Jerome Boateng Dinyatakan Bersalah atas Kasus Kekerasan Terhadap Mantan Pacarnya

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Bek baru Lyon, Jerome Boateng, dinyatakan bersalah atas kasus kekerasan terhadap mantan kekasihnya pada 2018 lalu. Mantan pemain Bayern Munich itu terkena sanksi ganti rugi.

Menurut laporan Football5Star.com dari Bild, Jerome Boateng telah dihukum karena menyerang mantan pacarnya dan diperintahkan untuk membayar ganti rugi 1,8 juta euro, yang terdiri dari 60 pembayaran harian masing-masing 30 ribu euro di pengadilan yang diadakan Kamis (9/9/21), di Munich.

Pemain asal Jerman diadili setelah dituduh menyerang mantan pacarnya pada 2018. Boateng telah membantah tuduhan itu, tetapi tetap dinyatakan bersalah.

Jerome Boateng Dinyatakan Bersalah atas Kasus Kekerasan Terhadap Mantan Pacarnya (Daily Record)
Daily Record

Dia awalnya akan diadili pada Desember tahun lalu, tetapi ditunda karena pandemi Covid-19. Boateng dituduh melemparkan lampu dan kotak pendingin kecil ke mantan rekannya di Karibia pada Juli 2018.

Bersaksi di pengadilan, wanita itu menuduh Boateng memukulnya, menarik rambutnya, menggigit kepalanya, dan menghinanya selama pertengkaran. Dia mengatakan kepada pengadilan bahwa dia meninjunya begitu keras sampai dia kehilangan napas sejenak.

Dalam kesaksiannya, Boateng mengatakan dia tidak menyerang mantan pacarnya dan menggambarkan versi kejadian yang berbeda.

Jerome Boateng Memulai Petualangan Baru

Jerome Boateng - Olympique Lyon - @ol_english 2
twitter.com/ol_english

Boateng sendiri baru saja resmi pindah ke Olympique Lyon musim panas ini setelah kontraknya habis bersama Bayern Munich. Ini merupakan pengalaman pertama Boateng di liga Prancis.

“Lyon adalah klub tradisional dengan fan hebat, stadion megah, dan begitu banyak pemain muda yang ingin saya bantu untuk melompat ke level berikutnya,” kata Boateng.

“Saya tak pernah galau saat mencari klub baru. Sebaliknya, saya bertanya kepada diri sendiri, ‘Apa yang akan saya pilih?’ Saya selalu bertanya seperti itu dan menanti hingga saya mendapatkan keyakinan. Itulah yang berlaku pada Lyon. Saya menyukai klub ini, proyeknya dan target yang ditetapkan pelatih Peter Bosz.”

Hansi Flick yang Sarankan Jerome Boateng Gabung Lyon

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Jerome Boateng mengaku sempat berkonsultasi dengan Hansi Flick sebelum menerima tawaran Olympique Lyon. Boateng berkonsultasi karena Flick memiliki jasa-jasa besar dalam karier profesionalnya.

Boateng diresmikan sebagai rekrutan anyar Lyon pada 1 September 2021 lalu. Sebelum merapat ke Stadion Groupama, Boateng sempat melakukan pembicaraan dengan beberapa klub besar Eropa serta sejumlah tim asal Amerika Serikat.

Jerome Boateng - Hansi Flick - Top Mercato
Top Mercato

“Saya sempat menanyakan opini Hansi Flick sebelum pindah ke Lyon. Saya dan Flick memiliki hubungan yang sangat baik karena berhasil meraih banyak gelar di tim nasional maupun Bayern Munich. Dia memiliki jasa besar dalam karier saya,” kata Boateng kepada Sport1.

“Hansi mengatakan bahwa Lyon adalah klub yang bagus. Dia mengaku akan turut senang jika saya pindah ke Lyon. Tapi, dia juga mengatakan bahwa saya harus bisa membuat keputusan sendiri dan mendegar kata hati,” imbuh Boateng.

HANSI FLICK TAK MERASA MENYURUH JEROME BOATENG PINDAH KE LYON

Flick sendiri merasa sangat tersanjung dengan pujian yang diberikan Boateng. Akan tetapi, ia merasa tidak pernah menyarankan Boateng untuk menerima tawaran Les Gones.

“Saya tak merasa sudah menyuruh Boateng untuk pindah ke Lyon. Kami memang sempat membicarakan beberapa hal. Tapi, Boateng sudah cukup dewasa untuk membuat keputusannya sendiri,” kata Flick dalam sesi jumpa pers, Sabtu (4/9) petang WIB.

Jerome Boateng - Hansi Flick - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

Lebih lanjut, Flick tak menutup peluang untuk memanggil Boateng ke skuat timnas Jerman. Di mata Flick, Boateng sudah menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan selama dua tahun terakhir.

“Dalam dua tahun terakhir, Boateng menunjukkan peningkatan performa yang memuaskan. Pemain-pemain dengan kemampuan baik selalu memiliki tempat di skuat tim nasional,” tuntas Flick.

Jerome Boateng Siap Jadi Pemimpin di Olympique Lyon

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Jerome Boateng menyadari betul ekspektasi besar yang mengiringi kedatangannya sebagai pemain baru Olympique Lyon, salah satu klub teras Liga Prancis. Salah satunya, sebagai pemain senior dan sukses, dia akan diharapkan jadi pemimpin di skuat asuhan Peter Bosz.

Bagi Boateng, ekspektasi untuk jadi pemimpin di Lyon bukan hal aneh. Dia pun siap memenuhi ekspektasi itu tanpa harus mengklaim dan menepuk dada di depan Anthony Lopes cs. yang sudah lebih dulu berkostum Les Gones. Saudara tiri Kevin-Prince Boateng itu menekankan fungsi sebagai pengayom rekan-rekannya yang lebih muda.

Jerome Boateng menemukan kesamaan target dan ambisi dengan Olympique Lyon.
leprogres.fr

“Setelah tahun-tahun yang berlalu, aku tentu saja siap dengan peran ini. Namun, aku tidak akan datang ke ruang ganti dan berkata, ‘Hei kalian, inilah bos kalian,'” urai Jerome Boateng seperti dikutip Football5Star.com dari wawancaranya dengan Sport1.

Lebih lanjut, Boateng mengungkapkan, “Aku melihat posisiku sebagai jembatan antara pelatih dan tim. Di sini, aku ingin berkontribusi dengan pengalamanku. Aku ingin membantu para pemain muda dengan kualitas bagus untuk menemukan jalan dan kami sukses sebagai tim. Aku juga akan menularkan mentalitas pemenang.”

Lyon Pilihan Kata Hati Jerome Boateng

Jerome Boateng juga tidak memandang Olympique Lyon sebagai pilihan teerakhir, tapi pilihan terbaik yang sesuai dengan kata hatinya. Pilihan itu tak diambil begitu saja. Dia sempat meminta pendapat dari orang-orang terdekat. Di antaranya Franck Ribery dan Hansi Flick.

“Aku tak pernah galau saat mencario klub baru. Sebaliknya, aku bertanya kepada diri sendiri, ‘Apa yang akan kupilih?’ Aku selalu bertanya seperti itu dan menanti hingga aku mendapatkan keyakinan. Itulah yang berlaku pada Lyon. Aku menyukai klub ini, proyeknya, dan target yang ditetapkan pelatih Peter Bosz,” ujar Boateng lagi.

Jerome Boateng menandatangani kontrak hingga 2023 dengan Olympique Lyon.
d10.ultimahora.com

Pemain yang pernah membela Manchester City itu juga menilai bergabung dengan Lyon bukan sebuah langkah mundur meskipun hal itu membuat dia tak bermain di Liga Champions musim ini. Dia merasa target dan ambisi klub sesuai dengan dirinya.

Satu hal yang membuat Jerome Boateng sangat bergairah adalah keberadaan para pemain muda di Lyon. “Lyon adalah klub tradisional dengan fan hebat, stadion megah, dan begitu banyak pemain muda yang ingin kubantu untuk melompat ke level berikutnya,” ucap bek yang baru berulang tahun ke-33 pada Jumat (3/9/2021) itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas Jerman Tak Jadi Prioritas Utama Jerome Boateng

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bek anyar Olympique Lyon, Jerome Boateng, mengaku tak mau terlalu fokus merebut tempatnya di timnas Jerman. Boateng mengaku akan lebih fokus menjalani adaptasi bersama Les Gones.

Boateng memang sudah tak lagi mendapat tempat di timnas Jerman semenjak Maret 2019 lalu. Ia dinilai sudah tak bisa memberikan performa terbaiknya untuk Die Mannschaft meski masih mampu tampil konsisten bersama Bayern Munich.

