Julen Lopetegui Jelaskan Alasan Jules Kounde Gagal ke Chelsea

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, menjelaskan alasan pemainnya, Jules Kounde gagal bergabung ke Chelsea di bursa transfer kemarin. Lopetegui mengatakan bahwa pihak petinggi klub merasa menahan Kounde di Sevilla adalah keputusan yang terbaik.

Kounde sendiri sempat mengatakan bahwa dirinya tertarik untuk bergabung dengan Chelsea. Namun Sevilla terus menerus menolak tawaran dari The Blues. Hal itu sudah diutarakan oleh direktur klub, Monchi.

Jules Kounde - Julen Lopetegui - The Sun
The Sun

“Kounde punya peluang untuk meninggalkan Sevilla jika beberapa klub berani membayar klausul tebusnya. Kebanyakan dari mereka ditolak oleh pemain itu sendiri, dan ada klub yang dia sukai, yaitu Chelsea. Chelsea mengajukan tawaran minggu lalu, tapi kami tak suka tawaran itu,” kata Monchi beberapa hari yang lalu.

Julen Lopetegui: Jules Kounde Bertahan adalah Hal yang Positif Bagi Saya

Lopetegui menjelaskan situasi ini. Mantan pelatih Real Madrid itu mengatakan bahwa pihak klub memutuskan untuk menahan Kounde karena itu adalah yang terbaik untuk Sevilla.

Jules Kounde - Julen Lopetegui - Las Provincias
Las Provincias

“Pada akhirnya, Kounde bertahan karena klub telah memutuskan bahwa itu adalah hal yang benar untuk dilakukan berdasarkan evaluasi dari tawaran yang mungkin mereka miliki,” kata Lopetegui seperti dikutip Football5Star.com dari Diario de Sevilla.

Dia melanjutkan, “Bagi saya, sebagai pelatih, fakta bahwa Jules bertahan adalah positif, tanpa keraguan. Skuad terdiri dari semua posisi dan fakta bahwa Jules ada di sini, dengan evolusi yang dia miliki selama dua tahun terakhir, adalah positif.”

Julen Lopetegui Berat Hati Lepas Jules Kounde ke Chelsea

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Julen Lopetegui mengaku cukup keberatan dengan wacana Sevilla melepas Jules Kounde tahun ini. Akan tetapi, Lopetegui menyerahkan nasib Los Nervionenses di sisa bursa transfer kepada direktur olah raga, Monchi.

Kounde memang santer diberitakan bakal dilepas Sevilla ke Chelsea. Menurut laporan media-media Inggris, The Blues bakal kembali melempar tawaran resmi untuk mendatangkan Kounde sebelum bursa transfer musim panas resmi ditutup.

Jules Kounde - Julen Lopetegui - The Sun
The Sun

“Sebagai pelatih kepala, saya harus siap menghadapi berbagai kondisi. Seluruh pemain yang ada di skuat kami memiliki harganya masing-masing. Kami masih belum tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” ujar Julen Lopetegui dikutip Football5star dari Marca.

“Jika Jules hengkang, maka kami hanya akan memiliki dua bek tengah. Jika skenario itu terjadi, maka saya menyerahkan nasib tim kepada Monchi, karena kami hanya memiliki sedikit waktu dan saya hanya fokus jelang partai melawan Elche,” imbuh Lopetegui.

JULEN LOPETEGUI SOAL HASIL UNDIAN LIGA CHAMPIONS

Lopetegui tak cuma membahas masa depan Kounde bersama Sevilla. Pelatih berumur 55 tahun itu juga memberi tanggapan mengenai hasil undian babak grup Liga Champions.

Sevilla tergabung bersama Lille, Wolfsburg dan Red Bull Salzburg di grup G. Lopetegui merasa keempat klub yang ada di grup G sama-sama memiliki peluang besar untuk melaju ke babak 16 besar.

Jules Kounde - Julen Lopetegui - Las Provincias
Las Provincias

“Tidak ada grup mudah di Liga Champions. Setiap grup memiliki tim-tim hebat yang membuat gelaran Liga Champions musim ini akan berjalan menarik.”

“Kami tergabung bersama juara Prancis, pemuncak klasemen Liga Jerman dan tim yang musim lalu hampir menyingkirkan Atletico Madrid. Seluruh tim sama-sama memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak selanjutnya,” tuntas Lopetegui.

Julen Lopetegui Puas dengan Start Sempurna Erik Lamela

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, sangat senang dengan keberhasilan Erik Lamela mencetak gol pada partai di markas Getafe, Selasa (24/8) dinihari WIB. Lopetegui bahagia karena Lamela tak membutuhkan waktu adaptasi yang lama.

Lamela mencetak gol semata wayang Sevilla ke gawang Getafe. Pemain asal Argentina itu kini duduk di puncak daftar top skorer Liga Spanyol dengan perolehan tiga gol dari dua laga.

Erik Lamela - Sevilla - ESPN
ESPN

“Saya sangat senang karena dia bisa beradaptasi dengan sangat lancar. Sayajuga senang karena Lamela mencetak gol kemenangan kami,” ujar Julen Lopetegui dikutip Football5star dari Marca.

“Seluruh elemen klub sangat senang dengan performa gemilang Lamela sejauh ini. Tapi, dia tak boleh besar kepala dan harus terus berkembang. Saya yakin kehadirannya akan sangat membantu kami musim ini,” sambung Lopetegui.

ERIK LAMELA MERASA BELUM SEMPURNA

Lamela merasa bahagia karena berhasil mencetak tiga gol dalam dua laga bersama Sevila musim ini. Akan tetapi, catatan tersebut tak membuat Lamela jemawa. Ia mengaku masih memiliki banyak kekurangan yang harus segera diperbaiki.

“Saya datang ke sini untuk memberikan performa terbaik kepada para suporter. Saya cukup beruntung karena bisa mengawali petualangan di sini dengan gemilang,” kata Lamela dikutip Football5star dari laman resmi Los Nervionenses.

Erik Lamela - Sevilla - BeSoccer
BeSoccer

“Ini adalah momen yang sangat membanggakan. Tapi, saya masih memiliki sangat banyak kekurangan. Saya dan seluruh pemain di tim ini harus terus berkembang setiap harinya,” imbuh pria 29 tahun itu.

Lamela bukanlah satu-satunya pemain Argentina yang bersinar di dua pekan pembuka Liga Spanyol musim ini. Penyerang Atletico Madrid, Angel Correa, juga berhasil tampil apik dengan torehan tiga gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Tottenham Ternyata Sempat Goda Julen Lopetegui

gamespool
Tottenham Ternyata Sempat Goda Julen Lopetegui 16

Football5star.com, Indonesia – Presiden Sevilla, Jose Castro, mengatakan bahwa Tottenham Hotspur sempat berusaha mendekati Julen Lopetegui. Akan tetapi, Castro mengatakan Lopetegui tak tertarik dengan penawaran yang diajukan The Lilywhites.

Pernyataan Castro cukup mengejutkan. Pasalnya, Lopetegui sama sekali tak dirumorkan sebagai salah satu pelatih yang didekati Tottenham dalam beberapa bulan terakhir.

“Beberapa waktu lalu, Julen Lopetegui sempat menghubungi saya. Dia mengaku mendapat dan langsung menolak tawaran yang diajukan Tottenham Hotspur,” ujar Jose Castro dikutip football5star dari laman Sky Sports.

Julen Lopetegui - Tottenham Hotspur - El Desmarque
El Desmarque

“Lopetegui merasa sangat nyaman di sini dan dia masih memiliki motivasi besar. Kami masih yakin terhadap kemampuan Lopetegui. Itulah kenapa kami memberikan perpanjangan kontrak kepadanya. Saya yakin dia akan memberikan prestasi yang lebih baik buat kami.”

“Beberapa pelatih mungkin bisa digoda dengan gaji besar. Tapi, Lopetegui merasa sangat bahagia bersama kami. Bahkan, dia mengaku tak kesulitan mencari tempat bekerja yang lebih baik ketimbang Sevilla,” sambung Castro.

Tottenham saat ini memang belum mendapatkan pelatih anyar. Sejauh ini, mereka sudah berusaha mendekati Antonio Conte, Gennaro Gattuso, Paulo Fonseca, Erik Ten Hag serta Graham Potter.

