Eks Pemain Pasrah Tagih Gaji ke Kalteng Putra: Semua Diblok, Luar Biasa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com – Para eks pemain Kalteng Putra masih berjuang mendapat hak-haknya saat bermain di Liga 1 2019. Bahkan, salah satu eks pemainnya, Fajar Handika, menyebut kalau semua akses ke manajemen Kalteng Putra sudah diblokir.

Seperti diketahui, beberapa eks pemain Laskar Isen Mulang sudah sempat menanyakan kabar gaji yang belum dibayarkan sejak lama. Bahkan, Instagram klub asal Palangkaraya itu sempat diramaikan oleh para mantan pemainnya di Liga 1 2019.

Usaha mereka mulai mendapat titim terang setelah Badan penyelesaian sengketa nasional atau National Dispute Resolution Chamber (NDRC) akhirnya mengancam Kalteng Putra. Mereka jua mengabulkan gugatan 25 pemain eks Kalteng Putra pada 27 April lalu.

“Kini putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap. Putusan ini untuk dapat dipatuhi dan dijalankan seluruhnya tanpa ada toleransi dari pihak-pihak lain yang berkepentingan,” tulis akun Instagram Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI).

https://www.instagram.com/p/B_2LGjXBJYC/

Nah di kolom komentar, ada dua eks pemain Laskar Isen Mulang yang mengeluh sikap manajemen. “Gaskan terus abang-abang.. @Kaltengputra_id, habis lebaran lah,” tulis Abanda Rahman.

Lalu dibalas oleh eks rekan setimnya, Fajar Handika. “Iya semua sudah pada diblok. Bahkan nomor hp mreka saja sudah enggak aktif. LUAR BIASA,” tulis dia.

Hal serupa jua sebelumnya disuarakan oleh Yu Hyun-koo. Dia mengaku sudah beberapa kali mempertanyakan haknya tapi tak pernah dapat respons.

“Saya sudah coba untuk mencari kabar dari manajemen. Tapi sampai sekarang mereka tak pernah mengangkat telepon dari saya,” ujar eks pemain Semen Padang FC itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kalteng Putra Punya Waktu 45 Hari untuk Bayar Gaji atau Kena Hukuman Berat

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Badan penyelesaian sengketa nasional atau National Dispute Resolution Chamber (NDRC) akhirnya mengancam Kalteng Putra. Mereka memberikan tenggat waktu 45 hari buat Kalteng Putra untuk segera melunasi gajinya.

Instagram tim berjuluk Laskar Isen Mulang itu memang sempat diserang oleh mantan pemainnya yang membela di Liga 1 2019 lalu. Mereka menagih janji manajemen untuk segera melunasi tunggakan gaji yang belum diselesaikan.

Mereka menjadi salah satu dari lima klub yang dianggap belum bisa menyelesaikan tunggakan ke pemain musim lalu. Nah, NDRC sudah memutuskan 25 perkara sengketa tunggakan gaji pemain klub Kalteng Putra di musim 2019.

Gaji Ditunggak, Pemain Kalteng Putra Justru Tak Dapat Respons Manajemen

“Apabila klub tidak membayar dalam waktu 45 hari sejak putusan ini diberitahukan, maka akan diberlakukan ketentuan pasal 24 Bis of Regulations on The Status and Transfer of Playes,” ungkap Chairman First Stage NDRC Indonesia, Amir Burhanuddin dalam laman resmi PSSI.

“Itu berarti Kalteng Putra bisa dihukum berupa larangan pendaftaran pemain baru selama tiga periode transfer baik domestik maupun Internasional,” sambung dia.

Bagi NDRC Indonesia, ini merupakan perkara ketiga yang diselesaikan. Sebelumnya NDRC Indonesia juga sudah menyelesaikan sengketa pemain dengan klub PSPS Pekanbaru dan PSMS Medan

NDRC Indonesia merupakan salah satu dari empat negara dalam pilot project FIFA dalam pengembangan NDRC karena kemampuan Indonesia untuk bangkit setelah sempat aktivitasnya terhenti akibat pembekuan. Tiga negara pilot project lainnya adalah Kosta Rika, Slovakia, dan Malaysia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Malangnya Nasib Yu Hyun-koo, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Eks pemain Sriwijaya FC, Yu Hyun-koo bisa dibilang bak sudah jatuh tertimpa tangga. Dia yang belum mendapatkan gaji dari Kalteng Putra jua baru saja kena tipu oleh Anthony Jomah Ballah.

Seperti diketahui, sampai saat ini bersama rekan-rekannya di Kalteng Putra masih menunggu kejelasan dari manajemen. Mereka sempat ramai-ramai menanyakan gaji yang belum dibayarkan oleh Kalteng Putra pada Liga 1 2019.

Masalah satu belum jua rampung, Yu Hyun-koo malah kembali kena apes. Dia mengaku ditipu oleh eks pemain Persebaya Surabaya era 2009 soal pengurusan Warga Negara Indonesia (WNI).

“Ada satu lagi masalah bro. Aku masalah sama orang ini (sambil menunjukkan foto Anthony Jomah Ballah). Saya terkena masalah sama orang ini, saya ditipu,” ungkap Yu Hyun-koo saat dihubungi Football5Star.com.

Malangnya Nasib Yu Hyun-koo, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Yu menyebutkan kronologis kejadian. Jadi pada 2019 lalu, dia dihubungi oleh Jomah Ballah terkait kepengurusan menjadi pemain naturalisasi. Saat itu, Yu memang sedang berusaha mengubah status kewarganegaraannya.

Akan tetapi, setelah dimintai bayaran Jomah Ballah malah menghilang. “Saya transfer Rp 100 juta ke dia. Lalu, saya tagih, baru balik Rp 30 juta,” sambung dia.

Pemain yang pernah memperkuat Semen Padang itu menyebut kalau sudah meminta beberapa pihak membantu masalahnya. Dia jua sudah melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Dia awalnya janji mau bayar sisanya. Tapi setelah itu nomor saya diblok sama dia. Saya sudah melaporkan ini kepada polisi. Tapi sudah lama, polisi belum cari-cari. Saya bingung,” pungkas Yu Hyun-koo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tagih Gaji, Telepon Yu Hyun-koo Tak Pernah Diangkat Manajemen Kalteng Putra

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Permasalahan gaji yang menimpa mantan pemain Kalteng Putra ternyata masih belum juga tuntas. Eks pemainnya, Yu Hyun-koo mengaku sudah beberapa kali mempertanyakan haknya tapi tak pernah dapat respons.

Seperti diketahi, Hyun-koo dan beberapa eks pemain Kalteng Putra sudah sempat menanyakan kabar gaji yang belum dibayarkan sejak lama. Bahkan, Instagram klub asal Palangkaraya itu sempat diramaikan oleh para mantan pemainnya di Liga 1 2019.

Akan tetapi, sampai saat ini mereka mengaku belum jua dibayar oleh tim berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut. Hal itu dibeberkan oleh Yu Hyun-koo yang bingung harus mencari keadilan ke mana.

“Masih belum dibayarkan. Kalau bisa bantu untuk kembali memberitakan ini, tolong,” ungkap Hyun-koo kepada Football5Star.com.

Yoo Hyun-koo - Kalteng Putra - PSM Makassar - Piala Presiden

Eks pemain Semen Padang FC itu bukannya diam saja agar hak-haknya bisa didapatkan. Dia sudah mencoba menghubungi manajemen Kalteng Putra tapi sampai saat ini tak ada respons sama sekali.

“Saya sudah coba untuk mencari kabar dari manajemen. Tapi sampai sekarang mereka tak pernah mengangkat telepon dari saya,” tutup dia.

Sebelumnya, Hyun-koo memang sempat mengunggah foto kontrak dengan Kalteng Putra di Liga 1 2019. Dia menyebut kalau percuma ada kontrak kalau tak mau bayar gaji ke pemain.

“Kontrak sama pemain buat apa tidak mau dibayar. 2018 Sriwijaya sebelum mulai Liga 1 2019 bayar semua karena tak bisa biayar tak bisa ikut liga,” keluh gelandang asal Korsel itu di Instagram pribadinya.

https://www.instagram.com/p/B91S5nil2-M/?utm_source=ig_web_copy_link

“Tapi sekarang, belum bayar saja bisa jalan Liga 2. Beda ya apa sekarang. Gaji itu penting untuk keluarga buat beli makan. Tolong dibayar,” sambung dia.

Diogo Campos: Semenjak Datang ke Indonesia, Semuanya Berubah

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Pemain asal Brasil, Diogo Campos, mengaku sangat nyaman selama berkarier di Indonesia. Dia awalnya khawatir karena tak tahu kultur sepak bola di sini, tapi lama kelamaan mulai nyaman.

