Kaleidoskop 2020: Momen Menyedihkan Sepak Bola Dunia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Tahun 2020 telah berlalu. Banyak momen yang terjadi sepanjang tahun 2020. Tidak terkecuali momen menyedihkan yang membelenggu dunia sepak bola.

Bisa dibilang 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pangkal masalah tentu saja penyebaran covid-19 di seluruh dunia.

Sepak bola, sebagai olahraga yang mengandalkan kerja sama tim jelas jadi yang paling terdampak. Tidak hanya covid-19, kejadian lain yang tak kalah menyedihkannya juga muncul pada 2020. Tak heran jika banyak yang menganggap jika 2020 adalah tahun cobaan.

Football5star telah merangkum lima momen menyedihkan di sepak bola dunia yang terjadi pada tahun 2020:

  • Diego Maradona Meninggal Dunia
Napoli - Maradona - San Paolo - SCMP
SCMP

Dunia sepak bola dibuat menangis oleh berita duka yang tak disangka sebelumnya. Diego Armando Maradona, legenda terbesar Argentina meninggal dunia.

Diego Maradona meninggal pada 25 November lalu. Ia menghembuskan nafas terakhir pada usia 60 tahun akibat serangan jantung. Kepergian El Diego membuat tangis dunia sepak bola pecah.

Seluruh pertandingan di berbagai kompetisi Eropa pun mengheningkan cipta untuk mengenang pahlawan Argentina pada Piala Dunia 1986 itu. Napoli, klub yang dia bawa berjaya pun sampai mengganti nama stadion San Paolo menjadi stadion Diego Armando Maradona.

  • Paolo Rossi Meninggal Dunia
Pahlawan Italia di Piala Dunia 1982, Paolo Rossi, Meninggal Dunia
The Straits Times

Belum habis kesedihan publik sepak bola atas wafatnya Maradona, dunia si kulit bundar kembali dibuat menangis oleh kepergian legenda lainnya. Kali ini Paolo Rossi yang menghadap sang pencipta awal Desember.

Paolo Rossi wafat karena mengidap penyakit kronis yang dia derita beberapa bulan terakhir. Bagi Italia, Rossi adalah pahlawan sejati.

Sempat diragukan, Paolo Rossi menjelma jadi pahlawan Italia pada Piala Dunia 1982. Gelontoran golnya memastikan Gli Azzurri merengkuh gelar Piala Dunia. Tidak Cuma itu, dia juga keluar sebagai top skorer turnamen dengan koleksi enam gol.

  • Covid-19 Lumpuhkan Kompetisi Eropa
Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte menyatakan seluruh pertandingan pekan ke-26 Serie A terancam ditunda bila penyebaran Virus Corona masih tak terkendali.
Getty Images

Seperti yang disinggung di atas, covid-19 menjadi pangkal masalah sepanjang 2020. Virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Cina, Februari lalu, mulai mewabah ke penjuru Eropa pada Maret. Akibatnya kompetisi top Eropa semuanya berhenti.

Mulai dari Serie A, Premier League, LaLiga, Bundesliga, hingga Liga Champions. Bahkan Ligue 1 Prancis dan Eredivisie Belanda harus membatalkan kompetisi 2019-2020 karena kondisi negara yang tidak memungkinkan.

Sampai musim berganti pun, covid-19 tetap menghantui sepak bola. Beberapa kompetisi masih melangsungkan pertandingan tanpa penonton. Yang lebih parah lagi, kemunculan varian baru covid-19 di Inggris membuat Premier League terancam mengalami penundaan lagi.

  • Para Pemain Top Positif Covid-19
Cristiano Ronaldo - Juan Cuadrado - Juventus - Ferencvaros - @juventusfcen
@juventusfcen

Tidak hanya melumpuhkan kompetisi, virus corona juga menghantam banyak pemain top. Dan hampir semua pemain terbaik di kompetisi Eropa sempat dinyatakan positif covid-19.

Di Italia misalnya, ada Cristiano Ronaldo yang positif covid-19. Sang superstar harus menepi hampir sebulan lamanya karena masalah ini. Bahkan dia dibuat frustrasi dengan menyebut “PCR test Bulshit” lantaran dua kali tesnya tetap menunjukkan hasil positif.

Di Spanyol beberapa pemain Real Madrid dan Atletico Madrid turut menjadi korban. Rodrygo Goes dan Eden Hazard di kubu El Real, serta Luis Suarez di kubu Atleti harus menjalani isolasi mandiri.

Cerita serupa juga terjadi di Inggris. Liverpool salah satu yang paling sial karena dua bomber andalan, Sadio Mane dan Mohamed Salah positif covid-19 dalam waktu hampir bersamaan.

  • Cedera Horor Santiago Arias yang Bikin Ngilu
Santiago Arias Menepi Setengah Tahun Akibat Cedera Patah Kaki
goal

Santiago Arias tak pernah membayangkan kariernya yang baru dimulai bersama Bayer Leverkusen musim ini harus berakhir lebih cepat. Padahal saat pertama kali datang ke Leverkusen Agustus lalu ia tampil menjanjikan.

Akan tetapi tugas negara membuyarkan segalanya. Santiago Arias yang memperkuat Kolombia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol mengalami cedera horor.

Kakinya yang sedang tertekuk usai melakukan tekel ditimpa oleh tubuh pemain Venezuela, Darwin Machis, yang hilang keseimbangan. Arias pun mengalami patah kaki yang cukup parah. Bahkan beberapa pemain di lapangan sampai tak kuasa melihat kondisi kakinya itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2020: 5 Peristiwa Penting Sepak Bola Internasional

gamespool
Kaleidoskop 2020: 5 Peristiwa Penting Sepak Bola Internasional 15

Football5Star.com, Indonesia – Tahun 2020 sudah berakhir. Pada tahun 2020, banyak sekali terjadi momen atau peristiwa penting di sepak bola internasional. Dari mulai klub yang akhirnya bisa kembali juara sampai hal-hal yang berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Awal tahun, sepak bola dimulai dengan biasanya sampai akhirnya berhenti karena pandemi Covid-19. Sepak bola kembali dimulai pada pertengahan tahun dan banyak sekali momen-momen penting yang terjadi di musim panas sampai akhir tahun.

Berikut kaleidoskop 2020 5 peristiwa penting di sepak bola internasional versi Football5Star.com:

Peraturan Lima Pemain Pengganti

FIFA - Pergantian Pemain - premierleague. com
premierleague.com

Momen penting pertama adalah adanya peraturan baru “sementara”. FIFA mengizinkan untuk semua pertandingan resmi boleh menggunakan lima pergantian pemain dari yang biasanya tiga pergantian saja. Dengan catatan lima pergantian itu hanya bisa dilakukan tiga kali saat pertandingan berjalan.

Ini adalah imbas dari adanya pandemi Covid-19. Ya, adanya pandemi membuat hampir semua liga sepak bola di dunia diberhentikan pada bulan Maret. Akibatnya, liga-liga di eropa yang biasanya selesai sebelum musim panas, kini harus berjalan saat musim panas.

Tentu saja ini membuat para pemain mudah kelelahan dan cedera, apalagi setelah kurang lebih dua bulan tidak bermain. Karena hal itulah lahir peraturan pergantian pemain ini. Peraturan ini tetap dijalankan oleh hampir semua liga di Eropa saat musim baru pada September.

Tentu saja dengan alasan yang sama, dengan telatnya liga dimulai membuat jadwal semakin padat dan bisa membuat banyak pemain cedera. Ya, walaupun Premier League kembali memakai peraturan tiga pergantian pemain dan sampai saat ini banyak orang yang mengkritisi hal itu.

Euro “2021”

UEFA Euro 2020 ditunda 2021 - reuters
Reuters

Tahun ini sebenarnya diadakan pesta sepak bola Eropa, Euro 2020. Euro tahun ini sangat spesial karena edisi ini adalah untuk merayakan ulang tahun Euro yang ke-60. Itulah mengapa UEFA akan mengadakan kompetisi ini di berbagai negara Eropa alih-alih hanya satu negara sebagai tuan rumah.

Tapi hal itu tidak terjadi karena adanya pandemi Covid-19. UEFA memutuskan untuk menunda Euro 2020 sampai Juni 2021. Walaupun diadakan pada tahun 2021, Euro tetap akan memakai nama Euro 2020.

Euro sebenarnya bukan satu-satunya kompetisi internasional yang harus ditunda sampai tahun depan. Olimpiade Tokyo 2020 juga akan ditunda tahun depan. Sedangkan Piala Afrika yang seharusnya akan diadakan Januari ini juga akan ditunda.

Penantian Panjang Selama 30 Tahun

jordan henderson-liverpool-LFC
@LFC

Ya, tahun 2020 merupakan tahun yang spesial bagi Liverpool. The Reds berhasil menjadi juara Premier League untuk yang pertama kalinya atau juara Liga Inggris pertama kalinya sejak 30 tahun lalu.

Pasukan Juergen Klopp memang sebenarnya bisa mengunci gelar liga lebih cepat. Wajar saja, Liverpool hanya imbang satu kali dan kalah satu kali sampai awal Maret. Tapi Premier League harus berhenti pada bulan itu karena pandemi Covid-19.

Liverpool akhirnya mengunci gelar juara pada 25 Juni 2020 dengan menyisakan 7 pertandingan lagi. Itu merupakan yang tercepat di Premier League dan juga yang terlama secara tanggal.

Jordan Henderson cs akhirnya mengakhiri Premier League dengan 99 poin. Unggul 25 poin dari Manchester City, 32 kemenangan, 3 imbang dan 3 kalah.

Treble Kedua

Kemenangan Bayern Munich atas PSG pada final Liga Champions dinilai Michel Denisot berkat keberadaan Manuel Neuer.
standard.co.uk

Selain Liverpool, ada satu klub lagi yang mencetak sejarah pada tahun ini. Klub itu adalah Bayern Munich. FC Hollywood secara luar biasa berhasil meraih treble keduanya setelah pertama kali mendapatkannya pada 2013. Bayern menjadi klub kedua setelah Barcelona yang berhasil meraih treble dua kali.

Berbeda dengan Liverpool yang memang sejak awal musim hampir tidak bisa dihentikan di liga. Bayern malah tampil buruk di awal musim, puncaknya saat mereka akhirnya memecat pelatih Niko Kovac pada November tahun lalu.

Hansi Flick maju sebagai pelatih interim dan performa Bayern sangat fantastis setelah itu. Bayern berhasil terus menang sejak 14 Desember di Bundesliga dan hanya imbang satu kali. Die Bavarians menjadi juara Bundesliga dengan perolehan 82 poin dan selisih 13 poin dari Borussia Dortmund.

Di DFB-Pokal, Bayern berhasil mengalahkan Bayer Leverkusen di final dengan skor 4-2. Lalu puncaknya terjadi di final Liga Champions, dimana mereka mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 1-0. Bayern berhasil menjadi juara Liga Champions dengan memenangkan seluruh laga dari babak grup sampai babak final, termasuk kemenangan 8-2 melawan Barcelona.

Lewandowski is The Best

Kaleidoskop 2020 5 Peristiwa Penting di Sepak Bola Internasional - Robert Lewandowski
fifa.com

Keputusan kontroversial datang dari France Football selaku pemilik penghargaan Ballon d’Or. Majalah sepak bola asal Prancis itu meniadakan edisi Ballon d’Or tahun 2020 dengan alasan adanya pandemi Covid-19 membuat penilaian performa pemain kurang maksimal. Tentu saja hal ini merugikan Robert Lewandowski yang hampir dipastikan akan menang jika penghargaan itu diadakan.

Beruntung, FIFA tetap mengadakan penghargaan FIFA The Best Awards. Dan benar saja, Lewandowski dengan mudah berhasil memenangkan penghargaan The Best FIFA Men’s Player dengan 52 poin. Mengalahkan Cristiano Ronaldo (38 poin) dan Lionel Messi (35 poin). Lewandowski menjadi pemain keempat yang bisa mendapatkan penghargaan itu setelah Ronaldo, Messi, dan Luka Modric.

Performa Lewandowski pada musim lalu sangat fantastis. Tentu saja selain mendapatkan treble bersama Bayern, dia berhasil mencetak 55 gol hanya dalam 47 pertandingan di semua kompetisi musim lalu. Musim ini saja sampai akhir tahun, dia sudah mencetak 20 gol dari 18 laga di semua kompetisi.

Selain memenangkan The Best FIFA Men’s Player, tahun ini Lewandowski juga berhasil memenangkan banyak penghargaan individu. Seperti UEFA Men’s Player of the Year, World Soccer Player of the Year, Globe Soccer Best Player of the Year, dan masih banyak lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2020: 5 Peristiwa Penting di Sepak Bola Nasional

gamespool
Kaleidoskop 2020: 5 Peristiwa Penting di Sepak Bola Nasional 23

Football5star.com, Indonesia – Tahun 2020 akan berakhir. Di tahun pandemi COVID-19 banyak peristiwa tak mengenakan di perjalanan sepak bola nasional. Baik dari tim nasional hingga perhelatan kompetisi Liga 1 2020.

Pandemi COVID-19 di seluruh dunia mematikan semua sendi kehidupan termasuk di dunia sepak bola nasional. Kompetisi Liga 1 2020 yang sempat bergulir harus dihentikan dan tak tahu kapan lagi akan bergulir. Di awal tahun ini, salah satu yang jadi perhatian publik sepak bola nasional adalah mundurnya Sekjen PSSI, Ratu Tisha.

Di pertengahan tahun, publik nasional sempat memiliki rasa optimisme yang cukup tinggi melihat perkembangan timnas U-19 Indonesia yang melangsungkan pemusatan latihan di Eropa. Anak asuh Shin Tae-yong ini diharapkan mampu membawa prestasi di ajang Piala Dunia U-20 2021.

Nahas, di penghujung tahun, Federasi sepak bola dunia, FIFA memutuskan untuk membatalkan Piala Dunia U-20 2021. Ajang ini baru akan digulirkan FIFA pada 2023 dan Indonesia tetap sebagai tuan rumah. Harapan publik untuk melihat Elkan Baggott cs mulai mengendur.