Jerome Boateng - Timnas Jerman - The42
The42

“Kembali ke tim nasional bukanlah sesuatu yang ada di pikiran saya saat ini. Saya hanya ingin fokus menjalani masa adaptasi dan kembali ke performa terbaik,” ujar Jerome Boateng dalam sesi jumpa pers perkenalannya.

“Saya akan memberikan segalanya untuk Lyon. Jika kembali mendapat panggilan tim nasional, maka saya akan merasa sangat senang. Tapi, prioritas utama saya saat ini adalah bermain bersama Lyon,” imbuh Boateng.

JEROME BOATENG OGAH PIKIRKAN POTENSI HADAPI LIONEL MESSI

Boateng merupakan nama besar terbaru yang merapat ke Liga Prancis tahun ini. Beberapa pekan sebelum kedatangan Boateng, publik Liga Prancis dibuat semringah dengan merapatnya Lionel Messi ke Paris Saint-Germain.

Boateng mengatakan bahwa kehadiran Messi di PSG tak menjadi sesuatu yang ia pertimbangkan ketika menerima tawaran Lyon. Boateng mengaku sudah cukup lama memperhatikan kiprah-kiprah tim Liga Prancis.

Jerome Boateng - Timnas Jerman - La Pelotita
La Pelotita

“Ligue 1 adalah liga yang cukup atraktif. Saya tidak datang ke sini karena kehadiran Messi di PSG. Saya memiliki pengalaman baik dan buruk dalam beberapa kesempatan melawan Messi. Itu adalah hal yang normal. Tidak ada pemain yang hanya memiliki kenangan baik ketika menghadapi pemain seperti Messi,” tuntas Boateng.

Boateng kemungkinan akan menjalani laga debutnya pada Senin (13/9) dinihari WIB. Les Gones dijadwalkan akan menantang tim papan tengah, Strasbourg,di Groupama Arena.

SAH! Olympique Lyon Angkut Eks Timnas Jerman

gamespool
SAH! Olympique Lyon Angkut Eks Timnas Jerman 21

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek timnas Jerman, Jerome Boateng, resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Olympique Lyon pada Rabu (1/9) malam WIB. Boateng didatangkan dengan status free agent dan diikat hingga musim panas 2023.

Boateng merupakan pemain kelima yang didatangkan Les Gones tahun ini. Sebelumnya, mereka sudah resmi mendaratkan Emerson Palmieri, Xherdan Shaqiri, Henrique, dan Damien Da Silva.

Jerome Boateng - Olympique Lyon - @ol_english 2
twitter.com/ol_english

“Saya ingin berterimakasih atas sambutan hangat yang saya dapat dari semua orang. Saya sudah tak sabar ingin segera memulai bab baru dalam petualangan saya,” ujar Jerome Boateng dalam sesi jumpa pers, Rabu (1/9) malam WIB.

“Saya sudah tak sabar ingin segera bertemu dengan rekan-rekan baru di sini. Saya tahu tim ini memiliki cukup banyak pemain muda. Saya siap membantu dengan membagikan pengalaman kepada para pemain muda di sini,” sambung Boateng.

JEROME BOATENG SUDAH SIAP TEMPUR

Boateng sudah cukup lama tak melakoni pertandingan resmi di atas lapangan hijau. Ia terakhir kali menjalani laga kompetitif pada Mei 2021 lalu di pekan terakhir Bundesliga 2020-21.

Meski sudah cukup lama tak bermain, Boateng mengaku datang ke Lyon dengan kondisi siap tempur. Pemain berumur 32 tahun itu menghabiskan masa liburannya dengan berlatih keras.

Jerome Boateng - Olympique Lyon - OLTV
OLTV

“Saya sudah tak bermain semenjak Mei lalu. Tapi, saya sudah melakukan segalanya agar tetap berada dalam kondisi terbaik dan siap tempur. Tujuan pertama saya datang ke sini adalah agar bisa berada di level terbaik secepat mungkin.”

“Saya sudah cukup lama memperhatikan Ligue 1. Menurut saya, Ligue 1 adalah kompetisi yang membutuhkan kondisi fisik yang cukup tinggi dan memiliki beberapa pemain hebat. Saya akan berlatih dan menyiapkan diri agar bisa segera menjalani debut,” tuntas Boateng.

Dua Klub Spanyol Berburu Tanda Tangan Jerome Boateng

gamespool
Dua Klub Spanyol Berburu Tanda Tangan Jerome Boateng 25

Football5star.com, Indonesia – Jerome Boateng belum menentukan klub barunya setelah resmi meninggalkan Bayern Munich pada 30 Juni 2021 lalu. Menurut laporan media-media Jerman, Boateng saat ini sedang menjalani negosiasi dengan Sevilla.

Sevilla bakal mendatangkan Boateng andai kehilangan Jules Kounde. Seperti yang diketahui, Kounde selangkah lagi akan resmi bergabung ke Chelsea dan hanya tinggal menunggu restu manajemen Los Rojiblancos.

Sevilla bukanlah satu-satunya klub Spanyol yang dilaporkan tertarik mendatangkan Boateng. Menurut laporan Defensa Sentral, pemain berumur 32 tahun itu juga masuk radar Real Madrid.

Jerome Boateng - Sevilla
sport.de

Los Blancos tertarik mendatangkan Boateng karena baru saja melepas Raphael Varane ke Real Madrid. Tak cuma kehilangan Varane, Real Madrid juga baru saja melepas Sergio Ramos ke Real Madrid.

Kepergian Varane dan Ramos membuat Los Blancos kekurangan stok bek tengah. Nah, Boateng dianggap sebagai sosok terbaik untuk menambal lubang di lini pertahanan Real Madrid.

Sebelum diburu Real Madrid dan Sevilla, Boateng sempat disebutkan masuk radar AS Roma. Akan tetapi, Giallorossi urung mendatangkan Boateng karena enggan menuruti permintaan gaji sang pemain.

Posisi Boateng di Bayern Munich sudah digantikan oleh Dayot Upamecano. Pemain muda asal Prancis itu didatangkan Die Roten dengan banderol 42 juta Euro dari RB Leipzig. Selain Upamecano, posisi Boateng juga bisa digantikan oleh Niklas Suele dan Lucas Hernandez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Jerome Boateng Tak Menyangka Bisa Bertahan 10 Tahun Bersama Bayern

gamespool
Jerome Boateng Tak Menyangka Bisa Bertahan 10 Tahun Bersama Bayern 29

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek timnas Jerman, Jerome Boateng, merasa kagum dengan pencapaiannya selama 10 tahun bersama Bayern Munich. Boateng bahkan mengaku tak habis pikir bisa bertahan bersama Die Roten selama satu dekade.

Boateng merapat ke Bavaria dari Manchester City pada 2011 lalu dengan banderol 13,5 juta Euro. Di Allianz Arena, Boateng berhasil menasbihkan diri sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di dunia. Ia berhasil mencatat 363 penampilan di semua kompetisi.

“Sekarang, saya sudah bermain 10 tahun bersama Bayern. Pada 2018 dan 2019, saya hampir bergabung ke tim lain. Tapi, saya sangat bersyukur karena tak jadi pindah,” ujar Jerome Boateng dikutip football5star dari laman resmi Die Roten.

Jerome Boateng - Bayern Munich - The Sun
The Sun

“Saya kembali menjadi juara Liga Champions dan bermain di bawah komando Hansi Flick. Ini adalah cara pergi terbaik. Sejujurnya, saya sangat kaget bisa bertahan di sini selama 10 tahun.”

“Bayern merupakan rumah saya dan saya selalu bisa berkembang setiap tahunnya. Saya merupakan seseorang yang membutuhkan tantangan baru setiap tiga atau lima tahun. Hal itu membuat saya sudah tak sabar ingin menjalani tantangan bersama klub lain,” tandas Boateng.

Petualangan Boateng bersama Bayern kini sudah berakhir. Per 30 Juni mendatang, Boateng sudah tak lagi terikat kontrak bersama Die Roten.

Boateng bukanlah satu-satunya pemain senior yang dilepas DIe Roten tahun ini. Sebelumnya, mereka juga sudah resmi melepas Javi Martinez dan David Alaba. Seperti Boateng, keduanya juga dilepas setelah kontraknya habis.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Jerome Boateng Tak Mau Asal Pilih Klub

gamespool
Jerome Boateng Tak Mau Asal Pilih Klub 33

Football5star.com, Indonesia – Jerome Boateng mengaku belum menentukan klub yang akan ia bela pada musim 2021-22. Akan tetapi, ia tak mau asal memilih klub karena masih yakin bisa tampil di level tertinggi.