Eks pemain Botafogo itu tiba di Indonesia pada 2019 lalu. Saat itu dia memperkuat Kalteng Putra pada putaran pertama Liga 1 2019. Penampilan apiknya di sana, membuat Persebaya Surabaya kesengsem dan merekrutnya pada putaran kedua.

Selama musim debutnya di Indonesia, gelandang 29 tahun itu sukses mengemas 10 gol dan 11 assist di Kalteng Putra maupun Persebaya Surabaya. Kini, bersama Borneo FC dia sudah menjalani tiga laga sebelum kompetisi ditunda.

Curhat ke Media Brasil, Diogo Campos: Saya Sendirian, Rindu Keluarga!
Disway Kaltim

“Semenjak datang ke Indonesia, semuanya berubah. Hidup saya benar-benar telah berubah di sini di Indonesia. Saya sudah di sini selama satu setengah tahun. Ini adalah klub ketiga yang saya mainkan di sini dalam waktu singkat,” ungkap Diogo Campos dikutip Sagres Online.

“Sebelum datang ke sini, saya tidak tahu banyak tentang negara, bahasa, budaya, yang benar-benar berbeda dari yang lain yang pernah saya tinggali, tetapi saya telah beradaptasi dengan sangat baik,” sambung dia.

Campos sendiri mengaku sempat cemas meninggalkan keluarga dan putri kecilnya di Brasil. Tapi, perlahan dia mulai nyaman di Indonesia karena banyak yang menyambutnya secara hangat.

“Saya pikir akan bertahan di sini untuk waktu ama. Terlintas dalam benak saya untuk kembali ke Brasil, untuk lebih dekat dengan keluarga saya, putri saya. Saya meminta kepada Tuhan bahwa semua ini (soal virus corona) akan berlalu secepat mungkin dan jadikan ini pelajaran,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tagih Gaji kepada Kalteng Putra, Yu Hyun-koo Berdalih Buat Beli Makan

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Yu Hyun-koo tampaknya jua kesal karena gajinya belum juga dibayarkan oleh Kalteng Putra. Bahkan, dia mengunggah berkas kontraknya bersama Kalteng Putra pada Liga 1 2019.

Instagram Kalteng Putra baru-baru ini diserang oleh mantan pemainnya yang membela di Liga 1 2019 lalu. Mereka menagih janji manajemen Kalteng Putra untuk segera melunasi tunggakan gaji yang belum diselesaikan.

Kalteng Putra menjadi salah satu dari lima klub yang dianggap belum bisa menyelesaikan tunggakan ke pemain musim lalu. Kali ini, Yu Hyun-koo jua menagih janji ke tim yang musim lalu terdegradasi itu.

https://www.instagram.com/p/B91S5nil2-M/

“Kontrak sama pemain buat apa tidak mau dibayar. 2018 Sriwijaya sebelum mulai Liga 1 2019 bayar semua karena tak bisa biayar tak bisa ikut liga,” keluh gelandang asal Korsel itu di Instagram pribadinya.

“Tapi sekarang, belum bayar saja bisa jalan Liga 2. Beda ya apa sekarang. Gaji itu penting untuk keluarga buat beli makan. Tolong dibayar,” sambung dia.

Sebelumnya, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), juga melancarkan protes ke PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Mereka kecewa PSSI terkesan memaksakan Liga 2 2020 lantaran belum mendapat izin dari BOPI.

Andai Belum Jua Bayar Gaji, Kalteng Putra Bakal Diadukan ke FIFA

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mengancam lima klub yang belum membayarkan gajinya akan dibawa ke FIFA. Hal itu termasuk permasalahan Kalteng Putra yang disorot karena eks pemainnya menagih di media sosial.

APPI memang langsung bereaksi cepat sejak awal mencatat klub-klub mana saja yang belum bisa menuntaskan gaji pemain. Ada setidaknya lima klub Liga 2 yang bermasalah, yakni Kalteng Putra, PSPS Riau, Mitra Kukar, Perserang, dan PSMS Medan.

Mereka sudah menemui beberapa pihak, dari mulai PT Liga Indonesia Baru (LIB), PSSI, hingga BOPI untuk masalah klub menunggak gaji pemain. Andai tak jua mampu menuntaskan tanggungannya, klub diancam akan dibawa ke FIFA.

“Jika sampai klub yang bersangkutan dapat melakukan registrasi pemain, APPI akan langsung melaporkan hal ini kepada FIFA dan FIFPro, bahwa produk hukum dari Lembaga Penyelesaian Sengketa yang dibentuk FIFA Professional Football Department dan PSSI tersebut diacuhkan,” demikian pernyataan APPI.

Dalam kasus Kalteng Putra, APPI sudah berkorespondensi langsung dengan manajemen. Mereka mengaku kalau ada tunggakan gaji kepada eks pemainnya di Liga 1 2019.

“Maka kewajiban tersebut harus dipenuhi secara keseluruhan dengan tunai dan sekaligus,” tutup pernyataan itu.

Bahkan APPI mencatat nilai gaji yang belum dibayarkan klub-klub sangat besar. Nilainya mencapai Rp 3,5 miliar secara keseluruhan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Instagram Kalteng Putra Diserang Mantan Pemainnya, Tagih Gaji

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Instagram Kalteng Putra baru-baru ini diserang oleh mantan pemainnya yang membela di Liga 1 2019 lalu. Mereka menagih janji manajemen Kalteng Putra untuk segera melunasi tunggakan gaji yang belum diselesaikan.

Seperti diketahui, sebagai tim promosi Kalteng Putra musim lalu sebenarnya mendatangkan sejumlah pemain bagus. Mulai dari Patrich Wanggai, hingga Gede Sukadana. Tetapi, apa daya mereka harus degradasi musim lalu.

Kini, saat klub menatap Liga 2 2020 nyatanya masih ada tunggakan gaji yang belum diselesaikan. Hal itu setelah unggahan mereka di Instagram dipenuhi oleh komentar mantan pemainnya yang menagih gaji.

https://www.instagram.com/p/B9jsgpQgGOC/

“Semoga ada kabar baik masalah gaji pemain lama,” bilang Gede Sukada. “Kapan gaji kita dibayar ini,” tulis Elthon Maran.

“Admin, tolong sampaikan info gaji kemarin kapan dibayarkan,” kata Abanda Rahman. Tolong gaji musim lalu..Kapan dibayar? Tolong responsnya,” oceh @fajar_handika. “Mudah-mudahan ada kabar baik didapat buat pemain lama gaji+bonus,” @reky.rahayu.

Komentar itu hanya beberapa dari permintaan mantan pemain Kalteng Putra yang menagih gaji. Masih ada eks pemain lainnya yang jua menagih hal serupa di akun resmi Kalteng Putra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Catat, Pembagian Grup dan Jadwal Kick-off Liga 2 2020

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Liga 2 2020 bakal segera digulirkan mulai 14 Maret mendatang. Partai Persiba Balikpapan vs Kalteng Putra bakal jadi penabuh gong dibukanya kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia itu.

Musim ini, akan ada 24 tim yang saling sikut demi mendapatkan tiket promosi ke Liga 1 2021. Ada enam tim Promosi dari Liga 3 dan klub degradasi Liga 1 yang termasuk di dalamnya.

Mereka di antaranya PSKC Cimahi, Persijap Jepara, Persekat Tegal, AA Tiga Naga, Putra Sinar Giri dan Persigo Semeru FC sebagai tim promosi, serta Semen Padang, Badak Lampung FC dan Kalteng Putra yang terdegradasi dari Liga 1.

Persiraja - Liga 1 - Sriwijaya FC - Persik - Persita - @sriwijayafc.id
instagram.com/sriwijayafc.id

Liga 2 2020 akan dibagi ke dua wilayah, yakni Barat dan timur. Rinciannya, juara masing-masing grup dipastikan melaju ke babak final, sekaligus mengamankan tiket promosi. Sementara satu tiket tersisa akan menjadi -rebutan runner0up grup yang akan bertanding pada babak play off.

Berikut Pembagian Grup Liga 2 2020:

Grup Barat

PSMS Medan
PSPS Riau
AA Tiga Naga
Semen Padang
Babel United
Sriwijaya FC
Badak Lampung FC
Cilegon United
Perserang Serang
PSKC Cimahi
Persekat Tegal
PSIM Yogyakarta

Grup Timur

PSCS Cilacap
Persijap Jepara
Persis Solo
Persigo Semeru
Putra Sinar Giri
Martapura FC
Kalteng Putra
Persiba Balikpapan
Mitra Kukar
Sulut United
PSBS Biak
Persewar Waropen

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Momen Dramatis Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Kompetisi Liga 1 dan Piala Indonesia 2019 telah berakhir. Namun, berakhirnya dua kompetisi tersebut bukan berarti tak menyisakan cerita menarik di dalamnya.