Akan tetapi, kelima nama tersebut disebut sudah menolak tawaran yang diajukan Tottenham. Kini, satu nama yang dilaporkan bakal didekati The Lilywhites adalah pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Lopetegui Kecewa Timnya Kebobolan di Penghujung Laga Lawan Real Madrid

gamespool
Lopetegui Kecewa Timnya Kebobolan di Penghujung Laga Lawan Real Madrid 20

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, bangga sekaligus kecewa dengan hasil imbang timnya 2-2 melawan Real Madrid, Senin (10/5/21). Lopetegui juga mengomentari momen kontroversial yang berujung gol penalti Ivan Rakitic.

Sevilla mencetak gol terlebih dahulu di babak pertama oleh Fernando. Madrid menyamakan kedudukan pada babak kedua lewat pemain pengganti, Marco Asensio. Sevilla kembali membalas lewat eksekusi penalti Rakitic. Namun kemenangan di depan mata sirna setelah tendangan Toni Kroos yang terdeflek Eden Hazard masuk ke gawang Bono di penghujung laga.

Zinedine Zidane - Real Madrid - Wasit - Sevilla - Marca
Marca

“Ini meninggalkan rasa pahit di mulut kami, tanpa diragukan lagi. Mentalitas para pemain sangat besar. Saya sangat sedih untuk mereka. Setelah tahun yang kami alami, untuk akhirnya menang di sini akan sangat luar biasa. Saya bangga atas kerja keras para pemain. Tidak ada penyesalan, sebaliknya,” ucap Lopetegui seperti dilansir Football5Star.com dari Marca.

Lopetegui melanjutkan, “Itu adalah pertandingan yang komplet melawan Real Madrid, yang bisa menjadi pemuncak klasemen (dengan kemenangan). Saya pikir kami melakukan cukup banyak untuk pantas (menang). Kami hampir. Gol yang deflek, satu-satunya yang kami derita dengan tembakan jauh mereka, pada akhirnya menggagalkan kemenangan kami.”

Momen kontroversi terjadi pada menit ke-76. Eder Militao diklaim melakukan handball di kotak penalti. Namun setelah itu Madrid berhasil melancarkan serangan balik dan berakhir dengan Bono melanggar Karim Benzema di kotak penalti. Namun, wasit mengecek VAR dan menghadiahkan penalti untuk Sevilla. Lopetegui mengatakan itu adalah keputusan yang tepat.

“Saya berpendapat itu adalah penalti yang jelas karena (wasit) yang memberikannya. Kenyataannya adalah saya tidak bisa memastikan kapan itu handball dan kapan tidak. Itu terjadi pada kami minggu lalu dan itu bertentangan dengan kami,” ujar Julen Lopetegui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Perasaan Julen Lopetegui Setelah Menangi Derbi Andalusia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sevilla jadi tim terbaik Andalusia musim ini. Anggapan tersebut pantas mereka dapatkan setelah mengalahkan rival sekota, Real Betis, 1-0 di Ramon Sanchez Pijzuan, Minggu (14/3/2021).

Gol tunggal pada laga ini dicetak bomber andalan Sevilla, Youssef En-Nesyri. Tambahan tiga poin kian memantapkan posisi klub Andalusia di empat besar. Sedangkan Real Betis tertahan di peringkat keenam.

Setelah pertandingan, Julen Lopetegui tak bisa menutupi rasa bangga atas kemenangan ini. Apalagi dia sempat dibuat khawatir oleh permainan taktis Real Betis.

sevilla vs real betis SevillaFC ENG
@SevillaFC_ENG

“Kami puas bisa menang, kami semua tahu arti kemenangan ini. Kami memiliki pertandingan yang bagus melawan tim dengan dinamika yang baik. ini tiga poin yang sangat penting,” kata Lopetegui seperti dikutip Football5star dari laman resmi klub, Senin (15/3/2021).

“Kami punya beberapa ketakutan dalam beberapa situasi yang bisa dihindari, tetapi sebaliknya saya piki kami bisa bertahan dengan baik dengan meminimalisir pemain bagus yang mereka miliki. Ada banyak emosi yang dirasakan dalam kemenangan derbi,” ia menambahkan.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri rasa penasaran Julen Lopetegui. Sebab pada pertemuan pertama di stadion Benito Villamarin Januari lalu kedua tim hanya bermain imbang 1-1.

Di sisi lain, hasil ini juga menegaskan superioritas eks nakhoda timnas Spanyol atas Real Betis. Sepanjang karier sebagai pelatih dia tak terkalahkan dari Betis.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Tiga Kekalahan Beruntun Tak Pengaruhi Sevilla Jelang Lawan Dortmund

gamespool
Tiga Kekalahan Beruntun Tak Pengaruhi Sevilla Jelang Lawan Dortmund 27

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, mengaku sudah melupakan tiga kekalahan beruntun yang ditelan anak asuhnya jelang laga di markas Borussia Dortmund dinihari nanti.. Lopetegui meminta anak asuhnya untuk terus menatap ke depan.

Sevilla saat ini sedang berada dalam tren yang kurang baik karena menelan tiga kekalahan beruntun. Yakni melawan Barcelona (0-2 dan 0-3) serta Elche (1-2). Selain itu, mereka juga menelan kekalahan dari Dortmund pada partai leg pertama beberapa pekan lalu.

“Kami datang ke sini dengan antusiasme serta gairah yang besar untuk meraih sesuatu yang positif meski gagal meraih hasil terbaik dalam tiga pertandingan terakhir,” ujar Julen Lopetegui dikutip football5star dari laman resmi Los Rojiblancos.

Sevilla - julen Lopetegui - Dortmund - Eurosport
Eurosport

“Kami memiliki 90 menit untuk membangun harapan melaju ke babak perempat final. Kami akan berusaha keras untuk membuat harapan tersebut menjadi kenyataan,” sambung Lopetegui.

Sevilla bakal menghadapi Dortmund yang sedang dihantam badai cedera. Der BVB dipastikan tak bisa menurunkan Jadon Sancho dan kemungkinan ditinggal Raphael Guerreiro serta Gio Reyna pada partai nanti.

Absennya Sancho serta diragukannya Guerreiro dan Reyna tidak membuat Lopetegui kehilangan fokus. Menurutnya, Dortmund masih memiliki sosok Erling Haaland yang bisa membuat Diego Carlos cs kerepotan.

“Kami akan menghadapi Dortmund yang diperkuat Erling Haaland. Dia adalah penyerang yang sangat hebat dan bisa membuat lini belakang kami kerepotan di pertandingan nanti,” tandas Lopetegui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui Tuding Wasit Bantu Barcelona Kalahkan Sevilla

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Julen Lopetegui, pelatih Sevilla, menuding wasit Jose Maria Sanchez Martinez tak berlaku adil pada laga leg II semifinal Copa del Rey. Dia menilai sang wasit cenderung memihak Barcelona yang akhirnya lolos ke final setelah menang 3-0.

Hal yang menjadi sorotan Lopetegui adalah putusan Sanchez Martinez tak mengusir Oscar Mingueza saat menjatuhkan Lucas Ocampos di kotak penalti. Dia menilai hal tersebut sangat memengaruhi hasil akhir pertandingan. Apalagi kemudian Los Nervionenses malah kehilangan Fernando yang menerima kartu kuning kedua.

“Kami hanya bisa berikan sedikit komentar karena jika bicara banyak, kita tahu apa yang akan terjadi. Saya kira tindakan wasit terhadap Mingueza tidaklah tepat karena itu adalah kans besar untuk mencetak gol,” urai Julen Lopetegui seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Sevilla.

Lopetegui juga mengungkapkan hal lain terkait kepemimpinan wasit laga Barcelona vs Sevilla. “Lihat saja dan nilai sendiri. Jika saya yang mengatakanny, saya pasti dikenai sanksi. Lihat juga aksi (Clement) Lenglet. Namun, wasit punya pandangan lain dan saya tak bisa bicara lagi,” ujar dia.

Lebih lanjut, Lopetegui coba bersikap bijak. Menurut dia, seperti halnya para pemain, para wasit juga bisa melakukan kesalahan di lapangan. Hal itu jadi bagian yang harus diterima dengan lapang dada walaupun sakitnya tak terperi.

Lopetegui Minta Sevilla Segera Bangkit

Soal kekalahan dramatis yang membuat Sevilla gagal lolos ke final Copa del Rey, Julen Lopetegui menyebutnya sebagai sisi kejam dari sepak bola. Di Camp Nou, kekejaman itu sempurna bagi Los Nervionenses.

“Pertandingan ini memberi kami pengalaman tentang bagian terkejam sepak bola. Kami tersisih lewat aksi terakhir pada pertandingan dan main dengan 10 pemain ketika lawan juga seharusnya bermain dengan 10 pemain,” urai Lopetegui lagi.

