Sudah 36 Tahun, Jesus Navas Masih Ingin Main di Piala Dunia 2022

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jesus Navas kini sudah berusia 36 tahun. Tapi ia masih jadi andalan Julen Lopetegui di pos bek kanan Sevilla.

Pada usia yang sudah tidak muda lagi, Jesus Navas masih bermain di level tertinggi. Dia bahkan mengaku belum berpikir kapan akan pensiun.

Tidak hanya itu, mantan pemain Manchester City merasa dirinya masih sanggup bermain hingga berumur 40 tahun. Baginya usia hanyalah angka. Yang menjadi faktor penting adalah dalam sepak bola adalah kekuatan dan fokus.

Jesus Navas - Jose Antonio Reyes - Liga Europa - Sevilla - @sevillafc
@sevillafc

“Saya tidak tahu kapan saya akan pensiun. Pada usia 40 tahun? Jika saya bisa sakan melangkah lebih jauh lagi. saya fokus dari hari ke hari, itu yang terpenting. Jika bisa saya akan melakukannya,” ujar Navas kepada Marca, Selasa (27/7/2021).

“Saya tidak menetapkan usia. Saya ingin lebih tiga tahun, lebih banyak lagi. saya menikmati setiap sesi latihan dan saya pikir akan terus seperti itu,” ia menambahkan.

Disaat rekan-rekan seusianya sudah kalah bersaing dan memutuskan pensiun dari tim nasional, Navas justru sebaliknya. Ia masih berhasrat tampil untuk Spanyol, termasuk untuk Piala Dunia 2022 mendatang.

Ketika namanya tak dipanggil Luis Enrique untuk Euro 2020, jebolan akademi Sevilla ini kecewa. “Itu sangat menyakitkan. Sangat sulit saya terima. Saya benar-benar menginginkannya dan sangat bersemangat,” ungkapnya.

“Sekarang saya ingin bermain di Piala Dunia, saya akan selalu siap membantu Luis Enrique. Timnas adalah yang terbaik dan saya tahu jika saya melakukannya dengan baik di Sevilla saya bisa ke sana,” tutup Jesus Navas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jadi Juara Liga Europa, Sevilla Tak Lupakan Jose Antonio Reyes

dinasti
Jadi Juara Liga Europa, Sevilla Tak Lupakan Jose Antonio Reyes 6

Football5star.com, Indonesia – Kapten Sevilla, Jesus Navas, merasa sangat sedih karena tak bisa merayakan keberhasilan meraih gelar Liga Europa musim ini bersama Jose Antonio Reyes. Ia pun mempersembahkan gelar tersebut untuk Reyes.

Seperti yang diketahui, Reyes meninggal setelah terlibat kecelakaan lalu lintas pada 2019 lalu. Sebelum berpulang, Reyes sempat mempersembahkan tiga gelar Liga Europa untuk Los Nervionenses.

“Bisa mengangkat trofi ini sebagai kapten Sevilla memiliki makna yang sangat dalam buat saya. Gelar ini saya persembahkan untuk kawan kami yang sudah tak berada di sini, Jose Antonio Reyes,” kata Jesus Navas dikutip dari laman resmi UEFA.

Tak hanya itu, Navas juga mempersembahkan gelar ini kepada seluruh suporter Sevilla, Menurut Navas, para suporter pantas berbahagia karena tak pernah berhenti memberikan dukungannya kepada Los Nervionenses.

“Saya tentu berharap para suporter turut bangga atas pencapaian kami. Mereka juga pantas merasakan kebahagiaan ini.”

“Para suporter selalu bisa menunjukkan hati yang gembira meskipun kami didera berbagai masalah. Saya yakin para suporter akan merayakan keberhasilan ini hingga esok hari. Setiap harinya, Sevilla menjadi klub yang lebih besar,” tutup Navas.

Bagi Navas pribadi, ini merupakan kali ketiga ia membawa Sevilla menjadi juara Liga Europa. Sebelumnya, ia berhasil mempersembahkan gelar ini untuk Los Nervionenses pada musim 2005-06 dan 2006-07.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Jesus Navas Ingin Curi Gol Tandang dari Markas Lazio

Football5star.com, Indonesia – Winger Sevilla, Jesus Navas, mengatakan bahwa dirinya memiliki hasrat yang besar untuk mencetak gol ke gawang Lazio dinihari nanti. Ia mengaku ingin berusaha keras untuk meraih kemenangan di partai nanti dan membawa Sevilla melaju ke babak 16 besar Liga Europa.

Lazio vs Sevilla merupakan salah satu partai besar yang akan terjadi di babak 32 besar Liga Europa musim ini. Kedua tim saat ini mampu menunjukkan performa yang cukup baik di liganya masing-masing.

“Kami sangat fokus menghadapi partai nanti. Kami tahu bahwa pertandingan melawan Lazio akan menjadi laga yang sangat sengit. Terlebih lagi di Stadio Olimpico,” ujar Jesus Navas dikutip dari laman resmi Sevilla.

Jesus Navas - Sevilla - Lazio - Liga Europa - Diario de Almeria
Diario de Almeria

“Saya akan berusaha keras untuk menciptakan satu gol di pertandingan nanti. Dengan gol tandang, maka kami akan lebih mudah mengontrol jalannya pertandingan di leg kedua pekan depan,” imbuh Jesus Navas menambahkan.

Selain ingin mengincar satu gol tandang, Jesus Navas juga bertekad untuk membahagiakan para suporter Los Rojiblancos yang akan hadir di Stadio Olimpico nanti. Menurutnya, dukungan para suporter akan membakar semangat para pemain di atas lapangan.

“Kami tentu saja merasa sangat senang karena ada banyak suporter yang hadir dan datang mendukung kami. Saya dan para pemain lainnya akan berusaha keras untuk membuat mereka bangga dengan penampilan kami,” pungkas pria 33 tahun itu.

Montella: Sevilla Beruntung Punya Jesus Navas

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Vincenzo Montella, memuji penampilan Jesus Navas usai memastikan lolos ke semifinal Copa del Rey, Rabu (24/1/2018). Los Nervionenses menyingkirkan Atletico Madrid dengan keunggulan agresivitas gol 5-2.

Mantan taktisi AS Roma tersebut menyatakan jika sejauh ini permainan timnya semakin membaik. Montella juga menekankan kepada anak asuhnya untuk terus berusaha maksimal hingga akhir turnamen.