Dari banyaknya cerita menarik tersebut, terdapat beberapa momen dramatis yang terjadi di kompetisi sepakbola nasional. Meski demikian, tak hanya dari level kompetisi, pada level tim nasional pun terjadi momen dramatis.

Momen-momen tersebut pun Football5Star.com rangkum dalam daftar di bawah ini.

INDONESIA JUARA PIALA AFF U-22
timnas indonesia piala aff u 22 reno Kompas
Kompas

Sukses membungkam Thailand dengan skor 2-1 pada laga final menjadikan Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja pada 26 Februari 2019.

Beberapa drama terjadi di pertandingan ini. Momen yang paling berkesan tentunya adalah ketika Skuat Garuda Muda berhasil membalikkan keadaan. Tertinggal satu gol justru membuat anak asuh Indra Sjafri terlecut hingga akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1.

Lebih lagi, Timnas Indonesia menyabet gelar juara dengan tanpa terkalahkan di semua laga Piala AFF U-22 2019.

POLEMIK FINAL PIALA INDONESIA
psm juara piala indonesia 2018 darije pegang piala
PSSI

Banyak drama yang terjadi pada sebelum hingga saat Final Piala Indonesia 2018/19 ini berlangsung. Mulai dari tensi tinggi di lapangan, hingga sebuah insiden yang terjadi di luar lapangan.

Sehari jelang laga leg kedua final Piala Indonesia dimulai tepatnya pada 28 Juli 2019, Persija Jakarta mengalami hal yang tidak mengenakkan ketika bus yang mereka tumpangi mendapat teror dari oknum suporter usai mereka menjalani uji coba lapangan Stadion Mattoangin, Makassar.

Akibat insiden tersebut, laga final leg kedua itu pun harus ditunda. Final leg kedua Piala Indonesia pun baru digelar pada 6 Agustus 2019 di Stadion Mattoangin. Hasilnya, PSM berhasil menang dengan skor 2-0.

Kemenangan 2-0 tersebut cukup untuk membuat Juku Eja mengangkat trofi Piala Indonesia setelah sebelumnya di leg pertama yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, PSM hanya kalah dari Persija dengan skor 1-0.

ROLLER-COASTER BERNAMA TIRA-PERSIKABO
PS TIRA Persikabo tampil aneh pada Liga 1 2019.
liga-indonesia.id

Performa Tira-Persikabo di Liga 1 2019 bak roller coaster. Mereka pernah merasakan berada di puncak klasemen selama beberapa pekan, hingga bahkan juga tak terkalahkan dalam 13 pertandingan berturut-turut di putaran pertama.

Akan tetapi, semuanya berubah ketika Laskar Padjadjaran memasuki putaran kedua. Tercatat, skuat asuhan Rahmad Darmawan tersebut tak pernah menang dalam 17 pertandingan berturut-turut. Suatu hal yang mungkin jarang terjadi di kancah sepakbola di manapun.

DERBI JAWA TIMUR DI FINAL PIALA PRESIDEN

Derbi Jawa Timur tersaji dalam final Piala Presiden 2019. Persebaya Surabaya bertemu dengan rivalnya, Arema FC. Akan tetapi, bermain di kandang lebih dulu di Stadion Gelora Bung Tomo pada leg pertama tak membuat Bajol Ijo memanfaatkan momentum. Mereka justru hanya bermain imbang dengan skor 2-2.

Arema FC pun memanfaatkan momentum di leg kedua. Singo Edan sukses menang dengan skor 2-0 yang menjadikan mereka juara Piala Presiden 2019 dengan skor agregat 4-2.

DUA TIM PROMOSI KEMBALI TERDEGRADASI
Semen Padang dan Perseru Badak Lampung FC sama-sama terdegradasi dari Liga 1.
liga-indonesia.id

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2019 berjalan menarik saat memasuki pekan-pekan terakhir. Akan tetapi, petaka datang kepada tiga tim Liga 1 2019 yakni Kalteng Putra, Semen Padang dan Badak Lampung FC. Ketiga tim tersebut dipastikan harus terdegradasi ke Liga 2 setelah perolehan poin mereka tak mampu mengejar Tira-Persikabo yang berada di posisi 15 dengan 42 poin.

Sementara itu, secara dramatis tiga tim Liga 2 dipastikan promosi ke Liga 1 musim 2020 mendatang. Mereka adalah Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang dan juga Persik Kediri. Persik Kediri menjadi juara Liga 2 2019 setelah mengalahkan Persita Tangerang di laga final.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ditinggal Agustiar Sabran, Kalteng Putra Mungkin Tak Main di Liga 2

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Tim yang terdegradasi dari Liga 1 2019 Kalteng Putra kemungkinan besar tak akan mengikuti perhelatan Liga 2 2020. Hal ini karena Kalteng ditinggal oleh CEO mereka, Agustiar Sabran.

Dikutip Football5star.com dari antara, Selasa (24/12/2019) anggota DPR RI itu masih pikir-pikir untuk kembali mengurusi tim berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut.

Gaji Tak Dibayar, Pemain Kalteng Putra Bingung Beri Makan Keluarga

“Saya akan beristirahat terlebih dahulu apabila disuruh kembali memegang tim Kalteng Putra karena saya mau istirahat dulu untuk urusan hal ini,” kata Sabran.

“Mengenai sepak bola, saya dukung siapa saja yang nanti bakal menangani tim Kalteng Putra ke depannya,” tambah kakak kandung dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran tersebut.

Menurutnya selama ia mengurus Kalteng Putra, ia mendapat begitu banyak hikmah, suka, dan duka. Ia juga sempat melontarkan kekecewaan kepada sejumlah perusahaan di Kalteng yang tak bisa memberikan support.

“Saya juga mengetahui mana saja perusahaan yang tidak mau memberikan perhatian terhadap Kalteng Putra. Sedangkan untuk CSR perusahaan yang ada di Kalteng ke mana saja dilarikan,” tambahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tavares: Alhamdulillah Persija Selesaikan Kompetisi Ini dengan Baik

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, bernapas lega usai pasukannya bisa menuntaskan musim ini dengan manis. Hal itu usai Persija menang 3-1 atas Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Sabtu (21/12).

Macan Kemayoran memang menjalani musim yang berat pada Liga 1 2019. Mereka yang sejatinya juara bertahan sempat berjuang untuk lolos dari jeratan zona degradasi.

Kendati sudah aman, Persija belakangan disorot usai kalah 1-2 dari Persebaya Surabaya di SUGBK beberapa hari lalu. Tapi, mereka akhirnya sukses menuntaskan musim ini dengan baik dengan menang di markas Kalteng Putra.

Persija vs Kalteng Putra Xandao

“Tentunya babak pertama sangat tidak mudah bagi kedua tim. Di mana cuaca sangat menyulitkan dan keduanya tidak seperti bermain yang lepas. Babak kedua kami bermain lebih baik,” ungkap Tavares usai laga.

Persija sukses menang 3-1 berkat brace Alexandre Reame Xandao dan Ramdani Lestaluhu. Kalteng Putra hanya mampu membalasnya satu saja via Takuya Matsunaga.

“Kami bermain dengan baik dan Alhamdulilah kami selesaikan kompetisi ini dengan baik dan meraih tiga poin serta memperbaiki klasemen,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Kalteng Putra vs Persija: Akhir Indah Juara Bertahan

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Indonesia – Hasil Kalteng Putra vs Persija Jakarta indah buat sang juara bertahan. Persija sukses menang 3-1 atas tuan rumah Kalteng Putra dalam laga yang dihelat di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Sabtu (21/12/2019).

Dalam laga ini, Kalteng Putra yang dipastikan degradasi tak mau begitu saja menyerah. Mereka ingin memberikan kemenangan terakhirnya di Liga 1. Mereka mengancam melalui Yan Pieter Nasadit menit ke-15 tapi masih jauh dari sasaran.

Bambang Pamungkas yang jadi starter di laga pamungkasnya ini nyaris mencatatkan namanya menit ke-25. Mendapat umpan dari Tony Sucipto, sayangnya Bepe gagal menggapai bola.

Persija Jakarta - Kalteng Putra - Football5star

Skor kacamata laga Kalteng Putra vs Persija bertahan hingga turun minum. Usai jeda, Persija sukses membuka skor melalui Alexandre Reame Xandao saat babak kedua baru berjalan empat menit.

