Liga 1 2021-22: Suporter Bandel, Klub Bisa Dinyatakan WO

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kapolri Komjen Listyo Sigit mengingatkan agar para suporter klub Liga 1 2021-22 jangan bandel. Sebab, hal itu jelas akan bisa berdampak kepada klub kesayangannya yang bisa saja dinyatakan walk-out (WO) karena dilarang bertanding.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolri memang baru saja menerima kedatangan Menpora Zainudin Amali. Dalam pertemuan di Mabes Polri, Senin (23/8/2021) dihasilkan kesepakatan kalau kepolisian memberikan izin kompetisi berjalan.

Kendati demikian, jelas ada berbagai macam persyaratan yang diminta Kapolri untuk Liga 1 2021-22. Satu hal yang paling disorot ialah soal suporter. Kapolri mengingatkan agar suporter jangan bandel karena bisa berdampak kepada klub kesayangannya.

Persebaya Surabaya Soal Jadwal Liga 1: Waktunya Sudah mepet! Suporter Bandel, Klub Bisa Dilarang Mentas di Liga 1

“Mari sama-sama disepakati, hormati komitmen yang sudah dibuat, sehingga pertandingan bisa diselenggarakan baik, event olahraga bisa berjalan,” ungkap Kapolri Listyo Sigit.

Suporter Bandel, Klub Bisa Dilarang Mentas di Liga 1
Dok. Ilhamsins

“Sementara pencinta sepak bola dipersilakan ikuti melalui media, seperti televisi dan lainnya. Harapan kita bisa dilaksanakan agar tak ganggu klub, karena ada kesepakatan, ada sanksi klub, mulai administrasi, sampai klub tak boleh ikuti pertandingan,” sambung dia.

Kapolri Minta Suporter Jaga Liga 1

Kapolri juga mengimbau agar semua pihak, termasuk suporter benar-benar menjaga digulirkannya kompetisi strata satu sepak bola Indonesia itu. Jangan sampai, kepercayaan pihak terkait rusak akibat oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Resmi! Kapolri Beri Izin Liga 1 2021-22 Digelar 27 Agustus

“Tentunya saya ingatkan, mari disepakati semoga bisa berjalan baiik. Kita kontrol biar kita jaga, di satu sisi kegiatan olahraga bisa berjalan,” tutup dia.

Rencananya, kompetisi akan berjalan tiga pertandingan terlebih dahulu. Andai semua berjalan lancar, baru Liga 1 akan dilanjutkan kembali.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Liga 1 2021-22 Berjalan Tiga Laga Dahulu, Baru Dievaluasi

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kapolri Komjen Listyo Sigit, menyebut Liga 1 2021-22 nantinya akan berjalan tiga pertandingan dahulu lantas dievaluasi. Kalau tak ada penyebaran Covid-19 dan berjalan aman, maka kompetisi akan dilanjutkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolri memang baru saja menerima kedatangan Menpora Zainudin Amali. Dalam pertemuan di Mabes Polri, Senin (23/8/2021) dihasilkan kesepakatan kalau kepolisian memberikan izin kompetisi berjalan.

Resmi! Kapolri Beri Izin Liga 1 2021-22 Digelar 27 Agustus

Kendati demikian, jelas ada berbagai macam persyaratan yang diminta Kapolri untuk Liga 1 2021-22. Mulai dari pemain serta ofisial yang sudah harus dua kali vaksin, hingga pertandingan harus jalan tiga partai terlebih dahulu. Hal itu sudah disetujui oleh PSSI dan PT LIB.

PT LIB Cuma Rilis Jadwal Liga 1 2021-22 Per Seri

“Tentunya kegiatan ini akan dievaluasi. Jadi tiga kali kegiatan dievaluasi. Nanti dilihat kalau tak terdampak dengan penyelenggaraan tersebut, maka di pekan berikutnya akan ditentukan terkait penambahan lokasi pertandingan atau kebijakan-kebijakan lain untuk beri kesempatan kegiatan berlanjut,” kata Kapolri Listyo Sigit.

Liga 1 2021-22 Bisa Dihentikan kalau Kasus Covid-19 Tinggi Lagi

Resmi! Kapolri Beri Izin Liga 1 2021-22 Digelar 27 Agustus

Dalam pengumumannya, Kapolri menyebut Liga 1 bisa saja berhenti di tengah jalan atau tertunda lagi. Hal itu andai ada peningkatan secara drastis kasus Covid-19 di Indonesia.

“Tentu catatan, apabila angka covid kembali meningkat, kami tentu akan ada evaluasi-evaluasi yang disesuaikan dengan kondisi perkembangan covid di lapangan,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Resmi! Kapolri Beri Izin Liga 1 2021-22 Digelar 27 Agustus

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kapolri Komjen Listyo Sigit akhirnya secara resmi memberikan izin Liga 1 2021-22 digelar pada 27 Agustus mendatang. Tentu, ada sejumlah catatan yang harus dipatuhi oleh semua pihak.

Penantian pencinta sepak bola Indonesia untuk menyaksikan kompetisi strata satu bergulir sebentar lagi akan berakhir. PSSI dan PT LIB sudah mendapatkan lampu hijau dari sejumlah pihak terkait untuk menggulirkan liga pada 27 Agustus mendatang.

Kini, Kapolri pun langsung menjamin Liga 1 bisa digulirkan sesuai dengan rencana. Hal itu setelah dia sudah mendapat rekomendasi dari Menpora Zainudin Amali serta BNPB yang melihat adanya penurunan angka kasus positif Covid-19.

Resmi! Kapolri Beri Izin Liga 1 2021-22 Digelar 27 Agustus
Humas Mabes Polri

“Beberapa waktu lalu, berdasar hasil penilaian laju perkembangan covid, lalu penurunan beberapa wilayah, sehingga diberikan pelonggaran berdasar hasil penilaian Kemenkes, salah satunya melonggarkan kegiatan olahraga. Tentu dengan pembatasan,” ungkap Kapolri Listyo Sigit.