Berikut ulasan Football5star.com di 5 peristiwa penting di sepak bola nasional sepanjang 2020:

Kick Off Liga 1 2020

Pada 24 Februari 2020, PSSI resmi launching perhelatan Liga 1 2020 yang disponsori oleh salah satu situs ecommerce terkemuka. Kick off Liga 1 2020 sendiri dijadwalkan pada 29 Februari yang mempertemukan laga Persebaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora 10 November.

Pada kompetisi tahun ini, PSSI dan PT LIB sebagai operator melakukan sejumlah terobosan. Di antaranya, akan ada msa recovery time yang lebih ideal, sebab digulirkan selama delapan bulan. Tepatnya mulai pada 29 Februari 2020 hingga 1 November 2020.

Persebaya Surabaya - Mahmoud Eid - Aji Santoso - @officialpersebaya 2

Selain itu, wasit akan menggunakan teknologi tambahan. Di antaranya alat komunikasi wasit, vanishing spray, dan media komunikasi pergantian pemain yang sudah menggunakan papan elektronik.

Meski pada saat itu sempat muncul kekhawatiran dari publik terkait penyebaran Covid-19 yang terus mengalami peningkatan di seluruh dunia. Saat itu di kisaran tanggal 7 hingga 10 Februari, Marc Lipsitch dari Universitas Harvard mengatakan bahwa COVID-19 mungkin saja telah tersebar di Indonesia namun tak terdeteksi.

Namun saat itu pemerintah sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait pasien positif Covid-19 di Indonesia. Alhasil demi kemajuan sepak bola nasional, kompetisi Liga 1 2020 terus bergulir.

“Sepak bola Indonesia telah berkembang sebagai industri dan memiliki pasar yang sangat besar. Liga profesional juga berjalan dengan baik. Sepak bola harus jadi tontonan yang menarik,” Ketua Umum PSSI Mocahamad Iriawan

Pemain pertama terpapar Covid-19

Satu hari setelah menggulirkan Liga 2 2020, PSSI pada 15 Maret 2020 memutuskan untuk menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 selama dua minggu karena ditemukan kasus positif Covid-19. Saat itu Liga 1 2020 baru berjalan 3 pekan dan Persib menjadi tim yang untuk sementara berada di puncak klasmen.

Selang beberapa hari kemudian, Persib mendapat kabar buruk. Pemain asing mereka, Wander Luiz jadi pemain pertama di Indonesia yang positif Covid-19. Pada 28 Maret 2020, lewat akun Instagram pribadinya, pemain asal Brasil itu positif corona setelah menjalani tes pada 26 Maret 2020.

Wander Luiz - Persib Bandung - Geoffrey Castillion - persib.co. id 2

Meski begitu, Luiz mengaku kondisinya saat ini baik-baik saja. Dia sama sekali tidak merasakan gejala khas Covid-19. Top skor sementara Liga 1 2020 itu mengaku akan menjalani isolasi mandiri dalam 14 hari ke depan.

“Jadi saya mendapatkan tes corona saya, dan hasilnya positif. Tetapi saya merasa baik-baik saja, tidak ada gejala. Saya juga mengikuti pedoman untuk mengisolasi diri saya sendiri, dan saya berharap semua dalam kondisi baik-baik saja,” kata Luiz saat itu.

Belum diketahui kapan dan di mana Luiz terpapar virus corona. Hanya saja, mantan pemain Becamex Bhin Duong itu sempat berlibur ke Bali saat tim Persib diliburkan selama dua hari, usai melakoni pertandingan melawan PSS Sleman pada pekan ke-3 Liga 1 2020 pada 15 Maret 2020.

Ratu Tisha Tanggalkan Jabatan Sekjen PSSI

Publik nasional pada April dibuat geger dengan kabar pengunduran diri Ratu Tisha sebagai sekretaris jenderal (Sekjen) PSSI. Pada 13 April 2020, Ratu Tisha tanggalkan jabatan yang sudah diembannya sejak 2017.

Ratu Tisha mengumumkan pengunduran diri sebagai sekjen ke publik lewat postingan di akun media sosial, Instagram miliknya.

Ratu Tisha Destria - Sekjen PSSI - @ratutisha

“Dear frieds, hari Senin, 13 April 2020, melalui surat , saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI,” tulisnya.

“Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepak bola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar dan selalu ada jalan bagi yang tidak pernah lelah berusaha,” tambah Tisha.

Sebelum resmi mengundurkan diri, posisi alumni Institut Teknologi Bandung sebagai sekjen PSSi sempat jadi sorotan. Publik menilai ada hubungan tak harmonis antara Tisha dengan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Hal itu ditandai misalnya dengan adanya posisi wakil sekjen, padahal sudah ada posisi Deputi.

Mantan ketum PSSI yang juga anggota DPR, Djohar Arifin sempat juga menyarankan agar Iwan Bule sebagai ketum baru melakukan perbaikan di struktural PSSI utamanya di bidang kesekjenan.

“Kritik kan untuk ke depan bisa ada perbaikan di PSSI terutama di Kesekjenan,” kata Djohar.

Ratu Tisha mundur, PSSI pun mengangkat Yunus Nushi sebagai plt sekjen dan menjabat hingga saat ini.

Kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 yang masih belum jelas memunculkan banyak spekulasi bagi publik sepak bola nasional. Banyak pihak yang menyarankan PSSI untuk membatalkan kompetisi ini terkait kondisi pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tanda berkesudahan.

Setelah melempar sejumlah opsi dan tanggal pelaksaan lanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020, pada 28 Oktober 2020, PSSI lewat rapat Exco memutuskan kelanjutan kompetisi mundur hingga Februari 2021.

Kaleidoskop 2020 Indonesia

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa kelanjutan Liga 1 2020 kembali ditunda hingga Februari 2021. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa kelanjutan Liga 1 2020 kembali ditunda hingga Februari 2021.

“Ya kami semalam baru saja rapat dengan PSSI, kalau dilihat sampai saat ini kan belum ada izin dari Kepolisian. Jadi untuk sementara liga ditunda sampai Februari (2021),” kata Akhmad Hadian Lukita

“Karena kalau kita lihat November izin kepolisian juga belum turun sampai sekarang. Terus Desember juga lebih berat lagi karena ada Pilkada,” katanya pada 29 Oktober 2020.

Piala Dunia U-20 2021 Dibatalkan

Kabar buruk diterima publik sepak bola nasional di penghujung tahun ini. Federasi sepak bola dunia, FIFA memutuskan untuk membatalkan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia dan Piala Dunia U-17 di Peru.

Satu hari sebelum Natal 2020, FIFA mengatakan bahwa alasan pembatalan dua event tersebut terkait kondisi pandemi Covid-19. Berikut pernyataan resmi FIFA terkait pembatalan Piala Dunia U-20 2021:

“Akibat pandemi COVID-19, Biro Dewan FIFA telah memutuskan untuk membatalkan Piala Dunia FIFA U20 putra dan Piala Dunia U17 edisi 2021 putra, serta menunjuk Indonesia dan Peru, masing-masing dari mereka yang terpilih sebagai tuan rumah turnamen pada 2021, menjadi tuan rumah edisi 2023.”

Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20

“Pandemi Covid-19 terus menghadirkan tantangan bagi penyelenggara acara olahraga internasional dan memiliki efek membatasi pada perjalanan internasional.”

“Oleh karena itu, FIFA secara teratur berkonsultasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk asosiasi anggota tuan rumah serta konfederasi yang terlibat dalam kedua turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada tahun 2021.”

Kabar penundaan ini pun jelas menjadi kekecewaan publik sepak bola nasional. PSSI sendiri menerima keputusan ini dan berharap pada penyelenggaraan di 2023 semua hal berjalan maksimal.

“Sebetulnya seluruh persiapan terkait penyelenggaraan dan menyambut Piala Dunia U-20 Indonesia tahun 2021 sudah kami lakukan dengan maksimal dan matang. PSSI menghormati dan mendukung keputusan FIFA untuk membatalkan Piala Dunia U-20 FIFA pada tahun 2021,” kata ketum PSSI, Mochamad Iriawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Momen Dramatis Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Kompetisi Liga 1 dan Piala Indonesia 2019 telah berakhir. Namun, berakhirnya dua kompetisi tersebut bukan berarti tak menyisakan cerita menarik di dalamnya.

Dari banyaknya cerita menarik tersebut, terdapat beberapa momen dramatis yang terjadi di kompetisi sepakbola nasional. Meski demikian, tak hanya dari level kompetisi, pada level tim nasional pun terjadi momen dramatis.

Momen-momen tersebut pun Football5Star.com rangkum dalam daftar di bawah ini.

INDONESIA JUARA PIALA AFF U-22
timnas indonesia piala aff u 22 reno Kompas
Kompas

Sukses membungkam Thailand dengan skor 2-1 pada laga final menjadikan Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja pada 26 Februari 2019.

Beberapa drama terjadi di pertandingan ini. Momen yang paling berkesan tentunya adalah ketika Skuat Garuda Muda berhasil membalikkan keadaan. Tertinggal satu gol justru membuat anak asuh Indra Sjafri terlecut hingga akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1.

Lebih lagi, Timnas Indonesia menyabet gelar juara dengan tanpa terkalahkan di semua laga Piala AFF U-22 2019.

POLEMIK FINAL PIALA INDONESIA
psm juara piala indonesia 2018 darije pegang piala
PSSI

Banyak drama yang terjadi pada sebelum hingga saat Final Piala Indonesia 2018/19 ini berlangsung. Mulai dari tensi tinggi di lapangan, hingga sebuah insiden yang terjadi di luar lapangan.

Sehari jelang laga leg kedua final Piala Indonesia dimulai tepatnya pada 28 Juli 2019, Persija Jakarta mengalami hal yang tidak mengenakkan ketika bus yang mereka tumpangi mendapat teror dari oknum suporter usai mereka menjalani uji coba lapangan Stadion Mattoangin, Makassar.

Akibat insiden tersebut, laga final leg kedua itu pun harus ditunda. Final leg kedua Piala Indonesia pun baru digelar pada 6 Agustus 2019 di Stadion Mattoangin. Hasilnya, PSM berhasil menang dengan skor 2-0.

Kemenangan 2-0 tersebut cukup untuk membuat Juku Eja mengangkat trofi Piala Indonesia setelah sebelumnya di leg pertama yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, PSM hanya kalah dari Persija dengan skor 1-0.

ROLLER-COASTER BERNAMA TIRA-PERSIKABO
PS TIRA Persikabo tampil aneh pada Liga 1 2019.
liga-indonesia.id

Performa Tira-Persikabo di Liga 1 2019 bak roller coaster. Mereka pernah merasakan berada di puncak klasemen selama beberapa pekan, hingga bahkan juga tak terkalahkan dalam 13 pertandingan berturut-turut di putaran pertama.

Akan tetapi, semuanya berubah ketika Laskar Padjadjaran memasuki putaran kedua. Tercatat, skuat asuhan Rahmad Darmawan tersebut tak pernah menang dalam 17 pertandingan berturut-turut. Suatu hal yang mungkin jarang terjadi di kancah sepakbola di manapun.

DERBI JAWA TIMUR DI FINAL PIALA PRESIDEN

Derbi Jawa Timur tersaji dalam final Piala Presiden 2019. Persebaya Surabaya bertemu dengan rivalnya, Arema FC. Akan tetapi, bermain di kandang lebih dulu di Stadion Gelora Bung Tomo pada leg pertama tak membuat Bajol Ijo memanfaatkan momentum. Mereka justru hanya bermain imbang dengan skor 2-2.

Arema FC pun memanfaatkan momentum di leg kedua. Singo Edan sukses menang dengan skor 2-0 yang menjadikan mereka juara Piala Presiden 2019 dengan skor agregat 4-2.

DUA TIM PROMOSI KEMBALI TERDEGRADASI
Semen Padang dan Perseru Badak Lampung FC sama-sama terdegradasi dari Liga 1.
liga-indonesia.id

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2019 berjalan menarik saat memasuki pekan-pekan terakhir. Akan tetapi, petaka datang kepada tiga tim Liga 1 2019 yakni Kalteng Putra, Semen Padang dan Badak Lampung FC. Ketiga tim tersebut dipastikan harus terdegradasi ke Liga 2 setelah perolehan poin mereka tak mampu mengejar Tira-Persikabo yang berada di posisi 15 dengan 42 poin.

Sementara itu, secara dramatis tiga tim Liga 2 dipastikan promosi ke Liga 1 musim 2020 mendatang. Mereka adalah Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang dan juga Persik Kediri. Persik Kediri menjadi juara Liga 2 2019 setelah mengalahkan Persita Tangerang di laga final.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Momen Dramatis Sepak Bola Internasional

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Jagat sepak bola internasional memiliki banyak cerita di sepanjang tahun 2019. Mulai dari level tim nasional, hingga kompetisi bergengsi Eropa.

Dari banyaknya cerita dari jagat sepak bola internasional, terdapat beberapa cerita dramatis yang terdapat dari pertandingan-pertandingan yang berlangsung. Lantas, apa saja momen dramatis tersebut? Football5Star.com merangkumnya di bawah ini.

REAL MADRID DISINGKIRKAN AJAX
https://www.youtube.com/watch?v=eJHc4z8ILd8

Siapa sangka sebelumnya jikalau Ajax Amsterdam bisa menaklukkan Real Madrid? Nyatanya, hal itu terjadi pada fase 16 besar Liga Champions musim 2018/19.

Los Blancos yang pada leg pertama menang 2-1 di kandang Ajax Amsterdam justru terkena comeback di leg kedua. de Amsterdammers malah menang dengan skor cukup telak 4-1 di Santiago Bernabeu, 6 Maret 2019.

Kemenangan Ajax tersebut pun membuat mereka memastikan langkah untuk melaju ke babak perempat final.

COMEBACK MANCHESTER UNITED DI KANDANG PSG
https://www.youtube.com/watch?v=QEO_u3KATdY

Setelah kalah di Old Trafford dengan skor 2-0 dari PSG, Manchester United justru mencatatkan cerita menarik di leg kedua yang berlangsung di Parc des Princes, 7 Maret 2019.

