Jadi Juara Liga Europa, Sevilla Tak Lupakan Jose Antonio Reyes

dinasti
Jadi Juara Liga Europa, Sevilla Tak Lupakan Jose Antonio Reyes 3

Football5star.com, Indonesia – Kapten Sevilla, Jesus Navas, merasa sangat sedih karena tak bisa merayakan keberhasilan meraih gelar Liga Europa musim ini bersama Jose Antonio Reyes. Ia pun mempersembahkan gelar tersebut untuk Reyes.

Seperti yang diketahui, Reyes meninggal setelah terlibat kecelakaan lalu lintas pada 2019 lalu. Sebelum berpulang, Reyes sempat mempersembahkan tiga gelar Liga Europa untuk Los Nervionenses.

“Bisa mengangkat trofi ini sebagai kapten Sevilla memiliki makna yang sangat dalam buat saya. Gelar ini saya persembahkan untuk kawan kami yang sudah tak berada di sini, Jose Antonio Reyes,” kata Jesus Navas dikutip dari laman resmi UEFA.

Tak hanya itu, Navas juga mempersembahkan gelar ini kepada seluruh suporter Sevilla, Menurut Navas, para suporter pantas berbahagia karena tak pernah berhenti memberikan dukungannya kepada Los Nervionenses.

“Saya tentu berharap para suporter turut bangga atas pencapaian kami. Mereka juga pantas merasakan kebahagiaan ini.”

“Para suporter selalu bisa menunjukkan hati yang gembira meskipun kami didera berbagai masalah. Saya yakin para suporter akan merayakan keberhasilan ini hingga esok hari. Setiap harinya, Sevilla menjadi klub yang lebih besar,” tutup Navas.

Bagi Navas pribadi, ini merupakan kali ketiga ia membawa Sevilla menjadi juara Liga Europa. Sebelumnya, ia berhasil mempersembahkan gelar ini untuk Los Nervionenses pada musim 2005-06 dan 2006-07.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain yang Diusir Wasit di Final Piala FA

gamespool
Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain yang Diusir Wasit di Final Piala FA 8

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Chelsea, Mateo Kovacic, harus menelan pil pahit karena diusir wasit Anthony Taylor di final Piala FA dinihari tadi. Kovacic diusur Taylor setelah mendapat kartu kuning kedua di menit ke-73.

Dua kartu kuning yang diterima Kovacic ternyata turut berkontribusi terhadap hasil akhir pertandingan. Pasalnya, Chelsea harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor 2-1.

Kovacic bukanlah satu-satunya pemain yang diusur wasit di final Piala FA. Berikut, www.old.football5star.com sudah merangkum 5 pemain yang diusir wasit di final Piala FA.

1. JOSE ANTONIO REYES (2005)
Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain yang Diusir Wasit di Final Piala FA Jose Antonio Reyes Yahoo News
Yahoo Sport

Partai final Piala FA edisi 2004-05 mempertemukan Arsenal vs Manchester United. Laga ini harus ditentukan melalui babak adu penalti karena kedua tim gagal mencetak gol di waktu normal dan babak tambahan.

Sebelum pertandingan memasuki babak adu penalti, Arsenal harus kehilangan satu orang pemainnya, Jose Antonio Reyes mendapat kartu kuning kedua di penghujung babak tambahan setelah melanggar Cristiano Ronaldo.

Diusirnya Reyes tak memberikan dampak berarti untuk Arsenal. Pasalnya, mereka mampu membawa pulang trofi Piala FA setelah memenangkan babak adu penalti dengan skor 5-4.

2. PABLO ZABALETA (2013)
Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain yang Diusir Wasit di Final Piala FA Pablo Zabaleta Wigan Today
Wigan Today

Legenda Manchester City, Pablo Zabaleta harus menelan pil pahit ketika menghadapi Wigan Athletic di partai final Piala FA musim 2012-13. Pasalnya, ia harus diusir wasit setelah mendapat kartu kuning kedua di menit ke-84.