Resmi! Kapolri Beri Izin Liga 1 2021-22 Digelar 27 Agustus
Humas Mabes Polri

“Oleh karena itu, mendasari hasil penilaian dan evaluasi PPKM, maka kami sepakat untuk memberikan persetujuan terkait perizinan Liga 1 dan Liga 2. Namun, tetap harus laksanakan prokes ketat,” sambung dia.

Pemain dan Ofisial Klub Liga 1 Harus 2 Kali Vaksin

Kapolri menyebut kalau PSSI, PT LIB, serta para klub peserta sudah setuju dengan sejumlah aturan protokol kesehatan. Kompetisi, kata dia, jelas tak boleh dengan penonton. Pun, pemain dan ofisial yang terlibat harus sudah dua kali divaksin.

Resmi! Kapolri Beri Izin Liga 1 2021-22 Digelar 27 Agustus

“Oleh karena itu kami sepakat, ini sudah disetujui PSSI, pemilik klub, untuk penyelenggaraan ini tahap awal dilaksanakan tanpa penonton. Pelaksanaan pun dilaksanakan dengan penegakan prokes ketat. Terhadap pemain dan ofisial harus sudah dua kali vaksin,” tutup dia.

Kini, Polri Gantung Izin Liga 1 2021-22

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Sepekan lagi mau kick-off, Liga 1 2021-22 sampai saat ini masih dikhawatirkan batal terlaksana. Apalagi, Polri kini menggantung izin dengan dalih menunggu rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Seperti diberitakan sebelumnya, Polri sebenarnya sempat mengunggah sebuah pengumuman di berbagai akun media sosial resminya. Mereka menyatakan sudah memberikan lampu hijau digulirkannya kompetisi strata satu sepak bola Indonesia pada 27 Agustus.

Polri Tak akan Keluarkan Izin Tertulis Lagi buat Liga 1

Namun demikian, unggahan tersebut tiba-tiba dihapus. Nah kini, Divisi Humas Polri kembali mengunggah informasi terkait izin Liga 1 dan Liga 2. Namun, kini izin kompetisi masih abu-abu.

Kini, Polri Gantung Izin Liga 1 2021-22 yata, Banyak Klub Liga 1 yang Tunggak Gaji Pemainnya

“Terkait dengan perizinan Liga 1 dan 2, PSSI dan Kemenpora sudah melakukan permohonan untuk melakukan suatu kegiatan. Tentunya dengan melihat situasi pandemi pada saat ini beberapa daerah di Jawa–Bali berada pada level 4 akan dilakukan pengecekan lebih lanjut dari Inmendagri apakah ada klausul untuk pelaksanaan liga,” ungkap Kadivhumas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam akun resmi Divisi Humas Polri.

Polri Tunggu BNPB Soal Liga 1

Kini, Polri Gantung Izin Liga 1 2021-22
Dok. Pikiran Rakyat

Pada prinsipnya, kata dia, Polri akan meminta surat dari ketua BNPB selaku yang dikedepankan dalam kegiatan penaganan Covid-19. Padahal, sebelumnya BNPB sudah merilis rekomendasi untuk dihelatnya Liga 1 2021-22.

“Pada prinsipnya pihak Kepolisian tidak akan mempersulit. Jika seluruh syarat sudah dilengkapi Polri akan mendukung kegiatan tersebut,” tutup dia.

Kini, Polri Gantung Izin Liga 1 2021-22

Sebelumnya, BNPB sudah memberikan rekomendasi digelarnya kompetisi kepada PSSI. Ada beberapa catatan yang diberikan, seperti kewajiban tes PCR, dua kali vaksin, hingga tanpa penonton.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Unggahan Mabes Polri Soal Izin Liga 1 Dihapus, Begini Reaksi PT LIB

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PT Liga Indonesia Baru (LIB) bereaksi soal unggahan Mabes Polri yang dihapus terkait izin Liga 1 2021-22. Mereka tetap yakin kalau kompetisi akan berjalan sesuai dengan rencana.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polri memang sempat mengunggah sebuah pengumuman di berbagai akun media sosial resminya. Mereka menyatakan sudah memberikan lampu hijau digulirkannya kompetisi strata satu sepak bola Indonesia pada 27 Agustus.

Polri menyebut tak perlu mengeluarkan izin tertulis lagi buat PSSI terkait Liga 1. Hal itu lantaran mereka sudah mengeluarkannya beberapa waktu lalu. Tapi, tiba-tiba unggahan tersebut lenyap.

Polri Tak akan Keluarkan Izin Tertulis Lagi buat Liga 1

Banyak netizen, terutama suporter Indonesia menduga-duga kalau unggahan tersebut sengaja dihapus Polri. Mereka juga curiga kalau kompetisi bisa saja diundur lagi, terlebih pemerintah Indonesia baru memperpanjang masa PPKM hingga 23 Agustus.

PT LIB Tetap Pe-de Liga 1 Sesuai Rencana

Andai Ada Pemain Liga 1 Ogah Divaksin, Begini Sikap PSSI

Kondisi itu turut membuat PT LIB selaku operator buka suara. Mereka tetap percaya diri liga akan tetap bergulir sesuai rencana. Sebab, komunikasi mereka dengan pihak Polri pun sangat baik.

“Insyaallah aman karena komunikasi jalan terus. Saya juga tidak tahu kalau nanti ada informasi lebih valid lagi, tapi sejauh ini ya tidak ada masalah,” ujar Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

Suporter Indonesia memang pantas khawatir terkait masa depan Liga 1. Sebab sejak tahun lalu PSSI beberapa kali mencoba menggulirkan liga tapi berujung ditunda. Dalam kurun waktu sebulan saja, rencana mereka dua kali tertunda. Awalnya, PSSI dan PT LIB ingin gelar liga 9 Juli, lalu tertunda, 20 Agustus, dan kini direncanakan 27 Agustus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Polri Tak akan Keluarkan Izin Tertulis Lagi buat Liga 1

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengaku tak akan mengeluarkan izin tertulis lagi untuk Liga 1 2021-22. Meski begitu, mereka mengonfirmasi sudah memberi lampu hijau agar kompetisi bisa diputar lagi.