Boateng merupakan salah satu pemain senior yang dilepas Bayern Munich di akhir musim 2020-21. Posisi Boateng di Die Roten musim depan akan digantikan oleh Dayot Upamecano yang ditebus dari RB Leipzig dengan banderol 42 juta Euro.

“Saya memang belum tahu klub mana yang akan saya bela musim depan. Tapi, saya sudah memiliki rencana yang cukup jelas,” jelas Jerome Boateng dikutip football5star dari laman Abendzeitung Muenchen.

Jerome Boateng - Klub - Daily Advent
Daily Advent

“Saya menjalani musim 2020-21 dengan baik. Saya sama sekali tidak melewatkan pertandingan karena mengalami cedera. Dengan kondisi prima seperti ini, saya yakin masih bisa tampil di level tertinggi hingga dua atau tiga tahun ke depan,” sambung Boateng.

Beberapa tim Inggris dilaporkan siap menampung Boateng musim depan. Tak cuma itu, Boateng juga dilaporkan tertarik melanjutkan kariernya di Inggris.

Sebelum bergabung ke Bayern, Boateng sempat menghabiskan musim 2010-11 bersama Manchester City. Akan tetapi, ketika itu Boateng gagal menunjukkan performa terbaiknya. Ia hanya mampu mengoleksi 24 penampilan di semua kompetisi bersama The Cityzens.

Bermain di Inggris bukanlah satu-satunya opsi yang bisa diambil Boateng tahun ini. Pemain berusia 32 tahun itu kabarnya juga menjadi salah satu nama yang masuk daftar incaran raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG).

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

.

Niko Kovac akan Bereuni dengan Jerome Boateng?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Masa depan Jerome Boateng di Bayern Munich belum juga menemui titik terang. Hal ini membuat isu kepindahannya kian mencuat.

Kontrak Jerome Boateng di Bayern Munich akan berakhir Juni mendatang. Sampai sekarang manajemen belum menyodorkan kontrak baru padanya.

Jika situasi tidak berubah, sang bek andalan bisa meninggalkan Allianz Arena akhir musim ini secara cuma-cuma. Situasi ini pula yang ingin dimanfaatkan klub Prancis, AS Monaco.

niko kovac - jerome boateng - as monaco - bayern
France Football

Kemungkinan ini terbuka lebar. Sebab Boateng sangat terbuka untuk bermain di Bundesliga. Apalagi di AS Monaco ada Niko Kovac, mantan pelatihnya di Bayern Munich.

Faktor Niko Kovac memang sangat krusial. France Football melaporkan dia sendiri yang minta pada manajemen Monaco untuk mengangkut bek 32 tahun itu.

Tenaga Boateng sangat dibutuhkan Kovac. Ia butuh pemain berpengalaman di lini belakang. Maklum saja skuat AS Monaco musim ini mayoritas dihuni para pemain muda.

Kendati begitu, ada satu masalah yang bisa membuat kontrak ini takkan pernah terjadi. Mantan pemain timnas Jerman menginginkan durasi kontrak selama tiga musim. Sedangkan klub Ligue 1 hanya menginginkannya semusim dengan opsi perpanjangan satu musim.

Di sisi lain, Jerome Boateng bukan satu-satunya pemain Bayern yang diminati Niko Kovac. Nakhoda asal Kroasia itu juga mengincar kiper masa depan Jerman, Alexander Nuebel, yang kalah bersaing dengan Manuel Neuer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Lucas Hernandez Siap Gantikan Jerome Boateng dan David Alaba

gamespool
Lucas Hernandez Siap Gantikan Jerome Boateng dan David Alaba 40

Football5star.com, Indonesia – Penggawa Bayern Munich, Lucas Hernandez, memetik satu hal positif dari kepergian Jerome Boateng dan David Alaba. Ia mengaku bakal bisa menggantikan peran Boateng dan Alaba sebagai bek tengah musim depan.

Semenjak pindah ke Bayern pada 2019 lalu, Hernandez memang lebih sering dimainkan di posisi bek kiri. Akan tetapi, ia juga sempat beberapa kali diturunkan sebagai bek tengah ketika Boateng maupun Alaba berhalangan tampil.

“Nampaknya saya akan lebih sering menghabiskan musim depan sebagai bek tengah karena kepergian Jerome Boateng dan David Alaba,” ujar Lucas Hernandez kepada Canal Plus.

Lucas Hernandez - Bayern - Jerome Boateng - David alaba - SB Nation
SB Nation

“Jujur, saya selalu senang ketika dimainkan sebagai bek tengah. itu adalah posisi yang sangat familiar buat saya pribadi. Musim depan akan berjalan dengan sangat menarik,” imbuh Hernandez.

Lebih lanjut, Hernandez juga masih belum mengetahui sistem permainan Bayern musim depan di bawah komando Julian Nagelsmann. Namun, ia yakin Nagelsmann merupakan pelatih yang sempurna bagi Bayern untuk melanjutkan dominasinya.

“Dalam satu setengah musim bersama Hansi Flick, kami bermain dengan sistem empat bek. Untuk saat ini, kami masih belum mengetahui sistem permainan apa yang bakal kami jalani musim depan.”

“Julian Nagelsmann akan mendapat tantangan berat karena harus meramu strategi terbaik bersama kami. Tapi, saya yakin Nagelsmann akan bisa bicara banyak musim depan,” tandas Hernandez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Hansi Flick: Cedera Coman dan Boateng Tak Terlalu Parah

gamespool
Hansi Flick: Cedera Coman dan Boateng Tak Terlalu Parah 44

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Bayern Munich, Hansi Flick, memberi perkembangan soal cedera Kingsley Coman dan Jerome Boateng di laga melawan Union Berlin, (10/4/21). Flick mengatakan bahwa cedera kedua pemain tak begitu serius, tapi dia belum tahu apakah mereka bisa bermain di laga melawan Paris Saint-German.

Bayern tertahan 1-1 melawan Union dan membuat jarak mereka dengan RB Leipzig terpotong menjadi 5 poin. Flick sendiri melakukan rotasi besar-besaran pada laga itu dan memainkan banyak pemain muda mengingat mereka akan kembali bermain di tengah pekan melawan PSG pada leg kedua perempat final Liga Champions.

Namun, dua pemain inti yang dia mainkan justru mengalami cedera. Coman ditarik keluar pada pergantian babak digantikan Leroy Sane, dan Boateng ditarik keluar pada menit ke-66 dan digantikan Benjamin Pavard. Flick mengatakan bahwa keduanya tak memiliki cedera serius.

Hansi Flick - Bayern - Karl-Heinz Rummenigge - Foot Mercato
Foot Mercato

“Jerome diganti dengan beberapa masalah lutut. Coman mengalami pukulan di bagian atas fibula dan memiliki beberapa masalah. Tapi menurut saya tidak ada yang terlalu buruk,” ucap Flick seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

Leon Goretzka dan Lucas Hernandez diistirahatkan pada laga itu karena mengalami masalah cedera di laga leg pertama melawan PSG tengah pekan lalu. Flick berharap kedua pemain itu tersedia saat leg kedua.

“Saya memiliki lebih banyak harapan dengan Lucas Hernandez, bahkan jika itu cedera yang lebih menyakitkan. Dengan Leon, kami tidak dapat mengambil risiko apa pun karena ini cedera otot. Di sana kami hanya harus menunggu untuk melihat apakah dokter memberinya lampu hijau (untuk bermain),” ujar Hansi Flick.

Bayern Munich kalah di leg pertama melawan PSG, 3-2 di Alianz Arena. Leg kedua akan diadakan pada Rabu (14/4/21) di Paris.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Joachim Loew Siap Panggil Mueller, Boateng dan Hummels

gamespool
Joachim Loew Siap Panggil Mueller, Boateng dan Hummels 48

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, memberi isyarat bakal kembali memanggil Thomas Mueller, Jerome Boateng serta Mats Hummels dalam waktu dekat. Di mata Loew, ketiga pemain senior itu masih bisa tampil gemilang di level tertinggi.

Mueller, Boateng dan Hummels sudah tak lagi dipertimbangkan Loew semenjak 2018 lalu. Namun, publik Jerman meminta ketiganya kembali ke skuat Die Mannschaft karena Timo Werner cs tampil buruk sepanjang 2020.

“Jerome Boateng saat ini sudah kembali mendapat menit bermain reguler. Dia bisa menunjukkan penampilan gemilang ketika berada pada ritme terbaik,” ujar Joachim Loew kepada Kicker.

Thomas Mueller - Mats Hummels - Jerome Boateng - Joachim Loew - Jerman - Goal
Goal

“Mats Hummels memiliki kemampuan organisasi yang sangat baik dan masih bisa bermain di level tertinggi. Saya tak pernah meragukan kemampuan keduanya,” kata Loew menambahkan.