Marcus Rashford dkk menang dengan skor 3-1 atas PSG, yang membuat The Red Devils melenggang ke babak perempat final Liga Champions 2018/19. Suatu kejadian menarik pun terjadi di akhir-akhir pertandingan, ketika Neymar terlihat bengong saat PSG kemasukan gol ketiga sekaligus membuat mereka tersingkir.

AKHIR PENANTIAN 12 TAHUN BRASIL DI COPA AMERICA

Seisi Estadio Maracana seketika bergemuruh ketika peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan final Copa America 2019 dibunyikan oleh wasit. Brasil berhasil memastikan menjadi juara Copa America 2019 setelah mengalahkan Peru dengan skor 3-1, Senin (8/7/2019).

Gelar juara ini pun membuat A Seleção juara Copa America setelah puasa gelar sejak tahun 2007.

REMONTADA LIVERPOOL ATAS BARCELONA

7 Mei 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari yang akan dikenang oleh para fans Liverpool. Bagaimana tidak, hari itu mereka menyaksikan heroiknya penampilan The Reds yang mengalahkan Barcelona dengan skor telak 4-0.

Liverpool sebelumnya tak diunggulkan untuk lolos ke semi final Liga Champions 2018/19 setelah kalah 3-0 pada leg pertama dari Barcelona di Camp Nou.

Akan tetapi, semua berubah ketika Liverpool bermain meyakinkan hingga akhirnya menang 4-0 sekaligus membuat skor menjadi 4-3 dalam agregat.

Momen “Corner taken quickly.. Origi!!” pun menjadi salah satu yang selalu diingat, dimana Trent Alexander-Arnold mengirimkan sepak pojok cepat yang membuat lini belakang Barcelona terkecoh, hingga akhirnya Divock Origi mencetak gol.

KEMENANGAN DRAMATIS LIVERPOOL DI PIALA SUPER EROPA

Tahun 2019 memang seperti tahunnya Liverpool. Mulai dari gelar Liga Champions hingga juara Piala Super Eropa 2019 pun mereka raih.

Lagi-lagi Istanbul menjadi kota yang manis untuk dikenang bagi The Reds. 15 Agustus 2019, mereka sukses mengalahkan Chelsea lewat babak adu penalti dengan skor 5-4, setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 pada waktu normal dan babak tambahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Wonderkid Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Tak terasa tahun 2019 sudah berakhir. Sepanjang tahun lalu, ada beberapa pemain muda atau wonderkid yang berhasil mencuri perhatian di sepak bola nasional. Siapa saja mereka?

Setiap tahun selalu muncul bakat-bakat baru di sepak bola Indonesia. Para wonderkid ini mencuri perhatian berkat penampilan gemilang di level klub atau bersama timnas junior.

Jika di tahun-tahun sebelumnya ada nama-nama seperti Evan Dimas atau Egy Maulana Vikri, kini muncul lagi wonderkid dengan potensi bagus.

Siapa saja 5 Wonderkid Sepak Bola Nasional paling bersinar di 2019? Football5star.com mencoba merangkumnya untuk Anda.

MOCHAMMAD SUPRIADI
PSSI
PSSI

Nama Mochammad Supriadi tiba-tiba viral setelah aksinya yang luar biasanya membawa Timnas U-16 juara Piala AFF U-16 2018.

Kini, pemain kelahiran Surabaya, 23 Mei 2002 ini terkenal dengan kelincahannya sebagai winger Timnas Indonesia U-19. Pemain yang identik dengan nomor 11 ini juga baru saja mengantarkan Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-19 2020.

Saat ini Supriadi berstatus sebagai pemain Persebaya Surabaya.

BECKHAM PUTRA NUGRAHA
Beckham Putra - Persib Bandung - Badak Lampung - @beckhamputran
instagram.com/beckhamputran

Tahun 2019 menjadi tahun yang indah buat Beckham Putra. Debutnya di Persib Bandung terjadi pada pertengahan musim 2019 kemarin. Kala itu, Beckham Putra memperkuat skuad Maung Bandung saat melawan Tira Persikabo, di mana laga tersebut berakhir imbang 1-1.

Catatan manis adik dari Gian Zola itu bertambah setelah dirinya ikut dipanggil Timnas U-19 Indonesia. Ia membawa Garuda Muda meraih posisi ketiga di Piala AFF 2019.

Selain itu, pemain asal Bandung itu juga menjadi salah satu aktor keberhasilan timnas U-19 Indonesia lolos menuju Piala Asia U-19 2020.

BAGAS KAFFA
Bagus Bagas Barito Putera

Bagas Kaffa dan kembarannya, Bagus Kahfi, merupakan pemain inti Timnas Indonesia U-16 yang sukses meraih gelar Juara Piala AFF U-16 2018. Mereka mulai menimba ilmu sepak bola saat bergabung dengan SSB Gelora Putra Deltras saat usia 6 tahun.

Kini, Bagas jadi anggota Timnas Indonesia U-19. Ia juga adalah pemain Barito Putera U-18 di kompetisi Elite Pro Academy 2019 dan masih terikat kontrak bersama klub hingga akhir 2020.

Musim depan ia akan dipromosikan ke tim senior untuk menggantikan Gavin Kwan Adsit yang pindah ke Bali United.

BAGUS KAHFI
AFC U-16 2018: Timnas U-16 Indonesia Hajar Iran Dua Gol Tanpa Balas-Football5star (Twitter @theafcdotcom)
AFC

Nama Bagus Kahfi bersinar di perhelatan AFF U-16. Berkontribusi besar untuk kemenangan Indonesia, Bagus Kahfi mencatatkan diri sebagai top skorer AFF U-16 dengan torehan 12 gol.

Kini, Bagus Kahfi, jadi andalan di Timnas Indonesia U-19. Ia juga kembali mengikuti program Garuda Select dan saat ini tengah berada di Birmingham, Inggris untuk program tersebut.

Sama seperti kembarannya, Bagas Kaffa, musim depan Bagus akan dipromosikan ke tim utama Barito Putera.

ERNANDO ARI
Ernando Ari (grid.id)

Nama Ernando melejit setelah membawa Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo. Dia berperan penting dalam babak adu penalti di partai final dengan melakukan penyelamatan gemilang dan penentu gelar juara skuat Fakhri Husaini itu.

Kini, ia memilih membela Persebaya Surabaya. Ernando bukan nama asing lagi bagi Persebaya atau di kalangan Bonek.

Dia sudah membela Persebaya U-16 sejak musim lalu yang tampil di Elite Pro Academy Liga 1 U-16 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Wonderkid Sepak Bola Internasional

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Sepanjang 2019, banyak bakat-bakat baru di sepak bola atau wonderkid bermunculan. Mereka berhasil mencuri perhatian berkat penampilan impresif di lapangan.

Jika di tahun-tahun sebelumnya ada nama-nama seperti Matthijs de Ligt (Juventus), Gianluigi Donnarumma (AC Milan), Jadon Sancho (Borussia Dortmund) dan Vinicius Junior (Real Madrid), kini muncul sejumlah nama wonderkid baru lagi yang yang bikin pecinta sepak bola jatuh cinta.

Tak hanya itu, mereka juga langsung masuk radar-radar besar klub Eropa. Bahkan ada beberapa wonderkid yang sudah dibeli secara resmi.

Siapa saja 5 Wonderkid Sepak Bola Internasional paling bersinar di 2019. Football5star mencoba merangkumnya untuk Anda:

ANSU FATI
Ansu Fati bersama Rodrygo Goes dan Vinicius Junior berpeluang menjadi pencetak gol termuda di El Clasico.
Getty Images

Tak banyak yang kenal nama Ansu Fati. Maklum, usianya baru 17 tahun, dan ia baru musim ini menembus tim utama Barcelona.

Meski demikian, hal itu tak menghentikan bakat emasnya. Pemain yang berposisi di sayap kiri itu langsung mencuri perhatian dengan kecepatan dan skillnya.

Ketika Lionel Messi dan Luis Suarez absen di awal musim, Fati-lah yang mengisi lini serang Azulgrana bersama Antoine Griezmann. Penampilan Fati juga tak mengecewakan.

Ia sudah menyumbangkan tiga gol dan satu assist dalam 13 penampilan.

ERLING HAALAND
Mino Raiola - Erling Haaland - Manchester United - Borussia Dortmund - @erlinghaaland
Getty Images

Haaland mungkin wonderkid yang paling bersinar di 2019. Bersama RB Salzburg, ia mencuri perhatian di Liga Champions. Pemain 19 tahun itu juga mematahkan berbagai rekor.

Dengan postur tubuh yang kekar, Haaland adalah tipe target man sejati. Tak heran ia mampu mencetak 28 gol dalam 22 penampilan musim ini. Pada fase grup Liga Champions, dia tak henti mencetak gol dalam lima matchday awal.

Berkat ketajamannya itu, Borrusia Dortmund langsung bergerak cepat dan mengamankan tanda tangannya. Die Borussen membelinya seharga 18 juta pounds (Rp329 miliar).

RODRYGO GOES
Rodrygo
Getty Images

Dribel cepat dan lihai menggocek lawan adalah ciri permainan Rodrygo Goes di lapangan. Ya, setelah Vinicius Junior, Rodrygo jadi pemain Brasil baru yang mencuri perhatian di Santiago Bernabeu.

Rodrygo baru resmi merapat ke Madrid pada awal musim ini. Namun, bak petir di siang bolong, ia langsung membuat kejutan dengan menjadi pilihan utama Zinedine Zidane. Rodrygo bahkan mampu menggeser Vinicius ke bangku cadangan.

Salah satu aksinya yang membuat kepala geleng-geleng adalah ketika ia mencetak hattrick melawan Galatasaray di Liga Champions.

MASON GREENWOOD
Mason Greenwood
Getty Images

Nama yang satu ini adalah produk asli akademi Manchester United. Ia sudah jadi mesin gol di tim U-18, U-19 dan U-23.

Musim ini, Greenwood menembus tim utama dan langsung jadi sensasi. Ia telah mencetak sembilan gol dalam 23 penampilan di semua kompetisi.

Di bawah bimbingan Manajer Ole Gunnar Solskjaer, yang sangat menyukai pemain muda, Greenwood diyakini akan mampu mengeluarkan potensi terbaiknya di Liga Inggris.

JOAO FELIX
Joao felix twitter intchampionscup
Getty Images

João Félix adalah pemenang Golden Boy award 2019. Ia berhasil tampil fenomenal bersama Benfica dengan torehan 20 gol dalam 43 pertandingan di semua kompetisi.

Aksinya ini membuat Aletico Madrid jatih cinta dan rela mengeluarkan uang sebesar 126 juta euro untuk mendapatkan tanda tangannya. Nilai itu menjadi Felix sebagai pemain termahal ketiga dunia di belakang Neymar dan Kylian Mbappe.

Selama beberapa tahun ke depan, ia diprediksi bakal makin bersinar bersama Atletico. Los Rojiblancos menggantungkan harapan tinggi kepadanya sebagai pengganti Antoine Griezmann.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Rekor Fenomenal di Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Meskipun tak banyak, sejumlah catatan apik tertoreh di kancah sepak bola nasional sepanjang 2019. Selain pada ajang Liga 1, rekor juga tercipta di timnas Indonesia. Di antaranya berkat kiprah apik di SEA Games 2019.

Berikut ini, Football5Star.com merangkum 5 rekor paling fenomenal di kancah sepak Indonesia sepanjang 2019.

TAK TERKALAHKAN TERLAMA PADA AWAL MUSIM LIGA 1
PS TIRA Persikabo tak terkalahkan dalam 13 pekan awal Liga 1 2019.
liga-indonesia.id

PS TIRA Persikabo memang gagal menjadi juara Liga 1 2019. Manahati Lestusen dkk. bahkan hanya finis di posisi ke-15 atau satu tingkat di atas tim yang terdegradasi. Namun, sebuah rekor apik mampu ditorehkan klub yang bermarkas di Stadion Pakansari tersebut.

Pada awal musim, TIRA Persikabo tak terkalahkan dalam 13 pekan awal. Di bawah asuhan Rahmad Darmawan, mereka membukukan 8 kemenangan dan 5 hasil imbang. Catatan ini lebih baik dari Persipura Jayapura yang tak terkalahkan dalam 12 pertandingan pada 2010-11.

PELATIH JUARA LIGA BERUNTUN BERSAMA DUA KLUB BERBEDA
Stefano Cugurra Teco menorehkan rekor sebagai pelatih pertama yang menjuarai Liga Indonesia beruntun bersama klub berbeda.
baliutd.com

Kesuksesan Bali United menjuarai Liga 1 2019 punya arti khusus bagi pelatih Stefano Cugurra “Teco”. Pria asal Brasil itu menjadi pelatih pertama yang juara secara back to back. Eloknya, dia melakukan hal itu bersama dua klub berbeda. Musim sebelumnya, dia juara bersama Persija Jakarta.

Pada pentas sepak bola nasional, juara bersama dua klub berbeda adalah hal langka. Teco merupakan pelatih kedua yang melakukannya. Adapun sang pionir adalah Rahmad Darmawan yang juara bersama Persipura Jayapura pada 2005 dan Sriwijaya FC pada 2007-08.

PENCETAK QUATTRICK TERTUA TIMNAS INDONESIA
Beto Goncalves membukukan quattrick dalam umur 38 tahun saat timnas Indonesia mengalahkan Vanuatu.
foxsportsasia.com

Striker Beto Goncalves menorehkan prestasi tersendiri pada 2019. Saat timnas Indonesia menang 6-0 atas Vanuatu pada 15 Juni 2019, pemain naturalisasi asal Brasil itu menjejalkan empat gol. Dia menyamai Bambang Pamungkas yang mencetak quattrick ke gawang Filipina pada Piala AFF 2002.

Meskipun dilakukan saat melawan Vanuatu, quattrick Beto tetap istimewa. Pasalnya, dia melakukan hal tersebut saat umurnya tak lagi muda, yakni 38 tahun. Da kini tercatat sebagai pencetak quattrick tertua di timnas Indonesia.