Penantian pencinta sepak bola Indonesia untuk menyaksikan kompetisi strata satu bergulir sebentar lagi akan berakhir. PSSI dan PT LIB sudah mendapatkan lampu hijau dari sejumlah pihak terkait untuk menggulirkan liga pada 27 Agustus mendatang.

Kepastian itupun sudah diberikan oleh Mabes Polri. Dalam rilis resminya, Polri menyebut sudah memberikan izin buat kompetisi sepak bola tanah air atas rekomendasi sejumlah pihak.

Polri Tak akan Keluarkan Izin Tertulis Lagi buat Liga 1

“Polri telah resmi mengeluarkan izin keramaian untuk BRI Liga 1 musim 2021-2022 yang akan digelar pada 27 Agustus 2021 mendatang,” tulis akun resmi Divisi Humas Polri.

“Terkait perizinan untuk Liga 1 dan Liga 2 ini Polri tidak mengeluarkan surat izin tertulis lagi, karena telah dikeluarkan Surat Izin Keramaian Nomor 1609 tanggal 25 Mei 2021 yang telah ditandatangani langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si,” sambung Polri.

Liga 1 Diizinkan dengan Syarat

Andai Ada Pemain Liga 1 Ogah Divaksin, Begini Sikap PSSI

Namun pelaksanaan kompetisi itu, diakui Polri sempat tertunda, karena kasus Covid-19 tengah meningkat di tanah air. Mereka berharap liga bisa bergulir dengan benar-benar menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

“Perizinan telah dikeluarkan berdasarkan hasil koordinasi dan kesepakatan dengan berbagai pihak, sehingga pertandingan akan dilaksanakan sebaik mungkin dengan protokol kesehatan lebih ketat,” tutup Polri.

Akhirnya, Polri Resmi Izinkan Liga 1 2021-22 Digulirkan

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kini bisa bernapas sedikit lega usai Polri resmi izinkan bergulirnya Liga 1 2021-22. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono.

Penantian pencinta sepak bola Indonesia untuk menyaksikan kompetisi strata satu bergulir sebentar lagi akan berakhir. PSSI dan PT LIB sudah mendapatkan lampu hijau dari sejumlah pihak terkait untuk menggulirkan Liga 1 2021-22 pada 27 Agustus mendatang.

Kepastian itu sudah diberikan oleh Mabes Polri. Secara singkat tapi memberi kepastian, Irjen Argo Yuwono memastikan izin kompetisi sepak bola Indonesia. “Izin sudah diberikan,” kata dia dikutip dari Antara.

Liga 1 2021-22 Bisa Bergulir di Satu Daerah Saja
Pikiran Rakyat

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, mengaku sebelumnya sudah mendapatkan lampu hijau dari Polri. Hal itu setelah adanya rekomendasi dari pemerintah, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

PSSI Bersyukur Liga 1 2021-22 Bisa Berjalan

Akhirnya, Polri Resmi Izinkan Liga 1 2021-22 Digulirkan Ada Andil Erick Thohir di Balik Kesuksesan Liga 1 Dapat Sponsor Utama

“Terima kasih kepada pak Kapolri, yang telah izinkan keramaian melalui Asops, beliau menyampaikan mohon kalau bisa Liga 1 diundur 27 Agustus karena ada PPKM kedua,” papar Iriawan.

“Kami ikut karena kami bagian pemerintah, karena memang kami ingin kolaborasi dengan pemerintah. Kami berterima kasih juga kepada pak Menkes, pak Budi Gunadi Sadikin, pak Ganip Warsito, sehingga izin keramaian bisa diberikan Polri,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Izin Liga 1 Diberikan Kepolisian, Menpora Ingatkan Syarat Ini

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pihak Polri telah resmi memberikan izin perhelatan Liga 1 dan Liga 2. Izin diberikan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo kepada Menpora, di Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (31/5/2021).

Menurut Menpora, Zainudin Amali, izin diberikan setelah pihak Kemenpora melakukan rapat koordinasi bersama PSSI, PT LIB, Kepolisian, Kemenkes, Satgas Covid-19 dan BNPB, seperti saat Turnamen Pra Musim Piala Menpora.

Liga 1 2021-2022 Digelar Series, Begini Konsepnya

“Hari ini kedatangan saya ke Mabes Polri dalam rangka meneruskan permohonan izin Kompetisi Sepakbola Liga 1-2 Tahun 2021/2022. Sebagaimana Turnamen Pra Musim, sebelum menyampaikan izin kami gelar rakor, dan mendengarkan semua paparan tentang kompetensi yang akan dimulai Juli 2021 dan berakhir 2022,” kata Menpora.

Ditegaskan oleh Menpora, ada sejumlah hal penting yang dipersiapkan yaitu tentang penerapan Protokol Kesehatan. Hal ini sangat penting mengingat masih dalam situasi pandemi.

“Penyelenggaraan kompetisi kali ini berbeda dengan kondisi normal. Jika disaat normal dengan sistem home-away bisa bermain di tempat sendiri dan lawan”

“Sekarang dengan sistem bubble di pusatkan di Pulau Jawa dengan beberapa klaster kota. Ini yang menyakini bahwa apa yang direncanakan telah memenuhi syarat dan diajukan kepada Bapak Kapolri,” lanjutnya.

Sementara itu, saat disinggung soal penonton yang bisa hadir di Liga 1 dan Liga 2, Kapolri menyebut masih melihat angka Covid-19 di Indonesia.

“Masih di bulan Juli, kita lihat perkembangan angka perkembangan covid apakah menurun atau naik usai liburan ini, masih dipantau,”

“Yang penting lagi adalah dalam perjalanan kompetisi akan selalu dievaluasi, maka bagi para pecinta klub tetap jaga aturan karena akan mempengaruhi tim kesayangannya,” kata Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Polri Bicara Izin Liga 1 2021 Usai Oknum Suporter Berulah

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Polri akhirnya bicara soal izin Liga 1 2021 usai oknum suporter berulah di Jakarta dan Bandung. Mereka saat ini menunggu langkah nyata dari PSSI untuk memberikan edukasi kepada suporter sebelum beri izin buat Liga 1.

