym Sip, Krystof Danek, Radim Breite dan Pavel Zifcak. Adapun Liberec akan diwakili Filip Nguyen dan Jakub Pesek.

Masih menurut Sport, tim dadakan Rep. Cheska yang akan menghadapi Skotlandia pada lanjutan UEFA Nations League kemungkinan juga dibela para pemain timnas U-20 yang batal menghadapi Slowakia. Sementara itu, posisi Jaroslav Silhavy akan diisi pelatih timnas U-18, David Holoubek, dan pelatih timnas U-20, Jiri Zilak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Rep. Cheska Dikabarkan Bidik Eks Striker Timnas Junior Jerman

Football5Star.com, Indonesia – Perkembangan positif tengah ditunjukkan Davie Selke bersama Hertha Berlin di Bundesliga 1. Meskipun baru menjaringkan tiga gol, dia telah membuat delapan assist. Dala hal yang satu itu, dia adalah yang terbaik di tim asuhan Pal Dardai tersebut pada saat ini.

Perkembangan positif itu membuka kesempatan Davie Selke masuk timnas Jerman. Di tengah kekurangan stok striker bagus, bisa saja Joachim Loew, pelatih tim berjuluk Die Mannschaft, melirik dia. Jikapun tidak, striker berumur 24 itu bisa memilih opsi lain.

Belakangan ini, Davie Selke dikabarkan terus didekati timnas Rep. Cheska. Pelatih Jaroslav Silhavy tak menutupi ketertarikannya. Dia menggunakan gelandang Vladimir Darida sebagai penghubung dengan Davie Selke.

Davie Selke terus dirayu pelatih timnas Rep. Cheska melalui Vladimir Darida.
bild.de

“Selke adalah pemain yang benar-benar bagus. Saya sudah berbicara dnegan Darida dan dia sudah dua kali berbicara dengan Selke mengenai hal itu,” terang Silhavy seperti dikutip Football5Star.com dari Bild.

Kemungkinan membela negara lain terbuka karena kedua orang tuanya. Teddy, ayah Selke, berasal dari Ethiopia. Sementara itu, Andrea, sang ibu, berdarah Rep. Cheska. Mengingat dia belum pernah membela timnas Jerman di laga resmi, kemungkinan membela Rep. Cheska atau Ethiopia terbuka lebar.

Meskipun demikian, hingga saat ini, Davie Selke masih memendam ambisi membela Die Mannschaft. Dia sudah lama menegaskan hal itu. “Aku tentu saja ingin menembus timnas Jerman setelah beberapa tahun ini membela timnas junior. Itu adalah target terbesarku. Itu pula alasanku tak berpikir membela Rep. Cheska,” ungkap dia pada 2016 kepada Prager Zeitung.

Ambisi Davie Selke itu didukung mantan rekannya di RB Leipzig, Dominik Kaiser. Menurut dia, sang kolega punya kans besar asal mampu menjaga performa apiknya.

“Davie Selke dapat menajdi salah satu pilihan Jogi Loew andai terus bermain seperti itu,” kata Kaiser kepada Sport1. “Dia akan dapat diandalkan di lini depan Jerman. Dia adalah tipe penyerang yang tak ada lagi di sana sepeninggal Mario Gomez.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]