GOL TERBANYAK DI SEA GAMES
Timnas U-23 Indonesia memecahkan rekor torehan gol terbanyak dalam satu edisi SEA Games.
zing.vn

Puasa gelar juara masih harus dilakoni Indonesia pada ajang multicabang, SEA Games. Meskipun sempat tampil menjanjikan sejak awal, timnas U-23 Indonesia gagal menjadi yang terbaik pada perhelatan SEA Games 2019. Pada final, tim asuhan Indra Sjafri takluk 0-3 di tangan Vietnam.

Meskipun demikian, sebuah rekor mampu dipatahkan Evan Dimas dkk. Itu terkait 21 gol yang dilesakkan sepanjang SEA Games 2019. Torehan tersebut merupakan yang terbanyak bagi Indonesia dalam satu edisi ajang multicabang se-Asia Tenggara itu. Sebelumnya, catatan terbaik adalah 16 gol pada SEA Games 1997.

PENCETAK GOL TERBANYAK DI SEA GAMES
Osvaldo Haay menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia pada satu edisi SEA Games
zing.vn

Osvaldo Haay tampil ciamik saat timnas U-23 Indonesia merebut medali perak SEA Games 2019. Bersama Ha Duc Chinh dari Vietnam, dia menjadi pemain tertajam dengan torehan 8 gol. Ini merupakan catatan tersendiri mengingat Indonesia belum pernah menempatkan pemain sebagai pencetak gol terbanyak SEA Games.

Tak hanya itu, torehan 8 gol pada SEA Games 2019 adalah catatan terbaik pemain Indonesia. Itu bahkan hanya terpaut satu gol dari rekor Sarayut Chaikamdee pada 2003. Osvaldo Haay juga menyamai rekor Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pencetak gol terbanyak Indonesia pada pentas SEA Games.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Rekor Paling Fenomenal di Sepak Bola Dunia

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Sensasi, prestasi, dan torehan rekor adalah warna yang selalu dinanti di dunia sepak bola. Sepanjang 2019, beberapa rekor fenomenal tertoreh manis. Di antaranya oleh Ansu Fati bersama Barcelona.

Rekor bukan hanya ditorehkan oleh pesepak bola pria. Di kancah sepak bola wanita pun, rekor tak urung tercipta. Khususnya di Piala Dunia Wanita 2019.

Berikut ini, Football5Star.com merangkum 5 rekor paling fenomenal di kancah sepak bola dunia sepanjang 2019.

PENCETAK GOL TERBANYAK DI PIALA DUNIA

Gelaran Piala Dunia Wanita 2019 sangat manit bagi pemain timnas wanita Brasil, Marta Vieira da Silva. Torehan dua gol pada ajang itu membuat dia menahbiskan diri sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia dengan 17 gol.

Rabu (19/6/2019) dini hari WIB, Marta secara resmi melewati torehan 16 gol Miroslav Klose di Piala Dunia. Sebuah gol yang dijaringkan dari titik penalti ke gawang timnas wanita Italia pada laga pamungkas fase grup Piala Dunia Wanita 2019 membuat koleksinya kini berjumlah 17 gol.

KEMENANGAN TANDANG TERBESAR DI PREMIER LEAGUE

Leicester City tampil fenomenal pada musim 2019-20. Tanpa diduga, tim asuhan Brendan Rodgers mampu meramaikan persaingan juara Premier League. Pada paruh pertama, mereka jadi pesaing terkuat Liverpool meskipun tetap saja terpaut jauh dalam perolehan poin.

Tak hanya itu, sebuah rekor fenomenal dibuat Jamie Vardy cs. Pada 25 Oktober 2019, Leicester City membukukan kemenangan tandang terbesar di Premier League. Hari itu, mereka menang 9-0 di kandang Southampton, Stadion St. Mary’s.

Skor 9-0 juga menyamai rekor kemenangan terbesar di Premier League yang dibukukan Manchester United pada Maret 1995 ketika menjamu Ipswich Town di Stadion Old Trafford.

PENCETAK GOL TERMUDA DI LIGA CHAMPIONS

Ansu Fati jadi fenomena tersendiri di kancah sepak bola sepanjang 2019. Ada beberapa rekor yang dibuat pemain berdarah Guinea-Bissau itu. Salah satunya pada pentas Liga Champions. Dia mematahkan rekor pencetak gol termuda yang telah bertahan 22 tahun.

Saat Barcelona melawat ke kandang Inter Milan pada 11 Desember 2019, Ansu Fati baru dimasukkan pelatih Ernesto Valverde saat laga bersisa lima menit. Namun, hanya 90 detik setelah berada di lapangan, dia menjebol gawang Samir Handanovic.

Umur Ansu Fati saat itu baru 17 tahun 40 hari. Hal itu membuat dia memecahkan rekor pencetak gol termuda di Liga Champions milik Peter Ofori Quaye yang mencetak gol pada umur 17 tahun 6 bulan 10 hari ketika Olympiakos kalah 1-5 dari Rosenborg pada 1 Oktober 1997.

PEMAIN TERSUBUR SEPANJANG MASA MLS

Zlatan Ibrahimovic, Bastian Schweinsteiger, dan Carlos Vela adalah sosok yang menyedot perhatian di Major League Soccer (MLS) sepanjang 2019. Namun, sebetulnya ada satu pemain yang sangat fenomenal. Dia adalah Chris Wondolowski dari San Jose Earthquakes.

Saat klubnya menghadapi Chicago Fire pada 18 Mei 2019, Chris Wondolowski memborong semua gol San Jose Erathquakes yang menang 4-1. Tambahan empat gol itu pun membuat dia melewati rekor 145 gol milik Landon Donovan di MLS. Total, hingga akhir musim 2019, dia membukukan 159 gol.

KEMENANGAN TERBESAR DI PIALA DUNIA WANITA

Timnas wanita Amerika Serikat bukan hanya menjadi juara di Piala Dunia Wanita 2019. Dalam turnamen yang dihelat di Prancis tersebut, tim asuhan Jill Ellis juga membukukan beberapa rekor. Salah satunya saat menghadapi timnas wanita Thailand pada fase grup.

Dalam laga yang berlangsung pada 11 Juni 2019, timnas wanita AS membukukan kemenangan terbesar di Piala Dunia Wanita dengan menggasak Thailand 13-0. Mereka melampaui rekor kemenangan 11-0 yang diraih timnas wanita Jerman atas Argentina pada Piala Dunia Wanita 2007.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Momen penting Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Indonesia – Sepak bola Indonesia melewati sejumlah momen penting sepanjang 2019. Bahkan dari banyaknya momen penting itu, salah satu yang disorot ialah pensiunnya Bambang Pamungkas.

Sepak bola Indonesia menjalani 2019 dengan berbagai peristiwa. Mulai dari diusulkannya penggunaan Video Assistant Referee, buruknya penampilan Persija Jakarta sebagai juara bertahan, hingga Bali United juara.

Ada beberapa momen penting lainnya yang terjadi di sepak bola Indonesia sepanjang 2019. Berikut daftarnya.

IWAN BULE TERPILIH SEBAGAI KETUA UMUM PSSI
Mochamad Iriawan alias Iwan Bule resmi terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023.

PSSI secara resmi dipimpin oleh Mochamad Iriawan dalam Kongres PSSI, 2 November lalu. Dalam voting, Iwan Bule menang mutlak. Dia meraih 82 suara dari 85 suara sah. Adapun 3 suara lain memilih abstain, tidak diberikan kepada kandidat lain.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketum PSSI, Iwan Bule akan didampingi Cucu Soemantri dan Iwan Budianto. Keduanya mendulang suara terbanyak dalam pemilihan Waketum PSSI. Cucu mendapatkan 81 suara, sedangkan Iwan Budianto mendapatkan 74 suara.

TIMNAS INDONESIA LOLOS KE FINAL SEA GAMES 2019
Evan Dimas menggunakan kursi roda setelah cedera pada laga timnas U-23 Indonesia vs timnas U-23 Vietnam.

Timnas U-23 Indonesia dipastikan gagal mengakhiri penantian 28 tahun untuk memenangi medali emas. Tim besutan Indra Sjafri mengalami kekalahan 0-3 di laga final SEA Games 2019 antara Indonesia vs Vietnam.

Kali terakhir pasukan Garuda Muda menjadi menenangi final SEA Games dan menjadi kampiun terjadi pada 1991. Kala itu, Indonesia keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti.

Ya, setelah 1991, Indonesia belum pernah kembali keluar sebagai kampiun di ajang SEA Games. Berarti sudah 28 tahun tidak lagi pernah berhasil kembali memenangi medali emas.

BALI UNITED JUARA LIGA 1 2019
Bali United Juara IG Baliutd

Bali United sukses merengkuh gelar juara Liga 1 2019 usai mengandaskan 2-0 Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, 2 Desember lalu. Mereka menyamai rekor Persipura Jayapura dengan memastikan juara pekan ke-30. Pada musim 2012-2013, Persipura jua dipastikan juara pada pekan tersebut.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco mengukir rekor tersendiri. Dia menjadi satu-satunya pelatih yang berhasil memenangi Liga Indonesia dua musim beruntun setelah musim sebelumnya bersama Persija Jakarta.

Teco juga jadi pelatih asing keenam yang sukses menjuarai Liga Indonesia sejak 1994. Sebelumnya, Henk Wullems, Sergei Dubrovin, Jacksen F Tiago, Robert Rene Alberts, dan Simon McMenemy jua berhasil membawa timnya juara liga.

 AKHIR KARIER BAMBANG PAMUNGKAS
Bambang Pamungkas Ervan Satrio

Bambang Pamungkas akhirnya memutuskan untuk pensiun dalam karier sepak bolanya. Hal itu dia umumkan usai Persija menghadapi Persebaya SUrabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (17/12/2019).

Dalam perjalanan 20 tahun kariernya, beragam rekor sukses dipecahkan suami dari Tribuana Tungga Dewi itu. Dia jadi satu-satunya pemain Indonesia yang mampu meraih gelar top skorer, pemain terbaik, dan juara liga di dua negara berbeda. Hal itu dia torehkan saat membela Persija dan Selangor FA.

Tak cuma itu, Bambang Pamungkas juga jadi top skorer sepanjang masa Timnas Indonesia. Dalam catatan FIFA, Bepe sudah mengoleksi 37 gol sejak mencatatkan namanya di papan skor untuk saat Indonesia main imbang 2-2 melawan Lithuania, 1999 lalu.

SAGA PELATIH TIMNAS INDONESIA
Shin Tae-yong - Timnas Indonesia

Shin Tae-yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih anyar timnas Indonesia dalam sesi jumpa pers di Stadion Pakansari pada Sabtu (28/12). Pelatih asal Korea Selatan itu akan menangani timnas Indonesia hingga tahun 2023 mendatang.

Diperkenalkannya Shin Tae-yong sekaligus mengakhiri saga calon pelatih Indonesia. Sebelumnya muncul juga nama-nama seperti Luis Milla, hingga Ruud Gullit yang digadang-gadang jadi suksesor Simon McMenemy.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Momen Penting Sepak Bola Internasional

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Indonesia – Sepak bola dunia menjalani serangkaian peristiwa sepanjang 2019. Banyak momen-momen penting yang terjadi, salah satu yang disorot ialah keberhasilan Vietnam yang mengejutkan sepanjang tahun.

Banyak yang tercipta sepanjang 2019. Bila di Asia Vietnam mengejutkan, di Eropa Lionel Messi jadi sorotan. Dia sukses menutup 2019 dengan meraih penghargaan Ballon d’or keenamnya. Nah, selain itu ada beberapa momen penting lainnya di sepak bola internasional, berikut kami sajikan:

MANCHESTER CITY TREBLE DOMESTIK
vincent kompany larang manchester city pecat guardiola

Manchester City mengukir sejarah baru usai meraih treble domestik. Pasukan Pep Guardiola itu menjadi tim Inggris pertama yang meraih treble gelar domestik.

City berhasil meraih gelar juara Premier League, Carabao Cup, dan Piala FA. Kepastian mereka meraih treble gelar setelah mengandaskan Watford enam gol tanpa balas di final Piala FA.

Liverpool memang pernah meraih treble dua kali, yakni 1984 dan 2001. Tapi, mereka meraih treble dengan dua piala domestik dan satu Eropa.

ALL ENGLISH FINAL DI LIGA CHAMPIONS
Juergen Klopp menjadi pelatih Jerman kelima yang menjuarai Liga Champions berkat kemenangan Liverpool atas Tottenham Hotspur.

Untuk kali kedua, final Liga Champions menampilkan all-english, yakni antara Tottenham Hotspur melawan Liverpool. Terakhir kali, Inggris menyumbang dua klub di final pada 2008 lalu ntara Manchester United vs Chelsea.

All-English final edisi kali ini digelar pada 1 Juni 2019 di Wanda Metropolitano. Liverpool sukses merengkuh gelar keenamnya usai mengalahkan Tottenham dua gol tanpa balas. Saat itu Mohamed Salah dan Divock Origi berhasil mengunci gelar antarklub Eropa paling bergengsi itu.

Liverpool Pertama Kali Juara Piala Dunia Antar-klub
Roberto Firmino Liverpool Getty Images

Liverpool berpesta. The Reds menang 1-0 atas Flamengo pada final Piala Dunia Antarklub di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB. Melalui drama perpanjangan waktu, mereka mengunci gelar via gol Roberto Firmino.

The Reds menjadi tim kedua Inggris yang jadi juara Piala Dunia Antarklub setelah Manchester United pada 2008. Gelar itu jua kian mengukuhkan keperkasaan wakil Eropa. Hal itu setelah 12 dari 13 gelaran terakhir dimenangi klub Eropa.

 PORTUGAL JUARA UEFA NATIONS LEAGUE
Cristiano Ronaldo - Piala Eropa 2016 - Portugal - Mirror
Daily Mirror

Setelah jadi juara dunia, Portugal pada 2019 sukses menjadi yang terbaik di UEFA Nations League dan masuk jadi salah satu momen penting sepak bola Internasional. Mereka adalah pemenang pertama dari musim debut gelaran ini.

Keberhasilan Portugal menjadi jawaran di UEFA Nations League usai mengalahkan 1-0 Belanda di Estadio Do Dragao, 10 Juni 2019. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Portugal berhasil menjuarai dua turnamen utama antarnegara Eropa. Pada 2016 silam, mereka sukses menang atas Prancis untuk mengamankan gelar Euro 2016. Pada saat itu, skor yang dicatat juga 1-0.