Final Piala Menpora 2021 menyisakan sejumlah masalah dari ulah suporter. Oknum suporter Persija Jakarta, Jakmania melakukan konvoi juara di tengah pandemi Covid-19 sesaat setelah tim kesayangannya juarai turnamen.

Menyeberang ke Kota Bandung situasinya tak berbeda jauh. Oknum Bobotoh bahkan sampai menyerang markas Graha Persib yang terletak di Jl.Sulanjana, Kota Bandung. Beberapa kendaraan berplat nomor B juga jadi sasaran oknum suporter itu. Hal itu jelas bisa saja beribas kepada Liga 1.

Oknum the Jakmania Konvoi Juara, Kepolisian Geleng-Geleng
@_ekokrisdianto_ via @jktinfo

Sebab, Piala Menpora merupakan ajang uji coba penerapan protokol kesehatan buat Liga 1. Polri pun jauh-jauh hari menyebut izin buat Liga 1 2021 tergantung dari penyelenggaraan Piala Menpora.

“Semoga kejadian itu menjadi kajian untuk mencari cara bagaimana mengelola suporter. Kami menunggu langkah konkret dari ‘stakeholder’ terkait. Itu akan menjadi poin pemberian izin-izin berikutnya (termasuk Liga 1),” kata sisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Pol. Imam Sugianto, usai bertemu dengan PSSI dan Menpora Zainudin Amali.

Sebab menurutnya, jangan sampai hal itu terulang lagi pada Liga 1. Karena, Indonesia saat ini memang tengah mengetatkan protokol kesehatan, salah satunya dilarang berkerumun di tengah pandemi Covid-19.

“Ke depan, menjadi tanggung jawab bersama untuk mendidik suporter supaya benar-benar bisa menjaga tindakan mereka,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kapolri Disalahkan Atas Aksi Ricuh di Bandung dan Konvoi di Jakarta

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Konvoi perayaan Persija sebagai juara Piala Menpora 2021 oleh Jakmania berbuntut panjang. Tidak hanya konvoi Jakmania yang jadi sorotan, aksi ricuh di Graha Persib pun jadi sorotan banyak pihak.

Menurut Indonesia Police Watch (IPW), terjadinya dua kejadian itu usai final Piala Menpora 2021 tak lepas dari kecerobohan yang dilakukan pihak Polri, PSSI dan juga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Usai Kalah dari Persija, Kantor Persib Bandung Dilempari Batu dan Flare

Menurut Ketua Presidium IPW Neta S Pane, Kapolri, Menpora, dan Ketum PSSI jadi penyebab dua peristiwa itu terjadi di tengah kondisi Covid-19. Perhelatan Piala Menpora dianggap Neta sebagai pangkal penyebab dua kejadian tersebut.

“Kami menilai kedua aksi itu terjadi akibat kecerobohan Kapolri, Menpora, dan Ketum PSSI. Ketiganya nekat menggulirkan Piala Menpora di tengah pandemi Covid 19,” kata Neta dalam siaran pers, Selasa (19/4/2021).

Neta pun meminta ketiga petinggi institusi tersebut untuk meminta maaf kepada masyarkat. Selain itu, Neta jugga mendesak ketiga institusi tersebut mengganti rugi kerusakan yang terjadi di Bandung.

Ditambahkan oleh Neta, khusus untuk konvoi Jakmania di Bundera HI usai Persija menjadi juara Piala Menpora 2021 mencerminkan adanya kelemahan di intelejen kepolisian.

“Akibat lemahnya intelijen dan polisi siber semuanya terbiarkan tanpa diantisipasi dan dideteksi dini. Polisi baru sibuk dan kebingungan setelah massa berkumpul dan mengamuk,” ungkap Neta.

“Sekarang setelah amuk suporter dan aksi kerumunan massa di Bundaran HI terjadi, Polri baru sibuk hendak memburu medsos pemrakarsanya. Polri lagi-lagi hanya menjadi pemadam kebakaran yang sangat jauh dari konsep Presisi,” tambah Neta S.Pane.

Pihak PSSI sendiri dalam pernyataan resminya meminta maaf atas kejadian yang terjadi di Bandung dan Jakarta.

“Terkait euforia spontan di Jakarta dan aksi di Bandung, kami mohon maaf,” kata Head of Dept Suporter Development and Fan Engagement PSSI, Budiman Dalimunthe.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Semringah Setelah Sidak Piala Menpora, Kapolri Beri Sinyal buat Liga 1 2021

Semringah Setelah Sidak Piala Menpora, Kapolri Beri Sinyal buat Liga 1 2021 46

Football5Star.com, Indonesia – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampak semringah setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3). Dia tampak puas dengan penerapan protokol kesehatan dan membuka peluang buat Liga 1 2021.

Memang, Piala Menpora ini menjadi sebuah tes kesiapan buat PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Andai turnamen pramusim tersebut berjalan lancar, maka PSSI akan lebih mudah mendapatkan izin untuk Liga 1.

Kapolri mengaku puas dengan penerapan Protokol Kesehatan di Piala Menpora. Hal itu sesuai dengan penjabaran dari PSSI dan PT LIB saat mengajukan izin sebulan lalu.

“Ini adalah realita yang bagus sesuai dengan yang kita harapkan dan tentunya ini akan menjadi penilaian kita,” ungkap Kapolri Jenderal Listyo.

Semringah Usai Sidak Piala Menpora, Kapolri Beri Sinyal buat Liga 1 2021

Bahkan, dia tak menutup kemungkinan akan memberikan izin buat Liga 1 dan Liga 2 2021. Namun, dia mengingatkan kalau dalam laga-laga sisa PIala Menpora 2021 harus dijaga oleh semua pihak.

“Terkait dengan perjalanannya nanti ini berjalan dengan tertib. Kalau tertib tentu kita akan membicarakan kembali untuk persiapan pertandingan Liga 1 atau Liga 2. Karena ini yang memang sudah ditunggu oleh rekan-rekan klub dan para suporter,” papar dia.

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, menyuarakan harapan serupa. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Piala Menpora, Liga 1 diharapkan bisa benar-benar dihelat.