Vincenzo Montella-Sevilla
laliga.es

Sevilla sukses menyapu bersih seluruh pertemuan di perempat final. Ketika leg pertama, Navas dkk menang 2-1 di Wanda Metropolitano. Sementara saat main di kandang sendiri, mereka tanpa ragu membabat Rojiblancos dengan skor 3-1.

“Memiliki pemain seperti Jesus di dalam tim merupakan sebuah keuntungan bagi kami. Selain bagus dalam menyerang, ia juga bisa dibutuhkan dalam membantu lini belakang. Kemenangan atas Atletico tentu jadi modal bagus bagi kami,” beber Montella.

Navas kembali ke tanah kelahirannya usai mengakhiri petualangannya di Inggris bersama Manchester City selama empat musim. Selama mengarungi kerasnya persaingan Premier League, pemain yang kini berusia 32 tahun tersebut sukses menyumbang satu gelar liga serta dua Piala Liga Inggris.

The Citizens sepakat melepasnya dengan status bebas transfer karena bersamaan dengan berakhirnya kontrak pemain yang bersangkutan. Sejak kembali, ia sudah mencetak dua gol dari 27 pertandingan di semua ajang.

Gara-Gara Alves, Navas Terpaksa Belajar jadi Wing-Back

Football5star.com, Indonesia – Jesus Navas mengaku belajar menjadi bek karena harus membantu Dani Alves yang gemar maju membantu penyerangan. Ia menilai hal itu membuatnya berkembang sebagai seorang pemain.

Musim 2016-17 lalu, Navas kerap diturunkan sebagai seorang wing-back oleh manajer Manchester City, Pep Guardiola. Meski sebenarnya berposisi sebagai pemain sayap, ia tidak merasa keberatan menjalankan peran tersebut karena pernah mempelajarinya semasa bermain bersama Alves di Sevilla dari tahun 2003 hingga 2008.

jesus navas, sevilla

“Sejujurnya, saya cukup menikmati peran itu. Saya memang tidak sering menjalankannya, tetapi saya pernah bermain di depan Dani Alves. Jadi, Anda harus terbiasa menjadi pelapis baginya,” kata Navas kepada FourFourTwo.

“Hal itu membantu saya ketika diminta bermain sebagai wing-back di Premier league. Saya memang lebih senang bermain menyerang, tetapi saya akan bermain di posisi apa pun, tak terkecuali sebagai bek tengah,” tutur dirinya.

Setelah empat tahun membela The Citizens, Navas akhirnya pulang ke Sevilla pada bursa transfer musim panas lalu. Ia pun merasa bersyukur karena bisa kembali membela klub idolanya sejak kecil tersebut.

“Saya sangat senang bisa kembali ke klub yang saya anggap sebagai rumah. Saya tumbuh besar, baik sebagai pemain mau pun pribadi, di tempat ini,” ujar pemain berusia 32 tahun itu.

“Sebenarnya ada beberapa klub yang tertarik kepada saya, tetapi hanya ada satu pilihan terbaik. Kesempatan pulang ke rumah terlalu sulit untuk ditolak, terutama karena para fans juga menginginkan saya kembali. Sevilla adalah tim nomor satu di hati saya,” ucap Navas.

Berita Bola: Jesus Navas Resmi ‘Diculik’ Sevilla

Football5star.com, Indonesia – Sevilla mengumumkan bahwa mereka telah resmi merekrut winger Jesus Navas dari Manchester City pada Selasa (1/8/2017). Ia dikontrak selama empat tahun.

Navas memang diketahui bukan bagian dari rencana manajer Man. City, Pep Guardiola, pada musim 2017-18 mendatang. Ia dilepas dengan status bebas transfer.

“Sevilla FC telah mencapai kesepakatan dengan Jesus Navas. Ia menandatangani kontrak pada Selasa yang akan membuatnya terikat hingga empat musim kedepan,” tulis laman resmi Sevilla.

“Dengan konsistensi dan kondisi fisiknya yang fantastis, Jesus Navas pulang dengan tekad kuat untuk menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah klub,” rilis mereka.

Cara Sevilla mengumumkan kepulangan pemain berusia 31 tahun tersebut terbilang cukup unik. Dalam video yang diunggah melalui akun Youtube resmi klub, terlihat dua orang ‘menculik’ sang winger. Ia kemudian dibawa ke markas klub, Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.

Navas tentu bukanlah figur asing bagi klub Andalusia itu. Ia merupakan produk asli binaan akademi sejak berusia 15 tahun dan sempat membela tim senior selama 10 musim, mencetak 31 gol dan 31 assist dari 393 pertandingan di seluruh kompetisi. Ia membantu Sevilla menjuarai dua titel Piala UEFA (sekarang Liga Europa) dan dua titel Copa del Rey sebelum hijrah ke Man. City pada 2013.

Selama empat tahun berkostum The Citizens, Navas berhasil meraih satu titel Premier League dan dua Piala Liga Inggris. Ia total tampil sebanyak 183 kali di seluruh kompetisi, menyumbangkan delapan gol dan 39 assist.

Sebagai informasi, jika pemain asal Spanyol tersebut mampu tampil sebanyak 27 kali lagi bersama Sevilla, ia akan menjadi pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah klub. Saat ini, rekor itu dipegang oleh Juan Arza Inigo (419 penampilan).

Navas Selangkah Lagi Pulang Kampung

Foobtall5star.com, Indonesia – Kepindahan Jesus Navas dari Manchester City ke klub lamanya, Sevilla, semakin mendekati kata rampung. Perwakilan dari kedua belah pihak dikabarkan sudah melakukan pertemuan untuk menyelesaikan kepulangan Navas.

Dikutip Diario de Sevilla pada Senin (3/7/2017), Navas telah menyetujui tawaran kontrak tiga tahun untuk berlaga di Stadion Sanchez Pizjuan. Opsi empat tahun bisa diaktifkan, namun, baru bisa dikaji pada awal 2019 dengan melihat jumlah penampilan Navas. Jika dirasa cukup, putra daerah Sevilla tersebut akan mengabdi di klub masa kecilnya selama empat tahun.

Kesepakatan memang belum diumumkan sejauh ini. Namun, secara prinsip kedua puhak sudah menemui kata sepakat dan tinggal menunggu momen tepat untuk diumumkan secara resmi.

