Riquelme Klaim Edinson Cavani akan Perkuat Boca Juniors

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Edinson Cavani baru saja memperpanjang kontrak bersama Manchester United. Tapi hal tersebut tidak memutus asa Boca Juniors untuk menariknya.

Seperti diketahui, Edinson Cavani memperpanjang kontrak selama semusim di Manchester United. Tapi legenda sekaligus wakil presiden Boca Juniors, Juan Roman Riquelme, mengklaim sang bomber akan berseragam Boca musim depan.

Ia tahu bomber Uruguay tetap berada di Old Trafford musim 2020-2021. Tapi musim selanjutnya ia mendapat garansi dari sang pemain untuk berseragam biru-kuning.

Edinson Cavani - Juan Roman Riquelme - Boca Juniors - manchester united
uefa.com

“Saya pikir tahun depan Cavani akan bersama kami. Dia mengatakan pada kami bahwa dia menantikan datang ke sini. Pintu kami selalu terbuka untuknya,” ungkap Juan Roman Riquelme seperti dikutip Football5star dari TNT Sport, Senin (17/5/2021).

“Kedatangannya harus dikaitkan dengan kembalinya publik ke stadion. Tapi hari ini kami tidak memiliki penonton karena peraturan yang ditetapkan,” sambung sang wakil presiden.

Sebelum menandatangi kontrak baru bersama Manchester United, pemain 34 tahun itu memang sudah digadang-gadang akan pindah ke Boca Juniors musim depan.

Ia sudah siap untuk pindah karena kontraknya akan habis. Apalagi eks andalan Napoli secara terang-terangan mengakui keinginannya bermain di stadion La Bombonera. Akan tetapi keinginannya harus tertunda karena dia dipastikan bertahan di Inggris semusim lagi.

Edinson Cavani sejatinya tidak pernah berseragam Boca sebelumnya. Tapi ia merupakan fan berat raksasa Argentina tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hasrat Besar Eden Hazard Ingin Bertemu Juan Roman Riquelme

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sebagaimana pemain lainnya, Eden Hazard juga punya sosok idola. Pemain yang diidolakan bintang Real Madrid adalah salah satu talenta hebat asal Argentina, Juan Roman Riquelme.

Memang, Juan Roman Riquelme bukan satu-satunya yang diidolai Eden Hazard. Kapten timnas Belgia juga mengidolakan pelatihnya, Zinedine Zidane, dan legenda Arsenal, Thierry Henry.

Akan tetapi,pemain bernomor tujuh sudah pernah bertemu Henry saat menjadi asisten pelatih Belgia. Sedangkan Zidane kini menjadi pelatihnya di Real Madrid. Hanya Riquelme lah idola yang belum pernah dia jumpai.

Sosok Juan Riquelme diakui Daniele De Rossi sebagai figur idolanya.
provenquality.com

“Jika saya tidak berada di sekitar Zidane dan Henry saya akan menyebut mereka. tapi seorang pemain yang belum pernah saya temui akan membawa saya ke Riquelme,” kata Eden Hazard seperti dikutip Football5star dari Marca, Jumat (8/1/2021).

“Saya menonton semua videonya ketika saya masih muda. Ya, saya ingin bertemu dengannya di lapangan atau hanya sekadar berbicara dengannya. Jika terjadi, itu akan sangat luar biasa,” ia menambahkan.

Juan Roman Riquelme adalah legenda Boca Juniors. Walau sempat dicap gagal berkostum Barcelona, dia tetap dianggap sebagai salah satu talenta terbaik yang dilahirkan Argentina.

Permainan yang tenang dan intelegensi tinggi dalam membaca pertandingan menjadi keunggulan pemilik 51 caps bersama timnas Argentina. Dia juga pernah mengukir sejarah bersama Villarreal kala membawa klub Spanyol menembus semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya tahun 2006 silam.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Juan Roman Riquelme Buat Pemain Ini Tawarkan Diri Bela Boca Juniors

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Juan Roman Riquelme ternyata masih punya karisma besar di mata para pesepak bola. Buktinya, keberadaannya sebagai wakil presiden klub Boca Juniors membuat beberapa pemain menyatakan kesiapan merapat ke klub besar Argentina itu. Salah satunya Hugo Rodallega.