“Pihak kepolisian juga membantu kami untuk menyampaikan kepada suporter agara tidak datang ke stadion dan tidak ada nobar yang bisa menyebabkan kerumunan. Insyaallah bila Piala Menpora 2021 berjalan lancar, kami berharap pak Kapolri bisa memberikan izin untuk Liga 1,2,3 dan kompetisi lainnya bergulir di tahun ini,” papar Iriawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

IDI Kecewa Polri Beri Izin buat Piala Menpora 2021

IDI Kecewa Polri Beri Izin buat Piala Menpora 2021 50

Football5Star.com, Indonesia – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kecewa Polri memberikan izin keamanan buat turnamen Piala Menpora 2021. Mereka menyebut kebijakan itu tak sejalan dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Seperti diketahui, Polri memang sebelumnya sudah memberikan izin Piala Menpora setelah mendapatkan paparan soal protokol kesehatan. PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI memang secara rinci menjelaskan gambaran ketatnya protokol kesehatan saat turnamen ini digulirkan.

Namun demikian, Ketua Satgas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban, menyebut izin Piala Menpora tak sejalan dengan PPKM untuk menekan angka Covid-19. Karena sebenarnya dia menyebut pihaknya ingin penyebaran virus Covid-19 terkontrol dan menurun.

Kapolri Wanti-Wanti Agar Piala Menpora 2021 Disiarkan Merata

“Karena itu, pemerintah membuat program Pembatasan Sosial Beeskala Nesar (PSBB), PPKM, PPKM mikro yang tujuannya mencegah kerumunan. Kemudian kalau sekarang akan menyelenggarakan turnamen ini bagaimana? Itu namanya impelementasinya tidak sesuai dengan tujuan kebijakan,” ungkap Zubairi Djoerban, dikutip dari Republika.

“Jadi, jangan membuat kerumunan, kami tidak setuju (penyelenggaraan Piala Menpora 2021). Apa tidak sebaiknya Indonesia juga menunggu positivity rate dibawah 10 persen dulu?” sambung dia.

Olahraga di tempat terbuka sebenarnya lebih minim penyebaran Covid-19. Namun IDI khawatir karena penyelenggaraan pertandingan, seperti Piala Menpora sentuhan antarpemain tak terhindarkan. Hal ini sangat rawan.

“Perlu diketahui, turnamen pemanasan Australia Open dibatalkan akibat Covid-19. Sebanyak 600 orang diminta untuk isolasi akibat seorang pekerja hotel tempat olahragawan tinggal positif terinfeksi Covid-19,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kapolri Wanti-Wanti Agar Piala Menpora 2021 Disiarkan Merata

Kapolri Wanti-Wanti Agar Piala Menpora 2021 Disiarkan Merata 54

Football5Star.com, Indonesia – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mewanti-wanti kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar Piala Menpora 2021 disiarkan secara merata. Hal ini demi menghindari adanya kerumunan masa saat pertandingan dijalankan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolri Listyo akhirnya memberikan izin keamanan buat turnamen pramusim Liga 1 itu. Namun jelas, ada banyak syarat yang harus dijalankan. Mulai dari Piala Menpora harus tanpa penonton, sesuai protokol kesehatan, hingga siaran televisi yang merata.

Poin terakhir menjadi hal yang disorot olehnya. Sebab, andai PSSI dan PT LIB tak menyiarkan pertandingan Piala Menpora secara merata, maka akan berpotensi adanya kerumunan, seperti acara menonton bareng.

Klub Liga 2 Minta Tak Dianaktirikan Soal Turnamen Pramusim

“Bapak Menpora dan pemilik klub, termasuk para pimpinan suporter sepkayt bahwa kegiatan ini bisa berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Kapolri Listyo.

“Karena itu, kami mendorong nanti dibuka ruang bagi masyarakat yang ingin menonton tv. Saya minta kali ini tidak tonton bareng dahulu karena ini akan berdampak kepada penyelenggaraan berikutnya,” sambung dia.

Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, sebelumnya berjanji akan menyediakan akses mudah dan murah kepada suporter. Piala Menpora 2021, memang harus disiapkan maksimal karena bisa berdampak kepada izin Liga 1 2021.

“Semua penonton harus mendapatkan akses semudah dan semurah mungkin. Kami akan sediakan fasilitas untuk bisa ditonton gratis. Semoga bisa menjangkau semua dengan siaran langsung,” bilang Akhmad Hadian memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Breaking! Polri Resmi Beri Izin Turnamen Pramusim Liga 1

Breaking! Polri Resmi Beri Izin Turnamen Pramusim Liga 1 58

Football5Star.com, Indonesia – Polri secara resmi memberikan izin digulirkannya turnamen pramusim Liga 1 bertitel Piala Menpora 2021. Hal itu diumumkan sendiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang ingin memberikan kesempatan kepada PSSI.

Rencananya, turnamen pramusim Liga 1 ini dihelat dengan durasi 37 hari, yakni dari 20 Maret hingga 25 April. Nantinya, akan ada lima grup dengan masing-masing terisi lima klub, dihelat di beberapa kota, yakni Solo, Sleman, Malang, Bandung, hingga Palembang

Turnamen pramusim ini bisa menjadi sebuah uji coba bagi PSSI dan PT LIB untuk menjaga kepercayaan Polri. Andai nantinya ada pelanggaran protokol kesehatan, izin buat Liga 1 2021 bisa dievaluasi.

Bocor, Pembagian Grup Turnamen Piala Menpora 2021

“Dalam rapat kami sepakati untuk memberikan kesempatan. Tentunya, dengan catatan bahwa penagakan aturan terkait dengan masalah protokol kesehatan itu menjadi syarat utama. Kita harus sama-sama menjaga,” ungkap Kapolri Listyo.

“Semuanya harus jaga, baik baik pemainnya, demikian juga para suporter. Nantinya apabila ini diselenggarakan penegakan aturan terkait masalah protokol kesehatan itu menjadi prioritas.