Lebih lanjut, Loew tak mengkhawatirkan kehadiran Mueller, Boateng dan Hummels akan merusak atmosfer skuatnya. Di mata Loew, ketiga pemain senior itu bisa menjadi pemimpin skuatnya dan tidak menghambat perkembangan pemain lain seperti Joshua Kimmich dan Leon Goretzka.

“Thomas Mueller dan Hummels memiliki karakter yang luar biasa. Mereka tak akan menghambat perkembangan pemain lainnya.”

“Di masa lalu, ada beberapa sosok senior yang menjadi pemimpin tim dan menghambat perkembangan pemain-pemain muda. Tapi, Mueller tidak memiliki karakteristik seperti itu. Dia sangat menghargai posisi Kimmich sebagai mesin, penyedia energi serta motivator di atas lapangan,” tandas Loew.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Mantan Pacar Meninggal, Jerome Boateng Absen Lawan Tigres

gamespool
Mantan Pacar Meninggal, Jerome Boateng Absen Lawan Tigres 52

Football5star.com, Indonesia – Bayern Munich dipastikan tak akan menurunkan Jerome Boateng pada partai final Piala Dunia Antarklub melawan Tigres UANL, Jumat (12/2) mendatang. Boateng dipastikan absen karena ia pulang ke Jerman.

Boateng pergi dari Qatar karena mantan kekasihnya, Kasia Lenhardt, meninggal dunia pada Rabu (10/2). Model berpaspor Polandia itu dikabarkan ditemukan tak bernyawa di apartemennya.

“Berita dari Berlin tentu sangat melukai seluruh elemen Bayern Munich. Jerome Boateng sudah meminta izin untuk kembali ke Jerman. Jadi, dia tak akan bermain di pertandingan final Piala Dunia Antarklub,” ujar Hansi Flick pada sesi jumpa pers, Rabu (10/2) malam WIB.

Piala Dunia Antarklub - Jerome Boateng - Bayern - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

Lenhardt dan Boateng sempat berpacaran selama kurang lebih satu tahun. Akan tetapi, hubungan keduanya tidak berjalan mulus. Berbagai isu miring terus menyerang Boateng dan Lenhardt.

Hubungan Boateng dan Lenhardt akhirnya bubar pada 2 Februari lalu. Boateng memastikan berakhirnya hubungannya dengan Lenhardt melalui laman Instagram pribadinya.

“Seperti yang dilaporkan berbagai media, saya sudah mengakhiri hubungan dengan Kasia Lenhardt. Mulai hari ini, kami sudah berpisah. Hal ini tentu sangat saya sesali. Tapi, keputusan ini merupakan yang terbaik buat saya dan keluarga,” tulis Boateng.

Boateng sendiri tak menyebut penyebab berakhirnya hubungannya dengan Lenhardt. Akan tetapi, media-media Jerman melaporkan bahwa Lenhardt sudah memeras Boateng. Lenhardt juga mengatakan bahwa Boateng bukanlah sosok dengan kepribadian baik dan gemar berbohong.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Thomas Mueller Berharap Jerome Boateng Bertahan di Bayern Munich

gamespool
Thomas Mueller Berharap Jerome Boateng Bertahan di Bayern Munich 56

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Bayern Munich, Thomas Mueller, berharap rekan timnya, Jerome Boateng, akan tetap bertahan di Bayern Munich. Seperti yang diketahui, kontrak Boateng di Bayern akan berakhir akhir musim nanti.

Walaupun kontraknya akan berakhir, Boateng masih menjadi pemain inti Bayern dengan mencatatkan 21 penampilan di semua kompetisi musim ini. Mueller yakin dengan statistik itu, Boateng seharusnya masih penting untuk lini belakang Bayern.

Jerome Boateng - Bayern - Kontrak - SB Nation
SB Nation

“Dia saat ini bersama kami. Dia masih memiliki kontrak hingga musim panas. Dengan tanda tangan di kertas yang tepat, itu akan dilakukan untuk masa depan juga. Jerome sudah lama berada di samping saya dan tidak ada salahnya jika dia sedikit lebih lama melindungi saya,” ucap Mueller seperti dilansir Football5Star.com dari Sport Buzzer.

November lalu, direkur olahraga Die Roten, Hasan Salihamidzic, masih memberi waktu untuk Boateng memikirkan masa depannya dan akan memutuskannya di waktu yang tepat.

“Kami semua tahu bahwa Jerome memiliki kontrak hingga 30 Juni 2021 dan kami akan berbicara dengan Jerome dan manajemennya pada waktu yang wajar dan membuat keputusan yang adil untuk semua orang,” kata Salihamidzic.

Jerome Boateng sudah berada di Bayern selama hampir 10 tahun sejak direkrut dari Manchester City Juni 2011 lalu. Setelah itu dia langsung menjadi andalan di lini belakang Die Roten, dengan mencatatkan 345 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Jerome Boateng Kirim Kode Ingin Perpanjang Kontrak

gamespool
Jerome Boateng Kirim Kode Ingin Perpanjang Kontrak 60

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek timnas Jerman, Jerome Boateng, mengaku sama sekali belum memiliki niatan pergi dari Bayern Munich dalam waktu dekat. Ia malah meminta Die Roten agar segera memberi perpanjangan kontrak.

Kontrak Boateng bersama Die Roten akan habis pada Juni 2021 mendatang. Namun, hingga kini manajemen Bayern masih belum memberikan tanda-tanda bakal menyodorkan kontrak baru kepada pemain 32 tahun itu.

“Saya tentu saja bisa membayangkan bermain bersama Bayern hingga beberapa musim ke depan. Saat ini, saya sangat terbuka dengan proses negosiasi perpanjangan kontrak,” ujar Jerome Boateng ketika tampil dalam acara Sportschau Club.

Jerome Boateng - Bayern - Kontrak - SB Nation
SB Nation

“Saya tentu akan sangat senang apabila mendapat kabar dari manajemen klub dalam beberapa pekan ke depan. Dengan mempertimbangkan faktor keluarga dan anak-anak, saya ingin membuat rencana terbaik yang menyesuaikan dengan kondisi,” sambung Boateng.

Rumor kepergian dari Bayern bukanlah sesuatu yang asing bagi Boateng. Pasalnya, ia sempat diterpa rumor hengkang pada 2018 dan 2019 lalu. Ia pun mengakui sudah hampir sepakat bergabung ke klub lain ketika itu.

“Saya sudah hampir pergi dari Bayern dalam dua kesempatan. Dalam dua kesempatan itu, saya merasa sangat yakin tak ada hal yang bisa menjadi halangan berarti.”

“Tapi, mereka memutuskan untuk tak mengizinkan saya pergi. Saya dibuat sangat kecewa karena diberi janji palsu. Selain itu, saya juga tak merasa dihargai sepenuhnya,” tuntas Boateng.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Kembali ke Timnas Jerman? Begini Kata Jerome Boateng

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Seiring performa amburadul timnas Jerman sepanjang 2020, banyak pihak mengkritik Joachim Loew. Salah satunya soal putusan memensiunkan Jerome Boateng, Mats Hummels, dan Thomas Mueller pada Maret 2019. Suara-suara yang menuntut mereka dipanggil kembali pun menggema.

Itu bukan tanpa alasan. Di tengah performa timnas Jerman yang menukik, ketiga pemain itu justru gemilang. Boateng dan Mueller bahkan menjadi bagian penting dari kesuksesan Bayern Munich menggondol treble winner kedua pada musim 2019-20 bersama pelatih Hansi Flick.

Mengenai hal itu, Boateng mengaku tak menyimpan dendam. Dia selalu membuka diri andai Loew berubah pikiran dan memanggilnya kembali ke timnas Jerman. Bagi pemain berdarah Ghana itu, membela Die Mannschaft adalah salah satu kebanggaan terbesar.

Jerome Boateng kembali jadi andalan di lini belakang Bayern Munich i bawah asuhan hansi Flick.
bavarianfootballworks.com

“Jika diminta, aku benar-benar terbuka terhadap kemungkinan itu,” kata Jerome Boateng seperti dikutip Football5Star.com dari ARD Sportschau. “Bermain untuk Jerman selalu jadi hal terbesar dan betul-betul kehormatan bagiku. Hal itu diimpi-impikan sejak kecil.”

Meskipun demikian, Boateng tak mau memberikan tekanan kepada Loew. Dia pun sepenuhnya memahami kebijakan pelatih yang membawa timnas Jerman juara Piala Dunia 2014 itu tak lagi menggunakan jasanya. Begitu pula soal sikap keukeuh sang pelatih untuk tetap menepikannya.