Catatan lain adalah Portugal berhasil menjadi tim kedua yang menjadi juara di turnamen utama ketika berlangsung di kandang sendiri. Negara terakhir yang mampu melakukannya adalah Prancis saat menjadi juara pada Piala Dunia 1998 silam.

AKHIR PENANTIAN PANJANG VIETNAM
vietnam menang

Timnas U-22 Vietnam sukses merebut medali emas SEA Games 2019 setelah mengalahkan timnas U-23 Indonesia tiga gol tanpa balas, Selasa (10/12/2019). Ini adalah akhir penantian Vietnam dalam 60 tahun di SEA Games 2019.

Perjuangan Vietnam untuk menyudahi penantian itu melewati jalan berliku. Sebab, mereka padahal sudah total enam kali lolos ke final, baru kali ini berhasil juara. Ini jua jadi catatan positif mereka semenjak di bawah Park Hang-seo. Pada 2018, Vietnam jua berhasil untuk kali pertama lolos ke final Piala Asia U-23 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Komentar Kontroversial di Sepak Bola

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola kerap dikaitkan dengan drama. Pasalnya, beragam momen hadir di lapangan hijau. Termasuk kontroversi, baik verbal atau nonverbal alias tindakan.

Salah satu sosok yang sering melahirkan kontroversi adalah pelatih. Sebagai corong klub, pelatih acap menjadikan media sebagai tempat untuk menebar psy-war jelang pertandingan hingga bereaksi atas sebuah kejadian.

Berikut Football5star.com merangkum 5 komentar kontroversial yang muncul di sepak bola nasional hingga internasional dalam kaleidoskop 2019.

INDRA SJAFRI SERANG THAILAND, SINGAPURA, DAN VIETNAM
Indra Sjafri - SEA Games - Timnas U-23 Indonesia
Ervan Satrio

Jelang bergulirnya SEA Games 2019, Indonesia dianggap sebagai underdog oleh beberapa negara pesaing. Bahkan, Singapura sempat secara terang-terangan meremehkan kekuatan anak asuh Indra Sjafri. Hal itu membuat Indra Sjafri bereaksi keras.

Selepas kemenangan 2-1 atas Iran pada laga uji coba, Sabtu (16/11), Indra Sjafri membalas komentar serta sikap meremehkan para rivalnya dengan pernyataan menohok. “Thailand lebih baik enggak dari Iran? Teman-teman kan tahu. Saya tak bisa beri tahu di sini. Dengan menang lawan Iran. Pelecehan Singapura, Thailand, Vietnam mudah-mudahanan mereka tobat,” ungkap Indra Sjafri.

PELATIH MYANMAR ANGGAP INDONESIA AROGAN
Velizar Popov siap membawa timnas U-23 Myanmar menyulitkan timnas U-23 Indonesia pada semifinal SEA Games 2019.

Sebelum kekalahan dari Indonesia pada babak semifinal SEA Games 2019, Sabtu (7/12/2019), pelatih Myanmar sempat mengeluarkan komentar pedas. Pasalnya, dia menjadikan Indonesia sebagai tim yang sangat ingin dikalahkan karena dianggapnya arogan.

Pernyataan ini dilemparkan Popov pada Februari 2019 lalu. Saat itu, Popov menyebut timnas Indonesia terlalu meremehkan anak asuhnya. “Di lapangan 11 melawan 11 dan semua pemain punya dua kaki, bukan tiga. Maka, tidak ada tim favorit. Jika seseorang meremehkan kami, mereka akan kena batunya. Indonesia sedikit arogan. Mereka meremehkan kami karena pernah menang 7-1 di Myanmar,” ujar Popov.

PELATIH MADURA UNITED SINDIR WASIT LAGA LAWAN PERSIJA
Achsanul Qosasi - Madura United - Rasiman - @maduraunited.fc

Pelatih Madura United, Rasiman, kesal atas keputusan wasit Thoriq Alkatiri yang memberikan tiga penalti saat timnya kalah 0-4 dari Persija Jakarta. Apalagi, ketiga penalti tersebut lahir pada satu babak.

Kenyataan itu membuatnya bereaksi keras dengan melontarkan sindiran untuk Toriq Alkatiri seusai pertandingan. “Saya ucapkan selamat kepada wasit Thoriq karena telah masuk dalam Guiness Book of Record karena banyaknya penalti dalam satu babak,” kata Rasiman.

MESUT OEZIL PANASKAN POLEMIK MUSLIM UIGHUR
Mesut Oezil sindir ketidakpedulian masyarakat muslim dunia terhadap Kaum Uyghur di Cina.

Gelandang Arsenal, mengutuk keras negara-negara Islam yang dinilai tutup mata dan tak peduli terhadap perilaku diskriminasi terhadap kaum muslim Uighur di provinsi Xinjiang, Cina. Komentar yang diunggah di akun media sosialnya itu langsung memanaskan polemik.

Pihak pemerintahan Cina bereaksi keras atas unggahan Mesut Oezil. Bahkan, aksi boikot terhadap segala hal tentang Oezil pun langsung marak. Termasuk membakar jersey Arsenal bernomor dan nama punggung Oezil, menarik penjualan jersey Oezil, menghapus nama Oezil dari mesin pencarian di Cina, hingga menghilangkan Oezil di daftar pemain Arsenal dalam gim PES edisi Cina.

JOSE MOURINHO SINDIR ARSENAL DAN MIKEL ARTETA
Jose Mourinho - Tottenham Hotspur - Getty Images

Manajer Tottenham Hotspur asal Portugal, Jose Mourinho akrab dengan komentar-komentar kontroversial. Termasuk ketika dia menyindir keputusan Arsenal yang merekrut pelatih minim pengalaman, Mikel Arteta. Meski tak secara langsung, dengan sarkas dia menertawakan keputusan klub Inggris yang mengangkat pelatih minim berpengalaman.

“Satu-satunya poin yang bisa saya temukan, dan ini juga untuk sedikit ditertawakan, adalah bahwa bertahun-tahun lalu manajer terbaik adalah orang dengan kemenangan lebih banyak. Sekarang, yang terbaik adalah orang dengan kekalahan paling sedikit,” ungkap Mourinho

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Transfer Terheboh di Sepak Bola

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kehebohan bursa transfer tak melulu soal besaran nilai yang dibayarkan. Banyak pula lika-liku proses kepindahan yang lebih menjadi daya tarik.

Beberapa transfer heboh pun sempat terjadi pada bursa internasional hingga di Indonesia. Baik itu perpindahan pemain yang memicu polemik, hingga keanehan.

Berikut Football5star.com merangkum 5 transfer terheboh di kancah sepak bola nasional dan internasional.

ANDIK VERMANSAH ANTARA MADURA UNITED DAN PERSEBAYA
Andik Vermansyah - Madura United - Persebaya Surabaya - @bajolijo. id

Persebaya Surabaya dan suporternya, Bonek, berharap Andik Vermansah bergabung setelah cabut dari klub Malaysia, Kedah FA. Akan tetapi, Andik kembali memunculkan polemik saat memilih Madura United. Bonek dibuat kecewa lagi oleh Andik seperti musim sebelumnya saat memutusan gabung Kedah FA.

Andik akhirnya buka suara soal penyebab dirinya kembali gagal gabung Persebaya. Dia mengaku sempat mencoba “menawarkan diri” kepada manajemen Persebaya. Akan tetapi, pada akhirnya semua terlambat. Persebaya datang saat Andik sudah meneken kontrak dengan Madura United.

PEMBELIAN FABIANO BELTRAME YANG SIA-SIA
Fabiano Beltrame - Persib Bandung - @fabianobeltrame15

Proses yang diajalani Fabiano Beltrame untuk bisa gabung Persib Bandung cukup berliku. Pasalnya, Persib hanya ingin menggunakan jasa Fabiano dengan satu syarat: berstatus Warga negara Indonesia (WNI). Karena proses naturalisasi tak kunjung rampung, dia pun sempat dilepas kembali oleh Persib.

Sampai akhirnya, Fabiano akhirnya mendapat status WNI pada pengujung 2019. Akan tetapi, tetap saja bek berusia 37 tahun itu tetap tak bisa dimainkan sampai Liga 1 2019 berakhir. Dia harus menunggu musim depan untuk bisa bermain untuk Maung Bandung.

TONY SUCIPTO KEMBALI KE PERSIJA
Tony Sucipto - Persija Jakarta - Football5star

Keputusan Tony Sucipto balik ke Persija Jakarta pada awal musim Liga 1 2019 memicu polemik. Komentar pro dan kontra ramai berdatangan dari suporter Persib Bandung, klub yang dibelanya selama 8 tahun terakhir. Tak sedikit Bobotoh yang bersuara lantang menyambut kepergian Toncip ke klub rival.

“Ada positif ada negatif. Positifnya kita ambil, negatifnya ya tak usah didengerin,” ujar Tony. Sementara dari pihak manajemen Persib, Umuh Muchtar, menganggap wajar keputusan Toncip. Begitu pula dengan mantan dirijen Viking Persib Club, Yana Umar, yang menilai bek berusia 32 tahun itu tetap jadi bagian sejarah Persib.

JOAO FELIX TERMAHAL SEPANJANG 2019
Joao Felix pindah dari Benfica ke Atletico Madrid dengan harga 126 juta euro.

Transfer Joao Felix ke Atletico Madrid memang bukan yang termahal sepanjang sejarah. Namun, keputusan Atletico membayar mahar 126 juta Euro kepada Benfica menjadikan strIker berusia 19 tahun itu sebagai pemain termahal pada bursa transfer musim panas 2019-2020.

Harga Joao Felix bahkan melebihi sederet pemain bintang dunia seperti Cristiano Ronaldo, Paul Pogba, Antoine Griezmann, hingga Eden Hazard. Tak hanya itu, Atletico juga harus membayar jasa agen Felix, Jorge Mendes, senilai 12 juta Euro dan gaji 3,4 juta Euro.

HARRY MAGUIRE PECAHKAN REKOR BEK TERMAHAL
5 Pemain Bertahan Dengan Nilai Transfer Termahal - Harry Maguire - Sky Sports

Memang, tak ada kontroversi dalam proses kepindahan Harry Maguire dari Leicester City ke Manchester United. Hanya saja, yang memicu kehebohan adalah keberanian Man United merogoh kocek hingga 87 juta Euro untuk mendatangkan bek timnas Inggris itu. Angka yang sekaligus menjadikan Maguire sebagai pemain belakang termahal sejagat raya.

Harga itu lebih mahal dari dua bek yang juga berpindah klub pada periode sama. Matthijs De Ligt dari Ajax ke Juventus senilai 85,5 juta Euro dan Lucas Hernandez dari Atletico Madrid ke Bayern Munich seharga 80 juta Euro. Maguire juga menggantikan Virgil Van Dijk yang sebelumnya menyandang status bek termahal sedunia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Tokoh Kontroversial Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola Indonesia berjalan penuh warna selama tahun 2019. Mulai dari jalannya kompetisi, kiprah timnas di ajang internasional, hingga pemilihan ketua federasi.

Di balik warna-warni sepak bola tanah air, muncul beberapa sosok kontroversi yang mencuri perhatian selama 2019. Tidak hanya dari pemain, para pemangku kepentingan juga kerap muncul membawa berita kontroversial.

Berikut ini, Football5Star.com telah merangkum lima sosok kontroversial yang mewarnai sepak bola Indonesia sepanjang 2019.

MARKO SIMIC
Marko Simic - Milomir Seslija - Persija - Arema
Ilhamsins

Tidak ada yang meragukan kehebatan Marko Simic di atas lapangan. Di Liga 1 2019, ia dinobatkan sebagai top skorer dengan koleksi 28 gol. Kendati gagal membawa Persija Jakarta berprestasi, tetap saja ia berjasa atas keberhasilan klub ibu kota bertahan di Liga 1 musim depan.

Akan tetapi, kehebatan Marko Simic di atas lapangan justru diawali dengan berita tak sedap. Tidak jauh-jauh dari kontroversi yang ia buat tahun lalu, kontroversi yang dibuat kali ini juga menyangkut dengan wanita.

Awal 2019, ia membuat banyak pihak geram atas perbuatan tak senonohnya pada seorang wanita di pesawat. Pemain berpaspor Kroasia didakwa melakukan pelecahan seksual pada wanita saat hendak terbang ke Australia untuk membela Persija menghadapi Newcastle Jets.

Pemain 32 tahun pun harus berurusan dengan kepolisian Australia. Ia bahkan harus menetap di Negeri Kangguru beberapa bulan untuk menjalani proses hukum di sana. Alhasil, dia tidak bisa memperkuat Macan Kemayoran di Piala Presiden dan beberapa laga AFC Cup.

EZECHIEL N’DOUASSEL
Adu Mulut dengan Bobotoh, Ezechiel N'Douassel Diminta Pergi dari Persib
Republik Bobotoh

Pada awal kedatangannya ke Persib bandung 2017 lalu, Ezechiel N’Douassel langsung jadi pujaan baru Bobotoh. Hal ini tak terlepas dari performanya di depan gawang lawan. Namun, lambat laun ia justru jadi musuh bersama suporter.

Pada musim ketiganya bersama Persib, Ezechiel N’Douassel berubah jadi sosok antagonis. Ia menjadi semena-mena di klub. Beberapa kali sang bomber menghilang dari skuat. Ketika berada di lapangan pun ia tampil seenaknya.

Pemain asal Chad pernah rebutan penalti dengan rekan setim, Kevin Kippersluis. Menariknya, eksekusinya melayang di atas gawang lawan. Tidak sampai di situ, cemooh para bobotoh dibalas sang bomber dengan mengacungkan jari tengah ke arah tribun.

SIMON MCMENEMY
Simon McMenemy Disebut Akan Datang ke Laga Malaysia vs Indonesia
PSSI

Timnas Indonesia harus menanggung malu di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tampil di lima pertandingan, Garuda selalu menelan kekalahan. Satu sosok yang disalahkan pun mengarah pada sang peramu taktik, Simon McMenemy.