Berawal dari sepakan sudut yang dieksekusi Ismed Sofyan, Xandao sukses menanduk bola dengan kencang. Skor 1-0 buat Persija.

https://www.instagram.com/p/B6VHJWuDg-q/

Akan tetapi, Kalteng Putra sukses menyamakan kedudukan melalui Takuya Matsunaga menit ke-70. Akselerasi Patrich wanggai di kotak penalti membuahkan kemelut. Takuya dengan posisi bebas melesakkan bola ke gawang Shahar Ginanjar.

https://www.instagram.com/p/B6VJrU2DM9S/

Tiga menit sebelum waktu normal berakhir, Persija mendapat hadiah penalti usai bek Kalteng Putra dianggap menyentuh bola dengan tangan. Xandao yang jadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

https://www.instagram.com/p/B6VLgX-DK4X/

Kemenangan Persija akhirnya dikunci oleh Ramdani Lestaluhu menit 90+3. Berawal dari umpan Riko Simanjuntak yang disundul pemain Persija lalu mengenai tiang. Ramdani yang dapat bola muntah langsung mencocor bola.

https://www.instagram.com/p/B6VMOG9jO1u/

Hasil Kalteng Putra vs Persija akhirnya bertahan hingga peluit panjang. Juara bertahan akhirnya mengakhiri musim dengan tiga poin.

Susunan Pemain

Kalteng Putra: 16-Dimas Galih; 4-Onorionde Kghegbe, 19-Dendi Agustian, 26-Kevin Gomes, 14-Michael Rumere; 3-W.Hasbulla; 28-Yan Pieter Nasadit; 7-Dadang Apridianto, 21-Abdul Abanda Rahman, 34-T Matsunaga; 88-Patrich Wanggai

Pelatih: Gomes de Oliviera

Persija Jakarta: 88-Shahar Ginanjar; 14-Ismed Sofyan, 2-Xandao, 19-Fachruddin Aryanto, 16-Tony Sucipto; 32-Rohit Chand, 45-Sandi Darman Sute, 99-Rachmad Hidayat; 17-Fitra Ridwan, 20-Bambang Pamungkas, 94-Heri Susanto

Pelatih: Edson Tavares

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Bhayangkara vs Kalteng Putra: Bruno Matos Kembali Jadi Penentu

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bhayangkara FC kembali melanjutkan tren positif di sisa Liga 1 2019. Mereka sukses menaklukkan klub yang sudah dipastikan degradasi, Kalteng Putra, 1-0, di Stadion PTIK, Senin (16/12/2019).

Kekalaha telak 0-4 yang dialami Bhayangkara dari Persebaya Surabaya pada pertandingan sebelumnya membuat tuan rumah langsung mengurung pertahanan Kalteng Putra. Peluang pertama pun didapat lewat Sani Riski ketika laga belum genap 10 menit.

Akan tetapi, ia gagal memanfaatkan umpan matang Bruno Matos. Tendangan kaki kanannya masih melenceng dari gawang lawan.

Pada pertengahan babak pertama, Kalteng Putra mendapat keuntungan setelah wasit memberi hadiah tendangan bebas. Namun, sepakan melengkung Apridiyanto masih mampu ditepis Awan Seto yang tampil gemilang.

Memasuki babak kedua, tuan rumah menaikkan tempo serangan. Bruno Matos hampir saja membuat publik PTIK bersorak andai tendangan melengkugnya tidak melenceng tipis.

Upaya anak asuh Paul Munster untuk mencetak gol akhirnya membuahkan hasil. Lolos dari jebakan offside, Bruno Matos sukses mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini sekaligus jadi gol satu-satunya yang tercipta.

Tambahan tiga poin melambungkan Bhayangkara ke peringkat ketiga klasemen Liga 1 2019. Mereka kini mengumpulkan 50 poin, hanya terpaut dua angka saja dari Persipura Jayapura di urutan kedua. Sementara Kalteng Putra tak beranjak dari posisi juru kunci dengan 31 poin.

Susunan Pemain:

Bhayangkara FC (4-3-3): 12-Awan Setho Raharjo; 55-Nugroho, 4-Haji Haris, 34-Anderson Salles, 28-Alsan Sanda; 19-T Ichsan, 98-Maulana (Iskandar 32’), 23-Wahyu Subo Seto; 21-Sani Rizki (Dendi Sulistyawan 69’), 33-Bruno Matos, 18-Adam Alis

Pelatih: Paul Munster

Kalteng Putra (4-4-2): 53-Reki Rahayu; 4-OK John, 21-Abanda Rahman, 3-Wasiat Hasbullah, 19-Dendi Maulana; 51-Maldini Pali (Fajar Handika 34’), 7-Apridianto, 34-Matsunaga, 99-Elthon Maran (Pandi Lestaluhu 16’); 88-Patrick Wanggai, 11-Yosua Pahabol

Pelatih: Gomes de Oliviera

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Manajemen Kalteng Putra Cuma Bisa Minta Maaf

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Indonesia – Manajemen kalteng Putra cuma bisa meminta maaf usai terdegradasi ke Liga 2 musim depan. Mereka berjanji akan berjuang untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia lagi.

Seperti diketahui, Laskar Isen Mulang sebenarnya baru saja promosi ke Liga 1 pada 2019. Hal itu mereka dapatkan usai meraih peringkat ketiga pada Liga 2 2018 usai menaklukkan Persita Tangerang.

Akan tetapi, sepanjang kiprah di Liga 1 penampilan mereka kurang begitu mencolok. Mereka memang sempat mengejutkan usai melaju ke semifinal Piala Presiden. Tetapi, hingga pekan ke-32, mereka cuma mampu meraih 8 kemenangan di Liga 1 dan berada di dasar klasemen.

https://www.instagram.com/p/B5-fPTOAKpw/

“Kami dari jajaran manajemen klub Kalteng Putra FC meminta maaf sebesar-besarnya atas kegagalan tim di musim ini,” tulis pernyataan resmi Kalteng Putra di Instagram.

Imbuh mereka, “Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk kembali memberikan prestasi bagi seluruh pendukung setia Kalteng Putra FC dimana pun berada.”

Pasukan Gomes Oliveira itu dipastikan terdegradasi lantaran baru mengemas 31 poin saja. Perolehan poin mereka tak akan bisa mengejar Persela Lamongan di zona aman.

Selain mereka, Semen Padang dan Badak Lampung jua dipastikan terjerembab ke Liga 2. Sementara, Persik Kediri, Persiraja Banda Aceh, dan Persita Tangerang akan menggantikan posisi mereka.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kalteng Putra Jadi Tim Pertama yang Tergusur ke Liga 2

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kalteng Putra dipastikan akan menjalani musim 2020 di Liga 2 setelah mereka hanya gagal memetik kemenangan atas Persipura Jayapura pada Kamis (13/12). Secara matematis, mereka sudah dipastikan takkan bisa keluar dari zona degradasi.

Tambahan satu poin dari partai melawan Persipura membuat Kalteng Putra kini memiliki koleksi 31 poin dari 31 laga. Terpaut tujuh angka dari Persija Jakarta yang menempati posisi 15 dengan sisa dua pertandingan.

Kiprah Laskar Iseh Muleng di Liga 1 musim 2019 memang cukup buruk. Meskipun memiliki beberapa pemain berpengalaman seperti Patrich Wanggai, OK John, dan Yohanes Pahabol, mereka hanya mampu meraih delapan kemenangan dari 32 partai.

Kalteng Putra - Liga 1 - Liga 2 - @kaltengputra_id
instagram.com/kaltengputra_id

Selain itu, masalah gaji di pertengahan musim 2019 juga tak membantu performa Kalteng Putra. Seperti yang sudah diketahui, manajemen tim memang sempat menunggak gaji dari para pemain selama beberapa bulan.

Dua tim lainnya yang bisa segera menemani Kalteng Putra ke Liga 2 adalah Semen Padang dan Badak Lampung. Saat ini, Semen Padang masih berada di posisi 17 klasemen dengan koleksi 31 poin. Sementara Badak Lampung ada di peringkat 16 dengan koleksi 33 poin.

Sore nanti, Semen Padang akan berusaha untuk meraih kemenangan atas PSIS Semarang. Pasalnya, mereka akan dipastikan terdegradasi andai menelan kekalahan dari PSIS. Sementara, Badak Lampung harus bisa meraih dua kemenangan di dua laga terakhirnya apabila tak ingin tergusur.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Kalteng Putra vs Persipura: Kalteng Dipastikan Degradasi

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Kalteng Putra dipastikan degradasi dari kompetisi Liga 1. Hal itu dipastikan setelah mereka hanya meraih hasil imbang kontra Persipura Jayapura, Selasa (12/12/2019).

Bermain di Stadion Tuah Pahoe, Kalteng Putra tak mampu menunjukkan tajinya ketika bermain di depan publiknya sendiri. Pertandingan pun berakhir dengan hasil imbang 0-0 bagi kedua tim.

Sebelum laga dimulai, Laskar Isen Mulang memang hanya memiliki kans tipis untuk lolos dari zona degradasi. Pada 3 laga tersisa (termasuk melawan Persipura), Kalteng harus menyapu bersih kemenangan untuk terbebas dari degradasi. Namun, sapu bersih kemenangan pun harus dibarengi dengan kekalahan dari tim-tim yang berada di atas mereka.