Boateng Pahami Alasan Loew

Jerome Boateng dapat memahami alasan Joachim Loew memensiunkan dirinya dari timnas Jerman.
chillreport.com

Dalam pandangan Jerome Boateng, alasan Loew menepikan dirinya bersama Hummels dan Mueller demi peremajaan tim bukanlah sesuatu yang keliru. “Kukira itu betul-betul sah dan bagus,” kata dia. “Itu sebabnya aku tak suka dan tak mau bilang, ‘Oh, aku harus kembali ke timnas Jerman.'”

Terlepas dari hal itu, andai kesempatan kembali datang, Boateng siap. Dia pun merasa masih dapat bersaing dengan para bek yang ada dan memberikan kontribusi bagi Die Mannschaft. “Aku tahu kemampuan dan kualitasku,” ucap dia.

Sepanjang kariernya, Jerome Boateng telah 76 kali memperkuat timnas Jerman. Debutnya dilakoni 10 Oktober 2009 saat Die Mannschaft menang 1-0 atas Rusia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2010. Adapun laga terakhirnya adalah saat tim asuhan Joachim Loew dihajar Belanda dengan skor 0-3 pada 13 Oktober 2018 dalam fase grup UEFA Nations League A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jika Dibutuhkan, Jerome Boateng Siap Kembali ke Timnas Jerman

gamespool
Jika Dibutuhkan, Jerome Boateng Siap Kembali ke Timnas Jerman 68

Football5star.com, Indonesia – Bek tangguh Bayern Munich, Jerome Boateng, mengaku tak menutup kemungkinan untuk kembali membela timnas Jerman suatu hari nanti. Tapi, Boateng hanya akan kembali ke skuat Die Mannschaft jika situasinya tepat.

Boateng menjadi salah satu dari tiga nama pemain senior yang disingkirkan Joachim Loew pada 2019 lalu. Dua nama lain adalah Thomas Mueller dan Mats Hummels.

“DFB (Asosiasi Sepak Bola Jerman) sudah mengambil jalur ini dan semua orang harus menghargainya. Saya menghargai keputusan mereka,” ujar Jerome Boateng kepada Goal.

Jerome Boateng - Jerman - Bayern - Sky Sports
Sky Sports

“Saya sudah menjelaskan keinginan saya. Orang-orang di DFB juga sudah melakukan hal serupa. Saya tak ingin menutup segala kemungkinan. Tapi, semua juga tergantung dengan apa yang saya rasakan,” kata Boateng menambahkan.

Semenjak September lalu, publik sepak bola Jerman memang sudah meminta Loew dan DFB untuk kembali memanggil Boateng, Mueller dan Hummels. Akan tetapi, Loew dan DFB tetap berpegang teguh pada prinsipnya dan tak menyertakan ketiga nama tersebut.

Tekanan kepada Loew semakin kuat setelah kekalahan telak yang diterima Jerman atas Spanyol beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, Boateng, Mueller dan Hummels juga masih bisa menunjukkan performa terbaiknya di level klub.

Musim ini, Boateng menjadi bek pilihan utama Hansi Flick di Bayern. Pemain 33 tahun itu pun berhasil membayar tuntas kepercayaan Flick dengan performa gemilang dalam sembilan penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Manuel Neuer: Timnas Jerman Butuh Mueller, Boateng dan Hummels

gamespool
Manuel Neuer: Timnas Jerman Butuh Mueller, Boateng dan Hummels 72

Football5star.com, Indonesia – Kapten timnas Jerman, Manuel Neuer, meminta Joachim Loew untuk segera memanggil Thomas Mueller, Jerome Boateng dan Mats Hummels. Menurut Neuer, ketiga pemain tersebut akan bisa memperbaiki performa Die Mannschaft di atas lapangan.

Semenjak ketiga nama tersebut dicoret Loew, timnas Jerman memang kesulitan menunjukkan performa terbaiknya. Pada pertandingan melawan Spanyol dinihari tadi, Die Mannschaft menelan kekalahan telak dengan skor 6-1.

Kekalahan tersebut semakin membuat posisi Loew terdesak. Pasalnya, publik sepak bola Jerman sudah meminta Loew untuk segera memanggil Mueller, Boateng dan Hummels. Tapi, Loew tetap berpegang pada keputusannya dan tak berencana menyertakan ketiga pemain itu ke dalam skuatnya.

Mats Hummels - Jerome Boateng - Thomas Mueller - Jerman - Joachim Loew - dfb. de - Manuel Neuer
dfb.de

“Sebenarnya, Thomas Mueller, Jerome Boateng dan Mats Hummels akan bisa membantu kami. Sama seperti yang sudah mereka lakukan di masa lalu,” ujar Manuel Neuer seperti dikutip football5star dari laman Bulinews.

“Selain itu, Mueller, Boateng dan Hummels juga belum mengakhiri kariernya di level internasional. Jadi, mereka semua masih punya peluang memperkuat timnas Jerman,” kata Neuer menambahkan.

Lebih lanjut, Neuer juga tak mau terlalu memaksakan kehendaknya. Menurut penjaga gawang Bayern Munich itu, keputusan final tetap ada di tangan Joachim Loew.

“Tentu saja masalah ini sudah menjadi urusan publik. Saat ini, mari kita lihat bagaimana situasi ini akan berkembang. Tapi, sebenarnya keputusan final tetap berada di tangan pelatih,” pungkas Neuer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bayern Munich Tak Perlu Cemas jika David Alaba Hengkang

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Bayern Munich tak perlu terlalu khawatir bila David Alaba akhirnya hengkang pada akhir musim nanti. Setidaknya, itulah hal yang secara tersirat diungkapkan Ralf Rangnick, eks pelatih FC Schalke 04. Pasalnya, Die Roten kini punya Tanguy Nianzou Kouassi.

Nianzou jadi rekrutan baru Bayern pada awal musim ini. Dia diboyong dari Paris Saint-Germain. Namun, pemain berumur 18 tahun tersebut belum dapat tampil karena mengalami cedera. Dia baru kembali berlatih pada jeda internasional, November ini.

Rangnick mengaku tahu persis kemampuan Nianzou. Dari pengamatannya, dia yakin pemain didikan PSG itu akan mampu merebut posisi inti dan jadi andalan baru Bayern Munich di pertahanan.

Tanguy Nianzou Kouassi diyakini Ralf Rangnick dapat jadi andalan baru Bayern Munich.
bavarianfootballworks.com

“Saya menjalin kontak dengan pemain ini dan orang tuanya selama dua tahun. Dia itu talenta luar biasa dan akan jadi salah satu bek tengah terbaik untuk sepuluh tahun ke depan,” urai Ralf Rangnick soal Nianzou seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Rangnick menyesalkan cedera yang dialami Nianzou pada awal musim ini. Pria yang sempat dibidik untuk jadi pelatih AC Milan itu menilai hal tersebut agak menghambat proses sang pemain untuk mencuat di Bayern Munich. “Jika tetap sehat, dia akan jadi pemain inti dalam waktu setahun,” ucap dia.

Bayern akan Lepas Boateng

David Alaba dan Jerome Boateng kemungkinan besar hengkang dari Bayern Munich pada akhir musim nanti.
thescore.com

Tanguy Nianzou dipastikan jadi harapan baru Bayern Munich untuk mengisi lini pertahanan. Musim depan, kesempatan untuk pemain berumur 18 tahun itu akan makin terbuka. Pasalnya, Die Roten kemungkinan kehilangan dua pemain yang sejak musim lalu jadi andalan pelatih Hansi Flick.

Selain David Alaba yang tak juga mau menyetujui proposal kontrak baru, Jerome Boateng pun dikabarkan pasti hengkang dari Saebener Strasse. Sport Bild sempat mengungkapkan, manajemen Die Roten sepakat melepas bek berdarah Ghana itu karena kontraknya habis.

Tanpa Alaba dan Boateng, tinggal Niklas Suele yang akan jadi andalan Bayern Munich di jantung pertahanan. Rekan duetnya kemungkinan Lucas Hernandez yang musim ini moncer di bek kiri. Hal inilah yang membuka kesempatan bagi Tanguy Nianzou untuk masuk ke tim inti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Diisukan Bakal Didepak Bayern, Begini Reaksi Jerome Boateng

gamespool
Diisukan Bakal Didepak Bayern, Begini Reaksi Jerome Boateng 80

Football5star.com, Indonesia – Jerome Boateng mengaku kaget dengan rumor pendepakannya dari Bayern Munich yang diapungkan media-media Jerman. Menurut Boateng, belum ada petinggi Die Roten yang membicarakan hal tersebut kepadanya.

Rumor tersebut pertama kali diapungkan oleh media kenamaan, Bild. Dalam laporannya, Bild menyebut bahwa kontrak Boateng yang habis pada musim panas 2021 tak akan diperpanjang Bayern.