Para pemain Sevilla diminta Julen Lopetegui segera melupakan kekalahan pahit dari Barcelona.
Getty Images

Lopetegui menjelaskan, para pemainnya sangat terpukul oleh kekalahan dramatis dari Barcelona itu. Dia memaklumi hal itu. Namun, dia berharap Ivan Rakitic cs. segera bangkit dan melupakan malam jahanam di Camp Nou tersebut.

“Kami telah mengalami bagian terpahit dari sepak bola. Kami harus secepatnya bangkit dan memikirkan laga LaLiga. Kami bersedih, tapi pada saat bersamaan bangga atas usaha yang dilakukan tim hingga babak perpanjangan waktu,” kata Lopetegui.

Sevilla memang tak bisa terus larut dalam kesedihan dan kekecewaan. Akhir pekan nanti, tim asuhan Julen Lopetegui dijadwalkan melawat ke kandang Elche. Andai tak fokus, tren buruk bisa saja terus berlanjut. Patut dicatat, Los Nervionenses hanya 1 kali menang dalam 4 laga terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui Wajarkan Kekalahan Sevilla dari Barcelona

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sevilla gagal mengulang kemenangan atas Barcelona di Copa del Rey. Tampil di ajang LaLiga, Sabtu (27/2/2021) anak asuh Julen Lopetegui takluk 0-2.

Sevilla kalah lewat gol yang masing-masing dicetak Ousmane Dembele dan Lionel Messi. Usai pertandingan Julen Lopetegui mengaku kecewa.

Menurut sang pelatih, timnya tidak tampil seperti yang diharapkan. Kesalahan inilah yang membuat dia mewajarkan kekalahan kali ini.

Sevilla vs Barcelona Liga Spanyol Lionel Messi - Twitter @LaLigaID
@LaLigaID

“Penilaian kami hari ini tidak positif. Ketika Anda gagal menang dan juga memang pantas untuk kalah, tidak ada sesuatu yang positif terjadi di lapangan. Kami tidak senang karena kalah akibat permainan kami sendiri,” kata mantan pelatih timnas Spanyol kepada Marca, Minggu (28/2/2021).

“Kami tidak bermain bagus dan Barcelona melampaui kami. Saat kami menang di Copa del Rey kami harus membalikkan situasi dengan cepat. Tapi hari ini itu tidak terjadi. Sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya,” ia menambahkan.

Sebelumnya di ajang Copa del Rey awal Februari kemarin Sevilla sukses menundukkan Barcelona, juga dengan skor 2-0. Dua gol dicetak oleh Jules Kounde dan Ivan Rakitic.

Akan tetapi, apa yang terjadi di Ramon Sanchez Pijzuan kali ini berbeda. Hampir tidak ada tekanan berarti yang diperoleh klub Andalusia.

Tak pelak, kekalahan ini membuat anak asuh Julen Lopetegui kian tertinggal dari pesaingnya. Mereka tertahan di peringkat keempat dengan 48 poin, terpaut empat angka dari Real Madrid di urutan ketiga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui: Sevilla Tak Pantas Kalah Lawan Dortmund

gamespool
Julen Lopetegui: Sevilla Tak Pantas Kalah Lawan Dortmund 36

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, merasa timnya tak pantas kalah 3-2 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Borussia Dortmund, (18/2/21). Lopetegui menilai perbedaan pada laga itu adalah karena Dortmund memiliki pemain kelas dunia dalam diri Erling Haaland.

Sevilla harus kalah di kandang sendiri dengan skor 3-2. Padahal mereka sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Suso sebelum Erling Haaland memberi assist ke Mahmoud Dahoud dan juga dida mencetak dua gol setelah itu. Tim asal Andalusia itu hanya bisa memperkecil keadaan menjadi 3-2 lewat Luuk de Jong. Walaupun pada leg kedua harus bermain tandang, Lopetegui masih optimistis.

“Hasil ini tidak baik. Kalah di kandang dari lawan seperti Dortmund tidak pernah positif karena itu adalah hasil yang buruk jelang leg kedua, tapi ada satu pertandingan tersisa dan kami berpegang pada itu,” ucap Lopetegui seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

Lopetegui menilai timnya tidak pantas kalah, apalagi Sevilla menguasai permainan dengan 66 persen penguasaan bola. Tapi mantan pelatih Real Madrid itu mengakui bahwa timnya seharusnya bisa menjaga Haaland dengan baik.

“Kami tidak pantas kalah, tetapi pada akhirnya mereka memiliki salah satu pemain terbaik di dunia, dan dia membuat perbedaan dalam situasi yang seharusnya bisa kami hindari,” kata Lopetegui.

Julen Lopetegui melanjutkan, “Itu hukuman yang berat. Sekarang kami harus membangun kembali dan bangkit. Para pemain telah berusaha keras dan sekarang kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan berikutnya.”

Pertandingan leg kedua akan diadakan di Signal Iduna Park pada 10 Maret mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Edin Terzic Dapat Pujian Setinggi Langit dari Julen Lopetegui

gamespool
Edin Terzic Dapat Pujian Setinggi Langit dari Julen Lopetegui 40

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, merasa sangat kagum dengan cara Borussia Dortmund bermain di bawah komando Edin Terzic. Menurut Lopetegui, Terzic merupakan pelatih yang sangat mengenal para pemainnya.

Di bawah komando Terzic, Dortmund memang masih belum mampu kembali ke performa terbaiknya. Saat ini, mereka sedang duduk di posisi enam klasemen Liga Jerman karena cuma mampu memetik satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir.

“Edin Terzic memiliki filosofi permainan yang bagus. Dortmund bisa menyerang kami dengan berbagai cara. Baik ketika sedang menguasai bola atau melalui serangan balik,” ujar Julen Lopetegui dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Edin Terzic - Julen Lopetegui - Sevilla - Dortmund - SportSport
SportSport

“Terzic adalah pelatih yang sangat mengenal para pemain di dalam skuatnya. Menurut saya pribadi. Terzic diberkati dengan pemain-pemain hebat di dalam skuatnya,” sambung Lopetegui.

Lebih lanjut, Lopetegui juga mengatakan bahwa Sevilla sudah melakukan analisis mendalam mengenai cara Marco Reus cs bermain. Di mata Lopetegui, Der BVB selalu bisa menciptakan peluang-peluang yang sulit terlihat oleh tim lain.

“Semua orang yang sudah melakukan analisis permainan Dortmund pasti tahu kualitas peluang yang mereka ciptakan di setiap pertandingan tak bisa diulangi oleh tim lain.”

“Drotmund memiliki pemain-pemain hebat di setiap lini. Tapi, hal itu sama sekali tak menghambat antusiasme serta ambisi kami. Kami tentu saja sangat ingin mengalahkan tim sebagus dan sehebat Dortmund,” tandas Lopetegui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Julen Lopetegui Pecahkan Rekor Kemenangan di Sevilla

gamespool
Julen Lopetegui Pecahkan Rekor Kemenangan di Sevilla 44

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, berhasil memecahkan rekor kemenangan sepanjang sejarah klubnya. Sama sekali tak ada yang menyangka Lopetegui akan sukses bersama tim asal Andalusia itu.

Lopetegui memiliki karier yang aneh sejak menangani timnas Spanyol pada 2016. Dia dipecat tepat sebelum Piala Dunia 2018 dimuali karena resmi menandatangani kontrak tiga tahun bersama Real Madrid.

Bersama Madrid, dia dipecat setelah hanya melatih selama 14 pertandingan dan hanya meraih 6 kemenangan dan 6 kali kalah. Lopetegui akhirnya ditunjuk sebagai pelatih Sevilla pada Juni 2019.

5 Fakta di Balik Keberhasilan Sevilla Juara Liga Europa Julen Lopetegui Bleacher Report
Bleacher Report

Musim pertamanya, Lopetegui berhasil membawa Sevilla juara Liga Europa dan hanya kalah tipis dari Bayern Munich di Piala Super Eropa. Musim ini Sevilla bahkan bersaing dengan Barcelona dan Real Madrid di 4 besar.

Sevilla baru saja mengalahkan Huesca 1-0 (13/2/21) dan kemenangan itu membuat pasukan Lopetegui meraih 7 kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Pekan lalu juga Sevilla berhasil mengalahkan Barcelona 2-0 di Copa del Rey.