Kartu merah yang didapat Zabaleta membuat Manchester City gagal memetik kemenangan. Pasalnya, Wigan mampu mencuri keunggulan melalui sundulan Ben Watson di masa injury time babak kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Borong Empat Gol, Anak Jose Antonio Reyes Bawa Real Madrid Juara

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Anak laki-laki dari Jose Antonio Reyes memborong empat gol di laga turnamen internasional La Liga Promises yang digelar di Abu Dhabi, UEA, Senin (30/12/2019). Jose Reyes anak pertama Jose Antonio Reyes itu sukses mengantarkan Real Madrid 5-3 atas Sevilla.

Dikutip Football5star.com dari marca, Jose Reyes memang mengikuti jejak sang ayah menekuni dunia si kulit bundar. Berusia 12 tahun, Jose Reyes sempat merasakan karier di akademi Leganes.

Jose Antonio Reyes
marca

Saat ini Jose Reyes tergabung di tim akademi Real Madrid dan menjalani pertandingan dalam rangka turnamen internasional La Liga Promises yang berlangsung di Abu Dhabi. Selain Real Madrid, Sevilla yang juga jadi mantan klub sang ayah ikut berpartitispasi.

Sembilan menit sebelum laga berakhir, kapten Sevilla sempat memberikan ban kapten kepada Jose Reyes dengan nama sang ayah di atasnya. Jose Reyes juga mendapat man of the match pada laga itu.

Dalam pertandingan tersebut, Jose Reyes yang mencetak empat gol sempat membuat publik yang menonton langsung bercucuran air mata. Saat merayakan gol ketiganya, ia sempat mengangkat kedua tangannya ke langit.

Ia seperti seolah ingin berkomunikasi dengan mendiang sang ayah. Jose Antonio Reyes merenggang nyawa 6 bulan lalu akibat mengalami kecelakaan di jalan secara tragis.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Kesedihan Ayah Jose Antonio Reyes Mengenang Sang Putra

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Ayah dari mending pesepak bola Jose Antonio Reyes masih belum bisa melupakan kepergian sang putra. Francisco Reyes masih selalu bersedih jika bercerita tentang kematian sang putra.

Francisco mengatakan bahwa sejak kepergian Jose Antonio Reyes, kondisi keluarganya selalu dirundung kesedihan tiap harinya. Ia bahkan mengatakan tiap hari air mata selalu jatuh di keluarga Reyes.

“Ketika kami sendirian, kami selalu menangis. Kami bahkan tidak berbicara satu sama lain jika harus mengingat Reyes. Ini hal yang begitu memberatkan kami,” kata Francisco seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Selasa (8/10/2019).

Jose Antonio Reyes Ayah
getty images

“Istri saya bahkan tidak berani untuk masuk ke kamar Reyes saat kecil. Ia selalu tidur di sofa dan selalu berharap Reyes tiba untuk mengetuk pintu rumah,” tambah Francisco.

Francisco sadar bahwa keluarga mereka tak boleh larut dalam kesedihan. Ia ingin keluarganya bisa maju namun Francisco sadar bahwa saat keluarga bingung harus berbuat apa.

“Kami sadar untuk bergerak maju. Namun saat ini kami berada di kondisi yang tidak masuk akal,” ucapnya.

Pada Juni 2019 lalu, Jose Antonio Reyes meregang nyawa di usia 35 tahun karena mengalami kecelakaan mobil.

Kabar tersebut disampaikan oleh akun Twitter resmi Sevilla. Insiden tersebut terjadi di Spanyol, meski belum diketahui secara rinci terkait kecelakaan yang membuat Reyes meninggal dunia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Main untuk Arsenal, Ceballos Terinspirasi Mendiang Reyes

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Dani Ceballos ternyata memiliki misi lain di Arsenal. Ia menegaskan memilih klub London Utara itu karena terinspirasi dari mendiang Jose Antonio Reyes.

Dani Ceballos berasal dari Andalusia, sama seperti Reyes. Kendati keduanya bermain untuk dua klub berbeda di satu kota, tetap saja sang gelandang sangat menghormati mantan pemain Arsenal tersebut.

Faktor ini pula yang membuat pemain pinjaman Real Madrid memilih The Gunners. “Ini klub yang penuh sejarah dan satu hal yang paling penting adalah saya selalu melihat sosok Jose Antonio Reyes di sini. Dia berasal dari daerah yang sama seperti saya dan namanya di sini selalu dikenang,” kata Ceballos seperti dilansir Mirror, Sabtu (27/7/2019).