Hasil imbang ini pun membuat Kalteng masih berada di posisi 17 dengan 30 poin. Sementara itu, Persipura Jayapura berada di posisi 3 dengan 49 poin.

Kalteng Putra sempat tampil trengginas di awal-awal babak. Akan tetapi, pertahanan Persipura masih terlalu tangguh bagi Patrich Wanggai dkk.

Pertandingan sempat memanas ketika kiper Persipura, Dede Sulaiman terlibat cekcok dengan pemain Kalteng, Pandi Lestaluhu. Akan tetapi, wasit bertindak cepat dengan menghukum kartu kuning kepada Dede Sulaiman.

Patrich Wanggai hampir mengancam gawang Persipura. Tepatnya pada menit ke-42, bola sepakan Wanggai hampir pasti masuk ke gawang jikalau tak ditepis Dede Sulaiman.

Hingga babak kedua berakhir, skor imbang tanpa gol masih menghiasi papan skor.

Liga1match

SUSUNAN PEMAN KEDUA TIM

KALTENG: 53. Reky Rahayu (GK); 4. Onorionde Kughegbe, 33. Rafel Bonfim, 19. Dendi Maulana, 3. Wasyiat Hasbullah; 7. Dadang Apridianto, 77. Pandi Lestaluhu, 34. Takuya Matsunaga; 11. Yohanes Pahabol, 99. Eliazer Maran, 88. Patrich Wanggai.

Cadangan: 18. Davit Ariyanto (GK), 26. Kevin Gomes, 22. Bhudiar Riza, 31. Mochamad Syahrizah, 24. Fajar Handika, 51. Maldini Pali, 21. Abdul Rahman Abanda.

Pelatih: Gomes De Oliviera

PERSIPURA: 27. Dede Sulaiman (GK); 4. Ricardo Salampessy, 3. Andre Ribeiro, 21. Yustinus Pae, 82. Valentino Telaubun; 32. Muhammad Tahir, 11. Imanuel Wanggai, 24. Evraim Awes, 13. Ian Kabes, 8. Oh Inkyun, 33. Gunansar Mandowen.

Cadangan: 1. Fitrul Dwi Rustapa (GK), 28. Israel Wamiau, 12. Patrick Womsiwor, 46. Todd Rivaldo Ferre, 14. Ronaldo Mesido, 5. Marinus Wanewar, 7. Ronaldo Wanma.

Pelatih: Jacksen F. Thiago.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Kalteng Putra vs Madura United: Sapeh Kerrab Pesta Gol

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga Kalteng Putra vs Madura United yang berlangsung di Stadion Tuah Pahoe Jumat (6/12/2019) berhasil dimenangkan oleh tim tamu. Tim berjuluk Sapeh Kerrab pesta gol dengan skor 4-1.

Kalteng Putra kesulitan mengembangkan permainan sejak menit awal hingga laga berakhir. Empat gol Madura United dicetak oleh Slamet Nurcahyo (menit ke-7), Alberto Goncalves (44), Aleksandar Rakic (59), dan Diego Assis (82).

Sementara satu-satunya gol balasan yang dikemas tuan rumah terjadi pada babak pertama. Gol Wasyiat Hasbullah ke gawang Madura terjadi pada menit ke-34.

Meski datang sebagai tim tamu, motivasi tinggi di usung Madura United untuk mengakhiri tren buruk, hasilnya menit ke-7 Slamet Nurcahyo sukses membuka keunggulan.

Akan tetapi Kalteng Putra bisa mencetak gol balasan pada menit ke-34 dari sepakan keras kaki kiri Wasyiat dari luar kotak pinalti yang sekaligus merubah skor menjadi 1-1.

Kekalahan ini membuat Kalteng Putra makin sulit keluar dari zona degradasi Liga 1 Indonesia. Mereka kini berada di peringkat ke-18 atau dasar klasemen mengemas 30 poin. Sedangkan Madura berada di posisi ke-4 mengoleksi 47 poin.

Susunan pemain kedua tim:

Kalteng Putra (4-3-3): Reky Rahayu; Wasyiat Hasbullah, OK John, Rafael Bonfim, Kevin Gomes; Fajar Handika, Yan Pieter Nasadit, Takuya Matsunaga; Elthon Maran, Yohanes Pahabol, Eydison Soares.

Kartu kuning: Yohanes Pahabol

Kartu merah:

Pelatih: Weasley Gomes

Madura United (4-3-3): Muhammad Ridho; Guntur Ariyadi, Ante Bakmaz, Kadek Raditya, Rendika Rama; Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, Diego Assis; Marckho Merauje, David Laly, Aleksandar Rakic.

Kartu kuning: Slamet Nurcahyo, Guntur Ariyadi, Diego Assis

Kartu merah:

Pelatih: Rasiman

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Arema vs Kalteng Putra: Arema Gagal Kalahkan 10 Pemain Kalteng

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Arema FC gagal mengandaskan perlawanan tamunya Kalteng Putra saat bersua dalam laga lanjutan Liga 1 2019, Minggu (1/12/2019). Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, Singo Edan ditahan imbang dengan skor 1-1 oleh Laskar Isen Mulang.

Kalteng Putra tampil mengejutkan di awal-awal babak. Eydison Soares membuat publik Stadion Kanjuruhan melalui golnya pada menit ke-9. Sepakannya melalui situasi tendangan bebas meluncur deras ke pojok gawang yang tak mampu diantisipasi oleh Kartika Ajie.

https://www.instagram.com/p/B5hhEQ2jI4p/

Mencoba melakukan beberapa serangan, Singo Edan justru mengalami kebuntuan. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu masih belum berubah.

Arema FC tampil trengginas di awal-awal babak kedua. Hasilnya, Dendi Santoso berhasil menyamakan kedudukan tepatnya pada menit ke-54. Memanfaatkan umpan dari Konate Makan, Dendi Santoso yang bebas dari kawalan berhasil mencetak gol melalui sundulan kepala.

https://www.instagram.com/p/B5ho0EvD11u/
Instagram Liga1match

Setelah kebobolan, Kalteng Putra justru mendapat petaka lainnya. Pada menit ke-65, Pandi Lestaluhu mendapat kartu kuning kedua dari wasit atau juga kartu merah. Hal itu membuat Laskar Isen Mulang harus bermain dengan 10 pemain di sisa pertandingan.

Beruntung, hingga pertandingan usai, Kalteng Putra tak lagi kebobolan. Hasil imbang 1-1 tak berubah. Arema FC gagal meraup poin penuh di kandangnya sendiri kali ini.

https://www.instagram.com/p/B5hr-NYD8LM/

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

AREMA FC (4-2-3-1): 96. Kartika Ajie (GK); 32. Alfin Tuasalamony, 44. Artur Cunha (C), 19. Hanif Sjahbandi, 87. Ahmad Alfarizie; 77. Takafumi, 12. Hendro Siswanto; 10. Konate Makan, 21. Riky Kayame, 41. Dendi Santoso; 99. Sylvano Comvalius.

Cadangan: 86. Firmansyah (GK); 37. Agil Munawar, 18. Ricky Ohorella, 7. Nur Hardianto, 16. Ridwan, 8. Nasir, 11. Rivaldi Bawuo.

Pelatih: Milomir Seslija.

KALTENG (4-2-3-1): 53. Reky Rahayu (GK); 3. Wasyiat Hasbullah, 33. Rafael Bonfim, 4. OK John (C), 26. Kevin Gomes; 34. Takuya Matsunaga, 24. Fajar Handika, 77. Pandi Lestaluhu; 11. Ferinando Pahabol, 28. Pieter Nasadit; 89. Eydison Soares.

Cadangan: 18. David Ariyanto (GK), 21. Abdurrahman Abanda, 7. Dadang, 19. Dendi, 51. Maldini Pali, 99. Elthon Maran, 14. Michael Rumere.

Hasil Kalteng Putra vs TIRA Persikabo: Kalteng Naik dari Zona Degradasi

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Kalteng Putra sukses menaklukkan PS TIRA-Persikabo saat mereka bersua di Stadion Tuah Pahoe, Rabu (27/11/2019). Laskar Isen Mulang sukses menang dengan skor tipis 1-0 atas Laskar Padjadjaran.

15 menit laga berjalan, permainan berlansung monoton. Kedua tim sama-sama menjalankan permainan lamban. Kalteng Putra mendapat beberapa peluang namun penyelesaian akhir mereka masih buruk.

Menit ke-23, TIRA-Persikabo baru mendapat peluang pertama. Sepakan Roni Sugeng setelah mendapat umpan dari Rifad Marasabessy sempat mengancam gawang Kalteng Putra. Namun bola masih bisa diamankan oleh Reky Rahayu.