Sevilla kini masih dipusingkan dengan kasus Vitor Vitolo yang belum menemui kepastian. Selama kasus Vitolo belum selesai, belum akan ada perkembangan terbaru mengenai Navas.

Kepulangan Navas akan menjadi sesuatu yang emosional bagi pemain berusia 31 tahun tersebut. Ia akan kembali ke klub yang membesarkan namanya setelah empat tahun berkelana di Liga Inggris.

Karir Navas di Inggris memang tidak mengalami perkembangan signifikan. Dirinya gagal bersaing dengan sayap City lainnya, David Silva, dalam memperebutkan tempat utama. Kedatangan Raheem Sterling dan Leroy Sane, semakin membuat posisi Navas semakin terpojok.

Selama berkostum Manchester Biru, ia hanya berhasil menceploskan empat gol. Itu pun ia ukir di musim perdananya. Namun, Navas cukup aktif membantu serangan. Terbukti, selama empat musim bersama City, ia mengoleksi 25 assists.

Direktur Olahraga Sevilla Ungkap Tiga Pemain Incaran

Football5star, Indonesia – Direktur Olahraga Sevilla, Oscar Arias, mengungkapkan tiga pemain incaran dalam bursa transfer musim panas 2017. Arias membenarkan bahwa Sevilla tengah menjajaki peluang untuk merekrut Jesus Navas, Simon Kjaer, dan Stevan Jovetic.

Navas berstatus bebas transfer. Pemain asal Spanyol itu tidak mendapat perpanjangan kontrak dari manajemen Manchester City.

Navas bukan pemain asing bagi Sevilla. Winger berusia 31 tahun itu pernah memperkuat Los Nervionenses selama satu dekade, yaitu pada 2003-2010. “Kemarin, kami melayangkan proposal kepada agennya dan sedang mereka pelajari. Kami mengharapkan respons dalam waktu dekat,” kata Arias, seperti dilansir Football Espana, Rabu (26/7/2017).

“Kami memahami bahwa niat mereka adalah mencapai kesepakatan dengan kami dan pemain. Situasi seperti ini harus diselesaikan secepat mungkin demi keuntungan untuk semua pihak yang terlibat,” terang sang direktur olahraga lagi.

Selain Navas, Sevilla memang dikabarkan berniat merekrut Kjaer dari Fenerbahce dan Jovetic dari Inter Milan.

“Simon Kjaer? Kami tengah berusaha mencapai kesepakatan, tetapi tidak ingin mendiskusikannya dalam waktu dekat karena bisa mengganggu negosiasi yang selalu menjadi masalah,” kata Arias.

“Stevan Jovetic? Dia tetap menjadi opsi bagi kami dan itu tidak pernah mudah. Dia pemain yang disukai semua klub dan kemungkinan kami merekrut dia masih terbuka,” tandasnya.

Patut dinantikan bagaimana buah negosiasi Arias dalam upaya mendapatkan ketiga buruan utama Los Rojiblancos itu.

Jesus Navas Makin Dekat dengan Pintu Masuk Sevilla

Football5star.com, Indonesia – Jesus Navas semakin dekat dengan pintu masuk Sevilla. Menurut laporan di Spanyol, transfer pemain yang baru dilepas Manchester City tersebut akan rampung dalam pekan ini.

Marca mengatakan, pemain sayap ini akan segera kembali ke Los Rojiblancos. Dia akan menjadi pemain pertama dari beberapa pemain incaran Sevilla, sebelum klub tersebut pergi ke London pada akhir pekan ini.

Tim besutan Eduardo Berizzo ini sudah kembali dari tur pramusim mereka di Jepang. Kini, mereka sedang menyelesaikan proses transfer lima pemain, yakni Nolito, Luis Muriel, Ever Banega, Guido Pizarro dan Sebastien Corchia. Selain Navas, mereka juga tengah berusaha menggaet dua pemain lain. Mereka adalah Simon Kjaer (Fenerbahce) dan Guilherme Arana (Corinthians).

Navas meninggalkan Estadio Sanchez Pizjuan setelah Man. City menebusnya dengan harga 20 juta euro (sekitar Rp 310,523 miliar) pada musim panas 2013. Pemain 31 tahun ini tampil dalam 395 laga kompetitif Sevilla sehingga menempati urutan keenam daftar pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang masa di klub tersebut. Dia hanya terpaut 18 penampilan dari Pablo Blanco yang menempati urutan teratas.

Man. City membiarkan pemain sayap asal Spanyol hengkang pada musim panas ini dengan status bebas transfer. Sepanjang musim lalu, Navas tampil dalam 24 pertandingan Premier League dengan kontribusi dua assist.

5 Bintang yang Bisa Direkrut Gratis di Bursa Transfer Musim Panas 2017

Football5star.com, Indonesia – Kebanyakan sorotan tertuju kepada nama besar seperti Marco Verratti dan Neymar pada bursa transfer musim panas 2017. Namun, ada pula opsi gratis dengan rekam jejak mentereng di pasar pemain. Mereka adalah para pemain bintang yang berstatus bebas transfer.

Siapa saja mereka?

Jesus Navas

Jesus Navas berstatus bebas transfer sejak kontraknya bersama Manchester City kedaluwarsa pada 30 Juni 2017.

Pemain sayap berusia 31 tahun itu merupakan salah satu komoditas menarik meski ketika berseragam The Citizens, dirinya cuma berstatus pelapis. Torehan delapan gol dan 39 assist dari 183 laga Man City bisa menjadi bukti kualitasnya.

Kini, Navas tengah dikaitkan dengan eks klubnya, Sevilla, dan Newcastle United yang baru promosi ke Premier League.

Zlatan Ibrahimovic

Tidak perlu meragukan kualitas Zlatan Ibrahimovic. Hampir di setiap negara tempatnya berkarier, striker asal Swedia itu mampu menjuarai gelar liga.

Cuma, tidak banyak tim yang tertarik meminang karena Ibrahimovic masih menjalani pemulihan cedera untuk kurun panjang.

Besar kemungkinan, transfer baru bisa terwujud pada Januari 2018. Atletico Madrid yang lepas dari embargo transfer pada awal tahun depan, dan Manchester United menjadi calon destinasi.

Wesley Sneijder

Wesley Sneijder memutus kontraknya dengan Galatasaray pada 14 Juli 2017 lantaran persaingan ketat di pos gelandang serang klub asal Turki itu.

Dia sempat dikaitkan dengan Sampdoria, tetapi transfer urung terwujud. Bukan berarti pula Sneijder kehabisan peminat.