5 Fakta Menarik Jose Antonio Reyes Invincibles Sky Sports
skysports.com

“Dia membuat sejarah di klub ini, memenangkan liga, jadi ini faktor penting untuk perkembangan karier saya bermain untuk Arsenal. Dia sangat menginspirasi kami semua,” sambungnya.

Lebih lanjut, mantan pemain Real Betis ini mengungkapkan bahwa dirinya sempat berbincang dengan ayah Reyes sebelum memilih Arsenal. “Saya berbicara dengan ayahnya sebelum datang ke sini dan dia mengatakan agar saya tidak memikir dua kali untuk menerima pinangan klub sehebat ini,” imbuh Dani Ceballos.

Sosok Jose Antonio Reyes sudah tinggal nama. Dia meninggal dalam kecelakaan mobil beberapa waktu lalu di Spanyol. Kepergian pemain yang berseragam Meriam London selama tiga musim ini pun meninggalkan duka yang mendalam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Putra Mendiang Reyes Resmi Teken Kontrak di Madrid

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Putra mendiang Jose Antonio Reyes, Jose Antonio Reyes Lopez, resmi meneken kontrak di Real Madrid pada Sabtu (22/6/2019).

Lopez mengabadikan momen gembira tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @_josereyeslopez_.

“Saya sangat gembira dan bangga memulai lembaran baru bersama Real Madrid. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan semua orang kepada saya, terutama keluarga saya. Saya akan tetap menikmatinya, berlatih dan belajar dengan kerendahan hati,” tuturnya.

https://www.instagram.com/p/BzA8dkzCuxF/

Sebelum bergabung dengan Los Blancos, Lopez memperkuat tim junior Leganes yang berhasil menjuarai kompetisi Ciudad Real pada awal musim lalu. Dia tampil sebagai pemain tersubur di ajang tersebut.

Lopez yang baru berusia 11 tahun kehilangan sosok ayah yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di jalan raya antara Utrera dan Sevilla, Spanyol, pada 1 Juni lalu.

Presiden Madrid, Florentino Perez, tersentuh dengan kejadian nahas yang menimpa Reyes. Dia memutuskan untuk merawat Lopez hingga berusia 18 tahun.

Hal tersebut diungkapkan oleh sportcaster asal Spanyol, Cristobal Soria, dalam program El Chiringuito beberapa waktu lalu.

“Perez sensasional dan luar biasa,” ujar Soria “Dia mengatakan kepada saya akan merawat putra Reyes hingga berusia 18 tahun dan tidak perlu khawatir mengenai apa pun.”

Sebagai info, Jose Antonio Reyes pernah membela Real Madrid dengan status pinjaman dari Arsenal dan menjuarai La Liga pada musim 2006-07.

Ramos Dedikasikan Rekornya untuk Mendiang Reyes

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Sergio Ramos baru saja memecahkan rekor kemenangan terbanyak bersama timnas Spanyol. Catatan emasnya itu tidak ingin ia rasakan sendiri. Sang kapten pun mendedikasikan rekor 122 kemenangan di timnas untuk mendiang rekannya, Jose Antonio Reyes.

Spanyol baru saja meraih kemenangan 4-1 atas Kepulauan Faroe di kualifikasi Euro 2020. Kemenangan tersebut sekaligus menggenapi 122 kemenangan Ramos bersama La Furia Roja dan melewati rekor yang sebelumnya dipegang oleh Iker Casillas.

Kendati namanya kini tercatat dalam buku sejarah Spanyol, ia tidak melupakan satu hal yang sangat penting dalam karier sepak bolanya, yaitu sang sahabat, Jose Antonio Reyes, yang baru saja meninggal karena mengalami kecelakaan.

reyes sergio ramos 1bw280qt9zqn51fsmd2s8puwn1
goal.com

“Setelah tragedi yang menimpa Antonio hanya ada satu cara yang bisa dilakukan agar kita semua tetap mengingatnya, yaitu memecahkan rekor ini. Ini sangat penting bagi saya. Rekor ini untuk Antonio dan seluruh keluarga yang ditinggalkan. Dia akan abadi dalam ingatan kita,” kata Ramos seperti dilansir AS, Sabtu (8/6/2019).

“Saya sangat bangga bisa memecahkan rekor ini. Capaian ini terasa sangat cepat tapi jika kita mengingat lagi ini semua sudah berjalan selama bertahun-tahun,” ia menambahkan.