Memasuki menit ke-30, Ferinando Pahabol sempat mendapat peluang di muka gawang TIRA-Persikabo. Akan tetapi bola masih juga bisa dihalau oleh Angga Saputro.

Hingga babak pertama usai, skor imbang tanpa gol masih menghiasi papan skor.

TIRA-Persikabo tampil menyerang saat laga baru berjalan tiga menit di babak kedua. Salah satu peluang didapat oleh Louis Parfait melalui tendangan bebas, namun lagi-lagi Reky Rahayu berhasil menyelamatkan bola.

Menit ke-80, Kalteng Putra akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan blunder dari bek Khurshed Beknazarov, Ferinando Pahabol berhasil melepaskan tendangan keras ke gawang TIRA-Persikabo.

Hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Isen Mulang tak berubah. Laskar Padjadjaran kembali menelan kekalahan yang menambah rentetan hasil buruk mereka di Liga 1 2019.

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

KALTENG PUTRA (4-4-2): 53. Reky Rahayu (GK); 4. OK John, 3. Wasyiat Hasbullah, 33. Rafael Bonfim, 26. Kevin Gomes; 44. I Gede Sukadana, 28. Yan Pieter Nasadit, 77. Pandi Lestaluhu, 34. Takuya Matsunaga; 11. Ferinando Pahabol, 88. Patrich Wanggai.

Cadangan: 18. Davit Ariyanto; 7. Dadang Apridianto, 19. Dendi Agustan Maulana, 21. Abdul Rahman Abanda, 24. Fajar Handika, 14. Michael Rumere, 99. Elthon Maran.

Pelatih: Gomes De Oliviera

TIRA PERSIKABO (4-4-2): 1. Angga Saputro (GK); 17. Mountala Zoubairou Garba, 12. Rifad Marasabessy, 20. Herwin Tri Saputra, 19. Khurshed Beknazarov; 22. Munadi, 10. Guntur Triaji, 68. Roni Sugeng, 6. Louis Parfait; 95. Prisca Womsiwor, 11. Osas Saha.

Cadangan: 39. Syahrul Trisna Fadillah; 96. Ryan Kurnia, 18. Vava Mario Yagalo, 2. Muhammad Kasim Slamat, 89. Sansan Fauji, 16. Derry Herlangga, 8. Rezky Ikhwan.

Pelatih: Rahmad Darmawan

Semen Padang vs Kalteng Putra: Kabau Sirah Naik, Kalteng Tersungkur

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Semen Padang sukses meraih kemenangan kala mereka menjamu Kalteng Putra di Stadion H. Agus Salim, Kamis (21/11/2019). Kabau Sirah menang tipis dengan skor 1-0.

Kalteng Putra sebenarnya mengawali laga dengan inisiatif menyerang. Beberapa kali Ferinando Pahabol dan Eydison Soares melakukan pergerakan berbahaya ke pertahanan Semen Padang.

Akan tetapi, Semen Padang mampu menguasai permainan sejak pertandingan memasuki menit ke-20. Tembakan on target berhasil dicatatkan Flavio Beck Junior pada menit ke-20, namun bola masih bisa ditangkap oleh Reky Rahayu.

Vanderlei Francisco melakukan tembakan akrobatik pada menit ke-27. Namun sayang bola masih jauh dari gawang Kalteng Putra.

Saat babak pertama hampir usai, Semen Padang berhasil mencetak gol tepatnya di menit ke-43. Sepakan keras Flavio Beck Junior meluncur deras ke pojok gawang Kalteng Putra. Babak pertama pun ditutup dengan hasil 1-0 untuk Semen Padang.

https://www.instagram.com/p/B5INbgVjsMn/

Memasuki babak kedua, tak banyak peluang yang berpotensi menjadi gol yang terjadi. Kabau Sirah masih menguasai permainan untuk mencetak gol kedua mereka.

Menit ke-80, Flavio Beck Junior kembali mengancam Laskar Isen Mulang. Akan tetapi tembakannya kali ini masih jauh melambung di atas gawang.

Irsyad Maulana mendapat peluang emas di menit ke-90. Penetrasi dirinya mendapatkan situasi one on one dengan Reky Rahayu. Namun sayang, tembakannya justru masih melenceng dari gawang.

Hingga laga usai, skor 1-0 untuk kemenangan Semen Padang tak berubah. Dengan hasil ini, Kabau Sirah naik satu strip ke posisi 17 klasemen Liga 1 2019 sementara dengan 27 poin, menyingkirkan Kalteng Putra yang kini berada di dasar klasemen dengan 26 poin.

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

SEMEN PADANG (3-5-2): 12. Teja Paku Alam (GK); 26. Roni Rosadi, 55. Muhammad Rifqi, 27. Dedy Gusmawan; 4. Yu Hyunkoo, 15. Leo Guntara, 19. Manda Cingi, 10. Dedi Hartono, 87. Flavio Beck Junior; 78. Mariando Uropmabin, 99. Vanderlei Francisco.

Cadangan: 21. Rendy Oscario (GK), 90. Agung Prasetyo, 90. Boas Atururi, 6. Fridolin Kristof Yoku, 31. Rosad Setiawan, 88. Irsyad Maulana, 9. Dany Karl Max.

Pelatih: Eduardo Almeida.

KALTENG PUTRA (4-4-2): 53. Reky Rahayu; 4. Onorionde Kughegbe, 33. Rafael Bonfim, 3. Wasyiat Hasbullah, 26. Kevin Gomes; 44. I Gede Sukadana, 24. Fajar Handika, 28. Yan Pieter Nasadit, 34. Takuya Matsunaga; 11. Ferinando Pahabol, 89. Eydison Soares.

Cadangan: 18. Davit Ariyanto (GK), 22. Bhudiar Muhammad, 19. Dendi Maulana, 7. Dadang Apridianto, 77. Pandi Lestaluhu, 51. Maldini Pali, 14. Michael Rumere.

Pelatih: Gomes De Oliviera

Kalah Lagi di Laga Tandang, Pelatih PSM Bingung

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku bingung pasukannya kembali kalah di laga tandang. Hal itu setelah mereka takluk 1-3 di markas Kalteng Putra, Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Minggu (10/11/2019).

Tim berjuluk Juku Eja itu memang jadi salah satu tim yang belum jua berhasil menang di laga tandang. Bahkan, dalam lima lawatan terakhir ke markas lawan, semuanya ditelan dengan kekalahan.

Kali terakhir PSM mendapatkan poin di markas lawannya pada 15 September 2019. Saat itu, mereka berhasil menahan imbang 1-1 Badak Lampung FC di markasnya.

Hasil PSM vs Kalteng Putra: Juku Eja Hajar 10 Pemain Kalteng Putra

Pelatih Darije Kalezic mengatakan, PSM memulai laga melawan Kalteng Putra tidak sesuai dengan rencana. Dia merujuk gol cepat Kalteng Putra, melalui Elthon Maran pada menit keenam. Menurut Kalezic, gol itu diawali oleh pelanggaran tidak perlu.

“Kita tidak memulai pertandingan seperti yang kita inginkan. Kita membuat pelanggaran percuma. Padahal ini sudah kita bicarakan sebelumnya,” kata Kalezic.

Saat kedudukan 2-1 untuk Kalteng Putra, PSM sempat mati-matian untuk menyamakan kedudukan. Tapi gol Shohei Matsunaga membuat perjuangan mereka kian berat.

“Mereka mempunyai striker kuat untuk menahan bola di depan. Pemain Kalteng Putra keluar dari area bertahan mereka dan membantu serangan balik. Itu artinya kami harus berlari kembali dan ini menyita banyak energi pemain saya,” tutup dia.

Menelan kekalahan beruntun di lima laga away mencetak rekor buruk buat PSM. Itu merupakan catatan paling buruk mereka dalam lima tahun terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Kalteng Putra vs PSM Makassar: Juku Eja Tersungkur

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan antara Kalteng Putra vs PSM Makassar yang dihelat di Stadion Tuah Pahoe, Minggu (10/11/2019) berakhir untuk kemenangan tim tuan rumah 3-1. Gol Kalteng Putra dicetak oleh dicetak Elthon Maran, Eydison, dan Tatsuya Matsunaga. Sedangkan gol PSM dicetak oleh Arip Kurniawan.

Sejak awal babak pertama, kedua tim langsung menunjukkan permainan cepat. Tim tuan rumah langsung unggul cepat pada menit ke-5 lewat gol backhill Ethon Maran.

Pada menit ke-23, tim berjuluk Laskar Isen Mulang mempersebar keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Eydison. Tim Juku Eja baru bisa memperkecil ketertinggilan pada menit ke-39 lewat gol Arip Kurniawan.

Skor 2-1 bertahan di babak pertama. Pada babak kedua, PSM berusaha mengejar defisit satu gol. Sejumlah peluang berusaha dimanfaatkan untuk menjadi gol oleh anak asuh Darije Kalezic.