Bagi Hugo Rodallega, Juan Roman Riquelme adalah faktor pemikat luar biasa. Dia mengakui hal itu dalam program radio Cultura del Gol. Bahkan, striker Denizlispor itu siap melanggar aturan karantina andai ditelepon oleh eks playmaker timnas Argentina tersebut.

“Jika Juan Roman Riquelme menelepon, aku akan langsung terbang pada keesokan hari. Aku akan tetap pergi meskipun tak dapat meninggalkan negeri ini (Turki),” ucap Hugo Rodallega seperti dikutip Football5Star.com dari Toda Noticias.

Hugo Rodallega siap bergabung dengan Boca Juniors karena faktor Juan Roman Riquelme.
skor.sozcu.com.tr

Lebih lanjut, eks pemain Fulham itu mengungkapkan, ” Aku akan senang hati bertemu dia. Dia itu pemain spektakuler dan aku akan senang hati berjumpa dia.”

Bukan hanya Hugo Rodallega yang siap bergabung dengan Boca Juniors karena keberadaan Riquelme. Oscar Trejo yang pernah membela Xeneizes pada 2005 hingga 2007 pun siap kembali. Apalagi, kontraknya di Rayo Vallecano akan habis pada 30 Juni mendatang.

“Aku belum memutuskan apa pun terkait masa depanku. Namun, bila Riquelme menelepon dan memintaku kembali, aku bahkan tak akan berpikir lagi. Aku akan mengatakan ‘ya’ sepuluh kali sebelum dia menyelesaikan kalimatnya,” urai Oscar Trejo kepada Futbal sin spots.

Menilik perkembangan yang ada, Boca Juniors sepertinya akan kewalahan menerima tawaran dari banyak pemain pada bursa transfer mendatang. Semuanya gara-gara Juan Roman Riquelme.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Jebolan Boca Juniors Terbaik

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Boca Juniors merupakan salah satu penghasil bakat terbaik di dunia sepak bola. Klub asal Argentina ini menjadi salah satu tujuan utama para pemain muda Amerika Selatan untuk mengembangkan bakatnya.

Bakat sepak bola para alumni Boca Juniors sudah tak perlu lagi diragukan. Banyak pemain jebolan Boca yang mampu menyandang status legenda di klub-klub besar Eropa serta meraih sederet prestasi gemilang.

Berikut www.old.football5star.com sudah merangkum 5 pemain terbaik yang dihasilkan oleh Boca Juniors:

1. CARLOS TEVEZ
Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Jebolan Boca Juniors Terbaik - Carlos Tevez - La Nueva Provincia
La Nueva Provincia

Carlos Tevez sudah bisa disebut sebagai legenda hidup Boca Juniors. Status ini ia dapatkan setelah sumbangsih 40 gol dan 21 assist dari total 125 penampilannya untuk Boca.

Tak hanya itu, Tevez juga berhasil membawa Boca meraih banyak gelar bergengsi. Diantaranya lima gelar liga Argentina, satu Piala Interkontinental, satu Copa Libertadores, dan satu Copa Sudamericana.

Sepanjang kariernya, Tevez sempat membela sejumlah klub elite. Diantaranya adalah Corinthians, Manchester United, Manchester City, serta Juventus. Pemain 36 tahun ini juga berhasil mencatat 76 caps bersama timnas Argentina.

2. JUAN ROMAN RIQUELME
Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain Jebolan Boca Juniors Terbaik Juan Roman Riquelme Proven Quality
Proven Quality

Juan Roman Riquelme merupakan salah satu gelandang serang terbaik yang pernah dihasilkan Argentina. Riquelme pun menghabiskan total 13 tahun bersama Boca Juniors.

Selama 13 tahun bermain di La Bombonera, Riquelme sukses mengemas 41 gol dan 47 assist dari total 186 penampilan di semua kompetisi. Tak hanya itu, Riquelme juga berhasil mempersembahkan lima gelar Liga Argentina, tiga Copa Libertadores, satu Piala Interkontinental, serta satu Copa Sudamericana.

Kini, Riquelme sudah tak lagi aktif sebagai pemain. Pria 41 tahun itu memutuskan untuk pensiun pada tahun 2015 setelah sempat menjadi bagian dari skuat Argentinos Juniors selama enam bulan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lionel Messi Siap Tampil dalam Laga Perpisahan Legenda Argentina

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah laga perpisahan memang tak lebih berarti dari pertandingan resmi. Namun, Lionel Messi siap melakoni laga kurang penting tersebut pada Desember mendatang. Itu karena laga tersebut adalah laga perpisahan untuk legenda sepak bola Argentina, Juan Roman Riquelme.