Sebagai informasi, Ramos dan Reyes sama-sama produk akademi Sevilla. Keduanya sempat memperkuat klub asal Andalusia itu selama tiga musim dari 2003 hingga 2005. Mereka akhirnya berpisah ketika pemain 35 tahun itu hengkang ke Arsenal dan sang bek memilih pinangan Real Madrid.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ban Mobil Bocor di Kecepatan 237 Km/Jam Jadi Penyebab Kematian Reyes

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Fakta baru terungkap dari kematian pesepakbola asal Spanyol Jose Antonio Reyes. Ban Mercedes Brabus S550 yang dikemudikan Reyes bocor saat mobil sedang melaju pada kecepatan 237 kilometer per jam.

Peristiwa itu terjadi saat Reyes dalam perjalanan menuju kediaman di dekat Utrera. Mobil yang dibawa Reyes dan turut ditumpangi sang sepupu Jonathan Reyes, menabrak pembatas jalan, terguling, hingga akhirnya terbakar. Jonathan dimakamkan pada Minggu (2/6/2019), sehari sebelum Reyes dimakamkan.

Sepupu lainnya, Juan Manuel Calderon, mampu melarikan diri dari kendaraan yang hangus terbakar. Calderon tengah dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Virgen del Rocio setelah mengalami luka bakar serius.

Kepergian Reyes yang mendadak tak pelak menghadirkan duka mendalam. Banyak pesepakbola dan mantan rekan seklub menyampaikan ucapan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan.

Jose Antonio Reyes - RFEF - Reuters
Reuters

Final Liga Champions 2019 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB, pun diwarnai mengheningkatkan cipta mengenang Reyes.

Kepergian Reyes juga menjadi sangat mengejutkan karena kiprah mantan pemain Sevilla dan Atletico Madrid itu belakangan tak terdengar lagi.

Sejak 2016, Reyes sudah berpindah empat klub dimulai dari Espanyol, lalu turun kasta ke Segunda Division bersama Cordoba, menjajal divisi dua Liga China bersama Xinjiang Tianshan Leopard, dan terakhir bersama Extremadura musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

5 Fakta Menarik Jose Antonio Reyes

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pada Sabtu (1/6) lalu, Jose Antonio Reyes dinyatakan tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Utrera, Spanyol. Ia dinyatakan tewas di tempat pada umur 35 tahun.

Meskipun sinarnya sudah mulai meredup, Reyes tetaplah menyandang status sebagai salah satu pesepak bola terbaik di dekade 2000an. Hal ini dibuktikan dengan koleksi trofinya yang cukup banyak.

Selain kerap kali memenangkan trofi bergengsi, masih ada beberapa hal unik mengenai Jose Antonio Reyes yang tak banyak diketahui publik dunia. Berikut www.old.football5star.com sudah merangkum 5 fakta menarik dari Jose Antonio Reyes:

1. MENJADI BAGIAN DARI THE INVINCIBLES
5 Fakta Menarik Jose Antonio Reyes Invincibles Sky Sports
Sky Sports

The Invincibles merupakan julukan dari skuat Arsenal yang berhasil meraih gelar Premier League pada musim 2003-04. Ketika itu, mereka berhasil menjadi juara tanpa sekalipun menelan kekalahan di ajang Premier League.

Jose Antonio Reyes yang ketika itu masih berusia 21 tahun berhasil menembus tim utama Arsenal. Sepanjang musim 2003-04, ia mampu mengumpulkan dua gol dari 13 penampilan di ajang Premier League. Catatan itu membuatnya berhak mendapatkan medali jawara Premier League musim 2003-04.

2. HOBI JUARA LIGA EUROPA
5 Fakta Menarik Jose Antonio Reyes Europa League
Diario AS

Jose Antonio Reyes memiliki andil yang cukup besar di balik dominasi tim asal Spanyol di kompetisi Liga Europa dalam satu dekade terakhir. Dari enam gelar Liga Europa yang dikoleksi oleh tim Spanyol dalam satu dekade terakhir, Reyes berhasil meraih lima diantaranya.

Ia pertama kali meraih gelar Liga Europa pada musim 2009-10 bersama Atletico Madrid. Dua musim berselang, ia kembali berhasil membawa Los Rojiblancos meraih gelar Eropa.