Kemenangan Huesca itu merupakan kemenangan ke-24 Sevilla dalam 35 laga yang mereka jalankan musim ini. Dengan persentase 68,57 persen, persentase itu merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah klub. Laga melawan Huesca juga merupakan laga ke-300 Julen Lopetegui sebagai pelatih.

Sevilla saat ini berada di posisi ke-4 dengan raihan 45 poin. Mereka juga masih bermain di Liga Champions dan bertemu Borussia Dortmund di babak 16 besar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sevilla vs Barcelona: Menang, Lopetegui Merasa Belum Aman

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Semifinal Copa del Rey antara Sevilla vs Barcelona, Kamis (11/2/2021) dinihari WIB berhasil dimenangkan tuan rumah. Pada leg pertama anak asuh Julen Lopetegui menang 2-0.

Dua gol kemenangan Sevilla tercipta pada masing-masing babak lewat Jules Kounde dan Ivan Rakitic. Hasil ini jelas membuat Julen Lopetegui senang. Menurutnya, tim bermain di level tertinggi.

“Tim memainkan pertandingan yang hebat melawan saingan luar biasa yang sedang dalam momen bagus. Untuk menghadapi mereka Anda harus berada di level tinggi dan kami melakukannya,” kata sang pelatih seperti dikutip Football5star dari Marca, Kamis (11/2/2021).

Ivan Rakitic yakin perjuangan Sevilla akan lebih berat pada leg II semifinal Copa del Rey di kandang Barcelona.
diariodesevilla.es

“Mereka memiliki momen karena punya banyak pemain berkualitas, tapi kami bisa menandaingi mereka dan meraih kemenangan hari ini,” ia menambahkan.

Menang 2-0 membuat satu kaki Sevilla kini sudah berada di final Copa del Rey. Pada leg kedua nanti di Camp Nou mereka hanya butuh hasil imbang atau setidaknya kalah dengan selisih satu gol saja..

Kendati demikian, tetap saja mantan pelatih Real Madrid merasa belum aman. Karena baginya tidak pernah mudah menghadapi Barcelona di Camp Nou.

“Tentu saja kami masih memiliki pertandingan yang sulit untuk dilakukan, yaitu bermain di Barcelona. Kami tahu betapa sulitnya bertanding di Camp Nou. Mereka akan menekan kami sepanjang pertandingan untuk menang,” tutup Julen Lopetegui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Pemecatan Julen Lopetegui Membuat Toni Kroos Sakit Hati

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Julen Lopetegui memang gagal total saat menukangi Real Madrid 2018 lalu. Walau begitu dia sangat dicintai para pemain. Salah satunya Toni Kroos.

Melatih Real Madrid bisa dibilang sebagai masa kelam Julen Lopetegui sebagai pelatih. Bagaimana tidak, dia hanya bertahan selama tiga bulan di sana.

Ia kemudian dipecat Oktober 2018 usai Madrid kalah 1-5 dari Barcelona. Bagi Toni Kroos, pemecatan tersebut menyakiti hatinya karena baginya, sang pelatih merupakan sosok yang hebat.

Toni Kroos Lapangan Buruk Tak Jadi Alasan Performa Buruk Madrid
@realmadriden

“Pemecatan Lopetegui adalah hal yang paling menyakiti saya secara pribadi karena dia adalah pelatih hebat. Dia mengalami momen buruk menjadi pelatih kami. Dia datang tepat setahun setelah tiga gelar Liga Champions dan kepergian Ronaldo. Itu membuatnya tidak mudah,” kata Kroos kepada Marca, Kamis (21/1/2021).

“Saya sangat menyesal. Itu adalah pemecatan yang paling saya rasakan karena saya merasakan kemampuannya sebagai pelatih dan sebagai pribadi. Pemecatan itu meninggalkan rasa pahit. Itu adalah cerita yang sangat membekas dalam diri saya,” ia menambahkan.

Dipecat Real Madrid, Julen Lopetegui menemukan kebahagian baru di Sevilla. Musim lal8u diaa berhasil membawa Jesus Navas dkk juara Liga Europa.

Capaian itu rupanya membuat gelandang Jerman senang. Baginya, sang mantan pelatih pantas juara. “Saya sangat senang ketika dia memenangkan Liga Europa bersama Sevilla. Dia pantas mendapatkannya,” Tutup Toni Kroos.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sevilla Tampil Memuaskan, Lopetegui Diganjar Kontrak Baru

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kinerja Julen Lopetegui selama membesut Sevilla cukup memuaskan. Momentum ini pun dimanfaatkan manajemen untuk memperpanjang kontrak sang pelatih.

Sevilla kini mengikat Julen Lopetegui hingga 2024 mendatang. Perpanjangan kontrak ini bisa dibilang cukup cepat. Pasalnya kontrak sang pelatih sebelumnya masih berlaku hingga 2022 mendatang.

Akan tetapi Los Rojiblancos sepertinya tidak ingin membiarkan klub lain mendekati sang nakhoda. Gayung pun bersambut, Lopetegui tak butuh waktu lama untuk menandatangani kontrak baru.

Bersama mantan pelatih timnas Spanyol, klub Andalusia menjelma jadi tim yang disegani di LaLiga. Terbaru mereka mengalahkan tim yang penuh kejutan di awal musim, Real Sociedad, dengan skor 3-2.

Kemenangan atas Real Sociedad jadi capaian bersejarah klub. Hasil tersebut melengkapi 46 kemenangan, 19 kali imbang, dan 14 kekalahan dari 79 laga yang dipimpin Lopetegui.

Artinya, catatan ini menjadikan Julen Lopetegui sebagai pelatih dengan persentase kemenangan tertinggi dalam sejarah klub. Torehan ini kian melengkapi kesuksesan Sevilla bersama sang pelatih.

Musim lalu dia sukses membawa tim yang bermarkas di Ramon Sanchez Pijzuan menjuarai Liga Europa. Sementara musim ini Jesus Navas dkk dia bawa menembus 16 besar Liga Champions.

Kendati begitu, pekerjaan rumah Julen Lopetegui musim ini masih banyak. Sevilla yang kini menghuni peringkat keenam LaLiga kembali dituntut kembali ke empat besar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Pelatih Sevilla Kaget Bisa Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions

gamespool
Pelatih Sevilla Kaget Bisa Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions 56

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, merasa sangat kaget karena anak asuhnya hanya butuh empat laga untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Menurut Lopetegui, capaian tersebut adalah prestasi yang tidak biasa.

Sevilla berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah meraih kemenangan di kandang FC Krasnodar pada Rabu (25/11) dinihari WIB. Di laga tersebut, Los Rojiblancos sukses memetik kemenangan berkat gol Ivan Rakitic dan Munir El Haddadi.

“Melaju ke babak 16 besar Liga Champions merupakan capaian yang luar biasa. Prestasi ini semakin membanggakan karena kami berhasil melakukannya hanya dalam empat pertandingan,” ujar Julen Lopetegui dikutip dari laman resmi UEFA.

Julen Lopetegui - Sevilla - Liga Champions - 16 besar - uefa. com
uefa.com

“Tak banyak tim yang bisa mencapai prestasi tersebut dan saya rasa kami memang pantas mendapatkannya. Sekarang, target utama kami adalah mengakhiri grup sebagai pemuncak klasemen,” kata Lopetegui menambahkan.

Keberhasilan Sevilla melaju ke babak 16 besar sayangnya harus mereka raih dengan pengorbanan besar. Pasalnya, mereka dipastikan kehilangan bek kiri senior, Sergio Escudero, yang mengalami cedera di partai melawan Krasnodar.

Menurut Lopetegui, Escudero mengalami dislokasi sikut. Ia pun belum mengetahui seberapa parah cedera yang dialami Escudero dan berapa lama pemain 31 tahun itu bakal absen.

“Sergio Escudero mengalami cedera diskolasi sikut. Kami belum tahu seperapa parah cedera yang dialami Escudero. Tapi, nampaknya dia mengalami cedera yang cukup parah,” pungas Lopetegui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui Tak Senang Sevilla Hanya Imbang Lawan Barcelona

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Sevilla mengakhiri kesempurnaan Ronald Koeman bersama Barcelona. Di Stadion Camp Nou, Senin (5/10/2020) dini hari WIB, Los Nervionenses mampu memetik hasil imbang 1-1. Namun, hasil itu ternyata tak membuat pelatih Julen Lopetegui senang.

Lopetegui menilai hasil imbang di kandang Barcelona adalah sebuah kerugian bagi Sevilla. Pasalnya, dalam pandangan eks pelatih timnas Spanyol itu, Ivan Rakitic cs. bermain lebih baik dan seharusnya dapat membawa pulang tiga poin.