Die Roten disebut berencana mendepak Boateng karena tingginya gaji yang mereka bayarkan. Selain itu, Boateng juga sudah mulai jarang dimainkan selama 90 menit karena rentan menderita cedera.

Jerome Boateng - Bayern - Bavarian Football Works 2
Sportslens

“Tak ada pihak yang mendekati saya dan membicarakan mengenai hal ini. Saya sama sekali tak mengetahui darimana rumor ini berasal,” ujar Jerome Boateng seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman Sportbuzzer.

“Jujur, rumor ini membuat saya sangat terkejut. Untuk saat ini, saya masih merasa dihargai oleh pelatih, suporter dan rekan-rekan setim. Kita lihat saja nanti ke depannya akan terjadi apa,” kata Boateng menambahkan.

Ini bukanlah kali pertama Boateng dirumorkan bakal didepak Bayern. Pemain berusia 32 tahun itu sudah beberapa kali dilaporkan siap angkat koper dari Allianz Arena.

Akan tetapi, seluruh rumor tersebut tak menjadi kenyataan dan Boateng kembali menjadi andalan di lini belakang Bayern dalam dua musim terakhir. Ia menjadi salah satu faktor kunci di balik keberhasilan Die Roten meraih tiga gelar bergengsi pada musim 2019-20 lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Tak Jadi Didepak Bayern, Jerome Boateng Siap Perpanjang Kontrak

gamespool
Tak Jadi Didepak Bayern, Jerome Boateng Siap Perpanjang Kontrak 84

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek timnas Jerman, Jerome Boateng, mengaku sudah siap menandatangani perpanjangan kontrak bersama Bayern Munich. Boateng pun mengatakan bahwa keluarga menjadi salah satu alasannya siap perpanjang kontrak bersama FC Hollywood.

Dalam beberapa tahun terakhir, Boateng memang santer diberitakan siap dilepas Bayern. Rumor ini mencuat setelah pemain berusia 32 tahun itu tak lagi menjadi pilihan utama di Allianz Arena.

Akan tetapi, badai cedera yang menghantam Bayern musim lalu membuat Boateng kembali dipercaya tampil. Boateng pun berhasil membayar tuntas kepercayaan ini dan mampu membawa FC Hollywood merengkuh gelar Liga Jerman, Liga Champions dan DFB Pokal.

Jerome Boateng - Bayern - Bavarian Football Works - kontrak
Bavarian Football Works

“Untuk saat ini saya masih bahagia bersama Bayern. Saya kembali menikmati dunia sepak bola. Saya bisa membayangkan bakal menandatangani kontrak baru dalam waktu dekat,” ujar Jerome Boateng kepada Kicker.

“Anak-anak saya merasa sangat senang tinggal di sini. Selain itu, kehadiran Hansi Flick juga memberikan suasana baru dan membuat semuanya menjadi lebih baik,” sambung Boateng.

Lebih lanjut, Boateng memastikan takkan bertahan di Jerman apabila hengkang dari Bayern suatu hari nanti. Ia mengaku ingin mempelajari budaya baru di Amerika Serikat atau negara Eropa lainnya.

“Saya ingin mempelajari budaya baru. Selain itu, saya juga ingin belajar banyak hal baru dan tidak tinggal di tempat yang sama. Mungkin saya akan pindah ke Amerika Serikat atau negara Eropa lainnya,” tutup Boateng.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Boateng Harap Piala Super Eropa 2013 Tidak Terulang di Budapest

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jerome Boateng siap membawa Bayern Munich juara di Piala Super Eropa, Jumat (25/9/2020) dinihari WIB. Selaku juara Liga Champions timnya akan menghadapi Sevilla selaku kampiun Liga Europa.

Kendati cukup percaya diri, ada satu hal yang masih menghantui Jerome Boateng. Yaitu masa lalu pada Piala Super Eropa 2013 silam.

Saat itu Die Roten memang mampu menang atas Chelsea. Namun, kemenangan diraih lewat babak adu penalti. ini pula yang diharapkan tidak terulang lagi oleh sang bek.

bayern munich piala super eropa 2013 fcbayern
fcbayern.com

“Saya harap itu tidak terjadi lagi. Tapi jika harus terjadi saya tahu tim kami siap. Kami dalam kondisi yang baik dan bisa bermain lebih dari 90 menit. Ini akan jadi laga yang menarik dan kami ingin memenangkannya dalam waktu normal,” kata Boateng di laman resmi klub, Kamis (24/9/2020).

“Tapi Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam sepak bola. Yang penting adalah bermain bagus, tampil sesuai level kami dan memenuhi kebutuhan kami untuk diri sendiri. Kalau sudah begitu kami punya kesempatan,” ia menambahkan.

Adapun Bayern Munich punya catatan bagus saat menghadapi Sevilla. Dari dua pertemuan sebelumnya mereka tidak pernah mencatatkan kekalahan.

Die Roten meraih satu kemenangan dan sekali imbang. Hasil tersebut didapat pada pertemuan mereka di babak perempat final Liga Champions 2017-2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tidak Pernah Kenyang Gelar, Bayern Munich Bidik Piala Super Eropa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bayern Munich akan menghadapi Sevilla di Piala Super Eropa, Jumat (25/9/2020) dinihari WIB. Pada laga di Budapest ini Jerome Boateng dkk tetap mengincar juara.

Peluang Bayern Munich untuk menang cukup terbuka lebar. Dari segi kekuatan tim, mereka lebih unggul dari Sevilla. Selain itu raksasa Jerman adalah juara Liga Champions.

Bagi Jerome Boateng, ajang Piala Super Eropa harus dimenangkan. Ia mengatakan klub sebesar Bayern selalu lapar untuk memangkat trofi.

jerome boateng JeromeBoateng
@JeromeBoateng

“Ini pertandingan besar dengan gelar berikutnya yang dipertaruhkan. Dan kami datang ke sini untuk memenangkannya. Kami selalu lapar dan menginginkan gelar ini untuk diri kami sendiri,” kata Boateng di laman resmi klub, Kamis (24/9/2020).

“Tapi Sevilla adalah tim yang kuat. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang bagus dan kami menantikannya. Suasana tim juga sangat bagus, begitu juga dengan pemain baru,” ia menambahkan.

Bayern Munich memiliki waktu istirahat yang lebih singkat dibanding Sevilla. Ketika klub Spanyol masih absen pada laga pembuka LaLiga, Die Roten sudah bermain di Bundesliga akhir musim lalu.

Kendati begitu, Jerome Boateng menganggap ini sebagai keuntungan untuk timnya. “ Memang kami punya waktu istirahat lebih sedikit, tapi semua baik-baik saja,” lanjutnya.

“Kami sudah lakoni laga pertama yang hebat melawan Schalke 04. Kami punya momentumnya dan ingin membawa itu ke Piala Super Eropa nanti,” tutup Boateng.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

5 Pemain yang akan Hengkang Usai Bawa Bayern Munich Treble

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bayern Munich mengukuhkan diri sebagai peraih treble winner. The Bavarian sukses mengunci gelar Bundesliga, DFB Pokal, serta Liga Champions musim 2019-2020.

Kesuksesan Bayern Munich ini tak lepas dari andil seluruh pemainnya. Namun, musim depan beberapa di antara mereka kemungkinan besar sudah tidak berseragam Bayern lagi.

Ada nama-nama yang akan hengkang pada bursa transfer musim panas ini. Keputusan tersebut diambil karena beberapa faktor. Ada yang kontraknya akan habis, mulai tersingkir dari skuat utama, hingga ingin mencari tantangan baru.

Football5star telah merangkum lima pemain yang bisa saja hengkang musim panas ini:

  • Thiago Alcantara
thiago alcantara-bayern munich-dailymail
dailymail.co.uk

Nama pertama terbilang cukup menarik. Thiago Alcantara musim ini masih jadi andalan Hansi Flick. Terbukti, pada final DFB Pokal dan Liga Champions ia diturunkan sebagai starter.

Akan tetapi hal itu ternyata tidak menjamin dirinya ingin tetap tinggal di Allianz Arena musim depan. Thiago sudah menolak tawaran perpanjangan kontrak dan siap hengkang musim panas ini.

Manajemen Bayern Munich pun tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka harus melepas gelandang asal Spanyol sekarang juga jika tidak ingin kehilangan dia secara cuma-cuma musim depan. Dan saat ini mereka sedang bernegosiasi dengan Liverpool.

  • Javi Martinez
Javi Martinez Bayern Munich
Bild

Situasi Javi Martinez hampir sama dengan Thiago Alcantara. Kontraknya masih menyisakan satu tahun lagi. Namun, untuk kasus ini pihak klub lah yang enggan memperpanjang kontrak sang pemain.