Lalu, ia menjadi bagian dari tim Sevilla yang berhasil meraih hat-trick Liga Europa pada musim 2013-14, 2014-15, dan 2015-16. Catatan ini membuatnya menjadi pemain tersering yang meraih gelar Liga Europa.

3. JUARA LIGA DI TIGA NEGARA BERBEDA
5 Fakta Menarik Jose Antonio Reyes - juara liga - trendsmap
Trendsmap

Selain gemar mengoleksi gelar Liga Europa, Jose Antonio Reyes ternyata juga memiliki koleksi tiga gelar juara liga dari tiga negara berbeda. Gelar liga pertamanya datang bersama Arsenal pada musim 2003-04. Setelah itu, ia berhasil membawa Real Madrid meraih gelar LaLiga pada musim 2006-07.

Gelar liga terakhirnya diraih ketika ia bermain untuk Benfica pada tahun 2008-09. Ketika itu, ia bermain di Benfica dengan status pinjaman dari Atletico Madrid selama satu musim.

4. KARIER SINGKAT DI TIMNAS SPANYOL
5 Fakta Menarik Jose Antonio Reyes - Timnas Spanyol
Mundo Deportivo

Kegemilangan Jose Antonio Reyes bersama Sevilla pada musim 2002-03 berhasil menarik perhatian dari pelatih timnas Spanyol ketika itu, Inaki Saez. Pada tanggal 9 Juni 2003, Jose Antonio Reyes berhasil mendapatkan cap pertamanya untuk La Furia Roja.

Ia tampil selama 45 menit dalam partai persahabatan melawan Portugal. Dalam tiga tahun ke depan, Reyes menjadi bagian tetap dari skuat timnas Spanyol. Namun, ia tak lagi menjadi bagian dari skuat La Furia Roja pada umur 23 tahun. Total, ia mampu mencetak empat gol dari 22 caps bersama timnas Spanyol.

5. SEPULUH KARTU MERAH
5 Fakta Menarik Jose Antonio Reyes - Kartu Merah - scmp
South China Morning Post

Meskipun berposisi sebagai sayap kanan, Jose Antonio Reyes kerap kali melakukan pelanggaran-pelanggaran yang cukup berbahaya kepada pemain lawan. Sepanjang kariernya, ia berhasil memperoleh 99 kartu kuning dan 10 kartu merah dari 641 pertandingan di level klub.

Catatan tersebut memang lebih cocok untuk seorang bek atau gelandang bertahan. Tapi, gaya bermain agresif dari Reyes lah yang menjadi nilai tambah baginya. Pasalnya, ia juga bisa diandalkan ketika bertahan maupun menyerang. 

Kesedihan Thierry Henry atas Meninggalnya Jose Antonio Reyes

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Dunia sepak bola kembali dibuat sedih dengan kabar meninggalnya mantan pemain Arsenal, Jose Antonio Reyes. Kabar duka ini pun membuat legenda hidup Arsenal, Thierry Henry, merasa kehilangan.

Jose Antonio Reyes meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan mobil di kawasan Utrera, pinggiran kota Sevilla. Mobil yang ia tumpangi bersama sepupunya itu terperosok hingga membuat keduanya meninggal seketika.

Mendengar kabar duka ini, Henry yang pernah bermain dengan Reyes ketika masih di Arsenal mengaku sangat sedih. Baginya, pemain 35 tahun itu adalah sosok yang luar biasa. Tidak ketinggalan ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan kuat melewati masa-masa sulit ini.

https://twitter.com/ThierryHenry/status/1134787927966408704

“Saya mendengar berita sedih tentang Jose Antonio Reyes. Dia pemain luar biasa, rekan setim yang luar biasa dan sosok yang sangat hebat. Saya harap keluarga dan teman-temannya bisa melanjutkan kekuatan dan keberanian dalam melewati masa sulit,” tulis Thierry Henry di Twitter, Sabtu (1/6/2019).

Sang gelandang didatangkan Arsenal dari Sevilla pada musim 2003-2004 silam. Dia menjadi bagian penting dari keberhasilan The Gunners meraih gelar Premier League dengan status invincible, atau tak terkalahkan dalam semusim kompetisi.