“Meraih poin di sini memang sulit, tapi saya tak puas. Kami seharusnya meraih tiga poin. Tak ada keraguan soal itu. Kami punya peluang-peluang dan permainan bagus untuk meraih kemenangan. Namun, kami memang menghadapi tim hebat,” urai Julen Lopetegui yang harus berada di tribune karena diusir wasit saat laga lawan Levante seperti dikutip Football5Star.com dari Diario de Sevilla.

Julen Lopetegui kecewa Sevilla hanya menuai hasil imbang di kandang Barcelona.
diariodesevilla.es

Satu-satunya hal yang membuat Lopetegui senang adalah penampilan anak-anak asuhnya yang apik. “Hasil akhir memang agak disayangkan, tapi saya puas dengan karakter dan sikap para pemain. Pada 10 menit terakhir, kami agak takut kalah, tapi saya puas. Menghadapi Barcelona, itu wajar saja,” kata dia.

Lopetegui Diamini Joan Jordan

Pandangan Julen Lopetegui diamini gelandang Joan Jordan. Seperti sang pelatih, dia juga menilai Sevilla punya beberapa kesempatan untuk menyudahi perlawanan Barcelona di Camp Nou. Hal itu membuat dia agak kecewa Los Nervionenses hanya pulang dengan 1 poin.

Joan Jordan merasa Sevilla mampu unggul atas Barcelona dalam laga di Camp Nou.
diariodesevilla.es

“Aku tak mau membohongi kalian. Ya, kami keluar lapangan dengan rasa agak pahit karena kami telah tampil sangat baik. Kukira kami lebih unggul dari Barcelona pada beberapa momen tertentu dalam pertandingan tadi,” ujar Jordan.

Dalam pandangan Jordan, hal yang membuat Sevilla hanya menuai hasil imbang di kandang Barcelona adalah perfoma kurang bagus tim asuhan Lopetegui dalam penyelesaian akhir. Secara khusus, dia menyesalkan tendangan Luuk de Jong yang menghantam mistar gawang lawan.

Terlepas dari hal itu, Jordan tetap angkat topi terhadap kerja keras seluruh pemain asuhan Julen Lopetegui. Menurut dia, hasil imbang di kandang Barcelona adalah isyarat nyata kekuatan dan kemampuan Sevilla musim ini. “Sevilla dapat bersaing dengan tim mana pun dan itu sesuatu yang bagus,” kata dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui: Kalau Bayern Tak Punya Neuer, Sevilla yang Menang

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Sevilla harus mengakui keunggulan Bayern Munich pada Piala Super Eropa, Jumat (25/9/2020) dini hari WIB. Pada laga di Stadion Puskas Arena, Budapest, tim asuhan Julen Lopetegui kalah 1-2 lewat perpanjangan waktu.

Kekalahan itu dirasa tak adil oleh Lopetegui. Dia menilai Sevilla pantas menang. Menurut dia, Ivan Rakitic dkk. kalah hanya karena Bayern Munich punya sosok Manuel Neuer di bawah mistar gawang. Keberadaan kapten timnas Jerman itu membuat berbagai peluang emas Los Nervionenses mentah.

“Kami tak mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Mereka punya kiper luar biasa pada diri Neuer,” ujar Julen Lopetegui selepas pertandingan Bayern Munich vs Sevilla seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi UEFA.

Ketangguhan Manuel Neuer pada laga Piala Super Eropa dipuji Julen Lopetegui dan Ivan Rakitic.
Getty Images

Lopetegui menambahkan, “Kekalahan selalu menyakitkan, apaladi di final dan terutama kali ini ketika kami punya kans menang. Kami berjuang keras dan mampu menyuitkan mereka, tapi mereka mendapatkan gol kemenangan saat sepertinya tak mungkin.”

Setidaknya dua kali Manuel Neuer membuat penyelamatan gemilang. Salah satunya peluang yang didapatkan Youssef En-Nesyri pada menit ke-88 dalam situasi satu lawan satu. Andai jadi gol, Sevilla yang juara Piala Super Eropa.

Seperti halnya Julen Lopetegui, Ivan Rakitic juga merasakan kekecewaan yang sama. Gelandang yang baru kembali dari Barcelona itu pun menunjuk Neuer sebagai faktor kesuksesan Bayern Munich di Piala Super Eropa kali ini.

“Malam ini, kita bisa menyaksikan betapa penting Neuer bagi mereka. Kami punya dua peluang emas untuk unggul, tapi dia menggagalkannya. Lalu, kami memberikan sepak pojok yang konyol dan mereka mencetak gol dari situ,” ujar Rakitic.

Lopetegui Tetap Banggakan Sevilla

Terlepas dari kekecewaan tersebut, Julen Lopetegui dan Rakitic sama-sama puas atas performa Sevilla pada laga melawan Bayern Munich. Mampu memaksa sang juara Liga Champions bermain hingga 120 menit adalah prestasi tersendiri.

“Saya sangat bangga atas tim ini. Saya bangga atas sikap, usaha, dan mentalitas mereka. Mereka selalu memegang keyakinan hingga akhir pertandingan,” kata Lopetegui.

Penampilan Sevilla saat menghadapi Bayern Munich dibanggakan oleh Julen Lopetegui.
Getty Images

Pelatih Sevilla itu lebih lanjut mengungkapkan, “Kami baru kembali berlatih selama 12 hari. Namun, kami mampu mengimbangi tim terbaik di Eropa dan memaksa mereka bermain hingga perpanjangan waktu.”

Senada dengan Julen Lopetegui, Rakitic berujar, “Setidaknya, kami dapat bangga atas penampilan kami menghadapi tim terbaik di Eropa. kami juga merasa sudah melakukan persiapan dengan baik untuk menjalani musim baru di liga.”

Akhir pekan nanti, Sevilla akan memulai perjalanan di kompetisi Liga Spanyol. Tim asuhan Julen Lopetegui dijadwalkan bertandang ke kandang Cadiz.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Julen Lopetegui Tak Takut Hadapi Bayern Munich di Piala Super Eropa

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Julen Lopetegui, pelatih Sevilla, antusias menatap laga melawan Bayern Munich pada laga Piala Super Eropa, Jumat (25/9/2020) dini hari WIB. Dia menegaskan, Los Nervionenses tak takut menghadapi tim asuhan Hansi Flick yang luar biasa pada musim lalu.

Julen Loetegui tak menutup mata terhadap kehebatan Bayern Munich. Bagaimanapun, raihan treble winner adalah hal istimewa. Namun, hal itu bukan berarti Sevilla harus takut dan menyerah sebelum bertanding.

“Memperebutkan Piala Super Eropa bukan kesempatan yang ada setiap hari. Apalagi menghadapi lawan hebat seperti Bayern yang menjuarai liga domestik, piala liga, dan Liga Champions secara brilian,” kata Julen Lopetegui seperti dikutip Football5Star.com dari Diario As.

Lopetegui menambahkan, “Ini adalah soal menghadapi tim terbaik dunia saat ini. Namun, kami tak akan lempar handuk. Kami sangat respek dan mengagumi mereka, tapi kami juga penuh kebanggaan, ambisius, dan sangat bersemangat.”

Eks pelatih timnas Spanyol dan Real Madrid itu menilai laga nanti akan sangat sulit bagi Sevilla. Namun, dia menandaskan, selalu ada harapan untuk menang dan meraih trofi Piala Super Eropa. Sebagus apa pun lawan, kans itu selalu ada.

Adapun soal Bayern, Lopetegui menunjuk dua hal yang jadi kekuatan. “Mereka adalah tim dengan begitu banyak talenta individual. Lalu, mereka juga punya pelatih yang pantas mendapatkan kredit atas caranya menangani tim dan mengubah peruntungan dengan memberikan identitas dan arti penting kerja sama tim,” urai dia.

Lopetegui Takkan Ubah Gaya Main Sevilla

Sevilla akan tetap mengusung gaya main seperti musim lalu saat melawan Bayern Munich.
estadioesportivo.com

Sementara itu, mengenai resep untuk laga Piala Super Eropa nanti, Julen Lopetegui mengaku tak akan mengubah apa pun. Dia menilai gaya main Sevilla musim lalu sudah bagus dan terbukti sukses dengan menjuarai Liga Europa dengan mengalahkan Inter Milan pada laga final.