Isu kepindahan pun mulai digaungkan. Beberapa klub sudah siaga satu melihat situasi Javi Martinez.  Tapi kemungkinan besar dia akan kembali ke Spanyol jika benar-benar hengkang musim panas ini.

Tentu saja destinasi selanjutnya adalah klub kampung halaman, Athletic Bilbao. Peluang gelandang 30 tahun pulang ke Bilbao cukup besar. Apalagi beberapa waktu lalu ia berujar jika klub asal Basque itu akan selalu menjadi prioritas jika hengkang dari Bayern.

  • Jerome Boateng
Jerome Boateng Bayern Munich (Getty Images)
Getty Images

Bayern Munich tidak akan melarang Jerome Boateng pergi jika ada klub yang sanggup membayar klausulnya. Maklum saja, bek tengah itu sudah mulai kehilangan tempat di tim utama.

Cedera menjadi alasan utama Jerome Boateng tersingkir secara perlahan. Apalagi nanti Niklas Suele sudah pulih dari cedera dan siap kembali diandalkan.

Isu kepindahan Boateng sejatinya sudah berembus sejak awal musim. ia beberapa kali mengutarakan keinginan untuk hengkang. Bahkan sempat berujar ingin kembali mencoba peruntungan di Inggris.

  • David Alaba
david alaba espn
@espn

Tidak ada alasan untuk David Alaba pindah dari Bayern Munich. Ia mendapat segalanya di sana dan terus diandalkan sebagai pemain utama. Tapi belakangan situasinya mulai berubah.

Sudah sejak Februari pihak Bayern menyodorkan kontrak baru. Namun, negosiasi masih belum membuahkan hasil sampai sekarang. Bild melaporkan bahwa sang pemain menuntut kenaikan gaji yang signifikan.

Hal ini pula yang membuat Die Roten keberatan. Bahkan Direktur klub, Hasan Salihamidzic, dibuat naik pitam oleh permintaan gaji Alaba. Situasi ini pun diyakini akan membuat bintang Austria akan pindah, terlebih jika ada klub yang mampu menepati permintaan gajinya.

  • Corentin Tolisso
Corentin Tolisso - Manchester United - Transfermarkt
Transfermarkt

Nama terakhir yang kemungkinan hengkang adal Corentin Tolisso. Bersama Hansi Flick, Tolisso benar-benar kehilangan tempat utama. Dia lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti, termasuk pada final Liga Champions dinihari tadi.

Situasi ini pun membuat sang gelandang tidak nyaman. Dia butuh bermain reguler karena ingin memperjuangkan tempat di timnas Prancis pada Euro tahun depan.

Maka dari itu, hijrah adalah salah satu jalan yang akan diambil Tolisso. Sejauh ini sudah ada beberapa klub menaruh minat. Di antaranya Manchester United, Napoli, serta Paris Saint-Germain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Boateng: Alphonso Davies Meledak Musim Ini

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bek Bayern Munich, Jerome Boateng, mengaku kagum dengan performa Alphonso Davies melawan Barcelona. Ia juga merasa pemain 19 tahun itu berkembang pesat musim ini.

Alphonso Davies tampil prima saat Bayern Munich menggulung Barca dengan skor 8-2 di perempatfinal Liga Champions. Hasil itu turut bikin Die Roten melenggang ke semifinal ajang tersebut.

Salah satu aksi Alphonso Davies yang mencuri perhatian adalah ketika dirinya membuat assist untuk salah satu gol Bayern yang dicetak oleh Joshua Kimmich.

Dalam mengarsiteki gol tersebut, pemain 19 tahun asal Kanada itu pamer aksi individu di sisi kiri lapangan dalam melewati hadangan Lionel Messi, Arturo Vidal, dan Nelson Semedo.

Sebelum memilih Bayern Munich, Alphonso Davies ternyata juga pernah diminati Manchester United.

“Saya hanya bilang wow tentang lari solonya! Itu kelas dunia. Tentang perkembangannya? Saya rasa tidak ada talenta muda seperti itu. Dia meledak, saya senang,” kata Boateng di Goal.

“Dia juga sangat disukai di luar lapangan dan anak yang rendah hati. Dia masih memiliki begitu banyak potensi. Kami masih bisa berharap banyak darinya, dia akan menjadi lebih baik,” ia menambahkan.

Musim ini, Davies menyumbangkan 3 gol dan 10 assist dalam 44 pertandingan bersama Bayern Menilik data Transfermarkt, berdasarkan data per awal Juli, Alphonso Davies paling tidak memiliki nilai 54 juta pounds atau sekitar Rp 1 triliun. Harganya dipastikan sudah bertambah saat ini.

Padahal ketika didatangkan dari Vancouver Whitecaps FC, Bayern kabarnya ‘cuma’ perlu menebusnya sekitar 22 juta dolar AS (Rp 328 miliar). Itu pun sudah termasuk klausul dan bonus ini-itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Jerome Boateng Buka Pintu Kembali ke Inggris

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bek Bayern Munich, Jerome Boateng, membuka pintu kembali ke Liga Inggris. Ia mengaku sebagai penggemar berat dari kompetisi tersebut.

Jerome Boateng menjadi pilar penting di lini belakang Bayern dalam hampir sedekade terakhir. Pemain 31 tahun itu sukses membantu Die Roten memenangi 8 gelar Bundesliga secara beruntun dan sekali trofi Liga Champions.

Namun, kontrak Boateng di Bayern bakal habis, yakni pada 2021. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda kontrak saudara Kevin-Prince Boateng itu bakal diperpanjang.

Dalam beberapa musim terakhir, Boateng sendiri mulai dikaitkan dengan beberapa klub. Di antaranya Paris Saint-Germain, Juventus, dan Manchester United.

Terkait klub Liga Inggris, Boateng mengaku tak akan menolak jika ada tawaran kembali ke Premier League. Ya, sebelumnya Boateng sempat bermain di Manchester City pada musim 2010/2011, sebelum hijrah ke Bayern.

Jadi andalan sejak Hansi Flick jadi pelatih membuat Jerome Boateng tak lagi berpikir pergi dari Bayern Munich.
bayernstrikes.com

“Saya tidak akan mengatakan ‘Tidak’ ke Liga Inggris. Saya suka menonton Liga Inggris dan saya suka bermain di sana. Itu banyak membantu saya untuk berlatih dengan pemain kelas dunia,” kata Boateng kepada CGTN Sports.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Anda tidak pernah tahu, tetapi ini tidak seperti saya mengatakan bahwa saya tidak ingin bermain di sana. Inggris jelas salah satu liga favorit saya,” ia menambahkan.

Jerome Boateng sendiri masih terikat kontrak di Bayern hingga 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Kakak-Beradik yang Membela Negara Berbeda

dinasti
Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Kakak-Beradik yang Membela Negara Berbeda 108

Football5star.com, Indonesia – Lazimnya pesepak bola yang memiliki hubungan darah pasti akan membela negara yang sama. Seperti misalnya Neville bersaudara di Inggris, atau si kembar Fabio dan Rafael di Brasil.

Menariknya tidak semua pesepak bola yang memiliki hubungan darah alias kakak beradik juga membela tim nasional yang sama. Sejumlah pemain yang diketahui memiliki hubungan darah justru bermain di tim nasional yang berbeda. Banyak penyebabnya, salah satunya karena keinginan salah satu pemain untuk membela negara leluhur.

Siapa saja kira-kira pemain dengan status kakak beradik yang membela negara berbeda? Berikut ulasannya:

Paul, Florentin, dan Mathias Pogba

Pogba bersaudara yang terdiri dari Paul, Florentin, dan Mathias diketahui sama-sama terjun ke dunia sepak bola. Hanya saja, klub dan tim nasional yang dibela ketiganya berbeda-beda.

sang kakak dukung paul pogba ke real madrid

Paul Pogba memperkuat Manchester United meski nantinya berpotensi besar untuk angkat kaki dari Old Trafford. Sementara Florentin bersama dengan klub kasta kedua Liga Prancis, FC Sochaux.

Sedangkan Mathias Pogba yang berposisi sebagai striker saat ini tanpa klub setelah sebelumnya sempat bermain untuk klub Spanyol, Lorca FC. Untuk timnas, Paul Pogba berbeda sendiri dengan dua saudaranya dengan membela Prancis. Sedangkan Florentin dan Mathias sama-sama memperkuat Guinea.

Granit dan Taulant Xhaka

Selanjutnya ada Granit Xhaka dan saudaranya, Taulant Xhaka. Seperti Pogba bersaudara, kedua saudara ini juga bermain untuk klub dan tim nasional yang berbeda.