Los Angeles Galaxy tertarik merekrut pemain asal Belanda itu dengan status marquee player.

Giuseppe Rossi

Ketajaman Giuseppe Rossi tidak perlu diragukan. Namun, ada kebimbangan menilik rekam jejak cedera striker asal Italia itu.

Atas alasan yang sama, Fiorentina tidak membarui kontrak yang berakhir pada 30 Juni 2017.

Terakhir, Rossi menderita cedera ligamen dan mungkin bisa pulih pada Oktober 2017. Dia bisa menjadi opsi buat tim yang memiliki kebutuhan darurat di lini depan pada pertengahan musim.

Bacary Sagna

Serupa Rossi, Bacary Sagna juga tengah menjalani pemulihan cedera. Dia diprediksi pulih sebelum Januari 2018.

Kini, Sagna berstatus bebas transfer setelah mengakhiri kontraknya dengan Manchester City.

Tim yang membutuhkan bek kanan ketika jendela transfer tertutup pada pertengahan musim, bisa melirik Sagna sebagai opsi.

Lazio Rayu Jesus Navas dengan Gaji Rp 53 Miliar Per Musim

Football5star.com, Indonesia – Lazio berusaha merayu Jesus Navas untuk bergabung dengan mereka. Laporan dari Spanyol menyebutkan bahwa Biancoceleste mengiming-imingi gaji 3,5 juta euro (sekitar Rp 53,290 miliar) per musim untuk mantan pemain Manchester City tersebut.

Pemain berusia 31 tahun ini berstatus bebas kontrak, setelah Man City melepasnya. Dia dibiarkan pergi setelah gratis meskipun Man City membelinya dari Sevilla seharga 20 juta euro (sekitar Rp 304,558 miliar) pada Juli 2013.

Sejauh ini, Navas digadang-gadang bakal kembali ke Spanyol dan Sevilla menjadi tujuannya, karena mantan klubnya itu bersedia menerimanya. Tetapi El Desmarque mengatakan bahwa Lazio sudah mengajukan proposal yang cukup menarik bagi Navas untuk bermain di Serie A.

Tim ibu kota Italia tersebut bersedia mengikat Navas dengan kontrak berdurasi dua tahun. Pemain internasional Spanyol ini akan mendapat gaji 3,5 juta euro per musim.

Meskipun akhirnya dilepas, Navas mendapat kesempatan bermain yang cukup banyak pada musim lalu. Manajer Pep Guardiola menurunkannya dalam 36 pertandingan kompetitif tetapi dia tak bisa mencetak gol dan hanya membuat lima assist.

Sevilla Jajaki Peluang Rekrut Dua Pemain Manchester City

Football5star, Indonesia – Chairman Sevilla, Jose Castro, mengonfirmasi klubnya tengah melakukan pembicaraan dengan dua pemain Manchester City, Nolito dan Jesus Navas.

“Kami terus mendekati para pemain seperti Navas dan Nolito dengan harapan kedua pemain tersebut akan bergabung dengan kami. Kami bertukar informasi untuk berusaha mencapai kesepakatan,” tutur Castro, seperti dilansir laman resmi Sevilla.

Nolito baru bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2016. Dia dibeli dari Celta Vigo seharga 18 juta euro.

Apesnya, Nolito jarang mendapat kesempatan bermain reguler dari manajer Pep Guardiola. Sepanjang musim 2016-17, winger berusia 30 tahun itu mencetak enam gol dan lima assist dari 30 laga.

Pendekatan kepada Nolito telah mendapat restu dari pelatih anyar Sevilla, Eduardo Berizzo. Berizzo mengaku sangat menyukai kualitas Nolito yang notabene mantan anak asuhnya di Celta Vigo pada 2014-2016.

Manchester City memutuskan tidak memperpanjang kontrak Navas yang berakhir pada Juni 2017. Alhasil, pemain berusia 31 tahun itu bakal meninggalkan Stadion Etihad dengan status bebas transfer.

Hal tersebut bisa menjadi keuntungan bagi Sevilla. Apalagi, Navas merupakan pemain yang dicintai publik Ramon Sanchez Pizjuan lantaran pernah memperkuat Los Nervionenses selama 10 musim sebelum hijrah ke Manchester City pada Juli 2013.

Sevilla Melakukan Kontak dengan Jesus Navas

Football5star.com, Indonesia – Sevilla sedang melakukan kontak dengan Jesus Navas mengenai kemungkinan dia kembali ke klub, setelah dilepas oleh Manchester City. Demikian pernyataan presiden Sevilla, Jose Castro.

Pemain berusia 31 tahun ini berada di urutan keenam daftar penampilan sepanjang masa di Sevilla. Total, Navas tampil sebanyak 395 kali. Artinya, dia hanya terpaut 18 dari pemegang rekor terbanyak yang dipegang Pablo Blanco.

“Navas adalah opsi penting bagi klub di Sevilla. Dia memiliki banyak kemampuan dan dia akan mengubah kualitas skuad kami. Fans Sevilla menginginkannya dan kami sedang berhubungan dengan dia. Saya berharap kabar itu segera datang,” ujar Castro kepada Sevilla FC TV.

“Saya berharap dia datang dan dia bisa mengalahkan jumlah pertandingan yang dibikin Pablo Blanco untuk Sevilla. Semakin cepat skuad ini selesai semakin baik. Tetapi memberikan tekanan kepada kami sendiri tidak penting, karena kami sudah memiliki banyak pekerjaan.”

“Stevan Jovetic? Dia pemain yang luar biasa. Kami akan melihat kemungkinan untuk mempertahankannya. Dia memiliki label harga yang besar dan mendapatkan banyak uang merupakan aspek yang harus kami ingat. Kami sedang mengejarkannya.”

Navas merupakan satu dari empat pemain yang dilepas oleh Man City. Selain pemain asal Spanyol ini ada Willy Caballero, Gael Clichy dan Bacary Sagna.

Liga Inggris: Manchester City Cuci Gudang, Pastikan Buang Lima Pemain

Football5star.com, Indonesia – Manchester City melakukan cuci gudang selepas berakhirnya musim 2016-2017. Setidaknya, sudah ada lima pemain yang pasti dibuang pada musim panas ini.

Setelah sebelumnya Pablo Zabaleta sudah memastikan hengkang, kali ini giliran empat pemain yang menyusul. Berturut-turut Manchester City mengumumkan kepergian Gael Clichy, Jesus Navas, Bacary Sagna, dan Willy Caballero.