“Kami saat ini telah lebih padu. Kami tampil ofensif, tapi kebobolan sangat sedikit gol. Kami selalu coba mencari peluang untuk melakukan serangan balik dan pada saat bersamaan bertahan di kedua sisi. Kami selalu berani mengambil risiko dan berkomitmen untuk melakukannya dengan baik,” ujar Lopetegui lagi.

Laga Piala Super Eropa 2020 akan berlangsung di Stadion Paskas Arena, Budapest, Hungaria. Baik bagi Hansi Flick maupun Julen Lopetegui, ini merupakan kesempatan pertama berlaga pada laga yang mempertemukan juara Liga Champions dan Liga Europa tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Luuk de Jong Senang Bisa Bayar Kepercayaan Julen Lopetegui

dinasti
Luuk de Jong Senang Bisa Bayar Kepercayaan Julen Lopetegui 71

Football5star.com, Indonesia – Bomber asal Belanda, Luuk de Jong, merasa sangat bahagia karena bisa membawa Sevilla meraih gelar Liga Europa dinihari tadi. Tak hanya itu, De Jong juga merasa sangat senang karena bisa membayar kepercayaan Julen Lopetegui yang menurunkannya sebagai starter.

Di Liga Europa musim ini, De Jong memang tak selalu menjadi pilihan utama. Namun, ia berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan sukses mengemas tiga gol di babak semifinal dan final.

“Pagi ini, Julen Lopetegui baru mengatakan kalau saya akan bermain sebagai starter. Di pertandingan sebelumnya, saya juga selalu siap meski hanya bermain dari bangku cadangan,” kata Luuk de Jong dikutip dari laman resmi UEFA.

Luuk de jong - Sevilla - Julen Lopetegui - uefa. com 2
uefa.com

“Untungnya, saya bisa memberikan kontribusi maksimal untuk Sevilla di dua pertandingan terakhir,” sambung pemain berusia 29 tahun itu.

Lebih lanjut, De Jong mengakui bahwa mencetak gol dengan sundulan merupakan kelebihan utamanya. De Jong melempar pujian kepada Jesus Navas dan Ever Banega yang berhasil menciptakan assist untuknya.

“Mencetak gol dengan sundulan menjadi kelebihan terbaik saya. Gol pertama tercipta berkat umpan silang sempurna yang dikirim Jesus Navas. Beruntung, saya berhasil mengarahkan bola ke tiang dekat.”

“Gol kedua tercipta berkat umpan kiriman Ever Banega yang sangat baik. Bagi saya pribadi, gol tersebut memiliki makna yang sangat spesial,” tandas De Jong.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Final Liga Europa: Sevilla vs Inter, Pertemuan Dua Pelatih Minim Pengalaman

dinasti
Final Liga Europa: Sevilla vs Inter, Pertemuan Dua Pelatih Minim Pengalaman 77

Football5star.com, Indonesia – Final Liga Europa musim ini akan mempertemukan Sevilla vs Inter di Stadion RheinEnergie, Sabtu (21/8/2020). Final kompetisi Eropa ini akan menghadirkan pertarungan taktik antar dua pelatih minim pengalaman, Antonio Conte vs Julen Lopetegui.

Kedua pelatih memang tak memiliki pengalaman panjang antar tim mereka masuk ke babak final kompetisi Eropa. Final Liga Europa musim ini bahkan jadi pengalaman pertama bagi Conte memimpin timnya bertarung di partai puncak kompetisi Eropa.

Sevilla vs Inter, Pertemuan Dua Pelatih Minim Pengalaman
getty images

Semenjak melatih pada 2006, Conte baru musim ini mampu membawa anak asuhnya main di partai puncak. Saat melatih Juventus musim 2011 hingga 2014, prestasi terbaik Conte adalah semifinal Liga Europa musim 2013-14 bersama Juventus.

Musim itu, Juventus yang terlempar dari babak penyisihan grup Liga Champions mampu melaju hingga babak empat besar Liga Europa. Sayangnya Juve tak berkutik saat bertemu Benfica. Juve kalah agregat 2-1 oleh wakil Portugal tersebut.

Namun Conte memiliki keunggulan jika membicarakannya sebagai seorang pemain. Conte pernah tiga kali mengantarkan Juventus meraih juara kompetisi Eropa, Liga Champions musim 1995-96, Piala UEFA musim 1992-93 serta Piala Intertoto 1999.

Catatan final kompetisi Eropa Lopetegui

Lantas bagaimana dengan Julen Lopetegui? Jika dibandingkan dengan Conte sebagai seorang pemain, mantan kiper Real Madrid ini tentu kalah. Ia belum pernah menajdi juara di level kompetisi Eropa saat berkarier sebagai pemain.

Namun untuk catatan mengantarkan tim yang diasuhnya melaju ke partai puncak kompetisi Eropa, pelatih 53 tahun ini lebih baik dibanding Conte. Saat menjadi pelatih timnas U-19 dan U-21 Spanyol, Lopetegui mampu meraih dua gelar kompetisi Eropa.

Sevilla vs Inter, Pertemuan Dua Pelatih Minim Pengalaman2
uefa.com

Pertama saat melatih timnas U-19 Spanyol, ia mempersembahkan gelar Euro U-19. Di partai puncak, Spanyol mengalahkan Yunani dengan skor 1-0 lewat gol Jese Rodriguez. Ini jadi gelar ke-9 bagi Spanyol di ajang Euroo U-19.

Gelar kedua diraih Lopetegui saat melatih timnas U-21 Spanyol. gelar Euro U-21 2013 ia persembahkan. Di partai final, Lopetegui kandaskan Italia dengan skor 4-2. Hat-trick Thiago Alcântara dan satu gol Isco hanya mampu dibalas oleh gol dari Ciro Immobile dan Fabio Borini.

Menarik untuk ditunggu, siapa antara dua pelatih ini yang akan mempersembahkan gelar kompetisi Eropa pertamanya di level klub? Antonio Conte dengan pengalamannya sebagai pemain atau Lopetegui yang punya sejarah di level kompetisi Eropa usia muda?

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sevilla vs Inter, Pertemuan Dua Pelatih Minim Pengalaman

Final Liga Europa: Sevilla Diramal Hamster Lucu Ini Pecundangi Inter

dinasti
Final Liga Europa: Sevilla Diramal Hamster Lucu Ini Pecundangi Inter 81

Football5star.com, Indonesia – Final Liga Europa musim ini akan mempertemukan Sevilla vs Inter di Stadion RheinEnergie, Sabtu (21/8/2020). Siapa yang akan mampu menjadi juara di final kali ini? Sevilla dengan catatan apik di final Liga Europa atau Inter yang berambisi mengulang kesuksesan di musim 1997-98.

Di atas kertas, pertemuan kedua tim bisa dibilang cukup berimbang. Kedua tim sama-sama memiliki materi pemain yang cukup berkualitas. Dari sisi pelatih, menarik di laga ini, kedua pelatih sama-sama minim pengalaman di partai puncak kompetisi Eropa.

Prediksi Sevilla vs Inter Milan

Antonio Conte baru kali ini berhasil membawa anak asuhnya melaju ke partai puncak kompetisi Eropa. Sementara Julen Lopetegui hanya memiliki pengalama menjadi juara di kompetisi Eropa usia muda saat melatih tim U-19 dan U-21 Spanyol.

Conte jelang final mengatakan ingin membawa Inter kembali merasakan momen 1997-98. Ia cukup optimis mampu menunaikan tugas membwa Inter menjadi juara Liga Europa musim ini.

“Saya sangat peduli dengan tim ini dan para suporternya. Sudah sepuluh tahun lamanya tim ini absen dari sebuah final, itu waktu yang cukup lama.” ucap Conte.

Lopetegui pun tak jauh berbeda. Meski menurutnya melawan Inter jadi pertarungan cukup sulit bagi anak asuhnya.

“Inter adalah tim yang sangat komplet, dengan kualitas bagus di sektor serangan dan rapat ketika bertahan, tak memberi lawannya banyak kesempatan,” ucapnya.

Menariknya, pertarungan dua klub ini diramal akan dimenangkan oleh wakil Spayol, Sevilla. Si hamster lucu, PO meramal Lucas Ocampos dkk akan mampu mengalahkan Inter di final Liga Europa. Seperti apa prediksi PO, berikut videonya:

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Julen Lopetegui Tak Peduli Rekor Apik Sevilla di Final Liga Europa

dinasti
  • Sevilla tak pernah kalah dalam 5 laga final Liga Europa sebelumnya
  • Julen Lopetegui akan jadi pelatih ketiga yang membawa Los Nervionenses juara Liga Europa
  • Musim lalu, Unai Emery yang juara tiga kali bersama Sevilla justru gagal membawa Arsenal juara.

