Sering Minta PSSI Naturalisasi Pemain, Akun Instagram Jhon van Beukering Ternyata Palsu

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Akun Instagram Jhon van Beukering yang sering bersuara terkait pemain-pemain keturunan Indonesia ternyata palsu. Bahkan, akun tersebut saat ini sudah lenyap setelah ketahua oleh netizen Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Van Beukering memang tiba-tiba perhatian dengan Timnas Indonesia. Dia bahkan beberapa kali berinteraksi dengan pemain-pemain yang memiliki keturunan Indonesia. Hal itu setelah si pemegang akun @jhonnyvanbeukering mengunggah tangkapan layar percakapan dengan pemain keturunan Indonesia.

Akan tetapi, ternyata akun tersebut bukan asli milik Jhon van Beukering. Hal itu setelah banyak netizen Indonesia yang heran dengan beberapa unggahan akun tersebut. Sebab, sosok yang pernah membela Timnas Indonesia itu lebih sering mengunggah terkait kritikan kepada PSSI, bukan tentang pribadinya.

Sering Minta PSSI Naturalisasi Pemain, Akun Instagram Jhon van Beukering Ternyata Palsu

Kecurigaan netizen bertambah setelah, beredar tangkapan layar istri Van Beukering sempat berkomentar di unggahan akun fake tersebut. Usai komentar tersebut, akun itu langsung tak ada jejaknya lagi di Instagram.

Akun asli Van Beukering ialah Jhonny29983. Berdasar penelusuran Football5Star.com, akun tersebut memang diikuti sejumlah nama besar, seperti Raphael Maitimo, hingga eks pemain AFC Ajax, Theo Janssen. Van Beukering juga beberapa kali berinteraksi dengan klub tempatnya bernaung sebagai pelatih, Sportclub Veluwezoom.

Football5Star.com juga sempat mengonfirmasi kebenaran akun tersebut kepada Jhon van Beukering. Namun, sampai berita ini ditulis, Van Beukering belum memberikan respons.

Eks Striker Feyenoord Dorong PSSI Naturalisasi Sandy Walsh

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI belakangan didorong untuk segera memproses naturalisasi Sandy Walsh demi Timnas Indonesia. Hal itu disuarakan oleh mantan striker Feyenoord dan Timnas Indonesia, Jhon van Beukering, dalam Instagram pribadinya.

Beberapa kali, Sandy mengutarakan niatnya membela Timnas Indonesia. Namun, sampai sekarang nyatanya Sandy belum juga dipanggil PSSI untuk membicarakan proses naturalisasinya. Tak cuma Sandy, Kevin Diks juga sering menyatakan minatnya bela Indonesia.

Nah, sosok yang pernah tercatat sebagai pemain Feyenoord musim 2010-2011 itu mendorong agar PSSI mau membantu naturalisasi Sandy Walsh dan Kevin Diks. Apalagi, mereka baru saja menyelesaikan masalah Ezra Walian yang sudah boleh membela Timnas Indonesia pada ajang resmi.

“Tugas belum selesai @pssi @indrasjafri_coach @yunusnusi_official @mochamadiriawan84,” tulis Jhon van Beukering dalam Instagram pribadinya.

PSSI sendiri belakangan mengaku siap membantu proses naturalisasi pemain yang berniat membela Timnas Indonesia pada ajang resmi. Namun, mereka sampai saat ini masih menunggu arahan langsung dari pelatih Shin Tae-yong. Nantinya pelatih asal Korea Selatan itu akan memutuskan perlu atau tidaknya Indonesia memakai pemain naturalisasi baru.

“Terkait proses naturalisasi pemain lainnya, kami masih menunggu rekomendasi dan road map dari pelatih Shin Tae-yong. Saat ini ia dan pemain timnas Indonesia masih menjalani karantina sesuai tiba dari Dubai, UEA pada Sabtu (12/6) kemarin,” ungkap Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Eks Timnas Indonesia Beri Saran untuk Keponakan yang Main di Belanda

Eks Timnas Indonesia Beri Saran untuk Keponakan yang Main di Belanda 9

Football5star.com, Indonesia – Eks striker Timnas Indonesia berdarah Belanda, Jhon van Beukering berharap keponakannya, Joey van Beukering mampu berkarier bagus di klub yang ia latih, Veluwezoom. Joey yang berusia 18 tahun baru-baru ini bergabung ke Veluwezoom.