Menurut rencana, laga perpisahan Juan Roman Riquelme akan digelar di markas Boca Junior, La Bombonera, pada 12 Desember 2019. Pria yang gantung sepatu pada 2015 itu telah mengontak beberapa mantan rekan mainnya. Salah satu yang diharapkan tampil adalah Lionel Messi.

Riquelme dan Lionel Messi pernah bahu-membahu di timnas Argentina. Mereka sama-sama jadi pilar saat La Albiceleste meraih medali emas Olimpiade 2008. Dua tahun sebelumnya, mereka juga sama-sama membela Tim Tango di Piala Dunia 2006.

Lionel Messi dan Juan Riquelme saat sama-sama membela timnas Argentina.
as.com

Mengenai hal itu, La Pulga menyatakan siap. “Aku sering berbicara dengan Roman. Dia mengatakan soal laga perpisahannya. Jika waktunya pas dan aku dapat pergi, aku dengan senang hati akan berada di sana,” ujar dia kepada Radio Metro 95.1 seperti dikutip Football5Star.com dari Todo Noticias.

Bagi megabintang Barcelona tersebut, kesiapan tersebut karena Juan Roman Riquelme adalah sosok yang sangat dihormatinya. “Roman pantas mendapatkan perpisahan akbar atas segala yang diberikannya bagi sepak bola dan Boca. Dia pantas menerima sesuatu yang istimewa dan sangat besar,” ujar dia lagi.

Kepada TyC Sports, Juan Roman Riquelme mengaku sangat mengharapkan kehadiran Lionel Messi. Untuk itulah, dia berusaha mencari waktu yang tepat agar La Pulga dapat berpartisipasi. Menurut dia, melihat sang bintang dalam kostum Boca adalah impian tersendiri.

Akan tetapi, harapan eks pemain Villarreal itu melihat Lionel Messi tampil dalam laga perpisahannya kini terancam. Pasalnya, Barcelona dan Real Madrid dikabarkan sepakat memindahkan laga El Clasico ke tanggal 18 Desember 2019 atau enam hari setelah laga perpisahan sang eks playmaker.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Daniele De Rossi Ungkap Kekaguman kepada Juan Riquelme

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Tiga pekan sudah Daniele De Rossi berstatus pemain Boca Juniors. Hingga saat ini, dia telah dua kali tampil membela klub berjuluk Xeneizes tersebut. Dia mengaku sangat bahagia. Namun, masih punya satu keinginan, yakni bertemu Juan Riquelme.

Keinginan itu tentu saja bukan tanpa dasar. Selain termasuk salah satu legenda Boca Juniors, Juan Riquelme diakui Daniele De Rossi sebagai pemain idolanya selama ini. Soal kekaguman kepada eks gelandang Villarreal itu, dia bahkan mengungkapkan sebuah rahasia.

“Aku ingin bertemu Riquelme. Aku memiliki grup WhatsApp yang hanya bicara soal sepak bola. Anggotanya semua temanku. Bukan hanya sepak bola, kami hanya bicara soal pemain tengah. Gambar profil grup itu adalah Riquelme sedang mengikat tali sepatu,” urai Daniele De Rossi dalam wawancara dengan Fox Sports seperti dikutip Football5Star.com dari Infobae.

Sosok Juan Riquelme diakui Daniele De Rossi sebagai figur idolanya.
provenquality.com

Dalam pandangan pemain berumur 36 tahun itu, Juan Riquelme adalah gelandang luar biasa yang sulit ditemukan padanannya. “Dia itu sosok berbeda yang sulit ditemukan di sepak bola pada saat ini dan masa lalu. Sebagai gelandang, aku mengagumi dia meskipun kami berbeda karakter,” kata dia.

Lebih lanjut, Daniele De Rossi mengungkapkan, “Dalam hidupku, aku hanya melihat satu pemain yang memiliki kualitas lebih baik dari Riquelme. Dia adalah (Andres) iniesta yang kupikir sebagai pemain tengah paling komplet dan paling kuat di dunia, sepanjang sejarah. Setidaknya seingat saya.”

Soal kekaguman terhadap Juan Riquelme, eks pemain timnas Italia itu mengungkapkan, hal itu terbilang lumrah di Italia. Dia mengatakan, pria yang pernah membela Barcelona itu sangat terkenal di negerinya itu. “(Antonio) Cassano juga meneleponku bahwa dia ingin tahu Riquelme karena dia menyukainya.”