Di klub London Utara itu ia bertahan hingga 2006 dan kemudian dipinjamkan ke Real Madrid sampai di musim berikutnya hengkang secara permanen ke Atletico Madrid. Sempat kembali lagi ke Sevilla 2012 lalu dan beberapa klub lainnya. Dan sejak Januari lalu mantan pemain timnas Spanyol itu memperkuat klub Segunda Division, Extremadura.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jose Antonio Reyes Meninggal, Tujuh Partai Liga Spanyol Ditunda

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), memutuskan untuk menunda tujuh partai divisi dua Liga Spanyol pasca insiden yang melibatkan Jose Antonio Reyes. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan federasi atas jasa-jasa Reyes selama ini.

Jose Antonio Reyes meninggal dunia pada Sabtu (1/6) karena terlibat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Utrera, Spanyol. Sebelum meninggal, ia masih aktif bermain sepak bola. Kini, ia membela klub divisi dua Liga Spanyol, Extremadura.

“Pihak federasi dan badan Liga memutuskan untuk menunda tujuh pertandingan divisi dua yang rencananya akan dimainkan pada Minggu 2 Juni 2019 mendatang. Tujuh pertandingan tersebut akan digelar pada Selasa 4 Juni mendatang,” tulis pernyataan resmi RFEF.

Jose Antonio Reyes - RFEF - Reuters
Reuters

Tujuh pertandingan tersebut adalah:

Albacete Balompié – Málaga CF

Cádiz CF – Extremadura UD

CD Lugo – CD Tenerife

Elche CF – RC Deportivo

RCD Mallorca – Granada CF

Real Oviedo – CF Rayo Majadahonda

Real Zaragoza – CD Numancia

Jose Antonio Reyes merupakan salah satu pesepak bola terbaik dari Spanyol pada era 2000an. Pemain kelahiran 1983 itu pernah bermain untuk Arsenal, Sevilla, Real Madrid, Atletico Madrid dan Espanyol. Selain itu, Reyes juga berhasil mengoleksi 21 caps bersama timnas Spanyol.

Reyes merupakan bagian dari tim Sevilla yang berhasil meraih tiga gelar Liga Europa secara beruntun pada musim 2013-14, 2014-15, dan 2016-17. Selain itu, ia juga berhasil membawa Atletico Madrid meraih gelar Liga Europa pada musim 2009-10 dan 2011-12.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Alami Kecelakaan, Jose Antonio Reyes Meninggal Dunia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain sayap yang bersinar bersama Sevilla dan Arsenal, Jose Antonio Reyes, dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (1/6/2019). Ia meregang nyawa di usia 35 tahun karena mengalami kecelakaan mobil.

Kabar tersebut disampaikan oleh akun Twitter resmi Sevilla. Insiden tersebut terjadi di Spanyol, meski belum diketahui secara rinci terkait kecelakaan yang membuat Reyes meninggal dunia.

“Bintang Sevilla tercinta, Jose Antonio Reyes, tewas dalam kecelakaan lalu lintas. Istirahatlah dalam damai,” tulis akun Twitter Sevilla seperti dikutip Football5star.com.

Reyes merupakan pemain yang mulai bersinar bersama Sevilla pada periode 1999-04. Setelah mencoba peruntungan di Arsenal, Real Madrid, dan Atletico Madrid, Reyes akhirnya kembali ke Sevilla pada 2011 dan bertahan selama lima musim.

Pencapaian terbaiknya adalah memenangi tiga gelar Liga Europa pada 2013–14, 2014–15, 2015–16 dan satu trofi Copa del Rey (2015-16).

Reyes juga mampu menuai sukses saat berseragam Arsenal dan Real Madrid. Ia memenangi gelar Premier League musim 2003-04 dan Liga Spanyol 2006-07.

“Semua orang di Arsenal berduka oleh berita mengejutkan bahwa mantan pemain kami, Jose Antonio Reyes, tewas dalam tabrakan lalu lintas di Spanyol. Beristirahatlah dengan tenang, Jose,” tulis akun Twitter resmi Arsenal.