Willy Caballero, Jesus Navas, Gael Clichy, Bacary Sagna, Manchester City
Willy Caballero, Jesus Navas, Gael Clichy, dan Bacary Sagna, menyusul Pablo Zabaleta pergi dari Manchester City (Getty Images)

Serupa dengan Zabaleta, kontrak keempat pemain pun akan habis pada 30 Juni nanti. Manchester City memutuskan tak memperbarui ikatan kerja sama dan akan melepas mereka saat kontrak kedaluwarsa.

Navas yang bermukim di Etihad selama empat tahun dikabarkan akan kembali ke Sevilla. Sebelumnya, manajer Josep Guardiola ingin memperpanjang kontraknya selama setahun. Tapi, manajemen tak sepakat dan mempersilakan Navas pergi.

“Kontrak Jesus Navas berakhir musim ini dan dia akan meninggalkan Man City,” bunyi pernyataan resmi pihak klub The Citizens.

Direktur Olahraga Manchester City, Txiki Begiristain turut mengonfirmasi kepergian Navas. Dia pun mengucapkan terima kasih atas kontribusi selama empat musim mengenakan kostum Man City.  Navas digaet Man City dari Sevilla pada 2013 silam. Dia berhasil meraih satu gelar Premier League dan dua Piala Liga selama berkostum The Citizens.

“Bekerja sama dengan Navas sangat menyenangkan. Dia adalah pemain yang mampu bekerja keras, penuh dedikasi, profesional, dan selalu fokus membawa tim meraih kemenangan. Saya berharap yang terbaik bagi kariernya ke depan,” sebut Begiristain.

Sementara, Sagna dan Caballero yang sama-sama didatangkan pada Juli 2014, juga mengakhiri kerja sama setelah tiga musim masa bakti. Padahal, musim ini Caballero sukses menggeser Claudio Bravo dan tampil sebanyak 27 kali bersama Manchester City, termasuk melawan Barcelona dan AS Monaco di Liga Champions.

“Sejak pertama kali datang, semua di klub membuat saya merasa disambut dan saya sangat senang dengan itu. Menjuarai Piala Liga Inggris adalah momen yang tak pernah saya lupakan,” ucap Caballero.

Tak ketinggalan, Sagna juga mengucapkan salam perpisahan kepada Manchester City. “Saya ucapkan terima kasih kepada staff, pemain, dan fans, yang membuat tiga tahun saya begitu berkesan,” bilang bek asal Prancis itu.

Di antara empat nama yang menyusul Zabaleta pergi dari Etihad, Clichy salah satu yang terlama. DIa bergabung dari Arsenal pada 2011 dan sudah enam tahun berseragan The Citizens. Total, dia sudah tampil sebanyak 203 kali dan membantu meraih dua gelar juara Premier League. “Enam tahun yang spesial buat saya,” bilang Clichy.

Jesus Navas Akan Kembali ke Sevilla

Football5star.com, Indonesia – Jesus Navas belum menandatangani kontrak baru dengan Manchester City. Kuat dugaan, pemain asal Spanyol ini akan kembali ke negaranya untuk memperkuat Sevilla.

Menurut Cadena Cope, Sevilla, yang ditinggalkan Navas untuk bergabung dengan Man City pada 2013, sudah mengajukan kontrak berdurasi tiga tahun untuk winger berusia 31 tahun tersebut, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Laporan itu juga mengatakan bahwa Navas hampir pasti hengkang pada musim panas ini.

Sebelumnya, Estadio Deportivo melaporkan bahwa AS Roma juga tertarik memboyong Navas. Masuknya Monchi, yang merupakan mantan direktur olahraga Sevilla, bisa menjadikan Giallorossi sebagai pesaing terkuat.

“Belum ada negosiasi, tetapi sudah ada kontak,” demikian pernyataan presiden Sevilla, Jose Castro, di situs resmi klub pada bulan April.

Navas, yang merupakan produk akademi Sevilla, menghabiskan satu dekade bersama tim utama di Estadio Sanchez Pizjuan. Selama periode tersebut, dia tampil sebanyak 388 kali.

Direktur olahraga baru Sevilla, Oscar Arias, mengaku akan berusaha keras mengembalikan Navas. Dia menyebut pemain tersebut seorang Sevilla sejati.

“Dia pemain kelas satu yang akan menjadi pilihan yang sangat menarik, karena dia seorang Sevillista, dia berasal dari Sevilla dan dia adalah pemain elite. Kami akan melihat apa yang terjadi,” ungkapnya.

Berita Bola: Bek Spanyol Terpilih Sebagai Pemain Tertampan di Piala Eropa 2016

Piala Eropa 2016 akan segera bergulir. Ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi antarnegara terakbar di seantero Eropa. Selalu saja ada “kontes” lain yang ikut semakin menyemarakkan perhelatan. Salah satu di antaranya adalah perebutan predikat pemain terganteng yang diresbut oleh seorang defender asal Spanyol.

Kontes unik itu dilakukan oleh Match.com untuk mengetahui siapa pemain yang paling tampan di antara para pesepak bola di Piala Eropa 2016. Untuk melakukannya, Match.com melakukan survei terhadap 1.891 orang wanita. Hasilnya, bek asal Spanyol, Gerard Pique, yang berhak mendapat predikat pemain tertampan di Euro 2016 versi Match.com.

Pique dinilai oleh para wanita sebagai pria yang paling menawan. Kaum Hawa yang mengikuti survei memandangnya sebagai sosok yang rupawan dengan gaya rambut yang indah dan tubuh yang ideal. Hal itu pun membuat Pique terpilih sebagai pesepak bola tertampan Piala Eropa 2016.

Pique mengalahkan persaingan dari striker Prancis, Olivier Giroud. Pemain Arsenal itu menempati posisi kedua tepat di bawahnya. Namun, Guroud dinilai lebih tampan dibanding pemain Spanyol lainnya, Jesus Navas, yang ada di peringkat ketiga daftar pemain terganteng Piala Eropa 2016.

Tentu saja hasil kontes ini akan semakin membuat Pique percaya diri dalam menjaga lini belakang La Furia Roja. Maklum saja, para wanita pasti akan memandang suami penyanyi asal Kolombia, Shakira, ini dengan terpesona karena ketampanannya.