Simon McMenemy dianggap gagal hingga akhirnya dipecat PSSI. Tapi kontroversi muncul dalam klausul pemecatannya itu. Ia dipecat sebelum Indonesia menghadapi Malaysia di stadion Bukit Jalil. Uniknya, sang pelatih masih diperbolehkan mendampingi Beto Goncalves dkk di Malaysia.

Keputusan membingungkan ini membuat pelatih asal Skotlandia enggan mendampingi para pemain di Bukit Jalil. Tapi pada akhirnya, ia ikut terbang ke Malaysia dan menyaksikan mantan anak asuhnya bertanding di tribun penonton.

KHRISNA MURTI
Krishna Murti Sebut Klub yang Pelit ke Wasit dan Perangkat Pertandingan - Football5star - Beritagar
Beritagar

Nama Brigjen Krishna Murti mencuat di awal tahun 2019. Kali ini namanya kerap diperbincangkan di dunia sepak bola. Hal ini seiring dengan jabatannya sebagai Wakil Kepala Satgas Antimafia Bola.

Kinerja Satgas Antimafia Bola yang berada di bawah naungan Krishna Murti mencuri perhatian banyak pihak. Mereka berhasil menangkap beberapa tokoh yang terlibat dalam pengaturan pertandingan.

Seiring berjalannya waktu, kasus mafia bola di Indonesia mulai redup dan tidak ada kelanjutannya. Disaat yang bersamaan, Krishna Murti muncul membawa berita kontroversi. Ia diangkat sebagai Dewan Pembina klub yang baru saja promosi ke Liga 2 2020, Persijap Jepara.

JOKO DRIYONO
Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono Dituntut 2 Tahun dan 6 Bulan Penjara

PSSI selama ini dikenal sebagai sarang mafia. Anggapan ini diperkuat dengan ditangkapnya beberapa exco PSSI yang terjerat kasus pengaturan pertandingan. Puncaknya, terjadi Februari 2019 lalu saat sang ketua umum, Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola telah menggrebek kediaman Joko Driyono dan menemukan beberapa barang bukti. Tidak hanya itu, pria asal Ngawi juga diketahui memerintahkan supirnya untuk menghilangkan barang bukti.

Setelah menjalani beberapa kali persidangan, Joko Diryono akhirnya divonis 1,5 tahun penjara. Namun, hukuman ini disesali banyak pihak. Mereka menganggap sang mantan ketua umum harusnya dihukum lebih berat lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Tokoh Kontroversial di Sepak Bola Internasional

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Tahun 2019 bisa dibilang sebagai tahun yang tak terlupakan di dunia sepak bola. Tidak hanya soal pertandingan maupun aksi pemain di lapangan, tapi juga munculnya beberapa tokoh yang mencuri perhatian.

Di sepak bola internasional, cukup banyak tokoh yang menjadi target utama media, baik dari dalam lapangan hijau atau pun mereka yang berada di balik meja runding. Mereka kerap mengeluarkan komentar-komentar kontroversial di beberapa kesempatan sepanjang 2019.

Berikut ini adalah lima tokoh kontroversial yang mewarnai sepak bola internasional sepanjang 2019 menurut Football5Star.com.

JAVIER TEBAS
Cristiano Ronaldo - Javier Tebas - LaLiga - laliga. es
laliga

Nama Javier Tebas kini  tidak hanya dikenal di Spanyol saja, tapi juga di seluruh dunia. Hal ini disebabkan oleh rencana ambisiusnya untuk menggelar beberapa laga Liga Spanyol di Amerika Serikat.

Berstatus sebagai presiden LaLiga, Javier Tebas memang punya wewenang penuh untuk melakukan hal itu. Namun, rencananya terbilang masih mentah hingga menuai polemik. Tidak hanya para pemain, pihak klub juga berbondong-bondong menolak aturan tersebut.

Kendati mendapat penolakan keras dari banyak pihak, Tebas tetap bersikukuh pada pendiriannya itu. Imbasnya, ia mendapat teguran keras dari Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Presiden RFEF, Luis Rubiales, bahkan tak segan untuk memerintahkannya mundur jika tetap bersikeras dengan rencana itu.

MEGAN RAPINOE
Women Ballon d'Or 2019: Megan Rapinoe
sports.yahoo.com

Tahun 2019 bisa dibilang sebagai tahun kebangkitan untuk sepak bola wanita. Tahun ini Piala Dunia Wanita berlangsung sukses dan mencuri perhatian banyak pasang mata. Makin dikenalnya sepak bola wanita seiring dengan perkenalan kita pada sosok Megan Rapinoe.

Kapten timnas Amerika Serikat merupakan pemain kharismatik. Di lapangan, ia kerap menyihir lawan lewat aksi menawannya. Hasilnya Amerika juara dunia. Di luar lapangan, ia tetap jadi sosok penting lewat komentar-komentar yang selalu berpihak pada perempuan.

Tidak ketinggalan, ia juga beberapa kali melontarkan komentar yang menuai kontroversi. Ucapannya terkait kesetaraan pendapatan bagi pesepak bola perempuan dan laki-laki kini jadi perbincangan hangat di dunia. Dan yang paling terkenal tentu saja penolakannya terhadap ajakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk datang ke Gedung Putih saat Negeri Paman Sam juara dunia.

JOSE MOURINHO
Jose Mourinho - Tottenham Hotspur - London Evening Standard
standard.co.uk

Tokoh yang satu ini memang tak pernah lepas dari kontroversial. Tapi tahun 2019, sisi kontroversi bukan keluar dari mulutnya. Melainkan dari keputusannya yang menerima pinangan Tottenham Hotspur untuk menggantikan posisi Mauricio Pochettino.

Keputusan Mourinho melatih Tottenham mengejutkan banyak pihak. Tidak ada yang menyangka jika dia berani melatih klub “sekelas” Spurs. Anggapan ini memang tak lepas dari labelnya sebagai pelatih yang hanya ingin melatih klub raksasa dengan biaya transfer tinggi.

Sementara Spurs, kendati beberapa musim terakhir tampil konsisten di Premier League, mereka tetap berada di bawah bayang-bayang klub London lain seperti Arsenal dan Chelsea. Selain itu, keputusan Mourinho tentu bisa menambah kebencian fan Chelsea padanya. Selain sama-sama berasal dari London, pelatih berjuluk The Special One sebelumnya pernah menangani Manchester United, rival Chelsea di Premier League.

ZLATAN IBRAHIMOVIC
zlatan ibrahimovic hammarby
dailymail.co.uk

Seperti halnya Jose Mourinho, Zlatan Ibrahimovic juga jadi tokoh yang selalu muncul membawa kabar kontroversial. Di tahun 2019 ini, Ibrahimovic menggemparkan sepak bola Swedia dengan membeli separuh saham Hammarby.

Yang menjadi kontroversi dari keputusannya ini adalah latar belakang sang bomber. Sebagai informasi, pemain berjuluk Ibrakadabra merupakan jebolan akademi Malmo, yang tidak lain merupakan musuh bebuyutan Hammarby di Liga Swedia.

Imbas dari keputusan berani Ibrahimovic ini membuat fan Malmo mengamuk. Mereka merusak patung Ibra yang baru diresmikan beberapa bulan lalu. Tidak hanya sekali, para fan dua kali merusak patung yang berada tepat di depan markas klub.

MESUT OEZIL
Mesut Oezil - Arsenal - Cina - Financial Times
Financial Sport

Sepanjang tahun 2019 ini, performa Mesut Oezil tidak sementerang tahun-tahun sebelumnya. Ia kerap dicadangkan pelatih Arsenal sebelumnya, Unai Emery. Ketika kursi pelatih berpindah ke Freddie Ljungberg dan Mikel Arteta, ia juga belum berkontribusi maksimal kendati terus dimainkan.

Akan tetapi, Oezil punya cara sendiri agar orang-orang tidak lupa padanya. Setelah tahun lalu buat geger dengan berfoto bersama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, tahun ini gelandang elegan itu membuat pemerintah Cina murka.

Pasalnya, Oezil memberi pesan dukungan pada muslim Uighur, yang saat ini sedang bermasalah dengan pemerintah Cina. Dukungan ini pun berdampak cukup masif. Banyak fan Arsenal di Negeri Tirai Bambu membakar jersey sang gelandang. Lebih parah lagi, pemerintah Cina melarah pertandingan Arsenal ditayangkan di negaranya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Kejadian Kontroversial Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Tahun 2019 akan segara berakhir. Sepanjang tahun ini, banyak catatan manis dan pahit perjalanan sepak bola nasional. Baik dari tim nasional hingga perhelatan kompetisi Liga 1.

Jika di 2018 lalu, publik sepak bola nasional dikejutkan dengan aksi buka-bukaan sejumlah pihak terkait mafia sepak bola hingga terbentuknya satgas Anti Mafia Bola. Maka di tahun ini cerita mengenai sepak terjang mafia bola juga masih menyita perhatian publik.

Yang tidak kalah menarik perhatian publik sepak bola nasional sepanjang tahun ini adalah soal penundaan kick off Liga 1 2019. Selain itu, kekalahan timnas Indonesia dari Malaysia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia hingga ricuh suporter di Stadion Gelora Bung Karno jadi catatan kontroversial sepak bola Indonesia sepanjang tahun ini.

Berikut ulasan Football5star.com, 5 kejadian kontroversial sepak bola nasional sepanjang 2019:

PENUNDAAN KICK OFF LIGA 1 2019

Kick Off Liga 1 2019 sempat mengalami penundaan di awal tahun ini. Pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada April 2019 mengatakan bahwa penundaan tersebut merupakan permintan dari klub peserta. Penundaan itu sendiri terkait situasi politik nasional yang tengah memanas jelang Pilpres 2019.

“Pertama, ini permintaan klub sendiri unguk mengantisipasi, karena kan sudah ada kejadian di mana Persija Jakarta kemarin kan bertanding melawan Ceres Negros,” kata Direktur utama Interm PT LIB, Dirk Soplanit kepada wartawan saat itu.

Best XI Liga 1 - Bali United - PT LIB - RRI
RRI

Sebelumnya kick off Liga 1 2019 dijadwalkan berlangsung pada 8 Mei 2019. Nanun kemudian ditunda menjadi 15 Mei 2019.

“Oke laga berjalan, tapi tidak boleh ada penonton. Nah, apakah keadaan-keadaan ini setelah tanggal 8 atau ketika kick-off tanggal 8 itu sudah berbeda ataukah ada yang lain,” ujar Dirk.

Sejumlah klub seperti Persib dan PSIS memang tak mempermasalahkan penundaan ini. Namun kemudian, di perjalanannya sejumlah laga tertunda di Liga 1 2019 membuat klub berang.

Madura United yang sedari awal menolak adanya penundaan kick off Liga 1 2019 meminta pihak PT LIB dan PSSI memperhitungkan plus minus bagi klub terkait penundaan itu. Bahkan mendekati pekan akhir Liga 1 2019, sejumlah pihak sempat pesimistis Liga 1 2019 bakal ditutup pada 22 Desember seperti yang direncanakan.

JOKO DRIYONO DIVONIS 1,5 TAHUN PENJARA

Di tahun ini kasus mafia bola yang sempat buat geger publik di 2018 masih berlanjut ceritanya. Yang jadi sorotan tentu saja divonisnya mantan plt Ketum PSSI Joko Driyono. Ia divonis 1,5 tahun penjara oleh PN Jaksel atas kasus perusakan barang bukti pengaturan skor pada Juli 2019.

“Menjatuhkan hukuman dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan. Terdakwa tetap ditahan di rumah tahanan negara. Membebankan terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp5.000,” demikian pernyataan Hakim Ketua.

Satgas Antimafia Bola menetapkan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, sebagai tersangka kasus pengaturan skor.
antaranews

Sayangnya vonis tersebut menuai kontroversi. Sejumlah pihak tak puas dengan keputusan majelis hakim PN Jaksel. Faktanya memang vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mengajukan tuntutan 2 tahun enam bulan penjara kepada Jokdri.

Jokdri ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Februari setelah empat kali menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terkait perusakan garis polisi. Dia resmi menjadi tahanan sementara Polda Metro Jaya atas kasus tersebut selama 20 hari sejak 25 Maret 2019.

Selain vonis untuk Jokdri, satgas anti mafia bola jilid II juga kembali digulirkan pada Agustus 2019. Salah satu tugas dari satgas anti mafia bola jilid II ialah merespons laporan dugaan skandal di laga Madura United vs Persib Bandung, serta Kalteng Putera vs Persela.

KEKALAHAN TIMNAS DAN RICUH DI SUGBK

Publik sepak bola Indonesia dibuat sakit hati oleh timnas saat kalah dari musuh lama, Malaysia 2-3 di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada 5 September 2019 di Stadion Gelora Bung Karno.

Sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Beto Goncalves, permainan Indonesia berantakan saat Malaysia mampu menyamakan kedudukan 1-1 lewat Mahamadou Sumareh.

Kembali unggul 2-1 lewat Beto. Malaysia malah mampu membalap dua gol lagi dan membuat publik Indonesia kecewa. Kekalahan ini diperparah dengan kericuhan suporter yang terjadi di Stadion Gelora Bung Karno.

indonesia vs malaysia-suporter
football5star

Kericuhan terjadi di mulai saat adanya pelemparan batu kepada petugas. Petugas keamanan pun membalas aksi tersebut dengan gas air mata. Sejumlah suporter Indonesia bahkan sempat mendatangi tribun suporter Malaysia dan melakukan intimidasi.

Bahkan usai pertandingan juga sempat terjadi kericuhan antar supoter Indonesia dengan pihak kepolisian. Petugas berhasil membuat konsentrasi para suporter berpencar dengan tembakan gas air mata. Sejumlah petugas kepolisian yang lain tampak membentuk barisan di balik perlindungan tameng.

Akibat ricuh suporter ini, ratusan suporter Malaysia yang datang ke GBK sempat tertahan beberapa jam tidak bisa keluar dari stadion, menunggu situasi tenang.

KERICUHAN DI KONGRES PSSI

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang berlangsung pada 2 November 2019 sempat alami sedikit kericuhan. 11 calon ketua umum menilai ada yang tidak wajar dalam penyelenggaraan kongres. Buntutnya, terjadi pengusiran yang dialami lima calon.