Juara, Dua Penggawa Atletico Dekati Rekor Reyes

Football Live Star Football5Star.com, Indonesia – Kemenangan Atletico Madrid atas Olympique Marseille di final Liga Europa, Kamis (17/5/2018) dinihari WIB, punya makna tersendiri bagi Vitolo da Kevin Gameiro. Tambahan satu gelar membuat keduanya mendekati rekor raihan gelar Jose Antonio Reyes di ajang ini.

Itu adalah gelar keempat bagi Gameiro dan Vitolo. Tiga gelar terdahulu sama-sama diraih bersama Sevilla secara beruntun pada 2013-14, 2014-15, dan 2015-16. Menariknya, mereka sama-sama bermain di final saat membela Sevilla. Namun, di Stade de Lyon kala Atletico menang atas Marseille, keduanya tak tampil.

Atletico Madrid juarai Liga Europa setelah kalahkan Olympique Marseille di final.
bbc.co.uk

Saat tiga kali juara bersama Sevilla, mereka punya peran penting. Pada musim 2013-14, Gameriro adalah eksekutor terakhir dalam adu penalti yang membawa Los Nervionenses menang atas Benfica. Musim berikutnya, Vitolo menjadi pemberi assist gol ketiga saat menang 3-1 atas Dnipro Dnipropetrovsk.

Andil serupa diberikan keduanya saat mengalahkan Liverpool pada musim 2015-16. Sang striker Prancis menjejalkan gol penyeimbang 1-1, sedangkan sang winger Spanyol memberikan assist bagi Coke yang membawa Los Nervionenses unggul 2-1.

Koleksi empat gelar membuat Gameiro dan Vitolo hanya terpaut satu gelar dari Reyes. Di Liga Europa, mantan penggawa Arsenal tersebut adalah pemain tersukses. Dia mengangkat trofi sebanyak lima kali.

Sama dengan kedua pemain itu, Reyes menjuarai Liga Europa bersama Atletico dan Sevilla. Dua gelar pertama diraih Reyes bersama Los Cholconeros pada musim 2009-10 dan 2011-13. Adapun tiga gelar lainnya direbut saat memperkuat Los Nervionenses bersama Gameiro dan Vitolo.

Eks Gelandang Real Madrid dan Sevilla Ikuti Jejak Carlos Tevez

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang Real Madrid, Jose Antonio Reyes, mengikuti jejak sejumlah pemain top, seperti Carlos Tevez, untuk pindah ke Liga Super Cina.

Kepada Gol TV, Reyes mengakui bakal segera berlabuh di Negeri Tirai Bambu. “Itu hampir selesai dan saya akan bermain di Cina. Masih ada beberapa detail yang harus diselesaikan, tetapi saya akan bermain di sana dalam dua tahun ke depan,” ujarnya.

Reyes berstatus free agent pada musim panas 2017. Espanyol, klub yang diperkuatnya pada musim 2016-17, enggan memperpanjang kontrak pemain berusia 34 tahun tersebut.

Manajemen Espanyol dikabarkan kurang puas dengan performa Reyes. Mantan gelandang timnas Spanyol itu hanya mampu mendulang tiga gol dan empat assist dari 21 penampilan di Divisi Primera musim lalu.

Seperti yang dilaporkan El Mundo Deportivo, Reyes bakal bergabung dengan Shanghai Shenhua. Skuat arahan pelatih Gus Poyet itu telah dihuni beberapa pemain top, seperti Tevez, Demba Ba dan Freddy Guarin.

Karier Reyes melesat bersama Sevilla sebelum dibeli Arsenal pada 2004. Dua tahun kemudian, dia pulang ke Spanyol setelah menerima tawaran untuk bergabung dengan Real Madrid.

Cedera membuat performa Reyes perlahan meredup. Setelah Madrid, dia pernah membela Atletico Madrid, Benfica dan Espanyol. Bahkan, dia pernah sempat kembali memperkuat Sevilla pada 2012 hingga 2016.

Berikut ini adalah daftar trofi yang pernah diraih Jose Antonio Reyes:

Sevilla
– Liga Europa (2013-14, 2014-15 & 2015-16)

Arsenal
– Premier League (2003-04), Piala FA (2004-05), Community Shield (2004)

Real Madrid
– Divisi Primera (2006-07)

Atletico Madrid
– Liga Europa (2009-10 & 2011-12), Piala Super Eropa (2010), Piala Intertoto (2007)

Benfica
– Taca da Liga (2008-09)