Hector Bellerin - Granit Xhaka - Arsenal - SB Nation
SB Nation

Granit saat ini memperkuat Arsenal dan membela tim nasional Swiss, sedangkan sang kakak, bermain untuk di Liga Swiss bersama FC Basel dan memilih untuk membela Albania. Mereka sebenarnya adalah keturunan Albania namun tumbuh di Swiss, sehingga keduanya bisa membela kedua negara tersebut.

Saat keduanya bermain di Euro 2016, sang ayah mengaku sangat bahagia melihat kedua anaknya tersebut bermain meski tidak membela satu negara. “Saya adalah ayah paling bahagia di dunia saat ini. Kedua anak saya akan bermain di Kejuaraan Eropa,” ungkap ayah mereka, Ragip.

Kevin-Prince dan Jerome Boateng

Bagi Boateng bersaudara, tidak hanya klub saja yang berbeda tapi nyatanya juga tim nasional yang dibela. Kevin-Prince Boateng tengah membela Besiktas dan memilih membela negara ayahnya, Ghana. Sementara adiknya, Jerome Boateng sudah lebih ujuh tahun lamanya bersama dengan Bayern Munich dan membela Jerman.

Thiago dan Rafinha Alcantara

Thiago Alcantara saat ini masih membela Bayern Munich yang sudah dilakukan sejak 2013 lalu. Sementara saudaranya, Rafinha Alcantara sedang membela Barcelona. Hanya saja saat ini tengah menjalani status pemain pinjaman untuk Celta Vigo yang akan habis pada 20 Juli 2020.

Untuk level timnas, kedua pemain juga tengah membela tim yang berbeda. Sang kakak, Thiago bersama dengan Spanyol sedangkan Rafinha membela Brasil.

Christian dan Massimiliano Vieri

Terakhir ada nama Christian dan Massimiliano Vieri diketahui membela timnas yang berbeda saat masih menjadi pemain sepak bola. Christian saat itu memperkuat Italia, sementara adiknya bersama dengan Australia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Boateng dan Dortmund Kompak Ikut Kampanye Unik Hari Donor Darah Sedunia

dinasti
Boateng dan Dortmund Kompak Ikut Kampanye Unik Hari Donor Darah Sedunia 111

Football5Star.com, Indonesia – Hari donor darah sedunia dirayakan pada hari Minggu, (14/6/20). Punggawa Bayern Munich, Jerome Boateng, dan Borussia Dortmund ikut mengampanyekan hari istimewa ini dengan sesuatu yang unik.

Dalam akun Twitter Boateng, dia menghilangkan huruf A, B, dan O di nama Twitternya, yang menandakan golongan darah manusia.

“Berikan B, O, dan A, Anda! Setiap donasi darah digunakan untuk menolong orang-orang yang sakit dan cedera untuk bisa sembuh,” kicau Boateng seperti dilansir Football5Star.com dari akun Twitternya.

Nama Boateng sendiri berubah menjadi ‘Jer_me___teng’ pada akun Twitternya.

Hal ini juga dilakukan oleh Borussia Dortmund di akun Twitternya untuk merayakan hari donor darah sedunia.

“Hanya ketika itu hilang, Anda mulai memperhatikan. A, B, O, untuk beberapa orang itu hanya huruf, untuk orang lain itu penting untuk bertahan hidup. Donor darah memastikan bahwa semua masyarakat memiliki akses ke pasokan darah & produk darah tepat waktu,” tulis Dortmund pada akun Twitternya.

Nama akun Twitter Dortmund pun berubah menjadi ‘__RUSSI_D_RTMUND’. Bahkan mereka juga merubah logonya dengan menghilangkan kedua huruf B dan angka 0. Dortmund juga menghilangkan huruf A dan B pada jersey Erling Haaland.

Selain Boateng dan Dortmund, Julian Brandt juga ikut menghilangkan huruf B, dan A, pada namanya.

“_R_NDT… sesuatu menghilang. Donasikan A, B, atau, O Anda. Donasikan darah Anda untuk menyelamatkan hidup orang lainnya.” kicau Brand pada Twitternya.

Jerome Boateng: Lawan Rasialisme, Jangan Cuma Ramai di Media Sosial!

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Gelombang demonstrasi besar-besar di Amerika Serikat terkait tindakan berbau rasialisme polisi terhadap George Floyd mendapat perhatian dari Jerome Boateng. Bek Bayern Munich itu mengaku terkejut dan prihatin melihat reaksi yang timbul saat ini.

“Gambar-gambar yang ada sungguh mengejutkanku. Aku melihat di media sosial ada beberapa kebrutalan. Sungguh disayangkan, gelombang protes juga berubah ke bentuk yang buruk,” kata Jerome Boateng seperti dikutip Football5Star.com dari Deutsche Welle.

Dalam pandangan Boateng, rasialisme memang fenomena serbahadir di mana pun dan di Amerika Serikat sungguh buruk. Menurut dia, kasus kematian George Floyd adalah bukti betapa rasialisme terhadap orang-orang kulit hitam begitu menyebar luas.

Oleh karena itu, dia memahami sepenuhnya gelombang protes yang terjadi. Dia pun mengapresiasi bentuk protes yang dilakukan Weston McKennie cs. pada laga-laga Bundesliga 1 yang baru lalu. Begitu pula dengan kampanye masif di media sosial. Namun, dia menegaskan hal itu tidaklah cukup.

“Suara kami (pesepak bola) didengar. Kami punya panggung dan jangkauan luas. Namun, kupikir sangat penting untuk tak terbatas di media sosial. Insiatif seperti Black Out Tuesday itu bagus, tapi kita butuh sesuatu yang lebih nyata,” urai Jerome Boateng yang berdarah Ghana tapi lahir dan besar di Jerman.

Bagi Boateng, ada banyak program yang dapat dilakukan secara nyata di tengah-tengah masayarakat untuk meredam rasialisme. Dia lantas menyebut pendidikan untuk anak-anak dan dukungan terhadap program-program integrasi.

Secara khusus, dia menekankan soal pendidikan. “Semua bermula dari pendidikan terhadap anak-anak. Itu adalah hal terpenting. Tak ada anak yang lahir ke dunia ini sebagai rasis. Itu tergantung kepada orang tua dan hal yang mereka katakan kepada anak-anak itu,” ucap Boateng lagi.

Menurut Jerome Boateng, pendidikan mengenai rasialisme seharusnya masuk kurikulum sekolah. Sangat penting menanamkan kepada anak-anak bahwa rasialisme adalah hal yang tak dapat diterima. Mereka juga harus dididik untuk melawan tindakan rasial. “Hanya dengan cara itulah kita bisa membuat kemajuan,” kata dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Berkat Flick, Boateng Nyaman Lagi di Bayern

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bek Bayern Munich, Jerome Boateng, merasa bahagia di Allianz Arena. Ia kini merasa lebih dihargai sejak kedatangan Pelatih Hansi Flick.

Boateng mengaku sempat kehilangan harapan di Bayern pada era Niko Kovac. Pelatih asal Kroasia itu jarang memainkannya.

Alhasil, mantan pemain Manchester City itu serin digosipkan pindah Namun, Flick memberinya harapan lagi dan menginginkannya bertahan di Bavaria. Sepanjang 2020, Boateng juga baru sekali absen karena akumulasi kartu kuning.

Jadi andalan sejak Hansi Flick jadi pelatih membuat Jerome Boateng tak lagi berpikir pergi dari Bayern Munich.
bayernstrikes

“Sebelum Hansi Flick datang, saya sudah memikirkan masa depan saya. Saat ini saya merasa baik dan dapat membayangkan bahwa saya akan tinggal. Fokus saya sepenuhnya pada Bayern dan musim saat ini,” kata Boateng kepada Welt am Sonntag.

“Saya membutuhkan kepercayaan dari pelatih dan tim pelatihnya. Saya memilikinya lagi. Bahkan sebelum waktu dengan Hansi Flick, saya berlatih dengan baik dan keras, tetapi saya tidak diizinkan bermain dan tidak pernah memiliki kesempatan untuk mengikuti irama saya. Ini sulit bagi setiap pemain.”

“Hansi Flick memberi tahu saya sejak awal bahwa dia punya rencana dengan saya dan menghargai kualitas saya. Sekarang saya benar-benar menikmati sepak bola lagi,” ia menambahkan.

Bersama David Alaba, Boateng bekerja sangat baik di jantung pertahanan Bayern. Berkat kedua bek tengah tersebut, kini Bayern masih berstatus sebagai tim dengan pertahanan terbaik di Bundesliga 2019-2020 karena menjadi klub yang paling sedikit kebobolan, yakni 26 kali kejebolan dari 26 pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]