Kapolri menegaskan, turnamen pramusim Liga 1 ini bisa menjadi perhatian utama. Andai semua syarat yang diberikan bisa berjalan lancar pada Piala Menpora, izin Liga 1 2021 bisa lebih mudah.

“Oleh karena itu kami akan coba beri izin terkait penyelenggaraan. Mungkin tahap awal pak Menpora menyelenggarakan prakompetisi. Kami akan lihat apakah penyelenggaraan tersebut sesuai dengan syarat-syarat. Kalau bisa, tentu kami akan beri evaluasi bertahap (mengenai izin Liga 1),” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Menpora Zainudin Amali Soal Nasib Liga 1 2021: Mohon Bersabar

Menpora Zainudin Amali Soal Nasib Liga 1 2021: Mohon Bersabar 62

Football5Star.com, Indonesia – Menpora Zainudin Amali berharap masyarakat sabar terkait nasib kelanjutan Liga 1 2021. Dia ingin suporter memberikan kesempatan kepada Polri untuk mempertimbangkan perizinan kompetisi.

Sebenarnya, berbagai upaya sudah dilakukan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar Liga 1 bisa diputar kembali. Mereka sudah menyiapkan segalanya, termasuk protokol kesehatan menjalankan kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

PSSI dan PT LIB sejatinya sempat dapat angin segar usai adanya pernyataan Kepala Bidang Kerja Sama Baintelkam Polri Kombes Pol Budi Sajidin. Dia sempat menyebut kalau sudah ada instruksi untuk memberi izin menggelar Liga 1.

Liga 1 2021: Jangankan ke Stadion, Nobar Pun Bisa Berujung Sanksi

Akan tetapi, Polri kemudian membantah sudah memberi izin. Menpora sendiri berharap masyarakat sepak bola bersabar karena Polri tengah mempertimbangkannya.

“Saya berharap agar masyarakat pencinta sepak bola untuk bersabar sebentar menunggu izin kegiatan Liga 1. Kita harus memberikan waktu dan kesempatan kepada Polri untuk mempelajari dan mendalami hasil Rakor,” ungkap Menpora Zainudin Amali dalam rilisnya.

“Karena situasi saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19 yang sedang tinggi-tingginya. Kegiatan apapun yg dilakukan oleh masyarakat harus sejalan dan mendukung upaya pemerintah mengatasi pandemi covid-19 ini serta penerapan PPKM skala mikro,” sambung Menpora.

Menpora meyakini Polri akan mengeluarkan keputusan yag terbaik untuk Liga 1. “Kita harus memberi kepercayaan kepada Polri,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Polri Disebut Sudah Beri Surat Resmi Izin Liga 1 2021, Begini Kata PSSI

Polri Disebut Sudah Beri Surat Resmi Izin Liga 1 2021, Begini Kata PSSI 66

Football5Star.com, Indonesia – PSSI buka suara soal kabar Polri sudah memberikan surat resmi terkait izin Liga 1 2021. Mereka mengaku belum mengetahui terkait hal itu tapi memang bakal bersua dengan Polri membahas Liga 1.

Sebenarnya, berbagai upaya sudah dilakukan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar Liga 1 bisa diputar kembali. Mereka sudah menyiapkan segalanya, termasuk protokol kesehatan menjalankan kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

PSSI dan PT LIB sejatinya sempat dapat angin segar usai adanya pernyataan Kepala Bidang Kerja Sama Baintelkam Polri Kombes Pol Budi Sajidin. Dia sempat menyebut kalau sudah ada instruksi untuk memberi izin menggelar Liga 1.

jadwal liga 1 2021 Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi - Indra Eka

Akan tetapi, Polri kemudian membantah sudah memberi izin. Nah, belakangan ada kabar beredar kalau institusi kepolisian itu sudah memberikan surat izin resmi Liga 1 2021 dengan berbagai macam persyaratan. Bagaimana kata PSSI?

“Belum tahu. Kami belum tahu soal Polri yang sudah memberikan surat resmi izin buat Liga 1 2021,” ungkap Yunus Nusi saat dihubungi Football5Star.

Hanya saja memang, Yunus Nusi tak menampik dalam waktu dekat akan bersua beberapa pihak demi Liga 1. Mereka akan bertemu Polri, Menpora Zainudin Amali, hingga Gugus Tugas Covid-19.

“Kami masih akan bertemu dengan Polri, Menpora dan gugus tugas untuk memastikannya. PSSI juga akan memaparkan kompetisi musim 2021 berikut dengan sejumlah yang disiapkan, termasuk protokol kesehatan,” tutup Yunus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kapolri Beri Sinyal Positif untuk Liga 1 dan Liga 2 2021

Kapolri Beri Sinyal Positif untuk Liga 1 dan Liga 2 2021 70

Football5Star.com, Indonesia – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberikan sinyal positif terkait digelarnya Liga 1 dan Liga 2 2021. Hal itu usai dia bertemu dengan Menpora Zainudin Amali, untuk membicarakan kegiatan olahraga di tengah pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, Polri sempat disebut-sebut sudah memberikan lampu hijau agar Liga 1 dan Liga 2 bisa dihelat tahun ini. Namun, beberapa hari berselang melalui rilis resminya, mereka membantah sudah beri izin keamanan terkait hal itu.

Baru-baru ini, Kapolri bersua dengan Menpora Zainudin Amali di Mabes Polri. Kapolri Listyo Sigit Prabowo tampak memberi sinyal yang positif membolehkan kegiatan olahraga, termasuk Liga 1 dan Liga 2 2021 untuk dilanjutkan. Meski, ada beberapa hal yang harus jadi perhatian.

Liga 1 2020 - PT LIB - Polri - Argo Yuwono - liga-indonesia. id

“Kami berdiskusi dan kemudian tentunya dari kepolisian membuka ruang untuk dibicarakan lebih lanjut terkait dengan hal-hal yang perlu disiapkan,” kata Kapolri.

“Oleh karena itu, perlu adanya kesepakatan-kesepakatan yang apabila kemudian itu dilanggar, tentunya bakal berdampak pada pelaksanaan kegiatan. Ini yang nanti akan kami bicarakan secara detail dan secara intensif,” sambung dia.