Namun sayangnya tidak ada gol yang mampu diciptakan oleh PSM. Justru Kalteng Putra yang mampu mempersebar keunggulan pada menit ke-82 lewat gol pemain asal Jepang Tatsuya Matsunaga. Skor 3-1 bertahan hingga akhir babak kedua.

Susunan pemain kedua tim:

Kalteng Putra (4-3-3): 53-Reky Rahayu; 26-Kevin Gomes, 33-Rafael Bonfim, 3-Wasyiat Hasbullah, Abanda Rahman; 44-I Gede Sukadana, 34-Tatsuya Matsunaga, 77-Pandi Lestaluhu; 99-Elthon Maran. 89-Eydison Soares, 11-Yohanes Ferinando Pahabol.

Kartu kuning: Abanda Rahman

Kartu merah:

Pelatih: Gomes de Oliveira.

PSM Makassar (4-4-2): 20-Rivky Mokodompit, 26-Taufik Hidayat, 15-Hasyim Kipuw, 32-Benny Wahyudi, 2-Aaron Evans; 19-Rizky Pellu, 50-Raphael Maitimo, 24-Rizky Eka Pratama, 10-Marc Klok; 90-Amido Balde, 7-Zulham Zamrun.

Kartu kuning: Mark Klok, Hasyum Kipuw

Kartu merah:

Pelatih: Darije Kalezic

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Menuntut Penyelesaian Masalah David Bala, Warganet “Serang” Akun Kalteng Putra

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Akun Instagram resmi milik Kalteng Putera mendapat banyak komentar miring dari warganet terkait masalah David Bala. Para warganet ini meminta petinggi klub Kalteng segera menyelesaikan masalah pemain asal Brasil tersebut.

Salah satu postingan Kalteng Putera yang dipublish pada Kamis (7/11/2019) dibanjiri pertanyaan dari warganet untuk manajemen segera memberikan hak yang dituntut David Bala.

https://www.instagram.com/p/B4ji7EkAojn/

“Woy bayar gaji pemain dulu” tulis salah satu warganet. “Bayar gaji pemain kasian mereka butuh makan” tambah warganet lainnya. Tagar Save David Bala pun disuarakan oleh para warganet ini di akun Instagram Kalteng Putera.

Pemain asing yang baru didatangkan Kalteng Putra di putaran kedua Liga 1 2019 itu mengalami cedera parah.

Namun, ada yang lebih tragis lagi dari cedera yang dialami David Bala. Setelah mengalami cedera yang cukup parah di laga keduanya bersama tim barunya tersebut, Bala justru ditelantarkan Kalteng Putra.

Bala mendapatkan cedera parah ketika ia bertanding kontra PSIS Semarang pada 24 September 2019 lalu. Pemain berusia 31 tahun itu mengalami cedera di bagian lutut kanannya. Karena cederanya itu, ia harus naik ke meja operasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil PSM vs Kalteng Putra: Juku Eja Hajar 10 Pemain Kalteng Putra

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – PSM Makassar sukses mengalahkan Kalteng Putra dalam laga lanjutan pekan ke-27 Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (6/11/2019). Juku Eja menang dengan skor 2-1 atas Laskar Isen Mulang.

Menit ke-17, tim tamu justru unggul lebih dulu. Lewat sebuah kombinasi, Wasyiat Hasbullah mengirimkan umpan mendatar yang mampu disambar oleh Pandi Lestaluhu yang terbebas di mulut gawang. Kalteng Putra pun unggul 1-0.

Setelah membangun serangan setelah tertinggal satu gol, pada menit ke-45 akhirnya Amido Balde akhirnya mampu menjebol gawang Kalteng Putra yang dikawal oleh Reky Rahayu. Balde menerima umpan lambung yang dikirimkan oleh Hasim Kipuw. Babak pertama pun usai dengan skor imbang 1-1.

Amido Balde hampir saja menjebol gawang Kalteng Putra untuk kedua kalinya di menit ke-63. Menerima umpan lambung dari Rizky Eka, sayang sundulannya masih bisa diamankan oleh Reky Rahayu.

Juku Eja berhasil unggul di menit ke-66. Umpan manis dari Wiljan Pluim berhasil diteruskan dengan sundulan dari Rizky Pellu. Gol Pellu tersebut membuat PSM unggul 2-1.

Menit 78, Kalteng Putra mendapat petaka. Abanda Rahman dikartu merah oleh wasit setelah melanggar Amido Balde.

Hingga akhir babak kedua usai, skor tak berubah yang membuat PSM memastikan diri sebagai pemenang. Skor 2-1 membuat Kalteng Putra memperpanjang rekor buruk mereka di Liga 1 2019.

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

PSM (4-4-2): 20. Rivky Mokodompit (GK), 15. Hasim Kipuw, 32. Beny Wahyudi, 2. Aaron Evans, 26. Taufik Hidayat, 19. Rizky Pellu, 10. Marc Klok, 24. Rizky Eka Pratama, 80. Willem Jan Pluim, 30. Ezra Walian, 90. Amido Balde.

Cadangan: 97. Hilman Syah (GK), 16. Munhar, 48. Arfan, 50. Raphael Maitimo, 7. Zulham Zamrun, 11. Rahmat, 6. Ferdinand Sinaga.

Pelatih: Darije Kalezic

KALTENG (4-3-3): 53. Reky Rahayu (GK), 4. Onorionde Kughegbe, 19. Dendi Maulana, 3. Wasyiat Hasbullah, 33. Rafael Bonfim, 44. I Gede Sukadana, 24. Fajar Handika, 77. Pandi Lestaluhu, 11. Ferinando Pahabol, 99. Eliazer Thoncy Maran, 89. Eydison Soares.

Cadangan: 18. Davit Ariyanto (GK), 22. Bhudiar Muhammad Riza, 7. Dadang Apridianto, 28. Yan Pieter Nasadit, 51. Maldini Pali, 14. Michael Rumere, 21. Abdul Rahman Abanda.

Pelatih: Wesley Gomes de Oliviera

David Bala di Kalteng Putra: Cedera Parah, Ditelantarkan, Gaji Tak Dibayar

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Miris jikalau melihat nasib dari pemain Kalteng Putra, David Bala. Pemain asing yang baru didatangkan Kalteng Putra di putaran kedua Liga 1 2019 itu mengalami cedera parah.

Namun, ada yang lebih tragis lagi dari cedera yang dialami David Bala. Setelah mengalami cedera yang cukup parah di laga keduanya bersama tim barunya tersebut, Bala justru ditelantarkan Kalteng Putra.

Bala mendapatkan cedera parah ketika ia bertanding kontra PSIS Semarang pada 24 September 2019 lalu. Pemain berusia 31 tahun itu mengalami cedera di bagian lutut kanannya. Karena cederanya itu, ia harus naik ke meja operasi.

Namun, hingga saat ini David Bala tak kunjung mendapat operasi dari cederanya. Manajemen Kalteng Putra sempat berjanji memfasilitasi operasi itu tiga pekan lalu. Tapi, hingga saat ini, belum ada tindakan sama sekali.

”Sudah hampir 40 hari. Belum ada operasi,” kata Antonio Teles, agen dari David Bala, dikutip Football5Star.com dari Jawa Pos.

Lebih mirisnya, David Bala hingga kini belum mendapatkan gaji yang seharusnya ia dapat dari Kalteng Putra. Antonio Teles sebagai agennya pun mencoba menghubungi pihak manajemen. Akan tetapi, baik CEO Agustiar Sabran maupun Manajer Sigit Wido, tak ada kepastian dari keduanya.

”Saya sudah coba berkomunikasi. Tapi, tidak ada hasilnya. Semua janji saja,” kata agen asal Brasil tersebut.

Saat ini Bala masih berada di hotel. Selama memperkuat Kalteng Putra, pemain asing memang tinggal di hotel. Yang jadi masalah, Bala tinggal dalam kondisi cedera parah. Yang ditakutkan Teles, cedera tersebut bisa mengakhiri karir Bala.

Teles menyebut cedera yang dialami Bala harus segera ditangani. Jika tidak, karir Bala di sepak bola bisa tamat. Hal itu jelas tidak diinginkan Teles. Apalagi, dia adalah agen yang bertanggung jawab atas karir pemainnya. Karena itu, Teles berharap agar ada iktikad baik dari pihak manajemen klub berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut.

”Semoga segera ada tindakan. Kasihan David,” tutur Teles.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Naik Pitam saat Kalah dari Persib, Gubernur Kalteng Lempar Botol

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Sikap tak terpuji ditunjukkan gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto, saat menyaksikan pertandingan Kalteng Putra vs Persib Bandung di Stadion Tuah Pahoe, Jumat (1/11/2019).