Ditunggu Chelsea, City Diminta Lupakan Euforia di Liga Champions

Manchester City diminta melupakan segera euforia kelolosan mereka ke semifinal Liga Champions. Sebab, The Citizens sudah ditunggu laga penting lainnya akhir pekan ini melawan Chelsea.

City untuk pertama kalinya lolos ke semifinal usai menyingkirkan Paris St-Germain di perempatfinal. Pada laga leg kedua yang dihelat di Etihad Stadium tengah pekan kemarin, City menang 1-0 dan unggul agregat total 3-2 setelah imbang 2-2 di pertemuan pertama.

Kelolosan itu tentunya dirayakan suka cita oleh fans City mengingat penampilan tim yang naik-turun sepanjang musim ini. Namun, City tak bisa berlarut lama dalam euforia itu. Sebab, akhir pekan ini mereka harus tandang ke Stamford Bridge, Sabtu (16/4) malam WIB besok, untuk menghadapi Chelsea. Tiga poin patut didapat demi menjaga asa menjadi juara.

City ada di posisi keempat klasemen dengan 57 poin dari 32 laga, tertinggal 15 angka dari Leicester City di puncak dan cuma unggul empat poin dari Manchester United di bawahnya.

“Kami harus terus meraih tiga poin dari setiap laga. Kami sudah tampil bagus dalam beberapa laga terakhir dan kami harus mempertahankannya,” ujar winger City, Jesus Navas, seperti dikutip dari situs resmi klub.

“Kami merasa sangat percaya diri dan kami bekerja bersama untuk meraih target kami. Seperti yang saya katakan, kami menjaga bola dengan baik dan menciptakan ancaman,” sambungnya.

“Chelsea adalah tim yang berbahaya. Kami tahu ini adalah salah satu laga terberat yang kami hadapi di titik ini, tapi kami tidak boleh terpeleset,” tutupnya.

Jesus Navas: PSG Bukan Cuma Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic bukan satu-satunya pemain Paris Saint-Germain yang diwaspadai Manchester City pada leg pertama babak perempat final Liga Champions di Stadion Parc Des Princes, Rabu (6/4). Bagi winger Jesus Navas, PSG bukan cuma Ibrahimovic, karena ada pemain lain yang juga patut diwaspadai.

Navas menegaskan hal itu usai melihat santernya pemberitaan media mengenai kekhawatiran Man. City terhadap Ibrahimovic. Sementara, di mata Navas PSG justru dipenuhi pemain berkualitas, dan bukan sekadar mengandalkan Ibrahimovic.

“Zlatan -sapaan akrab Ibrahimovic- berada di level seperti sekarang bukan hal yang baru, tapi dalam waktu yang sudah cukup lama. Dia berada dalam level performa tinggi selama bertahun-tahun. Namun, bukan cuma dia di skuat PSG yang harus kami waspadai,” ujar Navas kepada situs mcfc.co.uk.

Sebagai debutan di babak perempat final Liga Champions, Man. City dianggap sebagai salah satu underdog. Meski begitu, Navas berharap perjalanan timnya tidak lantas berakhir di tangan PSG.

“Menyenangkan berada di perempat final. Kami memiliki harapan tinggi, semangat tinggi, dan tak sabar menyambut pertandingan. Sangat menyenangkan menjadi bagian dari pengalaman tim ini saat meraih prestasi di Liga Champions. Ini soal melangkah setahap demi setahap dan semoga performa bagus bisa membawa kami terus melaju,” harap pemain berpaspor Spanyol itu.

Demi mewujudkan misi melangkah lebih jauh, Navas sadar rintangan awal yang harus dilewati tak akan mudah, yaitu menyingkirkan PSG. “Kami harus bekerja keras untuk mengontrol dan bermain lebih baik dari mereka karena mereka punya skuat yang hebat, bukan cuma Ibrahimovic,” tutup Navas.

Melaju Ke Perempat Final Liga Champions, Man. City Alihkan Fokus Ke Derby Manchester

Winger Manchester City, Jesus Navas, enggan jemawa usai berhasil membawa timnya lolos ke babak perempat final Liga Champions.

Kelolosan Man City diraih setelah menyingkirkan Dynamo Kiev dengan hasil imbang tanpa gol pada leg kedua usai meraih kemenangan 3-1 pada leg pertama.

Navas meminta kepada rekan-rekannya untuk tetap fokus terlepas siapa pun lawan yang akan dihadapi pada fase selanjutnya.

“Ya, kami telah berhasil melanjutkan perjalanan kami ke babak perempat final. Kami sangat senang dan harus segera menatap laga berikutnya,”

“Kami hanya perlu fokus pada diri kami sendiri daripada memikirkan hasil tim lain jika ingin terus bertahan di ajang ini dan lolos ke babak berikutnya.

Ini merupakan kali pertama Man City berhasil melangkah ke babak perempat final Liga Champions setelah dua kali tersingkir di fase 16-besar.

Hasil positif ini diharapkan Navas menjadi modal positif bagi Man. City sebelum menghadapi rival sekota, Manchester United, dalam lanjutan Premier League pada Minggu (20/3) malam mendatang.

“Hal yang terpenting adalah kami berhasil lolos dan kini kami harus memikirkan laga derby. Kita lihat saja siapa lawan yang akan kami hadapi pada undian Jumat (16/3) nanti dan setelah itu kami baru bisa memikirkannya.”

Demi Juara Liga Inggris, City Harus Juara Piala Liga

Gelandang Manchester City, Jesus Navas, menganggap gelar juara Piala Liga Inggris akan sangat penting artinya bagi peluang timnya untuk menjuarai Liga Inggris di akhir musim.

City akan menghadapi Liverpool di laga final, Minggu (28/2) nanti, di Stadion Wembley. Laga nanti akan jadi peluang pertama City untuk meraih gelar juara di musim ini.

Selain di Piala Liga Inggris, City juga masih berpeluang mendapatkan trofi Liga Inggris. Menurut Navas, gelar juara Piala Liga Inggris akan meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi para pemain City sehingga bisa menjuarai Liga Inggris juga. The Citizens pernah melakukan hal itu pada 2014 silam.

“Sangat fantastis jika bisa memenangkan trofi ini. Kami juga terlibat di persaingan juara Liga Inggris. Penting bagi kami untuk memenangkan sebanyak mungkin gelar,” ujar Navas.