Pengakuan Daniele De Rossi terbilang mengejutkan. Pasalnya, sepanjang berkarier, Juan Riquelme tak pernah bermain untuk klub Italia. Dia hanya berkutat di Spanyol dan negerinya, Argentina. Terlama, tentu saja dengan Boca Juniors.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Final Copa Libertadores di Madrid Seperti Laga Persahabatan

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Digelarnya leg kedua final Copa Libertadores di Santiago Bernabeu membuat legenda Boca Juniors, Juan Roman Riquelme, kecewa berat. Dirinya pun mengatakan final yang mempertemukan River Plate dengan mantan klubnya bagaikan laga persahabatan.

Riquelme tidak bisa membayangkan laga sepenting final Copa Libertadores harus diangsungkan di luar Argentina. Baginya keputusan memainkan final di markas Real Madrid itu sangat memalukan.

“Ini menjadi keputusan aneh dan memalukan memainkan laga di stadion asing dengan banyak pemain yang belum pernah bermain di Eropa sebelumnya. Tim mana pun yang menikmati pengalaman bermain di stadion seperti Bernabeu akan memiliki peluang terbaik untuk menang,” kata Riquelme seperti dilansir AS, Kamis (6/12/2018).

requelme boca
sportkeeda.com

“Saya akan menyalakan televisi untuk menontonnya pada hari Minggu. Tapi bagi saya rasanya tidak akan sama. Itu tidak seperti final Copa Libertadores, tapi bagaikan pertandingan persahabatan termahal dalam sejarah,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, mantan pemain Barcelona ini mengatakan bahwa CONMEBOL selaku pengambil keputusan sudah mencuri laga laga bertajuk Superclassico tersebut dari publik Argentina.

“Superclassico milik kami dan mereka mengambilnya dari kami. Ini pesta publik Argentina karena mempertemukan dua klub terbesar negara ini. Di satu sisi kita harus bangga punya dua tim Argentina di final yang bergengsi, tapi sangat menyedihkan harus dimainkan di benua lain,” sambungnya.

“Rasanya seperti menggelar final Liga Champions antara Real Madrid dan barcelona di Buenos Aires. Anda tidak bisa hanya melakukan final besar di tempat lain seperti ini. Itu tidak sama,” tutup pemain yang pensiun pada 2015 lalu itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Aneh, Pemain Boca Malah Dukung River Kalahkan Barcelona

Rivalitas tinggi terjadi antara Boca dan River Plate. Alhasil, pernyataan midfielder Boca, Juan Roman Riquelme yang menyakini River akan mampu mengalahkan Barcelona terbilang aneh.

Riquelme ikut mengomentari ajang FIFA Club World Cup yang akan digelar di Jepang dalam waktu dekat. Sebagai juara Copa Libertadores, River akan mewakili Amerika Selatan berlaga di sana. Mereka difavoritkan akan bertemyu dengan Barcelona pada laga final.

Tentang hal ini, Riquelme malah mendukung River. Dia berkata kepada Tyc, “Apakah mereka bisa menang? Tentu saja. Ini hanya sebuah pertandingan, namun siapa pun pasti tahu betapa sulitnya laga itu. Bagi para pemain River, ini adalah kesempatan unik. Ini final, saya akan menyaksikannya dan menikmatinya.”

River akan bermai pertama kali di semifinal. Mereka akan menunggu pemenang antara Sanfrecce Hiroshima atau TP Mazembe. Sementara itu, Barcelona juga telah ada di babak yang sama. Mereka menanti siapa yang unggul di antara America versus Guangzhou Evergrande.

Riquelme menyebut Barcelona sangat sulit ditaklukkan. Mereka punya tiga pemain hebat di tiap posisi, yakni Gerard Pique di lini pertahanan, Sergio Busquets sebagai gelandnag bertahan, serta Andres Iniesta yang menjadi kreator serangan. Namun, meski mengaku tidak tahu bagaimana cara menghentikan Barcelona, tapi Riquelme yakin pemain River akan mampu menang.

“Tidak mungkin saya tahu bagaimana melawannya. Saya tidak mengerti cara River mengatasi Barcelona. Tapi, saya yakin biasanya para pemain Argentina selalu mampu memberikan hal lebih dalam laga seperti ini,” kata Riquelme.