Menpora Zainudin Amali sendiri membeberkan ada beberapa kesepakatan dalam pertemuan dengan Kapolri terkait Liga 1 dan Liga 2. Salah satunya akan ada pertemuan lanjutan yang lebih detail lagi.

“Masyarakat kita merindukan kegiatan olahraga supaya bisa bergulir kembali, tapi kia harus paham. Situasi sekarang ini upaya pemerintha mengatasi Covid-19 harus didukung. Kami akan lanjutkan lagi pertemuan,” tutup Menpora.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mabes Polri Bantah Sudah Kasih Izin buat Liga 1 2021

Mabes Polri Bantah Sudah Kasih Izin buat Liga 1 2021 74

Football5Star.com, Indonesia – Mabes Polri mengklarifikasi soal kabar sudah memberi izin penyelenggaraan Liga 1 2021. Meski memang, mereka tak menampik kalau surat izin dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah diterima.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polri disebut sudah memberikan lampu hijau terkait bergulirnya Liga 1. Kepala Bidang Kerja Sama Baintelkam Polri Kombes Pol Budi Sajidin, menyebut kalau sudah ada instruksi untuk memberi izin menggelar kompetisi strata satu sepak bola Indonesia itu.

Namun demikian, ternyata hal itu dibantah oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Dia menyatakan kalau Mabes Polri sampai saat ini belum menurunkan surat izin buat Liga 1 2021.

Liga 1 2020 - PT LIB - Polri - Argo Yuwono - liga-indonesia. id

“Sampai sekarang, izin itu (Liga 1 2021) belum keluar. Yang jelas surat itu sudah diterima, sekarang sedang dipelajari lagi nanti apabila telah dikeluarkan izinnya atau tidak nanti akan disampaikan ke publik,” kata Brigjen Rusdi dalam laman resmi Humas Polri.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Baharkam Polri, Komjen Agus Andrianto. Dia memastikan pihaknya belum memberikan izin terkait pelaksanaan Liga 1. Dia juga mengaku keramaian dalam bentuk apapun masih belum diperbolehkan di tengah pandemi Covid-19.

“Belum (mendapatkan izin pelaksanaan pertandingan Liga 1). Nanti Pak Kapolri yg akan memutuskan berdasarkan pertimbangan situasi yang ada. Kalau sudah ada izinnya akan disampaikan,” pungkas Komjen Agus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Akhirnya, Polri Resmi Beri Lampu Hijau buat Liga 1 2021

Akhirnya, Polri Resmi Beri Lampu Hijau buat Liga 1 2021 78

Football5Star.com, Indonesia – Polisi Republik Indonesia (Polri) akhirnya memberi lampu hijau penyelenggaraan Liga 1 2021. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Kerja Sama Baintelkam Polri Kombes Pol Budi Sajidin, yang menyebut kalau kompetisi sepak bola Indonesia bisa segera diputar lagi.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memang sudah jauh-jauh hari memutuskan Liga 1 2020 dibatal, diganti Liga 1 2021. Namun, mereka sempat terganjal izin dari kepolisian untuk menggelar pertandingan tersebut.

Kini, lampu hijau buat Liga 1 akhirnya mulai sedikit menyala. Kombes Pol Budi Sajidin, menyebut kalau sudah ada instruksi untuk memberi izin menggelar kompetisi strata satu sepak bola Indonesia itu.

Akhirnya, Polri Resmi Beri Lampu Hijau buat Liga 1 2021 Ini Usulan Format buat Liga 1 dan Liga 2 2021 Shin Tae-yong: Sebagai Pelatih Timnas, Saya Mohon Liga Digulirkan PT LIB: Liga Ini Sulit Dijawab karena Tergantung Polisi Liga 1 2020 Berpotensi Dibagi Dua Wilayah Andai Dilanjutkan Catat! Ini Protokol Kesehatan di Liga 1 2020 PT LIB Bakal Kaji Usulan Lima Pergantian Pemain di Liga 1

“Lampu hijaunya (Liga 1) adalah kemarin saya dapat informasi dari Asops Kapolri Imam Sugianto yang menyatakan bahwa untuk tata cara kegiatan Liga 1 sepak bola kemungkinan ini bisa dilaksanakan, ini sudah dipertimbangkan,” kata Budi Sajidin, dalam webinar yang diadakan SIWO Pusat.

Memang, Budi tak menampik kalau izin buat Liga 1 sempat terhambat karena ada instruksi Kapolri sebelumnya. Namun, kini sudah ada lampu hijau meski ada beberapa aturan yang harus dijalankan.

“Kemungkinan ini juga, banyak kesepakatan dari Satgas, KONI, Kemenpora, cabor, dan protokol dijaga. Ini akan dibahas. Kemungkinan pihak Polri untuk sepak bola Liga 1 tanpa penonton bisa dilaksanakan. Olahraga lain silakan diajukan,” papar dia.

“Larangan bukan harga mati. Ke depan bisa dilaksanakan (Liga 1) tentu dengan protokol yang ketat. Sudah ada lampu hijau untuk Liga 1. Kesepakatan ini dibangun sama seperti Pilkada kemarin. KPU, Bawaslu pakai protokol, ada 14 persyaratan dalam TPS. Persyaratan itu akan meloloskan izin keluar,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Polri Tak Akan Beri Izin Liga 1 2020 Digelar November

Polri Tak Akan Beri Izin Liga 1 2020 Digelar November 82

Football5Star.com, Indonesia – Kepolisian Republik Indonesia mengaku tak akan memberi izin keramaian termasuk Liga 1 2020 yang diinginkan dilanjut November. Sebab, saat ini situasi Indonesia masih dihantam pandemi COVID-19.

Sebelumnya, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, memastikan Liga 1 2020 akan berlanjut per 1 November mendatang. Hal itu merupakan hasil dari pertemuan antarklub kontestan yang digelar pada Selasa (13/10/2020) sore.

Meski memang terkait izin kepolisian, PSSI masih mengusahakannya. Iriawan sempat memohon kepada pemerintah dan polisi bisa memberikan izin menggulirkan Liga 1 per 1 November. Apalagi, menurutnya ada penurunan angka COVID-19.