Sebelumnya ada sembilan nama yang maju menjadi calon ketum PSSI yakni Fary Djemy Francis, Vijaya Fitriyasa, Yesayas Octavianus, Rahim Soekasah, Arief Putra Wicaksono, Aven Hinelo, Benny Erwin, Bernard Limbong dan Sarman El-Hakim.

Persib Tanggapi Terpilihnya Iwan Bule Sebagai Ketua Umum PSSI Baru
pssi.org

Namun, langkah mereka tidak berjalan mulus. ‘Ya itu tadi, mereka menilai ada kejanggalan dalam proses pemilihan ketua umum hingga akhirnya mereka mendeklarasikan 10 pernyataan, diantaranya mereka mengatakan PSSI tidak melakukan sosialisasi tata cara pemilihan di kongres.

Bahkan dalam kongres PSS tersebut, lima calon ketum PSSIdiusir Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha. Mereka adalah Vijaya, Fary Djemy Francis, Yesayas Oktavianus, Sarman El-Hakim, dan Aven S. Hinelo. Sedangkan Benny Erwin, meski tidak diusir tetap memilih meninggalkan ruangan.

Meski sempat diwarnai kericuhan, KLB PSSI yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta tersebut menetapkan Mochamad Iriawan sebagai ketum PSSI masa bakti 2019-2023. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu meraih 82 suara dari total 85 suara voters.

SIMON MCMENEMY DIPECAT PSSI

Langkah pertama yang dilakukan Iwan Bule begitu mendapat sebagai ketum PSSI yang baru adalah melakukan pemecatan kepada pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy. Eks pelatih Bhayangkara FC itu dipecat pada 6 November 2019.

“Benar hasil keputusan rapat Exco malam ini, kami mengganti Simon McMenemy,” kata Iwan Bule. Pemecatan Simon ini memang sudah diprediksi oleh banyak pihak.

Sudah Disiapkan Tiket ke Malaysia, Simon McMenemy Malah Menghilang
pssi.org

Sosok Simon diangap gagal melatih timnas Indonesia. Kekalahan dari Malaysia membuat publik begitu berang dengan mantan pelatih Filipina tersebut.

Teriakan “Simon Out” pertama terdengar saat Timnas Indonesia menelan kekalahan 0-3 kontra Thailand di Stadion GBK pada awal September dan semakin menjadi-jadi ketika Timnas Indonesia kembali tampil di kandang kala menjamu Vietnam pada medio Oktober.

PSSI sendiri saat ini sudah menetapkan pengganti Simon adalah mantan pelatih timnas Korsel di Piala Dunia 2018 Shin Tae-yong. Tae-yong dikontrak PSSI selama 4 tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Kejadian Kontroversial Sepak Bola Internasional

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Terpilihnya Lionel Messi sebagai peraih gelar Ballon d’Or 2019 menjadi salah satu kejadian kontroversial di sepak bola internasional yang menarik perhatian publik. Sepanjang tahun ini dunia sepak bola internasional memang cukup banyak diwarnai kejadian kontroversial.

Selain soal Lionel Messi dan gelar Ballon d’Or keenamnya, kejadian kontroversial yang tak kalah menarik perhatian publik di sepak bola internasional ialah penggunaan teknologi canggih Video Assistant Referee (VAR).

VAR yang mulai diterapkan di sejumlah kompetisi Eropa pada musim ini awalnya ditujukan untuk membantu wasit dan menghindari keputusan wasit yang keliru. Faktanya di sejumlah kompetisi yang menerapkan VAR seperti Liga Inggris justru menimbulkan banyak kejadian kontroversial.

Berikut ulasan Football5star.com, 5 kejadian kontroversial sepak bola internasional sepanjang 2019.

KONTROVERSI VAR DI LIGA CAHMPIONS

Babak 16 besar Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid vs Ajax sempat diwarnai kejadian kontroversial. Sistem VAR menganulir gol yang dicetak Ajax dan membuat tim Belanda itu mengalami kekalahan.

Kejadian kontroversi VAR tak berhenti di situ. Saat babak semifinal antara Tottenham Hotspur vs Manchester City. Keputusan VAR membuat kubu Manchester City merasa dirugikan.

cara kerja var di 16 besar liga champions
as.com

VAR memang memegang peranan penting dalam lolosnya Spurs ke semifinal Liga Champions. Tim asuhan Mauricio Pochettino hampir saja gagal melaju ke babak empat besar lantaran Man City berhasil mencetak gol kelimanya di injury time babak kedua lewat aksi Raheem Sterling.

wasit menganulir gol tersebut lantaran VAR menunjukkan Sergio Aguero lebih dahulu berada dalam posisi offside. Berkat dianulirnya gol tersebut, tim berjuluk The Lilywhites itu pun dipastikan merebut satu tiket ke babak semifinal. Pasalnya, Spurs unggul jumlah gol tandang dengan agregat skor akhir 4-4.

PENALTI KONTROVERSIAL LIVERPOOL DI FINALLIGA CHAMPIONS

Liverpool sukses meraih gelar Liga Champions ke-6 setelah di partai final mengandaskan sesama wakil Inggris Tottenham Hotspur dengan skor 2-0. Namun di partai final ini, kemenangan Liverpool sempat diwarnai gol penalti yang dianggap kontroversial.

Liverpol mendapat hadiah penalti setelah wasit Damir Skomina menganggap bola menyentuh tangan gelandang Tottenham Hotspur. Pemain Spurs sempat memprotes keputusan tersebut.

Karena Ini, Liverpool Berurusan Hukum dengan New Balance
getty images

Namun menurut pakar perwasitan Juan Andujar Oliver menganggap Skomina melakukan kesalahan dengan memberikan hadiah penalti. “Itu kesalahan di pihak wasit. Bola mengenai dada Sissoko dan lengannya,” kata Andujar kepada Radio Marca.

“Tindakan itu tidak seharusnya berbuah penalti. Itu sepenuhnya tidak disengaja,” imbuhnya.

TRANSFER ANTOINE GRIEZMANN KE BARCELONA

Kepindahan pemain Prancis Antoine Griezmann dari Atletico Madrid ke Barcelona pun menjadi kejadian kontroversial di 2019. Bos Atletico Madrid, Enrique Cerezo, yakin transfer Antoine Griezmann ke Barcelona belum sebelumnya rampung. Menurutnya, Blaugrana masih ada tunggakan 80 juta euro dari klausul pelepasan Grizzy.

Pada Jumat (12/7) malam, Barcelona sudah secara resmi mengumumkan transfer Griezmann dengan harga 120 juta euro. Harga tersebut diklaim sebagai jumlah yang harus dibayarkan bagi siapa pun untuk membawa pergi sang pemain dari Wanda Metropolitano.

5 Pemain Barcelona yang Apes Kenakan Nomor Punggung 17
fcbarcelona.com

Belakangan, Cerezo mengklaim bahwa harga yang seharusnya disepakati adalah 200 juta. Seperti perjanjian awal sebelum diturunkan menjelang tercapainya kesepakatan. Pria yang juga punya kesibukan sebagai produser film itu pun percaya kasus ini bisa tuntas.

“Jika Atletico Madrid membuat sebuah pernyataan, itu karena kami memiliki bukti pendukung yang kuat. Kami akan tetap menagih jumlah yang kami rasa menjadi hak kami. Sekarang, kami sedang menunggu langkah apa yang selanjutkan akan dilakukan,” katanya kepada RAC1.

GELAR BALLON D’OR KE-6 LIONEL MESSI

Lionel Messi dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or 2019. Lionel Messi berhasil mengalahkan voting dari saingan terdekatnya yakni bek Liverpool dan juga Timnas Belanda, Virgil van Dijk.

Gelar ini menimbulkan pro dan kontrak di publik sepak bola internasional. Sejumlah pihak menganggap bahwa gelar tersebut tak pantas di raih oleh Messi.

Negara Asia Ini Justru Pilih Alexander-Arnold untuk Raih Ballon d'Or
uefa.com

“Bagi saya, kemenangan Messi adalah sebuah ketidakadilan. Ronaldo juga menjuarai UEFA Nations League. Namun, hidup memang suka begitu. Saya kira, andai masih di Real Madrid, dia akan menang,” kata agen Cristiano Ronaldo Jorge Mendes.

Jika merujuk pada perfomance Messi di tahun ini, ia tidak tunjukkan penampilan tidak terlalu bagus baik saat membela Barcelona ataupun timnas Argentina.

Di ajang Copa America 2019 misalnya, Argentina dibekuk musuh bebuyutan Brazil dengan skor 2-0 di semifinal, Messi kemudian malah menuding panitia penyelenggara lebih menguntungkan Neymar dan kawan-kawan.

Sedangkan di Liga Champions tahun lalu, Messi hanya mampu antarkan Barcelona ke babak semifinal. Sempat menang 3-0, Barcelona tersingkir setelah di leg kedua kalah 4-3.

KONTROVERSI VAR DI LIGA INGGRIS

VAR kembali jadi sorotan di Liga Inggris pekan ini. VAR memang jadi momok menakutkan bagi peserta Liga Inggris sepanjang 2019. Pada pekan ini, VAR dianggap membuat rugi kubu Liverpool dan Wolves yang bertanding.

Liverpool bahkan di tahun ini tercatat mengalami kerugian sebanyak 3 kali akibat keputusan VAR. Namun di dua pertandingan terakhir Liverpool pada akhir tahun 2019, melawan Leicester City dan Wolverhampton Wanderers, juga melibatkan keputusan VAR yang menguntungkan anak asuh Juergen Klopp.

Gol Firmino Disebut Dianulir Karena Offside dari Panjang Kuku di Jarinya

Kritik keras juga diberikan oleh pelatih Manchester City Pep Guardiola. Mantan pelatih Barcelona itu menyebut bahwa VAR membuat kacau Liga Inggris.

“Saya bilang berulang kali saya mempunyai daftar panjang untuk VAR. Setiap pekan ada saja kekacauan,” kata Pep seperti dikutip Guardian.

“Di laga lain ada kekacauan yang lebih besar. Saya berharap musim depan bisa lebih baik,” ia menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kaleidoskop 2018: 5 Momen Penting Sepak Bola Indonesia

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Tak terasa tahun 2018 sudah berakhir. Sepanjang tahun itu, ada banyak momen penting di sepak bola nasional. Salah satunya adalah kompetisi Liga 1 Indonesia. Kompetisi itu digelar dari 23 Maret hingga 9 Desember 2018 yang dimenangi Persija Jakarta.

Selain itu, ada beberapa momen penting lainnya seperti Piala Presiden hingga Piala AFF U-16. Football5star.com mencoba merangkum 5 momen penting di sepak bola nasional sepanjang 2018. Berikut adalah ulasannya.

Persija Juara Piala Presiden 2018

Gunawan Dwi Cahyo - Persija Jakarta - Bali United - Mediashare Persija
persija.id

Persija Jakarta berhasil menjadi juara Piala Presiden 2018. Macan Kemayoran sukses mengalahkan Bali United di partai puncak dengan skor 3-0.

Bomber Persija asal Kroasia, Marko Simic, jadi momok menakutkan di turnamen ini. Ia sukses melesakkan 11 gol, hanya dalam enam pertandingan.

Kesuksesan Riko Simajuntak dan kawan-kawan ini mendongkrak semangat untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2018.

Persija Juara Liga 1

Persija vs PS Tira - Liga 1 - Wibawa Mukti - @Liga1Match
Twitter @Liga1Match

Tahun 2018 benar-benar menjadi momen prestasi bagi Persija. Selain Piala Presiden, Bambang Pamungkas dan kawan-kawan juga sukses menjuarai Liga 1.

Persija unggul tipis satu poin atas PSM Makassar yang menjadi runner up di klasemen akhir. Penentuan juara terjadi pada pekan terakhir. Kemenangan atas Mitra Kukar memastikan Macan Kemayoran berpesta karena urung dikudeta Juku Eja.

Ini adalah gelar juara liga pertama Persija dalam 17 tahun terakhir. Terakhir kali Macan Kemayoran juara pada 2001 lalu. Tak heran bila euforia meledak di ibu kota.

Timnas U-16 Juara Piala AFF

Bagas Kaffa - AFC U-16 2018 - Timnas U-16 2018
riaumandiri.com

Timnas Indonesia U-16 Indonesia berhasil menjuarai Piala AFF U-16. Skuat Garuda Muda menang adu penalti atas Thailand di partai final. Anak-anak muda asuha Fakhri Husaini pun memesona para pencinta sepak bola dengan permainan rancak dan penuh semangat.

Keberhasilan timnas U-16 merebut gelar juara dilengkapi prestasi Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri. Striker Garuda Muda itu jadi top skor turnamen ini dengan 12 gol.

Meskipun demikian, sapu bersih urung dilakukan karena gelar pemain terbaik disambar penggawa Thailand, Thanarin Thumsen.

Aleksandar Rakic Tersubur di Liga 1

Aleksandar Rakic - PS Tira - Liga 1 - Tribun
tribunnews.com

Striker Serbia, Aleksandar Rakic, berhasil menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi Liga 1 Indonesia. Pemain yang membela PS Tira itu melesakkan 21 gol dalam 34 pertandingan. Ia unggul satu gol atas David Da Silva (Persebaya Surabaya). Gol-gol Rakic sangat membantu PS Tira lolos dari jeratan degradasi.

ketajaman Rakic sepanjang musim ini menjadi kejutan tersendiri. Pasalnya, dia tak terlalu dianggap saat musim bergulir. Striker Persija Jakarta, Marko Simic, justru lebih diunggulkan untuk menjadi pemain tersubur karena performa apik sepanjang Piala Presiden 2018.

Prestasi ini Rakic pun patut diacungi jempol. Sebab, ini adalah musim pertamanya main di Indonesia.

Rohit Chand Pemain Terbaik Liga 1

Rohit Chand Jadi Pemain Terbaik Liga 1 2018
thehimalayantimes.com

Gelandang Persija, Rohit Chand, berhasil menjadi Pemain Terbaik Liga 1. Ia mengalahkan mengalahkan dua kandidat lain yaitu Willem Jan Pluim (PSM Makassar) dan David Aparecido da Silva (Persebaya Surabaya).