Pada pertandingan itu, Kalteng Putra kalah 0-2 dari Persib Bandung. Kekalahan ini makin lengkap dengan kartu merah yang didapat Patrick Wanggai setelah menendang bek Persib, Achmad Jufriyanto.

Akan tetapi, masalah tidak sampai di situ. Dari tribun VVIP, gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto, dibuat naik pitam dengan hasil di lapangan.

Ia bahkan sampai melempar botol ke lapangan. Dia juga beberapa kali menunjuk-nunjuk ke arah lapangan dengan wajah sangat marah.

Apa yang dilakukan Sugianto ternyata belum membuatnya puas. Ia pun sampai turun ke lapangan untuk melampiaskan emosinya.

Sang gubernur kemudian dihadang oleh polisi agar tidak menggangu jalannya pertandingan. Tapi di situ ia justru beradu mulut dengan pihak kepolisian.

Adapun kekalahan Kalteng dari Persib ini membuat mereka makin merana di jurang degradasi. Anak asuh Gomes De Oliviera kini mengumpulkan 23 poin, hanya unggul satu angka dari Semen Padang yang ada di dasar klasemen.

Di sisi lain, hasil ini makin menambah masalah yang dialami Patrick Wanggai dkk. Pasalnya para pemain dikabarkan belum digaji selama sebulan. Hal ini sempat mengakibatkan mereka menolak latihan beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Persib Komentari Kartu Merah dan Intimidasi Patrich Wanggai

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengomentari terkait kartu merah yang diterima oleh pemain Kalteng Putra, Patrich Wanggai.

Kartu merah Patrich Wanggai tersebut diterima pada saat Kalteng Putra menjamu Persib Bandung di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Jum’at (1/11/2019).

Wanggai dikartu merah oleh wasit lantaran melakukan tindakan brutal dengan menendang bagian perut dari Achmad Jufriyanto setelah mereka berduel. Mantan pemain Persipura itu pun dikartu merah langsung pada menit ke-30.

Menurut Robert Alberts, keputusan wasit untuk dengan tegas mengeluarkan Patrich Wanggai memang sudah benar. Disisi lain ia pun berkata bahwa kartu merah tersebut membuat Kalteng Putra tak berkembang dalam permainan mereka.

“Fakta mengenai kartu merah memang tidak mudah bagi Kalteng. Tapi jika kami lihat lagi apa yang diputuskan wasit sudah benar,” kata Robert Alberts usai pertandingan.

https://www.instagram.com/p/B4UnQdSjrgd/

Terlebih, Wanggai sendiri melakukan intimidasi kepada para pemain lainnya. Hal yang sama juga ia lakukan ketika sudah keluar dari lapangan. Ia justru memicu keributan yang membuat pertandingan sempat terhenti beberapa menit.

“Setelahnya dia (Patrich Wanggai) mengintimidasi beberapa orang di Kalteng dan Achmad Jufriyanto juga dapat kartu kuning. Tetapi free kick justru diberikan pada Kalteng Putra, itu cukup membingungkan kami,” ujar Robert.

Pertandingan antara Kalteng Putra kontra Persib sendiri berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Maung Bandung. Dua gol Persib dicetak oleh Kevin van Kippersluis di menit 45+4 dan Ezechiel N’Douassel di menit ke-61.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persib Tanpa Ada Keraguan Ketika Libas Kalteng Putra

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung kembali sukses meraih hasil positif ketika mereka bertandang ke markas Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Jum’at (1/11/2019).

Maung Bandung berhasil menang dengan skor 2-0. Dua gol mereka diciptakan oleh Kevin van Kippersluis di menit 45+4, serta Ezechiel N’Douassel di menit ke-61.

Usai pertandingan, pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengaku puas dengan penampilan dari anak asuhnya. Menurutnya, para punggawa Maung Bandung tanpa ragu untuk meraih kemenangan di pertandingan ini.

Persib memang sempat tertekan di menit-menit awal lantaran Kalteng Putra. Akan tetapi, kartu merah Patrich Wanggai di menit ke-30 membuat permainan Laskar Isen Mulang buyar.

“Saya pikir kami tanpa ragu tentang kemenangan yang kami raih hari ini. Kami bisa mengntrol permainan, dan Kalteng bisa membahayakan kita,” kata Robert Alberts pada sesi konferensi pers usai laga.

Hasil ini pun disebut bisa mengobati rasa lelah dari para pemain Persib yang telah lama tak bertanding di Bandung. Sebelumnya, Persib setidaknya selama 6 pekan tak kunjung bermain di Bandung lantaran dua laga kandang mereka melawan Persebaya dan Persija dipindah ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Robert pun mengaku tak sabar untuk bisa kembali bertanding di Bandung ketika mereka akan menjamu PSIS Semarang pada 6 November mendatang.

“Tapi kami bermain dengan tidak ragu untuk bisa menang hari ini. Setelah tidak bermain di Bandung selama enam pekan, kami mungkin lelah secara fisik dan mental. Tapi ini adalah kemenangan sangat berarti bagi kami. Kami tidak sabar untuk kembali bertanding di Bandung,” tutur Robert.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kalteng Putra vs Persib: Maung Bandung Lanjutkan Tren Positif

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persib Bandung berhasil melanjutkan tren positifnya setelah mampu membawa pulang tiga poin dari markas Kalteng Putra pada Jumat (1/11). Partai Liga 1 antara Kalteng Putra vs Persib berakhir dengan skor 2-0 berkat gol Kevin van Kippersluis dan Ezechiel Ndouasel.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Kalteng Putra langsung mengambil inisiatif serangan di awal-awal pertandingan. Persib pun tak mau kalah. Mereka seringkali mengancam lini belakang tim tuan rumah melalui serangan balik.

Di menit ke-30, tim tuan rumah mendapatkan petaka. Pasalnya. Patrich Wanggai harus diusir keluar lapangan setelah menendang Achmad Jufriyanto. Selepas kartu merah Wanggai, laga sempat terhenti selama lima menit. Laga terhenti karena Wanggai yang sudah diusir masih memaksa masuk ke dalam lapangan sambil meluapkan emosinya.

Setelah pertandingan dilanjutkan kembali, Persib langsung menekan lini belakang Kalterng Putra. Di masa injury time babak pertama, Maung Bandung akhirnya mampu unggul lewat Kevin van Kippersluis yang memaksimalkan umpan Ardi Idrus.

Selepas masa turun minum, Kalteng Putra sempat menyulitkan lini belakang Persib. Masuknya Pandi Lestaluhu pun berhasil membuat Achmad Jufriyanto dan Nick Kuipers kesulitan.

Asyik menyerang, gawang Kalteng Putra malah kembali jebol pada menit ke-61. Kali ini, giliran Ezechiel Ndouasel yang mampu menjebol gawang Reky Rahayu. Selepas gol dari Ezechiel, Persib pun mulai mengendurkan intensitas serangan.

Kalteng Putra pun gagal memanfaatkan momentum ini untuk memperkecil ketertinggalan mereka. Skor 2-0 untuk tim tamu menjadi hasil akhir dari pertandingan Kalteng Putra vs Persib.

https://www.instagram.com/p/B4UxeY_DxeM/

Hasil ini membuat Persib berhasil naik ke posisi delapan klasemen Liga 1 dengan koleksi 34 poin dari 25 pertandingan. Sementara, Kalteng Putra belum keluar dari zona degradasi. Saat ini, mereka masih ada di posisi 17 dengan raihan 24 poin. Terpaut satu poin dari Persela Lamongan yang ada di posisi aman.

SUSUNAN PEMAIN KALTENG PUTRA VS PERSIB:

Kalteng Putra: 53-Reky Rahayu; 26-Kevin Gomes (22-Bhudiar Riza 68′), 21-Abdul Abanda, 33-Bonfim, 3-Wasyiat Hasbullah; 44-I Gede Sukadana, 34-Takuya Matsunaga, 24-Fajar Handika (77-Pandi Lestaluhu 46′), 99-Elthon Maran (28-Yan Pieter Nasadit 75′); 88-Patrich Wanggai, 89-Eydison

Pelatih: Gomes de Oliveira

Persib: 78-Made Wirawan; 3-Ardi Idrus (17-Zalnando 83′), 16-Achmad Jufriyanto, 2-Nick Kuipers, 22-Supardi Nasir; 21-Frets Butuan (9-Esteban Vizcarra 74′), 8-Abdul Aziz (11-Dedi Kusnandar 67′), 91-Omid Nazari, 13-Febri Haryadi; 10-Ezechiel Ndouasel, 20-Kevin van Kippersluis 

Pelatih: Robert Alberts

Kartu Kuning: Kevin Gomes 8′, Sukadana 30′, Budhiar 72′ – Jufriyanto 30′, Febri 41′, Kuipers 45′, Ardi 47′

Kartu Merah: Wanggai 30′