“Juara Piala Liga membuat kami lebih santai mengarungi sisa musim. Itu menaikkan kepercayaan diri dan memberi motivasi ekstra dalam bermain serta menjadi juara liga,” tambah dia.

Navas meramalkan laga final kontra Liverpool nanti akan menarik. Pemain asal Spanyol itu berharap seluruh skuat City berkonsentrasi penuh menjelang laga itu dan tak memikirkan hal-hal lain.

“Jika bisa menang akhir pekan nanti, itu akan jadi raihan hebat. Final nanti akan menarik. Setiap laga pasti berbeda dan kami harus berpikir soal diri kami sendiri. Laga-laga penting lain akan menyusul, namun kami harus fokus pada final nanti. Manajer kami berharap banyak untuk juara,” tandas Navas.

Jesus Navas “Buka Puasa” Gol

Sudah setahun lebih winger Manchester City Jesus Navas tak menjebol gawang lawan. Namun, pertengahan pekan ini Navas “buka puasa” yang niscaya membuat kepercayaan diri meningkat.

Terakhir kali nama Navas tercatat di papan skor adalah saat City mengalahkan Sheffield Wednesday dengan 7-0 pada September 2014. Setelahnya, Navas malah kesulitan untuk bisa tampil konsisten.

Kegagalan City tampil bagus musim lalu juga berperan banyak pada penurunan performa Navas di atas lapangan. Jika di musim perdananya mampu bikin 6 gol dan 13 assist dari 47 penampilan, pada musim lalu pesepakbola 30 tahun itu cuma bikin satu gol dan 11 assist.

Wajar dengan performa demikian masa depan Navas di City dispekulasikan. Apalagi musim ini Navas juga harus bersaing dengan Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling untuk posisi tiga gelandang serang di belakang striker.

Navas pun disebut cuma butuh gol untuk membangkitkan rasa percaya dirinya. Hal itu terbukti pada leg pertama semifinal Piala Liga Inggris di kandang Everton beberapa hari lalu.

Dipasang sebagai starter, Navas bermain penuh dan mencetak satu gol ke gawang Everton, yang turut menyudahi puasa golnya selama 16 bulan terakhir. Sayangnya, gol itu tak mampu menghindarkan City dari kekalahan dengan skor 1-2.

“Saya selalu mencoba membuat banyak kesempatan, tapi mungkin musim ini saya kurang beruntun soal mencetak gol-gol,” ujar Navas kepada Manchester Evening News.

“Tapi kemarin saya mampu mencetak gol yang mana itu membantu kepercayaan diri saya. Manuel sangat membantu saya soal ini dan saya sangat berterima kasih padanya karena saya bisa bikin gol,” sambungnya.

Navas musim ini tampil 27 kali di seluruh kompetisi dengan torehan satu gol dan lima assist.

Navas Bertekad Akhiri Puasa Golnya

Winger Manchester City, Jesus Navas, ternyata menaruh perhatian khusus terhadap torehan golnya musim ini. Dia berharap puasa golnya bisa berakhir dalam waktu dekat ini.

Dalam dua musim terakhir, Navas memang sangat sulit mencetak gol. Musim lalu contohnya, Navas hanya mampu mencetak satu gol di ajang Piala Liga Inggris ke gawang Sheffield Wednesday (24/9). Ini berarti, dia sudah lebih dari setahun absen mencetak gol bagi The Citizens.

Melihat fakta ini, Navas hanya menyikapinya dengan sikap optimistis. Dia yakin cepat atau lambat gol akan datang.

“Hal yang terpenting adalah terus menciptakan peluang. Aku yakin aku akan segera mencetak gol. Seperti yang aku katakan, jika aku bisa terus menciptakan peluang dan berada di posisi yang tepat, maka gol pun akan tiba,” sebut Navas dalam situs resmi klub.

“Aku pikir memang penting untuk menambah torehan golku, sama halnya dengan menciptakan peluang. Tetapi sejauh ini aku senang karena bisa berkontribusi bagi tim,” lanjutnya.

Selasa (22/12) dini hari nanti, Man City bakal menghadapi Arsenal di Emirates Stadium. Navas meyakini rekan-rekannya akan bermain dengan motivasi penuh demi menjaga ambisi juara Premier League musim ini.

“Ini adalah laga yang sangat penting karena kami akan menghadapi rival kami dalam perburuan gelar Premier League musim ini dan kami harus melaluinya dengan berjuang keras dan bermain seperti biasanya.  Arsenal punya pemain-pemain yang mampu membuat laga berlangsung ketat, tetapi kami pun memiliki hal yang sama”.

Untuk Jadi Juara Grup, Navas Berharap Bantuan Sang Mantan

Winger Manchester City, Jesus Navas, sedikit khawatir akan peluang timnya untuk bisa lolos ke babak 16-besar Liga Champions dengan status juara grup. Oleh karena itu, Navas berharap mantan klubnya, Sevilla, bisa membantu Man City dengan cara mengalahkan Juventus.

Man City sendiri sudah dipastikan melaju ke babak 16-besar Liga Champions. Namun, Man City menginginkan finis sebagai juara grup agar bisa menghindari tim-tim kuat Eropa lainnya.

Usai dikalahkan Juventus dengan skor tipis 0-1, pasukan Manuel Pellegrini harus merelakan posisi puncak grup kepada Juventus. Man City kini terpaut dua poin dari Juventus.

Jika dihitung-hitung, Man City masih punya peluang untuk lolos sebagai juara grup. Akan tetapi, The Citizens perlu memetik kemenangan atas Borussia Moenchengladbach dan Juventus kalah dari Sevilla. Sebagai catatan, dua laga terakhir di fase grup itu akan digelar serentak.

“Juventus akan menjalani laga yang tak mudah karena harus bertandang ke Sevilla. Di sisi lain, Sevilla membutuhkan kemenangan untuk memastikan tiket Liga Europa,” tutur Navas, dilansir Sports Mole.

“Masih ada satu laga tersisa dan fase grup belum usai. Aku berharap Sevilla bisa memenangi laga menghadapi Juventus dan kami bisa mengalahkan Gladbach untuk menjadi juara grup. Aku berharap Man City beruntung di babak 16-besar nanti,” kata Navas.

Perlu diketahui, Sevilla saat ini berada di posisi paling buncit dengan mengoleksi tiga poin. Sedangkan Borussia Moenchengladbach menempati posisi ketiga dengan raihan lima poin.