Football5Star.com, Indonesia – Sevilla akan menjalani laga final Liga Europa 2019-20 pada Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Lawan Nervionenses pada laga di Stadion RheinEnergie, Koeln, nanti adalah Inter Milan. Menilik jejak pada ajang ini, tim asuhan Julen Lopetegui seharusnya mengusung optimisme tinggi.

Laga lawan Inter Milan nanti adalah final keenam Sevilla pada ajang Liga Europa. Dalam lima kesempatan sebelumnya, Los Nervionenses selalu meraih kemenangan. Meskipun demikian, Lopetegui tak terlalu peduli terhadap fakta tersebut.

“Ini tim yang baru. Benar-benar baru dan berbeda (dari sebelumnya), dengan pemain-pemain dan pelatih berbeda. Tentu bagus bahwa klub ini pernah mencapai fase ini sebelumnya. Namun, saya tetap berpikir itu bukalhan keuntungan bagi siapa pun,” kata Julen Lopetegui seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi UEFA.

Julen Lopetegui ingin para pemain Sevilla sepenuhnya fokus pada laga final Liga Europa lawan Inter MIilan.
beinsports.com

Lopetegui menambahkan, “Akan ada dua tim yang benar-benar berbeda yang bermain nanti dan kami akan menghadapi sebuah tim hebat. Tak ada perlunya menengok ke belakang. Realitas adalah di sini dan saat ini.”

Bagi Lopetegui, catatan apik Sevilla pada lima final Liga Europa sebelumnya tak boleh mengganggu fokus para pemainnya. Dia ingin Lucas Ocampos dkk. tampil sempurna saat meladeni Inter Milan di Stadion RheinEnergie nanti.

Sevilla 5 Kali Juara Bersama 2 Pelatih

Sevilla punya catatan sangat apik pada ajang Liga Europa. Lima kali menjalani final, mereka selalu menang. Dua gelar pertama diraih bersama pelatih Juande Ramos pada 2005-06 dan 2006-07. Sementara itu, tiga gelar lain direbut bersama Unai Emery pada 2013-14 hingga 2015-16.

Sevilla tiga kali juara Liga Europa bersama Unai Emery.
as.com

Itu sebetulnya jadi modal bagus bagi Sevilla dan Julen Lopetegui. Setidaknya, secara psikologis, mereka bis alebih optimistis. Namun, pelatih yang sempat menangani Real Madrid itu tak mau terbuai catatan masa lalu.

Keengganan Julen Lopetegui menyandarkan pada fakta sejarah sepertinya juga disebabkan oleh pengalaman Unai Emery musim lalu. Berbekal rekor juara tiga kali beruntun, dia gagal membawa Arsenal berjaya karena kalah 1-4 dari Chelsea.

Bila mampu menaklukkan Inter Milan nanti, Julen Lopetegui akan menjadi pelatih ketiga yang membawa Sevilla juara. Itu juga akan jadi gelar pertamanya sebagai pelatih klub profesional. Sebelum ini, dia sempat meraih dua gelar, tapi itu dilakukan sebagai pelatih timnas Spanyol. Dia membawa La Roja juara Piala Eropa U-19 2012 dan Piala Eropa U-21 2013.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Julen Lopetegui Puji Aksi Heroik Yassine Bounou

dinasti
Julen Lopetegui Puji Aksi Heroik Yassine Bounou 89

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, melempar pujian tinggi kepada Yassine Bounou yang tampil heroik di semifinal Liga Europa melawan Manchester United. Menurut Lopetegui, timnya lolos ke final berkat penampilan Bounou di babak kedua.

Bounou memang berhasil membuat para penyerang Manchester United frustrasi. Pasalnya, penjaga gawang berpaspor Maroko itu berhasil mencatat enam penyelamatan dan hanya berhasil dikalahkan oleh penalti Bruno Fernandes di babak pertama.

“Yassine Bounou menunjukkan penampilan yang luar biasa. Pada akhirnya, kami memang pantas melaju ke final Liga Europa,” ucap Julen Lopetegui seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman resmi UEFA.

Yassine Bounou - Sevilla - Julen Lopetegui - Liga Europa - uefa. com - manchester united
uefa.com

Selain memuji Bounou, Lopetegui juga melempar pujian kepada Luuk de Jong. Masuk sebagai pemain pengganti, penyerang asal Belanda itu menjadi pahlawan Sevilla berkat gol kemenangan yang ia cetak pada menit ke-78.

“Kami menunggu momen yang tepat untuk memasukkan De Jong. Pada akhirnya kami bisa memanfaatkan kehadirannya dengan mencetak gol kemenagnan.”

“Tapi, kami takkan bisa melaju ke final tanpa Bounou. Dia merupakan pemain terpenting kami selama babak kedua pertandingan,” tutup pelatih berusia 53 tahun itu.

Di partai final, Sevilla akan menghadapi pemenang partai Inter Milan vs Shakhtar Donetsk. Laga tersebut rencananya akan digelar di Esprit Arena dinihari nanti. Sementara, laga final akan digelar di Stadion RheinEnergie pada 22 Agustus mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Puja-puji Julen Lopetegui untuk Manchester United

dinasti
Puja-puji Julen Lopetegui untuk Manchester United 93

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, mengirimkan pujian setinggi langit kepada Manchester United jelang partai semifinal Liga Europa. Menurut Lopetegui, The Red Devils musim ini jauh lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Manchester United memang menajdi salah satu tim unggulan untuk membawa pulang trofi Liga Europa. Untuk mencapai misi tersebut, mereka harus terlebih dahulu melewati adangan Sevilla di Stadion RheinEnergie, Koeln, dinihari nanti.

“Ini adalah tim terbaik Manchester United semenjak beberapa musim terakhir. Mereka berhasil menunjukkan penampilan terbaik dan tak terkalahkan di Liga Inggris semenjak Januari,” kata Julen Lopetegui di sesi jumpa pers pada Sabtu (15/8) malam WIB.

Julen Lopetegui - Manchester United - Sevilla - SB Nation
SB Nation

“Kami akan menghadapi tim terbaik dan harus bisa menunjukkan penampilan terbaik,” sambung pelatih berusia 53 tahun itu.

Lebih lanjut, Lopetegui juga mengaku sama sekali tak takut dengan kekuatan milik Manchester United. Ia malah mengaku sangat menantikan pertandingan penting melawan tim sekaliber The Red Devils.

“Tentu saja kami sangat menyukai atmosfer pertandingan sepenting ini. Ini merupakan tujuan di balik kerja keras kami sepanjang musim 2019-20. Kami memiliki kesempatan spesial untuk menghadapi tim besar di partai yang sangat penting.”

“Kami sama sekali tak panik. Kami bahkan sudah tak sabar ingin bermain di pertandingan nanti. Seluruh pemain sangat senang dan siap takkan menyianyiakan kesempatan besar ini,” tandas Lopetegui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui Siap Lawan Manchester United di Semifinal Liga Europa

dinasti
Julen Lopetegui Siap Lawan Manchester United di Semifinal Liga Europa 97

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, menyatakan bahwa klubnya siap untuk menghadapi Manchester United di semifinal Liga Europa. Lopetegui juga menyebut United sebagai salah satu tim terbaik di dunia.

Sevilla berhasil mengalahkan Wolverhampton Wanderers lewat gol satu-satunya dari Lucas Ocampos di babak perempat-final, Rabu (12/8/20). Tapi itu semua tak lepas dari peran kiper Sevilla, Yassine Bounou yang menyelamatkan penalti Raul Jimenez di awal-awal babak pertama.

Manchester United vs Kobenhavn: Penalti Bawa MU ke Semi Final
@BRFootball

Sementara itu United lebih dulu masuk ke semifinal setelah mengalahkan Kobenhavn dengan skor 1-0 lewat gol penalti Bruno Fernandes, (11/8/20).

“Manchester United adalah tim terbesar di dunia tapi kami akan memperisiapkan diri untuk melawan mereka. Kami fokus ke pertandingan selanjutnya, melawan tim top dan bersejarah, salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola yang sedang dalam performa bagus,” ucap Lopetegui seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Julen Lopetegui melanjutkan, “kami akan memberikan yang terbaik seperti yang biasa kami lakukan. Untuk melawan mereka akan sangat sulit, tapi kami percaya bisa mengalahkan mereka.”