“Dia harusnya tidak berpikir bahwa gabung ke klub ini menjadi lebih mudah sat ada saya. Dia harus membuktikkan dirinya terlebih dahulu. Ada minat dari beberapa klub lain, tapi saya sarankan untuk dia terus bertahan,” kata van Beukering seperti dikutip Football5star.com dari media Belanda, Kamis (4/6/2020).

Eks Striker Timnas Indonesia Beri Saran untuk Keponakan yang Main di Belanda

“Dia akan menerima pelatihan yang bagus selama beberapa musim dan kemudian kita akan melihat langkah apa untuk kariernya di masa depan,” tambahnya.

Joey sendiri mengatakan bahwa keputusannya untuk bergabung ke Veluwezoom karena ingin lebih dekat dengan keluarga. Sebelumnya, Joey tercatat bermain untuk SP Silvolde.

“Saya ingin terus bermai sepak bola dan dekat dengan keluarga di Arnhem. Saya pikir bisa melakukan lebih baik di Veluwezoom,” ucap Joey.

Disinggung oleh karier sepak bola sang pamam, Joey mengatakan bahwa ia tidak terlalu ingat. Namun ia menyebut bahwa dirinya sempat datang ke Jakarta menonton sang paman bermain untuk timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno.

“Saya tahu dia bermain untuk De Graafschap dan Vitesse. Dan saya sempat menonton saat ia bermain untuk Feyenoord. Tetapi saya masih sangat muda untuk meingat itu,”

“Saya tidak ingat apa-apa tentang itu karena saya berusia enam tahun. Namun saya pergi menonton pertandingannya untuk timnas Indonesia di Jakarta,” kata pemain yang berposisi sebagai winger tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kesan Eks Pelatih PSM yang Pernah Latih Jhon van Beukering

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Eks pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengenang saat dirinya mampu mengantarkan tim De Graafschap juara kompetisi kedua Liga Belanda pada 2010. Mampu menjadi juara Eerste Divisie membuat Graafschap promosi ke Eredivisie di musim berikutnya.

“Kami saat itu bisa mematahkan lawan-lawan. Rata-rata kami mampu memangkan pertandingan dan hanya sempat satu kali telak 3-5 dari AGOVV. Itu juga karena saya menurukan sejumlah pemain muda,” kata Kalezic seperti dikutip Football5star.com dari media Belanda, Rabu (13/5/2020).

“Kami sangat kuat secara kondisional saat itu. Kami mampu membuat repor tim lawan dalam waktu 15 menit di babak pertama. Kami meraih 30 poin dari 10 pertandingan setelah musim dingin di tahun itu,” tambahnya.

Kesan Eks Pelatih PSM Saat Latih Jhon van Beukering

Dikatakan oleh pelatih asal Swiss tersebut, bahwa salah satu cara untuk membentuk anak asuhnya sulit dikalahkan di musim itu ialah disiplin dan pola makan yang benar.

“Saya melakukan manajemen berat badan kepada para pemain. Para pemain diizinkan untuk memiliki target berat badan. Ada pemain yang mengalami masalah kegemukan yakni Fung Wing dan Jhon van Beukering,” paparnya.

Khusus untuk van Beukering, dikatakan oleh Kalezic bahwa pemain yang sempat dinaturalisasi oleh Indonesia tersebut memang tak memiliki motivasi bagus untuk bermain di musim itu.

“Ia memiliki masalah dengan berat badan setelah libur musim dingin. Dia memang tidak lagi memiliki motivasi. Ketika dia tidak melakukan diet ketat, maka kami harus mengucapkan selamat tinggal di bulan Maret,” tutup eks pelatih PSM tersebut.

Pada Februari 2019 lalu, PSM menunjuk Dejan Kalezic menjadi pelatih baru. Dalam kontrak tertuang jasa Darije sementara digunakan untuk satu tahun.

Sayangnya pada Desember 2019, ia memutuskan untuk mundur sebagai pelatih PSM.

“Saya ingin memberi tahu kalian bawah besok adalah pertandingan kandang terakhir saya di PSM Makassar sebagai pelatih. Saya memiliki pengalaman untuk menghabiskan waktu di sini,” kata Kalezic saat itu.