Jesus Navas Ingin Perkuat Spanyol Lagi

Sudah lama Jesus Navas tak berseragam tim nasional Spanyol. Navas pun bertekad untuk tampil oke di level klub demi mendapatkan tempatnya lagi di skuat ‘Tim Matador’.

Navas telah mengoleksi 35 caps dan tiga gol sejak mengawali debutnya bersama El Matador pada 2009. Terakhir kali pesepakbola berusia 29 tahun itu memperkuat negaranya adalah saat Spanyol mengalahkan Italia 1-0 di laga ujicoba pada Maret 2014.

Setelah tampil di dua ajang besar bersama Spanyol yakni Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012, Navas harus menelan kekecewaan kala gagal masuk skuat di Piala Dunia tahun lalu.

Wajar jika Navas kemudian merindukan lagi bermain untuk negaranya di level kompetisi teratas bersama Spanyol. Apalagi pemain 29 tahun itu merasa dirinya selalu tampil bagus bersama Manchester City.

Maka dari itu, Navas pun ingin tampil seoke mungkin bersama City agar klubnya bisa eksis terus di papan atas sekaligus mendapat tempat lagi di timnas.

“Saya selalu mencoba mendapatkan tempat di timnas,” kata Navas kepada Marca.

“Itu adalah sesuatu yang sekarang sedang saya usahakan dengan keras, tapi hanya bisa terjadi saat aku bermain bagus untuk City,” sambungnya.

“Saya selalu bangga bermain untuk Spanyol dan sebuah kehormatan bagi saya dipanggil oleh negara saya. Kalau aku mendapatkan kesempatan lain maka itu akan menakjubkan, seperti yang akan dirasakan pemain manapun.”

“Saya mencoba sebaik mungkin di setiap pertandingan dan pelatih, rekan-rekan setim, dan fansku membuatnya lebih mudah untukku. Tim sedang bagus dan aku gembira dengan apa yang kami kerjakan saat ini dan menjadi bagiannya,” tutup Navas.

Di musim ini, eks pemain Sevilla itu tampil mengesankan meskipun tidak selalu menjadi di skuat City. Dalam 17 penampilannya di semua kompetisi, Navas sudah menciptakan empat assist. Bersama Spanyol, Navas punya 34 caps dan tiga gol.

Untuk Pesepak bola Eropa, Mobil Navas Terbilang Aneh

Mobil mewah atau mobil sport berharga mahal merupakan kendaraan biasa bagi pesepak bola di liga-liga elite Eropa. Alhasil, mobil milik Jesus Navas terbilang aneh untuk ukuran pemain di Premier League.

The Sun melaporkan midfielder Manchester City tersebut rutin mengendarai sebuah Nissan Micra untuk perjalanan dari tempat tinggalnya ke markas latihan. Nissan Micra bukan merupakan sebuah mobil mewah. Di Indonesia, mobil ini dikenal dengan nama Nissan March.

Saat diparkir di lahan parkir markas latihan The Citizens, mobil Navas begitu mencolok. Sebab, mobilnya dikelilingi oleh kendaraan mahal dari merek kenamaan seperti Ranger Rover dan Bentley.

“Jesus hanya memiliki kendaraan sedikit. Jadi, rekan-rekannya pasti akan melihatnya dan bertanya-tanya mengapa dia memilih mobil itu. Situasi menjadi sedikit lucu karena mobil Navas diparkir bersebelahan dengan mobil-mobil sport,” kata sebuah sumber The Sun.

Tak ayal, Navas kerap diolok-olok rekan setimnya saat datang mengendarai Nissan Micra miliknya. Namun, pemain asal Spanyol itu tidak mengambil hati atas ledekan teman-temannya.

“Mereka sering menertawakannya, tapi Jesus menanggapinya dengan sikap yang bagus,” tambah sumber tersebut.

Di Inggris, Nissan Micra dihargai sekitar delapan ribu poundsterling (sekitar Rp166 juta). Nilainya jelas jauh di bawah pendapatan Navas. Per pekan eks pemain Sevilla ini diperkirakan digaji oleh Man. City sebesar 90 ribu poundsterling (sekitar Rp1,87 miliar).

Alhasil, seharusnya bukan hal sulit bagi Navas untuk membeli mobil yang lebih mahal dibanding Nissan Micra. Namun, Navas tampaknya berpikir lain.

Lawan Sevilla, Perasaan Jesus Navas Campur Aduk

Perasaan winger Manchester City, Jesus Navas bercampur aduk jelang laga kontra Sevilla dalam fase grup Liga Champions di Etihad Stadium tengah pekan depan.

Navas bergabung dengan Man. City usai dibeli dari Sevilla seharga 14 juta pounds pada musim panas 2013 lalu. Dia sebetulnya memiliki kesempatan hijrah ke Inggris ketika ditaksir Chelsea pada 2006 silam sebelum memutuskan tetap bertahan di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.

Kenangan manis dengan Sevilla masih tersimpan dalam benak Navas sejak hengkang ke Man. City. Pasalnya, Sevilla merupakan klub profesional pertama bagi pemain berusia 29 tahun itu.

“Sevilla adalah segalanya bagiku dalam karier sepak bolaku. Aku dilahirkan dan bertumbuh sebagai pemain di sana, tetapi aku kini hanya bisa memikirkan Manchester,” ungkap Navas, seperti dilansir Manchester Evening News.

“Mereka melakukan perjudian dengan merekrutku dan aku selalu ingin membuktikan itu. Mereka memperlakukanku dengan baik dan aku hanya bisa memuji klub ini,” sambungnya.

“Perasaanku akan bercampur aduk dalam pertandingan itu. Aku ingin tampil emnghadapi Sevilla. Sekarang kami bermain di Manchester, tetapi kembali ke Sanchez Pizjuan bakal mengagumkan. Itu akan menjadi momen yang sangat spesial buatku,” kata Navas.

“Aku memberikan segalanya untuk Sevilla dan selalu merasakan cinta dari para fans. Mereka ada di hatiku selamanya,” pungkasnya.

Navas mengawali karier profesionalnya bersama Sevilla pada 2003 silam. Dia pernah mencicipi trofi Piala UEFA (kini Europa League) bersama Sevilla pada musim 2005-06 dan 2006-07, Piala Super Eropa 2006, Copa del Rey 2006-07 dan 2009-10 serta Piala Super Spanyol 2007. Sementara itu, dia turut membantu The Citizens merengkuh trofi Premier League dan Piala Liga 2013-14.