Prestasi ini mengejutkan. Bukan hanya para pencinta sepak bola nasional, Rohit pribadi pun tak menyangka dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1. Maklum, statistiknya tidaklah memukau. Sepanjang musim ini, Rohit tampil dalam 31 pertandingan dengan membuat tiga gol dan dua assist.

Meskipun demikian, pihak penyelenggara Liga 1 tentu punya kriteria pasti dan gelar itu tetap harus dihormati. Apalagi, Rohit berhasil membawa Persija Jakarta merebut gelar juara liga untuk kali pertama dalam 17 tahun terakhir.

Kaleidoskop 2018: 5 Momen Penting Sepak Bola Dunia

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Tak terasa tahun 2018 sudah berakhir. Sepanjang tahun itu, ada banyak momen penting di sepak bola internasional. Salah satunya adalah turnamen yang paling ditunggu seluruh bangsa, yakni Piala Dunia 2018. Turnamen itu digelar pada 14 Juni–15 Juli 2018 di Rusia.

Selain itu, ada beberapa momen penting lainnya seperti final Liga Champions, perebutan Ballon d’Or, hingga pecahnya rekor gol Liga Inggris selama semusim.

Football5star.com mencoba merangkum 5 momen penting di sepak bola internasional sepanjang 2018. Berikut ulasannya.

Prancis Juara Piala Dunia 2018

Tradisi apik di 16-besar Piala Dunia jadi modal Les Bleus di laga Prancis vs Argentina. (www.old.football5star.com / football2018worldcup.com)
football2018worldcup.com

Timnas Prancis berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia 2018. Tim Ayam Jantan sukses mengalahkan tim kejutan, Kroasia, di partai puncak dengan skor 4-2.

Di turnamen ini, Luka Modric terpilih sebagai Pemain Terbaik. Sementara Kylian Mbappé jadi Pemain Muda Terbaik.

Adapun gelar top skor jatuh ke tangan bomber Timnas Inggris, Harry Kane, yang mencetak enam gol.

Real Madrid Pertahankan Gelar Liga Champions

Real Madrid, Liga Champions
Getty Images

Real Madrid berhasil menegaskan superioritas mereka di sepak bola Eropa dengan mempertahankan gelar Liga Champions. Los Blancos mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1 di final.

Ini gelar ketiga beruntun Karim Benzema dan kawan-kawan di turnamen tersebut. Ini juga jadi gelar keempat Madrid dalam lima tahun terakhir.

Striker asal Portugal Cristiano Ronaldo adalah top skor turnamen tersebut dengan torehan 15 gol.

Modric Raih Ballon d’Or

Luka Modric - Harry Redknapp - Ballon D'Or
Getty Images

Gelandang Kroasia, Luka Modric, sukses menyabet penghargaan Ballon d’Or 2018. Kesuksesan Modric ini tak lepas dari perjuangannya membawa Kroasia lolos ke final Piala Dunia 2018.

Selain itu, Modric juga membawa Madrid juara Liga Champions. Ini adalah gelar ketiga Los Blancos secara beruntun.

Selain Ballon d’Or, Modric juga berhasil meraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA pada Gala The Best. Dia juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik UEFA dan Pemain Terbaik Piala Dunia 2018.

Sepatu Emas Milik Messi

Lionel Messi jadi aktor utama kemenangan Barcelona di kandang Espanyol Twitter @ChampionsLeague
Twitter @ChampionsLeague

Striker Barcelona, Lionel Messi, berhasil memenangi penghargaan Sepatu Emas 2018.

Trofi bergengsi itu ia raih setelah menjadi pencetak gol terbanyak di Eropa musim lalu. Di La Liga 2017/2018, Messi mencetak 34 gol.

Bagi Messi, itu menjadi sepatu emas kelimanya. Sebelumnya, ia menyabet gelar serupa pada musim 2009/2010, 2011/2012, 2012/2013, dan 2016/2017.

Salah Pecahkan Rekor Gol Liga Inggris

Mohamed Salah raih sepatu emas Premier League musim lalu-Sky Sports-Football5star
skysports.com

Winger Liverpool, Mohamed Salah, memecahkan rekor gol di Liga Inggris musim lalu. Pemain asal Mesir itu melesakkan 32 gol, mengalahkan catatan 31 gol milik Cristiano Ronaldo (Manchester United, 2007-2008) dan Luis Suarez (Liverpool, 2013-2014).

Di samping itu, Salah juga mengguratkan rekor lain. Dia menjadi pemain Afrika pertama yang merebut gelar pemain tersubur di Premier League.

Berkat prestasinya itu, Salah juga terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris.

Kaleidoskop 2017: 5 Peristiwa Dramatis Sepak Bola Dunia

Football5star.com, Indonesia – Sepanjang 2017 banyak momen dramatis terjadi di sepak bola dunia. Semua tim berlomba-lomba sekuat tenaga untuk mencapai target mereka. Ada yang gagal secara dramatis, tapi ada juga yang berhasil.

Salah satu contohnya adalah Timnas Italia. Gli Azzurri secara mengejutkan gagal lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia setelah disingkirkan Swedia di babak playoff. Contoh lain adalah Barcelona yang melakukan comeback mustahil dengan menyingkirkan PSG di babak perdelapan final Liga Champions.

Football5star mencoba merangkum 5 peristiwa dramatis di sepak bola sepanjang 2017. Berikut ulasannya.

Italia Gagal ke Piala Dunia

Timnas Italia Vs Timnas Albania (zimbio.com)5
zimbio.com

Apa yang paling ditakutkan rakyat Italia akhirnya terjadi juga. Gli Azzurri, julukan Timnas Italia, gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Ini adalah momen paling memalukan dalam sejarah sepak bola Negeri Pisa.

Pasukan Giampiero Ventura disingkirkan Swedia di babak playoff dengan agregat 0-1. Buntut dari kegagalan ini adalah Ventura dipecat dan Carlo Tavecchio mundur dari jabatannya sebagai Presiden FIGC.

Hingga kini, FIGC juga belum juga memilih pelatih baru untuk menukangi Andrea Belotti dan kawan-kawan.

Comeback Sempurna Barcelona

AndresIniestaRealMadridvBarcelonaLaZWmQ 9tS4fZl
zimbio.com

Barcelona nyaris terhenti pada 16 Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2006-2007. Anak asuh Luis Enrique itu kalah 0-4 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama di Parc des Princes.

Akan tetapi, secara dramatis, Los Cules akhirnya lolos ke perempat final dengan agregat 6-5, setelah pada pertemuan kedua di Camp Nou menang 6-1 atas PSG. Pada laga tersebut, Barca mencetak dua gol di masa injury time.

Tak pernah ada tim sebelumnya yang melakukan comeback empat gol di Liga Champions.

Penalti Salah Bawa Mesir ke Piala Dunia

salah bleacherreport
bleacherreport.net

Winger Liverpool, Mohamed Salah berhasil membawa negaranya, Mesir, lolos ke Piala Dunia 2018. The Pharaohs menang 2-1 atas Kongo dalam laga terakhir Grup E babak kualifikasi zona Afrika.

Salah tampil sebagai pahlawan Mesir lewat dua golnya. Gol kedua Salah lahir lewat ttitik penalti pada injury time. Usai peluit akhir berbunyi, penonton di Borg El Arab Stadium langsung mengagung-agungkan Salah bak raja Mesir.

Pencapaian ini juga mengakhiri penantian Mesir yang telah absen dari Piala Dunia sejak 1990.

Chapecoense Lolos dari Degradasi

Kegembiraan Chapecoense pastikan bertahan di Serie A Brasil.
sportscanyon.com

Chapecoense kembali menyita perhatian. Setelah tahun lalu menjadi sorotan karena mengalami tragedi kecelakaan pesawat yang membuat mereka kehilangan para pemain terbaiknya, kini cerita yang dibuat berbeda lagi.

Di Liga Brasil, Chapecoense sempat membuat kejutan ketika pada Mei 2017 berhasil memuncaki klasemen. Namun, setelah itu, mereka terpuruk hingga masuk zona degradasi. Mereka bahkan sempat dua kali berganti pelatih.

Klub yang ditahbiskan sebagai juara Copa Sudamericana 2016 itu secara dramatis memastikan diri lolos dari jerat degradasi saat kompetisi menyisakan tiga pekan. Kemenangan 2-1 atas Vitoria pada 16 November 2017 memastikan mereka bertahan di Serie A Brasil.

Sihir Messi Bawa Argentina ke Piala Dunia

Messi, Takut, Argentina, Bertemu, Spanyol
Getty Images

Lionel Messi membawa Argentina lolos dari lubang jarum. Tim Tango maju ke putaran final Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Ekuador 3-1 pada laga pamungkas kualifikasi.

Dalam laga yang digelar di Estadio Olímpico Atahualpa, ketiga gol Argentina diborong oleh Messi. Menghadapi Ekuador merupakan laga hidup mati bagi Argentina. Pasalnya, Argentina harus menang untuk lolos ke Piala Dunia 2018.

Tak terbayangkan bagaimana Piala Dunia 2018 jika tak ada Messi di dalamnya. Apalagi Rusia 2018 kemungkinan jadi Piala Dunia terakhir bagi pemain berjuluk La Pulga yang diakui sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Kaleidoskop 2017: 5 Kontroversi di Sepak Bola Dunia

Football5star.com, Indonesia – Banyak kontroversi terjadi di dunia sepak bola sepanjang 2017. Ada yang tak masuk akal sampai membuat kita geleng-geleng, ada juga yang benar-benar sudah kelewatan.

Kasus penggelapan pajak Lionel Messi misalnya. Siapa sangka pemain dengan salah satu gaji terbesar seperti Messi ternyata menggelapkan pajak penghasilannya.

Lalu, aksi Patrice Evra menendang suporter juga membuat dunia terkejut. Bagaimana mungkin, pemain dengan segudang pengalaman seperti Evra tak bisa mengontrol emosinya dan menendang suporter lawan.

Football5star mencoba merangkum 5 kontroversi sepak bola sepanjang 2017. Berikut ulasannya.

Kasus Pajak Messi 

FBL-EUR-C1-BARCELONA-TRAINING
Getty Images

Messi memasukkan semua uang dari pendapatan hak citra diri yang didapat di Spanyol ke sejumlah perusahaan di Belize dan Uruguay. Hal ini guna menghindarkan Messi dari kewajiban membayar pajak di Spanyol.

Dalam skandal Panama Papers, terungkap jika Messi memiliki sebuah perusahaan di Panama bernama Mega Star Enterprises Inc. Dalam bocoran catatan firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca, perusahaan ini menampung jutaan dollar uang dari kontrak hak citra Messi.

Pengadilan akhirnya memvonis Messi bersalah pada tahun lalu La Pulga harus membayar denda dua juta euro atau sekitar Rp 29 miliar.

Evra Tendang Suporter

Patrice Evra tendang fans (Dailymirror.co.uk)
Getty Images

Apa yang dilakukan Evra pada awal November 2017 adalah sesuatu yang sudah di luar akal sehat. Saat itu Evra masuk dalam rombongan Olympique Marseille untuk menghadapi Vitoria Guimaraes di Liga Europa.

Layaknya akan memulai pertandingan, para pemain kedua tim pun melakukan pemanasan di lapangan. Usai sesi pemanasan, terjadi keributan antara Evra dengan seorang suporter. Dalam video yang beredar, Evra terlihat melancarkan tendangan ke arah kepala suporter yang berada di pinggir lapangan.

Akibat tindakannya, Evra pun mendapat hukuman berat. UEFA menjatuhkan hukuman larangan aktif dalam sepak bola selama tujuh bulan. Lalu, Marseille juga langsung memutus kontrak mantan bek Juventus tersebut.

Ronaldo Dorong Wasit

Cristiano Ronaldo, Supercopa Spanyol, Kartu Merah
Getty Images

Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik dunia dan idola bagi para pemain muda. Sayangnya, pemain asal Portugal itu juga bisa kehilangan kendali karena terbawa emosi. Hal itu yang dilakukannya pada leg pertama Piala Super Spanyol 2017.

Wasit Ricardo De Burgos menganggap Ronaldo melakukan diving di kotak penalti Barcelona. Tak terima, Ronaldo pun berteriak sebelum akhirnya mendorong wasit De Burgos. Tindakan Ronaldo ini mencoreng citranya.

Pada akhirnya, pemain berusia 32 tahun itu mendapat hukuman berupa larangan bermain dalam lima pertandingan. Ia juga harus membayar denda 3.000 euro (sekitar Rp 47 juta).

Neymar dan Cavani Rebutan Penalti

Neymar dan Edinson Cavani berebut jadi eksekutor saat PSG mendapat bola mati.
Getty Images

Neymar merusak suasana ruang ganti PSG. Semua berawal dari insiden saat Les Parisiens melawan Lyon di Ligue 1.

Saat itu, PSG sempat mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran yang diterima Edinson Cavani. Tanpa buang-buang waktu, Cavani langsung mengambil bola dengan bermaksud menjadi eksekutor. Neymar sempat meminta kesempatan itu dengan memegang bola. Namun, bola kembali diambil Cavani dan langsung bersiap mengeksekusinya.

Perseteruan keduanya sempat menjadi perbincangan hangat di dunia. Tak lama setelah insiden tersebut, Neymar melayangkan permintaan maaf.

Gol Hantu Panama

panama bleacherreport com
Getty Images

Di balik kecermelangan Panama lolos ke Piala Dunia 2018, ada insiden yang disorot. Adalah kejadian gol hantu yang tercipta kala Panama menang atas Kosta Rika. Gol hantu itu diciptakan oleh Roman Torres.

Dalam proses gol itu, dia menendang bola memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Bola sebenarnya belum melewati garis gawang. Namun, wasit yang memimpin malah mengesahkan gol tersebut dan Panama menang 2-1 atas Kosta Rika.

Tentu, gol ini jadi sorotan. Meski tak mengubah posisi Kosta Rika yang tetap lolos, tapi gol hantu itu membuat Amerika Serikat tersingkir karena kalah dari Trinidad dan Tobago. Sebab, andai gol Torres itu tak sah, maka Panama yang gagal melangkah.