Sevilla merupakan tim tersukses di Liga Europa, total mereka meraih lima gelar. Terakhir mereka juara pada musim 2015-16, dimana mereka mengalahkan Liverpool di final. Los Nervionenses sudah pasti tak akan bermain di Liga Europa musim depan karena mereka berhasil finis di posisi keempat La Liga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Pergantian 5 Pemain Jadi Kunci Kemenangan Sevilla atas Real Betis

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sevilla mengawali kembalinya Liga Spanyol dengan kemenangan 2-0. Lebih spesial lagi kemenangan diraih atas klub sekotanya, Real Betis, di stadion Ramon Sanchez Pijzuan.

Dua gol kemenangan Sevilla dicetak oleh Lucas Ocampos dan Fernando pada masing-masing babak. Bagi Julen Lopetegui, kemenangan anak asuhnya ini pantas didapatkan.

“Saya yakin kami pantas menang malam ini. Tim telah merepsons dengan baik tantangan untuk kembali bermain sepak bola,” ujar Jule Lopetegui seperti dikutip Football5star dari Football Espana, Jumat (12/6/2020).

julen lopetegui %40LaLigaLowdown
@LaLigaLowdown

Pada laga dinihari tadi juga diterapkan lima pergantian maksimal untuk masing-masing tim. Ini merupakan kebijakan baru dari UEFA sebagai bentuk antisipasi terhadap virus corona.

Peraturan ini pun dimanfaatkan betul oleh Sevilla. Mereka memasukkan lima pemain pada babak kedua yaitu Ever Banega, Franco Vazquez, Sergio Escudero, Youessef En-Nesyri, dan Suso.

Bagi Lopetegui, pergantian lima pemain ini sangat menguntungkan, terutama pada laga bertajuk El Gran Derby ini. Ia mengatakan tambahan tiga poin dikarenakan kebijakan tersebut. Jika masih memakai tiga pergantian pemain maka mereka sudah bermain dengan sembilan orang.

“Pada akhirnya beberapa pemain sedang berjuang untuk kembali ke performanya. Jika kami tidak punya kesempatan untuk membuat lima pemain pengganti, maka kami akan mengakhiri laga dengan sembilan pemain di lapangan dan tentu saja kemenangan tidak bisa kami raih,” tutup mantan pelatih timnas Spanyol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui: Sevilla Bukan Tim Favorit di Partai Derbi

dinasti
Julen Lopetegui: Sevilla Bukan Tim Favorit di Partai Derbi 104

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, mengatakan bahwa timnya bukan menjadi unggulan jelang partai derbi melawan Real Betis dinihari nanti. Menurut Lopetegui, kedua tim memiliki peluang yang sama untuk meraih tiga poin di laga nanti.

Partai derbi antara Sevilla vs Real Betis akan menjadi pertandingan pembuka Liga Spanyol pasca pandemi COVID-19. Laga tersebut akan digelar secara tertutup di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.

“Real Betis adalah tim yang cukup hebat. Mereka pun memiliki sosok pelatih yang tak kalah hebatnya. Kedua tim memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan di partai nanti,” ungkap Julen Lopetegui dikutip dari laman resmi Los Rojiblancos.

Julen Lopetegui - Sevilla - Real Betis - @sevillafc
instagram.com/sevillafc

“Real Betis adalah tim yang komplet. Mereka memiliki pemain dengan kemampuan di atas rata-rata. Mereka juga seringkali bermain dengan tempo tinggi. Mereka sudah sangat berkembang sebagai sebuah tim,” sambung Lopetegui.

Lebih lanjut, Lopetegui memprediksi laga nanti akan berjalan dengan aneh karena tak adanya suporter yang hadir di tribune stadion. Pelatih 53 tahun itu kembali mengingatkan kepada para pemainnya untuk tetap fokus meski bermain dengan situasi yang sedikit aneh.

“Kami sudah bicara mengenai hal ini. Jika melihat kemampuan kami, saya yakin kami takkan terlalu kaget dengan atmosfer di pertandingan nanti.”

“Kami harus mempersiapkan diri untuk terus bermain dalam situasi aneh di sisa pertandingan musim ini. Karena, pada akhirnya kami ingin meraih poin penuh di setiap pertandingan,” tandas Lopetegui.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Suso Mau Dipinjamkan ke Sevilla karena Julen Lopetegui

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Suso resmi berganti kostum. Pada paruh kedua musim ini, dia tak akan lagi memakai kostum AC Milan. Rabu (29/1/2020), dia telah resmi dipinjamkan ke Sevilla dengan durasi 18 bulan. Mengenai hal tersebut, sang winger menyebut pelatih Julen Lopetegui sebagai faktor penting.

Suso yang terpinggirkan dalam skema permainan AC Milan di bawah asuhan Stefano Pioli mengakui Lopetegui sebagai sosok yang membuat dia yakin memilih Sevilla. Dia merasa akan dapat lebih berkembang di bawah asuhan eks pelatih timnas Spanyol tersebut.

“Aku telah berbicara dengan Lopetegui. Dia adalah seseorang yang mengenalku lebih baik. Aku diberi kepercayaan melakukan debut bersama timnas Spanyol oleh dia. Saat ini, tak ada pelatih yang lebih baik bagiku dibanding dia,” ujar Suso seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Sevilla.

Suso mengakui tertarik bergabung dengan Sevilla karena keberadaan pelatih Julen Lopetegui.
sevillafc.es

Pemain berumur 26 tahun itu menambahkan, “Aku harus meningkatkan kemampuanku dalam banyak hal. Seperti telah kukatakan, aku saat ini berada di tempat yang tepat dengan pelatih yang tepat pula.”

Julen Lopetegui memang punya arti khusus dalam kiprah pemain kelahiran Cadiz, 19 November 1993 itu. Selain memberikan debut di timnas senior Spanyol, pelatih ini pula yang memberikan hal serupa kepada sang pemain di timnas U-20 dan U-21 Spanyol.

Di samping faktor pelatih Julen Lopetegui, Suso juga mengakui sudah lama terkesan oleh Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. “Aku pernah di Spanyol, setahun bersama Almeria dan bertanding di stadion ini. Kukira ini adalah stadion terbaik yang pernah kudatangi,” ucap dia lagi.

Bergabung dengan Sevilla, Suso mengakhiri petualangannya di luar Spanyol selama 5,5 tahun. Kali terakhir dia berkiprah pada pentas LaLiga musim 2013-14. Dia membela Almeria sebagai pemain pinjaman dari Liverpool. Setelah itu, dia dilepas ke AC Milan pada awal 2015 dan sempat dipinjamkan ke Genoa pada paruh kedua musim 2015-16.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Julen Lopetegui Akan Dapat Sambutan Hangat di Santiago Bernabeu

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengatakan bahwa Julen Lopetegui akan mendapatkan sambutan yang hangat di Santiago Bernabeu. Menurutnya, para suporter Real Madrid selalu memberikan sambutan hangat kepada para mantan pemain Los Blancos.

Musim lalu, Lopetegui memang sempat menangani Real Madrid. Akan tetapi, petualangan Lopetegui bersama Santiago Bernabeu harus berakhir pahit setelah ia dipecat. Kini, pria 53 tahun itu melanjutkan kariernya bersama Sevilla.

“Saya tak ingin bicara soal masa-masa Julen Lopetegui melatih Real Madrid. Tapi, dia adalah pelatih yang sangat hebat dan dia selalu bisa membuktikan kualitasnya,” ungkap Zinedine Zidane seperti dikutip dari laman Managing Madrid.

Julen Lopetegui - Real Madrid - Zinedine Zidane - Sevilla - Daily Mail
Daily Mail

“Saya tentunya berharap Lopetegui akan mendapatkan sambutan yang hangat di Santiago Bernabeu. Karena, dia merupakan salah satu mantan pemain Real Madrid dan para suporter selalu memberikan sambutan hangat kepada para mantan pemain,” sambung Zidane menambahkan.

Tak hanya diawarnai kembalinya Lopetegui, Sevilla juga akan memberikan guard of honor kepada Los Blancos yang sukses menjuarai Piala Super Spanyol. Zidane pun memberikan opininya mengenai guard of honor yang diberikan oleh Ever Banega cs di laga nanti.

“Saya tak tahu apakah hal itu akan membantu kami. Tapi, semua orang memiliki tradisinya masing-masing. Apabila mereka ingin memberikan guard of honor, maka kami akan senang hati menerimanya. Karena, kami berhasil menjadi juara Piala Super Spanyol,” tandas Zidane.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]