PT LIB - Liga 1 2020 - @liga1match

“Sekarang sudah kelihatan ada penurunan Covid, parameternya adalah Jakarta sudah dibuka dari PSBB. Pasti ini akan menjadi kajian dari pihak kepolisian, karena ekspektasi sepak bola luar biasa,” kata Iriawan.

Akan tetapi, Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol. Argo Yuwono masih kukuh pada pendiriannya. Dia menyebut kalau memang tak bisa memberikan izin keramaian, termasuk buat Liga 1. Karena hal ini bisa saja menimbulkan klaster baru COVID-19 dio Indonesia

“Polri sudah jelas menyampaikan dari awal, kalau selama Pilkada dan pandemi COVID-19 tidak akan mengeluarkan izin keramaian,” ungkap Argo Yuwono kepada awak media.

Andai PSSI dan PT LIB memaksakan Liga 1 2020 tetap digelar 1 November mendatang, Argo tak mau berkomentar. “Gak usah berandai-andai,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kapolri: Saya Perintahkan Semua Kapolda Dukung Bhayangkara FC

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Kapolri Jendral Pol Idham Aziz, memerintah Kapolda-Kapolda untuk mendukung Bhayangkara FC. Sebab, Bhayangkara merupakan perwakilan dari institus Polri.

Seperti diketahui, Tim berjuluk the Guardians itu seakan tak mau kalah dengan tetangganya dengan membentu skuat bintang nyaris di semua posisi. Tak tanggung-tanggung, Bhayangkara mendatangkan 11 pemain sekaligus.

Nama-nama yang datang jua bukan sembarangan, yakni Rangga Muslim, Panggih Prio, Ahmad Nur Hardianto, Guy Herve, Lee Won Jae, Renan Silva, Ezechiel N’Douassel, Andik Vermansah, Ruben Sanadi, Achmad Jufriyanto, dan yang paling baru, Saddil Ramdani.

Kapolri: Saya Perintahkan Kapolda-Kapolda Dukung Bhayangkara FC

“Saya percaya atlet di bawah Kakorlantas ini berjalan signifikan. Saya juga perintahkan kepada rekan-rekan Kapolda, Dirlantas, untuk memberi dukungan terhadap kesuksesan olahraga yang menjadi tanggung jawab di institusi Polri ini,” ungkap Kapolri Idham Aziz dalam peluncuran skuat Bhayangkara FC kepada wartawan.

Tentu, dia berharap Bhayangkara FC bisa mengulangi sukses 2017 lalu saat menjadi kampiun Liga 1. Apalagi saat ini skuat besutan Simon McMenemy itu dipenuhi pemain bintang.

“Ini salah satu kebanggaan institusi Polri terhadap olahraga. Dalam sistem pembinaan, saya mengapresiasi yang sudah dicapai, prestasinya juga kalau kata anak muda bukan kaleng-kaleng. Yang saya tahu pembinaan yang berkesinambungan merupakan prosesyang tak mungkin mengkhianati hasil,” tutup Idham Aziz .

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kapolri Ancam Bhayangkara FC Andai Berani Main Pengaturan Skor

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Kapolri Jendral Pol Idham Aziz, mengancam kepada pemain Bhayangkara FC yang berani atur skor. Sebab kini, Polri sendiri sudah membentuk Satgas Antimafia bola.

Seperti diketahui, isu mafia di sepak bola Indonesia sempat ramai. Kini PSSI bersama Polri jua melakukan sinergi untuk kembali melahirkan Satgas Antimafia bola.

Nah jangan sampai Polri yang membentuk Satgas tetapi Bhayangkara FC yang terlibat. Hal itu yang menjadi sorotan dari Kapolri Idham Aziz.

Kapolri Ancam Bhayangkara FC Andai Berani Main Pengaturan Skor

“Pesan saya jangan sampai atur-atur skor karena kami ada satgas Antimafia bola. Tidak elok itu namanya kalau istilahnya jangan jeruk makan jeruk,” ungkap Kapolri Idham Aziz sambil disambut gelak tawa para penonton yang hadir.

Tak cuma itu, Kapolri jua tak mau pemain Bhayangkara FC adu otot dengan pemain lain. Mereka jua dilarang keras melakukan protes keras kepada wasit.

“Kalau kesebelasan lain ujungnya berantam, saya minta BFC jangan. Karena tak elok. Masa polisi pengayom, timnya malah mukul wasit. Itu berarti kau kesebelasan kaleng-kaleng,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kapolri Berharap Persija Juara Piala Presiden 2018

Football5star.com, Indonesia – Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap Persija Jakarta keluar sebagai juara Piala Presiden 2018. Hal tersebut ia sampaikan pada pertemuan jelang partai final di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/2/2018) sore.

Tito menjelaskan ini merupakan pengalaman ketiganya mengamankan gelaran turnamen pramusim bergengsi tersebut. Tahun ini ia juga berharap, semua elemen bisa bahu membahu menyukseskan acara tanpa ada gangguan keamanan yang berarti sedikit pun.

Novri Setiawan
persija.id

“Waktu final 2015, sebagai orang Palembang saya inginnya Sriwijaya FC yang juara. Tapi menimbang keamanan, sepertinya lebih baik Persib Bandung yang juara untuk menghindari potensi kerusuhan suporter. Nah, tahun ini semoga Persija juaranya,” kata Tito.

Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan, Tito mengaku pihaknya telah mengerahkan aparat gabungan dari TNI dan Polri. Ia  tidak ingin kecolongan karena rencananya, final besok juga akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Kami sudah siapkan sekitar 6000 personel keamanan. Selain dari kepolisian, nanti juga akan dibantu oleh perangkat keamanan lainnya. Nantinya, setiap pendukung tim yang bermain akan dipisah gerbang masuknya agar tidak timbul potensi ricuh,” tambahnya.

Final Piala Presiden tahun ini akan mempertemukan tim ibu kota Persija Jakarta, melawan Bali United. Keduanya akan bertarung memperebutkan piala bergilir yang dalam dua edisi belakangan bermukim di Bandung dan Malang.